Anda di halaman 1dari 3

IKE DAYI FEBRIANA ( 0810920037 )

Optimasi Ekstraksi Soxhlet Herba Leonuri Menggunakan Design Faktor dari Eksperimen

Ekstraksi soxhlet digunakan untuk ekstraksi dan pemisahan konstituen kimia dalam
tanaman obat. Modifikasi faktor untuk optimasi yaitu modifikasi waktu ekstraksi dan
pemilihan pelarut. Pada percobaan ini, ekstraksi dilakukan dengan variasi waktu 6 jam, 9 jam,
dan 12 jam. Pelarut yang dipilih pada percobaan optimasi ekstraksi soxhlet yaitu n-hexane
dan metanol.

Setelah dilakukan percobaan dengan bahan Herba Leonuri, hasil yang didapat yaitu
pelarut metanol memberikan rendemen yang lebih besar dibandingkan dengan pelarut n-
hexane. Ekstraksi dengan pelarut metanol selama waktu 6 jam, 9 jam, dan 12 jam
menghasilkan rendemen berturut – turut sebesar 12,54 %; 12,82%; dan 14,18%. Ekstraksi
dengan pelarut n-hexane selama waktu 6 jam, 9 jam, dan 12 jam menghasilkan rendemen
berturut-turut sebesar 7,25%; 5,49%; dan 6,87%. Rendemen ekstraksi dengan pelarut n-
hexane mengalami perubahan yang tidak konsisten.

Untuk mengidentifikasi bahwa target senyawa kimia dalam sampel herbal telah
terekstraksi dilakukan dengan membandingkan:

1.waktu retensi relatif yang diperoleh ketika karakteristik ion dari target senyawa terpantau.

2. Full scan spectrum MS yang diperoleh dari sampel dan spektral yang telah disimpan dalam
NIST database. Konservatif identifikasi kriteria dinyatakan untuk identifikasi senyawa target
dengan metode screening.

Identifikasi senyawa target menggunakan komputer dengan kemampuan algoritma


untuk mendapatkan suatu kesimpulan secara statistik. Hasil dari pencarian algoritma
dinyatakan benar bila spektrum sampel adalah senyawa target atau stereoisomernya. Prosedur
identifikasi senyawa target juga dapat dilakukan dengan membandingkan antara struktural
yang terbentuk dari senyawa target dengan struktural dari suatu senyawa tertentu yang telah
diketahui. Namun, cara ini hanya dapat digunakan dalam kombinasi dengan interpretasi yang
tepat dari spektrum massa.
Pada percobaan ini terdapat tiga senyawa kimia yang teridentifikasi telah terekstrak
yaitu vitamin E, asam palmitat, dan syringol. Ekstrasi soxhlet dengan pelarut n-hexane
menghasilkan ekstrak dengan konsentrasi vitamin E paling besar. Berdasarkan data grafik
diketahui bahwa konsentrasi vitamin E, asam palmitat, dan syringol paling besar terdapat
dalam hasil ekstraksi dengan pelarut n-hexane.
Kesimpulan dari percobaan ini yaitu komponen Herba Leonuri yang terekstraksi
mengandung vitamin E, asam palmitat, dan syringol. Ekstraksi dengan pelarut metanol
menghasilkan hasil ekstrak yang lebih banyak dibandingkan dengan hasil ekstraksi dengan
pelarut n-hexane. Namun,konsentrasi vitamin E, asam palmitat, dan syringol lebih besar
terdapat dalam hasil ekstraksi dengan pelarut n-hexane daripada dalam hasil ekstraksi dengan
pelarut metanol.