B.

Perkembangan Ekonomi Indonesia pada Masa Orde Baru
Pembangunan nasonal telah di renanakan meliputi pembangunan jangka panjang,pembangunanjangka menengah,pembangunan jangka pendek. Pembangunan jangka panjang tahap I (PJPT I) berlangsung selama 25 tahun.PJPT I terdiri atas lima tahapan jangka menengah.Setiap tahapan jangka menengah waktunya lima tahun yang di kenal dengan nama pembangunan lima tahun(pelita).Setiap pelita di bagi menjadi lima tahapan jangka pendek,yaitu satu tahunan yang di kenal sebagai pelita tahun pertama,dan seterusnya sampai pelita tahun ke lima. Pemerintah orde baru mulai melaksanakan rencana pembangunan lima tahun sejak 1 April 1969 melalui tahapan tahapan pelita. Perkembangan perekonomian Indomesia pada masing-masing pelita adalah sebagai berikut: 1. PELITA I Pelita I dimulai 1 April 1969-31 Maret 1947.Pelita ini menekan pada rehabilitasi ekonomi,khususnya mengangkat hasil pertanian dan penyempurnaan system irigasi dan transportasi.Hampir selruh target di sector produksi berhasil di capai,bahkan produksi beras meningkay 25%. Tujuan pelita I adalah menaikan taraf hidup rakyat dan sekaligus meletakan dasar-dasar yang kuat bagi pembangunan nasional dalam tahaptahap berikutnya. 2. PELITA II Pelita II berlamgsung pada tangggal 1 April 1974-31 Maret 1979.Pelita II menekankan pada peningkatan standar hidup bangsa Indonesia.Tujuan tersebut di wujudkan dengan menyediakan pangan,sandang,dan papan yang lebih baik;meningkatkan pemerataan kesejahteraan;dan menyediakan lapangan kerja. 3. PELITA III Pelita III di mulai tanggal 1 April 1979-31 Maret 1989.Pelita ini menekankan pada sector pertanian untuk mencapai swasemada pangan pangan dan pemantapan indystri yang mengolah bahan dasar atau bahan baku menjadi bahan jadi.Pelita II menungkat 274% di banding pelita sebelumnya..Penduduk yang hidup d bawah garis kemiskinan tinggal 26,9 % dari jumlah penduduk tahun 1980. 4. PELITA IV

Krisis Politik. PELITA VI Pelita VI di mulai 1 April 1994-31 Maret 1999. KRISIS POLITIK.Golongan Karya (GOLKAR).Penduuduk yang hidup d bawah garis kemiskinan tinggal 16. . 1.4% dari jumlah penduduk tahun 1987.Perkembangan ekonomi dan pembangunan nasional di anggap telah menimbulkan ketimpangan ekonomi yang lebih besar.Pada tahap ini bangsa Indonesia memasuki proses Tinggal Landas menuju Terwujudnya masyarakat maju.EKONOMI. Masyarakat menuntut reformasi atau perubahan dalam segala bidang.Pelita IV di mukai ! April 1984-31 Maret 1989.dan politik. 5.pelita ini menekankan npada sector industri yang di dukung oleh pertumbuhan yang mantap di sector pertanian.dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di anggap tidak mampu lagi memenuhi aspirasi politik masyarakat.Pelita VI maerupakan awal pembangunan Jangka Panjang Tahap Kedua(PJPT II).di tegakkannya aturan hukum yang sebenarnya. Kehidupan politik di Indonesia mulai memanas sejak tahu 1996. PELITA V Pelita V di mulai tanggal 1 April 1989-31 Maret 1994.Golkar yang selama lima kali pemilihan umum meraih kemenangan berusaha sekuat tenaga dengan segala upaya untuk tetep memenangkan pemilihan umum yang rencananya di laksanakan pada bulan mei 1997.dan Sosial serta Reformasi di Indonesia.Masyarakat juga menuntut di lakukannya demokratisasi dalam kehidipan social.DAN SOSIAL di INDONESIA. C.Pelita VI menitikberatkan pada bidang ekonomi dengan keterkaitan antara industri dan pertanian serta bidang pembangunan lainnya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.Ekonomi.adil dan mandiri.serta di hormatinya hak asasi manusia. Keberadaan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 6.Pelita ini menekankan pada sector pertanian untuk mempertahankan swasembada pangan sekaligus meningkatakan industri yang dapat memproduksi mesin-mesin untuk insustri ringan maupun berat.ekonomi.

