Anda di halaman 1dari 38

Kepemimpinan Dasar

Mengenal Membina
Diri Sendiri Hubungan
Tujuan

Melaksanakan
Tugas

Komunikasi
Kepemimpinan
Kreativitas
Mengenal diri Sendiri
Atasan

Keluarga
Sosial

Pelanggan SAYA Sejawat

Pemasok
Staf

Teman
Anda adalah seorang CPM ……

Tolong jelaskan...

Apa yang dimaksud dengan CPM ?

Apa pekerjaan CPM ?

Apa tanggungjawab CPM ?

Bagaimana CPM tahu kalau pekerjaan selesai


dengan baik?
Tanggungjawab sebagai seorang
CPM

Sebagai penyaring kepentingan informasi

Sebagai penyampai keputusan

Sebagai perencana, pengatur dan


pemimpin

Sebagai penghubung antara customer dan


perusahaan dalam hal penugasan

Sebagai pelaksana peraturan


Membina Hubungan
Penting dalam Membina Hubungan

Rekan Kerja

Komunikasi

Team Work

Negoisasi
Tipologi Manusia
TIPOLOG
I
“Pola perilaku yang menjadi
kebiasaan dan sering dilakukan
dalam berinteraksi dengan orang
lain”
TERBUKA

DIMENSI KETERBUKAAN
Sangat
Terbuka

Agak
Terbuka

Agak
Menahan
Diri

Sangat
Menahan
Diri

MENAHAN
DIRI
SIFAT LANGSUNG

Sangat
Agak
Tidak Agak Sangat
Tidak
langsung Langsung Langsung
Langsung

TIDAK LANGSUNG LANGSUNG


Hati-hati Spontan
TERBUKA EMPAT GAYA PERILAKU
DUNIA LUAR
TIPOLOGI
TIPE HARMONI TIPE SANTAI
WISE-Koala ARTIS-Lumba-lumba
pendirian tenang dan pasti I suka bermain-main,-ramah-suka berceloteh
-mudah didekati dan penuh kehangatan

Cuatomer Service Artis - Entertainer


Sekretaris PR
Socialworker MC
Finance Advisor Salesman
Guru
Perawat
TIDAK LANGSUNG
LANGSUNG Ahli Riset Eksekutif SPONTAN
HATI-HATI IT Manager
Analisis Data Politikus
Akuntan Pengusaha
Kritikus Kontraktor Umum
Inovator Militer

TIPE PEMIKIR TIPE KUASA


ANALYTHYCAL- Rubah DRIVER-Singa
cerdik-banyak akal-berhati-hati pemimpin dan penguasa dengan keinginanan
dalam hati untuk menjadi nomor satu

MENAHAN DIRI
DUNIA DIRI
OBSERVASI PERILAKU
KUASA
Dalam berkomunikasi Jabatan tangan kuat dan
mengungkapkan apa adanya keras
tidak memperdulikan
perasaan orang lain Berani menatap mata
lawan bicara
Sering datang terlambat
( Jika tidak penting ) Mencoba untuk
mendominasi
Sering menginterupsi
Agresif dan berani
Ruang kantor dan meja mengkritik secara langsung
tidak terorganisir dengan
rapi, namun demikian Mudah tertantang
mengetahui letak semua
barang Dalam berpakaian praktis
dan tidak begitu
Tidak sabaran dan tampak memperhatikan kerapihan.
resah
OBSERVASI PERILAKU
SANTAI

Ruang kantor yang Senang bercerita, bercanda


cenderung menunjukkan
keberhasilan diri Mudah berbagi rasa

Sertifikat, foto diri, Tidak memperdulikan hal-hal


piala, papan nama di pintu yang sifatnya detil

Seringkali tampak Sangat komunikatif


antusias
Meja kerja berantakan dan
Sangat bersahabat, tidak
mudah bergaul mengetahui letak barang

Banyak menggerakkan Berpakaian mengikuti trend/


tangan bila berbicara mode terkini.
OBSERVASI PERILAKU
HARMONI

Banyak menaruh foto Memajang sertifikat keahlian/


keluarga, binatang kompetensi
kesayangan
Tidak banyak menuntut,
Meja kantor rapih dan mudah puas dengan apa yang
terorganisir dengan baik dimilikinya

