Anda di halaman 1dari 3

GASTRITIS BAKTERI

• Helicobacter pylori (H. pylori) adalah suatu bakteri yang menyebabkan


peradangan lapisan lambung yang kronis (gastritis) pada manusia.
• Bakteri ini juga adalah penyebab yang paling umum dari ulcers diseluruh dunia.
Prevalensi gastritis yang berhubungan dengan H. Pylori meningkat dengan bertambahnya
usia dengan asumsi bahwa organisasi didapat sewaktu orang bertambah tua.
• menyebabkan :
- gastritis antral
- ulkus peptikum
- ulkus dan Ca lambung
• Transmisi antar host terjadi melalui rute oral-oral dan fecal-oral.
• Dalam lambung, mikroorganisme tersebut hidup di dalam atau di bawah lapisan
mukosa yang berdekatan dengan epitelium.
• Juga ditemukan dalam jumlah kecil di duodenum, saliva dan feses.
MORFOLOGI
• Batang gram negatif, bentuk spiral
• Flagella jamak di satu kutub
• Motil
• Kebutuhan oksigen mikroaerofilik
• Media Skirrow yang mengandung antibiotika (vankomicin, polimiksin B,
trimetropim)
Media coklat agar
• Oksidase +
• Katalase +
• Urease +
• Protease +
SIFAT
1. HP dapat merubah lingkungan mikro disekitarnya menjadi bersifat agak basa,
sehingga dia bisa tinggal dan berkoloni dilapisan lendir mukosa lambung.
2. mempunyai alat flagella, untuk membor mukosa lambung, sehingga bisa lebih
mudah masuk kedalam dasar kripta/ cekungan mukosa dan menetap ditempat itu.
3. HP mempengaruhi sistem imunitas tubuh kita untuk tidak mengenali dirinya sebagai
benda asing/non-self, melainkan sebagai bagian organ jaringan lambung/self
sehingga tidak dapat dikenali sebagai ‘invader’ atau penyusup yang harus diberantas oleh
sel limfosit-T.
4. HP bisa resisten terhadap terapi yang diberikan, dengan cara bakteri tersebut
membuat zat anti terhadap bahan aktif anti-mikroba yang diberikan.
PATOGENESIS
Helicobacter pylori menembus lambung

gastritis hipoklorhidria

inflmasi sel PMN &mononuklear

lisis sel

atrofi glandular

potensial Ca gaster

Helicobacter pylori menempel di permukaan dalam tukak lambung


(melalui interaksi-interaksi antara membran bakteri lektin dan oligosakarida spesifik
dari glikoprotein membran sel-sel epitel lambung)

produksi racun VacA.

Racun VacA bekerja dalam menghancurkan keutuhan sel-sel tepi lambung.
pengubahan fungsi endolisosom, peningkatan permeabilitas parasel,
pembentukan pori dalam membran plasma, apoptosis

Lokasi infeksi Helicobacter pylori di bagian bawah lambung dan mengakibatkan
peradangan hebat, komplikasi pendarahan dan pembentukan lubang-lubang.

Peradangan kronis pada bagian distal lambung meningkatkan produksi asam lambung
dari bagian badan atas lambung yang tidak terinfeksi.

Ini menambah perkembangan tukak lebih besar di usus duabelas jari.
GEJALA KLINIS
• Mual
• Muntah
• Demam
UJI DIAGNOSTIK LABORATORIUM
• Spesiman :
- biopsi lambung
- darah
• Smear :
- gram
- impregnasi perak
• Uji khusus : uji urease
Diagnosa terhadap infeksi H. pylori
A. Metode Invasif
1. Endoskopi
2. Histologi
3. PCR (Polymerase Chain Reaction)
4. Uji Urease
5. Mucosal Immune Respons
6. Uji Urease

B. Metode Non Invasif


1. Serologi
2. Pepsinogen
3. Urea Breath Test
TERAPI
• Triple drug therapy :
- Metronidazole
- Amoksilin /tetrasiklin
- PPI (proton pump Inhibitor)
• Selama kurang lebih 14 hari
• H. pylori adalah sulit untuk dibasmi dari perut karena ia mampu mengembangkan
perlawanan terhadap antibiotik-antibiotik yang biasa digunakan. Oleh karenanya,
dua atau tiga antibiotik-antibiotik biasanya diberikan bersama dengan suatu
campuran yang mengandung PPI dan/atau bismuth untuk membasmi bakteri.
Bismuth dan PPIs mempunyai efek-efek anti H. pylori. Contoh-contoh dari
kombinasi-kombinasi obat-obat yang efektif adalah:
• Suatu PPI, amoxicillin (Amoxil) dan clarithromycin (Biaxin)
• Suatu PPI, metronidazole (Flagyl), tetracycline dan bismuth subsalicylate