khususnya di wilayah Asia Tenggara.bangsa Indonesia mulai terkena imbas krisis moneter yang menerpa dunia.Di antaranya 4 mahasiswa dari Universitas Trisakti yang tewas tertembak dalam peristiwa 12 Mei 1998 di jembatan Semanggi.pertikaian politik dalam tubuh PDI berubah menjadi peristiwa tragis pada tanggal 27 Juli 1996.Terpilihnya kembali Soeharto sebagai presiden RI mendapat Reaksi keras dari masyarakat.J Habibie dan di lakukan pemiliha umum tahun 1999. 2.Menanggapi tekanan yang demikian hebat akhirnya Presiden Soeharto mengundurkan diri dan selanjutnya di ganti oleh B.Kabinet Pembangunan VII yang di bentuk setelah sidang MPR bulan Maret 1998 di anggap masih bercirikan korupsi. Sejak bulan Juli 1997.Krisis moneter yang melanda Indonesia menyebabkan bangkrutnya sector perbankan.Tasikmalaya.dan biaya hidup makin tinggi.Berbagai tekanan dan kritik terhadap kepemimpinan Soeharto makin meluas terutama di lakukan oleh para mahasiswa dan kalangan intelektual.antara lain di Situbondo.terutama dari kalangan mahasuswa dan swadaya masyarakat (LSM).Hal itu di sebabkan pertumbvuhan ekonomi selama Orde Baru di bangun di atas utang luar negeri dan banyaknya pejabat yang krupsi. PERRKEMBANGA POLITIK dan PELAKSANAAN REFORMASI di INDONESIA .dan Pontianak.J Habibie terpilih sebagai wakil presiden. Pada tanggal 18 Mei 1998.Harga barangbarang mulai tidak terkendali.Bentrokan antar mahasiswa dan aparat keamanan tidak dapat lagi terelakan.aksi mahasiswa berhasil menduduki gedung MPR/ DPR.kolusi.ke 4 mahasiswa tersebut adalah Elang Mulya Lesmana.Peristiwa tersebut di kenal dengan nama KUDATULI (kerusuhan 27 Juli). Dalam siding umum MPR bulan Maret 1998.Jendral Purnawirawn Soeharto kembali terpilih sebagai presiden dan B.Krisis moneter juga berdampak bangkrutnya banyak perusahan.Pertikaian social dan kekerasan politik terjadi di berbagai daerah.Herry Hartanto.Larangan mengkritik dan mengontrol pemerintah menyebabkan terjadinya berbagai penculikan terhadap aktivis demokrasi.Singkawang.Hendriawan dan Hafidin Royan.Di tengah perkembangan tersebut.dan nepotisme(KKN). Gelomgang aksi mahasiswa menuntut pergantian kepemimpinan nasional dan reformasi tidak dapat di bendung.

Presiden Abdyrahman Wahid di turunkan dari jabatannya.keadaan ekonomi Indonesia belum mengalami perubahanyang berarti.Pada masa pemerintahan B.J Habibie.NIlai tukar dollar Amerika terhadap rupiah masih lemah. .H Abdurahman Wahid terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia dan Megawati terpilih menjadi Wapres RI.Di duga presiden terlibat kasus dana bulog atau Buloggate.Pada tanggal 7 Juni 1999 di adakan pemilu dan PDI meraih suara terbanyak.Pada bulan Oktober K.Berdasarkan hasil siding Istimewa MPR wapres Megawati Soekarnoputri naik menjadi Presiden RI dengan di dampingi Hamzah Haz sebabai Wapres RI.Abdurahman Wahid segera membentuk cabinet yang di beri nama cabinet Persatuan Nasional. Presiden Abdurahman Wahid tidak berlangsung lama.