P. 1
CERITA PANJI SEMIRANG

CERITA PANJI SEMIRANG

|Views: 4,185|Likes:
Dipublikasikan oleh decemberman

More info:

Published by: decemberman on Aug 27, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2013

pdf

text

original

CERITA PANJI SEMIRANG

Cerita Panji merupakan cerita Jawa asli. Cerita ini timbul pada zaman Kerajaan Kediri dan Jonggala. Tetapi menurut Prof. Poerbatjaraka baru dibukukan (disalin) pada zaman Kerajaan Mojopahit. Cerita Panji dianggap bersumber dari Kakawin Smaradahana yang ditulis oleh Mpu Dharmaja. Jadi ditulis dari bahasa Jawa kuno. Hingga sekarang Cerita Panji ini banyak macamnya. Tetapi pokok ceritanya sama, yaitu tentang Panji Semirang. Nama-nama lainnya ialah: Hikayat Panji Kuda Semirang, Hikayat Dalang Indera Kusuma, Mesa Lara Kusuma Cabut Tunggal, Mesa Urip Panji Jayalelana, Undakan Panurat, Panji Jayang Tilam, Dewa Asmara, Endang Malat, Mesa Taman Wilakusuma, Panji Wilakusuma, Cekel Waneng Pati, Jaran Kinanti Asmarandana, atau Hikayat Noyokusumo. Di Palembang cerita ini dikenal dengan nama Anggreni. Di Bali dikenal dengan nama Malat. Dalam bentuk syair dikenal dengan nama Syair Ken Tambuhan dan Syair Panji Semirang. Secara ringkas, cerita panji ini adalah sebagai berikut. Raja Daha mempunyai dua orang putri. Dengan permaisurinya ia berputra seorang bernama Galuh Candra Kirana, seorang putri yang cantik, dan lemah-lembut tutur katanya membuat orang tertarik kepadanya. Seorang putri lagi bernama Galuh Ajeng, keturunan yang diperoleh atas perkawinan dengan selirnya bernama Paduka Liku. Tabiat Galuh Ajeng tidak baik dan selalu iri hati terhadap kakak tirinya, Galuh Candra Kirana. Dayang-dayang dan orang-orang istana tidak senang kepadanya. Baginda raja mempunyai beberapa orang saudara. Seorang menjadi raja di Kahuripan dan seorang menjadi raja Gagelang, seorang lagi wanita, menjadi pertapa di Gunung Wilis dengan gelar Gandasan. Raja Kahuripan mempunyai seorang putra yang tampan dan baik perangainya, bernama Raden Inu Kertapati. Raja Kahuripan ingin supaya putranya menikah dengan putri layaknya sebagai menantu raja. Pilihan jatuh kepada putrid saudaranya yang cantik, yaitu Galuh Candra Kirana. Dikirimlah utusan ke Daha untuk meminang, dan dengan, senang hati raja dan rakyat menerima pinangan itu. Paduka Liku sajalah yang tidak senang. Timbul maksud jahatnya menyingkirkan permaisuri serta Galuh Candra Kirana, agar ia dapat menggantikan kedudukan sebagai permaisuri dan galuh Ajeng dapat dijodohkan dengan Raden Inu Kertapati.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->