P. 1
Proposal

Proposal

|Views: 1,664|Likes:
Dipublikasikan oleh Sarwono A Kom
proposal pembuatan ppob
proposal pembuatan ppob

More info:

Published by: Sarwono A Kom on Aug 26, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2012

pdf

text

original

PROPOSAL

PENAWARAN PEMASANGAN LOKET
PEMBAYARAN LISTRIK, TELKOM, PULSA DLL PPOB (PAYMENT POINT BANK)

PT. Arindo Pratama
Jl. Matraman No. 11 Bandung 40262 - Jawa Barat - Indonesia

PENDAHULUAN Kami PPOB menghadirkan Point sistem Bank). pembayaran Dengan listrik dengan ini

memanfaatkan fasilitas perbankan secara online atau dikenal dengan (Payment Online sistem seperti masyarakat / Pelanggan semakin mudah membayar tagihan listrik, dimana saja dan kapan saja. Selain untuk pembayaran listrik, bisa juga untuk pembayaran tagihan Telkom, Speedy, PDAM – PAM, Pembelian Pulsa, dan kedepan sistem kami bisa untuk membayar tagihan WOW Finance, PLN Prepaid,PLN Non Taglis, Kartu Halo dan Ticketing. Kami menawarkan Kesempatan bagi Anda yang ingin membuka / mendirikan Loket Pembayaran Listrik. Syarat dan ketentuan akan kami jelaskan dalam proposal ini.

PT. Arindo Pratama
Jl. Matraman No. 11 Bandung 40262 – Jawa Barat - Indonesia

Koordinator PT. Arindo Pratama Wilayah Jawa – Bali.
Web : http://aksesppob.com

PROFILE PERUSAHAAN PT. Arindo Pratama (PT. AP), adalah sebuah perusahaan nasional yang berdiri pada tahun 1993 di Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Perusahaan pada awalnya berbentuk Perseroan Komanditer (CV), namun seiring dengan kemajuan perusahaan, pada tahun 2007, status perusahaan menjadi Perseroan Terbatas (PT). Pada awal perkembangannya, perusahaan bergerak dalam bidang instalatur listrik, supplier dan kontraktor. Pada tahun 2008, perusahaan mengadakan perluasan usaha dalam bidang payment point online bank (PPOB) dimana menyediakan layanan untuk pembayaran rekening listrik, rekening telepon, penjualan voucher pulsa elektronik, pembayaran leasing kendaraan sepeda motor, PDAM, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), layanan pengiriman uang, ticketing, dll. Kerjasama yang sudah terjalin dengan Lembaga keuangan diantaranya : PT. Bank Negara Indonesia, Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Pembangunan Daerah Jateng dan Bank BII. PT. Arindo Pratama, dalam mengembangkan usaha PPOB, menggunakan perangkat-perangkat yang berteknologi canggih dan bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi yang besar dan utama di Indonesia sehingga menjamin kecepatan dan ketersediaan jaringan hingga kedaerah-daerah terpencil di tanah air diseluruh Indonesia. PT. Arindo Pratama, memiliki tenaga kerja yang profesional dan layanan customer services yang prima sehingga menjamin keterjalinan komunikasi yang baik yang dibutuhkan loket-loket pembayaran serta masyarakat yang memanfaatkan jasa layanan ini.

VISI DAN MISI

VISI  Menjadi e-Payment Point yang tangguh dan terpercaya yang selalu mengedepankan kepuasan pelanggan. MISI  Memberikan pelayanan kepada pelanggan secara mudah, murah, cepat dan akurat sehingga pelanggan dapat melakukan pembayaran di loket pembayaran terdekat dari rumah tinggal.  Menciptakan peluang usaha Payment Point kepada perorangan, Koperasi, BPR dalam penyediaan loket-loket tempat pembayaran yang baru.

PERSYARATAN DAN PENDAFTARAN

Untuk menjadi Mitra kerja PT. Arindo Pratama / Mendirikan Loket Pembayaran , dibutuhkan beberapa Persyaratan : a. Persyaratan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan antara lain : • • • Komputer (Bebas menggunakan tipe Komputer apa saja, bisa juga menggunakan Laptop) Printer (Bisa menggunakan Printer Dot Matrix atau printer Inject/ Tinta) Koneksi Internet ( Untuk Koneksi internet bisa menggunakan koneksi apa saja ,Flexy, Ceria)
Untuk Koneksi internet Bisa ditanyakan ke Kami

b. Persyaratan Administrasi • • • Foto Copy KTP / Scan KTP Mengisi formulir Pendaftaran (kami Lampirkan) atau dengan mengisi formulir Online. Membayar Biaya Administrasi Sebesar Rp. 300.000 yang digunakan untuk biaya (tiga Ratus ribu rupiah) untuk luar Jawa ditambah Rp. 50.000, Pendaftaran/Registrasi, Program untuk Transaksi, Wilayah Indonesia) c. Deposit Deposit awal sebesar 1 jt ,untuk deposit selanjutnya bebas sesuai kebutuhan. Minimal deposit yg bisa dipakai diatas Rp. 200.000 Spanduk dan Kertas untuk

transaksi dan sudah termasuk Biaya Kirim ke seluruh

Setelah

semua

Persyaratan

diatas

dipenuhi,

Anda

tinggal

menunggu 1 – 2 hari untuk Aktivasi. Setelah Proses Aktivasi selesai, Anda akan menerima Username dan Password yang digunakan untuk Transaksi.

KEUNTUNGAN LOKET Fee / Keuntungan Loket adalah per Transaksi yang dilakukan Oleh loket tersebut, Perinciannya : Listrik Telepon & Speedy PDAM (Pam) Telkom Vision Indovision Group Telkomsel kartu Hallo Tiket kereta api Transfer Remittance : Rp. 1.000,: Rp. 900,: Rp. 750,: Rp. 1.250,: Rp. 1.250,: Rp. 900,: Rp. 1.250,: Rp. 3.000,-

Leasing Motor FIF,Aira,Wom : Rp. 2.500,-

Keuntungan akan diakumulasikan pada ahir bulan, dan akan diberikan setiap awal bulan, selambat lambatnya 7 hari kerja.

PENUTUP

Demikian

penawaran

Kerjasama

Kami,

Semoga

penawaran

Peluang Usaha ini bisa Berguna Bagi Anda. Kami atas nama Pemasaran PT. Arindo Pratama untuk Wilayah Jawa – Bali mengucapkan terimakasih atas waktu Anda untuk mempelajari Penawaran Kami. Dan kami mohon Maaf apabila ada katakata kami yang salah

PT. Arindo Pratama
Jl. Matraman No. 11 Bandung 40262 – Jawa Barat - Indonesia

Koordinator PT. Arindo Pratama Wilayah Jawa – Bali.
Web : http://aksesppob.com

FORMULIR PENDAFTARAN LOKET PPOB

Silahkan isi data dibawah : 1. NAMA PPOB 2. Nama Lengkap Penanggung Jawab 3. Nomor KTP 4. Alamat sesuai Tanda Pengenal RT RW Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Kodepos 5. Alamat Loket Telp / HP 6. Email 7. No. Rek / Bank 8. Nama Pemilik Rekening : : : : : : : : : : : : : : :

Dengan ini saya menyatakan bahwa keterangan yang saya berikan di atas adalah benar

2010

(

)

Setelah Diisi, Silahkan di kirim Ke Email : forbisnis@yahoo.com Kontak : 085213645040

PROPOSAL USAHA SERVER Untuk sahabatku oskar
• Kebutuhan investasi atu modal • Biaya operasional • Neraca awa yang berisi estimasi pendapatan,margin, biaya ops dan keuntungan • Strategi bisnis a. Investor atau bank dapat memahami dengan baik usulan usaha yang ditawarkan. b. Investor atau bank dapat memberikan penyertaan modal atau pinjaman yang diperlukan. c. Memperoleh kesempatan mengembangkan usaha ke skala yang lebih besar. d. Mendapatkan calon relasi usaha yang lebih luas. susunan dari suatu proposal usaha pada umumnya: 1. Judul Proposal Usaha 2. Ringkasan Proposal Usaha Pada dasarnya merupakan ringkasan gambaran proposal usaha. Biasanya investor atau bahkan pihak bank sebelum membaca secara lengkap mengenai proposal usaha yang ditawarkan, pertama ingin mengetahui lebih dahulu dengan cepat mengenai prospek usaha. Jika mereka tertarik, maka akan membaca secara lengkap proposal usaha yang kita ajukan. Namun bila tidak tertarik, pada umumnya calon investor atau bank kemungkinan besar akan menolak usulan usaha tersebut 3. Analisis Permintaan-Penawaran dan Persaingan Usaha. Kelangsungan suatu kegiatan usaha bergantung kepada adanya kebutuhan atau permintaan atas barang dan jasa. Untuk mengetahui kebutuhan konsumen atau permintaan, diperlukan survei atau observasi (pengamatan). Survey dimaksudkan untuk mengumpulkan data dan informasi di lapangan yang berhubungan dengan bidang usaha yang akan dijalankan, sehingga ditemukan hal-hal yang memungkinkan tumbuh berkembangnya kegiatan ekonomi baru. Berikut contoh pengumpulan data untuk membuka suatu jenis usaha di suatu lingkungan perumahan tertentu. 5. Rencana Pemasaran Apabila ingin membuat rencana pemasaran maka hal terpenting yang harus dijelaskan minimal mencakup 4 aspek meliputi produk yang akan dibuat atau dijual, harga berapa produk tersebut akan dijual, promosi yang akan dilakukan dan di mana serta ke mana produk tersebut akan dipasarkan atau sering disebut dengan istilah saluran distribusi. Rencana pemasaran dalam jargon pemasaran dikenal sebagai Marketing Mix (Bauran Pemasaran) yang terdiri dari 4 P : Product, Price, Promotion dan Place. 6. Rencana Keuangan Proyeksi atau rencana keuangan umumnya dibuat dalam jangka waktu 5 tahun dengan periode tahunan atau minimal setahun dengan periode bulanan. Jadi misalkan proyeksi keuangan 5 tahun maka sebaiknya dibuat proyeksi keuangan tahun ke 1 sampai dengan tahun ke 5. Apabila proyeksi keunagan cuma setahun maka dibuat proyeksi bulanan yaitu dari bulan Januari sampai Desember. Rencana atau proyeksi keuangan minimal terdiri dari :

- Proyeksi laba rugi - Proyeksi neraca - Proyeksi arus kas (sumber dan penggunaan dana) Dalam membuat rencana atau proyeksi keuangan maka yang perlu diperhatikan adalah membuat asumsi-asumsi yang bersifat realistik sebagai dasar pembuatan proyeksi atau rencana keuangan. Didasarkan atas asumsi-asumsi yang realitik dan wajar maka proposal usaha dapat memberikan gambaran kepada calon investor tentang kemungkinan laba dan risiko yang mungkin terjadi apabila asumsi penjulan dan asumsi biaya tidak tercapai. Asumsi-asumsi yang penting untuk dilakukan adalah : I. Asumsi produksi III. Asumsi Biaya a. Biaya produksi langsung b. Biaya bahan baku c. Biaya bahan penolong d. Biaya tenaga kerja e. Biaya administrasi f. Biaya penjualan g. Biaya bunga pinjaman h. Biaya lain-lain 7. Lampiran Informasi tambahan lain yang mendukung dan penting, dapat disertakan dalam lampiran proposal usaha seperti : a. Struktur Organisasi dan manajemen. b. Jaminan, khususnya bila kita ingin meminjam dari bank tentunya diperlukan jaminan, sehingga apabila kita memiliki asset yang dapat dijaminkan maka dapat dicantumkan wujud jaminannya seperti tanah dan bangunan, mesin serta jaminan lain. c. Gambar-gambar atau foto-foto pendukung. d. Fotokopi dokumen-dokumen resmi perusahaan seperti: SIUP, TDP, NPWP, Akta Pendirian

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->