Anda di halaman 1dari 5

Contoh Perencanaan Tulangan

Geser Punching pada Pelat


Iswandi Imran, PhD

Struktur flat-plate setebal 150 mm (d = 115


mm) ditumpu oleh kolom persegi 300x300
dengan spasi 4,5 m arah Utara-Selatan dan
5 m arah Timur-Barat. Gaya geser terfaktor
yang bekerja pada penampang kritis geser
di sekitar kolom interior (yang berada
sejarak d/2=57,5 mm dari muka kolom)
adalah 299,2 kN (Beban ultimit yang bekerja
= 13,4 kN/m2). Cek kapasitas sambungan
pelat-kolom dalam menahan geser yang
bekerja. Desain tulangan geser jenis “stud”
bila diperlukan (Mutu beton =20 MPa).

1
Jawab

• b1 = c1 + 115 = 415 mm
• b2 = c2 + 115 = 415 mm
• bo = 2x(415+415) = 1660 mm

Vu
= 299,2 / 0,75 = 398,9 kN
φ

Syarat desain Æ V u ≤ φ (V c + V s )

dimana φ = 0,75 untuk geser dan torsi

Dari 3 persamaan geser untuk sambungan pelat, yang menentukan adalah:


Vc = 1 3 20 × bo d = 1 3 × 20 ×1660 ×115 103 = 284,6kN < 398,9kN

Jadi tulangan geser dibutuhkan.


Jika menggunakan sengkang Æ V c = 142,3 kN
Jika menggunakan “studs” maka sumbangan beton dalam menahan geser:
Vc = 1 4 20 × bo d = 1 4 × 20 × 1660 × 115 10 3 = 213,4 kN
Sehingga:

Vs = Vu φ − Vc = 299 , 2 0,75 − 213,4 = 185 ,5kN

Tegangan geser maksimum vu yang diijinkan untuk “studs” adalah:


vu .max = φ × 2 3 f c' = 0,75 × 2 3 × 20 = 2,24 MPa
Vu ,max = 2,24 ×1660 ×115 / 1000 = 427,6 kN (OK)

2
Untuk menahan geser tersebut, gunakan 8 buah “stud rail”, masing-masing
dengan 4 buah stud berdiameter 10 mm dan dengan diameter kepalanya
31 mm (Lihat Gambar). Mutu baja yang digunakan = 400 MPa. Spasi “stud”
yang digunakan tergantung pada tegangan geser pada penampang kritis.
Spasi yang lebih kecil harus digunakan bila tegangannya melebihi:

v u lim it = φ (1 2 ) f c' = 1,68 MPa

Teg geser pada d 2 dari muka kolom adalah: Vu = 299 .2 kN , sehingga

vu1 = 299,2 (1660 ×115) = 1,57 MPa

Nilai ini lebih kecil daripada nilai batas 1,68 MPa. Jadi stud pertama diletakkan
pada lokasi sejarak maksimum d/2 =57,5 mm dari muka kolom. Spasi
maksimum untuk “studs” yang berikutnya harus lebih kecil daripada 0,75 d
= 86,25 mm Æ Letakan stud pertama sejarak 50 mm dari muka kolom
dan spasi untuk stud berikutnya = 80 mm (Lihat gambar)

Pemasangan Tulangan Geser “Stud”

3
Berdasarkan gambar, “stud” terluar berada pada jarak 50mm + 3x80mm =
290 mm dari muka kolom. Penampang kritis terluar berada pada jarak 290
+ d/2 = 347,5mm dari muka kolom. Keliling penampang kritis terluar adalah:

bo = 4 [( ) ]
2 × 347 ,5 + 300 = 3165 ,5 mm

Luas area yang dibatasi oleh penampang kritis terluar adalah:

= [4(347,5 × 347,5) / 2 + 4 × (300× 347,5) + (300× 300)] mm2


= 748.512,5 mm 2 = 0,75 m 2
Gaya geser terfaktor yang bekerja pada penampang kritis terluar adalah:

( )
Vu = 13,4 kN m 2 × 4,5m × 5m − 0,75m 2 = 291,45 kN
dan,
219 , 45
vu = = 0,8 MPa
3165 ,5 × 115

Teg geser di penampang kritis terluar dibatasi sebesar: vu = φ (1 6) 20 = 0,56 MPa


Karena nilai ini < v u = 0 . 8 MPa maka dibutuhkan stud tambahan.

Coba gunakan 8 stud dimasing-masing rel. Jadi jarak penampang kritis terluar
dari muka kolom adalah (50 + 7 × 80 + 57,5) = 667,5 mm.

( )
bo = 4 2 × 667,5 + 4 × 300 = 4975,4 mm
Luas area yang dibatasi oleh penampang kritis terluar:

[ ( ) ]
= 4(300 × 667 ,5 ) + 4 × 667 ,5 2 / 2 + (300 × 300 ) = 1.782 .112 ,5m 2 = 1,78 m 2

( )
Vu = 13,4 4,5m × 5m − 1,78m 2 = 277 ,65 kN
277.650
vu = = 0,49 MPa
4975,4 × 115
φv c = 0,56 MPa

Karena v u = 0 , 49 MPa kurang dari φ v c = 0 ,56 MPa , maka pengaturan


pemasangan stud diatas sudah OK.

4
Cek tegangan geser di penampang kritis terdalam:

Dari perhitungan sebelumnya: bo = 1660 mm


Vu = 299,2 kN
vu = Vu / bo d = 1,57 MPa
Tegangan geser yang dipikul studs adalah:

8 × 78 ,5 mm 2 × 400 MPa
vs = = 1,9 MPa
1660 mm × 80 mm
Tegangan geser maksimum yang diijinkan untuk dipikul beton =

1 4 f c' .= 1,12 MPa


Jadi kuat geser maksimum
φ (v c + v s ) = 0 ,75 (1,12 + 1,9 ) = 2 ,19 MPa

Nilai ini melebihi v u = 1,57 MPa

Jadi gunakan 8 baris stud rail yang terdiri atas 8 buah stud berdiameter 10 mm.
Stud I dipasang sejarak 50 mm dan selebihnya dipasang berspasi 80 mm.