P. 1
Makalah SenBud musik pop

Makalah SenBud musik pop

5.0

|Views: 22,528|Likes:
Dipublikasikan oleh Annissa Rahmah Amalia

More info:

Published by: Annissa Rahmah Amalia on Sep 07, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2015

pdf

text

original

1.

Koes Plus

Koes Plus adalah grup musik Indonesia yang dibentuk pada
tahun 1969 sebagai kelanjutan dari grup Koes Bersaudara. Grup
musik yang terkenal pada dasawarsa 1970-an ini sering dianggap
sebagai pelopor musik pop dan rock 'n roll di Indonesia. Sampai
sekarang, grup musik ini kadang masih tampil di pentas musik
membawakan lagu-lagu lama mereka, walaupun hanya tinggal dua
anggotanya (Yon dan Murry) yang aktif.

Lagu-lagu mereka banyak dibawakan oleh pemusik lain dengan
aransemen baru. Sebagai contoh, Lex's Trio membuat album yang
khusus menyanyikan ulang lagu-lagu Koes Plus, Cintamu T'lah
Berlalu yang dinyanyikan ulang oleh Chrisye, serta Manis dan
Sayang yang dibawakan oleh Kahitna.
Koes Bersaudara 1960 -1963
1.John Koeswoyo - (Koesdjono)

2.Tonny Koeswoyo - (Koestono)

3.Yon Koeswoyo- (Koesjono)

4.Yok Koeswoyo (Koesrojo)

5.Nomo Koeswoyo (Koesnomo)

Koes Bersaudara 1963 - 1968 dan 1977 - 1987
1.Tonny Koeswoyo

2.Yon Koeswoyo

3.Yok Koeswoyo

4.Nomo Koeswoyo

'setelah keluar dari penjara'
Koes Plus 1969 - 1987

1.

Tonny Koeswoyo

2.

Yon Koeswoyo

3.

Yok Koeswoyo

4.

Murry (Kasmurry)

Perjalanan karier

Kelompok ini dibentuk pada tahun 1969, sebagai kelanjutan dari
kelompok “Koes Bersaudara”. Koes Bersaudara menjadi pelopor
musik pop dan rock 'n roll, bahkan pernah dipenjara karena
musiknya yang dianggap mewakili aliran politik kapitalis. Di saat itu
sedang garang-garangnya gerakan anti kapitalis di Indonesia.

Kiblat Musik Pop Indonesia

Dengan adanya tuntutan dari produser perusahaan rekaman
maka group-group lain yang “seangkatan” seperti Favourites,
Panbers, Mercy's, D'Lloyd menjadikan Koes Plus sebagai “kiblat”,
sehingga group-group ini selalu meniru apa yang dilakukan Koes
Plus, pembuatan album di luar pop Indonesia, seperti pop melayu

dan pop jawa menjadi trend group-group lain setelah Koes Plus
mengawalinya.

"Seandainya kelompok ini lahir di Inggris atau AS bukan tidak
mungkin akan menggeser popularitas Beatles"
“Lagu Nusantara I” (Volume 5), “Oh Kasihku” (Volume 6), “Mari-
Mari” (Volume 7), “Diana” dan “Kolam Susu” ( Volume 8) merajai
musik pop waktu itu. Puncak kejayaan Koes Plus terjadi ketika

mereka mengeluarkan album Volume 9 dengan lagu yang sangat
terkenal “Muda-Mudi” (yang diciptakan Koeswoyo, bapak dari
Tonny, Yon dan Yok). Disusul lagu “Bujangan” dan “Kapan-Kapan”
dari volume 10. Masih berlanjut dengan lagu “Nusantara V” dari
album Volume 11 dan “Cinta Buta” dari album Volume 12.
Bersamaan dengan itu Koes Plus juga mengeluarkan album pop
Jawa dengan lagu yang dikenal dari tukang becak, ibu-ibu rumah

tangga, hinga anak-anak muda, yaitu “Tul Jaenak” dan “Ojo
Nelongso”. Belum lagi lagu mereka yang berirama melayu seperti
“Mengapa”, “Cinta Mulia” dan lagu keroncongnya yang berjudul
“Penyanyi Tua”. Sayang sekali di setiap album yang mereka
keluarkan tidak ada dokumentasi bulan dan tahun, sehingga susah
melacak album tertentu dikeluarkan tahun berapa. Bahkan tidak
ada juga kata-kata pengantar lainnya. Album mereka baru direkam

secara teratur mulai volume VIII setelah ditandatangani kontrak
dengan Remaco. Sebelumnya perusahaan yang merekam album-
album mereka adalah “Dimita”.
Pada tahun 1972-1976 udara Indonesia benar-benar dipenuhi
oleh lagu-lagu Koes Plus. Baik radio atau orang pesta selalu
mengumandangkan lagu Koes Plus. Barangkali tidak ada orang-orang
Indonesia yang waktu itu masih berusia remaja yang tidak

mengenal Koes Plus. Kapan Koes Plus mengeluarkan album baru
selalu ditunggu-tunggu pecinta Koes Plus dan masyarakat umum.
Tahun 1972 Koes Plus sempat menjadi band terbaik dalam
Jambore Band di Senayan. Semua peserta menyanyikan lagu Barat
berbahasa Inggris. Hanya Koes Plus yang berani tampil beda
dengan menyanyikan lagu “Derita” dan “Manis dan Sayang”.

Lagu:

Kolam Susu

Cipt : Yok Koeswoyo

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui

Ikan dan udang mengahampiri dirimu

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang mengahampiri dirimu

Reff:

Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Orang bilang tanah kita tanah surga

Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Panbers

1.Benny Panjaitan
(vokal, gitar)
2.Doan Panjaitan
(vokal, keyboard, bass)
3.Asido Panjaitan
(vokal, drum)

4.Maxie Pandelaki (vokal, keyboard, bass)
5.Hans Noya (vokal, gitar)
6.Hendri Lamiri (biola)
Panbers terbentuk pada tahun 1969 yang personilnya merupakan
kakak-beradik kandung keluarga Panjaitan. Pada tahun 1971
produser Dick Tamimi yang merekrut mereka untuk bernaung di

bawah perusahaan Dimita dan mengeluarkan album, Panbers Volume
I: Kami Tjinta Perdamaian.
Beberapa lagu Panbers antara lain Gereja Tua, Cinta dan
Permata, Kami Cinta Perdamaian, Indonesia My Lovely Country,
Akhir Cinta, Jakarta City Sound, Haai, dan Terlambat Sudah.
Setelah ditinggalkan oleh kakak tertua,yaitu Hans Panjaitan
(vokal,gitar) yang meninggal dunia pada tahun 1995 dikarenakan

sakit,maka saat ini Panbers tidak hanya terdiri dari keluarga
Panjaitan,akan tetapi dengan beberapa musikus lainnya.

Lagu:

Gereja Tua

Cipt.: Panbers

Masihkah kau ingat waktu di desa
Bercanda bersama di samping gereja
Kala itu kita masih remaja

Yang polos hatinya bercerita

Waktu kini telah lama berlalu
Sudah sepuluh tahun tak bertemu
Entah dimana kini kau berada
Tak tahu dimana rimbanya

Chorus:

Hanya satu yang tak terlupakan
Kala senja di gereja tua
Waktu itu hujan rintik-rintik
Kita berteduh dibawah atapnya

Kita berdiri begitu rapat
Hingga suasana begitu hangat

Tanganmu kupegang erat-erat
Kenangan itu selalu kuingat

Gaya Lagu:

Legato

ALAT MUSIK

Alat musik yang dipakai dalam aliran musik pop antara lain

sebagai berikut.

1.Gitar Listrik

Gitar listrik adalah sejenis gitar yang menggunakan beberapa
pickup untuk mengubah bunyi atau getaran dari string gitar menjadi

arus listrik yang akan dikuatkan kembali dengan menggunakan
seperangkat amplifier dan loud speaker.

2.Gitar Bass Listrik

Gitar bass listrik (biasa disebut Bass listrik atau bass saja)
adalah alat musik dawai yang menggunakan listrik untuk
memperbesar suaranya. Penampilannya mirip dengan gitar listrik

tapi ia memiliki tubuh yang lebih besar, leher yang lebih panjang,
dan biasanya memiliki empat senar (gitar listrik memiliki enam
senar).

3.Gitar

Gitar adalah alat musik berdawai yang dimainkan dengan jari-
jemari tangan atau sebuah plektrum (alat petik gitar). Bunyinya
dihasilkan dari senar-senar yang bergetar.

4.Kibor (Keyboard)

Kibor (Inggris: Keyboard) adalah sebuah alat musik yang
dimainkan seperti piano, hanya kibor bisa memainkan beragam

suara, seperti terompet, suling, gitar, biola, sampai perkusi-
perkusian. Dengan kibor, kita juga bisa bermain layaknya sebuah
band. Dengan kibor, kita juga bisa bermain seperti kita bermain
organ atau piano dan lebih praktis karena lebih mudah dibawa ke
mana-mana.

5.Drum

Drum adalah kelompok alat musik perkusi yang terdiri dari
kulit yang direntangkan dan dipukul dengan tangan atau sebuah
batang. Selain kulit, drum juga digunakan dari bahan lain, misalnya
plastik. Drum terdapat di seluruh dunia dan memiliki banyak jenis,
misalnya kendang, timpani, Bodhrán, Ashiko, snare drum, bass drum,
tom-tom, beduk, dan lain-lain.

Dalam musik pop, rock, dan jazz, drums biasanya mengacu
kepada drum kit atau drum set, yaitu sekelompok drum yang
biasanya terdiri dari snare drum, tom-tom, bass drum, cymbal, hi-
hat, dan kadang ditambah berbagai alat musik drum listrik. Orang
yang memainkan drum set disebut "drummer".

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->