JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA

DAFTAR ISI

A. B. C.

LATAR BELAKANG TUJUAN RUANG LINGKUP KEGIATAN

1 2 2 2 2 3 5 7 8 9 10 11 12

D. UNSUR YANG TERLIBAT E. F. REFERENSI PENGERTIAN DAN KONSEP

G. URAIAN PROSEDUR KERJA LAMPIRAN 1 : ALUR PROSEDUR KERJA ANALISIS STANDAR ISI LAMPIRAN 2 : INSTRUKSI KERJA ANALISIS STANDAR ISI LAMPIRAN 3 : INSTRUKSI KERJA ANALISIS LAMPIRAN STANDAR ISI LAMPIRAN 4 : CONTOH ANALISIS STANDAR ISI (KERANGKA DASAR, STURKTUR KURIKULUM, BEBAN BELAJAR
DAN KALENDER PENDIDIKAN)

LAMPIRAN 5 : CONTOH ANALISIS TUJUAN MATA PELAJARAN BIOLOGI LAMPIRAN 6 : CONTOH PEMETAAN KOMPETENSI

0
©2010-Direktorat Pembinaan SMA

maka dalam pengembangannya harus melalui proses pengkajian/analisis seluruh substansi dokumen Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) SMA.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA A. mulai dari substansi Tujuan. materi pokok. dan sumber belajar. Berdasarkan laporan hasil pelaksanaan kegiatan bimtek KTSP di SMA pada tahun 2009 diperoleh data dan informasi antara lain sebagai berikut: • Masih banyak sekolah yang belum melakukan analisis standar isi dan lampiran standar isi tentang SK dan KD mata pelajaran. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi. metode pembelajaran. dan Lampiran Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran yang mencakup (a) Latar Belakang. guru hanya mengutip SK dan KD pada Lampiran Standar Isi (belum melakukan pengkajian/pemetaan kompetensi). (c) Ruang Lingkup. • Terdapat sejumlah sekolah yang telah melakukan analisis SK dan KD. kegiatan pembelajaran. serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. penentuan bentuk dan jenis soal. serta Kalender Pendidikan). 1 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . kondisi dan potensi daerah. Standar Kompetensi Lulusan. (b) Beban Belajar. Mengacu pada substansi silabus dimaksud. Dokumen KTSP terdiri atas dokumen I yang meliputi Komponen KTSP (Tujuan tingkat satuan pendidikan. Standar Pengelolaan. (d) Standar Kompetensi. (c) Kalender Pendidikan. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional dengan kesesuaian dan kekhasan. Permendiknas dimaksud dilengkapi dengan Lampiran Standar Isi yang mencakup (a) Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum. • Pada umumnya dalam mengembangkan silabus. (b) Tujuan. karena mereka belum memahami bahwa dokumen tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen KTSP. dan Standar Penilaian. serta sumber/bahan belajar. indikator pencapaian kompetensi. alokasi waktu. Struktur dan Muatan Kurikulum. kompetensi dasar. tetapi belum mendokumentasikan secara baik hasil analisisnya. Latar Belakang Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah harus menyusun kurikulum dengan mengacu kepada Standar Isi. • Belum ada naskah panduan yang dapat dijadikan acuan bagi sekolah untuk melakukan analisis SK dan KD mata pelajaran secara benar dan hasil yang optimal. karena mereka belum memahami bahwa proses pengkajian dimaksud sangat penting dan bermanfaat untuk merumuskan: indikator pencapaian. dan Kompetensi Dasar. dan dokumen II – yang meliputi silabus seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal untuk semua tingkat kelas. • Belum semua warga sekolah memahami tata cara analisis standar isi dan lampirannya yaitu SK dan KD. Ruang Lingkup. (e) Arah Pengembangan. SK dan KD mata pelajaran (Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006). karena belum memahami pentingnya dan keterkaitan hasil analisis dalam penyusunan silabus dan perangkat pembelajaran lainnya. materi pembelajaran. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan salah satu acuan utama bagi satuan pendidikan dalam penyusunan kurikulum (KTSP). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh pendidik di masing-masing satuan pendidikan yang berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Standar Proses. kegiatan pembelajaran. penilaian. serta satuan pendidikan dan peserta didik.

Pasal 51. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. B. 10. Bagian B 2 butir 2. 8.d dan Bagian B butir 3. 2. 37 ayat (1). dan finalisasi hasil analisis. 9. 8. 6. Penyusunan rencana dan jadwal pelaksanaan kegiatan analisis. 17.20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian. 6. Tujuan Tujuan penyusunan petunjuk teknis ini adalah: 1. Bab X Pasal 63 ayat (1). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 6 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan. Referensi 1.10. 3. 7. Penandatanganan dokumen hasil analisis. 3.2 dan 2. Pengumpulan dan pengolahan data dan informasi serta penyusunan draf hasil analisis. Penugasan TPK untuk melakukan analisis. 3. 7. Bab V Pasal 25. 5. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. 12. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses. Panduan Penilaian Kelompok Mata Pelajaran yang diterbitkan oleh BSNP. Pembahasan. 2. 16.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA Sebagai salah satu upaya untuk membantu sekolah agar dapat melakukan analisis Standar Isi termasuk lampirannya. 4. Pasal 26. 6. 14. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Bab VIII Pasal 49 ayat (1). 2 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . 5. Direktorat Pembinaan SMA menyusun dan menerbitkan “Petunjuk Teknis Analisis Standar Isi dan Lampiran Standar Isi Tentang Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) Mata Pelajaran SMA”. 2. Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. D. Kepala Sekolah. 2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Pasal 64. Bab III Pasal 5. Sebagai acuan bagi seluruh guru dalam melakukan analisis Standar Isi (SI) dan hubungannya dengan standar nasional lainnya untuk pengembangan KTSP dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). dan Pasal 38 ayat (1) dan (2). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Bagian A butir 1. Unsur yang Terlibat 1. Undang-undang Republik Indonesia No. 4. 11. 65. Program Kerja Sekolah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Penyusunan perangkat analisis (panduan/rambu dan instrumen pengumpulan dan pengolahan data). E. Penggandaan dan pendistribusian hasil analisis. Pasal 36. Bab IV . 10. Ruang Lingkup Kegiatan Ruang lingkup juknis analisis Standar Isi ini mencakup kegiatan: 1. Tim Pengembang Kurikulum (TPK) Sekolah. Panduan Penyusunan KTSP (Badan Standar Nasional Pendidikan). 18. Guru/MGMP Sekolah. 7. 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. C. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. 24 Tahun 2006 dan No. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. penyempurnaan. 52. Untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap pemanfaatan hasil analisis untuk penyusunan rencana kerja sekolah. 13. 66 72.

Standar Kompetensi Lulusan. Pengertian dan Konsep 1. Delapan SNP sebagai acuan dalam penyusunan KTSP (Standar Isi. Hubungan antar standar dalam SNP: a. Standar. Standar Penilaian. Indikator pencapaian dalam silabus selanjutnya menjadi acuan dalam penentuan kegiatan pembelajaran. asosiasi profesi. Dokumen II berisi silabus dan RPP yang esensinya ada pada KD. penilaian berisi instrumen yang sesuai dengan jenis dan bentuk penilaian dalam silabus. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal. c. Standar isi dianalisis pada kerangka dasar kurikulum. 19 Tahun 2005 Bab I Pasal 1 butir 13). dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan (UU No. struktur kurikulum. beban belajar dan kalender pendidikan yang akan menjadi dokumen I KTSP. Kondisi yang ada di satuan pendidikan yang meliputi peserta didik. 20 Tahun 2003 BAB I Pasal 1 Butir 10). yang selanjutnya disebut “SMA”. jenis dan bentuk penilaian. dewan pendidikan. serta sumber dan bahan pembelajaran. 3. sementara sumber dan bahan pembelajaran sama dengan yang tertuang dalam silabus. b. 4. khususnya SKL mata pelajaran yang dianalisis guru esensinya terletak pada tingkat kompetensi dan deskripsi materi hubungannya dengan tingkat kompetensi dan uraian materi KD yang dikembangkan guru menjadi indikator pencapaian. Standar Sarana Prasarana dan Standar Pembiayaan. dan program-program. Standar proses (sesuai dengan tuntutan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007) dikembangkan guru mengacu pada silabus dan RPP (tuntutan PP 19 Tahun 2005) 2. sumber daya alam dan sosial budaya. Dalam penyusunan KTSP perlu terlebih dahulu dilakukan analisis konteks yang mencakup analisis: a.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA F. Penentuan tujuan pembelajaran harus sesuai dengan indikator pencapaian. 3 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . Standar Ketenagaan. pendidik dan tenaga kependidikan. alokasi waktu. dunia industri dan dunia kerja. metode pembelajaran menjawab kebutuhan kegiatan pembelajaran. KTSP dikembangkan sesuai dengan potensi. Analsis SNP adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk menguraikan suatu pokok atas berbagai bagian dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan esensi masing-masing standar yang selanjutnya dijadikan acuan dalam pengembangan sesuai dengan tuntutan tiap standar. Standar kompetensi lulusan (SKL). Standar Pengelolaan. sarana prasarana. isi. dinas pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Tiap KD harus dianalisis untuk memperoleh indikator pencapaian sebagai dasar pengembangan silabus. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (PP No. biaya. Pengembangan RPP sesuai dengan tuntutan PP 19 Tahun 2005 harus mengacu pada hasil pengembangan silabus. c. nonformal. kebutuhan satuan pendidikan dan daerah/lingkungan setempat (Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi). materi pembelajaran diuraikan dari materi pokok dalam silabus. Standar Proses. Standar isi dianalisis pada lampiran SK dan KD yang akan menjadi dokumen II KTSP. b. 6. 5. karakteristik. Kondisi lingkungan satuan pendidikan (eksternal) misalnya: komite sekolah.