Pendengar yang baik Membuat pernyataan-


pernyataan yang tentatif
Akan berupaya
mempertahankan Agak Lamban dalam bekerja
status quo
Dalam berpakaian cenderung
Sabar dan tenang memilih busana yang
nyaman
Mengajukan pertanyaan untuk dirinya
untuk mengklarifikasi
OBSERVASI PERILAKU
PEMIKIR
Kantornya sangat rapih dan Menjadi defensif bila
terorganisir terancam

Selalu menyiapkan diri Menghindari konflik


dahulu sebelum datang/pergi
ke pertemuan atau rapat Menghindari tatapan
mata langsung
Tepat waktu
Tidak mudah berbagi
Tidak tergesa-gesa, rasa

Sopan dan diplomatis Nampak tidak ekspresif

Akurat dan detil Sangat logis,


perfeksionis
Dalam berpakaian cenderung
memilih busana yang Disiplin dalam
konservatif memanfaatkan waktu
Komunikasi
Verbal Kata-kata Non-
dan Verbal
kecepatan
Jarak Penampilan

Gaya
Berbusana Intonasi

Body Language
Tahap dalam Pengembangan Team
Forming
Anggota masih samar-samar
terhadap peraturan, kebiasaan
dan harapan

Storming
Anggota memperlihatkan
konflik terhadap sasaran dan
kepribadian
Norming
Mulai kelihatan irama kerja
yang disetujui dan sistem yang
solid
Performing
Bekerja sama secara positif,
kreatif dan produktif

Kesadaran Mengelola Hubung


Can you trust people?
Can you be trusted?

!
l ay
s P
t’
Le

Art of Negotiation
Melaksanakan Tugas
Mengembangkan
Pekerjaan

Mengembangkan
Orang

Kesadaran Mengelola Tug


Mengembangkan Pekerjaan
Order

H P
asil
A D
C

Plan : Perencanaan
D
Pekerjaan
o : Pelaksanaan
Check :
Pekerjaan Pemeriksaan &
A
Perbaikan
ction : Pelaksanaan Pekerjaan setelah
perbaikan
Mengembangkan Orang

Ada Pulang
Berkomunikasi Pertanyaa
n
Jam
Berapa
???? Pak???

Pelatihan

Memberikan
Motivasi

Kesadaran Mengelola Tugas


Model Proses Belajar

Pengetahuan Keahlian

Kebiasaan Sikap
Baru
Harapan karyawan ke CPM

Lebih memperhatikan masalah kesejahteraan karyawan


Jangan hanya melihat kesalahan yang dilakukan oleh
karyawan saja, tetapi juga ada apresiasi apabila kerjanya
bagus
CPM harus lebih komunikatif kepada staf-nya, tidak hanya
menerima/menampung segala masalah tetapi juga ada
follow-up nya
Agar konsekuen melakukan / dalam mengambil tindakan
dalam rangka penegakan disiplin
Memahami pekerjaan staf dan sekali-kali ikut terjun
langsung ke lapangan melihat kondisi / situasi yang
terjadi di lapangan
Tidak mementingkan diri sendiri
Dapat merencanakan / mengatur pekerjaan di lokasinya
Harapan Area Manager ke CPM

Memotivasi staf untuk dapat bekerja lebih baik lagi


Keinginan selalu untuk mengembangkan diri sendiri atau
mau belajar
Memiliki komitmen dan disiplin terhadap pekerjaan
maupun peraturan perusahaan
Dapat berkomunikasi dengan baik terhadap atasan
maupun bawahan
Mempunyai tanggung jawab terhadap pekerjaan dan
stafnya
Mempunyai inisiatif dalam melakukan pekerjaan dan
mampu berkreasi
Bersikap adil dan jujur dalam segala bentuk persoalan
Motivasi
MOTIVASI

“Sesuatu yang mendorong, memelihara serta mengarahkan


seseorang untuk bertingkah laku
dalam upaya mencapai suatu tujuan/sasaran”
MOTIVASI
DATANG DARI DALAM DIRI SENDIRI

KITA TIDAK DAPAT MEMOTIVASI ORANG LAIN

KITA HANYA DAPAT MENCIPTAKAN SUATU


LINGKUNGAN YANG MEMBUAT ORANG TERMOTIVASI
CARA-CARA ATASAN MEMOTIVASI
KARYAWAN
Analisis Teori Harapan - Motivasi oleh Nadler & Lawler (1976)

1. Pastikan jenis hasil pekerjaan mempunyai nilai bagi karyawan.

2. Definisikan dengan cermat, dalam bentuk perilaku yang diamati


dan diukur dari apa yang diinginkan karyawan.

3. Pastikan hasil tersebut dapat dicapai oleh karyawan.

4. Kaitkan hasil yang diinginkan dengan tingkat kinerja yang


diinginkan.

5. Pastikan bahwa ganjaran cukup besar untuk memotivasi perilaku


yang penting.

6. Orang yang berkinerja tinggi harus banyak menerima ganjaran


dari yang berkinerja rendah.

Apakah atasan di kantor melakukan hal tersebut ?


PERSEPSI KERJA KARYAWAN
DALAM MEMOTIVASI DIRI

Ada karyawan begitu bersemangat kerja ada sebagian lain


tidak. Antusias kerja seseorang didasarkan atas 4 asumsi
utama, yaitu:

– HARAPAN,
HARAPAN apa harapan karyawan?
– PEMENUHAN,
PEMENUHAN seberapa banyak yang didapat dari
suatu pekerjaannya?

– PELUANG,
PELUANG apakah saya memiliki peluang yang sama
di organisasi?

– KINERJA,
KINERJA apakah menilai kinerja saya?

Apakah saya selaku atasan memahami/melakukan hal


KUASA
MOTIVASI
- Hasil yang nyata untuk mengukur sukses
- Penghargaan materi
- Otoritas yang lebih luas
- Prestise dan posisi
- Berikan tantangan
- Kesempatan memperoleh kemajuan
- Jawaban langsung
- Kebebasan dari kontrol dan supervisi dan detil
pekerjaan yang beragam (tidak rutin)

DEMOTIVASI
- Penolakan
- Kritik di depan umum
SANTAI

MOTIVASI
- Popularitas
- Penghargaan materi
- Pengakuan dari publik atau rekan kerja
- Diakui komunitas
- Kondisi kerja yang menyenangkan
- Hubungan yang demokratis

DEMOTIVASI
- Penolakan
- Kritik di depan umum
KALEM
MOTIVASI
- Kontrak kerja
- Tidak adanya perubahan
- Familiarisasi
- Menjadi bagian dari kelompok
-Apresiasi yang berkelnajutan
- Pengakuan untuk masa kerja yang sudah lama
-Teritori yang terbatas

DEMOTIVASI
- Rasa tidak aman
- Perubahan yang drastis dan cepat
PEMIKIR
MOTIVASI
- Spesifikasi kerja yang jelas
- Ruang lingkup kerja dan tanggung jawab yang jelas
- Adanya peraturan dan petunjuk yang dapat
dijadikan pegangan
- Perhatian pribadi
- Tanggung jawab kecil
- Tidak adanya perubahan yang tiba-tiba
- Penghargaan yang tulus

DEMOTIVASI
- Konflik
- Timbulnya masalah
Dalam berlomba menuju kualitas terbaik, tidaklah ada garis finis
persiapan terbaik untuk besok adalah bekerja
dengan sangat baik hari ini

JAGA PIKIRANMU KARENA ITU MENJADI UCAPAN

JAGA UCAPANMU KARENA ITU MENJADI TINDAKAN

JAGA TINDAKANMU KARENA ITU MENJADI KEBIASAAN

JAGA KEBIASAANMU KARENA ITU MENJADI KARAKTER

JAGA KARAKTERMU KARENA ITU MENJADI NASIB


JADILAH

“INSAN LUAR BIASA”

TERIMA KASIH