Anda di halaman 1dari 2

but mampu menyaingi daya tarik dengan betina dara.

Dengan hasil sentra produksi jagung terutama


tiga betina dara, dan daya tang- ini, BB Biogen telah berhasil me- yang banyak terserang penggerek
kapnya hampir tiga kali lipat. Fe- ngembangkan formulasi feromon batang (Made Samudera).
nomena ini hampir sama untuk seks untuk penggerek batang ja-
penggerek jagung populasi Bogor gung populasi Indonesia. Feromon Untuk informasi lebih lanjut
maupun Bandung. tersebut diberi nama Feromon- hubungi:
Uji coba di lapangan mem- Ostri.
berikan hasil yang sama. Formulasi Feromon-Ostri prospektif me- Balai Besar Penelitian dan
senyawa feromonoid dengan rasio ngendalikan hama jagung karena Pengembangan Bioteknologi dan
tertentu menunjukkan daya tarik mampu menarik serangga jantan Sumberdaya Genetik Pertanian
yang sangat atraktif terhadap se- jauh lebih tinggi dibandingkan be- Jalan Tentara Pelajar No. 3A
rangga jantan, baik di Bogor mau- tina dara. Feromon merupakan se- Bogor 16111
pun di Bandung. Daya tarik formu- nyawa tidak beracun sehingga Telepon : (0251) 337975
lasi ini hampir tiga kali lipat daya aman bagi hasil panen, serangga 339793
tarik betina dara. Ini berarti for- bukan sasaran maupun lingkungan. Faksimile : (0251) 338820
mulasi tersebut mampu bersaing Feromon-Ostri akan diuji di sentra- E-mail : borif@indo.net.id

Bungkil Inti Sawit Potensial untuk diberi rumput) menjadi 70 g/ekor/


hari.
Pakan Ternak Batas penggunaan BIS dalam
ransum unggas berkisar antara 5%
sampai 15%. Dalam ransum ayam
petelur, penggunaan BIS dapat
Produksi bungkil inti sawit (BIS) pada tahun 2007 mencapai 2,14
mencapai 10-15%, karena sistem
juta ton, namun 91% produk tersebut diekspor. Padahal BIS berpotensi
pencernaannya lebih tahan diban-
sebagai bahan pakan. Kualitas nutrisi BIS yang rendah dapat
dingkan dengan ayam pedaging.
ditingkatkan melalui penyaringan, fermentasi,
Pemberian BIS pada ayam juga
dan pembubuhan enzim.
berfungsi sebagai kontrol terhadap
bakteri patogen Salmonella ke-
dougou dan S. enteritidis. Rasio

H arga ransum jadi untuk ternak olahan inti sawit (daging biji sawit penggunaannya dalam pakan hanya
terus meningkat. Ransum jadi plus batok). BIS yang dihasilkan 2,5% karena oligosakarida dalam
biasanya merupakan formulasi mencapai 45-46% dari inti sawit, BIS mengandung manosa yang da-
campuran biji-bijian (pada umumnya atau 2,0-2,5% dari bobot tandan pat digunakan sebagai kontrol Sal-
jagung) dan hasil ikutan pertanian sawit. monella spp. Penggunaan BIS da-
(bungkil kedelai, dedak padi, bungkil Produksi BIS tahun 2007 men- lam ransum unggas lebih sedikit di-
kelapa, bungkil inti sawit, dan po- capai 2,14 juta ton. BIS umumnya bandingkan pada ternak ruminan-
lard). Melonjaknya harga pakan jadi mengandung air kurang dari 10%, sia, karena adanya kontaminasi ba-
menyebabkan banyak usaha ayam protein 14-17%, lemak 9,5- tok dan kadar serat kasar, terma-
pedaging/petelur bangkrut. Harga 10,5%, dan serat kasar 12-18%. suk hemiselulosa (manan dan ga-
konsentrat sapi perah pun ikut me- Dengan komposisi gizi seperti ini laktomanan). Kecernaan asam
ningkat. Namun industri ini masih BIS berpotensi sebagai bahan pa- amino BIS (59-74%) juga lebih
tertolong dengan harga susu yang kan, baik untuk ternak ruminansia rendah daripada bungkil kedelai
mulai berpihak kepada para pro- maupun nonruminansia. (90%).
dusen. Penggunaan BIS dalam ransum Kontaminasi batok dan kadar
Kenaikan harga ransum jadi di- sapi perah, sapi potong, domba, dan serat kasar pada BIS berkaitan de-
sebabkan oleh tingginya komponen kambing sudah banyak diteliti. ngan proses ekstraksi minyak inti
bahan pakan impor, seperti bungkil Umumnya konsentrat untuk sapi sawit yaitu dengan memecahkan
kedelai dan tepung ikan. Apalagi perah mengandung BIS 65%, ja- batok (cangkang). Pemecahan ba-
akhir-akhir ini industri bahan bakar gung 25%, dan bungkil kedelai 8%. tok yang tidak sempurna menye-
minyak mulai merambah bahan- Pada sapi potong, BIS dapat digu- babkan BIS terkontaminasi batok
bahan nabati seperti jagung, kelapa nakan sampai 70% dalam ransum hingga 15-17%. Cangkang terse-
sawit, dan ubi kayu. Semua itu akan konsentrat. Pemberian BIS hingga but tajam dan dilaporkan dapat
makin melambungkan harga pakan. 30% pada domba yang diberi pa- merusak dinding usus unggas mu-
Bungkil inti sawit (BIS) meru- kan dasar rumput dapat meningkat- da. Oleh karena itu, kadar cangkang
pakan salah satu hasil ikutan peng- kan pertumbuhan dari 30 g (hanya dalam BIS harus diturunkan jika

16
konsumsi di dalam negeri. Harga
BIS di luar negeri pada tahun 2007
mencapai 200 dolar AS per ton
atau Rp1.800/kg, sedangkan harga
di dalam negeri dilaporkan lebih
murah.
Dilema BIS ini perlu mendapat
perhatian dari pemerintah. Jika
dibiarkan, pepatah "bak tikus mati
di lumbung padi kelaparan" dapat
menjadi kenyataan. Keberpihakan
pemerintah kepada para produsen
ternak sangat diharapkan, sejalan
dengan pencanangan peningkatan
konsumsi protein hewani untuk
meningkatkan kecerdasan bangsa
Fraksi bungkil inti sawit (inzet) merupakan hasil ikutan pengepresan inti sawit
(batok dan daging biji). (Sofjan Iskandar, Arnold P. Sinurat, Bess
Tiesnamurti, dan Abdullah Bamualim).

akan digunakan sebagai bahan pa- dari 14% menjadi 23%, serta pro-
kan. Penyaringan dapat menurun- tein sejati dari 13% menjadi 20%.
kan kontaminasi batok dari 15% Penambahan enzim pemecah serat Untuk informasi lebih lanjut
menjadi 7%. Kadar serat kasar pun (manase) pada ransum ayam yang hubungi:
menurun dari 18% menjadi 14,8%, mengandung 30% BIS dapat me-
protein kasar meningkat dari ningkatkan performan ayam hingga Balai Penelitian Ternak
15,9% menjadi 16,7%, dan lemak menyamai ayam yang diberi ransum Jalan Veteran, Ciawi
kasar dari 8,2% menjadi 9,8%. standar (jagung-bungkil kedelai). Kotak Pos 221
Fermentasi BIS dengan Rhizo- Meskipun telah tersedia ber- Bogor 16002
pus oligosporus, Aspergillus niger bagai teknologi, sebagian besar BIS Telepon : (0251) 240751
atau Eupenicilium javanicum dapat masih diekspor. Dari total produksi 240752
menurunkan kadar serat kasar dan BIS tahun 2007 sekitar 2,14 juta 240753
neutral detergent fiber (NDF). Cara ton, jumlah yang diekspor mencapai Faksimile : (0251) 240754
ini juga meningkatkan protein kasar 1,94 juta ton (91%), sisanya di- E-mail: balitnak.litbang@deptan.go.id

Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol. 30, No. 1 2008

Dari Raker Badan Litbang Pertanian (PUAP) dan Prima Tani, (3) sekolah
lapang pengelolaan tanaman terpa-
Awal Tahun 2008 du, (4) penyusunan dan perenca-
naan program Badan Litbang Perta-
nian, dan (5) rencana induk pengem-
Badan Litbang Pertanian diharapkan dapat menempati leading position bangan SDM Badan Litbang Perta-
dalam berprestasi di Departemen Pertanian, demikian disampaikan nian.
Kepala Badan Litbang Pertanian Prof. Dr. Achmad Suryana Kepala Badan dalam arahannya
ketika membuka Rapat Kerja Badan Litbang Pertanian menekankan agar seluruh Unit Kerja
pada awal tahun 2008 lalu di Bogor. (UK) maupun Unit Pelaksana Teknis
(UPT) lingkup Badan Litbang Per-
tanian lebih proaktif mentransfer

M enteri Pertanian telah men-


canangkan tahun 2008 se-
bagai tahun “prestasi” bagi Depar-
Dengan tema “Penyempurnaan
Perencanaan Sumber Daya untuk
Peningkatan Kualitas Penelitian dan
teknologi kepada pengguna. Untuk
mengawalinya maka sinergi antara
UK dan UPT lingkup Badan Litbang
temen Pertanian. Karena itu sangat- Pengembangan Pertanian”, raker Pertanian, maupun dengan UK dan
lah tepat Badan Litbang Pertanian membahas lima topik utama, yaitu: UPT Eselon I lingkup Departemen
mengadakan rapat kerja (raker) pa- (1) pelaksanaan program dan ang- Pertanian hendaknya lebih diting-
da awal tahun 2008 untuk menyam- garan 2007 serta rencana program katkan.
but tantangan ini dan berupaya dan anggaran 2008, (2) pengem- Kepala Badan juga menekan-
untuk berada pada leading position. bangan Usaha Agribisnis Pedesaan kan agar seluruh Balai Pengkajian

17