P. 1
sapi

sapi

|Views: 133|Likes:
Dipublikasikan oleh HabibMustofa

More info:

Published by: HabibMustofa on Aug 26, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

PROFIL PROYEK USAHA PENGGEMUKAN SAPI

BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL DAERAH PROPINSI SULAWESI TENGAH
Jln. Pramuka No. 23 Palu Telp: 0451– 421807, Fax: 0451– 424325 website: www.bkpmdsulteng.go.id

Berdirinya bisnis peternakan sapi potong juga berimbas pada peningkatan kesejahteraan melalui penciptaan lapangan kerja.8 ton/hari identik dengan 10.548 ekor sapi yang harus dipotong per hari atau 3..000 ton daging sapi yang diproduksi di dalam negeri ditambah dengan mendatangkan sapi bakalan dari Australia tidak kurang dari 350.5 juta ekor sapi lokal untuk menghasilkan kurang lebih 350. di mana kondisi ini pun masih di bawah normal gizi.85 juta ekor per tahun. telah dipotong sekitar 1. artinya sekitar 120 juta orang masih memerlukan dan mampu membeli daging. Jika saja terjadi peningkatan populasi penduduk 2% per tahun dan populasi sapi di dalam negeri adalah 14% per tahun dengan kemampuan konsumsi daging (sapi) masyarakat hanya naik 1 gram/kapita/hari. Sementara itu. BKPMD Sulawesi Tengah 1 .1.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi BAB I PENDAHULUAN 1. Peluang inilah yang juga melatar belakangi Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah dalam hal ini Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) melirik dan berencana masuk ke dalam bisnis ini.000 ton. khususnya pulau jawa dibanjiri oleh Sapi dari Australia. Pasokan sapi potong domestik yang tidak mencukupi jumlah kebutuhan pasar dalam negeri menyebabkan pasar Indonesia. khususnya dalam penyediaan studi kelayakan bagi para investor yang berminat masuk di propinsi Sulawesi Tengah untuk menanamkan modalnya. limbah kotoran sapi bisa dimanfaatkan sebagai pupuk di perkebunan rakyat. Kenyataan ini tentu sebaiknya merupakan sinyal positip bagi para investor untuk memanfaatkan peluang tersebut. Latar Belakang Pemilihan Profil Proyek Bagi Investor Untuk memenuhi kebutuhan daging sapi masyarakat Indonesia. maka dibutuhkan daging sekitar 1.265.000 ekor dan impor daging sapi beku sekitar 30. Jika saja 50% penduduk Indonesia tidak mampu membeli daging sapi. Bisnis peternakan/penggemukan sapi ini dinilai terintegrasi dengan bisnis lain dimana bahan baku pakan berupa hijauan rumput dapat diperoleh dengan mudah. dan kontribusi riil berupa pajak kepada pemerintah daerah.

namun jika terjadi penurunan harga jual sapi dan atau naiknya biaya variabel sebesar 10%. masing-masing sebesar Rp. BKPMD Sulawesi Tengah 2 .dengan ratio 74% modal Asing dan 26% modal sendiri. Analisis Net Present Value basis sebesar Rp. Analisa Internal Rate of Return basis sebesar 29.586.702. Hasil analisis keuangan menunjukkan bahwa usaha penggemukan sapi dapat dilaksanakan dengan investasi sebesar Rp.51%. akan terjadi perubahan masing-masing 3 tahun 4 bulan dan 3 tahun.2.15%.996. dengan luas 50 Ha milik masyarakat yang dapat dibebaskan dengan harga 5 juta per Ha.84%.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi Rencana penggemukan sapi akan menggunakan lahan di Desa Sikara. Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. 827. 1.dan Rp.562. Menyediakan informasi dan pengetahuan untuk mengembangkan usaha penggemukan sapi di propinsi Sulawesi Tengah. Dari hasil peninjauan lokasi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Demikian pula tentang sapi bakalan yang ingin digemukkan dapat diperoleh dibeberapa daerah di Sulawesi Tengah. ini cukup mempengaruhi usaha ini. 781.675.514. mulai dari ketersediaan bahan baku pakan ternak berupa hijauan rumput.000. b. Analisa Payback period menunjukkan investasi kembali 2 tahun 8 bulan. namun jika terjadi penurunan harga jual sapi dan atau naiknya biaya variabel sebesar 10%. kedekatan lokasi dengan sumber air. bahwa lokasi sangat memadai karena memenuhi sejumlah syarat sebagai tempat penggemukan sapi.113-.. Menyediakan informasi tentang peluang investasi di bidang usaha penggemukan sapi yang sangat potensial untuk dikembangkan mengingat kebutuhan akan daging meningkat. sistem sanitasi serta keberadaan fasilitas dan infrastruktur yang dapat digunakan untuk operasional peternakan sapi nantinya. akan terjadi perubahan. Namun jika biaya variabel naik 10% usaha ini masih layak dengan IRR mencapai 20. 919. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan dari profil proyek / studi kelayakan ini adalah : a..-. analisa sensitivitas menunjukkan bahwa apabila terjadi penurunan harga jual sapi sebesar 10% akan memberikan konsekuensi IRR hanya mencapai 15.715.

3. khususnya usaha penggemukan sapi. sehingga dapat melakukan investasi pada sektor peternakan. Kegunaan Sebagai langka awal dalam mengolah potensi sumber daya peternakan.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi 1. Investor. BKPMD Sulawesi Tengah 3 . dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha penggemukan sapi yang berkualitas. b. Masyarakat. maka diharapkan dapat beguna bagi : a. dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan masuknya investor untuk menanamkan modalnya dalam membangun usaha penggemukan sapi. khususnya usaha penggemukan sapi. memberikan infromasi peluang investasi. Dapat menampung tenaga kerja yang ada. Pemerintah Daerah. c. d.

248 23.976 Keterangan Ekor Ekor Ekor Ekor Ekor Ekor Ekor Ekor Ekor Ekor Sumber : Statistik Peternakan Dalam Angka Tahun 2003 BKPMD Sulawesi Tengah 4 .000 42. Untuk lebih jelas potensi sapi tersebut dapat dilihat pada Tabel 1 berikut. karena beberapa hal yang menguntungkan antara lain. Potensi Penggemukkan Sapi Potensi penggemukan sapi yang ada di Sulawesi Tengah tidak terpusat pada satu Kabupaten/Kota saja.113 11.100 5. Namun yang mempunyai peluang untuk dikembangkan adalah di Kabupaten Donggala. kemudian untuk memperoleh sapi bakalan untuk digemukkan dapat diperoleh dari seluruh daerah kabupaten.112 11.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi BAB II TINJAUAN ASPEK TERKAIT DENGAN PROFIL PROYEK 2.591 195. lokasi pengemukan cukup stategis karena dekat dengan pelabuhan laut.255 10.1.340 28. akan tetapi menyebar di beberapa Kabupaten/Kota. Tabel 1 Potensi Sapi Menurut Kabupaten / Kota di Propinsi Sulawesi Tengah Tahun 2003 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 KABUPATEN / KOTA Donggala Parigi Moutong Poso Morowali Banggai Bangkep Tolitoli Buol Palu Jumlah Produksi Sapi 47.217 17.

22 216 Toli-toli 1.410 1 1. POTENSI PAKAN HIJAUAN DAN LIMBAH PERTANIAN KABUPATEN / KOTA DI PROPINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2003 Donggala Padi Sawah 4. mengingat pakan hijauan yang dibutuhkan dalam usaha ini cukup tersedia.170 36 1.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi Potensi Pakan Usaha penggemukan sapi di Propinsi Sulawesi Tengah terbuka peluang untuk dikembangkan.164 Kabupaten / Kota Morowali Banggai 560 2.531 89 301 31 144 19 91 2 25 9 11 4 7 764 3. Gambar 1.672 4 Ubi Kayu 355 5 Ubi Jalar 209 6 Kacang Tanah 33 7 Kedelai 4 8 Kacang Hijau 6 6.758 Jumlah Sumber : Statistik Peternakan Dalam Angka Tahun 2003 1 2 No Komoditi Parimo 3.007 Poso 1.479 3 Jagung 1.205 778 93 70 11 5 2 2.545 Buol 260 26 286 76 27 35 6 1 4 435 Palu 16 16 73 15 16 3 1 124 BKPMD Sulawesi Tengah 5 .470 49 61 609 2.368 Padi Ladang 111 Padi (Sawah + Ladang) 4.348 160 92 38 9 9 3 7. Sapi Bakalan Tabel 2.110 Bankep 12 12 24 83 47 50 0. Untuk jelasnya pakan hijauan dan limbah pertanian dapat dilihat pada Gambar 2 dan Tabel 2 dibawah ini. disamping pakan lainnya seperti batang padi dan jagung serta jenis pakan hijauan lainnya.26 0. diantaranya adalah rumput raja dan rumput gajah yang dapat dikembangkan.411 34 62 32 4 0 1 1.348 3.

Lahan Pakan Hijauan 2. Kesehatan 6. Analisis Produksi Beberapa isu teknis operasional yang perlu diperhatikan dalam usaha penggemukan sapi diantaranya adalah: 1.4. walaupun belum dilayani oleh PDAM dan telepon seluler sudah terjangkau layanannya. Gambar 2.2. Pertambahan berat badan sapi dan 5. Pakan 2. yang merupakan jalan propinsi yang menghubungkan Kabupaten Donggala. Toli-toli dan Kota Palu dimana terdapat pelabuhan udara. SDM. serta dekat dari pinggir pantai. sumber mata air (sungai).Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi 2.3. demikian pula pelabuhan laut yang ada seperti pelabuhan Pantoloan dan pelabuhan feri di Taipa. pekerja lapangan (anak kandang) BKPMD Sulawesi Tengah 6 . Lokasi Usaha penggemukan sapi. Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. 2. Bakalan sapi 4. Pemilihan lokasi ini sesuai dengan persyaratan yang diperlukan antara lain: lahan untuk penanaman rumput raja dan rumput gajah seluas 50ha tersedia. Sarana dan Prasarana Lokasi usaha penggemukan yang direncanakan dapat dijangkau oleh kendaraan roda empat yang jaraknya lebih kurang 100km dari pusat kota Palu. Kandang 3. hasil penelitian lapangan menunjukkan bahwa lokasi yang tepat untuk usaha ini adalah di Desa Sikara. Prasarana dan sarana lainnya berupa listrik sudah terlayani oleh jaringan PLN dan sarana air bersih cukup tersedia.

Untuk tahap awal. beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai diantaranya adalah desain layout. Keberhasilan bisnis penggemukan sapi potong ini juga tidak terlepas dari dasar pengetahuan sumber daya manusia mengenai sapi.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi Jenis pakan yang diberikan adalah hijauan rumput dan konsentrat dengan persentase dominan adalah pakan hijauan dengan perbandingan 10 berbanding satu (10:1). sehingga berat akhir adalah antara 325 kg sampai dengan 400 kg. rencananya akan diusahakan sebanyak 100 ekor sapi. Kesemuanya itu harus diperhatikan dalam rangka mempermudah alur kegiatan pemeliharaan. Semua itu perlu diperhatikan mengingat kesehatan adalah salah satu faktor resiko yang sangat penting dalam usaha pemeliharaan hewan ternak. makanan dan genangan air serta persiapan pengangkutan sapi yang siap dijual. Selain itu. vitamin dan lain-lain. baik dari sisa kotoran. antibiotik. Kandang yang baik juga harus memberikan kenyamanan sapi agar bisa berkembang secara optimal. kemudahan proses pemberian pakan ternak dan minum sekaligus menyangkut kemudahan membersihkan kandang.6 kg/hari. kapasitas dan materi bangunan kandang terutama lantai dan atap kandang. Dalam hal ini. Adapun sapi bakalan adalah sapi yang terjamin kesehatannya dan berasal dari Brahman Cross yang berumur 1. dengan kenaikan berat badan rata-rata 0. Demi kelancaran semua kegiatan tersebut perlu pembekalan pengetahuan utamanya perihal pemeliharaan/ penggemukan sapi. mengingat jenis yang dipelihara sapi potong yang tujuan akhirnya adalah kenaikan berat badan yang signifikan. Jangka waktu penggemukan sapi ini adalah sekitar 120 hari atau 4 (empat ) bulan. sanitasi kandang tentu juga perlu diperhatikan. Angka ini akan ditingkatkan seiring dengan kebutuhan permintaan daging sapi di masa yang akan datang. Untuk tindakan pencegahan penyakit dilakukan secara serius. yang utamanya adalah dalam bentuk pemberian vaksinasi pencegahan antrax. dibutuhkan pengawas ataupun penanggung jawab yang membawahi anak kandang yang bertugas memelihara dan memenuhi segala keperluan sapi. BKPMD Sulawesi Tengah 7 . mulai dari kedatangan sapi bakalan. Untuk kandang.5-2 tahun dengan berat badan antara 200-300 kg.

l dan 10 orang tenaga kerja yang digunakan dalam mengurus sapi tersebut. sehingga dapat diperoleh gambaran biaya langsung operasinal dan hasil usaha penggemukan serta nilai jual yang diperoleh selama satu tahun. Tenaga kerja yang digunakan sebanyak 13 orang. Parameter teknis yang digunakan dalam menentukan hasil penggemukan sesuai dengan asumsi dasar yang digunakan antara lain : Periode waktu penggemukan adalah 120 hari. NPV dan IRR serta analisa sensitivitasnya. proyeksi cash flow serta parameter-parameter kelayakan finansial yang setidaknya mencakup tingkat pengembalian dan payback period (masa pengembalian). Oleh karena itu perlu dikaji.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi 2.5. apakah usaha penggemukan sapi tersebut layak untuk dikembangkan dengan catatan bahwa usaha tersebut menggunakan sapi bakalan yang mempunai berat badan antara 200 kg sampai dengan 300 kg. Untuk jelasnya dapat dilihat pada Tabel 3 berikut. khususnya di Kabupaten Donggala. 2. Analisis Ekonomi dan Keuangan Analisis finansial usaha penggemukan sapi ini masih dalam tahap penggodokan dengan perhitungan biaya investasi dan modal kerja. dimana 3 orang tenaga administrasi.1 Analisa Teknis Investasi Dalam menentukan layak tidaknya suatu usaha perlu diuji dengan beberapa analisis yang sering digunakan. Jumlah sapi yang digemukan adalah 100 ekor. dan diharapkan dapat dilakukan sebanyak 3 kali dalam satu tahun. BKPMD Sulawesi Tengah 8 . namun tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan jika permintaan pasar terus meningkat. dan Kabupaten Parigi Moutong.5. Sapi bakalan diperoleh dari petani atau pasar hewan yang tersebar dibeberapa daerah yang merata di seluruh wilayah propinsi Sulawesi Tengah.

000.000 18 5 20 0. b. a.7333 0. a.500 100.500 3 10 2. c.000. b.000.000. b.000) SATUAN Hari Bulan Kali 3 Bulan 1 Tahun Kg Rp/Kg Orang Orang Bln/Orang Bln/Org Ha Rp Kg/Hr Kg/4 Bln Rp/ Kg Kg/Hari/Ekor Rp/Ekor/Hari Kg/Ekor/Hari Rp/Ekor/Hari Rp/Ekor/Bln Rp/Ekor Rp/Ekor Rp/Ekor Rp/Bln Rp % Tahun % % % JUMLAH 120 4 3 100 300 250 12. d.000.000 50 250. c. b. Hari kerja Bulan Frekuensi dalam tahun Sapi yang dibutuhkan Sapi yang dibutuhkan Rata-rata Bobot sapi Harga sapi Manajemen/ADMINISTRASI Operasional/Lapangan Gaji manajemen Gaji Oiperasional Lahan yang duibutukan Harga Lahan Pertambahan bobot Pertambahan bobot Harga Jual Konsumsi Rumput Biaya Rumput Konsumsi konsetrat Biaya Konsetrat Rata-rata pembelian tiap kabupaten Rata-rata penjualan Biaya kandang Biaya perwatan Kandang Biaya peralatan Tingkat Bunga Waktu Asing ( Rp.000 20 400 2 1.000) Sendiri ( 200. b.000 100. a. Aspek Teknis NO 1 Periode Penggemukan KETERANGAN a. a. 550. a. b.2667 2 Pengadaan Sapi 3 Tenaga Kerja 4 5 Lahan Penggemukan Sapi 6 Pakan 7 8 9 Obat-obatan Transportasi Kandang dan Peralatan 10 11 12 Pinjaman Pajak Modal Investasi BKPMD Sulawesi Tengah 9 .000 600. a. a.000 25. a.100 2. b.000.000 500. c. d.000 0. b. b. c.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi TABEL 3. a. c.6 72 15. d. b. c.000 19.

000.000 46.545.800.000 1.000 255.250.250.559.000 46.000 1.000 550.000.000 796.080 315.000 34.000.559.325.559. apakah usaha tersebut dapat memberikan harapan bagi investor untuk menanamkan modalnya pada usaha ini.000 Biaya Notariat dan perizinan Biaya Perlengkapan Kantor Biaya Lainnya Total Biaya Pra Operacional A2 Kandang Peralatan 250.000 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5 34.559.000.000 1.000.000.534.000.000 200.000 1.544. Adapun proyeksi laporan laba / rugi dapat dilihat pada Tabel 4 berikut.250.350.250.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi 2.000 3.000.000.1 III A1 PENERIMAAN Hargta Penjualan (100 Ekor).175.000 295.000 306.559. Proyeksi Laba – Rugi No 1 Pinjaman Modal sendiri Saldo Awal Bulan Dana yang ada II 2.000 262.250.000 1. 297Kg/ekor Total Penerimaan PENGELIUARAN Investasi Pra Operasi Tanah 50 Ha @5.000 1.000 250.000 1.000 1.080 306. Tabel 4.000 12.000 U R A I A N Modal Usaha : 550.000.000 1.800.946 BKPMD Sulawesi Tengah 10 .559.325.250.000.250.000.000 246.000 25.250.559.000 255.559.2 Analisa Proyeksi Laba/Rugi Untuk mengetahui perkembangan usaha penggemukan sapi.5.325. tercermin dari laporan laba / rugi setiap tahunnya.545.000 1.534.000 1.000 200.000.000 TOTAL 550.000 7.000 295.500.559.000 19.559.175.946 315.250.000.250.544.

000 0 12.000.000.000 715.000 4.176.000 504.000.000.000.000 30.500.080. Vitamin Total Beban Operasi Beban Administrasi Umum Gaji Mngt / Staff Adm.000 76.000.113.000.675.000.000 54.000 135.000.486 315.935.432 78.000 119.000.000 1.500.000.000 54.000.000 110.000 1.000 1.000.000 4.000 6.000 63.000.000 334.000.000 141.320.164.000 972.750.000.000.000.000 110.000 30.545.000.500. (10 orang) Pengadaan sapi ( 100 Ekor) @12000/kg Beban Transpor Pembelian Beban Pakan Beban Obat-obatan.000 2.000.000 30.000 72.000 18.000 6.500.080.886.000.000 141.544.000 141.000.000 18.000.500.000 24.175.000 18.000.000.000.886.817.568 394.239.000 9.113.000 4.000 810.000 6.000 369.000.000 110.189.580.669.000.000.500.000 1.000 972.000 715.000.000.000.000 135.500.000.000 972.000.500.000 1.000 6.568 42.080 72.000 810.000 18.400 51.000 6.000.594 80.000 3.520 306.000.000 319.000 4.000.406 403.000.000 9.082.000.000 9.000 18.000.946 72.000.000.000 199.317.000 18.113.633.733.500.000 3.325.000.317.000 30.000 270.500.000.000.000 110.000 54.000 6.000.325.582.500.000 1.000.500.000.000 2.000 141.500.000 73.000 1.675.175.000 141.000 189.000.500.113.000 369.000 211.000.000.000 18.000.500.432.820.000.000 30.000 9.000 46.000 1.000.000 76.000 62.600 76.675.568 51.500.000.406 24.406 42.000.500.000.000.000.000 1.800.000.000 255.534.000 1.000.000 54.000.000 1.000.500.155.919 322.113.000 10.000 110.000 135.000.500.000 72.000 10.000 1.000.000 381.000.320.500.000 6.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi Kendaraan Ops (bekas) Total Biaya A2 A3 B B1 B1a B1b B1c B1d B1E B2 B2a B2c Bunga Pinjaman 18%/Tahun Total Biaya Investasi (A) Modal Kerja Beban Operasi Gaji Langsung (Operasional) .430.000 295.000 72.000 10.950.000 126.500.000 810.000 10.000.000 9.675 BKPMD Sulawesi Tengah 11 .000 34.000.400 62.582.400 383.000 972.000 54.000 324.000 810.000.000 810.167.000 34.000. (3 Orang) Beban Kantor Pembayaran Pokok Kredit Bank Total Beban Administrasi & Umum Total Biaya Modal Kerja (B) Total A + B EBT Pajak (20%) Cash Flow 75.000 972.000 4.000 135.000.000 126.000 119.000.500.

000 U R A I A N Modal Usaha : 550.000.544.000.000 250.000 46.000 255.000.250.350.559.000.000 1.175.946 BKPMD Sulawesi Tengah 12 .250.000.000 46.000 7.000 1.1 III A1 PENERIMAAN Hargta Penjualan (100 Ekor). sehingga memudahkan dalam menganalisis.946 315.000 34.000 1.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi 2.080 315.000 295.250.000 306.000 1. Cash Flow No 1 Pinjaman Modal sendiri Saldo Awal Bulan Dana yang ada II 2.000 25.000.000.250.-.000 1.250.000 TOTAL 550.800.500.545.000 262.000 1.559.000 295.000 3.250.000 200.559.175.080 306.000 Biaya Notariat dan perizinan Biaya Perlengkapan Kantor Biaya Lainnya Total Biaya Pra Operacional A2 Kandang Peralatan 250.000 246.534. 715.559.000.559. dimana penerimaan dan pengeluaran dapat diketahui dan diprediksi.325. Analisis Cash Flow Untuk mengetahui perkembangan keluar masuknya dana setiap tahunnya tercermin dari cash flow.534. Adapun analisa cash flow dapat dilihat pada Tabel 5 berikut.800.250.559.559.325. investasi yang digunakan pada usaha ini yaitu sebesar Rp. Tabel 5.000 1.000 1.000 796.544.000.559.250.3.000. 297Kg/ekor Total Penerimaan PENGELIUARAN Investasi Pra Operasi Tanah 50 Ha @5.000 19.000 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5 34.000 255.325.250.675.000 200.000.000.000.000 12.000 550.000.000.559.250.000 1.5.000 1.000 1.559.545.

000.000 715.000.000.675.000 30.500.000 9.080 72.000 54.500.000.000 4.000.486 315.000 9.000.500.000 504.430.000 324.000 4.000 199.000 135.580.500.000.000 54.935.500.500.000 972. Vitamin Total Beban Operasi Beban Administrasi Umum Gaji Mngt / Staff Adm.000.000 141.000 972.000 1.500.000.000.000.500.500.520 306.000.400 383.000 135.000.000.950.000 76.000.500.000 6.000 189.000 10.544.000.500.000.000 10.000. (10 orang) Pengadaan sapi ( 100 Ekor) @12000/kg Beban Transpor Pembelian Beban Pakan Beban Obat-obatan.400 51.000.317.000 30.000 54.000 2.000.320.000 1.000 270.000 141.000 972.000 0 12.000 34.000.325.000 1.000 3.568 394.500.750.000.000.000.500.000 126.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi Kendaraan Ops (bekas) Total Biaya A2 A3 B B1 B1a B1b B1c B1d B1E B2 B2a B2c Bunga Pinjaman 18%/Tahun Total Biaya Investasi (A) Modal Kerja Beban Operasi Gaji Langsung (Operasional) .000.000 34.000 135.164.500.000 18.886.000.400 62.113.000 4.432 78.000 369.000.000.000 141.000 76.000.582.675 BKPMD Sulawesi Tengah 13 .000 4.000.000 141.000.000 18.000 72.000 54.000.733.000 10.082.000 1.000 6.000 18.000.189.080.000.000 6.325.000.000.000 810.000 6.239.820.000 46.000 295.000.000 810.000 73.406 42.000 30.000 110.000 54.500.000 24.000.432.000 18.000 6. (3 Orang) Beban Kantor Pembayaran Pokok Kredit Bank Total Beban Administrasi & Umum Total Biaya Modal Kerja (B) Total A + B EBT Pajak (20%) Cash Flow 75.000 119.000.669.000 1.500.000 18.000 1.000 30.000 255.000.633.000.000.113.000 810.000 810.946 72.000 2.500.000 9.080.000.000 6.000.167.000 1.406 403.000.500.000.000 110.000 10.675.000.568 51.406 24.175.000 1.000.155.000.000.800.000.000.000 211.500.000.000 18.817.000 381.000 1.500.320.176.000 (715.886.113.175.000 972.000.113.000.500.675.000 9.000.000 1.000 319.000 62.000 126.000 334.000.000 3.000.568 42.000.600 76.000 119.000 4.000 1.000 810.582.000 369.000 9.000) 72.545.000 18.000 110.000 110.000 63.000 1.000.000 135.000.919 322.000.000 6.000 30.000.000.000.534.000.000.000.000.000.317.113.000.000.000 972.000 110.500.000 72.594 80.000 141.

360 (823.000) 255. 4 tahun dan 3 tahun..351 Tahun 5 322.968 275.400 265.989.935.201.544.800.000 251. Payback Period Payback Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 295.055 (787.220.553.534.054 283.218. 17. maka payback adalah 3.562.242.000 251.495.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi 2.675.212.586.880.000) BKPMD Sulawesi Tengah 14 .000 3 Tahun. Untuk jelasnya lihat Tabel 6 berikut.000 295.996 217.600 275. menunjukkan bahwa usaha industri tepung ikan masih bisa bertahan. No 1 Pay Back Basis KET Tabel 6. 4 Bulan 3 Payback jika biaya produksi naik 10% 3.600 Tahun 3 306.080 260.5.400 260.430.5.675.189.642.430.536 (715.553.672 Tahun 4 315.544.675 274.672 Kesimpulan : Layak karena NPV lebih besar dari nilai investasi (715.214. 8 Bulan 2 Payback jika harga turun 10% 3.108 2.324 290.4. maupun turunnya harga produk masing-masing 10%.000 265.991.220. dan biaya variable meningkat masing-masing 10% .534.514.080 Rp 781. analisa sensitivitas menunjukkan bahwa apabila harga jual sapi turun. Net Present Value NVP Investasi Tahun 1 Tahun 2 Rp 919.026.500) 230.000 3 Tahun Kesimpulam : hanya dalam jangka waktu di bwah 4 tahun perusahaan sudah bisa BEP 2.5.113 255.Analisa sensitivitas dilakukan untuk mengetahui jika terjadi perubahan baik pada naiknya biaya variabel.968 NPV Jika Biaya Produksi naik 10% Rp 827. Untuk jelasnya dapat dilihat pada Tabel 7 berikut. Analisis Payback Period Dari analisa payback period menunjukkan bahwa investasi kembali 1 tahun 3 bulan.545. Analisis Net Present Value (NPV) Analisa Net Present Value menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh sesuai dengan umur ekonomis dengan tingkat bunga 18% maka diperoleh NPV sebesar Rp.000 2 tahun.800.946 268.000 306.212.880.702 230.989. No KETERANGAN 1 NPV Basis 2 NPV jika harga turun 10% 3 Table 7.250) 217.

400 260. 2.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi 2.38/SK/1999 Tgl 6 Oktober 1999 serta format perizinan dapat dilhat pada halaman lampiran.553.7.675.5.000 306.080 2 IRR jika harga naik 10% 0. demikian pula analisa sensitivitas dengan menaikkan biaya variabel dan menurunkan harga penjualan masing-masing sebesar 10 persen.220.500) 230.600 275.6.250) 217.4%.000) 255. Aspek Lingkungan Usaha penggemukan sapi kurang mempunyai dampak terhadap polusi.800. Aspek Pemasaran Potensi pasar sapi potong cukup tersedia.2951 (715.534.989. lihat Tabel 8 berikut.000 251.880.544.6. Aspek Legalitas dan Perizinan Untuk memperlancar proses permohonan perizinan bagi para investor yang ingin berusaha di wilayah propinsi Sulawesi Tengah ada beberapa langkah yang harus dilakukan sesuai dengan Kepmen Invest No.212. Analisis Internal Rate of Return (IRR) Analisa IRR basis menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh adalah sebesar 61.000 265. Tabel 8.672 Kesimpulan : Layak karena IRR lebih tinggi dari tingkat suku bunga 18% 2. 2. Internal Rate of Return No KETERANGAN IRR Investasi Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 1 IRR Basis 0.000 295.8. masih lebih tinggi dari tingkat suku bunga 18%. utamanya polusi udara. daerah utama pemasarannya adalah Kalimantan Timur Kalimantan Selatan dan Pulau Jawa.968 3 IRR jika biaya produksi naik 10% 0.2015 (787.1584 (823.026. BKPMD Sulawesi Tengah 15 . Analisis atas seluruh aspek di atas disusun sedemikian rupa dengan dasar pemikiran adanya kemungkinan untuk mengembangkan peternakan sapi potong ini ke skala bisnis yang lebih besar dan mengarah pada pendirian RPH (Rumah Potong Hewan).430.242.

Total biaya yang dibutuhkan untuk penggemukan sapi sebesar Rp. dan waktu pengembalian modal selama 2. analisa aspek lingkungan dan analisa aspek legalitas. modal kerja sebesar Rp.000.-) dan biaya modal sendiri 26. dengan bunga pinjaman 18% dan masa pinjaman investasi selama 5 tahun dan kredit modal kerja selama 1 tahun.000. Analisa sensitivitas menunjukkan bahwa usaha penggemukan sapi tidak terpengaruh pada naiknya biaya variabel dan turunnya harga produk BKPMD Sulawesi Tengah 16 . Perhitungan kelayakan usaha penggemukan sapi menunjukkan bahwa usaha tersebut ádalah layak.536 tahun (2 tahun 8 bulan). 715..dengan NPV Rp. 750. sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah pedesaan.-).67% (Rp. 5.000.514.000.dan IRR sebesar 29. 550. analisa aspek ekonomi dan keuaangan. Usaha ini mempunyai peluang untuk dikembangkan karena cukup feasible untuk dijadikan usaha bagi calon investor.675.000. Penggemukan sapi merupakan usaha yang berpotensi untuk dikembangkan.1.51%. maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut : 1. 200.113. analisa aspek pemasaran.000. Kesimpulan Bertitik tolak dari pemaparan dari analisa aspek produksi. 3..000. 2. modal investasi sebesar Rp.Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi BAB III PENUTUP 3. 46. 919.33% (Rp.000. Usaha ini dapat dikembangkan pada lokasi yang memiliki lahan penggembalaan yang tersebar di Propinsi Sulawesi Tengah.000. 4.yang dibiayai dari pinjaman kredit 73..

BKPMD Sulawesi Tengah 17 .2. khususnya pada aspek pemasaran. utamanya para birokrat di Sulawesi Tengah. maka usaha penggemukan sapi layak untuk direalisasikan. pihak yang terkait seyogyanya juga turut berpartisipasi dalam pembinaan usaha ini. 3. 4. tingkat teknologi dan aspek keuangan. Berdasarkan potensi yang ada meliputi prospek pasar. Saran 1. 2. Untuk menjamin kelancaran usaha penggemukan sapi.455077 atau 081341016017 Kontak Person. Perlu jaminan dan kemudahan dalam pengurusan dan perizinan dalam mendirikan usaha penggemukan sapi. Diharapkan untuk segera melakukan kontak bisnis dengan pihak Pemprov / Pemkab atau menghubungi 0451 .Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi 3. antara lain dalam bentuk dukungan pelayanan dan informasi untuk perluasan pasar domestik.

SP Pabean Bahan Modal .Amdal Fasilitas yang Diperoleh Lembaga yang Berwenang Waktu yang Diperlukan Perkiraan Biaya yang Muncul Keterangan BKPMD Sulawesi Tengah 18 .RPTK .APIT .IUT Daerah .Lokasi .HO .SP Penanaman Modal .SP Pabean Barang Modal .Studi Kelayakan Penggemukkan Sapi Lampiran Format Perizinan Usaha Penggemukkan Sapi Jenis Perijinan Ijin Pusat .IMB .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->