Anda di halaman 1dari 4

Resume ASPK unsure yang meliputi: metodologi untuk perencanaan dan pengelolaan, suatu

tim yang multidisiplin, pengorganisasian, disiplin untuk bidang yang non


Sistem dan teori keputusan: Secara leksikal, sistem berarti susunan yang kuantitatif, tknik model matematik, teknik simulasi, teknik optimasi dan aplikasi
teratur dari pandangan, teori, asas dan sebagainya. Dengan kata lain sistem computer
adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan
satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkugan ➢ Tahapan Pendekatan Sistem
kompleks.
➢ Analisa kebutuhan
Sifatdasar dari suatu sistem antara lain:
➢ Identifikasi sistem
1. Pencapaian tujuan, orientasi pencapaian tujuan akan memberikan sifat
dinamis kepada sistem, member cirri perubahan yang terus menerus ➢ Formulasi masalah
kedalam usah mencapai tujuan.
2. Kesatuan usaha, mencerminkan suatu sifat dasar daru sistem dimana ➢ Pembentukan alternatif sistem
hasil keseluruhan melebihi dari jumlah bagiannya atau sering di sebut
konsep sinergi ➢ Determinasi dari realisasi fisik
3. Keterbukaan terhadap lingkungan, lingkungan merupakan sumber
kesempatan maupun sumber hambatan pengembangan. Kertebukaan ➢ Sosial politik dan penentuan kelayakan ekonomi dan keuangan
terhadap lingkungan membuat penilaian terhadap suatu sistem menjadi
relative yang dinamakan equalfinality atau pencapaian tujuan suatu Tahapan pendekatan sistem,metode untuk penyelesaian persoalan yang
sistem tidak mutlak harus dilakukan dengan satu cara terbaik namun dilakukan melalaui pendekatan sistem terdiri dari tahapan proses, tahapan
berbagai cara. tersebut meliputi analisis, rekayasa model, impelementasi, rancang
4. Transformasi, merupakan proses perubahan input menjadi outpun yang implementasi dan operasi sistem tersebut.
dilakukan oleh sistem
5. Hubungan antar bagian, kaitan antara subsistem inilah yang akan Metodologi sistem pada prinsipnya melalu enam tahap analisis yang meliputi
memberikan analisis sistem suatu dasar pemahamn yang lebih luas. analisis kebutuhan, identifikasi sistem, formulasi masalah, pembentukan
6. Sistem ada beberapa macam antara lain sistem terbuaka, tertutup,& alternative sistem, determinasi dan realisasi fisik, social politik dan penentuan
umpan balik. kelayakan ekonomi dan keuangan.
7. Mekanisme pengendalaian, mekanisme ini menyangkut sistem umpan
balik yang merupakan suatu bagian yang member informasi kepada Analisis kebutuhan merupakan permulaan pengkajian suatu sistem. Analisis ini
isstem mengaenai efek dari perilaku sistem terhadap pencapaian tujuan akan dinyatakan dalam kebutuhan yang ada, baru kemudian dilakukan tahapan
atau pemecahan persoalan yang di hadapi. pengembangan terhadap kebutuahan yag didieeskripsikan. Sebagai contoh dari
analisis komponen yang berpengaruh dalam sistem perencananan
2. Pendekatan sistem: pendekatan sistem adalah suatu pendekatan analisis investasiproduk agroindustri, analisis kebuthan dari masing2 komponen adalah
organisatoris yang menggunakan cici-ciri sistem sebagi titik toak analisis, sbb:
dengan demikian, manajemen sistem dapat diterapkan dengan mengarahkan
perhatian kepada berbagai cirri dasar sistem yang perubahan dan gerakannya 1. Usaha tani, memerlukan informasi kepastian jumlah faktorproduksi,
akan mempenbaruhi keberhasilan suatu sistem, pada dasarnya pendekatan mengiginkan adanya peningkatan produksi dan produktifitas lahan,
sistem adalah penerapan dari sistem ilmiah dalam manajemen, dengan cara ini harga jual yang sesuai dengan yang ditetapkan, dan keuntungan yang
hendak diketahui factor-fakttor yang mempengaruhi dan keberhasilan maksimal.
organisasi atau suatu sistem. Metode ilmiah dapa tmenghindarkan manajemen 2. Perusahaan agroindustri: mengininkan adanya kemudahan
mengambil kesimpulan yang sederhana dan simplisitis searah oleh suatu mempperoleh moda, kepastian jumlah kebutuhan factor produksi,
masalah disebabkan oleh penybab tunggal. Pendekatan sistem dapat member tercapainya kpemenuhan kebutuhan bahan baku dengan jumlah,
landasan untuk pengertian yang lebih luas mengenai factor yang mempengaruhi kualitas dan waktu yang tepat,serta kontiunitas produksi dan suplai
perilakuk sistem dan memberikan dasar untuk memahami penyebab ganda dari kepasar. Selain itu mengiginkan keuntungan usahan yang optimal dan
suatu masalah dengan kerangka sistem. Dua hal umum yang menandai adanya kepercaan konsumen,
pendekatan sistem yaitu 1, dalam semua factor penting yang ada dalam 3. Koperasi, mengininkan adanya kemudahan pengumpulan produk,
mendapatkan solusi yang baik untuk menyelesaikan masalah dan 2. Dibuat adanya keprcayaan dalam pengorganisasian petani dalam produksi dan
suatu model kuantitatif unuk membantuk keputusan secara rasiional untuk penjualan produk danpemasatran produk yang mudah, murah dan
dapat bekerja secara sempurna, suatu pendekatan sistem mempunyai delapan stabil.
4. Konsumen, menginginkan adanya kemudahan memperoleh produk, ➢ Model Penilaian
harga produk yang terjangkau dan stabil, dan adanya jaminan kualitas
produk yang tinggi dan stabil. ➢ Model Penghitungan
5. Investor, menginginkan keuntungan yang sesuai dengan harapan,
adanya kemudahan memperoleh informasi jenis usaha dan produk, dan ➢ Tipe Pengambil Keputusan
adanya jaminan kembalinya modal usaha dan kelancaran usaha
6. Lembaga keuangan,menginginkan adanya peningkatan jumlah nasabah, Model Penilaian Fuzzy (trapezoidal) usia penduduk
adanya kelancaran pengembalian kridit dan adanya jamina kelancaran
usaha.

Bila suatu keputusan dibuktikan dapat berjalan secara kontinyu maka


kebutuahany ang sesuai akan dibawa pada tahp identifikasi sistem,
identifikasi sistem merupakan suatu ranti hubungan antara pernyataan dari
kebuthan dengan pernyataan khusus dari masalaha yang ahrus dipecahan
untuk mencukupi kebutuhan tersebut, hal ini digambar kan dalam bentuk
diagaram lingkar sebab akibat.(causal loop)

Hal terpenting dalam mengidentifikasi sistem adalah melanjutkan


interpretasi diagram lingakar ke dalam konsepp kotak gelap (blac box).

Identifikasi sitem akan menghasilkan spesisifikasi yang terperinci tentang


peubah yang menyangkut rancargan dan proses pengendalian, identifikasi
sitem ditentukan dan ditandai dengan adayan determinasi criteria jalannya
sistem yang akan membantu dalam evaluasi alternative sistem.

Keunggulan pendekatan sistem. Pendekatan sistem diperlukan karena


makin lama dirasakan ingerdependensinya dari berbagai bagaian dalam
mencapai tujuan sistem.

TEORI keputusan:

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER (Computer Based Information


Systems-CBIS

KOMPONEN KEPUTUSAN

➢ Alternatif Keputusan

➢ Kriteria Keputusan

➢ Bobot Kriteria
kualitas, kelancaran opererasi dan pemanfaatan dari komponen siklus.
Melalui monitoring dari dan pemanfaatan sistem dapa optimal.

Pengambilan keputusan dapat melalui dua kerangka 1pengambilan


keputusan yang berdasarkan tanpa percobaan dan dengan percobaan.

Dari informasi awal yang dikumpulkan dilakukan pendifinisan dan


penghubungan variabel2 yang memperngarushi keputusan pada tahap
deterministic. Setelah idlakukan penetapan nilai untuk mengukur tingkat
kepentingan dari variable-2 tersebut tanpa memperhatikan unsure ketidak
pastian.

Pada tahap probabilistic, dilakukan penetapan nilai ketidak pastian secara


kuantitatif yang meliputi variable yang sangant berpengaruh. Setelah
didapatkan nilai-nilai variable selanjutnyan dilakukan peninjauan terhadap
nilai2 pada tahap infomasional untku menentukan nilai ekonisnya pada
varibel yang cukup berpengaruh sehingga didapatkan suatu keputusan.

Pengambilan keputusan berbasis indeks kerja

Metode bayes merupakan salah satu teknik yang dapat dipergunakan


untuk melakukan analisis dalam pengambilan keputusan terbaik dari
sejumlah alternative dengan tujuan menghasilkan perolehan yang optimal.
Untuk mengahasilkan keputusan yang optimal perlu dipertimbangkan
berbagai criteria. (dikali)

• Merupakan teknik yang digunakan untuk melakukan analisis dalam


Prinsipnya terdapat dua basis dalam pengambilan keputusan yaitu pengambilan keputusan terbaik dari sejumlah alternatif
pegngambilan keputusan berdasarkan intuisi dan pengambilan keputusan
rasional berdasarkan hasil analisis keputusan., • Persamaan Bayes yang digunakan untuk menghitung nilai setiap
alternatif disederhanakan menjadi :
Tahapan keputusan, mengambil atau membuat keputusan adalah suatu
proses yang dilasanakan orang berdasarkan pengetahuan dan informasi Metode perbandingan EkponensialL merupakan salah satu metode
yang ada padanya pada saat tersebut dengan harapan bahwa sesuatu akan untuk menentukan urutan prioriatas alternative keputusan dengan criteria
terjadi. Keputusan dapat diambil dari alternative-alternatif keputusan yang jamak, teknik ini digunakan sebagai pembantu bagi individu pengambilan
ada. Alternative keputusan tersebut dapa tdilakukan dengan adanya keputusan untuk menggukan rancang bangun model yang terlah terdifinisi
informasi yang idolah dan disajiakan dengan dukungan sistem penunjang dengan baik pada tahapan proses. Berbeda dengan bayes, mpe akan
keputusan. Adapun informasi terbentuk dari adanya data yang disajaikan menghasilkan nilai alternated yang perbedaanya lebih kontras.
dengan dukungan sisteminformasi manajemen kemudian keputusan (dipangkatkan)
ditindak lanjuti dengan aksi yang dalam pelaksanaanya perlu mengacu pada
standar prosedur operasi dan akan membentuk kembali dat. • Merupakan salah satu metode untuk menentukan urutan prioritas
alternatif keputusan dengan kriteria jamak
Sistem informasi manajemen merupakan sistem yang berfungsi
meneruskan. Mtansfer data menjadi informasi. Decision support merupakan • Teknik ini digunakan sebagai pembantu bagi individu pengambilan
yang berfungsi mentransformasi data dan informasi menjadi alternative keputusan untuk menggunakan rancang bangun model yang telah
keputusan danprioritannya. Standaraoperationalprosedur merupakan terdefinisi dengan baik pada tahapan proses
prdeoman olerasi standar dalam mengimplementasikan keputusan dalam
suatu tindakan yang terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan. Keuntungan metode MPE, mempunyai keuntungan dalam mengurangi bias
Monitoring dan efaluasi berfungsi untuk selalu memonitor dan mengevaluasi yang mungkin terjadi dalam analisis, nilai skor yang menggambarkan urutan
prioritas menjadi besar( fungsi eksponensial) ini mengakibatkan urutan Analysis (FTA), Design for Experiment (DOE) dan Statistical Process control
prioritas aleratif keputusanlebih nyata. (SPC).

COMPOSIT PERFORMANCE INDEX (CPI) QFD menurut subagyo, adalah suatu cara untuk meningkatkan kualita
sbarang atau jasa dengan memahami kebutuhan konsumen, lalau
➢ Merupakan indeks gabungan (Composite Index) yang dapat digunakan menghubungkannya dengan ketentuan teknis untuk menghasilkan ararang
untuk menentukan penilaian atau peringkat dari berbagai alternatif (i) atau jasa di tiap tahap pembuatan barang atau jasa yang dihasilkan.
berdasarkan beberapa kriteria (j).
Tahapan QFD:

1. Mengidentifikasi kemaun pelanggan


TQM (total quality manajemen) 2. Mempelajari ketentuan teknis dalam menghasilkan produk / jasa.,
3. Hungan antara keingina pelanggan dengan ketentuan teknis
Kualitas adalah ukuran seberapa dekat suatu barang atau jasa sesuai 4. Perbandingan kinerja pelayan
dengan standar tertentu. Feigenbaum 1989, TQM suatu sistem yang efektif 5. Evaluasi pelenggan untuk membandingkan pendapat pelanggan tentang
untuk memadukan pengembangan mutu, pemeliharaan mutu dan usaha- kualitas produk yang dihasilakna oleh perusahaan dengan produk
usaha perbaikan mutu dari berbagai kelompok di suatu organisasi untuk pesaing.
memungkinkan produksi barang dan jasa berada pada tingkat paling 6. Trade off untuk memberikan penilaian pengaruh antar aktifitas atau
ekonomis yang memungkinkan kepuasan konsumen terpenuhi. sarana yang satu dengan yang lainnya.

TQM merupakan sistem manajemen yang mengikutsertakan seluruh Keuntungan QFD;


anggota organisasi dalam menerapkan konsep dan teknik kendali mutu
untuk mendapatkan kepuasan pelanggan dan orang yang mengerjakannya, 1. Memperjelas area dimana tim pengembangan produk perlu untuk
TQM memiliki cirri; melibatkan seluruh karyawan dari semua tingkatan memenui indformasi dalam mendifinisikan produk atau jasa yang akan
(manajemen partisipatif), menerapkan konsep pengendalaian mutu, dengan memenuhi kebutuhan konsumen.
memeutar daur PDCA (plan, do, chek, action) 2. Mempunyai entuk yang jelas dan teratur serta kemampuan untuk
penelususran kembali pada kebutuhan konsumen dari seluruh data atau
Sasaran yang ingin dicapai TQM adalah kepuasanpelanggan memastikan informasi yang tim produk butuhkan untuk membuat keputusan yang
mutu kepada pelanggan, menumbuhkan kerja sama yang baik dari seluruh tepat dalam hal definisi, desain, produksi dan penyedia produk atau jasa
karyawan dari semua tingkatan serta kelangsungan hidup dan 3. Menyimpanperencanaan untuk produk sebagai hasil keputusan bersa
perkembangan perusahaan. 4. Dapat digunakanuntuk mengomunikasikan rencara terhapa produk
untuk mendukung manajemn dari pihatk lainnya yang bertanggung
Konsep TQM memfomrmulasikan hubungan antara manajemen perusahaan, jawab terhadap implementasi dari rencana tersebut.
sistem, karyawan serta konsumen sebgai ssasaran akhir produk, yaitu
dengan menciptakan iklim perbaikan secara terus menerus melalui Matrik House of Quality merupakn bentuk yang paling dikenal dari
pemanfaatan teknik statistic guna pengambilan keputusan.Pada umumnya representasi QFD. HOQ digunakan oleh tim di bergagai bidang untuk
kualitas barang atau jasa dapat dilihat dari 6 dimensi yaitu: menerjemahkan persyaratan konsumen, haisl riset pasar dan benchmarking
data, kedalam sebuah target teknis prioritas.
1. Operasi atau fungsi barang/jasa
2. Keandalan dan keawetan Industrial Paradigm
3. Kesusaian dengan spesifikasi
4. Mudahnya dirawat atau diservis
5. Pengampilan
6. Kualitas yang ditangkap

TQM merupakan siste manajemen yang mengikutsertakan seluruh


anggota organisasi dalam menerpkan pkonsepsi dan teknik kendali mutu EIGHT TQM TOOLS
untuk mendapatkan kepuasan penannggan dan orang yang
mengerjakannya. Alat yang dapat digunakan dalam TQM antara lain Quality
Fungction Deployment (QFD), Design for manufacture (DFM), Foult Tree

Anda mungkin juga menyukai