Anda di halaman 1dari 26

TEP 200 (FIS215)

STATIKA DAN DINAMIKA


Dr. I NENGAH SUASTAWA

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Pendahuluan
„ Mekanika (Mechanics)
„ Sejarah Singkat (Brief History)
„ Konsep Dasar (Basic Concept)
„ Quantities & SI Units
„ Newton’s Laws
„ Idealisation of Real Bodies
„ Idealisation of Forces

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Mekanika (Mechanics)
„ Sebuah cabang dari ilmu fisika (Physical Science) yang paling tua
berkait dengan atau membahas tentang benda (bodies) dalam
keadaan diam (rest) atau bergerak (motion) dibawah pengaruh aksi
gaya (force)

„ Bagian 1: STATIKA (Statics)


Kesetimbangan (equlibrium) benda dibawah pengaruh gaya-gaya

„ Bagian 2: DINAMIKA (Dynamics)


Gerakan (motion) benda dibawah pengaruh gaya-gaya

Dinamika terdiri dari:


Kinematika (kinematics): mempelajari gerakan tanpa
mempertimbangkan gaya yang menyebabkan gerakan
Kinetika (kinetics): mempelajari aksi gaya pada benda hingga gerakan
yang dihasilkannya

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
c s Friction

a t i Force Vectors
S t Equilibrium

-
2D
Curvilinear
Distributed loads
Motion

K in
Moments & Couples
Translation

Mekanika
Trusses
Frames and Machines Rotation

e m a t ic
(Mechanics)
Relative Motion
Newton’s Eqns. of Relative
Motion
Acceleration
Work-Energy

s
Methods

c s
i
I m p -u l s e

t
e Momentum
i n Methods

cs
K
i
a m
n
Dy

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Sejarah Singkat
Tahun Ilmuwan Kiprah

287-212 BC Archimedes Prinsip tuas dan bouyancy

1548-1620 Stevinus Formulasi hukum-hukum vektor,


Stevinus prinsip statika

1600 1564-1642 Galileo Percobaan batu jatuh bebas

1642-1727 Newton Galileo Formulasi hukum gerakan, gravitasi

1700 1657 Huygens


Newton
Pendulum clock
Euler, D’Alembert, Mekanika
Lagrange, Laplace, Poinsot,
Coriolis
D'Alember Euler
Einstein Relativitas t
Lagrange
Bohr, Schrodinger, Fisika Quantum
1900 Heisenberg

Einstein
Heisengerg Schrodinger
Bohr

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Konsep Dasar (Basic Concept) [1]
Ruang (Space)
Wilayah geometri yang ditempati oleh benda yang mana posisinya dijelaskan
dengan ukuran linear dan angular relatif terhadap sebuah sistem koordinat

Waktu (Time)
Ukuran urutan-urutan suatu kejadian

Massa (Mass)
Ukuran dari sifat inersia benda, yaitu sifat perlawanan terhadap perubahan
kecepatan. Atau sebagai kuantitas zat dalam benda.

Gaya (Force)
Aksi suatu benda terhadap benda lainnya. Gaya cenderung menggerakkan
benda ke arah aksinya. Aksi gaya ditentukan oleh besaran (magnitude), arah
(direction) dan titik aplikasinya (point of application)

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Konsep Dasar (Basic Concept) [2]

Partikel (Particle)
Sebuah benda dengan dimensi yang dapat diabaikan. Dalam
matematika, sebuah partikel adalah benda yang dimensinya
mendekati nol dan dianalisis sebagai sebuah titik massa.

Benda Kaku (Rigid Body)


Sebuah benda dikatakan sebagai benda kaku bila gerakan
relatif antara bagian-bagiannya dapat diabaikan

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Besaran (Quantities) & SI Units [1]

Dimentional SI Units US Customary


Quantity Symbol Units
Unit Symbol Unit Symbol
Mass M Kilogram kg Slug -

Length L Meter m Foot ft

Time T Second s Second sec

Force F newton N pound lb

SI: Système International d’Unitès

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Besaran (Quantities) & SI Units [2]
Kilogram:
• massa dari sebuah silinder platina-iridium yang disimpan di
International Bureau of Weights and Measures (IBWM), dekat
Paris, Perancis. Tiruan akurat disimpan di National Institut of
Standards and Technology (NIST), USA

Meter:
- seper-sepuluh juta jarak dari kutub ke equator disepanjang
garis meridian yang melali Paris.
- panjang sebuah batang platina-iridium di IBWM
- 1 650 763,73 panjang gelombang radiasi dari sebuah atom
krypton-86

Detik:
- 1/86400 panjang hari rata-rata
- durasi dari 9 192 631 770 waktu radiasi dari suatu kondisi
atom cesium-133
I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Newton’s First Law
Sebuah partikel akan tetap diam atau tetap
bergerak pada garis lurus dengan kecepatan tetap
bila tidak ada gaya tidak setimbang bekerja
padanya

ΣF = 0

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Newton’s Second Law
Sebuah partikel yang dikenai gaya tak seimbang
F akan mengalami percepatan a dengan arah
gerak searah dengan arah gaya

ΣF = m a

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Newton’s Third Law
Gaya aksi (F) dan reaksi (F’) antara dua
benda yang berinteraksi memiliki
besaran yang sama, arah yang
berlawanan dan segaris

A F
A F’
B B

F = - F’

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Idealization of Real Bodies

„ Particle:
„ A point, has mass, but no size

„ Rigid Body:
„ There is no relative position change

between its particles

„ Deformable Body: (not in statics)


„ The relative positions between its particles

are changed under the action of forces

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Idealisation of Forces

„ Concentrated/Point Forcewind
„ acting on a small area

„ Distributed Force
„ acting on a large area

e.g. wind pressure


„ acting on a volume

e.g. gravitational force

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Skalar dan Vektor
Skalar adalah besaran yang hanya memiliki besar
(magnitude) saja.
wind
Besaran skalar dalam mekanika misalnya waktu,
volume, densitas, besar kecepatan (speed), energy,
dan massa.

Vektor adalah besaran yang memiliki besar dan arah


(direction).

Besaran vektor misalnya perpindahan (displacement),


kecepatan (velocity), percepatan, gaya, dan momen
(moment).
I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Vektor
Besaran-besaran fisis yang direpresentasikan dengan vektor
dikelompokkan menjadi tiga klasifikasi yaitu:
•vektor bebas (free vector),
•vektor geser (sliding vector) wind
•vektor tetap (fixed vector).

Sebuah vektor bebas adalah vektor yang aksinya tidak mengikuti atau tidak
berada pada sebuah garis tertentu di dalam ruang.

Sebuah vektor geser adalah vektor dimana dia harus mengikuti atau tetap
berada pada sebuah garis dimana besaran itu beraksi

Sebuah vektor tetap adalah vektor yang bekerja pada sebuah titik tetap
yang telah ditentukan, dan dengan demikian vektor tersebut memiliki posisi
tertentu di dalam ruang

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Penulisan Vektor
wind

vektor V atau V atau V:


arah vektor: kepala anak panah atau sudut θ
besar vektor ⏐V⏐ atau huruf miring tidak tebal V : panjang garis

Vektor negatif dari V adalah –V

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Penjumlahan Vektor

wind

persamaan vektor sebagai berikut


V = V1 + V2

V1 + V2 = V2 +V1

Penjumlahan besar (magnitude) atau skalar kedua vektor


ditulis dengan cara biasa yaitu V1 + V2, dan tampak jelas dari
geometri jajaran genjang bahwa V ≠ V1 + V2

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Pengurangan Vektor
wind

V' = V1 -V2

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Komponen Vektor

wind

Vy
θ = tan −1

Vx

Sebuah vektor V dapat diekpresikan secara matematika


dengan mengalikan besarnya V dengan sebuah vektor satuan
(unit vector) n yang mana besarnya adalah satu dan arahnya
berimpit dengan vektor V , maka:
V = Vn

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Komponen Vektor 3-D
komponen-komponen segi empat (rectangular components)

V = Vxi + Vyj + Vzk

kosinuswind
arah (direction cosines) l, m dan
n dari vektor V, yang didefinisikan
sebagai
l = cos θx m = cos θy n = cos θz

Vx = lV Vy = mV Vz = nV

V2 = Vx 2 + Vy 2 + Vz 2

Dengan catatan bahwa l2 + m2 + n2 = 1

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Contoh Soal 1
Untuk vektor V1 dan V2 seperti gambar,
a. Tentukan besar S yang merupakan jumlah vektor S=V1 + V2
b. Tentukan sudut α antara S dan sumbu-x positif
c. Tulis S sebagai vektor dengan menggunakan windvektor satuan i dan j dan
kemudian tulis vektor satuan n di sepanjang vektor S
d. Tentukan vektor D=V1 – V2

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Jawaban 1.
a. Pergunakan skala panjang dan sudut yang tepat
ketika menggambar vektor dan penjumlahannya,
dengan aturan kosinus,maka:
s2 = 32 + 42 – 2 (3)(4) cos 105o
S = 5.59 unit wind

b. Menggunakan aturan sinus, maka:


sin 105o sin(α + 30o )
=
5.59 4
Sin(α+30o) = 0.692
(α+30o) 43.8o α = 13.76o
c. S = s cos α i + s sin α j n = s/s

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
Contoh soal
Contoh Soal 2.

Tentukan sudut yang dibentuk oleh vektor V = -10i + 24j dengan sumbu-x
positif. Tuliskan vektor satuan n pada arah vektor V.
(jawaban: θx = 112.6o, n = -0.385i + 0.923j wind

PR. (Kerjakan di kertas HVS A4, Tulis Nama dan Nrp di pojok
kanan atas)
Tentukan besar(magnitute) dari vektor V = V1 + V2 dan sudut θx yang
dibentuk oleh V dengan sumbu-x positif. Lengkapi dengan penyelesaian
grafis maupun aljabar.

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
wind

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id
wind

I Nengah Suastawa, PhD Department of Agricultural Engineering, FATETA, IPB Email: suastawa@ipb.ac.id