Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

PEDOMAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

1.

Visi dan Misi

VISI
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya sebagai pusat pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknik mesin yang memiliki keunggulan dan manfaat bagi masyarakat lokal, nasional, regional dan internasional yang didukung oleh sumber daya manusia, prasarana dan sarana yang memadai serta ditunjang atmosfir akademik yang kondusif.

MISI
Misi jurusan Teknik Mesin, program studi teknik mesin dan program studi teknik industri, adalah mempersiapkan sarjana teknik yang memenuhi kebutuhan profesi melalui : 1. penyelenggaraan organisasi dan administrasi pendidikan yang efektif, efisien, akuntabel dan berkelanjutan. 2. penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang menjamin keluaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sarjana teknik tingkat nasional dan internasional dengan mengusahakan suasana akademik yang menunjang. 3. penyelenggaraan penelitian dalam bidang rekayasa teknik mesin. 4. penyelenggaraan pengabdian masyarakat dengan penerapan hasil penelitian dan kajian bidang rekayasa teknik mesin

Teknik Mesin

77

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

2. Tujuan Program Pendidikan Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin mencakup lima konsentrasi yaitu; Teknik Konstruksi (k), Teknik Produksi (p), Teknik Konversi Energi (ke), Teknik Material (m), dan Teknik Industri (i). Tujuan Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin adalah :
1.

Sesuai dengan Tujuan Program Pendidikan Akademik Sarjana Teknik sebagaimana tercantum dalam Ayat 2 dan 3, Pasal 2, Bab II, Buku Pedoman Pendidikan. Untuk menyiapkan mahasiswa menjadi Sarjana Teknik Mesin yang mempunyai kemampuan dalam bidang teknik mesin dengan kualifikasi sebagai berikut; − Memahami dasar-dasar pengetahuan dan metodologinya. − Mampu menerapkan pengetahuan dan ketrampilan teknologi. − Mampu berfikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. − Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

2.

3. KURIKULUM 3.1. Kurikulum Jurusan Teknik Mesin disusun berdasarkan Kompetensi, meliputi : − Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 31 mata kuliah dengan beban studi 105 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 5 mata kuliah dengan beban studi 16 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 1 mata kuliah dengan beban studi 3 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi, masing-masing terdiri dari 6 matakuliah wajib konsentrasi dengan beban studi 10 sks, ditambah PKN dengan beban studi 2sks dan Skripsi dengan beban studi 6 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) untuk masing-masing Konsentrasi berstatus pilihan yaitu; Konsentrasi Teknik Konstruksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks, Konsentrasi Teknik Produksi sebanyak 26 mata kuliah dengan bobot 52 sks, Konsentrasi Teknik Konversi Energi sebanyak 30 mata kuliah dengan bobot 60 sks, Konsentrasi Teknik Material sebanyak 24 mata kuliah dengan bobot 48 sks, dan Konsentrasi Teknik Industri sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks.Dari sejumlah mata kuliah pilihan masing-masing konsentrasi tersebut, dapat dipilih untuk diprogram sebanyak (2 – 18) sks agar mencapai beban studi sebesar (144 – 160) sks.
Teknik Mesin

78

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

3.2. Susunan Kurikulum Jurusan Teknik Mesin Kurikulum Jurusan Teknik Mesin terdiri dari beberapa kelompok mata kuliah dengan susunan sebagai berikut: 3.2.1 Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) – untuk semua Konsentrasi
N0. 1 “ “ “ “ 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Kode MK MPK.4001 MPK.4002 MPK.4003 MPK.4004 MPK.4005 MPK.4008 MPK.4009 TKM.4101 TKM.4102 TKM.4001 TKM.4202 TKM.4105 TKM.4204 TKM.4205 TKM.4103 TKM.4104 TKM.4002 TKM.4106 TKM.4107 TKM.4206 TKM.4207 TKM.4003 TKM.4209 TKM.4004 TKM.4108 TKM.4109 TKM.4110 TKM.4005 TKM.4111 TKM.4211 TKM.4213 TKM.4216 TKM.4217 MPK.4007 TKM.4112 Nama Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katolik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Buddha Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Kalkulus Menggambar Teknik (2 sks Tugas) Matematika Teknik I Fisika Kimia Ilmu dan Teknik Material Mekanika Fluida Matematika Teknik II Termodinamika Mekanika Kekuatan Material I Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Statistik Teknik Mekanika Kekuatan Material II Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Perpindahan Panas Kinematika & Dinamika Elemen Mesin I Sistem Kendali/Kontrol Pengukuran Teknik & Instrumentasi Metode numerik & MEH Praktikum Fenomena Dasar Mesin Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Perl. Panas & Permukaan (1 sks Prak) Getaran Mekanis Mesin2 Termal-Fluida (1 sks Prak). Pemilihan Bahan & Proses Pendidikan Kewarganegaraan Manajemen Industri Jumlah
Teknik Mesin

sks 3* 3* 3* 3* 3* 3 3 4 5 4 6 2 4 4 4 4 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 1 3 3 2 5 2 3 2 105

Prasyarat TKM4101 TKM4001 TKM4204 TKM4204 TKM4002 TKM4106 TKM4202, TKM4104 TKM4001 TKM4002 TKM4202, TKM4001 TKM4202 TKM4202, TKM4001 TKM4001,4004,4205,4206 TKM 4004 TKM4204 TKM.4103, 4209 TKM.4205, TKM.4104 TKM.4204 ≥ 96 sks = 105

Status W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W

79

2.m.4010 UBU.2.ke.4111 TKM.2.Pp. 32 33 34 35 36 Kode MK TKM4218 TKM4145 TKM4215 TKM4212 TKM4210 Nama Mata Kuliah Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Proses Manufaktur III (1 sks Prak) Bahan Bakar & Teknologi Pembakaran Teknik Tenaga Listrik Metode Penelitian Jumlah Sks 3 7 2 2 2 16 Prasyarat TKM4207 TKM.ke.4205 TKM.Pp. 4209.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 3.i Wk Wk Status 18 = 124+18 = 142 Teknik Mesin 80 . 38 39 40 41 42 43 44 TKM.i Wk. 4105 = 105 + 16 = 121 Status W W W W 3. 37 Kode MK UBU.m.2.4005 Nama Mata Kuliah Kapita Selekta Kewirausahaan Jumlah Sks 3 3 Prasyarat = 121 + 3 = 124 Status W 3. 4104.m.Konsentrasi Teknik Konstruksi No.4206 TKM.4002 Prasyarat Wk.ke.i Wk.4008 TKM.Pp. 4213 TKM.4009 TKM.4.4002 UBU.Pp.i Wk. UBU.4007 TKM.4213 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.m. Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi : . Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk semua Konsentrasi No.ke.m.4001 Kode MK Desain Mesin Teknologi Kendaraan Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Sistem Pemipaan Mekanika Patahan & Kelelahan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Nama Mata Kuliah Sks 2 2 2 2 2 2 6 TKM.ke.i Wk.Pp.4006 TKM.3. Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) – untuk semua Konsentrasi No.

4002 =124+18 = 142 Status Wke.m.Pk.m.4216 TKM.4204 TKM.p.i Wm Wm Metalurgi Mekanik Elektro Metalurgi Metalurgi Serbuk Analisis Kegagalan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Teknik Mesin 81 .4017 TKM.4023 TKM.4021 TKM.4002 =124+18 = 142 Prasyarat Wp.p.i Wm.4207 ≥ 104 sks ≥ 126 sks. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.p.ke.I Wke.i Wp.m.4016 TKM.m.Pk.ke.Pk.ke. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.m.Pk.4025 UBU.4002 =124+18 = 142 Status Wm.4001 Nama Mata Kuliah Logam Paduan Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Pk.p.p. UBU.4207 TKM.m.I Wm.4011 TKM.4202 TKM.ke.4206 TKM.4206 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.p.p.ke.ke.4001 Kode MK Teknologi Pemotongan Logam Desain Produk Standarisasi & Kontrol Kualitas Sistem Manufaktur Optimasi Produksi Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Nama Mata Kuliah Sks 2 2 2 2 2 2 6 TKM.Pk.i Wm.Pk. UBU.4204 TKM.m.4002 UBU.ke.Konsentrasi Teknik Produksi No.4216 TKM.I Wp.m.4001 Nama Mata Kuliah Turbin Gas & Sistem Propulsi Sistem Tenaga Uap Mesin Pendingin & Pemanas Manajemen Energi Komputasi Dinamika Fluida Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.4002 UBU.4216 TKM.Pk.ke.i Wke.4012 TKM. 4206 TKM.Konsentrasi Teknik Material No.4216 TKM.4015 UBU.Pk.4204 TKM.i Wke.I Wke Wke .m.Pk.i Wke.4020 UBU.4002 UBU.p.4014 TKM.4207 TKM.i Wp.Pk.Pk.Pk.m.i Wp.Konsentrasi Teknik Konversi Energi No.4018 TKM.4013 TKM.Pk.4022 TKM.i Wm.p.ke.ke.i Wp Wp Status 18 . UBU.Pk.4218 ≥ 104 sks ≥ 126 sks. 38 39 40 41 42 43 44 TKM.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya .4024 TKM.p.4019 TKM.

ke.4112 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4115 TKM.4002 UBU. & Pengendalian Produksi Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.4126 TKM.4134 Kode MK Korosi Pesawat Angkat & Alat Berat Analisis Tegangan Eksperimental Komputasi & Perancangan Model Robotika Topik Khusus Teknologi Tepat Guna Getaran Permesinan Pemot.4122 TKM.4216 TKM.Pk.4133 TKM.4123 TKM.m Wi Wi 3.Pk.4108 TKM.m Wi.m Wi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya .m Wi.4129 TKM.4119 TKM.4107 TKM.4029 TKM.2.ke.4209 TKM.p.Konsentrasi Teknik Industri No.4112 TKM.Logam Non Konvensional Perencanaan Tata Letak Pabrik Perkakas Bantu Produksi Metrologi Industri Akuntansi Biaya Motor Bakar Turbin Air Pompa & Kompresor Turbin Uap Ketel Uap Dinamika Gas Teknologi Tenaga Surya Optimasi Peranc.m Pp. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.Pk.4206 TKM.4204 TKM.4202 TKM.m Wi.4120 TKM.ke.4216 TKM.4130 TKM.4030 UBU.4028 TKM.4216 TKM. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk masing-masing Konsentrasi : No.4111 TKM. TKM.5.p.4002 =124+18 = 142 Status Wi. Sistem Termal Teknologi Energi & Lingkungan Fuel Cell Nama Mata Kuliah Sks 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 TKM.4117 TKM.4146 TKM.4027 TKM.Pk.4127 TKM.p.4131 TKM.4026 TKM.4128 TKM.4118 TKM.p.m Pk Pk Pk Pk.ke.4001 Nama Mata Kuliah Pengantar Teknik Industri Penelitian Operasional Statistik Industri Manajemen Produksi Perencan.4125 TKM.4204.i Pp Pp.4216 TKM.4132 TKM.4116 TKM.p Pk Pk Pk TKM.Pk.4213 TKM4206 TKM4207 - Prasyarat Status Pk.4111 TKM.4121 TKM.ke.4111 TKM.4124 TKM.4216 TKM.i Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke 82 .4114 TKM. 45 46 47 48 49 50 51 52 45 46 47 48 49 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 Teknik Mesin TKM.4103 TKM. UBU.4216 TKM.p.4215 Pp Pp.4216 TKM.4113 TKM.

pelaksanaan perkuliahannya dilakukan dua kali dalam seminggu dengan bobot masing-masing 2 sks.160 sks .4138 TKM. Tanda bobot sks mata kuliah untuk paket semester pertama mahasiswa baru.4140 TKM.4204 TKM.4137 TKM. Wajib untuk konsentrasi x. berarti termasuk adanya persyaratan harus telah mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan paling sedikit 15 kali. 3. Beban Studi Pertama Mahasiswa Baru Beban studi semester satu tahun pertama bagi mahasiswa baru Jurusan Teknik Mesin ditentukan sebanyak 4 mata kuliah. Skripsi yang mempunyai bobot 6 sks. Konstruksi.4135 TKM. Rekapitulasi dan Jumlah sks Mata Kuliah sebagai Beban Studi Jumlah sks mata kuliah yang harus ditempuh. Konersi Energi.18 sks sks sks sks sks 83 + = 144 . 2 tugas mata kuliah dengan jumlah beban studi 20 sks.i * 4 sks 6 sks >> 16--10--20—8--12 Wajib untuk semua konsentrasi.4204 TKM. Industri.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 45 46 47 48 45 46 47 48 49 50 TKM.4143 TKM. 3.3.4211 TKM.4141 TKM. maka disarankan pemrograman mata kuliah pilihan tersebut diambil dari mata kuliah wajib konsentrasi lain.5. Pemrograman Mata Kuliah Pilihan Bila pemrograman mata kuliah pilihan yang diambil dari mata kuliah Kompetensi Pendukung Pilihan pengikutnya sedikit.4144 : = = = = = = Polimer & Komposit Ekstraksi Metalurgi Material Baru Pelapisan Inovatif Analisis Peranc.4142 TKM.4. Produksi.ke. yaitu : Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Lain – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung – Wajib Konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Pilihan Konsentrasi Jumlah sks yang harus ditempuh sebesar Teknik Mesin = 105 = 16 = 3 = 18 = 2 . Kerja & Ergonomi Pemodelan Sistem Sistem Informasi Manajemen Aplikasi Komputer Manajemen Proyek Manajemen Pemasaran Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 TKM. Material.p. Semua Matakuliah dengan bobot 4 sks.4139 TKM.4136 TKM. serta telah melaksanakan seminar proposal skripsi dan seminar skripsi-nya sendiri di Jurusan.4202 - Pm Pm Pm Pm Pi Pi Pi Pi Pi Pi Keterangan W Wx Pk. 3.4204 TKM.m. Pilihan untuk Konsentrasi Teknik.

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

3.6. Pengelompokan Mata Kuliah berdasarkan Konsentrasi tertera pada Kelompok Mata Kuliah (2.6). Pengelompokan mata kuliah berdasarkan konsentasi yang ada dimaksudkan untuk mempermudah pemantauan dalam persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi proses belajar mengajar dari setiap konsentrasi yang ada di Jurusan. 3.7. Diagram Alir Program Mata Kuliah Jurusan Teknik Mesin tertera pada Diagram (2.7). Diagram Alir Program Mata Kuliah tersebut bukanlah program paket semester (kecuali seperti yang tercantum dalam penjelasan pada butir 2.3. tersebut diatas) tetapi dimaksudkan untuk memberikan tutunan dan arahan bagi mahasiswa demi kelancaran dalam memprogram rencana studinya. Besar beban studi setiap semester ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya atau Indeks Prestasi Kumulatif. Dengan demikian bila seorang mahasiswa memperoleh IP yang baik (IP ≥ 2,50), maka mahasiswa tersebut dapat memprogram pada semester berikutnya dengan sejumlah mata kuliah berdasarkan batasan jumlah sks beban studi minimum/maksimum maupun prasyarat mata kuliah yang akan diprogram.

PENGELOMPOKAN MATA KULIAH BERDASARKAN KONSENTRASI (2.6) KURIKULUM JURUSAN TEKNIK MESIN 1. Dibawah koordinasi Pimpinan Fakultas dalam hal ini Pembantu Dekan I : Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Kapita Selekta dan Praktik Kepemimpinan. Sejumlah 5 mata kuliah dengan bobot 16 sks. 2. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan atau disebarkan ke kelompok konsentrasi yang ada : Kalkulus, Matematika Teknik I, Fisika, Kimia Teknik, Matematika Teknik II, Metode numerik & MEH, Statistik Teknik, Ilmu Komputer dan Praktikumnya, Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Sejumlah 9 mata kuliah dengan bobot 30 sks. 3. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konstruksi terdiri dari mata kuliah : Menggambar Teknik dan Tugasnya, Mekanika Kekuatan Material I, Mekanika Kekuatan Material II, Kinematika, & Dinamika, Elemen Mesin I, Elemen Mesin II dan Tugasnya, Getaran Mekanis, MekatronikaInstrumentasi, Desain Mesin, Teknologi Kendaraan, Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik, Sistem Pemipaan, Mekanika Patahan & Kelelahan, Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi), Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). Pilihannya; Korosi, Pesawat Angkat & Alat Berat, Analisis Tegangan Eksperimental, Komputasi & Perancangan Model, Robotika, Topik Khusus. Sejumlah 20 mata kuliah dengan bobot 52 sks.
Teknik Mesin

84

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

4. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Produksi terdiri mata kuliah : Proses Manufaktur I, Proses Manufaktur II, Proses Manufaktur III + Praktikumnya. Teknologi Pemotongan Logam; Standarisasi & Kontrol Kualitas, Sistem Manufaktur, Optimasi Produksi, Desain Produk, Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Produksi), Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). Pilihannya; Teknologi Pemotongan Logam Non Konvensional, Perencanaan Tata Letak Pabrik & Pemindahan Bahan, Perkakas Bantu Produksi, Metrologi Industri (+ P), Akuntansi Biaya. Sejumlah 14 mata kuliah dengan bobot 42 sks. 5. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konversi Energi terdiri mata kuliah : Termodinamika Teknik, Mekanika Fluida, Perpindahan Panas, Teknik Tenaga Listrik, Mesin thermal-fluida & praktikumnya, Teknologi Pembakaran. Turbin Gas & Sistem Propulsi, Sistem Tenaga Uap, Mesin Pendingin & Pemanas, Manajemen Energi, Komputasi Dinamika Fluida, Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi), Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Pilihannya; Motor Bakar, Turbin Air, Pompa & Kompresor, Turbin Uap, Ketel Uap, Dinamika Gas, Teknologi Tenaga Surya, Optimasi Perancangan Sistem Termal, Teknologi Energi & Lingkungan, Fuel Cell. Sejumlah 22 mata kuliah dengan bobot 55 sks. 6. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Material terdiri dari mata kuliah : Ilmu dan Teknik Material. Logam Paduan, Analisis Kegagalan, Elektro Metalurgi, Metalurgi Serbuk, Metalurgi Mekanik, Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Material), Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Material). Pilihannya; Polimer & Komposit, Ekstraksi Metalurgi, Material Baru, Pelapisan Inovatif. Sejumlah 12 mata kuliah dengan bobot 30 sks. 7. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Industri terdiri dari mata kuliah : Manajemen Industri, Pengantar Teknik Industri, Penelitian Operasional, Statistik Industri, Manajemen Produksi, Perencanaan & Pengendalian Produksi, Praktik Kerja (sesuai dengan konsentrasi Teknik Industri), Skripsi + Seminar (sesuai dengan konsentrasi Teknik Industri). Pilihannya; Analisis Perancangan Kerja & Ergonomi, Pemodelan Sistem, Sistem Informasi Manajemen, Aplikasi Komputer, Manajemen Proyek, Manajemen Pemasaran. Sejumlah 14 mata kuliah dengan bobot 32 sks.

Teknik Mesin

85

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

4 sks TKM4101 Kalkulus 4 sks TKM4001 Matek I 4 sks TKM4103 Matek II 4 sks TKM4209 Kin & Din 4 sks TKM4109 Peng Tek Ins
3 sks TKM4211 Perl. Panas & Permukaan

5 sks TKM4102 Menggambar 6 sks TKM4202 Fisika 4 sks TKM4108 Sis Kendali 3 sks TKM4206 MKM II 4 sks TKM4110 Mnum+MEH 2 sks TKM4213 G Mekanis 3 sks; UBU.4005 K. Selekta

3 sks MPK.4001-5 Pend Agama 4 sks TKM4204 Tek Material 2 sks TKM4002 MKM I 4 sks TKM4004 El Mesin I 1 sks TKM4005 Prakt FDM
2 sks TKM4217 P Bhn & Pros

3 sks MPK.4008 B Indonesia 3 sks TKM4218 I Komputer 3 sks TKM4106

3 sks MPK.4009 B Inggris 4 sks TKM4205 Mek. Fluida 4 sks TKM4104

2 sks TKM.4105
Kimia

20

21

P Manufaktur I

Termodinamika

Statistik Tek.

2 sks TKM4107

19

4 sks TKM4207 P Manufak II 7 sks TKM4145 P Manufak III 2 sks TKM4210 M Penelitian 2 sks; TKM4112 Man Industri

4 sks TKM4003 Per. Panas 3 sks TKM4111 El Mesin II 2 sks TKM4212 TTL 2 sks Wajib Konsentasi

2 sks TKM4215 Bhn Bakar

21

19

5 sks TKM4216 M. Termal-Fluid + Praktikum

2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi

2 sks 20 Wajib Konsentasi 2 sks Pilihan 18 Konsentasi

2 sks UBU.4002 KKN-P 6 sks UBU.001 Skripsi

3 sks; MPK.4007 P Kewargan

2 sks Wajib Konsentasi

6

Teknik Mesin

86

Laboratorium Proses Produksi I 2.2. Studio.1. Studio Komputer 2. 2. Laboratorium Motor Bakar 6. yaitu : a.4. Laboratorium Metrologi Industri 10.1. 4. Kelompok Konsentrasi Teknik Material. Laboratorium Teknologi Energi Surya & Energi Alternatif b. 4.2. Laboratorium. sesuai dengan kebutuhan demi menunjang kelancaran pelaksanaan program pendidikan di Jurusan Teknik Mesin. Laboratorium Mesin Pendingin 8. 2 (dua) Studio dan 1 (satu) Bengkel. Bengkel Teknologi Tepat Guna 87 4. 4. Studio dan Bengkel Jenis Laboratorium. Studio dan Bengkel Jurusan Teknik Mesin mempunyai 10 (sepuluh) Laboratorium. 4. Laboratorium.1. Laboratorium Fenomena Dasar Mesin 9. Setiap Dosen bisa berada dalam satu kelompok konsentrasi atau lebih. Teknik Mesin . 4. Kelompok Konsentrasi Teknik Konversi Energi. 3. 1.2. Kelompok Dosen Jurusan Teknik Mesin didasarkan atas kelompok mata kuliah konsentrasi yang terbagi dalam lima kelompok sebagai berikut: 1. 5. 4.1. Kelompok Dosen diketuai oleh seorang Ketua Kelompok yang ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Ketua Jurusan. Laboratorium Proses Produksi II – NC/CNC 5. Studio Perancangan & Rekayasa Sistem c.. PERATURAN JURUSAN Kelompok Dosen Kelompok Dosen adalah suatu kelompok terdiri dari para Dosen yang mempunyai minat dan atau spesialisasi sesuai dengan kelompok mata kuliah dan atau konsentrasi yang ada di Jurusan Teknik Mesin. Laboratorium Pengecoran Logam 4. Kelompok Konsentrasi Teknik Konstruksi. Laboratorium Mesin-Mesin Fluida 7. 4.1. Kelompok Konsentrasi Teknik Industri.1. Bengkel : 1. Laboratorium Metalurgi Fisik 3.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4. Kelompok Konsentrasi Teknik Produksi.1.3. 1.

4. bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. dapat diprogram apabila mata kuliah yang menjadi prasyarat. b. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. bidang pendidikan. aturan dan tata tertip selama praktikum.3. Praktikum Persyaratan Praktikum a. b. materi praktikum dalam mata kuliah tersebut harus dijadualkan pada minggu-minggu awal semester yang sedang berjalan.3. Fungsi utama Laboratorium adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. a.2. Teknik Mesin . Aturan dan Tata Tertip Praktikum Jadual penyelenggaraan. Fungsi Laboratorium. bagi mahasiswa maupun dosen. b. serta sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa.3.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4. pengerjaan tugas mata kuliah dan skripsi. Jadual kegiatan dan aturan penggunaan Laboratorium / Studio / Bengkel diatur oleh Kepala Laboratorium / Studio / Bengkel yang bersangkutan dengan persetujuan Ketua Jurusan. Fungsi utama Bengkel adalah untuk menunjang dan menampung kegiatan pendidikan yang meliputi. 4.2. dibuat oleh masing-masing Kepala Laboratorium dengan persetujuan Ketua Jurusan. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. b. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. Tahap kedua merupakan pendaftaran dan penyelesaian kelengkapan administrasi.2. pengerjaan tugas dalam rangka merealisasikan hasil kreatifitas dan inovasi yang berkaitan dengan mata kuliah teknologi tepat guna maupun mata kuliah lainnya. praktikum pemrograman. Materi Praktikum a. Studio dan Bengkel Fungsi Laboratorium. pengerjaan tugas menggambar teknik dan menggambar mesin. Pendaftaran Praktikum Pendaftaran praktikum dilakukan dalam dua tahap sebagai berikut: a.4. Tahap pertama merupakan pendaftaran bersamaan dengan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). sedang atau telah ditempuh. Studio dan Bengkel adalah untuk menunjang kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu.1.3. yang dilaksanakan di Laboratorium penyelenggara praktikum setelah jadual praktikum diumumkan. 4.3. Fungsi utama Studio adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. materi praktikumnya termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. 88 4.3. harus diprogram bersamaan dengan mata kuliahnya. tugas mata kuliah dan skripsi maupn kerja sama dalam perancangan dan rekayasa sistem dengan pihak lain. c. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. tugas perancangan & rekayasa sistem. praktikum. Jadual Penyelenggaraan. 4.

. Laporan Praktikum Laporan praktikum harus disetujui oleh Asisten / Dosen Pembimbing praktikum dan diketahui oleh Kepala Laboratoium. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. . dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. Teknik Mesin . a. 4. bilamana akan mengulang mata kuliah yang bersangkutan. merupakan nilai akhir yang dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ) dan dikonversikan kedalam nilai huruf. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. Bagi praktikan yang gagal dan atau tidak memperoleh nilai angka lulus pratikum.3. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi yang berada dalam mata kuliahnya maupun jenis dan macam peralatan yang dipraktikkan.6. Nilai Hasil Evaluasi Akhir Praktikum a.3.3. 89 4.7. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah.Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium.Satu eksemplar diserahkan kepada Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . maka yang bersangkutan tidak boleh mengikuti ujian semester mata kuliahnya.5. Asisten / Dosen Pembimbing Praktikum Pengangkatan Asisten/ Dosen Pembimbing Praktikum dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. (Sesuai Bab III. 4. Berkas hasil evaluasi laporan praktikum dari Ketua Laboratorium diserahkan ke Rekording sebanyak satu eksemplar. merupakan salah satu diantara beberapa komponen dari nilai hasil evaluasi akhir mata kuliahnya. Penyerahan daftar nilai praktikum dilakukan bersamaan penyerahan berkas laporan praktikum. b. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ).Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. d. Ayat 2. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya berdiri sendiri.Dua eksemplar diserahkan ke Rekording untuk ditempel / diumumkan dan sebagai arsip di Jurusan. Bagi praktikan yang telah memperoleh nilai angka lulus praktikum. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi praktikum yang termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. dihalaman 6). Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. Pasal 8. tidak harus mengulang praktikumnya.Satu eksemplar diserahkan ke Rekording sebagai arsip di Jurusan. . c.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Beban Kegiatan Praktikum a.

Materi Tugas Mata Kuliah a. b.2. Mahasiswa diwajibkan mengambil bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik sesuai dengan konsentrasi yang diprogram. b.5. Ruang Lingkup Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. 4. Tugas Mata Kuliah Dalam pelaksanaan proses belajar-mengajar. Teknik Konstruksi.8. Teknik Konversi Energi. Kegiatan yang dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Telah menyelesaikan paling sedikit 104 sks dengan IPK ≥ 2. Demi kelancaran penyelesaian tugas mata kuliah. 4. Teknik Produksi. 4.3.4.4. 4. Prasyarat dan Lama Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Diagram Alir Tugas Mata Kuliah tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.4.3. 4. semua mata kuliah wajib dan pilihan lainnya diusahakan untuk diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur. Tugas mata kuliah yang sks-nya berdiri sendiri. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. Pengalaman kerja. 90 4. harus sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram mahasiswa. Kuliah Kerja Nyata – Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik terdiri dari kelima Konsentrasi yang ada yaitu. selain mata kuliah tugas yang mempunyai sks berdiri sendiri. Penunjukan Asisten dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.1.5. Apabila suatu mata kuliah diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur .3. proyek atau instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. c.5. Kesetaraan porsi beban mata kuliah tugas per kelasnya sebanyak ± 10 orang mahasiswa dan proses pengevaluasiannya secara mandiri seperti mata kuliah terkait.00. Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan di perusahaan.2.5. segala sesuatunya diatur oleh Dosen pengasuh mata kuliah yang bersangkutan.4. maka Jurusan dapat menunjuk beberapa Asisten untuk membantu pembimbingan tugas. Diagram Alir Praktikum tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. Teknik Mesin . Kerja praktik dilaksanakan dalam waktu satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. mata kuliah tugas tersebut harus diasuh oleh seorang Dosen atau lebih sesuai dengan porsi beban dari mata kuliah tugas. 4.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 5. Teknik Material dan Teknik Industri.1. b.

seorang mahasiswa akan dibimbing oleh seorang atau beberapa orang pembimbing dari perusahaan. c.5.5.2. Memprogram skripsi dalam KRS setelah persyaratannya terpenuhi dan memperoleh blanko permohonan skripsi. diserahkan kepada Rekording Jurusan selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja NyataPraktik selesai dilaksanakan.5.5. Dosen Pembimbing dan Dosen Penasehat Akademik. Pembimbing Kuliah Kerja Nyata-Praktik Dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.5. mahasiswa yang bersangkutan harus mencari obyek tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik.5. dan seorang Dosen Pembimbing yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Dosen Pembimbing Jurusan.7. 4.6.6. Prosedur Pengambilan Skripsi a. Penentuan nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilakukan oleh Dosen Pembimbing Jurusan. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah salah satu jenis karya ilmiah. Telah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata-Praktik b. Ketua Kelompok Dosen. Laporan dan Evaluasi Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. Skripsi Persyaratan Pengambilan Skripsi a. 4. 4. Telah menyelesaikan paling sedikit 126 sks dengan IPK 〈 2. Sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. b. 4.4. Nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik merupakan hasil gabungan dari nilai Pembimbing di perusahaan.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4. Mahasiswa diwajibkan membuat laporan tentang kegiatan selama melaksanakan Kuliah Kerja NyataPraktik. Prosedur Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. Telah menempuh paling sedikit satu mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih dengan nilai 〈 C. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Teknik Mesin . 4. sehingga formatnya harus sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.1. Diagram Alir Kuliah Kerja Nyata-Praktik tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.8.6. 4. c.6. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebanyak satu eksemplar (yang asli) beserta hasil evaluasinya. Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas. b.5. 91 4. Sanksi Sanksi bagi mahasiswa yang melanggar peraturan Kuliah Kerja Nyata-Praktik akan ditetapkan oleh Dekan berdasarkan keputusan hasil musyawarah antara Ketua Jurusan. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Ketua Jurusan.00.

b. b. Proposal skripsi diseminarkan untuk dievaluasi oleh paling sedikit dua Dosen Pengamat yang ditunjuk oleh Pimpinan Jurusan atas usulan Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan dan diikuti oleh mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. . 92 4. Seminar hasil skripsi diselenggarakan untuk dapat diikuti oleh semua Dosen dan mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. 4.Telah memenuhi persyaratan jumlah kehadiran paling sedikit 15 kali mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan.5.Telah menyelesaikan skripsinya dan mendaftarkan diri di Rekording Jurusan. 4. pemecahan masalah dan penampilan. Konsultasi dengan Pimpinan Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi. dan semua mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih nilai minimumnya C dengan Indek Prestasi Komulatip Konsentrasi 〈 2. Persyaratan pemakalah seminar hasil skripsi adalah sebagai berikut : . Persyaratan Ujian Skripsi a.00. Proposal skripsi yang telah dibuat dan disetujui oleh Dosen Pembimbing. e. c. Materi makalah seminar hasil skripsi berorientasi pada materi skripsi.6. Telah menyelesaikan paling sedikit 138 sks ( tidak termasuk bobot sks skripsi ) dengan IPK 〈 2. Teknik Mesin . dengan bukti tertera pada blanko seminar skripsi.6. diajukan kepada Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya b. maka Dosen Pengamat tersebut diharapkan dapat terus mengikuti-nya. Penilaian seminar hasil skripsi meliputi : penyajian. Mendapatkan persetujuan dari Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi dan selanjutnya membuat proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing. Penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi oleh Dosen Pembimbing setelah proposal skripsi dievaluasi dalam seminar proposal. tidak ada nilai E.3. b. Proposal Skripsi a. Seminar Hasil Skripsi a. d.6.5. . c. Moderator seminar adalah Dosen Pembimbing dan hasil evaluasi seminar dari Dosen Pengamat merupakan salah satu persyaratan bagi penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi. jumlah sks dengan nilai D dan atau D+ tidak melebihi 15 % dari jumlah sks yang telah ditempuh. Mengajukan judul skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen dengan pokok bahasan sesuai konsentrasi yang dipilih dan untuk memperoleh pesetujuannya pada blanko permohonan skripsi. c.Telah memperbanyak makalah seminar skripsi yang telah disetujui oleh Dosen Pembimbing dengan jumlah eksemplar sesuai kebutuhan. Selanjutnya bila sudah pada saat-nya seminar hasil skripsi maupun ujian skripsi dilaksanakan.4.

Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. seorang sebagai penguji materi komprehensip yang terkait dengan materi skripsi dan seorang Pembimbing merangkap sebagai penguji saksi.6. Penentuan nilai akhir ujian skripsi dan yudisium dilakukan oleh Jurusan berdasarkan Peraturan yang tercantum pada Bab VI. b. Materi ujian skripsi terdiri dari materi skripsi itu sendiri dan tinjauan secara komprehensip dari materi mata kuliah kompetensi utama dan pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi. c. Ujian skripsi dapat dilaksanakan bilamana diikuti paling sedikit tiga orang pengikut ujian calon sarjana. Nilai hasil ujian skripsi yang dipergunakan adalah nilai angka (0 – 100) dan dinyatakan lulus ujian skripsi apabila nilai rata-rata dari semua penguji skripsi dan penguji komprehensip nilainya >55.6. Materi dan Pelaksanaan Ujian Skripsi a.6. seorang Ketua Majelis merangkap sebagai anggota penguji. Ujian skripsi dilaksanakan di Jurusan Teknik Mesin oleh Majelis Penguji sesuai dengan Butir 4. Pasal 27. 4. 4.6. Penentuan hasil akhir ujian skripsi dilakukan dalam Sidang Majelis Penguji. Telah menyerahkan naskah lengkap skripsi beserta nilainya dari Dosen Pembimbing ke Rekording Jurusan sebanyak lima eksemplar termasuk yang asli.b.8.9.a. Evaluasi Ujian Skripsi Evaluasi hasil ujian skripsi berdasarkan penilaian dari ketiga penguji.6. Majelis Penguji Majelis Penguji terdiri dari.6.6. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Diagram Tahapan Ujian Skripsi tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. seorang anggota penguji dan seorang Pembimbing. 2 (dua) orang sebagai penguji materi skripsi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya b. 4. 4. Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin diatas dan Pasal 27 Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Selanjutnya keempat orang anggota penguji tersebut tugasnya terdiri dari. & 4. seorang Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota penguji.6. Teknik Mesin 93 .7.6.

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 5. adalah sebagai berikut : a) Pendidikan Agama. Pasal 2 Mata Kuliah Yang Mengalami Penambahan SKS 1) Mata kuliah yang berdasarkan kurikulum sebelumnya dengan bobot 2 SKS . b) Bahasa Inggris. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris dengan bobot 3 sks. Teknik Mesin 94 . Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Pendidikan agama (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Pendidikan Agama dengan bobot 3 sks. PERATURAN PERALIHAN Umum Pasal 1 1) Sehubungan dengan adanya mahasiswa lama sebelum angkatan 2007/2008 yang pernah mengikuti Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2003/2004 – 2006/2007 Jurusan Teknik Mesin beserta Peraturan Peralihannya. sehubungan dengan diberlakukannya Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2007/2008 – 2010/2011 Jurusan Teknik Mesin. Pasal 3 Mata Kuliah Yang Mengalami Penggabungan Matakuliah kurikulum baru yang merupakan gabungan dari dua matakuliah kurikulum lama akan dinilai sesuai dengan dengan nilai mata kuliah yang didapatkan tertinggi Pasal 4 Peraturan peralihan ini diberlakukan untuk mahasiswa angkatan 2005/2006 dan angkatan 2006/2007. sejauh tidak bertentangan dengan surat keputusan ini. dalam kurikulum yang baru diakui menjadi 3 SKS. Pasal 5 Hal-hal khusus yang diakibatkan oleh berlakunya surat keputusan ini dan ketentuan-ketentuan lain yang belum tercantum akan ditentukan kemudian. maka perlu dibuat peraturan peralihan baru bagi mahasiswa angkatan tersebut.

“Membina Jemaat Beriman”. Gazalba. (Spektrum No. “Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru”. Islam dan kehidupan masyarakat. Sylatut. hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi agar dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat sebagai ungkapan imannya. Mata Kuliah -. Kitab Suci. Harus. Jakarta: UI Press. Islam dan ilmu pengetahuan.Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) ---------1. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam Kode Mata Kuliah : MPK. Kemasyarakatan dan Kenegaraan”. Kepustakaan : Nasution. 1978. Ibadah. “Meningkatkan Partisipasi dalam Hidup Kebudayaan. Pokok Bahasan : Alam kehidupan dan isinya. Islam untuk disiplin ilmu. Aqidah dan Syariah”.4001 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan untuk pengkajian alam.. Dokpen. SILABUS MATA KULIAH ---------. “Islam Ditinjau dari Berbagai Segi dan Aspeknya”. amal shaleh dan Islam dalam disiplin ilmu. Jakarta: Dokpen. Sifat dan kekuasaan Allah SWT. Khalik Rasul. Misteri Tritunggal Yang Maha Esa. Kepustakaan : Hardowiryono. 4th VIII). Gereja sebagai sakramen keselamatan. Pokok Bahasan : Paham menggereja dan beriman dalam Gereja. : Pendidikan Agama Katolik Kode Mata Kuliah : MPK. Sidang MAWI.4002 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami konsep beriman dalam Gereja. Jakarta.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4. Rasul dan Syariah Islam. Teknik Mesin 95 .Sy. Mahmud.MAWI. Alkitab. “Pokok-Pokok Ajaran Islam”. R. “Islam. 1982. MAWI. Sidi.

Pokok Bahasan : Sejarah Agama Hindu. Harun. Gede dan W. Sadia. Hadiwiyono. Jakarta: BPK. Seni Budaya Hindu. : Pendidikan Agama Hindu Kode Mata Kuliah : MPK. “Rig Weda dan Sama Weda”. “Alkitab”. Nyoman dan I Ktut Sudiri P. Iman dan pengabdian. 1979. Dosa dan akibat. Kepustakaan : Dekker. “Pokok-pokok Agama Hindu”. mempertebal keyakinan. Jakarta: Departemen Agama RI. “Iman Kristen”. Sopater. 1982. Kepustakaan : Lembaga Alkitab Indonesia. Sularso. keimanan dan kebaktian kepada Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan YME.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya -.4003 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan tentang latar belakang konsep dan prinsip Agama Kristen.4004 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati keagamaan yang mantap. Sumbu ajaran Agama Hindu. Dasar-dasar agama Kristen. : Pendidikan Agama Kristen Kode Mata Kuliah : MPK. Teknik Mesin . Iman dan ilmu pengetahuan. Pokok Bahasan : Pengertian tentang agama. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Buddha Kode Mata Kuliah : MPK. Ruang lingkup Agama Hindu.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 96 Mata Kuliah -. Mata Kuliah -. Dasar-dasar Kepemimpinan Hindu. “Iman Kristen dan Ilmu Pengetahuan”. Rencana keselamatan dan penggenapannya dalam Yesus Kristus. Nawa Darsana. Peranan Roh Kudus. Pranata sosial. Pudja.

Meditasi. Buddha. Pokok Bahasan : Efficient reading. exploring function. 2. Mata Kuliah : Bahasa Inggris Kode Mata Kuliah : MPK. Kebaktian dan Upacara. Kepustakaan : Diputhera. AAUCS. “Academic Orientation Course”. Concept in use. Mata Kuliah : Bahasa Indonesia Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas Tujuan : : : : : : MPK. Riley. “Sanghyang Kamahayanikan”. 1980. “Reading and Thinking in English”. “Citra Agama Buddha dalam Falsafah Pancasila”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati serta mengamalkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Paritha. Konsepsi kerukunan hidup umat beragama. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. Hukum Kasunyatan. Bodhisatwa. The British Council. discourse in action. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. Pamela. Pokok Bahasan : Hakekat Tuhan YME.4009 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan kemampuan kepada mahasiswa agar bisa memahami buku ajar dalam bidang keteknikan secara efisien dalam bahasa inggris. Oka. Teknik Mesin 97 . Dharma dan kebaikan untuk mempertebal iman (soddha) dan menjaga kelangsungan hidup agama. 1982. Sadparamita. RELC (SEAMEO). discovering discourse. “Dharmapada”. Kepustakaan : “English for Specific Purposes Mainline Course”.4008 3 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 3. translation. Oxford University Press.

Diferensial Total dan aplikasinya . Moekidam. Kopma Unibraw. Inc. Integral Fungsi dan Teknik-teknik Integrasi serta aplikasinya dalam engineering. Malang. teori proyeksi. "Matematika I".. 1988. Deret Taylor. "Matematika II".4102 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip menggambar teknik. Purcell. ML. "Advanced Engineering Mathema-tics". Yoewono. Pengetahuan sistem proyeksi. Jakarta.. proyeksi tegak lurus 98 5.. Nilai Ekstrim dan Nilai Stasioner fungsi dan aplikasinya . Kopma Unibraw. 1986. Jakarta. "Kalkulus". Menggambar Teknik Kode Mata Kuliah : TKM. Erwin. Fungsi dengan beberapa variabel .. 6th ed. 1991. Erlangga. Proyeksi sejajar dan tidak sejajar. huruf dan angka yang dipergunakan. Kreyszig. Baesoeni. Pengetahuan membuat gambar teknik yang meliputi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 4.. Moekidam. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin .. edisi 4. Limit Fungsi . Fungsi dan grafik . Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kalkulus Kode Mata Kuliah : TKM. Yoewono. Malang. New York. Boas. John Willey & Sons.J. macam-macam garis. Integral Rangkap (Rangkap dua dan tiga) dan aplikasinya . kuadran (ruang penempatan obyek). 1986. UI Press. 1966. Diferensial Parsial. Deret McLaurin. Turunan Fungsi (Diferensial) . 1991. Canada. Deret Tak Hingga.4101 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". alat-alat gambar. E.Inc. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". Hasyim. John Willey & Sons. mengganbar mesin dan trampil dalam menggambar teknik dan menggambar mesin. Persamaan Luasan derajad dua .

Et. kupasan dan gambar proyeksi Amerika dan Eropa. Giesecke at. bantalan. Persamaan diferensial Biasa (PD Biasa) Orde 1 Derajad 1. toleransi linier. Kalkulus Diferensial Vektor . “Mechanical Drawing – CAD Comunication”. Matriks lanjut : Invers Matriks. Blackie and Sons. “Ilmu Bangunan Pesawat Jilid II – Alat-Alat Bagian Pesawat”. Development (kupasan). Eliminasi Gauss. Pemberian ukuran gambar.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : dan miring. Eliminasi Gauss-Jordan. 1990. Kalkulus Integral Vektor . Intersection (pertembusan). 1986. 1987. Abbas. Eigen value dan eigen vector. London: Glasgow. Teori tentang toleransi linier. “Practical Geometri and Engineering Graphics”. Abbott. Teorema Descartes. pegas. “Ilmu Ukur Melukis”. meliputi : PD yang diselesaikan dengan variable separable. proyeksi aksonometri (isometri. PD Eksak dan Faktor 99 6. Stam. 1952. French. pertembusan. Prosedur menggambar dan penyederhanaan untuk macam-macam ulir. Gambar asembling. Teori Bilangan dan bilangan kompleks. proyeksi pandangan jamak (Amerika dan Eropa). Jakarta: Penerbit H. Pemberian tugas menggambar mesin yang meliputi ukuran gambar. Pengetahuan membaca gambar. All. pembagian sintetis : Aljabar matriks . dimetri dan trimetri). “Menggambar Mesin-Menurut Standard ISO”.4001 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyrat : TKM. Teori Persamaan. serta hubungan ketiga-tiganya. toleransi sudut. Matematika Teknik I Kode Mata Kuliah : TKM. bidang. International Editions. 1952. Lambri. roda gigi. benda. Jakarta: Pradnya Paramita. Konfigurasi permukaan dalam gambar kerja.Graw-Hill. Stam. prinsip-prinsip analisis vektor dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalan-persoalan dalam teknik mesin. Pemberian tugas menggambar teknik yang meliputi proyeksi aksonometri. Fungsi Vektor . New York: Mc.4101 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip aljabar. Proyeksi elementer dari garis. Sugiarto. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . 1992. Pengantar Tensor. New York: Maxwell Macmillan. “Principles of Engineering Graphics”. All. Bidang bantu (auxiliary view plan). International Edition. Determinan dan Sistem Persamaan Linier . Persamaan Homogen. potongan. toleransi sudut dan toleransi geometri serta gambar susunan. toleransi geometri. Pengetahuan potongan. Aljabar Vektor . Jakarta: Penerbit Buku H.

Kopma Unibraw. Box. "Matematika I". 1986. Dinamika. Analisis analitis/matematis gaya dan momen statis. RE. 3rd ed. "Advanced Engineering Mathematics".. diagram bidang lintang (SFD). Fisika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 7. gaya-gaya dan momen lentur. "Probability and Statistics for Engineers". Kopma Unibraw. 1991. 1988. Prinsip dasar statika. Malang. Statistik Deskriptif: Pengorganisasian data. & Raymond H.. Moekidam. 1985. John Willey & Sons. gaya-gaya dan momen sebarang. Yoewono. gaya-gaya sejajar dan momen lentur. 1978.J. Penyelesaian PD dengan Transformasi Laplace. Erwin. kaitannya dengan statika struktur maupun penyelesaian problema dalam bidang teknik mesin.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Integrasi. Persamaan Linier Orde n. Persamaan Bernoulli . 6th ed. New York. Optik dan Listrik. Persamaan Cauchy/Euler dan Legendre. Jakarta. 100 Teknik Mesin . New Delhi.Meyer.. 1991. Statika dan kinematika. Prentice Hall of India. Gelombang. Distribusi variabel random.. Moekidam.. momen lentur. Panas dan perambatan panas. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". 1985. "Probability and Statistics for Engineers and Scientists". Canada. Analisis grafis/grafostatika dari gaya dan momen.. New York. Persamaan Linier Orde 1. John Willey & Sons. Walpole. teori diagram benda bebas (FBD). E. Miller. John Willey & Sons. Irwin & Freud.Inc.. Persamaan Diferensial Simultan. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". JE. Boas.. Erlangga. Memberikan pengetahuan dan pemahaman Agar mahasiswa dapat menjelaskan dan menganalisis keseimbangan gayagaya dalam beberapa konstruksi statika tertentu berdasarkan hukum keseimbangan statika. Inc. momentum. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Yoewono. Malang. "Matematika II". GEP.. 1966. edisi 4. gaya-gaya dan momen sebarang. teorema Varignon. Sistem satuan.4202 6 sks W Tidak Ada Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang fisika dasar yang mendasari teknik mesin yang berkaitan dengan hukum alam. Sistem tumpuan sederhana. Transformasi Laplace. McMillan Publishing Co.. Estimasi Parameter. "Statistic for Experiments".. Inc. gerak harmonik. Purcell. Kreyszig.. New York. perhitungan nilai tengah dan variabilitas data Teori Probabilitas. ML.

Radas.L. cremona. Pencemaran air. Arthur. K. Pengertian tentang Net Hydrogen. Analisis Orsat. Carl A. Prentice-Hall. Pencemaran air. Jakarta: Penerbit Erlangga. Sheppard T. “Industrial Stochiometry”. Ch. Sifat bahan bakar cair dan gas. 1954. PH. perpindahan/pergeseran joint. Tony. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. New York: Mc. Kimia Kode Mata Kuliah : TKM. Analisis Orsat. Zemansky. J. diagram garis pengaruh. Heat and Sound)”. “Fuels Combustiron and Furnaces”. Kesadahan dan penanganannya. Pengertian tentang Net Hydrogen. massa. C. Griswold. Meriam L. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap.Graw-Hill. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. MW. Keyser. Kraice.G. “Material of Engineering”. D. Momen inersia profile. Frame sederhana. Sears. Keyser. New York: Mc. zat-zat padat.4105 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dasar-dasar pengetahuan kimia yang berhubungan dengan bidang teknik mesin. PH. New York: Mc. 1956. Kesadahan dan penanganannya. S. Agregat. Carl A. Keasaman. zatzat padat.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : gaya normal. Agregat. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . terlarut dan tak terlarut. and Young. J. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. Sifat bahan bakar cair dan gas. Prentice-Hall. Timoshenko. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. “Material of Engineering”. Mekanisme proses pembakaran. 101 8. “University Phiysics (Mechanics. Mac Englewood-Cliffs. Keasaman. penggantian batang. Mac Englewood-Cliffs.H. 1956. “Water Conditioning for Industry”.Graw-Hill Book Co. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. Sumber air untuk industri serta penanganannya. volume. Mulia. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. “Mekanika Teknik” Statika. Lewis Waren. H.Graw-Hill. “Engineering Mechanics”. terlarut dan tak terlarut. potongan. New York: John Willey and Sons. 1954. Powell. Mekanisme proses pembakaran. Lewis H. Analisis gaya dan momen dengan prinsip kerja semu. momen inersia luasan. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Sumber air untuk industri serta penanganannya. metode keseimbangan joint. FW.

New York: John Willey & Sons. Van. Y. Leslie. Teori tentang cara-cara pengujian material teknik. dan dapat mengetahui pengaruh temperatur. Avner. W. (Laboratorium Pengujian Material). gelas/kaca. “Pengetahuan Bahan Teknik”. Kingery. William C. 4204 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui jenis dan sifat serta penggunaan material teknik. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. Surdia. logam berat. keramik: Berbagai macam penerapan dari material teknik pada permesinan. Henct. “Teknologi Pengolahan Bahan”. Pengujian destruktif dan non destruktif serta evaluasi perubahan karakteristik logam. Angus. Keyser. Sriati. Logam – logam tuang. Sidney H.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 9. material non logam. Bardji HP. “Introduction to Physical Metallurgy”. plastik karet. John D. “Cast Iron (Physical and Engineering Properties”. “Materials Data Books”. refractory. Vleck. “Fundamental of Physical Metallurgy”. baja dan paduannya. Sifat-sifat umum material teknik. paduan non ferrous. New York: John Willey & Sons. “The Physical Metallurgy of Steel”.”. “Ultra Structure Processing of Ceramics. “Teori Pengujian Bahan”. Teknik Mesin 102 . Glasses and Composites”. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam. Sriati. Presipitasi larutan padat. Recovery dan recrystallization. Laktin. Struktur dan kristal logam. Berbagai macam material teknik yaitu: logam ferrous. Verhoeven. ”Introduction to Ceramic”Series on Science and Technology of Materials. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Ilmu dan Teknik Material Kode Mata Kuliah : TKM. Deformasi plastis kristal logam. Tata. L. logam ringan. besi tuang dan paduannya. Nuklisi dan pertumbuhan butir. logam non ferrous. Mekanisme penguapan logam. Klasifikasi material teknik. “Engineering Physical Metallurgy”. khususnya yang berkaitan dengan teknik mesin. Djaprie. “Metalurgi Fisik Modern”. HT. Dislokasi dan cacat atomik logam. Pembentukan logam.(Diktat kuliah). Sugiarto. Djaprie.

aliran pada penampang konstan tanpa gesekan dengan perpindahan panas (rayleigh line). persamaan dari hukum-hukum dasar pada volume atur. 1994. Pendahuluan: definisi. difuser.M. Konsep dasar: fluida sebagai kontinum. Gerhart. fluida dalam rigid-body motion. “Fluid Mechanics”. W. gaya lift dan drag. John Willey & Sons. Analisis differensial pada aliran fluida: persamaan kontinuitas. Mc. Analisis dimensional dan similaritas: teori Buckingham Pi.F. metode analisis fluida.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 10. Alan T. prinsip momentum angular. Gross Richard J. New York: Mc. “Fluid Mechanics”. Robet W. gaya hidrostatis pada bidang yang terendam. 1985. persamaan-persamaan dasar. dimensi dan satuan. normal shock. “Introduction to Fluid Mechanics” 4th Edition. distribusi tegangan geser. variasi tekanan dalam fluida statis. head losses mayor dan minor. aliran dalam pipa tunggal dan bercabang. persamaan Bernoulli. “Fluid Dynamics”.L. Benyamin.GrawHill. White. Donald. 1986.4205 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori-teori Mekanika Fluida sehingga mampu menerapkannya dibidang rekayasa. Fox. persamaan momentum.V. Aliran internal fluida incompressible viscous: aliran laminer fully developed. 2nd Edition.. Brighton. Inc. Streeter. Aliran fluida incomprecible inviscid: persamaan Euler. medan kecepatan dan tegangan.New York: Mc. buoyancy dan stabilitas. aliran fluida compressible. hubungan turunan sistem dengan formulasi volume atur. aliran adiabatik pada penampang konstan dengan gesekan (fanno line). 103 Teknik Mesin . perambatan gelombang suara. Aliran eksternal fluida incompressible viscous: boundary layer. profil kecepatan turbulent.Graw-Hill. J. “Fundamentals of Fluid Mechanics” AddisonWesley Publishing Company. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. bilangan-bilangan tanpa dimensi. Wylie. 1967. similaritas. sifat-sifat stagnasi isentropis lokal.Kogakusha Ltd. efek perubahan penampang terhadap sifat-sifat fluida: nozzle. tekanan statik.1969. Philip M. Hughes. Fluida statis: persamaan dasar fluida statis. F. hukum Newton II.A.. Brighton. viskositas. diskripsi dan klasifikasi aliran fluida. tekanan dinamik. persamaan-persamaan dasar dalam bentuk integral untuk volume atur. tekanan stagnasi. hukum Termodinamika I dan II). aliran dalam pipa dan saluran meliputi. hubungan hukum Termodinamika I dengan persamaan Bernoulli. Hukum-hukum dasar pada sistem (konservasi massa.

Konsep-konsep dan definisi-definisi dalam Termodinamika: konsep dasar. Persamaan Diferensial Parsial dan Penyelesaian Masalah Nilai Batas. siklus. Hukum ke Nol Termodinamika dan pengukuran temperatur.Graw-Hill Book Co. sifat-sifat termodinamika. Barret. teori gas ideal. New York: Mc. John Willey and Sons.: Canada. gas Van Der Walls dan Battic Bridgemen.Graw-Hill Book Company. Energi dan Hukum ke I Termodinamika: 104 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 12. New York: John Willey and Sons. 1966. 6th Edition. Inc. pengertian sistem. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . Deret Fourier . Murray R. Inc. Mata Kuliah : Matematika Teknik II Kode Mata Kuliah : TKM. Fungsi Gamma dan Beta . New York: Mc. sistem satuan. Termodinamika Kode Mata Kuilah : TKM. Persamaan Diferensial Bessel dan Persamaan Diferensial Legendre . tingkat keadaan. Louis C. 5th ed Singapore: Mc. ML. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Schaum’s Outline Series. 1985. Ray. “Advance Mathematics for Engineers and Scientists”. Penyelesaian Persamaan Diferensial dengan deret tak hingga. “Advance Engineering Mathematics”. “Advanced Engineering Mathematics”. 4103 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. C. Spiegel. pengukuran tekanan. proses. Wylie. 1983. Erwin. 4104 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori dasar Termodinamika serta mampu menerapkannya dalam permasalahan Termodinamika Teknik dan mampu menerapkannya dalam analisis Konversi Energi.1988. 11. Kreyzig.Graw-Hill Book Co. “Mathematical Methods in the Physical Sciences”. Boas.

Mc. tekan geser. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . 1980. reheat dan intercooling. siklus dengan regenerative. analisis volume atur kondisi steady. Deformasi elastis. Mekanika Kekuatan Material I Kode Mata Kuilah : TKM. Publisher Moscow. Cengel. Inc.. evaluasi sifat-sifat termodinamika dengan model gas ideal meliputi panas jenis. proses isentropik. Konsep dasar tentang tegangan. Yunus A. siklus Duel.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan berbagai macam beban dan tegangan akibat pembebanan pada sistem/konstruksi dan dapat menganalisis tegangan yang terjadi pada sistem benda kaku statis tertentu dan tak tentu. kerja / ijin. Mc.Graw-Hill. termal. plastis. identifikasi irreversibility.Graw-Hill Kogakusha 2nd. Pengenalan analisis exergy (availability): definisi exergy. “Thermodynamics”. dan proses politropik. “Fundamentals of Engineering Thermodynamics”. 1994. Wood.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : energi sistem.4002 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. balance energi pada sistem tertutup. tarik. Sushkov. Inc. 2nd Edition. “Applications of Thermodynamics”. Siklus-siklus Turbin Gas: siklus Brayton. Siklus-siklus tenaga uap: siklus Rankine. analisis energi dalam siklus. Shapiro. siklus dengan reheat dan regenerative. Hukum ke II Termodinamika: pernyataan dan kegunaan Hukum ke II Termodinamika. Evaluasi sifat-sifat termodinamika: hubungan p-v-T. balance energi. 1982. transfer energi dengan perpindahan panas dan kerja. angka Poisson. modulus geser. Graw-Hill. Reynold William C: Perkins Henry C. Psikrometrik. 2000. Analisis energi pada volume atur: balance massa. pompa kalor. siklus Diesel. An Engineering Approach. Siklus-siklus motor bakar: siklus Otto. Moran. Mc. Howard N. Holman. energi dalam enthalpi. sistem refrigerasi absorpsi. exergy balance pada sistem tertutup dan pada volume atur. “Technical Thermodynamics”. 2nd Edition. Hardjono Djojodihardjo. Penggunaan entropi: definisi perubahan entropi. Siklus-siklus refrigerasi dan pompa kalor: siklus kompresi uap. Boks. 4 th Edition. Michael J. “Engineering Thermodynamics”. 2nd Edition. rakitan. siklus Carnot. Bernard D. Addison-Wesley Publishing Company. 1977. New York: John Willey & Sons. “Thermodynamics. Third Edition. modulus elastisitas. balance entropi pada sistem dan terbuka. generalized compressibility chart. “Termodinamika Teknik”. Inc. modulus bulk. sistem refrigerasi gas. Analisis 105 13. Michael A.

P. Proses pemotongan. Vazirani. tegangan lentur. gerinda dan lain-lain. Elemen pemotongan pahat potong. Mekanisme mesin milling. Volume I: New York. sudut puntir poros. dan dapat lebih memahami proses dan ada ketrampilan dalam menjalankan mesin-mesin manufaktur.H. D. Mekanisme mesin bubut. macam sendi. bor. “Analysis of Structure”. dan mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Mekanisme mesin skrap. Analisis pada sistem statis tak tentu.i Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses dan mengenal teknologi produksi dalam bidang. Energi potong spesifik. diagram bidang momen puntir. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. gaya lintang. sambungan keling. mesin gurdi. sambungan las). Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. skrap. Plowing force and sizeeffect. mesin gerinda dan lain sebagainya. pengecoran. gaya normal. ekstrusi. Model-model mekanika pemotongan logam. “Strength of Materials”. Khana Publisher 2-B Nath Market. mekanik. Analisis pada sistem batang statis tertentu. S..ke. Klasifikasi mesin perkakas. tegangan akibat puntiran dan lenturan. pada tabung dinding tipis. Pembentukan geram. Analisis tegangan akibat torsi. diagram gaya lintang. Pk. mesin-mesin pelapis logam dan menggunakan peralatan kerja bangku. pembentukan. pengelasan listrik dan pengelasan gas. freis. pada poros. Timoshenko. tegangan biaksial. pada profil. Pengecoran meliputi proses pembuatan baja dan besi tuang. E. Proses pemesinan yang meliputi proses. Praktikum menggunakan mesin-mesin potong logam seperti. puntiran pada penampang berdinding tipis dan penampang bentuk profil. tegangan akibat puntir. mesin ketam dan serut. 1986. Proses pembentukan logam pada proses panas dan proses dingin yang meliputi. and Young. “Mechanic of Materials”. Nai Sarakk. “Strength of Materials”. Model merchant.N. mesin milling. diagram. pengerolan. Proses pengelasan yang meliputi. Tebal geram 106 14. batang dan kerangka. diagram momen lentur.4106 Beban Studi : 3 sks Status : Wp. Popov. Proses Manufaktur I Kode Mata Kuilah : TKM. bubut. Schaum’s Outline Series. pengelasan dan pemesinan. 1976. tegangan dalam (bejana tekan dinding tipis. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . V.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : tegangan dua dimensi secara analitis dan grafis. diagram gaya normal. pada pegas hilik. momen lentur. Jakarta: Erlangga. mesin bubut. penarikan. Menggunakan mesin-mesin penyambung logam. tegangan utama. tegangan geser murni.m. tempa. metalurgi dalam pemotongan logam. Sistem dengan beban puntir. Delhi-6. Mesin Perkakas.

W. Foreign Languages Publishing House Mascow.W. Pradnya Paramita. Jakarta. Tata. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi.Graw-Hill. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. “Teknologi Mekanik”. 1941. Erlangga Jakarta. Gaya pemotongan dalam proses milling. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. Phillip F. Earn. Jilid II. B. Mc. Jakarta. “Fundamental of Machining and Machine Tools”.Graw-Hill Publishing Company LTD. M. Temperatur pada daerah deformasi primer. Betzalel. Mc. “Technology of Machine Tools”. “Surface Treatment of Metal”. Sriati. 1951.S. Mech. Mc. 18 no. “Metal Forming: Processes and Analysis”. Lee. “Teknologi Mekanik”. New Delhi. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. Jilid I. Oswald. Vol. “Teknik Pengelasan Logam”. Gaya pemotongan teoritis.E.N. J. and Merchant. “Manufacturing Processes and System”. 1991. Winston A. Pradnya Paramita. “Machine Tool Operations”.H. Djaprie. Gesekan dalam pemotongan logam. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin 107 . Statistik Teknik Kode Mata Kuliah : TKM. Surdia. J. 1990. Geoffrey. Boothroyd. Kovan.F. V. teori Lee & Shaffer. Perpindahan panas pada material yang mengalir. New York: American Society of Metal. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. 1997. “Fundamentals of Process Engineering”. Sistem pemotongan miring. New York: John Willey and Sons. Bandung ITB. Krar. Oswald. Munoz Jairo. Sriati. Modern Machining.Graw-Hill. Tata. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. 1989.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : menurut teori merchant.4107 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu mempergunakan teori statistik untuk pengembangan IPTEK dan industri. Djaprie. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Oswald. Apll. Taufiq Rochim. Amand. 4. “Teknik Pengecoran Logam”. Surdia. and Shfeer. Marchel Dekker I. Edisi 7. 1985. Krar. Tata. Erlangga Jakarta. Avitzur. 1985. 15. E. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. Knight.C.

S. Jakarta: Erlangga. Bhattacharya. and Young. D. and Young. Hifni. fatigue. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . Box. Sistem batang statis tak tentu. metode integrasi. tegangan kontak. kolom dengan beban eksentris. 1986. Malang: Kopma Unibraw. Analisis teori kegagalan pada pemebanan dinamik. Popov. “Strength of Materials”. Variabel random dan distribusi probabilitas. Stepin.H. Teori tekuk pada kolom. Delhi-6. 1991.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengantar statistik. “Analisis Regresi”. Nai Sarakk. Analisis tegangan dan regangan dalam tiga demensi. Aplikasi teori kegagalan pada silinder berdinding tebal. 1976. beban impact. “Analisis Varian dan Penerapannya”. cumulative damage pembebanan sederhana. “Mechanic of Materials”. Malang: Kopma Unibraw. Tegangan dan regangan sisa. rumus-rumus empiris. Mekanika Kekuatan Material II Kode Mata Kuilah : TKM. 1978. “Analysis of Structure”. kolom dengan beban sentris. metode persamaan tiga momen. perlakuan permukaan dan tegangan sisa.H. Distribusi normal dan sampel random. “Statistic for Experiments”. Malang: Kopma Unibraw. P. metode Euler. Vazirani. GEP. metode superposisi. 4206 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. metode superposisi. Khana Publisher 2-B Nath Market. dinding tipis. V. 1991. New York: John Willey and Sons. Timoshenko. E. Teori bejana bertekanan . Timoshenko. 108 16. pembebanan kombinasi. Hifni. Analisis regresi. “Metode Statistika”. dan mahasiswa juga mampu menganalisis suatu sistem/konstruksi mesin ditinjau dari kekuatan materialnya yang menerima tegangan multiaksial statik dan dinamik. Design experiment dan analisis varian. S-N curve.N. Teori kegagalan pada pembebanan multi aksial statik. Penyajian data. New York. “Statistical Concepts and Methods”. metode energi. Sistem batang statis tertentu dengan defleksi elastis.P. D. Volume I: New York. Schaum’s Outline Series. Konsep dasar tes hipotesa. S. “Strength of Materials”. Perbandingan dua perlakuan/lebih. Hifni. metode energi. 1977. metode luas bidang momen. 4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menganalisis perubahan bentuk elastis dalam sistem batang dan sistem konstruksi benda kaku berdasarkan hukum-hukum statika. “Strength of Materials”. 1991. Moscow: Publishers. dinding tebal dan sambungan bejana bertekanan. “Elements of Strength of Materials”.

New York:Mc.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Juvinal. “Theory of Elasticity”. Mahasiswa juga dapat memahami konsep perancangan dengan bantuan komputer dan dapat membuat penerapan sistem CAD/CAM dalam proses perancangan dan produksi. Tipe-tipe sistem NC. Manuscript. S. serta mengenal teknologi produksi dengan menggunakan mesin NC/CNC. “Advanced Strength and Applied Stress Analysis”. Aspek teknologi TU-3A. Austria.N. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 109 . Sistem CAM.Graw-Hill Kogakusha Ltd. Praktikum pembuatan produk dengan menggunakan TU-2A (2 sumbu) dan pembuatan produk dengan menggunakan TU-3A (3 sumbu).C. Thomas G. Timoshenko. Pemrograman. Analysis Prediction & Prevention. Definisi mesin perkakas NC/CNC. numerical control. 1985. Goodier. process planning & CAPP system. Pemrograman kode-G TU-2A. Pemrograman kode-G TU-3A.P J. R. Collins. New York: John Willey & Sons. Manufaktur NC-CNC. 1988. Sistem pendukung mesin perkakas NC/CNC. Gunn.Graw-Hill Inc. Mata Kuliah : Proses Manufaktur II Kode Mata Kuilah : TKM. Industrial Control System”. Simulasi CAD/CAM. Emco Maier & Co. transformasi dan proyeksi. “Milling Training Unit”. integrated computer-aided manufacturing. 17. 1988. “Advanced Strength of Material”. Proses NC. pemodelan geometris.Graw-Hill. Komputer dalam manufaktur. serta dapat menjalankan / menggunakan mesin NC/CNC. Sistem CAD. New York: Mc. Mc. juga mahasiswa dapat lebih memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. Borresi. konfigurasi sistem CAD. Data-data teknologis. “CAD/CAM/CIM. “Turning Training Unit”. pengertian tentang concurrent engineering.. “Engineering Consideration of Stress Strain and Strength”. Budymas Richard G. Emco Maier & Co. Mesin perkakas TU-2A. Austria. Konsep perancangan dengan bantuan komputer. penerapan teknik CAD/CAM dalam perancangan dan produksi. 4106 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. Interaksi sistem komputer grafik. Sistem koordinat menurut ISO 841. “Failure of Materials in Mechanical Design”. “Now and in The Future. 4207 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM.

Rogers David F. E.C.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya IBM. 1994. Eric.Graw-Hill Book Company. Mc. Tujuan : Teknik Mesin 110 . Bedworth. Mikell P. Singapore: Mc. Charles E. John H.Alan. Lembaga Penelitian ITB: Bandung. Graw . “Computer Integrated Machine Design”. “Computer Aided Manufacturing”. Powers. International Editions.John. 1994. New York. 1986.P. Englewood Cliffs.Zimmers. CAE. 4202. “Pengantar CAM”. John Willey & Sons. H. J.B. “CAD/CAM Hand Book”.Graw-Hill Book Co. “Computers in Manufacturing”. Mc. 4003 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Wilson. New York: Mc. “Automating Electronics Manufacturing”. Mills.Graw-Hill Inc. Jr.29 no. Bosan. “Computer -Automated Manufacturing”.4. Powers. Poewer. “CAD/CAM: Computer Aided Design and Manufacturing”. “Mathematical Elements for Computer Graphics”. New York: Mc.Hill International Edition. M. “CAD & CAM Manual”. Chang. 1986. R. Yoram. Special issue of the IBM Journal of Research and Development: Vol. Taufiq Rochim. “Computer Control of Manufacturing Systems”. “Computer Integrated Design and Manufacturing”. John H. “Computer Aided Design and Manufacture”. D. “Computer Automated Manufacturing”.Graw-Hill.A. Koren. Mc.Adams. 4104 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. San Francisco CA. EMCO MATER. Teicholz. Mata Kuliah : Perpindahan Panas Kode Mata Kuliah : TKM. C.R. 1985.W. Bandung: Lembaga Penelitian ITB.Jr. T.Wang. “Tinjauan Teknologi CAD/Cam Dalam Bidang Manufaktur dan Rekayasa”.Henderson. Groover. New York: Prentice-Hall Inc. Muljowidodo.D. dan dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Prentice Hall Inc. H. Englewood Cliffs. Wysk. Robot. New York: Prentice-Hall Inc.Graw-Hill Book Co. 18. “Mechanical Design”.

1986. Konduksi dua demensi. transmisivitas. lapisan batas termal. Perpindahan panas radiasi. dan lain-lain. 3rd Edition. Cengel. kreith. Frank P. Harper & Row Publisher. Persamaan konduksi. roda geneva. pertukaran radiasi. Penukar kalor. Perpindahan panas konveksi paksa. Frank. hukum Kirchoff. Perpindahan panas konveksi natural. absorptivitas. konveksi pada aliran internal (dalam pipa circular dan noncircular). 19. konduksi pada dinding datar dan sistem radial. energi dan daya pada mekanisme sistem atau mesin. refleksivitas. analisis penukar kalor dengan metode LMTD dan effectiveness-NTU. intensitas radiasi.Graw-Hill Ltd. Perpindahan panas boiling dan kondensasi. yaitu aliran diatas plat datar. Holman. lapisan batas kecepatan. “Intorduction to Heat Transfer”. silinder. Konduksi satu demensi. sabuk rantai. melintasi silinder dan bola. Yunus A. metode lumped capacitance. Incropera. koefisien perpindahan kalor menyeluruh. A Practical Approach”. laju perpindahan panas konduksi. sekrup. konveksi pada aliran eksternal.P.Graw-Hill. tipe-tipe penukar kalor.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pendahuluan: konduksi. view factor. Mcb. Pendahuluan tentang perpindahan panas konveksi. J. melintasi kumpulan pipa-pipa. konduksi dengan pencetusan (generation) energi panas. dan juga mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis gaya. Dewitt. 1998. semi-infinite solid. Mc. metode pemisahan variabel. “Heat Transfer. analisis gerakan. kecepatan dan percepatan system mekanik yaitu: linkage dan macam-macam transmisi. “Principles of Heat Transfer”. metode grafis. sintesis kinematik linkage. metode finite difference. Kinematika & Dinamika Kode Mata Kuilah : TKM. radiasi. rangkaian roda gigi episikik. konveksi. pada dinding datar. persamaan difusi panas. radiasi benda hitam. bola. roda gesek. Konsep dasar gerak mekanisme. 4209 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. roda gigi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 111 . sistem puli & drum. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis dan sintesa gerakan kecepatan dan percepatan mekanisme sistem atau mesin. John Willey & Sons. “Heat Transfer”. New York: Mc. 1996. Analisis poligon kecepatan dan percepatan pada mekanisme komplek. perpindahan panas pada sirip. emisivitas. Konduksi transient. mekanisme fisik konveksi. David P. 6thed.

Erdman.L. Macam-macam pegas. New York: Mc. paku keling.E. gaya gesekan. roda geneva. Analisis bobot balans pada masa yang bergerak rotasi dan translasi lurus bolak-balik. Stolk. New Jersey: Prentice Hall.H. Kurmi. Hinkle Roland. J. Sambungan dengan cottered. Analisis poligon gaya mekanisme komplek.G. Dasar-dasar perencanaan transmisi daya selain dengan menggunakan roda gigi. Desain sambungan pada bagian-bagian mesin dengan.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami bagian-bagian mesin dan dapat membuat criteria dasar perencanaannya serta dapat merancang sambungan–sambungan bagian mesin. George. “Kinematic of Machine”. “Engineering Mechanics”. rantai. Mabie. ulir-baut/ mur. Englewoods Cliffs. A. key. New York: John Willey. J. gaya inersia. “Mechanics and Dynamics of Machinery”. sekrup. “Kinematic and Dynamic of Machine”. roda gesek. belt & pulley. Macam-macam rem dan kopling tidak tetap (brakes & clutches). Ulir-transmisi. Jac. sistem puli & drum. “Elemen Mesin”. Church. 1981. 4004 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. energi dan daya sistem mekanik yaitu linkage dan macam-macam transmisi. Kerugian-kerugian transmisi daya selain menggunakan roda gigi. rangkaian roda gigi episiklik. I. “Mechanical Engineering Design”. Macam-macam poros dan gandar (shafts & axles).Graw-Hill Book Co. dan lain-lain. Dobrovolsky. dan mahasiswa dapat mengenal dan memahami macam-macam sistem transmisi daya dan dapat merancang sistem transmisi selain dengan menggunakan roda gigi. Vol. las. roda gigi.R. 112 20. kerut. “Mechanism Design-Analysis and Synthesis”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . New York: John Willey and Sons Inc. Elemen Mesin I Kode Mata Kuliah : TKM. Holowenko. pin. Guillet. Kraige. V. “Machine Elements”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Analisis gaya statik. L.Graw-Hill. New York: Mc.2. Meriam. Pengenalan bagian-bagian mesin. “Machine Design” Shigey. Macam-macam transmisi daya dengan. “Kinematic of Machine”. brakes & clutches serta shafts & axles. cam. sabuk. Martin. roda gesek. Kriteria-kriteria dasar perencanaan. Vol. A. Macam-macam kopling tetap (couplings). Erlangga. “Dynamics of Machinery”. New York: John Willey & Sons. splined dan serrated. New York: John Willey. rantai & sprocket.

TKM. Pemodelan matematis sistem kedalam persamaan diferensial. Juvinal. Pengaturan dengan mikroprosesor. Mata Kuliah : Sistem Kendali/Kontrol Kode Mata Kuliah : TKM. “Fundamentals of Machine Component Design”. aljabar boolean.C. Mengenal komponen penunjang peralatan dan mesin-mesin industri. Fungsi alih sistem dalam wawasan waktu dan wawasan Laplace. perangkat keras rangkaian logic. New York: Mc.. New York: Mc. E. “Computer Integrated Machine Design”. 21. Pengenalan alat ukur elektronika.Graw-Hill International Edition. Blok diagram dan fungsi alih sistem. DC. Prentice Hall Inc. memahami karakteristiknya serta penggunaannya di bidang mekanik. Komponen pneumatis dan hidraulis yang berhubungan dengan pengaturan listrik dan elektronik. hidrolik. Memahami cara pengaturan beberapa konstruksi dan mekanisme yang digunakan dalam peralatan industri. Rangkaian pengatur listrik (pengaturan kerja proses switching Star-Delta). Rangkaian pengatur elektronik. “Machine Design Theory and Practice”. G & Winter. Penyelesaian model matematis dengan transformasi Laplace. R.Jr. “Design of Machine Elements”. Komponen listrik penunjang rangkaian pengatur (relei. Prinsip pembacaan dan penulisan EPROM. Pengenalan semi konduktor. type N dan type P. Niemann. Macam-macam sistem pengaturan : mekanik. New York: Willey. Rangkaian hidrolik dan pneumatic. push button NO dan NC) thermo controller.F. Komunikasi komputer dengan dunia luar dengan bahasa Pascal. gerbang logika bilangan biner. penunda waktu. Motor step. H. Karakteristik semi konduktor. “Maschinen Elemente”. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. Kenneth S.4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal macam-macam komponen elektronika. McKee. ADC dan interfacing. P. Robert B. “Machine Design”. AC. Memahami cara penggabungan komponen mekanik dengan rangkaian elektronika sebagai unit pengaturannya. Penggunaan komponen elektronika. sistem bilangan. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan sistem pengaturan dan membuat perbaikan sistem pengaturan serta menganalisis stabilitas sistem pengaturan.Graw-Hill. seperti komponen pneumatis dan hidraulis beserta rangakaian pengaturannya.H. pneumatik dan elektronik. Elektronika digital. Aarond. dioda. M. Macam-macam transduser. Charles E. New York: Mc.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Black.4202. Deutschman.. 113 Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . IC.Graw-Hill. transistor. limit switch. Spots. 4108 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Macam-macam semi konduktor. Wilson.

Srivastava. Bandung: Mesin FTIITB. Inc. Temperatur dan laju aliran panas. Pengukuran tekanan. Soenoko.O. Pengukuran gaya torsi. A. R.”Microprocessor and Digital System”. Hall Douglas SV. Plant. dan tipe-tipe gabungannya. (1986). “Measurement System: Application and Design”. Manipulasi. Inc. “Engineering System and Aotomatic Control”. Elsevier. “Teknik Instrumentasi”. Prokes. Coughanowr. “Prinsip-Prinsip Elektronik”. daya poros. “Dasar-dasar Hidrolik dan Pengaturannya Secara Elektronik”. 4109 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Pengukuran gaya torsi. Srivastava.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Analisis stabilitas sistem pengaturan.Graw-Hill. Pengukuran Teknik & Instrumentasi Kode Mata Kuliah : TKM. Schaum’s Outline Series. Malcolm. Pengukuran gerakan dan dimensi. Diferensiator (D). Pengukuran tekanan. Universitas Indonesia Press. E. A. Temperatur dan laju aliran panas. daya poros. 1990. kecepatan aliran. Doebelin.GrawHill. kecepatan aliran. E. 1990. Howard L. 1987. Konsep dasar alat ukur. New York: Mc. Harrison. “Control System Fundamentals”. Mulyowidodo. Lowett B.O. New York: John Willey & Son. “Feed Back and Control System”.C. “Pengantar Ilmu Teknik Instrumentasi”. “Automatic Control Eingineering”. Dransfield. Manipulasi. New York: Mc. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami alat-alat ukur dan cara pengukuran besaran-besaran rekayasa. Universitas Indonesia Press. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 114 . J 1979. Proporsional (P). Konsep dasar alat ukur. “Measurement System: Application and Design”. Transmisi dan perekaman data. Mc. Malvino. Indra Djodikusumo. “Process System Analysis and Control”. “Teknik Instrumentasi”. 1987.Graw-Hill. “Mekatronika I & II”. Integrator (I). Book Company Ltd.C. Rafen. Transmisi dan perekaman data.Graw-Hill. 22. Donald R Koppel. Pengukuran gerakan dan dimensi. Doebelin. Perbaikan sistem menggunakan perangkat. New York: Mc. Mc. Peter.”Hydraulic Mechanism in Automation”.Graw-Hill.

newton. Energi regangan. interpolasi linear. Penyelesaian persamaan aljabar dan transcendental dengan metoda: incremental-search. Analisis tegangan axisymetric. linear ganda. Prentice Hall International Editions. Hartley. Problem MEH 2 dimensi elemen segitiga. Bathe. Problem MEH 1 dimensi pada mekanika. Variasi kalkulus. London: Mc. invers matrik. Prentice Hall International Series. Fungsi potensial energi. Interpolasi. Gauss-Jordan. Ketelitian dari perhitungan pendekatan. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar metode elemen hingga dan memformulasikan problem teknik dalam model serta dapat menyelesaikan pemodelan problem tersebut pada kondisi statik dan dinamik. hermite. polinomial. solusi problem eigenvalue. gauss. lagrange. beda hingga. “The Finite Element Method”.Y. 4202. Daya dan kerja. Penyelesaian persamaan deferensial biasa dengan metode: Euler. taylor. Energi potensial gaya dan regangan. Yang. sistem koordinat. T. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Metode Numerik dan Metode Elemen Hingga Kode Mata Kuliah : TKM. secant. “Fundamentals of The Finite Element Method”. Sistem koordinat. newton-raphson. Dasar-dasar metode elemen hingga. “Finite Element Procedurs”. Pada aliran panas: model elemen pada aliran panas. 115 Teknik Mesin . O. euler modifikasi. Deferensiasi numerik dan integrasi numerik. Grandin. Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode: newton-raphson. Zienkiewicz. Keseimbangan formulasi varisional. stirling dan bessel. Quadrilateral element 4-node isoparametrik. transformasi koordinat assembly elemen 3-node isoparametrik. Problem MEH 2 dimensi pada perpindahan panas dan aliran panas. Assembly elemen. Formulasi varisional. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan metode komputasi secara numerik dan dapat menyelesaikan persoalan persamaan matematik secara numerik serta aplikasinya dalam teknik mesin. Definisi regangan. Klaus-Jurgen.Graw-Hill. faktorisasi: Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode : eliminasi Gauss. iterasi. Mac Millan Publishing Company. Cholesky. milne.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 23. aliran panas dengan konvesi. simpson dan weddel. romberg. Regresi (Curve fitting): linear. Jr. Konsep model elemen hingga. rung-kutta. “Finite Element Structural Analysis”. bisection.C. 4110 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Prinsip energi potensial minimum. non linear. Model elemen tegangan uniaksial. Elastisitas. bolzano. deferensiasi newton dan interpolasi stirling. Pemodelan sistem kontinyu dengan banyak elemen. dekomposisi lower-upper. Gauss seidel. Penyelesaian persamaan deferensial partial. integrasi trapezoid.

Robert D. “Aljabar Matrik”. 24. “The Finite Element Method in Machine Design”. Thomas J. Simple vibration apparatus. Reynold number experient. Atkinson. critical revolution. 4004 Tidak Ada Tidak Ada 116 Teknik Mesin . Comparative flow measurement apparatus. Puntiran batang. “Theory and Problems of Numerical Analysis”. “The Finite Element ethod”. Inc. “Concepts and Aplications of Finite Element Analysis”. Tejo Sutikno.Graw-Hill. Mata Kuliah : Praktikum Fenomena Dasar Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. Bambang. Prentice Hall Inc. R. “An Introduction to Numercial Analysis”. Charles E.4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperdalam pengetahuan teori dasar-dasar permesinan. Soeharjo. A. Kendall. Elemen Mesin II Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 25. Kendall. New York: John Willey & Sons. “Analisis Numerik”. New York: John Willey & Sons.4205. New York: Prentice-Hall International Editions. Atkinson. Cook. defleksi batang.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Zahavi Eliahu. “Metode Numerik”. “The Finite Element Method in Mechanical Design”. kolom. New York: Mc. dynamic balancing apparatus. Hughes. Fracis. Scheid. Surabaya: ITS. thermal conductivity.4003. momen lentur dan gaya lintang. Munif. Bandung: ITB. 4111 3 sks W TKM. PWS Kent Publishing Company. Sesuai dengan Buku Petunjuk Praktikum dan Buku Pustaka mata kuliah yang terkait. New York: John Willey & Sons Inc. “Penguasaan dan Penggunaan Metode Numerik”. Mata Kuliah : : : : : : : : TKM. Triatmojo. Knight. “Elementary Numerical Analysis”..4005 Beban Studi : 1 sks Status : W Prasyarat : TKM4001. fluid circuit friction apparatus.

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi gear box, juga agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi daya. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan roda gigi; straight, helical, herringbone spur gears; straight, curved bevel gears; screw, hypoid, worm and globoidal gears. Macam-macam bantalan; luncur dan gelinding (sliding & rolling contact bearing). Macam-macam sistem pelumasan. Boxes dari gear-box. Kerugian-kerugian yang terjadi pada transmisi roda gigi. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan; roda gesek, belt dan pulley, rantai dan sprocket; berbagai macam roda gigi; straight, helical, herringbone spur gears; straight, curved bevel gears; screw, hypoid, worm and globoidal gears. Dobrovolsky, V. “Machine Elements”. Stolk, Jac. “Elemen Mesin”, Erlangga, 1981. Kurmi. “Machine Design” Shigey, J.E. “Mechanical Engineering Design”. Black, P.H. “Machine Design”. Spots, M.F. “Design of Machine Elements”, New York: Mc.Graw-Hill. Niemann, G & Winter, H. “Maschinen Elemente”. Deutschman, Aarond. “Machine Design Theory and Practice”. New York: Mc.Graw-Hill. Juvinal, R.C. “Fundamentals of Machine Component Design”. New York: Willey. E., Kenneth S.,Jr. McKee. Robert B. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. New York: Mc.Graw-Hill International Edition. Wilson, Charles E. “Computer Integrated Machine Design”. Prentice Hall Inc. Perlakuan Panas & Permukaan Kode Mata Kuliah : TKM. 4211 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Mengevaluasi dan mengaplikasikan jenis perlakuan panas dan permukaan pada komponen mesin, dan agar mahasiswa lebih memahami pengaruh temperatur, unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam serta dapat melakukan pengetesan.

Kepustakaan

:

26. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Teknik Mesin

117

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Jenis-jenis keausan; Hardenability; Transformasi phase padat; Jenis perlakuan panas dan permukaan; Perlakuan panas logam ferrous dan paduannya; Perlakuan thermochemical baja; Perlakuan panas logam paduan non ferrous; Pengaruh kedalaman pengerasan pada bentuk tegangan. Praktikum tentang; pengaruh perlakuan panas logam, mikro struktur logam, kekerasan logam, kekuatan logam, Jominy test, Impact test. James F. Shackelfort. “Introduction to Material Science for Engineers”. Khamenecny. “Abook of Heat Treatment”. ASM. Metals Handbook Volume 5. “Surfase Cleaning, Finishing and Coating”. C.R.Brooks. “Heat Treatment of Ferrous Alloy”. Thelning, Karl-Erik. “Steel and It’s Heat Treatment”. Peterson. “Wear Resistant Surface in Engineering”. Zakarof, “Heat Treatment of Metal”. Getaran Mekanis Kode Mata Kuliah : TKM. 4213 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. 4103, 4209 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami konsep dasar analisis getaran mesin dalam upaya mencari/menentukan sumber getaran pada permesinan serta dapat menjelaskan dan memilih beberapa metode isolasi getaran mesin dari sekelilingnya untuk mencegah dampak persoalannya pada sistem dan sekelilingnya, dengan menganalisis secara eksak maupun numerik. Pengertian fisika dan matematika dari sistem dinamis gerak bolak-balik; Penentuan DOF dan penjabaran sistem getaran SDOF (diskrit sistem) denga metode Newton, Lagrange: Respon getaran terhadap harmonik, eksitasi periodik, eksitasi langkah (step), eksitasi impulse dan eksitasi umum dalam domain waktu; Respon getaran dalam domain frekwensi, transfer function dan magnification factor; Teori getaran relatif dan base motion pada permesinan SDOF; Getaran poros sumbu elastis dengan beban diskrit, unbalance, critical speed shaft; Pengenalan sistem getaran 2DOF; Konsep akustik. Lanjutan multi Degree of Freedom-discrete; Pengenalan damping; Metode komputasi eigenvalue dan eigenvector; Evaluasi numerik untuk MDOF response; Sistem getaran kontinyu (model matematik gerak aksial transversal, rotasional dari poros elastis linier); Solusi analitik system getaran kontinyu (plate & beam); Solusi numeric sistem getaran kontinyu (plate & beam).
118

27. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Teknik Mesin

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya

Kepustakaan

:

Meirovitch, L. “Elements of Vibration Analysis”. New York: John Willey & Sons. Thimosenko S. “Vibration Problem in Engineering”. New York: Mc.Graw-Hill. Inman, Daniel. “Engineering Vibration”. New Jersey, Prentice Hall International. Beer, F.P.J, E. Russel Jr. “Mechanical for Engineering-Dynamics”. Mc.Graw-Hill International Edition. Thomson, W.T. “Vibration Theory and Applications”. New York: Prentice Hall Inc. Hibbler R.C. “EngineeringMechanic: Dynamics”. Upper Saddle River. New Jersey. Prentice Hall International Editions. S, Graham Kelly. “Fundamental of Mechanical Vibrations”. Mc.Graw-Hill International Editions. Mesin-Mesin Termal - Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. 4216 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : TKM. 4205, 4104 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida; Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin fluida; Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin fluida dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin fluida; Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin fluida; Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin fluida. Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin termal; Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin termal; Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin termal dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin termal; Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin termal; Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin termal. Dapat lebih memahami karakter mesin-mesin konversi energi dan dapat melaksanakan pengetesan prestasi mesin-mesin konversi energi. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin fluida; Klasifikasi dan bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida; Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin fluida. Mesin-mesin fluida; pompa, kompresor, turbin air, turbin angin, blower; Prinsip kerja mesin-mesin fluida; Fungsi bagian-bagian utama mesinmesin fluida; Efisiensi mesin-mesin fluida; Pemilihan (spesifikasi) mesin; instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin fluida. Sistem energi alternatif ; teknik energi angin, teknik energi gelombang laut.
119

28. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Teknik Mesin

C. metalugrafi baja. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin termal. “Internal Combustion Engine”. I. Toronto: John Willey.D. Ph. “Steam. Pemilihan Bahan & Proses Kode Mata Kuliah : TKM. A.H. dasar defleksi.D. New York: Mc. dislokasi dan fracture. brass. Obert. peralatan. aftur. teknik energi nuklir. Culp. diesel. A. besi tuang dan non ferrous. ketel uap. A. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sifat phisis.W. Perlakuan panas pada produk baja. 4217 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. serta mengetahui dan memahami fasa dalam sistem logam. “Energy Conversion System”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . Sistem energi alternatif. bensin. Toronto: John Willey. “Centrigugal Pumps. Pengerasan dengan penyepuhan dan bahan kimia.E. mesin uap. Ph.W. aluminium dan magnesium. pencucian dan pelurusan bentuk. Fungsi bagian-bagian utama mesin-mesin termal. A. New York: Mc. Karasik.Graw-Hill. J. W. Jr. sehingga mampu memilih dalam pemakaian rancang bangun. Selection.p. Culp.Graw-Hill.i Prasyarat : TKM. baja perkakas. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin termal. pendingin. H. Prinsip kerja mesin-mesin termal. Pengaruh unsur lain pada baja.J. Klasifikasi baja struktur dan peralatan. Perlakuan panas terhadap besi tuang. Klasifikasi dan bentukbentuk energi pada mesin-mesin termal. Maintenance and Application”.. kerosin dan Turbin gas. Sorrenson H. New York: Mc. teknik energi panas bumi.ke. tembaga. difusi dan transformasi fasa dalam logam. Prinsip mesin berputar. chemis dan mekanis suatu logam dan paduannya. Menentukan waktu pemanasan. Efisiensi mesinmesin termal.Graw-Hill. perubahan sifat karena pemanasan dan pendinginan. Pk. Mesin pengkondisian udara. Steffanof. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. Sistem tenaga uap. perubahan bentuk plastis dari logam. Pemilihan (spesifikasi) mesin. “Energy Conversion System”.Graw-Hill.Graw-Hill. “Principles of Energy Conversion”. bronze. Laboratorium Motor Bakar dan Laboratorium Mesin Pendingin. pemanas. turbin uap. Mesin-mesin termal: Motor bakar. Degler. New York: Mc. teknik energi surya. Logam-logam 120 29. Jr. Miles. New York: John Willey. “Principles of Energy Conversion”. Severn.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin termal. Air and Gas Power”. H.. Sorrenson H. Church A.. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. New York: Mc. Praktikum di Laboratorium Mesin-Mesin Fluida.

struktur elektro. “Elements of Materials Science” Addison Wesley. GE.John Bray. “Pancasila Sumber dari Segala Sumber Hukum”. Pokok Bahasan : Hakekat Pancasila. 30. 1960. “Pokok-pokok Pembahasan Pancasila Dasar Filsafat Negara Republik Indonesia”. Konsepsi Wawasan Nusantara. Guy. “Introduction to Material Science for Engineers”. Ketahanan Nasional. Malang: IKIP Malang. Van. Laboratorium Pancasila. Konsep bela negara dan Sistem Hankamrata. Polukhin. Batas butir difusi. Teknik Mesin 121 . Filsafat Pancasila.”Metal Process Engineering”. Proses penguatan dalam logam melalui larutan atom. cair ke padat. 4007 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : ≥ 96 sks. Malang: Universitas Brawijaya. Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengertian filsafat agar memahami Pancasila sebagai dasar filsafat bangsa dan negara Indonesia. Hukum Ficks I dan II. Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : MPK. biner. “Ferrous Process Metallurgy”. Cacat titik. Teori plastisitas dan teori patah. Zakarov. “Introduction to Physical Metallurgy”. Susunan atom. 1960. Rekonstruktif dan displacement. P. 1978. Diagram fasa. khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional dan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta untuk mempertebal semangat dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa. tertier. Avner. L. Struktur atom. “Heat Treatment of Metal”. Hubungan tegangan dengan geseran. Rekristalisasi. Periodik sistem. Hern. Ketahanan Nasional. Kepustakaan : Darmodihardjo. Pengertian Kewiraan. Transformasi fasa. James F. Shackelford. Kebijakan dan Strategi Nasional. Pelaksanaan UUD’45 dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. Ikatan-ikatan kovalen dan Van Der Waals. Analisis Kemasyarakatan berdasarkan Pancasila. “Elements of Materials Science”. UUD’45.. Energi ikatan. endapan.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : dengan sifat yang luar biasa. Dardji. Konsep negara kepulauan (Nusantara). Teori dislokasi. Dieter. padat ke padat. Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati mengenai Wawasan Nusantara. Cacat dalam kristal. 1976. “Metalurgi Mekanik”. Kerangka pikir dan stratifikasi Polstrahan. Teori elastisitas. Vlack. Nilai-nilai Pancasila. Struktur kristal. Cs. Addison Wesley.

Bandung. New York. Analisis sensitivitas . Penyusutan (depresiasi) nilai prasarana produksi. 1978. “Pancasila Dasar Filsafat Negara”.B. Pengertian cash flow dan cara penyusunannya . 1978... John Willey & Sons.. Lembaga Pertahanan Keamanan. Penentuan umur ekonomis . John Willey & Sons. “Naskah Wawasan Nusantara”. "Management for Productivity". 4112 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dasar-dasar manajemen dan perkembangannya serta dasar-dasar evaluasi biaya dan rencana investasi. 1988. 1993. 1954. Prentice Hall. A. “Ketahanan Nasional”. Lembaga Pertahanan Keamanan. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press. Grant.. "Manajemen". Freeman. WG. Inc. and James Balkwill. 1972. "Management Engineering : Principles and Practice". Evaluasi biaya dan evaluasi investasi dengan pertimbangan resiko . Penerbit ITB. 31. Analisis Benefit Cost Ratio .Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Notonegoro. Bell. Malang: Universitas Brawijaya. Perioda laju pengembalian (payback period) . Konsep nilai waktu dari uang dan ekivalensinya . Ireson & RS Leavenworth. analisis titik pulang pokok . Kerangka perekonomian mikro: arah dan pengaruh perubahan lingkungan bisnis global serta dampak perkembangan informasi dan teknologi terhadap kompleksitas manajemen industri . 1990. New York. 1993... Jakarta: Lemhamnas. 4rd ed. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 122 . Tim Dosen Kewiraan. Jakatra: Lemhanas. Aspek sumber daya manusia. Mata Kuliah : Manajemen Industri Kode Mata Kuliah : TKM. Pengembangan produk. New York. Dasar-dasar fundamental manajemen dan sejarah perkembangan manajemen. "Principles of Engineering Economy". “Buku Pelajaran Pendidikan Kewiraan”. Siregar. Organisasi sistem industri. Schermerhon. JR. Inc. EL.

Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) ---------32.L. Jakarta: UI Press. Pemrograman dengan pernyataan tambahan tipe data. New York: Mc. Visual Basic) untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. Sub program.ke.4145 Beban Studi : 7 sks Status : Wp. Pk. Mata Kuliah : Ilmu Komputer Kode Mata Kuliah : TKM. M. Praktikum pemrograman pada aplikasi bidang umum. Pemrograman dasar. “Digital Computer Fundamentals”. Turbo Pascal. California Eddition Wesley. teknik dan industri. Pernyataan. Chapra S. Elemen-elemen pemrograman terstruktur. Proses Manufaktur III Kode Mata Kuliah : TKM. metalurgi dalam pembentukan logam. Masukan dan keluaran. Elemen-elemen pemrograman (konstanta. Yogyakarta: Andi offset.C.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya ---------. numerik. Monro D. “Applied Numerical Methods for Digital Computation with Fortran and CSMP”. “Metode Numerik untuk Teknik”. Jogiyanto H.M. Wolford J. Harper International Edition. Fungsi standar matematis dan standarnon matematis terdefinisi. mekanik. “Fortran 77”. variabel.Canale R. M. James M. ekspresi.m. Pengantar komputer. dan memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta 123 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 33. input-output. Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi serta melakukan pemrograman komputer dalam bahasa Fortran atau Pascal untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik.Graw-Hill Co. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin . teknik mesin dan industri. F Nugroho Eko.C. Bartee. “Bahasa Fortran”. operator).P. teknik dan industri. Pemrograman terstruktur.i Prasyarat : TKM. Diagram alir.. “Turbo Pascal”. Inc. G. kontrol. Smith. 4207 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Yogyakarta: Andi offset. Soesianto. Thomas. 4218 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi program komputer dalam beberapa bahasa pemrograman dan memanfaatkan beberapa perangkat lunak (Fortran77.

penonjolan. “Principles of Industiral Metal Working Proceses”. “Teknik Pengecoran Logam”. Surdia.G. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. rol bentuk. Moscow: Peace Publishing.H. Paul DE.GrawHill. E. Perencanaan pabrik cor dan sebagainya. Bahan Bakar dan Teknologi Pembakaran Kode Mata Kuliah : TKM. Menguasai teori-teori proses pengecoran dengan perlakuannya. Pemilihan dapur. Smith W. Klasifikasi pengelasan. E. Analisis pasir cetakan. P. pukul. tarik tekan. New Delhi: Mc. Garmo. F. tusuk tekan. peledakan dan teknologi pencetakan serbuk logam. “The Pressure Hand Book of Arc Welding”. New York: John Willey. Praktikum pembuatan cetakan pasir dan diuji dengan penuangan logam. “Rolling Mill Practice”. Cs. Memahami dan dapat melaksanakan proses pengecoran dengan perlakuannya. “Theory of Plate and Shell”. The Lincoln Electric Co. Pengelasan logam Ferrous dan logam non ferrous. New York: Mc. “Teknik Pembentukan”. Rowe. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. Mardjono. S. Siswosuwarno. Wiryo. putar tekan. Proses percetakan. “Teknik Pengelasan Logam”.. pembengkokan. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin .Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : kualitas produk las. Amstead. Memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las.Graw-Hill. Perubahan bentuk dan tegangan sisa akibat las. DR. Proses-proses tempa. Antzup. Tata. 124 34. tekan .Millan. 4104. “Metal Forming Processes and Analysis”. Perlakuan dan perbaikan logam. tumbuk.Graw-Hill. Timoshenko. 4215 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM.P. Definisi pengelasan. 4003 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar bahan bakar dan proses pembakaran pada mesin-mesin konversi energi dan pada sistem propulsi. Metalurgi las. Keselamatan dan kesehatan kerja. Peleburan. Macam-macam proses pengelasan. “Principles of Material Science and Engineering”. Poluckhin. Tugas Teknologi Pembentukan Logam.. pengguntingan (trimming). Bethazel. Perbaikan komposisi logam cair. New York: Mc. ITB.Ir. FTI. B. “Material and Proceses in Manufacturing”. Sumarto. Pengaruh perubahan plastis dan analisis pembentukan serta mesin perkakas pembentukan. H. Tokyo: International Student Edition. New York: Mc. Waktu tuang. Pengujian dan pemeriksaan las. Sistem saluran. tarik. “Manufacturing Processes”.

Unibraw. “Industrial Stoichiometry Chemical Calculation of anufacturing Processes”. Publication Division of Nirja Const. Malang: FT. Fact and Application”. Transformator. Prinsip kelistrikan. cair dan gas. “Combustion Dynamics-The Dynamic of Chemically Reacting Fluids” Mc. Rangkaian arus bolak-balik.Graw-Hill Book Co. “Dasar Tenaga Listrik”. Mismail. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 36. B. Motor dan generator arus searah dan arus bolak balik. The Benyamin/Coming Publishing Company.E. Mata Kuliah : : : : : : TKM. 1980. 1990. New York: Mc. Kestabilan proses pembakaran. “Basic Electrical Engineering”. John. “Combustion Theory. Pembangkitan tenaga listrik. elektromagnetik. “Fuel Combustion and Furnaces”. 1985. Gordon and Breach Science Publishers. 4212 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip-prinsip karakteristik mesin listrik. Pusat pembangkitan dan distribusinya. 1985. Karakteristik dan penggunaan sirkuit pelayanan mesin listrik. Isley Compbell. Aerodinamika pembakaran. 4210 2 sks W Tidak Ada Tidak Ada 125 Teknik Mesin . all. Fitegeralp. Metode Penelitian Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum 35. et. Teknik Tenaga Listrik Kode Mata Kuliah : TKM. Budiono. factor phase. 1996. J. Inc..L.Graw-Hill. 1983. Hubungan polyphase.A. Griswold. “A Tes Book of Electrical Technology”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Bahan bakar padat. Zuhal.Strelow R.Graw-Hill Inc.Graw-Hill. New York: Mc. “Rangkaian Listrik”. Theraya. 2nd Edition. Radash Lewis. London: Mc. Reaksi kimia pembakaran dan kecepatan pembakaran.Chomiak. “Combustion Fundamental”. Tau-Yi. 1978. A.. A. “Thermodynamics Analysis of Combustion Engines”. Tong. “Combustion – A Study in theory. Bandung: ITB. William F. 2nd New York: Mc.Graw-Hill Book Coy.The Fundamental Theory of Chemically Reacting Flow System”.

Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) ---------- 37. laporan penelitian dan tulisan ilmiah lainnya. Malang: FT Unibraw. Mata Kuliah : Tujuan : Kapita Selekta Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : UBU. (1981). analisis data. Tugas pembuatan usulan penelitian dan seminar. (1984). R. Suriasumantri. Jakarta: Sinar Harapan. The Science Foundation Course Team. lingkungan yang lebih luas dan berkehendak untuk selalu membelajarkan dirinya sepanjang hayat. pengambilan data. budaya. Langkah-langkah umum kegiatan penelitian dan jenis-jenis penelitian. laporan penelitian dan ilmiah lainnya. “Technical Report Writing”. Jujun S. 1971.. landasan kebenaran ilmiah. Sifat kegiatan penelitian dan pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan jenis kegiatan ilmiah lain. Jakarta: Gramedia. Rinehart Press: San Francisco. “The Handling of Experimental Data”. Memberikan pengertian yang mendasar dan utuh tentang fenomena Teknik Mesin 126 . tinjauan pustaka. Suriasumantri. “Pengantar Metode Penelitian”. rancangan penelitian. Suhardjono (1991). Mampu menerapkan metode penelitian di dalam kegiatan penelitian skripsi atau lainnya. profesional dan memperkenalkan nilai & etika profesional/intelektual. The Open University Press: UK. perbedaannya dengan kebenaran non-ilmiah dan berbagai jenis kegiatan ilmiah. Menguasai penyusunan proposal penelitian.Turner P.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar tentang pengembangan ilmu pengetahuan. 1977. Memberi kemampuan untuk memimpin dan berkomunikasi sesuai dengan keahliannya. Proposal penelitian. Metode ilmiah dan landasan kebenaran pengetahuan manusia. Memperluas wawasan pengetahuan dan sikap terhadap perkembangan baru dalam bidang ilmu dan teknologi. Memahami dan tanggap terhadap permasalahan sosial. Jujun S. ---------.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan dan meningkatkan kemampuan intelektual. penyusunan hipotesis. Detail pelaksanaan penelitian dari penentuan topik. Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. “Falsafah Ilmu: Sebuah Pengantar Populer”. “Ilmu dalam Perspektif”. pembahasan dan pengambilan kesimpulan. global dan bisnis sebagai seorang profesi perekayasa.

Ed. Konsep gerakan yang terjadi pada bentuk konstrusi mesin. Introspeksi”.B. Ketrampilan Berkomunikasi. Rosda Jayaputra. Budaya perusahaan.J.M. Memahami Neraca Laba/Rugi. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dasar-dasar perancangan. Sikap Kerja “5S”. Alih Bahasa Budijanto. Pengaruh lingkungan dalam menentukan macam bahan dasar suatu konstruksi mesin dalam menentukan dimensi. 1996. Pp. PT. Proses Pengambilan Keputusan. 1994. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Yukl. Cara kerja. 1986. Kegunaan dan ruang lingkup kerja suatu konstruksi mesin. “Konstruksi Mesin 1”. “Leadership in Organizations” 3rd. Hagendoorn. 4209. Bill Scott.. Macam-macam proses ditinjau dari benda kerja. Tinjauan historik dari fenomena kepemimpinan. Bekerja dalam tim. Transmisi gerak kontinyu. Jakarta: Binarupa Aksara. “Tujuh Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif”. K. 38. “The Seven Habits of Highly Effecive People”. Teknik Berkomunikasi. Kepemimpinan transformasional.. pola kepemimpinan dan manajemen perubahan. Stephen R. Covey. (ed) 1983.dkk. Harseno. Transmisi gerak terputus.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : kepemimpinan. Desain Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. Prentice-Hall. Pengelolaan Jasa Pemborongan (Kntraktor) dan Konsultasi (Konsultan). Peran pemimpin di dalam proses perubahan. pengembangan tim.i Prasyarat : TKM. 194. Dinamika kekuasaan dalam organisasi. Opiranti dan Teknik Menemukan atau Memecahkan Masalah. Jakarta. Y. Mangunwijaya. Jakarta: Binarupa Aksara. Kepemimpinan.. dan Soedjono. Jakarta. “Teknologi dan Dampak Kebudayaan”. 4006 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. G.A. Pengenalan Manajemen Keuangan. perspektif kultural dalam kepemimpinan. J. Manajemen perubahan. Pengantar Total Quality Management (TQM). Pengantar Kewirausahaan.B. Pengenalan mekanisme sebagai pendukung suatu konstruksi mesin. New Jersey.. Alih Bahasa Agus Maulana. Dasardasar Perencanaan Investasi. Studi Kasus Analisis Keuangan suatu Proyek.ke. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 127 . Peran manusia dalam organisasi. Englewood Cliffs. Kekuasaan di dalam organisasi.m. 1993. Pengaruh budaya pada Pola Kepemimpinan. “The Skill of Communication”. Beberapa pola kepemimpinan.

M. “Suspension and Handling”. beban kendaraan dan keadaan jalan terhadap stabilitas laju kendaraan. “Theory of Ground Vehicles”. Vladimir B. Geoffrey P. Kendaraan rel. Mutu perjalanan. Parto. London: Pentech Press. Budiardjo. H. 1993. Sutantra.. J..ke. “Henschel Locomotive Engineer’s Manual”. New York: John Willey & Son. Howard. “Modern Electrical Traction” Pritam & Bros. Analisis model kendaraan bermotor.. Kassel. kontak antara roda & rel. Crouse. Kekuatan gandar & pegas.Graw-Hill International Edition. “Mekanika Auto Mobile”. “Teknik Kendaran Rel”. Siswoyo.Y. “Automotive Mechanics”. Pengereman. Partab.. Pengaruh berat kendaraan. stabilitas kemudi. Giinzburg. “Konstruksi Mesin 2”. “Road Making Machinery”.. Henschel Werke.N. Pemindahan daya dan ketahanan kereta api. J. GH. Jakarta. 4007 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. I.B. PT.. Rosda Jayaputra. Macam-macam jenis kendaraan bermotor. Bastaw. Douglas C. Getaran badan kereta. Pp. Abrosimov. Menges. Konstruksi perangkat roda. Donald. Mata Kuliah : Teknologi Kendaraan Kode Mata Kuliah : TKM. Gm. “Mengenal Konstruksi Mobil” Anglin. sistem suspensi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Hagendoorn.m.. pengereman. pemilihan engine. dan Soedjono.. “Analisis Desain pada Kendaraan Bermotor”. “How Make Injection Mould”.. Perancangan berdasarkan teknik perhitungan unjuk kerja. “MechanicalDetail for Product”. P. boogie dan komponen penting lain.i Prasyarat : TKM. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 128 ..J.dkk. 39. Douglas C. komponen kendaraan bermotor. Greenwood. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membedakan jenis kendaraan dan menganalisis stabilitas kendaraan serta merancang kendaraan bermotor beserta bagian-bagiannya pada kendaraan darat dan rel. Wong. Greenwood. “Product Engineering Design Manual”. “Steel Rolling Technology Theory and Practice”. Suganda. Mc.A.

i Prasyarat : TKM. Roy. Powell Norman. Sistem pemasangan pipa pada bangunan. Pick up.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 40. Warring. Sistem Pemipaan Kode Mata Kuliah : TKM. stress termal. Warring. “Dasar-Dasar Kontrol Pneumatis”.ke. Konsep gerak dan pengembangannya dari perangkat hidrolis dalam gerak pemesinan. Peter. Oster John. Process Piping.i Prasyarat : TKM.3.m. desain tekanan. Konsep gerakan dalam proses pemesinan. R. Sugihartono. analisis fleksibilitas. supports. pipa kategori M dan pipa bertekanan tinggi. kondisi dan kriteria desain. “Hydraulic Hand Book”. “Pneumatic Hand Book”. 4008 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Pp. Diagram step.. input data. Wolahsky. 4205 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dasar tentang pemanfaatan tenaga hidrolis dan pneumatis sebagai penunjang gerakan dalam proses pemesinan. Esposito Anthony. Sugiharton. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar sistem pemipaan dan mengerti mengenaai sistem design code dan standar ASM B31 dan standard B31. Industrial examples. R. Sistem komponen pemipaan. Analisis perhitungan pada sistem hidrolis. “Pengantar Ilmu Teknik Pneumatik”. Pemanfaatan kontrol sebagai penggerak atau sebagai sensor. “Modern Hydraulic the Basic at Work”.3. “Fluid Power and Control System”. Macam-macam kontrol hidrolis.m. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 129 . Patient. William. Piping Design code and Standards’ ASME B31 dan B31. 41. Fitch Ernest C. “Basic Applied Fluid Power”. 4009 Beban Studi : 2 sks Status : Wk.H. Diagram sirkuit hidropneumatis. “Fluid Power with Application”.H. “Sistem Kontrol dan Pesawat Tenaga Hidrolik”. Pp. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Kode Mata Kuliah : TKM.ke. ASME Code B31.3.

Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. 4010 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Bonesteel.. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Pp. Kekakuan struktur sheet. Tegangan bidang dan sifat transisi. Prinsip energi retak bergerak dan retak diam. Eng. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.m. 1965. “Fracture Section Containing Surface Crack”.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 42. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu memecahkan persoalan mekanika patahan secara benar dalam rekayasa perancangan konstruksi. R. Perambatan retak fatique. kepatahan elastis-plastis. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Mekanisme dan pertumbuhan retak (crack). Tahanan rusak dari material. and Sih.M. Regangan bidang pada patah ulet.ke.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh.5.G. Fracture Mechanics. Daerah plastis pada retak ujung.C. 1973. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). pengalaman kerja.C. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 130 . Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Patahan & Kelelahan Kode Mata Kuliah : TKM. Medan tegangan elastis pada retak ujung.i Prasyarat : TKM. “Stress Analysis of Crack”. 391. Paris. Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. ASTM STP. ----- 39. Konsep dasar dan persoalan dasar. Aplikasi mekanik. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. P.

Temperatur pada daerah deformasi primer. Gaya pemotongan dalam proses milling.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks.ke.i Prasyarat : TKM. Mekanisme mesin skrap. M.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 40. teori Lee & Shaffer. metalurgi dalam pemotongan logam. Mekanisme mesin bubut. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. UBU. Mekanisme mesin milling. Model-model mekanika pemotongan logam. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. Teknik Konstruksi.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Produksi ---------38.m. 4011 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. Mata Kuliah : Teknologi Pemotongan Logam Kode Mata Kuliah : TKM. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. New York: American Society of Metal. Gesekan dalam pemotongan logam. Plowing force and sizeeffect. Perpindahan panas pada material yang mengalir. Pk. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Klasifikasi mesin perkakas. Proses pemotongan. “Surface Treatment of Metal”. Gaya pemotongan teoritis. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. Temperatur pada daerah deformasi sekunder.E. mekanik. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Earn. 1941. Energi potong spesifik. Pembentukan geram. Model merchant. 131 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . Mesin Perkakas. and Merchant. Tebal geram menurut teori merchant. Sistem pemotongan miring. ----- ---------. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Elemen pemotongan pahat potong.

Vol. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Robust Design. Taufiq Rochim. E. Bandung ITB. Pemilihan Konsep Produk. 18 no. Pengertian kualitas. 4. Spesifikasi produk. New York: John Willey and Sons. Ostwald. Identifikasi kebutuhan konsumen.C. Pk. Industrial Design.H. “Manufacturing Processes and System”.i Prasyarat : TKM. Faktor ekonomi pengembangan produk. 4013 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Mech. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. Product architecture. Munoz Jairo. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman mengenai produk dan hubungannya dengan standar kualitas produk serta pendekatan pengendalian kualitas terpadu sebagai bagian dari manajemen mutu terpadu. Definisi dan konsep pengendalian kualitas dan sistem kualitas. Pengertian desain produk. Proses pengembangan desain produk dan organisasi desain produk. Pengujian Konsep Produk. Phillip F. Purwarupa (Prototyping). penyusunan dan penggunaan peta kontrol variabel dan atribut .ke. 4012 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Managing Project.N. Mata Kuliah : Desain Produk Kode Mata Kuliah : TKM. Winston A. Mata Kuliah : : Standarisasi & Kontrol Kualitas Kode Mata Kuliah : TKM. 1951.i Prasyarat : TKM. 1989. variabel dan atribut kualitas produk.m. Lee. Perencanaan pengambilan sampel dan inspeksi 132 Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin .W. Pengendalian proses. 1985. J. Desain ramah lingkungan. and Shfeer. B. Knight. Marchel Dekker I.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Boothroyd. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang metode desain produk serta beberapa faktor yang mempengaruhi. Pk. Konsep Desain: Concept Generation. 1997. Geoffrey. Perencanaan produk. Desain Manufaktur.m. Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan 40. Apll. 39. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”.ke.

Jakarta. “Automation. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar model dan sistem manufaktur. New York: John willey & Sons. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 42. Pengertian model dan sistem manufaktur. Otomatis sistem manufaktur.1990 Optimasi Produksi Kode Mata Kuliah : Beban Studi : Status : Prasyarat : Praktikum : Tugas : 41. 4207 Tidak Ada Tidak Ada 133 Teknik Mesin . Pengertian konsep dan prinsip pengendalian kualitas total . Tata letak fasilitas group technology.ke.S.Warehousing. Memahami penggunaan model analisis dan eksperimental untuk membantu pengambilan keputusan dalam masalah manufaktur. Leavenworth. Gramedia Pustaka Utama..i Prasyarat : TKM. Gazpersz. Montgomery. Canada: John Willey & Sons. Group Technology. Grant. Askin. penjadualan mesin (shop scheduling). sistem manajemen dan gugus kendali mutu dalam TQM . and R. Pk. Setup mesin dan pengurutan operasi. “Modelling and Analysis of Manufacturing System”. Vincent. “Introduction to Statistical Quality Control”.m. Sistem Penanganan Material. Douglas C. 1985. Groover Michael P.. "Total Quality Management". 4015 2 sks Wp. Flexible Manufacturing System (FMS). 1982. 1993. E. “Statistical Quality Control” New York: McGraw-Hill Book Co.ke. 2000. 4014 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. C. 2001. transfer lines. New Yersey: Prentice Hall. Penggunaan alatalat perbaikan kualitas. Mata Kuliah : TKM. Standar nasional dan internasional untuk sistem manajemen kualitas. Kusiak.m. Sistem Aliran Material: assembly lines. Prentice Hall. Sistem Manufaktur Kode Mata Kuliah : TKM.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : penerimaan .i TKM. New jersey. “Intelligent Manufacturing System”. Production Systems and Computer-Integrated Manufacturing”.L. Pk. Otomatisasi sistem manufaktur. Ronald G.

“Introduction to Optimum Design”. “The Engineering Design Process”. pengalaman kerja. Proses perencanaan produksi konvensional versus proses perencanaan produksi optimasi. Co. Komponen ongkos produksi. Peranan jig and fixture dalam optimasi proses produksi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memberikan pemahaman mengenai optimasi dalam proses produksi pada produksi konvensional maupun produksi optimasi serta mengetahui metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. 1989. S. Atila Ertas.5. Mata Kuliah : : : : : : : UBU. Jones. Inc. Book. Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. Introduksi Optimasi. Metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. New York. 1993. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja.Graw-Hill. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Implementasi optimasi produksi. Arora. Taufiq Rochim.4002 Tidak Ada 134 Teknik Mesin . Ruang lingkup produksi. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Jesse.. 1983.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Mc. ----Skripsi Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum 43. ITB.4001 6 sks Wp ≥ 126 sks. Bandung. Jasbir. John Wiley & Sons. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Kondisi pemotongan optimum teoritik. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. UBU. Prosedur penentuan kondisi pemotongan optimum. Komponen waktu produksi. C.

Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Sistem pembakaran.K.p. ----- ---------. Mata Kuliah : Turbin Gas & Sistem Propulsi Kode Mata Kuliah : TKM. Ltd.H. New York: Mc.i Prasyarat : TKM. Jennings.i Prasyarat : TKM. Sistem Tenaga Uap Kode Mata Kuliah : TKM.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Konversi Energi ---------38. “Principle of Jet Propulsion and Gas Turbines”.C. Tinjauan termodinamika.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram.m. Bentuk. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem konversi energi tenaga gas pada turbin. W.Graw-Hill. Jain.p. B. 4017 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. Pk. Batasan-batasan dan jenis turbin. Analisis dimensi dan penggabungan komponen utama. “Gas Turbine Theory and Jet Propulsion”. bahan. Richard T. and Rogers. M. The Macmillan Press. Teknik Produksi. cara pemasangan dan cara pendinginan. J. Memahami tentang perencanaan berbagai komponen dan Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 39.m. Propulsi Jet. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang sistem pembangkit tenaga uap sehingga mampu mengoperasikan. Haerman. New Delhi: Khanna Publisher. Teori turbin gas. Sudu turbin.T. “Gas Turbine Analiysis and Practice”. Zucrow. 4016 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. memecahkan permasalahan dalam pengoperasian dan mengembangakan operasi dari suatu instalasi pembangkit tenaga uap. John Willey and Sons. “Gas Turbine Engineering”.L. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin 135 . Pk.

Abdul.. Second Edition. perawatan dan perencanaan.Graw-Hill International Edition. Sistem kompresi bertingkat. 4018 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. “Boiler Control Systems”. Pengetahuan dasar tentang sistem pembangkit tenaga uap untuk berbagai fungsi maupun jenis output-nya.m. John Willey and Sons Inc. Komponen instalasi: kompresor. American Society of Refrigerating and Refrigerating Engineers Data Book. Refrigerant dengan siklus udara. Mir Publishers (English Translation). 1996. Sistem refrigerasi suhu rendah. Pembahasan komponen lain seperti kondensor. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . Kadir. Lindsley. Introduksi.Sharkov. pompa. Analisis tentang siklus sistem tenaga uap dan usaha optimasi untuk mencapai efisiensi yang optimal. Inovasi. 1992.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : peralatan dari sistem tenaga uap serta dasar perawatannya. perawatan dan perencanaan. LS. Pembahasan turbin uap dari aspek teori. Refrigerant. Perencanaan AC. “Refrigeration and Air Conditioning”. Sistem absorpsi. Vapor compression cycles. Mac Noughton. alat ekspansi dan evaporator. G. C.Co. Cara-cara mendapatkan efek pendinginan dan pemanasan. Mesin Pendingin & Pemanas Kode Mata Kuliah : TKM.i Prasyarat : TKM. Beban pendinginan. Wark. 1956. Pembahasan tentang sumber energi untuk sistem tenaga uap dan system konversi energinya. Edisi kedua UI-Press. Heat pumps. David. Design Volume. Tenaga Listrik dan Potensi Ekonomi”. Sumber Daya. Pk. “Elementary Steam Power Plant”. Psychrometry.B. North American Combustion Handbook. Wilbert F. Kenneth Jr. Pembahasan ketel uap dari aspek teori. pengoperasian. 1978. Mampu menghitung spesifikasi teknik dari komponen untuk tujuan pengadaan maupun manufacturing. Sterman.Graw-Hill International Editions. “Thermal and Nuclear Power Stations”. Third Ed. “Energi. dan peralatan perlindungan terhadap pencemaran lingkungan akibat limbah operasi.Telvin. kondensor. E.1986. 1989.& Friester. Steam jet refrigeration. North American Mfg. Mc. Stocker. “Thermidynamics” Mc. SA.Piping & Accesories. 136 40. AT. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada mesin pendingin dan pemanas serta mampu menerapkan konsep rancang bangun mesin tersebut. Jordan R. “Refrigeration and Air Coditioning”. pengoperasian.p.

“The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa tentang prinsip dasar energi untuk berbagai aplikasi seperti. teknik komputasi pada perpindahan panas konduksi steady dan transien. et. John E. linierisasi suku source dan kondisi boundary. Prinsip dasar manajemen energi. Analisis ekonomi sistem energi. penyelesaian persamaan deskretisasi secara langsung Tridiagonal-Matrix Algorithm (TDMA) maupun secara tak langsung (iterasi). instalasi listrik sehingga mampu mengoptimalisasikan efisiensi sistem energi.al.p. penentuan grid. 42. Smith. Deskripsi persamaan deferensial pada perpindahan panas (persamaan energi) dan pada aliran fluida (persamaan momentum). sumber dan utilisasi energi di dunia / Indonesia.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya 41. 4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan mampu melakukan komputasi secara numerik dalam fenomena perpindahan panas dan aliran fluida. sistem pemanasan /pendinginan.m. 1981. Rugby CV 213 HQ: England. Pergamon Press. industri. Townsend. dan lain-lain. deskretisasi persamaan. teknik komputasi pada aliran fluida. Richard. D.p. Sistem-sistem energi. B. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Manajemen Energi Kode Mata Kuliah : TKM. et. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy”. 165-171 Railway Terrace. bangunan. deskretisasi persamaan. Cambridge: Cambrige University Press. “Energy Economics”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 137 . 4019 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. The Institution of Chemical Engineers. proses industri.m. al. Analisis audit energi dengan program komputer. gambaran.W. Linnhoff. Pk. Craig B. USA. “Energy Management Principles”.. Aerojet Electro Systems Company. proses pemanasan / pendinginan. Komputasi Dinamika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. Pk. Perencanaan dan audit energi.i Prasyarat : TKM. 4020 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. John Willy and Sons: New York-Brisbane Eden. Ahern. pembangkit tenaga. pengenalan beberapa metode diskretisasi persamaan.i Prasyarat : TKM.

1995.. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. exponential.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. Longman Scientific & Technical. 1991. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. KA. 1980. “Numerical Heat Transfer and Fluid Flow”. Washington: Hemisphere Publishing Corporation.. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. “An Introduction to Computational Fluid Dynamics”.: Malalasekera W. Inc. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Mata Kuliah : : Tujuan : Teknik Mesin .4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 126 sks.. Suhas V. 138 43. UBU.5. power-law). Patankar. Suhas V. “Computation of Conduction and Duct Flow Heat Transfer”. USA: Innovative Reserch. Patankar. HK. Hoffmann. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Texas: Engineering Education System. pengalaman kerja. “Computational Fluid Dynamics for Engineers”.1989. up wind.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : model-model pendekatan untuk suku difusi (central different. Versteeg.

tembaga dan logam non ferrous lainnya. ----- ---------. korelasi antara sifat logam. Pk. teori deformasi dan dislokasi. mekanisme cacat dan patahan. Paduan aluminium. American Society for Metals. Baja paduan tahan karat. 3.i Prasyarat : TKM. mekanisme 139 39. 4021 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Baja konstruksi. teknologi pembuatan cetakan logam.ke. struktur dan penggunaan dari berbagai paduan yang biasa digunakan. Uji mampu pengerjaan (bentuk. Dasar-dasar pengerjaan logam. las. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Logam Paduan Kode Mata Kuliah : TKM. Metalurgi Mekanik Kode Mata Kuliah : TKM.p. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami: sifat. “Metal Handbook Commitel”.ke. 2. Pk.p. Sifat dan karakteristik. Sidney H. pembentukan plastik logam. “Intorduction to Physical Metallurgy”. Mampu memilih bahan untuk suatu penggunaan. Metal Park: Ohio. Kualitas produk logam) dalam rekayasa teknologi pengerjaan logam.M. Baja perkakas dan pemilihannya. serta sifat logam-logam paduan. S.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Avner.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Material ---------- 38.4022 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin .4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui dan memahami hubungan timbal balik tiga parameter (1. Teknik Konversi Energi. Baja paduan tahan panas. Baja paduan untuk bantalan.i Prasyarat : TKM. potong. “Properties and Selestion of Tool Materials”. mekanisme pengerasan logam. laku panas).

Dieter. “Physical Chemistry of Metals”. AddisonWesley Publishing Company. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu mengaplikasikan proses elektrolisis dalam proses pemisahan dan pemurnian logam. Jenis sell elektrokimia. Elektrolit. Darken and Gurry. Testing of Materials. Manufacturing Processes for Engineering Materials. Macmillan Education Ltd.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : dan otomatisasi mesin-mesin dalam industri logam. 4024 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. uji karakteristik (fungsional dan estetika) produk.i Prasyarat : TKM. George E. Alih Bahasa Sriati Japrie. “Problem in Metallurgycal Thermodynamics and Kinetics”. Pk. Elektro Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami karakteristik material serbuk. Jakarta. “Principles of Extractive Metallurgy”. Forming and Forging. Pk. 1984.. Rosenqvist Terkel. Reaksi oksidasi-reduksi: Electroplating pada macam-macam logam induk. “Intorduction to Metallurgycal Thermodynamics” Upadhaya. Metalurgi Mekanik. Metals Park. Printed in Hongkong..Gasket . Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin 140 . 1992.S. Pembentukan ion dan ion komplek. 4023 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Serope Kalpkjian. 1988. 40.R. American Society for Metals. Sydney.ke. Potensial Katoda. Efisiensi arus dan energi. Ohio.p. Parthasaradhy. D. G. cara pembuatan serbuk logam dan cara pengaplikasiannya pada komponen mesin. Metalurgi Serbuk Kode Mata Kuliah : TKM. Penerbit Erlangga. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 41. Vermon John.ke.p. “Practical Electroplating Handbook”.i Prasyarat : TKM.

M.. Manfaat analisis kegagalan.ke. “Principles of Powder Technology”. Analisis Kegagalan Kode Mata Kuliah : TKM. Studi kasus. 9 Edition. mekanis kerusakaan dan kondisi mikrofraktografi. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang manfaat mengetahui tujuan analisis kegagalan dan faktor apa saja yang menjadi dasar analisis kegagalan. Model kerusakan dan kondisi makrofraktografi. Teknik Mesin 141 . Konsolidasi panas. B. Serbuk logam tahan panas & reaktif. metode analisis kegagalan dan penyusunan laporan. German. Randall. Mata Kuliah : Tujuan : Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.H. Princeston: New Jersey. Principles and Applcations”. Metal Powder Industries Federation. Porous metal. dari segi teknik mesin dan orientasi kerusakan permukaan makroskopik. 1980. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 43. ASM. 1986.m. John Willey and Sons Inc.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Produksi serbuk logam. Pencetakan. “Powder Metallurgy. “Powder Metallurgy Science”.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. ASM Handbook. Karakteristik dan uji serbuk. pengalaman kerja. Failure Analysis and Prevention. “Manufacturing Processes”.J.i Prasyarat : TKM. Pritz V. Rhodes. Sinter phase tunggal eksperimental dan mekanis. Ekonomi & energi yang diperlukan dan produksi magnet. Amstead. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Lenel. 4025 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Commented carbid. Sinter. 42. Pk. Perangkat untuk menganalisis kegagalan. Cs. M.

ke. Mata Kuliah : Pengantar Teknik Industri Kode Mata Kuliah : TKM. difinisi. UBU. 4026 Beban Studi : 2 sks Status : Wi. Teknik Konstruksi. efisiensi maupun produktivitas kerja. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). perancangan dan pengukuran kerja. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. perencanaan dan pengendalian produksi. Sejarah perkembangan disiplin teknik industri. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : ---------.m Prasyarat : Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami latar belakang sejarah pertumbuhan dan perkembangan teknik industri.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Industri ---------38. tata letak fasilitas produksi. Memahami secara garis besar metode-metode teknik industri dalam peningkatan. efektivitas. financial compensation. teknik produksi. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.p. Mata Kuliah : : Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Pembahasan aliran konvensional teknik.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. 142 Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram.5. Pk. dan peranan disiplin industri.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. yang antara lain mencakup. analisa lokasi pabrik. pengendalian kualitas.

p. manajemen personalia. An Introduction”. 1994. Lieberman. Wadsworth. transportation problem. “Principles of Operation Research”. Mc. Teori Antrian (Queueing Theory). Maynard. N.J. Holden day Ltd. mathematical programming (determenistic & probabilistic models). dan problematik material handling. Duxburry Press.M. assignment problem. 4027 Beban Studi : 2 sks Status : Wi. Foagarty. Pengantar pemodelan yang bersifat deterministik dengan variabel-variabel diskrit (integer) maupun kontinyu. “Industrial Engineering Handbook”. operation research.. program integer. Mata Kuliah : TKM. 1997. Englewood Cliffs. Frederick Hillier and Gerald J. 1991. Pembahasan pengaruh operation research dan analisa sistem skala besar dalam perkembangan disiplin teknik industri yang mencakup . N. At.B. Philip Hicks. Pk. “Production and Inventory Management”.Graw-Hill Book Company. Al. 1993. Formulasi program linier.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : manajemen finansial. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 40. Winston.J. “Operations Research: Application and Algorithms”. Sanfransisco.ke..p.m 143 Teknik Mesin . Wayne L. model-model jaringan kerja (Network Models). Penelitian Operasional Kode Mata Kuliah : TKM. Inc. Turner. “Intorduction to Operation Research”.Graw-Hill. ekonomi teknik. Pk.m Prasyarat : TKM. Statistik Industri Kode Mata Kuliah : Beban Studi : Status : 39. Prentice Hall Inc. California. analisis sensitivitas masalah dualitas. H. 1997. et. “Operation Research. Mc. 1991. 1991. Wagner H. Prentice Hall Inc. “Introduction to Industrial and System Engineering”. 4103 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pengertian dalam menyelesaikan permasalahan optimasi. Taha. 1997. perancangan sistem manajemen. Prentice-Hall. Wayne C..ke. Hamdy. Englewood Clifts. al. Inc. khususnya yang bersifat deterministik dengan variabel-variabel yang diskret dan kontinu. 4028 2 sks Wi. project management dan konsep dasar sistem. “Introduction to Industrial Engineering and Management Science”. metoda grafis algoritma simplex..

Perancangan percobaan: Desain acak sempurna. 4029 Beban Studi : 2 sks Status : Wi. Pk. Desain blok acak. Perancangan produk dan proses. Richard B. Sistem distribusi. Analisis Regresi dan Korelasi.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai hal-hal yang berkaitan dengan proses pengelolaan (manajemen) aktivitas produksi/operasi yaitu aktivitas yang ditujukan untuk memberikan nilai tambah dari segala sumber input yang harus ditransformasikan menjadi output secara efektif dan efisien dari suatu sistem produksi/operasi. “Probability & Statistics for Engineers” Prentice Hall of India.p.. 5th. Davis. Perencanaan lokasi pabrik. R. E. Homewood III: Irwin Allen Inc. Aquilano. 1985. Raymond H.m Prasyarat : TKM. Bandung. 3rd ed. Aquilano. 1978. “Probability & Statistics for Engineers and Scientist”. John Willey & Sons. & Ebert. Statistik Inferensi (Uji Hipotesis Statistik).E. “Statistic for Experiments”. Strategi operasi. Miller. Jenis-jenis distribusi variabel random diskret dan berkelanjutan. Introduksi tentang manajemen operasi. John E. Chase & Mark M. Chase.ke. Nicholas J. Uji kecocokan (Goodness of Fit) data. Desain bujur sangkar. “Production and Operations Management”.. “Fundamentals of Operations Management”. New Dlhi. 1981. Inc. New Jersey. New York. 1992. Perancangan sistem. edisi 4. Richard B. Estimasi Statistik. 1995.. Private Ltd.J. Perawatan fasilitas. Tarsito.. Richard D. “Production & Operation Management”. Manajemen Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. MacMillan Publishing Co.. Labor & material standards. “Desain dan Analisis Eksperimen”. New York. 144 41. production standards & work measurement. Walpole. Sudjana.. Desain faktorial. kapasitas dan investasi. 1995. GEP. Statistika Non Parametrik: Metode-metode non parametrik untuk pngambilan keputusan. & Nicholas I. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . 4107 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu mempergunakan teori statistik untuk pengolahan data industri. Irwin & Freud. Irwin Inc. 1985. Adam. Box. Pengambilan keputusan dalam manajemen produksi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : TKM. sistem industri/operasi dan produktivitas. Job design. Ronald E & Meyer. Prentice Hall..

1983.. Masalah Keseimbangan Line/lintasan Produksi (Line Balancing). Biegel.. David D. New York.. Hoffman. Cincinati. New Delhi. Vincent. “Operations Management”. 4030 Beban Studi : 2 sks Status : Wi. TR. “Forecasting”. Pengurutan dan penjadualan operasi pada mesin/prosesor (machine sequencing & scheduling). “Production Control: A Quantitative Approach”. “Operation & Industrial Management Designing and Managing for Productivity”.p. New York. John Willey & Sons. “Production Planning and Inventory Control”. Pengertian sistem produksi/manufaktur. Canada. Mac Graw-Hill Book Co. Mata Kuliah : Teknik Mesin . Forgarty. assembly to order dan engineer to order. John E. 1982. Makridakis. South Western Publishing Co. flow shop. 1982. Kostas N. 2rd Ed.m Prasyarat : TKM. Jakarta. Inc. make to order. “Integrated Production Control Systems”. Perencanaan material dan pengendalian persediaan untuk Independent Demand (Konsep Economic Order Quantity).. James E. Gaspersz.. Delmar. Spyros at all.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan kemampuan untuk menerapkan teknik-teknik perencanaan dan pengendalian produksi dalam sistem produksi yang berbasis pada konsep Material Resource Planning (MRP II). 1985. make to stock. 1981.4002 Beban Studi : 2 sks 145 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 43. Mata Kuliah : Perencanaan & Pengendalian Produksi Kode Mata Kuliah : TKM.. DW. Fungsi perencanaan dan pengendalian produksi.ke. Kuliah Kerja Nyata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Dervitsiotis. Bailey. 2001. “Production and Inventory Management”. Perencanaan material untuk Dependent Demand: mekanisme Material Requirement Planning (MRP I). Prentice Hall of India. Teknik-teknik peramalan permintaan. Konsep dan prosedur MRP II. Inc. Bedworth. JH. Penjadualan tenaga kerja (personnel scheduling). John Willey & Sons. Gramedia Pustaka Utama. 42. Blackstone.. Donald. Perencanaan agregat (aggregate planning) dan penentuan Jadual Induk Produksi (Master Production Schedule). Pk. Mac Graw-Hill Book Co.. batch.. 1991.. job shop.

----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : ---------. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. 4202 Tidak Ada Tidak Ada 146 Teknik Mesin . pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Mata Kuliah : Korosi Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas : : : : : : TKM.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. UBU. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung Status Pilihan ---------45. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. 4203. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram.m TKM.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 126 sks.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44.5. Teknik Industri. pengalaman kerja. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. 4113 2 sks Pk. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Mata Kuliah : : Status : Wi Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh.

Prinsip korosi sell. Jenis korosi pada logam . 4114 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Pencegahan dan pengendalian korosi. K. Spivakovsky. 4115 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Jenis sell elektrokimia.R. Darken and Gurry.”Korosi”. Korosi lingkungan. alat bantu dan alat pengaman stabilitas. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 147 . Pompabilitas dan hubungan tegangan regangan dalam tiga dimensi. CEMA.W. Diagram Pourbaix. teori photo elastisitas dua dimensi. Pesawat Angkat & Alat Berat Kode Mata Kuliah : TKM. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami teknik dalam analisis tegangan eksperimental.. Persamaan keseimbangan. Pengujian laju korosi. “Chain for Power Transmision and Material Handling”. strain gage sirkuit dan instrumentasinya. Rudenko. strain gage. pengenalan metode-metode 46. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar perancangan pesawat angkat. Pengulangan dasar teori elastisitas. Metode optik. Perkembangan metode baru. ACA. metode lapisan getas dan pemakaiannya. Trethewey. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. Jenis polarisasi. “Conveyor and Related Equipment”. photo elastis dengan metode refleksi. Analisis Tegangan Eksperimental Kode Mata Kuliah : TKM. Analisis kekuatan sistem pesawat pengangkat. “Physical Chemistry of Metal”. “Belt Conveyor for Bulk Material”. Macam-macam pesawat pengangkat. analisis dari data strain gage. “Mesin Pemindah Bahan”. sistem pembangkit gaya angkat. Metode pengukuran regangan.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat mengetahui terjadinya reaksi logam dan lingkungannya yang dapat menyebabkan menurunnya sifat mekanik dan fisik. metode Moire. Alih bahasa Alex Tri K.

“Formulas for Stress and Strain”. “Advanced Mechanic of Materials”. 1981. 1978. New York: Mc. Optimasi grafik. Arora Jasbir S. 1965.. Desain engineering. Inc.. New York: Mc. desain teknik vs analisis. 1978. 4209. Metode conjugate gradient. 4117 2 sks Pk. Robotika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum 48. Minimisasi 1 demensi. “Introduction to Optimum Design”. Prentice Hall Inc. 4116 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Hildebrand F. Komputasi desain optimum tak konstrain: Konsep umum terhadap algoritma numerik.GrawHill Book Co. International Edition. Konsep desain optimum: Konsep dasar. Problem desain optimum konstrain. Faupel Joseph H. “Experiment Stress Analysis”..4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar desain pemodelan dan menyelesaikan komputasi serta optimasi dari problem-problem teknik. Optimasi desain interaktif: Peranan interaktif pada optimasi desain. Metode Newton. New York: John Willey and Sons.. konvensional vs desain optimum). Komputasi desain optimum konstrain: Ide dan konsep dasar. Optimasi desain praktis: Formulasi problem optimasi desain praktis. Roak and Young. USA. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan : 49. Daily and Riley. Linearisasi problem konstrain. Singapore. Dasar formulasi problem desain: Variabel desain. Model matematik umum pada desain optimum. Second Edition.p TKM. Second Edition. Problem desain optimum tak konstrain. USA.Graw-Hill.. Metode steepest descent. 4108 Tidak Ada 148 Teknik Mesin .B. “Advanced Calculus for Applications”. John Willey & Sons.. Fisher. Metode Constraint steepest descent. Introduksi desain (proses desain. Komputasi & Perancangan Model Kode Mata Kuliah : TKM. “Engineering Design”.Graw-Hill. Algoritma optimasi desain interaktif.J. konstrain desain. Mc. Franklin E. Mata Kuliah : : : : : : TKM. cost function. al. 1989.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : baru hybrid stress-analysis untuk analisis tegangan penggunaan strain gage dan metode photo elastisitas. Englewood Cliefs N. Boresi et.

Yu. Van Nostrand Reinhold:New York. Teknologi Tepat Guna Kode Mata Kuliah : TKM. 1986. 4132 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Yoram. 1985. 4118 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun dan mengembangkan teori dasar yang disesuaikan penemuan keilmuan mutakhir untuk menyelesaikan problem-problem teknik. transportasi. Penemuan-penemuan keilmuan yang mutakhir pada bidang: rekayasa desain. Addison-Wesley Publishing Company: New York. Disesuaikan pada setiap topik yang akan diberikan dan berdasarkan temuan mutakhir melalui media maya (internet) atau temuan para ahli pada bidang masing-masing. control.Graw-Hill International Edition: Singapore. Kozyrev. “Robotics for Engineers”. 4111 149 50. “Industrial Robotic. programming and application”. Klasifikasi robot. penerapan frame pada link robot. “Introduction to Robotic.. Mikell P. mechanics and control”. Mc.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 51. vision & intelligence”.. robotika. komponen pembentuk robot. 1989. serta pemrograman robot manipulator Koren. Topik Khusus Kode Mata Kuliah : TKM.“Fundamentals of Robotic Engineering”.. “Robotic. Mir Publisher: Moskow. Mata Kuliah : Teknik Mesin . Groover.S. International Edition: Singapore. desain mekanisme manipulator. teknologi agribisnis. “Industrial Robots Handbook”. biomekanik. Craig. Fu. 1989.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen robot dan memahami dasar-dasar perancangan robot. analisis kecepatan dan gaya statik pada manipulator. analisis dinamika robot. technology. 1989. John J. John Willey & Sons. 1986. Poole. sensing. Mc. fenomena kopel pada problem teknik. K. analisis kinematika maupun kinematika invers dari manipulator. Harry H. New York. Graw-Hill. turbo machinery.

fondation design. Menampung kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. Proses pembuatan Biogas. Model metode elemen hingga.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar teknologi tepat guna. A. D. 4146 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. balansing dan ketidak setimbangan masa dan eksitasi harmonik. Experimental and Maintenance aspects. and Mansell. discs and bearings. Prinsip pembuatan bahan bakar melalui proses gasifikasi. D.B. Teknlogi industri kecil (rumah tangga). Kepustakaan : Steward. dynamic response. Vibration for Engineers. Finite Element model. Pemanfaatan energi air untuk pembangkit energi sederhana. daun tembakau. Whirling phenomenon. Pemanfaatan bahan bakar dari sampah organik. Principle of Motor installation and Fondation. Industrial application. rotating mass. Mata Kuliah Getaran Permesinan Kode Mata Kuliah : TKM. perancangan prototipe atau perancangan peralatan/mesin jadi. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar getaran permesinan. types of isolation. passive vibration control. “Appropriate Technology”. Dynamic response due to unbalance mass and harmonic excitation. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang getaran permesinan. New Jersey. Natural frequency and modes. Pokok Bahasan: Konsep pembuatan tungku sederhana dengan bahan bakar sekam. Kepustakaan : Andrew D. bahan bakar serbuk kayu. prinsip-prinsip interaksi antara manusia dengan teknologi disekitarnya. Dimarogonas. Sam Haddad. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. “Appropriate Technology for Developing Countries ” . Francis. 52. and introduction to active vibration control. Pemanfaatan energi matahari untuk pengering (kopi. Dynamic loading. Fuller. Gyroscopic effects. vibration isolation. dsb.). 150 : Teknik Mesin . frekuensi natural.J. dalam bentuk konsep perencanaan (perhitungan & gambar). Pokok Bahasan: Rotating Machinery and reciprocating engines. reciprocating mass. Prentice Hall. critical speed. 1992. vibration measurement. prinsip-prinsip getaran pada mesin berputar dan mesin putaran bolak balik.S. Reciprocating engine dynamic model. dynamic response. Rotor dynamics’ shaft. Teknologi pompa penggerak sendiri (self action pump).

Contoh penggunaan masing-masing proses tersebut pada komponen pemesinan. 4119 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. 1962. John Wiley & Sons.Graw-Hill Publishing Company Ltd. Proses pemotongan nonkonvensional terdiri dari pemotongan ultrasonik (Ultrasonic Discharge Machining). John Wiley & Sons.. 1979. Guy Ferraris. CE.. 1989. pemotongan berkas laser (Laser Beam Cutting). New York. “Product Technology”.E. Mc. John willey & Sons: New York. Foundation Analysis and Design. Amstead. B. Inc. HMT. New York.. Inc. “Manufacturing Engineering & Technology”. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa dapat mengetahui konsep. 4120 Beban Studi : 2 sks Status : Pp. keuntungan dan kerugian serta aplikasi proses pemotongan non-konvensional. Konsep dasar proses pemesinan non-konvensional serta keuntungan dan kerugiannya dibandingkan dengan proses pemotongan konvensional. pemotongan elektrik (Electric Discharge Machining). 1988. McGraw-Hill. Vibration and Shock Isolation. Vance. New York. Barkan. Rotodynamics of Turbomachinery. McGraw Hill. Serope. 1962. New York. Kalpakjian. Inc. Michel Lalanne. Crede.. 1980. pemotongan berkas energi tinggi (High Energy Beam Machining). J. New York.. pemotongan water jet (Water Jet Cutting).Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya John M. 45. Mata Kuliah : Pemotongan Logam Non Konvensional Kode Mata Kuliah : TKM. Bowles.: New Delhi. Mata Kuliah : Teknik Mesin . John Willey & Sons. DD. “Manufacturing Processes”.H.i Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 151 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 46. Tata. Addison Wesley Publishing Company: New York. 4th edition.. Dynamics of Bases and Foundations. Rotodynamics Prediction in Engineering. 1990. Perencanaan Tata Letak Pabrik Kode Mata Kuliah : TKM. pemotongan kimiawi (Chemical Discharge Machining dan Electro Mechanical Discharge Machining).

New York. Perencanaan kebutuhan luas lantai untuk kegiatan produksi dan non produksi. peralatan dan penunjangnya). John Willey & Sons. Gavriel. 1984. Perancangan tata letak rinci. White. 1996. 1997. “Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan”. Ekonomisas dan optimalisasi perkakas bantu. Perencanaan kebutuhan personil. Lab. New York. Prinsip-prinsip dasar pencekaman. Perencanaan proses produksi dan pola aliran bahan. fungsi perkakas bantu dalam proses produksi. mesin bor. Wignyosoebroto. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 152 . Pembuatan perkakas bantu. Perencanaan kebutuhan fasilitas produksi (mesin. prinsip-prinsip dasar lokasi alat-alat dan metode lokasi.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memberikan pengetahuan tentang prosedur yang sistematik untuk merancang tata letak fasilitas produksi dan fasilitas penunjangnya. John Willey & Sons. John Willey. mesin sekrap dan sebagainya. Apple. Heragu. Perkakas Bantu Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. PWS Publishing. Perkakas bantu tuntun. Perencangan perkakas bantu: informasi dan keahlian yang dibutuhkan serta tahapannya dalam perancangan. Metrologi Industri Mesin FTI – ITB. Analisis aliran material dan hubungan antar kegiatan. Coco Ibrahim. 47. Jenis-jenis pencekaman. “Handbook of Industrial Engineering”. Pengertian tata letak fasilitas dan prosedur perancangannya. James A. 4121 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menguasai perkakas bantu sebagai faktor pendukung utama dalam industri manufaktur. 1983. Perkakas bantu pegang. James M. Pendekatan dalam perancangan tata letak fasilitas dengan metoda kuantitatif dan kualitatif. Sritomo. Co. ComputerAided Layout. Definisi perkakas bantu pegang (fixture) perkakas bantu tuntun (Jig). “ Perkakas Bantu”. Penanganan material (material handling). & John A. “Facilities Planning”. “Facilities Design”. Inc. Salvendy.. S. Boston. Teori lokasi dan pencekaman : lokasi benda kerja dalam sistem referensi mesin perkakas. Inc... “Plant Layout and Material Handling”.: Canada. Jakarta. Tompkin. Guna Widya. 1982. jenis perkakas bantu mesin freis.

W. 4123 Beban Studi : 2 sks Status : Pp. 1984. “Jig & Fixture Design Manual”. J. Akuntansi Biaya Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 153 . 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu menerapkan metode-metode pengukuran yang benar terhadap peralatan mesin serta mampu menganalisis data hasil pengukuran dengan konsep statistik untuk penarikan kesimpulan. 1980. Sistem pencatatan biaya berdasarkan historis dan standard. Pengertian dasar. Praktikum pengukuran geometris dengan alat ukur yang tepat dan analisis hasil pengukurannya. Spesifikasi geometris. Perhitungan biaya berdasarkan Pesanan (Job Order Costing) dan berdasarkan Proses (Process Costing). “Practical Engineering Metrology”. 48.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya K. Holman. Struktur biaya Produksi dan Penjualan. Mata Kuliah : Metrologi Industri Kode Mata Kuliah : TKM. USA. Laba-rugi dan Harga Pokok Penjualan. ASME.P. Sistem dan proses pencatatan serta pengolahan data keuangan (jurnal.i Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan metoda analisis. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49. “Experimental Methods for Engineers”. 1970. 4122 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Alat ukur. “Hand Book of Industrial Metrology”. B. Alat ukur dan pemakaiannya. alokasi dan kalkulasi biaya produksi untuk keperluan perencanaan dan pengendalian produksi. “Hand Book of Dimensional Measure”. Laporan Neraca. Analisis titik impas. Sharp K. Sistem biaya standard dan analisis variansi. Henricksen. Parago. Konsep statistik dalam Metrologi Industri. Konsep dan Klasifikasi Biaya. New York. ledger dan rekening T). Perkembangan alat dan metode pengukuran geometri. Perhitungan biaya langsung dan tak langsung. Industrial Press Inc. Kontrol kualitas.

Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 46. Mary M.Graw-Hill. 4216 Tidak Ada Tidak Ada Teknik Mesin 154 ..K.P. 1964. Englewood Cliffs. M. Teori dan perhitungan poros engkol piston.Graw.L. “Cost Accounting: Planning and Controlling”. N. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip konversi energi pada motor bakar. pendinginan dan bagian-bagian utama lainnya.J. kompresi. M.Hill Book Co... LH. New Delhi: D. Mc. South-Western Publishing Co. “A Course in Internal Combustion Engines”. Mengetahui peralatan bantu/kontrol yang dipakai. tangensial. Cincinati. Analisis siklus teoritis dan aktual motor bakar dua langkah dan empat langkah.. “Basic Accounting and Cost Accounting”. pelumasan. BHP dan SFC. Kovakh. Grant. 4124 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Mathur. pembakaran. balancing. Motor Bakar Kode Mata Kuliah : TKM. New York: Mc. Diagram gaya-gaya inersia.. P-V diagram. “Cost Accounting: A Managerial Emphasis”.. 1982. New York : The Mac Millan Co.and Sons..L. and Lawrence F. ekspansi/kerja). MF.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Flemming. Petrovsky. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Moscow: Peace Publishers. 1985. E. Sharma. Teori dan perhitungan tekanan indikasi rata-rata. Matz. “Management Accounting & Control Techniques for the NonAccountant “. Mampu melakukan rancang bangun motor bakar. “Marine Internal Combustion Engines”. New York: Von Nostrand Reinhold Co. V. Maleev. Introduction . 1984. pompa bahan bakar. & Hammer. firing order.R. Turbin Air Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 45. A. R. “Motor Vehicle Engines”.L. IHP. Teori dan perhitungan siklus aktual (langkah pengisian. Charles T. “Internal Combustion Engines”. M. Horngern. 4125 2 sks Pke TKM. 1984. : Prentice Hall Inc. Moscow: Mir Publishers. Uzry. Bell.

B. Sistem tenaga uap. Pompa aliran axial.H. Segitiga kecepatan. Pengertian uap dan sifat-sifatnya. Acesories. Klasifikasi dan karakteristik. Airfoil. Similaritas perhitungan dimensi utama. Parameter-parameter utama. Pengertian umum Turbin Uap. Klasifikasi. 1985. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem Konversi Energi Tenaga Uap pada Turbin Uap dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Uap. 1967. London: Robert E. Moscow: Peace Publishers. 4127 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Necleba. Kavitasi. “Hydraulic Turbines Theory and Design”. Water hammer. Positive Displacement Pumps. Introduksi. Ekspansi uap 155 47. PLTM/PLTA. “Hydraulic Turbines”. 4126 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Teori similaritas dan kecepatan spesifik. “Centrifugal Pump and Blowers”. turbin setting. Volute Casing & Diffuser. “Centrifugal & Axial Flow Pump”. Karakteristik. Motto Euler. Simbol hidolik. Perlengkapan turbin air. Malang. Aliran uap dalam saluran. New York: John Willey & Sons Inc. Draft tube.H. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada Pompa & Kompresor dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Pompa & Kompresor. A. “Hydraulic for Aeronotical Engineers”. Pompa & instalasinya. Nekrasov. Blower dan Fan. Centrifugal Pumps. Kompresor. Church. Termodinamika uap. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 48. Pelz. Energi grade lines. Stepanoff. Turbin Uap Kode Mata Kuliah : TKM. M. Gaya axial dan cara balancing. “Pompa & Kompresor”. Fakultas Teknik Unibraw. A. Gunadiarta I Made. Ekspansi uap dalam Nozzle.J. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . Krieger Publishing.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memahami sistem Konversi Energi tenaga air pada Turbin Air dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Air. P. Pompa & Kompresor Kode Mata Kuliah : TKM. Kavitasi.

Setiardjo. Culp.”Ketel Uap”. Dinamika Gas Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 49.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : dalam Blade. Sudjito. 4129 2 sks Pke TKM. Moving dan guide blade pada Turbin Reaksi. Ketel Uap Kode Mata Kuliah : TKM. “Teknologi Tenaga Uap”.W. Mc. bahan bakar.. Blade dan nozzle pada Turbin Impuls. SR.. proses pembakaran bahan bakar. 4128 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. “Boiler”.. gas asap dan aliran sirkulasi air/uap didalam ketel uap. Konversi energi didalam ketel uap meliputi.”Principles of Energy Conversion”. Goodal P.M. 1979. perancangan ketel uap. Spesifikasi. termasuk keselamatan kerja dan undang-undang tentang ketel uap. “The Ejjicient Use of Steam”. 4216 Tidak Ada Tidak Ada Teknik Mesin 156 . proses perpindahan panas/kalor yang terjadi didalamnya. bahan bakar. Mata Kuliah : : : : : : : TKM.. Archie W. London. Westbury House England. Dasar-dasar perencanaan Turbin Uap. Hifni H. Dasar-dasar perencanaan ketel uap beserta bagian-bagiannya. Agarwal. Ltd. Baian-bagian utama dan konstruksi Turbin Uap.” Turbin Uap (Teori dan Perencanaan)”.Graw-Hill. “Steam Power Plant”. Menentukan ukuran nozlle dan blade. Perhitungan kekuatan bagian-bagian utama Turbin Uap. D. Fakultas Teknik Unibraw.. termasuk pembahasan tentang sistem aliran udara. 1990. Shield Carl D. El Wakil. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip dasar tentang konversi energi. Turbin-turbin gabungan dan perhitungan efisiensinya. memahami penerapan dan pengoperasian serta perawatan ketel uap. klasifikasi dan konstruksi berbagai macam ketel uap. “Thermal PowerEngineering”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 50.

