P. 1
termoregulasi

termoregulasi

|Views: 3,850|Likes:
termoregulasi Adalah proses yang terjadi pada hewan untuk mengatur suhu tubuhnya supaya tetap konstan,
paling tidak, supaya suhu tubuhnya tidak mengalami perubahan yang terlalu besar....
termoregulasi Adalah proses yang terjadi pada hewan untuk mengatur suhu tubuhnya supaya tetap konstan,
paling tidak, supaya suhu tubuhnya tidak mengalami perubahan yang terlalu besar....

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Youdhystira Putra Asmara Tanusasmita on Oct 01, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/26/2015

pdf

text

original

TERMOREGULASI

KuIiah FisioIogi Hewan
FKIP-UNTIRTA
Termoregulasi Termoregulasi
Adalah proses yang terjadi pada hewan untuk untuk
mengatur mengatur suhu suhu tubuhnya tubuhnya supaya tetap
konstan,
paling tidak, supaya suhu tubuhnya tidak
mengalami perubahan yang terlalu besar
TERNORECULAS!
Nekanisme termoregulasi :
mengatur keseimbangan antara perolehan dan pelepasan panas
H O N E O S T A S ! S
Suhu sangat penting bagi kehidupan Nakhluk
hidup
Suhu tubuh yang konstan (tidak banyak berubah)
sangat dibutuhkan oleh hewan, karena :
1. Reaksi enzimatis bergantung pada suhu
2. Peningkatan suhu dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme
(perubahan suhu berpengaruh thd energi kinetik molekul zat)
3. Aktivitas metabolisme bergantung pada kemampuan untuk
mempertahankan suhu yang sesuai pada tubuhnya
PENCARUH SUHU PADA F!S!OLOC! HEWAN PENCARUH SUHU PADA F!S!OLOC! HEWAN
LAS!F!AS! PADA PENCATURAN SUHU LAS!F!AS! PADA PENCATURAN SUHU
Pengelompokan hewan berdasarkan kemampuannya
mempertahankan suhu tubuh yang konstan, yaitu:
#oikiloterm #oikiloterm (hewan berdarah dingin) (poikilo = dapat berubah)
Hewan yang tidak mampu mempertahankan suhu tubuhnya
suhu tubuh hewan berfluktuasi sesuai dengan suhu
lingkungannya
co : Pisces, Amfibi, Reptil
Homeoterm Homeoterm (hewan berdarah panas)
Hewan yang mampu mempertahankan suhu tubuhnya
Hewan tsb memiliki suhu tubuh berfluktuasi beberapa
derajat
o :Aves, Nammalia
Hewan homeoterm biasanya akan mempertahankan suhu tubuh
yang tinggi dan tetap aktif pada suhu luar yang dingin maupun
hangat
Aktivitas hewan poikiloterm menjadi berkurang pada suhu yang
menurun
Suhu lingkungan
S
u
h
u
t
u
b
u
h
H
P
Hub. Antara suhu lingk.
dengan suhu tubuh
Homeoterm mampu
mempertahankan suhu
tubuh, sedang Poikiloterm
tidak
W eberapa pengecualian ditemukan, misalnya pada kadal
W adal yang berjemur, suhunya bertahan tinggi (42
0
) bahkan lebih tinggi dari
suhu lingkungan
W Untuk membedakan kadal dengan hewan homeoterm, digunakan istilah ektoterm
dan endoterm
Pengelompokan hewan berdasarkan kemampuan memproduksi
panas, yaitu
Ektoterm Ektoterm
Hewan yang bergantung pada sumber panas dari luar,
terutama radiasi matahari
Hewan tsb suhu tubuhnya ditentukan dan dipengaruhi oleh
suhu lingkungan
(= poikiloterm)
Endoterm Endoterm
Hewan yang mampu mempertahankan suhu tubuh yang
tinggi dengan produksi panas dari dalam
Hewan tsb suhu tubuhnya diatur oleh produksi panas dari
dalam tubuh
(= homeoterm)
Selain endoterm dan ektoterm, terdapat istilah hewan
heteroterm
HETEROTERN HETEROTERN adalah hewan yang dapat memiliki
suhu tubuh tinggi dan dapat diatur, namun pada saat
lain lebih mendekati keadaan hewan berdarah dingin
Hewan kelompok ini dapat memproduksi panas
(seperti endoterm), tetapi tidak dapat
mempertahankan suhu tubuhnya pada kisaran suhu
yang sempit
ontoh : Namalia kecil, burung dan serangga
terbang
erdasarkan cara hewan dalam mengendalikan suhu
tubuh, hewan dikelompokkan menjadi :
Termokonformer Termokonformer
Nenyesuaikan suhu tubuh dengan suhu lingkungan
Nengambil panas dari lingkungan luar
Termoregulator Termoregulator
Pengatur suhu
Hewan yang mampu mengatur suhu tubuhnya
hingga berbeda dengan suhu di lingkungan luar
o : mamalia dan burung
Ada 4 kemungkinan cara hewan bertukar
panas dengan lingkungannya
onduksi onduksi
2 2 onveksi onveksi
3 3 Radiasi Radiasi
4 4 Evaporasi Evaporasi
!NTERAS! PERTUARAN SUHU !NTERAS! PERTUARAN SUHU
ANTARA HEWAN DAN L!NCUNCANNYA ANTARA HEWAN DAN L!NCUNCANNYA
Panas akan mengalir mengikuti perbedaan suhu dari wilayah
bersuhu tinggi rendah
onduktivitas panas
adalah tingkat kemudahan untuk mengalirkan panas
nilainya akan bergantung pada sifat material
Logam mempunyai konduktivitas panas yang tinggi
Nammalia mempunyai konduktivitas panas yang rendah
Rambut dan bulu merupakan penghambat panas (insulator) yang
efisien (tidak mudah mengeluarkan panas)
Dengan kata lain, Aves dan Nammalia akan melepaskan sejumlah
kecil panas dari tubuh ke benda lain (yang lebih dingin) yang
bersentuhan dengannya
ONDUS!
onduksi panas adalah pemindahan
panas antara dua benda yang
bersentuhan (kontak fisik langsung)
o : hewan menempel di batu
ontoh :
Orang berkipas·kipas
· Panas mengalir dari tubuh lingkungan
· dilingkungan panas mengalir melalui udara
(daerah panas dingin)
Tiupan angin
Hewan berteduh di tempat
OvES!
adalah perpindahan panas melalui
pergerakan zat cair atau gas
o : perpindahan panas matahari ke tubuh
(hewan berjemur)
Hewan mampu menyerap radiasi
ulit, rambut dan bulu hewan dapat dianggap sebagai
black bodies, yaitu bagian yang dapat menyerap radiasi
matahari
agian tersebut adalah sumber perolehan panas
ulit dan bulu berwarna gelap akan menyerap lebih
banyak radiasi daripada kulit dan bulu berwarna terang
RAD!AS!
adalah perpindahan panas tanpa
adanya kontak langsung antara sumber
panas dengan daerah penerima panas
Perubahan fase pada evaporasi memerlukan sejumlah energi dalam
bentuk panas, yang di dapat dari lingkungan
Oleh karena itu, evaporasi dapat menyebabkan pendinginan di
lingkungan sekitar
Evaporasi sangat berperan dalam proses pelepasan panas dari tubuh
hewan
ontoh :
· melalui pengeluaran keringat manusia
(keringat keringat akan menyerap kelebihan panas tbh keringat
menguap suhu tubuh turun
· melalui saluran napas, terengah·engah burung dan anjing
saat hewan yang bernapas di udara menghembuskan napas, panas
keluar dari tubuh karena udara yang dihembuskan biasanya dalam
keadaan jenuh uap air
EvAPORAS!
Penguapan, terjadi perubahan
fase dari cair ke gas
TERNORECULAS! HEWAN ETOTERN
1. ektoterm akuatik
2. ektoterm terestrial
TERNORECULAS! HEWAN ENDOTERN
TERNORECULAS! PADA HEWAN TERNORECULAS! PADA HEWAN
Termoregulasi melibatkan penyesuaian
fisiologis dan perilaku
Ektoterm Ektoterm = = Poikiloterm Poikiloterm
invertebrata
Pisces
Amfibi
Reptil
Homeoterm Homeoterm = = homeoterm homeoterm
eberapa Serangga
Aves
Nammalia
TERNORECULAS! PADA HEWAN TERNORECULAS! PADA HEWAN
Harus menggunakan energi
lingkungan dan adaptasi prilaku
untuk mengatur suhu tubuh
Nenggunakan energi
metabolik untuk
mempertahankan agar suhu
tubuh tetap konstan
Lingkungan akuatik
suhu relatif stabil
air sbg penyimpan panas yang baik
hewan harus dapat melepaskan panas tubuhnya
Dalam lingkungan akuatik, Pelepasan panas dilakukan secara
konveksi
o : (bila lingkungan panas)
ikan = berenang ke dasar perairan atau bawah pepohonan
katak = evaporasi S bersembunyi pada bongkahan batu
buaya = evaporasi dg membuka mulut untuk menguapkan
panas tubh
TermoreguIasi TermoreguIasi Ektoterm Ektoterm Akuatik Akuatik
eberapa jenis ikan (hiu dan tuna) telah memiliki kemampuan
untuk mempertahankan adanya perbedaan suhu
suatu pengaturan arteri dan vena yang disebut sbg penukar
panas lawan·arus (countercurrent heat exchange)
Ektoterm Akuatik
arena adanya Heat exchanger, bekerja
dengan prinsip counter current (arus bolak·
balik)
W Laju reaksi metabolik di otot S saluran
pencernaan tinggi suhu lebih panas
W Darah di pembuluh vena
(suhunya lebih tinggi)
W Darah di pembuluh arteri
(suhunya lebih rendah)
W Di insang, panas dipindahkan dari darah
vena ke darah arteri
lingkungan terestrial
suhu berubah dengan variasi cukup besar
(suhu siang dan malam sangat berbeda)
hewan dapat maksimal dlm menyerap panas matahari
ara perolehan panas : dengan menyerap panas matahari
· mengubah warna permukaan tubuh / menjadi gelap
(belalang, kumbang)
· berjemur/menghadap matahari
(belalang, kumbang, kadal)
4 ara melepaskan panas :
· orientasi tubuh menjauhi sinar matahari
· memanjat pohon
TermoreguIasi TermoreguIasi Ektoterm Ektoterm TerestriaI TerestriaI
isaran suhu tubuh ideal (yang memungkinkan hewan menyelanggarakan
proses fisiologis secara optimal) suhu elektrik (3S - 40
0
)
Namun hewan memiliki kisaran toleransi termal :
Suhu kritis minimum = suhu terendah pada kisaran toleransi termal
Suhu kritis maksimum = suhu tertinggi pada kisaran toleransi termal
Ektoterm TerestriaI
4 Hewan yang mendapat sebagian besar panas tubuhnya dari
matahari, disebut helioterm
ontoh = kadal diurnal
4 Hewan yang tidak menyukai radiasi matahari disebut
tigmoterm
ontoh = kadal nokturnal
4 Tigmoterm meningkatkan suhu tubuh dg cara konduksi
Adaptasi thd suhu sangat
panas
Adaptasi thd suhu sangat dingin
Neningkatkan laju pendinginan
dengan penguapan
·ulit lembab (cacing, katak)
·erkeringat
·Nelalui sal.napas (reptil, insecta)
Nenambah zat terlarut ke dalam cairan
tubuh untuk meningkatkan konsentrasi
osmotik, misalnya fruktosa dan dliserol
(titik beku cairan tubuh diturunkan
hingga suhu di bawah 0
0
)
(lalat Alaska)
Nengubah organ metabolik agar
dapat bekerja pada suhu tinggi
(hewan gurun)
Nenambahkan protein (glikoprotein)
angi beku ke dalam cairan tubuh
(ikan Antartika)
ara adaptasi hewan ektoterm
thd suhu sangat panas dan suhu sangat dingin
Ektoterm TerestriaI
TermoreguIasi TermoreguIasi Endoterm Endoterm
ara yang dilakukan hewan endoterm
untuk mempertahankan suhu tubuh
Suhu tubuh terlalu
tinggi meningkatkan
pelepasan panas
Suhu tubuh terlalu rendah
mempertahankan/meningkatkan
produksi panas
1. vasodilatasi daerah
perifer tubuh
2. Neningkatkan
penguapan air
(erkeringat, terengah·
engah)
3 Nenurunkan laju
metabolisme
4. Respon prilaku
(berendam, berkipas2)
1. vasokontriksi
2. Neningkatkan produksi panas
metabolik dalam otot rangka
(Nenggigil, menggerakkan tangan)
3. Nemetabolisme jaringan lemak coklat
4. Neningkatkan laju metabolisme
(sekresi hormon tiroid
metab.meningkat)
S. Nenyerap radiasi panas matahari
6. Respon prilaku (berselimut, berjemur,
menggosok2 tangan)
Adaptasi Adaptasi endoterm endoterm terhadap terhadap suhu suhu ekstrem ekstrem
Endoterm
Suhu ekstrem dingin Suhu ekstrem panas
ondisi heterotermi
(mempertahankan adanya perbedaan
suhu di antara berbagai bagian tubuh).
o : burung dan Namalia Arctic, tubuh
bag.tengan 38
o
, kaki 3
0
2. Hibernasi atau torpor (penurunan
suhu tubuh yang berkaitan dengan
penurunan laju metab., denyut jantung,
respirasi, dll. rodentia, kelelawar, Aves,
Narsupial).
torpor (= hibernasi, namun hanya
berlangsung beberapa jam saja)
estivasi (keadaan tidak aktif pd
musim panas siput, tupai),
1. Neningkatkan penguapan
(keringat)
2. Cular fluttering
(menggerakan daerah
kerongkongansecara cepat
untuk meningkatkan
penguapan melalui
sal.pernapasan) co :
anjing, burung
3. Strategi hipertermik
(menyimpan kelebihan
panas metabolik dalam
tubuh). o : unta
#engendalian #engendalian suhu suhu tubuh tubuh endoterm endoterm
omponen omponen yang yang dibutuhkan dibutuhkan : :
Reseptor Reseptor ( (termoreseptor termoreseptor) )
2 2 omparator omparator ( (koordinator koordinator) )
3 3 Efektor Efektor
Endoterm
Endoterm
#roses #engendalian suhu tubuh NAmmalia

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->