Anda di halaman 1dari 2

Menjadi PNS Itu Panggilan

(Tanggapan terhadap Pandangan


tentang Apa Keistimewaan Menjadi PNS ?)
Oleh
Ricky Ekaputra Foeh

Sungguh sangat menguggah opini saudara Senny yang termuat dalam


harian umum Timex edisi Jumat 15 Januari 2010 tentang apa keistimewaan
menjadi Pegawai Negeri Sipil ? begitu banyak alasan yang saudara kemukakan
diantaranya saya simpulkan sebagai berikut:

a. PNS itu Kerjanya santai, sibuk baca Koran, ngopi, main catur dan tidak serius
seperti pada swasta. Saya tidak tahu dan tidak mengerti atas dasar apa
saudara berkesimpulan demikian, sebab sepanjang pengetahuan, saya tidak
pernah mendapati ada oknum PNS yang melakukan tindakan seperti itu atau
mungkin saja ketika anda berkunjung sudah siang hari atau barangkali sudah
tidak ada pekerjaan lagi, jadi wajar saja kalau mereka didapati sedang
bersantai (mudah mudahan bukan karena oknum tersebut tidak memahami
tugas pokok dan fungsinya). PNS sebagai aparatur negera digaji untuk
melakukan pelayanan publik kepada masyarakat. Argumen saudara yang
menyatakan bahwa untuk mengurus KTP dibutuhkan waktu sampai 1 bulan,
sungguh diluar dugaan, sebab sewaktu penulis mengurus KTP pada kantor
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tidak pernah lebih dari 2 hari,
semuanya dikerjakan secara professional, dan mudah mudahan dapat terus
dipertahankan kinerja yang demikian.
b. Menjadi PNS dijamin tidak stress, saya kira tidak demikian adanya
mengingat banyak sekali beban kerja yang ada di pundak setiap aparatur
Negara, dimana dituntut agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik
bagi masyarakat, bangsa dan Negara.
c. Sulit dipecat, siap bilang PNS tidak dapat dipecat, dengan adanya UU baru
tentang kedisiplinan mengatur bahwa jika seorang PNS alpa lebih dari 43
hari maka dapat diberhentikan dengan hormat, hal ini menunjukkan tingkat
kedisiplinan yang tinggi sangat dituntut dari setiap aparatur birokrasi.
d. Gaji dan pangkat selalu naik, tidak selamanya demikian karena ada juga
PNS yang pangkat dan gaji naik, banyak PNS yang karena tidak berprestasi
tidak mendapatkan kenaikan pangkat dan gaji.
e. Symbol status, sangat melekat pada diri seorang PNS jika yang
bersangkutan tinggal di kampung, maka orang sekampung akan
membanggakan yang bersangkutan, kalau ada acara yang bersangkutan
tentunya akan diberi penghargaan lebih. Semua itu berpulang pada perilaku
dalam kehidupan social kita setiap hari, jika kita berlaku dengan tidak etis
maka akan mencerminkan pribadi kita.

Penutup
Kesimpulan yang bisa ditarik adalah bahwa kedepan menjadi seorang
PNS msih merupakan sebuah tren dikalangan lulusan perguruan tinggi kita,
pilhan menjadi wirausaha masih merupakan pergumulan tersendiri. Tetapi yang
harus diingat bahwa menjadi seorang PNS adalah seorang pelayanan
masyarakat. Untuk ke depan sudah saatnya dipikirkan peningkatan mutu PNS
dan kesejatheraannya, mengingat akan tugas pokok dan tanggungjawabnya
yang begitu besar.