Anda di halaman 1dari 33

Kuliah Fisiologi Hewan

FKIP-UNTIRTA

p p

ë 
p 
adalah proses untuk menjaga keseimbangan
antara jumlah air dan zat terlarut yang ada dalam
tubuh

Perubahan keseimbangan jumlah air dan zat


terlarut di dalam tubuh,
memungkinkan terjadinya perubahan arah aliran
air/zat terlarut

    
    

psmoregulasi pada hewan dipengaruhi oleh beberapa hal,


yaitu:
- Volume air dalam sel
- Komposisi cairan
- Salinitas air dan lingkungan
(jenis habitat)
- psmosis
- Transport aktif
- Tekanan osmotik
pp
Proses inti dalam osmoregulasi
 pp
psmosis adalah pergerakan zat
pelarut dari larutan hipotonis ke
larutan hipertonis melalui
membran semipermeabel
osmosis akan berhenti ketika
kedua larutan mencapai
konsentrasi yang sama
(isotonis)
Tekanan osmotik
 

  adalah tekanan yang
diperlukan untuk mencegah aliran air ke suatu
larutan

Pernyataan  

  yang ditimbulkan
suatu larutan secara umum dapat dikatakan pula
sebagai 

   larutan
| ÷    


    
      
    

  
          
  



      
         

 
          
  



       
         
Tonsisitas

    
 
   

 
 

  

    
    
   
Perubahan keseimbangan jumlah air dan zat terlarut di dalam
tubuh memungkinkan terjadinya  
  

   
    
    

psmoregulator &
psmokonformer
uerdasarkan atas respon osmotisnya, hewan dapat
dikelompokkan menjadi :
p  
  hewan yang tidak mampu
mempertahankan tekanan osmotik dalam tubuhnya,
sehingga perlu melakukan penyesuaian agar dapat
bertahan di tempat hidupnya
p   hewan yang mampu melakukan
osmoregulasi dengan baik (mampu mengatur konsentrasi
osmotis)
psmokonformer
konsentrasi cairan tubuh mengikuti cairan lingkungan
(isoosmotik)
Contoh : Invertebrata laut
berds. Kemampuan menghadapi perubahan konsentrasi
osmotik lingk.luar, dibedakan menjadi :
x  
 : mampu menghadapi perubahan
konsentrasi osmotik yang besar
 
 
 : hanya mampu menghadapi perubahan
konsentrasi osmotik yang kecil
psmoregulator
Hewan yang mampu mempertahankan konsentrasi osmotik
cairan tubuhnya berbeda dengan lingkungan luar
Dibedakan menjadi 2 :
x     : bila konsentrasi osmotik cairan
tubuh dipertahankan pada §  
  
dibandingkan dengan lingkungan luar
(co : kepiting)
     : bila konsentrasi osmotik cairan
tubuh dipertahankan pada §  
  
dibandingkan dengan lingkungan luar
(co : udang)
Pengertian eurihalin dan stenohalin

Adalah hewan osmoregulator yang juga


osmoconformer
psmoregulasi hewan air
ir laut
ir tawar
ir ayau
x psmoregulasi hewan
air laut
÷
 

 

Tekanan osmotik Tekanan osmotik


cairan tubuh § lingkungan cairan tubuh á lingkungan

Sedikit perolehan/kehilangan kehilangan air melalui osmosis


air melalui osmosis

è Perolehan air dari : è Perolehan air dari :


-makan, minum -makan, minum
-air metabolisme -air metabolisme

è Kehilangan air dari : è Kehilangan air dari :


-psmosis -ekskresi
-ekskresi
nvertebrata laut

Sebagian besar Invertebrata laut    



Konsentrasi osmotik cairan tubuh § habitat  

„chinodermata
Cairan tubuh isotonik thdp air laut
Hewan tsb hanya perlu sedikit
Polychaeta mengatur keseimbangan air tubuhnya
(sedikit osmoregulasi)  tidak
Kepiting mengalami perubahan tekanan osmotik
( 

   


Udang 

)
Tekanan osmotik tubuh cenderung
nvertebrat konstan J   
a   




  
 


  


  
 


 
  
  


 
 

  
   

  
     

  
  


  

|            


              

   

|    
0 à
     !       
 "Ú ë º !        #
0               

        
       
 

   
 
  $ 

 
¦ertebrata laut
| psmoregulasi vertebrata laut :
1. Konformer osmotik dan ionik (osmokonformer)
Ô

 

 
 

2. Regulator osmotik dan ionik (osmoregulator)

| Konsentrasi osmotik Cairan tubuh hipoosmotik 


plasma ikan laut pada 1.6

  

 
umumnya mendekati Adaptasi : minum air laut dalam
  dari konsentrasi jumlah banyak dan mengusahakan
osmotik air laut keseimbangan osmotik
| Dengan demikian, mereka (penambahan bahan terlarut spt
adalah regulator urea ato TMAp/trimetilamin oksida
hipoosmotik 2.     





÷
1. Pemasukan Na+ yg terlalu banyak ke dlm tubuh (melalui
insang)
D Adaptasi : memiliki kelenjar khusus, yaitu kelenjar rektal
untuk mengeluarkan kelebihan Na+
2. Perolehan air yang terlalu sedikit
D Adaptasi : hewan menghasilkan sedikit urin
Urin juga dimanfaatkan untuk mengeluarkan kelebihan NaCl

  


 J


   
  
  
   p   
Cairan tubuh hipoosmotik  6

  

 
(terutama dari insang)
Adaptasi : minum air laut dalam jumlah banyak

— Namun, dengan cara tsb menyebabkan peningkatan kadar garam


yang masuk ke tubuh
 Pengeluaran garam berlebih melalui insang (karena ginjal tidak
bisa menghasilkan urin yang pekat)
 insang ikan mengandung sel khusus, yaitu ÷!÷p"#

— Sel klorid adalah sel yang berfungsi untuk mengeluarkan NaCl dari
plasma ke air laut secara aktif





MASALAH :
Pemasukan garam terlalu banyak melalui
makanan
Adaptasi :
Memiliki ginjal yang efisien sehingga dapat
menghasilkan urin yang pekat
 psmoregulasi hewan
air tawar
Hewan air tawar
 mempunyai cairan tubuh dengan tekanan
osmotik yang lebih tinggi dari lingkungannya
Ô     
$

Masalah
1. Pemasukan air yang berlebihan
2. Kehilangan garam (melalui kulit)
3. Kehilangan ion secara difusi
Adaptasi :
| Permukaan tubuh impermeabel thd air
| Pengeluaran urin yang lebih banyak daripada hewan air
laut

| akan tetapi,



  



| pleh karena itu, hewan melakukan 


   untuk
memasukkan ion ke dalam tubuh

| Transport aktif ion dapat terjadi melalui :


- insang (Avertebrata Crustaceae)
- insang dan makanan (Vertebrata)
   

| %   
   
  
"    
ë
|              

&     &      
     "       
ë

' 
 
   
(    


nsang berfungsi sebagai alat


untuk memasukkan garam ke dalam tubuh
(transport aktif),
sekaligus untuk membuang kelebihan garam (difusi)
 psmoregulasi hewan
air ayau
÷
 

 adalah lingkungan
akuatik di daerah pantai,
yang merupakan tempat pertemuan antara air
sungai dan air laut

Kadar garam dalam perairan payau selalu


berubah  hewan perairan payau mampu
beradaptasi dengan perubahan kadar garam
Contoh hewan yang dapat hidup lingkungan payau
 Larva dari beberapa jenis nyamuk
| Dapat menoleransi kadar garam tinggi

Larva a
menanggapi | dengan cara 

  
  

peningkatan kadar | Minum = memasukkan ion terlarut
garam di luar tubuh
! 
 

  
 
  
 

| Larva juga memiliki struktur khusus yang disebut  



| Medium encer  papila anal berfungsi untuk mengambil ion secara aktif
| Medium pekat  papila anal berfungsi untuk mengeluarkan kelebihan garam
psmoregulasi hewan
darat
Hewan darat : mudah mendapat oksigen, sulit mendapatkan air




Kehilangan Air Pemasukan Air

è Melalui : è Melalui :
-„vaporasi / penguapan - Makan, minum
-„kskresi (feces, urin) -Air metabolisme
-Permukaan tubuh
Penguapan dapat dipengaruhi oleh beberapa
faktor, yaitu :
x    
  
2. Suhu
3. Gerakan udara pada permukaan benda yang
melakukan evaporasi
 §  §
5. Luas permukaan penguapan
x psmoregulasi
invertebrata darat
à
 Ô
$

Adaptasi untuk mencegah kehilangan àmumnya Arthropoda


banyak air, dengan cara: (Insecta) memeroleh
air dengan cara :
Rangka luar berlapis lilin/kutikula
Minum air
 untuk mengurangi penguapan
Makanan
Spirakel dilindungi oleh kitin Air metabolik
Respirasi diskontinyu Menyerap uap air
Mengeluarkan zat sisa bernitrogen dari lingkungan
dalam bentuk asam urat
Untuk mengurangi kehilangan air melalui
spirakel, dapat dilakukan dengan cara :
1. Katup spirakel terbuka hanya pada waktu2
tertentu
2. ueberapa insecta melakukan respirasi siklik
atau respirasi diskontinyu
 setiap kali inspirasi tidak selalu diikuti
dengan ekspirasi
 psmoregulasi vertebrata
darat
" 
Mencegah kehilangan air dengan cara :
Kulit kering dan bersisik
Mengeluarkan zat sisa N dalm bentuk asam urat
Feces kering
Kadal dan kura-kura dapat mereabsosorbsi urinnya

%
uurung yang mencari makan di laut, memiliki kelenjar
garam/ salt glands (dekat hidung)
 
Kehilangan air melalui : keringat
Mendapatkan air melalui : minum dan makan,
serta air metabolik

Mammalia yang hidup di padang pasir


mendapatkan air, terutama melalui air
metabolik