BIBLIOGRAFI KHUSUS TANAMAN OBAT DAN PENGHASIL MINYAK ATSIRI Departemen Pertanian dan Kehutanan PUSAT PERPUSTAKAAN DAN

PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN Jalan Ir. H. Juanda 20, Bogor 16122, Indonesia 2001 i BIBLIOGRAFI KHUSUS TANAMAN OBAT DAN PENGHASIL MINYAK ATSIRI Penanggung Jawab : Dr. Ir. Tjeppy D. Soedjana, MSc Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Penyusun : Ariatin Siti Rochanah Surya Mansjur Sulastri Kuslan Alamat Redaksi : Jl. Ir. H. Juanda 20 Bogor 16122 Telp. (0251) 321746 Fax. (0251) 326561 KATA PENGANTAR Bibliografi ini ditujukan untuk membantu para peneliti dan pengguna lainnya yang membutuhkan informasi, khususnya mengenai Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri. Bibliografi disusun menurut skema pembagian subyek dari AGRIS (The International Information System for Agricultural Sciences and Technology) dan dilengkapi dengan

indeks pengarang dan indeks subyek. Judul bahan pustaka yang dimuat dalam bibliografi ini, merupakan koleksi Pusat Perpustakaan Pertanian dan Komunikasi Penelitian (PUSTAKA). Bagi pengguna yang berminat memiliki bahan pustaka lengkap yang judulnya termuat dalam terbitan ini dapat menghubungi PUSTAKA atau mencari ke perpustakaan pertanian setempat untuk memesan fotokopinya dengan mencantumkan nama pengarang dan judul yang dikehendaki serta judul majalah/monograf yang memuatnya. Semoga publikasi ini dapat bermanfaat. Bogor, 2001 Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri ii DAFTAR ISI Halaman A00 PERTANIAN SECARA UMUM A50 PENELITIAN PERTANIAN.. .................................................................................... 1 E00 EKONOMI PERTANIAN, PEMBANGUNAN DAN SOSIOLOGI PEDESAAN E14 EKONOMI DAN KEBIJAKSANAAN PEMBANGUNAN........................................ 1 E16 EKONOMI PRODUKSI ......... .................................................................................... 2 E20 ORGANISASI, ADMINISTRASI DAN PENGELOLAAN PERUSAHAAN

PERTANIAN / USAHA TANI.................................................................................... 2 E21 AGRO INDUSTRI .................. .............................................................................. ...... 3 E70 PERDAGANGAN, PEMASARAN DAN DISTRIBUSI............................................. 4 E71 PERDAGANGAN INTERNASIONAL....................................................................... 4 F00 ILMU-ILMU PERTANIAN DAN PRODUKSI F01 PERTANAMAN ..................... .................................................................. .................. 4 F02 PERBANYAKAN TANAMAN................................................................................... 6 F03 PRODUKSI DAN PERLAKUAN TERHADAP BIJI DAN BENIH........................... 7 F04 PEMUPUKAN ........................ .................................................................. .................. F06 IRIGASI .................................. .................................................................. .................. 8 F08 POLA TANAM DAN SISTEM PENANAMAN......................................................... 8 F30 GENETIKA DAN PEMULIAAN TANAMAN........................................................... 8 F40 EKOLOGI TANAMAN.......... .................................................................................... 10 F50 MORFOLOGI DAN ANATOMI TANAMAN............................................................ 10 F60 FISIOLOGI DAN BIOKIMIA TANAMAN................................................................ 11

F61 FISIOLOGI TANAMAN NUTRISI .......................................................................... 15 F62 FISIOLOGI TANAMAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN................ 18 F63 FISIOLOGI TANAMAN REPRODUKSI ................................................................. 19 F70 TAKSONOMI TANAMAN DAN SEBARAN GEOGRAFI....................................... 20 H00 PERLINDUNGAN TANAMAN H10 HAMA TANAMAN............... ................................................................................ .... 20 H20 PENYAKIT TANAMAN ....... .................................................................................... 22 H60 GULMA DAN PENGENDALIAN GULMA.............................................................. 22 J00 TEKNOLOGI PASCA PANEN J11 PENANGANAN, TRANSPORT, PENYIMPANAN DAN PERLINDUNGAN HASIL TANAMAN................................................................................................ ................... 23 N00 MESIN DAN ENJINIRING PERTANIAN N20 MESIN-MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN.................................................. 23 P00 SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN P01 KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM DAN SUMBERDAYA LAHAN.............. 24 P10 SUMBER DAYA AIR DAN PENGELOLAANNYA................................................. 25 Q00 PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN Q02 PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN MAKANAN .............................................. 25 Q04 KOMPOSISI MAKANAN .......................................................................................... 26

..................................Q60 PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN NON-PANGAN DAN NON-PAKAN ........................................................ ....................... 35 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri iii DAFTAR JUDUL BIBLIOGRAFI KHUSUS YANG TELAH DITERBITKAN 1980/1981 Energi non minyak Tanaman Kemiri Sagu Kedelai Jagung Talas Padi 1981/1982 Ternak Besar Pasca Panen Tanaman Pangan Industri Kecil Ubi Jalar Sorghum Kapas Mangga Pisang 1982/1983 Tanah Pengawetan Ikan Pepaya Karet Udang Kentang Agro Ekonomi Kelinci Tanaman Pekarangan ......................................................... 29 INDEKS SUBYEK.................................................... 27 INDEKS PENGARANG ............

1983/1984 Tanaman Obat-obatan Makanan Ternak Lebah Mekanisasi Pertanian Usaha Tani Terpadu 1984/1985 Industri Pertanian Pengolahan Sumber Daya Alami dan Lingkungan Hidup Penyakit Ternak Burung Puyuh 1985/1986 Jeruk Perikanan Teknologi Benih Tanaman Pangan Bunga Matahari 1986/1987 Pemuliaan Tanaman Pangan Hama Wereng Pasca Panen Bioteknologi 1987/1988 Pencemaran Lingkungan (Polusi) Pisang Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri iv 1989/1990 Kacang Hijau Tanah Udang 1991/1992 Jeruk (Suplemen) Sago 1992/1993 Lahan Bermasalah (Lahan kering dan lahan pasang surut) Indonesia Bagian Timur Pasca Panen Buah-buahan Usaha Tani Terpadu 1993/1994 Penyuluhan Pertanian Tanaman Kakao Pasca Panen Ternak Daerah Aliran Sungai (DAS) 1994/1995 Zat Pengatur Tumbuh Pisang .

Lucie Widowati. Risfaheri Dalam : Perkembangan Penelitian Tanaman Penghasil Minyak Atsiri. pala. . kapolaga. kemukus.Cabai Alat dan Cara Penangkapan Ikan 1995/1996 Kacang Panjang Pasca Panen Hasil Perikanan Bunga Potong Duku dan Manggis 1996/1997 Sayuran Dataran Rendah Makanan Ternak Kambing dan Domba Ubi Jalar 1998/1999 Usahatani di Lahan Kering Usahatani di Lahan Irigasi Usahatani di Lahan Pasang Surut Usahatani/Perikanan di Lahan Pesisir 1999/2000 Agribisnis Kacang Tanah Agribisnis Ternak Potong Pupuk dan Pemupukan Organik 2000 Peranan Wanita Dalam Pembangunan Agribisnis Kentang Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 1 A50 PENELITIAN PERTANIAN 001 DZULKARNAIN. 1995: 102 p. Agus Wahyudi. Dzulkarnain. Bogor : BALITTRO. Tinjauan hasil penelitian tanaman obat di berbagai institusi/B. 53-64 003 ROSITA SMD. jahe. minyak atsiri sekunder (cengkeh. Ali Chonin. Yun Astuti. N. B. 1990: p. Pudjiastuti. lada)/ Nanan Nurjannah. 002 NURJANNAH. Budi Nuratmi Jakarta : Puslitbang Kesehatan. Perkembangan penelitian.

D. 007 SUHERMAN. M. Soediarto. 189-194 005 MONDONG Perkembangan koperasi produsen obat tradisional di Indonesia/Mondong. Kehutanan). D. Sitepu Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. Rostiana. (no.A. Bogor : IPB. 1991: p. 1991: p. 161-180 008 SUTISNA. Bogor : IPB (Fak. Romlah. H. Ardi S.. 1995: p. 1991: p. 137-158 E14 EKONOMI DAN KEBIJAKSANAAN PEMBANGUNAN 004 AL-RASYID. 10-34. Hadad E. Wahid. Sitepu. N. Nurjannah. U. Kehutanan).T Sitorus Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Edisi Khusus). Sumarsi Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. Pengembangan diversifikasi hasil hutan berupa tanaman obat/Harun AlRasyid Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia.Program dan perkembangan penelitian tumbuhan obat di Indonesia/Rosita SMD. Kehutanan). D. M. Bogor : IPB (Fak. 2). H. Peluang pengembangan tanaman rempah dan obat dalam pembangunan HTI/Uhaedi Sutisna.. Program perkembangan tanaman obat/M. P. Bogor : IPB (Fak.O. . Penelitian dan pengembangan minyak atsiri Indonesia/Sofyan Rusli. 225-231 006 RUSLI. O. Suherman Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. 1991: p. S.

10-22. Bogor: Puslitbang Biologi-LIPI. 23-29. Tingkat penerapan teknologi baru tanaman lada dan hubungannya dengan produktivitas serta pendapatan petani di Propinsi Lampung/Slamet Rusmialdi.A. v. 1992: p. 20-29 012 RUSLI. S. Pasril Wahid Dalam : Perkembangan Penelitian Tanaman Penghasil Minyak Atsiri. 24-29. Bogor : BALITTRO. Jakarta. Bogor : BALITTRO. 013 RUSMIALDI. 2-3 Desember 1992. v. Prospect of the essential oils development in Indonesia/Sofyan Rusli.Dalam : Prosiding Temu Usaha Pengembangan Hasil Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. E. 6(1). Wikardi. Asman. 4(1). 1990: p. Pengembangan minyak atsiri di pasar global/Achmad Moestafa dan Basrah Ernie Dalam: Prosiding Simposium Nasional I. 1990: p.A. Tumbuhan Obat dan Aromatik APINMAP. Pasril Wahid Industrial Crops Research Journal. 010 WIKARDI. Pandji Laksmanahardja. 2(2). I M. 1990: p. v. A. 1990 Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Edisi Khusus). Bogor 10-12 Oktober 1995. E16 EKONOMI PRODUKSI 011 MOESTAFA. 1996: p. 50-62 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 2 009 TASMA. M. A. Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Edisi Khusus). Hurip Santoso . Evi Tansini Dalam : Perkembangan Penelitian Tanaman Penghasil Minyak Atsiri. Perkembangan penelitian akar wangi/I Made Tasma. S. Perkembangan penelitian tanaman nilam/E. 1990. Bogor : BALITTRO.

8-14. 58-62. P. Dalam: Prosiding Simposium Nasional I. v. 1991: p. Murni Jurnal Penelitian Tanaman Industri. P. Bogor: Puslitbang Biologi-LIPI. Lampung/Muchlas. Tumbuhan Obat dan Aromatik APINMAP. 105-112. Syafril Kemala. Rosmeilisa . Prospek kemenyan sebagai tumbuhan obat dan aromatik dan hasil isolasinya asam cinnamic cinamat/T.M. 016 MUCHLAS Distribusi pendapatan usaha tani lada di Ogan Lima. Analisis faktor produksi pada usaha tani kencur di Jawa Barat dan Jawa Tengah/Syafril Kemala. 1991: p. S. 017 ROSMEILISA. Bogor 10-12 Oktober 1995. 756-765 019 SITEPU. T. M. L. Peluang meningkatkan devisa dan kesejahteraan masyarakat dengan peningkatan budidaya dan pasca panen tanaman obat/Djiman Sitepu. 1992: p. 7(1). ADMINISTRASI DAN PENGELOLAAN PERUSAHAAN PERTANIAN / USAHA TANI 014 KEMALA. E20 ORGANISASI. v. Kajian usaha tani dan pengolahan jahe/Puti Rosmeilisa. 1996: p. 1-6. Keragaan usaha tani jahe gajah dan analisis kelayakannya di daerah sentra produksi Propinsi Sumatera Utara/Ludi Mauludi. E. Rostiana. v. v. Januwati Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Edisi Khusus). 17(4). 2(8). Rosita SMD.Buletin Ilmiah Pertanian dan Transmigrasi.M. Wachyudin Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 119-123. D. 1995: p. A. 015 MAULUDI. Rini Pribadi Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. Simanungkalit. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 3 018 SIMANUNGKALIT. 1(1). 1992: p. v.M. 17(4). O.

Ludi B. Oloan Lubis. 2(1). A. Current work on essential oils and spices in Indonesia/Auzay Hamid. Jakarta. J. Bogor : IPB (Fak. Pengembangan kapulaga secara agro-hutan/Sugeng P. Bogor : BALITTRO. Mauludi Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 1992: p. Yuhono. J. L. v.T. Harianto Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. 5(2).P. S.T. 3). Pendugaan luas lahan minimal pada usaha tani lada tidak intensif dan semi intensif/J. Bogor : BALITTRO. 1992: p. 24-28. A. 81-85. 1991: p. Jakarta. Agus Wahyudi Buletin Penelitian Tanaman Industri. 021 YUHONO. 1992: p. 195-199 025 YANTI. Produk baru anggur jahe dan acar jahe serta peluang bisnisnya/Linda Yanti. Risfaheri . Djisbar Industrial Crops Research Journal. Konsep pengembangan agribisnis minyak atsiri dan penerapannya/Ridwan Dereinda. 024 HARIANTO. Sri Yuliani. Bambang Drajat Dalam : Prosiding Temu Usaha Pengembangan Hasil Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 1989: p. v.Dalam : Prosiding Temu Usaha Pengembangan Hasil Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. R. 1999: p. 35-49 023 HAMID. 16-21. Hernani. 2-3 Desember 1992. Kehutanan). 2-3 Desember 1992. S. E21 AGROINDUSTRI 022 DEREINDA. 99-112 020 YUHONO. (no. Analisis keunggulan komparatif usaha tani lada hitam di Lampung dan lada putih di Kalimantan Barat/J.T. Yuhono.T.

E71 PERDAGANGAN INTERNASIONAL 032 WAHYUDI. 27-32. L. S. (no. Bogor: BALITTRO. Agus Wahyudi Buletin Penelitian Tanaman Industri. 1990: p. 165-172 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 4 E70 PERDAGANGAN. 028 KEMALA. 1992: p. Tinjauan penyebab turunnya harga cengkeh/Syafril Kemala Seri Pengembangan Puslitbangtri. 1990: p. (no. . 8). v. Deslina Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri.B. Mauludi Dalam : Perkembangan Penelitian Tanaman Penghasil Minyak Atsiri Bogor : BALITTRO. Mauludi. 1992: p. 3). 2-3 Desember 1992. Efisiensi pemasaran kayumanis di daerah sentra produksi Propinsi Sumatera Barat/Ludi B. C Analisis tataniaga pala di Indonesia (Studi kasus Sulawesi Utara)/Chandra Indrawanto. L. Chandra Indrawanto. 4). 1992: p. A. Jakarta.Dalam : Prosiding Temu Usaha Pengembangan Hasil Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Keragaan dan prospek pemasaran lada hitam di Lampung/Ludi B. 027 KEMALA. B. 11-16. Mauludi Buletin Penelitian Tanaman Industri. Ludi B. 29-33. Puti Rosmeilisa Buletin Penelitian Tanaman Industri. Peluang pasar dan potensi pengembangan minyak atsiri Indonesia/Syafril Kemala. (no. 4). 6-13. 1992: p. PEMASARAN DAN DISTRIBUSI 026 INDRAWANTO. 031 MUCHLAS Prospek pemasaran lada hitam di Lampung/Muchlas. 030 MAULUDI. v. 1990 Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Edisi Khusus). 6(1). 5-9. 1993: p. S. 394-403 029 MAULUDI. (no. 19(1-2).

Keragaan sistem produksi dan pemasaran jahe di daerah sentra produksi dan pasar internasional/ J. 413-416.Analisis harga pala Indonesia di pasar Internasional/Agus Wahyudi. Emmyzar. D. 2000: p.T. 2000: 44 p. v. 037 DJAUHARIYA. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 5 035 DIREKTORAT ANEKA TANAMAN Budidaya tanaman obat keluarga/Direktorat Aneka Tanaman Jakarta : Direktorat Aneka Tanaman. J. 1991: p. 91-94. 1995: p.S. 036 DIREKTORAT ANEKA TANAMAN Budidaya tanaman temu lawak/Direktorat Aneka Tanaman Jakarta : Direktorat Aneka Tanaman. 8). 17(3). 1991: p.T. Pengaruh pemangkasan tanaman lada dan tajarnya terhadap hasil/Usman Daras. 24-29. Djauhariya. 6(3). 040 HADI. Budidaya tanaman jahe/Sumaryono Hadi . Emmyzar Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. Teknik pemeliharaan tanaman jahe/Deddy S. Chandra Indrawanto Jurnal Penelitian Tanaman Industri. S. E. 039 EFFENDI. 7(1). 1992: p. 033 YUHONO. 49-55. 2000: 70 p. v. v. Syarif Kemala Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 1990: p. 25-29. 038 DJISBAR. A. Effendi. v. v. 7(1). (no. U.Yuhono. Hidayat Moko Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Pasril Wahid Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 1(1). Pengaruh waktu tanam dan bobot rimpang terhadap pertumbuhan dan produksi kencur/E. Fluktuasi hasil tanaman cengkeh (Syzygium aromatica) di Cibinong/Alimin Djisbar Seri Pengembangan Puslitbangtri. 55-60. F01 PERTANAMAN 034 DARAS.

1990: p. (no. Anggraeni. Budidaya dan penyulingan nilam/Titik Sudaryani. 042 ROSTIANA. 1992: p. 4-9 Mei 1992. Bogor : Badan Litbang Pertanian. Bogor : BALITTRO. Tanaman mentha (Mentha piperita L. Soetopo. 043 RUSLI. 1992: p. B. 1990 044 SITEPU. 6(1).. 89/287). 45-52 Edisi Khusus Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. S. Auzay Hamid Dalam : Perkembangan Penelitian Tanaman Penghasil Minyak Atsiri. A. v. dan Mentha arvensis L. S. v. Curug. Siti Aisyah Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 4-9 Mei 1992. A.)/D. T. Kayumanis (Cinnamomum spp. D. 1990: p.Dalam : Prosiding Perakitan Teknologi Program Keterkaitan PenelitianPenyuluhan. W. Bogor : Badan Litbang Pertanian. 6(1). 1990: p. Endang Sugiharti Seri Pertanian Penebar Swadaya. v. 1990: p. Curug. 38-44. Martono. 109-115 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 6 045 SOETOPO. Maksum Dalam : Perkembangan Penelitian Tanaman Penghasil Minyak Atsiri. 9(1). 046 SUDARYANI. D. 30-37. Haryudin. v. Bogor : BALITTRO. 1999: 69 p. O. 047 SUDIARTO . Kencur/Otih Rostiana. Kendala dalam budidaya tanaman jahe dan upaya pengendaliannya/Djiman Sitepu Dalam : Prosiding Perakitan Teknologi Program Keterkaitan PenelitianPenyuluhan. 6(1). 30-37 Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Edisi Khusus). 95-102 041 HOBIR Kenanga dan ylang-ylang/Hobir. Ellyda. 1-7. Sufiani. 1995: p.W. Hamid Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.)/Sofyan Rusli.

D. 11-16. Emmyzar. v. 50-54. 6(2). syarat tumbuh. 1993: p. F02 PERBANYAKAN TANAMAN 052 DJAUHARIYA Pengaruh macam setek dan jumlah ruas terhadap pertumbuhan bibit cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl)/Djauhariya. 1992: p. Bogor : IPB (Fak. Nurliani Bermawie Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 050 SYAHID. Rachmat Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. v. 68-78. Ahmad Denian Buletin Penelitian Tanaman Industri. Pembibitan cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl) menggunakan setek pendek/Rusdi Evisal Seri Monograf Lembaga Penelitian Universitas Lampung.F. (no. 1996: p. 1991: p.M. 5(4). (no. 181-188 048 SUDIARTO Pengaruh kedalaman tanah dan macam bibit terhadap hasil rimpang kencur/Sudiarto Buletin Penelitian Tanaman Industri. S. S. (no. F. Kehutanan). 1994: p. S. Anno Faisal.Peluang pembudidayaan tumbuhan obat di Indonesia/Sudiarto. R. 115-118. 58-63. 12). 2). 051 YUDARFIS Pengaruh jarak tanam dan pupuk terhadap pertumbuhan tanaman nilam/Yudarfis. (no. . Sufiani Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. 4). Iles-iles (Amorphophallus): Jenis. 7). 1991: p. budidaya dan standar mutu ekspornya/S. Pengaruh pengenceran media dasar terhadap pertumbuhan kultur jahe dalam penyimpanan secara in vitro/Sitti Fatimah Syahid. 053 EVISAL. Affandi Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. 14-19 049 SUFIANI. 2000: p.

8). M. 115-121 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 7 055 MARISKA. Sri Wahyuni Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. Hasanah. 7(1). dan produktivitas tanaman handeuleum (Graphtophyllum pictum (L) Griff. 7-14. Sitepu Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. v. F04 PEMUPUKAN 058 DHALIMI. (no. A.)/Muhamad Djazuli. Siti Fatimah Syahid Industrial Crop Research Journal. 1991: p. D. 060 DJAZULI. M. 1-6. F03 PRODUKSI DAN PERLAKUAN TERHADAP BIJI DAN BENIH 056 HASANAH. I. 70-73. 6-7 September 1994. Perbanyakan klonal tanaman obat inggu melalui kultur jaringan/A. 1-6. 7(1). 7(1). 1994: p. Propagation of ginger through meristem culture/Ika Mariska. A. Soetisna. v. 1995: p. Effect triacontanol and phosphate fertilizer on clove seedlings growth rate/Azmi Dhalimi Industrial Crops Research Journal. 1994: p. Bogor. Husni. Tanggapan bibit cengkeh terhadap pupuk fosfat dan triakontanol/Azmi Dhalimi Buletin Penelitian Tanaman Industri. 057 SUMANTO Pengaruh perlakuan benih terhadap perkecambahan kedawung/Sumanto.054 HUSNI. Hidayat Moko. status hara. 64-69. Ratna Fathan . 1993: p. A. Bogor : Puslitbang Bioteknologi. Pengaruh pemupukan dan pemangkasan terhadap pertumbuhan. Tappa Dalam : Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi 2. U. v. Persyaratan bibit jahe/M. 12). 059 DHALIMI. (no. B. 1994: p.

(no. 2). Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 8 065 SURATMAN Pengaruh pupuk kandang dan nitrogen terhadap pertumbuhan bibit kapolaga sabrang/Suratman. O. 25-29. Status logam berat Kadmium dan hasil rimpang temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb. Hidayat Moko Dalam : Prosiding Perakitan Teknologi Program Keterkaitan PenelitianPenyuluhan. Hobir Buletin Penelitian Tanaman Industri. Suratman. Pengaruh pupuk N. Hobir . 103-108 062 RAHARDJO. I. Pemupukan melalui daun pada ylang-ylang/A. 061 JANUWATI. P dan K pada produksi terna dan minyak Mentha arvensis pada tanah andosol/ Octavia Trisilawati. I. 44-49. 1991: p. 7(1). Bogor : Badan Litbang Pertanian. 70-73. 1999: p. Ireng Darwati Buletin Penelitian Tanaman Industri. 067 TRISILAWATI. v. 066 SUSILAWATI. (no. M. Populasi dan pemupukan jahe spesifik iklim basah/M. Darwati Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 6(2). Pemupukan dan jarak tanam pada tanaman jahe/A. M. v. 2). 063 RIVAIE. Sudiarto Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Curug 4-9 Mei 1992. A. 5(2).A. Januwati. 20-24. 064 SUPRAPTO Pengaruh pupuk fosfat terhadap pertumbuhan tanaman lada dan penggerek batang/Suprapto. 1991: p. Rosita SMD. 1-5. A. 17-23.Jurnal Penelitian Tanaman Industri. Susilawati. v. Dwiwarni Buletin Penelitian Tanaman Industri.. Hobir. (no. 1992: p. 1991: p. 2). 2000: p. Arivin Rivaie.) pada beberapa dosis pemupukan fosfat/Mono Rahardjo. 1991: p.

S. Harianto Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. 43-47. (no.. Amrizal Ray Buletin Penelitian Tanaman Industri. Kumpulan Makalah: Penggalian. v. Pengembangan kapulaga secara agro-hutan/Sugeng P. 18-23.P. Dhalimi. Kartini. S. Budidaya beberapa jenis tanaman obat langka dalam rangka upaya pelestarian plasma nutfah di Kecamatan Purwokerto Barat. A. F30 GENETIKA DAN PEMULIAAN TANAMAN 072 HARTATI. Bogor : Konservasi Sumberdaya Hutan. 4). 6-10. .) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. 1992: p.Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. Kabupaten Banyumas/Sri Hartati. F06 IRIGASI 068 DHALIMI. Malay Buletin Penelitian Tanaman Industri. 12(2). Widodo Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Bandung 2-3 Februari 1994. F08 POLA TANAM DAN SISTEM PENANAMAN 069 EMMYZAR Empon-empon sebagai tanaman sela kopi di lahan bergambut. 1992: p. Pelestarian. 195-199 071 SUDIARTO Pengaruh tumpangsari palawija terhadap hasil kencur (Kaempferia galanga)/Sudiarto Buletin Penelitian Tanaman Industri. 7). 1994: p. A. pasang surut Sumatera/Emmyzar. 1991: p. (no. (no. Karang Agung/Azmi Dhalimi. 070 HARIANTO. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. 3). Amirudin. IPB. 55-59.). Pola pengairan untuk tanaman lada yang dikapur pada lahan pasang surut. Eny R. 1991: p. S.

D. Fatimah Syahid Buletin Penelitian Tanaman Industri. karakterisasi dan evaluasi plasma nutfah kayu manis/Yang Nuryani Dalam : Koleksi dan Karakterisasi Plasma Nutfah Pertanian: Review Hasil dan Program Penelitian Plasma Nutfah Pertanian. 1994: p. Peningkatan ragam genetik tanaman jahe melalui keragaman somaklonal/Ika Mariska. pycnanthum/Budi Martono. karakterisasi. B. 115-121 074 KOERNIATI. 138-143. U. Nurliani Bermawie Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. Bogor. 077 NURYANI. Bogor : Puslitbang Bioteknologi. 1992: p. Bogor : PUSLITBANGTAN. Nurliani Bermawie. B. Perbanyakan klonal tanaman obat inggu melalui kultur jaringan/A. 1994: p. Persilangan antara cengkeh (Syzygium aromatica L. 076 MARTONO. Soetisna. Husni. 1994: p. 26-27 Juli 1994. konservasi. evaluasi dan dokumentasi plasma nutfah cengkeh/Sri Koerniati. Bogor.Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. I. 7). 247-256 075 MARISKA. Bogor. 1995: p. 91-96 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 9 073 HUSNI. Sukmadjaja. 17(4). konservasi. 1-6. Endang Hadipoetyanti. S.) dengan S. 26-27 Juli 1994. 237-246 . 1994: p. Y. A. Koleksi. Bogor : PUSLITBANGTAN. Tappa Dalam : Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi kedua. v. (no. Budi Martono Dalam : Koleksi dan Karakterisasi Plasma Nutfah Pertanian: Review Hasil dan Program Penelitian Plasma Nutfah Pertanian. Koleksi. 6-7 September 1994. S.

O. Bioaktivitas ekstrak methanol rimpang/E. 209-218 079 ROSTIANA. Bogor : Puslitbang Biologi. Embing Benyamin Dalam : Koleksi dan Karakterisasi Plasma Nutfah Pertanian: Review Hasil dan Program Penelitian Plasma Nutfah Pertanian. Bogor: PUSLITBANGTAN. A. Aktivitas biologis rimpang kencur terhadap lalat buah melon: II.P. pengembangan dan pendayagunaan biota darat th 1996/ 1997. O. 7(1). I. 229-241 F50 MORFOLOGI DAN ANATOMI TANAMAN 082 ASTUTI. konservasi.078 NURYANI. v.A. Abdullah. 7-10. Endang Hadipoetyanti. Hadad E. Wawan Haryudin.) sebagai bahan ramuan jamu/Inggit Pudji . 1991: p. Taryono. Achmad Abdullah. 080 ROSTIANA. Bogor. 1994: p. evaluasi dan pelestarian plasma nutfah pyrethrum/Otih Rostiana. Jenis-jenis tanaman jahe/Otih Rostiana. Ethnobotani sambiloto (Andrographis paniculata Nees. 1994: p. 26-27 Juli 1994. karakterisasi dan evaluasi plasma nutfah tanaman atsiri/Yang Nuryani. Karakterisasi. 219-236 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 10 F40 EKOLOGI TANAMAN 081 MARTONO. Koleksi. Bogor. Siti Aisyah Dalam : Koleksi dan Karakterisasi Plasma Nutfah Pertanian: Review Hasil dan Program Penelitian Plasma Nutfah Pertanian. Y. Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Bogor : PUSLITBANGTAN. 26-27 Juli 1994. Martono Dalam : Laporan teknik: Proyek penelitian. 1997: p. E.

5). 1994: p. M.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. Etnobotani sambiloto. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. Kumpulan Makalah: Penggalian. Metode pendugaan luas daun kunyit/Elna Karmawati. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. 085 KUSMANINGATI. (no. . 75-80. Pelestarian. 1994: p. Pelestarian. S. pemanfaatannya sebagai bahan obat tradisional/Mulyati Rahayu. Bandung 2-3 Februari 1994. 084 KARMAWATI. Fransisca Murti Setyowati Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Bandung 2-3 Februari 1994. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. 12). 3-7. Suharyono Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. The rhizome of 'kencur' in jamu formula/Suswini Kusmaningati Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD.). Kumpulan Makalah: Penggalian. 1993: p.). Esti Munawaroh Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Kumpulan Makalah: Penggalian.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.Astuti. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn.).) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. 235-241 083 ERNAWATI Jumlah stomata beberapa varietas lada/Ernawati Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. E. 1990: p. Pelestarian. (no. 324-339 086 RAHAYU. Bandung 2-3 Februari 1994.

1994: p.) pada beberapa cekaman air/Sukarman. 50-54. Chairul Majalah Farmasi Indonesia. D. Kumpulan Makalah: Penggalian. 103-110./Yusril Aldi.Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. v. 6(2). A. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 11 088 SUMANTO Pengaruh jumlah ruas dan macam rimpang terhadap penunasan rimpang jerangan/Sumanto. 2000: p. v. Darwati. Uji efek antiistaminepgik dari tanaman Andrographis paniculata Nees. Steroida dari kulit batang Anthocepalus cadamba (Rubiaceae)/Andria Agusta. 6-9. Sri Wahyuni Buletin Penelitian Tanaman Industri. 1999: p. 1994: p. 104-112.). A. 8). v. 1994: p. 092 ALDI. 185-195 . I.C. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. A. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. F60 FISIOLOGI DAN BIOKIMIA TANAMAN 089 AGUSTA. Bandung 2-3 Februari 1994. Pelestarian. Rusmin Jurnal Penelitian Tanaman Industri.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. 11(2). 24-34. 10(2). v. Chairul Majalah Farmasi Indonesia. 249-254 087 SUKARMAN Karakter morfologi dan fisiologi tapak dara (Vinca rosea L. N. Komponen kimia minyak atsiri pala maba (Myristica succedanea)/Andria Agusta Majalah Farmasi Indonesia. Komposisi minyak atsiri dari tiga jenis litsea (Lauraceae)/Andria Agusta. 9(1). 091 AGUSTA. (no. Yuliasri Jamal. 1998: p. Yuliasri Jamal. 090 AGUSTA. Y. Sigiarso Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. 2000: p.

094 ASTUTI. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. Y.093 ASTIKA. 1-9.) pada mencit jantan/G.) tipe Zanzibar/Nurliani Bermawie. Wien Winarno Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. fitokimia/Yun Astuti.).N.).) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. v. Bandung 2-3 Februari 1994.) dengan GCMS/Chairul Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. 116-121. Bandung 2-3 Februari 1994. Dian Sundari.N. G. 1994: p. Penggunaan analisis isosim untuk menentukan status cengkeh (Syzygium aromaticum L.A. 412-419 095 BERMAWIE. v. Kumpulan Makalah: Penggalian. P. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. Pool Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. Kumpulan Makalah: Penggalian. Pelestarian.): informasi efek farmakologi. 401-411 097 CHAIRUL . Identitas dan aktivitas anti fertilitas ekstrak metanol dan salah satu komponen daun benalu (Dendrophthoe petandra L. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. Tanaman kencur (Kaempferia galanga Linn. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. 1991: p. 096 CHAIRUL Analisis kandungan kimia ekstrak metanol rimpang kencur (Kaempferia galanga Linn. 2000: p. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 12 Pelestarian. Astika Majalah Farmasi Indonesia. 17(1). Miq. M. 11(2). 1994: p. N.

).) terhadap kehamilan mencit putih (Mus musculus)/ Chairul.). Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn.Pengaruh kencur (Kaempferia galanga Linn. Kumpulan Makalah: Penggalian. 1994: p. 107-120 100 HAKIM. Pelestarian. 67-78 099 DHARMA. Eka Rachmawati Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. . Dayar Arbain Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Bandung 2-3 Februari 1994. Mindarti Harapini. Kumpulan Makalah: Penggalian. Pelestarian.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.R. 1994: p. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. Pelestarian. Bandung 2-3 Februari 1994. Kumpulan Makalah: Penggalian. Uji efek zat pahit utama (Andrografolida) dari Andrographis paniculata Nees. S. Bandung 2-3 Februari 1994.). 1994: p. Yanuillia Daryati Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Masniari Poeloengan. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. 354-367 098 CHAIRUL Uji efek antibakterial ekstrak sambiloto (Andrographis paniculata Nees terhadap beberapa jenis bakteri/Chairul. Eka Saswita. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. terhadap kadar glukosa darah tikus putih jantan diabetes melitus/Surya Dharma. A.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn.

1999: p. Komponen kimia dan uji daya antibakteri ekstrak daun kirinyu (Tithonia diversifolia)/Yuliasri Jamal. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. M. 1999: p. v. Andria Agusta . 11(1). 77-85. 9-14.. Andria Agusta Majalah Farmasi Indonesia. Lukman Hakim Majalah Farmasi Indonesia. Bandung 2-3 Februari 1994. Y. v. v. 10(1).. Fam. 10-16. 11(2).) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. 104 JAMAL.Pengaruh pemberian air perasan rimpang jahe terhadap farmakokinetika propranolol pada tikus/Arief Rahman Hakim. 105 JAMAL. Pelestarian.). 102 HARAPINI. L. 101 HAKIM. M. 2000: p. Noor Khasanah Majalah Farmasi Indonesia. Chairul Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Compositae)/ Mae Sri Hartati W.)/Mindarti Harapini. 340-353 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 13 103 HARTATI W. Rita Dwi Rahayu. Praptiwi..S. 10(1). Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. Y. 40-47. Pemeriksaan komponen minyak atsiri rimpang kencur (Kaempferia galanga Linn. Subagus Wahyuono. Ketersediaan hayati relatif kinidin dan verapamil pada tikus setelah praperlakuan dengan lada putih/ Lukman Hakim Majalah Farmasi Indonesia. Identifikasi senyawa antimikroba minyak atsiri daun tagetes (Tagetes erecta L. 2000: p. 1994: p. Kumpulan Makalah: Penggalian. Komponen kimia dan efek antibakteri minyak atsiri kulit buah dan daun jeruk kasturi (Citrus microcarpa Bunga)/Yuliasri Jamal.

109 MUHTADI. Sri Adi Sumiwi. 2000: p. 10(2). Deliah Seswita Dalam : Risalah Pertemuan Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi. 8(3B). G. Pelestarian. Hildasari . Pengaruh radiasi terhadap daya regenerasi kalus dan kadar minyak hasil regenerasi tanaman nilam/ Ika Mariska. 1999: p.B. Buku II: Pertanian. A. Kerl Lestari Bionatura: Jurnal Ilmu-ilmu Hayati dan Fisik Padjadjaran. A. Marina Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Soegihardjo Berkala Penelitian Pasca Sarjana (UGM). 1995: p. 13-15 Desember 1994.W. J. v.N. Aktivitas antidiabetes ekstrak akar Achras zapota Linn.Majalah Farmasi Indonesia. Sri Wulan Manuhara.S. 60-65. Murdiati. v. Uji pengaruh ekstrak alkohol rimpang kencur (Kaempferia galanga Linn. 1995: p. 51-57 108 MUHTADI.). Titi W. Penelusuran senyawa aktif dari buah mengkudu (Morinda citrifolia) dengan aktivitas antelmintik terhadap Haemonchus contortus/T. 113-120 106 MANUHARA.) terhadap kadar kolesterol darah tikus/Ahmad Muhtadi. Moesa Suryowinoto. v.B.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. 1994: p. Kandungan alkaloid vinkristina kalus daun Catharanthus roseus [L]/J. Jakarta : BATAN. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. 343-404. Bandung 2-3 Februari 1994. 107 MARISKA. Kumpulan Makalah: Penggalian. 459-472 110 MURDIATI. Jakarta.J. Adiwinata. pada tikus/Achmad Muhtadi.. C. T. 2(2). Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. D. I.

B. 11(1). 2000: p. Sukari. Paramita Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Bandung 2-3 Februari 1994. Isolasi dan identifikasi senyawa dalam ekstrak petroleum eter kulit ranting Murraya paniculata (L. B.Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. 53-66 113 RIANAWATI.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. Aspollah Sukari. v. Abd. 71-75. Norio Aimi Majalah Farmasi Indonesia.A. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 14 112 NURATMI. v. v.)/ Sugeng Riyanto. 250-254. Isolasi senyawa dari korteks Aegle marmelos menggunakan pelarut petroleum eter/S. 1999: p. 95-103. Riyanto. Nurhadi Wijayanto Buletin Penalaran Mahasiswa UGM. Pelestarian. Uji kandungan ribosome inactivating proteins (RIPS) pada biji. 17-24. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. . Mohd. Rahmani Majalah Farmasi Indonesia. 2000: p. 6-11. Mawardi Rahmani. 115 RIYANTO. 10(2). Edisi Mei 2000: p. Rimpang kunir putih sebagai obat alami penyakit kanker/Josi Bayu Murti.). daun dan buah pare (Momordica charantia L.)/Titra Rianawati. 1999: p. Dea I. Djoko Santoso Warta Universitas Negeri Yogyakarta. M. v. T. M. 114 RIYANTO. Andjirni. Kumpulan Makalah: Penggalian. 5(1). 111 MURTI. 5(4). S. S.) /Budi Nuratmi. J.) dengan metode pemotongan DNA supercoil: Suatu uji pendahuluan pare (Momordica charantia L.Manaf Ali. 1994: p. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. Informasi beberapa penelitian farmakologi dan fitokimia sambiloto (Andrographis paniculata Nees.

Aktivitas pencegahan minyak volatil kunyit Curcuma domestica Val. 11-16. 1998: p. Sismindari. v. sebagai obat batuk/Andreanus A. Sofia Agustin Buletin Penalaran Mahasiswa UGM. Nurur Hasanah. 118 SINAMBELA. P. R. E. Sugiarso. 122 SUNDARYONO Penentuan kinetika reaksi degradasi kurkumin oleh larutan basa kuat KOH dengan cara spektrofotometri UV-visible/Agus Sundaryono. 119 SOEMARDJI. v. (Edisi 7). 11(1).Y.116 RUMIYATI Aktivitas N-glikosidase fraksi protein daun Carica papaya L. Sabirin Matsjeh . 120 SOFAINE. Asep Gana Suganda. Analisa logam-logam pada tumbuhan sambiroto/Hotmarulitua Simanjuntak Majalah Ilmiah BIMN. 1994: p. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 15 121 SUKANDAR. v. 1994: p. Munarwan. Isolasi solasodina dari buah rimbang hutan muda (Solanum comitis Dun) secara ekstraksi kontinu dengan pelarut metanol -asam asetat 5 / /P. 5(2). Sinambela Majalah Ilmiah BIMN. pada rRNA yeast/Rumiyati. Uji aktivitas ekstrak daun Piper betle L. I Ketut Adnyana Bandung : ITB. 14-21. A. 1999: p. Soemardji.A. 10(1). 2000: p. 25-30. Retno Dwi Soelistyowati.C. H. N. Muslikhati Majalah Farmasi Indonesia. 53-56. 31-39. Sudjadi Majalah Farmasi Indonesia. Efek minyak atsiri kulit kayu dan daun Cinnamomum burmanni terhadap bakteri dan fungi/Elin Yulinah Sukandar. (Edisi 7). terhadap radang sendi/Rondius Sofaine. 1995: 20 p. 117 SIMANJUNTAK.

. Lexi Tora. 123 SUSIARTI. Yudith Madei. Penelitian ekstraksi oleoresin biji pala dengan beberapa pelarut /Sri Hidayati Widardo. 1993: p. S. 127 WURYANINGSIH.H. 1999: p. Dwi Hartanto. Tommy R. 6(3B). Susiarti Dalam : Laporan teknik: Proyek penelitian. Tambuwun. fam. Wuryaningsih. S. Achmad Mursyidi Majalah Farmasi Indonesia. 59-68. Penetapan kadar kandungan utama simplisia kayu angin (Usnea misaminensis (Vain) Not.Berkala Pasca Sarjana UGM.E. S. Febry Mewengkang. Fredrik Wangka Majalah Ilmiah BIMN. pengembangan dan pendayagunaan biota darat tahun 1996/1997. Usneacea) dari pabrik dan pasar secara densitometri/Subagus Wahyuono. Uji analgesik ekstrak etanol kering rimpang kencur (Kaempferia galanga Linn. 18-23. 1994: p.) asal Purwodadi pada mencit dengan metoda geliat (Writhing Reflex test)/Lucia E. (Edisi 8). v. Bogor : Puslitbang Biologi. Mutiara A. 125 WAHYUONO. 141-149 124 WAHYUONO. Wahyono. Aktivitas trakeospasmolitik buah Piper cubeba L.G./Subagus Wahyuono. Rarome. S. 5(2). Kaseke. Hilda F. v. 126 WIDARDO. 1997: p. 48-56. Mulyono. Sudarsono Majalah Farmasi Indonesia. 1995: p. Pengetahuan dan pemanfaatan tumbuhan obat dan racun oleh masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat/S.F. L. 10(1). v. Tri Windono Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Kumpulan Makalah: Penggalian. 483-498.

Pelestarian. Kunyit (Curcuma domestica Val. 133 HERNANI Obat-obat afrodisiaka yang bersumber dari bahan alam /Hernani. 19(1-2). Harapini Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. Yuliani Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. . 130 BUDIONO. B. H. v. 7-13. 2022. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 16 129 BUDIMAN. M. 1998: 201 p. 1994: p. Kehutanan). A. 4(01). Tanaman obat penyembuh ajaib/Herminia de Guzman Ladion Bandung : Indonesia Publishing House. 22-29. v. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. 131 CHAIRUL Pinostrobin: komponen utama pada temu kunci/Chairul. 1994: p. S.NUTRISI 128 BOESRI. Pemanfaatan tanaman dalam penanggulangan malaria/Hasan Boesri Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 1993: p. Bandung 2-3 Februari 1994. 10(1). Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. Bogor : IPB (Fak. 132 DE GUZMAN LADION. N. v.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. 1991: p. 11(3). H. Sri Kadarsih Soejono Mediagama. 37-44.). 1994: p. Model kultur jaringan dalam mempelajari toksisitas curcumin pada kultur fibroblas/Nany Budiman. 304-314 F61 FISIOLOGI TANAMAN . 1999: p. v.) ternyata dapat menawarkan racun pada hati yang diberi C Cl4 /Bambang Budiono Berita Kedokteran Masyarakat. 130-134 134 HUSNI.

1998/1999: p. 136 KARMAWATI. D. E.7). 3-7. Januwati. 8(3&4). v. 56-59. 17(2). Mulyati Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 14-17. 137 MAFTUCHAH Induksi kalus artemisia (Artemisia vulgaris L. 28-33. Pengaruh media tanam terhadap indeks luas daun nilam/Elna Karmawati. . B. v.K. v. Joko Pramono Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. Manfaat biji labu (Cucurbita sp. Susilowati. 135 JANUWATI. 19(1-2). 1993: p.S.S. Ika Mariska.S.Pengaruh pemberian asam humat terhadap pertumbuhan kapolaga secara in vitro/Ali Husni. 1993: p. B. 138 MARGONO. M. v. Natalini Nova Kristina. Pengaruh pemberian air kelapa dalam 6 bagian stadia kemasakan dan konsentrasi terhadap pertumbuhan tanaman kencur/R. 1-5. 61-63. 6(2). Effendi.12). Khasiat daun salam (Eugenia polyantha Wight) sebagai anti diare pada tikus putih/Budi Nuratmi. M. (no. Siti Sundari Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. H. Joko Tropika.) melalui kultur in vitro/Maftuchah. 140 NURATMI. Wien Winarno. Ardiana. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 17 139 MULYATI. 1994: p. 1998: p. 9(2). Dedi S. (no. 1998: p.) untuk kesehatan/Djoko Margono Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Momo Iskandar Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. A. Pengaruh pupuk P dan K terhadap pertumbuhan dan produksi jahe Badak/M. 135-141. v. Didiek Hadjar Goenardi Buletin Penelitian Tanaman Industri. R. 1991: p.

Triyani Soekarso Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. v. 143 SANGAT-ROEMANTYO. Kehutanan).H. A. Elna Karmawati. 1991: p. Ning Hendarti Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Hubungan komposisi air kelapa dengan pertunasan temu kunci/S. Alimin Djisbar Bogor : IPB (Fak.. 8(3&4). Agusta Dalam : Laporan teknik proyek penelitian pengembangan dan pendayagunaan biota darat th 1996/ 1997. Budi Nuratmi. Ekwasita Rini P. S.H.141 PRIYONO. 107-112 144 SOEDIARTO Studi serapan dan pemanfaatan simplisia nabati dalam industri obat tradisional Indonesia/Soediarto. Efek anti bakteri ekstrak kulit buah delima (Punica granatum L. 1998/1999: p. Susiarti . Pemanfaatan beberapa jenis tumbuhan obat dan cara pengobatan tradisional di daerah Kupang Timor/ Harini Sangat Roemantyo. 1999: p. Bogor : IPB (Fak. 1991: p. Karden Mulya. 38-41. Priyono. 1997: p. H. S. Harry Wiriadinata Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. Bogor : Puslitbang Biologi. 1823. 242-253 142 PUDJIASTUTI Penelusuran beberapa tanaman obat berkhasiat sebagai analgetik/Pudjiastuti. 9(3). Kehutanan). D. 146 SUSIARTI. 81-93 145 SUNDARI. Hernani.) terhadap bakteri penyebab diare secara in vitro dan uji toksisitas akut/Dian Sundari. v. Pengetahuan dan pemanfaatan tumbuhan obat dan racun oleh masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat/S.

12). Y. 1993: p. Sri Yuliani Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. 141-149 147 SYAFAR. 1991: p. 152 GATI. 1992: p. Rosita G. 39-46. v. Pengaruh tempat pemotongan dan pelukaan terhadap perakaran beberapa varietas lada/Yunita Barus Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 1-4. (no. Bangun. 17(4). Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 18 F62 FISIOLOGI TANAMANPERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN 148 ASNAWI. Darwati. 5(1). Pengaruh zat pengatur tumbuh triakontanol dan jumlah ruas terhadap pertumbuhan setek cabe Jawa (Piper retrofractum Vabl. E. 150 DARWATI. 2(9). 1992: p. 6(1). 46-53. 1997: p.)/I. E. M. v. (no. Pengaruh bentuk torehan dan zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan stek nilam (Pogostemon cablin Benth)/Robet Asnawi. 1990: p. Produksi senyawa sekunder flavonoid. 121-137. 50-55. 128-132. 149 BARUS. K+ dan Na+ pada tanaman tempuyung melalui kultur jaringan /Endang Gati. 1992: p. v. T. Marizal Ahmad Buletin Ilmiah Unila. Ika Mariska. Survai fitokimia tumbuhan obat di Propinsi Lampung/Maizar Syafar.Dalam : Laporan teknik: Proyek penelitian pengembangan dan pendayagunaan biota darat th 1996/ 1997. I. M. v. . R. Ika Mariska Buletin Penelitian Tanaman Industri. Pengaruh auksin dan sitokinin terhadap pertumbuhan kalus Mentha piperita Linn./Endang Gati. 3). Bogor : PUSLITBANG Biologi. Permata Putra Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 151 GATI. Handayani Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.

A. Joko Setyadi Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. Linn)/ Saefudin. 1999: p. 158 RUHNAYAT. . 160 SITUMORANG. 8). produksi dan kandungan Solanum khasianum Clarke/Rosita SMD. 15(3). U. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 19 157 ROSITA SMD. 1-5. Pengaruh unsur boron dan tembaga terhadap pertumbuhan. 1990: p. D. 3). 5-8. 116-123. 1992: p. 16(3). 159 SAEFUDIN Pengaruh naungan dan media tumbuh terhadap pertumbuhan bibit pinang (Areca catechu. R. 7). 155 NURHERU Metode taksasi produksi bunga cengkeh berdasarkan ukuran mahkota pohon dan kerapatan bunga/ Nurheru Buletin Penelitian Tanaman Industri.153 HAYANI Pengaruh lama dan cara penyimpanan setek lada terhadap pertumbuhan di pesemaian /Hayani. (no. 1994: p. 154 HUSNI. 110-116. Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 1990: p. v.D. A. (no. Nana Heryana. 7-11. 4). Suparman Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. v. 61-65. 156 NURHERU Penelaahan terhadap metode taksasi produksi bunga cengkeh di Kebun Branggah Banaran/Nurheru Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. Tarigans Buletin Penelitian Tanaman Industri. Pengaruh radiasi sinar gamma (Cobalt-60) terhadap pertumbuhan biakan kapolaga secara in vitro/Ali Husni Buletin Penelitian Tanaman Industri. 1994: p. (no. v. Hubungan antara curah hujan dengan pertumbuhan tanaman kapolaga/Agus Ruhnayat. 15(3). 104-108. 1991: p. (no.

164 ZAUBIN. (no. Alimin Djisbar Dalam : Perkembangan Penelitian Tanaman Penghasil Minyak Atsiri. 161 SURATMAN Tanggap pertumbuhan dan hasil nilam terhadap pupuk N dan forest/Suratman Buletin Penelitian Tanaman Industri. adas. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 20 F70 TAKSONOMI TANAMAN DAN SEBARAN GEOGRAFI 166 RAMLAN. Robert Asnawi Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 6(1).Peranan zeolit dan belerang terhadap pertumbuhan. Tri Sunarti. 145-150. v. (no.F.3). 1990: p. I. Pengaruh media dan zat pengatur tumbuh terhadap induksi dan regenerasi kalus. 4). Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Edisi Khusus). 1990. v. Perbanyakan vegetatif melalui kultur jaringan pada tanaman jahe/Ika Mariska. Sofyan Rusli. 95-99. 65-73. 17(3). hasil dan mutu jahe (Zingiber officinale Rosc. F63 FISIOLOGI TANAMAN . . v. S. 3(4). 43-46.jahe secara in vitro/ Siti Fatimah Syahid. 1992: p. 1992: p. 1997: p.REPRODUKSI 165 MARISKA. 121-125. A. 1999: p. Pengaruh beberapa zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan akar setek lada/Robber Zaubin.)/ Rykson Situmorang Agrista. 1992: p. R. Siti Fatimah Syahid Buletin Penelitian Tanaman Industri. 163 ZAMAREL Tanaman minyak atsiri baru (Klausena. 162 SYAHID. Bogor : BALITTRO. Ika Mariska Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 1-5. v. 3(2). Backhousia citriodora dan Litsea cubeba)/Zamarel.

). Endang Sugandi Jurnal Penelitian Tanaman Industri.J. Bandung 2-3 Februari 1994. v. R. 5(4).T. v.Keanekaragaman dan potensi tanaman aromatik untuk bahan obat tradisional di Jawa Barat/Aseng Ramlan Dalam: Prosiding Simposium Nasional I: Tumbuhan Obat dan Aromatik. Kajian ulang vegetasi temu-temuan di beberapa Daerah Aliran Sungai di Kotatip Purwokerto/P. Kumpulan Makalah: Penggalian. P. Y. 525-543 169 WIDODO. SIDIK. Muljowati Biosfera. Tumbuhan marga Kaempferia di Jawa Barat dan manfaatnya/Aseng Ramlan Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. 1994: p. H10 HAMA TANAMAN 170 BALFAS. 294-303 168. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. E. Bogor: Puslitbang Biologi-LIPI. Bogor: Puslitbang Biologi-LIPI. 1998: p. Supriadi. Bogor 10-12 Oktober 1995. Kajian etnomedis dan inventarisasi tumbuhan obat di beberapa daerah di Indonesia/Yusuf Jafar Sidik dan Sukami Sutomo Dalam: Prosiding Simposium Nasional I: Tumbuhan Obat dan Aromatik. A. U. Nuri Karyani. 1996: p. J. 123-127. Dwiputranto. 544-550 167 RAMLAN. Widodo. . 2000: p. 8-16. Serangan Mimegralla cocrulufrons Macquart pada tanaman jahe dan peranannya dalam membawa patogen penyakit layu/Rodiah Balfas. APINMAP.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. Bogor 10-12 Oktober 1995. Pelestarian. 1996: p. Sucianto. 11. APINMAP.S. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD.

33-36. 22-24.J. 175 LOMER. 177 NAZAR. v. Momo Iskandar.171 DECIYANTO Studi beberapa inang hama tungau (Tetranichus sp. R. 13-17. C. risawa.R. 172 KARMAWATI. Lomer Industrial Crops Research Journal. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 21 174 KRISTINA. S. Lomer.N. Influence of weather variables on Hindola vulva population density on clove trees in West Sumatra/ C. N. 1992: p.N. N. T. 48-55. 4). 1990: p. (no. v. Amri Munaan Buletin Penelitian Tanaman Industri. v. Deliah Seswita Buletin Penelitian Tanaman Industri. 6-15. 176 MARDININGSIH. Elna Karmawati. Sutarjo. Pengaruh populasi larva Exopholis hypoleuca Wied terhadap pertumbuhan tanaman cengkeh muda/ Natalini Nova Kristina. 2(2). 173 KRISTINA. Further insecticide screening trials against Hindola striata on clove trees in West Java/T. abaka dan nilam hasil kultur in vitro di rumah kaca/N. T. 1989: p.J. 4). 17(2). Mardiningsih. E. Penelitian penanggulangan lalat rimpang jahe di Kebun Percobaan Cimanggu. I.N. (no. 1991: p. Tri Eko Wahyono Buletin Penelitian Tanaman Industri. Kristina. 2(1). Pengaruh beberapa jenis minyak atsiri terhadap hama pengisap buah lada (Dasynus piperis China)/ . A. 60-64. Balfas.L. Fatimah Syahid. 1994: p. Adriani Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. (no.) asal tanaman Mentha sp. jahe. Jamalius Industrial Crops Research Journal. 1992: p. Ali Husni.L. 7).M./Deciyanto. R.J. C. Bogor/Elna Karmawati. Intensitas serangan hama pada tanaman kapolaga.

. 1990: p. Penelitian pemanfaatan mimba (Azadirachta indica) sebagai insektisida dan penolak makan serangga penggerek batang lada/D.Amrizal Nazar. 103-108. 116-118. Adria. 1998: p. 1992: p. Momo Iskandar. 10-14. 140-145. Bastian Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 179 NURYANI. 5(3). 1999: p. 17(1). 72-77. Repianyo.) terhadap nematoda pelubang akar (Radopholus similis Cobb. 178 NURMANSYAH Distribusi nymfa dan imago Hindola vulva pada tanaman cengkeh/Nurmansyah. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 22 183 WIRATNO Pengujian beberapa insektisida terhadap hama pemakan daun kenanga (Maenas maculifascia)/ Wiratno. 182 SUPRAPTO Serangan penggerek batang (Lophobaris piperis Marsly) pada beberapa varietas lada/Suprapto. 180 SOETOPO. 28-32. Cheppy Syukur. 3(4).M. 5(1). (no. 2). Tanggap beberapa klon nilam (Pogostemon cablin Benth.)/Yang Nuryani. Soetopo Prosiding Simposium Penelitian Bahan Obat Alami. Rita Harni. Tohir Somantri Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 1999: p. E. 18(1-2). Y. v. (no. 1996: p. Hayani Suroso. 181 SUGANDI. Trisawa Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 8). v. Jekvy Hendra Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. v. 1997: p. D. 54-58. v. v. I. Yelnititis. Oviposisi dan perkembangan lalat rimpang Mimegralla coeruleifrons (Mieroperidae: Diptera) pada tanaman jahe/Rodiah Balfas. Endang Sugandi Jurnal Penelitian Tanaman Industri. Ika Mustika Jurnal Penelitian Tanaman Industri.

Nuri Karyani Jurnal Penelitian Tanaman Industri... 4). v. Nasrun Seri Pengembangan Puslitbangtri. 185 HADAD E. 106-109. Hadad E. v. 37-43. v. Morphology and pathogenicity of two isolates of Radopholus similis on black pepper /Ika Mustika Industrial Crops Research Journal. 189 NURMANSYAH Virulensi isolat Pseudomonas syzygii dari dataran rendah dan tinggi pada bibit cengkeh/Nurmansyah. Potensi bakteri antagonis dalam menekan perkembangan penyakit layu bakteri jahe/Karden Mulya. K. I. Supriadi. Perwita. Adhi.. Nurhayati Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 6(1)_. Sri Rahayu. I. Hilma Syamsu Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 8-10. Danimihardja. 12). Dyah Manohara Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. A. Pengaruh Radopholus similis dan Pseudomonas solanacearum terhadap pertumbuhan jahe/Ika Mustika. 20(3-4). S. (no. 6(2).A. 1990: p. 1993: p. 188 MUSTIKA. (no. 504-513. v.A. 190 NURYANI. Y Pengujian ketahanan beberapa varietas lada terhadap Phytophthora capsici/Yang Nuryani. S. 1993: p. Penanggulangan penyakit bakteri pembuluh kayu cengkeh melalui infus/Ariful Asman. M. . 37-41. Agus Nurawan. Esther M. 1990: p. 1995: p. 1992: p.H20 PENYAKIT TANAMAN 184 ASMAN. Herwita Idris. Agus Nurawan Buletin Penelitian Tanaman Industri. 187 MUSTIKA. Kisaran inang Pseudomonas solanacearum pada beberapa jenis temutemuan/M. 6-11. 8). 2000: p. 186 MULYA. (no. 15(3). 112-115.

194 MARWATI. 1991: p. PENYIMPANAN DAN PERLINDUNGAN HASIL TANAMAN 193 HOBIR Viabilitas benih kapolaga sabrang pada berbagai kondisi penyimpanan/Hobir Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. (no. 12). 25-30. 195 PRAMONO. S. 17(1). M. 167-271 196 SOMANTRI. TRANSPORT. Kamisiyono Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. J11 PENANGANAN. 1996: p. v. D.S. 45-48. Usaha pengurangan cemaran jamur rimpang temu-temuan melalui pencucian langsung habis panen/ Sawijoyo Pramono Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. 17-20. Andarias.S. Bogor : IPB (Fak. 1991: p.M. Pasca panen kencur/Tri Marwati. N. Model estimasi laju perubahan kadar air dan laju "Crowning" pada penyimpanan jahe dalam kemasan . v. 18(1-2). 1992: p. Kehutanan). 373-380 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 23 192 HASANAH Pengaruh bahan organik dari beberapa jenis gulma terhadap serangan Phytophthora pada tanaman lada/Hasanah. Bogor 10-12 Oktober 1995. A. Agus Supriatna Somantri Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. Effendi dan Hidayat Moko Dalam: Prosiding Simposium Nasional I: Tumbuhan Obat dan Aromatik APINMAP. Darmilah. T. Pengaruh cara pengendalian gulma terhadap pertumbuhan dan hasil jahe di Jawa Tengah/Dedy S. 1993: p. Bogor: Puslitbang Biologi-LIPI. Suranto.H60 GULMA DAN PENGENDALIAN GULMA 191 EFFENDI.

63-69. 1993: p. 61-66. v. v. Rancang bangun dan uji coba alat pengupas lada tipe piringan/Tatang Hidayat. T. Uji teknis alat pengering daun kumis kucing (Orthosiphon staminus Benth) tipe berputar/H. N. Tatang Hidayat. . T. Rancang bangun alat perontok lada berkapasitas sedang dengan penggerak motor listrik /Tatang Hidayat. M. Tatang Hidayat. v. M.G. Laksmanahardja Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 200 RISFAHERI Pengembangan alat pengupas lada (tipe piringan) dengan sistem pedal dan analisis ekonominya/ Risfaheri. 2(2). 23-27. T. 202 RISFAHERI Rancang bangun alat perontok lada dengan penggerak pedal/Risfaheri. Pohan. v. 1992: p. 5(2). M. 17(3).S.G. Pandji Laksmanahardja Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri.M. 20-24. Tatang Hidayat Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 18(1-2). 3). 86-90. 1992: p. Djubaedah. (no. 1992: p. Risfaheri Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 24 201 RISFAHERI Rancang bangun alat perontok lada dengan penggerak engkol untuk pengolahan lada hitam/ Risfaheri. 13-21. 1999: p.plastik/A. Nurdin Warta Industri Hasil Pertanian. Somantri Buletin Enjiniring Pertanian. 1992: p. v.K. v. Risfaheri. E.P. 47-54. 16(1-2). 198 HIDAYAT. H. 1999: p. 17(3). Pandji Laksmanahardja Buletin Penelitian Tanaman Industri. 203 SETIABUDI. N20 MESIN-MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN 197 HIDAYAT. 199 POHAN.

M. Bogor : . P01 KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN SUMBER DAYA LAHAN 205 MARISKA.E. A. Somantri. I. Kerjasama antar berbagai bidang keahlian dan lembaga dalam pelestarian pemanfaatan tumbuhan obat/H. 1994: p. Somantri.S. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. 262-272 207 SIMON. D. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. 12). Laksmanahardja. 1993: p. 6469.) dan bratawali (Tinospora tuberculata (Lamb) Beaumae ex Heyne) tanaman obat langka/Aseng Ramlan Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. H. Endang Gati. Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis di Indonesia.P. 1994: p. Deden S. Pelestarian. Bogor : IPB (Fak. (no. Simon Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia.E. 15-18. (no. A. A.). Upaya pelestarian tumbuhan obat langka purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk)/Ika Mariska. 204 SOMANTRI.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. Sumangat Media Komunikasi Penelitian Tanaman Industri. Kumpulan Makalah: Penggalian. Model laju pengeringan jahe pada alat pengering tipe rak/Agus S. Bandung 2-3 Februari 1994.S. 245-247 206 RAMLAN. Edy Mulyono Buletin Penelitian Tanaman Industri. Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.Pompa air tenaga angin sebagai sarana irigasi budidaya tanaman industri/Tatang Setiabudi. 1991: p. Kehutanan). 8).

U.)/Mono Rahardjo. 202-203 208 SUDJOKO. Kehutanan). 6(3). Ireng Darwati Jurnal Penelitian Tanaman Industri. Sudiarto Jurnal Penelitian Tanaman Industri.. 1991: p. Potensi dan upaya pelestarian pemanfatan tumbuhan obat dari Hutan Tropis Indonesia/Puja Utama Triwibowo. Sosialisasi pelestarian pemanfaatan tanaman obat melalui jalur pendidikan/Siti Mariyam Sudjoko.IPB. Pengaruh cekaman air terhadap produksi dan mutu simplisia tempuyung (Sonchus arvensis L. Prawoto Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia. Inventarisasi tumbuhan berkhasiat obat di daerah Rote Tengah dan Rote Timur: pemanfaatan dan masa depan pelestariannya/Harry Wiriadinata Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indonesia.M. S. 92-97. H. 1999: p. P. 1991: p. Bogor : IPB (Fak. v. Pengaruh cekaman air terhadap mutu simplisia pegagan (Centella asiatica L. 5(3). 113-119 P10 SUMBER DAYA AIR DAN PENGELOLAANNYA 211 RAHARDJO. v. M. Rosita SMD. Kehutanan). 94-106 210 WIRIADINATA. 212 RAHARDJO. 2000: p. Q02 PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN MAKANAN 213 ERMIATI . Bogor : IPB (Fak. 1991: p.)/Mono Rahardjo. 1991: p. Ervizal Amzu Bogor : IPB (Fak. 73-79. M. 220-224 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 25 209 TRIWIBOWO. Ratna Fathan. Kehutanan).

