Anda di halaman 1dari 1

Chrismansyah Rahadi, pencetak hits “Lilin-lilin Kecil”, atau yang biasa kita kenal

dengan sebutan Chrisye, lahir di Jakarta pada 16 September 1949. Anak kedua dari
pasangan Laurens Rahadi dan Hanna Rahadi ini semenjak kecil sudah berhasrat
untuk terjun ke dunia musik. Semasa kecilnya, walaupun tinggal di kawasan
Menteng yang terkenal elit, Chrisye tidak merasakan kemewahannya, karena
papanya tetap mengajarkan Chrisye dan saudara-saudaranya untuk hidup dalam
kesederhanaan. Mungkin banyak yang belum tahu, ada darah Cina yang mengalir
pada Chrisye, dan ini pernah membuatnya merasakan suatu pengalaman yang
tidak akan dilupakannya dalam hidupnya, yaitu ia pernah dilempari batu dan dikatai
“Cina”. Padahal orangtua Chrisye sendiri termasuk kalangan Cina yang terbilang
moderat, karena di rumahnya pun keluarga Chrisye tidak memasang hal—hal
berbau Cina seperti lampion, dan hal-hal yang berwarna merah.

Chrisye mengenyam pendidikan dasar di SD GIKI di Jalan Probolinggo, lalu SMP di


SMPK III Diponegoro, Saat SD hasrat bermusiknya mulai nampak, apalagi ketika
papanya membeli satu set piringan hitam. Otak kanak-kanaknya terbuai
mendengarkan alunan suara dari Frank Sinatra, Bing Crosby, dan Nat King Cole
yang biasa diputar papanya di piringan hitamnya. Saat SMA, hasrat bermusiknya
semakin menjadi-jadi apalagi ia bersekolah di Sekolah PSKD, yang terkenal sebagai
gudangnya anak-anak bandel tapi kreatif dalam hal seni. Chrisye sendiri memilih
bergabung dalam band sebagai pemain bas.

Sampai suatu ketika ia tercengang melihat permainan band anak-anak


tetangganya, yaitu keluarga Nasution. Rumah keluarga itu tiap sore penuh dengan
banyaknya orang yang ingin melihat latihan band mereka. Dalam sekejap tempat
itu jadi popular bagi anak muda di Menteng. Chrisye sendiri terpesone dengan
permainan mereka, karena selain permainannya yang ciamik, lagu yang dimainkan
pun tidak pasaran.

Chrisye terus menjadi penonton dalam pertunjukan mereka sampai suatu


saat,pemain bas di grup band itu sakit dan Chrisye mendapat tawaran
menggantikannya. Walaupun bimbang, Chrisye mengiyakan tawaran itu. Jadilah
Chrisye manggung tiap hari bersama band itu. Diam-diam dan Cuma Joris, kakanya,
yang tahu.