Anda di halaman 1dari 9

Tempat Kediaman Tuhan

oleh John G. Lake

Tuhan sudah mencari Tempat kediaman untuk waktu yang sangat


lama. Tuhan menemukan tempat kediaman dalam Yesus Kristus, dan dia
menjadi Tempat tinggal Tuhan. Tujuan/Maksud Kristus untuk dunia adalah
bahwa manusia,seperti Dirinya, seharusnya menjadi tempat tinggal
Tuhan. Bukan Direncanakan bahwa hanya Yesus yang menjadi tempat
tinggal Tuhan satu-satuNya. Sebetulnya juga direncanakan bahwa
manusia seharusnya sama seperti Yesus terdahulu menjadi sebuah
tempat tinggal yang suci dan diidamkan (dihasratkan) oleh Tuhan. Tujuan
dari Kabar Baik Tuhan (injil Tuhan) adalah bahwa melalui Yesus putra-
Nya yang tunggal banyak putra-putra lain akan diperanakan (diadopsi)
oleh tuhan, Harusnya dihasilkan oleh Kristus.

Usaha Kristus adalah untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa dan
mengubah mereka menjadi putra-putra Tuhan seperti Diri-nya. Itu adalah
Tujuan dan karya dari Tuhan dan juru selamat kita Yesus Kristus

Dalam 1Korintus 15 Kita membaca tentang penyempurnaan dari Tujuan-


Nya, Penyelesaian, kesimpulan dari Tujuan itu, saat Yesus sendiri setelah
menundukan segala hal kepada diri-Nya sendiri, dan Ia juga tunduk
kepada Bapa, sehingga Tuhan menjadi semua didalam semua. Tidak
akan ada suara yang menolak ataupun hati yang berontak. Kehendak
Tuhan telah diterima dan sebagai hasil dari kehendak Tuhan yang telah
diterima, tidak lagi dibutuhkan penyelamat, dan Yesus Kristus di dalam
kapasitas(muatan)-Nya sebagai penyelamat dunia telah disempurnakan.
Misi ( tugas)Nya telah sempurna atau selesai.

Kita sering cencerung untuk merasakan bahwa dalam pergumulan besar


yang kita lihat tentang kita, dan pergumulan kita dalam sifat
alamiah(kodrat) kita, bahwa tidak mungkin ada waktu kemenangan akhir
dan terakhir dari Tuhan Yesus Kristus dalam jiwa-jiwa manusia.

Saya ingin menyemangati anda, yang tercinta. Firman Tuhan


menggambarkan waktu dan peng-gagasan tujuan(maksud) Yesus Kristus,
ketika dunia, yang ditebus kepada Kristus, tidak lagi membutuhkan jasa
penebusan Juruselamat. Jadi Yesus, setelah menundukkan segala
sesuatu kepada-Nya, Ia sendiri adalah juga tunduk kepada Bapa, supaya
Allah menjadi semua di dalam semua.

Tuhan tidak menjadi semua-didalam-semua sekarang, dan tidak akan pernah


sampai kehendak Allah memerintah dalam hati setiap orang, di dalam jiwa setiap
manusia. Sampai penebusan Yesus Kristus dalam tujuan mulia dan terakhir
menjadi kenyataan , menjadi finalitas (keputusan akhir).

Paulus Melihat Tujuan Kristus


Saya selalu menganggap bab pertama dan kedua dari Efesus sebagai
dua bab yang paling luar biasa dalam seluruh Firman Allah. Mungkin tidak
ada jiwa yang pernah membayangkan tujuan Allah sesungguhnya dan
digambarkan dalam kata-kata dengan kejelasan lebih dari yang Paulus
bayangkan dan gambarkan dalam dua bab ini.

Dalam bab pertama ia memulai dengan menunjukkan kepada kita bahwa


Yesus memenuhi tujuan Bapa. Sebagai hadiah untuk pengabdian-Nya
kepada kehendak Allah, kematian-Nya, Kebangkitan, Kenaikan dan
Pemuliaan-Nya, Kuasa Allah memerintah sifat dasar(alamiah)-Nya, dan
sangat benar bahwa Dia adalah Anak Allah, Kepada-nya dipercayakan
semua kekuatan, pemerintahan dan kekuasaan, Paulus mengatakan,
ditundukkan kepada-Nya.

Kemudian, di bab kedua ia mulai membuat kebenaran ini bisa


diterapkan(diaplikasikan) untuk hati kita sendiri, dan ia berusaha untuk
menunjukkan kepada kita bahwa sama seperti Yesus Kristus telah mati
dan di kubur, sehingga manusia, yang dimiliki dan didominasi oleh
kekuatan dosa dan keegoisan, telah menjadi "mati dalam dosa" --- artinya,
yang tak berguna untuk Roh Allah. Dan seperti Yesus yang telah
dibangkitkan dari antara orang mati, maka Dia telah bertujuan untuk
mengangkat tabir(cadar) atau awan, obsesi atau nafsu ingin memiliki dari
dosa, dan membersihkan sifat manusia dan menyatukan diri manusia
dengan Tuhan.

Ketika ia mencapai klimaks ini ia katakan dalam bentuk singkat: "Untuk


membuat dalam diriNya dari kedua, satu orang baru; sehingga membuat
perdamaian" [Efesus 2:15]. Dia menunjukkan bahwa damai yang akhir
dan menentukan yang sampai pada jiwa manusia, datang sebagai hasil
dari kesatuan ilahi yang telah terjadi antara Yesus Kristus dan jiwa umat
Kristen, dan tidak ada lagi khawatir atau diskusi tentang perintah-perintah
atau aturan-aturan. Jiwa telah bangkit diatas itu semua. Jiwa telah bangkit
dari wilayah perintah dan hukum, menjadi pemerintahan kasih(cinta). Jiwa
bergabung dengan Kristus dalam kasih sayang ilahi-Nya, roh manusia
masuk ke dalam Kristus, Roh Kristus masuk ke dalam manusia,
menyebabkan transformasi bahwa orang itu menjadi makhluk yang baru.
Semua dorongan hatinya telah berubah, kekuasaan dari sifat manusia
berhenti, dan akhirnya ia adalah putra Allah.

Itulah keajaiban dari kekuatan pembersihan dan salib Kristus dalam sifat
manusia. Sangat mengherankan bahwa Yesus bertujuan untuk membuat
hati Anda dan saya sebagai manis dan cantik dan murni dan suci sama
dengan hati-Nya sendiri. Itulah alasan bahwa Dia dapat menerima umat
Kristen sebagai mempelai-Nya. Siapa yang bisa membayangkan Kristus
menerima umat Kristen tercemar, kotor, dari keadaan yang lebih rendah
dari kemurnian atau kekudusan dibandingkan keadaan-Nya sendiri?
Roh Tuhan mengatakan bahwa hal demikian adalah keajaiban dari kuasa
penebusan dari Yesus Kristus dinyatakan kepada manusia dan di dalam
manusia. Itulah karunia(hadiah) pengubah bahwa melalui-Nya, melalui
kebaikan-Nya, melalui kasih-Nya, melalui Roh-Nya, jiwa manusia ---
dibersihkan, dimurnikan, diperindahkan, dimuliakan --- menjadi seperti
jiwa Yesus sendiri, dan manusia dan Kristus bertemu sebagai
setara(sama) dalam kemurnian. Terpujilah nama-Nya. - Pesan dalam
bahasa Lidah dan Interpretasinya.

Jika Anda telah merasakan, saudara terkasih, bahwa kamu telah menjadi
orang berdosa dibanding semua yang tinggal di Yerusalem-Yerusalem
menolak Yesus dan tetap karunia untuk mereka-, seperti beberapa orang
merasa demikian, yakinlah bahwa kekuatan penyucian dari Yesus Kristus
adalah sama dengan kebutuhan Anda, dan keseluruhan dan
kemahakuasaan Roh KudusNya bekerja di dalam Anda dapat membuat
Anda seorang raja dan pangeran, indah dan indah, hati dan kehidupan
yang murni, seperti Roh Kudus bekerja kepada-Nya.

Tujuan atau kemenangan seorang guru adalah untuk selalu membawa


siswa sesuai dengan pemahaman sang gutu sendiri, dan bahkan lebih
dari itu, berusaha meng-inspirasi dalam siswa kemungkinan akan
melampaui dirinya dalam pencarian pengetahuan dan kebenaran. Apakah
kita harapkan bahwa tujuan Yesus lebih rendah daripada guru-guru
kebanyakan? Jika Yesus adalah Penebus, kepada (standard/hal) apa Dia
menebus kita? Apa yang ideal, Yesus bertujuan membawa kita kepada
standar apa? Apakah standard yang dibawah/kurang dari Beliau sendiri?
Jika demikian, Tidak selayaknya dari seorang Anak Allah. Dia tidak
memberikan kepada kita yang terbaik dari jiwa-Nya.

Sesungguhnya, Firman Tuhan berdiri jelas dalam satu hal, bahwa darah
Yesus Kristus, Anak-Nya, telah membersihkan kita dari segala dosa. Puji
Tuhan. Kita menjadi bersih di dalam sifat dasar(alamiah) kita, secara
menyeluruh di-isi oleh kasih karunia-Nya, setiap atom dan serat dari roh
dan jiwa dan tubuh manusia dibuat Yesus menjadi manis dan kudus,
seperti Jesus sendiri. Puji Tuhan.

Tujuan Pemersihan

Jadi sekarang, pembersihan yang luar biasa oleh Roh Kudus dan kuasa
Yesus Kristus adalah untuk tujuan yang tertentu, Persiapan yang pasti.
Ketika kita membuat persiapan yang rumit dalam bentuk apapun, itu
karena ada sesuatu dikemudian. Jadi ini persiapan dalam kekudusan dan
kebenaran dan kebenaran dalam sifat manusia oleh Yesus Kristus,
Firman menyatakan, adalah bahwa mungkin ada klimaks yang sepadan;
klimaksnya adalah MANUSIA YANG MUNGKIN MENJADI TEMPAT
BERDIAM ALLAH.
Allah menuntut sebuah kuil suci di mana kekudusan-Nya dan melalui kuil ini
kekudusan-Nya dapat dilihat. Oleh karena itu menjadi suatu keharusan kepada
Tuhan Yesus Kristus bahwa jika Ia menyatakan diriNya dengan ukuran seratus-
kali melalui Gereja, kepada dunia, Dia harus memiliki kemampuan untuk
membersihkan gereja dan menyatakan nya, sesuai dengan Firman yang
menggambarkan, "[ Tanpa noda], atau kerut, atau hal sejenis "[Efesus 5:27].
Terpujilah Tuhan. Gereja(mempelai perempuan) harus murni seperti Yesus adalah
murni, indah didalam, indah diluar. Bekas luka dan keriput harus menghilang.
Jadi Kristus akan menerima ”gereja-yang-Kristus-bersihkan” sebagai pengantin
perawan sendiri-Nya,. Terpujilah Tuhan.

Keajaiban kasih karunia-Nya

Keajaiban kasih karunia Allah nyata dalam diri kita, walaupun kita telah berdosa,
meskipun kita telah menjadi tercemar, meskipun dalam kehidupan jiwa kita, kita
telah mempraktekkan zinah dengan roh dunia sampai sifat dunia telah
menandatangani dan mengotori sifat kami dan membuatnya tidak seperti sifat
Yesus Kristus. Dan keajaiban kasih karunia-Nya terungkap dalam bahwa Dia
menerima kita, membersihkan kita, menyucikan kita, menyelamatkan kita, dan
yang demikian; ditebus dan dibersihkan oleh Roh Kristus, kita berdiri manis dan
indah dan kudus dalam hadiratNya, disiapkan sebagai pengantin-Nya. Yang satu
di mana Dia bisa hidup, dengan siapa Dia bisa bersekutu, ke sebuah sifat alamiah
yang Dia bertujuan untuk datang dan tinggal sekarang.

Pembersihan dan Baptisan Para Rasul

Jika Anda akan belajar dengan hati-hati kehidupan para rasul Anda akan melihat
bahwa ada proses yang terjadi dalam hidup mereka begitu menyeluruh dan
lengkap sampai Yesus berkata kepada mereka, sesaat sebelum keberangkatan-
Nya, "Kamu memang sudah bersih melalui perkataan yang Aku telah ucapkan
kepadamu "[John 15:03].

Mereka tiba di tempat pembersihan jiwa, dimana oleh kasih karunia Allah,
mereka siap untuk pengalaman berikutnya dan tujuan yang lebih tinggi dari
Yesus, yaitu bahwa mereka sekarang mungkin menerima Roh Kudus. Artinya,
bahwa Roh Yesus Kristus mungkin datang dari surga untuk tinggal dalam mereka,
sehingga sebenarnya sangat membuat mereka menjadi tempat kediaman Allah.

Tujuan Kristus adalah bahwa tidak hanya dua belas, dan seratus dua puluh saja
kepada mereka Roh Kudus datang di Yerusalem, dan Gereja di Samaria, dan
rumah tangga Kornelius harus dibersihkan dan menerima Roh Kudus, tetapi
bahwa setiap anak Allah harus menerima pengalaman seperti. (Gereja di Samaria
itu berbeda dari Gereja di Yerusalem, karena terdiri dari suku-suku kafir
mengembara, dan itu berbeda dengan rumah tangga Kornelius, bangsa Romawi
yang cerdas. Tapi mereka semua, yang sama dengan semua ras-suku bangsa,
telah menjadi tempat kediaman Allah melalui Roh.)
Yang sama dengan ini, para penatua Efesus dalam Kisah 19, yang maju dalam
pemahaman akan kebenaran dan kekudusan dan dipercayakan tentang perawatan
orang lain sebagai gembala domba, sama juga menerima Roh Tuhan.

Dalam semua kasus itu, kita melihat tujuan Allah tidak hanya untuk
membersihkan manusia, tapi dengan kondisi bersih untuk
memberdayakan(memberi kekuatan) baginya, mengisi dia, tinggal didalamnya
oleh Roh-Nya sendiri yang terberkati dan Maha Kuasa . Roh Kristus yang hadir di
bait Allah yang kudus telah muncul untuk menyatakan diriNya melalui orang itu,
sama seperti yang Ia lakukan melalui Tuhan Yesus Kristus.

Jika kita mempelajari cara dengan mana Roh Allah menyatakan diri-Nya melalui
Yesus, maka kita akan memiliki pola atau contoh tentang bagaimana Roh Allah
menyatakan diri-Nya melalui semua orang percaya sepanjang waktu.

Roh Allah berbicara melalui dia kata-kata cinta, kata yang membawa keyakinan,
kata kuasa. Melalui sifat-Nya mengalir sesuatu yang halus yang bukan sebuah
agama tetapi diriNya sendiri dan sebagai pengikut-Nya yang hidup, memiliki Roh
Allah yang hidup, pengurapan Roh Kudus, Puji Tuhan, karakteristik satu yang
membuat agama Kristen berbeda selamanya. Tak pernah dapat diidentifikasi
dengan yang lain. Selama kekristenan bergantung pada kehadiran Roh Kudus
akan tetap menjadi satu agama yang khas, bahwa berasal dari kekuatan ilahi dan
anugrah keselamatan.

Doa:
Allah, Bapa kita di surga, hati kita meminta bahwa sejak pemenuhan
menakjubkan yang telah dibuat, bahwa kita dapat mencari, dengan semua
kesungguhan yang seharusnya menjadi ciri khas laki-laki dan perempuan, untuk
kemahakuasaan yang terberkati, bahwa rahmat pembersihan dan kuasa untuk
diungkapkan dalam kita hidup sendiri. Mungkin ini tidak hanya visi satu malam
yang indah, tapi, oh, Tuhan, semoga kami menerima Engkau pada saat ini ke
dalam hati kita sebagai Tuhan, Juruselamat, Penebus kita, bahwa Firman Kristus
dapat dipenuhi dalam diri kita, dan bahwa dalam sangat benar kita bisa melihat
wajah Yesus, mengetahui bahwa jiwa kita dibersihkan. Amin.

Ketika masih pemuda, aku berdiri di sebuah lorong dari Gereja Methodis dan
diperkenalkan kepada seorang wanita muda. Saat aku menyentuh tangannya
bergerak yang mengagumkan dari kami terungkap. Saat sesuatu dari jiwanya,
yang halus yang seorang kristen tahu yang diaukui sebagai roh, Rohnya
dilewatkan ke saya, pergi melalui pribadi saya sampai saat ini aku menyadari
bahwa jiwa saya sudah mengingini dirinya dalam kasih sayang untuk perempuan
itu, dan kita tidak pernah melihat mata masing-masing dengan cara yang intim
sebelumnya. Dari aku ada seusatu yang pergi, yang halus padanya. Hasilnya
adalah bahwa kami sebagai belahan jiwa dan pecinta dalam sepuluh menit
berikutnya sama seperti kami berada di tujuh belas tahun berikutnya dan telah
mengangkat keluarga.

Dia adalah seorang wanita yang kualitas sensitif baik, dan dia mengatakan kepada
saya bahwa ia telah berada di kebiasaan mencari roh/jiwa seorang pemuda untuk
mengetahui apakah ia murni, tetapi, ia berkata, "Dalam kasus kamu, hal yang
aneh adalah, bahwa roh saya tidak membuat pencarian seperti. Aku hanya tahu
itu.

Saya ingin memberitahu Anda dalam hal bahwa ia tidak salah, karena ketika aku
masih kecil, meskipun aku dikelilingi oleh seperangkat orang keji yang pernah
hidup, aku memutuskan dalam jiwaku bahwa suatu hari nanti aku akan melihat ke
dalam jiwa wanita dan mengatakan padanya bahwa aku murni.

Jika Anda memegang tangan Yesus malam ini, menurut Anda apakah roh Anda
akan mampu mencari jiwa-Nya untuk mengetahui apakah Dia murni? Tidak,
secara insting sesuatu dalam roh yang lebih murni itu akan menyebabkan Anda
tahu bahwa itu Tuhanmu.

Kemudian saya ingin bertanya di sisi lain, misalkan Roh Yesus mencari roh kita
sendiri, apa yang akan ia lihat? Itu pertanyaannya, itulah pertanyaan besar yang
manusia harus terus untuk bertanya pada diri mereka sendiri. Apa yang akan Roh
Yesus melihat di dalam kamu? Apa yang akan Roh Yesus melihat dalam diriku?

Apakah Roh Yesus akan tertarik pada kita, atau akan kita mengusir Nya karena
ketidakkudusan? Firman Allah meletakkan berkat dan penekanan hebat dalam
kenyataan kita perlu pembersihan kuasa Yesus untuk membuat roh kita murni dan
manis dan cantik seperti-Nya sendiri. Kemudian setelah membersihkan dan
menyucikan kita untuk diri-Nya, maka Dia ,diriNya dengan Roh, Roh Kudus,
datang untuk tinggal di alamiah(manusia) kita dan mengambil-Nya kekal abadi
dan tinggal di dalam kita. kami menyambut hal ini, Puji Tuhan, kediaman
ALLAH melalui Roh.

Pengiriman(transmisi) Roh

Aku duduk satu hari di mimbar sebuah kemah besar di hadapan sepuluh ribu
orang yang telah dikumpulkan untuk mendengar saya berkhotbah. Saya telah
menerima janji dari Allah malam sebelumnya untuk kesempatan itu. Roh Tuhan
telah memberikan kata-kata –Nya sendiri, garis besar sejarah alam dari penciptaan
manusia untuk penebusan dan pemberdayaan(memberi kuasa) oleh Roh Allah.
Tetapi pengurapan dari surga yang akan memungkinkan presentasi ideal, dan
membuatnya dapat diterima hati ribuan orang yang mendengarkan, belum datang.

Saat ini dari jiwa seorang pria tua di sampingku, saat aku duduk berdoa, saya
sadar Roh turun padaku sampai manusia saya terkalahkan. Saya mengalami
kesulitan untuk mempertahankan kursi saya, menunggu pendahuluan akan selesai
sehingga saya bisa mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pesan(kotbah).

Orang itu menjadi agen transmisi ilahi dari Roh Allah kepada saya, sama seperti
Yesus Kristus adalah agen pengiriman(transmisi) ilahi di mana Roh Allah
disampaikan kepada orang Hari-Nya.
Itulah keajaiban alam manusia bersatu kepada Tuhan Yesus Kristus, ketika semua
kepenuhan berlimpah -kepenuhan yang berlimpah dari manusia-Nya yang kudus
dapat datang kepada Anda dan saya ketika bait kami telah siap untuk menerima
Dia.

Terkasih, jika Anda telah bergaul dengan satu ons penyembuhan, Terberkatilah
jiwa Anda, jika Anda bergaul dengan berkat yang terbatas dalam kehidupan
sehari-hari Anda, biarkan saya menyemangati Anda bahwa sumber mata
air(pancuran) tidak akan habis ketika roh Anda diisi dengan meluap.

Roh Allah adalah seperti roti yang para murid pegang di tangan mereka; ketika
menjadi penuh dengan Roh Allah itu di-lipatganda-kan di tangan mereka. Ketika
mereka selesai masih lebih banyak yang tersisa dibanding saat mereka mulai. Roh
Allah adalah kreatif, generatif, konstruktif, dan semakin Anda memberi semakin
banyak yang Anda terima. Harus ada pembukaan yang besar dalam manusia agar
ia dapat menjadi penerima besar, dan keanehan itu adalah bahwa hal itu
tergantung pada apakah Anda seorang pemberi besar. Tidak begitu di dunia. Ini
menyalahi setiap hukum manusia, tetapi adalah hukum yang biasa(umum) dari
Roh. Mengapa? Karena Roh, tidak seperti hal lainnya, adalah kreatif. Ia tumbuh,
Ia memperlipatgandakan dalam jiwa Anda, melipatgandakan saat Anda
mendistribusikan kepada orang lain.

Jadi Yesus meletakkan hukum abadi: "Beri, dan hal itu akan diberikan kepadamu;
ukuran yang baik, terhimpit, dan terguncang, dan melimpah ruah, akan manusia
berikan ke sanubari Anda" [Lukas 6:38].

Dalam pengalaman saya dua puluh lima tahun dari pelayanan penyembuhan, saya
jarang melihat contoh orang yang sedang disembuhkan ketika mereka mendekati
Anda dengan kata-kata seperti ini: "Jika saya sembuh, saya akan memberikan
gereja segitu banyak" atau "Aku akan memberi sumbangan besar. " Anda melihat
alasannya adalah bahwa Roh tidak diterima di tempat itu. Kami baru memasuki
pengetahuan tentang hukum Yesus Kristus: "Beri, dan hal itu akan diberikan
kepadamu." Allah mencoba melalui Hukum Musa untuk menunjukkan kepada
umat manusia bahwa cara berkat adalah cara memberi. Lihat Ishak tua ketika ia
mendekati Allah, datang dengan domba-Nya atau merpati di tangannya, atau apa
pun pengorbanan itu bahwa ia menawarkan atas namanya.

Persembahan seorang Kristen


Tapi yand tercintai, Kristen memiliki wahyu lebih dalam dari kebenaran yang
sama. Kami datang, bukan dengan seekor domba, merpati ataupun, ataupun
kambing, atau seekor sapi muda. Tidak, kami datang dengan HIDUP kami, kami
datang dengan sifat(manusia) kami, kami datang dengan semua menawarkannya
kepada Tuhan. Tidak tawar-menawar dengan Dia, tidak berusaha dengan tawaran
cerdas-licik untuk memperoleh berkat. Itulah alasan banyak jiwa yang kehilangan
berkatnya. hentikan itu.
Sangat jarang yang kenal orang-orang kehilangan berkat Allah ketika mereka
datang secara terbuka, berkata, "Aku berhasrat menerima, saya ingin memberi."
roh mereka, manusia mereka telah datang ke dalam harmoni dengan hukum
Tuhan, "Beri, dan hal itu akan diberikan kepadamu." Tidakkah Anda tahu bahwa
adalah rahasia dari semua kasih sayang antara manusia dan manusia, antara jenis
kelamin. Manusia tidak selalu mencari seseorang untuk mencintai mereka, mereka
mencari seseorang yang bisa mereka cintai. Ketika dua jiwa yang mencari untuk
sesame yang bisa mereka cintai, ada kesatuan, dan dunia dengan sangat bertahap
belajar bahwa ada pernikahan yang nyata. Ada kesatuan roh tak terpisahkan
sehingga tidak ada di bumi atau di surga yang akan memisahkan mereka.

Kristus sedang mencari jiwa yang akan menerima kasih-Nya, dan Kristen, yang
asli, sedang mencari Kristus, yang akan menerima cintanya. Tuhan memberkati.
Keduanya mempraktekkan hukum Allah yang-tak-dapat-dirubah, "Beri, dan hal
itu akan diberikan kepadamu."

Sering kita amati bahwa simpati yang menjadi pintu yang untuk kasih saying
dapat memasuki jiwa-jiwa. Saya pernah berbicara dengan perawat, dan aku
bertanya apa hal yang paling sulit dalam hidup adalah perawat. Dia berkata, "Jika
Anda tetap seorang wanita dan tidak menjadi kuat dalam manusia Anda dan
mengeras dalam kasih sayang Anda, Anda akan menemukan bahwa paling sulit
untuk mengijinkan kasih saying anda untuk mengikuti simpati anda.”

Dan berulang-ulang, sebagai hukum kehidupan, seorang wanita akan mrawat


pria, dan tanpa disadari dia akan mengasihinya. Mengapa? Karena simpati
untuk dia telah membuka pintu dari manusianya, dan tanpa sadar telah
mengalirkan kasihsayang kepadanya.

Ada hal yang lebih berkenan kepada Allah daripada apa pun, dan satu-satunya
yang berharga. Ini adalah hal yang sama untuk setiap orang. Hal itu adalah kasih
sayang dari hati Anda.

Anda dapat melihat anak Anda naik ke tempat kebesaran dan hormat di dunia,
namun ia masih mengecewakan jiwa Anda. Mengapa? Karena jiwa ayah yang
sebenarnya mencari sesuatu selain itu. Dia sedang mencari kasih sayang dari
anak, dan jika ia gagal untuk menerimanya, yang lainnya adalah sia-sia.

Kristus adalah mencari kasih sayang manusia, roh persatuan mereka dengan-Nya,
karena tanpa kasih sayang mereka tidak akan pernah ada yang persatuan yang
dalam antara roh Tuhan dan manusia yang memungkinkan sebuah kekayaan
hidup, dibuat mulia melalui tinggalnya dalam kita . Itu sebabnya kasih Allah
tercantum dalam Firman sebagai salah satu daya tarik tertinggi untuk menarik
jiwa manusia dengan kasih saying sebagai balasan.

Dan Anda dapat memberikan kepada Tuhanmu uang dan properti dan otak Anda,
dan semua hal lain yang biasanya dianggap sangat bagus, tetapi jika Anda
menahan kasih sayang Anda dari-Nya dan memberikannya kepada yang lain,
Firman mengatakan Anda adalah penzinah.

Doa
Bapa kita, ajar kita untuk mengasihi Engkau, ajarkan nilainya Tuhanku sayang,
ajar kita kekuatannya, ajar kita kebutuhkan roh kami. Ya Tuhan, dalam kekayaan
Roh Mu yang indah semua kebutuhan dari sifat(manusia) yang miskin disediakan.
Pada gilirannya, jika kita dapat menambahkan sukacita Mu dengan memberikan
kepada Engkau kasih sayang dari hati kita, Allah yang besar, siapa yang bisa
menahan? Amin.