Anda di halaman 1dari 9

AD/ART ROHIS SMAN 49 JAKARTA

BAB I
Nama, definisi, waktu, sekretariat ROHIS SMAN 49

Pasal 1
Nama dan definisi

1. Organisasi ini bernama Rohani Islam SMAN 49 yang selanjutnya disingkat menjadi
ROHIS SMAN 49
2. Nama ROHIS SMAN 49 berlaku sampai belum diubah oleh pengurus organisasi ini
dalam Musyawarah Tahunan ROHIS SMAN 49
3. ROHIS SMAN 49 adalah wadah Ukhuwah Islamiyah,da’wah dan komunikasi antar
siswa/i muslim di SMAN 49
Pasal 2
Waktu

ROHIS SMAN 49 terbentuk pada tanggal 17 Agustus 1989 dan untuk jangka waktu yang tidak
di tentukan.
Pasal 3
Sekretariat

Sekretariat ROHIS SMAN 49 ditentukan dan disetujui oleh pengurus organisasi ini
BAB II
Asas dan Kedudukan

Pasal 4
Asas

ROHIS SMAN 49 berasaskan Islam dan merujuk kepada Al-Quran dan Hadits

Pasal 5
Kedudukan

ROHIS SMAN 49 merupakan organisasi da’wah tertinggi di SMAN 49

BAB III
Visi, Misi, dan Tujuan

Pasal 6
Visi

Menciptakan lingkungan yang agamis serta membentuk pribadi yang berakhlak Islami dengan
cara persuasif, inovatif, terbuka, dan damai
Pasal 7
Misi
1. Keteladanan
2. Keterbukaan
3. Komunikasi
4. Kekerabatan (ukhuwah)
Pasal 8
Tujuan

ROHIS SMAN 49 bertujuan untuk menggali, menghimpun, membina dan mengarahkan segenap
potensi siswa/i muslim SMAN 49 dalam kerja sama bernafaskan keislaman dengan visi
keimanan, guna meningkatkan mutu dan peran dalam peningkatan kualitas ROHIS SMAN 49
demi tercapainya masyarakat madani di SMAN 49

BAB IV
Prinsip Organisasi ROHIS SMAN 49

Pasal 9
Prinsip kerja

- Ikhlasunniyah (Niat yang tulus)


- Ukhuwah Islamiyah
- Itqan (Profesional)
- Amanah
- Musyawarah dan Mufakat
- Istimrorriyah (Berkelanjutan)

BAB IV
Struktrur, Keanggotaan & Masa jabatan ROHIS SMAN 49

Pasal 10
Struktur ROHIS SMAN 49
Pasal
11

Keanggotaan Organisasi ROHIS SMAN 49

1. Seluruh siswa/i muslim SMAN 49 adalah anggota organisasi ROHIS SMAN 49


2. Siswa/i muslim SMAN 49 yang beragama Islam dan mengikuti kegiatan mentoring bisa
menjadi anggota pengurus ROHIS SMAN 49 melalui keputusan Ketua atas pertimbangan
BPH
3. Sifat keanggotaan organisasi ROHIS SMAN 49 terbagi menjadi 3, yaitu anggota aktif,
kelompok mentoring dan anggota pasif (hal ini dijelaskan dalam ART)

Pasal 12
Masa jabatan pengurus ROHIS SMAN 49

Masa jabatan pengurus ROHIS SMAN 49 selama 1 tahun dan dipilih melalui Musyawarah
Tahunan ROHIS SMAN 49
BAB V
Musyawarah Tahunan ROHIS SMAN 49, Musyawarah Kerja, Musyawarah Divisi,
Musyawarah Luar Biasa
Pasal 13
Musyawarah Tahunan ROHIS SMAN 49

1. Musyawarah Tahunan ROHIS SMAN 49 adalah kekuasaan tertinggi dalam menetapkan


AD/ART
2. Musyawarah Tahunan ROHIS SMAN 49 menilai hasil kerja dan LPJ Pengurus ROHIS
SMAN 49 selama masa jabatannya
3. Musyawarah Tahunan ROHIS SMAN 49 memilih dan menetapkan Ketua Rohis dan
Ketua Keputrian SMAN 49 periode berikutnya
4. Musyawarah Tahunan ROHIS SMAN 49 diadakan 1 tahun sekali, dihadiri oleh anggota
ROHIS SMAN 49 dan paling sedikit 2/3 dari anggota aktif ROHIS SMAN 49

Pasal 14
Musyawarah Kerja

1. Musyawarah kerja adalah musyawarah antar pengurus


2. Musyawarah kerja dibagi menjadi 2 yaitu :
a. Musyawarah kerja periodik dilaksanakan 3 bulan sekali yang berupa evaluasi
b. Musyawarah kerja insendentil di laksanakan apabila menanggapi kasus atau
masalah yang bersifat insedentil

Pasal 15
Musyawarah Divisi

1. Musyawarah Divisi adalah musyawarah suatu divisi untuk membahas permasalahan


program kerja menurut bidang kerjanya
2. Musyawarah Divisi diadakan minimal 1 bulan sekali
Pasal 16
Musyawarah Luar Biasa
1. Musyawarah Luar Biasa diadakan untuk menanggapi dan memecahkan permasalahan
besar yang akan menghambat kinerja kepengurusan ROHIS SMAN 49
2. Keputusan Musyawarah Luar Biasa dianggap sah apabila terdapat minimal ½ + 1 suara
sah dari quorum

BAB VI
Bentuk dan arti Lambang

Pasal 17
Bentuk Lambang

Pasal 18
Arti Lambang
Makna Lambang Secara Detail

 Dasar putih berarti bersih dan kesucian, Masjid berarti tempat ibadah dan tempat
berpadunya ummat Islam, dimana agama Islam tidak melihat seseorang dari kedudukan
ataupun kekayaan yang dimiliki, melainkan ketaqwaannya kepada Allah SWT.
Bulan sabit berarti lambang kejayaan Islam, keindahan dan kebahagiaan, sedangkan
bintang melambangkan harapan akan gemilangnya kehidupan yang Islami di SMAN 49.
Sedangkan dua tiang yang berada dikedua sisi masjid melambangkan bahwa ROHIS
SMAN 49 bersandar/berasaskan pada Al-Qur’an dan Hadits. Gambar kertas dan alat tulis
beserta tintanya menjelaskan bahwa ROHIS SMAN 49 akan terus mengukir prestasi agar
mengharumkan nama SMAN 49 Jakarta.
Makna Lambang Secara Keseluruhan

 Makna lambang secara keseluruhan adalah, ROHIS SMAN 49 merupakan organisasi


yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadits, mengutamakan ukhuwah islamiyah dan
bertujuan menghimpun, membina dan mengarahkan segenap siswa/i muslim SMAN 49
Jakarta dalam wadah kerjasama yang bernafaskan Islam sehingga tercipta masyarakat
yang madani di SMAN 49.

BAB VII
Penutup

Pasal 19
Hal-hal yang belum ditetapkan dan dijelaskan dalam AD ROHIS SMAN 49 diatur dalam ART
ROHIS SMAN 49 dan peraturan lain yang sah.

Pasal 20
Anggaran ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya

PENJELASAN ART ROHIS SMAN 49 JAKARTA

Pasal 1
Fungsi, Kewajiban Organisasi ROHIS SMAN 49
1. Fungsi organisasi ROHIS SMAN 49
a. Sebagai penanggung jawab da’wah dalam organisasi ROHIS 49 itu sendiri
b. Sebagai forum komunikasi dan Ukhuwah Islamiyah antar siswa/i muslim
c. Sebagai sarana syiar dakwah bagi masyarakat didalam lingkungan SMAN 49
d. Menciptakan lingkungan yang agamis sehingga terbentuk masyarakat yang madani
2. Kewajiban organisasi ROHIS SMAN 49
a. Melaksanakan korelasi dalam kelangsungan da’wah di SMAN 49 Jakarta
b. Membuat dan memberikan kebijakan da’wah serta melaksanakannya
c. Melaksanakan hasil keputusan yang didasarkan pada acara musyawarah ROHIS

Pasal 2
Definisi dan Tugas anggota ROHIS 49
1. Definisi Anggota
a. Anggota aktif (pengurus) adalah siswa/i muslim SMAN 49 yang menjadi pengurus dan
terdaftar dalam struktur kepengurusan
b. Kelompok mentoring adalah seluruh siswa/i SMAN 49 yang tergabung dan aktif dalam
kelompok mentoring
c. Anggota pasif adalah seluruh siswa/i SMAN 49 yang beragama Islam, karena satu dan
lain hal tidak dapat ikut dan berperan aktif dalam da’wah di SMAN 49.
2. Tugas Anggota:
- Mengamalkan Al-Quran dan Hadits dengan sebenar-benarnya
- Menjunjung tinggi nama dan kehormatan ROHIS SMAN 49
- Memegang teguh dan mengamalkan AD/ART ROHIS SMAN 49, peraturan,
keputusan, dan tugas-tugas harian pengurus
- Berperan aktif dalam pelaksanaan program dan kegiatan ROHIS SMAN 49
- Melaporkan dan mempertanggungjawabkan aktivitas kegiatan, inventaris,
keuangan dan kebijakan yang dibuat pada muktamar ROHIS SMAN 49
- Melaksanakan ketetapan-ketetapan rapat ROHIS SMAN 49 serta merumuskan
atau mengajukan usulan program pada setiap rapat
- Bertanggung jawab atas amanah yang telah diberikan dan menjalankannya dengan
baik