Oleh Kelompok 10

Subyektif

Plan

Obyektif

Assesement

Anamnesa

Identitas

. lahir mati. persalinan prematur. dibetes. Gaya hidup : Status ekonomi.Ti > 35 (Obstetri William) ‡ <15 secara fisik dan mental ibu belum kuat Remaja mempunyai kemungkinan lebih besar mengalami anemia. Pola aktivitas : Status ekonomi. dan angka kematian bayi yang lebih tinggi(Frasser dkk.dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. plasenta previa (cunningham dan Leveno. solusio plasenta. Status gizi : Jangkauan terhadap yankes : Memudahkan komunikasi .IDENTITAS ‡ Nama Ibu : Ny. Status gizi.1995) ‡ >35 secara fisik mulai melemah Berdasarkan pengamatan dari Parkland Hospital terhadap hampir 900 wanita berusia >35 th memperlihatkan peningkatan bermakna dalam insiden hipertensi.X (Memudahkan berkomunikasi) ‡ Umur : 15 > Res. 1995) ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Suku /bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Penghasilan Alamat No Telp : Rh Inkompatibilitas Rhesus : Budaya : Pengetahuan. persalinan prematur.

TM II satu kali. ditambah : deteksi kehamilan ganda. kejang kaki.nyeri panggul. Kunjungan ANC . ribas vagina . proteinuria) Trimester III ‡ 28 36 minggu Sama dengan trimester I dan II .ANAMNESA ‡ Tanggal : ‡ Waktu anamnesa dilakukan ‡ Oleh : ‡ Nama tenaga kesehatan yang melakukan dan bertanggung jawab atas hasil anamnesa ‡ Pukul : ‡ Waktu anamnesa dilakukan ‡ Kunjungan : Ke-2 ‡ Idealnya berdasarkan WHO. ‡ ‡ Keluhan Utama : Nafsu makan bertambah.Mendeteksi masalah yg dapat ditangani sebelum membahayakan jiwa. Trimester II 14 28 minggu . konstipasi . cloasma. TM III dua kali. ngidam. evaluasi edema. linea nigra. pantau TD. ditambah : deteksi kelainan letak atau kondisi yang memerlukan persalinan di RS. body image . nyeri ulu hati. dan bila terdapat keluhan Sesuai dengan evidence-based practice.Sama dengan trimester I ditambah : kewaspadaan khusus terhadap hipertensi kehamilan (deteksi gejala preeklamsia. nyeri pangkal paha.dilakukan minimal 4 x selama kehamilan : Trimester I Sebelum 14 minggu . kongesti hidung. TM I satu kali. ‡ Setelah 36 minggu ‡ Sama dengan trimester I dan II.

5 tahun ) Siklus : 25-32 hari ( s 28 hari ) Banyaknya : 33.2 s 16 cc Lamanya : 3-5 hari Sifat Darah : Encer. encer) ± HPHT : ± Menentukan usia kehamilan. kekentalan(kental. merah Teratur / tidak : Teratur Dismenorhea : Ya/tidak (Sebelum.sesudah) Fluor albus : sedikit/sedang/banyak . warna (putih.selama.tidak gatal.Riwayat Menstruasi (alasan masing2 knp dipertanyakan) ± ± ± ± ± ± ± ± ± ± Menarche : 10-16 tahun ( s 12. bening). tidak bau. perkiraan persalinan .

h 9 bln 20 mg Persalinan Pe Je nol nis on g Bid Spt an B Pe ny ulit Te Se mp ks at Anak Nifas KB Ke t. BB Ma Hid La Pe ti up ma ny me ulit net eki 31 00 4 th 2 th - - - RB Lk Pil .contoh Kehamilan Su An am ak i keke1 1 Ha mil ini U Pe mu ny r ulit k.

.

Lanjutan« (Obstetri William Edisi 21) .

7 +50 1900 50 600 1 1. A (RE) Thiamin (mg) Asupan vitamin dan mineral lebih dari asupan gizi harian yang dianjurkan. Folat ( g) Vit.3 150 Pola Aktifitas Sehari-Hari Pola nutrisi Perhatikan cara pengolahan!! Riboflavin (mg) Niasin (mg) Vit.1 14 2. B12 ( g) As.3 +0. seyogyanya dihindaribselama kehamilan ( American Academy of pediatricsndan The american College of obstetricians and gynecologists.4 180 75 800 600 26 9.2 +200 +10 +150 +0 +0 +1.Tidak hamil Energi (kilokalori) Protein (g) Vit. 1997) Trimester I +180 +17 +300 +0.3 +4 +0. C (mg) Kalsium (mg) Fosfor (mg) Fe (mg) Zn (mg) Iodium ( g) Sumber :Widya karya Nasional Pangan dan Gizi 2004 .

Peningkatan berat ini membuat istmus menjadi lunak (tanda Hegar).‡ Pola Eliminasi . menyebabkan antefleksi pada uterus yang membesar. Terjadi akibat peningkatan berat pada fundus uterus. Hal ini menimbulkan tekanan langsung pada kandung kemih.BAB Kebutuhan eliminasi alvi (defekasi) sama seperti pada ibu yang tidak hamil . ‡ Pola Istirahat ‡ Malam: 6-8 jam & siang: 1-2 jam (istirahat yang cukup dapat mengurangi kelelahan Ibu) ‡ Posisi miring kiri (mengurangi tekanan terhadap vena cava inferior dan vena femoralis) .BAK Lebih sering dibandingkan kebutuhan berkemih pada ibu yang tidak hamil.

Namun. jika berlebihan dapt menyebabkan berat lahir berkurang (s310g) dan mempengaruhi perilaku neonatus dini (Clapp et al. 1999) . tetapi berefek pada pertumbuhan janin (teitelman dkk.beresiko lebih besar mengalami persalinan prematur..Lanjutan« Pola Aktivitas Boleh beraktivitas asal tidak berlebihan Wanita hamil yang melakukan pekerjaan yang membutuhkan berdiri lama.. 1990) 18 bumil yg tejaga kesehatannya berolah raga (Clapp. 1989) perbaikan efisiensi metabolik slm Bumil yg olah raga scr teratur terbukti mengalami fase persalinan aktif lebih singkat & lebih sedikit yg SC.

Pada masa kehamilan trimester I ini gairah suami dapat meningkat drastis. SpOG. sebetulnya dorongan seks atau libido pada pasangan suami isteri dimulai dari otak. . mual. Sebagian besar suami mengalami peningkatan gairah seks istri terlihat lebih seksi Dalam suatu kajian. dan nyeri payudara membuat seorang ibu hamil bukan teman tidur yang ideal. Menurut Dr. keletihan. karena pada saat itu sang isteri mengalami perubahan fisik berupa pertambahan lemak di daerah bokong. Dan sejumlah kecil ibu justru mengalami peningkatan. H. Para ibu ini bisa mengalami orgasme bahkan orgasme ganda untuk pertama kalinya. Boyke Dian Nugraha. gairah seksual kurang lebih sama dengan sebelum kehamilan. sering kali karena perubahan hormone diawal kehamilan membuat vulva membesar dan sangat peka. Boyke Dian Nugraha. dan atau meningginya kepekaan payudara terasa menyenangkan bagi mereka. dan membesarnya payudara menyebabkan isteri tampak seksi di mata suami. SpOG. muntah. H. perubahan hormon & Menurut Dr. Bagaimanapun. MARS. Selain itu. MARS. Tetapi pada ibu yang mengalami trimester I yang nyaman. sebetulnya dorongan seks atau libido pada pasangan suami isteri dimulai dari otak. 54 % ibu hamil melaporkan pengurangan libido pada trimester I. perubahan emosi seperti rasa takut terhadap keguguran juga mempengaruhi penurunan gairah seksual.TM I 54 % ibu hamil mengatakan pengurangan libido pada trimester I dipengaruhi perubahan fisik dan psikologi TM 1 nyaman Gairah seks sama dg sebelum hamil bahkan bisa meningkat meningkatnya kepekaan.

Lanjutan« .

Lanjutan« .

.

.

.

Pemeriksaan Umum Pemeriksaan Fisik Data Obyektif Pemeriksaan Panggul Luar Pemeriksaan Laboratorium .

PE) Nadi (60-100x/menit) Suhu (36.5-37.5 cm) (mengetahui status gizi) .Pemeriksaan Umum Kesadaran: Compos Mentis Keadaan Emosional Nafas (16-24x/ menit) (mengetahui apakah ada gangguan pernapasan) Tekanan Darah (110-140/ 80-100) (mengetahui apakah Ibu HT.4-0.1999:99) TM II naik 0.5 C) (mengetahui apakah Ibu febris) Berat Badan Sebelum Hamil (sbg patokan tambahan BB saat hamil) Berat Badan: Naik s 6.5-16.5 kg (Sarwono.5 kg rata-rata 12.5kg per minggu (mengetahui gizi Ibu dan pertumbuhan janin) Tinggi Badan (>145 cm) (< 145 cm dapat bersalin normal bila ukuran bayi kecil) Lila (>23.

.

hiperpigmentasi pada aerola & papila mamae. kebersihan payudara (tidak boleh dirangsang produksi oksitosin konstraksi uterus). tidak ada caries gigi (konsumsi cukup kalsium) Leher  Tidak terdapat pembendungan di vena leher (bila ada penyakit jantung). mulai terdapat kolostrum . tidak terdapat pembesaran kelenjar tiroid (bila ada kekurangan yodium) Dada  Payudara membesar. sklera putih (kuning ikhterus). bentuk puting menonjol (persiapan menyusui). konjunctiva merah (pucat anemia). oedema pada muka (patologis).Inspeksi Muka  Chloasma gravidarum (peningkatan melanosit akibat perubahan hormon pada kehamilan).

tidak ada oedema (Bila ada terdapat penekanan vena cava inferior & vena femoralis) . tidak ada infeksi skene. tidak ada oedema. striae livida pada primigravida dan striae albican pada multigravida.Abdomen  Perut membesar ke depan atau ke samping (pada ascites membesar ke samping). tidak ada kondiloma akuminata. bekas luka SC (alasan) ulva dan Vagina  Keadaan perineum (bekas luka pernah bersalin pervaginam). tidak ada infeksi bartolini. tidak ada kondiloma lata. hiperpigmentasi pada linea alba. tidak ada kemerahan (bila ada patologis) Ekstremitas  Atas tidak ada oedema (bila ada patologis)  Bawah tidak ada varises. tidak ada Varises. tanda chadwick (tanda kehamilan).

Palpasi ‡ Leopold I  Untuk menentukan usia kehamilan dan bagian apa yang terdapat dalam fundus  Sifat kepala janin ialah keras. Sifat bokong janin ialah lunak. bundar dan melenting. kurang bundar dan kurang melenting  Pada letak lintang fundus uteri kosong Usia Kehamilan 12 minggu 16 minggu 20 minggu 22-27 minggu Tinggi Fundus Dalam cm 20 cm (s 2 cm) Usia kehamilan dlm minggu = 20 cm (s 2 cm) Menggunakan Penunjuk Badan Teraba di atas sympisis pubis Di tengah antara sympisis pubis dan umbilikus Pada umbilicus - .

tidak teraba ekstremitas. Bagian-bagian kecil ialah ekstremitas ‡ Leopold III  Untuk menentukan apa yang terdapat di bagian bawah dan apakah bagian bawah janin sudah masuk PAP  Pada TM II janin belum masuk PAP ‡ Leopold IV  Untuk menentukan seberapa jauh bagian bawah janin yang masuk PAP  Pada TM II janin belum masuk PAP .‡ Leopold II  Untuk menentukan di mana letaknya punggung dan bagian-bagian kecil janin  Sifat punggung janin ialah rata. keras dan melengkung.

Selain palpasi secara leopold selalu harus diraba juga apakah pada uterus atau di dalam rongga perut ada pembengkakan yang abnormal (myoma. dll) . cyste. lien yang membesar.

Auskultasi dari anak dari ibu Bising rahim DJJ Bising tali usus Bunyi aorta Gerakan anak Bising usus .

pada semua kehamilan. DJJ dapat didengar pertama kali antara minggu ke 16-19 apabila dilakukan dengan cermat menggunakan stetoskop janin DeLee ( wiliam Obsteri.‡ Pada dasarnya. ‡ DJJ terdengar pada 12 minggu dengan dopler dan terdengar 18-20 minggu dengan fetoskop ‡ DJJ normal 120-160 kali per menit (tidak terjadi hipoksia janin) ‡ Bradikardi ringan 100-120 kali/menit & berat <100 kali/menit ‡ Takikardi ringan 160-180 kali/menit & berat >180 kali/menit PERKUSI ‡ Reflek Patella (+) (Kebutuhan Vitamin B1 Ibu tercukupi) .edisi 21) ‡ DJJ terdengar baik 11-12-11 (136x/mnt) diatas pusat kanan his 3x dalam 10 menit lama 45 detik konsistensi kuat.

Pemeriksaan Panggul Luar ± Distansia Spinarum ± Distansia Cristarum ± Conjugata Externa ± Lingkar Panggul : 26-28 : 23-26 : 18-20 : 80-90 cm cm cm cm .

Pemeriksaan Penunjang € USG . Hb : 11 gr% (<11 anemia) Golongan darah : A / B / AB / O (untuk persiapan transfusi darah bila diperlukan) Reduksi urin : negatif (Ibu tidak menderita diabetes) Albumin : negatif (Ibu tidak menderita PE) Hbs Ag : negatif (Ibu tidak menderita hepatitis) Urin 1. 2. 3.Pemeriksaan Laboratorium DARAH 1. 2.

Assasement ‡ Diagnosa Aktual: GPAPIA primi/multigravida. Contoh: G2 P10001 multigravida. anak hidup. body image. nyeri ulu hati. keadaan jalan lahir normal. keadaan ibu dan bayi baik ‡ Masalah: Nafsu makan bertambah..mg. ribas vagina . intrauterine/ekstrauterine. cloasma. linea nigra. nyeri panggul. Keadaan ibu dan bayi baik. nyeri pangkal paha..Intrauterin. kejang kaki. keadaan jalan lahir normal. kongesti hidung. usia kehamilan«. tunggal. kehamilan TM II 14-28 minggu. letak«. ngidam. konstipasi.

Assasement ‡ Diagnosa Potensial: ‡ Kebutuhan Segera: - .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful