A. UMUM 1. Kekuasaan kehakiman di Indonesia dilaksanakan di 4 lingkungan peradilan a.

Sebutkan 4 lingkungan peradilan tersebut,dasar hukum dan wewenangnya masing-masing! b. Bagaimana kedudukan pengadilan niaga dan pengadilan ad hoc HAM dihubungkan dengan lingkungan peradilan ersebut? c. Sebutkan perbedaan HAPidana dan HAPerdata minimal 5! 2. PHI adalah ilmu pengantar yang mempelajari hukum positif Indonesia. a. Jelakan perbedaan PIH dan PHI! b. Jelaskan dengan contoh yang dimaksud hukum positif!apakah ada perbedaannya dengan tata negara? c. Mengapa sejarah hukum perlu dipelajari untuk memahami hukum positif,jelaskan disertai contohnya! 3. Tata hukum,politik hukum a. Jelaskan Tata hukum menurut Soediman K dan Kusumadi! Soediman K : b. Apa yang dimaksud dengan politik hukum dan dimana terdapat pengaturan pollitik hukum Indonesia ?jelaskan dengan contoh! c. Apa perbedaan pendapat mengenai tata hukum menurut kusumadi? 4. Jelaskan issue globalisasi yang sangat berpengaruh terhadap penyesuaian hukum indonesia! 5. Mengapa ada bagian hukum yang semula privat menjadi publik? 6. Sejarah hukum Indonesia!

B. HUKUM ANTAR TATA HUKUM 1. dsfs a. Mengapa terjadi hukum perselisihan?berikan contoh kasus (titik pertautan primer ) dan penyelesainnya ( titik taut sekunder )! b. Sebutkan dan jelaskan macam-macam hukum perselisihan!bidang mana yang masih berlaku dan yang sudah tidak berlaku lagi? 2. Politik hukum pemerintah belanda membagi penduduk kedalam 3 golongan.

Siapa saja yang menjadi subjek hukumnya? D.a. Jelaskan sejarah berlakunya KUHP di Indonesia! . Sebutkan dan jelaskan asas-asas yang berhubungan dengan hukum pidana!dasar hukumnya? c. Kapankah hukum pidana berlaku di Indonesia? b. apa tujuan pemerintah belanda membagi penduduk dalam 3 golongan? b. Sebutkan dasar hukum pembagian golongan tersebut! c. Sebutkan dan jelaskan teori mengikatnya hukum internasional! 2. Sebutkan dan jelaskan sumber formal hukum internasional! b. Bagaimana hubungan hukum nasional dan hukum internasional? indonesia menganut yang mana? c. Apakah perbedaan kejahatan dan pelanggaran? 2. Bagaiamana sistematika KUHPidana? c. HI a. Apa tujuan hukum pidana? b. Masalah hukum apakah yang tiimbul apabila ada hubungan hukum antara orang dari golongan berbeda?bagaimana penyelesainnya? C. HPid a. HUKUM INTERNASIONAL 1. Hpid a. Apa yang anda ketahui tentang hukum internasional? b. HI a. HUKUM PIDANA 1.

Hperdata a. Apakah hukum perdata merupakan hukum positif? d. Jelaskanan beberapa asas HTN menurut UUD 1945 c. Di bidang perdata masih ada pluralisme a. Apa yang dimaksud hukum acara?ada berapa macam hukum acara tersebut? 2. HAN a. Apa yang dimaksud hukum perdata masiih dualisme? F. Sebutkan sumber-sumber hukum perdata! c. HUKUM ACARA 1. Jelaskan disertai contohnya hubungan hukum dalam HTN! 2. Uraikan sejarah ketataanegaraan RI! b. Sebutkan beberapa asas HAN! b. Apa bukti bahwa hukum perdata masih plural? b.E. Bagaimana sistematika KUHPerdata menurut BW dan menurut ilmu pengetahuan? e. Uraiakan tugas dan wewenang lembaga negara menurut UUD yang telah diamandemen! d. Bagaimana cara menghilangakan pluralisme tersebut?\ c. HTN a.dimana pengaturannya? b. Sebutkan sistematika formal dan materil BW! e. Apa yang dimaksud hukum perdata. Apa saja yang tidak diatur dalam BW buku I dan BW buku II? 2. HUKUM TATA NEGARA DAN TATA USAHA NEGARA 1. Uraikan sejarah berlakunya BW di Indonesia! d. Bagaiamana cara perluasan berlakunya hukum perdata barat kepada golongan bukan eropa? 3. HUKUM PERDATA 1. Perbedaan HAPid dan HAPer? G. Jelaskan disertai contoh hubungan hukum dlam HAN .

Asas praduga tidak bersalah 15.kodifikasi.c.Hak exteritorialitas . Pacta sunt servanda 4. Jelaskan disertai contoh perbedaan HAN dan HTN H. Tanah absentee 10.unifikasi 11. Penundukkan diri secara sukarela 6.Receptio in complexu 22.Hukum acara 16. Ne bis in idem 2. ISTILAH 1. Politik hukum 8.Hak guna usaha 24.Asas kedaulatan 23.Grasi 13.Titik taut primer dan sekunder 17. Sebutkan dan jelaskan bidang hukum yang awalnya termasuk dalam HAN tapi kemudian berdiri sendiri! e. Perkara koneksitas 5. Detournement de povoir 9.Nullum delictum noela poena sine prdevia lege poenale 14.Alternement 20.Lex specialis derogat legi generalis 12. Mengapa HAN sulit dikodifikasikan? d.Hak interpelasi 18.Kompilasi.Kabinet presidensial 19. Asas oportunitas 3.Concordantee beginsel 21. Beschikking 7.

25.PERDATA SERTA CARA MENGHILANGKANNYA 4. PLURALISME DAN DUALISME HK. HAN→BERDIRI SENDIRI 5. SEJARAH HUKUM INDONESIA 2. PERBEDAAN PHI DAN PIH 3.Unus testis nullus testis YANG HARUS DICARI 1. 4 LINGKUNGAN KEKUASAAN KEHAKIMAN .

PRESIDEN.KY.MENGANUT YANG MANA? 8.BPK.MK 13.DPR.PERLUASAN PERDATA BAGI GOLONGAN BUKAN EROPA 12.PERBEDAAN HAN DAN HTN .MA. INTL DAN NASINAL.MPR. HK.HUBUNGAN HUKUM DALAM HTN DAN HAN 14.6. HUB.SISTEMATIKA FORMAL DAN MATERIL BW 11. PRIVAT→PUBLIK 9.MENGAPA HAN SULIT DIKODIFIKASIKAN 15.DPD. PENGADILAN NIAGA DAN AD HOC 7. HUKUM PSITIF DAN TATA HUKUM 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful