P. 1
Generasi prosesor

Generasi prosesor

|Views: 834|Likes:
Dipublikasikan oleh Dedi Mukhlas
Dasar-dasar sebuah komputer. Oke
Dasar-dasar sebuah komputer. Oke

More info:

Published by: Dedi Mukhlas on Sep 28, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

Sections

GENERASI PROCESSOR

Ditulis oleh Jaswadi Marabahan di/pada April 30, 2008

CPU (Central Processing Unit)/PROCESSOR
Processor/CPU (Central Processing Unit) merupakan otaknya komputer. Processor dapat dibedakan dari perbedaan jumlah data bus-nya. Misalkan ada processor 8 bit, itu berarti processor tersebut memiliki 8 data bus. Ada beberapa produsen processor untuk PC, seperti Intel, AMD, Cyrix, dan Winchip IDT. Kita gunakan standar processor keluaran Intel Corp ,sbb
• • • • • • • • • • • • • •

Processor 8 bit : 8088 (Generasi XT = Extended Technology) Processor 16 bit : 8086 80186 80286 (Generasi AT=Advanced technology) Processor 32 bit : 386 SX 386 DX 486 SX 486 DX Pentium Pentium Pro Pentium II Pentium III Pentium 4 Pentium D

PC-PC didesain berdasar generasi-generasi CPU yang berbeda. Intel bukan hanya satu-satunya perusahaan yang membuat CPU-CPU, tetapi jelas sekali merupakan perusahaan yang terpenting. Tabel berikut ini menunjukkan generasi-generasi CPU yang berbeda. Tiap generasi yang berkuasa ialah chip-chip Intel, tetapi pada generasi kelima kita dapat melihat pilihan-pilihan. Generasi-Generasi CPU

Unit floating-point – FPU
CPU-CPU pertama hanya dapat bekerja dengan bilangan-bilangan bulat. Agar kemampuan matematikanya lebih baik, maka memerlukan sebuah mathematical co-processor

(FPU)/prosesor-pembantu matematis. Kemudian, FPU ini dibuat di dalam CPU: Sejauh ini CPU Intel mempunyai unit-unit FPU terbaik dibandingkan AMD dan Cyrix. www.kotepoke.co.nr Dedi Mukhlas Page 1

Program-program kantor yang umum tidak menggunakan pekerjaan floating-point, dimana FPU dapat menangani. Sebaliknya untuk program grafis 3D seperti AutoCad. Dan semua permainan3D seperti Quake sangat menyandarkan pada unjuk kerja FPU. Oleh karena itu, jika anda menggunakan PC dalam aplikasi desain tingkat lanjut, unjuk kerja FPU menjadi penting.

Generasi 1
Prosesor 8088 dan 8086
Prosesor 8086 (1978) merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit. Tetapi perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu mahal, dimana komputer mikro 8 bit merupakan standar. Pada 1979 Intel merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan perangkat keras 8 bit yang ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini. 8088 merupakan CPU 16 bit, tetapi hanya secara internal. Lebar bus data eksternal hanya 8 bit yang memberi kekompatibelan dengan perangkat keras yang ada. Sesungguhnya 8088 merupakan CPU 16/8 bit. Secara logika prosesor ini dapat diberi nama 8086SX. 8086 merupakan CPU pertama yang benar-benar 16 bit di keluarga ini.

Generasi 2
Prosesor 80286
286 (1982) juga merupakan prosesor 16 bit. Prosesor ini mempunyai kemajuan yang relatip besar dibanding chip-chip generasi pertama. Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi penanganan perintah. 286 menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz. Belakangan diperkenalkan dengan kecepatan clock 8, 10, dan 12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT (1984). Pembaharuan yang lain ialah kemampuan untuk bekerja pada protected mode/mode perlindungan – mode kerja baru dengan “24 bit virtual address mode“/”mode pengalamatan virtual 24 bit”, yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke Windows dan multitasking. Tetapi anda tidak dapat berganti dari protected kembali ke real mode/mode riil tanpa me-reboot PC, dan sistem operasi yang menggunakan hal ini hanyalah OS/2 saat itu.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 2

Generasi 3
Prosesor 80386 DX
386 diluncurkan 17 Oktober 1985. 80386 merupakan CPU 32 bit pertama. Dari titik pandang PC DOS tradisional, bukan sebuah revolusi. 286 yang bagus bekerja secepat 386SX pertama walaupun menerapkan mode 32 bit. Prosesor ini dapat mengalamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan clock 16, 20, dan 33 MHz. Belakangan Cyrix dan AMD membuat clones/tiruan-tiruan yang bekerja pada 40 MHz. 386 mengenalkan mode kerja baru disamping mode real dan protected pada 286. Mode baru itu disebut virtual 8086 yang terbuka untuk multitasking karena CPU dapat membuat beberapa 8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-sendiri. 80386 merupakan CPU pertama berunjuk kerja baik dengan Windows versi-versi awal.

Prosesor 80386SX
Chip ini merupakan chip yang tidak lengkap yang sangat terkenal dari 386DX. Prosesor ini hanya mempunyai bus data eksternal 16 bit berbeda dengan DX yang 32 bit. Juga, SX hanya mempunyai jalur alamat 24. Oleh karena itu, prosesor ini hanya dapat mengalamati maksimum RAM 16 MB. Prosesor ini bukan 386 yang sesungguhnya, tetapi motherboard yang lebih murah membuatnya sangat terkenal

Generasi 4
Processor 80486 DX
80486 dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Hal ini dapat terjadi karena penanganan perintah-perintah x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat yang sama kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan 486DX merupakan chip 32 bit. Sesuatu yang baru dalam 486 ialah menjadikan satu math co-processor/prosesor pembantu matematis. Sebelumnya, math co-processor yang harus dipasang merupakan chip 387 yang terpisah. 486 juga mempunyai cache L1 8 KB.

Processor 80486 SX
Prosesor ini merupakan chip baru yang tidak lengkap. Math co-processor dihilangkan dibandingkan 486DX. www.kotepoke.co.nr Dedi Mukhlas Page 3

Processor Cyrix 486SLC Cyrix dan Texas Instruments telah membuat serangkaian chip 486SLC. Chip-chip tersebut menggunakan kumpulan perintah yang sama seperti 486DX, dan bekerja secara internal 32 bit, seperti DX. Tetapi, secara eksternal bekerja hanya pada 16 bit (seperti 386SX). Oleh karena itu, chip-chip tersebut hanya menangani RAM 16 MB. Lagi pula, hanya mempunyai cache internal 1 KB dan tidak ada mathematical co-processor. Sesungguhnya chip-chip tersebut hanya merupakan perbaikan 286/386SX. Chip-chip tersebut bukan merupakan chip-chip clone. Chip-chip tersebut mempunyai perbedaan yang mendasar dalam arsitekturnya dibandingkan dengan chip Intel. Processor IBM 486SLC2 IBM mempunyai chip 486 buatannya sendiri. Serangkaian chip tersebut diberi nama SLC2 dan SLC3. Yang terakhir dikenal sebagai Blue Lightning. Chip-chip ini dapat dibandingkan dengan 486SX Intel, karena tidak mempunyai mathematical co-processor yang menjadi satu. Tetapi, mempunyai cache internal 16 KB (bandingkan dengan Intel yang mempunyai 8 KB). Yang mengurangi unjuk kerjanya ialah antarmuka bus dari chip 386. SLC2 bekerja pada 25/50 MHz secara eksternal dan internal, sedangkan chip SLC3 bekerja pada 25/75 dan 33/100 MHz. IBM membuat chip-chip ini untuk PC mereka sendiri dengan fasilitas mereka sendiri, melesensi logiknya dari Intel.

Perkembangan 486 Selanjutnya
DX4: Prosesor-prosesor DX4 Intel mewakili sebuah peningkatan 80486. Kecepatannya tiga kali lipat dari 25 ke 75 MHz dan dari 33 ke 100 MHz. Chip DX4 lainnya dipercepat hingga dari 25 ke 83 MHz. DX4 mempunyai cache internal 16 KB dan bekerja pada 3.3 volt. DX dan DX2 hanya mempunyai cache 8 KB dan memerlukan 5 volt dengan masalah panas bawaan. CPU 8086 80286 80386 80486DX FPU 8087 80287 80387 Built in/di dalam

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 4

80486SX Pentium dan sesudahnya

Tidak ada Di dalam CPU dan FPU

Generasi Lima
Pentium Classic (P54C)
Chip ini dikembangkan oleh Intel di Haifa, Israel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993. Intel Pentium 150 dan 166 MHz. Prosesor Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosesor ini dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik clock. Prosesor ini menangani dua perintah tiap tik; sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip. Terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem: lebarnya lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz. Sejak itu, Intel memproduksi dua macam Pentium: yang bekerja pada sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan sisanya, bekerja pada 66 MHz (P100, P133, P166, dan P200).

Generasi 6
Pentium Pro Pengembangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1 November, 1995. Pentium Pro merupakan prosesor RISC murni, dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT atau OS/2. Fitur yang baru ialah bahwa cache L2 yang menjadi satu. Chip raksasa. Di bawah ini terlihat chip empat persegi panjang dan Socket 8-nya. Unit CPU dan cache L2 merupakan unit yang terpisah di dalam chip ini.

Chip prosesor Pentium Pro dan Socket 8

Pentium II
Pentium Pro “Klamath” merupakan nama sandi prosesor puncak Intel. Prosesor ini mengakhiri seri Pentium Pro yang sebagian terdapat pengurangan dan sebagian terdapat perbaikan.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 5

Diperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II mempunyai fitur-fitur:
• • • • • • •

CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC (Single Edge Contact Cartridge). Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL+. Perintah-perintah MMX. Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna Windows 3.11). Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB). Kecepatan internal meningkat: dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya lebih tinggi). Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU.

Unit CPU P-II dan cache L2 Dengan rancangan yang baru, cache L2 mempunyai bus sendiri. Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU, seperti 133 MHz atau 150 MHz. Jelas merupakan sebuah kemunduran dari Pentium Pro, yang dapat bekerja pada 200 MHz antara CPU dan cache L2. Hal ini dijawah dengan perbaikan cache L1. Di bawah ini terlihat perbandingan tersebut: CPU Laju pemindahan L1 Kecepatan clock Laju L2 66 MHz 66 MHz 200 MHz 133 MHz L2 67 MB/det. 74 MB/det. 316 MB/det. 221 MB/det. pemindahan

Pentium 200 Pentium 200 MMX Pentium Pro 200 Pentium II 266 MHz

777 MB/det. 790 MB/det. 957 MB/det. 1,175 MB/det.

Perbandingan CPU Dengan Cache Pentium II telah tersedia dalam 233, 266, 300, 333, 350, 400, 450, dan 500 MHz (kecepatan yang lebih tinggi segera muncul). Dengan chip set 82440BX dan i810 Pentium II mempunyai unjuk kerja yang baik sekali. Pentium II berbentuk kotak plastik persegi empat yang besar, yang berisi CPU dan cache. Juga terdapat sebuah kontroler kecil (S82459AB) dan kipas pendingin dengan ukuran yang besar.

Chip P-II beserta Heat Sink Pentium-II Celeron Awal 1998 Intel mempunyai masa yang sulit dengan Pentium II yang agak mahal. Banyak www.kotepoke.co.nr Dedi Mukhlas Page 6

pengguna membeli AMD K6-233, yang menawarkan unjuk kerja sangat baik pada harga yang layak. Maka Intel membuat merk CPU baru yang disebut Celeron. Prosesor ini sama dengan Pentium II kecuali cache L2 yang telah dilepas. Prosesor ini dapat disebut Pentium II-SX. Pada 1998 Intel mengganti Pentium MMX-nya dengan Celeron pertama. Kemudian rancangannya diperbaiki. Cartridge Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pada bus sistem 66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau 300 MHz.

Celeron Pentium-II Celeron A : Mendocino Bagian yang menarik ialah cartridge baru dengan 128 KB cache L2 di dalam CPU. Hal ini memberikan unjuk kerja yang sangat baik, karena cache L2 bekerja pada kecepatan CPU penuh. Di bawah ini terlihat Celeron 300A. Sebuah chip dalam kartu: Celeron 300A Pentium-II Celeron PPGA : Socket 370 Socket 370 baru untuk Celeron. Prosesor 400 dan 366 MHz (1999) tersedia dalam plastic pin grid array (PPGA). Socket PGA370 terlihat seperti Socket 7 tradisional. Mempunyai 370 pin:

Socket PGA370 dan Socket 7 Pentium-II Xeon Pada 26 Juli 1998 Intel mengenalkan cartridge Pentium II baru yang diberi nama Xeon. Ditujukan untuk server dan mungkin pemakai high-end. Xeon merupakan Pentium II dengan cartridge baru yang sesuai konektor baru yang disebut Slot Two. Modul ini dua kali lebih tinggi dari Pentium II, tetapi ada perubahan dan perbaikan penting lain:
• • • • • •

Chip RAM cache L2 jenis baru: CSRAM (Custom SRAM), yang bekerja pada kecepatan CPU penuh. Ukuran cache L2 yang berbeda: 512, 1024, atau 2048 KB RAM L2. Memori RAM hingga 8 GB dapat di-cache. Hingga empat atau delapan Xeon dalam satu server. Mendukung server yang di-cluster. Chip set baru 82440GX dan 82450NX.

Chip Xeon untuk server berunjuk kerja tinggi. Jenis unggulan pertama mempunyai 2 MB cache L2 www.kotepoke.co.nr Dedi Mukhlas Page 7

pada cartridge, bekerja sepenuhnya 450 MHz. Empat Prosesor Xeon Pada Satu Motherboard Server Cache L2 Xeon bekerja pada kecepatan clock CPU penuh. Dapat diperkirakan, bahwa akan mempunyai unjuk kerja yang sama seperti cache L1. Tetapi antarmuka dari L1 ke L2 bernilai beberapa tik clock pada awal tiap perpindahan, sehingga ada beberapa kelambatan.Tetapi jika data sudah dipindahkan, bekerja pada kecepatan clock penuh.

Pentium III – Katmai
CPU P6 pertama dari Intel ialah Pentium Pro. Kemudian didapatkan Pentium II dalam pelbagai jenis. Kini 1999 waktunya untuk menghadirkan Pentium III. Maret 1999 Intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang ditingkatkan untuk perintah grafis (diantaranya 70 buah). Perintah ini disebut Katmai New Instructions (KNI)/Perintah Baru Katmai atau SSE. Perintah ini ditujukan untuk meningkatkan unjuk kerja game 3D – seperti teknologi 3DNow! AMD. Katmai memasukkan “double precision floating-point single instruction multiple data“/”floating-point dengan ketelitian ganda satu perintah banyak data” (atau DPFS SIMD untuk singkatnya) yang bekerja dalam delapan register 128 bit. KNI diperkenalkan pada Pentium III 500 MHz baru. Prosesor ini sangat mirip dengan Pentium II. Menggunakan Slot 1, dan hanya berbeda pada fitur baru seperti pemakaian Katmai dan SSE.

Prosesor ini dipasangkan pada motherboard dengan chip set BX dan Slot 1. Prosesor ini mempunyai beberapa fitur:
• •

Nomer pengenal yang agak bermasalah. Register baru dan 70 perintah baru.

Akhirnya kecepatan clock dinaikkan hingga 500 MHz dengan ruang untuk peningkatan lebih lanjut. Pentium III Xeon (dengan nama sandi Tanner) diperkenalkan 17 Maret 1999. Chip Xeon diperbarui dengan semua fitur baru dari Pentium III. Untuk memanfaatkannya Intel telah mengumumkan chip set Profusion. Nomer pengenal PSN (Prosessor Serial Number), unik untuk tiap CPU, telah menyebabkan banyak pembicaraan masalah keamanan. Nomer ini bernilai 96 bit yang diprogram secara elektronik ke dalam tiap chip. Sesungguhnya ini berarti inisiatif yang sangat bijaksana, yang dapat membuat perdagangan elektronik dan penyandian dalam internet lebih aman dan efektif.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 8

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 9

Dunnington materializes as six-core Xeon 7400
by Cyril Kowaliski — 2:19 PM on September 15, 2008

As the "core wars" continue to rage on, Intel has indulged itself in a little diversion. The chipmaker's new Xeon 7400 server processor packs a massive, 1.9-billion-transistor die, but it feature six cores and devotes a good chunk of its die area to a huge, 16MB pool of shared L3 cache. Why six cores instead of eight? Intel's Pat Gelsinger answered that question back in March, when he mentioned that Intel wanted to balance cores with L3 cache, and a "detailed set of workload characterizations" had led it to conclude that six cores with 16MB is the "sweet spot." The launch press release says Xeon 7400 CPUs can improve performance by almost 50% in systems that make heavy use of virtualization, databases, and other "data demanding workloads." Despite its monstrous transistor count, Dunnington isn't so different from other Core 2 and Xeon CPUs. Intel used its 45nm Penryn core as a building block, outfitting the new Xeon chip with three dual-core groups and filling up the rest with cache and interface logic. Core clock speeds range up to 2.66GHz, while Intel stuck with 1066MHz on the front-side bus. Dunnington's most surprising attribute may well be its power envelopes, since even the fastest of these six-core monsters only draws up to 130W. You can get low-voltage, six-core derivatives with power envelopes as low as 65W, too. Check out the Xeon 7400 lineup below:

Processor Xeon X7460 Xeon E7450 Xeon E7440 Xeon E7430 Xeon E7420 Xeon L7455 Xeon L7445

Cores 6 6 4 4 4 6 4

Speed 2.66GHz 2.40GHz 2.40GHz 2.13GHz 2.13GHz 2.13GHz 2.13GHz

L3 cache 16MB 12MB 16MB 12MB 8MB 12MB 12MB

TDP 130W 90W 90W 90W 90W 65W 50W

Owners of existing server farms should be glad to know that Intel designed Dunnington with backward-compatibility in mind. Xeon 7400 CPUs fit in the same Caneland platforms as older quad-core/four-socket Xeon 7300s, so they're little more than drop-in upgrades in some cases. Server makers should be able to fit as many as 16 Xeons 7400s in a single system, for a total of 96 processing cores with as much as 256GB of memory—impressive credentials for any server. According to Intel, you can look forward to Xeon 7400-based systems from the likes of Dell, Egenera, Fujitsu, Fujitsu-Siemens, Hitachi, HP, IBM, NEC, Sun, Supermicro, Unisys. Among those, IBM, NEC, and Unisys are cooking up servers that can scale to 16 sockets. Individual Xeon 7400 chips cost $856 to $2,729 a pop in 1,000-unit quantities.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 10

Intel Merilis Chip Tukwila Berisi 2 Miliar Transistor
Selasa, 5 Februari 2008 oleh den Koplak

Intel Corp. merilis chip quad core berkode nama Tukwila yang memiliki dua miliar transistor di dalamnya. Chip yang memiliki kecepatan clock 2 GHz ini ditujukan untuk high-end server. Prosesor yang dirancang dengan teknologi fabrikasi 65 nm ini akan dipamerkan di International Solid State Circuits Conference (ISSCC) di San Francisco, Amerika Serikat, 3-8 Februari 2008. Selain itu Intel juga meluncurkan platform PC dsktop kelas high-end yang dirancang dengan basis chip Xeon. Platform ini memiliki dua soket, delapan core atau inti, empat slot kartu grafis, dan dual frontside bus (FSB) berkecepatan 1600 MHz. Prosesor tersebut menggunakan bandwidth kecepatan 25,6 GB/detik dan dinamai Skulltrail. Platform ini meski lebih unggul dibanding platform pesaingnya AMD Spider, harganya lebih mahal dan hanya dipasarkan dalam jumlah terbatas.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 11

Tentang Intel Xeon (Tugas ORKOM)
14 04 2008

Bismihi Ta’ala.. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. Tulisan ku kali aku ambil dari tugas kuliah kemaren, kupikir daripada aku cuma simpen di harddisk kan alangkah baiknya klo di share bareng temand2 sekalian…sumbernya kudapat dari om gugel trus dikumpulin jadi satu maka jadilah tulisan ini..sepertinya sudah banyak juga yang ngebahas, tapi ini mungkin bs menambah referensi temand2 sekalian…semoga berguna yach..!!! BAB 1 INTEL XEON 1. 1. Tentang Intel XEON Xeon merupakan microprosesor untuk PC yang ditujukan bagi kelas server. Xeon merupakan produk buatan Intel. Prosesor Xeon pertama dirilis pada tahun 1998 dengan nama Pentium II Xeon dan menggantikan Pentium Pro. Pentium II Xeon menggunakan 440GX (yaitu sebuah dual-processor workstation chipset) atau 450NX (quad processor) chipset. Ukuran dari cache-pun beragam mulai 512KB, 1MB dan 2MB, dan dia menggunakan bus 100MHz.

<!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]-->Pada tahun 1999, Pentium II Xeon digant dengan keluarnya Pentium III Xeon. Versi awalnya (dengan kode Tanner) tidak memiliki perbedaan dengan versi terdahulunya, hanya ada beberapa peningkatan di sisi cache controller. Versi berikutnya (dengan kode Cascades) lebih kontroversial, karena dia memiliki bus 133 MHz tetapi hanya memiliki 256KB pada L2 cache-nya. Dengan kata lain maka hal ini tidak ada bedanya antara Xeon dengan Pentium III for desktop. Untuk mengatasi situasi ini maka Intel kemudian merilis versi kedua dari Cascades ini dengan cache 2MB pada L2 cache-nya. 1. 2. Jenis Xeon Intel Xeon terdiri dari dua jenis, yakni Intel Xeon DP dan Intel Xeon MP. 1.2.1. Intel Xeon DP Intel Xeon DP adalah prosesor Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus dua prosesor (maksimum). 1.2.2. Intel Xeon MP

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 12

Intel Xeon MP adalah prosesr Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus banyak prosesor (empat prosesor atau lebih). Umumnya, menggunakan jenis konfigurasi memori NonUniform Memory Access (NUMA). BAB 2 VERSI XEON 2. 1. Versi XEON Intel Xeon juga terdiri atas banyak versi, tergantung dari basis mikroarsitektur yang ia gunakan. Berikut ini adalah versi-versi dari Intel Xeon. 2.1.1. Intel Pentium II Xeon (basis P6 + MMX) Pentium II Xeon diperkenalkan pada bulan Juni 1998. Prosesor ini awalnya dikenal dengan nama Drake. Pentium II Xeon berbeda dengan prosesor Pentium II biasa pada jenis cache yang digunakan (Pentium II Xeon menggunakan memori cache yang memiliki kecepatan setara dengan prosesor), jenis interkoneksi prosesor (Pentium II Xeon menggunakan interkoneksi Slot-2), jenis memori yang digunakan (Intel Pentium II Xeon menggunakan memori dengan spesifikasi Error Correcting Code (ECC)), dan konfigurasi multiprosesor. Pentium II Xeon dibuat berdasarkan teknologi manufaktur 250 nanometer, dan menggunakan mikroarsitektur Intel P6, sama seperti halnya Pentium II biasa (Deschutes atau Klamath). Prosesor ini menggunakan chipset Intel 440GX, yang memiliki dua buah slot prosesor atau Intel 450NX yang memiliki empat buah slot prosesor, atau bahkan dapat memiliki 8 buah prosesor dengan ditambahkannya chipset core logic tambahan. Prosesor ini memiliki cache 512 KB, 1024 KB atau 2048 KB dan menggunakan front-side bus dengan kecepatan 100 MHz. 2.1.2. Intel Pentium III Xeon (basis P6 + SSE) Pada bulan Maret 1999, Pentium II Xeon pun digantikan oleh penerusnya, yakni Intel Pentium III Xeon, yang dikenal dengan sebutan Tanner. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara prosesor ini dengan pendahulunya, kecuali pada tambahan instruksi Streaming SIMD Extension (SSE) dan beberapa perbaikan pada kinerja cache, seperti pada Pentium III (Katmai). Slot yang digunakannya pun sama, yakni Slot 2. Kecepatan bus juga sama, yakni 100 MHz. Versi kedua dari Intel Xeon ini disebut dengan Cascades, yang dibuat berdasarkan teknologi Pentium III Coppermine. Prosesor ini kontroversial, mengingat dengan menggunakan bus yang memiliki kecepatan 133 MHz, prosesor ini hanya menawarkan cache level 2 on-die sebesar 256 KB saja (sama seperti halnya Pentium III biasa). Sesaat sesudah itu (akibat banyaknya keluhan dari para pelanggan), Intel pun merilis versi Intel Pentium III Xeon yang juga berbasiskan Cascades tapi menawarkan cache level 2 sebesar 2048 KB, untuk kemudian disebut sebagai Cascades 2MB. 2.1.3. Intel Xeon (basis Intel NetBurst Microarchitecture) Prosesor Intel Xeon berbasis Intel NetBurst Microarchitecture ini dibuat dalam dua jenis, yakni Intel Xeon 32-bit dan Intel Xeon 64-bit. Berbeda dengan versi sebelumnya yang masih memiliki nama “Pentium”, Intel pun mengubah namanya menjadi Intel Xeon saja, yang diperkenalkan pada pertengahan tahun 2001.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 13

2.1.3.1. Intel Xeon 32 bit v Foster Prosesor pertama dari mikroarsitektur Intel NetBurst ini adalah prosesor yang disebut dengan “Foster“. Prosesor ini berbeda dengan prosesor Intel Pentium 4 (Willamette) yang juga berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst. Prosesor ini dapat bekerja dalam komputer sebagai otak workstation yang kuat, meski perbandingan harga/kinerja yang ditunjukkannya kurang menarik. Intel Pentium III Xeon (Cascades 2MB) dan AMD Athlon MP jauh mengunggulinya, apalagi harga yang ditawarkan oleh sistem-sistem tersebut lebih murah dibandingkan dengan Intel Xeon Foster. Intel Xeon Foster ini harus disandingkan dengan memori Rambus RDRAM yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM), atau Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory (DDR-SDRAM) yang digunakan oleh dua prosesor saingannya (SDRAM digunakan oleh Intel Pentium III Xeon, sementara Athlon MP menggunakan DDR-SDRAM PC-2100). Xeon Foster hanya dapat digunakan dalam sistem SMP berjumlah dua prosesor saja, karena memang Intel menyebut Xeon Foster sebagai Intel Xeon DP. Untuk kebutuhan lebih dari dua prosesor, Intel pun merilis varian Xeon Foster yang disebut dengan Intel Xeon MP (Foster MP) yang menawarkan cache level 3 sebesar 1024 KB dan teknologi Hyper-Threading. Hal ini memang meningkatkan kinerja Foster, tapi tidak signifikan (masih berada di belakang Intel Pentium III Xeon dan AMD Athlon MP), selain tentunya sistem tersebut sangat mahal (berbasis RDRAM). v Prestonia Pada tahun 2002, Intel memperbaiki Xeon dengan merilis Prestonia, yang telah mendukung penuh teknologi Intel Hyper-Threading serta memiliki cache level 2 sebesar 512 KB. Prestonia dibuat dengan berbasis teknologi manufaktur 130 nanometer (sama seperti halnya Intel Pentium 4 Northwood). Sebagai sandingannya, Intel merilis chipset motherboard baru, yang disebut sebagai E7500, yang menggunakan memori DDR-SDRAM dual-channel yang lebih murah dibandingkan dengan RDRAM. Kecepatan bus yang digunakan pada awalnya adalah 400 MT/s (100 MHz, quad-pumped), tapi beberapa saat kemudian ditingkatkan ke kecepatan 533 MT/s (133 MHz, quad-pumped). Untuk mendukung prosesor yang memiliki kecepatan bus 533 ini, Intel pun merilis lagi chipset motherboard baru yang disebut E7501 untuk server dan E7505 untuk workstation. Kinerja yang ditunjukkan oleh Prestonia jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya (Intel Pentium III Xeon, Intel Xeon Foster), bahkan lebih baik dibandingkan dengan AMD Athlon MP. Dukungan yang bagus dari chipset yang baru ditengarai sebagai penyebabnya, karena Intel Pentium III Xeon, Xeon Foster dan AMD Athlon MP masih menggunakan chipset yang lama. Setelah dirilis, prosesor ini pun banyak dilirik oleh banyak server, sehingga laku di pasaran. v Gallatin Prestonia memang hanya dapat digunakan dalam konfigurasi SMP dua prosesor saja, karenanya untuk memenuhi segmen SMP multiprosesor, Intel pun merilis Xeon baru, yang disebut sebagai Gallatin, yang dibuat berdasarkan prosesor Prestonia. Gallatin menawarkan cache level 3 sebesar 1024 KB atau 2048 KB, dan kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan dengan Foster MP. Akibatnya prosesor ini pun populer di pasar desktop. Selanjutnya, Intel pun mencoba-coba dengan teknologi proses 130 nanometer dan walhasil Gallatin pun dapat menggunakan cache level 3 sebesar 4096 KB. 2.1.3.2. Intel Xeon 64-bit (x64/EM64T) www.kotepoke.co.nr Dedi Mukhlas Page 14

Akibat “gagalnya” prosesor Intel Itanium dan Itanium 2 di pasaran, Intel pun membuat Xeon agar berjalan sebagai prosesor 64-bit, yang diimplementasikan dengan menggunakan instruksi EM64T (implementasi instruksi x86-64 milik Intel). v Nocona <!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--> <!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--> Nocona merupakan versi pertama dari Intel Xeon 64-bit berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst yang diperkenalkan pertengahan tahun 2004. Prosesor ini didukung oleh chipset E7525 (untuk workstation), E7520 dan E7530 (untuk server), yang menawarkan dukungan terhadap bus PCI Express, DDR2-SDRAM dan Serial ATA. Prosesor ini lebih lambat dibandingkan dengan saingannya, AMD Opteron, meskipun dalam beberapa situasi, prosesor ini lebih cepat berkat teknologi Intel Hyper-Threading.

Gambar. Processor Xeon Nocona Intel Hyper-Threading Technology merupakan sebuah teknologi mikroprosesor yang diciptakan oleh Intel Corporation pada beberapa prosesor dengan arsitektur Intel NetBurst dan Core, semacam Intel Pentium 4, Pentium D, Xeon, dan Core 2. Teknologi ini diperkenalkan pada bulan Maret 2002 dan mulanya hanya diperkenalkan pada prosesor Xeon (Prestonia). Prosesor dengan teknologi ini akan dilihat oleh sistem operasi yang mendukung banyak prosesor seperti Windows NT, Windows 2000, Windows XP Professional, Windows Vista, dan GNU/Linux sebagai dua buah prosesor, meski secara fisik hanya tersedia satu prosesor. Dengan dua buah prosesor dikenali oleh sistem operasi, maka kerja sistem dalam melakukan eksekusi setiap thread pun akan lebih efisien, karena meskipun sistem-sistem operasi tersebut bersifat multitasking, sistem-sistem operasi tersebut melakukan eksekusi terhadap proses secara sekuensial (berurutan), dengan sebuah algoritma antrean yang disebut dengan dispatching algorithm. v Irwindale Pada tahun 2005, Intel memperkenalkan lagi prosesor Intel Xeon yang baru, yang disebut dengan Irwindale, yang menawarkan cache level 2 yang lebih besar (2048 KB) dan dapat menggunakan daya yang lebih rendah dibandingkan dengan Nocona. Tapi, AMD Opteron masih lebih kencang dibandingkan dengan Irwindale. v Cranford Cranford merupakan versi Xeon MP yang dibuat berbasiskan inti Nocona, yang dirilis pada April 2005.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 15

v Potomac Potomac merupakan versi Xeon MP yang dibuat berbasiskan inti Irwindale, yang memiliki cache 8192 KB. 2.1.3.3. Intel Xeon (Dual Core) v Paxville DP Pada tanggal 10 Oktober 2005, Intel merilis prosesor Intel Xeon yang baru, yang memiliki dua otak dalam satu chip (dual core) yang dinamakan dengan Paxville. Prosesor ini dibangun dengan menggunakan teknologi manufaktur 90 nanometer, sama seperti halnya Smithfield, prosesor desktop dual core Pentium 4 (Pentium D), dengan penambahan cache level 2 untuk setiap inti menjadi 2048 kilobyte (sehingga total menjadi 4096 kilobyte). Prosesor ini merupakan versi dual core dari prosesor Intel Xeon Irwindale. Versi Paxville DP hanya dapat berjalan dalam konfigurasi maksimum 2 prosesor, serta memiliki kevepatan 2800 MHz dan memiliki kecepatan front side bus 800 MHz (200 MHz, quad pumped). v Paxville MP Versi multiprosesor dari Paxville DP adalah Paxville MP, yang dirilis pada 1 November 2005. Terdapat dua varian dari Paxville MP, yakni yang memiliki 2048 kilobyte cache level 2 (1024 kilobyte tiap inti) dan yang memiliki 4096 kilobyte cache level 2 (2048 kilobyte tiap inti). Paxville MP yang disebut oleh Intel sebagai Xeon seri 7000, berjalan pada kecepatan antara 2666 MHz hingga 3000 MHz, pada kecepatan front-side bus 667 MHz (166 MHz, quad pumped) atau 800 MHz (200 MHz, quad pumped). v Sossaman Pada tanggal 14 Maret 2006, Intel merilis lagi prosesor Xeon yang memiliki julukan Sossaman, yang diberi nama Dual-core Xeon Low Voltage (LV). Sossaman membutuhkan daya yang sangat kecil, karena memang menggunakan basis proses produksi Intel Core (sama seperti halnya prosesor notebook) yang hemat daya. Meskipun demikian prosesor ini tetap menawarkan kinerja yang menawan. Sossaman mendukung hingga 2 prosesor (DP), yang menawarkan teknologi virtualisasi secara perangkat keras (Vanderpool Technology/VT), berjalan pada kecepatan bus 667 MHz (166 MHz, quad pumped), dan memiliki dua buah inti dalam prosesornya. Meskipun demikian, prosesor ini adalah prosesor 32-bit, sehingga tidak dapat menjalankan perangkat lunak 64-bit. Karena hanya mendukung aplikasi 32-bit, Intel pun meninggalkan teknologi Sossaman, dan Sossaman pun tidak diperbarui dengan prosesor Xeon yang baru. v Dempsey Pada tanggal 23 Mei 2006, Intel merilis kembali prosesor Intel Xeon dual-core, yang disebut sebagai Intel Xeon seri 5000 (memiliki nama kode Dempsey). Dempsey merupakan prosesor Intel Xeon 65 nanometer yang berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst, yang identik dengan prosesor Intel Pentium D “Presler”, dengan tambahan dukungan multiprosesor. Dempsey memiliki kecepatan dari 2666 MHz hingga 3733 MHz (model 5030 hingga 5080). Beberapa model memiliki kecepatan front-side bus 667

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 16

MHz (166 MHz, quad pumped) dan model lainnya bekerja pada kecepatan front side bus 1066 MHz. Dempsey menawarkan cache level 2 yang besar, yakni 4096 kilobyte (2048 kilobyte tiap inti). Selain Dempsey yang standar, Intel juga merilis Dempsey yang hemat energi, yang berkecepatan 3200 MHz pada kecepatan front side bus 1066 MHz (model 5063). Dempsey pula lah yang menggunakan soket terbaru, menggantikan soket 603/604, yang disebut sebagai Socket J atau LGA 771. v Tulsa Tulsa merupakan penerus dari Paxville MP, yang dirilis pada tanggal 29 Agustus 2006. Tulsa memiliki nomor seri 7100, yang dibangun dengan menggunakan proses manufaktur 65 nanometer dengan jumlah cache level 2 2048 kilobyte (1024 kilobyte untuk tiap intinya) serta memiliki cache level 3 hingga 16384 kilobyte. Tulsa menggunakan Socket 604. Tulsa dirilis dalam dua jenis: N dan M. Jenis N memiliki kecepatan front-side bus 667 MHz (166 MHz, quad-pumped) yang berkecepatan antara 2500 MHz hingga 3333 MHz (7110N-7140N), sementara jenis M berjalan pada 800 MHz (200 MHz, quad-pumped) yang memiliki frekuensi 2600 MHz hingga 3400 MHz (Model 7110M-7140M). Cache level 3 bervariasi antar setiap model, yang berkisar antara 4096 kilobyte hingga 16384 kilobyte. 2.1.4. Intel Xeon (basis Intel Core Microarchitecture) 2.1.4.1. Woodcrest Pada tanggal 26 Juni 2006, Intel kembali merilis Intel Xeon dual-core terbaru, yang disebut sebagai Woodcrest (dengan nomor seri 5100). Prosesor ini merupakan prosesor Intel Xeon yang telah berbasiskan teknologi Intel Core Microarchitecture. Prosesor ini adalah versi prosesor server dan workstation untuk prosesor Intel Core 2 (Conroe). Intel mengklaim bahwa prosesor ini mampu menawarkan kinerja yang 80% lebih cepat, dengan pengurangan daya hingga 20%, jika dibandingkan dengan Intel Pentium D. Woodcrest memiliki kecepatan front side bus sebesar 1333 MHz, meski beberapa model sepert 5110 dan 5120 memiliki kecepatan front side bus 1066 MHz. Kecepatan prosesor tercepat adalah 3000 MHz. Semua Woodcrest menggunakan socket J (LGA 771), dan memiliki Thermal Design Power (TDP) 65 Watt, yang lebih rendah dari generasi sebelumnya yang memiliki TDP 130 Watt. Meskipun demikian, beberapa model memiliki nilai TDP yang berbeda seperti model 5160 menggunakan 80 Watt atau model 5148LV sebesar 40 Watt. Semua Woodcrest mendukung arsitektur x86-64 (EM64T), XD-bit, dan teknologi virtualisasi, dengan fitur demand-based switching (khusus pada Intel Xeon 5140). Woodcrest memiliki 4096 kilobyte cache level 2 yang digunakan bersama-sama oleh setiap inti prosesor. Meneruskan tujuannya dalam mengeluarkan prosesor quad-core untuk server dan produk-produk lainnya lebih awal dari jadwal, Intel Corporation meluncurkan dua prosesor quad-core Intel Xeon. Prosesor-prosesor terbaru ini akan menampilkan kombinasi kinerja dan efisiensi daya yang luar biasa, seiring dengan strategi harga untuk membawa industri enterprise ke sistem multi-core. Prosesor Intel Xeon X5365 dan L5335 juga memiliki kemampuan virtualisasi terbaru. Dirancang untuk perusahaan-perusahaan yang menjalankan aplikasi-aplikasi server dan workstation penting, prosesor Intel Xeon X5365 merupakan prosesor pertama di industri yang memiliki prosesor www.kotepoke.co.nr Dedi Mukhlas Page 17

quad-core 3.0GHz dan mampu bekerja dengan paket daya standar 120 watt. Prosesor X5365 juga memiliki front-side bus (FSB) dengan kecepatan 1333MHz. Dengan kemampuan penyerapan energi yang dimiliki oleh prosesor Intel Xeon L5335, Intel mengantarkan prosesor quad-core dengan performa lebih tinggi serta dirancang untuk server yang memerlukan ruang optimal dan konsumsi daya lebih hemat. Prosesor ini mencakup clock speed 2.0 GHz dan FSB 1333MHz dalam paket daya sebesar 50 watt. “Intel terus berinovasi untuk mampu menjadi pemimpin dalam industri multi-core dengan menyediakan pilihan produk-produk quad-core bagi mereka yang menginginkan kinerja terbaik, konsumsi daya lebih sedikit, dan berbagai keuntungan lainnya,” kata Kirk Skaugen, Vice President Intel Digital Enterprise Group dan General Manager Server Platform Group, Kamis (23/08). “Hukum Moore, desain silikon Intel, proses teknologi dan Core Microarchitecture membantu kami dalam memberikan nilai tambah bagi pengguna dengan memberikan jenjang harga prosesor Xeon dualcore terhadap clock frequency yang lebih sesuai dengan adopsi pasar terhadap quad-core.” Prosesor-prosesor ini sesuai untuk menjalankan aplikasi desain secara terus menerus dan transaksi analisis, meningkatkan kinerja rendering dan mengatur analisis industri secara lebih cepat seperti pelayanan finansial. Kedua prosesor dapat dipindahkan secara mudah dan cocok dengan platform server Intel lainnya yang sudah ada. v Kemampuan Tambahan Intel juga menambahkan kemampuan teknologi tinggi ke dalam prosesor Intel Xeon X5365 dan L5335 untuk mempermudah virtualisasi dan lebih meningkatkan efisiensi daya. Sebagai tambahan mengenai Intel Virtualization Technology, yang meningkatkan penghematan solusi virtualisasi dan mampu memperoleh dukungan sistem operasi 64-bit, prosesor ini juga menampilkan prosesor lanjutan Virtualization Technology untuk penanganan gangguan yang telah diperbaiki dalam virtualisasi 32-bit dan sistem operasi Microsoft Windows. Sebagai bagian dari usaha Intel untuk memastikan bahwa para pembuat sistem memperoleh konsumsi daya yang efisien, serta para pengguna dapat terus mengatur konsumsi energi, prosesor-prosesor ini dilengkapi dengan sistem baru – transparant energy smart technology yang mengurangi konsumsi daya sampai dengan 50 persen. DAFTAR PUSTAKA http://id.wikipedia.org/wiki/Intel_Xeon http://id.wikipedia.org/wiki/Hyper-Threading www.infokomputer.com www.okezone.com/tech www.sony-ak.com

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 18

Prosesor Server Baru Intel Bebas Halogen
Oleh herie pratama Leave a Komentar Kategori: teknologi Intel Corporation terus mengembangkan portofolio chip 45 nanometer (nm) dengan meluncurkan empat processor Intel(r) Xeon(r). Produk ini diklaim bebas halogen dan dianggap sebagai langkah Intel menuju produk yang minim limbah lingkungan.

Prosessor terbaru ini juga dinilai teah mencapai tingkatan baru untuk peforma dan efisiensi energi. Kebanyakan efisiensi energi yang dimiliki prosesor terbaru ini hadir dari kemampuan pabrikan 45nm tercanggih milik Intel dan transistor penemuan baru yang menggunakan formula Hafnium-based high-k metal gate. Semua versi prosesor Intel Xeon 5200 dan 5400 yang sebelumnya telah diluncurkan, sekarang juga bebas halogen. Prosesor-prosesor ini kompatibel dengan platform Intel dual prosesor yang sudah tersedia di pasar sejak tahun 2006. Seri prosesor Quad-Core Intel(r) Xeon(r) 5400 terdiri dari prosesor baru X5492, X5470 dan L5430, yang tercepat bekerja dengan clock speed 3,4GHz. Versi voltase rendahnya hanya menggunakan daya 50 watt, atau hanya 12,5 watt per inti. Prosesor Dual-Core Intel(r) Xeon(r) X5270 bekerja dengan daya hanya 80 watt, dengan frekuensi 3,5GHz. Organisasi yang menggunakan workstation, server baik high-performance, blade dan mainstream diklaim Intel akan diuntungkan dengan peningkatan kemampuan ini . Hasil benchmark terakhir dari prosesor-prosesor tersebut menunjukan performa yang lebih tinggi dengan penggunaan daya yang sama pada tiap pengembangan processor Xeon(r). Dengan SPECint*_rate2006, yang mengukur performa throughput integer dari server SuperMicro SuperServer 6025B-TR+ yang menggunakan processor X5470 berhasil memecahkan rekor dunia dengan nilai 150. Server Fujitsu-Siemens PRIMERGY RX200 S4 yang menggunakan processor X5470 menjalankan benchmark SPECjbb*2005 melanjutkan keunggulan Intel dalam skor Oracle JRockit(r) JVM dengan nilai 316.728 BOPS. “Intel terus mengembangkan upaya R&D dalam eco-innovation sambil terus memberikan kemampuan dan performa yang tidak tertandingi,” kata Kirk Skaugen, vice president dan general manager Intel Server Platforms Group dalam rilisnya. Sejumlah vendor yang mendukung penggunaan processor baru ini termasuk Asus, Dell, Fujitsu, Fujitsu-Siemens, Gigabyte, HP, IBM, Microstar, NEC, Quanta, Rackable Systems Inc., Sun Microsystems, Supermicro, Tyan dan Verari Systems. Processor seri baru 5400 sudah tersedia sekarang, sedangkan X5270 akan tersedia pada musim gugur ini. www.kotepoke.co.nr Dedi Mukhlas Page 19

www.detik.com

Sejarah Komputer, Intel Processor
. 15 September 2009 Label: Info Berita, Tips Komputer, Uncategorized

Pada postingan dulunya saya juga pernah posting tentang sejarah komputer, nah yang ini saya nemu lagi neh, mudahmudahan ini bermanfaat bagi sobat, rekan dan sahabat yang membutuhkannya.Berikut ini adalah ringkasan sejarah perkembangan komputer, khususnya mengenai keluaran intel Processor 1978: 8086-8088 Microprocessor Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel. 1982: 286 Microprocessor Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya. 1985: Intel386™ Microprocessor Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004. 1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor. 1993: Intel® Pentium® Processor Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto. 1995: Intel® Pentium® Pro Processor Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam. 1997: Intel® Pentium® II Processor Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik. 1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu. 1999: Intel® Celeron® Processor

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 20

Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu. 1999: Intel® Pentium® III Processor Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara. 1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis. 2000: Intel® Pentium® 4 Processor Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz. 2001: Intel® Xeon® Processor Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula. 2001: Intel® Itanium® Processor Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ). 2002: Intel® Itanium® 2 Processor Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium. 2003: Intel® Pentium® M Processor Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana. 2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 21

processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya. 2004: Intel E7520/E7320 Chipsets 7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces. 2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading. 2005: Intel Pentium D 820/830/840 Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading. 2006: Intel Core 2 Quad Q6600 Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ). 2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220 Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP). 2007-2009: belum sempat mencatat

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 22

By Stanislav Garmatyuk and Evgeny Severinovsky In the beginning of 2002 simultaneously with a release of the Pentium 4 Northwood Intel launched a Xeon based on the Prestonia core (similar to the Pentium4's one) - a new version of its CPU for dual-processor workstations and servers of the entry level. Before that there were almost no previous Xeon versions (with the Foster core) which also supported dualprocessor configurations. And now when the Xeon clocked at 2.2 GHz arrived at our lab everything has fallen into place...

Pentium 4 and Xeon: what's the difference?

As you know, the Xeon Foster is called "Willamette with SMP support", and the Xeon Prestonia is known as "Northwood with SMP support". These CPUs are based on the same core. Besides, the pairs of "Foster - Willamette" and "Prestonia Northwood" are based on the same fabrication process and have the same L2 cache size. The processors have different sockets, but if you look at the signal assignment diagram the pins of the Socket 603 processor will show that most of them control either power supply or ground, i.e. they are not significant.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 23

The Xeon based on the P4 core has almost no new important things except the Hyper-Threading technology. It just acquired some functions of the Pentium III Xeon (Slot 2). Let's examine them. Processor Information ROM (P.I. ROM). It contains such data as electrical characteristics of the core and L2 cache, processor stepping, e-signature etc. Scratch EEPROM - this chip is offered by Intel to OEM companies who can record there whatever data they wish. Besides, it can be used by the system to store data on a computer, processor, default settings etc. This ROM is a universal solution which is available in any Xeon based system. Machine Check Architecture (MCA) is a processor subsystem which searches and logs faults in operation of the system logic. It controls faults of 5 basic subsystems: external and internal bus, cache, Translation Look-aside Buffer and Instruction Fetch Unit. The MCA can be used in different cases: for example, information on failures can be read by the server OS. Hyper-Threading is an Intel developed technology of performance increasing in multitask systems which makes possible to create two logical CPUs on one physical processor by parallel implementation of two threads which use simultaneously different processor units (e.g., ALU and FPU). This technology appeared first in the Prestonia based Xeon and will probably be supported in future Intel's server processors. It will become clear what the developers of the Xeon pursued if we look at these three units. Desktop users may consider them unnecessary, but we are talking today about the sphere where reliability and compatibility are the most important things. And superfluity is more desirable than insufficiency. For example, you can install a processor of the new revision onto an old mainboard. But what if it won't work? What if the BIOS won't be able to define power supply correctly? Taking into account the price of such system, it's better let the system use information from the P.I. ROM. In fact, all these functional units are designed to prevent any failures of such an expensive system. It becomes clear what's the key difference between the Pentium III-S and Athlon MP on the one hand, and Xeon on the other hand. The first two are, in fact, modifications of desktop processors for SMP systems; the Xeon contains units typical of powerful server CPUs. In is interesting, though, that it is P-III-S of Intel which is positioned as a server processor, and the current versions of the Xeon are meant for workstations.

Intel i860 chipset

i860 chipset on the Supermicro P4DC6+. From left to right: Intel 82806AA PCI 64 Hub (Intel P64H), Intel 82860 Memory Controller Hub (MCH), Intel 82801BA I/O Controller Hub (ICH2) Although the i860 processor is meant for high-performance workstations it seems to be more suitable for servers. It is, in fact, a i840 for SMP processors with the Pentium 4 core. The chipset uses the same Accelerated Hub Architecture, works only with RDRAM and has a dual-channel memory controller (RIMM modules are installed in pairs). There is also 64-bit PCI support via a separate Intel 82806AA PCI 64 Hub (Intel P64H). The Intel i860 is meant for the Intel Xeon processors running at 100 MHz of the bus (it has quadruple bandwidth which is equivalent to 400 MHz). The chipset consists of three main components: • • Intel 82860 Memory Controller Hub (MCH); Intel 82801BA I/O Controller Hub (ICH2).

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 24

Apart from these two, it's possible to use additional chips to extend chipset's capabilities. Here are key parameters of the i860: • • • • operation with 1/2 Intel Xeon processors; up to 2 GBytes RDRAM supported; support of AGP 4X, Ultra DMA/100/66/33, LPC (Low Pin Count) interface and 4 USB ports (v1.1); integrated Intel 10/100 Mbps network controller.

Other standard functions such as ACPI, Suspend-to-RAM/Disk, Wake-on-LAN are also supported. The branched structure of the chipset supports 6 (!) PCI buses. All of them are marked on the diagram of the chipset (or rather of the Supermicro P4DC6+ mainboard based on this chipset). After installation of additional cards and start-up of the ICDiag utility (www.icbook.com.ua) all 6 PCI buses could be seen.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 25

The system components (SCSI controller, PCI 32-bit and 64-bit slots) are related to different buses which means that data flows are well separated. Such architecture is very important for a system where data are actively exchanged between components... As such activity is vital for servers we named the i860 a server chipset. It is interesting that the AwardBIOS V6.0 Medallion was never used either in "heavy" boards or in Supermicro products. However, the CMOS Setup menu is made in style of Phoenix Technologies which is typical of server solutions from Intel and Tyan. After the problems with the i840+SDRAM Intel wasn't going to couple the i860 with SDRAM. But it wasn't necessary anymore: the prices of RDRAM fell down to the acceptable level and usage of the PC133 SDRAM might kill the performance of the Xeon processors. The rated 2 GBytes of the memory can be lifted up to 4 GBytes by using the Intel 82803AA MRH-R chip (Memory Repeater Hub -- RDRAM) installed on the mainboard between the Memory Controller chip and two memory channels.

Supermicro P4DC6+ mainboard

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 26

Supermicro has 3 dual-processor models on this chipset for the Socket 603: P4DCE, P4DC6 and P4DC6+. All of them are based on the common design in the Extended ATX format, support up to 2 GBytes RDRAM (4 slots for RIMM), have the same set of slots (AGP 4X/Pro 1.5 V, 2 PCI 64-bit/66 MHz slots and 4 PCI 32-bit/33 MHz) and an integrated network adapter - Intel 82559. The P4DCE doesn't has a SCSI controller, the P4DC6 comes with an integrated Ultra 160 SCSI chip Adaptec AIC-7899W, and the P4DC6+, in addition to the SCSI controller, has a SO-DIMM connector for an Adaptec 2005S card - it is an inexpensive Zero Channel RAID controller (ZCR) which uses an integrated SCSI chip.

One more difference is that the P4DCE and P4DC6 have VRM units designed as separate daughter cards. At the same time, the Supermicro P4DC6+ which we used for testing the Intel Xeon has both VRMs onboard. The layout of the P4DC6+ is very good. There are several jumpers to disable the integrated network and SCSI controllers or to set a frequency of the 64-bit PCI segment (33/66 MHz). Graphics is not integrated (which proves once again that the board is designed for workstations). Usage of 1 8-pin or 2 4-pin and 8-pin additional power supply connectors is a distinguishing feature of the Supermicro line based on the i860. Besides, as I mentioned above, it's unusual to see the AWARD BIOS on the Supermicro's board.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 27

The P4DC6+ ships with two coolers for processors (with vertical fins and a fan attached on one side); they are quite noisy (4700 rpm, 16.2 CFM) but efficient. There are also cables (FDD, IDE, 50-pin one and 68-pin SCSI), a bracket for the rear computer panel, a CD-ROM and diskettes with drivers and a comprehensible user manual. It is known that there are Iwill and Tyan which also released their boards on the i860 chipset, but they are not widely available yet.

Test system configuration and testing technique
We happened to get the new and the old Intel Xeons almost simultaneously, and thus we got a line of the processors clocked at 1.7 GHz (Foster), 1.8 and 2.2 GHz (Prestonia). As a result, we were able to test the top Xeon and compare performance of the Foster and Prestonia running at close frequencies. We tested the dual-processor systems as the SMP support is a distinguishing feature of the Xeon. However we also included a uni-processor configuration with the Pentium 4 2.2 GHz as it was interesting to take a look at its performance in comparison to the Xeon with a similar frequency and core. The dual-processor system with Athlon MP 1900+ based on the Tyan Thunder K7 board was used as a competitor. Besides, we included the Pentium III-S 1.26 GHz based system (Tualatin, 512 KBytes L2 cache) and ServerWorks ServerSet III HESL based boards. You might be surprised as the chipset has awful driver support (in particular, the AGP didn't work and it was impossible to use the boards for graphics stations). Later Tyan removed an AGP port in its new revision of the ServerSet III HE-SL based board - Thunder HEsl-T. However, Microsoft was able to make its Windows XP (or, rather, Windows 2000 starting with Service Pack 2) "understand" this chipset. And after that the AGP port on the ServerSet III HE-SL started to work flawlessly, and the platform became a normal solution for graphics stations. So, the board was included in the tests - after all, it's not forbidden to use the server Pentium III-S in workstations - it's just necessary to have an appropriate motherboard. And we do have them - Supermicro left an AGP port in the P3TDE6 board and we took it for the tests. The OS we used was Windows XP Professional.

Test system configurations
Testbeds CPU Core Frequency FSB frequency, MHz L1 cache, KB L2 cache, KB Chipset Mainboard Memory Video card Hard disc OS Intel Xeon Foster 1.7 GHz 400 16 256 Intel i860 Supermicro P4DC6+ 512 MBytes PC800 RDRAM Prestonia 1.8 GHz 400 16 512 2.2 GHz Intel Pentium 4 Northwood 2.2 GHz 400 16 512 Intel i850 Intel Pentium III-S Tualatin 1.26 GHz 133 32 512 ServerSet III HE-SL AMD Athlon MP Palomino 1900+ (1600 MHz) 266 128 256 AMD-760MP Tyan Thunder K7 512 MBytes Reg'd DDR SDRAM

Intel D850MD Supermicro P3TDE6 512 MBytes Reg'd PC133 SDRAM

NVIDIA GeForce3 (ASUS V8200, 64 MBytes DDR SDRAM, Detonator 21.85) Seagate Cheetah X15 36LP, 36,4 GBytes, Ultra 160 SCSI Windows XP Professional

So, today we have gathered top processors for different platforms. All the systems were equipped equally (see the table): 512 MBytes memory of the corresponding type, a 36 GBytes SCSI Seagate Cheetah X15 36LP HDD and an AGP video card on the GeForce3 (the GF3 copes rather well with the professional OpenGL used in workstation tasks). We used our standard performance estimation method for tough systems with some additions, and applications of the following classes: • • operation with 2D graphics (script for Adobe Photoshop 6.0.1); 3D modeling - 3D Studio MAX 4.26, Lightwave 7b and A|W Maya 4.0.1;

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 28

• •

3D virtualization with the professional OpenGL (SPEC ViewPerf 6.1.2); DivX and MP3 encoding (DivX 4.12 and GOGO-no-coda 2.39c), archiving (WinAce 2.11 with a 4096 KBytes library).

Besides, we included two CAD tests with design engineering applications SolidWorks 2001 and Solid Edge V10. We enabled standard SPECapc tests for SolidWorks 2001 and SPECapc for Solid Edge V10.

Test results
As you remember, Xeon "Foster" hasn't been widely available on the market. It shipped just to major assemblers such as Compaq and Dell. And now, when we have its test results in front of us, it is clear why Intel didn't hurry to promote the Xeon Foster. Its rather low performance could have spoil the reputation of the new family, that is why its promotion was put off until the Xeon Prestonia - a 0.13-micron core with a doubled cache (whose size matters much for the Pentium 4 core) and with a high performance. The results of the dual-processor systems are shown above those of the uni-processor ones and are of the same color. Therefore, the second column for the Pentium 4 2.2 GHz is lacking.

Video and audio encoding, archiving

The DivX is a very memory-intensive test, and the memory becomes a bottleneck here (all the P4 based processors have the same results although they work at different frequencies - the maximum gap is 500 MHz). As a video card can't influence conversion from one format to another, there is only dual-channel PC800 RDRAM or the hard drive which can limit the operation. But the results of the Athlon MP and Pentium III-S deny the fault of the HDD. Besides, as you can see, we used both uni- and dual-processor systems although the DivX codec doesn't support SMP. It is interesting that while SMP helps dual systems based on classical cores - followers of the Pentium Pro architecture (Pentium III-S and Athlon MP), it puts obstacles in the way of the Xeon (P4 core)!

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 29

Here the leading group consists of Pentium 4 2.2 GHz (uni-processor), Xeon 2.2 GHz and Athlon MP. The junior Xeon keeps up with the Pentium III-S which means that the old horse won't damage a furrow, unlike the young horse.

The WinAce results are quite interesting (the data for the uni- and dual- processors systems are identical): it is the first time when the Athlon MP loses to all. There is just one suggestion: if the WinAce uses SSE, it could failed to find its support in the Athlon MP; it sometimes happens if a program is written badly. But it's just a suggestion.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 30

3D modeling programs

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 31

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 32

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 33

Almost everywhere the Xeon 2.2 GHz system goes ahead (both uni and dual) except the 3D Studio MAX 4.2 where it goes on a par with the Athlon MP 1900+. The latter shares the second place with the Xeon 1.8 GHz in the other tests sometimes outscoring it. It is interesting that in the LightWave 7b the Athlon XP/MP lose to the Pentium 4, though in the LightWave 6.5 it was vice versa. However, NewTek (the developer of the packet) says the the 7th version was changed much with regard to the peculiarities of the Intel's architecture. Besides, the Pentium 4 2.2 GHz goes shoulder to shoulder with the uniprocessor Xeon 2.2 GHz and this fact proves that their cores are very similar. The Pentium III-S fights successfully against the Xeon "Foster" 1.7 GHz except the LightWave (when a scene is rendered without ray-tracing).

Raster graphics

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 34

The Adobe Photoshop prefers the Pentium III and Athlon MP to the new Intel's core although there are modified filters supporting SSE2 for the Pentium 4 based processors. But the new Intel processors were able to win at the expense of a frequency - the dual Xeon 2.2 GHz outscores the dual Athlon MP though by a little margin. On average, (if we used the complete set of instructions and filters of the Photoshop) the SMP doesn't allow for a big gain. However, the most of filters of this editor are plugins which are developed not only by Adobe. Such promiscuity of the implemented code doesn't let us hope for a considerable SMP optimization. Some modules are able to use the second processor, that is why there is a gain, but there are not many of them, that is why the gain is not big.

SPEC ViewPerf
Here we are showing the results of only uni-processor systems as the dual ones had the same or even lower scores.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 35

AWadvs-04. All the systems are on one level except the Pentium III-S in combination with the ServerWorks ServerSet III HE-SL which falls behind by 22%. The PC133 memory is not enough for applications which use intensively OpenGL and texturing. The PC2100 DDR SDRAM (Athlon MP + AMD-760MP) is able to bear the load though it has a smaller bandwidth than the dual-channel PC800 RDRAM in the i850/i860 systems. DX-06. We don't display the results of this test though it was carried out. The matter is that the peculiarity of the IBM Data Explorer core (which the DX-06 is based on) noticed in examining of the Pentium 4 Northwood appeared on the scene once again: all CPUs on the P4 core with 512 KBytes L2 cache turned out to be slower than those whose L2 cache was equal to 256 KB. But such situation didn't repeat anywhere apart from DX-06, that is why we decided not to use the test for estimation of performance of the Northwood/Prestonia based processors as there is some error in the program that affects their results.

DRV-07. This subtest depends on a core performance, memory efficiency and a speed of the 3D accelerator. The first place is taken by the Northwood/Prestonia based system, and the difference between them is not great (it seems that the video card is a bottleneck). The Xeon "Foster" 1.7 GHz falls behind (because of a small L2 cache). And the Athlon MP 1900+ lags behind as the throughput of the PC2100 DDR SDRAM (2.1 GBps) is much lower than that of the dual-channel PC800 RDRAM (3.2 GBps). The Pentium III-S has lost because of the lowest core speed and the slowest memory.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 36

MedMCAD-01. Almost all systems are limited by the graphics accelerator's performance, and the Pentium III-S with its PC133 falls behind by a great margin.

CAD applications (design engineering)
Although we used two packets from different developers, it makes no sense to comment the performance results separately for the SolidWorks 2001 and for the Solid Edge V10. As we used tests from SPEC in both cases (Standard Performance Evaluation Corporation) the categories for performance estimation are used the same in both cases. We chose three of them: Composite Score, Graphics Score and CPU Score.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 37

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 38

Composite Score. In both packets the first places are taken by the Pentium 4 2.2 GHz (in the uni-processor class), Xeon 2.2 GHz and Athlon MP, while the Xeon 1.7 GHz and Pentium III-S are at the tail-end. The Xeon 1.8 GHz keeps ahead in the SolidWorks, and in the Solid Edge there is almost no difference between the 1.7 and 1.8 GHz Xeon although the second has a twice larger cache. By the way, SMP optimization is almost lacking: the speed in dual systems is just a little higher.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 39

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 40

Graphics Score. The difference between the systems on different CPUs is the most considerable here! The video card was used the same - and the speed of the graphics system differs as much as twice. However, the leaders remain the same (they even enlarged the gap): the Pentium 4 2.2 GHz, Xeon 2.2 GHz and Athlon MP.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 41

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 42

CPU Score. The Solid Edge prefers the classical architecture - the Pentium III-S outscored even the faster Athlon MP in performance of the computational system (but keep in mind that the P-III-S has a twice larger L2 cache). Only the Xeon 2.2 GHz was able to outperform it. The SolidWorks 2001 has different preferences: Pentium 4 2.2 GHz, Xeon 2.2 GHz and Athlon MP.

Conclusion
The new processor Intel released for dual-processor systems is rather successful. Now there is one more highly efficient processor from Intel like Pentium 4 (which supports SSE/SSE2, has a large L2 cache and doesn't dissipate too much heat), and now also supports SMP. There is also a very powerful Intel i860 chipset which allows assembling modern and balanced systems, and there are high-quality and powerful boards on it like Supermicro P4DC6+. When the Intel Xeon will start shipping it will be much simpler to choose a platform for high-performance workstations. But you should be aware of the fact that it makes no sense to build uni-processor systems on the Xeon. Performance of uniprocessor computers on the Xeon and Pentium 4 is the same, while the Xeon+i860 platform is much more expensive. At the same time, a dual-processor system based on the Xeon is almost twice faster as compared with the Pentium 4 "Northwood" of the same frequency. The server Pentium III-S 1.26 GHz looks paler than the Xeon though in some applications this platform goes on a par with the Xeon 1.8 GHz. The Athlon MP has a comparable performance level with the Xeon, and many mobo makers have already announced support of the dual Athlons and are developing AMD-760MPX based boards but currently the market can offer only Tyan's boards. The Xeon with the Pentium 4 core looks rather promising. This year the company will release new versions working at the FSB frequency of 533 MHz, and chipsets supporting DDR memory. Besides, in the first quarter of 2002 we will get a new version of the Intel Xeon equipped with L3 cache and supporting 4-processor configurations.

www.kotepoke.co.nr

Dedi Mukhlas

Page 43

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->