Anda di halaman 1dari 6

INDEKS HARGA

Pengantar
Bila kita dihadapkan pada data angka-angka dan diminta untuk membuat kesimpulan sejauh mana
perubahan yang terjadi akan menjadi kesulitan bagi kita untuk menyimpulkannya. Untuk itu dalam
analisis data dengan menggunakan metode statistik, ada salah satu cara yang dapat membantu kita
untuk melihat sejauh mana perubahan terjadi yaitu dengan menggunakan angka indeks. Dalam materi ini
kita akan mempelajari bagaimana penggunaan secara sederhana alat itu untuk membantu kita melihat
perubahan yang terjadi.

Standar Kompetensi
Memahami Produk Domestik Bruto (PDB) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Produk Nasional Bruto
(PNB), Pendapatan Nasional (PN)

Kompetensi Dasar:
Mendeskripsikan indeks harga dan inflasi

Indikator:
Í Mendeskripsikan pengertian angka indeks
Í Mengidentifikasi macam angka indeks
Í Mendeskripsikan perkembangan indeks harga
Í Menyimpulkan macam indeks harga
Í Menguraikan cara menyusun indeks harga
Í Melakukan perhitungan indeks harga dengan beberapa metode

Pengertian Angka Indeks


Adalah suatu ukuran statistik untuk menyatakan perubahan-perubahan relatif yang terjadi dari waktu ke
waktu sebuah atau lebih karakteritik atau variabel lainnya yang dinyatakan dalam bentuk persentase.
Angka indeks merupakan suatu prosentase tetapi dalam penulisannya sering persentasenya tidak
dituliskan.

Macam Angka Indeks


1. Angka Indeks Harga
Adalah suatu ukuran yang menunjukkan tentang perubahan harga dari sautu periode ke periode
lainnya.
2. Angka Indeks Kuantita
Angka indeks yang menunjukkan perubahan-perubahan yang terjadi pada jumlah komoditas yang
dikonsumsi dari waktu ke waktu.
3. Angka Indeks Nilai
Angka indeks yang menunjukkan perubahan nilai uang dari suatu periode ke periode lain.

Latar Belakang Perkembangan Indeks Harga


Dalam ilmu ekonomi, harga diartikan sebagai ukuran berkenaan dengan nilai suatu barang dalam
pertukaran. Adanya harga pada dasarnya karena kelangkaan dan kegunaan. Agar mendapatkan barang
yang dibutuhkan, seseorang harus membayar sejumlah uang sesuai dengan yang ditentukan.
Harga barang yang terjadi di pasar seringkali berfluktuasi. Perubahan ini sering merugikan baik
produsen maupun konsumen. Oleh karena itu pemerintah sering ikut campur tangan dalam memetapkan
harga melalui politik harga. Melalui kebijakan tersebut diharapkan stabilitas harga dapat terjamin
sehingga tidak terjadi penetapan harga yang sewenang-wenang terutama oleh prihak produsen.
Dalam mengendalikan harga pemerintah secara kontinu membandingkan harga setiap komoditas
pada suatu peridode dengan periode lain. Untuk mengukur besarnya perubahan-perubahan tersebut
pemerintah menetapkan nilai standar atas dasar suatu periode tertentu yang dianggap normal atau
stabil. Nilai standar yang dijadikan pedoman oleh pemerintah ini disebut indeks harga.

Ciri Harga dan Indeks Harga


☺ Ciri Harga
Dilihat dari sifat dan fungsinya, harga penjualan barang yang diminta mempunyai ciri:
a. Tingi rendahnya harga barang umumnya ditentukan oleh nilai kegunaan barang.
b. Pembentukan harga barang sangat dipengaruhi oleh faktir biaya produksi dan besar kecilnya
permintaan.
c. Harga menunjukkan nilai tukar barang.
d. Harga dapat dijadikan alat pembanding untuk mengetahui penting tidaknya suatu barang dengan
barang lain atas dasar kegunaan.

☺ Ciri Indeks Harga


a. Menjadi nilai standar yang dijadikan pedoman untuk melakukan perbandingan harga dari waktu
ke waktu.
b. Penetapan indeks harga didasarkan atas hasil pengumpulan data dari sumber yang relevan.
c. Indeks harga ditetapkan tidak dari seluruh barang atau populasi barang melainkan dari sampel.
d. Ditetapkan dalam bentuk prosentase.
e. Penetapannya didasarkan waktu normal atau kondisi ekonomi stabil yang berjauhan dengan
waktu yang akan datang.

Peranan Indeks Harga dalam Ekonomi


1. Dapat digunakan sebagai alat untuk menetapkan kebijakan-kebijakan harga di masa yang akan
datang. Tujuannya, agar tidak terjadi penetapan harga yang sewenang-wenang.
2. Dapat dijadikan dasar perbandingan dalam mengukur tingkat kemajuan ekonomi sekarang dengan
masa sebelumnya.
3. Dapat menjadi dasar untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kemajuan ekonomi maupun
yang menghambatnya.
4. Dapat dijadikan dasar dalam menetapkan pola kebijakan ekonomi secara keseluruhan dan kebijakan
moneter.
Macam Indeks Harga
1. Indeks Harga Konsumen
Adalah ukuran statistik yang menunjukkan perubahan-perubahan pada harga komoditas dan jumlah
barang yang diminta oleh konsumen dari waktu-ke waktu.
Faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan harga konsumen:
a. Kebijakan pemerintah berkenaan dengan politik ekonomi dan moneter serta perdagangan luar
negeri.
b. Kebijakan harga yang ditetapkan pemerintah
c. Jumlah permintaan konsumen
d. Pandapatan masyarakat
e. Biaya produksi
f. Nilai mata uang

2. Indeks Harga Perdagangan Besar


Angka indeks yang menujukkan perubahan harga pembelian barang oleh pedagang besar dari
konsumen.
Kegunaannya: bagi pedagang besar dapat mengetahui sejauh mana perubahan-perubahan yang
terjadi pada harga-harga pembelian barang dan dapat dijadikan dasar untuk memperkirakan kondisi
harga yang mungkin terjadi pada masa yang akan datang.
Faktor yang mempengaruhi:
a. Kenaikan biaya produksi
b. Kebijakan politik dagang
c. Kebijakan di bidang moneter
d. Perubahan nilai uang

3. Indeks Harga yang Diterima dan Dibayar Petani


☺ Indeks harga yang diterima petani adalah indeks harga yang berhubungan dengan
penetapan harga dasar untuk barang-barang pertanian.
Faktor yang mempengaruhi:
a. harga pembelian obat-obatan yang diperlukan petani
b. jumlah hasil produksi
c. musim

☺ Indeks harga yang dibayar petani adalah indeks harga yang berhubungan dengan
penetapan harga kebutuhan pertanian.
Faktor yang mempengaruhi:
a. kebijakan pemerintah
b. biaya produksi
c. politik dagang
d. nilai uang
Langkah-Langkah Penyusunan Angka Indeks
Agar diperoleh angka indeks yang tepat, penyusunan angka indeks harus dilakukan sebaik-baiknya
berdasarkan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Merumuskan tujuan penyusunan angka indeks
2. Dalam melakukan perbandingan, data yang dikumpulkan harus dari sumber yang sama
3. Menetapkan periode dasar
Hal yang perlu diperhatikan:
a. Tahun yang dijadikan sebagai tahun dasar adalah tahun pada saat ekonomi dalan kepadaan stabil
atau normal
b. Tahun yang dijadikan sebagai dasar tidal jauh dari tahun yang dihitung angka indeksnya.
4. Pemilihan penimbang
Tetapkan faktor penimbang untuk membedakan penting tidaknnya suatu barang terhadap barang
lain.

Cara Perhitungan
1. Metode Tidak Tertimbang
Adalah cara perhitungan indeks harga yang tidak memperhatikan penimbang.

∑ Pn ∑ Qn
IA = x 100 Qo, n = x 100
∑ Po Selain itu ada pula Indeks kuantita ∑ Qo

2. Metode Tertimbang
Adalah metode perhitungan angka indeks yang memperhatikan faktor penimbang (wight)
a.
∑(Pn x W)
IA w = x 100
∑(Po x W)

b. Metode Laspeyers
Dalam metode ini peritungan angka indeks dengan menggunakan faktor penimbang jumlah
peroide dasar

∑(Pn x Q o )
IL = x 100
∑(Po x Qo )

c. Paasche
Dalam metode ini peritungan angka indeks dengan menggunakan faktor penimbang jumlah
tahun ke-n

∑(Pn x Qn )
IP = x 100
∑(Po x Qn )
d. Marshall Edgeward
Dalam metode ini peritungan angka indeks dengan menggabungkan kuantitas tahun dasar dan
tahun ke-n

∑(Qn + Qo ) x Pn
IM = x 100
∑(Qn + Qo ) x Pn

Contoh:
1. Diketahui data sebagai berikut:
Jml terjual (satuan) Harga per satuan
Jenis Barang
Agust Sept Okt Agust Sept Okt
Buku Tulis 125 130 150 1250 1250 1300
Ballpoint 75 80 100 1500 1550 1550
Pinsil 50 70 75 2000 2100 2200
Bila bulan Agustus menjadi periode dasar dan diketahui secara berturut-turut faktor
penimbangnya 10, 8, 5 tentukan:
a. Indeks kuantita
b. Indeks harga metode tidak tertimbang (metode sederhana) Untuk periode
c. Indeks harga tertimbang September dan
Oktober
2. Diketahui data sebagai berikut:
Harga per satuan
Jml terjual (unit)
Jenis ( juta Rp)
2002 2003 2004 2002 2003 2004
Sedan 200 210 205 300 305 310
Niaga 80 82 100 150 150 155
Penumpang 60 75 70 350 355 360
Sepeda Motor 500 1200 1000 12 13,5 13,75
Bila tahun 2002 menjadi tahun dasar, hitunglah:
a. indeks kuantita
b. indeks harga metode sederhana Untuk periode 2003 dan 2004
c. indeks harga metode Laspeyers

3. Diketahui data sebagai berikut:


Jml terjual Harga per satuan
Merek Bila bulan Oktober menjadi periode
(satuan) ( juta Rp)
Mobil dasar hitunglah indeks harga
Okt Nov Okt Nov
dengan metode Paschee
Honda 50 52 250 252
Suzuki 45 46 140 145
Toyota 48 48 200 204
1.
Jenis Jml terjual (satuan) Harga per satuan PxW
W
Barang Agust Sept Okt Agust Sept Okt Po x W Pn x W Pn x W
Buku Tulis 125 130 150 1250 1250 1300
Ballpoint 75 80 100 1500 1550 1550
Pinsil 50 70 75 2000 2100 2200
3

2.
Harga per satuan
Jml terjual (unit) P x Qo
( juta Rp)
Jenis 2002 2003 2004 2002 2003 2004 Po x Qo Pn x Qo Pn x Qo
Sedan 200 210 205 300 305 310
Niaga 80 82 100 150 150 155
Penumpang 60 75 70 350 355 360
Sepeda Motor 500 1200 1000 12 13,5 13,75
3

3.
Harga per
Jml terjual
Merek satuan P x Qn
(satuan)
Mobil ( juta Rp)
Okt Nov Okt Nov Po x Qn Pn x Qn
Honda 50 52 250 252
Suzuki 45 46 140 145
Toyota 48 48 200 204
3