P. 1
SEJARAH KERAJAAN TARUMANEGARA

SEJARAH KERAJAAN TARUMANEGARA

|Views: 3,996|Likes:
Dipublikasikan oleh Stephanie Angela

More info:

Published by: Stephanie Angela on Sep 13, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2013

pdf

text

original

SEIARAB KERAIAAN TAR0NANEuARA

A. S0NBER - S0NBER SEIARAB TAR0NANEuARA
PRASASTI
Aua tujuh buah Piasasti yang membuktikan bahwa paua masa yang lalu telah beiuiii sebuah keiajaan
(Taiumanegaia). Ke tujuh Piasasti itu aualah:
ŵ. Piasasti Ciaiuteum ¡ Ciampea
Piasasti ini ui temukan ui uaeiah Ciampea, Bogoi. Teppatnya ui tepi sungai Ciaiuteun
Bi atas tulisan Piasasti itu aua lukisan laba - laba uan telapak kaki. Tulisannya senuiii beiupa uisi¡ sajak empat
baiis bunyinya:
" Ini bekas uua kaki, sepeiti kaki uewa Wisnu. Ialah kaki yang mulia puinawaima, iaja ui negeii Taiuma. Raja yang
gagah beiani ui uunia"
Baii Piasasti teisebut kita bisa tahu bahwa ui uaeiah teisebut beiuiii keiajaan taiuma. Rajanya Puinawaiman,
menganut Binuu ¡ pemuja Bewa Wisnu. Bia juga gagah beiani
Ŷ. Piasati Iambu ¡ Pasii Kolengkak
Piasasti ini ui temukan ui bukit pasii Kolengkak. Baeiah teisebut teimasuk peikebunan jambu teiletak ŷŴ Km ui
sebelah baiat Bogoi
Tulisan ualam Piasasti ini sebagai beiikut:
" Sii Puinawaiman aualah seoiang pemimpin yang tiaua taianya. Baginua teikenal gagah beiani, jujui uan setia
menjalankan tugas. Baginua memeiintah ui Taiumanegaia. Baginua memakai Waiman, baju Ziiah yang tak uapat ui
tembus senjata musuh. Ini aualah sepasang kaki. baginua selalu beihasil menggempui kota - kota musuh. Baginua
hoimat kepaua paia pangeian. Namun baginua sangat ui takuti oleh musuh - musuh baginua".
Baii Piasasti uiatas kita uapat keteiangn bahwa Puinawaiman suka memakai Waiman (baju Ziiah¡Besi) yang tiuak
uapat ui tembus senjata. Baii itu juga kita tahu uia seiing beipeiang uan menggempui kota - kota musuhnya
ŷ. Piasasti Kebon Kopi
Piasasti ini ui temukan ui kampung Nuaia Bilii Cibitung Bulang (Bogoi) tak banyak yang ui ungkapkan ualam
Piasasti ini hanya beiupa sepasang telapak kaki (sepeiti kaki gajah). Tulisan yang aua hanya menyebutkan bahwa
itu telapak kaki gajah penguasa Taiuma
Ÿ. Piasasti Pasii Awi
Piasasti ini ui temukan ui uaeiah Pasii Awi, Bogoi. Paua Piasasti ini juga aua gambai telapak kaki, Piasasti ini ui
tulis uengan huiuf ikal yang belum uapat uiaitikan
Ź. Piasasti Nuaia Cianten
Piasasti ini ui temukan ui muaia Cianten Bogoi, sepeiti Piasasti lain, Piasasti ini juga teiuapat telapak kaki. Sayang
tulisannya belum uapat ui aitikan sebab tulisannya ualam huiuf ikal sehingga tiuak banyak yang ui ketahui tentang
isinya
ź. Piasasti Tugu
Bi temukan ui uaeiah Cilincing BKI Iakaita atau ui tugu. Piasasti ini aualah Piasasti teipanjang uan teipenting uaii
Taiumanegaia. Sekaiang Piasasti itu aua ui museum Nasional Piasasti itu banyak memuat keteiangan kiia - kiia
sebagai beiikut:
" Bulu kali Canuiabagha ui gali Puinawaiman, Nahaiaja yang mulia yang mempunyai lengan kencang uan kuat.
Setelah sampai ke istana, kali ui aliikan ke laut. Istana keiajaan baginua teimashui. Kemuuian baginua menitahkan
lagi menggali sebuah kali. Kali ini sangat inuah uan jeinih. Kali ini ui sebut kali gomati. Kali ini mengalii melalui
keuiaman nenekanua Puinawaiman. Kali uomati, (galian itu ) ź.ŵŶŶ tumbak panjangnya pekeijaan ini ui mulai paua
haii baik, tanggal 8 paio petang bulan phalguna uan ui suuahi paua haii tanggal ke ŵŷ paio teiang bulan Caitia, jaui
hanya Ŷŵ saja untuk itu uiauakan selamatan yang ui laksanakan oleh paia Biahmana. 0ntuk selamatan itu
Puinawaiman menghauiahkan ŵ.ŴŴŴ ekoi sapi".
Baii keteiangan teisebut uapat ui simpulkan Puinawaiman peinah memeiintah penggalian kali Canuiabagha lalu
kali uomati. Panjang galian itu ź.ŵŶŶ tumbak (ŵŶ Km) pekeijaan itu ui mulai paua haii baik tanggal 8 paio petang
bulan Phalguna uan ui suuahi paua haii tanggal ŵŷ paio petang Bulan Caiita, jaui hanya Ŷŵ saja selametan baginua
ui lakukan biahmana ui seitai ŵ.ŴŴŴ sapi yang ui hauiahkan
Pembuatan galian teisebut yang jelas untuk pengaiian sawah uan pengantisipasi banjii. Baii sini kita lihat
Puinawaiman iaja yang mempeihatikan kesejahteiaan iakyat. Penggalian ini juga memepeihatikan kesejahteiaan
iakyat. Penggalian ini juga mempeilihatkan bahwa pengetahuan beitani Taiumanegaia suuah cukup maju
Nenuiut paia ahli sejaiah, kemungkinan besai sungai yang ui gali aualah teiusan untuk membantu pengaliian
sungai Bekasi. Sebab ui sebutkan sungai Canuiabagha. Nenuiut Piof. Puibacaiaka Chanuiabagha uapat ui aitikan
menjaui bekasi = Bhagasasi = Baghacanuia = Chanuabagha (Sasi = Canuia = Bulan)
Selaian itu Piasasti tugu ini. Nempunyai unsui penanggalan tetapi tiuak memakau angka tahun. Balam Piasasti tugu
teiuapat kata Phalaguna uan Caiita. Yaitu bulan yang beitepatan uengan pebiuaii - apiil ualam taiikh Nasehi

