Anda di halaman 1dari 40

KURIKULUM 2004

STANDAR KOMPETENSI

Mata Pelajaran

BAHASA JEPANG

SEKOLAH MENENGAH ATAS


dan
MADRASAH ALIYAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


Jakarta, Tahun 2003
Katalog dalam Terbitan

Indonesia. Pusat Kurikulum, Badan Penelitian


dan Pengembangan
Departemen Pendidikan Nasional
Standar Kompetensi Mata Pelajaran
Bahasa Jepang SMA & MA, - Jakarta:
Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas: 2003
iv, 40 hal.

ISBN 979-725-182-9

2
KATA PENGANTAR

Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia mengalami


perkembangan dan perubahan secara terus menerus sebagai akumulasi
respon terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi selama ini serta
pengaruh perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
serta seni dan budaya. Hal ini menuntut perlunya perbaikan sistem
pendidikan nasional termasuk penyempurnaan kurikulum.
Penyempurnaan kurikulum yang telah dilakukan mengacu pada Undang-
Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan
Pemerintah yang terkait yang mengamanatkan tentang adanya standar nasional
pendidikan yang berkenaan dengan standar isi, proses, dan kompetensi lulusan
serta penetapan kerangka dasar dan standar kurikulum oleh pemerintah.
Upaya penyempurnaan kurikulum ini guna mewujudkan peningkatan mutu
dan relevansi pendidikan yang harus dilakukan secara menyeluruh mencakup
pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya, yakni aspek-aspek moral,
akhlak, budi pekerti, pengetahuan, keterampilan, kesehatan, seni dan budaya.
Pengembangan aspek-aspek tersebut bermuara pada peningkatan dan
pengembangan kecakapan hidup yang diwujudkan melalui pencapaian
kompetensi peserta didik untuk bertahan hidup serta menyesuaikan diri dan
berhasil dalam kehidupan. Kurikulum ini dikembangkan lebih lanjut sesuai
dengan kebutuhan dan keadaan daerah dan sekolah.
Dokumen kurikulum 2004 terdiri atas Kerangka Dasar Kurikulum 2004, Standar
Bahan Kajian dan Standar Kompetensi Mata Pelajaran yang disusun untuk
masing-masing mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan.
Dokumen ini adalah Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Jepang
untuk satuan pendidikan SMA & MA.
Dengan diterbitkan dokumen ini maka diharapkan daerah dan sekolah dapat
menggunakannya sebagai acuan dalam pengembangan perencanaan
pembelajaran di sekolah masing-masing.

Jakarta, Oktober 2003


Direktur Jendral Kepala Badan Penelitian
Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pengembangan

Dr. Ir. Indra Jati Sidi Dr. Boediono


NIP. 130672115 NIP. 130344755

3
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................... 3

DAFTAR ISI ................................................................................................. 4

I. PENDAHULUAN ................................................................................. 5
A. Rasional ......................................................................................... 5
B. Pengertian ..................................................................................... 6
C. Fungsi dan Tujuan ............................................................................. 6
D. Ruang Lingkup ............................................................................. 7
E Standar Kompetensi Lintas Kurikulum ...................................... 7
F. Standar Kompetensi Bahan Kajian .............................................. 8
G. Standar Kompetensi Mata Pelajaran ........................................... 9
H. Rambu-rambu ............................................................................... 9

II. KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, DAN MATERI POKOK ...... 12


Kelas XI .................................................................................................... 12
Kelas XII .................................................................................................... 16
Daftar Tata Bahasa/Pola Kalimat ........................................................... 20
Ungkapan Komunikasi ........................................................................... 26
Kosakata Per Tema .................................................................................. 30
Contoh Percakapan dan Cerita Per Tema ............................................. 34
Daftar Kanji Sederhana ........................................................................... 38

4
1 PENDAHULUAN

A. Rasional

Mempelajari bahasa merupakan hal yang penting bagi perkembangan


sosial dan kepribadian seorang individu. Sebagai bahasa yang banyak
digunakan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, bahasa
Jepang berperan sebagai salah satu bahasa internasional. Di samping
berperan sebagai bahasa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, bahasa
ini dapat menjadi alat untuk mencapai tujuan ekonomi-perdagangan,
hubungan antarbangsa, tujuan sosial-budaya dan pendidikan serta tujuan
pengembangan karier.

Penguasaan bahasa Jepang merupakan persyaratan penting bagi


keberhasilan individu, masyarakat, dan bangsa Indonesia dalam
menjawab tantangan zaman pada tingkat global. Penguasaan Bahasa
Jepang dapat diperoleh melalui berbagai program, dan program
pengajaran di sekolah secara formal tampaknya merupakan sarana utama
bagi sebagian anak Indonesia.

Pengalaman menunjukkan bahwa hasil pembelajaran Bahasa Jepang di


Indonesia masih jauh dari tujuan yang diinginkan. Lulusan SMU belum
mampu menggunakan bahasa Jepang untuk berkomunikasi lisan.
Ketidakberhasilan ini ditentukan oleh banyak faktor. Akan tetapi, bila
diupayakan pasti banyak jalan untuk memperbaikinya. Salah satunya
adalah dengan memperbaiki atau menyesuaikan kurikulum dengan
tuntutan zaman.

Tuntutan dunia global yang terus menerus berubah merupakan salah satu
dorongan untuk mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi.
Kurikulum ini menyediakan butir-butir kompetensi dasar berbahasa dan
indikator pencapaian yang membantu guru dalam mengembangkan strategi
dan teknik pengajaran serta penilaiannya. Kurikulum berbasis kompetensi
menjamin adanya keluwesan dalam mencapai penguasaan kompetensi.

5
Bahasa Jepang

B. Pengertian

Bahasa Jepang merupakan alat untuk berkomunikasi lisan dan tulisan.


Berkomunikasi dalam bahasa Jepang dimaksudkan untuk memahami
dan mengungkapkan informasi, pikiran, perasaan serta mengembangkan
ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya.

C. Fungsi dan Tujuan

1. Fungsi
Mata pelajaran bahasa Jepang merupakan mata pelajaran pilihan di
Sekolah Menengah Atas yang berfungsi sebagai alat pengembangan
diri siswa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
budaya. Dengan demikian mereka dapat tumbuh dan berkembang
menjadi warganegara yang cerdas, terampil dan berkepribadian
Indonesia serta siap mengambil bagian dalam pembangunan
nasional.

2. Tujuan
Program pembelajaran bahasa Jepang di Indonesia memiliki tujuan
agar para siswa berkembang dalam hal:
• kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca, memberikan
pendapat, dan menulis secara baik;
• pengetahuan mengenai ragam bahasa dalam konteks sehingga
para siswa dapat menafsirkan isi berbagai bentuk teks lisan
maupun tertulis dan meresponnya dalam bentuk kegiatan yang
beragam dan interaktif;
• pengetahuan mengenai pola-pola kalimat yang dapat digunakan
untuk mengkonstruksikan teks yang berbeda-beda dan mampu
mengaplikasikan pengetahuannya itu ke dalam bentuk wacana
lisan maupun tulisan;
• pengetahuan yang luas mengenai sejumlah teks yang beraneka
dan kemampuan untuk menghubungkan pengetahuannya itu
dengan aspek sosial dan personal;
• berbicara secara efektif dalam berbagai konteks untuk
menyampaikan informasi, pikiran dan perasaan, serta menjalin

6
Pendahuluan

hubungan sosial dalam bentuk kegiatan yang beragam, interaktif


dan menyenangkan;
• menafsirkan isi berbagai bentuk teks tulis dan merespon dalam
bentuk kegiatan yang beragam, interaktif, dan menyenangkan;
• menulis kreatif berbagai bentuk teks untuk menyampaikan
informasi, mengungkapkan pikiran dan perasaan;
• pengetahuan aspek-aspek budaya melalui sejumlah teks untuk
dapat dipahami dan diaplikasikan dalam kegiatan komunikasi;

D. Ruang Lingkup

Aspek mata pelajaran Bahasa Jepang meliputi:


1. Keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan
menulis.
2. Unsur-unsur kebahasaan mencakup: ungkapan komunikatif, kosa
kata, pelafalan, tata bahasa dan ejaan huruf (kana, kanji).
3. Aspek budaya yang terkandung dalam teks lisan dan tulisan.

E. Standar Kompetensi Lintas Kurikulum

Standar Kompetensi Lintas Kurikulum merupakan kecakapan untuk


hidup dan belajar sepanjang hayat yang dibakukan dan harus dicapai
oleh peserta didik melalui pengalaman belajar.

Standar Kompetensi Lintas Kurikulum ini meliputi:


1. Memiliki keyakinan, menyadari serta menjalankan hak dan
kewajiban, saling menghargai dan memberi rasa aman, sesuai dengan
agama yang dianutnya.
2. Menggunakan bahasa untuk memahami, mengembangkan, dan
mengkomunikasikan gagasan dan informasi, serta untuk berinteraksi
dengan orang lain.
3. Memilih, memadukan, dan menerapkan konsep-konsep, teknik-
teknik, pola, struktur, dan hubungan.
4. Memilih, mencari, dan menerapkan teknologi dan informasi yang
diperlukan dari berbagai sumber.

7
Bahasa Jepang

5. Memahami dan menghargai lingkungan fisik, makhluk hidup, dan


teknologi, dan menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-
nilai untuk mengambil keputusan yang tepat.
6. Berpartisipasi, berinteraksi, dan berkontribusi aktif dalam
masyarakat dan budaya global berdasarkan pemahaman konteks
budaya, geografis, dan historis.
7. Berkreasi dan menghargai karya artistik, budaya, dan intelektual
serta menerapkan nilai-nilai luhur untuk meningkatkan kematangan
pribadi menuju masyarakat beradab.
8. Berpikir logis, kritis, dan lateral dengan memperhitungkan potensi
dan peluang untuk menghadapi berbagai kemungkinan.
9. Menunjukkan motivasi dalam belajar, percaya diri, bekerja mandiri,
dan bekerjasama dengan orang lain.

F. Standar Kompetensi Bahan Kajian

Mendengarkan
Siswa mampu menafsirkan berbagai nuansa makna dalam berbagai teks
lisan dengan berbagai variasi tujuan komunikasi dan konteks.

Berbicara
Siswa mampu mengungkapkan berbagai nuansa makna dalam berbagai
teks lisan dengan berbagai variasi tujuan komunikasi dan konteks.

Membaca
Siswa mampu memahami berbagai nuansa makna yang dijumpai dalam
berbagai teks tertulis dengan variasi tujuan komunikasi, struktur teks
dan ciri-ciri bahasanya.

Menulis
Siswa mampu mengungkapkan makna secara tertulis sesuai dengan
tujuan komunikasinya dengan struktur wacana dan fitur-fitur bahasa
yang lazim digunakan dalam budaya bahasa yang digunakan

8
Pendahuluan

G. Standar Kompetensi Mata Pelajaran

1. Siswa mampu berkomunikasi lisan dan tertulis dengan


menggunakan ragam bahasa sederhana dan dapat dipahami sesuai
konteks dalam wacana interaksional dan atau monolog yang
informatif berbentuk naratif, deskriptif dan laporan sederhana.
2. Siswa mampu berkomunikasi lisan dan tertulis dengan
menggunakan ragam bahasa yang sesuai dengan lancar dan akurat,
dalam wacana interaksional dan atau monolog berbentuk naratif,
prosedur, deskriptif dan berita.

H. Rambu-rambu

1. Kurikulum ini menerapkan pendekatan kompetensi sebagai


pendekatan pembelajaran. Beberapa konsep penting yang mendasari
pendekatan ini adalah sebagai berikut:
a. Bahasa merupakan alat untuk mengungkapkan makna yang
diwujudkan dengan menggunakan tata bahasa dan kosakata.
Dengan demikian, tata bahasa dan kosakata berperan sebagai
alat pengungkapan makna yang berupa gagasan, pikiran,
pendapat, dan perasaan.
b. Makna ditentukan oleh lingkup kebahasaan maupun lingkup
situasi yang merupakan konsep dasar dalam pendekatan
kompetensi terhadap pengajaran bahasa yang harus didukung
oleh pemahaman lintas budaya.
c. Makna dapat diwujudkan melalui ungkapan yang berbeda, baik
secara lisan maupun tertulis. Suatu ungkapan dapat mempunyai
makna yang berbeda tergantung pada situasi pada saat ungkapan
itu digunakan. Jadi keragaman ujaran diakui kebenarannya
dalam bentuk bahasa lisan dan tulisan.
d. Belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi melalui bahasa
tersebut baik secara lisan maupun tertulis. Belajar
berkomunikasi ini perlu didukung oleh pembelajaran unsur-
unsur bahasa tersebut.
e. Motivasi belajar siswa merupakan faktor utama yang
menentukan keberhasilan belajarnya. Kadar motivasi ini banyak

9
Bahasa Jepang

ditentukan oleh kadar kebermaknaan bahan pelajaran dan


kegiatan pembelajaran siswa yang bersangkutan. Dengan kata
lain, kebermaknaan bahan pelajaran dan kegiatan pembelajaran
memiliki peranan yang amat penting dalam keberhasilan siswa.
f. Bahan pelajaran dan kegiatan pembelajaran menjadi lebih
bermakna jika berhubungan dengan kebutuhan, pengalaman,
minat, tata nilai, dan masa depan siswa. Oleh karena itu faktor-
faktor tersebut harus dijadikan pertimbangan pengambilan
keputusan dalam pengajaran dan pembelajaran agar lebih
bermakna bagi siswa.
g. Dalam proses belajar mengajar, siswa harus diperlakukan sebagai
subjek utama, dan bukan sebagai objek belaka dan guru
berperan sebagai fasilitator untuk membantu siswa
mengembangkan keterampilan berbahasanya.

2. Penerapan konsep-konsep di atas dalam pengajaran bahasa asing


menyiratkan bahwa:
a. Unsur-unsur bahasa, yaitu tata bahasa, kosakata dan lafal dan
ejaan hendaknya disajikan dalam lingkup kebahasaan maupun
lingkup situasi, sehingga menjadi lebih bermakna. Lingkup
situasi harus mencakup lingkup budaya dari bahasa yang
dipelajari dan budaya siswa.
b. Pembelajaran unsur-unsur bahasa ditujukan untuk mendukung
penguasaan dan pengembangan empat keterampilan berbahasa
Jepang, dan bukan untuk kepentingan penguasaan unsur-unsur
bahasa itu sendiri.
c. Dalam proses belajar mengajar keempat keterampilan berbahasa
pada hakekatnya tidak dapat dipisahkan. Oleh sebab itu, keterampilan
berbahasa sedapat mungkin dikembangkan secara terpadu.
d. Peserta didik harus dilibatkan dalam semua kegiatan belajar
yaitu kegiatan yang dapat membantu:
1) mengembangkan diri siswa dalam bidang ilmu pengetahuan,
teknologi, dan seni budaya;
2) mendorong siswa untuk tumbuh dan berkembang menjadi
warga negara yang berkepribadian Indonesia; dan
3) mengembangkan keterampilan menjalin hubungan dengan
pihak lain.

10
Pendahuluan

3. Perkembangan teknologi komunikasi dapat dimanfaatkan untuk


mempelajari bahasa asing. Teknologi komunikasi ini dapat berupa
media cetak dan elektronika. Media cetak meliputi surat kabar,
majalah, buku, brosur, dan lain-lain. Sedangkan media elektronika
meliputi komputer, televisi, radio, internet, VCD, CD, dan lain-lain.
Melalui internet dapat diperoleh berbagai informasi dalam bahasa
Jepang sehingga dapat meningkatkan kemampuan membaca.
Melalui TV dan Radio siswa dapat meningkatkan kemampuan
menyimak dan melalui komputer mengembangkan kemampuan
membaca dan menulis.

4. Dokumen ini hanya menyediakan daftar tema per tahun, sedangkan


daftar anak tema untuk setiap tema diserahkan kepada pengguna
dokumen ini agar lebih sesuai dengan situasi dan kondisi di daerah
masing-masing.

5. Pembagian waktu untuk setiap tema atau anak tema diserahkan


kepada guru atau di lapangan yang lebih mengetahui kemampuan
siswa masing-masing.

6. Dokumen ini disertai lampiran daftar tata bahasa/pola kalimat/


ungkapan komunikasi/kosakata/contoh ungkapan dan cerita/daftar
kanji sederhana.

11
2 KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, DAN
MATERI POKOK

KELAS : XI

Standar Kompetensi : 1. Siswa mampu berkomunikasi lisan dan tertulis


dengan menggunakan ragam bahasa sederhana
dan dapat dipahami sesuai konteks dalam wacana
interaksional dan atau monolog yang informatif
berbentuk naratif, deskriptif dan laporan sederhana.
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
Mendengarkan
1.1 Membedakan bunyi • Mengidentifikasikan Tema: Jati diri,
dan kata yang perbedaan bunyi Lingkungan Kehidupan
pengucapannya secara individual Sekolah, Kehidupan
memiliki kemiripan • Mengindentifikasikan Keluarga dan Kehidupan
kata sehari-hari. (Lihat pada
kolom aspek berbicara
1.2 Mengidentifikasikan • Mengidentifikasikan dan lampiran)
informasi dari teks salam sesuai dengan
percakapan kondisi dan keadaan
waktu
• Mengidentifikasikan
identitas diri sendiri
dan orang lain
• Mengidentifikasikan
nama dan letak benda
yang ada di sekolah dan
kepemilikan benda
• Mengidentifikasikan
waktu (jam, hari,
tanggal, bulan dan
tahun) dan kegiatan
yang dilakukan di
sekolah
• Mengidentifikasikan
hubungan anggota
keluarga sendiri dan
orang lain.

12
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK


• Mengidentifikasikan
informasi mengenai
kegiatan sehari-hari.
• Mengidentifikasikan
informasi mengenai
keadaan benda dan
tempat (harga, kondisi
dsb)

Berbicara Tema: Jati diri,


1.3 Melafalkan bunyi dan • Melafalkan bunyi Lingkungan Kehidupan
kata yang • Melafalkan kata Sekolah, Kehidupan
pengucapannya Keluarga dan Kehidupan
memiliki kemiripan sehari-hari.

1.4 Menyampaikan • Mengucapkan salam Bunyi bahasa Jepang


berbagai informasi dan ungkapan sesuai
sederhana secara lisan dengan kondisi dan 550 kosakata baru serta
keadaan waktu tata bahasa yang
terlampir dan tata bahasa
yang diperlukan

• Mendemonstrasikan
perkenalan diri sendiri
dan orang lain

• Menceritakan nama
dan letak benda yang
ada di sekolah serta
kepemilikan benda

• Menyebutkan waktu
(jam, hari, tanggal,
bulan dan tahun) dan
kegiatan sekolah

13
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
• Menceritakan
hubungan anggota
keluarga sendiri dan
orang lain (sebutan,
jumlah, pekerjaan)

• Menceritakan kegiatan
sehari-hari

• Menceritakan keadaan
benda dan tempat
(harga, kondisi dsb)

Membaca
1.5 Membedakan huruf • Membaca tulisan Tema: Jati diri,
yang bentuknya mirip dalam huruf hiragana Lingkungan Kehidupan
dan kata yang • Membaca tulisan Sekolah, Kehidupan
pengucapannya mirip dalam huruf katakana Keluarga dan Kehidupan
• Membaca kosakata, sehari-hari.(lihat pada
frasa dan kalimat kolom aspek berbicara
sederhana dan lampiran)

1.6 Menafsirkan makna • Membaca salam dan


kata, frasa dan ungkapan sesuai
kalimat dengan kondisi dan
keadaan waktu

1.7 Memahami teks • Mengidentifikasikan


pendek dan sederhana isi teks yang berkaitan
dengan perkenalan
diri sendiri dan orang
lain
• Mengidentifikasikan
isi teks yang berkaitan
dengan nama dan
letak benda yang ada
di sekolah serta
kepemilikan benda
• Mengidentifikasikan
isi teks yang berkaitan
dengan kegiatan sekolah

14
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK


• Mengidentifikasikan
isi teks yang berkaitan
dengan hubungan
anggota keluarga
sendiri dan orang lain.
• Mengidentifikasikan
isi teks tentang
kegiatan sehari-hari
• Mengidentifikasikan
isi teks tentang keadaan
benda dan tempat
(harga, kondisi dsb)

1.8 Membaca kanji • Membaca kanji


sederhana sederhana

Menulis
1.9 Menulis kata dalam • Menulis huruf Tema: Jati diri,
huruf hiragana dan hiragana Lingkungan Kehidupan
katakana • Menulis huruf Sekolah, Kehidupan
katakana Keluarga dan Kehidupan
• Menulis kata/kalimat sehari-hari.(Lihat pada
sesuai dengan lafal kolom aspek berbicara
dan lampiran)
1.10 Menulis informasi • Menyusun kalimat
sederhana atau wacana sederhana
tentang nama dan
letak benda yang ada
di sekolah serta
kepemilikan benda
• Menyusun kalimat
atau wacana sederhana
tentang kegiatan di
sekolah
• Menulis kalimat atau
wacana sederhana
mengenai hubungan
anggota keluarga
sendiri dan orang lain
(sebutan, jumlah,
pekerjaan)
• Menulis kalimat atau
wacana sederhana

15
Bahasa Jepang

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK


mengenai kegiatan
sehari-hari

1.11 Menulis kanji • Menulis kanji


sederhana sederhana

16
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

KELAS : XII

Standar Kompetensi : 2. Siswa mampu berkomunikasi lisan dan tertulis


dengan menggunakan ragam bahasa yang sesuai
dengan lancar dan akurat, dalam wacana
interaksional dan atau monolog berbentuk
naratif, prosedur, deskriptif dan berita.

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK


Mendengarkan
2.1 Memahami kata, frasa • Mengidentifikasikan Tema: Pariwisata/
dan kalimat kata, frasa dan kalimat Rekreasi, Kesehatan,
Kegemaran dan cita-cita.
2.2 Menafsirkan berbagai • Mengidentifikasikan (Lihat di Aspek berbicara
informasi dari teks mengenai tempat dan lampiran)
lisan berekreasi
• Mengidentifikasikan
ajakan berekreasi
• Mengidentifikasikan
pengalaman berekreasi
• Mengidentifikasikan
mengenai kondisi
kesehatan
• Memahami pernyataan
mengenai kegemaran
dan kemampuan
• Memahami pernyataan
mengenai keinginan
dan cita-cita

Berbicara
2.3 Menyampaikan • Menceritakan Tema: Pariwisata/
informasi, kesan dan penjelasan mengenai Rekreasi, Kesehatan,
pendapat tempat berekreasi Kegemaran dan cita-
cita.450 kosakata baru
(total 1000 kosakata)
serta tata bahasa yang
terlampir dan yang
dibutuhkan

17
Bahasa Jepang

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK


• Mendemonstrasikan
ajakan

2.4 Menyampaikan • Menceritakan


gagasan dan pikiran pengalaman berekreasi

• Mengungkapkan
kondisi serta saran
tentang kesehatan

• Mengungkapkan
kegemaran

• Mengungkapkan
kemampuan

• Mengungkapkan
keinginan dan cita-cita

Membaca
2.5 Memahami teks tulis • Menyimpulkan isi teks Tema: Pariwisata/
yang berkaitan dengan Rekreasi, Kesehatan,
berekreasi (informasi Kegemaran dan cita-
tempat, ajakan, kesan cita.(Lihat pada kolom
dan pengalaman) aspek berbicara dan
• Menyimpulkan isi teks lampiran)
yang berkaitan dengan
kondisi dan saran
mengenai kesehatan
• Menyimpulkan isi teks
yang berkaitan dengan
kegemaran dan
kemampuan
• Menyimpulkan isi teks
yang berkaitan dengan
keinginan dan cita-cita

2.6 Membaca kanji • Membaca kanji


sederhana sederhana

Menulis
2.7 Menulis wacana • Menyusun kalimat Tema: Pariwisata/
sederhana atau wacana sederhana Rekreasi, Kesehatan,

18
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK


mengenai berekreasi Kegemaran dan cita-
(informasi tempat, cita.(Lihat pada kolom
ajakan, kesan dan aspek berbicara dan
pengalaman) lampiran)
• Menyusun kalimat
mengenai kondisi dan
saran mengenai
kesehatan
• Menyusun kalimat
atau wacana sederhana
tentang kegemaran
dan kemampuan
• Menyusun kalimat dan
wacana sederhana
tentang keinginan dan
cita-cita

2.8 Menulis kanji • Menulis kanji


sederhana sederhana

19
Bahasa Jepang

DAFTAR TATA BAHA

Tata Bahasa

Jenis Kata Bentuk Fungsi


Kalimat Kata Benda positif, ‘sopan’, kala kini
negatif, ‘sopan’, kala kini
positif, ‘sopan’, kala lampau
negatif, ‘sopan’, kala lampau
Kalimat Tanya Pertanyaan Pertanyaan(ya atau tidak)
Pertanyaan(kata tanya)
Pertanyaan ringkas
Kalimat Letak Tempat Tempat keberadaan
Tempat keberadaan
Kalimat Keberadaan Keberadaan Keberadaan (barang)
Keberadaan(orang/hewan)
Keberadaan (kegiatan)
Menyebutkan jumlah
K.S.’i’ positif, ‘sopan’, kala kini
negatif, ‘sopan’, kala kini
Penggabungan kata sifat
Keterangan kata benda
positif, ‘sopan’, kala lampau
negatif, ‘sopan’, kala lampau
K.S.’na’ positif, ‘sopan’, kala kini
negatif, ‘sopan’, kala kini
Penggabungan kata sifat
Keterangan kata benda
positif, ‘sopan’, kala lampau
negatif, ‘sopan’, kala lampau
Kata Kerja positif, ‘sopan’, kala kini
negatif, ‘sopan’, kala kini
positif, ‘sopan’, kala lampau

20
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

SA/POLA KALIMAT

Pola Kalimat (Bentuk Ungkapan) Contoh Kalimat

K. B.
K. B.
K. B.
K. B.

K. B. (tempat)
K. B. (tempat)
(tempat) K. B.
(tempat) K. B.
(tempat) ) K. B.
K. B. [bilangan]
K. S. ‘i’
K. S. ‘i’
K. S. ‘i’ K. S.
K. S. ‘i’ + K. B.
K. S. ‘i’
K. S. ‘i’
K. S. ‘na’
K. S. ‘na’
K. S. ‘na’ K. S.
K. S. ‘na’ + K. B.
K. S. ‘na’
K. S. ‘na’
K. K.
K. K.
K. K.

21
Bahasa Jepang

Tata Bahasa

Jenis Kata Bentuk Fungsi


negatif, ‘sopan’, kala lampau
Bentuk ‘masu’ Menawarkan/mengusulkan
Mengajak/menyutujui

Tujuan
Keinginan
Bentuk ‘te’ Urutan kegiatan
Bentuk ‘ta’ Pengalaman
Menyatakan rencana dalam
waktu dekat
Memberi saran
Bentuk ‘nai’ Memberi saran
Bentuk kamus Menjelaskan kegiatan
Kemampuan
Kata Tunjuk Keterangan kata benda Keterangan tentang barang

Kata ganti Keterangan tentang orang


Kata Keterangan Aspek Perubahan/Penyelesaian
Kata Bantu Kata Bantu Kasus Instansi
Jenis Barang
Pemilik
Jenis Barang
Obyek
Arah
Waktu
Tempat keberadaan
Arah/Tempat kedatangan
Objek suatu perlakuan
Jangka waktu
Tujuan perlakuan

22
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

Pola Kalimat (Bentuk Ungkapan) Contoh Kalimat

K. K.
K. K. ‘masu’
K. K. ‘masu’
K. K. ‘masu’
K. K. ‘masu’
K. K. ‘masu’
K. K. ‘te’
K. K. ‘ta’
K. K. ‘ta’

K. K. ‘ta’
K. K. ‘nai’
K. K. ‘kamus’
K. K. ‘kamus’
K. B. 50,000
(K. B. )
(K. B. )
+ [positif]
([instansi] [nama orang] SMUN 1
[jenis barang] [barang]
[pemilik] [barang]
[tempat] [posisi]

[jangka waktu] [kekerapan]

23
Bahasa Jepang

Tata Bahasa

Jenis Kata Bentuk Fungsi


Pelengkap pelaku
Cara/Alat/Bahan
Tempat kegiatan

Bidang/Ruang lingkup

Waktu mulai
Pangkalan titik awal
Obyek (Kemampuan dll.)
Kata Bantu Keterangan Subjek
Perkiraan jangka waktu
Kata Bantu Keterangan Ringkasan
Penekanan
Penekanan tempat kegiatan
Waktu kegiatan
Tempat kedatangan
Kata Bantu Berurutan Urutan sejenis
Kata Bantu Sambung Urutan sejenis
Lain-lain Kata Jawaban Positif
Negatif
Waktu Jangka Waktu
Jam Keterangan waktu
Perkiraan jam
Ungkapan Kemampuan
Perubahan
Obyek (Keadaan dll.)
Obyek (Kemampuan dll.)
Obyek (Kemampuan dll.)
Obyek (Kemampuan dll.)
Keinginan terhadap benda

24
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

Pola Kalimat (Bentuk Ungkapan) Contoh Kalimat

(Kegiatan )
(K. K.)
(
K. S.)

__ __
__ __

K. B.

K.S.

K. B.

25
Bahasa Jepang

Tata Bahasa

Jenis Kata Bentuk Fungsi


Standar perbandingan
Standar perbandingan
Menanyakan ada/tidak
rencana

UNGKAPAN
1. Salam
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Salam Pertemuan Saat bertemu pagi hari
Saat bertemu siang hari
Saat bertemu malam hari
Kapan saja
Perpisahan Kepada orang yang bertemu hari berikutnya
Kepada orang yang bertemu minggu berikutnya
Perkenalan Kepada orang yang bertemu untuk pertama kali

2. Pemberian Informasi
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Pemberian Informasi Keterangan Menyatakan bahwa belum selesai
Menginformasi
Minta keterangan keadaan lawan bicara

3. Penegasan
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Penegasan Penegasan Jawaban positif

26
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

Pola Kalimat (Bentuk Ungkapan) Contoh Kalimat

KOMUNIKASI

Ungkapan Contoh

Ungkapan Contoh

Ungkapan Contoh

27
Bahasa Jepang

4. Perasaan/Sikap
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Perasaan/Sikap Permintaan maaf Permintaan maaf
Terima kasih Terima kasih
Lain-lain Menunjukkan pikiran/perasaan yang sama

5. Pemotivasian
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Pemotivasian Penawaran Menawarkan barang
Pertanyaan Menanyakan pendapat/perasaan

6. Pengembangan Pembicaraan
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Pengembangan Pemanggilan Ungkapan pembuka saat meminta perhatian
Pembicaraan Ungkapan Digunakan pada waktu berpikir
Pembuka Tanggapan

Menolak Ungkapan menolak

7. Lain-lain (Tidak ada fungsi)


Klasifikasi
Lain-lain

28
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

Ungkapan Contoh

Ungkapan Contoh

Ungkapan Contoh

Ungkapan Contoh

29
Bahasa Jepang

KOSAKATA PER TEMA

KELAS : XI

I. JATIDIRI
1. Salam

2. Perkenalan

II. LINGKUNGAN KEHIDUPAN SEKOLAH


1. Benda-benda di dalam kelas

2. Letak benda

3. Waktu

30
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

4. Kegiatan sekolah

III. KEHIDUPAN KELUARGA


1. Anggota keluarga

IV. KEHIDUPAN SEHARI-HARI


1. Kegiatan sehari-hari

31
Bahasa Jepang

2. Informasi tentang keadaan

KELAS: XII

V. PARIWISATA/REKREASI
1. Tempat rekreasi

2. Berekreasi

3. Pengalaman berekreasi

3. Pengalaman berekreasi

32
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

VI. KESEHATAN
1. Kondisi kesehatan

2. Saran

VII.KEGEMARAN
1. Kegemaran

2. Kemampuan

VIII. CITA-CITA

33
Bahasa Jepang

CONTOH PERCAKAPAN DAN CERITA PER TEMA

KELAS : XI

I. JATIDIRI
1. Salam
1) Salam ketika bertemu
<Percakapan siswa dengan guru>
Siswa:
Guru:
2) Salam ketika berpisah
<Percakapan guru dengan siswa>
Guru:
Siswa:

2. Perkenalan
1) Memperkenalkan diri
<Percakapan siswa Indonesia dengan siswa Jepang>
Siswa Indonesia:

SMUN 1

Siswa Jepang

2) Memperkenalkan orang lain


<Percakapan siswa dengan siswa>
Siswa 1:
Siswa 2:

II. LINGKUNGAN KEHIDUPAN SEKOLAH


1. Benda-benda di dalam kelas
Tanya-jawab tentang pemilik yang ada di dalam kelas
<Percakapan guru dengan siswa>

34
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

Guru:
Siswa:
Guru:
Siswa:

III. KEHIDUPAN KELUARGA


1. Anggota keluarga
Memperkenalkan anggota keluarga

IV. KEHIDUPAN SEHARI-HARI


1. Kegiatan sehari-hari
Menyebutkan kegiatan setiap pagi

2. Informasi tentang keadaan


Memberikan informasi tentang keadaan benda yang dimiliki
<Percakapan siswa dengan siswa>
Siswa 1:
Siswa 2:
Siswa 1:
Siswa 2:
Siswa 1:

35
Bahasa Jepang

KELAS : XII

V. PARIWISATA/REKREASI
1. Berekreasi
Mengajak berekreasi
<Percakapan siswa dengan siswa>
Siswa 1:
Siswa 2:
Siswa 1:
Siswa 2:
Siswa 1:
Siswa 2:

2. Pengalaman berekreasi
Menyebutkan pengalaman berekreasi

VI. KESEHATAN
1. Kondisi kesehatan
Menyebutkan kondisi kesehatan
<Percakapan siswa dengan siswa>
Siswa 1:
Siswa 2:

2. Saran
Memberi saran tentang kesehatan
<Percakapan siswa dengan siswa>
Siswa 1:
Siswa 2:
Siswa 1:
Siswa 2:

36
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok

Siswa 1:

Siswa 2:

VII.KEGEMARAN
Menyebutkan kegemaran

Tanya-jawab tentang kegemaran


<Percakapan siswa dengan siswa>
Siswa 1:
Siswa 2:
Siswa 1:

Menyebutkan hobi

VIII. CITA-CITA
Menyebutkan cita-cita

37
Bahasa Jepang

DAFTAR KANJI SEDERHANA

38
NOTES :

39
NOTES :