Anda di halaman 1dari 23

Kurkuma (Kunyit)

Submitted by admin on Mon, 05/03/2007 - 13:53

Terapi Komplementer

Kurkuma adalah semacam jamu yang dibuat dari tanaman Curcuma


domestica atau Curcuma longa, dari familia (jenis) Zingiberaceae. Jenis
lain dalam familia ini termasuk Curcuma xanthorrhizae, yang lebih dikenal
sebagai temu lawak, Curcuma heyneana atau temu giring, dan Curcuma
aeruginosarhizome, dan biasanya bagian ini yang dipakai untuk membuat
jamu. atau temu hitam. Semuanya mempunyai macam akar yang disebut
sebagai rimpang (rhizome), dan biasanya bagian ini yang dipakai untuk
membuat jamu.

Temu giring dan temu hitam paling sering dipakai untuk pengobatan
cacingan. Kurkuma dan temu lawak lebih sering dipakai oleh Odha, dan
adalah kandungan dalam kapsul Hepasil, yang dipasarkan oleh Kalbe
Farma sebagai 'hepaprotektor'.

Kurkuma lebih dikenal dalam dapur sebagai kunyit. Kunyit adalah bumbu
makan kari, sering juga disebut sebagai turmeric.

Apakah kegunaan kurkuma?

Kandungan aktif kunyit adalah senyawa kimia yang disebut sebagai


curcuminoid. Curcuminoid dalam kunyit adalah curcumin (75 persen),
demethoxycurcumin (15-20 pesen) dan bisdemethoxycurcumin (kurang
lebih 3 persen). Dalam penelitian, curcuminoid ditemukan mempunyai
sifat antioksidan dan antiradang. Pada awal 1990-an, para peneliti juga
menemukan bawah curcumin bertindak anti-HIV dalam tabung percobaan.

Namun dua uji coba klinis pada manusia mengambil kesimpulan yang
berlawan. Satu, yang dilakukan di Los Angeles pada 1994 mengamati
penurunan pada viral load di antara orang yang memakai kurkuma.
Namun sebuah uji coba klinis lain yang dilakukan di AS pada 1996 tidak
menemukan bukti bahwa kurkuma dengan takaran tinggi atau rendah
berhasil mengurangi viral load atau meningkatkan jumlah sel CD4.

Tampaknya juga, kurkuma dapat melindungi hati dari beberapa senyawa


beracun.

Mengapa Odha memakai kurkuma?


Selain anggapan bahwa kurkuma dapat membantu tubuh anda melawan
dengan HIV, sifat antiracun pada hati mungkin dapat membantu Odha.
Jamu ini dipakai oleh praktisi pengobatan alternatif di Indonesia antara
lain untuk mengobati penyakit kuning. Beberapa obat yang dipakai untuk
melawan HIV dapat merusak hati. Orang yang terinfeksi hepatitis B atau C
(HBV dan HCV) lebih mungkin mengalami masalah hati waktu memakai
obat antiretroviral (ARV). Diharapkan kurkuma dapat membantu
mencegah kerusakan pada hati.

Bagaimana kurkuma dipakai?

Empu rimpang kunyit dicampur dengan bahan rempah lain kemudian


direbus, lalu airnya dipakai sebagai obat minum. Atau kunyit dapat
diparut dan ditambah air minum, diperas lalu diminum dua kali sehari.

Kurkuma dapat dibeli sebagai jamu sari kunyit dengan 90-95 persen
curcumin, yang dipakai dengan takaran 250-500mg tiga kali sehari.

Apakah efek samping kurkuma?

Bila dipakai dengan takaran yang diusulkan, kurkuma dianggap aman.


Beberapa ahli menganjurkan agar kurkuma tidak dipakai dengan takaran
tinggi oleh perempuan hamil, karena dapat menimbulkan masalah rahim.
Orang dengan batu empedu atau hambatan pada saluran empedu
sebaiknya bicara dengan dokter sebelum memakai kurkuma.

Apakah kurkuma berinteraksi dengan obat lain?

Tidak tercatat interaksi antara kurkuma dengan ARV atau obat lain.
Namun sebaiknya yakinkan dokter mengetahui bila anda memakai
kurkuma.

Apakah kurkuma memberi manfaat pada Odha?

Penelitian yang lebih teliti mengenai data berhubungan dengan kurkuma


memberi kesan bahwa, walaupun jamu ini mungkin mempunyai tidakan
anti-HIV, penggunaannya dengan takaran tinggi (jauh lebih tinggi
daripada dipakai sebagai bumbu makan) mungkin tidak layak untuk Odha
karena beberapa alasan.
Pertama, kurkuma tampaknya menekankan jenis sitokin yang dipakai oleh
sistem kekebalan tubuh untuk melawan HIV dan banyak infeksi
oportunistik. Sebaliknya, jamu ini tampaknya merangsang pembuatan
jenis sitokin lain yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh.

Kedua, kurkuma dapat menghambat pertumbuhan sel-B dan sel-T. Pada


Odha, sel CD4 dan CD8 (jenis sel-T) tampaknya mati lebih cepat daripada
normal. Jadi senyawa yang menghambat tubuhnya sel tersebut dapat
mempercepat kehancuran sistem kekebalan tubuh oleh HIV.

Kesimpulan

Kunyit mengandung beberapa jenis curcumin yang sudah lama dipakai


sebagai jamu untuk mengobati berbagai penyakit. Jamu ini dipakai beribu
tahun, dan belum dialami efek samping yang berat atau interaksi yang
gawat.

Walaupun ada bukti bahwa curcumin mempunyai tindakan anti-HIV dalam


tabung percobaan, hal ini belum dibukti dengan uji coba klinis pada
manusia. Namun hanya sedikit uji coba itu dilakukan, dan oleh karena itu
dan kenyataan bahwa jamu ini aman dan murah, tidak ada kesalahan bila
Odha ingin coba sendiri, asal harapannya tidak terlalu tinggi.

Beberapa praktisi menganggap bahwa kurkuma dapat mengurangi


kerusakan pada hati yang diakibatkan oleh beberapa jenis racun
termasuk obat antiretroviral.

Kunyit, si kecil kuning yang kaya akan manfaat, siapa yang tidak
mengenal tanaman yang satu ini. Kunyit merupakan salah satu tumbuhan
yang banyak digunakan masyarakat. Rimpang kunyit terutama digunakan
untuk keperluan dapur (bumbu, zat warna makanan), kosmetika maupun
dalam pengobatan tradisional.

Kunyit yang mempunyai nama latin Curcuma domestica Val. merupakan


tanaman yang mudah diperbanyak dengan stek rimpang dengan ukuran
20-25 gram stek. Bibit rimpang harus cukup tua. Kunyit tumbuh dengan
baik di tanah yang tata pengairannya baik, curah hujan 2.000 mm sampai
4.000 mm tiap tahun dan di tempat yang sedikit terlindung. Tapi untuk
menghasilkan rimpang yang lebih besar diperlukan tempat yang lebih
terbuka. Rimpang kunyit berwarna kuning sampai kuning jingga.

Secara tradisional, air rebusan rimpang yang dicampur dengan gambir


digunakan sebagai air kumur untuk gusi bengkak. Sementara salep dari
kunyit dengan asam kawak digunakan untuk pengobatan kaki luka. Salep
yang dibuat dari campuran kunyit dengan minyak kelapa banyak
digunakan untuk menyembuhkan kaki bengkak dan untuk mengeluarkan
cairan penyebab bengkak. Ataupun, kunyit yang diremas-remas dengan
biji cengkeh dan melati digunakan untuk obat radang hati, dan penyakit
kulit. Sementara akar kunyit yang diremas-remas dapat digunakan
sebagai obat luar penyakit bengkak dan reumatik. Selain itu kunyit juga
dipercaya untuk pengobatan penyakit diabetes melitus, tifus, usus buntu,
disentri, sakit keputihan; haid tidak lancar, perut mulas saat haid,
memperlancar ASI, amandel, berak lendir.

Kandungan Kimia

Beberapa kandungan kimia dari rimpang kunyit yang telah diketahui yaitu
minyak atsiri sebanyak 6% yang terdiri dari golongan senyawa
monoterpen dan sesquiterpen (meliputi zingiberen, alfa dan beta-
turmerone), zat warna kuning yang disebut kurkuminoid sebanyak 5%
(meliputi kurkumin 50-60%, monodesmetoksikurkumin dan
bidesmetoksikurkumin), protein, fosfor, kalium, besi dan vitamin C.

Dari ketiga senyawa kurkuminoid tersebut, kurkumin merupakan


komponen terbesar. Sering kadar total kurkuminoid dihitung sebagai %
kurkumin, karena kandungan kurkumin paling besar dibanding komponen
kurkuminoid lainnya. Karena alasan tersebut beberapa penelitian baik
fitokimia maupun farmakologi lebih ditekankan pada kurkumin.

Aktivitas farmakologi

Beberapa penelitian secara in vitro dan in vivo menunjukkan, kunyit


mempunyai aktivitas sebagai antiinflamasi (antiperadangan), aktivitas
terhadap peptic ulcer, antitoksik, antihiperlipidemia, dan aktivitas
antikanker.

Obat yang diberikan secara intraperitoneal pada tikus efektif untuk


mengurangi inflamasi (peradangan) akut dan kronik. Efektivitas obat
terhadap tikus yang dilaporkan sama dengan hidrokortison asetat atau
indometasin untuk anti-inflamasi. Jus kunyit atau serbuk yang diberikan
secara oral tidak menghasilkan efek antiinflamasi, hanya injeksi
intraperitoneal yang efektif. Dari percobaan yang telah dilakukan
diperoleh hasil, kurkumin hanya dapat dideteksi pada feces, namun tidak
pada sel darah, plasma atau urine. Hal ini disebabkan kurkumin
memunyai ketersediaan hayati yang rendah dan kurkumin merupakan
senyawa yang sangat lipofil.

Minyak atsiri dari rimpang kunyit menunjukkan aktivitas antiinflamasi


pada tikus yang menekan arthritis, udem tangan/kaki yang diinduksi
dengan karagenan dan inflamasi yang diinduksi dengan hialuronidase.
Aktivitas antiinflamasi, tampaknya melalui penghambatan enzim tripsin
dan hialuronidase. Kurkumin dan turunannya yaitu natrium-kurkuminat
yang diberikan secara intraperitoneal (ke organ dalam perut) dan oral
menunjukkan aktivitas antiinflamasi yang kuat yaitu dengan menekan
udem yang diinduksi dengan karagenan pada tikus.

Ekstrak obat dalam metanol atau air yang diberikan secara oral pada
kelinci, secara signifikan menurunkan sekresi gastrik dan meningkatkan
kandungan musin pada gastrik. Ekstrak obat dalam etanol yang diberikan
intragastrik pada tikus sangat efektif untuk menginhibisi sekresi gastrik
dan melindungi mukosa gastroduodenal yang disebabkan luka akibat
stres hipotermik.

Ekstrak kurkumin dapat mencegah kerusakan hati yang diinduksi alkohol


pada tikus yang mekanisme kerjanya melalui inhibisi gen NF-kB.
Kurkumin memblok endotoksin yang merupakan hasil dari aktivasi NF-kB
dan menekan cytokin, chemokin, Cyclooxygenase-2 (COX-2), dan
inducible Nitrit Oxydase Sinthetase (iNOS), sehingga mencegah kerusakan
hati. Ekstrak kurkuma juga dapat mencegah hepatotoksisitas yang
diinduksi senyawa kimia CCl4 (karbontetraklorida) dengan mekanisme
berikatan dengan protein dan reseptor pada permukaan membran sel
menggantikan senyawa toksik dan mencegah kerusakan sel.

Ekstrak kurkuma dapat menurunkan semua komposisi lipid (trigliserida,


pospolipid dan kolesterol) pada aorta, dan kadar trigliserida pada serum
secara ex vivo. Kurkumin dapat menghambat agregasi platelet (PAF) yang
distimulasi mediator endogen seperti faktor agregasi platelet dan asam
arakhidonat melalui penghambatan produksi tromboxan (TXA2) dan
memblok pelepasan second messenger Ca2+.

Kunyit dapat mencegah kanker usus dengan cara menginhibisi enzim-


enzim lipid peroksidase dan siklooksigenase-2 yang merupakan implikasi
perkembangan kanker dan menginduksi enzim glutation S-transferase.
Induksi siklooksigenase-2 dihubungkan dengan produksi prostaglandin
(hormon pengatur gerakan otot). Kunyit juga menunjukkan aktivitas
sebagai antioksidan yang dihubungkan dengan mekanisme pemadaman
singlet O2 yang dapat merusak DNA, namun sifat antioksidan ini bukan
sebagai penghambatan superoksida anion atau radikal bebas hidroxil.

Serbuk kunyit yang diberikan secara oral pada 116 pasien dengan kondisi
dispepsia, flatulen, dan asam lambung menunjukkan respon yang
membaik secara signifikan dibanding kelompok kontrol. Pasien menerima
500 mg serbuk obat empat kali sehari selama tujuh hari, uji klinik yang
diukur adalah efek obat pada tukak peptik yang menunjukkan, rimpang
kunyit meningkatkan penyembuhan tukak dan menurunkan sakit pada
bagian perut.

Uji klinik kedua yang diukur adalah menunjukkan, kurkumin efektif


sebagai antiinflamasi. Dalam waktu dua minggu, dilakukan pengujian
secara acak pada 18 pasien dengan penyakit reumathoid arthritis yang
terbagi dalam tiga kelompok pemberian yang berbeda yaitu diberikan
kurkumin (1200 mg/hari), fenilbutazon (30 mg/hari), dan kelompok
kontrol. Hasil yang didapat yaitu kelompok yang diberi kurkumin dan
fenilbutazon menunjukkan respon antiinflamasi jauh lebih baik daripada
kelompok kontrol.

Tingkat keamanan

Studi keamanan (uji toksisitas) terhadap rimpang kunyit menunjukkan,


ekstrak kunyit aman digunakan dalam dosis terapi. Rimpang kunyit yang
diberikan secara oral tidak memberikan efek teratogenik (dampak pada
embrio/janin) pada tikus. Keamanan ekstrak kunyit selama kehamilan
belum terbukti, penggunaan selama kehamilan harus di bawah
pengawasan medis. Ekskresi ekstrak kunyit melalui ASI dan efeknya pada
bayi belum terbukti, sebaiknya penggunaan selama menyusui di bawah
pengawasan medis. Dari uji toksisitas yang telah dilakukan selama 90 hari
untuk konsumsi kunyit diperoleh hasil bahwa efek toksik terjadi pada 50
kali dosis yang biasa digunakan manusia setiap harinya.*** (Triyani
Sumiati, S.Si., Mahasiswa Pascasarjana Farmasi FMIPA ITB, I Ketut
Adnyana, M.Si., Ph.D., Staf pengajar Departemen Farmasi FMIPA ITB)

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat,
yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin
dan bisdesmetoksikurkumin dan zat- zat manfaat lainnya Kandungan Zat :
Kurkumin : R1 = R2 = OCH3 10 % Demetoksikurkumin : R1 = OCH3, R2 =
H 1 - 5 % Bisdemetoksikurkumin: R1 = R2 = H sisanya Minyak asiri /
Volatil oil (Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%,
felandren, sabinen, borneol dan sineil ) Lemak 1 -3 %, Karbohidrat 3 %,
Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, Garam-garam Mineral (Zat besi,
fosfor, dan kalsium) sisanya

Sehari-hari kunyit digunakan untuk bumbu dan pewarna kuning alami


untuk makanan. Dalam perawatan organ kewanitaan, nenek moyang kita
mewariskan ramuan kunyit asam.

Ternyata bangsa India dan Cina pun sudah memanfaatkan kunyit selama
ribuan tahun.Kunyit dipakai sebagai antiseptik, antiperadangan, dan
antioksidan.
Para praktisi penyembuhan Ayurveda dari India percaya bahwa kunyit
bisa membantu pencernaan, mengobati infeksi, arthritis, dan demam.
Mereka juga mempercayai kunyit sebagai penurun kolesterol dan
pencegah tumor. RC Srimal dalam bukunya, Turmeric:A Brief Review of
Medicinal Properties, menyebutkan manfaat kunyit dalam melindungi hati
dari racun logam berat dan mencegah pembentukan batu empedu.

Perempuan India seperti halnya di Jawa selama berabad-abad


menggunakan kunyit sebagai solusi untuk mnegatasi kram yang terkait
dengan menstruasi. Itu karena kunyit memiliki sifat antispasmodik yang
melemaskan otot, sehingga mengurangi kram perut.

Tentu saja pola makan dan pola hidup mempengaruhi siklus haid. Yang
jelas, mengonsumsi kunyit bisa membantu mengatasi ketidaknyamanan
saat haid.

Dalam pengobatan herbal Cina, kunyit disebut jiang huang dan digunaka
sebagai formula pereda nyeri bahu. Mereka pun percaya bahwa kunyit
memperbaiki peredaran darah dan menstimulasi menstruasi. Disamping
itu, kunyit juga bersifat sebagai antibiotika alami yang mencegah infeksi
bakteri, dan menghalau infeksi jamur berkat kandungan antifungalnya.

Belakangan ini ketika masyarakat dunia mulai menoleh ke pengobatan


Timur, mereka juga mengakui bahwa kunyit adalah antibiotika alami yang
bagus dan salah satu herbal yang bermanfaat untuk hati. Kunyit juga
merupakan zat antioksidan kuat yang bagus untuk kesehatan jantung,
tulang dan pencernaan.

Untuk kesehatan organ kewanitaan, kunyit membantu mngatur kehidupan


bakteri baik. Karena itu, kunyit baik dikonsumsi mereka yang mengalami
keputihan. Baik pula jika kunyit dikonsumsi setelah minum obat antibiotik.
(diy)

Jintan Hitam
Jintan hitam lazim disebut Habbatussauda atau black seed ( nigella sativa)
adalah biji-bijian dari bunga fennel berasal dari Medi-terania. Sejak jaman
dahulu telah ditemukan bahwa jintan hitam mengandung unsur aktif yang
dapat penstimulasi energi dalam tubuh hingga banyak khasiatnya bagi
kesehatan sebagai penyembuhan. Bagi kesehatan kulit jintan hitam kaya
akan kandungan nutrisi serta unsur aktifnya berfungsi sebagai anti-
oksidan, anti-bakteri, anti-jamur yang dapat melawan infeksi parasit serta
merawat kulit dan tidak menimbulkan alergi. Cocok untuk semua jenis
kulit.

Kunyit putih
Meski tak setenar kunyit yang masih saudara serumpun, kunyit putih
memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi herba potensial.
Pengakuan empiris maupun penelitian membuktikan, rimpang ini
bermanfaat untuk menolak angin dan efektif menekan risiko kanker.

Dalam pemakaian sehari-hari kunyit putih belum sepopuler saudara


kandungnya, kunyit kuning. Maklumlah, secara fisik dan rasa memang
beda. Kunyit memiliki warna daging lebih kuning dan rasanya tak begitu
getir. Ukurannya pun cenderung lebih besar dibanding kunyit putih, tetapi
keduanya memiliki aroma khas dan kuat lantaran kandungan minyak
atsirinya.

Selama ini sebagian masyarakat Indonesia sudah mengakui khasiat kunyit


putih sebagai pereda masuk angin. Seperti yang dituturkan oleh Bu
Aisyah, penggemar tanaman obat yang tinggal di Depok. Menurut pemilik
kedai jamu ini, kandungan minyak atsiri yang tinggi yang membuatnya
berkhasiat.

”Cara membuat ramuannya cukup sederhana. Ambil kunyit 200 gram


yang telah dicuci dan dikupas, kemudian parut dan peras untuk diambil
airnya. Setelah itu panaskan dan minum hangat-hangat. Jika terasa agak
getir dapat ditambahkan madu secukupnya,” papar Aisyah.

Pengalaman serupa juga dituturkan Ansori. Pria ini mengaku mengenal


khasiat kunyit putih setelah ibunya divonis menderita kanker. Tepatnya
awal tahun lalu, ia mencoba mencari alternatif selain kemoterapi. Atas
rekomendasi seorang dokter, ia disarankan mencoba ekstrak kunyit putih.

“Kunyit putih ini mengandung suatu zat yang akan menempel secara
selektif pada sel-sel abnormal. Zat ini dipercaya mampu memandulkan
perkembangan sel yang doyan berkembang biak. Banyak pasien yang
cocok. Dokter juga meningatkan agar penderita tetap menjaga pola
makan dan menghindari konsumsi makanan berpengawet,” katanya.

HAMBAT SEL KANKER


Selain dikenal sebagai pereda masuk angin dan gangguan ringan lainnya
seperti maag, kunyit juga diyakini memiliki potensi besar untuk
dikembangkan sebagai herba pelengkap penyembuhan kanker.Rimpang
kunyit putih mampu menghambat laju perkembangan sel kanker dan
mencegah kerusakan gen yang menjadi salah satu penyebab timbulnya
kanker. Hal ini karena rimpangnya mengandung riboisme in activating
protein (RIP), yakni protein toksis dan kurkumin. Senyawa protein inilah
yang menghambat laju sel kanker.

Memang untuk pelengkap penyembuhan kanker, masih perlu penelitian


lebih lanjut. Meski demikian, di pasaran sudah beredar beberapa produk
yang berbahan dasar kunyit putih dan diakui cocok oleh para penderita
kanker.

Peneliti obat tradisional dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga


(Unair), Dr. Mangestuti, MS, Apt., menerangkan khasiat kunyit putih telah
dikenal turun temurun. Sejauh ini uji klinis khasiat kunyit putih baru
sebatas pemanfaatan minyak atsiri untuk gangguan pencernaan.
Sementara khasiat untuk kanker, belum ada hasil penelitian resmi dan
saat ini penelitian lebih lanjut sedang dilakukan.

Mangestuti menambahkan, prinsipnya segala jenis akar rimpang memiliki


khasiat yang hampir serupa. Rata-rata tanaman rimpang semacam jahe,
kunyit, temu kunci memiliki kandungan minyak atsiri yang bagus untuk
pencernaan, misalnya sebagai pereda perut kembung, mual, sakit perut.
Di masyarakat, tak sedikit orang yang telah merasakan khasiatnya.
Konsumsi perasan air kunyit putih dalam porsi wajar meskipun setiap hari
terbukti tidak memberikan efek merugikan.

BERNILAI TINGGI
Balitbangkes Departemen Pertanian RI membukukan penelitian kunyit
putih dalam Jurnal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan,
Volume XVI, Nomor 1 Tahun 2006. Jus temu putih atau kunyit putih
bersama temu mangga mampu mengatasi berbagai keluhan pada perut
seperti sakit perut, diare, mual, sebah, dan kembung. Uji coba ini
dilakukan pada tikus putih jantan.

Hasil percobaan yang terlihat pada feses tikus tersebut membuktikan


bahwa kunyit putih mampu mengatasi diare serta berkhasiat sebagai
peluruh kentut (karminatif), juga mempercepat penyembuhan luka dan
memar.

Untuk pemakaian luar seperti memar, keseleo, bisul yang sulit pecah,
cukup borehkan parutan rimpang kunyit putih pada bagian tubuh
tersebut. Masyarakat tradisional juga kerap menggunakan gilingan
rimpang yang menjadi serbuk dan dikeringkan sebagai bedak.

Tanaman yang masih sekeluarga dengan jahe ini bisa tumbuh di mana
saja dan tidak perlu perawatan khusus. Sebagai salah satu komoditi
agribisnis, nilai ekonomisnya cukup tinggi. Pasar terbesar adalah Amerika
yang mengimpor kunyit putih untuk bahan dasar pembuatan minyak
wangi. Aromanya hangat, sejuk, khas kayu-kayuan, dan memberikan efek
terapi rileksasi.

MERAMU HERBA TUNGGAL


Tidak sulit memanfaatkan kunyit putih. Tanaman ini bisa digunakan
sebagai herba tunggal, tanpa campuran lain. Berikut beberapa contoh
ramuannya:

MASUK ANGIN:
- Ambil 200 gram kunyit putih yang telah dicuci bersih. Kupas dan parut
lalu diambil airnya. Sebelum diminum sebaiknya hasil rebusan dipanasi
agar terasa hangat. Jika ingin sedikit manis dapat ditambah madu
secukupnya.

GANGGUAN PENCERNAAN:
- Ambil satu rimpang kunyit putih ukuran sedang, kemudian cuci bersih
dan kupas. Setelah itu dapat langsung dikunyah.

OBAT LUAR:
- Ambil beberapa rimpang kunyit putih, kupas, lalu tumbuk atau parut.
Campur dengan asam kawak. Balurkan bubuk atau hasil parutan
campuran kedua bahan tersebut ke bagian kaki yang sakit, linu, maupun
bengkak. Agar lebih hangat dan lembut, campur dengan minyak kelapa.

MINUMAN KESEHATAN:
- Ambil rimpang kunyit kurang lebih 100 gr atau secukupnya. Parut untuk
kemudian diambil airnya. Tambahkan madu agar rasanya agak manis.
Minum sehari sekali. Ramuan ini juga dapat digunakan untuk
memperlancar aliran air seni, obat diare, serta menambah nafsu makan.
Kunyit hitam
Minyak cengkeh mengandung eugenol, penghilang rasa sakit.
Jakarta, Khasiat minyak cengkeh memang tidak sepopuler minyak zaitun
atau minyak kayu putih. Tapi minyak cengkeh juga tak kalah mujarabnya
bagi kesehatan.

Minyak cengkeh merupakan minyak atsiri yang dapat digunakan sebagai


pengobatan alternatif. Banyak zat terkandung dalam minyak cengkeh
yaitu antibiotik, anti-virus, anti-jamur dan memiliki khasiat sebagai
antiseptik. Selain itu ditemukan pula sekitar 60-90 persen eugenol dalam
minyak cengkeh.

Kandungan lain yang tedapat di dalamnya adalah zat mangan, asam


lemak omega 3, magnesium, serat, zat besi, potasium dan juga kalsium.
Vitamin yang diperlukan oleh tubuh juga ada di dalamnya terutama
vitamin C dan vitamin K.

Berdasarkan penelitian diketahui bahwa minyak cengkeh dapat


mengurangi peradangan dalam tubuh, meningkatkan sistem kekebalan
tubuh secara alami, memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan
metabolisme serta membantu mengatasi stres dan depresi.

Beberapa cara penggunaan minyak cengkeh agar bermanfaat bagi


kesehatan, seperti dikutip dari eHow, yaitu:

1. Minyak cengkeh bermanfaat untuk memperbaiki kondisi pernapasan.


bagi orang yang menderita pilek, hidung tersumbat, infeksi virus, asma,
TBC atau bronchitis bisa menggunakan minyak cengkeh. Minumlah
campuran 10-15 tetes minyak cengkeh dalam segelas air matang. Ini juga
efektif untuk mengatasi gejala sakit tenggorokan.

2. Minyak cengkeh bisa mengobati sakit gigi. Zat eugenol yang


terkandung dalam minyak cengkeh bisa menjadi pembunuh rasa sakit
sekaligus bakteri dan jamur secara alami. Teteskan minyak cengkeh dan
minyak zaitun ke bola kapas, lalu tempelkan pada gigi yang berlubang
atau sakit. Teknik ini juga bisa mengurangi peradangan.

3. Minyak cengkeh untuk mengurangi nyeri otot dan sendi. Di dalam


minyak cengkeh terdapat kalsium, minyak omega 3 dan zat besi yang
semuanya dapat berkontribusi dalam menguatkan sendi dan tulang di
tubuh.

4. Minyak cengkeh untuk merawat kondisi kulit. Minyak cengkeh bisa


digunakan secara alami untuk menyembuhkan kulit, mengobati bekas
gigitan serangga dan mengurangi kemungkinan infeksi.

Seperti dikutip dari AOLHealth, meskipun minyak cengkeh merupakan


obat alami, tapi sebaiknya tetap memperhatikan cara penggunaannya.
Karena belum banyak penelitian yang menunjukkan efektifitas dari
minyak cengkeh ini pada manusia.

Bagi orang yang memiliki sensitifitas tinggi (hipersensitif), sebaiknya


berhati-hati dalam penggunaannya untuk menghindari reaksi alergi.
Selain itu, bagi orang yang sedang mengonsumsi obat antikoagulan
(pengencer darah) atau obat antiplatelet sebaiknya mempertimbangkan
kembali untuk menggunakannya dan berkonsultasilah terlebih dahulu
dengan dokter.

PENDAHULUAN

Minyak cengkeh adalah salah satu jenis dari minyak atsiri yang terdapat
di Indonesia, terutama di propinsi Jawa Tengah seperti kabupaten Tegal,
Banyumas, Salatiga, Solo dan sekitarnya.

Ada 3 tipe cengkeh yang dibudidayakan di Indonesia yaitu siputih, sikotok


dan zanzibar, yang dibedakan dari ciri-ciri pada pucuk, cabang muda,
daun, ranting, bunga, percabangan atau bentuk mahkota pohon (4) .

Pengolahan cengkeh dilakukan dengan cara ekstraksi. Ekstraksi minyak


dilakukan pada bagian bunga, tangkai bunga dan daunnya. Dari ketiga
bagian tersebut yang paling ekonomis adalah ekstrak bagian daunnya
(1) . Oleh karena itu jenis minyak cengkeh yang umum diperjualbelikan
adalah minyak daun cengkeh ( clove leaf oil ).

Minyak daun cengkeh hasil penyulingan dari petani mempunyai kadar


eugenol berkisar antara 70-80%, sedangkan untuk industri dibutuhkan
minyak dengan kadar eugenol paling rendah 90% (5) . Oleh karena itu
diperlukan proses lebih lanjut yang dapat mengisolasi eugenol dari
minyak cengkeh. Peningkatan kualitas dan kuantitas MDC petani
dilakukan melalui modifikasi dan pengembangan proses produksinya,
sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan daya saing produk
minyak daun cengkeh Indonesia yang pada gilirannya akan meningkatkan
pendapatan para petani cengkeh, menambah pendapatan daerah serta
dapat meningkatkan devisa negara.
Komponen utama minyak cengkeh adalah terpena dan turunannya (4) .
Komponen inilah yang penting dalam kegiatan industri seperti dalam
parfum, flavor , obat-obatan, cat, plastik dan lain-lain. Terpena yang ada
dalam minyak cengkeh adalah eugenol, eugenol asetat dan caryophylene
. Ketiga senyawa tersebut merupakan komponen utama penyusun minyak
cengkeh dengan kandungan total mencapai 99% dari minyak atsiri yang
dikandungnya.

KESIMPULAN

Dari hasil pengolahan minyak daun cengkeh pada pilot plant dapat
disimpulkan :

Teknologi pengolahan minyak daun cengkeh masih memerlukan


pengembangan untuk meningkatkan kualitas minyak yang dihasilkan
sehingga memenuhi spesifikasi pasar.

Penggunaan pilot plant eucalyptus mampu meningkatkan kualitas minyak


cengkeh dari kandungan eugenol 75% hingga 98%.

Keunggulan PPE terutama pada sistem vakum reaktor distilasi R3,


sehingga mampu menurunkan titik didih eugenol.

Perolehan eugenol melalui proses Pilot Plant Eucalyptus adalah 50,25%


dari jumlah MDC.

Percobaan pengolahan minyak daun cengkeh skala pilot plant membantu


solusi pengolahan minyak cengkeh yang efisien dan berkualitas tinggi.

Green tea/teh hijau

Bawang putih
Of all garlic's reputed medicinal benefits , perhaps the best well known is
its use as a natural antibiotic and antibacterial with reports going back
through history. There are even stories of garlic being used to ward off the
plague. Dari bawang putih yang terkenal semua manfaat obat , mungkin
yang paling terkenal adalah penggunaannya sebagai antibiotik alami dan
antibakteri dengan laporan kembali melalui sejarah. Ada bahkan cerita
tentang bawang putih yang digunakan untuk menangkal wabah. It's not
known how effective this was, however there is some evidence that
anthrax is sensitive to garlic. Ini tidak diketahui seberapa efektif ini,
namun ada beberapa bukti bahwa antraks sensitif terhadap bawang putih.
Some people have even suggested that it might help in the fight against
acne although that might be too much to hope for. Beberapa orang
bahkan menyatakan bahwa hal itu bisa membantu dalam perang
melawan jerawat walaupun itu mungkin terlalu banyak harapan.

Garlic's antibiotic properties have been more extensively studied than


some of its other reputed health benefits. Louis Pasteur examined garlic's
use as an antibacterial back in the nineteenth century and showed how it
killed bacteria under laboratory conditions. Bawang putih sifat antibiotik
yang lebih ekstensif telah dipelajari dari beberapa nama baik manfaat
kesehatan lainnya Pasteur. Louis memeriksa kita gunakan bawang putih
sebagai antibakteri kembali pada abad kesembilan belas dan
menunjukkan bagaimana membunuh bakteri dalam kondisi laboratorium.
Numerous modern studies confirm that garlic has definite antibiotic
properties and is effective against many bacteria, fungi and viruses.
Banyak studi modern pastikan bahwa bawang putih memiliki sifat
antibiotik yang pasti dan efektif terhadap banyak bakteri, jamur dan virus.
According to Wright State University (1) , garlic is approximately one per
cent as potent an antibiotic as penicillin . Menurut Wright State University
(1) , bawang putih kira-kira satu persen sebagai antibiotik ampuh sebagai
penisilin.

Some people have reported that even blood from a garlic eater can itself
kill bacteria! Beberapa orang telah melaporkan bahwa bahkan darah dari
pemakan bawang putih bisa membunuh bakteri itu sendiri!

Broad Spectrum Broad Spectrum

Researchers have compared the effectiveness of garlic with that of


commercial prescription antibiotics. The result is often that garlic can be
more effective as a broad spectrum antibiotic. Para peneliti telah
membandingkan efektivitas bawang putih dengan antibiotik resep
komersial. Hasilnya adalah sering bawang putih yang dapat lebih efektif
sebagai antibiotik spektrum luas. However if a particular bacterium or
virus is being treated a more specifically targeted antibiotic if available
could be a more effective treatment than garlic. Namun, jika suatu bakteri
atau virus tertentu dirawat lebih khusus ditujukan antibiotik jika tersedia
bisa menjadi efektif pengobatan lebih dari bawang putih.
One significant advantage of garlic is that the body does not seem to build
up a resistance to it as it does to many modern antibiotics. Satu
keuntungan yang signifikan dari bawang putih adalah bahwa tubuh
tampaknya tidak membangun perlawanan untuk itu seperti halnya
terhadap antibiotik modern. This also makes it potentially effective
against hospital superbugs (2) . Hal ini juga membuat super potensial
efektif terhadap rumah sakit (2) .

Note: Garlic can interfere with the operation of some medical drugs, in
particular anti-coagulants. I do not advocate taking garlic as a precaution
before entering hospital unless you discuss it with your doctor first.
Catatan: Bawang putih dapat mengganggu pengoperasian beberapa obat
medis, khususnya anti-koagulan. Saya tidak menganjurkan mengambil
bawang putih sebagai tindakan pencegahan sebelum masuk rumah sakit
kecuali Anda membicarakan dengan dokter Anda terlebih dahulu.

The antibiotic properties of garlic are a direct result of the allicin produced
from raw, crushed garlic. Sifat antibiotik bawang putih adalah akibat
langsung dari allicin yang dihasilkan dari mentah, bawang putih
dihancurkan. This is destroyed by age and cooking - cooked garlic has
virtually no antibiotic value although it still retains other benefits. Hal ini
dihancurkan oleh umur dan memasak - dimasak bawang putih telah
hampir tidak ada nilai antibiotik meskipun masih mempertahankan
manfaat lainnya.

I do not recommend using garlic as a replacement for conventional


medical antibiotics unless agreed with your doctor - peronally I treat any
antibiotic properties of garlic as a bonus of eating it, not a reason to do so.
However as more and more antibiotics are becoming almost useless due
to over-prescription and side effects, garlic could one day have a part to
play in modern medicine. Saya tidak menyarankan menggunakan bawang
putih sebagai pengganti antibiotik medis konvensional kecuali setuju
dengan dokter Anda - peronally Saya memperlakukan setiap sifat
antibiotik bawang putih sebagai bonus makan itu, bukan alasan untuk
melakukannya. Namun sebagai antibiotik yang lebih dan lebih menjadi
hampir sia-sia karena over-resep dan efek samping, bawang putih bisa
satu hari telah berperan dalam kedokteran modern.

Madu
Propolis memperbaiki fungsi kelenjar pankreas dalam memproduksi
insulin sehingga menurunkan kadar glukosa darah.”
Mengunjungi kerabat dekat pada pertengahan 2006 berakibat fatal bagi
Yatinah. Dengan Kadar gula darah 423 mg/l kakinya tak merasakan kap
mesin angkutan kota yang panas. Sesampai di rumah punggung kaki
melepuh.

Luka melepuh itu kemudian membengkak berisi cairan. Karena bengkak


kian membesar, perempuan berusia 61 tahun itu lantas dibawa ke
rumahsakit di Bekasi. Dokter menyayat dan mengeluarkan cairan lalu
menjahitnya. Luka sayatan itulah awal derita. Penyakit gula membuat
luka tak kunjung menutup. Dalam 3 bulan, luka itu semakin lebar dan
dalam.

Meski setiap hari dicuci dengan air hangat dan dikompres, luka tak juga
mengecil. Di bulan kelima, lukanya malah mulai bernanah dan
menguarkan bau tak sedap. Puncaknya pada awal 2007 luka tembus
sampai telapak kaki dan menjadi ganren. Ia pun tak lagi mampu berdiri,
apalagi berjalan. Mobilitas perempuan 9 anak itu bergantung pada kursi
roda.

Yatinah kerap bolak-balik ke klinik dan rumahsakit untuk memeriksakan


lukanya. Perempuan yang hidupnya hanya mengandalkan warung
makanan kecil di depan rumah itu mesti merogoh kocek Rp250.000—
Rp500.000 setiap periksa. Meski demikian, ganren terus menjalar sampai
kulit di sekitarnya lebam menghitam. Maret 2007, lebam kehitaman itu
menjalar mendekati pergelangan kaki. “Jika sudah sampai pergelangan
kaki harus di amputasi,” kata Yatinah menirukan ucapan dokter. Ia pun
hanya bisa pasrah sambil terus mengkonsumsi obat dari dokter.

Propolis Sembuhkan luka diabetes

Pada April 2007, disarankan mengkonsumsi propolis. Yatinah menurut


walau ragu. “Dokter di klinik dan rumahsakit dengan obat buatan pabrik
terkenal saja tidak bisa menyembuhkan, apalagi suplemen biasa,”
katanya. Selama 3 hari ia mengkonsumsi propolis pada pagi, siang, dan
malam sebelum tidur. Menurut Yatinah, konsumsi awal rendah itu untuk
memberi kesempatan tubuh beradaptasi.

Setelah 3 hari konsumsi, Yatinah merasakan tidak ada reaksi penolakan


dari tubuh dan baunya berkurang. Saat itulah ia merasakan lukanya
berdenyut, pertanda saraf perasa kembali aktif. Konsumsi pun
ditingkatkan konsumsi propolis setiap minum dengan frekuensi tetap. Dua
minggu mengkonsumsi, nanah berhenti keluar. Bau tidak sedap pun tidak
lagi tercium. Luka di telapak mulai mengering, sedangkan luka di
punggung kaki menyempit. Lebam kehitaman di sekitar luka memudar.

Saat itu konsumsi propolis masih dibarengi obat kimia. Setelah obat
dokter habis, Yatinah melanjutkan pengobatan hanya dengan propolis.
Sebulan setelah konsumsi, giliran luka di punggung kaki mengering
bersamaan menutupnya luka di telapak. Dua bulan mengkonsumsi, nenek
17 cucu itu bisa lepas dari kursi roda. Ia kembali bisa berjalan meski agak
tertatih. Tak sampai 3 bulan mengkonsumsi, luka mengerikan itu sudah
lenyap.

Bukan cuma mengkonsumsi propolis secara oral, Yatinah juga


menggunakan salep untuk obat luar. Ia mengoleskan salep mengandung
propolis pada ganren di kakinya. Sebelumnya luka dicuci 2—3 kali dengan
cairan infus. Cairan infus dipilih lantaran steril. Setelah dibilas dengan
cairan madu, barulah salep dioleskan. Cairan madu menggantikan alkohol
yang meskipun ampuh mengeringkan luka tapi sakitnya tidak
tertahankan.

Propolis bekerja di Dalam dan luar

Menurut dr Hafuan Lutfie, dokter yang meresepkan propolis sejak 2002,


propolis bisa bekerja di dalam dan di luar tubuh. Jika dikonsumsi oral,
propolis memperbaiki fungsi kelenjar pankreas dalam memproduksi
insulin sehingga menurunkan kadar glukosa darah. “Tapi dengan catatan
kelenjar pankreas masih berfungsi dan belum rusak total,” katanya. Selain
membantu penyembuhan, propolis juga memberi nutrisi sehingga sel bisa
beregenerasi. Fungsi itulah yang tidak bisa digantikan obat-obatan medis.

Jika digunakan di luar tubuh, misalnya dioleskan sebagai salep, propolis


bisa menyembuhkan ganren dan menghilangkan nanah serta bau.
Pasalnya, lem lebah itu bersifat antibakteri. Menurut Hafuan, nanah dan
bau adalah sisa pertempuran antara sel darah putih dan bakteri patogen
dari udara. Jika bakteri sudah dikalahkan oleh propolis, tidak ada lagi
nanah penyebab bau yang terbentuk. Sifat lain propolis dan produk
perlebahan lain secara umum adalah membantu pengeringan sehingga
tidak dihinggapi bakteri patogen.

Daya menyembuhkan propolis tergantung kepada kadar yang dikonsumsi.


Semakin tinggi kadar, semakin ampuh daya menyembuhkannya. Namun,
jika kadarnya terlalu tinggi—misal melebihi 60%—zat itu tidak bisa
tercerna tubuh lantaran sifatnya yang liat dan keras. Sebagai produk
nonkimiawi, propolis aman dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa efek
samping. Toh, Hafuan mengingatkan, selain asupan propolis, penderita
diabetes tetap harus menjaga pola makan dan menghindari konsumsi
tinggi glukosa serta karbohidrat.

Propolis sebagai Antibakteri

Propolis ampuh memberangus diabetes melitus dan efek sampingnya


lantaran kandungan CAPE alias asam kafeat fenetil ester. Penelitian
Fuliang dari Universitas Zhejiang, Hangzhou, China, dan Hepburn dari
Universitas Rhodes, Grahamstown, Afrika Selatan, membuktikan ekstrak
propolis menurunkan kadar glukosa, fruktosamin, malonaldehida, oksida
nitrat, oksida nitrat sintetase, trigliserida, sampai kolesterol total dalam
darah.

Sementara hasil pengujian Propolis di Laboratorium Penelitian dan


Pengujian Terpadu (LPT) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta,
menemukan propolis kaya alkaloid, flavonoid, polifenol, saponin, tanin,
dan kuersetin, yang semuanya bersifat antioksidan.

Propolis Apakah Itu ?

Propolis adalah suatu cairan yang dihasilkan dari air liur lebah dicampur
dengan getah-getah pepohonan dan pucuk daun-daun muda dari hutan
tropis dataran tinggi yang terhindar dari polusi. Fungsi utama propolis
bagi sarang lebah adalah sebagai pelindung dari gangguan kontaminasi
virus, bakteri dan jamur.

Fungsi propolis bagi tubuh manusia :


1. Antibiotik alami
2. Meningkatkan kekebalan tubuh
3. Anti kanker
4. Nutri yang bergizi tinggi

PENYEMBUHAN PROPOLIS

Untuk penyembuhan bagian luar :


* Oleskan pada bagian yang luka, lebam, atau pada bagian yang sakit
pada bagian tubuh

Adapun fungsi propolis bagi tubuh manusia adalah :


1. Sebagai suplementasi
karena propolis kaya akan zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun
tubuh dan mengaktifkan kelenjar thymus, propolis mengandung semua
vitamin dan semua mineral yang dibutuhkan oleh tubuh manusia,
mengandung 16 rantai asam amino essensial yang dibutuhkan untuk
regenerasi sel, mengandung Bioflavanoid yaitu zat anti oksidan sebagai
suplemen sel adapun kandungan bioflavanoid dalam setiap tetes propolis
setara dengan 500 buah jeruk segar.

2. Pengobatan alami
Propolis juga banyak mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat
untuk berbagai macam penyakit. Propolis sebagai antibiotik alami,
antivirus dan anti jamur tanpa ada efek samping, penyakit yang
berhubungan dengan bakteri misalnya typus, diare/muntaber, penyakit
yang berhubungan dengan virus misalnya demam berdarah, flu burung,
flu babi, TBC, penyakit yang berhubungan dengan jamur misalnya eksim,
panu, keputihan. Propolis juga berfungsi sebagai anti peradangan (infeksi
dan luka) misalnya Maag, Luka luar, Radang tenggorokan, Sakit gigi,
Radang ginjal, Lebam, Luka bakar. Propolis juga sebagai anti kanker dan
mutagenesis sel misalnya kanker tumor, kanker payudara, mium, kista.
Propolis juga berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah,
detoksifikasi atau pembuang racun pada tubuh misalnya: asam urat,
kolesterol, trigliserin. Propolis juga sangat baik untuk menormalkan
tekanan darah, sakit kepala, migrain, stroke, diabetetes dan sebagainya.

PENYAKIT
Batuk, asma, bronchitis, paru-paru, sinusitis, flu, demam, sakit kepala
Kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dan diabetes
Luka benda tajam, luka terbakar (Infeksi)
Darah tinggi, darah rendah
Infeksi kewanitaan
Hepatitis/ liver
Herpes, penyakit kulit serta penyakit jamur
Asam urat, rematik
Jerawat, bisul
Radiasi
Infeksi kulit, telinga, dan gigi
Stres, Parkinson
Wasir, ambeien
Gangguan pencernaan, maag

Manfaat Propolis

Penggunaan propolis sebagai bahan alami untuk kesehatan manusia


masih terus dipakai hingga saat ini dan menunjukan peningkatan yang
luar biasa sejalan dengan Ilmu Pengetahuan hasil riset para ilmuwan
tentang kegunaan Propolis sebagai bahan campuran obat di dunia
kedokteran.

Sama seperti bagi para lebah, Propolis digunakan pula oleh manusia
dalam melindungi tubuh manusia dari serangan bakteri, virus dan jamur.
Kecepatan kerja dan keaktifan dari propolis dalam bereaksi menahan
serangan kuman merupakan keunggulan dari propolis dibandingkan
dengan bahan alami serupa lainnya. Efek perlindungan akan segera
terasa sesaat setelah mengkonsum propolis.

Kegunaan propolis yang telah diketahui dari penelitian para ilmuwan


biologi a.l:
1. Anti virus dan anti bakteri
2. Anti parasit- aktif dalam melawan Giardia sp. Dan Trichomonas sp.
3. Anti peradangan-menyembuhkan dan regenerasi
4. Anti oksidant- aktif mencegah penuaan dini
5. Anti tumor dan perlindungan terhadap radiasi
6. Meningkatkan imunitas tubuh- menstimulir produksi anti bodi

Studi ilmiah menyimpulkan bahwa propolis memerangi parasit Giardia sp


yang menjadi penyebab gangguan dalam pencernaan pada anak2 dan
gangguan di usus 12 jari pada orang dewasa. Propolis juga memerangi
Trichomonas sp. Yang menjadi penyebab peradangan vaginal dan saluran
kemih pada wanita.

Fungsi penting dari propolis adalah menstimulir sistim imunitas tubuh


dalam melawan penyakit. Hal ini sangat penting terutama bagi orang
yang memiliki daya imunitas rendah atau mengalami penurunan jumlah
lekosit dalam tubuh.

Anak anak dengan daya tahan tubuh rendah ditandai dengan mudah
terserang penyakit pernafasan. Setelah menggunakan propolis daya
tahan tubuh mereka akan meningkat dan menjadi solusi bagi masalah
gangguan saluran pernafasan yang terus berulang. Propolis sangat efektif
dalam penyembuhan radang amandel, sunisitis dan influenza.

PENDAPAT PARA AHLI MEDIS :

1. John Diamond, M D : Propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus


yang berfungsi sebagai imunitas tubuh.
2. Roy kupinssel : propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan
berbagai macam penyakit tanpa efek samping.
3. Profesor Arnold becket : Propolis mampu menyembuhkan berbagai
macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur.
4. Team Riset rusia (Ensiklopedia Utama) : Dalam propolis terdapat zat
antibiotik alami, vitamin, asam amino, mineral, yang sangat mujarab
untuk metabolisme tubuh manusia dan meningkatkan kekebalan tubuh
manusia.
5. DR. Fang Chu (workers hospital Lienyukang RRC): Propolis sangat
efektif untuk mengurangi kandungan lemak jenuh/tinggi dalam darah dan
menormalkan tekanan darah dan terhindar dari penyakit jantung koroner.
6. Lembaga Riset Kanker USA, 1991 : Dalam propolis terdapat zat CAPE
yang berfungsi untuk membantu mematikan sel kanker, menurut
penelitian dengan memakai CAPE sebanyak 5-6mg selama 6 bulan dapat
mereduksi sel kanker hingga 50%.
7. V.P Rivalkina (majalah antibiotik) : Propolis sangat efektif untuk infeksi
dan satu-satu nya produk makanan kesehatan yang tidak ada
kadaluarsan nya, kualitas nya 17 kali lebih hebat dari pada madu.

Cara pemakaian Propolis:

* Untuk perawatan dan penyembuhan organ tubuh bagian dalam dengan


cara diminum, ambil ¼ (satu per empat) gelas 250CC air putih hangat-
hangat kuku atau suhu sekitar 40-45 derajat celcius.
* Bagi orang sehat : 3-5 tetes, sehari 3 kali. Diminum pagi sebelum
sarapan, siang, dan menjelang tidur.
* Bagi orang sakit : 8-12 tetes, sehari 4-5 kali. Diminum pagi, siang, sore,
dan menjelang tidur.
* Perhatian !!! jangan mengaduk propolis dengan sendok dari besi atau
logam sejenis karena dapat mengurangi khasiat dari propolis.
* Jangan di campur dengan air es atau air dingin karena propolis tidak
mudah larut dalam air dingin.
* Jangan di campur dengan air panas/mendidih karena akan merusak zat-
zat yang terkandung dalam propolis. Jangan diminum bersamaan dengan
obat-obatan dari kimia ( non alami).

Secara umum manusia mendapatkan manfaat yang sangat besar dengan


adanya Propolis. Sangat sedikit orang yang memiliki alergi terhadap
keajaiban alam ini

Kemangi
juga kaya akan betakaroten dan magnesium, mineral penting yang
berfungsi menjaga dan memelihara kesehatan jantung. Aroma wangi
daun kemangi memang mengundang selera makan. Wajar saja jika
orangpun mengkonsumsi daun ini sebagai lalapan mentah, campuran
pepes, karedok atau terancam. Selain melezatkan hidangan, daun
kemangi mengandung senyawa arginine yang terbukti mampu
memperkuat masa hidup sperma, mencegah kemandulan dan
menurunkan gula darah. Kemangi juga mengandung zat yang mampu
merangsang terbentuknya hormon androgen dan estrogen.
Manfaat kemangi tidak berhenti sampai disini, zat flavonoid seperti
orientin dan vicenin di dalam kemangi mampu melindungi struktur sel
tubuh. Sedangkan flavonoid seperti cineole, myrcene dan eugenol
mempunyai manfaat sebagai antibiotik alami dan anti peradangan.