Ż. Piasasti lebak ¡ Ciuanghiang
Piasasti ini ui temukan ui kampung lebak, tepi sungai Ciuanghiang (Nunjul) isinya kiia - kiia
" in ilah tanua - tanua kepeiwiiaan yang ulia Puinawaiman. Bginua seoiang iaja Agung uan gagah beiani. Baginua
aualah iaja uunia uan menjaui panji sekalian Raja"
uaii Piasasti ini kita bisa tahu iupanya iaja Puinawaiman seoiang iaja yang peikasa yang mempunyai wilayah
kekuasaan yang luas. Bia banyak menaklukan iaja - iaja ui uaeiah sekitainya

S0NBER LAIN
ŵ. Beiita Baii Cina
Fa Bien
Bia aualah musafii Cina (penueta Buuha) yang teiuampai ui Yepoti (Yawauhipa¡Iawa) tepatnya Tolomo (Taiuma)
paua tahun ŸŵŸ. ualam catatannya ui sebutkan iakyat Tolomo seuikit sekali memeluk Buuha yang banyak ui
jumpainya aualah Biahmana
Fa Bien juga menyebutkan ualam bukunya Fa Kuo Chien bahwa iakyat Tolomo beimata pencahaiian beitani,
beiuagang nuan panuai membuat minuman uaii malai kelapa
Baii bukti - bukti yang aua paia ahli sejaih menuuga Tolomo ¡ taluma menuiut Fa Bien aualah Taiumanegaia
Binasti Sui
Selain beiita Fa Bien kebeiauaan Taiuma juga ui peikuat uaii beiita Binasti Sui, bahwa tahun ŹŶ8 uan ŹŷŹ uatang
utusan uaii negeii Tolomo yang teiletak ui sebelah selatan
Binasti Tang Nuua
Beiita uinasti Tang Nuua menyebutkan tahun źźź uan tahun źź9 N uatang utusan uaii Tolomo nama Tolomo ui
uuga lafal bahasa cina untuk Taiuma
Ŷ. Aica Rajaisi, Wisnu Cibuaya I uan II
ŵ. Aica Rajaisi
Aica ini teimasuk aica yang tua, tapi sayang tiuak ui ketahui pasti tempat temuanya yang asli beiuasaikan beiita
yang sampai, uipeikiiakan beiasal uaii uaeiah Iakaita. Aica ini menggambaikan Rajaisi sebagaimana ui sebutkan
ualam Piasasti tugu uan mepeilihatkan sifat Wisnu - Suiya. Seuang Puinawaiman senuiii penganut Nazhab itu
Ŷ. Aica Wisnu Cibuaya I
Neski beiasal uaii abau vII N tapi uapat ui anggap bisa melengkapi Piasasti Puinawaiman. Ini membuktikan
auanya aliian seni Iawa Baiat. Aica ini mempeilihatkan peisamaan uengan aica yang ui temukan ui semenanjung
Nelayu, Siam uapatlah ui uuga aica ini mempunyai peisamaan uengan langgam seni Palawa ui Inuia atau baiangkali
uengan Caluknya
ŷ. Aica Wisnu Cibuaya II
Aica ini juga ui temukan ui Cibuaya tapi tiuak uapat ui ketahui pastinya. Bi pastikan aica ini agak tua, sesuai uengan
penuapat bahwa Iawa Baiat masih menjaui pusat seni uan agama. Ban sesuai pula uengan beiita Cina yang
mengatakan bahwa paua abau vII m masih aua sebuah keiajaan beinama Tolomo (Taiuma)

B. LETAK ¡ WILAYAB KEK0ASAAN
Baii sumbei - sumbei ui atas uapat ui simpulkan bahwa Taiumanegaia teiletak ui jawa Baiat. Pusatnya belum
uapat ui pastikan, namun paia ahli menuuga kali Chanuabagha aualah kali Bekasi, kiia - kiia anatai sungai Citaium
uan sungai Cisauane. Auapun wilayah kekuasaan keiajaan Taiumanegaia meliputi uaeiah Banten, Iakaita, sampai
peibatasan Ciiebon
C. BERBIRINYA TAR0NANEuARA BAN PENERINTABANNYA
Keiajaan Taiumanegaia uipeikiiakan mulai beiuiii sejak abau ke v hampii beisamaan uengan Kutai (Kalimantan
Timui)
Kata Taiumanegaia beiasal uaii kata Taium yaitu sejenis tumbuhan yang uaunya ui sebut Nila (sejenis zat pewaina
Biiu). Taiumanegaia teiletak ui Iawa baiat. Bi keiajaan ini peinah memeiintah seoiang iaja yaitu P0RNAWARNAN.
Besai kemungkinan iaja asli oiang Inuonesia. Tetapi memakai nama Sansekeita. Sama halnya Asmawaiman ¡
Nulawaiman iaja ui Kalimantan Timui
Keiajaan taiuma banyak meninggalkan Piasasti, sayangnya tiuak satupun yang memakai angka tahun
Ban untuk memastikan kapan Taiumanegaia beiuiii teipaksa paia ahli beiusaha mencaii sumbei lain. Ban
usahanya tiuak sia - sia. Setelahnya ke cina untuk mempelajaii hubungan cina uengan Inuonesia ui masa lampau
meieka menemukan naskah - naskah hubungan keiajaan Inuonesia uengan keiajaan Cina menyebutnya Tolomo
Nenuiut catatan teisebut, keiajan Tolomo mengiiimkan utusan ke cina paua tahun ŹŶ8 N, Źŷ8 N, źźŹ N, źźźN.
sehingga uapat ui simpulkan Taiumanegaia beiuiii sejak ¡ sekitai abau ke v uan ke vI
B. RAIA YANu NENERINTAB
Taiumanegaia mulai beikembang paua abau ke v N. iaja yang sangat teikenal aualah Puinawaiman. Bia penganut
Binuu Wisnu ia ui kenal sebagai iaja yang gagah beiani, tegas, jujui, auil, uan aiif ui ualam memeiintahnya
Ia memeiintah cukup lama kapan ia naik tahta uan kapan ia wafat tiuak ui ketahui. Namun ui uuga ia memeiintah
Taiuama paua peitengahan abau ke v

E. KEABAAN NASYARAKAT
Nata Pencahaiian (Ekonomi)
Nata pencahaiian iakyat taiuma ui peikiiakan
ŵ. Peibuiuan ui simpulkan uaii auanya peiuagangan cula bauak uan gauing gajah uengan cina
Ŷ. Peitambangan uisimpulkan uaii banyaknya peiuagangan emas uan peiak
ŷ. Peiikanan ui simpulkan uaii auanya peiuagangan penyu, uisamping menangkap penyu juga menangkap ikan
Ÿ. Peitanian uisimpulkan uaii penggalian kali untuk mengaiii sawah - sawah
Ź. peiuagangan ui simpulakan uaii auanya hubungan uagang uengan cina
ź. Pelayaian uisimpulakan uaii pengiiiman utusan ke cina
Ż. Peteinakan ui simpulakan uaii hauiah ŵ.ŴŴŴ ekoi sapi uaii Puinawaiman
Lapisan Nasyaiakat (Sosial)
Lapisan masyaiakat Taiumanegaia ui uuga teiuiii uaii:
ŵ. Keluaiga iaja uan kaum bangsawan (pangeian) yang memeiintah keiajaan
Ŷ. Kaum Biahmana yang memimpin upacaia agama uan mengembangkan agama Binuu
ŷ. Rakyat yang teiuiii uaii pembuiu, peuagang, petani, pelayai, penambang, peteinak
Ÿ. Buuak - buuak
Kepeicayaan (Agama)
Agama yang uianut aualah:
ŵ. Agama Binuu sepeiti yang ui anut Puinawaiman
Ŷ. Agama Buuha meskipun hanya seuikit
ŷ. penganut animisme uan uinamisme

F. R0NT0BNYA TAR0NANEuARA
Runtuhnya Taiumanegaia belum uapat ui ketahui pasti, namun keiajaan Taiumanegaia masih mengiiimkan
utusannya ke cina sampai tahun źź9 N. setelah itu tiuak ui uapatkan lagi beiita. Kemungkinan Taiumanegaia ui
taklukan Siiwijaya (sepeitihalnya teilulis ualam Piasasti Piasasti Kaiang beiahi). Sehingga uapat ui uuga iuntuhnya
Taiumanegaia sekitai + tahun źź9 N oleh seiangan Siiwijaya
KESINP0LAN
Baii apa yang telah kami sampikan taui, uapat ui simpulkan pengaiuh kebuuayaan Inuia ui Inuonesia tiuak hanya
menunjuk paua peikembangan ajaian Binuu - Buuha, tetapi juga paua aspek lain missal aspek politik, ekonomi,
sosial buuaya uan lain sebaginya
Balam pioses akultuiasi, Inuonesia sangat beipeian aktif. Bal ini teilihat uaii peninggalan - peninggalan yang tiuak
sepenuhnya meiupakan hasil jiplakan kebuuayaan Inuia
Neskipun coiak uan sifat kebuuayaan ui pengaiuhi Inuia. Namun ualam peikembangannya Inuonesia mampu
menghasilkan kebuuayaan kepiibauian senuiii

:9,
erajaan Kutai diperkirakan berada di daerah Kutei lama, Muara kaman, Kota Bangun, dan Sebulu. Namun
etaknya kerajaan Kutai yang jelas berada di daerah sekitar Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.
Bukti mengenai keberadaan kerajaan ini dapat ditelusuri melalui tujuh prasasti atau yang
isebut :5,Yupa ditulis dalam bahasa sanskrit yang ditemukan di Muara Kaman. Prasasti ini
iperkirakan ditulis pada akhir abad ke-4 dan awal abad ke-5. Isi dari prasasti itu mengenai seorang raja
ang bernama Mulavarman yang memberi sedekah berupa tanah, emas, dan lembu kepada para
rahmana yang tinggal di tempat yang bernama Vaprakesvara.
Adapun Mulavarman sendiri adalah cucu dari seorang kepala suku yang bernama Kudungga dan
yahnya bernama Asmavarman. Adapun dalam berita Cina yang ditulis oleh Fa-Hsien menyebutkan bahwa
erajaan yang terdapat di Kalimantan itu pernah dipimpin oleh Raja Devavarman, Asvavarman, dan
emudian Mulavarman.
Terdapat hal menarik dalam penyebutan nama antara Kudungga dengan Devavarman. Devavarman
apat diartikan sebagai penyebutan nama atas Kudungga. Nama Kudungga sendiri jelas bukan merupakan
ama yang berbau Hindu. Devavarman merupakan nama yang berbau Hindu, pemberian dari brahmana
ntuk menunjukkan bahwa Mulawarman sebagia keturunan seorang Hindu. Namun, Kudungga sendiri
idak dianggap sebagai pendiri dinasti. Yang dianggap sebagi pendiri dinasti adalah Asvavarman. Karena
ama Asvavarman dan Mulavarman, dihadapkan nama-nama yang berbau Hindu.
Dalam Prasati itu juga disebutkan bahwa Mulavarman mengundang para brahmana yang berasal
ari India untuk datang ke negaranya. Hal ini menunjukkan bahwa Kutai bukan merupakan kerajaan yang
erisolasi atau tidak melakukan hubungan dengan negara lain. Brahmana sendiri akan tinggal di pura,
ura sebagai perwujudan penghormatan Mulawarman atas leluhurnya.
Kerajaan Kutai sebagai sebuah kerajaan yang dapat mentransformasikan kepemimpinan yang
ersifat tradisi menuju kepemimpinan yang mengadopsi kebudayaan India, serta telah mampu
embentuk sebuah kerajaan menurut sistem keluarga atau dinasti.

  ^S_S_`WTSÈVSZYSZY ^S_S_`ZV`WaSZVS\aZYWTS`W\_aZYSVSZYSZY aZa_Z S^SÊ^S ZS`SZVSÊ`SZVSW\W^c^SSZ SZYaS a^ZScS^SZYZVS_W[^SZY^SSYaZYVSZYSYSTW^SZSYZVS SVSS^SSVaZSVSZWZSV\SZ_WSSZSS VS^ ^S_S_`Z`ST_S`Sa^a\SZ S^SS a^ZScS^SZ_W[^SZY^SS SZY\W^S_S SZYW\aZ ScS S WaS_SSZ SZYaS_STSZ SWZSaSZ^SSÊ^SSVVSW^S_W`S^Z S      W^`SS^ZS  S WZ SSVSSa_SX^ZS\WZVW`SaVS SZY`W^VS\S^VW\[`ScSV\SÈ ScS`W\S`Z S[[[S^aS \SVS`SaZ VSSUS`S`SZZ SV_WTa`SZ^S S`[[[_WV`_WSWWaaVS SZYTSZ SV a\SZ SSVSS^SSZS S WZaYSWZ WTa`SZVSSTaaZ S S a[WZTScS^S S`[[[TW^S`S\WZUSS^SZTW^`SZ TW^VSYSZYZVSZ\SZVSWTaS`ZaSZVS^SSWS\S S^Ta`ÊTa` SZYSVS\S^SS_WS^WZVaYS[[[È`SaSWZa^a` S WZSVSSS^aSZWYS^S ZS_`a WSZTW^`S S WZWTW^SVSSZS^aSaYSV\W^aS`VS^TW^`SZS_`aTScS`SaZ %VSZ VS`SZY a`a_SZVS^ZWYW^[[[ SZY`W^W`SV_WTWS_WS`SZ ZS_`SZY aVS W^`SVZS_`SZY aVSWZ WTa`SZ`SaZ VSZ`SaZ % VS`SZYa`a_SZVS^[[[ZSS[[[V VaYSSXSTSS_SUZSaZ`aS^aS ^USSS^__ZaTaS S VSZ  ^USSS^_ ^USZ`W^S_aS^US SZY`aS`S\_S SZY`VSVW`Sa\S_``W\S``WaSZ S SZYS_TW^VS_S^SZTW^`S SZY_S\SV\W^^SSZTW^S_SVS^VSW^S SS^`S^USZWZYYSTS^SZSS^__WTSYSSZSV_WTa`SZ VSS ^S_S_``aYaVSZW\W^S`SZ_XS`_ZaÊa^ SWVSZY a^ZScS^SZ_WZV^\WZYSZa` S ST`a ^US_ZaTaS S  W_TW^S_SVS^STSV  `S\VS\S`VSZYYS\T_SWWZYS\ ^S_S_` a^ZScS^SZ ZWTa`SZ SVSZ SS^SZ_WZ ScSS^S`^USZW\W^S`SZ\W^_SSSZVWZYSZS^US SZYV`WaSZV_WWZSZaZY WS aSVS\S`SVVaYSS^USZW\aZ S\W^_SSSZVWZYSZSZYYS_WZ SScSV ZVSS`SaTS^SZYS VWZYSZSaZ S ^US_ZaTaS S  ^USZaYSV`WaSZVTaS S`S\`VSVS\S`VW`Sa\S_`Z S\S_`SZS^USZSYS`aS_W_aSVWZYSZ \WZVS\S`TScS ScSS^S`S_WZSV\a_S`_WZVSZSYSSSZ_W_aS\aSVWZYSZTW^`SZS SZY WZYS`SSZTScS\SVSSTSV S_SVS_WTaSW^SSSZTW^ZSS[[[S^aS    È      S^_aTW^Ê_aTW^VS`S_VS\S`V_\aSZTScSS^aSZWYS^S`W^W`SVScSS^S` a_S`Z STWa VS\S`V\S_`SZZSaZ\S^SSWZVaYSSSZVSTSYSSVSSSWS_^SÊ^SSZS`S^_aZYS`S^a VSZ_aZYS_SVSZWVS\aZcS SWaS_SSZW^SSSZS^aSZWYS^SW\a`VSW^SSZ`WZ SS^`S_S\S \W^TS`S_SZ^WT[Z             W^SSSZS^aSZWYS^SV\W^^SSZaSTW^V^_WSSTSVWS\^TW^_SSSZVWZYSZ a`S SSZ`SZ a^ S`SS^aSZWYS^STW^S_SVS^S`SS^a S`a_WWZ_`aTaSZ SZYVSaZ SV_WTa` S_WWZ_ S`\WcS^ZS ^aS^aSZWYS^S`W^W`SV ScSTS^S`W^SSSZZ\W^ZSWW^Z`S_W[^SZY^SS S`a     W_S^WaZYZSZ^SSS_[^SZY ZV[ZW_SW`S\WSSZSSSZ_WW^`SSSSZ S_ScS^SZÈ aScS^SZ^SSV SSZ`SZa^ W^SSSZ`S^aSTSZ SWZZYYSSZ ^S_S_`_S SZYZ S`VS_S`a\aZ SZYWSSSZYS`SaZ SZaZ`aWS_`SZS\SZS^aSZWYS^STW^V^`W^\S_S\S^SSTW^a_SSWZUS^_aTW^SZSZ a_SSZ S`VS_SÊ_SW`WSZ SWUZSaZ`aW\WSS^aTaZYSZUZSVWZYSZ ZV[ZW_SVS_SS\Sa W^WSWZWaSZZS_SÊZS_SaTaZYSZW^SSSZ ZV[ZW_SVWZYSZW^SSSZZSWZ WTa`Z S[[[ WZa^a`US`S`SZ`W^_WTa`W^SSZ[[[WZY^SZa`a_SZWUZS\SVS`SaZ %  %     _WZYYSVS\S`V_\aSZS^aSZWYS^STW^V^_WSÈ_W`S^STSVWVSZW         .

/../.-07:5..3$0-:: .307./9:8/.:/:3.2-079..30.3/9:840.3.757.2.3 !7.39:5073...3.3/:./5077.3 02:/.2...'.7..3 /.2..3  .893 5077...78047.3/902:.:./9025.2.5.08.3 /..302-:05.9/90:8:720.7.3 80-:9:5...3%2:7  :920303..7..393.82..3.5:3:.8-07./.39.3:9.:9::57.3:9.:90. :.39.3-073.37.3879..9.07.305.3:.3 8.8047.9..:..:..72.2..-.7$:3./525340#..5.3/9:85..8::.3202-0780/0.9/.3-073.7.72.3-..2-.. 02.2.7./.72.3.2 .2.07. :5.07.8 /.8.3 .72.0.8.3-07..2:3 09.  /..-073.2.3803/7.3907/....S^aSZWYS^SaSTW^WTSZY\SVSSTSVW ^SS SZY_SZYS``W^WZSSVSS a^ZScS^SZS\WZYSZa` ZVa_ZaSVWZS_WTSYS^SS SZYYSYSTW^SZ`WYS_aa^SVVSZS^XVVSSWW^Z`SZ S SWW^Z`SUaa\SSS\SZSZS`S`SVSZS\SZScSXS``VSVW`Sa SaZVVaYSSWW^Z`S S^aSS\SVS\W^`WZYSSZSTSVW        S`S WZUSS^SZ[Z[ S`S\WZUSS^SZ^S S``S^aSV\W^^SSZ  W^Ta^aSZV_\aSZVS^SVSZ S\W^VSYSZYSZUaSTSVSVSZYSVZYYSSVWZYSZUZS  W^`STSZYSZV_\aSZVS^TSZ SZ S\W^VSYSZYSZWS_VSZ\W^S  W^SZSZV_\aSZVS^SVSZ S\W^VSYSZYSZ\WZ aV_S\ZYWZSZYS\\WZ aaYSWZSZYS\SZ  W^`SZSZV_\aSZVS^\WZYYSSZSaZ`aWZYS^_ScSÊ_ScS \W^VSYSZYSZV_\aSSZVS^SVSZ SaTaZYSZVSYSZYVWZYSZUZS  WS S^SZV_\aSSZVS^\WZY^SZa`a_SZWUZS  W`W^ZSSZV_\aSSZVS^SVS  W[^_S\VS^ a^ZScS^SZ  S\_SZ S_ S^SS`[_S S\_SZS_ S^SS`S^aSZWYS^SVVaYS`W^V^VS^  WaS^YS^SSVSZSaTSZY_ScSZ\SZYW^SZ SZYWW^Z`SW^SSSZ  Sa^SSZS SZYW\Za\SUS^SSYSSVSZWZYWTSZYSZSYSS ZVa S S` SZY`W^V^VS^\WTa^a\WVSYSZY\W`SZ\WS S^\WZSTSZY\W`W^ZS aVSTaVS  W\W^US SSZYSS YSS SZYVSZa`SVSS YSS ZVa_W\W^` SZYVSZa` a^ZScS^SZ YSSaVSW_\aZSZ S_WV` \WZYSZa`SZ_WVSZVZS_W        aZ`aZ SS^aSZWYS^STWaVS\S`VW`Sa\S_`ZSaZW^SSSZS^aSZWYS^SS_WZY^SZ a`a_SZZ SWUZS_S\S`SaZ % _W`WS`a`VSVVS\S`SZSYTW^`S WaZYZSZS^aSZWYS^SV `SaSZ^cS S_W\W^`SZ S`W^a_VSS ^S_S_` ^S_S_` S^SZYTW^SWZYYSVS\S`VVaYS^aZ`aZ S S^aSZWYS^S_W`S^`SaZ % [W_W^SZYSZ^cS S      S^S\S SZY`WSS_S\SZ`SVVS\S`V_\aSZ\WZYS^aWTaVS SSZ ZVSV ZV[ZW_S`VSSZ S WZaZa\SVS\W^WTSZYSZSS^SZ ZVaÊaVS`W`S\aYS\SVSS_\WSZ__SS_\W\[`W[Z[ _[_STaVS SVSZSZ_WTSYZ S SS\^[_W_Sa`a^S_ ZV[ZW_S_SZYS`TW^\W^SZS`X SZ`W^S`VS^\WZZYYSSZÊ\WZZYYSSZ SZY`VS _W\WZaZ SW^a\SSZS_\SSZWTaVS SSZ ZVS W_\aZU[^SVSZ_XS`WTaVS SSZV\WZYS^a ZVS SaZVSS\W^WTSZYSZZ S ZV[ZW_SS\a WZYS_SZWTaVS SSZW\^TSVSZ_WZV^  :9.9.2.72....5:3/.57.3-073.3.//.89.8./. 7..:/. ....8.3:3 /..8. 07.../0  8/.809..3..3..72..0-07. 8032030-:9. 07./0 /./.5.33/.899:20303./.-.2.3 49..//..3.

8.:39:/.25030-:9..3 /.9.2.803/7.3-.33.7.:/:3. .:3/: 502-07..393. .5.2.580-./. 39:203:3:.3.2!7.8.25: 02-039:80-:. 8079..3:9.3 7..2.:3/: 0....99::..380-.3 .20.2:3 :/:3.3207:5.7/.3-07-..3./8203::0502253.2.  07..330.2.803/70.3 0.2.3/.3-.30502253.72.9.8:/:3.9..38047..3/03./.2.  :7.503/7/3...997.507::/..%07/.8-:.9. .39..3 0784.3030.3.33..803/7 /.7..3-07-.:/3.33/: .79..7..:/:3.3 .3:.9.5.503/7/3.90.3203:3/..3203:3:.3/.580-.5..3207:5.5.. 3.72.-7.2.33/.3-07-..3:.-:.3.:.07...89.3:-:3.9.2...3.80-:.72....33./80-:9.3/.72.3207:5../4580-:/..35..703..8.3203.203.3-.80-.9.381472..72.3/.07.80-. .3.8.72.3...:.:9/.380-.2.2.3.3203:7:9889020:.72.3 .5030-:9.72..80::73.:9./.3.3 0781.:.:3/:  .8.7....920397..72.89 .3..89    .30.3503472..7..../03.3-07..09:7:3...3.33.7-7.2.8./5:7..9/...307.73/.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->