P. 1
1021

1021

|Views: 6,764|Likes:
Dipublikasikan oleh iain-su

More info:

Published by: iain-su on Aug 28, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2013

pdf

text

original

Menurut Mulyadi (2001:163-164) sistem pengendalian intern berdasarkan

tujuannya dapat dibagi menjadi 2 (dua) macam, yaitu:

1. Pengendalian intern akuntansi (internal accounting control).

Pengendalian intern akuntansi meliputi struktur organisasi, metode

dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan terutama untuk menjaga kekayaan

organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi sehingga dapat

memberikan jaminan kekayaan para investor atau kreditur yang ditanamkan

dalam perusahaan dan akan menghasilkan laporan keuangan yang dapat

dipercaya. Pengendalian intern akuntansi disebut juga preventive control yang

dibuat untuk mencegah terjadinya ketidakefisienan.

2. Pengendalian intern administratif (internal administrative control).

Pengendalian intern administratif meliputi struktur organisasi, metode

dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan terutama untuk mendorong efisiensi

dan dipatuhinya kebijakan manajemen. Pengendalian intern administratif

disebut juga feedback control yang dibuat untuk memperoleh informasi

mengenai hasil operasi apakah pelaksanaan pekerjaan menyimpang dari

rencana dan apakah ada atau tidak ketidakefisienan dalam pelaksanaan

operasi.

9

Tujuan sistem pengendalian intern menurut Baridwan (1991:13) adalah

sebagai berikut:

1. Menjaga keamanan harta milik suatu organisasi.

2. Memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi.

3. Memajukan efisiensi dalam operasi.

4. Membantu menjaga agar tidak ada yang menyimpang dari kebijaksanaan

manajemen yang telah ditetapkan lebih dahulu.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->