••

r;';, •. - I
)ffADiAH
.. .. _.-----,..
1
4r---"
20 nIlY 2009
kemrtraan
partnerahlp LPSE NllSional
e, POI! - LIP'" .,
a·PROCUREMENT
01 INDONESIA
PENGEMBANGAN LAYANAN PENGADAAN
BARANG DAN JASA PEMERINTAH SECARA ELEKTRONIK
1\[0. KLAS: s;;til. :n
-j
No. 'NO. UK ''QztITt
TG fEHIMA:
HADIAH I BELl Rp,' '# - 00 I
DARI:
Editor:
Agung Djojosoekarto
, ,
i
if
,
I
, ~
j
Ij
y
.j
1
:j
~
,
i
1
,
)
I ~
1
J
i
j
1
DAFTAR 151
KATA PENGANTAR 111
DAFTAR AKRONIM V
DAFTAR 151 VIII
DAFTAR TABEL XI
DAFTAR GAMBAR XII
BAB1
PENDAHULUAN
A Mengapa Buku Ini Ditulis? 1
B. Metode Pengumpulan Data 6
C. Sistematika Buku 6
BAB2
e-PROCUREMENT: PERKEMBANGAN KONSEP DAN APLIKASINYA 01
INDONESIA
A Pengantar 9
B. Good Governance dan e-Procurement 10
B.1. Munculnya e-Procurement (e-Proc) 10
B.2 Perbedaan Sistem e-Procurement dengan Procurement.. 11
B.3. Aplikasi e-Procurement pada Sektor Publik 14
B.4. Adopsiee-Procurement di Negara Maju dan Berkembang 18
C. Identifikasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan
Adopsi e-Procurement 21
D. Membangun e-Proc urement yang Kontekstual Bagi Indonesia 28
BAB3
e-PROCUREMENT 01 INDONESIA
A. Latar Belakang 31
B. Kiias Balik Problematika Proses Pengadaan Barang/Jasa
Publik di Indonesia 33
C. Fenomena Korupsi dalam Tender Proyek dan Implikasinya 41
D. e-Procurement Inovasi dalam Proses Pengadaan Barang dan
,
Jasa Publik 45
E. Keunggulan dan Manfaat e-Procurement .47
F. Kebijakan dan Pengembangan e-Procurement 51
F.1. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
(LKPP) 51
F.2. LPSE Nasional 53
G Penyebaran Prakarsa Pengembangan LPSE , 54
H. Partisipasi Multi Pihak 55
ix
H.1. Kemitraan (Partnership for Goverment Reform) 55
H.2. Millenium Challenge Corporation (MCC) 56
H.3. Lembaga Sandi Negara 56
BAB4
PROSES ADOPSI e-PROCUREMENT DI INDONESIA
A Pelembagaan e-Procurement 57
A.1. Tahap Persiapan Rencana Tindak dan Gugus
Tugas (working group) 58
A2. Peraturan/Regulasi : 61
A3. InfrastrLlktur dan teknologi 62
AA. Sumber Daya Manusia 64
A5. Kelembagaan 66
B. Implementasi e-Procurement , 67
B.1. Pelaksanaan Teknis e-Procurement.. :: , 67
B.2. Pelaku e-Procurement dan Aktivitasnya .. : : 68
B.3. Alur Proses e-Procurement : 69
BA. Implementasi uji coba e-Procurement 70
C. Variasi Adopsi e-Procurement di Daerah :
.' ,
.. 78
.
