Anda di halaman 1dari 7

ANALISA DATA

DATA-DATA MASALAH KEPERAWATAN


Data Subjektif : Isolasi sosial : menarik diri
a. Mengungkapkan perasaan tidak
berguna, penolakan oleh lingkungan
b. Mengungkapkan keraguan tentang
kemampuan yang dimiliki

Data Objektif :
a. Tampak menyendiri dalam ruangan
b. Tidak berkomunikasi, menarik diri
c. Tidak melakukan kontak mata
d. Tampak sedih, afek datar
e. Posisi meringkuk di tempat tidur
dengang punggung menghadap ke
pintu
f. Adanya perhatian dan tindakan yang
tidak sesuai atau imatur dengan
perkembangan usianya
g. Kegagalan untuk berinterakasi dengan
orang lain didekatnya
h. Kurang aktivitas fisik dan verbal
i. Tidak mampu membuat keputusan dan
berkonsentrasi
j. Mengekspresikan perasaan ksepian
dan penolakan di wajahnya

Data Subjektif : Gangguan konsep diri : harga diri rendah


a. Mengkritik diri sendiri atau orang lain
b. Perasaan tidak mampu
c. Rasa bersalah
d. Sikap negatif pada diri sendiri
e. Sikap pesimis pada kehidupan
f. Keluhan sakit fisik
g. Menolak kemampuan diri sendiri
h. Pengurangan diri/mengejek diri sendiri
i. Perasaan cemas dan takut
j. Merasionalisasi penolakan/menjauh
dari umpan balik positif
k. Mengungkapkan kegagalan pribadi
l. Ketidak mampuan menentukan tujuan

Data Objektif :
a. Produktivitas menurun
b. Perilaku destruktif pada diri sendiri
c. Menarik diri dari hubungan sosial
d. Ekspresi wajah malu dan rasa bersalah
e. Menunjukkan tanda depresi (sukar
tidur dan sukar makan)

1
Pohon Masalah

Resiko perilaku kekerasan Gangguan


: Bunuh Diri pemeliharaan
Akibat kesehatan

Isolasi Sosial : Menarik Diri Defisit perawatan diri


: mandi dan berhias
Masalah Utama

Gangguan konsep diri :


Harga diri rendah kronis,
Kehilangan, Mekanisme
Koping Maladaptif

Penyebab

B. Diagnosa Keperawatan
Diagnosa keperawatan yang berhubungan dengan menarik diri.
1. Resiko melakukan kekerasan berhubungan dengan menarik diri.
2. Kerusakan interaksi sosial : menarik diri berhubungan dengan harga diri
rendah kronis.

2
Makalah Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Klien Dengan Gangguan Hubungan Sosial: Menarik Diri

No. Diagnosis Perencanaan Intervensi


Diagnosis Keperawatan Tujuan Kriteria Evaluasi
1 ____ berhubungan TUM :
dengan menarik Klien dapat
diri berinteraksi dengan
orang lain sehingga
tidak terjadi
halusinasi.
1.1 Ekspresi wajah bersahabat, 1.1.1 Bina hubungan saling percaya degan
TUK 1 : menunjukkan rasa senang, ada menggunakan prinsip komunikasi terapeutik
Klien dapat membina kontak mata, mau berjabat a. Sapa klien dengan nama baik verbal
hubungan saling tangan, mau menyebutkan maupun nonverbal.
percaya. nama, mau menjawab salam, b. Perkenalkan diri dengan sopan
mau duduk berdampingan c. Tanyakan nama lengkap dan nama
dengan perawat, mau panggilan yang disukai klien.
mengutarakan masalah yang d. Jelaskan tujuan pertemuan.
dihadapi. e. Jujur dan menepati janji
f. Tunjukkan sikap empati dan menerima
klien apa adanya.
g. Berikan perhatian kepada klien dan
perhatikan kebutuhan dasar klien.

TUK 2 : 2.1 Klien dapat menyebutkan 2.1.1 Kaji pengetahuan klien tentang perilaku
Klien dapat penyebab menarik diri yang menarik diri dan tandanya.
menyebutkan berasal dari : diri sendiri, orang a. ”Di rumah, ibu tinggal dengan siapa”
penyebab menarik lain, ligkungan. b. ”Siapa yang paling dekat dengan Ibu”
diri. c. ”Apa yang membuat Ibu dekat
dengannya”
d. ”Dengan siapa Ibu tidak dekat”
e. ”Apa yang membuat ibu tidak dekat”
2.1.2 Beri kesempatan pada klien untuk
mengungkapkan perasaan yang
menyebabkan klien tidak mau bergaul.
2.1.3 Berikan pujian terhadap kemampuan klien
mengungkapkan perasaannya.

3
Makalah Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Klien Dengan Gangguan Hubungan Sosial: Menarik Diri

TUK 3 : 3.1 Klien dapat menyebutkan 3.1.1 Kaji pengetahuan klien tentang keuntungan
Klien dapat keuntungan berinteraksi memiliki teman.
menyebutkan dengan orang lain. 3.1.2 Beri kesempatan kepada klien untuk
keuntungan Misalnya : berinteraksi dengan orang lain.
berinteraksi dengan - Banyak teman 3.1.3 Diskusi bersama klien tentang keuntungan
orang lain dan - Tidak sendiri berinteraksi dengan orang lain.
kerugian tidak - Bisa diskusi, dll. 3.1.4 Beri penguatan positif terhadap kemampuan
berinteraksi dengan mengungkapkan perasaan tentang
orang lain. keuntungan berinteraksi dengan orang lain.

3.2 Klien dapat menyebutkan 3.2.1 Kaji pengetahuan klien tentang kerugian
kerugian bila berinteraksi bila tidak berinteraksi dengan orang lain.
dengan rang lain. Misalnya: 3.2.2 Beri kesempatan kepada klien untuk
- Sendiri mengungkapkan perasaan tentang kerugian
- Tidak memiliki teman bila tidak berinteraksi dengan orang lain.
- Sepi, dll. 3.2.3 Diskusi bersama klien tentang kerugian
tidak berinteraksi dengan orang lain.
3.2.4 Beri penguatan positif terhadap kemampuan
mengungkapkan perasaan tentang kerugian
tidak berinteraksi dengan orang lain.

TUK 4 : 4.1 Klien dapat mendemontrasikan 4.1.1 Kaji kemampuan klien membina hubungan
Klien dapat interaksi sosial secara bertahap dngan orang lain.
melaksanakan antara : 4.1.2 Bermain peran tentang cara berhubungan
interaksi sosial secara  Klien – Perawat atau berinteraksi dengan orang lain.
bertahap.  Klien – Perawat – Perawat 4.1.3 Dorong dan bantu klien untuk berinteraksi
lain dengan orang lain melalui tahap :
 Klien – Perawat – Perawat  Klien – Perawat
lain – Klien lain  Klien – Perawat – Perawat lain
 Klien – Keluarga atau  Klien – Perawat – Perawat lain – Klien
kelompok masyarakat lain
 Klien – Keluarga atau kelompok
masyarakat
4.1.4 Beri penguatan positif terhadap

4
Makalah Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Klien Dengan Gangguan Hubungan Sosial: Menarik Diri

keberhasilan yang telah dicapai.


4.1.5 Bantu klien untuk mengevaluasi keuntungan
menjalin hubungan sosial.
4.1.6 Diskusikan jadwal harian yang dapat
dilakukan bersama klien dalam mengisi
waktu, yaitu berinteraksi dengan orang lain.
4.1.7 Motivasi klien untuk mengikuti kegiatan
ruangan.
4.1.8 Beri penguatan positif atas kegiatan klien
dalam kegiatan ruangan.

TUK 5 : 5.1 Klien dapat mengungkapkan 5.1.1 Dorong klien untuk mengungkapkan
Klien dapat perasaannya setelah perasaanya bila berinteraksi dengan orang
mengungkapkan berinteraksi dengan orang lain lain.
perasaannya setelah untuk : 5.1.2 Diskusikan dengan klien tentang perasaan
berinteraksi dengan  Diri sendiri keuntungan beriteraksi dengan orang lain.
orang lain.  Orang lain 5.1.3 Beri penguatan positif atas kemampuan klien
mengungkapkan perasaan keuntungan
berhubungan dengan orang lain.

TUK 6 : 6.1 Keluarga dapat : 6.1.1 Bina hubungan saling percaya dengan
Klien dapat  Menjelaskan perasaannya keluarga.
memberdayakan  Menjelaskan cara merawata  Salam, perkenalkan diri
sistem pendukung klien menarik diri  Jelaskan tujuan
atau keluarga.  Mendemonstrasikan cara  Membuat kontrak
perawatan klien menarik  Eksplorasi perasaan klien
diri. 6.1.2 Diskusikan dengan anggota keluarga tentang
 Berpartisipasi dalam :
perawatan klien menarik  Perilaku menarik diri
diri.  Penyebab perilaku menarik diri
 Akibat yang akan terjadi jika perilaku
menarik diri tidak ditanggapi
 Cara keluarga menghadapi klein
menarik diri

5
Makalah Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Klien Dengan Gangguan Hubungan Sosial: Menarik Diri

6.1.3 Dorong anggota keluarga untuk memberi


dukungan kepada klien dalam berkomunikasi
dengan orang lain.
6.1.4 Anjurkan anggota keluarga untuk secara
rutin bergantian menjenguk klien minimal 1x
seminggu
6.1.5 Beri penguata positif atas halhal yang telah
dicapai oleh keluarga

TUK : 7 7.1 klien dapat menyebutkan : 7.1 diskusikan dengan klien tentang menfaat dan
klien dapat - manfaat minum obat kerugian tidak minum obat, nama, warna,
memanfaatkan obat - kerugian tidak minum obat dosis, cara, efek samping penggunaan obat
dengan baik - nama, warna, dosis, efek terapi 7.2 pantau klien saat pengguanaan obat
dan efek sampin obat 7.3 beri pujian jika klien menggunakan obat
7.2 klien dapat mendemonstrasikan dengan benar
penggunaan obta dengan benar 7.4 diskusikan akibat berhenti minum obat tanpa
7.3 klien menyebutkan akibat konsultasi dengan dokter
berhenti minum obat tanpa 7.5 anjurkan klien untuk konsultasi kepada
konsultasi dokter dokter/ perawat jika terjadi hal-hal yang
tidak diinginkan

6
Makalah Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Klien Dengan Gangguan Hubungan Sosial: Menarik Diri

2.2.3. Implementasi
Dalam melaksanakan intervensi yang telah dibuat maka perlu diperhatikan
hal-hal sebagai berikut :
a. Menetapkan hubungan saling percaya.
b. Berkomunikasi dengan pasien secara jelas dan terbuka.
c. Kenal dan dukung kelebihan pasien.
d. Membatasi orang yang berhubungan dengan pasien pada awal terapi.
e. Melakukan interaksi dengan pasien sesering mungkin.
f. Membicarakan dengan pasien mengenai peristiwa yang menyebabkan
pasien menarik diri.
g. Menerangkan harapan dari tindakan secara bersama-sama dengan klien.
h. Menganjurkan kepada keluarga untuk tetap melakukan hubungan dengan
pasien.
i. Melibatkan klien dalam aktivitas kelompok.
j. Memperhatikan kebutuhan fisiologis klien.
k. Membantu pasien dalam melaksanakan kebersihan diri sampai
melaksanakannya sendiri.
l. Memberikan obat sesuai dengan program medik dengan prinsip lima
benar.
m. Memfasilitasi pasien untuk berperan serta dalam terapi kelompok.