materi pokok sebagai dasar untuk merinci materi sederhananya. e. 4 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . 11. komite sekolah. Tim Pengembang Kurikulum sekolah yang selanjutnya disebut TPK sekolah adalah sekelompok tenaga yang memenuhi persyaratan dan ditetapkan oleh Kepala Sekolah untuk melaksanakan keseluruhan proses perancangan dan pengembangan KTSP. Tim ini terdiri atas guru. dan narasumber. hubungan materi pokok dengan ruang lingkup. menilai. 19 Tahun 2005 Bab I Pasal 1 butir 1). pendidik dan tenaga kependidikan. SKL Kelompok Mata Pelajaran. tim ini bekerjasama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan dapat melibatkan pengawas sekolah. Sedangkan SKL Ujian merupakan representasi dari keseluruhan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran. konselor. 12. MGMP kabupaten/kota. Hasil analisis ini bermanfaat untuk acuan guru dalam menentukan materi pengembangan. pendidikan dasar. serta pembiayaan seluruhnya menjadi pendukung keberhasilan perncanaaan dan pelaksanaan keempat standar lainnya. manfaatnya sebagai acuan dalam pemerian tahapan berpikir indikator pencapaian. Koordinasi dan supervisi kegiatan TPK sekolah untuk SMA dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi (Panduan penyusunan KTSP oleh BSNP Tahun 2006 Bab IV B 1). dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. mengarahkan. melatih. Standar pengelolaan. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) adalah forum komunikasi yang beranggotakan guru mata pelajaran sejenis. mengajar. Penilaian seperti yang dituntut dalam standar penilaian harus berdasar pada jenis dan bentuk penilaian (hasil analisis SK-KD standar isi) dan instrumen penilaiannya sesuai dengan tuntutan standar proses. membimbing. dan pendidikan menengah (UU No. Analisis atas ruang lingkup pada lampiran SK dan KD untuk memetakan materi pokok hubungannya dengan materi yang terjabar dalam seluruh KD tiap jenjang. 13. dan MGMP provinsi. 19/2005 Bab I Pasal 1 butir 4). 7. Acuan pengembangan langkah-langkah tidak bisa terlepas dari metode pembelajaran.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA esensinya terletak pada kegiatan pembelajaran yang terurai dalam langkahlangkah. maka tugas guru adalah melakukan pemerian terhadap tiap bagian. 14. Ada MGMP sekolah. 9. dan keterampilan (PP No. 8. Analisis atas SK-KD pada lampiran SK dan KD untuk memetakan tingkat kompetensi sebagai acuan dalam penentuan tahapan berpikir indikator pencapaian. pengetahuan. Analisis atas tujuan yang terdapat pada lampiran SK dan KD untuk memetakan skala prioritas ranah kompetensi. Dalam melakukan tugasnya. 10. Jika dalam ruang lingkup mata pelajaran yang tersaji belum terurai. dan SKL Mata Pelajaran (Permendiknas No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Bab I Pasal 1 butir 1). Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (PP No. 23 tahun 2006). Standar Kompetensi Lulusan (SKL) adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. Hasil analisis SK-KD akan bermanfaat untuk acuan pengembangan silabus. serta pihak lain yang terkait. SKL terdiri atas SKL Satuan Pendidikan. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. dan alokasi waktu yang dibutuhkan untuk pencapaian indikator. sarana prasarana. d. dan kepala sekolah sebagai ketua merangkap anggota (Panduan penyusunan KTSP – BSNP Tahun 2006 Bab IV B 1).

10).13 Tahun 2007 Bagian B butir 2. Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah yang selanjutnya disebut Standar Isi mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Kepala Sekolah menugaskan dan memberikan arahan teknis kepada TPK sekolah untuk melakukan analisis Standar Isi sesuai dengan mekanisme dan prosedur analisis. 3.13 Tahun 2007 Bagian B butir 2. pemetaan SK dan KD). sasaran. Penyusunan perangkat pendukung analisis (rambu-rambu dan Instrumen pengumpulan dan pengolahan informasi/pemetaan SK dan KD).KD. Uraian Prosedur Kerja 1. 2. jumlah minggu efektif per tahun pelajaran dan waktu pembelajaran per tahun di sekolah. struktur kurikulum. Pengkajian/analisis SK dan KD (Tujuan. pelaksana kegiatan. memantau pelaksanaan. Penggandaan dan pendistribusian hasil analisis dan pemetaan SK . Ketua TPK SMA melakukan pembagian tugas kepada anggota tim untuk melakukan pengkajian kerangka dasar. berdasarkan hasil analisis SNP dan kondisi satuan pendidikan dan lingkungan satuan pendidikan. dan waktu/jadwal pelaksanaan. 16. beban belajar dan kalender pendidikan. G. yang mencakup kegiatan: a.2) dan mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional (Lampiran Permendiknas No. untuk menentukan kalender pendidikan sekolah. 17. TPK sekolah menyusun rencana kegiatan analisis standar isi sekurang-kurangnya berisi tentang: uraian kegiatan. 19 Tahun 2005 Bab I Pasal 1 butir 22). Standar Isi sebagaimana dimaksud pada Permendiknas No. TPK SMA menganalisis standar isi mencakup: a. 5 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . Pengkajian kerangka dasar untuk menyusun visi. dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang relevan. penyempurnaan dan finalisasi hasil analisis dan pemetaan SK . Pengkajian kalender pendidikan. Ruang Lingkup. berdasarkan kalender pendidikan nasional. kaitannya dengan SKL satuan pendidikan dan SKL mata pelajaran. Penyusunan draf hasil analisis dan pemetaan SK – KD. c. b. misi dan tujuan sekolah.KD. provinsi. d. stuktur kurikulum. kabupaten/kota dan kebutuhan daerah dengan tetap mempertimbangkan batas minimum beban belajar yang telah ditetapkan dalam standar isi.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA 15. 4. 18. d. 22 Tahun 2006 ayat (1) (tercantum pada Lampiran Permendiknas tersebut). Kompetensi manajerial Kepala Sekolah antara lain: mengembangkan organisasi sekolah sesuai dengan kebutuhan (Lampiran Permendiknas No. Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) adalah badan mandiri dan independen yang bertugas mengembangkan. sebagaimana tercantum dalam Pengertian dan Konsep (bagian F).KD. c. Pembahasan. untuk menentukan alokasi waktu setiap mata pelajaran berdasarkan hasil pemetaan SK dan KD. Pengkajian stuktur kurikulum. g. b. Penandatanganan hasil analisis dan pemetaan SK . beban belajar dan kalender pendidikan sebagai bahan dalam penyusunan KTSP (dokumen I). f. Pengkajian kerangka dasar. Pengkajian beban belajar. dan kepada MGMP SMA untuk melakukan pengkajian/pemetaan SK dan KD sebagai bahan penyusunan silabus dan RPP. dan mengevaluasi standar nasional pendidikan (PP No. untuk menentukan beban belajar per minggu. e.

Pengkajian Tujuan dan Ruang Lingkup mata pelajaran untuk menentukan ranah kompetensi dan materi pokok hubungannya dengan materi yang terjabar dalam KD setiap jenjang. hubungannya dengan ruang lingkup. 7. b. 6 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . tahapan berfikir indikator pencapaian. TPK SMA dan Guru/MGMP sekolah menyempurnakan dan memfinalkan hasil analisis. tahapan berfikir setiap KD. 6. KD. dan alokasi waktu yang dibutuhkan tiap indikator pencapaian. indikator pencapaian. Hasil pengkajian kerangka dasar. alokasi setiap indikator. materi pokok. TPK menggandakan sesuai kebutuhan dan mendistribusikan hasil analisis kepada guru mata pelajaran dan pihak lain yang memerlukan. Peta kompetensi yang mencakup: SK.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA 5. MGMP sekolah melaksanakan analisis SK dan KD mencakup: a. Kepala sekolah bersama TPK SMA dan Guru/MGMP sekolah melakukan reviu dan revisi draf hasil analisis. struktur kurikulum. a. 9. materi pokok. 8. berupa: a. Pengkajian SK dan KD untuk menjabarkan/menentukan indikator pencapaian kompetensi (IPK). beban belajar dan kalender pendidikan. ruang lingkup SK-KD. Kepala Sekolah menandatangani hasil analisis standar isi. sesuai dengan tugas masing-masing.

struktur kurikulum. Menugaskan TPK dan guru melakukan analisis standar isi 2. beban belajar dan kalender pendidikan Melakukan analisis standar isi untuk analisis SK/KD Melakukan reviu dan revisi terhadap draf analisis standar isi tidak layak ya Mengfinalkan hasil revisi analisis standar isi Mengfinalkan hasil revisi analisis standar isi (SK/KD) Menandatangani hasil analisis standar isi Menggandakan dan mendistribusikan hasil analisis standar isi sesuai keperluan Hasil Analisis Standar Isi: 7 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA .JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA Lampiran 1: Alur Prosedur Kerja Analisis Standar Isi PROSES INPUT KEPALA SEKOLAH WAKASEK BIDANG KURIKULUM/TPK SEKOLAH GURU/MGMP OUTPUT Standar Isi dan Lampirannya (Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006) 1. Memberi arahan teknis tentang analisis standar isi Membuat rencana kegiatan analisis standar isi Melakukan pembagian tugas untuk analisis standar isi Melakukan analisis standar isi untuk kerangka dasar.

Hasil analisis konteks SNP. Kaldik nasional. Hasil analisis SKL Satuan Pendidikan b. Satdik. dan Lingkungan Satdik § Analisis kalender pendidikan a. Profil sekolah 8 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . Profil sekolah b. Struktur Kurikulum. Hasil analisis SKL Kelompok Mata Pelajaran § Acuan analisis struktur kurikulum adalah hasil pemetaan SK-KD tentang alokasi waktu yang dibutuhkan tiap mata pelajaran § Analisis beban belajar: a. Beban Belajar dan Kalender Pendidikan) Penyiapan data untuk melakukan Analisis SI Standar Isi Menyusun draf Analisis SI Melakukan analisis Kondisi Riil terdiri atas: • Kerangka dasar • Struktur kurikulum • Beban belajar • Kalender Pendidikan Menentukan langkah tindak lanjut analisis Tidak LAYAK Ya Hasil Analisis Standar Isi Analisis SI untuk Dokumen I KTSP telah selesai Keterangan: § Acuan Kerangka dasar kurikulum: a. Kabupaten/Kota b. provinsi.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA Lampiran 2 : Instruksi Kerja Analisis Standar Isi (Kerangka Dasar.

JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA Lampiran 3 : Instruksi Kerja Analisis Lampiran Standar Isi Penyiapan data untuk melakukan Analisis SI Lampiran Standar Isi (SK/KD) Menyusun draf Analisis lampiran SI Melakukan analisis tujuan tiap mata pelajaran Melakukan analisis ruang lingkup tiap mata pelajaran Melakukan analisis SK-KD untuk mendapatkan indikator pencapaian Tidak LAYAK Ya Pemetaan SK/KD Analisis lampiran SI telah selesai KETERANGAN 2. dan Afektif. Tahapan Berpikir f. Psikomotor. Fokus penentuan untuk menemukan Kata Kerja Operasional yang tepat sebagai karakteristik kompetensi 4. Ruang Lingkup g. Hasil analisis SI sebagai dasar dan acuan untuk pengembangan silabus dan RPP 9 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . Acuan penentuan tahapan berpikir KKO untuk SK-KD – Indikator Pencapaian adalah Taksonomi Bloom maupun Anderson & Krathwohl: tentang ranah Kognitif. Menyusun draf lampiran SI berisi : a. KD c. Indikator Pencapaian e. SK b. Alokasi Waktu 3. Materi Pokok d.

Mata pelajaran 2. Kriteria penjurusan 8. Ketuntatasan belajar 6. alokasi waktu tatap muka 4. Beban Belajar 4. Beban Belajar dan Kalender Pendidikan) Komponen 1.Struktur Kurikulum memuat: 1. Misi satuan pendidikan 4. Tujuan satuan pendidikan A. jenis mapel mulok B. Pendidikan kecakapan hidup 9. pemanfaatan 4 jam tambahan 5. Tujuan pendidikan SMA 2.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA Lampiran 4 : Contoh Analisis Standar Isi (Kerangka Dasar. Kegiatan Pengembangan Diri 4. Visi satuan pendidikan 3. Muatan lokal 3. Kalender Pendidikan Kondisi Ideal Seluruh kerangka dasar kurikulum dikembangkan dengan acuan hasil analisis SKL satuan pendidikan & SKL kelompok mata pelajaran • • Kondisi Riil Lebih banyak adopsi pada contoh Belum melakukan analisis SKL satdik & SKL kelompok mapel Rencana tindak Lanjut Melakukan: • analisis SKL satdik • analisis SKL kelompok mapel 2. Sturktur Kurikulum. Kriteria kenaikan kelas & kelulusan 7. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global 3. pola & susunan mapel 2. KTSP memuat: 1. Pengaturan beban belajar 5. kebutuhan peserta didik & satdik 3. Struktur Kurikulum 10 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . Kerangka Dasar Kurikulum Deskripsi Memuat: 1.

keterampilan dan sikap percaya diri 6. Mengembangkan kemampuan berpikir analitis. Mengembangkan penguasaan konsep dan prinsip biologi dan saling keterkaitannya dengan IPA lainnya serta mengembangkan pengetahuan. ulet. objektif. Menerapkan konsep dan prinsip biologi untuk menghasilkan karya teknologi sederhana yang berkaitan dengan kebutuhan manusia 7. Membentuk sikap positif terhadap biologi dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa 2. Memupuk sikap ilmiah yaitu jujur. kritis dan dapat bekerjasama dengan orang lain 3. Substansi Materi Seluruh materi esensial Terkolaborasi dalam seluruh KD biologi Keteraturan & keindahan alam Kebesaran Allah 11 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . Mengembangkan pengalaman untuk dapat mengajukan dan menguji hipotesis melalui percobaan.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA Lampiran 5 : Contoh Analisis Tujuan Mata Pelajaran Biologi Ranah Kompetensi C A v P • • • Implementasi dalam PBM (Hubungan dg KD) Tujuan 1. dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip biologi 5. induktif. Meningkatkan kesadaran dan berperan serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis 4. terbuka.

lingkungan.1 Mengidentifikasi ruang lingkup Biologi Tingkatan Ranah KD C1 • • • • • ANALISIS / PEMETAAN SK-KD Ruang Lingkup Indikator Pencapaian Menyebutkan ruang lingkup biologi Menjelaskan apa yang dikaji (ruang lingkup) biologi Menjelaskan kedudukan dan keterkaitan Biologi dengan ilmu yang lain. Hakikat biologi. hereditas. Mengidentifikasi permasalahan biologi pada tingkat molekul sampai sistem organ individu.menit …. bioteknologi dan implikasinya pada sains. hubungan antarkomponen ekosistem. Mendeskripsikan objek dan permasalahan biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan Tingkatan Ranah IPK C1 C1 C1 C1 C1 Materi Pokok Ruang lingkup Biologi 1 V 2 3 Alokasi Waktu ….menit ….menit ….menit ….menit …. organ. lingkungan.menit 1. struktur jaringan. peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem 2. Mengelompokkan urutan sistematika metoda ilmiah. Proses yang terjadi pada tumbuhan. teknologi dan masyarakat. sel. Menentukan alternatif pemecahan masalah biologi yang ditemukan dengan rencana penelitian sederhana yang dapat dilakukan. Memecahan masalah biologi dengan metoda ilmiah. Menjelaskan contoh manfaat mempelajari biologi. keanekaragaman hayati dan pengelompokan makhluk hidup.menit ….menit …. individu. ekosistem dan bioma) C4 • • • V C2 C2 C3 C3 C4 C4 Objek dan permasalahan biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan ( molekul. sel.menit • • • Keterangan: Ruang lingkup mata perlajaran Biologi Mata pelajaran Biologi di SMA / MA merupakan kelanjutan IPA di SMP/MTs yang menekankan pada fenomena alam dan penerapannya yang meliputi aspek-aspek sbb: 1.2 Mendeskripsikan objek dan permasalahan biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan ( molekul.menit …. teknologi dan masyarakat 3. Memahami hakikat biologi sebagai Ilmu : Biologi :X Kompetensi Dasar 1. ekosistem dan bioma) …. jaringan. 12 ©2010-Direktorat Pembinaan SMA . menjelaskan masalah biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan. jaringan. populasi. struktur dan fungsi organ tumbuhan. individu. populasi. perubahan materi dan energi.JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI DI SMA Lampiran 6 : Contoh Pemetaan Kompetensi Mata Pelajaran Kelas Standar Kompetensi 1. Organisasi seluler. menjelaskan objek biologi pada tingkat individu sampai bioma. proses metabolisme. evolusi. organ.menit …. hewan dan manusia serta penerapannya dalam konteks sains.