Anda di halaman 1dari 5

GUBERNUR BALI

KEPUTUSAN GUBERNUR BALI

NOMOR 464/04-A/HK/2010

TENTANG

STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PUSAT PENGENDALIAN OPERASI


PENANGGULANGAN BENCANA (PUSDALOPS PB) PROVINSI BALI

GUBERNUR BALI,

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 4 Peraturan Gubernur


Bali Nomor 30 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS
PB) dan Ruang Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan
Bencana (RUPUSDALOPS PB) perlu menetapkan Keputusan
Gubernur tentang Standard Operating Procedure (SOP) Pusat
Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS PB)
Provinsi Bali;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan


Daerah-daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa
Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1958 Nomor 115, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 1649);

2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan


Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4389);

3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan


Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang
Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004
tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844);
4. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang
Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4723);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1988 tentang Koordinasi


Kegiatan Instansi Vertikal di Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 1988 Nomor 10, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3373);

6. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang


Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 42, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4828);

7. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2008 tentang


Pendanaan dan Pengelolaan Bantuan Bencana (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 29, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4829);

8. Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 2 Tahun 2008 Tentang


Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Bali
(Lembaran Daerah Provinsi Bali Tahun 2008 Nomor 2,
Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Bali Nomor 2);

9. Peraturan Gubernur Bali Nomor 30 Tahun 2009 tentang


Pedoman Penyelenggaraan Pusat Pengendalian Operasi
Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS PB) dan Ruang Pusat
Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (RUPUSDALOPS
PB) (Berita Daerah Provinsi Bali Tahun 2009 Nomor 85);

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KESATU : Standard Operating Procedure (SOP) Pusat Pengendalian Operasi


Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS PB) Provinsi Bali
sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang tidak terpisahkan
dari Keputusan ini.

KEDUA : Standard Operating Procedure (SOP) dimaksud dalam diktum


Kesatu merupakan petunjuk pelaksanaan dari Pedoman
Penyelenggaraan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan
Bencana (PUSDALOPS PB) dan Ruang Pusat Pengendalian Operasi
Penanggulangan Bencana (RUPUSDALOPS PB) yang merupakan
acuan bagi petugas Pusdalops PB dalam pelaksanaan tugasnya.
KETIGA : Sistematika Standard Operating Procedure (SOP) Pusat
Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS PB)
Provinsi Bali meliputi:
A. SOP Kegiatan Harian UPT Pusdalops PB Provinsi Bali;
B. SOP Pusat Data dan Informasi Kebencanaan UPT Pusdalops PB
Provinsi Bali;
C. SOP Mekanisme Penanganan Laporan UPT Pusdalops PB
Provinsi Bali;
D. SOP Kesiapsiagaan dan Peringatan Dini UPT Pusdalops PB
Provinsi Bali; dan
E. SOP Tanggap Darurat UPT Pusdalops PB Provinsi Bali.

KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2010.

Ditetapkan di Denpasar
pada tanggal 8 April 2010

GUBERNUR BALI,

K
e
p
a

Keputusan ini disampaikan kepada :


1. Menteri Dalam Negeri di Jakarta.
2. Ketua DPRD Provinsi Bali di Denpasar.
3. Inspektur Provinsi Bali di Denpasar.
4. Kepala BAPPEDA Provinsi Bali di Denpasar.
5. Kepala Biro Keuangan Setda Provinsi Bali di Denpasar.
6. Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali di Denpasar (3 Expl).
7. Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali di Denpasar.
LAMPIRAN

KEPUTUSAN GUBERNUR BALI

TANGGAL 8 APRIL 2010 NOMOR 464/04-A/HK/2010

TENTANG

STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PUSAT PENGENDALIAN OPERASI


PENANGGULANGAN BENCANA (PUSDALOPS PB) PROVINSI BALI

Standard Operating Procedure (SOP) merupakan petunjuk pelaksanaan dari Pedoman


Penyelenggaraan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS
PB) dan Ruang Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (RUPUSDALOPS
PB) yang merupakan acuan bagi petugas Pusdalops PB dalam pelaksanaan tugasnya.
Sistematika SOP Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS
PB) Provinsi Bali meliputi:
A. SOP Kegiatan Harian UPT Pusdalops PB Provinsi Bali
B. SOP Pusat Data dan Informasi Kebencanaan UPT Pusdalops PB Provinsi Bali
C. SOP Mekanisme Penanganan Laporan UPT Pusdalops PB Provinsi Bali
D. SOP Kesiapsiagaan dan Peringatan Dini UPT Pusdalops PB Provinsi Bali
E. SOP Tanggap Darurat UPT Pusdalops PB Provinsi Bali
Secara lebih rinci SOP Pusdalops PB diuraikan dibawah ini.