Elna Karmawati. v. 216 RAHAYU. 1994: p. H. Djayeng Sumangat Indusrtial Crops Research Journal.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. Processing of wine from nutmeg pericarp/Eddi Imanuel. 8). Risfaheri Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 1993: p. R.) dengan berbagai pelarut dan dosis terhadap beberapa bakteri/Rita Dwi Rahayu Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. T. 38-40.) pada jamu kemasan/Harini SangatRoemantyo. 215 IMANUEL. 52-57. Sekilas pemanfatan kencur (Kaempferia galanga Linn. 214 HIDAYAT. 6(1). 79-90 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 26 217 SANGAT-ROEMANTYO. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. 4348. Kumpulan Makalah: Penggalian. v. Bandung 2-3 Februari 1994. Kumpulan Makalah: Penggalian. 19(3-4). Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga . (no. Eddi Imanuel Buletin Penelitian Tanaman Industri. Pengaruh penambahan ekstrak sambiloto (Andrographis paniculata Nees. Soekarman Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. Pelestarian.). Pengaruh kondisi blanching dan sulfitasi terhadap mutu lada hijau dehidrasi/Tatang Hidayat. Pelestarian. 1993/1994: p. 1994: p.Pengaruh perendaman rimpang jahe pada pengolahan sirup dan selai jahe/Ermiati. Tri Haryani Savitri. E. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn.D.

Q04 KOMPOSISI MAKANAN 220 HANUM. 260-266 223 KARDOKO. S. Kehutanan). 2(8). Kurnia Kusnawidjadja . 9(1). Anita Warta Industri Hasil Pertanian. v. 221 HASTUTI.Linn. v. Abdullah Dalam : Prosiding Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dan Hutan Tropis Indonesia. 377-385 218 SUMANTO. H. v. Rosita SMD. Maria Eleison Buletin Penalaran Mahasiswa UGM. A. Lucyana. S. L. 39-45.). 9-12. F. H. Sumanto.K. 1998: p. Bogor : IPB (Fak. Beberapa komponen kimia dalam beras kencur/H. 6(2). 222 JANUWATI Potensi costus untuk bahan baku pil kontrasepsi/Januwati. 15(1-2). H.S. Minuman segar lidah buaya (Aloe vera)/Sri Hastuti Buletin Ilmiah INSTIPER. 1994: p.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. Bandung 2-3 Februari 1994. 15-22. v. Soebagyo Majalah Farmasi Indonesia. 219 SUMARSI Pembuatan tepung lidah buaya (Aloe vera Linn) dengan alat pengering semprot serta karakteristik mutunya/Sumarsi. 1991: p. 15-23.F. Getah tanaman salak pondoh (Salacca edulis Reinw. v. 1999: p. 1-5. 1998: p. 1991: p. 1999: p./Hadi Kardoko. Rendemen dan mutu oleoresin dari beberapa jenis mutu lada hitam Lampung/Tirna Hanum Buletin Ilmiah Pertanian dan Transmigrasi. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD.) sebagai pengikat tablet kempa langsung campuran interaktif deksametason-granule/H. 6(1). Pemanfaatan ekstrak buah kemukus (Piper cubeba L. 224 KUSNAWIDJADJA. T.

Uji aktivitas infus rimpang Zingiber officinale sebagai obat stimulasi sistem syaraf pusat/Anna Setiadi Ranti. Andreanus A. 1994: p. Pelestarian. H. Soemardji. v. Hubungan bentuk potongan dan perendaman jahe dengan penilaian organoleptik pikel jahe/Tri Marwati. 445-458 Q60 PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN NON-PANGAN DAN NON-PAKAN 229 HERMANI. Bandung 2-3 Februari 1994.Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. 11(26). Ginseng sebagai obat herba alami penyembuh segala macam penyakit/Harsoyo Purnomo Duta Farming. 513-534 225 MARWATI. Kumpulan Makalah: Penggalian. 228 ROSMALAWATI Inventarisasi jamu yang mengandung kencur di beberapa toko di Bandung/Rosmalawati Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.). (no. Kumpulan Makalah: Penggalian.S.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.). T. 14-19. Bandung 2-3 Februari 1994. A. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. R. Pelestarian. 227 RANTI. 23-29. Sri Yuliani Buletin Penelitian Tanaman Industri. 1994: p. 1993: p. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga Linn. Kumolosari Sigit. Bandung : ITB. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 27 226 PURNOMO. 1994: p. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. 8). 1995: 27 p. . E.

Bogor: BALITTRO. 2). 5). 1990: p. 1992: p.Pengaruh cara penempatan bahan pada penyulingan biji pala terhadap rendemen dan mutu minyaknya/Risfaheri Hermani Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. 1990: p. 230 MOESTAFA. 6-13. 15(3). (no. Risfaheri Dalam : Prosiding Temu Usaha Pengembangan Hasil Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 28 235 RUSLI Penyulingan beberapa macam kulit Cassia vera/Rusli. 138-148 232 NURJANNAH. . 233 RISFAHERI Pengaruh penyemburan dan pelayuan daun serai wangi terhadap rendemen dan mutu minyaknya/ Risfaheri Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 1991: p. Ma'mun. 17-21. (no. 18(1-2). 5(1). M. Triantoro Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. N. (no. 1992: p. 1990: p. N. 124-128. v. Pandji Laksmanahardja Buletin Penelitian Tanaman Industri. Jakarta. Lucyana. 93-98. Sofyan. 234 RISFAHERI Studi pendahuluan pembuatan lada hijau/Risfaheri. 4). Semangat Ketaren. Pengolahan lada hijau dan penyulingan minyak lada/Nanan Nurjannah. 59-63. Pengaruh bentuk pengisi kolom fraksinasi pada pemisahan sitronellal minyak serai wangi secara penyulingan vakum bertingkat/Achmad Moestafa. v. 231 NURJANNAH. Percobaan penyulingan minyak lada menir/Nanan Nurjannah. 1-12. v. Muksin Sahid Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 2-3 Desember 1992. A. Desiyarni Buletin Penelitian Tanaman Industri. 1992: p.

Studi pembuatan obat gosok minyak kencur/Sri Yuliani. 13-16. 1993: p. Pengembangan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat: Kencur (Kaempferia galanga . Djayeng Sumangat Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. S The characteristic of some prospectives essential oils in Indonesia/Sofyan Rusli.236 RUSLI. 239 SUHERDI Karakteristik bunga dan minyak cengkeh pada tiga tingkat kematangan/Suherdi. 1995: p. Nanan Nurjannah Industrial Crops-Research Journal. 78-80. David R. 1993: p. 4). S. 1992: p. 240 WARSITO Studi kelayakan minyak atsiri sebagai sunscreen melalui nilai faktor perlindungan sinar (FPS) pada tikus/Warsito. 31-37. Pengaruh suhu pendinginan dan kadar mentol bebas pada isolasi kristal mentol dari minyak Mentha arvensis/Sofyan Rusli.H. S. v. v. 237 RUSLI. 6(1). Pelestarian. v. Lexi Tora. Anggraeni Dalam : Seminar Nasional VI Tumbuhan Obat Indonesia. (no. Pengaruh tekanan dan waktu ekstraksi terhadap rendemen dan kecepatan isolasi minyak jarak/Agus Supriatna Somantri. Siwa. Ventje Ringkuangan. 17(3). 1994: p. 20(3-4). v. Risfaheri Buletin Penelitian Tanaman Industri. 241 WIDARDO. A. 82-86. Edy Mulyono. 1992: p.S. Linda Yanti Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri. 7(3). Petrus Patandung. (no. Kumpulan Makalah: Penggalian. Pengaruh lama pengeringan terhadap rendemen mutu minyak daging buah pala/Sri Hidayati Widardo. Ni Nyoman Sulawirti Majalah Ilmiah Bima. Edy Priyo Utomo Jurnal Universitas Brawijaya. 6). 242 YULIANI. S. 42-45. 90-94. 238 SOMANTRI. Prasetyo Adi.

M. 240 Adiwinata. I K.Linn. 105. 010.R. Bandung 2-3 Februari 1994. 090. 093 . 184 Asnawi. 164 Astika. A. 209 Andarias. H. R. 119 Adria 178 Adriani. 120 Ahmad. 091. S. S. 047 Agusta. 147 Aimi. 006 Ardiana. S. A. 042. A. M. Bandung : Pokjanas TOI-UNPAD. 104. 089. H. M. S. Y. 079. G. 148. A. 171 Affandi. P. 110 Adnyana.N. 114 Aisyah. F. 497-503 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 29 INDEKS PENGARANG A Abdullah. 222 Adhi 186 Adi. G. 219 Arbain. 137 Asman. 099 Ardi. 080.K. 1994: p. D. N. E.). 242 Anita. 092 Ali. 141 Agustin. 192 Andjirni 112 Anggraeni 041. R.) dan Sambiloto (Andrographis paniculata Nees. 080 Al Rasyid.M. 004 Aldi. 114 Amirudin 072 Amzu.

102.G. 095 Boesri. S. 176. 076. 069 Dharma. Y. 059. 074. 062. 212 Daryati. 129 Budiono. 170. 205 Denian. 082 Astuti. A. 091. 098. B. R. A. U. 149 Bastian 178 Benyamin. 131 Chonin. 078 Bermawie. S. A. H. I. R. H. 130 C Chairul 090. 099 Direktorat Aneka Tanaman 035. 022 Desiyarni 232 Deslina 031 Dhalimi. E. 150.P. N. N. 001. 050. 068. R. N. 096. 132 Deciyanto 171 Deden. 185 Daras. 097. 058. Y. S. 065. 051 Dereinda. 097 De Guzman Ladion. 181 Bangun. 094 B Balfas. 150 Barus. 087. 001 D Danimihardja.Astuti. 192 Darwati. I. 034 Darmilah. Y. 036 Djauhariya 052 . 128 Budiman.

. 037 Djazuli. 060. 022 Dwiputranto. 186 F Faisal. R. 011 Esther M. 101 Hamid. 135. 072 Ermiati 213 Ernawati 083 Ernie. 001 E Effendi. 151. 043. 039. 041 Emmyzar 037. A. M. 199 Drajat. 169 Dwiwarni. 163 Djubaedah. 074. E. 039. 052 Eny R. 078 Hakim. I. M. 144. B. 191 Eleison. 205 Goenardi. L.S. 064 Dzulkarnain. S. A. A. 211 G Gati.A. A. D. 023.W. 045 Handayani. T. D.Djauhariya. E. A. B. 100 Hakim. 223 Ellyda.R.A. 100.H. 134 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 30 H Hadad E. 038. 023. 008. 152. 040 Hadipoetyanti. M. 150 . 185 Hadi. 069 Emmyzar. U. 060 Djisbar. B. D. 079 Hadad E. E. E. 051 Fathan.

173 I Idris. 065. 136. 135 . 197. 026. M. 102. M. S. 133. 144 Heryana. R. 201. 090. J. M . 027. T. W. 091. H. 080 Hasanah 192 Hasanah. 056 Hasanah. 202. 179 Hartanto. 200. 131 Harianto. 042. 213. N. 229 Hernani 025. S. 220 Harapini. 215 Indrawanto. 067. 120 Hastuti. M. 103 Hartati. 214 Hildasari. 177 Hermani. 126 Hartati W. R. 142 Hendra. N. 105 Jamalius 175 Januwati 222 Januwati.Hanum. 154. 073. 054. D. 159 Hidayat. D. 017.P. Y. 172. E. 061. 104.S.. 072 Haryudin. 063. 070 Harni. 097. S. 198. N. 193 Husni. 032 Iskandar. M. T. 134. 221 Hayani 153 Hendarti. 189 Imanuel. 110 Hobir 041. 024. 181 J Jamal. C. A.

126 Manohara. 138 Marina 109 . 103 Koerniati. 136. S. 069 Mandei. 173.L. 170. 234 Lestari. 173. 074 Kristina. K. 009. 175. S.S. 016. 172. 106 Mardiningsih. 176 Lubis. 215 Kartini 072 Karyani.P. H. M. 224 L Laksmanahardja. 200.J.K. 126 Kemala. 014. E. S. D.S. 223 Karmawati.G. J.N. Y. 176 Margono. 108. H. 085 Kusnawidjadja. 084. 190 Manuhara. N. 136. D. 203. S.O. C.W.F. N. 196 Lomer.Joko. 232 Khasanah. T. 022 Lucyana 219. S. S. B. 028. 202. 186 Kaseke. 137 K Kamisiyono 192 Kardoko. 144. 230 M Ma'mun 235 Maftuchah 137 Makmun 041 Malay. 033 Ketaren. 027. H. 174 Kusmaningati. 198. N.

S. 139 Mulyono 124 Mulyono. I. A. J. 238 Mulyowati. L. T. A. 081 Marwati. R.S. 016 Mursyidi. 011. 074. 230 Moko. 225 Matsjeh. 056. 194. H. A. A. 027. B. 185. A.B. 188 N Nasrun 184 Nazar. 162. B. 205 Martono. J. 109. S. 177 Nuratmi. K. 196 Mulya. 061. F. 188 . E. T. 029 Mauludi. 112. 075. 140. A. 076 Martono.Mariska. 031 Muhtadi. 082 Murdiati. 015. 145 Nurawan. 134.B. 165. 152. 042. 111 Muslikhati 121 Mustika. 110 Murni. 126 Moestafa. 144. 122 Mauludi. 169 Munaan. I. 030 Mewengkang. 020. 186 Mulyati. 204. 107. 039. 151. E. A. 187. 124 Murti. 179. E.M. 055. 108. 001. L. 174 Munarwan 120 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 31 Munawaroh. 191 Mondong 005 Muchlas 016.B.

J. 098 Pohan.I. S. M. 195 Praptiwi 104 Prawoto 208 Pribadi. S. 226 Putra. 115 Ramlan. P. 232. H. 199 Nurhayati. M. 167.G. 227 . M.S. N.K. 114 Rahmani. 189 Nuryani. 148 R Rachmat. 102. 185 Nurheru 155. 002. 095 Pramono. 211. 241 Perwita 189 Poeloengan. 006. E. 077.R. F. M. 231.D. A. 112 Patandung. H. 135 Pramono. 206 Ranti. 216 Rahayu. N.M. Y.H. A. 190 P Paramita. R. 062.Nurdin. M. 166. S.A. 212 Rahayu. S. 156 Nurjannah. 098 Rahardjo. 141 Pudjiastuti 001 Pujiastuti 142 Purnomo. 078. 052 Rachmawati. 086 Rahayu. E. 014 Priyono. M. 186 Rahman. P. D.M. 179. 199 Pool. 237 Nurmansyah 178.P.

O. 231. 234. 006. 005 Rosita SMD. 013 Rusmin. 099 Savitri. 030 Rostiana. 157. 068 Repianyo 179 Rianawati.S.A. H. V. S. 217 Santoso. 019. A. P. 111 Santoso.H. 063 Riyanto. H.A. 127 Ray. 043. P. 062. 158 Rumiyati 116 Rusdi. 018 Saswita. S. 241 Rini. 198. S. 144 Risfaheri 002. 215 . 222 Rosmalawati 228 Rosmeilisa. 042. T. 239 Rivaie. H.E. 214. 019. 013. 233. 017. 237 Rusmialdi. M. E. E. 013.Rarome. 025. 197. 200. 115 Romantyo. A. T. 080 Ruhnayat. 202. D. 163. 201. 087 S Saefudin 159 Sahid. H. 113 Ringkuangan. 013. D. 230 Sangat-Roemantyo. 003. 211. 143. 236. 003. 012. 019. 114. 079. 053 Rusli 235 Rusli. A. 143 Romlah. O. M.

119.E. 086 Sidik.A.K. 144 Soegihardjo.T. 169 Sudarsono 125 . H. T. 122 Soemardji. Y. 006. 218 Soediarto 006. A. 107. 241 Soebagya. P. 120 Sofyan 235 Somantri. 227 Simanjuntak. 073 Soetopo. D. 118 Sismindari 116 Sitepu. T. F. 168 Sigiarso. 159 Setyowati.D. 204. 227 Soetisna. D.R. S.Seswita. 054. 160 Siwu.J. 129 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 32 Soekarman 217 Soekarso. 019. 056 Sitorus.S. T. 092 Sigit. 238 Somantri. 203 Setyadi. E.M. R. 194. T. D.K.M. 145 Soelistyowati.T. 006 Situmorang. R. N. 018 Simon.J. D. 207 Sinambela. 182 Sucianto. R. 003.C. 117 Simanungkalit. D. 106 Soejono. 203. U. C.S. S. J. 180 Sofaine. 173 Setiabudi. 045. 196. E. 044. H. A. 013.

Y. U. 140 Sundaryono. T. 108. 122 Suparman. E. D. 046 Sudiarto 047. 114. S. 170. 066. 182 Supriadi 170. M. M 106 Susiarti. S. 211 Sudjadi 116 Sudjoko.G. 196 Sunarti. 186 Suranto 192 Suratman 063. 007 Sukandar. H. T. 071. 153 Suprapto 064. E. 088 Sumanto. 164 Sundari. 145 Sundari. 241 Sumangat.M. E. 146 . N. S.N. 218 Sumarsi 005. 048. 161 Suroso.C. A. D. 238 Sumanto 057. S. 215. S. 075 Sulawirti.A. A. M.A. 115 Sukarman 087 Sukmadjaja. 065. 182 Suryowinoto. 181 Sugiarso. H. 219 Sumiwi. 121 Sugandi. 123. 208 Sufiani. 049 Suganda. 046 Suharyono 084 Suherdi 239 Suherman. 094. 119 Sugiharti. 045.Sudaryani. N. 121 Sukari. D. 203.

S. S. 010. C. O. 008 Sutomo. 147 Syahid. U. 125 Wangka. 176 Sutisna. 088 Wahyuono. B. 003. 109 Tora.N. T. M. P. 240 W Wachyudin 015 Wahid.M.Susilawati.U. 103. T. 172 Wahyudi.E. 126 Warsito 240 . 158 Taryono 079 Tasma. 189 Syukur. I. 173 Syamsu. L. H. 126 Tansini. 209 U Utomo.P. 168 Syafar. 012. 057. 126. 162. 073 Tarigans. 124. 171. 179 T Tambuwun. D. 054. S. 009 Tappa. 032 Wahyuni. 135 Sutarjo. 026. F. 021. 009 Titi W. 165. 002. A. S. A.F. I M. 183 Trisilawati. A.D.R. 050. 241 Triantoro 235 Trisawa. 067 Triwibowo. E. 075. T. 055. 034 Wahyono 124 Wahyono. E. 066 Susilowati. P.

127 Y Yanti. 001 Wijayanto. L.W. 021. H.H. T. H. 210 Wuryaningsih.serangan hama 173 Acar jahe . M. 236 Yelnititis 179 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 33 Yudarfis 051 Yuhono. 126. E. 169 Widowati. S. 010 Winadinata. 033 Yuliani. 225. 025. 108 Adas 163 Aegle marmelos 115 Air kelapa . P.E. 025. 094. L. 143 Winarno. J. 020. L. 241 Widodo 072 Widodo. 164 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 35 INDEKS SUBYEK A Abaka . 127 Wiratno 183 Wiriadinata.A. N. 113 Wikardi. 133. R. S.T.Widardo. 242 Z Zamarel 163 Zaubin.peluang bisnis 025 Acetic acid 118 Achras zapota Linn. 140 Windono. 152.

lada hitam 020 .daun kumis kucing 199 .budidaya 049 . 035. 099.rimpang kencur 081 Alat pengering . 216 Anggur jahe ..penggerak engkol 201 .tipe rak 204 Alat pengupas lada 198 Alat perontok . 112. 206.kadar glukosa darah 099 Andrographis paniculata Nees.mengkudu 110 Aktivitas biologis .peluang bisnis 025 Anthocepalus cadamba 091 Anti bakteri 121 . 098.temu kunci 141 Akar wangi . 082.rancang bangun 201 Aloe vera Linn 219. 092.jahe gajah 015 Andrografolida .perkembangan penelitian 009 Aktivitas antelmintik . 221 Amorphophallus .lada 200 Analisis kelayakan .mutu ekspor 049 Analisis .lada putih 020 Analisis ekonomi .

196 Antifertilitas 093 Antiistaminepgik 092 Areca catechu Linn 159 Artemisia .nilam 148 Beras kencur .delima 145 Anti diare 140 Anti jamur 121 Antidiabetes .hasil 048 Bibit pinang .sambiloto 098 Banaran 156 Bandung 228 Bentuk potongan jahe .lada 192 Bakteri .tanaman mentha 151 Azadirachta indica 180 B Backhousia citriodora 163 Bahan obat tradisional 166 Bahan organik .tikus 108.komponen kimia 224 Bibit kencur .kalus 137 Artemisia vulgaris 137 Asam cinnamic cinamat 018 Asteraceae 105 Auksin ..perendaman 225 Bentuk torehan .naungan 159 .

pathogenicity 187 Bratawali .ekstrak 118 .aktivitas Nglikosidase 116 .kesehatan 138 Biji pala .daun 106 Cengkeh 002 .isolasi solasodina 118 Budidaya .penyulingan 229 Black pepper .bakteri pembuluh kayu 184 .penyulingan 235 Catharanthus roseus L.pembibitan 053 .fraksi protein 116 Cassia vera .Biji labu .alkaloid 106 .bibit 058. 059 .pertumbuhan bibit 052 .fluktuasi hasil 038 .tanaman obat langka 206 Buah rimbang .tanaman obat 019. 035 .zat pengatur tumbuh 150 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 36 Carica papaya . 072 C Cabe Jawa .analisis isosim 095 .oleoresin 126 .

persilangan 076 .jahe 196 Cucurbita sp. 120.tingkat kematangan 239 .produksi bunga 155.budidaya 035 .pil kontrasepsi 222 Crowning .aktivitas 093 . 176 .plasma nutfah 074 ..komposisi 035 Cinnamomum burmanni 121 Cinnamomum spp.kultur jaringan 129 .populasi larva 174 . 156 .toksisitas 129 Cyclea barbata 035 D Daerah Aliran Sungai 169 Dasynus piperes China 177 Daun benalu . 130 Curcumin .weather variable 175 Costus . 043 Citrus microcarpa 104 Clove 058.nymfa 178 .harga 028 . 138 Curcuma aeruginosa 062 Curcuma domestica Val.identitas 093 Daun kirinyu .virulensi isolat 189 Centella asiatica 211 Cincau . 035.

granule 218 Delima .Andrografolida 099 Diare .lada 016 DNA supercoil 113 E Efek antibakteri .minyak atsiri 103 Daun tapak dara ..komponen kimia 105 Daun sirih .ekstrak kulit buah 145 Densitometri 125 Diabetes melitus .rimpang kencur 109 Ekstrak buah kemukus .minyak jeruk kasturi 104 Ekstrak .anti bakteri 105 .delima 145 Distribusi nymfa .cengkeh 178 Distribusi pendapatan .komposisi 035 Deksametason .obat batuk 119 Daun tagetes .sambiloto 098 Ekstrak akar .anti bakteri 103 .tikus 108 Ekstrak alkohol .aktivitas ekstrak 119 .budidaya 035 .

characteristic 237 .development 012 Eugenia polyantha Wight 140 Exopholis hypoleuca Wied 174 F Faktor produksi kencur 014 Farmakokinetika .propagation 055 Ginseng ..pemangkasan 060 .tanaman sela 069 Essential oils 023 .salak pondoh 218 Ginger .hasil nilam 161 Fosfat .kencur 094 .Propranolol 100 Farmakologi .sambiloto 112 Fitosterol 115 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 37 Forest .obat herba alami 226 Graphtophyllum pictum .analgetika 223 Ekstrak petroleum 114 Empon-empon .kencur 094 Fitokimia .dosis pemupukan 062 G Getah tanaman .

potensi tumbuhan obat 209 I Iklim basah .syarat tumbuh 049 Imago .nilam 136 Indonesia 003. 012.pemupukan 060 Gulma .cengkeh 178 In vitro 173 Inang . 026. 006.jenis 049 .hama tungau 171 Indeks luas daun . 168.kunyit 130 Herba hias 103 Hindola striata 176 Hindola vulva 175. 237 Industri obat traditional 144 Infus .tanaman mentha 171 Hasil hutan . 023..jahe 061 Iles-iles . 027.pertumbuhan 191 H Haemonchus contortus 110 Hama tungau .penyakit cengkeh 184 .tanaman obat 004 Hati . 178 Hutan tropis .

populasi 061 . 044 .pemupukan 066 .tanaman industri 203 Isolasi kristal mentol 236 Inventarisasi .ragam genetik 075 . 170.infus rimpang 227 .gulma 191 .serangan hama 173 .pengeringan 204 .media tumbuh 162 .persyaratan bibit 056 .budidaya 040.bakteri antagonis 186 .Radopholus similis 188 .penyimpanan 196 .perendaman 225 .penyakit layu bakteri 186 .jenis tanaman 079 .perbanyakan klon 073 Insecticide screening 176 Insektisida . 186 .daun kenanga 183 Institusi . 050.oviposisi lalat 181 .tanaman obat 001 Irigasi .Inggu .Pseudomonas solanacearum 188 .perbanyakan vegetatif 165 .tumbuhan obat 168 J Jahe 002.

sistem produksi 033 . 096. 191 Jeruk kasturi .minyak atsiri 104 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 38 Jumlah ruas ..usaha tani 017 .cabe Jawa 052.jahe 196 Kadar kolesterol .kulit buah 104 . 127. 167 Jawa Tengah 014.pupuk P 135 Jahe gajah . 102.rimpang temutemuan 195 Jarak tanam .usaha tani 015 Jamu . 097. 150 K Kadar air . 217 .zeolit 160 Jahe badak .jahe 066 Jawa Barat 014. 109.inventarisasi 228 Jamu formula 085 Jamur .darah tikus 109 Kadar mentol .manfaat 167 Kaempferia galanga Linn 071.minyak mentha 236 Kaempferia . 166.teknik pemeliharaan 039 . 094.

rimpang kencur 096 Kapolaga 002 .tanaman atsiri 078 Karakteristik bunga -minyak cengkeh 239 Karang Agung 068 Kayu angin .pyrethrum 080 .plasma nutfah cengkeh 074 .minyak atsiri 121 .kayu manis 077 .hasil kencur 048 Kedawung .minyak jarak 238 Kedalaman tanah .Kajian etnomedis 168 Kandungan kimia .curah hujan 158 .radiasi sinar gamma 154 .asam humat 134 .viabilitas benih 193 Karakterisasi .pemasaran 029 .plasma nutfah 077 Kecepatan isolasi .pupuk kandang 065 .pengembangan agro hutan 024 .serangan hama 173 Kapolaga sabrang .agro hutan 070 .simplisia 125 Kayu manis 043 .kandungan utama 125 .

ekstrak buah 223 Kenanga .aktivitas trakeospasmolitik 124 .mencit 127 .tumpang sari 071 .pasca panen 194 .jamu kemasan 217 .minyak atsiri 102 .ekstrak metanol 096 .bobot rimpang 037 .jamu 228 .hama pemakan daun 183 .jahe 196 Kemenyan .rimpang 081 . 109 .air kelapa 139 .jahe 044 Keragaman somaklonal .Ylang-ylang 041 Kencur 094.budidaya 042 .kedalaman tanah 048 . 097.pembuatan obat gosok 242 .usaha tani 014 Kendala ..hasil isolasi 018 Kemukus 002 .palawija 071 .jahe 075 Kerapatan bunga .rhizome 085 .benih 057 Kemasan plastik .

komposisi 035 Kunyit .jahe 165 .tanaman atsiri 078 Kopi .pengenceran media dasar 050 . 073 Kumis kucing .plasma nutfah cengkeh 074 .empon-empon 069 Korteks 115 Kulit .cengkeh 155 Kesejahteraan masyarakat .budidaya 035 .alat pengering 199 .penyimpanan in vitro 050 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 39 Kultur jaringan .tanaman inggu 054.kayu manis 077 ..Cassia vera 235 Kulit-ranting 114 Kultur fibroblas 129 Kultur in vitro 137 Kultur jahe .tanaman obat 019 Keunggulan komparatif 020 Khasiat 140 Kinidin 101 Klausena 163 Komponen kimia 090 Komposisi media 106 Konservasi .

tajar 034 ..pengairan 068 . 034 .ketahanan varietas 190 .alat perontok 197.hasil 034 .tempat pemotongan 149 .reaksi degradasi 122 L Lada 002.luas daun 084 .anti radang 120 .zat pengatur tumbuh 164 Lada hijau .penggerek batang 182 .jenis gulma 191 .budidaya 035 .penyulingan 232 .penawar racun 130 Kupang 143 Kurkumin .stomata 083 .minyak atsiri 177 .minyak volatil 120 .blanching 214 .pupuk fosfat 064 .usaha tani 016.insektisida 180 .komposisi 035 . 202 .penerapan teknologi 013 . 021 .pemangkasan 034 .dehidrasi 214 .cara penyimpanan setek 153 .alat pengupas 200 .

usaha tani 020 Lahan gambut .pengolahan 201 .usaha tani 020 Lada menir 232 Lada putih .minuman segar 221 Litsea cubeba 163 Litsea elliptica 090 Litsea robusta 090 Litsea timoriana 090 Logam berat Kadmium 062 Lophobaris piperis .alat pengering semprot 219 .farmakokinetik 101 . 031 .Lampung 020 . 016. 031.pengolahan 231 Lada hitam . 030. 220 Larutan basa kuat 122 Lauraceae 090 Lidah buaya .Kalimantan Barat 020 .pembuatan 234 .pemasaran 030.ketersediaan hayati 101 .empon-empon 069 Lahan pasang surut .oleoresin 220 .. 147.lada 068 Lalat buah melon .rimpang kencur 081 Lama pengeringan 241 Lampung 013.

ginger 055 Meru Betiri 209 Methanol 118 Metode taksasi .lada 180 Mimegralla cocrulufrons Macquart 170 Mimegralla coeruliefrons 181 . 045.ekstrak kencur 097 Mengkudu .malaria 128 Masyarakat Minangkabau .pupuk N 067 . .senyawa aktif 110 Mentha arvensis L 045.bibit pinang 159 Mencit metoda geliat .Writhing reflex test 127 Mencit putih . 171 Meristem culture .tumbuhan obat 123 Media tumbuh .lada 021 M Maja .obat tradisi 115 Manfaat tanaman . 151 Mentha sp.bunga cengkeh 155.suhu pendinginan 236 Mentha piperita L. 156 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 40 Mimba .Marsh 182 Luas lahan .

perkembangan penelitian 002 Minyak biji pala 222 Minyak jarak .agribisnis 022 .sunscreen 240 .pala maba 089 .hama pengisap buah 177 .Minyak atsiri 090 .peluang pasar 027 .nematoda pelubang akar 179 .media tanam 136 .penelitian 006 .pertumbuhan 161 .pasar global 011 .jarak tanam 051 .lada hitam 220 Myristica fragans 241 Myristica succedanea 089 N Nilam . 113 Morinda citrifolia 110 Murraya paniculata 114 Mus musculus 097 Mutu minyak 241 Mutu oleoresin .tikus 240 Minyak atsiri sekunder .budidaya 046 .waktu ekstraksi 238 Momordica charantia L.perkembangan penelitian 010 .kadar minyak 107 .

zat pengatur tumbuh 148 Nutmeg .pericarp 215 O Obat afrodisiaka .biji 126 Panax pseudoginseng 226 Pare ..harga pala 032 Pasar internasional .bahan alam 133 Obat stimulasi .jahe 227 Obat tradisional .buah 113 . 199 P Pala 002.biji 113 .perkembangan koperasi 005 Oleoresin .serangan hama 173 .daun 113 Pasar Internasional .analisis harga 032 .biji pala 126 Organoleptik .pikel jahe 225 Orthosiphon aristatus 035 Orthosiphon staminus Benth.jahe 033 Pasca panen . 241 .analisis tataniaga 026 .

lidah buaya 219 Pemupukan .pyrethrum 080 ..minyak atsiri 006 .alat perontok lada 197 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 41 Penggerek batang .status hara 060 Penanggulangan lalat 172 Pendapatan petani .lada 064 Pengolahan .produktivitas tanaman 060 .jahe 033 Pembibitan .tumbuhan obat 210 Pelukaan lada .perakaran 149 Pemanfaatan .jahe 017 . 210 Pemasaran .tumbuhan obat 123.tanaman obat 019 Patogen penyakit layu 170 Pelestarian .cabe Jawa 053 Pembuatan seduhan 117 Pembuatan serbuk 117 Pembuatan tepung .pembangunan HTI 008 Penggerak motor listrik .jahe 061 .lada 013 Pengembangan .

bobot rimpang 037 .kedawung 057 Pertumbuhan .kapolaga 158 .jahe badak 135 .kapolaga 134 Pertumbuhan jahe 188 Pertumbuhan setek .lada hijau 231 .nilam 046 Perkecambahan .tanaman obat 132 Penyemburan .kapolaga 154 Pertumbuhan bibit .minyak serai wangi 230 .rimpang jahe 088 Penyembuh ajaib .cabe Jawa 150 Phosphate fertilizer 058 Phytophthora 192 .lada 064 Pertumbuhan biakan .selai jahe 213 .sirup 213 Penunasan .viabilitas benih 193 Penyimpanan setek lada .pertumbuhan 153 Penyulingan .minyak serai wangi 233 Penyimpanan ..kapolaga sabrang 065 Pertumbuhan in vitro .

lada 013 Program perkembangan .Phytophthora capsici 190 Pil kontrasepsi . 119 Piper cubeba 124 Piper retrofractum Vabl.costus 222 Pimpinella pruatjan Molk 205 Pinang .tanaman industri 203 Population density .jahe badak 135 Produktivitas .pertumbuhan nilam 051 .pelestarian 072 Pogostemon cablin Benth.bahan baku pil 222 Potensi pengembangan . 148 .nematoda pelubang akar 179 Pompa air .tanaman obat 007 Pseudomonas solanacearum 185 Pseudomonas syzygii 189 Punica granatum L.clove 175 Potensi costus .minyak atsiri 027 Produksi .bibit 159 Piper betle 035. 053 Piperiton 103 Plasma nutfah . 052. 145 Pupuk .

ethnobotani 082 Regenerasi kalus .pelestarian 205 Purwokerto 072.kapolaga sabrang 065 Pupuk P .jahe 162 .plasma nutfah 080 R Racun .bibit cengkeh 059 Pupuk K .jumlah ruas 088 .minyak jarak 238 Ribosome inactivating protein (RIPs) 113 Rimpang jahe 100 .hasil nilam 161 . 169 Pyrethrum .tanaman mentha 067 Purwoceng .morphology 187 Ramuan jamu .Pupuk fosfat .minyak mentha 067 Pupuk N .nilam 107 Rendemen 241 .manfaat tumbuhan obat 146 Radiasi .regenerasi kalus 107 Radopholus similis 179 .jahe badak 135 .lalat 172 .

- perendaman 213 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 42 Rimpang kencur 102 Rimpang kunir putih 111 - obat alami 111 - penyakit kanker 111 Rimpang temu-temuan 195 Rimpang temuireng 062 RRNA yeast 116 Rubiaceae 091 Rumah kaca 173 S Salak pondoh - tablet kempa langsung 218 Salam 140 Sambiloto 082, 098 - antibakterial 098 - bakteri 216 - budidaya 035 - farmakologi 112 - komposisi 035 - obat tradisional 086 - tanaman obat langka 206 - analisa logam 117 Seedlings 058 Selai jahe - pengolahan 213 Sentra produksi - jahe 033 - kayu manis 029 Senyawa sekunder - tempuyung 152 Serai wangi - pelayuan daun 233

- penyulingan 230 - sitronellal 230 Serangga penggerek batang - lada 180 Setek - bibit cabe Jawa 052 Simplisia nabati 144 Simplisia pegagan - cekaman air 211 Simplisia tempuyung - cekaman air 212 - mutu 212 - produksi 212 Sirih - budidaya 035 - komposisi 035 Sistem syaraf pusat - jahe 227 Sitokinin - pertumbuhan kalus 151 Sitotoksik 114 Solanum comitis 118 Solanum khasianum Clarke - unsur boron 157 Sonchus arvensis 212 Sosialisasi pemanfatan - tanaman obat 208 Spektrofotometri - UV Visible 122 Spices 023 Status cengkeh - tipe Zanzibar 095 Stek nilam - bentuk torehan 148 Stek pendek

- cabe Jawa 053 Steroida - kulit batang 091 Sulfitasi - lada hijau 214 Sulfur - jahe 160 Sumatera 015, 029, 069 Syzygium aromatica 038, 076 Syzygium hirsutum 095 Syzygium pycnanthum 076 T Tagetes erecta 103 Tanah Andosol 067 Tanaman aromatik - keanekaragaman 166 Tanaman atsiri - plasma nutfah 078 Tanaman industri - budidaya 203 Tanaman inggu - perbanyakan klonal 054 Tanaman mentha 045 Tanaman obat - devisa 019 - diversifikasi 004 - hasil penelitian 001 - HTI 008 - khasiat analgetik 142 - pelestarian pemanfaatan 207 - program penelitian 003 - sosialisasi pelestarian 208 Tanaman obat langka - plasma nutfah 072

Tanaman rempah - HTI 008 Tapak dara - cekaman air 087 - fisiologi 087 Bibliografi Khusus Tanaman Obat dan Penghasil Minyak Atsiri 43 - morfologi 087 Tembaga - Solanum khasianum Clarke 157 Tempuyung - flavonoid 152 Temu kunci - pertunasan 141 - pinostrobin 131 Temu lawak - anatomi 036 - budidaya 036 - khasiat 036 - komposisi 036 - pasca panen 036 - pengolahan 036 - taksonomi 036 Temu-temuan - Daerah Aliran Sungai 169 - inang 185 Tikus 100, 101 - perlindungan sinar 240 Tikus putih 120, 140 - Andrografolida 099 Tingkat kematangan - minyak cengkeh 239 Tinospora tuberculata 206 Tithonia diversifolia 105 Triacontanol 058

cara pengobatan 143 .delima 145 Ukuran mahkota .inventarisasi 210 .ekstrak etanol 127 Uji toxisitas . 146 Tumpangsari .produksi bunga cengkeh 155 Upaya pengendalian .cengkeh 189 W Waktu tanam .pelestarian 209 .fitokimia 147 .racun 123.produksi kencur 037 West Java 176 West Sumatra 175 Wine 215 ..hasil kencur 071 U Uji analgesik .jahe 044 Usnea misaminensis 125 V Verapamil 101 Vinca rosea 087 Vinkristina kalus 106 Virulensi isolat .budidaya 047 .cabe Jawa 150 Tumbuhan obat .bibit cengkeh 059 .manfaat 143 .

kenanga 041 . 227 .Y Ylang-ylang . 160.pemupukan 063 Z Zat pengatur tumbuh .jahe 162 Zingiber officinale Rosc.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful