SILABUS ILMU NEGARA Semester SKS Waktu Setiap Pertemuan NO 1. 1.1. MATERI PENDAHULUAN  Pengantar Materi 1.

Latar belakang mempelajari Ilmu Negara 2. Ilmu Negara sebagai Ilmu Pengetahuan 3. Ilmu Negara sebagai salah satu dasar Ilmu Hukum  Pengertian Ilmu Negara 1. Etimologi - Staatsleer (Belanda) - Staatslehre (Jerman) - Theory of state (Inggris) - dll. 2. Pendapat ahli - George Jellinek - Von Savigny  Objek Ilmu Negara Dalam pegertian abstrak objek ilmu negara adalah negara yang meliputi: 1. Asal mula negara 2. Hakekat Negara 3. Bentuk negara atau pemerintahan  Metode mempelajari Ilmu Negara: 1. 2. 3. 4. metode induktif metode deduktif metode histori metode perbandingan 1X : 1 (Satu) : 2 (Dua) : 100 Menit
JUMLAH PERTEMUAN

LITERATUR  Hendra Nurtjahjo, 2005, Ilmu Negara, Rajagrafindo Persada, Jakarta  Ramdlan Naning, 1983, Gatra Ilmu Negara, Liberty, Yogyakarta  Samidjo, 1992, Ilmu Negara, Armico, Bandung  Soehino, 1986, Ilmu Negara, Liberty, Yogyakarta  Soetomo, 1993, Ilmu Negara, Usaha Nasional, Surabaya  R. Kranenburg, 1955, Ilmu Negara Umum, JB. Wolters, DjakartaGroningen  Moh. Koesnardi dan Bintan R. Saragih, 1994, Ilmu Negara, Gaya Media Pratama, Jakarta  Padmo Wahyono, 1999, Ilmu Negara, Indo-Hill. Co, Jakarta  Miriam Budiarjo, 1998, Dasar-dasar Ilmu Politik, Gramedia, Jakarta

5X 1X

 Unsur Negara 1.2. metode hukum (juridische methode) 10. metode fungsional 11.J. Tujuan Negara c. J. Thomas Hobbes f. metode sinkretis 1.5.memaksa . metode rasionalitas 8. Pengakuan  Pengertian Negara 1. organisasi kekuasaan 3. Dalam arti formil dan materil 3. metode dialektis 6. metode empiris 7. Kedaulatan 4. sifat dari negara: . Rousseau h. Secara etimologi 2. organisasi suatu jabatan d. Bellefoid e. Karl Mark c. Pemilik atau penguasa atas 1X 1X . dilihat secara sosiologis: a. Filsafat yang dianutnya 2. Penghuni/Penduduk 2. Menurut para ahli: a. Ibnu Chaldun 1. Kesanggupan 5. ikatan suatu bangsa b. Plato b. dilihat secara politik: a.monopoli .mencakup semua b.3. Wilayah Negara 3. metode sistematis 9.  Sifat dan hakikat Negara 1. Dilihat secara yuridis: a. suatu organisasi kewibawaan c. Logeman g.Grotius d.

Goodnow 5. pelindung ha asasi manusia (teori perjanjian masyarakat). Socrates 2. . Ilmu Negara. 1X 2. SH  Hubungan Ilmu Negara 1. Epicurus 1X 1. mencapai kemakmuran materil 3. Montesqui 3. Plato 3.4. Teori Shang Yang 2. Jakarta  Hendra Nurtjahjo.tanah (teori patrimonial feodal) b.1. Kautililya 4. Moh koesnardi. pihak yang menguasai atau memerintah (hasil perjanjian timbal balik antara dua pihak) c. Hukum Administrasi Negara TEORI ASAL MULA NEGARA Teori Perjanjian Masyarakat  Zaman Yunani Kuno 1. Aristoteles 5. Gramedia Pustaka Uatama. 1. d. mencapai kebahagiaan akhirat Menurut teori ahli dan praktek negara: 1. 2004. Fasis Itali 4. Machiavelli 3. penjelmaan tata hukum nasional (Hans Kelsen). mencapai kekuasaan politik 2. Hukum Tata Negara 3. Van Vallenhoven 4. Pemikiran Politik Barat. John Lokce 2. Ilmu politik 2.  Tujuan Negara Secara Umum: 1.5. Tujuan negara RI  Fugsi Negara 1. 2005. 9X 1X  Ahmad Suhelmi. 2. tujuan negara menurut Dante 5.

1X 2. Surabaya  Moh.Co. Thomas Morus  Kaum Monarkomaken 1. Jakarta  R. Hotman 2.3. Augustinus 2. Gaya Media Pratama. Thomas Aguinas 3. Poybius 2. Indo-hill. Liberty. Mariana 8. Ilmu Negara. Ilmu Negara Umum. Ilmu Negara. 1955. Yogyakarta  Soetomo. Bellarmin 3. JB. Abad XVIII 1. Wolters. Johanes Althius  Zaman Berkembangnya Hukum Alam Abad XVII 1. Jean Bodin 3. 1986.2. Liberty. J. Ilmu Negara. Jakarta  Samidjjo. Marsilius Padua  Zaman Renaissance 1. 6. 1X 2. Grotius 2.8. Montesquieu 3. 1999. Armico. Kranenburg. Bandung  Ramdlon Naning. 1X RajaGrafindo Persada. Niccolo Machiavelli 2. DjakartaGroningen 2. Buchanan 6. Ilmu Negara. 1983. Ilmu Negara. 1994. 1X 2. Suarez 5. Benedictus de Spinosa 4.6. Koesnardi dan Bintan R.4. Cicero 3. Jakarta  Padmo Wahyono. Dante Aligheri 4.J. 1X .2. Gatra Ilmu Negara.5. 1993. Thomas Hobbes 3. Milton 7. 1992.7. Immanuel Kant  Zaman Berkembangnya Teori Kekuatan 1X 2. Zeno Teori ketuhanan  Zaman Romawi 1. Seneca  Zaman Abad Pertengahan 1. Frederik Yang Agung 2. Brutus 4. Yogyakarta  Soehino. Rousseau 4. Usaha Nasional. Saragih. John Lokce 1X 2.

Laski 4.  Teori Positivisme Hans Kelsen  Teori Modern 1. H. F. Logeman 1X .1. Leon Duguit 2. Kranenburg 2. Karl Marx 3.J. Oppenheimer 2.9.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful