P. 1
DEPRESIASI _ PENYUSUTAN

DEPRESIASI _ PENYUSUTAN

|Views: 2,571|Likes:
Dipublikasikan oleh rudi sebastian

More info:

Published by: rudi sebastian on Oct 04, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2013

pdf

text

original

DEPRESIASI / PENYUSUTAN

Depresiasi adalah penyusutan nilai sebuah aktiva. Setiap aktiva punya taksiran umur manfaat / nilai efektif, dan punya taksiran nilai sisa / residu Metode penghitungan depresiasi ada 4 : 1. 2. 3. 4. Metode Garis Lurus Metode Unit Produksi Metode Saldo Menurun Ganda Metode Jumlah Angka Tahun

METODE GARIS LURUS Dalam metode garis lurus maka nilai terdepresi / nilai yang didepresiasikan dari sebuah aktiva dibagi rata sepanjang taksiran umur manfaat aktiva tersebut. Depresiasi = ( Nilai Aktiva – Residu ) / Taksiran Umur Manfaat .

Depresiasi = ( Produksi yang dihasilkan / Taksiran Kemampuan Berproduksi ) x Nilai Terdepresi .METODE UNIT PRODUKSI Dalam metode ini nilai depresiasi tergantung kepada banyaknya produksi yang sudah dihasilkan oleh aktiva tersebut ( biasanya berupa mesin produksi ). Semakin banyak produksi yang dihasilkan oleh mesin tersebut maka akan semakin banyak pula depresiasinya.

Depresiasi tiap periode menggunakan prosentasi yang sama akan tetapi menghasilkan nilai yang berbeda karena nilai depresiasi pertama mengurangi nilai aktiva pada periode kedua dan seterusnya. . Prosentasi Depresiasi = ( 100% / taksiran umur manfaat )x2 Depresiasi Periode 1 = Prosentase Depresiasi xNilai Aktiva Periode 1 DEpresiasi Periode 2 =Prosentase Depresiasi x Nilai Aktiva Periode2. Dimana nilai aktiva periode 2 adalah nilai aktiva awal dikurangi nilai depresiasi periode 1. Artinya nilai aktiva setiap periode selalu berbeda karena nilai aktiva menurun.METODE SALDO MENURUN GANDA Metode ini tidak memperhitungkan adanya nilai sisa / residu.

Dan seterusnya sampai selesai taksiran umur manfaat. METODE JUMLAH ANGKA TAHUN Dalam metode ini depresiasi pada periode pertama jumlahnya paling besar dan dan pada periode terakhir depresiasinya paling kecil. Jadi depresiasi setiap periode berkurang sesuai dengan jumlah angka tahun taksiran umur manfaatnya. Jika taksiran umur manfaat n tahun maka cara menghitungnya adalah S = n(n+1)/2 Depresiasi tahun 1 = ( n / S ) x Nilai Terdepresi Depresiasi tahun 2 = ( ( n-1 )/ S ) x Nilai Terdepresi .

.Depresiasi tahun 3 = ( ( n-2 ) / S ) x Nilai Terdepresi Seterusnya sampai habis taksiran umur manfaatnya.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->