Anda di halaman 1dari 2

Inokulasi Media Cair

Media adalah suatu substrat dimana mikroorganisme dapat tumbuh yang


disesuaikan dengan lingkungan hidupnya. Media kultur berdasarkan konsistensinya
dibedakan atas tiga macam, salah satunya yaitu:

Media cair (liquid medium)

Media cair adalah salah satu cara membiakkan mikroba, medium ini
berbentuk cair yang dapat digunakan untuk tujuan menumbuhkan atau membiakan
suatu mikroba, penelaah fermentasi, uji-uji, dan mengidentifikasi jenis dari suatu
mikroba. Media cair dapat bersifat tenang atau dalam kondisi selalu bergerak, tergantung kebutuhan.

Bahan yang diinokulasikan pada medium ini disebut inokulum. Dengan


menginokulasi medium agar nutrient (“nutrient agar”) dengan metode cawan gores atau
cawan tuang, sel-sel itu akan terpisah sendiri, setelah inkubasi, sel-sel mikroba individu
itu memperbanyak diri sedemikian cepatnya sehingga didalam waktu 18 sampai 24 jam
terbentuklah massa sel yang dapat dilihat dan dinamakan koloni. Koloni ini tampak oleh
mata bugil. Setiap koloni yang berlainan dapat mewakili macam organisme yang
berbeda-beda, setiap koloni agaknya merupakan biakan murni satu macam
mikroorganisme. Jika dua sel microba pada inokulum asal terlalu berdekatan letaknya
pada medium agar, maka koloni yang terbentuk dari masing masing sel dapat bercampur
dengan sesamanya, atau paling tidak bersentuhan, jadi massa sel yang dapat diamati itu
bukanlah suatu biakan murni. Contoh pada bakteri-bakteri dibawah ini dan reaksi
terhadap inokulasi pada media cair :

 Bacillus pada agar medium agar cair : Pada media cair penampakan bakteri
ditunjukkan dengan keruhnya warna yang terjadi pada media cair, seperti halnya pada
media yang lain, pada media cair ini pun kebanyakan penampakan pertumbuhan
bakteri terjadi diatas permukaan media cair, meskipun media ini berbentuk cair, tapi
bakteri ini tetap saja bergerak ke atas untuk mendapatkan oksigen lebih banyak.
(bakteri ini bersifat aerob)
 Staphylococcus aureus pada agar cair : bakteri tumbuh dikeseluruhan plat agar dari
atas hingga dasar tabung. Bakteri tumbuh sesuai tempatnya, warna keruh menandakan
bakteri ini tumbuh, namun tidak bergerak ke atas mendekati permukaan media,
karena sifat bakteri yang anaerobic fakultatif, meski dalam media cair, bakteri ini
tetap akan tumbuh.

 Pseudomonas aeruginosa pada agar cair : bakteri tumbuh secara keseluruhan dan
menyebar mulai dari atas permukaan hingga dasar tabung dan bakteri berwarna
kebiru-biruan (merupakan bakteri yang bersifat aerob).

Revi Novia Jadris

230110090012