Anda di halaman 1dari 1

Tips Sederhana Membeli Daging di Pasar

Saat bulan Ramadhan seperti sekarang ini, kebutuhan keluarga akan makanan daging lumayan
meningkat. Selain untuk menambah asupan gizi keluarga, juga biasanya momentum bulan puasa
dijadikan sebagai bulan untuk saling berbagi. Akan tetapi, Ketika akan membeli daging di pasar, kita
sering dihadapkan pada banyak pilihan. Ada daging yang masih digantung lengkap seluruh bagian
tubuh hewan, tetapi juga ada yang sudah dipotong-potong dalam ukuran lebih kecil.

Pada daging utuh untuk satu bagian tubuh, pembeli akan lebih mudah mengenali apakah daging itu
kondisinya baik atau tidak. Namun, pada daging potongan atau campuran, sering kali pembeli tertipu
atau mendapatkan daging tidak bagus. Juga perlu dihindari daging campuran yang bisa saja
dimasukkan daging dari hewan lain, seperti tikus, kelinci, dan babi hutan atau celeng dan lain
sebagainya.

Berikut ini adalah tips membeli daging di pasar, yang diolah dari berbagai sumber:

1. daging yang baik warnanya merah terang dan lemaknya berwarna kuning
2. Pilihlah daging yang masih jelas pada bagian tubuh hewan tertentu, seperti bagian paha, iga,
atau singkil sehingga tidak ragu bahwa daging yang dibeli itu bukan daging campuran.
3. Hindari daging campuran yang sudah tidak dapat diidentifikasi karena daging oplosan biasanya
terdiri dari berbagai bagian tubuh hewan yang sudah dipotong-potong kecil sehingga tidak
terlihat jelas bagian daging apa yang ditawarkan oleh penjual.
4. upayakan membeli daging di pasar yang bersih dan layak. Hal ini untuk mencegah kontaminasi
daging dari lingkungan sekitar.