BAB5
PERKEMBANGAN· e-PROCUREMENT DI DAERAH :
PROVINSI JAWA BARAT: ' : : : 83
A Sekilas Provinsi Jawa Barat :: : 83
B. Strategi Implementasi : : : : : , 84
A1. Tahap Persiapan .. : 84
A2, 'Lelang Perdana : : : 87
B. Manfaat dati dampak yang dirasakan : 89
C. Tantan(lan dan Hambatan , : 90
D. Masa Llepan LPSE Jawa Barat : : : :..' 93
PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA: 1l5
A Sekilas Daerah Istimewa Yogyakarta 95
B. Perkembangan e-Procurement Propinsi D.I Yogyakarta : 96
C. Pelaksanaan e-Procurement di Diy : 98
C.1 Persiapan e-Procurement.. 98
C.2 Simulasi e-Procurement : ' 99
C.3 Pelunc'uran e-Procurement 100
CA. Hambatan dalam Pelaksanaan 100
D. Upaya yang Telah Dilakukan 102
F. Masa Depan LPSE di Daerah Istimewa Yogyakarta 103
PROVINSI KEPULAUAN RIAU: 105
A Sekilas Tentang Kepulauan Riau 105
B. Strategi Implementasi e-Procurement di Provinsi Kepri 107
B.1 Persiapan 107
B.2 Proses adopsi : 107
x
--
··········· 55
.................. 56
.................. 56
.................. 57
.... · 58
·.. · 61
.................. 62
.................. 64
.................. 66
................. 67
.... · 67
................. 68
.. · 69
.. · ".70
.. ·, 78
·· .. · 83
.... · 83
................ 84
................. 84
· 87
89
· 90
.....' 93
.. ·· · 95
................ 95
................ 96
................ 98
.... · 98
·· 99
............. 100
............. 100
............. 102
............. 103
............. 105
............. 105
............ 107
............ 107
............ 107
ij
Ii
.,
'"
::i
Iii
Ii;
'I
I
i
II
L
·
-_.
B.3 Menyiapkan infrasturktur & teknologi. 108
BA Menyiapkan SDM 109
C. Tahap Implementasi 110
D. Tantangan, Hambatan dan solus; dalam impl€ 'll1entasi
e-Procurement 112
E. Lesson learnt dari proses adopsi e-Procurement di Provinsi Kepri .. 113
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 115
A. Sekilas tentang Kalimantan Tengah 115
B. Strategi implementasi LPSE 115
C. MASALAH DAN HAMBATAN 117
Faktor Proses 113
Faktor Manusia ~ 114
Faktor Komitmen 114
D. Masa Depan LPSE di Propinsi Kalimantan Tengah 119
KOTAMAKASAR 121
A. Sekilas Kota Makassar 121
B. Kondisi Perekonomian Daerah 121
C. Rencana Strategis Daerah 122
D. Tahap-tahap adopsi e-Procurement di Kota Makassar 122
E. Hambatan dalam Pelaksanaan e-Procurement di Kota Makasar 126
PROVINSI JAWA TIMUR 131
A.. Sekilas Propinsi Jawa Timur 131
B. Era e-Lelang Jawa Timut. 132
C. Era LPSE Jawa Timur 133
D. Hambatan Pelaksanaan LPSE di Jawa timur 133
E. Upaya yang ,elah Dilakukan Pemerintah Propinsi Jawa Timur 135
F. Masa Depan LPSE di Propinsi Jawa Timur 136
BAB6
LESSON LEARNT
MENUJU PENGADAAN BARANG DAN JASAYANGTRANSPARAN DAN
AKUNTABLE DENGAN LPSE 139
DAFTAR PUSTAKA 145
TENTANG PENULIS 149
xi

Munculnya e-Procurement (e-Proc) B. Metode Pengumpulan Data C. Fenomena Korupsi dalam Tender Proyek dan Implikasinya 41 D. Sistematika Buku BAB2 e-PROCUREMENT: PERKEMBANGAN KONSEP DAN APLIKASINYA 01 INDONESIA A Pengantar B. Partisipasi Multi Pihak 55 ix . Aplikasi e-Procurement pada Sektor Publik B.2.1. Identifikasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Adopsi e-Procurement D.4. Keunggulan dan Manfaat e-Procurement .2 Perbedaan Sistem e-Procurement dengan Procurement. Adopsiee-Procurement di Negara Maju dan Berkembang C. Latar Belakang 31 B. Membangun e-Proc urement yang Kontekstual Bagi Indonesia 111 V VIII XI XII 1 6 6 9 10 10 11 14 18 21 28 BAB3 e-PROCUREMENT 01 INDONESIA A. B. Good Governance dan e-Procurement B.47 F.3. Kiias Balik Problematika Proses Pengadaan Barang/Jasa Publik di Indonesia 33 C. Kebijakan dan Pengembangan e-Procurement 51 F. e-Procurement Inovasi dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa Publik 45 E..1. 54 H. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah 51 (LKPP) F. LPSE Nasional 53 G Penyebaran Prakarsa Pengembangan LPSE .DAFTAR 151 KATA PENGANTAR DAFTAR AKRONIM DAFTAR 151 DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR BAB1 PENDAHULUAN A Mengapa Buku Ini Ditulis? B.

Variasi Adopsi e-Procurement di Daerah .2 Simulasi e-Procurement : ' C.. : : B..1.3 Pelunc'uran e-Procurement CA. Lembaga Sandi Negara BAB4 PROSES ADOPSI e-PROCUREMENT DI INDONESIA A Pelembagaan e-Procurement A. Sumber Daya Manusia ~ A5.H.1. Upaya yang Telah Dilakukan F. C. BAB5 PERKEMBANGAN· e-PROCUREMENT DI DAERAH : PROVINSI JAWA BARAT: ' : : : A Sekilas Provinsi Jawa Barat :: : B. Manfaat dati dampak yang dirasakan : C.3.: A2. Masa Llepan LPSE Jawa Barat : : : :.3. :: . Perkembangan e-Procurement Propinsi D.' 58 61 62 64 66 67 67 68 69 70 :. A1.. Pelaksanaan Teknis e-Procurement. : D.1. InfrastrLlktur dan teknologi AA. Implementasi uji coba e-Procurement C. Implementasi e-Procurement .1 Persiapan e-Procurement. Pelaksanaan e-Procurement di Diy : C. B. Tahap Persiapan Rencana Tindak dan Gugus Tugas (working group) A2.2.. B. Tantan(lan dan Hambatan . 55 56 56 57 . Hambatan dalam Pelaksanaan e~Procurement D. Kemitraan (Partnership for Goverment Reform) H.. Pelaku e-Procurement dan Aktivitasnya .' PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA: A Sekilas Daerah Istimewa Yogyakarta B. Tahap Persiapan . Strategi Implementasi e-Procurement di Provinsi Kepri B.2 Proses adopsi : 83 83 84 84 87 89 90 93 1l5 95 96 98 98 99 100 100 102 103 105 105 107 107 107 x .2. Alur Proses e-Procurement : BA. Masa Depan LPSE di Daerah Istimewa Yogyakarta PROVINSI KEPULAUAN RIAU: A Sekilas Tentang Kepulauan Riau B.. 'Lelang Perdana : : : B.I Yogyakarta : C. Millenium Challenge Corporation (MCC) H. Peraturan/Regulasi : A3. Kelembagaan B.1 Persiapan B. Strategi Implementasi : : : : : . 78 .

B. Sekilas Propinsi Jawa Timur 131 B. Strategi implementasi LPSE 115 C. MASALAH DAN HAMBATAN 117 113 Faktor Proses Faktor Manusia ~ 114 Faktor Komitmen 114 D. 108 BA Menyiapkan SDM 109 C. Sekilas tentang Kalimantan Tengah 115 B. dalam impl€'ll1entasi e-Procurement 112 E. Tahap Implementasi 110 D. Upaya yang .3 Menyiapkan infrasturktur & teknologi. Hambatan dan solus. Kondisi Perekonomian Daerah 121 C. Sekilas Kota Makassar 121 B. Tantangan. Hambatan Pelaksanaan LPSE di Jawa timur 133 E. 113 PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 115 A.. Lesson learnt dari proses adopsi e-Procurement di Provinsi Kepri . Era e-Lelang Jawa Timut. Hambatan dalam Pelaksanaan e-Procurement di Kota Makasar PROVINSI JAWA TIMUR 131 A.elah Dilakukan Pemerintah Propinsi Jawa Timur 135 F. Rencana Strategis Daerah 122 122 D. Masa Depan LPSE di Propinsi Jawa Timur 136 BAB6 LESSON LEARNT MENUJU PENGADAAN BARANG DAN JASAYANGTRANSPARAN DAN AKUNTABLE DENGAN LPSE DAFTAR PUSTAKA TENTANG PENULIS 139 145 149 · xi .. Masa Depan LPSE di Propinsi Kalimantan Tengah 119 KOTAMAKASAR 121 A. 132 C. Tahap-tahap adopsi e-Procurement di Kota Makassar 126 E. Era LPSE Jawa Timur 133 D.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful