Anda di halaman 1dari 7

Perencanaan Geser Akibat

Momen Unbalanced
Iswandi Imran

Momen “Unbalanced”
• Khususnya terjadi di kolom eksterior
• SNI Pasal 15.6 (Pers. 92) mensyaratkan
peninjauan momen tak imbang berikut
pada kolom interior:

• Sebagian momen tak imbang ini harus


ditransfer ke kolom melalui geser.

1
Transfer Momen Unbalanced
pada Kolom Interior

Nilai γv dan γf

1
γf = (Pasal 15.5)
b1
1 + (2 / 3)
b2

γ v = 1− γ f

2
Distribusi
Geser

Transfer Momen Unbalanced


pada Kolom Exterior

3
Distribusi
Geser

Momen Inersi Polar, Jc


Penampang Geser Kritis pada
Sambungan
2
Jc = ( Ix + I y ) + {
Ax
{ {

} }
bd 3
db 3 } 2
= + + (bd ) x
12 12

4
Perimeter Geser Kritis Kolom Interior

2
2(b1d 3 ) 2(db13 ) ⎛b ⎞
Jc = + + 2(b2 d )⎜ 1 ⎟
12 12 ⎝2⎠
Ix Iy Ax muka AB dan CD
2
{ {
Muka BC dan DA

Catatan:
b1 adalah panjang sisi penampang geser yang tegak lurus sumbu momen
b2 adalah panjang sisi penampang geser yang sejajar sumbu momen

Perimeter Geser Kritis


pada Kolom Tepi
Jarak sumbu pusat Z-Z:
Momen dari luas sisi - sisi thd AB
C AB =
Luas total sisi - sisi
2(b1d )b1 / 2
=
2(b1d ) + b2 d
Jarak sumbu pusat W-W:

CCB = CAD = b2/2


2
2(b1d 3 ) 2(db13 ) ⎛b ⎞
J c , zz = + + 2(b1d )⎜ 1 − C AB ⎟ + (b2 d )C AB
2

12 12 ⎝ 2 ⎠
b2 d 3 db23
J c , ww = + + 2(b1d )CCB
2

12 12

5
Perimeter Geser Kritis
pada Kolom Sudut
Jarak sumbu pusat Z-Z:
Momen dari luas sisi - sisi thd AB
C AB =
Luas total sisi - sisi
(b1d )b1 / 2
=
b1d + b2 d

2
b1d 3 db13 ⎛b ⎞
J c , zz = + + b1d ⎜ 1 − C AB ⎟ + (b2 d )C AB
2

12 12 ⎝2 ⎠

6
7