Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

PEDOMAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

1.

Visi dan Misi

VISI
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya sebagai pusat pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknik mesin yang memiliki keunggulan dan manfaat bagi masyarakat lokal, nasional, regional dan internasional yang didukung oleh sumber daya manusia, prasarana dan sarana yang memadai serta ditunjang atmosfir akademik yang kondusif.

MISI
Misi jurusan Teknik Mesin, program studi teknik mesin dan program studi teknik industri, adalah mempersiapkan sarjana teknik yang memenuhi kebutuhan profesi melalui : 1. penyelenggaraan organisasi dan administrasi pendidikan yang efektif, efisien, akuntabel dan berkelanjutan. 2. penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang menjamin keluaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sarjana teknik tingkat nasional dan internasional dengan mengusahakan suasana akademik yang menunjang. 3. penyelenggaraan penelitian dalam bidang rekayasa teknik mesin. 4. penyelenggaraan pengabdian masyarakat dengan penerapan hasil penelitian dan kajian bidang rekayasa teknik mesin

Teknik Mesin

77

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

2. Tujuan Program Pendidikan Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin mencakup lima konsentrasi yaitu; Teknik Konstruksi (k), Teknik Produksi (p), Teknik Konversi Energi (ke), Teknik Material (m), dan Teknik Industri (i). Tujuan Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin adalah :
1.

Sesuai dengan Tujuan Program Pendidikan Akademik Sarjana Teknik sebagaimana tercantum dalam Ayat 2 dan 3, Pasal 2, Bab II, Buku Pedoman Pendidikan. Untuk menyiapkan mahasiswa menjadi Sarjana Teknik Mesin yang mempunyai kemampuan dalam bidang teknik mesin dengan kualifikasi sebagai berikut; − Memahami dasar-dasar pengetahuan dan metodologinya. − Mampu menerapkan pengetahuan dan ketrampilan teknologi. − Mampu berfikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. − Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

2.

3. KURIKULUM 3.1. Kurikulum Jurusan Teknik Mesin disusun berdasarkan Kompetensi, meliputi : − Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 31 mata kuliah dengan beban studi 105 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 5 mata kuliah dengan beban studi 16 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 1 mata kuliah dengan beban studi 3 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi, masing-masing terdiri dari 6 matakuliah wajib konsentrasi dengan beban studi 10 sks, ditambah PKN dengan beban studi 2sks dan Skripsi dengan beban studi 6 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) untuk masing-masing Konsentrasi berstatus pilihan yaitu; Konsentrasi Teknik Konstruksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks, Konsentrasi Teknik Produksi sebanyak 26 mata kuliah dengan bobot 52 sks, Konsentrasi Teknik Konversi Energi sebanyak 30 mata kuliah dengan bobot 60 sks, Konsentrasi Teknik Material sebanyak 24 mata kuliah dengan bobot 48 sks, dan Konsentrasi Teknik Industri sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks.Dari sejumlah mata kuliah pilihan masing-masing konsentrasi tersebut, dapat dipilih untuk diprogram sebanyak (2 – 18) sks agar mencapai beban studi sebesar (144 – 160) sks.
Teknik Mesin

78

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

3.2. Susunan Kurikulum Jurusan Teknik Mesin Kurikulum Jurusan Teknik Mesin terdiri dari beberapa kelompok mata kuliah dengan susunan sebagai berikut: 3.2.1 Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) – untuk semua Konsentrasi
N0. 1 “ “ “ “ 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Kode MK MPK.4001 MPK.4002 MPK.4003 MPK.4004 MPK.4005 MPK.4008 MPK.4009 TKM.4101 TKM.4102 TKM.4001 TKM.4202 TKM.4105 TKM.4204 TKM.4205 TKM.4103 TKM.4104 TKM.4002 TKM.4106 TKM.4107 TKM.4206 TKM.4207 TKM.4003 TKM.4209 TKM.4004 TKM.4108 TKM.4109 TKM.4110 TKM.4005 TKM.4111 TKM.4211 TKM.4213 TKM.4216 TKM.4217 MPK.4007 TKM.4112 Nama Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katolik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Buddha Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Kalkulus Menggambar Teknik (2 sks Tugas) Matematika Teknik I Fisika Kimia Ilmu dan Teknik Material Mekanika Fluida Matematika Teknik II Termodinamika Mekanika Kekuatan Material I Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Statistik Teknik Mekanika Kekuatan Material II Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Perpindahan Panas Kinematika & Dinamika Elemen Mesin I Sistem Kendali/Kontrol Pengukuran Teknik & Instrumentasi Metode numerik & MEH Praktikum Fenomena Dasar Mesin Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Perl. Panas & Permukaan (1 sks Prak) Getaran Mekanis Mesin2 Termal-Fluida (1 sks Prak). Pemilihan Bahan & Proses Pendidikan Kewarganegaraan Manajemen Industri Jumlah
Teknik Mesin

sks 3* 3* 3* 3* 3* 3 3 4 5 4 6 2 4 4 4 4 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 1 3 3 2 5 2 3 2 105

Prasyarat TKM4101 TKM4001 TKM4204 TKM4204 TKM4002 TKM4106 TKM4202, TKM4104 TKM4001 TKM4002 TKM4202, TKM4001 TKM4202 TKM4202, TKM4001 TKM4001,4004,4205,4206 TKM 4004 TKM4204 TKM.4103, 4209 TKM.4205, TKM.4104 TKM.4204 ≥ 96 sks = 105

Status W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W

79

m. 32 33 34 35 36 Kode MK TKM4218 TKM4145 TKM4215 TKM4212 TKM4210 Nama Mata Kuliah Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Proses Manufaktur III (1 sks Prak) Bahan Bakar & Teknologi Pembakaran Teknik Tenaga Listrik Metode Penelitian Jumlah Sks 3 7 2 2 2 16 Prasyarat TKM4207 TKM. 38 39 40 41 42 43 44 TKM.m. 4104.Pp.4213 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.i Wk. Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) – untuk semua Konsentrasi No.2.4009 TKM.i Wk Wk Status 18 = 124+18 = 142 Teknik Mesin 80 .m.Pp.4007 TKM.4010 UBU.ke. 37 Kode MK UBU.4001 Kode MK Desain Mesin Teknologi Kendaraan Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Sistem Pemipaan Mekanika Patahan & Kelelahan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Nama Mata Kuliah Sks 2 2 2 2 2 2 6 TKM. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk semua Konsentrasi No. UBU.4206 TKM.3.4. 4213 TKM.i Wk.Pp.ke.4002 UBU.4111 TKM. Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi : .m.Konsentrasi Teknik Konstruksi No. 4209.2.2.4008 TKM.Pp. 4105 = 105 + 16 = 121 Status W W W W 3.4005 Nama Mata Kuliah Kapita Selekta Kewirausahaan Jumlah Sks 3 3 Prasyarat = 121 + 3 = 124 Status W 3.Pp.ke.4205 TKM.4002 Prasyarat Wk.i Wk.2.m.ke.ke.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 3.4006 TKM.i Wk.

m.4013 TKM.ke.ke.4025 UBU.4204 TKM.ke.Pk.4022 TKM.4002 UBU.i Wp.ke.4001 Nama Mata Kuliah Logam Paduan Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.Pk.ke.4216 TKM.Pk.4218 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.i Wp Wp Status 18 .ke.Pk.p.4020 UBU.4017 TKM.4216 TKM.m.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya .I Wp.4216 TKM.4019 TKM.4204 TKM.4015 UBU.I Wke.ke.4021 TKM.Konsentrasi Teknik Konversi Energi No.i Wp.p.4207 TKM.i Wm. UBU.p. UBU.4206 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4002 =124+18 = 142 Status Wke.i Wke.p.ke.Pk.I Wke Wke .Pk.4206 TKM.Pk.Pk.m. UBU.m. 4206 TKM.p.i Wke.4012 TKM.4016 TKM.m.Pk.4202 TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.ke.I Wm.m.4207 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.m.Pk.4216 TKM.Pk.4002 =124+18 = 142 Prasyarat Wp.i Wke.Pk.4024 TKM.i Wm.m.4018 TKM.p.4204 TKM. 38 39 40 41 42 43 44 TKM.i Wm Wm Metalurgi Mekanik Elektro Metalurgi Metalurgi Serbuk Analisis Kegagalan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Teknik Mesin 81 .4014 TKM.Konsentrasi Teknik Produksi No.p.i Wm.Pk.Pk.4002 =124+18 = 142 Status Wm.i Wp.4011 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Turbin Gas & Sistem Propulsi Sistem Tenaga Uap Mesin Pendingin & Pemanas Manajemen Energi Komputasi Dinamika Fluida Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.m.Pk.p.4023 TKM.Konsentrasi Teknik Material No.p.4002 UBU.4002 UBU.p.4207 TKM.4001 Kode MK Teknologi Pemotongan Logam Desain Produk Standarisasi & Kontrol Kualitas Sistem Manufaktur Optimasi Produksi Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Nama Mata Kuliah Sks 2 2 2 2 2 2 6 TKM.m.ke.

4216 TKM.4216 TKM.4204 TKM.5.i Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke 82 .4111 TKM.Pk.4115 TKM.4120 TKM.m Wi.Pk.Logam Non Konvensional Perencanaan Tata Letak Pabrik Perkakas Bantu Produksi Metrologi Industri Akuntansi Biaya Motor Bakar Turbin Air Pompa & Kompresor Turbin Uap Ketel Uap Dinamika Gas Teknologi Tenaga Surya Optimasi Peranc.4125 TKM.ke.4132 TKM.4103 TKM.4146 TKM.4118 TKM.4116 TKM.4134 Kode MK Korosi Pesawat Angkat & Alat Berat Analisis Tegangan Eksperimental Komputasi & Perancangan Model Robotika Topik Khusus Teknologi Tepat Guna Getaran Permesinan Pemot.m Wi.m Pp.4107 TKM.4216 TKM.4206 TKM.4002 =124+18 = 142 Status Wi.4029 TKM. 45 46 47 48 49 50 51 52 45 46 47 48 49 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 Teknik Mesin TKM.4127 TKM. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk masing-masing Konsentrasi : No.p Pk Pk Pk TKM.p.4128 TKM.4131 TKM.4117 TKM.4129 TKM.4209 TKM.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya .4122 TKM.m Pk Pk Pk Pk.ke.4001 Nama Mata Kuliah Pengantar Teknik Industri Penelitian Operasional Statistik Industri Manajemen Produksi Perencan.4216 TKM.ke.m Wi Wi 3.4202 TKM.4216 TKM.4119 TKM. Sistem Termal Teknologi Energi & Lingkungan Fuel Cell Nama Mata Kuliah Sks 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 TKM.4112 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4112 TKM.m Wi.ke.Pk. UBU.m Wi.4030 UBU.4215 Pp Pp.4213 TKM4206 TKM4207 - Prasyarat Status Pk.p.ke.4114 TKM.4026 TKM.p.4204. TKM.4108 TKM.p.i Pp Pp.p.4113 TKM.4130 TKM.4028 TKM.4111 TKM.4111 TKM.4126 TKM.Konsentrasi Teknik Industri No.4123 TKM.4133 TKM.2.4002 UBU.4216 TKM.4027 TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM. & Pengendalian Produksi Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Pk.4124 TKM.Pk.4216 TKM.4121 TKM.

Rekapitulasi dan Jumlah sks Mata Kuliah sebagai Beban Studi Jumlah sks mata kuliah yang harus ditempuh. 3. Konstruksi.m.i * 4 sks 6 sks >> 16--10--20—8--12 Wajib untuk semua konsentrasi.4141 TKM.4136 TKM.4211 TKM.p. Beban Studi Pertama Mahasiswa Baru Beban studi semester satu tahun pertama bagi mahasiswa baru Jurusan Teknik Mesin ditentukan sebanyak 4 mata kuliah. Produksi.5.ke.4138 TKM. Tanda bobot sks mata kuliah untuk paket semester pertama mahasiswa baru.4202 - Pm Pm Pm Pm Pi Pi Pi Pi Pi Pi Keterangan W Wx Pk.4204 TKM. 3.3.4143 TKM.4204 TKM. maka disarankan pemrograman mata kuliah pilihan tersebut diambil dari mata kuliah wajib konsentrasi lain. Industri. Material. pelaksanaan perkuliahannya dilakukan dua kali dalam seminggu dengan bobot masing-masing 2 sks.4144 : = = = = = = Polimer & Komposit Ekstraksi Metalurgi Material Baru Pelapisan Inovatif Analisis Peranc. serta telah melaksanakan seminar proposal skripsi dan seminar skripsi-nya sendiri di Jurusan. Wajib untuk konsentrasi x. Pilihan untuk Konsentrasi Teknik.160 sks .Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 45 46 47 48 45 46 47 48 49 50 TKM.4140 TKM.4139 TKM.4137 TKM. Konersi Energi.4204 TKM.18 sks sks sks sks sks 83 + = 144 . Semua Matakuliah dengan bobot 4 sks. berarti termasuk adanya persyaratan harus telah mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan paling sedikit 15 kali. yaitu : Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Lain – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung – Wajib Konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Pilihan Konsentrasi Jumlah sks yang harus ditempuh sebesar Teknik Mesin = 105 = 16 = 3 = 18 = 2 .4135 TKM. Skripsi yang mempunyai bobot 6 sks. 3. Pemrograman Mata Kuliah Pilihan Bila pemrograman mata kuliah pilihan yang diambil dari mata kuliah Kompetensi Pendukung Pilihan pengikutnya sedikit. Kerja & Ergonomi Pemodelan Sistem Sistem Informasi Manajemen Aplikasi Komputer Manajemen Proyek Manajemen Pemasaran Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 TKM. 2 tugas mata kuliah dengan jumlah beban studi 20 sks.4142 TKM.4.

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

3.6. Pengelompokan Mata Kuliah berdasarkan Konsentrasi tertera pada Kelompok Mata Kuliah (2.6). Pengelompokan mata kuliah berdasarkan konsentasi yang ada dimaksudkan untuk mempermudah pemantauan dalam persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi proses belajar mengajar dari setiap konsentrasi yang ada di Jurusan. 3.7. Diagram Alir Program Mata Kuliah Jurusan Teknik Mesin tertera pada Diagram (2.7). Diagram Alir Program Mata Kuliah tersebut bukanlah program paket semester (kecuali seperti yang tercantum dalam penjelasan pada butir 2.3. tersebut diatas) tetapi dimaksudkan untuk memberikan tutunan dan arahan bagi mahasiswa demi kelancaran dalam memprogram rencana studinya. Besar beban studi setiap semester ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya atau Indeks Prestasi Kumulatif. Dengan demikian bila seorang mahasiswa memperoleh IP yang baik (IP ≥ 2,50), maka mahasiswa tersebut dapat memprogram pada semester berikutnya dengan sejumlah mata kuliah berdasarkan batasan jumlah sks beban studi minimum/maksimum maupun prasyarat mata kuliah yang akan diprogram.

PENGELOMPOKAN MATA KULIAH BERDASARKAN KONSENTRASI (2.6) KURIKULUM JURUSAN TEKNIK MESIN 1. Dibawah koordinasi Pimpinan Fakultas dalam hal ini Pembantu Dekan I : Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Kapita Selekta dan Praktik Kepemimpinan. Sejumlah 5 mata kuliah dengan bobot 16 sks. 2. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan atau disebarkan ke kelompok konsentrasi yang ada : Kalkulus, Matematika Teknik I, Fisika, Kimia Teknik, Matematika Teknik II, Metode numerik & MEH, Statistik Teknik, Ilmu Komputer dan Praktikumnya, Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Sejumlah 9 mata kuliah dengan bobot 30 sks. 3. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konstruksi terdiri dari mata kuliah : Menggambar Teknik dan Tugasnya, Mekanika Kekuatan Material I, Mekanika Kekuatan Material II, Kinematika, & Dinamika, Elemen Mesin I, Elemen Mesin II dan Tugasnya, Getaran Mekanis, MekatronikaInstrumentasi, Desain Mesin, Teknologi Kendaraan, Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik, Sistem Pemipaan, Mekanika Patahan & Kelelahan, Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi), Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). Pilihannya; Korosi, Pesawat Angkat & Alat Berat, Analisis Tegangan Eksperimental, Komputasi & Perancangan Model, Robotika, Topik Khusus. Sejumlah 20 mata kuliah dengan bobot 52 sks.
Teknik Mesin

84

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

4. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Produksi terdiri mata kuliah : Proses Manufaktur I, Proses Manufaktur II, Proses Manufaktur III + Praktikumnya. Teknologi Pemotongan Logam; Standarisasi & Kontrol Kualitas, Sistem Manufaktur, Optimasi Produksi, Desain Produk, Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Produksi), Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). Pilihannya; Teknologi Pemotongan Logam Non Konvensional, Perencanaan Tata Letak Pabrik & Pemindahan Bahan, Perkakas Bantu Produksi, Metrologi Industri (+ P), Akuntansi Biaya. Sejumlah 14 mata kuliah dengan bobot 42 sks. 5. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konversi Energi terdiri mata kuliah : Termodinamika Teknik, Mekanika Fluida, Perpindahan Panas, Teknik Tenaga Listrik, Mesin thermal-fluida & praktikumnya, Teknologi Pembakaran. Turbin Gas & Sistem Propulsi, Sistem Tenaga Uap, Mesin Pendingin & Pemanas, Manajemen Energi, Komputasi Dinamika Fluida, Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi), Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Pilihannya; Motor Bakar, Turbin Air, Pompa & Kompresor, Turbin Uap, Ketel Uap, Dinamika Gas, Teknologi Tenaga Surya, Optimasi Perancangan Sistem Termal, Teknologi Energi & Lingkungan, Fuel Cell. Sejumlah 22 mata kuliah dengan bobot 55 sks. 6. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Material terdiri dari mata kuliah : Ilmu dan Teknik Material. Logam Paduan, Analisis Kegagalan, Elektro Metalurgi, Metalurgi Serbuk, Metalurgi Mekanik, Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Material), Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Material). Pilihannya; Polimer & Komposit, Ekstraksi Metalurgi, Material Baru, Pelapisan Inovatif. Sejumlah 12 mata kuliah dengan bobot 30 sks. 7. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Industri terdiri dari mata kuliah : Manajemen Industri, Pengantar Teknik Industri, Penelitian Operasional, Statistik Industri, Manajemen Produksi, Perencanaan & Pengendalian Produksi, Praktik Kerja (sesuai dengan konsentrasi Teknik Industri), Skripsi + Seminar (sesuai dengan konsentrasi Teknik Industri). Pilihannya; Analisis Perancangan Kerja & Ergonomi, Pemodelan Sistem, Sistem Informasi Manajemen, Aplikasi Komputer, Manajemen Proyek, Manajemen Pemasaran. Sejumlah 14 mata kuliah dengan bobot 32 sks.

Teknik Mesin

85

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

4 sks TKM4101 Kalkulus 4 sks TKM4001 Matek I 4 sks TKM4103 Matek II 4 sks TKM4209 Kin & Din 4 sks TKM4109 Peng Tek Ins
3 sks TKM4211 Perl. Panas & Permukaan

5 sks TKM4102 Menggambar 6 sks TKM4202 Fisika 4 sks TKM4108 Sis Kendali 3 sks TKM4206 MKM II 4 sks TKM4110 Mnum+MEH 2 sks TKM4213 G Mekanis 3 sks; UBU.4005 K. Selekta

3 sks MPK.4001-5 Pend Agama 4 sks TKM4204 Tek Material 2 sks TKM4002 MKM I 4 sks TKM4004 El Mesin I 1 sks TKM4005 Prakt FDM
2 sks TKM4217 P Bhn & Pros

3 sks MPK.4008 B Indonesia 3 sks TKM4218 I Komputer 3 sks TKM4106

3 sks MPK.4009 B Inggris 4 sks TKM4205 Mek. Fluida 4 sks TKM4104

2 sks TKM.4105
Kimia

20

21

P Manufaktur I

Termodinamika

Statistik Tek.

2 sks TKM4107

19

4 sks TKM4207 P Manufak II 7 sks TKM4145 P Manufak III 2 sks TKM4210 M Penelitian 2 sks; TKM4112 Man Industri

4 sks TKM4003 Per. Panas 3 sks TKM4111 El Mesin II 2 sks TKM4212 TTL 2 sks Wajib Konsentasi

2 sks TKM4215 Bhn Bakar

21

19

5 sks TKM4216 M. Termal-Fluid + Praktikum

2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi

2 sks 20 Wajib Konsentasi 2 sks Pilihan 18 Konsentasi

2 sks UBU.4002 KKN-P 6 sks UBU.001 Skripsi

3 sks; MPK.4007 P Kewargan

2 sks Wajib Konsentasi

6

Teknik Mesin

86

Laboratorium Metalurgi Fisik 3. sesuai dengan kebutuhan demi menunjang kelancaran pelaksanaan program pendidikan di Jurusan Teknik Mesin. 4. Laboratorium Mesin-Mesin Fluida 7. 5. Kelompok Dosen diketuai oleh seorang Ketua Kelompok yang ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Ketua Jurusan. 1. 4. Bengkel : 1.1. Kelompok Konsentrasi Teknik Produksi. 1. PERATURAN JURUSAN Kelompok Dosen Kelompok Dosen adalah suatu kelompok terdiri dari para Dosen yang mempunyai minat dan atau spesialisasi sesuai dengan kelompok mata kuliah dan atau konsentrasi yang ada di Jurusan Teknik Mesin. Kelompok Konsentrasi Teknik Konstruksi. Kelompok Konsentrasi Teknik Material.1.1.4. Bengkel Teknologi Tepat Guna 87 4. Laboratorium. 4. Kelompok Dosen Jurusan Teknik Mesin didasarkan atas kelompok mata kuliah konsentrasi yang terbagi dalam lima kelompok sebagai berikut: 1. Laboratorium Teknologi Energi Surya & Energi Alternatif b. Studio Komputer 2. 4. Kelompok Konsentrasi Teknik Industri. Laboratorium Proses Produksi II – NC/CNC 5. Studio dan Bengkel Jurusan Teknik Mesin mempunyai 10 (sepuluh) Laboratorium.2. Studio.3.1. Laboratorium Proses Produksi I 2. Kelompok Konsentrasi Teknik Konversi Energi.2.2. Laboratorium Mesin Pendingin 8. 4. Laboratorium Pengecoran Logam 4. 4. Studio dan Bengkel Jenis Laboratorium. Laboratorium Motor Bakar 6. 4. Laboratorium Fenomena Dasar Mesin 9. 2 (dua) Studio dan 1 (satu) Bengkel. yaitu : a.. 3. Teknik Mesin . Studio Perancangan & Rekayasa Sistem c.1.1.1.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4. Laboratorium Metrologi Industri 10. Laboratorium. Setiap Dosen bisa berada dalam satu kelompok konsentrasi atau lebih. 2.

b.2. 88 4. Studio dan Bengkel Fungsi Laboratorium. pengerjaan tugas menggambar teknik dan menggambar mesin.3. bidang pendidikan. Teknik Mesin . Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri.2.3. serta sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa. bagi mahasiswa maupun dosen. Pendaftaran Praktikum Pendaftaran praktikum dilakukan dalam dua tahap sebagai berikut: a. 4. b.3.3. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. tugas mata kuliah dan skripsi maupn kerja sama dalam perancangan dan rekayasa sistem dengan pihak lain. harus diprogram bersamaan dengan mata kuliahnya.3. praktikum pemrograman. Fungsi Laboratorium. Fungsi utama Laboratorium adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. pengerjaan tugas mata kuliah dan skripsi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4. pengerjaan tugas dalam rangka merealisasikan hasil kreatifitas dan inovasi yang berkaitan dengan mata kuliah teknologi tepat guna maupun mata kuliah lainnya. bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri.1. b.2. c. Aturan dan Tata Tertip Praktikum Jadual penyelenggaraan. b. Tahap pertama merupakan pendaftaran bersamaan dengan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Praktikum Persyaratan Praktikum a. aturan dan tata tertip selama praktikum. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. Materi Praktikum a. materi praktikum dalam mata kuliah tersebut harus dijadualkan pada minggu-minggu awal semester yang sedang berjalan. Tahap kedua merupakan pendaftaran dan penyelesaian kelengkapan administrasi.4. praktikum. 4. a. Jadual Penyelenggaraan. Fungsi utama Bengkel adalah untuk menunjang dan menampung kegiatan pendidikan yang meliputi. Jadual kegiatan dan aturan penggunaan Laboratorium / Studio / Bengkel diatur oleh Kepala Laboratorium / Studio / Bengkel yang bersangkutan dengan persetujuan Ketua Jurusan. sedang atau telah ditempuh. yang dilaksanakan di Laboratorium penyelenggara praktikum setelah jadual praktikum diumumkan. 4. dapat diprogram apabila mata kuliah yang menjadi prasyarat. Fungsi utama Studio adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. 4. tugas perancangan & rekayasa sistem.3. Studio dan Bengkel adalah untuk menunjang kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu. materi praktikumnya termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. dibuat oleh masing-masing Kepala Laboratorium dengan persetujuan Ketua Jurusan.

merupakan nilai akhir yang dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ) dan dikonversikan kedalam nilai huruf. bilamana akan mengulang mata kuliah yang bersangkutan.Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium.Dua eksemplar diserahkan ke Rekording untuk ditempel / diumumkan dan sebagai arsip di Jurusan. Teknik Mesin . Beban kegiatan praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. Berkas hasil evaluasi laporan praktikum dari Ketua Laboratorium diserahkan ke Rekording sebanyak satu eksemplar.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Beban Kegiatan Praktikum a. Ayat 2.Satu eksemplar diserahkan kepada Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan.Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . Beban kegiatan praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. c.3. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . dihalaman 6).Satu eksemplar diserahkan ke Rekording sebagai arsip di Jurusan.5. . Pasal 8. . dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. Asisten / Dosen Pembimbing Praktikum Pengangkatan Asisten/ Dosen Pembimbing Praktikum dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.3. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. 4. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi praktikum yang termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. Laporan Praktikum Laporan praktikum harus disetujui oleh Asisten / Dosen Pembimbing praktikum dan diketahui oleh Kepala Laboratoium. a. b. (Sesuai Bab III. . 89 4. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah.7. Penyerahan daftar nilai praktikum dilakukan bersamaan penyerahan berkas laporan praktikum. Bagi praktikan yang telah memperoleh nilai angka lulus praktikum. tidak harus mengulang praktikumnya. Nilai Hasil Evaluasi Akhir Praktikum a. maka yang bersangkutan tidak boleh mengikuti ujian semester mata kuliahnya. Bagi praktikan yang gagal dan atau tidak memperoleh nilai angka lulus pratikum. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi yang berada dalam mata kuliahnya maupun jenis dan macam peralatan yang dipraktikkan.3.6. dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ). d. 4. merupakan salah satu diantara beberapa komponen dari nilai hasil evaluasi akhir mata kuliahnya.

maka Jurusan dapat menunjuk beberapa Asisten untuk membantu pembimbingan tugas. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. segala sesuatunya diatur oleh Dosen pengasuh mata kuliah yang bersangkutan. Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan di perusahaan.3.00. Ruang Lingkup Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. 4. Teknik Material dan Teknik Industri. Diagram Alir Praktikum tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 5. semua mata kuliah wajib dan pilihan lainnya diusahakan untuk diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur.4.1.2. Tugas mata kuliah yang sks-nya berdiri sendiri. Kerja praktik dilaksanakan dalam waktu satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik.2. Kuliah Kerja Nyata – Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik terdiri dari kelima Konsentrasi yang ada yaitu. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.4.5. proyek atau instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. Teknik Mesin .4. 4. mata kuliah tugas tersebut harus diasuh oleh seorang Dosen atau lebih sesuai dengan porsi beban dari mata kuliah tugas. Diagram Alir Tugas Mata Kuliah tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.8. Penunjukan Asisten dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. 90 4. Apabila suatu mata kuliah diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur . 4. b. b.4.5. harus sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram mahasiswa. Demi kelancaran penyelesaian tugas mata kuliah. 4.1.5. 4. 4. Mahasiswa diwajibkan mengambil bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik sesuai dengan konsentrasi yang diprogram. c. Kesetaraan porsi beban mata kuliah tugas per kelasnya sebanyak ± 10 orang mahasiswa dan proses pengevaluasiannya secara mandiri seperti mata kuliah terkait. Teknik Produksi. Telah menyelesaikan paling sedikit 104 sks dengan IPK ≥ 2. b. Tugas Mata Kuliah Dalam pelaksanaan proses belajar-mengajar.3. Materi Tugas Mata Kuliah a.3. Teknik Konstruksi. Pengalaman kerja. Kegiatan yang dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Teknik Konversi Energi. selain mata kuliah tugas yang mempunyai sks berdiri sendiri. Prasyarat dan Lama Kuliah Kerja Nyata-Praktik a.5.

Pembimbing Kuliah Kerja Nyata-Praktik Dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. 91 4. Mahasiswa diwajibkan membuat laporan tentang kegiatan selama melaksanakan Kuliah Kerja NyataPraktik.7. mahasiswa yang bersangkutan harus mencari obyek tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. 4. 4. Penentuan nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilakukan oleh Dosen Pembimbing Jurusan. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Ketua Jurusan.8.1. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Dosen Pembimbing Jurusan.5. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. 4. Prosedur Pengambilan Skripsi a.5. Telah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata-Praktik b.5.6. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah salah satu jenis karya ilmiah. Prosedur Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. Memprogram skripsi dalam KRS setelah persyaratannya terpenuhi dan memperoleh blanko permohonan skripsi. Nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik merupakan hasil gabungan dari nilai Pembimbing di perusahaan. Sanksi Sanksi bagi mahasiswa yang melanggar peraturan Kuliah Kerja Nyata-Praktik akan ditetapkan oleh Dekan berdasarkan keputusan hasil musyawarah antara Ketua Jurusan.5. c. sehingga formatnya harus sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Dosen Pembimbing dan Dosen Penasehat Akademik. Telah menyelesaikan paling sedikit 126 sks dengan IPK 〈 2. 4.6. Teknik Mesin . b. Laporan dan Evaluasi Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. seorang mahasiswa akan dibimbing oleh seorang atau beberapa orang pembimbing dari perusahaan.4. b. diserahkan kepada Rekording Jurusan selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja NyataPraktik selesai dilaksanakan. 4. Skripsi Persyaratan Pengambilan Skripsi a. Diagram Alir Kuliah Kerja Nyata-Praktik tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.5. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebanyak satu eksemplar (yang asli) beserta hasil evaluasinya. Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas.5.5. c.2. 4.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4. Ketua Kelompok Dosen. dan seorang Dosen Pembimbing yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.6. Telah menempuh paling sedikit satu mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih dengan nilai 〈 C. Sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.00.6.

Teknik Mesin . b. Proposal skripsi diseminarkan untuk dievaluasi oleh paling sedikit dua Dosen Pengamat yang ditunjuk oleh Pimpinan Jurusan atas usulan Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan dan diikuti oleh mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. Persyaratan pemakalah seminar hasil skripsi adalah sebagai berikut : . Persyaratan Ujian Skripsi a. 4.Telah memenuhi persyaratan jumlah kehadiran paling sedikit 15 kali mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan.3.6.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya b. Selanjutnya bila sudah pada saat-nya seminar hasil skripsi maupun ujian skripsi dilaksanakan. Mendapatkan persetujuan dari Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi dan selanjutnya membuat proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing. Telah menyelesaikan paling sedikit 138 sks ( tidak termasuk bobot sks skripsi ) dengan IPK 〈 2. c. b. Penilaian seminar hasil skripsi meliputi : penyajian.5.Telah memperbanyak makalah seminar skripsi yang telah disetujui oleh Dosen Pembimbing dengan jumlah eksemplar sesuai kebutuhan. Moderator seminar adalah Dosen Pembimbing dan hasil evaluasi seminar dari Dosen Pengamat merupakan salah satu persyaratan bagi penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi. b. c. Seminar hasil skripsi diselenggarakan untuk dapat diikuti oleh semua Dosen dan mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. Mengajukan judul skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen dengan pokok bahasan sesuai konsentrasi yang dipilih dan untuk memperoleh pesetujuannya pada blanko permohonan skripsi. Konsultasi dengan Pimpinan Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi. dengan bukti tertera pada blanko seminar skripsi. diajukan kepada Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan. dan semua mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih nilai minimumnya C dengan Indek Prestasi Komulatip Konsentrasi 〈 2. Proposal skripsi yang telah dibuat dan disetujui oleh Dosen Pembimbing. Penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi oleh Dosen Pembimbing setelah proposal skripsi dievaluasi dalam seminar proposal. jumlah sks dengan nilai D dan atau D+ tidak melebihi 15 % dari jumlah sks yang telah ditempuh. .4. d.5. Proposal Skripsi a. pemecahan masalah dan penampilan. Materi makalah seminar hasil skripsi berorientasi pada materi skripsi. tidak ada nilai E.Telah menyelesaikan skripsinya dan mendaftarkan diri di Rekording Jurusan.6. 92 4.6. 4. e. c.00. maka Dosen Pengamat tersebut diharapkan dapat terus mengikuti-nya. . Seminar Hasil Skripsi a.

c.6. b. seorang Ketua Majelis merangkap sebagai anggota penguji. Penentuan nilai akhir ujian skripsi dan yudisium dilakukan oleh Jurusan berdasarkan Peraturan yang tercantum pada Bab VI.6. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Diagram Tahapan Ujian Skripsi tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. Materi dan Pelaksanaan Ujian Skripsi a.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya b.6. Ujian skripsi dilaksanakan di Jurusan Teknik Mesin oleh Majelis Penguji sesuai dengan Butir 4.8. Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.6.a. Teknik Mesin 93 .6. Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin diatas dan Pasal 27 Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.6.6. seorang sebagai penguji materi komprehensip yang terkait dengan materi skripsi dan seorang Pembimbing merangkap sebagai penguji saksi. 4.b. & 4. Penentuan hasil akhir ujian skripsi dilakukan dalam Sidang Majelis Penguji.6. Telah menyerahkan naskah lengkap skripsi beserta nilainya dari Dosen Pembimbing ke Rekording Jurusan sebanyak lima eksemplar termasuk yang asli. Selanjutnya keempat orang anggota penguji tersebut tugasnya terdiri dari. Materi ujian skripsi terdiri dari materi skripsi itu sendiri dan tinjauan secara komprehensip dari materi mata kuliah kompetensi utama dan pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi. 4. Ujian skripsi dapat dilaksanakan bilamana diikuti paling sedikit tiga orang pengikut ujian calon sarjana. Nilai hasil ujian skripsi yang dipergunakan adalah nilai angka (0 – 100) dan dinyatakan lulus ujian skripsi apabila nilai rata-rata dari semua penguji skripsi dan penguji komprehensip nilainya >55. Evaluasi Ujian Skripsi Evaluasi hasil ujian skripsi berdasarkan penilaian dari ketiga penguji.6. Pasal 27. Majelis Penguji Majelis Penguji terdiri dari. seorang anggota penguji dan seorang Pembimbing. 4. 4.7. seorang Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota penguji. 2 (dua) orang sebagai penguji materi skripsi.9.

dalam kurikulum yang baru diakui menjadi 3 SKS. Pasal 3 Mata Kuliah Yang Mengalami Penggabungan Matakuliah kurikulum baru yang merupakan gabungan dari dua matakuliah kurikulum lama akan dinilai sesuai dengan dengan nilai mata kuliah yang didapatkan tertinggi Pasal 4 Peraturan peralihan ini diberlakukan untuk mahasiswa angkatan 2005/2006 dan angkatan 2006/2007. Pasal 5 Hal-hal khusus yang diakibatkan oleh berlakunya surat keputusan ini dan ketentuan-ketentuan lain yang belum tercantum akan ditentukan kemudian. Pasal 2 Mata Kuliah Yang Mengalami Penambahan SKS 1) Mata kuliah yang berdasarkan kurikulum sebelumnya dengan bobot 2 SKS . maka perlu dibuat peraturan peralihan baru bagi mahasiswa angkatan tersebut. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris dengan bobot 3 sks. Teknik Mesin 94 . PERATURAN PERALIHAN Umum Pasal 1 1) Sehubungan dengan adanya mahasiswa lama sebelum angkatan 2007/2008 yang pernah mengikuti Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2003/2004 – 2006/2007 Jurusan Teknik Mesin beserta Peraturan Peralihannya. sejauh tidak bertentangan dengan surat keputusan ini. sehubungan dengan diberlakukannya Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2007/2008 – 2010/2011 Jurusan Teknik Mesin. b) Bahasa Inggris.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 5. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Pendidikan agama (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Pendidikan Agama dengan bobot 3 sks. adalah sebagai berikut : a) Pendidikan Agama.

Gereja sebagai sakramen keselamatan. Aqidah dan Syariah”. Jakarta. Alkitab. Mahmud. Jakarta: UI Press. MAWI. “Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru”. Mata Kuliah -.. “Pokok-Pokok Ajaran Islam”. R. : Pendidikan Agama Katolik Kode Mata Kuliah : MPK. 4th VIII). Dokpen. Islam untuk disiplin ilmu.Sy. Kepustakaan : Hardowiryono. Teknik Mesin 95 . Ibadah. Misteri Tritunggal Yang Maha Esa. hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi agar dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat sebagai ungkapan imannya. SILABUS MATA KULIAH ---------.Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) ---------1. 1978. “Meningkatkan Partisipasi dalam Hidup Kebudayaan. Kepustakaan : Nasution. “Membina Jemaat Beriman”.4001 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan untuk pengkajian alam.MAWI. “Islam Ditinjau dari Berbagai Segi dan Aspeknya”. Islam dan kehidupan masyarakat.4002 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami konsep beriman dalam Gereja. Rasul dan Syariah Islam. Jakarta: Dokpen. amal shaleh dan Islam dalam disiplin ilmu. Islam dan ilmu pengetahuan. Sylatut. Khalik Rasul. Pokok Bahasan : Paham menggereja dan beriman dalam Gereja. Sifat dan kekuasaan Allah SWT. Kemasyarakatan dan Kenegaraan”. Sidang MAWI.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam Kode Mata Kuliah : MPK. 1982. “Islam. Gazalba. Harus. (Spektrum No. Sidi. Pokok Bahasan : Alam kehidupan dan isinya. Kitab Suci.

: Pendidikan Agama Kristen Kode Mata Kuliah : MPK. Jakarta: Departemen Agama RI. Sopater. keimanan dan kebaktian kepada Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan YME. “Iman Kristen”. Teknik Mesin . Hadiwiyono. Pokok Bahasan : Sejarah Agama Hindu.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya -. “Pokok-pokok Agama Hindu”. Sularso. Dasar-dasar Kepemimpinan Hindu. Sadia. Iman dan ilmu pengetahuan. Harun.4003 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan tentang latar belakang konsep dan prinsip Agama Kristen. Gede dan W. Pranata sosial. Peranan Roh Kudus. 1979. Jakarta: BPK. “Alkitab”.4004 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati keagamaan yang mantap. Iman dan pengabdian. Kepustakaan : Dekker. mempertebal keyakinan. Sumbu ajaran Agama Hindu. Rencana keselamatan dan penggenapannya dalam Yesus Kristus. Pudja. Kepustakaan : Lembaga Alkitab Indonesia. Pokok Bahasan : Pengertian tentang agama. Dasar-dasar agama Kristen. 1982. Dosa dan akibat. Mata Kuliah -.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 96 Mata Kuliah -. “Rig Weda dan Sama Weda”. Seni Budaya Hindu. “Iman Kristen dan Ilmu Pengetahuan”. Nyoman dan I Ktut Sudiri P. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Buddha Kode Mata Kuliah : MPK. Ruang lingkup Agama Hindu. Nawa Darsana. : Pendidikan Agama Hindu Kode Mata Kuliah : MPK.

Meditasi. “Academic Orientation Course”. 1982. Paritha. exploring function. Bodhisatwa. Mata Kuliah : Bahasa Indonesia Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas Tujuan : : : : : : MPK. Pokok Bahasan : Hakekat Tuhan YME. 2. RELC (SEAMEO). Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. 1980. Kebaktian dan Upacara. discovering discourse. Mata Kuliah : Bahasa Inggris Kode Mata Kuliah : MPK. “Dharmapada”. Pamela.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati serta mengamalkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Dharma dan kebaikan untuk mempertebal iman (soddha) dan menjaga kelangsungan hidup agama. “Reading and Thinking in English”. Kepustakaan : “English for Specific Purposes Mainline Course”. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. Buddha.4008 3 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 3. “Sanghyang Kamahayanikan”. Oxford University Press. Sadparamita. Concept in use. Oka. Pokok Bahasan : Efficient reading. Teknik Mesin 97 . translation. Riley. Konsepsi kerukunan hidup umat beragama. AAUCS. Kepustakaan : Diputhera. “Citra Agama Buddha dalam Falsafah Pancasila”. discourse in action.4009 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan kemampuan kepada mahasiswa agar bisa memahami buku ajar dalam bidang keteknikan secara efisien dalam bahasa inggris. The British Council. Hukum Kasunyatan.

"Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". teori proyeksi. Canada. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kalkulus Kode Mata Kuliah : TKM. Erwin. Malang. Diferensial Parsial. John Willey & Sons. 1986. proyeksi tegak lurus 98 5. Menggambar Teknik Kode Mata Kuliah : TKM. Jakarta. edisi 4.4101 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. Hasyim. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". Integral Rangkap (Rangkap dua dan tiga) dan aplikasinya . Yoewono.. mengganbar mesin dan trampil dalam menggambar teknik dan menggambar mesin.. Malang. Diferensial Total dan aplikasinya . 1988. Moekidam. Pengetahuan membuat gambar teknik yang meliputi. macam-macam garis.. Integral Fungsi dan Teknik-teknik Integrasi serta aplikasinya dalam engineering. Deret McLaurin. 1966. Inc. Baesoeni.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4. Limit Fungsi . Moekidam. "Matematika I". 1986. huruf dan angka yang dipergunakan. 1991. ML. Deret Taylor. Yoewono.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . E. "Advanced Engineering Mathema-tics". UI Press. Kopma Unibraw. Turunan Fungsi (Diferensial) . Deret Tak Hingga. Nilai Ekstrim dan Nilai Stasioner fungsi dan aplikasinya .J. New York..4102 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip menggambar teknik. Boas. 6th ed. Kreyszig. Pengetahuan sistem proyeksi. alat-alat gambar. Jakarta. 1991. Erlangga. "Matematika II". John Willey & Sons. Fungsi dengan beberapa variabel . Persamaan Luasan derajad dua . Proyeksi sejajar dan tidak sejajar.. Purcell. "Kalkulus". Fungsi dan grafik . Kopma Unibraw.Inc. kuadran (ruang penempatan obyek).

Stam. Giesecke at. “Ilmu Bangunan Pesawat Jilid II – Alat-Alat Bagian Pesawat”. toleransi sudut dan toleransi geometri serta gambar susunan. Pemberian tugas menggambar teknik yang meliputi proyeksi aksonometri. Sugiarto. Persamaan Homogen. International Edition. pembagian sintetis : Aljabar matriks . 1986. Konfigurasi permukaan dalam gambar kerja. Teori Bilangan dan bilangan kompleks. toleransi linier. Bidang bantu (auxiliary view plan). Kalkulus Diferensial Vektor . All. London: Glasgow. toleransi sudut. benda. 1952. Eliminasi Gauss. prinsip-prinsip analisis vektor dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalan-persoalan dalam teknik mesin. New York: Maxwell Macmillan. Persamaan diferensial Biasa (PD Biasa) Orde 1 Derajad 1. Stam. Abbas. serta hubungan ketiga-tiganya. All. Matriks lanjut : Invers Matriks. dimetri dan trimetri). Jakarta: Penerbit H. meliputi : PD yang diselesaikan dengan variable separable. Jakarta: Pradnya Paramita. Intersection (pertembusan). bantalan. Eliminasi Gauss-Jordan. pegas. Pemberian ukuran gambar. New York: Mc. Pengetahuan membaca gambar. Determinan dan Sistem Persamaan Linier . toleransi geometri. Pemberian tugas menggambar mesin yang meliputi ukuran gambar. Aljabar Vektor . Matematika Teknik I Kode Mata Kuliah : TKM.4101 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip aljabar.Graw-Hill. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . pertembusan. French. Teorema Descartes. Teori tentang toleransi linier. proyeksi pandangan jamak (Amerika dan Eropa). “Menggambar Mesin-Menurut Standard ISO”. kupasan dan gambar proyeksi Amerika dan Eropa. “Practical Geometri and Engineering Graphics”. proyeksi aksonometri (isometri. Pengetahuan potongan. Teori Persamaan. Abbott. PD Eksak dan Faktor 99 6. Blackie and Sons. International Editions. Lambri. 1992. 1990. 1987. Prosedur menggambar dan penyederhanaan untuk macam-macam ulir. “Principles of Engineering Graphics”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : dan miring. Jakarta: Penerbit Buku H. Eigen value dan eigen vector. potongan. “Mechanical Drawing – CAD Comunication”.4001 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyrat : TKM. Pengantar Tensor. Development (kupasan). bidang. “Ilmu Ukur Melukis”. Gambar asembling. Et. Proyeksi elementer dari garis. Kalkulus Integral Vektor . Fungsi Vektor . 1952. roda gigi.

1985. Panas dan perambatan panas. Malang. "Statistic for Experiments". Moekidam. RE. E. ML. perhitungan nilai tengah dan variabilitas data Teori Probabilitas. Penyelesaian PD dengan Transformasi Laplace. Estimasi Parameter. Analisis analitis/matematis gaya dan momen statis.. 6th ed. "Probability and Statistics for Engineers". Persamaan Bernoulli . Erlangga. Miller. JE. 3rd ed. gaya-gaya sejajar dan momen lentur.Inc. Kopma Unibraw. "Matematika II". Prentice Hall of India. Purcell.4202 6 sks W Tidak Ada Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang fisika dasar yang mendasari teknik mesin yang berkaitan dengan hukum alam. & Raymond H. Boas. Persamaan Diferensial Simultan. 1978. Persamaan Linier Orde n. Irwin & Freud. Statika dan kinematika. momentum. Inc. Inc. 1991. Sistem tumpuan sederhana. New Delhi.. 1991... 100 Teknik Mesin . Gelombang.J. momen lentur.. Canada. Distribusi variabel random.. Fisika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 7. teori diagram benda bebas (FBD).. "Probability and Statistics for Engineers and Scientists". New York. Optik dan Listrik. 1988. Yoewono. New York.. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Prinsip dasar statika. gaya-gaya dan momen sebarang. Kreyszig. gaya-gaya dan momen lentur.. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". John Willey & Sons. Analisis grafis/grafostatika dari gaya dan momen. kaitannya dengan statika struktur maupun penyelesaian problema dalam bidang teknik mesin. John Willey & Sons. 1986. GEP. gaya-gaya dan momen sebarang. Statistik Deskriptif: Pengorganisasian data. Persamaan Cauchy/Euler dan Legendre. Box. Malang. teorema Varignon. edisi 4. Walpole. gerak harmonik. "Advanced Engineering Mathematics". 1985.. "Matematika I". McMillan Publishing Co. John Willey & Sons. Memberikan pengetahuan dan pemahaman Agar mahasiswa dapat menjelaskan dan menganalisis keseimbangan gayagaya dalam beberapa konstruksi statika tertentu berdasarkan hukum keseimbangan statika. diagram bidang lintang (SFD). Sistem satuan. Moekidam.Meyer. Yoewono. New York. 1966. Transformasi Laplace. Persamaan Linier Orde 1. Kopma Unibraw..Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Integrasi.. Dinamika. Jakarta. Erwin.

“University Phiysics (Mechanics.H. Pengertian tentang Net Hydrogen. “Fuels Combustiron and Furnaces”. and Young. “Material of Engineering”. New York: Mc. Sumber air untuk industri serta penanganannya. Heat and Sound)”. Kesadahan dan penanganannya. Pengertian tentang Net Hydrogen. penggantian batang. perpindahan/pergeseran joint. Meriam L. Timoshenko. FW. zatzat padat. Agregat. “Engineering Mechanics”. 101 8. Prentice-Hall.4105 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dasar-dasar pengetahuan kimia yang berhubungan dengan bidang teknik mesin. Sheppard T. C. “Material of Engineering”. Mulia. Lewis Waren. 1956.Graw-Hill. S. PH. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . Agregat. potongan. Pencemaran air. J. MW. cremona. massa. New York: Mc. Kimia Kode Mata Kuliah : TKM. Kesadahan dan penanganannya. Sifat bahan bakar cair dan gas. Zemansky. Ch. Griswold. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. K. H. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. Arthur. zat-zat padat. Sifat bahan bakar cair dan gas. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. 1954. diagram garis pengaruh. Radas. Analisis Orsat. Jakarta: Penerbit Erlangga. New York: Mc. 1956. metode keseimbangan joint. Sears.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : gaya normal. Carl A.L. 1954. terlarut dan tak terlarut. Tony. Lewis H. Analisis gaya dan momen dengan prinsip kerja semu. Mac Englewood-Cliffs. Powell. Frame sederhana. Keyser.Graw-Hill. Pencemaran air. “Mekanika Teknik” Statika.G. J. Momen inersia profile.Graw-Hill Book Co. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. Mekanisme proses pembakaran. Keasaman. Keyser. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. Sumber air untuk industri serta penanganannya. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Prentice-Hall. terlarut dan tak terlarut. Carl A. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. “Industrial Stochiometry”. Mac Englewood-Cliffs. Mekanisme proses pembakaran. New York: John Willey and Sons. volume. “Water Conditioning for Industry”. Keasaman. momen inersia luasan. D. PH. Analisis Orsat. Kraice.

Vleck. L. W. “Metalurgi Fisik Modern”. Djaprie. Sugiarto. Glasses and Composites”. Logam – logam tuang. Teori tentang cara-cara pengujian material teknik. William C. Tata. Mekanisme penguapan logam. Sifat-sifat umum material teknik. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Ilmu dan Teknik Material Kode Mata Kuliah : TKM. “Pengetahuan Bahan Teknik”. New York: John Willey & Sons. Angus. Deformasi plastis kristal logam. Dislokasi dan cacat atomik logam. Van. Sriati. “Cast Iron (Physical and Engineering Properties”.(Diktat kuliah). Klasifikasi material teknik. Sidney H. “Introduction to Physical Metallurgy”. Berbagai macam material teknik yaitu: logam ferrous. Teknik Mesin 102 . logam berat. Sriati. khususnya yang berkaitan dengan teknik mesin. ”Introduction to Ceramic”Series on Science and Technology of Materials. “Engineering Physical Metallurgy”. besi tuang dan paduannya. paduan non ferrous. “Materials Data Books”. baja dan paduannya. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. Verhoeven. refractory. material non logam. (Laboratorium Pengujian Material). Y. “Ultra Structure Processing of Ceramics. New York: John Willey & Sons. Bardji HP. John D. “Fundamental of Physical Metallurgy”. Leslie. Recovery dan recrystallization. Avner. Pengujian destruktif dan non destruktif serta evaluasi perubahan karakteristik logam. Surdia. Presipitasi larutan padat. “The Physical Metallurgy of Steel”. keramik: Berbagai macam penerapan dari material teknik pada permesinan. Laktin. logam ringan. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam. “Teknologi Pengolahan Bahan”.”. plastik karet. “Teori Pengujian Bahan”. Kingery. dan dapat mengetahui pengaruh temperatur. 4204 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui jenis dan sifat serta penggunaan material teknik. Pembentukan logam. Keyser. gelas/kaca. Struktur dan kristal logam. logam non ferrous. Nuklisi dan pertumbuhan butir. Djaprie. Henct. HT.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 9.

variasi tekanan dalam fluida statis. viskositas. Brighton. fluida dalam rigid-body motion. prinsip momentum angular. Donald. hubungan turunan sistem dengan formulasi volume atur. Robet W. aliran dalam pipa dan saluran meliputi. White. New York: Mc. Gerhart.. Aliran fluida incomprecible inviscid: persamaan Euler. gaya hidrostatis pada bidang yang terendam. Aliran internal fluida incompressible viscous: aliran laminer fully developed. dimensi dan satuan. distribusi tegangan geser. gaya lift dan drag. 1994. Benyamin. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. bilangan-bilangan tanpa dimensi. Alan T. Streeter.New York: Mc. buoyancy dan stabilitas. Hughes. Hukum-hukum dasar pada sistem (konservasi massa. Analisis dimensional dan similaritas: teori Buckingham Pi.M.Kogakusha Ltd. hukum Termodinamika I dan II). 1985. hubungan hukum Termodinamika I dengan persamaan Bernoulli. profil kecepatan turbulent.. Fox. Gross Richard J. Inc. Aliran eksternal fluida incompressible viscous: boundary layer. Mc. Philip M.V. persamaan-persamaan dasar dalam bentuk integral untuk volume atur.F. tekanan stagnasi.L. tekanan statik. aliran dalam pipa tunggal dan bercabang. sifat-sifat stagnasi isentropis lokal. “Fluid Mechanics”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 10. Pendahuluan: definisi. medan kecepatan dan tegangan. “Fluid Mechanics”. Wylie. 1986. J. “Introduction to Fluid Mechanics” 4th Edition. perambatan gelombang suara. difuser. head losses mayor dan minor. diskripsi dan klasifikasi aliran fluida. aliran fluida compressible. aliran adiabatik pada penampang konstan dengan gesekan (fanno line). John Willey & Sons. metode analisis fluida. Fluida statis: persamaan dasar fluida statis. 1967. persamaan dari hukum-hukum dasar pada volume atur.Graw-Hill. 103 Teknik Mesin . W. persamaan momentum. 2nd Edition.1969. “Fundamentals of Fluid Mechanics” AddisonWesley Publishing Company. tekanan dinamik. persamaan Bernoulli.A. normal shock.GrawHill. similaritas.4205 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori-teori Mekanika Fluida sehingga mampu menerapkannya dibidang rekayasa. efek perubahan penampang terhadap sifat-sifat fluida: nozzle. “Fluid Dynamics”. hukum Newton II. F. Analisis differensial pada aliran fluida: persamaan kontinuitas. persamaan-persamaan dasar. Brighton. Konsep dasar: fluida sebagai kontinum. aliran pada penampang konstan tanpa gesekan dengan perpindahan panas (rayleigh line).

: Canada. Louis C. Boas. “Mathematical Methods in the Physical Sciences”. gas Van Der Walls dan Battic Bridgemen.Graw-Hill Book Co. John Willey and Sons.Graw-Hill Book Co. sistem satuan. Deret Fourier . New York: Mc. Murray R. 1983. tingkat keadaan. Inc. Energi dan Hukum ke I Termodinamika: 104 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 12. Hukum ke Nol Termodinamika dan pengukuran temperatur. siklus. 4103 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Inc. Barret. Mata Kuliah : Matematika Teknik II Kode Mata Kuliah : TKM. Spiegel. Penyelesaian Persamaan Diferensial dengan deret tak hingga. teori gas ideal. pengertian sistem. pengukuran tekanan. 1966.1988. Konsep-konsep dan definisi-definisi dalam Termodinamika: konsep dasar. New York: John Willey and Sons. Persamaan Diferensial Bessel dan Persamaan Diferensial Legendre . ML. 4104 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori dasar Termodinamika serta mampu menerapkannya dalam permasalahan Termodinamika Teknik dan mampu menerapkannya dalam analisis Konversi Energi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Schaum’s Outline Series. Persamaan Diferensial Parsial dan Penyelesaian Masalah Nilai Batas. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. 5th ed Singapore: Mc. “Advance Engineering Mathematics”. Erwin. Ray. 6th Edition. “Advanced Engineering Mathematics”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin .Graw-Hill Book Company. C. “Advance Mathematics for Engineers and Scientists”. New York: Mc. Termodinamika Kode Mata Kuilah : TKM. Wylie. Kreyzig. proses. Fungsi Gamma dan Beta . sifat-sifat termodinamika. 11. 1985.

analisis energi dalam siklus. Inc. Mc. Mekanika Kekuatan Material I Kode Mata Kuilah : TKM. Psikrometrik. Hukum ke II Termodinamika: pernyataan dan kegunaan Hukum ke II Termodinamika. balance energi pada sistem tertutup. Siklus-siklus refrigerasi dan pompa kalor: siklus kompresi uap.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan berbagai macam beban dan tegangan akibat pembebanan pada sistem/konstruksi dan dapat menganalisis tegangan yang terjadi pada sistem benda kaku statis tertentu dan tak tentu. 2nd Edition. termal.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : energi sistem.. Boks. kerja / ijin. “Thermodynamics”. 4 th Edition. modulus elastisitas. Penggunaan entropi: definisi perubahan entropi. energi dalam enthalpi. Deformasi elastis.4002 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Siklus-siklus tenaga uap: siklus Rankine. modulus bulk. Moran. tekan geser. Yunus A. Siklus-siklus Turbin Gas: siklus Brayton. “Termodinamika Teknik”. siklus dengan reheat dan regenerative. dan proses politropik. Inc. New York: John Willey & Sons. Publisher Moscow. Inc. “Applications of Thermodynamics”. sistem refrigerasi absorpsi. Konsep dasar tentang tegangan.Graw-Hill. “Thermodynamics. sistem refrigerasi gas. Hardjono Djojodihardjo. exergy balance pada sistem tertutup dan pada volume atur.Graw-Hill Kogakusha 2nd. 1980. Holman. “Technical Thermodynamics”. Graw-Hill. Howard N. balance energi. modulus geser. Pengenalan analisis exergy (availability): definisi exergy. evaluasi sifat-sifat termodinamika dengan model gas ideal meliputi panas jenis. Analisis 105 13. rakitan. plastis. balance entropi pada sistem dan terbuka. “Engineering Thermodynamics”. 1982. 2nd Edition. reheat dan intercooling. An Engineering Approach. Cengel. tarik. Addison-Wesley Publishing Company. Sushkov. transfer energi dengan perpindahan panas dan kerja. Evaluasi sifat-sifat termodinamika: hubungan p-v-T. 1977. Wood. Third Edition. siklus Duel. Mc. 1994. Michael A. Mc. proses isentropik. analisis volume atur kondisi steady. Bernard D. siklus Diesel. 2000. Reynold William C: Perkins Henry C. Siklus-siklus motor bakar: siklus Otto. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . generalized compressibility chart. “Fundamentals of Engineering Thermodynamics”. pompa kalor. siklus dengan regenerative. Shapiro. Analisis energi pada volume atur: balance massa. angka Poisson. siklus Carnot. 2nd Edition. Michael J. identifikasi irreversibility.

Proses pembentukan logam pada proses panas dan proses dingin yang meliputi. pada pegas hilik. penarikan. mesin milling. mesin ketam dan serut. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain.ke. tegangan akibat puntir. batang dan kerangka. Klasifikasi mesin perkakas. bor. mesin gurdi. Mekanisme mesin milling. S. skrap. Volume I: New York. tegangan lentur. gaya normal. Plowing force and sizeeffect. “Analysis of Structure”. Analisis tegangan akibat torsi. Mekanisme mesin skrap. Pk. Timoshenko. Proses pengelasan yang meliputi. “Strength of Materials”. gaya lintang. Tebal geram 106 14. tegangan utama. Model merchant. sudut puntir poros. Elemen pemotongan pahat potong. macam sendi.i Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses dan mengenal teknologi produksi dalam bidang.N. diagram. Sistem dengan beban puntir. Analisis pada sistem statis tak tentu. “Mechanic of Materials”. gerinda dan lain-lain. pada profil. sambungan las). mesin bubut. Analisis pada sistem batang statis tertentu. tegangan akibat puntiran dan lenturan. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . Mesin Perkakas. E.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : tegangan dua dimensi secara analitis dan grafis. Popov. dan dapat lebih memahami proses dan ada ketrampilan dalam menjalankan mesin-mesin manufaktur. diagram gaya normal. pengelasan listrik dan pengelasan gas. metalurgi dalam pemotongan logam. Praktikum menggunakan mesin-mesin potong logam seperti. Menggunakan mesin-mesin penyambung logam. puntiran pada penampang berdinding tipis dan penampang bentuk profil. Khana Publisher 2-B Nath Market. Jakarta: Erlangga.. ekstrusi. pada tabung dinding tipis.4106 Beban Studi : 3 sks Status : Wp. pembentukan. tegangan dalam (bejana tekan dinding tipis. 1976. freis. D. momen lentur. Nai Sarakk. mesin gerinda dan lain sebagainya. Delhi-6. Proses pemesinan yang meliputi proses. sambungan keling. Schaum’s Outline Series. and Young. dan mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. diagram gaya lintang. Proses pemotongan. mekanik. “Strength of Materials”. Pengecoran meliputi proses pembuatan baja dan besi tuang. Model-model mekanika pemotongan logam. Energi potong spesifik. Pembentukan geram. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. pengelasan dan pemesinan. 1986. diagram momen lentur. tegangan biaksial. bubut.m. diagram bidang momen puntir. tegangan geser murni. Mekanisme mesin bubut. pada poros. Vazirani. Proses Manufaktur I Kode Mata Kuilah : TKM.H. pengerolan. tempa. mesin-mesin pelapis logam dan menggunakan peralatan kerja bangku. V.P. pengecoran.

H. “Technology of Machine Tools”. “Manufacturing Processes and System”. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin 107 . Marchel Dekker I. 1941. Sistem pemotongan miring.E. B. Mech. Jilid I. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. 1990. Oswald. Tata. “Machine Tool Operations”. Kovan. 1985. and Shfeer. Apll. 18 no. Krar. Mc.4107 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu mempergunakan teori statistik untuk pengembangan IPTEK dan industri. Tata. Statistik Teknik Kode Mata Kuliah : TKM.S. Foreign Languages Publishing House Mascow. Tata. Temperatur pada daerah deformasi primer. Jakarta. 1951. “Teknik Pengelasan Logam”. Geoffrey. Surdia. Pradnya Paramita. J. Vol. Surdia. Bandung ITB. New York: John Willey and Sons. Sriati.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : menurut teori merchant. Pradnya Paramita. M.C.Graw-Hill.Graw-Hill. “Surface Treatment of Metal”. teori Lee & Shaffer. 15. Gaya pemotongan teoritis. New Delhi. “Fundamentals of Process Engineering”. E. Mc. Jilid II. Earn. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. Oswald. Oswald. Edisi 7. Perpindahan panas pada material yang mengalir. “Teknologi Mekanik”. Betzalel. Phillip F. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. “Teknik Pengecoran Logam”.Graw-Hill Publishing Company LTD. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. Avitzur. Gaya pemotongan dalam proses milling. Modern Machining. Winston A. and Merchant. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. Munoz Jairo. Gesekan dalam pemotongan logam. Djaprie. J. 1991.N. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. 4. Erlangga Jakarta. 1997. Boothroyd.W. 1985. Djaprie. Mc. Erlangga Jakarta. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. Krar. Lee. 1989. Knight. V. Amand.W. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. Jakarta. New York: American Society of Metal. “Metal Forming: Processes and Analysis”. Taufiq Rochim. “Teknologi Mekanik”.F. Sriati.

Malang: Kopma Unibraw. Teori tekuk pada kolom. S-N curve. Popov. cumulative damage pembebanan sederhana. tegangan kontak. fatigue. S. New York: John Willey and Sons. metode superposisi. metode energi. Vazirani. and Young. metode superposisi. “Analisis Regresi”. Tegangan dan regangan sisa. Delhi-6. V. and Young. New York. Malang: Kopma Unibraw. 1977. Bhattacharya. E. Mekanika Kekuatan Material II Kode Mata Kuilah : TKM. 108 16.H. Malang: Kopma Unibraw. “Mechanic of Materials”. metode luas bidang momen. 1991. Teori bejana bertekanan . “Analysis of Structure”. Khana Publisher 2-B Nath Market.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengantar statistik. “Statistical Concepts and Methods”. Timoshenko. Perbandingan dua perlakuan/lebih. kolom dengan beban eksentris. Volume I: New York. Penyajian data.H. metode energi. kolom dengan beban sentris. Konsep dasar tes hipotesa. Sistem batang statis tertentu dengan defleksi elastis. 1976. metode persamaan tiga momen. Analisis tegangan dan regangan dalam tiga demensi. 1991. Timoshenko. Design experiment dan analisis varian. dan mahasiswa juga mampu menganalisis suatu sistem/konstruksi mesin ditinjau dari kekuatan materialnya yang menerima tegangan multiaksial statik dan dinamik. perlakuan permukaan dan tegangan sisa. Analisis regresi. 1978. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . Teori kegagalan pada pembebanan multi aksial statik. D. Jakarta: Erlangga. metode Euler. D. Analisis teori kegagalan pada pemebanan dinamik. “Metode Statistika”. 1986. “Strength of Materials”. S. “Analisis Varian dan Penerapannya”. 1991. Variabel random dan distribusi probabilitas. GEP. Hifni. dinding tebal dan sambungan bejana bertekanan. rumus-rumus empiris. Schaum’s Outline Series. “Elements of Strength of Materials”. metode integrasi.N. Hifni. Nai Sarakk. “Strength of Materials”. Sistem batang statis tak tentu. Box. Stepin. Hifni. “Statistic for Experiments”.P. pembebanan kombinasi. 4206 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. Moscow: Publishers. “Strength of Materials”. P. Aplikasi teori kegagalan pada silinder berdinding tebal. Distribusi normal dan sampel random. 4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menganalisis perubahan bentuk elastis dalam sistem batang dan sistem konstruksi benda kaku berdasarkan hukum-hukum statika. beban impact. dinding tipis.

pemodelan geometris. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 109 . Gunn. Mc. Mata Kuliah : Proses Manufaktur II Kode Mata Kuilah : TKM. “CAD/CAM/CIM. 4106 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. Pemrograman kode-G TU-3A. numerical control. New York:Mc. New York: Mc. Pemrograman.Graw-Hill Inc. Simulasi CAD/CAM. Budymas Richard G. 1985. Borresi. Mahasiswa juga dapat memahami konsep perancangan dengan bantuan komputer dan dapat membuat penerapan sistem CAD/CAM dalam proses perancangan dan produksi. 17. “Failure of Materials in Mechanical Design”. Data-data teknologis. 4207 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Proses NC. R. pengertian tentang concurrent engineering. “Theory of Elasticity”. transformasi dan proyeksi. Manuscript. konfigurasi sistem CAD.N. Konsep perancangan dengan bantuan komputer.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Juvinal. S. Praktikum pembuatan produk dengan menggunakan TU-2A (2 sumbu) dan pembuatan produk dengan menggunakan TU-3A (3 sumbu). penerapan teknik CAD/CAM dalam perancangan dan produksi. 1988. Interaksi sistem komputer grafik. Mesin perkakas TU-2A. “Advanced Strength and Applied Stress Analysis”. Collins. 1988. Industrial Control System”..Graw-Hill Kogakusha Ltd. Analysis Prediction & Prevention. Aspek teknologi TU-3A. Manufaktur NC-CNC. serta dapat menjalankan / menggunakan mesin NC/CNC. serta mengenal teknologi produksi dengan menggunakan mesin NC/CNC. New York: John Willey & Sons. process planning & CAPP system. Austria. “Advanced Strength of Material”.P J. Sistem koordinat menurut ISO 841. Tipe-tipe sistem NC. Sistem CAD. integrated computer-aided manufacturing. Goodier. Definisi mesin perkakas NC/CNC. “Engineering Consideration of Stress Strain and Strength”. “Turning Training Unit”. Komputer dalam manufaktur. Sistem pendukung mesin perkakas NC/CNC. Emco Maier & Co. Timoshenko. Austria. Thomas G.Graw-Hill. Emco Maier & Co. Pemrograman kode-G TU-2A.C. “Now and in The Future. “Milling Training Unit”. Sistem CAM. juga mahasiswa dapat lebih memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC.

John H. M. “Computer Control of Manufacturing Systems”. “CAD & CAM Manual”.Henderson.29 no. Powers. International Editions. Muljowidodo. D. Mata Kuliah : Perpindahan Panas Kode Mata Kuliah : TKM. 1994. 1985. “Computer -Automated Manufacturing”. Mills.Graw-Hill. EMCO MATER. Englewood Cliffs. H. “CAD/CAM: Computer Aided Design and Manufacturing”. John Willey & Sons. Rogers David F. C. R.Jr. Powers. “Tinjauan Teknologi CAD/Cam Dalam Bidang Manufaktur dan Rekayasa”. “CAD/CAM Hand Book”.John. Mikell P. Chang. New York: Mc. 1986. Teicholz. Groover. Special issue of the IBM Journal of Research and Development: Vol. E. Graw . T. Lembaga Penelitian ITB: Bandung. Prentice Hall Inc.W.Wang. “Computers in Manufacturing”. New York: Mc. Koren. Wysk. Mc. Eric. 1986.4.R. “Mechanical Design”. 4104 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. 4202. 4003 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM.B. Bosan. 18. Charles E. Wilson. CAE. Bedworth. Bandung: Lembaga Penelitian ITB. 1994. San Francisco CA. “Computer Aided Design and Manufacture”. Yoram. New York.A.Adams. Jr. “Computer Automated Manufacturing”. “Mathematical Elements for Computer Graphics”. New York: Prentice-Hall Inc. “Pengantar CAM”.Alan. “Computer Integrated Machine Design”. New York: Prentice-Hall Inc.Graw-Hill Book Co. H.Hill International Edition. Englewood Cliffs. Mc.D. Taufiq Rochim. dan dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Singapore: Mc. Mc. Tujuan : Teknik Mesin 110 .Zimmers. “Computer Aided Manufacturing”. “Automating Electronics Manufacturing”. J.P. John H.C. Poewer. “Computer Integrated Design and Manufacturing”.Graw-Hill Book Company.Graw-Hill Inc.Graw-Hill Book Co.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya IBM. Robot.

“Heat Transfer”. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis dan sintesa gerakan kecepatan dan percepatan mekanisme sistem atau mesin. 4209 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM.Graw-Hill Ltd. radiasi. Incropera. pada dinding datar. metode lumped capacitance. pertukaran radiasi. konduksi dengan pencetusan (generation) energi panas. lapisan batas kecepatan. “Principles of Heat Transfer”. J. melintasi silinder dan bola. absorptivitas. konveksi pada aliran internal (dalam pipa circular dan noncircular). “Intorduction to Heat Transfer”. roda gesek. melintasi kumpulan pipa-pipa. Persamaan konduksi. Perpindahan panas konveksi natural. rangkaian roda gigi episikik. Mc. sekrup. Konsep dasar gerak mekanisme. Pendahuluan tentang perpindahan panas konveksi. 1996. 3rd Edition. Cengel. 1998. koefisien perpindahan kalor menyeluruh. Kinematika & Dinamika Kode Mata Kuilah : TKM. radiasi benda hitam. konveksi. transmisivitas. Penukar kalor. analisis gerakan. Frank. view factor. sabuk rantai. emisivitas. Holman. Perpindahan panas boiling dan kondensasi. Harper & Row Publisher. 19. Analisis poligon kecepatan dan percepatan pada mekanisme komplek. Dewitt. analisis penukar kalor dengan metode LMTD dan effectiveness-NTU. Konduksi dua demensi. intensitas radiasi. laju perpindahan panas konduksi. Yunus A. metode finite difference. A Practical Approach”. dan juga mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis gaya. Konduksi transient. energi dan daya pada mekanisme sistem atau mesin. 6thed. sintesis kinematik linkage. silinder. mekanisme fisik konveksi. semi-infinite solid. “Heat Transfer. Perpindahan panas konveksi paksa. sistem puli & drum. kreith. 1986.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pendahuluan: konduksi. perpindahan panas pada sirip. yaitu aliran diatas plat datar. roda gigi. hukum Kirchoff. Frank P. tipe-tipe penukar kalor. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 111 . David P. persamaan difusi panas. Konduksi satu demensi. John Willey & Sons. roda geneva. metode grafis. New York: Mc.Graw-Hill. lapisan batas termal. refleksivitas. konduksi pada dinding datar dan sistem radial. konveksi pada aliran eksternal. dan lain-lain. metode pemisahan variabel.P. Perpindahan panas radiasi. bola. Mcb. kecepatan dan percepatan system mekanik yaitu: linkage dan macam-macam transmisi.

“Machine Elements”. ulir-baut/ mur. brakes & clutches serta shafts & axles. Macam-macam poros dan gandar (shafts & axles). Erdman. sekrup. Meriam. rantai & sprocket. cam. gaya gesekan. Mabie. Sambungan dengan cottered. key. Elemen Mesin I Kode Mata Kuliah : TKM.Graw-Hill. 112 20.2. pin. sistem puli & drum. sabuk. J.E. Kurmi. Ulir-transmisi. Macam-macam rem dan kopling tidak tetap (brakes & clutches). “Kinematic of Machine”.L. Guillet. “Kinematic of Machine”. kerut. “Kinematic and Dynamic of Machine”. New Jersey: Prentice Hall. “Engineering Mechanics”. 1981. L. “Mechanical Engineering Design”. Martin. J. belt & pulley.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Analisis gaya statik. Kraige. Macam-macam transmisi daya dengan.H. V. roda gigi. Analisis poligon gaya mekanisme komplek.Graw-Hill Book Co. Desain sambungan pada bagian-bagian mesin dengan. Kerugian-kerugian transmisi daya selain menggunakan roda gigi. “Dynamics of Machinery”. Hinkle Roland. Vol. A. roda geneva. roda gesek. A. las.G. New York: Mc. dan lain-lain. “Mechanism Design-Analysis and Synthesis”. George. “Machine Design” Shigey. Kriteria-kriteria dasar perencanaan. Dasar-dasar perencanaan transmisi daya selain dengan menggunakan roda gigi. 4004 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. New York: John Willey and Sons Inc. Erlangga. Holowenko. Vol. “Elemen Mesin”. Macam-macam pegas. New York: John Willey. Stolk. roda gesek. Macam-macam kopling tetap (couplings). “Mechanics and Dynamics of Machinery”. Pengenalan bagian-bagian mesin. I. Jac. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . rangkaian roda gigi episiklik. splined dan serrated. Analisis bobot balans pada masa yang bergerak rotasi dan translasi lurus bolak-balik. rantai. Englewoods Cliffs. dan mahasiswa dapat mengenal dan memahami macam-macam sistem transmisi daya dan dapat merancang sistem transmisi selain dengan menggunakan roda gigi. energi dan daya sistem mekanik yaitu linkage dan macam-macam transmisi. New York: John Willey.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami bagian-bagian mesin dan dapat membuat criteria dasar perencanaannya serta dapat merancang sambungan–sambungan bagian mesin. gaya inersia. New York: John Willey & Sons. Dobrovolsky. Church. paku keling. New York: Mc.R.

H. Robert B.. Juvinal. “Fundamentals of Machine Component Design”. penunda waktu. Macam-macam semi konduktor. Penggunaan komponen elektronika.4202. New York: Mc.Graw-Hill. hidrolik. ADC dan interfacing.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Black. IC. “Machine Design”. sistem bilangan. Deutschman. Wilson. Niemann. gerbang logika bilangan biner. Elektronika digital.. Mengenal komponen penunjang peralatan dan mesin-mesin industri. Charles E. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan sistem pengaturan dan membuat perbaikan sistem pengaturan serta menganalisis stabilitas sistem pengaturan. H. transistor. New York: Mc.Jr. aljabar boolean. Komunikasi komputer dengan dunia luar dengan bahasa Pascal. McKee. Rangkaian pengatur listrik (pengaturan kerja proses switching Star-Delta). Memahami cara pengaturan beberapa konstruksi dan mekanisme yang digunakan dalam peralatan industri.C. Mata Kuliah : Sistem Kendali/Kontrol Kode Mata Kuliah : TKM. E. Memahami cara penggabungan komponen mekanik dengan rangkaian elektronika sebagai unit pengaturannya. Macam-macam transduser. 113 Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . “Maschinen Elemente”. Komponen listrik penunjang rangkaian pengatur (relei. New York: Willey. New York: Mc.4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal macam-macam komponen elektronika. push button NO dan NC) thermo controller. Komponen pneumatis dan hidraulis yang berhubungan dengan pengaturan listrik dan elektronik. TKM.Graw-Hill International Edition. perangkat keras rangkaian logic. limit switch. Pemodelan matematis sistem kedalam persamaan diferensial. Pengaturan dengan mikroprosesor. Prentice Hall Inc. P. Motor step. R. dioda. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. pneumatik dan elektronik. Pengenalan semi konduktor. DC. Pengenalan alat ukur elektronika. “Machine Design Theory and Practice”. memahami karakteristiknya serta penggunaannya di bidang mekanik. “Computer Integrated Machine Design”.F. AC.Graw-Hill. Blok diagram dan fungsi alih sistem. Fungsi alih sistem dalam wawasan waktu dan wawasan Laplace. seperti komponen pneumatis dan hidraulis beserta rangakaian pengaturannya. G & Winter. M. Macam-macam sistem pengaturan : mekanik. Spots. Kenneth S. Rangkaian pengatur elektronik. Aarond. type N dan type P. 21. Penyelesaian model matematis dengan transformasi Laplace. Karakteristik semi konduktor. “Design of Machine Elements”. Prinsip pembacaan dan penulisan EPROM. Rangkaian hidrolik dan pneumatic. 4108 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM.

kecepatan aliran. Prokes.GrawHill.C. J 1979.”Hydraulic Mechanism in Automation”. Transmisi dan perekaman data. “Engineering System and Aotomatic Control”. Pengukuran gerakan dan dimensi. Doebelin. Plant. “Dasar-dasar Hidrolik dan Pengaturannya Secara Elektronik”. 1990. Proporsional (P). Manipulasi. kecepatan aliran. E. Srivastava.C. Lowett B.Graw-Hill. Pengukuran Teknik & Instrumentasi Kode Mata Kuliah : TKM. New York: John Willey & Son. 4109 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Diferensiator (D). Hall Douglas SV. Donald R Koppel. “Automatic Control Eingineering”. A. Universitas Indonesia Press. “Control System Fundamentals”. Rafen. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 114 . Mc.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Analisis stabilitas sistem pengaturan. Soenoko. “Process System Analysis and Control”. “Prinsip-Prinsip Elektronik”. 1987.”Microprocessor and Digital System”.Graw-Hill. Inc. Dransfield. 22. “Teknik Instrumentasi”. Book Company Ltd. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami alat-alat ukur dan cara pengukuran besaran-besaran rekayasa. Integrator (I). “Feed Back and Control System”. “Measurement System: Application and Design”. Coughanowr. Temperatur dan laju aliran panas. Inc. Elsevier. Transmisi dan perekaman data. Malvino. Schaum’s Outline Series. Harrison. Pengukuran gaya torsi. “Mekatronika I & II”. Konsep dasar alat ukur. A. Indra Djodikusumo. Srivastava. Pengukuran tekanan. Bandung: Mesin FTIITB. Pengukuran tekanan. Peter. Doebelin. Temperatur dan laju aliran panas. New York: Mc. Perbaikan sistem menggunakan perangkat. New York: Mc. dan tipe-tipe gabungannya. New York: Mc. Pengukuran gaya torsi. Howard L. Malcolm. “Teknik Instrumentasi”. Manipulasi. (1986). 1987. Pengukuran gerakan dan dimensi.O. 1990.O. R. “Pengantar Ilmu Teknik Instrumentasi”. daya poros. Konsep dasar alat ukur. Universitas Indonesia Press. daya poros.Graw-Hill. Mc. “Measurement System: Application and Design”.Graw-Hill. E. Mulyowidodo.

simpson dan weddel. transformasi koordinat assembly elemen 3-node isoparametrik. O. 4110 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Variasi kalkulus. Keseimbangan formulasi varisional. solusi problem eigenvalue.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 23. milne. Definisi regangan. Grandin. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Metode Numerik dan Metode Elemen Hingga Kode Mata Kuliah : TKM. interpolasi linear. Konsep model elemen hingga. rung-kutta. Problem MEH 1 dimensi pada mekanika. lagrange. Penyelesaian persamaan deferensial partial. Prentice Hall International Editions. “Finite Element Procedurs”. linear ganda. Sistem koordinat. Problem MEH 2 dimensi elemen segitiga. Deferensiasi numerik dan integrasi numerik. iterasi. Assembly elemen. Model elemen tegangan uniaksial. Zienkiewicz. Ketelitian dari perhitungan pendekatan. euler modifikasi. Quadrilateral element 4-node isoparametrik. deferensiasi newton dan interpolasi stirling. stirling dan bessel. Fungsi potensial energi. invers matrik. bisection.Graw-Hill. Elastisitas. Gauss-Jordan. Dasar-dasar metode elemen hingga. newton-raphson. Interpolasi. newton. Hartley. Daya dan kerja. polinomial. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan metode komputasi secara numerik dan dapat menyelesaikan persoalan persamaan matematik secara numerik serta aplikasinya dalam teknik mesin. gauss. integrasi trapezoid. Analisis tegangan axisymetric. hermite. London: Mc. Penyelesaian persamaan aljabar dan transcendental dengan metoda: incremental-search. faktorisasi: Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode : eliminasi Gauss. Cholesky. Problem MEH 2 dimensi pada perpindahan panas dan aliran panas. Pemodelan sistem kontinyu dengan banyak elemen. beda hingga. secant. “The Finite Element Method”. 115 Teknik Mesin . Pada aliran panas: model elemen pada aliran panas. T. Jr. Klaus-Jurgen. 4202. Regresi (Curve fitting): linear. non linear. Formulasi varisional. aliran panas dengan konvesi. Mac Millan Publishing Company.C. “Finite Element Structural Analysis”. Bathe.Y. Energi regangan. dekomposisi lower-upper. Penyelesaian persamaan deferensial biasa dengan metode: Euler. Prinsip energi potensial minimum. romberg. taylor. Gauss seidel. Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode: newton-raphson. sistem koordinat. “Fundamentals of The Finite Element Method”. Energi potensial gaya dan regangan. Prentice Hall International Series. Yang. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar metode elemen hingga dan memformulasikan problem teknik dalam model serta dapat menyelesaikan pemodelan problem tersebut pada kondisi statik dan dinamik. bolzano.

Mata Kuliah : : : : : : : : TKM. Munif.4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperdalam pengetahuan teori dasar-dasar permesinan. “Metode Numerik”. Triatmojo. Charles E. Fracis. “The Finite Element Method in Mechanical Design”. 4004 Tidak Ada Tidak Ada 116 Teknik Mesin . “An Introduction to Numercial Analysis”. Comparative flow measurement apparatus. Atkinson. Scheid. New York: John Willey & Sons. Thomas J. Reynold number experient.Graw-Hill. Surabaya: ITS. fluid circuit friction apparatus. momen lentur dan gaya lintang. R. Kendall. Kendall. Puntiran batang. thermal conductivity. Hughes. “The Finite Element Method in Machine Design”. New York: Prentice-Hall International Editions. Robert D. A. “Aljabar Matrik”. PWS Kent Publishing Company. New York: John Willey & Sons. New York: John Willey & Sons Inc. 24. Mata Kuliah : Praktikum Fenomena Dasar Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. Sesuai dengan Buku Petunjuk Praktikum dan Buku Pustaka mata kuliah yang terkait. Bandung: ITB.. critical revolution. Soeharjo. 4111 3 sks W TKM. “Theory and Problems of Numerical Analysis”. New York: Mc. Tejo Sutikno. Prentice Hall Inc. Inc. dynamic balancing apparatus.4003. “Concepts and Aplications of Finite Element Analysis”. “The Finite Element ethod”. Cook. “Analisis Numerik”. kolom.4005 Beban Studi : 1 sks Status : W Prasyarat : TKM4001.4205. Simple vibration apparatus. “Penguasaan dan Penggunaan Metode Numerik”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Zahavi Eliahu. defleksi batang. Atkinson. Bambang. “Elementary Numerical Analysis”. Elemen Mesin II Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 25. Knight.

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi gear box, juga agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi daya. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan roda gigi; straight, helical, herringbone spur gears; straight, curved bevel gears; screw, hypoid, worm and globoidal gears. Macam-macam bantalan; luncur dan gelinding (sliding & rolling contact bearing). Macam-macam sistem pelumasan. Boxes dari gear-box. Kerugian-kerugian yang terjadi pada transmisi roda gigi. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan; roda gesek, belt dan pulley, rantai dan sprocket; berbagai macam roda gigi; straight, helical, herringbone spur gears; straight, curved bevel gears; screw, hypoid, worm and globoidal gears. Dobrovolsky, V. “Machine Elements”. Stolk, Jac. “Elemen Mesin”, Erlangga, 1981. Kurmi. “Machine Design” Shigey, J.E. “Mechanical Engineering Design”. Black, P.H. “Machine Design”. Spots, M.F. “Design of Machine Elements”, New York: Mc.Graw-Hill. Niemann, G & Winter, H. “Maschinen Elemente”. Deutschman, Aarond. “Machine Design Theory and Practice”. New York: Mc.Graw-Hill. Juvinal, R.C. “Fundamentals of Machine Component Design”. New York: Willey. E., Kenneth S.,Jr. McKee. Robert B. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. New York: Mc.Graw-Hill International Edition. Wilson, Charles E. “Computer Integrated Machine Design”. Prentice Hall Inc. Perlakuan Panas & Permukaan Kode Mata Kuliah : TKM. 4211 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Mengevaluasi dan mengaplikasikan jenis perlakuan panas dan permukaan pada komponen mesin, dan agar mahasiswa lebih memahami pengaruh temperatur, unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam serta dapat melakukan pengetesan.

Kepustakaan

:

26. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Teknik Mesin

117

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Jenis-jenis keausan; Hardenability; Transformasi phase padat; Jenis perlakuan panas dan permukaan; Perlakuan panas logam ferrous dan paduannya; Perlakuan thermochemical baja; Perlakuan panas logam paduan non ferrous; Pengaruh kedalaman pengerasan pada bentuk tegangan. Praktikum tentang; pengaruh perlakuan panas logam, mikro struktur logam, kekerasan logam, kekuatan logam, Jominy test, Impact test. James F. Shackelfort. “Introduction to Material Science for Engineers”. Khamenecny. “Abook of Heat Treatment”. ASM. Metals Handbook Volume 5. “Surfase Cleaning, Finishing and Coating”. C.R.Brooks. “Heat Treatment of Ferrous Alloy”. Thelning, Karl-Erik. “Steel and It’s Heat Treatment”. Peterson. “Wear Resistant Surface in Engineering”. Zakarof, “Heat Treatment of Metal”. Getaran Mekanis Kode Mata Kuliah : TKM. 4213 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. 4103, 4209 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami konsep dasar analisis getaran mesin dalam upaya mencari/menentukan sumber getaran pada permesinan serta dapat menjelaskan dan memilih beberapa metode isolasi getaran mesin dari sekelilingnya untuk mencegah dampak persoalannya pada sistem dan sekelilingnya, dengan menganalisis secara eksak maupun numerik. Pengertian fisika dan matematika dari sistem dinamis gerak bolak-balik; Penentuan DOF dan penjabaran sistem getaran SDOF (diskrit sistem) denga metode Newton, Lagrange: Respon getaran terhadap harmonik, eksitasi periodik, eksitasi langkah (step), eksitasi impulse dan eksitasi umum dalam domain waktu; Respon getaran dalam domain frekwensi, transfer function dan magnification factor; Teori getaran relatif dan base motion pada permesinan SDOF; Getaran poros sumbu elastis dengan beban diskrit, unbalance, critical speed shaft; Pengenalan sistem getaran 2DOF; Konsep akustik. Lanjutan multi Degree of Freedom-discrete; Pengenalan damping; Metode komputasi eigenvalue dan eigenvector; Evaluasi numerik untuk MDOF response; Sistem getaran kontinyu (model matematik gerak aksial transversal, rotasional dari poros elastis linier); Solusi analitik system getaran kontinyu (plate & beam); Solusi numeric sistem getaran kontinyu (plate & beam).
118

27. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Teknik Mesin

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

Kepustakaan

:

Meirovitch, L. “Elements of Vibration Analysis”. New York: John Willey & Sons. Thimosenko S. “Vibration Problem in Engineering”. New York: Mc.Graw-Hill. Inman, Daniel. “Engineering Vibration”. New Jersey, Prentice Hall International. Beer, F.P.J, E. Russel Jr. “Mechanical for Engineering-Dynamics”. Mc.Graw-Hill International Edition. Thomson, W.T. “Vibration Theory and Applications”. New York: Prentice Hall Inc. Hibbler R.C. “EngineeringMechanic: Dynamics”. Upper Saddle River. New Jersey. Prentice Hall International Editions. S, Graham Kelly. “Fundamental of Mechanical Vibrations”. Mc.Graw-Hill International Editions. Mesin-Mesin Termal - Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. 4216 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : TKM. 4205, 4104 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida; Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin fluida; Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin fluida dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin fluida; Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin fluida; Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin fluida. Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin termal; Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin termal; Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin termal dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin termal; Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin termal; Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin termal. Dapat lebih memahami karakter mesin-mesin konversi energi dan dapat melaksanakan pengetesan prestasi mesin-mesin konversi energi. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin fluida; Klasifikasi dan bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida; Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin fluida. Mesin-mesin fluida; pompa, kompresor, turbin air, turbin angin, blower; Prinsip kerja mesin-mesin fluida; Fungsi bagian-bagian utama mesinmesin fluida; Efisiensi mesin-mesin fluida; Pemilihan (spesifikasi) mesin; instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin fluida. Sistem energi alternatif ; teknik energi angin, teknik energi gelombang laut.
119

28. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Teknik Mesin

Air and Gas Power”.ke. Pemilihan Bahan & Proses Kode Mata Kuliah : TKM. dasar defleksi. baja perkakas. Mesin-mesin termal: Motor bakar. “Energy Conversion System”. brass. mesin uap. Jr. J. bronze. Obert. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin .Graw-Hill. sehingga mampu memilih dalam pemakaian rancang bangun. H. New York: Mc. tembaga. pendingin. kerosin dan Turbin gas. Selection. “Internal Combustion Engine”. Sorrenson H. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. “Steam. Culp. teknik energi panas bumi.J. Klasifikasi dan bentukbentuk energi pada mesin-mesin termal. peralatan. New York: Mc. Mesin pengkondisian udara. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin termal. New York: John Willey.D. Efisiensi mesinmesin termal.. New York: Mc.C. 4217 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Sistem energi alternatif. Karasik. Sistem tenaga uap. A. Degler. Ph. teknik energi surya.W. Toronto: John Willey.Graw-Hill. New York: Mc. Jr. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”.H. teknik energi nuklir. A. aftur. A.E. aluminium dan magnesium. Menentukan waktu pemanasan. W. A.Graw-Hill. I. Perlakuan panas pada produk baja. pemanas. Pemilihan (spesifikasi) mesin. Pk. metalugrafi baja. Steffanof. turbin uap. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin termal. dislokasi dan fracture. chemis dan mekanis suatu logam dan paduannya.. Church A.D. Maintenance and Application”. diesel. New York: Mc. “Energy Conversion System”. serta mengetahui dan memahami fasa dalam sistem logam. Fungsi bagian-bagian utama mesin-mesin termal. bensin. Logam-logam 120 29. “Centrigugal Pumps.i Prasyarat : TKM. Pengerasan dengan penyepuhan dan bahan kimia. perubahan sifat karena pemanasan dan pendinginan. Laboratorium Motor Bakar dan Laboratorium Mesin Pendingin. Toronto: John Willey.Graw-Hill. Sorrenson H. besi tuang dan non ferrous. difusi dan transformasi fasa dalam logam.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin termal.W. H. Culp.Graw-Hill. Perlakuan panas terhadap besi tuang. Severn. “Principles of Energy Conversion”. ketel uap. Pengaruh unsur lain pada baja.. “Principles of Energy Conversion”. perubahan bentuk plastis dari logam. Prinsip kerja mesin-mesin termal. Klasifikasi baja struktur dan peralatan. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sifat phisis.p. Praktikum di Laboratorium Mesin-Mesin Fluida. pencucian dan pelurusan bentuk. Ph. Prinsip mesin berputar. Miles.

Dardji. endapan. Cs. “Introduction to Physical Metallurgy”. Transformasi fasa. Teori dislokasi. Konsep negara kepulauan (Nusantara). Dieter.. Filsafat Pancasila. 1976. Laboratorium Pancasila. 30. Hukum Ficks I dan II. Konsepsi Wawasan Nusantara. L. biner. tertier. Rekonstruktif dan displacement. Guy. Diagram fasa. Hubungan tegangan dengan geseran. Struktur atom. Avner. Teori plastisitas dan teori patah. Teknik Mesin 121 . Hern. “Pokok-pokok Pembahasan Pancasila Dasar Filsafat Negara Republik Indonesia”. Analisis Kemasyarakatan berdasarkan Pancasila. James F. Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati mengenai Wawasan Nusantara. Kebijakan dan Strategi Nasional. Energi ikatan. “Heat Treatment of Metal”. Polukhin. Proses penguatan dalam logam melalui larutan atom. UUD’45. 1960. Vlack. Cacat dalam kristal. Ketahanan Nasional. Kepustakaan : Darmodihardjo. Ikatan-ikatan kovalen dan Van Der Waals. “Elements of Materials Science” Addison Wesley. Batas butir difusi. khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional dan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta untuk mempertebal semangat dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa. Cacat titik.John Bray. Malang: IKIP Malang. Pokok Bahasan : Hakekat Pancasila. Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : MPK. “Elements of Materials Science”. “Pancasila Sumber dari Segala Sumber Hukum”. struktur elektro.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : dengan sifat yang luar biasa. Struktur kristal. Periodik sistem. Konsep bela negara dan Sistem Hankamrata. Van. 1960. “Ferrous Process Metallurgy”. Rekristalisasi.”Metal Process Engineering”. Susunan atom. “Metalurgi Mekanik”. GE. Ketahanan Nasional. Addison Wesley. cair ke padat. Shackelford. Malang: Universitas Brawijaya. Zakarov. Teori elastisitas. padat ke padat. 1978. Nilai-nilai Pancasila. 4007 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : ≥ 96 sks. Pengertian Kewiraan. Kerangka pikir dan stratifikasi Polstrahan. Pelaksanaan UUD’45 dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengertian filsafat agar memahami Pancasila sebagai dasar filsafat bangsa dan negara Indonesia. P. “Introduction to Material Science for Engineers”.

A.. Lembaga Pertahanan Keamanan. "Management Engineering : Principles and Practice". Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press. New York.. Penentuan umur ekonomis .B. Lembaga Pertahanan Keamanan. Dasar-dasar fundamental manajemen dan sejarah perkembangan manajemen. Ireson & RS Leavenworth. analisis titik pulang pokok . 4112 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dasar-dasar manajemen dan perkembangannya serta dasar-dasar evaluasi biaya dan rencana investasi. “Naskah Wawasan Nusantara”. 1990. Analisis sensitivitas . Pengertian cash flow dan cara penyusunannya . 4rd ed. and James Balkwill. Mata Kuliah : Manajemen Industri Kode Mata Kuliah : TKM. Grant. 1972. John Willey & Sons. Siregar.. New York. Tim Dosen Kewiraan. Prentice Hall. Bell. Inc. Perioda laju pengembalian (payback period) . Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 122 .. Jakarta: Lemhamnas.. Kerangka perekonomian mikro: arah dan pengaruh perubahan lingkungan bisnis global serta dampak perkembangan informasi dan teknologi terhadap kompleksitas manajemen industri . “Pancasila Dasar Filsafat Negara”. Bandung. Analisis Benefit Cost Ratio . "Manajemen". John Willey & Sons. Jakatra: Lemhanas. Inc. “Ketahanan Nasional”. Organisasi sistem industri. 1978. Pengembangan produk. 1978. “Buku Pelajaran Pendidikan Kewiraan”. EL. Aspek sumber daya manusia. 1993.. Malang: Universitas Brawijaya. Evaluasi biaya dan evaluasi investasi dengan pertimbangan resiko . Penyusutan (depresiasi) nilai prasarana produksi. "Principles of Engineering Economy". 31. Schermerhon. Konsep nilai waktu dari uang dan ekivalensinya . Penerbit ITB. WG. "Management for Productivity". JR. 1988. Freeman. 1954.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Notonegoro. New York. 1993.

operator). “Digital Computer Fundamentals”.m.Graw-Hill Co.L. James M.P. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin . Elemen-elemen pemrograman (konstanta.4145 Beban Studi : 7 sks Status : Wp. G. mekanik. Mata Kuliah : Ilmu Komputer Kode Mata Kuliah : TKM. “Bahasa Fortran”. Jogiyanto H. Diagram alir.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya ---------. Smith. New York: Mc. ekspresi. “Metode Numerik untuk Teknik”.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) ---------32. Pemrograman terstruktur. metalurgi dalam pembentukan logam. Yogyakarta: Andi offset. “Applied Numerical Methods for Digital Computation with Fortran and CSMP”. Sub program. California Eddition Wesley.M. input-output. Thomas. variabel. Wolford J. Proses Manufaktur III Kode Mata Kuliah : TKM. Praktikum pemrograman pada aplikasi bidang umum. Fungsi standar matematis dan standarnon matematis terdefinisi. Monro D. Harper International Edition. M. Pk. kontrol. Inc.Canale R. Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi serta melakukan pemrograman komputer dalam bahasa Fortran atau Pascal untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. Masukan dan keluaran. teknik dan industri. Pernyataan. “Turbo Pascal”. “Fortran 77”. Elemen-elemen pemrograman terstruktur. Chapra S. numerik. 4207 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi.C. Pengantar komputer. Jakarta: UI Press. teknik dan industri. Soesianto.ke.C. F Nugroho Eko..i Prasyarat : TKM. Pemrograman dasar. teknik mesin dan industri. Bartee. Turbo Pascal. Visual Basic) untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. Pemrograman dengan pernyataan tambahan tipe data. 4218 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi program komputer dalam beberapa bahasa pemrograman dan memanfaatkan beberapa perangkat lunak (Fortran77. dan memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta 123 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 33. M. Yogyakarta: Andi offset.

Proses-proses tempa. “The Pressure Hand Book of Arc Welding”. Memahami dan dapat melaksanakan proses pengecoran dengan perlakuannya. “Teknik Pengecoran Logam”. tumbuk. Pengelasan logam Ferrous dan logam non ferrous. “Teknik Pengelasan Logam”. E.. tekan .P. Surdia. Waktu tuang. F. P. tusuk tekan. Amstead. tarik. putar tekan. The Lincoln Electric Co. DR. Perbaikan komposisi logam cair. pukul. FTI. Moscow: Peace Publishing. Smith W. Peleburan. Klasifikasi pengelasan.Millan. Paul DE. Pengujian dan pemeriksaan las. Garmo.G. Definisi pengelasan. Rowe. Timoshenko. New York: Mc. New York: Mc. Macam-macam proses pengelasan. E. B. penonjolan. Perlakuan dan perbaikan logam.H. 4104. Siswosuwarno.Ir. Tugas Teknologi Pembentukan Logam. “Rolling Mill Practice”. pembengkokan.Graw-Hill. rol bentuk. Tokyo: International Student Edition. “Principles of Industiral Metal Working Proceses”. Perencanaan pabrik cor dan sebagainya. Metalurgi las. Antzup.Graw-Hill. Perubahan bentuk dan tegangan sisa akibat las. Proses percetakan. Bethazel. Keselamatan dan kesehatan kerja. pengguntingan (trimming). S. “Teknik Pembentukan”. Tata. 4003 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar bahan bakar dan proses pembakaran pada mesin-mesin konversi energi dan pada sistem propulsi. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. 124 34. tarik tekan. 4215 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. “Material and Proceses in Manufacturing”. “Manufacturing Processes”. H. “Principles of Material Science and Engineering”. Poluckhin. New York: Mc. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. New York: John Willey. Pengaruh perubahan plastis dan analisis pembentukan serta mesin perkakas pembentukan.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : kualitas produk las. Cs. ITB. Mardjono. Menguasai teori-teori proses pengecoran dengan perlakuannya. New Delhi: Mc. Memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las. Sumarto. Praktikum pembuatan cetakan pasir dan diuji dengan penuangan logam. Analisis pasir cetakan.. Pemilihan dapur.GrawHill. peledakan dan teknologi pencetakan serbuk logam. Wiryo. Sistem saluran. Bahan Bakar dan Teknologi Pembakaran Kode Mata Kuliah : TKM. “Metal Forming Processes and Analysis”. “Theory of Plate and Shell”. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin .

Bandung: ITB.Graw-Hill. cair dan gas. Hubungan polyphase. “Rangkaian Listrik”. Motor dan generator arus searah dan arus bolak balik. Aerodinamika pembakaran. A. New York: Mc. “A Tes Book of Electrical Technology”.Chomiak. B. Radash Lewis. all.Graw-Hill Inc. Publication Division of Nirja Const. 2nd Edition. et. Inc. Gordon and Breach Science Publishers. Transformator.E. New York: Mc. Isley Compbell..A. Unibraw. 1985. factor phase. “Industrial Stoichiometry Chemical Calculation of anufacturing Processes”. A. Fitegeralp. 1985. “Combustion Fundamental”. “Basic Electrical Engineering”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Bahan bakar padat.Graw-Hill. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 36. Metode Penelitian Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum 35. “Combustion – A Study in theory. 4210 2 sks W Tidak Ada Tidak Ada 125 Teknik Mesin . The Benyamin/Coming Publishing Company. 1978. “Combustion Theory. 1990.L.Strelow R. Rangkaian arus bolak-balik. Pusat pembangkitan dan distribusinya. “Combustion Dynamics-The Dynamic of Chemically Reacting Fluids” Mc. elektromagnetik. “Fuel Combustion and Furnaces”. Karakteristik dan penggunaan sirkuit pelayanan mesin listrik. “Dasar Tenaga Listrik”. 2nd New York: Mc.Graw-Hill Book Co. Mismail. Prinsip kelistrikan. Tau-Yi. J. Teknik Tenaga Listrik Kode Mata Kuliah : TKM. John. Pembangkitan tenaga listrik. Tong. Reaksi kimia pembakaran dan kecepatan pembakaran. Theraya. Malang: FT. 1980. 4212 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip-prinsip karakteristik mesin listrik. Budiono. Fact and Application”. Mata Kuliah : : : : : : TKM. 1983. Kestabilan proses pembakaran..Graw-Hill Book Coy. “Thermodynamics Analysis of Combustion Engines”. 1996.The Fundamental Theory of Chemically Reacting Flow System”. Griswold. Zuhal. William F. London: Mc.

Metode ilmiah dan landasan kebenaran pengetahuan manusia. Jakarta: Gramedia. R. Mata Kuliah : Tujuan : Kapita Selekta Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : UBU. Jakarta: Sinar Harapan. The Science Foundation Course Team. Sifat kegiatan penelitian dan pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan jenis kegiatan ilmiah lain. laporan penelitian dan ilmiah lainnya. Rinehart Press: San Francisco. Memberikan pengertian yang mendasar dan utuh tentang fenomena Teknik Mesin 126 .Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) ---------- 37. ---------. Suriasumantri.Turner P. penyusunan hipotesis. “Technical Report Writing”. Menguasai penyusunan proposal penelitian. Malang: FT Unibraw. (1984). Langkah-langkah umum kegiatan penelitian dan jenis-jenis penelitian.. Memperluas wawasan pengetahuan dan sikap terhadap perkembangan baru dalam bidang ilmu dan teknologi. analisis data. Proposal penelitian. pengambilan data. budaya. Jujun S. “The Handling of Experimental Data”. pembahasan dan pengambilan kesimpulan. Tugas pembuatan usulan penelitian dan seminar. perbedaannya dengan kebenaran non-ilmiah dan berbagai jenis kegiatan ilmiah. laporan penelitian dan tulisan ilmiah lainnya. lingkungan yang lebih luas dan berkehendak untuk selalu membelajarkan dirinya sepanjang hayat. 1971. “Falsafah Ilmu: Sebuah Pengantar Populer”. Memahami dan tanggap terhadap permasalahan sosial. Detail pelaksanaan penelitian dari penentuan topik. Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. rancangan penelitian. “Ilmu dalam Perspektif”. 1977. Mampu menerapkan metode penelitian di dalam kegiatan penelitian skripsi atau lainnya. Suriasumantri. landasan kebenaran ilmiah.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan dan meningkatkan kemampuan intelektual. profesional dan memperkenalkan nilai & etika profesional/intelektual. global dan bisnis sebagai seorang profesi perekayasa. (1981).Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar tentang pengembangan ilmu pengetahuan. Jujun S. tinjauan pustaka. Suhardjono (1991). Memberi kemampuan untuk memimpin dan berkomunikasi sesuai dengan keahliannya. “Pengantar Metode Penelitian”. The Open University Press: UK.

Stephen R. Prentice-Hall. Desain Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. 4006 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. “Leadership in Organizations” 3rd. Pengenalan Manajemen Keuangan. Kepemimpinan. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 127 .J. Manajemen perubahan. 38. “The Skill of Communication”. Ketrampilan Berkomunikasi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Yukl.dkk. Konsep gerakan yang terjadi pada bentuk konstrusi mesin. Cara kerja. Pengelolaan Jasa Pemborongan (Kntraktor) dan Konsultasi (Konsultan). Harseno. 194. Jakarta: Binarupa Aksara. Pengenalan mekanisme sebagai pendukung suatu konstruksi mesin. Transmisi gerak kontinyu. Peran pemimpin di dalam proses perubahan. Kegunaan dan ruang lingkup kerja suatu konstruksi mesin. G.B. Englewood Cliffs. 1994.. “The Seven Habits of Highly Effecive People”. Dasardasar Perencanaan Investasi. Ed. PT. Tinjauan historik dari fenomena kepemimpinan. Pengantar Kewirausahaan. Bekerja dalam tim. Pengaruh budaya pada Pola Kepemimpinan. Hagendoorn. Jakarta. (ed) 1983.. pola kepemimpinan dan manajemen perubahan. J. Opiranti dan Teknik Menemukan atau Memecahkan Masalah. Budaya perusahaan. Peran manusia dalam organisasi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : kepemimpinan.i Prasyarat : TKM. Alih Bahasa Agus Maulana. Alih Bahasa Budijanto. Y. “Konstruksi Mesin 1”. Rosda Jayaputra. New Jersey. 4209. Kepemimpinan transformasional. Studi Kasus Analisis Keuangan suatu Proyek. perspektif kultural dalam kepemimpinan.m. Macam-macam proses ditinjau dari benda kerja. Introspeksi”. Kekuasaan di dalam organisasi. Memahami Neraca Laba/Rugi. Sikap Kerja “5S”. “Teknologi dan Dampak Kebudayaan”.M. Jakarta. Mangunwijaya.B.ke. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dasar-dasar perancangan. Pp. pengembangan tim.A. Transmisi gerak terputus. “Tujuh Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif”. 1993. Bill Scott.. Pengantar Total Quality Management (TQM). K. dan Soedjono. Dinamika kekuasaan dalam organisasi. Proses Pengambilan Keputusan. Beberapa pola kepemimpinan. Pengaruh lingkungan dalam menentukan macam bahan dasar suatu konstruksi mesin dalam menentukan dimensi. 1986. Teknik Berkomunikasi. Covey. 1996.. Jakarta: Binarupa Aksara.

M.dkk.. PT. “Suspension and Handling”. kontak antara roda & rel. P. pengereman. Analisis model kendaraan bermotor. Suganda.ke. Mata Kuliah : Teknologi Kendaraan Kode Mata Kuliah : TKM. komponen kendaraan bermotor. Bastaw. 1993.. London: Pentech Press. Pp. Jakarta. Howard. “Mengenal Konstruksi Mobil” Anglin. “Modern Electrical Traction” Pritam & Bros. Douglas C. Pemindahan daya dan ketahanan kereta api. dan Soedjono. “Konstruksi Mesin 2”.Y. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 128 . 4007 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Parto. Wong. Rosda Jayaputra.i Prasyarat : TKM. boogie dan komponen penting lain. stabilitas kemudi. “Mekanika Auto Mobile”. “MechanicalDetail for Product”. Giinzburg. J.. Macam-macam jenis kendaraan bermotor.Graw-Hill International Edition. Getaran badan kereta.. Greenwood. Konstruksi perangkat roda. “Steel Rolling Technology Theory and Practice”. Perancangan berdasarkan teknik perhitungan unjuk kerja.. “Analisis Desain pada Kendaraan Bermotor”.B. I. Douglas C. beban kendaraan dan keadaan jalan terhadap stabilitas laju kendaraan. Menges... pemilihan engine. “Theory of Ground Vehicles”. Greenwood. “Road Making Machinery”.m.N. Vladimir B. Pengaruh berat kendaraan. Abrosimov. New York: John Willey & Son.J. GH. “Product Engineering Design Manual”. Donald. Partab. Budiardjo. “Henschel Locomotive Engineer’s Manual”. Crouse. “How Make Injection Mould”. Siswoyo. Sutantra. “Automotive Mechanics”. “Teknik Kendaran Rel”. H.. Gm. sistem suspensi. Henschel Werke. J. Geoffrey P.A. Mutu perjalanan.. Mc. Kendaraan rel.. Pengereman. Kassel. Kekuatan gandar & pegas. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membedakan jenis kendaraan dan menganalisis stabilitas kendaraan serta merancang kendaraan bermotor beserta bagian-bagiannya pada kendaraan darat dan rel.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Hagendoorn. 39.

“Hydraulic Hand Book”. “Modern Hydraulic the Basic at Work”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Kode Mata Kuliah : TKM. 41. “Sistem Kontrol dan Pesawat Tenaga Hidrolik”. Pemanfaatan kontrol sebagai penggerak atau sebagai sensor. Analisis perhitungan pada sistem hidrolis. “Pengantar Ilmu Teknik Pneumatik”. Sistem komponen pemipaan.ke. Konsep gerakan dalam proses pemesinan. Fitch Ernest C. analisis fleksibilitas. Sistem pemasangan pipa pada bangunan. 4008 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Process Piping. Piping Design code and Standards’ ASME B31 dan B31. Diagram step. input data. Roy. Pp. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 129 .3. “Fluid Power and Control System”. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar sistem pemipaan dan mengerti mengenaai sistem design code dan standar ASM B31 dan standard B31.m.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 40. Diagram sirkuit hidropneumatis. Konsep gerak dan pengembangannya dari perangkat hidrolis dalam gerak pemesinan. Peter. Warring. Pp. “Pneumatic Hand Book”. Oster John.H. Wolahsky. William.m. Esposito Anthony.i Prasyarat : TKM.ke. Warring. Powell Norman. Patient. stress termal. R. pipa kategori M dan pipa bertekanan tinggi. ASME Code B31.3. Sugihartono. Sugiharton.3. Macam-macam kontrol hidrolis. “Fluid Power with Application”. 4205 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dasar tentang pemanfaatan tenaga hidrolis dan pneumatis sebagai penunjang gerakan dalam proses pemesinan.i Prasyarat : TKM. supports. 4009 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. kondisi dan kriteria desain. “Basic Applied Fluid Power”. “Dasar-Dasar Kontrol Pneumatis”. Pick up. desain tekanan.H.. Industrial examples. Sistem Pemipaan Kode Mata Kuliah : TKM. R.

G. Kekakuan struktur sheet. 1965. Daerah plastis pada retak ujung. Perambatan retak fatique.i Prasyarat : TKM. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.5. Mekanisme dan pertumbuhan retak (crack). (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Medan tegangan elastis pada retak ujung. “Fracture Section Containing Surface Crack”. Tegangan bidang dan sifat transisi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 130 . Eng.ke. kepatahan elastis-plastis. Tahanan rusak dari material. P.C. 391. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Konsep dasar dan persoalan dasar.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 42. pengalaman kerja. ASTM STP.M. Pp. Bonesteel. Prinsip energi retak bergerak dan retak diam. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. 1973. Fracture Mechanics.m. R. Aplikasi mekanik. Paris. Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu memecahkan persoalan mekanika patahan secara benar dalam rekayasa perancangan konstruksi.C.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. “Stress Analysis of Crack”.. and Sih. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Regangan bidang pada patah ulet. 4010 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. ----- 39. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Patahan & Kelelahan Kode Mata Kuliah : TKM.

Elemen pemotongan proses proses pemotongan.E. Gesekan dalam pemotongan logam. Gaya pemotongan teoritis. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. and Merchant. Pembentukan geram.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Produksi ---------38. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. Model-model mekanika pemotongan logam. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. Klasifikasi mesin perkakas. 1941. Elemen pemotongan pahat potong.m. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. Mesin Perkakas. mekanik. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. metalurgi dalam pemotongan logam. Model merchant. Pk. Sistem pemotongan miring. Gaya pemotongan dalam proses milling. teori Lee & Shaffer. M.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks.i Prasyarat : TKM. Tebal geram menurut teori merchant. Proses pemotongan. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. 131 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. 4011 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. Perpindahan panas pada material yang mengalir. Mekanisme mesin milling. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. Mekanisme mesin skrap.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 40. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. ----- ---------. “Surface Treatment of Metal”. Earn.ke. New York: American Society of Metal. Teknik Konstruksi. Mata Kuliah : Teknologi Pemotongan Logam Kode Mata Kuliah : TKM. Mekanisme mesin bubut.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Temperatur pada daerah deformasi primer. Energi potong spesifik. Plowing force and sizeeffect. UBU.

Bandung ITB. Spesifikasi produk. Pk. Perencanaan pengambilan sampel dan inspeksi 132 Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin .m. 1951.ke. Industrial Design.H. Vol. “Manufacturing Processes and System”. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman mengenai produk dan hubungannya dengan standar kualitas produk serta pendekatan pengendalian kualitas terpadu sebagai bagian dari manajemen mutu terpadu. Konsep Desain: Concept Generation. 4013 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. 1989.ke. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang metode desain produk serta beberapa faktor yang mempengaruhi. Geoffrey. Managing Project. 1985. Lee. Perencanaan produk. Identifikasi kebutuhan konsumen. Apll. Pk.i Prasyarat : TKM. Winston A. Mata Kuliah : : Standarisasi & Kontrol Kualitas Kode Mata Kuliah : TKM. Ostwald. Desain ramah lingkungan. Purwarupa (Prototyping). Munoz Jairo.C. Taufiq Rochim. Faktor ekonomi pengembangan produk. Marchel Dekker I. Desain Manufaktur. variabel dan atribut kualitas produk. Pengendalian proses. E.W. Pemilihan Konsep Produk. Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan 40.N. penyusunan dan penggunaan peta kontrol variabel dan atribut . New York: John Willey and Sons. 18 no.m. 4012 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Product architecture. and Shfeer. B. Mech. J. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. Knight. Robust Design. Definisi dan konsep pengendalian kualitas dan sistem kualitas. 4.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Boothroyd.i Prasyarat : TKM. Pengertian desain produk. Mata Kuliah : Desain Produk Kode Mata Kuliah : TKM. Pengujian Konsep Produk. 39. 1997. Phillip F. Proses pengembangan desain produk dan organisasi desain produk. Pengertian kualitas.

1990 Optimasi Produksi Kode Mata Kuliah : Beban Studi : Status : Prasyarat : Praktikum : Tugas : 41. Prentice Hall. Group Technology.. Canada: John Willey & Sons. sistem manajemen dan gugus kendali mutu dalam TQM . New jersey. Tata letak fasilitas group technology. Memahami penggunaan model analisis dan eksperimental untuk membantu pengambilan keputusan dalam masalah manufaktur. Gramedia Pustaka Utama. "Total Quality Management". Kusiak. Grant. penjadualan mesin (shop scheduling).m. Leavenworth. Otomatisasi sistem manufaktur. and R.Warehousing. “Modelling and Analysis of Manufacturing System”. Production Systems and Computer-Integrated Manufacturing”. 4015 2 sks Wp. Gazpersz. Sistem Aliran Material: assembly lines. 1985. Douglas C. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar model dan sistem manufaktur.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : penerimaan . Pk. Penggunaan alatalat perbaikan kualitas. Jakarta. 4014 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. E. Otomatis sistem manufaktur. Groover Michael P. Pk. Flexible Manufacturing System (FMS). C. Setup mesin dan pengurutan operasi.i Prasyarat : TKM. 1993. Vincent. “Automation.ke. “Introduction to Statistical Quality Control”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 42. Mata Kuliah : TKM. New Yersey: Prentice Hall. 2001. Standar nasional dan internasional untuk sistem manajemen kualitas. Montgomery. 4207 Tidak Ada Tidak Ada 133 Teknik Mesin .L.m.i TKM. Sistem Penanganan Material.. New York: John willey & Sons.S. Ronald G. “Statistical Quality Control” New York: McGraw-Hill Book Co. Pengertian model dan sistem manufaktur. 1982. Pengertian konsep dan prinsip pengendalian kualitas total . “Intelligent Manufacturing System”. transfer lines.ke. Askin. Sistem Manufaktur Kode Mata Kuliah : TKM. 2000.

“Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Atila Ertas. Co.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memberikan pemahaman mengenai optimasi dalam proses produksi pada produksi konvensional maupun produksi optimasi serta mengetahui metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi. Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. Jasbir. Introduksi Optimasi. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Komponen waktu produksi. Prosedur penentuan kondisi pemotongan optimum.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. “The Engineering Design Process”. Ruang lingkup produksi. Proses perencanaan produksi konvensional versus proses perencanaan produksi optimasi. Jesse. Mc. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Peranan jig and fixture dalam optimasi proses produksi. pengalaman kerja. Book. John Wiley & Sons.4002 Tidak Ada 134 Teknik Mesin . Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. Taufiq Rochim. 1993. New York.. Metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi.Graw-Hill. Bandung. Mata Kuliah : : : : : : : UBU. Jones.4001 6 sks Wp ≥ 126 sks. “Introduction to Optimum Design”. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. ITB. UBU. Inc. 1983. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Kondisi pemotongan optimum teoritik. S. 1989. C.5. Implementasi optimasi produksi. Arora. Komponen ongkos produksi. ----Skripsi Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum 43.

Haerman. Pk. Memahami tentang perencanaan berbagai komponen dan Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 39. Richard T. Propulsi Jet. ----- ---------.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Bentuk. “Gas Turbine Theory and Jet Propulsion”.m. W. cara pemasangan dan cara pendinginan. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin 135 . Analisis dimensi dan penggabungan komponen utama. memecahkan permasalahan dalam pengoperasian dan mengembangakan operasi dari suatu instalasi pembangkit tenaga uap.i Prasyarat : TKM. “Gas Turbine Analiysis and Practice”.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Konversi Energi ---------38.H.T.Graw-Hill. Pk. Ltd.p. Jain. Zucrow. Sistem pembakaran. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem konversi energi tenaga gas pada turbin. The Macmillan Press.m. J.K.i Prasyarat : TKM.C. Sistem Tenaga Uap Kode Mata Kuliah : TKM. 4016 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. and Rogers. New York: Mc. bahan.p. New Delhi: Khanna Publisher. Sudu turbin. B. M. Teori turbin gas. 4017 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu.L. “Gas Turbine Engineering”. Batasan-batasan dan jenis turbin. “Principle of Jet Propulsion and Gas Turbines”. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang sistem pembangkit tenaga uap sehingga mampu mengoperasikan. Teknik Produksi. John Willey and Sons. Tinjauan termodinamika. Mata Kuliah : Turbin Gas & Sistem Propulsi Kode Mata Kuliah : TKM. Jennings.

Sistem absorpsi. kondensor. pengoperasian. Wark. alat ekspansi dan evaporator.Sharkov..Graw-Hill International Edition. Stocker. Pengetahuan dasar tentang sistem pembangkit tenaga uap untuk berbagai fungsi maupun jenis output-nya. Kadir. C. “Thermidynamics” Mc. “Boiler Control Systems”. Steam jet refrigeration.1986.Co. 1996.i Prasyarat : TKM. Mir Publishers (English Translation). 1989. “Elementary Steam Power Plant”.B. Komponen instalasi: kompresor. dan peralatan perlindungan terhadap pencemaran lingkungan akibat limbah operasi. Analisis tentang siklus sistem tenaga uap dan usaha optimasi untuk mencapai efisiensi yang optimal. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . Pembahasan turbin uap dari aspek teori.Graw-Hill International Editions. Mc. AT. “Energi. G. Pembahasan komponen lain seperti kondensor. North American Combustion Handbook. SA. “Refrigeration and Air Conditioning”. Tenaga Listrik dan Potensi Ekonomi”. Sistem kompresi bertingkat. Sterman. Pk. 136 40.p. Kenneth Jr. Pembahasan ketel uap dari aspek teori.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : peralatan dari sistem tenaga uap serta dasar perawatannya. 1978. Vapor compression cycles. 1956. E. Jordan R. Introduksi. perawatan dan perencanaan. Lindsley. Sistem refrigerasi suhu rendah. David.Telvin. Pembahasan tentang sumber energi untuk sistem tenaga uap dan system konversi energinya. Refrigerant. Abdul. Wilbert F. American Society of Refrigerating and Refrigerating Engineers Data Book. perawatan dan perencanaan.Piping & Accesories. Third Ed. Beban pendinginan. John Willey and Sons Inc. Cara-cara mendapatkan efek pendinginan dan pemanasan. Mesin Pendingin & Pemanas Kode Mata Kuliah : TKM. Edisi kedua UI-Press. Mampu menghitung spesifikasi teknik dari komponen untuk tujuan pengadaan maupun manufacturing. pompa. Perencanaan AC. Mac Noughton. Heat pumps. 1992. North American Mfg. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada mesin pendingin dan pemanas serta mampu menerapkan konsep rancang bangun mesin tersebut.& Friester. 4018 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. Second Edition. Inovasi.m. LS. “Thermal and Nuclear Power Stations”. “Refrigeration and Air Coditioning”. Refrigerant dengan siklus udara. Design Volume. Sumber Daya. pengoperasian. Psychrometry.

teknik komputasi pada aliran fluida. Pk. 4019 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. Prinsip dasar manajemen energi. pembangkit tenaga. deskretisasi persamaan. instalasi listrik sehingga mampu mengoptimalisasikan efisiensi sistem energi. penyelesaian persamaan deskretisasi secara langsung Tridiagonal-Matrix Algorithm (TDMA) maupun secara tak langsung (iterasi). “Energy Management Principles”.m. et. USA. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Manajemen Energi Kode Mata Kuliah : TKM.m. Analisis ekonomi sistem energi. 4020 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. B. Linnhoff. dan lain-lain. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 137 . et. 4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan mampu melakukan komputasi secara numerik dalam fenomena perpindahan panas dan aliran fluida. D. Aerojet Electro Systems Company. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa tentang prinsip dasar energi untuk berbagai aplikasi seperti. Townsend. Analisis audit energi dengan program komputer. linierisasi suku source dan kondisi boundary.i Prasyarat : TKM. 1981. Perencanaan dan audit energi.i Prasyarat : TKM. proses pemanasan / pendinginan. sistem pemanasan /pendinginan. al.. penentuan grid. industri. Craig B. 42. Pk. Smith. John Willy and Sons: New York-Brisbane Eden. sumber dan utilisasi energi di dunia / Indonesia. Rugby CV 213 HQ: England. Deskripsi persamaan deferensial pada perpindahan panas (persamaan energi) dan pada aliran fluida (persamaan momentum). teknik komputasi pada perpindahan panas konduksi steady dan transien. The Institution of Chemical Engineers. gambaran. pengenalan beberapa metode diskretisasi persamaan. Richard. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy”. Komputasi Dinamika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. Sistem-sistem energi.W.al. deskretisasi persamaan. 165-171 Railway Terrace.p. Cambridge: Cambrige University Press.p.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 41. proses industri. Ahern. Pergamon Press. bangunan. John E. “Energy Economics”.

5. Patankar.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 126 sks.: Malalasekera W. up wind. UBU. 1980. “Computational Fluid Dynamics for Engineers”. pengalaman kerja. Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. USA: Innovative Reserch.. exponential.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Versteeg. “Numerical Heat Transfer and Fluid Flow”.. Texas: Engineering Education System. “Computation of Conduction and Duct Flow Heat Transfer”.. power-law). pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Patankar. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. 1991. Mata Kuliah : : Tujuan : Teknik Mesin . Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. 1995. Suhas V. 138 43. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).1989. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. KA. Washington: Hemisphere Publishing Corporation. HK. Suhas V. Hoffmann. Longman Scientific & Technical. “An Introduction to Computational Fluid Dynamics”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : model-model pendekatan untuk suku difusi (central different.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Inc.

2. teknologi pembuatan cetakan logam.i Prasyarat : TKM. Avner. laku panas). American Society for Metals. tembaga dan logam non ferrous lainnya. 4021 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Metalurgi Mekanik Kode Mata Kuliah : TKM. mekanisme 139 39. Baja paduan untuk bantalan. korelasi antara sifat logam. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami: sifat. Kualitas produk logam) dalam rekayasa teknologi pengerjaan logam. ----- ---------.i Prasyarat : TKM. struktur dan penggunaan dari berbagai paduan yang biasa digunakan. Uji mampu pengerjaan (bentuk. Baja paduan tahan panas. Paduan aluminium. “Intorduction to Physical Metallurgy”.4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui dan memahami hubungan timbal balik tiga parameter (1. Pk. las. pembentukan plastik logam. teori deformasi dan dislokasi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . 3. mekanisme pengerasan logam. Baja konstruksi. Mampu memilih bahan untuk suatu penggunaan. Teknik Konversi Energi.ke. Sidney H. Metal Park: Ohio. Baja paduan tahan karat.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Material ---------- 38. Baja perkakas dan pemilihannya. Pk.M.p. Dasar-dasar pengerjaan logam. mekanisme cacat dan patahan. Sifat dan karakteristik. potong.ke. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Logam Paduan Kode Mata Kuliah : TKM. “Metal Handbook Commitel”.4022 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. “Properties and Selestion of Tool Materials”. S.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. serta sifat logam-logam paduan.p.

1984. Potensial Katoda.R.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : dan otomatisasi mesin-mesin dalam industri logam. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu mengaplikasikan proses elektrolisis dalam proses pemisahan dan pemurnian logam. “Physical Chemistry of Metals”. Pembentukan ion dan ion komplek.p. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami karakteristik material serbuk. Penerbit Erlangga. Manufacturing Processes for Engineering Materials.S. Forming and Forging. uji karakteristik (fungsional dan estetika) produk. Metalurgi Mekanik.i Prasyarat : TKM. Printed in Hongkong. Parthasaradhy. “Problem in Metallurgycal Thermodynamics and Kinetics”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 41. 40. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin 140 . Jenis sell elektrokimia. Macmillan Education Ltd. Jakarta. Pk. Ohio. Elektro Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. AddisonWesley Publishing Company. Testing of Materials. “Principles of Extractive Metallurgy”.. Metalurgi Serbuk Kode Mata Kuliah : TKM. George E. Pk.p. Efisiensi arus dan energi. Rosenqvist Terkel. “Intorduction to Metallurgycal Thermodynamics” Upadhaya. Serope Kalpkjian.Gasket . Elektrolit. G. 1992.ke.i Prasyarat : TKM. Metals Park. Vermon John. 4024 Beban Studi : 2 sks Status : Wm.ke. 1988.. 4023 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Sydney. Alih Bahasa Sriati Japrie. cara pembuatan serbuk logam dan cara pengaplikasiannya pada komponen mesin. American Society for Metals. Reaksi oksidasi-reduksi: Electroplating pada macam-macam logam induk. Darken and Gurry. “Practical Electroplating Handbook”. Dieter. D.

Pk. Princeston: New Jersey.m. Sinter phase tunggal eksperimental dan mekanis. Lenel.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Produksi serbuk logam. 1986. Model kerusakan dan kondisi makrofraktografi. Principles and Applcations”. “Principles of Powder Technology”. “Powder Metallurgy Science”.H. Pencetakan. M. Rhodes. metode analisis kegagalan dan penyusunan laporan. M. Manfaat analisis kegagalan. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Sinter. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 43. Serbuk logam tahan panas & reaktif. mekanis kerusakaan dan kondisi mikrofraktografi. Studi kasus. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang manfaat mengetahui tujuan analisis kegagalan dan faktor apa saja yang menjadi dasar analisis kegagalan. Amstead. Mata Kuliah : Tujuan : Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. Perangkat untuk menganalisis kegagalan. Konsolidasi panas.. Analisis Kegagalan Kode Mata Kuliah : TKM. B. Failure Analysis and Prevention. 1980. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja.J. “Manufacturing Processes”. pengalaman kerja.ke. 42. ASM Handbook. John Willey and Sons Inc. Randall. 9 Edition. German. Cs. Ekonomi & energi yang diperlukan dan produksi magnet. Teknik Mesin 141 . ASM.i Prasyarat : TKM. 4025 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Karakteristik dan uji serbuk. Pritz V. dari segi teknik mesin dan orientasi kerusakan permukaan makroskopik. Commented carbid. “Powder Metallurgy. Metal Powder Industries Federation. Porous metal.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh.

Mata Kuliah : Pengantar Teknik Industri Kode Mata Kuliah : TKM. financial compensation. perencanaan dan pengendalian produksi. Sejarah perkembangan disiplin teknik industri.m Prasyarat : Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami latar belakang sejarah pertumbuhan dan perkembangan teknik industri.ke. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). UBU.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan 44.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. Teknik Konstruksi. Pembahasan aliran konvensional teknik. difinisi. perancangan dan pengukuran kerja. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. teknik produksi. dan peranan disiplin industri. efisiensi maupun produktivitas kerja. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Memahami secara garis besar metode-metode teknik industri dalam peningkatan.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Industri ---------38. Mata Kuliah : : Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. analisa lokasi pabrik. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.p. Pk. efektivitas. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : ---------.5. tata letak fasilitas produksi. 4026 Beban Studi : 2 sks Status : Wi. pengendalian kualitas. 142 Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . yang antara lain mencakup.

Mata Kuliah : TKM. At. Foagarty.B. N. “Introduction to Industrial Engineering and Management Science”. Wayne L. “Introduction to Industrial and System Engineering”. Statistik Industri Kode Mata Kuliah : Beban Studi : Status : 39. Englewood Cliffs.. H. Hamdy. Formulasi program linier. An Introduction”. “Operations Research: Application and Algorithms”. et. Al. Inc.. “Operation Research. Turner. “Industrial Engineering Handbook”. N. “Production and Inventory Management”.. Winston. al. Penelitian Operasional Kode Mata Kuliah : TKM.M.J. operation research.m Prasyarat : TKM. Frederick Hillier and Gerald J.ke. manajemen personalia.Graw-Hill Book Company. perancangan sistem manajemen.p. Holden day Ltd. Lieberman.m 143 Teknik Mesin . Englewood Clifts. 1993. Prentice-Hall. model-model jaringan kerja (Network Models). 1994. metoda grafis algoritma simplex. Pk. Mc. assignment problem. analisis sensitivitas masalah dualitas. Philip Hicks. Prentice Hall Inc. Inc. Pembahasan pengaruh operation research dan analisa sistem skala besar dalam perkembangan disiplin teknik industri yang mencakup . 4027 Beban Studi : 2 sks Status : Wi. Prentice Hall Inc. Mc. 4103 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pengertian dalam menyelesaikan permasalahan optimasi. 1997. Taha. “Intorduction to Operation Research”. project management dan konsep dasar sistem. “Principles of Operation Research”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 40.p. Duxburry Press. Pk. program integer. Wayne C. Maynard. 1991. Wadsworth. transportation problem. 1991.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : manajemen finansial. khususnya yang bersifat deterministik dengan variabel-variabel yang diskret dan kontinu. 4028 2 sks Wi. Teori Antrian (Queueing Theory). dan problematik material handling. mathematical programming (determenistic & probabilistic models). 1997.J. Pengantar pemodelan yang bersifat deterministik dengan variabel-variabel diskrit (integer) maupun kontinyu.Graw-Hill.ke. ekonomi teknik. 1997. California. 1991. Sanfransisco. Wagner H..

Strategi operasi. Job design. Nicholas J... “Production & Operation Management”. 4029 Beban Studi : 2 sks Status : Wi. “Statistic for Experiments”. John Willey & Sons. Statistika Non Parametrik: Metode-metode non parametrik untuk pngambilan keputusan. Manajemen Produksi Kode Mata Kuliah : TKM.. Bandung. R.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : TKM. 1992. GEP. Desain blok acak. & Nicholas I. Chase & Mark M. New York.p. “Desain dan Analisis Eksperimen”. New Jersey. New Dlhi. 3rd ed. 1985. Miller. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . Pk. Private Ltd.. “Fundamentals of Operations Management”. Raymond H. Davis. 1978. Estimasi Statistik.. “Probability & Statistics for Engineers” Prentice Hall of India. Tarsito. edisi 4. Walpole. Analisis Regresi dan Korelasi. Prentice Hall.m Prasyarat : TKM.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai hal-hal yang berkaitan dengan proses pengelolaan (manajemen) aktivitas produksi/operasi yaitu aktivitas yang ditujukan untuk memberikan nilai tambah dari segala sumber input yang harus ditransformasikan menjadi output secara efektif dan efisien dari suatu sistem produksi/operasi. Sistem distribusi. Irwin Inc. “Production and Operations Management”.E. 1985. Jenis-jenis distribusi variabel random diskret dan berkelanjutan. E. production standards & work measurement. Ronald E & Meyer. Perencanaan lokasi pabrik. 1981. Perancangan percobaan: Desain acak sempurna. 1995. Labor & material standards. kapasitas dan investasi.J. New York. 5th. & Ebert. Aquilano. Introduksi tentang manajemen operasi. 1995. Richard B. Perancangan sistem. Box. Desain bujur sangkar. Adam. Homewood III: Irwin Allen Inc.ke. Perancangan produk dan proses. MacMillan Publishing Co. Inc. 144 41. sistem industri/operasi dan produktivitas. “Probability & Statistics for Engineers and Scientist”. Pengambilan keputusan dalam manajemen produksi. Desain faktorial. 4107 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu mempergunakan teori statistik untuk pengolahan data industri.. Richard B. Sudjana. Richard D. Statistik Inferensi (Uji Hipotesis Statistik). John E. Uji kecocokan (Goodness of Fit) data. Perawatan fasilitas. Chase. Aquilano. Irwin & Freud..

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Dervitsiotis. Inc. Kostas N. Hoffman. Fungsi perencanaan dan pengendalian produksi. South Western Publishing Co. “Production and Inventory Management”. John E. make to stock. Donald. Jakarta.. John Willey & Sons. Teknik-teknik peramalan permintaan. “Forecasting”.. Mac Graw-Hill Book Co. Forgarty. Blackstone. Pk. Mac Graw-Hill Book Co.. “Operation & Industrial Management Designing and Managing for Productivity”. 1982. Spyros at all. Mata Kuliah : Teknik Mesin . New York. Perencanaan material untuk Dependent Demand: mekanisme Material Requirement Planning (MRP I). Inc. James E.. flow shop. assembly to order dan engineer to order. “Integrated Production Control Systems”. 2001. Vincent. John Willey & Sons. Delmar.ke. “Production Planning and Inventory Control”. Canada. Gramedia Pustaka Utama.. Bedworth. 2rd Ed. Perencanaan material dan pengendalian persediaan untuk Independent Demand (Konsep Economic Order Quantity). 1982.. batch. Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.p. 1991. David D. New Delhi. TR. Pengurutan dan penjadualan operasi pada mesin/prosesor (machine sequencing & scheduling). Gaspersz. “Production Control: A Quantitative Approach”.4002 Beban Studi : 2 sks 145 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 43. Perencanaan agregat (aggregate planning) dan penentuan Jadual Induk Produksi (Master Production Schedule). 1983. Masalah Keseimbangan Line/lintasan Produksi (Line Balancing). make to order. 4030 Beban Studi : 2 sks Status : Wi.m Prasyarat : TKM. 1985.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan kemampuan untuk menerapkan teknik-teknik perencanaan dan pengendalian produksi dalam sistem produksi yang berbasis pada konsep Material Resource Planning (MRP II). Prentice Hall of India. Cincinati. Makridakis.. Penjadualan tenaga kerja (personnel scheduling)... Konsep dan prosedur MRP II. 1981.. JH. Pengertian sistem produksi/manufaktur. Mata Kuliah : Perencanaan & Pengendalian Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. New York. “Operations Management”. job shop. 42. DW. Bailey. Biegel.

(Kuliah Kerja Nyata-Praktek). pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung Status Pilihan ---------45. Teknik Industri. 4113 2 sks Pk. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 126 sks. UBU. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Mata Kuliah : : Status : Wi Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. pengalaman kerja. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. 4203.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. 4202 Tidak Ada Tidak Ada 146 Teknik Mesin .5. Mata Kuliah : Korosi Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas : : : : : : TKM. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : ---------.m TKM.

W. Pengujian laju korosi.. Trethewey. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami teknik dalam analisis tegangan eksperimental. strain gage. CEMA. metode Moire. alat bantu dan alat pengaman stabilitas. metode lapisan getas dan pemakaiannya. Perkembangan metode baru.”Korosi”. Prinsip korosi sell. analisis dari data strain gage. photo elastis dengan metode refleksi. K. Pesawat Angkat & Alat Berat Kode Mata Kuliah : TKM. Macam-macam pesawat pengangkat. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar perancangan pesawat angkat. “Conveyor and Related Equipment”. 4115 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. sistem pembangkit gaya angkat. “Mesin Pemindah Bahan”. Darken and Gurry. Diagram Pourbaix. “Chain for Power Transmision and Material Handling”. 4114 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Jenis korosi pada logam . Korosi lingkungan. Spivakovsky. Pengulangan dasar teori elastisitas. Metode pengukuran regangan. Persamaan keseimbangan. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 147 . pengenalan metode-metode 46.R. Analisis kekuatan sistem pesawat pengangkat. “Belt Conveyor for Bulk Material”. Alih bahasa Alex Tri K. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. Pompabilitas dan hubungan tegangan regangan dalam tiga dimensi. Pencegahan dan pengendalian korosi. Jenis polarisasi. Jenis sell elektrokimia. Rudenko. strain gage sirkuit dan instrumentasinya. “Physical Chemistry of Metal”. Analisis Tegangan Eksperimental Kode Mata Kuliah : TKM. teori photo elastisitas dua dimensi. Metode optik.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat mengetahui terjadinya reaksi logam dan lingkungannya yang dapat menyebabkan menurunnya sifat mekanik dan fisik. ACA.

Algoritma optimasi desain interaktif. 4209. cost function. Boresi et. New York: Mc.. “Advanced Calculus for Applications”. Komputasi & Perancangan Model Kode Mata Kuliah : TKM. “Advanced Mechanic of Materials”. konvensional vs desain optimum). Komputasi desain optimum konstrain: Ide dan konsep dasar.. Franklin E. 4116 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. 4117 2 sks Pk.J. “Experiment Stress Analysis”.GrawHill Book Co. al. 4108 Tidak Ada 148 Teknik Mesin . International Edition. Komputasi desain optimum tak konstrain: Konsep umum terhadap algoritma numerik.. Optimasi grafik. Prentice Hall Inc. Konsep desain optimum: Konsep dasar. Optimasi desain praktis: Formulasi problem optimasi desain praktis. Englewood Cliefs N. Linearisasi problem konstrain. Daily and Riley. 1978.. Roak and Young.Graw-Hill. USA.. 1965. Robotika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum 48. Problem desain optimum tak konstrain. Arora Jasbir S. Problem desain optimum konstrain. Metode Newton. Metode steepest descent. 1989. Fisher. Model matematik umum pada desain optimum. Inc.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : baru hybrid stress-analysis untuk analisis tegangan penggunaan strain gage dan metode photo elastisitas. Desain engineering. Singapore.p TKM.Graw-Hill. 1981. Introduksi desain (proses desain. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan : 49. Second Edition. New York: Mc. Second Edition. Mata Kuliah : : : : : : TKM. John Willey & Sons. 1978. New York: John Willey and Sons. “Formulas for Stress and Strain”. Mc.. Hildebrand F. Optimasi desain interaktif: Peranan interaktif pada optimasi desain. konstrain desain. Faupel Joseph H. “Introduction to Optimum Design”. Metode Constraint steepest descent. Dasar formulasi problem desain: Variabel desain. “Engineering Design”. Minimisasi 1 demensi. USA. Metode conjugate gradient. desain teknik vs analisis.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar desain pemodelan dan menyelesaikan komputasi serta optimasi dari problem-problem teknik.B.

mechanics and control”. Harry H. 1989. vision & intelligence”. Disesuaikan pada setiap topik yang akan diberikan dan berdasarkan temuan mutakhir melalui media maya (internet) atau temuan para ahli pada bidang masing-masing. Yoram. analisis dinamika robot.“Fundamentals of Robotic Engineering”. 1989. Fu. Craig. Mikell P. biomekanik. komponen pembentuk robot. analisis kecepatan dan gaya statik pada manipulator. Groover. technology. Poole.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen robot dan memahami dasar-dasar perancangan robot. “Industrial Robotic.. 4111 149 50. Mir Publisher: Moskow. fenomena kopel pada problem teknik. 1985. “Robotics for Engineers”. Kozyrev. Teknologi Tepat Guna Kode Mata Kuliah : TKM. 4118 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun dan mengembangkan teori dasar yang disesuaikan penemuan keilmuan mutakhir untuk menyelesaikan problem-problem teknik. penerapan frame pada link robot. John Willey & Sons. Penemuan-penemuan keilmuan yang mutakhir pada bidang: rekayasa desain.Graw-Hill International Edition: Singapore. programming and application”. Van Nostrand Reinhold:New York. analisis kinematika maupun kinematika invers dari manipulator. Addison-Wesley Publishing Company: New York. New York. Yu. serta pemrograman robot manipulator Koren. John J. control. 1986. Mc. “Introduction to Robotic. Klasifikasi robot. robotika. Mc. 4132 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. “Industrial Robots Handbook”. transportasi. K. sensing. Graw-Hill. turbo machinery. desain mekanisme manipulator. International Edition: Singapore.. Mata Kuliah : Teknik Mesin .. 1989. teknologi agribisnis. 1986. “Robotic. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 51. Topik Khusus Kode Mata Kuliah : TKM.S..

Whirling phenomenon. reciprocating mass. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar getaran permesinan. Pemanfaatan energi air untuk pembangkit energi sederhana. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang getaran permesinan. Experimental and Maintenance aspects. Pokok Bahasan: Rotating Machinery and reciprocating engines. bahan bakar serbuk kayu. Rotor dynamics’ shaft. D. “Appropriate Technology for Developing Countries ” . prinsip-prinsip interaksi antara manusia dengan teknologi disekitarnya. New Jersey. Kepustakaan : Andrew D. passive vibration control. rotating mass. 4146 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Principle of Motor installation and Fondation. Pemanfaatan energi matahari untuk pengering (kopi. Teknologi pompa penggerak sendiri (self action pump). Mata Kuliah Getaran Permesinan Kode Mata Kuliah : TKM. fondation design.S. dsb. dynamic response. Kepustakaan : Steward. and Mansell. 1992. Vibration for Engineers. discs and bearings.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar teknologi tepat guna. prinsip-prinsip getaran pada mesin berputar dan mesin putaran bolak balik. Pemanfaatan bahan bakar dari sampah organik. Dimarogonas. 150 : Teknik Mesin . Proses pembuatan Biogas. D. perancangan prototipe atau perancangan peralatan/mesin jadi. vibration isolation. Fuller. dynamic response. Finite Element model.J.B. dalam bentuk konsep perencanaan (perhitungan & gambar). A. Prentice Hall. frekuensi natural. balansing dan ketidak setimbangan masa dan eksitasi harmonik. vibration measurement. and introduction to active vibration control. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. Sam Haddad. Dynamic response due to unbalance mass and harmonic excitation. Industrial application. Menampung kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna.). Model metode elemen hingga. Dynamic loading. Prinsip pembuatan bahan bakar melalui proses gasifikasi. Natural frequency and modes. 52. Pokok Bahasan: Konsep pembuatan tungku sederhana dengan bahan bakar sekam. Reciprocating engine dynamic model. Gyroscopic effects. daun tembakau. critical speed. Teknlogi industri kecil (rumah tangga). “Appropriate Technology”. Francis. types of isolation.

John Wiley & Sons. Michel Lalanne.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya John M. 45. McGraw-Hill. pemotongan elektrik (Electric Discharge Machining). Vibration and Shock Isolation. pemotongan berkas laser (Laser Beam Cutting). New York. pemotongan kimiawi (Chemical Discharge Machining dan Electro Mechanical Discharge Machining). 1990. “Manufacturing Processes”. John willey & Sons: New York. Serope.. Crede. DD. Tata. New York. 4th edition. Contoh penggunaan masing-masing proses tersebut pada komponen pemesinan. Addison Wesley Publishing Company: New York. CE. John Willey & Sons.: New Delhi. Amstead. “Product Technology”. 1989. 1979. Rotodynamics Prediction in Engineering. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa dapat mengetahui konsep. Rotodynamics of Turbomachinery. Dynamics of Bases and Foundations. J. 1988. 1962. pemotongan berkas energi tinggi (High Energy Beam Machining). McGraw Hill. 1980.H. Konsep dasar proses pemesinan non-konvensional serta keuntungan dan kerugiannya dibandingkan dengan proses pemotongan konvensional. Bowles. keuntungan dan kerugian serta aplikasi proses pemotongan non-konvensional. 4120 Beban Studi : 2 sks Status : Pp. Kalpakjian. Mata Kuliah : Teknik Mesin . Guy Ferraris. Proses pemotongan nonkonvensional terdiri dari pemotongan ultrasonik (Ultrasonic Discharge Machining).Graw-Hill Publishing Company Ltd.E. New York. Perencanaan Tata Letak Pabrik Kode Mata Kuliah : TKM. Vance. HMT.. 1962. Mata Kuliah : Pemotongan Logam Non Konvensional Kode Mata Kuliah : TKM. 4119 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM.. Inc. pemotongan water jet (Water Jet Cutting). New York. Mc. Foundation Analysis and Design.. John Wiley & Sons. Inc. “Manufacturing Engineering & Technology”. New York. Inc..i Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 151 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 46. Barkan. B..

. Jakarta. 1984. Perencanaan kebutuhan personil. Prinsip-prinsip dasar pencekaman. John Willey. “ Perkakas Bantu”. Definisi perkakas bantu pegang (fixture) perkakas bantu tuntun (Jig). Teori lokasi dan pencekaman : lokasi benda kerja dalam sistem referensi mesin perkakas. peralatan dan penunjangnya). Tompkin. Pengertian tata letak fasilitas dan prosedur perancangannya.: Canada. White.. PWS Publishing. Perencanaan proses produksi dan pola aliran bahan. & John A. 1997.New York. Apple. jenis perkakas bantu mesin freis. Perkakas bantu pegang. 1982. 47. Perencangan perkakas bantu: informasi dan keahlian yang dibutuhkan serta tahapannya dalam perancangan. Jenis-jenis pencekaman. Co.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memberikan pengetahuan tentang prosedur yang sistematik untuk merancang tata letak fasilitas produksi dan fasilitas penunjangnya. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 152 . 4121 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menguasai perkakas bantu sebagai faktor pendukung utama dalam industri manufaktur. 1996. Sritomo. Perkakas bantu tuntun. “Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan”. Pembuatan perkakas bantu. Coco Ibrahim. Lab. mesin bor. James M. Ekonomisas dan optimalisasi perkakas bantu. Metrologi Industri Mesin FTI – ITB. “Handbook of Industrial Engineering”. John Willey & Sons. Perancangan tata letak rinci. Penanganan material (material handling). Inc. S. prinsip-prinsip dasar lokasi alat-alat dan metode lokasi. Boston.. John Willey & Sons. “Facilities Planning”. 1983. Perencanaan kebutuhan luas lantai untuk kegiatan produksi dan non produksi. Gavriel. Pendekatan dalam perancangan tata letak fasilitas dengan metoda kuantitatif dan kualitatif. Heragu. Analisis aliran material dan hubungan antar kegiatan. Inc. mesin sekrap dan sebagainya. James A. Perkakas Bantu Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. Guna Widya. ComputerAided Layout. fungsi perkakas bantu dalam proses produksi. Perencanaan kebutuhan fasilitas produksi (mesin. “Plant Layout and Material Handling”. New York. Salvendy. “Facilities Design”. Wignyosoebroto.

Spesifikasi geometris. Sharp K. Laba-rugi dan Harga Pokok Penjualan. 48. ASME. Akuntansi Biaya Kode Mata Kuliah : TKM. “Experimental Methods for Engineers”. Perhitungan biaya langsung dan tak langsung. 1970. Sistem pencatatan biaya berdasarkan historis dan standard. Holman. Perkembangan alat dan metode pengukuran geometri. New York. 4123 Beban Studi : 2 sks Status : Pp. Analisis titik impas.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya K. 4122 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. alokasi dan kalkulasi biaya produksi untuk keperluan perencanaan dan pengendalian produksi. USA. Struktur biaya Produksi dan Penjualan. “Hand Book of Dimensional Measure”. Sistem biaya standard dan analisis variansi. Konsep dan Klasifikasi Biaya. “Hand Book of Industrial Metrology”. Perhitungan biaya berdasarkan Pesanan (Job Order Costing) dan berdasarkan Proses (Process Costing).i Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan metoda analisis. Industrial Press Inc. Sistem dan proses pencatatan serta pengolahan data keuangan (jurnal. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu menerapkan metode-metode pengukuran yang benar terhadap peralatan mesin serta mampu menganalisis data hasil pengukuran dengan konsep statistik untuk penarikan kesimpulan. “Practical Engineering Metrology”. Parago.P. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49. B. Praktikum pengukuran geometris dengan alat ukur yang tepat dan analisis hasil pengukurannya. 1980. ledger dan rekening T). Alat ukur. Laporan Neraca. Kontrol kualitas. Henricksen. Mata Kuliah : Metrologi Industri Kode Mata Kuliah : TKM. 1984. Konsep statistik dalam Metrologi Industri. J. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 153 . “Jig & Fixture Design Manual”. Pengertian dasar. Alat ukur dan pemakaiannya.W.

“A Course in Internal Combustion Engines”. : Prentice Hall Inc. Uzry. “Marine Internal Combustion Engines”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Flemming.Hill Book Co.L. 1982. Teori dan perhitungan tekanan indikasi rata-rata. Moscow: Mir Publishers. “Cost Accounting: Planning and Controlling”. tangensial. kompresi. “Motor Vehicle Engines”. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Petrovsky. & Hammer.Graw. Mary M. 1984. New York: Mc. and Lawrence F. Cincinati. 4124 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Introduction . A. Grant. 1964. New Delhi: D. Turbin Air Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 45.. Bell.. Maleev. 1984.. LH. Horngern. BHP dan SFC.K. New York : The Mac Millan Co. M. “Internal Combustion Engines”. Teori dan perhitungan poros engkol piston. ekspansi/kerja). Mengetahui peralatan bantu/kontrol yang dipakai. Kovakh. South-Western Publishing Co. M.P. pembakaran. “Basic Accounting and Cost Accounting”. Mc.and Sons. Charles T. P-V diagram. Motor Bakar Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 46. R.R. pelumasan. pendinginan dan bagian-bagian utama lainnya.J.Graw-Hill. N. New York: Von Nostrand Reinhold Co.. IHP.. MF. Mathur. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip konversi energi pada motor bakar. balancing. Diagram gaya-gaya inersia.L. “Management Accounting & Control Techniques for the NonAccountant “. Teori dan perhitungan siklus aktual (langkah pengisian. 4125 2 sks Pke TKM. Mampu melakukan rancang bangun motor bakar. Englewood Cliffs. E. “Cost Accounting: A Managerial Emphasis”. Analisis siklus teoritis dan aktual motor bakar dua langkah dan empat langkah. Matz... Moscow: Peace Publishers. V. 4216 Tidak Ada Tidak Ada Teknik Mesin 154 . M.L. pompa bahan bakar. 1985. firing order. Sharma.

“Centrifugal & Axial Flow Pump”. London: Robert E. Volute Casing & Diffuser. A. Pompa & Kompresor Kode Mata Kuliah : TKM. 1985.J. New York: John Willey & Sons Inc. Kavitasi. Nekrasov. Simbol hidolik. Pengertian umum Turbin Uap. Airfoil. Moscow: Peace Publishers. Aliran uap dalam saluran. Pengertian uap dan sifat-sifatnya. Draft tube. Motto Euler. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem Konversi Energi Tenaga Uap pada Turbin Uap dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Uap. Karakteristik. Water hammer. Pelz. Gaya axial dan cara balancing. Similaritas perhitungan dimensi utama. Centrifugal Pumps. Ekspansi uap dalam Nozzle. Klasifikasi. Energi grade lines. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada Pompa & Kompresor dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Pompa & Kompresor. “Centrifugal Pump and Blowers”. “Pompa & Kompresor”.H. Sistem tenaga uap. Fakultas Teknik Unibraw. Gunadiarta I Made. Pompa & instalasinya. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . “Hydraulic Turbines Theory and Design”. “Hydraulic for Aeronotical Engineers”. Termodinamika uap. Turbin Uap Kode Mata Kuliah : TKM. Kavitasi. Blower dan Fan. Malang. turbin setting. Ekspansi uap 155 47. 1967. 4127 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. M. A. Acesories. Klasifikasi dan karakteristik. Teori similaritas dan kecepatan spesifik. “Hydraulic Turbines”. Stepanoff. Church. B.H. Necleba. P. Krieger Publishing. Perlengkapan turbin air. Introduksi. Positive Displacement Pumps.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memahami sistem Konversi Energi tenaga air pada Turbin Air dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Air. Pompa aliran axial. Parameter-parameter utama. Segitiga kecepatan. 4126 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Kompresor. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 48. PLTM/PLTA.

termasuk pembahasan tentang sistem aliran udara. Moving dan guide blade pada Turbin Reaksi. “Thermal PowerEngineering”. El Wakil. memahami penerapan dan pengoperasian serta perawatan ketel uap.”Principles of Energy Conversion”. Menentukan ukuran nozlle dan blade. Mata Kuliah : : : : : : : TKM.Graw-Hill.M. SR.. Fakultas Teknik Unibraw. “Steam Power Plant”. Konversi energi didalam ketel uap meliputi. Turbin-turbin gabungan dan perhitungan efisiensinya. 1979. Westbury House England.. Spesifikasi. Ltd. “Boiler”. Agarwal. Ketel Uap Kode Mata Kuliah : TKM.. Goodal P. London. termasuk keselamatan kerja dan undang-undang tentang ketel uap. klasifikasi dan konstruksi berbagai macam ketel uap. bahan bakar. Baian-bagian utama dan konstruksi Turbin Uap. Blade dan nozzle pada Turbin Impuls. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip dasar tentang konversi energi.” Turbin Uap (Teori dan Perencanaan)”. Archie W.. Hifni H.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : dalam Blade. Culp. D. bahan bakar. gas asap dan aliran sirkulasi air/uap didalam ketel uap. Mc. Dasar-dasar perencanaan ketel uap beserta bagian-bagiannya. proses perpindahan panas/kalor yang terjadi didalamnya. proses pembakaran bahan bakar. perancangan ketel uap. Dasar-dasar perencanaan Turbin Uap. 4128 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM..W. Shield Carl D. 1990. “The Ejjicient Use of Steam”. 4129 2 sks Pke TKM.”Ketel Uap”. “Teknologi Tenaga Uap”. Setiardjo. 4216 Tidak Ada Tidak Ada Teknik Mesin 156 . Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 50. Sudjito. Perhitungan kekuatan bagian-bagian utama Turbin Uap. Dinamika Gas Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 49.

pertanian rumah tangga. Aplikasi aliran gas dalam nozel. Sistem konversi energi photovoltaik. 1995. Duffie. Jakarta: Pradnya Paramita. “Solar Engineeringof Thermal Processes”. & Roshko. Arismunandar Wiranto (penterjemah). Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52. John A. Persamaan aliran gas dengan gesekan. Gelombang muaian Prandtl Meyer serta aplikasinya. 4131 Beban Studi : 2 sks Status : Pke 157 51. dan lainnya. kejut miring. Pengetahuan dasar dan teknik pemanfaatan tenaga matahari untuk pemanas air. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang berbagai aspek untuk memanfaatkan tenaga surya dalam bentuk panas. Gelombang aliran Subsonik dan Supersonik. “Elements of Gas Dynamics”. Beckman. Zierp. iklim dan partikel lain di atmosfir. Dinamika gas satu dimensi. Pengaruh perpindahan kalor dengan aliran gas. Teknologi Tenaga Surya Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Teknik Mesin . Desain kolektor tenaga matahari sebagai pengumpul panas untuk berbagai besaran temperatur. Mampu mengidentifikasikan potensi tenaga surya untuk pemanfaatan di bidang industri. A. H. Analisis teknik untuk dapat memprediksi ketersediaan dan sifat radiasi matahari di suatu daerah.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami teori dasar tentang gas. “Teknologi Rekayasa Surya”. Sprigger Verlag. John Willey and Sons. penyuling air laut. Gelombang kejut normal. 4130 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. mampu menganalisis dan menerapkan teori dinamika gas dalam sistem teknik. Pembahasan tentang jenis-jenis bahan. kompor masak. Liepmann. Jurgen.W. Difuser dan terowongan angin. Optimasi Perancangan Sistem Termal Kode Mata Kuliah : TKM. William A. 1980. dan pembangkit listrik sistem thermal maupun photovoltaik. Analisis ketersediaan tenaga matahari di bumi karena pengaruh perubahan posisi matahari. listrik dan lainnya. pemanas udara mesin pendingin. Serta dapat merencanakan aspek-aspek teknik dalam rangka implementasinya. Ted J. New York: Berlin Heidelberg. “Theoritical Gas Dynamics”. Jansen.

dan analisis ekonomi terhadap sistem tersebut. pengaruh gas-gas buang. The Institution of Chemical Engineers”. pengumpulan dan pembuangan limbah.213 HQ: England. Peranan insinyur dalam masyarakat dan bisnis.J. G. D. pemodelan dan perencanaan sistem termal. kontrol terhadap zat yang mudah terbakar. polusi udara. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan optimasi dari berbagai sistem termal. recycling & reuse. B. et. (materi dimasukkan ke ekonomi teknik dan manajemen industri). New York: John Willey & Sons.. konsep exergy. pembuangan limbah. Micchael. 165-171 Railway terrace. 158 53. institusi kode etik insinyur Indonesia. regulasi dan standar. Teknologi Energi & Lingkungan Kode Mata Kuliah : TKM. management konsumsi energi. instrumen ekonomik). pengumpulan limbah industri. John E. limbah berbahaya.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : TKM. Bejan. analisis thermoeconomics dan optimasinya. Konsep dasar perencanaan sistem termal. Linnhoff. termodinamika. aplikasi dalam sistem aliran fluida. Townsend. Tsatsaronis. Moran. suara dan pengaruh atmosfir global). 4133 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang berbagai pengaruh energi dan limbah energi terhadap dampak lingkungan. Etics for engineers. teknik-teknik analisis dan numerik dalam desain sistem energi.W. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. dan perpindahan panas. 1996. al. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin .”Thermal Design and Optimization”. Masalah-masalah lingkungan (limbah padat. (materi dimasukkan ke Pendidikan Pancasila atau FIP). optimasi desain untuk sistem kogenerasi. aplikasi material baru dalam teknik dan pengaruh lingkungannya). Isu-isu mengenai lingkungan dan dampaknya (pengaruh tegangan tinggi dalam peralatan. USA: John Willey & Sons. Innovation and entrepreneurship. Rugby CV. Ahern. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy. Teknik Management lingkungan (minimalisasi limbah. Adrian. analisis dan optimasi sistem energi.

Mc. Harper & Row. Komposit material dan metode pencampuran material. Fuel Cell Kode Mata Kuliah : TKM. Jakub. “Fuel Cells and Hydrogen”. F. struktur. Copyright. substitusi rantai. Pusz. tipe-tipe fuel cell serta keuntungan dan kerugiannya: PAFC.Graw-Hill. “Air Pollution. Pengaruh dan modifikasi. Gunawan. 1981. Soeriaatmadja. 4134 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Writing business plans.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Patent law. ITB. Accessing venture capital. 1977. Solid date polymers. 1979. AFC. metode-metode pembuatan Hidrogen. 159 54. cross linking dan pencabangan dengan sifat mekanik & fisik polimer. Gajah Mada Univercity Press. prinsip kerja fuel cell. Intellectual Property. “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan”. Pusz. berat molekul komposisi. Hidrogen dan sifat-sifatnya. “Enviromental Impact Assessment”. “Air Polluting”. Jakub. PEMFC. Center. SOFC. Market research and marketing. Suratmo. 4215 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang berbagai aspek dari sumber energi alternatif bahan bakar fuel cell. “Analisa Dampak Lingkungan” Pusat Studi Lingkungan Hidup. komposit dan keramik serta macam-macam proses manufakturnya maupun aplikasinya. Larry W. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses pembentukan polimer. New York. its Origin and Control”. aplikasi fuel cell. 1995. Wark. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . Polimer & Komposit Kode Mata Kuliah : TKM. MCFC. Polimerisasi. Canter. “Alternatif Energy Sources”.Graw-Hill. Warner. 4135 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. Mc. Teknik pembentukan polimer. 1983. Teknik pembentukan keramik. Yogyakarta. Reaksi kondensasi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 45. Reinforced polimer dan keramik komposit.

L. New York: John Wiley & Sons. “Text Book of Polymer Science”. Z. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. rancangan dan karakteristik komposit. Ekstraksi Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. Henct. sifat-sifat permukaan dan pengukurannya. Kuznetson. F. “Introduction to Ceramic”. Jaringan glas. Pembuatan pellet. Rosenqvist. memahami sifat dan mampu memilih dalam pengaplikasiannya. “Text Book of Polymer Science”. New York: John Willey & Sons. dioda dan semikonduktor. Series on Sclence and Technology of Materials. “Ultra Structure Processing of Ceramics. F. Terkel. Glasses and Composites”. Bill Mayer. Jang. “General Metallurgy”. “Metal Process Engineering”. Glasses and Composites”. W. Pengontrolan komposisi logam. L. New York: John Willey & Sons. verifikasi rancangan perbaikan karakteristik. 4137 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. interface dan interphase dalam komposit. jaringan struktur material. Pengolahan awal hasil tambang. Macam dan jenis senyawa biji logam. Penyiapan kristal dan teknik pembuatan. New York: John Willey & Sons. 160 46. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip pengolahan biji logam menjadi produk logam setengah jadi. “Principles of Extractive Metallurgy”. “Advanced Polymer Composites (principles and application)”. Polukhin. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin .Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Bill Mayer. Kingery. Henct. New York: John Willey & Sons. Material Baru Kode Mata Kuliah : TKM. sifat-sifat fisis transistor. membandingkan material. P. “Ultra Structure Processing of Ceramics. Pyrometallurgy dan Hydrometallurgy. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui macam material baru. Bor. 4136 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM.

American Society for Metal Park. Ohio. perkembangan dan aplikasi sistem manusia-mesin yang mencakup area kerja. Perlakuan awal dalam pelapisan. Finishing and Coating”. Metal Handbook Ninth Edition. Japan. 4138 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. Halling. dari sistem kerja yang terdiri dari manusia. plasma dan ion. ruang lingkup bahasan. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . “Principles of Tribology”. “Termo Kimia Metalurgi”. mesin. sehat dan efisien). “Practical Electroplating Handbook”. Parthasaradhy. Definisi. faktor-faktor kondisi pelapisan.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Wahyono. peta-peta kerja. electroplating plastik. 4139 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang dasar-dasar perancangan sistem kerja yang terpusat pada manusia. S. pelapisan electroless. Wood. 4211 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membandingkan pelapisan konvensional dengan pelapisan inovatif dalam bidang teknik mesin. dan hasil proses pelapisan. “Microphotographs of Plating Defects”. check list & 5W2H. perancangan produk dan peralatan kerja. William G. Reka Rio. “Surface Cleaning. S. Prentice Hall. Pendekatan perancangan sistem kerja yang berpusat pada manusia serta bertoleransi terhadap kesalahan berdasarkan 161 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 45. material.V.5. “Fisika dan Teknologi Semikonduktor”. nyaman. peralatan dan lingkungan kerja (fisik maupun psikis) untuk mendapatkan rancangan sistem kerja yang lebih baik (efektif. Metodametoda identifikasi permasalahan dan teknik analisis perancangan kerja mencakup antara lain. Konsep pelapisan inovatif dan pelapisan rekayasa. Osaka Institute of Technology. Vol. J. lingkungan kerja. Englewood Cliffs. N. jenis-jenis pelapisan uap logam. 7 tools dan sebagainya. Mata Kuliah : Pelapisan Inovatif Kode Mata Kuliah : TKM. New Jersey. Analisis Perancangan Kerja & Ergonomi Kode Mata Kuliah : TKM. Takeo Oki. 48. aman.

“Fitting The Task to The Man: An Ergonomic Approach”.Graw-Hill. biomekanika kerja. “Dealing with Complexity: An Introduction to Theory And Aplication of System Science”. DNP. perancangan display. RS. Implementasi Model. Wignjosoebroto. yang mencakup Kaizen. et. “Mathematical Modelling: A Tool for Problem Solving in Engineering. 46. Biological and Social. Sutalaksana. E. David. “Time and Motion Study: Design and Measurement of Work ”. Memahami kemampuan memformulasikan permasalahan secara holistik dan teleologik dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan. Mc. New York. 1990. “Teknik Tata Cara Kerja”. IIE.Graw-Hill Inc. Pustaka Gramedia.al. Simulasi Diskret. Pergamon Press. 1991. John Willey & Sons. Markov Kontinu. C. Dinamika perancangan.. antropometri. Proses Pemodelan. 1992. 1990. Verifikasi dan Validasi Model. 1988. 1995. Imai.. “Kaizen”. fisiologi kerja. Bridger. Pemodelan Sistem Kode Mata Kuliah : TKM. 4140 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang konsep sistem dan pendekatan sistem serta aplikasinya dalam memecahkan permasalahan nyata. Granjean. Murthy. Sritomo.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : prinsip ergonomi yang meliputi. “Ergonomi. Mc. Model Markov Diskret. Pengertian Simulasi. Robert L. Oxford. lingkungan kerja dan psikologi kerja. Prinsip-prinsip pengukuran kerja. Guna Widya. Pembentukan Model. Bilangan Random. Jakarta. 1982. Pengertian model. Plenum Press. England. Bandung: TI-ITB. Averill M Law. London. value analysis dan value engineering. Garson H. Fllod and R. Barnes. “Industrial Ergonomic”.. Model Deterministik. Simulasi Kontinu. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 162 . Model Probabilistik. Masaki. 1995. al. Physical. Memberikan kemampuan untuk memformulasikan permasalahan menjadi model matematik dan melakukan analisis model tersebut. Studi Gerak dan Waktu”. Jakarta. Sciences”. e. “Simulation Modelling and Analysis”. New York. “Introduction to Ergonomics”. 1980. Taylor & Francis Ltd. 1985. Jenis-jenis model.A.

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 48. Pengantar Decesion Suport System (DSS). “Management Information System”. analisis dan perancangan sistem informasi serta manajemen sistem informasi. Evaluasi SIM. Al. J. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 163 . 1985. New York: Mc.B. “Management Information System” PHI 1998. Andi Offset Yogyakarta. Administrasi SIM. New York . Andi Offset Yogyakarta 1995. expert systems fuzzy logic.A. Mc. et. Sandi Setiawan. G. Perancangan SIM. SIM dalam organisasi. M. Pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM). dan genetic algorithms. Database. Struktur SIM. 4141 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami informasi yang dibutuhkan manajemen.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya T. 1996. “Simulasi Teknik Pemrograman dan Metode analisis”.Graw-Hill Book Co. “Analysis And Design Of Information Systems”.Graw-Hill Book Co. Davis. Senn. INTERNET. New York: Mc.Graw-Hill Book Co. 1987. Implementasi SIM. pengorganisasian informasi. 1994.“Information System Consepts For Management”. Pengendalian Kualitas Informasi. Lucas. 4142 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : TKM.. Analisis Kebutuhan SIM. artificial neural network. Komponen SIM. Aplikasi Komputer Kode Mata Kuliah : TKM. Mc Leod. Simatupang.. “Teori Sistem: Suatu Perspektif Teknik Industri”. 47. Mata Kuliah : Sistem Informasi Manajemen Kode Mata Kuliah : TKM. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui. memahami dan dapat membuat program komputer untuk membantu menyelesaikan permasalahan dalam teknik industri.. Teknologi informasi dalam organisasi.

Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 50. dan pengendalian (controlling) proyek dengan memberikan penekanan pada karakteristik proyek sebagai suatu bentuk kegiatan yang bersifat ad hoc. 49. Manajemen Pemasaran Kode Mata Kuliah : TKM. 1988. New Jersey. 4144 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang beberapa aspek manajemen pemasaran dan strategi pemasaran produk. peranan manajemen proyek. Prentice Hall International Editions. Aspek teknis dalam perencanaan aktivitas proyek. J. “Project Management A System Approach to Planning. Giandina. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin 164 . struktur organisasi. Charles R. Moder. aliran informasi. teknik-teknik perencanaan dan pengendalian proyek (CPM/PERT) dan analisis terhadap keseimbangan faktor waktu. 4143 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui tentang proses-proses perencanaan (planning). H. 1997. yang meliputi. Scheduling and Controlling”. manajemen kontrak dan beberapa pandangan mengenai manajemen proyek. sistem pelaporan. Organisasi proyek yang terdiri dari aspek manusia dalam proyek. Dougherty. pengorganisasian (organizing). Prentice Hall International Editions. Kerzner. pengarahan (directing). Manajemen Proyek Kode Mata Kuliah : TKM. Roger Stein. and C. “Mathematical Methods for Artificial Intelligence and Autonomious Systems”. ongkos dan performansi. Sistem Informasi Manajemen Proyek yang terdiri sistem monitoring. New Jersey. Phillips. penugasan (staffing) dan prinsip integrasi.R.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Edward R. Vasant Dhar. Pengertian dasar dan ruang lingkup manajemen proyek. karakteristik proyek. “Intelligent Decision Support Methods The Science of Knowledge Work”. dan efektivitas manajemen proyek.J. “Project Management with CPM and PERT”.

Oligopoli dan Monopoli. Bauran Pasar (Marketing Mix). Konsumen-Produsen-Pengecer-Pemerintah dan Internasional. Englewood Cliff N. Persaingan Sempurna dan Tak Sempurna. Karakteristik Pasar. Segmentasi-Target Pasar dan Positioning.. Karakteristik Pasar Barang. Teknik Mesin 165 . Prentice Hall Inc.J. “Marketing Management: Analysis.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Konsep dasar manajemen pemasaran. Ed. Planning. Implementation and Control (8nd. Boston : Richard D. Lingkungan Pemasaran. 1991.)”. 1994.ed)”. Penelitian Pasar dan Pengukuran Pasar. promosi. “Strategic Marketing (3th. jalur distribusi dan agen pemasaran. Masalah tentang harga produk. Strategi Persaingan. Strategi Pemasaran . Cravens. siklus kehidupan produk (life cycle product). Irwin Inc. Kotler Phillip. masalah produk baru.. David W. Keputusan tentang produk.

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya LAMPIRAN : DIAGRAM 5. Diagram Alir Pemrograman Tugas Mata Kuliah dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Tugas Mata Kuliah Tugas mata kuliah berupa pekerjaan rumah sebagai bagian dari kegiatan terstruktur Sks-nya terpisah dengan Mata Kuliah Terkait disebut Mata Kuliah Tugas Diprogram bersamaan dengan atau setelah Mata Kuliah terkait Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah tugas yang bersangkutan pada minggu kedua semester Asistensi tugas dilaksanakan oleh Dosen Pengasuh berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 orang Mhs setiap Dosen Pengasuh Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Asistensi tugas dilaksanakan oleh Asisten Pembimbing berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 Mhs setiap Asisten Pembimbing Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tidak dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Tidak dapat mengikuti ujian mata kuliahnya Dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Berkas & nilai tugas diserahkan ke Dosen Pengasuh mata kuliah Dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Berkas & nilai tugas diserahkan ke Rekording oleh Dosen Pengasuh Berhasil dan tidak ditempuh ulang Tidak dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Tugas mata kuliah harus ditempuh ulang semester berikutnya Gagal Ditempuh ulang Berhasil bersamaan dengan kelulusan mata kuliah-nya Gagal ditempuh ulang Teknik Mesin 166 .4.

Mahasiswa yang berkepentingan harus mencari sendiri tempat & obyek Kuliah Kerja Nyata-Praktik. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Pengalaman kerja.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya DIAGRAM 5. Tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah. perusahaan. yang menentukan adalah Dosen Pembimbing Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebagai karya ilmiah. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Pimpinan Jurusan Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas atas usulan dari Jurusan Dosen Pembimbing berdasarkan Surat Keputusan Dekan atas usulan dari Ketua Jurusan Perusahaan. serta dilaksanakan selama satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Prasyaratnya : Telah menyelesaikan 〈 104 sks dengan IPK 〈 2.00 dan dilakukan sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram. Laporan harus sudah diserahkan ke Rekording selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja Nyata-Praktik selesai dilaksanakan. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. Proyek atau Instansi dimana Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan Nilai hasil evaluasi gabungan. BERHASIL : Nilai hasil evaluasi dan Laporan satu eksemplar asli diserahkan ke Rekording GAGAL : Karena tidak memenuhi ketentuan Teknik Mesin 167 .5. Proyek atau Instansi sebagai tempat mahasiswa melakukan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Pembimbing dari Perusahaan. dibuat sesuai dengan format pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik. Diagram Alir Pemrograman Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Kuliah Kerja Nyata-Praktik diprogram dalam KRS. proyek maupun instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan.

Dosen.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya DIAGRAM 5. belum selesai tanpa alasan yang jelas Pengikut seminar ialah. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat 〈 3 orang.semua konsentrasi PEMBIMBINGAN SKRIPSI OLEH DOSEN PEMBIMBING Skripsi telah selesai dan makalah skripsi telah disiapkan Enam bulan terhitung tanggal diterbitkannya Surat Tugas.a.6. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Skripsi diprogram dalam KRS dan Memperoleh blanko permohonan skripsi Konsultasi topik skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan Konsultasi dengan Pimpinan Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang pada blanko permohonan skripsi Dosen Pembimbing Konsultasi judul skripsi dengan Dosen Pembimbing untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan skripsi dan pengarahan tentang rencana pembuatan proposal skripsi Pembuatan proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing sampai selesai dan siap diseminarkan SEMINAR PROPOSAL Penerbitan Surat Keputusan Dekan bagi Dosen Pembimbing skripsi Pengikut seminar ialah. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat 〈 2 orang. serta mahasiswa semua konsentrasi Pemakalah Konsultasi kepada Dosen Pembimbing SEMINAR SKRIPSI SKRIPSI ada revisi SKRIPSI tidak ada revisi SKRIPSI SELESAI DAN TELAH DIEVALUASI SIAP UJIAN SKRIPSI Teknik Mesin 168 . Dosen. Pemakalah serta mhs.

6.b. seorang anggota Penguji. Tidak lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Membuat dan menanda-tangani berita acara ujian skripsi. Lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Waktu dan Penilaian Ujian Skripsi Waktu Ujian Skripsi : Untuk ujian skripsi waktu yang disediakan paling lama 120 menit bagi setiap calon sarjana. Diagram Tahapan Pelaksanaan Ujian Skripsi dan Evaluasinya. Sekretaris Majelis: Mengatur dan mencatat hal-hal yang dianggap perlu dalam pelaksanaan ujian skripsi. dan seorang Pembimbing merangkap penguji saksi PELAKSANAAN UJIAN SKRIPSI Ujian Skripsi dilaksanakan dalam satu ruang untuk setiap Majelis Penguji Ujian Skripsi Tugas dan Kewajiban Majelis Penguji Ketua Majelis: Memimpin sidang. 4. 3.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya DIAGRAM 5. Anggota Penguji: Mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan tugasnya. maka “hasil akhir” ujian skripsi mahasiswa tersebut dinyatakan lulus. Teknik Mesin 169 . Diwajibkan konsultasi revisi dan persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. Nilai lulus bagi setiap penguji adalah > 55 SIDANG MAJELIS PENGUJI Sidang Majelis Penguji dilaksanakan untuk menentukan “hasil akhir” ujian skripsi Kriteria hasil ujian skripsi : Apabila nilai rata-rata dari penjumlahan semua nilai hasil ujian skripsi dari Penguji bagi mahasiswa pengikut ujian skripsi adalah > 55. Nilai : Nilai yang diberikan berupa nilai angka 0 – 100. Tidak lulus ujian skripsi dengan ada revisi. Penguasaan materi mata kuliah kompetensi utama/pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi (untuk penguji komprehensip). Dan penampilan selama ujian skripsi berlangsung. Bertanggung Jawab kepada Dekan atas pelaksanaan ujian skripsi dan menandatangani berita acara ujian skripsi. HASIL SIDANG MAJELIS PENGUJI DIUMUMKAN LANGSUNG KEPADA MAHASISWA PENGIKUT UJIAN SKRIPSI 1. Pembimbing: Mendampingi mahasiswa bimbingannya dan dapat memberikan pengarahan yang bertujuan memperjelas pertanyaanpertanyaan yang belum dipahami oleh mahasiswa bimbingannya dan sekalian merangkap sebagai penguji saksi. Lulus ujian skripsi dengan ada revisi. Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. di Jurusan Teknik Mesin MAJELIS PENGUJI UJIAN SKRIPSI Majelis Penguji Ujian Skripsi terdiri dari . Unsur-unsur yang dinilai : Meliputi penguasaan materi skripsi itu sendiri (untuk penguji skripsi) . Diwajibkan konsultasi revisi ke dosen Pembimbing. Memberikan penilaian terhadap calon sarjana yang diuji. Diwajibkan konsultasi persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. 2. Ketua Majelis merangkap sebagai anggota Penguji.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful