P. 1
Urgency Kep Jiwa

Urgency Kep Jiwa

|Views: 211|Likes:
Dipublikasikan oleh amin_ners

More info:

Published by: amin_ners on Oct 06, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/16/2014

pdf

text

original

URGENCY COMMUNITY MENTAL HEALTH NURSING DI KALTIM

By: NOVIE
10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim, Samarinda 8 Mei 2010 1

TUJUAN 
Mengorganisasikan kegiatan pelayanan dan asuhan keperawatan sesuai dengan piramida pelayanan keswa komunitas  Melaksanakan pelayanan dan asuhan keperawatan jiwa komunitas sesuai peran dan fungsi perawat jiwa  Menerapkan pengorganisasian masyarakat dalam keperawatan keswa komunitas
10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim, Samarinda 8 Mei 2010 2

MASALAH KESEHATAN JIWA NASIONAL (Hasil Riset Kesehatan Dasar 2007) ‡ Gangguan Jiwa Berat : 0.46 %
± Tertinggi DKI Jakarta : 2.03 % ± Kedua NAD : 1.85 % ± Ketiga SUMBAR : 1.67 %
10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim, Samarinda 8 Mei 2010 3

MASALAH KESEHATAN JIWA NASIONAL (Hasil Riset Kesehatan Dasar 2007 ‡ Gangguan mental emosional : 11.6 %
± Tertinggi JAWA BARAT : 20.0 % ± Kedua GORONTALO : 16.5 % ± Ketiga SULTENG : 16.0 %
10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim, Samarinda 8 Mei 2010 4

Samarinda 8 Mei 2010 5 .MASALAH KESEHATAN JIWA NASIONAL (Hasil Riset Kesehatan Dasar 2007 ‡ Sehat jiwa : 87.46 % 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.94 % ‡ Mental emosional : 11.60 % ‡ Gangguan jiwa : 0.

MASALAH KESEHATAN JIWA KALTIM (Hasil Riset Kesehatan Dasar 2007) ‡ Gangguan jiwa : (1.9 % tertinggi : Kabupaten Malinau 23.3%) atau 200 ribu orang ‡ Gangguan mental emosional pada penduduk berusia diatas15 tahun : 6. Samarinda 8 Mei 2010 6 .6 % terendah :Kota Bontang 3.8 % 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.

PROGRAM CMHN ‡ Rekomendasi sejak KONAS I Keperawatan Jiwa 2004 di Bogor ‡ Hingga KONAS VI Surabaya masih menjadi tren dan isu dalam perkembangan pelayanan keperawatan jiwa di Indonesia 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 7 .

Samarinda 8 Mei 2010 8 .PROGRAM CMHN ‡ CMHN. Dinkes. Puskesmas. 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. merupakan indikator mutu pelayanan keperawatan jiwa di Puskesmas. Replikasi DSSJ yang telah dikembangkan di Aceh ke propinsipropinsi lain. dan institusi pendidikan b.Jiwa. Pengembangan CMHN dilakukan atas kerja sama antara pihak RS. a.

PROGRAM CMHN ‡ Manajemen Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas ‡ Pemberdayaan Masyarakat ‡ Kemitraan Lintas Sektor dan Lintas Program ‡ Manajemen kasus kesehatan jiwa Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 9 KEGIATAN YANG DILAKUKAN 10/6/2010 .

Samarinda 8 Mei 2010 . Aceh 2.PROGRAM CMHN ‡ Propinsi yang telah mengembangankan CMHN: 1. Jawa Barat 3. Jawa Tengah 4. Jawa Timur Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.

PROGRAM CMHN ‡ Merupakan bentuk pengorganisasian masyarakat ‡ Sebagai target pelayanan & pengorganisasian tenaga perawat serta fungsinya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 11 .

di tempat kerja. Samarinda 8 Mei 2010 12 .Pelayanan kesehatan jiwa adalah pelayanan yang kontinum yaitu : Sepanjang hidup Sepanjang rentang sehat-sakit Pada tiap konteks keberadaan : di rumah. di rumah sakit (dimana saja) 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. di sekolah.

2005) 13 . perawat keswamas Perawat keswamas Pelayanan kesehatan jiwa masyarakat 3 Pelayanan kesehatan jiwa melalui pelayanan kesehatan dasar 2 Dukungan masyarakat formal dan informal di luar sektor kesehatan 1 Perawatan mandiri individu dan keluarga tinggi rendah 10/6/2010 Kuantitas pelayanan yang dibutuhkan (Maramis A. psikolog klinis. adapted from van Ommeren.PIRAMIDA PELAYANAN KESEHATAN JIWA KOMUNITAS rendah tinggi 6 RS Jiwal Frequensi kebutuha n 4 Biaya 5 Unit pelayanan kesehatan jiwa di RSU Psikiater. perawat jiwa Psikiater. 2005. psikolog klinis.

1. Samarinda 8 Mei 2010 14 . 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Perawatan Mandiri Individu & Keluarga Masyarakat baik individu maupun keluarga diharapkan dapat secara mandiri memelihara kesehatan jiwanya. Pada tingkat ini sangat penting pemberdayaan keluarga dengan melibatkan mereka dalam memelihara kesehatan anggota keluarganya.

2. kelompok formal dan informal diluar tatanan pelayanan kesehatan merupakan target pelayanan kesehatan jiwa TOMA Pengobatan tradisional 10/6/2010 ‡ Target Pelayanan ‡ Mitra tim Kes jiwa komunitas 15 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 . Pelayanan formal & informal / Dukungan di luar sektor kesehatan Tokoh masyarakat.

Pelayanan Kesehatan Jiwa melalui pelayanan kesehatan dasar Semua pemberi pelayanan kesehatan yang ada di masyarakat yaitu praktik pribadi dokter/bidan/perawat/psikolog.3. 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. semua sarana pelayanan kesehatan (seperti puskesmas. Samarinda 8 Mei 2010 16 . balai pengobatan) Merupakan mitra kerja tim kesehatan jiwa.

Memerlukan penyegaran dan penambahan pengetahuan tentang pelayanan kesehatan jiwa agar dapat memberikan pelayanan kesehatan jiwa komunitas bersamaan dengan pelayanan kesehatan yang dilakukan PJ pelayanan: Pelatihan yang perlu diberikan adalah konseling. deteksi dini dan pengobatan segera. keperawatan jiwa dasar 10/6/2010 PJ pelayanan kesehatan jiwa komunitas di tingkat puskesmas 17 .

Pelayanan kesehatan jiwa masyarakat PJ Pelay Kes Jiwa Komunitas di Puskesmas Tim kesehatan jiwa Psikiater. Psikolog klinik dan perawat jiwa. berkedudukan di tingkat DinasKesn Kabupaten/ Kota 10/6/2010 Konsultasi Supervisi Monitoring Evaluasi Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 18 .4.

Unit pelayanan kesehatan jiwa di RSU pelayanan rawat jalan dan rawat inap bagi pasien gangguan jiwa RSUD Tingkat Kabupaten/Kota Sistem rujukan 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 19 .5.

Merujuk kembali Puskesmas Kontinuitas asuhan di keluarga. Rumah Sakit Jiwa Pelayanan spesialistik kesehatan jiwa yang difokuskan pada pasien gangguan jiwa yang tidak berhasil dirawat di keluarga/Puskesmas/RSU. 20 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.6. Samarinda 8 Mei 2010 .

Samarinda 8 Mei 2010 21 .PENGORGANISASIAN SUMBER DAYA KESEHATAN 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.

Samarinda 8 Mei 2010 22 .Tenaga Kesehatan yang Berperan Dalam Pelayanan Kesehatan Jiwa Komunitas Psikiater Psikolog klinis Perawat kesehatan jiwa komunitas 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.

formal& nonformal diluar sektor kes. 23 .Perawat Kesehatan Jiwa Komunitas Ditempatkan di Puskesmas Tahap berikut fokus pelay: Tahap awal fokus pelay: Masalah psikososial & Gangguan jiwa Gangguan Melakukan pelayanan kes jiwa di wil kerja Puskesmas 10/6/2010 jiwa Pemberdayaan pasien & kel Melibatkan kel.

Samarinda 8 Mei 2010 .Tim KesJiwa Kom Psikiater Psikologi klinis Perawat Keswa Kom Konsultan Perkeswa Kom di Puskesmas Bertanggung jawab atas keberhasilan perawatan pasien di keluarga 10/6/2010 Mampu merawat pasien sehingga dapat berfungsi dalam kehidupan seharihari 24 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.

RSUD Kab/Kota (Psikiater. 10/6/2010 25 . ‡ Perawat bekerja secara tim. perawat jiwa) Perawat yang bekerja di unit rawat inap jiwa RSU bertujuan: ‡ Memulihkan kondisi pasien pada fase akut ‡ Memampukan pasien dan keluarga/masyarakat untuk mengatasi masalahnya. ‡ Perawat di RSU berhubungan langsung dengan perawat puskesmas dalam rangka kontinuitas perawatan. psikolog klinis.

10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. namun lebih intensif dan spesialistis.RS. psikolog klinis. perawat jiwa) Perawat yang bekerja di RSJ mempunyai peran yang sama dengan RSU. Jiwa (Psikiater. Samarinda 8 Mei 2010 26 .

Peran dan Fungsi Perawat Kesehatan Jiwa komunitas 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 27 .

Pemberi Asuhan Secara Langsung (Practitioner) Perawat Pasien Kemampuan menyelesaikan masalah Fungsi kehidupan meningkat Askep Proses Keperawatan 10/6/2010 ‡ Pengelolaan kasus ‡ Tindakan kep. Indiv & kel ‡ Kolaborasi 28 .

‡ Mengenal masalah ‡ Mengambil keputusan ‡ Merawat anggota ‡ Memodifikasi lingkungan ‡ 10/6/2010 Memanfaatkan pelayanan 29 .Pendidik ( Educator ) Pendidikan Kesehatan ‡ Mengembangkan kemampuan menyelesaikan masalah ‡ Melakukan 5 tugas kesehatan kel.

TOMA.Koordinator (Coordinator) Koordinasi dalam kegiatan: Penemuan kasus Berkoordinasi dengan masyarakat. anggota tim kes Rujukan Bersifat timbal balik Mempertahankan kontinuitas pelayanan 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 30 .

PROSES RUJUKAN Puskesmas Rujuk Konsultasi pengobatan Dengan dokter Konsultasi Perawatan dirumah (CMHN) Individu/keluarga TIM Keswamas Rujuk RSU / RSJ 10/6/2010 31 .

Pengorganisasian masyarakat 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 32 .

Bencana Perubahan karakteristik masyarakat Respon: Sehat/adaptif Masalah psikososial Gangguan Jiwa 10/6/2010 Pengorganisasian masyarakat 33 .

Samarinda 8 Mei 2010 34 .Pendekatan Pengorganisasian Masyarakat Perencanaan Sosial Aksi Sosial Pengembangan masyarakat 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.

Penerapan Pengorganisasian Masyarakat dalam Kep Kes Jiwa Kom Perawat Kes Jiwa Kom Perawat Komunitas Masyarakat Bekerjasama 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 35 .

sumber daya di masy.Mengidentifikasi kebutuhan dan masalah. Perawat keswamas Perawat komunitas Masyarakat Mengelompokkan data masy. : Sehat jiwa Masalah psikososial Gangguan jiwa Merencanakan dan melakukan tindakan terhadap kasus : Jadwal aktivitas harian Jadwal kunjungan rumah Evaluasi dan tindak lanjut 10/6/2010 Kasus dirujuk atau tidak 36 .

Informasi dari masyarakat termasuk guru.Mengidentifikasi kebutuhan dan masalah serta sumber daya yang ada di masyarakat Cara memperoleh data : a. Melalui pertemuan-pertemuan formal & 10/6/2010 37 informal . keluarga maupun kelompok d. Informasi dari perawat komunitas c. tentang anggota masyarakat yang mengalami gangguan jiwa b. Menemukan sendiri dengan melakukan pengkajian langsung baik perorangan.

Jika ditemukan masyarakat yang mengalami masalah psikososial diperlukan program untuk intervensi pemulihan segera. . Jika ditemukan kasus gangguan jiwa diperlukan intervensi pemulihan segera dan 10/6/2010 38 rehabilitasi. b.Mengelompokkan data yang dikumpulkan a. c. Jika ditemukan anggota masyarakat yang masih sehat diperlukan program pencegahan dan peningkatan kes wa agar tidak terjadi masalah psikososial dan gangguan jiwa.

meliputi : a.Jadual kunjungan terhadap kasuskasus yang ditangani sesuai dengan program pemulihan 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.Merencanakan dan melaksanakan tindakan keperawatan terhadap kasus Perawat kesehatan jiwa komunitas membuat jadual dalam melakukan tindakan terhadap kasus dengan menggunakan modul asuhan keperawatan.Jadual aktivitas harian sesuai dengan program kerja harian b. Samarinda 8 Mei 2010 39 .

Samarinda 8 Mei 2010 40 . Jika kondisi kasus berkembang kearah yang lebih baik diteruskan rencana asuhan yang telah ditetapkan sampai pasien mandiri diteruskan perawatannya oleh keluarga untuk mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.Melakukan evaluasi dan tindak lanjut Mencatat kemajuan perkembangan pasien kemampuan keluarga merawat pasien dan a.

Jika dengan perawatan dan pengobatan pasien tidak mengalami perubahan (kondisi bertambah berat) pasien dirujuk ke puskesmas/RSU/RSJ 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Jika ditemukan tanda dan gejala yang memerlukan pengobatan perawat kesehatan jiwa komunitas dapat memberikan obat sesuai dengan standar pendelegasian program pengobatan serta memonitor pengobatan d. Samarinda 8 Mei 2010 41 .c.

VI Keperawatan Kesehatan Jiwa Indonesia ‡ Perkembangan pelayanan keperawatan jiwa di komunitas secara nasional ‡ Adanya konsep mengenai CMHN PERLU ADANYA UPAYA PENGEMBANGAN PELAYANAN KEPERAWATAN JIWA KOMUNITAS DI KALTIM 10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim. Samarinda 8 Mei 2010 42 .KESIMPULAN ‡ Adanya data-data yang ditemukan (evidence based/data riset) terkait kesehatan jiwa di Kaltim ‡ Adanya rekomendasi KONAS I .

Samarinda 8 Mei 2010 43 .10/6/2010 Disampaikan Pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I PPNI Propinsi Kaltim.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->