Sprigger Verlag. & Roshko.W. Analisis ketersediaan tenaga matahari di bumi karena pengaruh perubahan posisi matahari. Aplikasi aliran gas dalam nozel. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang berbagai aspek untuk memanfaatkan tenaga surya dalam bentuk panas. Liepmann. John Willey and Sons. Optimasi Perancangan Sistem Termal Kode Mata Kuliah : TKM. “Teknologi Rekayasa Surya”. Serta dapat merencanakan aspek-aspek teknik dalam rangka implementasinya. Gelombang kejut normal. kejut miring. A. H. Desain kolektor tenaga matahari sebagai pengumpul panas untuk berbagai besaran temperatur. Pengetahuan dasar dan teknik pemanfaatan tenaga matahari untuk pemanas air. Jansen. Beckman. 1980. dan lainnya.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami teori dasar tentang gas. John A. Teknologi Tenaga Surya Kode Mata Kuliah : TKM. Zierp. William A. 4130 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Dinamika gas satu dimensi. “Elements of Gas Dynamics”. Mata Kuliah : Teknik Mesin . Sistem konversi energi photovoltaik. pertanian rumah tangga. “Solar Engineeringof Thermal Processes”. New York: Berlin Heidelberg. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52. Gelombang muaian Prandtl Meyer serta aplikasinya. Ted J. Duffie. Pembahasan tentang jenis-jenis bahan. “Theoritical Gas Dynamics”. listrik dan lainnya. Jurgen. 4131 Beban Studi : 2 sks Status : Pke 157 51. Jakarta: Pradnya Paramita. Pengaruh perpindahan kalor dengan aliran gas. iklim dan partikel lain di atmosfir. Analisis teknik untuk dapat memprediksi ketersediaan dan sifat radiasi matahari di suatu daerah. kompor masak. dan pembangkit listrik sistem thermal maupun photovoltaik. Difuser dan terowongan angin. 1995. penyuling air laut. Gelombang aliran Subsonik dan Supersonik. mampu menganalisis dan menerapkan teori dinamika gas dalam sistem teknik. Persamaan aliran gas dengan gesekan. pemanas udara mesin pendingin. Mampu mengidentifikasikan potensi tenaga surya untuk pemanfaatan di bidang industri. Arismunandar Wiranto (penterjemah).

New York: John Willey & Sons.. institusi kode etik insinyur Indonesia. Teknologi Energi & Lingkungan Kode Mata Kuliah : TKM.W. D. pemodelan dan perencanaan sistem termal. pengumpulan dan pembuangan limbah.213 HQ: England. Innovation and entrepreneurship. B. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. Peranan insinyur dalam masyarakat dan bisnis. Bejan. termodinamika. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy. 1996. analisis dan optimasi sistem energi. konsep exergy. aplikasi material baru dalam teknik dan pengaruh lingkungannya). pembuangan limbah. USA: John Willey & Sons. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin .J. management konsumsi energi. Etics for engineers. Tsatsaronis. Masalah-masalah lingkungan (limbah padat. teknik-teknik analisis dan numerik dalam desain sistem energi. Townsend. 165-171 Railway terrace. dan analisis ekonomi terhadap sistem tersebut. et. aplikasi dalam sistem aliran fluida. polusi udara. pengumpulan limbah industri. Isu-isu mengenai lingkungan dan dampaknya (pengaruh tegangan tinggi dalam peralatan. G. kontrol terhadap zat yang mudah terbakar. limbah berbahaya.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : TKM. 4133 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang berbagai pengaruh energi dan limbah energi terhadap dampak lingkungan. Micchael. Teknik Management lingkungan (minimalisasi limbah. Konsep dasar perencanaan sistem termal. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan optimasi dari berbagai sistem termal. (materi dimasukkan ke Pendidikan Pancasila atau FIP). (materi dimasukkan ke ekonomi teknik dan manajemen industri). instrumen ekonomik). optimasi desain untuk sistem kogenerasi. Adrian. recycling & reuse. suara dan pengaruh atmosfir global). John E. analisis thermoeconomics dan optimasinya. 158 53. Linnhoff. Ahern. dan perpindahan panas. Rugby CV. al. regulasi dan standar. pengaruh gas-gas buang. The Institution of Chemical Engineers”. Moran.”Thermal Design and Optimization”.

4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses pembentukan polimer. AFC. PEMFC. 4215 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang berbagai aspek dari sumber energi alternatif bahan bakar fuel cell. 4134 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Accessing venture capital. “Analisa Dampak Lingkungan” Pusat Studi Lingkungan Hidup. Mc. Soeriaatmadja. Warner. 159 54. Komposit material dan metode pencampuran material. Wark. 1979. ITB. Hidrogen dan sifat-sifatnya. Polimerisasi. 1981. “Air Pollution. substitusi rantai. Pusz. Teknik pembentukan keramik. Center. Reinforced polimer dan keramik komposit. komposit dan keramik serta macam-macam proses manufakturnya maupun aplikasinya. 4135 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. “Alternatif Energy Sources”. Suratmo. Pengaruh dan modifikasi. Fuel Cell Kode Mata Kuliah : TKM. 1977. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . Jakub. New York. SOFC. F. 1995. cross linking dan pencabangan dengan sifat mekanik & fisik polimer. Gajah Mada Univercity Press. prinsip kerja fuel cell. Market research and marketing. Larry W. “Fuel Cells and Hydrogen”. “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan”.Graw-Hill. “Enviromental Impact Assessment”. Teknik pembentukan polimer. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 45.Graw-Hill. struktur. Solid date polymers. Canter. Jakub. Intellectual Property. berat molekul komposisi. Reaksi kondensasi. its Origin and Control”. Writing business plans. Yogyakarta. metode-metode pembuatan Hidrogen. Gunawan. Mc. aplikasi fuel cell. MCFC. Polimer & Komposit Kode Mata Kuliah : TKM. tipe-tipe fuel cell serta keuntungan dan kerugiannya: PAFC. Copyright. Pusz. 1983.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Patent law. “Air Polluting”. Harper & Row.

“Metal Process Engineering”. F. Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui macam material baru. Pembuatan pellet. “Text Book of Polymer Science”. 4136 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. Terkel. New York: John Willey & Sons.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Bill Mayer. verifikasi rancangan perbaikan karakteristik. Material Baru Kode Mata Kuliah : TKM. Ekstraksi Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. sifat-sifat permukaan dan pengukurannya. Henct. 4137 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. Series on Sclence and Technology of Materials. F. “Introduction to Ceramic”. “Advanced Polymer Composites (principles and application)”. “Ultra Structure Processing of Ceramics. P. Z. sifat-sifat fisis transistor. New York: John Willey & Sons. Henct. New York: John Wiley & Sons. Jang. Pengolahan awal hasil tambang. “General Metallurgy”. rancangan dan karakteristik komposit. Bill Mayer. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin . Bor. New York: John Willey & Sons. Penyiapan kristal dan teknik pembuatan. “Text Book of Polymer Science”. L. dioda dan semikonduktor. Macam dan jenis senyawa biji logam. Polukhin. Kingery. Glasses and Composites”. “Ultra Structure Processing of Ceramics. L. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. memahami sifat dan mampu memilih dalam pengaplikasiannya. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip pengolahan biji logam menjadi produk logam setengah jadi. W. 160 46. interface dan interphase dalam komposit. Jaringan glas. jaringan struktur material. Pyrometallurgy dan Hydrometallurgy. Pengontrolan komposisi logam. membandingkan material. “Principles of Extractive Metallurgy”. Kuznetson. Rosenqvist.

dari sistem kerja yang terdiri dari manusia.5. peta-peta kerja. Prentice Hall. Halling. 4211 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membandingkan pelapisan konvensional dengan pelapisan inovatif dalam bidang teknik mesin. Wood. Japan. Takeo Oki. jenis-jenis pelapisan uap logam. 4138 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin . check list & 5W2H. Englewood Cliffs. pelapisan electroless. dan hasil proses pelapisan. sehat dan efisien). 7 tools dan sebagainya. perancangan produk dan peralatan kerja. aman. William G. lingkungan kerja. “Termo Kimia Metalurgi”. “Fisika dan Teknologi Semikonduktor”. 4139 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang dasar-dasar perancangan sistem kerja yang terpusat pada manusia. Finishing and Coating”. faktor-faktor kondisi pelapisan.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Wahyono. American Society for Metal Park. Perlakuan awal dalam pelapisan. plasma dan ion. electroplating plastik. New Jersey. ruang lingkup bahasan. Ohio. J. “Surface Cleaning. S. Metodametoda identifikasi permasalahan dan teknik analisis perancangan kerja mencakup antara lain. Analisis Perancangan Kerja & Ergonomi Kode Mata Kuliah : TKM. Reka Rio. material. peralatan dan lingkungan kerja (fisik maupun psikis) untuk mendapatkan rancangan sistem kerja yang lebih baik (efektif. mesin. “Principles of Tribology”. Mata Kuliah : Pelapisan Inovatif Kode Mata Kuliah : TKM. Konsep pelapisan inovatif dan pelapisan rekayasa.V. Parthasaradhy. Osaka Institute of Technology. Definisi. Pendekatan perancangan sistem kerja yang berpusat pada manusia serta bertoleransi terhadap kesalahan berdasarkan 161 Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 45. N. S. Metal Handbook Ninth Edition. Vol. perkembangan dan aplikasi sistem manusia-mesin yang mencakup area kerja. “Microphotographs of Plating Defects”. “Practical Electroplating Handbook”. 48. nyaman.

Sutalaksana. Simulasi Diskret. England. Barnes. Proses Pemodelan.. et. Memahami kemampuan memformulasikan permasalahan secara holistik dan teleologik dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan. Bilangan Random.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : prinsip ergonomi yang meliputi. 1992. Jakarta. “Introduction to Ergonomics”. DNP. New York. Imai. Plenum Press. “Fitting The Task to The Man: An Ergonomic Approach”.A. E. Pemodelan Sistem Kode Mata Kuliah : TKM. Dinamika perancangan. Studi Gerak dan Waktu”. value analysis dan value engineering. Simulasi Kontinu. “Dealing with Complexity: An Introduction to Theory And Aplication of System Science”. Markov Kontinu. Pustaka Gramedia. New York. Bridger. Sritomo. Model Probabilistik. Granjean. lingkungan kerja dan psikologi kerja. Model Markov Diskret. Memberikan kemampuan untuk memformulasikan permasalahan menjadi model matematik dan melakukan analisis model tersebut. antropometri. John Willey & Sons. Mc. Masaki. Biological and Social. RS. “Simulation Modelling and Analysis”. “Kaizen”. Implementasi Model.. Prinsip-prinsip pengukuran kerja. 1995. Garson H.. IIE. Jakarta. yang mencakup Kaizen. Oxford. 1991. Pembentukan Model. Pengertian model. “Industrial Ergonomic”.Graw-Hill Inc. Guna Widya. e. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Teknik Mesin 162 . Jenis-jenis model. C. Model Deterministik. “Mathematical Modelling: A Tool for Problem Solving in Engineering. 4140 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang konsep sistem dan pendekatan sistem serta aplikasinya dalam memecahkan permasalahan nyata. 1990. Robert L. “Time and Motion Study: Design and Measurement of Work ”. Pengertian Simulasi. Mc. David. perancangan display. 1995. 1988. Fllod and R. London. 1982. “Ergonomi.al. 46.Graw-Hill. Verifikasi dan Validasi Model. Taylor & Francis Ltd. “Teknik Tata Cara Kerja”. Wignjosoebroto. biomekanika kerja. Averill M Law. Physical. al. Pergamon Press. Sciences”. 1990. Bandung: TI-ITB. 1985. 1980. Murthy. fisiologi kerja.

Perancangan SIM. New York . artificial neural network. Senn. M. memahami dan dapat membuat program komputer untuk membantu menyelesaikan permasalahan dalam teknik industri.. New York: Mc. New York: Mc. Pengantar Decesion Suport System (DSS). “Analysis And Design Of Information Systems”.. Evaluasi SIM. Struktur SIM.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya T. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Teknik Mesin 163 . “Management Information System” PHI 1998. Lucas. Al. J. expert systems fuzzy logic. 1994. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui.A. Teknologi informasi dalam organisasi. 4141 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami informasi yang dibutuhkan manajemen. Mc Leod. Administrasi SIM. “Teori Sistem: Suatu Perspektif Teknik Industri”. pengorganisasian informasi. Pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM). 47. Simatupang. 1985.B. Sandi Setiawan. 1987. et. Komponen SIM. dan genetic algorithms.Graw-Hill Book Co.Graw-Hill Book Co. Mc.Graw-Hill Book Co. Andi Offset Yogyakarta. Pengendalian Kualitas Informasi. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 48. 4142 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : TKM. Implementasi SIM. analisis dan perancangan sistem informasi serta manajemen sistem informasi. SIM dalam organisasi. Mata Kuliah : Sistem Informasi Manajemen Kode Mata Kuliah : TKM.. Aplikasi Komputer Kode Mata Kuliah : TKM. Database. Andi Offset Yogyakarta 1995. Davis. Analisis Kebutuhan SIM.“Information System Consepts For Management”. “Simulasi Teknik Pemrograman dan Metode analisis”. “Management Information System”. INTERNET. 1996. G.

Prentice Hall International Editions. 4143 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui tentang proses-proses perencanaan (planning). New Jersey. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 50.R. Manajemen Pemasaran Kode Mata Kuliah : TKM. “Mathematical Methods for Artificial Intelligence and Autonomious Systems”.J. New Jersey. dan efektivitas manajemen proyek. pengarahan (directing). Prentice Hall International Editions. pengorganisasian (organizing). and C. Sistem Informasi Manajemen Proyek yang terdiri sistem monitoring. Scheduling and Controlling”. Aspek teknis dalam perencanaan aktivitas proyek. struktur organisasi. aliran informasi. Moder. teknik-teknik perencanaan dan pengendalian proyek (CPM/PERT) dan analisis terhadap keseimbangan faktor waktu. J. penugasan (staffing) dan prinsip integrasi. 1997. Mata Kuliah : Tujuan : Teknik Mesin 164 . peranan manajemen proyek. karakteristik proyek. “Project Management A System Approach to Planning. 1988. H. 4144 Beban Studi : 2 sks Status : Pi Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang beberapa aspek manajemen pemasaran dan strategi pemasaran produk. Manajemen Proyek Kode Mata Kuliah : TKM. “Project Management with CPM and PERT”. yang meliputi. Kerzner. Charles R. Organisasi proyek yang terdiri dari aspek manusia dalam proyek. Phillips. Vasant Dhar.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Kepustakaan : Edward R. “Intelligent Decision Support Methods The Science of Knowledge Work”. manajemen kontrak dan beberapa pandangan mengenai manajemen proyek. sistem pelaporan. Roger Stein. Pengertian dasar dan ruang lingkup manajemen proyek. Dougherty. dan pengendalian (controlling) proyek dengan memberikan penekanan pada karakteristik proyek sebagai suatu bentuk kegiatan yang bersifat ad hoc. ongkos dan performansi. 49. Giandina.

Boston : Richard D. promosi.J. Persaingan Sempurna dan Tak Sempurna. jalur distribusi dan agen pemasaran. Oligopoli dan Monopoli. Teknik Mesin 165 . Penelitian Pasar dan Pengukuran Pasar. 1991.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya Pokok Bahasan : Kepustakaan : Konsep dasar manajemen pemasaran. Prentice Hall Inc. masalah produk baru. 1994. “Marketing Management: Analysis. David W. Irwin Inc.. Ed. Implementation and Control (8nd. Strategi Pemasaran . “Strategic Marketing (3th. Segmentasi-Target Pasar dan Positioning.ed)”. Cravens. Karakteristik Pasar. Lingkungan Pemasaran. Englewood Cliff N. Planning. siklus kehidupan produk (life cycle product). Strategi Persaingan. Kotler Phillip. Bauran Pasar (Marketing Mix). Keputusan tentang produk. Karakteristik Pasar Barang.)”. Masalah tentang harga produk. Konsumen-Produsen-Pengecer-Pemerintah dan Internasional..

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya LAMPIRAN : DIAGRAM 5. Diagram Alir Pemrograman Tugas Mata Kuliah dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Tugas Mata Kuliah Tugas mata kuliah berupa pekerjaan rumah sebagai bagian dari kegiatan terstruktur Sks-nya terpisah dengan Mata Kuliah Terkait disebut Mata Kuliah Tugas Diprogram bersamaan dengan atau setelah Mata Kuliah terkait Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah tugas yang bersangkutan pada minggu kedua semester Asistensi tugas dilaksanakan oleh Dosen Pengasuh berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 orang Mhs setiap Dosen Pengasuh Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Asistensi tugas dilaksanakan oleh Asisten Pembimbing berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 Mhs setiap Asisten Pembimbing Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tidak dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Tidak dapat mengikuti ujian mata kuliahnya Dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Berkas & nilai tugas diserahkan ke Dosen Pengasuh mata kuliah Dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Berkas & nilai tugas diserahkan ke Rekording oleh Dosen Pengasuh Berhasil dan tidak ditempuh ulang Tidak dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Tugas mata kuliah harus ditempuh ulang semester berikutnya Gagal Ditempuh ulang Berhasil bersamaan dengan kelulusan mata kuliah-nya Gagal ditempuh ulang Teknik Mesin 166 .4.

apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. Diagram Alir Pemrograman Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Kuliah Kerja Nyata-Praktik diprogram dalam KRS. proyek maupun instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. Prasyaratnya : Telah menyelesaikan 〈 104 sks dengan IPK 〈 2. Laporan harus sudah diserahkan ke Rekording selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja Nyata-Praktik selesai dilaksanakan. dibuat sesuai dengan format pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik. Tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah. serta dilaksanakan selama satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Pengalaman kerja. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Pimpinan Jurusan Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas atas usulan dari Jurusan Dosen Pembimbing berdasarkan Surat Keputusan Dekan atas usulan dari Ketua Jurusan Perusahaan.5. Mahasiswa yang berkepentingan harus mencari sendiri tempat & obyek Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Proyek atau Instansi dimana Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan Nilai hasil evaluasi gabungan. yang menentukan adalah Dosen Pembimbing Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebagai karya ilmiah.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya DIAGRAM 5.00 dan dilakukan sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram. Proyek atau Instansi sebagai tempat mahasiswa melakukan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Pembimbing dari Perusahaan. BERHASIL : Nilai hasil evaluasi dan Laporan satu eksemplar asli diserahkan ke Rekording GAGAL : Karena tidak memenuhi ketentuan Teknik Mesin 167 . perusahaan.

serta mahasiswa semua konsentrasi Pemakalah Konsultasi kepada Dosen Pembimbing SEMINAR SKRIPSI SKRIPSI ada revisi SKRIPSI tidak ada revisi SKRIPSI SELESAI DAN TELAH DIEVALUASI SIAP UJIAN SKRIPSI Teknik Mesin 168 . Dosen. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat 〈 3 orang. belum selesai tanpa alasan yang jelas Pengikut seminar ialah. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat 〈 2 orang. Pemakalah serta mhs. Dosen.Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya DIAGRAM 5.semua konsentrasi PEMBIMBINGAN SKRIPSI OLEH DOSEN PEMBIMBING Skripsi telah selesai dan makalah skripsi telah disiapkan Enam bulan terhitung tanggal diterbitkannya Surat Tugas.a.6. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Skripsi diprogram dalam KRS dan Memperoleh blanko permohonan skripsi Konsultasi topik skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan Konsultasi dengan Pimpinan Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang pada blanko permohonan skripsi Dosen Pembimbing Konsultasi judul skripsi dengan Dosen Pembimbing untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan skripsi dan pengarahan tentang rencana pembuatan proposal skripsi Pembuatan proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing sampai selesai dan siap diseminarkan SEMINAR PROPOSAL Penerbitan Surat Keputusan Dekan bagi Dosen Pembimbing skripsi Pengikut seminar ialah.

4. Memberikan penilaian terhadap calon sarjana yang diuji. Diwajibkan konsultasi revisi dan persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. dan seorang Pembimbing merangkap penguji saksi PELAKSANAAN UJIAN SKRIPSI Ujian Skripsi dilaksanakan dalam satu ruang untuk setiap Majelis Penguji Ujian Skripsi Tugas dan Kewajiban Majelis Penguji Ketua Majelis: Memimpin sidang. Ketua Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. Unsur-unsur yang dinilai : Meliputi penguasaan materi skripsi itu sendiri (untuk penguji skripsi) . Teknik Mesin 169 .Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik – Universitas Brawijaya DIAGRAM 5. Membuat dan menanda-tangani berita acara ujian skripsi. Diagram Tahapan Pelaksanaan Ujian Skripsi dan Evaluasinya. HASIL SIDANG MAJELIS PENGUJI DIUMUMKAN LANGSUNG KEPADA MAHASISWA PENGIKUT UJIAN SKRIPSI 1. Nilai lulus bagi setiap penguji adalah > 55 SIDANG MAJELIS PENGUJI Sidang Majelis Penguji dilaksanakan untuk menentukan “hasil akhir” ujian skripsi Kriteria hasil ujian skripsi : Apabila nilai rata-rata dari penjumlahan semua nilai hasil ujian skripsi dari Penguji bagi mahasiswa pengikut ujian skripsi adalah > 55.b. Diwajibkan konsultasi persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing.6. Waktu dan Penilaian Ujian Skripsi Waktu Ujian Skripsi : Untuk ujian skripsi waktu yang disediakan paling lama 120 menit bagi setiap calon sarjana. Dan penampilan selama ujian skripsi berlangsung. 2. Nilai : Nilai yang diberikan berupa nilai angka 0 – 100. Lulus ujian skripsi dengan ada revisi. maka “hasil akhir” ujian skripsi mahasiswa tersebut dinyatakan lulus. 3. Anggota Penguji: Mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan tugasnya. Lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Diwajibkan konsultasi revisi ke dosen Pembimbing. Pembimbing: Mendampingi mahasiswa bimbingannya dan dapat memberikan pengarahan yang bertujuan memperjelas pertanyaanpertanyaan yang belum dipahami oleh mahasiswa bimbingannya dan sekalian merangkap sebagai penguji saksi. Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. seorang anggota Penguji. Tidak lulus ujian skripsi dengan ada revisi. Bertanggung Jawab kepada Dekan atas pelaksanaan ujian skripsi dan menandatangani berita acara ujian skripsi. Tidak lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Sekretaris Majelis: Mengatur dan mencatat hal-hal yang dianggap perlu dalam pelaksanaan ujian skripsi. Penguasaan materi mata kuliah kompetensi utama/pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi (untuk penguji komprehensip). di Jurusan Teknik Mesin MAJELIS PENGUJI UJIAN SKRIPSI Majelis Penguji Ujian Skripsi terdiri dari .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful