268.Kota Makassar

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

HASIL PEMERIKSAAN
ATAS LAPORAN KEUANGAN KOTA MAKASSAR TAHUN ANGGARAN 2004 DI MAKASSAR
PERWAKILAN VII BPK-RI DI MAKASSAR Nomor Tanggal : :

DAFTAR ISI
Halaman

Laporan Auditor Independen ................................................................................... Laporan Perhitungan APBD ..................................................................................... Laporan Aliran Kas .................................................................................................. Neraca ................................................................................................................... Bab I Gambaran Umum Pemeriksaan ............................................................... 1.1 Gambaran Umum ........................................................................... 1.1.1 1.1.2 1.1.3 1.1.4 1.1.5 1.1.6 1.1.7 1.2 Bab 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 Dasar Hukum ...................................................................... Tujuan Pemeriksaan ............................................................ Metode Pemeriksaaan ......................................................... Lingkup Pemeriksaan ........................................................... Cakupan Pemeriksaan ......................................................... Standar Pemeriksaan ........................................................... Batasan dan Kendala ...........................................................

i iii v vii 1 1 1 1 1 2 2 2 3 3 9 8 12 64 98 101

Laporan Keuangan Sebelum Pemeriksaan ........................................ Penelaahan Atas Pengendalian Intern Atas Sistem Pembukuan dan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah .................................... Koreksi Pembukuan dan Kecermatan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah .......................................................................... Catatan Pemeriksaan ...................................................................... Laporan Keuangan Setelah Pemeriksaan .......................................... Lampiran .....................................................................................

II Laporan Pemeriksaan .............................................................................

Daftar Lampiran: Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 Sebelum dan Setelah Koreksi Neraca Daerah Per 31 Desember 2004 Sebelum dan Setelah Koreksi Laporan Arus Kas Per 31 Desember 2004 Sebelum dan Setelah Koreksi Daftar Koreksi Laporan Keuangan APBD Tahun Anggaran 2004 Daftar Biaya Pemeliharaan Asset Yang Dikapitalisasi Menambah Nilai Aktiva Tetap Daftar Inventarisasi Fasum dan Fasos Yang Telah Diserahkan Kepada Pemerintah Kota Makassar Daftar SPJ Yang Tidak Didukung Dengan Bukti Yang Lengkap Daftar SPPD Yang Tidak Didukung Dengan Bukti Yang Lengkap Daftar Pengeluaran Sekretariat Daerah Untuk Biaya Operasional Anggota DPRD

. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2004 bertujuan untuk memberikan keyakinan apakah Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2004 telah disajikan secara wajar sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang ditetapkan di dalam Peraturan Perundangan yang berlaku. Standar tersebut mengharuskan BPK-RI untuk merencanakan. (0411) 854977-854988 Fax. Pasal 2 Undang-undang No. 5 Tahun 1973. Neraca Per Tanggal 31 Desember Tahun 2004. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah tersebut dilakukan dengan berpedoman pada Standar Audit Pemerintahan (SAP) yang ditetapkan oleh BPK-RI. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPKRI) telah memeriksa Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Makassar.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 meliputi pengujian atas Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004. Laporan Keuangan tersebut adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar. (0411) 854995 Makassar LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kepada Para Pengguna Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 Berdasarkan ketentuan Pasal 23E Perubahan Ketiga Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. dan Pasal 31 UU No. mengumpulkan bukti yang cukup dan melaksanakan pemeriksaan agar memperoleh keyakinan yang memadai sebagai dasar untuk memberikan pendapat. Andi Pangeran Pettarani Telp. Tanggung jawab BPK-RI terletak pada pernyataan pendapat atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2004 berdasarkan Pemeriksaan BPK-RI. Laporan Aliran Kas Tahun Anggaran 2004 dan Catatan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. 17 tahun 2003.

S. BPK-RI menyampaikan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian Pemerintah dan DPRD Kota Makassar dalam upaya penyempurnaan Laporan Keuangan Daerah sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban Keuangan Daerah.392 .Pemerintah Kota Makassar tidak mencantumkan nilai Aktiva Tetap yang berasal dari penyerahan Fasilitas Umum dan Fasilitas Khusus Perumahan serta masih mencantumkan nilai gedung Balaikota Makassar senilai Rp6. Berdasarkan Pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Akuntan Reg-Neg D-19..00 walaupun sebagian telah dihancurkan. Makassar. BPK-RI berpendapat bahwa Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 kecuali atas akibat hal-hal yang dimuat dalam paragraf sebelumnya telah disajikan secara wajar untuk semua hal yang material sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang ditetapkan di dalam berbagai peraturan perundangan yang berlaku.000.000.970.E. kami tidak dapat menerapkan prosedur pemeriksaan lain untuk menyakinkan BPK-RI atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Ak. 12 Mei 2005 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan VII di Makassar Ketua Tim Agung Prayudi. Di dalam hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004.

583.823.1.1.00 10.090.699.3 1.854.78 54.00 57.1 2.000.00 0.686.252.819.545.325.490.226.000.968.2 URAIAN PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan dari Propinsi LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA APARATUR DAERAH Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal PELAYANAN PUBLIK ANGGARAN 84.343.097.721.312.281.1.614.554.415.018.15 REALISASI 85.2.2.3 1.00 3.962.853.00 4.00 273.958.427.00 99.158.000.00 429.000.00 308.00 557.317.1 1.150.179.133.00 5.79 308.879.715.011.2.00 30.1.203.000.205.30 1.071.000.104.813.947.390.1.005.2.433.306.00 289.910.181.1.137.1 2.00 4.1.526.3 2.1.4 2.163.2 2.732.000.00 24.4 1.2 1.787.603.1.00 30.895.1.1.107.575.00 1.00 108.356.755.910.57 119.146.843.00 15.018.2.112.00 13.505.750.777.700.00 50.088.138.1.047.79 77.825.00 .00 1.00 401.525.806.1.074.675.006.11 543.700.514.00 24.435.1 1.00 68.00 7.15 4.130.500.00 3.798.156.756.757.4 1.2.582.000.611.920.1.936.000.532.000.33 442.775.PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN PERHITUNGAN APBD TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) NO I 1.509.967.00 421.865.00 5.683.700.188.000.493.2 2.000.00 29.248.00 13.1 2.305.2 2.00 3.2.850.099.1.158.00 50.967.00 1.450.540.307.422.00 33.3 2.11 126.1.427.00 0.1.198.455.920.1 2.3 II 2.2 1.3 1.795.1.000.00 5.850.330.000.011.00 47.00 55.190.000.013.909.038.673.906.411.1.649.453.1 1.758.000.3 2.500.4 2.2.

00 10.747.99 III 3.2 3.00 8.2.515.783.638.2.768.605.178.666.5 3.37 75.00 36.00 282.885.38 0.149.785.627.1.3 2.279.917.2.831.00 759.360.2.378.00 1.00 36.58 10.3 2.00 25.00 595.00 39.3 3.759.900.455.00 806.3 2.2.4 3.15 25.062.00 30.000.620.2.469.759.58 6.00 9.PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu JUMLAH PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan JUMLAH PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN 330.500.371.213.383.200.2.248.378.055.2.1.479.00 41.2 3.00 0.389.500.929.000.2.2.1.00 8.737.513.000.2.1 2.605.546.500.00 16.178.196.663.1.2.779.149.648.082.2.694.00 0.147.487.2 3.818.00 1.38 31.3 3.904.367.00 225.2.779.469.34 7.200.1 3.739.923.935.713.677.00 1.00 0.00 1.00 772.390.043.2.00 31.200.980.737.534.38) 318.736.38 0.493.745.4 3.543.850.062.526.2 2.443.2 2.292.872.3 2.49 (29.00 546.00 225.00 35.1.00 0.327.00 17.111.950.108.000.1 2.00 8.00 46.00 573.000.00 29.2.995.2.605.2.759.2.841.470.302.1 3.342.38 0.638.1.660.365.690.1.200.592.00 30.37 (10.400.00 1.2.00 12.5 3.469.750.511.00 272.4 2.841.99) .00 64.000.372.648.2 2.469.2.574.696.230.38 0.768.629.271.358.825.696.230.134.1.00 2.782.2.6 31.378.00 0.4 Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal BELANJA BAGI HASIL DAN BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA JUMLAH BELANJA SURPLUS/(DEFISIT) PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak .510.1.905.248.1 3.140.440.986.256.1 2.435.00 51.497.548.173.4 2.00 0.484.546.

777.777.381.574.047.532.015.30 1.15 6.00 2.038.00 10.307.79 308.104.514.582.78 55.00 8.411.Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak .33 442.455.731.084.290.823.000.163.000.295.00 24.33 442.020.Bagian Laba Usaha Daerah .614.806.158.378.252.198.868.491.163.00 JUMLAH KOREKSI DEBET KREDIT SETELAH AUDIT .248.715.361.074.00 6.PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN ALIRAN KAS TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Aliran Kas Masuk Pendapatan Asli Daerah .770.Dana Alokasi Umum .920.018.047.249.Dana Alokasi Khusus .248.321.532.706.00 145.00 50.422.307.000.00 5.197.00 30.422.153.920.00 85.15 4.470.949.806.491.435.122.Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah Total Aliran Kas Masuk 87.30 1.717.435.Retribusi Daerah .78 54.00 24.368.455.906.464.030.00 30.843.00 2.156.823.0 0 6.158.338.910.575.920.00 2.018.000.278.968.190.00 50.252.79 77.779.158.411.79 77.968.00 5.290.190.Pajak Daerah .870.824.79 308.614.Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan .582.

334.470.00 488.00 4.680.00 5.324.024.872.057.00 19.00 400.00 91.798.58 Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Aliran Kas Masuk 71.683.695.183.00 400.896.895.381.680.750.945.824.894.302.904.Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan .922.00 1.690.0 0 8.495.559.007.770.Belanja Pegawai .534.00 2.281.260.00 302.037.00 91.000.206.Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka Total Aliran Kas Keluar 421.683.00 3.092.Belanja Perjalanan Dinas .057.605.00 25.918.00 19.731.260.387.024.670.424.99 10.342.000.00 9.Belanja Perjalanan Dinas .924.58 400.57 Aliran Kas Keluar Belanja Administrasi Umum .599.047.262.679.254.561.00 50.795.00 1.057.780.00 557.413.000.00 10.302.00 276.670.00 41.00 3.317.922.128.071.00 2.196.010.505.000.808.062.347.Belanja Barang Dan Jasa .035.00 302.872.944.477.644.351.433.58 6.599.000.848.00 72.599.238.349.317.670.713.032.0 0 5.Belanja Barang Dan Jasa .000.58 6.312.500.416.797.770.422.00 9.00 22.351.00 2.777.437.00 418.677.00 25.855.99 - .393.00 4.611.00 19.57 10.00 485.000.335.335.605.000.Belanja Pegawai .00 223.044.196.738.153.913.731.690.00 11.00 233.534.361.381.776.902.00 41.550.291.578.278.

288.010.694.568.520.00 30.158.292.568.062.703.035.00 30.340.841.371.536.00 Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN Aliran Kas Masuk Penerimaan UUDP Tahun Lalu Penerimaan Hutang PPh Penerimaan Hutang PFK Penerimaan Piutang Tahun lalu Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping (59.648.00 703.540.040.00 30.714.00 30.0 0 703.288.292.605.00 2.877.287.00) (61.877.00 595.779.00 772.149.00 ) 703.737.237.200.00 61.149.00 345.00 33.570.779.00 225.727.526.00 61.050.200.648.500.00 225.00 595.648.737.484.0 0 772.Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang Total Aliran Kas Keluar 59.648.783.00 59.840.901.133.149.371.00 1.500.484.526.877.036.00 343.809.00 1.865.00 33.00 .500.00 2.779.583.809.605.00 2.360.040.540.570.536.149.967.0 0 2.783.841.779.360.570.

808.948.765.883.649.Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan 1.00) 341.407.883.00 (1.238.244.465.529.37 .00 Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas 10.846.649.100.959.808.38 41.457.578.909.100.38 41.372.99 30.909.881.727.37 10.727.846.99 30.765.881.529.00 33.

284.00 1.772. SURAT BERHARGA c.602. ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA m.282.00 6. KAS b. ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI n.287.00 238.00 137.00 495.000.00 0.649. BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR INVESTASI JANGKA PANJANG a.434.502.942.279. TANAH b. 1.687.909.000.00 0. INSTALASI e.901.00 13. 2.000. PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL j.878. PIUTANG DANA PERIMBANGAN g.000.40 15.40 .820.980.15 328.00 0.140.00 317.125.210.00 158. 10.989.00 13.524.581.05 3.031. ALAT-ALAT BESAR i.300.725.298.00 43.PEMERINTAH KOTA MAKASSAR NERACA PER 31 DESEMBER 2004 (dalam rupiah) NO.00 340.787. JALAN DAN JEMBATAN c.083. ALAT ANGKUTAN j.711.159. BUKU/PERPUSTAKAAN q.37 0. BANGUNAN AIR (IRIGASI) d. HEWAN TERNAK DAN TANAMAN s.985.00 98.00 63.649.052. PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP 41.344.000.310.000.500. MONUMEN DAN TUGU h.660.00 2.000. AKTIVA AKTIVA LANCAR a.585.953.207.118. BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA r.00 659.320.00 394.99 2.570.00 345.950.973. PIUTANG PAJAK e.804.176. ALAT LABORATORIUM p.733.993. ALAT PERTANIAN l.075.90 318.524.113.376.329.00 736. PIUTANG LAIN-LAIN i. BANGUNAN GEDUNG g.808.100.756. ALAT KEDOKTERAN o.00 181. INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG AKTIVA TETAP a.000. PIUTANG FASOS/FASUM h.577.360.62 262.696. URAIAN JUMLAH I.727.040. ALAT BENGKEL k.408. PIUTANG RETRIBUSI f.129.00 5. INVESTASI DALAM SAHAM b.00 6. JARINGAN f.000. DEPOSITO BERJANGKA d.00 3.035.833.00 4.425.658.470.700.

Depkeu SLA.901. UTANG UTANG LANCAR a.629.00 3. 1.409.00 20.397. PIUTANG ROYALTI c.777.00 25. HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR UTANG JANGKA PANJANG a.362.26 82.2408-IND) .00 10.00 0.755. BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN TOTAL AKTIVA 0.IP-415) . CADANGAN PERSEDIAAN 41.90 14.07 40.254.1653-IND) . DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN a.730.541.512.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl. UTANG BELANJA c.Depkeu SLA.47 2.912.196.793.991.036.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.380.807.26 2.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.833. PIUTANG ANGSURAN b.774.00 0.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No. UTANG DALAM NEGERI .000.047.895.00 21.62 262.408.700.820. 5.087.040.080. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) . EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.302.585.00 13.00 78. UTANG LUAR NEGERI b.874. UTANG PAJAK d.933.830.00 42.167.37 3. 1.44 II. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG b.00 8.263.00 .995.00 0.880.470.833/DP3I1995 Tgl 19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.638.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.00 0.111.73 III.369.384.408.00 12.000.830.00 0. 17 Pebruari 1982 .873.267. 0.268. DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP c.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl 18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG JUMLAH UTANG 2.423. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN b.257.034.292.189.343. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA e.40 476.00 19.295.332.185.000. CADANGAN PIUTANG e.Depkeu SLA.4. DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM d.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No.3340-IND) .

g.07) (42.295. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH EKUITAS DANA UMUM (29.512.581.343.506.649.00 3.821. 3.26) 318.463.183.71 2.529.429.701.291.44 .183. h.00 4.650.279.425.957.71 0.000.369.f.15 3.409.860.755. EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 3.777.

c. c.823.465.1.540.38 untuk Pendapatan Pembiayaan dan Rp43. b. . Perhitungan belanja dengan sampling senilai Rp538. d.2.1.58 atau 98. Tujuan Pemeriksaan Untuk memberikan keyakinan apakah Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 telah disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang ditetapkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan mengenai pengelolaan keuangan. f. e.146. Gambaran Umum 1.271.1.469. Pendapatan dilakukan pengujian secara keseluruhan yaitu senilai Rp559.37 untuk Pengeluaran Pembiayaan. 1.116.57.831.28% dari realisasi belanja sebesar Rp547. Sisa Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 dilakukan pengujian secara keseluruhan yaitu senilai Rp41.3.759.638.894. Pasal 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan. Pasal 56 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara. Pasal 43 Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah.683. d. Pasal 25 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah.777.1. Pembiayaan dilakukan pengujian secara keseluruhan yaitu senilai Rp31.BAB I GAMBARAN UMUM PEMERIKSAAN 1.976. Dasar Hukum Pemeriksaan a. b. Pasal 31 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara. Pasal 23E Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar Tahun 2001.1.378. yaitu: a.37. Metode Pemeriksaan Metode Pemeriksaan atas bukti transaksi atau bukti pendukung pembukuan dilakukan secara sampling dengan metode uji petik pada masing-masing lingkup pemeriksaan.037. 1.992.58.764.

976.37 75.1.736.831. meliputi: a.1.49 31.37 2393.976.213.759.831.378.1.823.736. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 b. maka pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004.967.7. Lingkup Pemeriksaan Untuk mencapai tujuan pemeriksaan tersebut.00 43.469.548.57 102.909. Neraca Per Tanggal 31 Desember Tahun 2004 (tidak termasuk Neraca Awal Tahun Anggaran 2004) c.94 547.10 % Nilai yang Diperiksa (Rp) 559.638.578.777. Neraca dan Laporan Aliran Kas dan pengujian terinci atas saldo-saldo akun yang material dalam laporan tersebut.38 43.894.57 538.38 Realisasi (Rp) 559.037. Cakupan Pemeriksaan Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 meliputi pengujian substantif atas transaksi yang dibukukan dan disajikan dalam Laporan Perhitungan APBD.58 31.935.4.469.00 1.638.037.1.300.38 1.6. Cakupan pemeriksaan atau Audit Coverage Ratio (ACR) yang merupakan perbandingan antara jumlah realisasi anggaran/saldo akun yang diperiksa dan jumlah realisasi anggaran/saldo akun sebelum koreksi Tahun Anggaran 2004 dapat dilihat dalam tabel berikut : Uraian Bagian/Pos Pendapatan Belanja Pembiayaan Penerimaan Pengeluaran Jumlah Anggaran (Rp) 543.200.469.540.016.47 31.759.116.016.58 95.75 226.823. Batasan Dan Kendala Pemeriksaan Dalam rangka pelaksanaan salah satu tugas konstitusionalnya yaitu pemeriksaan atas Laporan Keuangan. Catatan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 1.378.28 100.683.1.293.757.75 ACR % 100. BPK-RI masih menghadapi kendala . Panduan Manajemen Pemeriksaan.00 100.5.11 573. 1. Standar Pemeriksaan Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 dilakukan dengan berpedoman pada Standar Pemeriksaan Pemerintahan (SAP) yang diterbitkan oleh BPK-RI Tahun 1995.465.894.378.293. Laporan Aliran Kas Tahun Anggaran 2004 d.513. dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) yang diterbitkan oleh IAI.00 98.759.38 100.683.00 33.17 75.972.271.00 100.

700.161.1.2.464.018.747.000.108.3 1.146.00 30.190.2.958.bahwa Pemerintah Daerah belum pembukuan berganda (double entry).1.000.358.400.00 0.947.909.00 559.614.422.525.000.2 2. 1.1.248.1 2.1 1.2.894.427.78 55.3 2.455.513.1.3 2.271.317.453.4 URAIAN PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan dari Propinsi LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA APARATUR DAERAH Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal PELAYANAN PUBLIK Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal BELANJA BAGI HASIL DAN BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA JUMLAH BELANJA SURPLUS/(DEFISIT) ANGGARAN 84.500.15 6.290.00 25.107.390.00 5.980.675.306.1.000.163.00 33.097.149.582.965.047.750.594.2.00 282.3 II 2.352.666.785.150.469.455.226.00 272.134.79 308.179.295.00 35.540.450.615.3 2.868.4 1.30 1.00 1.1 2.683.4 1.3 2.2.850.137.390.500.128.00 9.018.1 2.000.756.850.11 543.856.4 2.3 1.2.33 442.850.3 2.099.2.947.00 36.000.017.867.00 0.1.2 2.2 2.000.000.914.00 102.1.415.49 (29.000.700.00 68.605.706.088.967.4 2.853.500.440.79 77.00 24.290.1.321.433.1.158.000.00 11.923.111.1 2.828.104.011.795.200.00 29.013.487.00 1.2.00 401.248.112.1.509.2.00 547.302.2.1 2.00 46.700.00 5.00 39.2.634.181.00 319.526.677.00 30.172.2.071.2.000.173.015.00 308.000.1.138.819.2 1. Laporan Keuangan Yang Diperiksa BPK-RI 1.592.435.962.2.281.00 50.732.307.00 1.2.000.1.57 120.00 8.757.950.532.000.00 50.2.043.00 1.818.1.134.927.000.611.736.00 12.158.58 6.365.000.500.548.252.00 4.470.1.2.673.638.968.540.130.038.825.00 55.15 25.798.330.00 1.694.2.3 2.1.2 1.11 126.2.1.00 13.305.00 12.435.00 806.00 17.294.205.00 16.58 12.2.00 13.259.4 2.00 7.717.931.178.845.217.860.465.2.00 12.392.000.129.543.813.2 2.1.2 2.986.203.000.00 762.1.343.1 1.383.389.2.1 1.00 273.583.546.690.1.041.38) REALISASI 87.515.1.2 2.00 5.055.1 2.00 51.823.595.427. Laporan Perhitungan APBD memahami sepenuhnya sistem (dalam rupiah) NO I 1.619.627.182.34 7.00 108.291.000.920.037.775.00 3.696.929.411.932.000.005.755.443.490.000.00 57.00 9.421.011.1.00 429.00 8.1.2.777.00 3.872.15 330.696.1.2.885.00 5.497.3 2.534.020.806.4 2.2 2.611.00 573.750.00 421.812.930.3 1.00 3.158.00 24.006.00 289.2.910.542.00 47.505.1.825.900.528.777.00 36.354.935.99 .1 2.

NO III 3.1 3.1.1 3.1.2 3.1.3 3.1.4 3.1.5 3.2 3.2.1 3.2.2 3.2.3 3.2.4 3.2.5 3.2.6

URAIAN PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak - PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu JUMLAH PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan JUMLAH PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN

ANGGARAN

REALISASI

31.469.759.378,38 0,00 0,00 0,00 0,00 31.469.759.378,38 0,00 225.841.200,00 1.605.372.000,00 0,00 0,00 0,00 1.831.213.200,00 29.638.546.178,38

31.469.759.378,38 0,00 0,00 0,00 0,00 31.469.759.378,38 0,00 225.841.200,00 1.605.371.292,00 0,00 0,00 41.992.764.146,37 43.823.976.638,37 (12.354.217.259,99)

1.2.2. Laporan Aliran Kas
URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

(dalam rupiah) JUMLAH

Aliran Kas Masuk
Pendapatan Asli Daerah - Pajak Daerah - Retribusi Daerah - Bagian Laba Usaha Daerah - Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan - Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak - Dana Alokasi Umum - Dana Alokasi Khusus - Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah 87.464.290.868,78 55.020.706.015,00 24.717.295.163,30 1.435.968.532,15 6.290.321.158,33 442.018.777.248,79 77.823.307.252,79 308.158.000.000,00 5.455.422.806,00 50.582.047.190,00 30.411.614.920,00 559.894.683.037,57

Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar
Belanja Administrasi Umum - Belanja Pegawai - Belanja Barang Dan Jasa - Belanja Perjalanan Dinas - Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan - Belanja Pegawai - Belanja Barang Dan Jasa

421.254.561.895,00 302.347.393.777,00 91.913.278.007,00 4.922.797.335,00 22.071.092.776,00 41.611.183.670,00 9.599.317.680,00 19.848.024.260,00

- Belanja Perjalanan Dinas - Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka

1.035.550.196,00 11.128.291.534,00 25.605.302.872,58 6.690.000,00 488.477.738.437,58 71.416.944.599,99

Total Aliran Kas Keluar
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Aliran Kas Masuk Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar
Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang

59.062.727.340,00 225.841.200,00 59.288.568.540,00 (59.288.568.540,00)

Total Aliran Kas Keluar
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN

Aliran Kas Masuk
Penerimaan Penerimaan Penerimaan Penerimaan UUDP Tahun Lalu Hutang PPh Hutang PFK Piutang Tahun lalu 703.877.570,00

Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar
Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping

703.877.570,00 1.605.371.292,00

Total Aliran Kas Keluar
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas

343.036.237,00 1.948.407.529,00 (1.244.529.959,00) 10.883.846.100,99 30.765.881.808,38 41.649.727.909,37

1.2.3. Neraca
NO. I. 1. URAIAN AKTIVA AKTIVA LANCAR a. KAS b. SURAT BERHARGA c. DEPOSITO BERJANGKA d. PIUTANG PAJAK e. PIUTANG RETRIBUSI f. PIUTANG DANA PERIMBANGAN g. PIUTANG FASOS/FASUM h. PIUTANG LAIN-LAIN i. PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL j. BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR INVESTASI JANGKA PANJANG a. INVESTASI DALAM SAHAM b. INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG AKTIVA TETAP a. TANAH b. JALAN DAN JEMBATAN c. BANGUNAN AIR (IRIGASI) d. INSTALASI e. JARINGAN f. BANGUNAN GEDUNG g. MONUMEN DAN TUGU h. ALAT-ALAT BESAR i. ALAT ANGKUTAN j. ALAT BENGKEL k. ALAT PERTANIAN l. ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA m. ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI n. ALAT KEDOKTERAN o. ALAT LABORATORIUM p. BUKU/PERPUSTAKAAN q. BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA r. HEWAN TERNAK DAN TANAMAN s. PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN a. PIUTANG ANGSURAN b. PIUTANG ROYALTI c. BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN

(dalam rupiah) JUMLAH

41.649.727.909,37 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 291.268.318,62 0,00 343.036.237,00 42.284.032.464,99 10.408.040.820,90 290.537.670.140,15 300.945.710.961,05 2.344.403.176.602,00 313.456.213.983,00 15.481.034.692,00 7.420.787.300,00 6.696.298.687,00 339.023.290.605,00 2.616.681.993,00 154.725.000,00 63.632.251.380,00 1.011.614.000,00 223.953.000,00 10.104.686.600,00 6.636.038.925,00 736.524.000,00 13.700.000,00 135.908.000,00 143.863.000,00 5.100.000,00 1.207.075.000,00 3.113.102.922.767,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

2.

3.

4. 5.

189.874. CADANGAN PERSEDIAAN f.33 70. .157.996.211.04 2.26 2. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG h.113. 17 Pebruari 1982 . DIPISAHKAN JUMLAH EKUITAS DANA UMUM EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 41.04 2.174.793.33 2.000. HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR UTANG JANGKA PANJANG a.146.268.Depkeu SLA.913.193.70 19. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG b.448.874.3340-IND) .386.17 Desember 1987 (Cargo Terminal) .807.71 0.318.00 1. UTANG LUAR NEGERI b. 3.874.807.254.00 10.71 3. UTANG PAJAK d.18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) 3.62 0.00 13.061.670.00 3.332.408.1653-IND) . JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG JUMLAH UTANG III.283.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No.00 0.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl.33) 290.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No.62 10. CADANGAN PIUTANG e.036.00) (67. EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.456.299.882. UTANG UTANG LANCAR a.283.833/DP3I1995 Tgl.174.118.00 0.00 67. UTANG BELANJA c.00 (2.040.75 328.508.Depkeu SLA. DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM d.036.767.19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.257.820.396. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN b.386.00 0.TOTAL AKTIVA II.807.Depkeu SLA.800.047.033.666.90 291.981. 1.00 0.211.996.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.362.15 3.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.00 0.00 0.2408-IND) .12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No. 1.036.666.00 20.243.947.332.263.102.764. DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP c.508.774. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK g.299.193.456.00 2.140.37 3.537. UTANG DALAM NEGERI .829.922.992. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA e.541.IP-415) .

Pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah tersebut juga telah dijabarkan dengan Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah dan Akuntansi Keuangan Daerah Kota Makassar yang berisi antara lain tentang : a. Pemerintah Kota Makassar telah menyusun Laporan Keuangan . Bagan dan susunan kode rekening c. 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan pertanggungjawaban Pengelolaan APBD dan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 17 Tahun 2004 tentang Keuangan Negara. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Penatausahaan keuangan daerah b.BAB II LAPORAN PEMERIKSAAN 2. sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan karena baru disusun dan ditetapkan pada tanggal 4 Nopember 2004 berdasarkan Surat Keputusan Walikota Makassar Nomor 682/Kep/900 Tahun 2004. Pada Tahun Anggaran 2004. Kebijakan akuntansi f. Berdasarkan pasal 31 ayat (2) Undang-Undang No.1 Penelaahan atas Pelaksanaan Sistem Pembukuan dan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar dilakukan oleh Bagian Keuangan dhi. Sub Bagian Pembukuan pada Sekretariat Daerah Kota Makassar. Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 diselenggarakan dengan menggunakan sistem pembukuan ganda dengan dasar kas modifikasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. Dokumen dan catatan akuntansi d. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. namun dalam penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2004. Sistem dan prosedur akuntansi e. Pemerintah Daerah Kota Makassar telah menyusun Pokok-pokok Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah dan telah disahkan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2004 tanggal 28 Juli 2004 dan dituangkan dalam Lembaran Daerah Nomor 20 seri A Nomor 5. Pedoman pencatatan akuntansi dan jurnal standar. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.

Buku Besar Pengeluaran Kas h. sehingga masih terdapat kelemahan-kelemahan minimal sebanyak 5 (lima) kelemahan. Mekanisme penganggaran tidak dilakukan secara cermat dan akurat serta belum sepenuhnya berdasarkan sifat dan jenis penerimaan dan pengeluaran. Daftar Pembukuan Administratif (DPA) dan Contra Pos (CP) ke dalam jurnal penerimaan kas. Menyiapkan Laporan Perhitungan APBD. Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan Daerah. ternyata belum sepenuhnya mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlaku. Buku jurnal pengeluaran kas e. Neraca Daerah dan Laporan Aliran Kas. Kelemahan tersebut adalah sebagai berikut : a. Daftar Pembukuan Administratif (DPA) dan Contra Pos (CP) serta pencatatannya ke dalam jurnal pengeluaran kas. Buku Besar penerimaan kas g. Memposting jurnal penerimaan kas dan jurnal pengeluaran kas ke dalam buku besar penerimaan dan pengeluaran. Penelitian dan evaluasi bukti pengeluaran berupa Surat Perintah Membayar (SPM). Buku Besar Aktiva Hasil penelaahan atas sistem pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan serta pelaksanaannya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Makassar seperti yang diuraikan di atas. Register SPM b. Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar dilakukan dengan menggunakan Program Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah (SIAKDA) yang dibuat oleh jasa konsultan PT. Murfa Surya Mahardika untuk sistem komputerisasi. Buku jurnal penerimaan kas d. Adapun register dan buku-buku yang dilaksanakan dalam rangka untuk menyusun Laporan Keuangan Daerah terdiri dari : a. c. b. d. sedangkan jasa konsultan untuk sistem akuntansi menggunakan jasa Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA) Universitas Hasanuddin. Register SPJ c. Pelaksanaan penyusunan Laporan Keuangan Daerah pada Sub Bagian Pembukuan meliputi kegiatan sebagai berikut : a. Berdasarkan hasil pemeriksaan bukti penerimaan (STS) diketahui bahwa terdapat jenis penerimaan yang tidak ada mata anggarannya dalam APBD Tahun Anggaran 2004 namun terdapat realisasi penerimaannya yaitu retribusi pelayanan .Daerah yang terdiri dari Neraca. Buku jurnal korolari f. Penelitian dan pencatatan bukti penerimaan berupa Surat Tanda Setoran (STS). Laporan Realisasi Anggaran.

Pemisahan anggaran pendapatan dan belanja seperti yang diuraikan di atas sangat diperlukan untuk pengukuran kinerja Keuangan Daerah. Seharusnya penerimaan tersebut dianggarkan pada komponen pembiayaan bagian pembiayaan penerimaan kelompok pembiayaan penerimaan piutang. Seharusnya utang belanja tersebut dianggarkan pada komponen pembiayaan bagian pembiayaan pengeluaran kelompok pembiayaan pembayaran hutang. c. Selain hal tersebut di atas. Sistem komputerisasi akuntansi keuangan daerah (SIAKDA) yang digunakan oleh Sub Bagian Pembukuan masih menunjukkan kelemahan sebagai berikut : 1) Masih terdapat kesalahan penjumlahan pada Laporan Realisasi Anggaran khususnya dalam penjumlahan sub total.kesehatan – rawat jalan. Rancangan Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 khususnya penerimaan pajak dan restribusi belum mengambarkan keadaan yang sebenarnya. anggaran pendapatan daerah disusun menurut kelompok pendapatan. Adapun mekanisme penganggaran untuk belanja daerah Tahun Anggaran 2003 yang belum terbayar pada tahun anggaran berjalan (hutang pemda). hasil pemeriksaan atas Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dinas/unit kerja diketahui terdapat beberapa pengeluaran berupa belanja barang dan jasa serta belanja pemeliharaan yang seharusnya dianggarkan sebagai belanja modal. Hal tersebut menunjukkan bahwa prosedur penganggaran belum dilakukan secara teliti dan akurat dalam menentukan jenis pengeluaran baik dari belanja barang dan jasa maupun belanja pemeliharaan yang dapat dikelompokkan sebagai belanja modal untuk dikapitalisasi menambah asset daerah. jenis pendapatan dan obyek pendapatan . retribusi IMB – balik nama dan retribusi izin industri dan perdagangan – tanda daftar gudang. oleh Sub Bagian Anggaran juga dianggarkan pelunasannya dalam batang tubuh APBD Tahun Anggaran 2004 sebagai belanja daerah. sehingga pada pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2004 dapat diketahui jumlah pendapatan yang murni diterima dan belanja yang murni untuk membiayai kegiatan-kegiatan pada tahun anggaran berjalan. b. Dalam penyusunan APBD dan Perubahan APBD. 2) Terdapat kesalahan klasifikasi dari jurnal kolorali ke buku besar aktiva 3) Rincian aktiva tetap tidak dapat ditelusuri karena tidak ada kode rekening untuk setiap jenis rincian aktiva dalam sistem komputerisasi. Selain itu. pengganggaran penerimaan yang belum diterima pada tahun berjalan (piutang/tunggakan pihak ketiga) oleh Sub Bagian Anggaran dianggarkan dalam batang tubuh APBD sebagai bagian dalam komponen penerimaan murni daerah pada tahun anggaran berjalan.

setiap obyek pendapatan tidak dirinci berdasarkan rincian obyek pendapatan sehingga perbandingan antara anggaran dan realisasi menjadi tidak riil. Nilai aktiva yang dicantumkan dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca per 31 Desember 2004 terdiri dari aktiva Pemerintah Kota Makassar yang telah dinilai oleh PT.yang selanjutnya dirinci lagi menurut rincian obyek pendapatan. d. Atas kelemahan pengendalian intern tersebut. . piutang retribusi. BPK-RI menyarankan agar Pemerintah Kota Makassar melakukan review atas sistem pembukuan dan penyusunan laporan keuangannya. hasil pengadaan barang Tahun Anggaran 2004 pada beberapa dinas tidak dibuat dan disampaikan kepada Kepala Daerah dhi. Tidak memadainya persyaratan untuk pengamanan aktiva. Selain itu. Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar sehingga pencatatan aktiva berupa barang inventaris hasil pengadaan dari dinas/unit kerja belum dimasukkan sebagai komponen aktiva Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun 2004. karena dalam obyek pendapatan yang terealisasi hanya pada satu jenis rincian obyek pendapatan sedangkan pada rincian obyek pendapatan yang lain realisasinya nihil meskipun berdasarkan bukti penerimaan (STS) terdapat realisasi dari rincian obyek pendapatan tersebut. e. Hal ini terlihat dari masih terdapat beberapa akun yang belum dicatat yaitu piutang pajak. Hal ini menggambarkan bahwa aktiva daerah tidak dicatat dan dikendalikan dengan baik. Raxindo Wardana ditambah dengan jumlah aktiva yang diperoleh dari belanja modal pada Tahun Anggaran 2004. piutang lain-lain. utang jangka pendek dan ekuitas dana donasi. Rancangan Laporan Keuangan Daerah berupa Neraca belum sepenuhnya menyajikan informasi mengenai posisi keuangan Daerah per 31 Desember 2004 sehingga belum menggambarkan struktur kekayaan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Makassar. sedangkan aktiva yang diperoleh dari hibah pihak ketiga berupa fasum dan fasos belum dinilai sehingga belum dicatat sebagai aktiva tetap dalam Neraca Daerah. bangunan dalam pengerjaan. persediaan bahan habis pakai/material. Sedangkan dalam Laporan Perhitungan APBD.

149. Rp20.2.Pembayaran Utang PFK Saldo sebelum koreksi Rp 0.142.162.149.648.00 dan telah disetor seluruhnya ke Kas Negara. Koreksi Pembukuan Dan Kecermatan Penyusunan Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 Dari hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan (sebelum disampaikan ke DPRD) Tahun Anggaran 2004 yang telah disajikan oleh Pemerintah Kota Makassar. terdapat potongan gaji untuk Pajak Penghasilan. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pengeluaran Pembiayaan Pembayaran Utang PFK Rp 30.149.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30.779.779.648.648.00.779. Pada Tahun Anggaran 2004.Penerimaan Utang PFK Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30. Kesalahan Karena Belum Dicatat 1.149. Akun-akun dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Penerimaan Pembiayaan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30.657.648.149.149. Akun-akun dalam Laporan Aliran Kas (LAK) Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Penerimaan Pembiayaan .492. Koreksi yang dilakukan BPK-RI didasarkan atas kebenaran formal / substansi dari bukti akuntansi.00.779.00 Saldo setelah koreksi Rp 30.00 .648.648.442.648.00 Saldo setelah koreksi Rp 30. Iuran Wajib Pegawai dan Taperum masing-masing senilai Rp8.954.1.149.000. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas transaksi tersebut.252.779.Penerimaan Utang PFK .00 b.00 Saldo setelah koreksi Rp 30.779.149. Koreksi-koreksi tersebut adalah sebagai berikut : 2.779. dan Rp1.779. BPK-RI telah mengajukan 42 (empat puluh dua) koreksi kepada Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar.2.00 Penerimaan Pembiayaan Penerimaan Utang PFK Rp 30.2.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 2) Akun Pengeluaran Pembiayaan .Aktivitas Pembiayaan Masuk Saldo sebelum koreksi Rp 0.474.648.

62 Atas koreksi tersebut.00 2) Akun EDU .00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 13.000.Pembayaran Utang PFK .000.00.149.707. Putra-Putra Nusantara No.000.000.2) Akun Pengeluaran Pembiayaan .Putra Nusantara Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.Piutang Royalti PT Putra. . Putra-Putra Nusantara selaku pelaksana pengelola Pulau Kayangan diwajibkan membayar royalti penggunaan Pulau Kayangan kepada Pemerintah Kota Makassar setiap tahun selama periode 25 tahun.416.Aktivitas Pembiayaan Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.268.00 PT Putra-Putra Nusantara EDU . Sampai dengan akhir tahun anggaran Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas transaksi tersebut.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.416.268.Cadangan Piutang Rp 13.416.416.00 Saldo setelah koreksi Rp 30.416.648.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 291. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.149.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30. 2.779.PERTA /DIPARDA dan No.00 Atas koreksi tersebut.000.00 berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama tentang kontrak penggunaan Pulau Kayangan antara Pemerintah Kota Makassar dengan PT.334.318.517. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. BPR) ke Kas Daerah sebesar Rp42. 666.648. 3. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.000. Bank Perkreditan Rakyat (PD.779.416. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat piutang royalti atas penggunaan Pulau Kayangan oleh PT Putra-Putra Nusantara seluruhnya sebesar Rp13.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 13.318.000.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 13. 27/PPN-KPPK/X/03 tanggal 30 Oktober 2003 yang disepakati bahwa PT. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Aktiva Lain-lain.1/023/S. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat jasa giro yang belum disetor PD. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Aktiva Lain-lain – Piutang Royalti Rp 13.000.

00 Benda berharga .00 Benda berharga . Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.000.00 2) Akun EDU .000.Cadangan Piutang Rp 42.461.62 Atas koreksi tersebut.500.517.00 ATK .Dinas Pariwisata Rp 2.Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Rp 202.00 ATK .334.00 Rincian Persediaan Bahan Pakai Habis/Material : Obat-obatan .PD.927.Cadangan Persediaan Rp 262.749.585.000. diketahui terdapat saldo persediaan bahan pakai habis/material per tanggal 31 Desember 2004. Berdasarkan data dari dinas/unit kerja di lingkup Pemerintah Kota Makassar.00 ATK .160.334.037.825.00 ATK .833.835.000.00 Benda berharga .517.517.833.972. 4.262.500.732.811.Dinas Bina Marga Rp 2.Badan Pengawas Daerah Rp 1. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Piutang Lain-lain – Jasa Giro Saldo sebelum koreksi Rp 0.334.334.400.517.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 13.Dinas Cipta Karya Rp 1. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 ATK .00 Material EDU .Dinas Pendapatan Rp 10.585.Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Rp 20.Dinas Perhubungan Rp 218.00 ATK .500.00 .00 EDU .Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Piutang Lain-lain – Jasa Giro BPR Rp 42.00 ATK .187.947.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 42.Dinas Pariwisata Rp 147. Pasar Rp 4.Dinas Pemadam Kebakaran Rp 2. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Persediaan Bahan Pakai Habis/ Rp 262.602.318.875.953.Dinas Perhubungan Rp 3.334.500.00 ATK .500.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.707.517.Dinas Pendapatan Daerah Rp 9.00 Saldo setelah koreksi Rp 42.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 42.268.000.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Benda berharga .

649.942.953.585.609. 5.833.872.043.00 Saldo setelah koreksi Rp 318.451.833.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 262.585.15 Atas koreksi tersebut.00.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Saldo setelah koreksi Rp 318.609.140.585.451.670.909.609. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Diinvestasikan Pada Aset Daerah Yang Dipisahkan Saldo sebelum koreksi Rp 290.00 Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan EDU .509.581.279.00).585.00.00 Atas koreksi tersebut.15 2) Akun EDU .00 2) Akun EDU .482.043. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 262.279.Diinvestasikan Pada Aset Rp 28.00 Saldo setelah koreksi Rp 262. sehingga dilakukan koreksi tambah sebesar Rp28.509. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Persediaan Bahan Pakai Habis /Material Saldo sebelum koreksi Rp 0.Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan Saldo sebelum koreksi Rp 290.00 (Rp68.537.Cadangan Persediaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.Rp40.581.872.909.670.043.833.953.140.00 Daerah Yang Dipisahkan Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.043.537.509.00 Saldo setelah koreksi Rp 262.609.15 Koreksi tambah (kurang) Rp 28.509. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Investasi Jangka Panjang Rp 28.15 Koreksi tambah (kurang) Rp 28.509.649. Bagian Keuangan Pemerintah Kota Makassar tidak mencatat perubahan nilai tersebut dan hanya mencatat Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan pada PD Terminal Makassar Metro senilai Rp40.833.609. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Investasi Jangka Panjang .00 .043. Dalam Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar melakukan penilaian kembali atas penyerahan aset kepada PD Terminal Makassar Metro dan diketahui bahwa jumlah jumlah aset yang telah diserahkan senilai Rp68.482.942.

000.548.661.118.548.548. Sampai dengan 31 Desember 2004 pembayaran atas pekerjaan tersebut belum dilakukan.489.987.859.Jalan Daerah Rp 3.177.883.40 3) Akun Utang Bangunan Dalam Pengerjaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.40 yang pelaksanaan pekerjaan telah selesai namun belum dilakukan pembayaran kepada rekanan pelaksana pekerjaan.987.00 dan Pekerjaan peningkatan jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar senilai Rp3.983. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.859.768.524.000.000.00.000.859.548.00 Saldo setelah koreksi Rp 339. Pemerintah Kota Makassar tidak .Gedung Asrama/Mess Saldo sebelum koreksi Rp 339.00.548.768. Pada Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar melaksanakan pembangunan Mess Pemerintah Kota Makassar di Jakarta senilai Rp466.00 2) Akun Jalan dan Jembatan .987.768.00 Utang Belanja Rp 10. Pemerintah Kota Makassar juga melaksanakan pembangunan Menara (Tower) Balaikota Makassar yang telah diselesaikan secara fisik 18.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 6.531.000.456.395.Jalan Daerah Saldo sebelum koreksi Rp 313.000.000.883.885.00 dan utang pajak Sekretariat Daerah sebesar Rp432.6.661.871.885.548.00 Jalan dan Jembatan .605.213. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat potongan pajak yang belum disetor ke Kas Negara seluruhnya sebesar Rp476.40 Saldo setelah koreksi Rp 10.615.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 10.885.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 466.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 3.40 Atas koreksi tersebut.00 terdiri dari utang pajak Sekretariat DPRD sebesar Rp43. 7. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Gedung .605.290.097.661. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Bangunan Gedung .290.000.65% atau senilai Rp6.859.Asrama/Mess Rp 466.40 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.792.00 4) Akun Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 0. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.40 Bangunan Dalam Pengerjaan Rp 6.885.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 6.023.883.40 Saldo setelah koreksi Rp 317.

00 Atas koreksi tersebut. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun EDU .00 2) Akun Utang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 0. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Hotel Ekonomi Rp 264.025.792.084.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 476.025.599.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 476.952.Hotel Berbintang Rp 1.045.Dana Untuk Pembayaran Rp 476.310.045.310.395. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Pajak Hotel Melati sebesar Rp1.792. 2.036.310.025.Hotel Melati Rp 1.792.084.513.Hotel Melati Rp 1.036.2.098.036. Kesalahan Pembebanan (dicatat tapi salah akun) 1.00 Saldo setelah koreksi Rp 476.00 Utang Jangka Pendek Utang Pajak Rp 476.792.melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.098.036. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : EDU .036.00 yang keseluruhannya dicatat dalam Pajak Hotel Berbintang.Hotel Berbintang Rp 1.874.395.2.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.084.807.792.00 Pajak Hotel .395.270. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 1.123.00 Pajak Hotel .123.00 Pajak Hotel – Hotel Ekonomi Rp 264.098.395.123.045.00 dan Pajak Hotel Ekonomi sebesar Rp264.00 .952.00 Pajak Hotel .00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pajak Hotel .00 Saldo setelah koreksi Rp 2.395.123.00 Pajak Hotel .310.Dana Untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.952.

310.098.652.045.00 2) Akun Pajak Hotel .824.Hotel Berbintang Saldo sebelum koreksi Rp 9.641.491.00) Saldo setelah koreksi Rp 8.451.134.036.00 Kopi/Minum Dingin Pajak Restoran .181.791.Hotel Ekonomi Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Makanan/Minuman (Harian) Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pajak Restoran .098.Restoran/ Rp 1.00 .Rumah Rp 216.952.Restoran/ Rumah Rp 1. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 2.00 Pajak Restoran .824.Penjual Rp 477.145.824.819.605.759.759.Bar Rp 1.641.383.Bar Rp 1.605.791.00 Makan/Warung Nasi Pajak Restoran .616. 2.Kios/Karaoke Rp 1.00 Saldo setelah koreksi Rp 264.096.624.145.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 264.154. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Hotel .00.154.506.00 dan Pajak Restoran-Penjual Makanan/ Minuman (Harian) sebesar Rp477.383. Pajak Restoran-Rumah Kopi/ Minum Dingin sebesar Rp216.518.00 3) Akun Pajak Hotel .00 Pajak Restoran .00 Pajak Restoran .096.641. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.045.952.518.819.747.025.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Pajak Restoran-Kios/Karaoke sebesar Rp1.947.00 Atas koreksi tersebut.123.084.947.00 Rumah Makan/Warung Nasi Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 2.00 Pajak Restoran .451.947.134.Kios/Karaoke Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.025.550.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.Hotel Melati Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 yang dicatat dalam Pajak Restoran-Bar dan Pajak Restoran-Restoran/Rumah Makan/Warung Nasi.084.506.00 Pajak Restoran .550.

Restoran/ Rumah Makan/Warung Nasi Saldo sebelum koreksi Rp 10.00 Kopi/Minum Dingin Pajak Restoran .00 Penyediaan Disk .00 Atas koreksi tersebut.217.506.342.145.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.791.285.449.096.Rumah Kopi/Minum Dingin Saldo sebelum koreksi Rp 0.00) Saldo setelah koreksi Rp 9.819.729.154.718.824.759. Pajak Hiburan-Bilyard/ Ketangkasan/Pijat sebesar Rp703.221.210.947.096.929.739.564.284.00 Pajak Hiburan .284.767.641.190.Bar Saldo sebelum koreksi Rp 1.947.221.438.00 Saldo setelah koreksi Rp 216.00 Makanan/Minuman (Harian) Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.506.00 yang keseluruhannya dicatat dalam Pajak HiburanBioskop/Penyediaan Disk. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.949.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 216.00 4) Akun Pajak Restoran .Bioskop/ Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.Penjual Rp 477.00.00) Saldo setelah koreksi Rp 565.383.00 Saldo setelah koreksi Rp 477.Rumah Rp 216.210. Pajak Hiburan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 477.819.553. 3.824.641.00 2) Akun Pajak Restoran .Penjual Makanan/Minuman (Harian) Saldo sebelum koreksi Rp 0.689.584.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.Kios/Karaoke Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 3) Akun Pajak Restoran .145.145.819.096.520.388. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Pajak Hiburan-Pertunjukan Kesenian dan Musik sebesar Rp186.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.938.451.00 5) Akun Pajak Restoran .506.00 dan Pajak Hiburan-Fitnes/Kebugaransebesar Rp102. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 2.00.Pajak Restoran .Diskotik/Klub Malam/Karaoke sebesar Rp1.792. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Restoran .134.

753.00 Pajak Hiburan .767.00 Saldo setelah koreksi 3) Akun Pajak Hiburan .217.284.938.221.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.00 102.792.553.Fitnes/ Kebugaran Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pajak Hiburan .388.938.221.00 .00 1.767.388.342.938.Fitnes/ Kebugaran Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Hiburan .Bioskop/Penyediaan Disk Saldo sebelum koreksi Rp 3.217.438.285.Diskotik/Klub Malam/ Karaoke Pajak Hiburan .342.Bioskop/ Rp 2.438.342.284.Pertunjukan Kesenian dan Musik Pajak Hiburan .00 1.00 Rp 186.00 Rp 1.217.396.792.00 Saldo setelah koreksi Rp 703.Bilyard/ Ketangkasan/Pijat Pajak Hiburan .792.438.112.438.00) Saldo setelah koreksi 2) Akun Pajak Hiburan .Bilyard/ Ketangkasan/Pijat Saldo sebelum koreksi Rp 0.938.342.210.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.532.Pertunjukan Kesenian dan Musik Saldo sebelum koreksi Rp 0.792.767.Diskotik/Klub Malam/ Karaoke Saldo sebelum koreksi Rp 0.210.00 703.00 4) Akun Pajak Hiburan .00 102.195.284.553.Pertunjukan Kesenian dan Musik Pajak Hiburan .217.00 703.Bilyard/ Ketangkasan/Pijat Pajak Hiburan .285.00 Rp 985.00 Saldo setelah koreksi Rp Rp Rp Rp 186.00 Penyediaan Disk Pajak Hiburan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 703.553.767.Diskotik/Klub Malam/ Karaoke Pajak Hiburan .00 Rp Rp Rp Rp 186.210.553.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 186.221.

438.Rawat Inap Umum Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 9.355.388.872.250. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.434. 4.00 Atas koreksi tersebut.Rawat Jalan Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.005.00 Rawat Inap Umum Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.438.438.438.00 . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Pelayanan Kebersihan-Komunal sebesar Rp534.Rawat Jalan Saldo sebelum koreksi Rp 0.388.00) Saldo setelah koreksi Rp 349.250.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (9. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pelayanan Kesehatan .438.250.250. 5.00 Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.00 Atas koreksi tersebut.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 102.00 Saldo setelah koreksi Rp 102.00 .250.00 yang dicatat dalam Retribusi Pelayanan Kesehatan-Rawat Inap Umum.250.438. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Pelayanan Kesehatan-Rawat Jalan sebesar Rp9.438.Fitnes/Kebugaran Saldo sebelum koreksi Rp 0.5) Akun Pajak Hiburan .250.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 9.00 Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.Rawat Inap Umum Saldo sebelum koreksi Rp 358.00 yang dicatat dalam Retribusi Pelayanan Kebersihan- .250.792.250.285.250.438.285.438. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 9.255.00 Saldo setelah koreksi Rp 9.00 .438.00 2) Akun Retribusi Pelayanan Kesehatan .Rawat Jalan Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.

020.184.00 Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 519.184. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 534.Individual Saldo sebelum koreksi Rp 1.020.00.000.020.00 2) Akun Retribusi Pelayanan Kebersihan .541. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Terminal-Fasilitas Penunjang yang dicatat dalam Retribusi Terminal-Bus Umum sebesar Rp3.772.00 dan Retribusi Pelayanan KebersihanSampah Luar Biasa sebesar Rp15.972. 6.171.355.Sampah Luar Biasa Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 534.251.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.200.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (15.020.355.450.Individual sebesar Rp519.184.772.691.184.895.00 Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 534. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pelayanan Kebersihan .792.772.355.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (519.712.00 3) Akun Retribusi Pelayanan Kebersihan .273.00 Atas koreksi tersebut.140.171.792. .Sampah Luar Biasa Saldo sebelum koreksi Rp 193.772.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 534.355.000.00.Komunal Saldo sebelum koreksi Rp 738.171.00) Saldo setelah koreksi Rp 178.00) Saldo setelah koreksi Rp 531. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 .050.355.792.792.875.020.792.658.00 – Komunal Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Sampah Luar Biasa Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 534.171.00 Individual Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 15.00 – Individual Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 15.00 – Komunal Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pelayanan Kebersihan – Rp 519.

00 yang dicatat dalam Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran-Rumah Usaha.000.000.630.00 Retribusi Terminal .00 Penunjang Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Penunjang Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Terminal .000.140.630.Bus Umum Saldo sebelum koreksi Rp 1. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Terminal .00 2) Akun Retribusi Terminal .Bus Umum Rp 3.000.140.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 3.00 Retribusi Terminal . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran-Kendaraan Bermotor sebesar Rp5.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (3.00 Retribusi Terminal .000.400.140.000.941.567.564.Kendaraan Bermotor .000.630.00 Pemadam Kebakaran-Hidrant Per Unit Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 10.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Pemadam Kebakaran-Rumah Usaha Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 15.400.Bus Umum Rp 3. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.000.Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 3.00 Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 5.000.000.000.Fasilitas Rp 3.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 3.140.000.00 Pemadam Kebakaran . Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 15.160.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.160.140.470.140.Fasilitas Penunjang Saldo sebelum koreksi Rp 0. 7.000.140.00 dan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran-Hidrant Per Unit sebesar Rp10.000.470.Fasilitas Rp 3.000.140.00 Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 15.140.000.801.00 Atas koreksi tersebut.

474.000.850.00 yang dicatat dalam Retribusi Tempat Rekreasi & OlahragaTempat Rekreasi sebesar Rp16.000.500.00 2) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .000.00. 8.Hidrant Per Unit Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Rp 10.160.00 pulau lainnya .Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 15.000.850.000.000.470.000.Kendaraan Bermotor Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.470. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga-Tempat Olahraga sebesar Rp16.470.630.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 10. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .160.160.00 Olahraga .Hidrant Per Unit Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.500.000.Tempat Rekreasi Retribusi Penyeberangan ke Rp 500.00 Atas koreksi tersebut.00 Pemadam Kebakaran .Rumah Usaha Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 5.Kendaraan Bermotor Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 5.00 Pemadam Kebakaran .000.000.000.630.00 3) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (15.350.000.Rumah Usaha Saldo sebelum koreksi Rp 260.350.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 5.00 Kebakaran .00) Saldo setelah koreksi Rp 244.00 Saldo setelah koreksi Rp 10.844.00 dan Retribusi Penyeberangan ke pulau lainnya sebesar Rp500. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 16.

00 Saldo setelah koreksi Rp 16.00) Saldo setelah koreksi Rp 12.850. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 16.00 lainnya Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.Tempat Olahraga Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.449.850.000.000.00 yang dicatat dalam Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-IMB seluruhnya sebesar Rp839.100.350.850.488.00 Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Retribusi Izin Mendirikan Bangunan – IMB Rp 839.349.00 2) Akun Retribusi Penyeberangan ke pulau lainnya Saldo sebelum koreksi Rp 12.855.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (16.449.000.524.00 Olahraga .215.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (500.709.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 16.715.350.836.00.000.00 dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Balik Nama sebesar Rp36.Tempat Olahraga Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.00 Olahraga .850.000.000. 9.00 .Tempat Olahraga Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.174.000.00 3) Akun Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga . Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .00 Atas koreksi tersebut.000.449.000.00 Olahraga .000.836. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Penambahan sebesar Rp651.000.00 Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.Tempat Rekreasi Retribusi Penyeberangan ke pulau Rp 500.000.836.850.784.00 Rp 839.00) Saldo setelah koreksi Rp 369.00. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Pemutihan sebesar Rp125. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Renovasi sebesar Rp25.000.Tempat Rekreasi Saldo sebelum koreksi Rp 385.

784.100.784.000.359.709.855.IMB Saldo sebelum koreksi Rp 7.500.855.784.424.151.836.994.975.30 659.00 125.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 839.00 Saldo setelah koreksi Rp 3) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .709.100.834.000.00 36.30 Koreksi tambah (kurang) Rp 839.00 36.000.Renovasi Saldo sebelum koreksi Rp 151.00 25.Balik Nama Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.836.907.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 651.762.449.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 125.100.488.349.784.00 125.00 Saldo setelah koreksi Rp 2) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .682.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 25.650.00 6.00 Saldo setelah koreksi Rp 651.00 Saldo setelah koreksi Rp 4) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .Balik Nama Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Mendirikan Bangunan Rp 839.200.488.00 – IMB Rp Retribusi Izin Mendirikan Bangunan – Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Renovasi Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Pemutihan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan .00 177.000.449. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .00 Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Renovasi Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Pemutihan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan .449.Pemutihan Saldo sebelum koreksi Rp 0.855.00 .349.100.000.Penambahan Saldo sebelum koreksi Rp 7.836.00 651.00 25.709.519.000.00 125.349.

Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Gangguan .00 Retribusi Izin Gangguan Rp 186. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 186.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (186. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Trayek-Kendaraan Tidak Bermotor yang dicatat dalam Retribusi Izin Trayek-Angkutan Umum sebesar Rp29.000.961.SITU Baru Saldo sebelum koreksi Rp 436.961.000.00 Perpanjangan SITU Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.961.00 Atas koreksi tersebut.000.000.5) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .00 Atas koreksi tersebut.00 2) Akun Retribusi Izin Gangguan .00 Baru Retribusi Izin Gangguan Rp 186.699. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Perpanjangan SITU Saldo sebelum koreksi Rp 0.961.000.000.00 Retribusi Izin Gangguan .00.Balik Nama Saldo sebelum koreksi Rp 0. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Gangguan-Perpanjangan SITU yang dicatat dalam Retribusi Izin Gangguan-SITU Baru sebesar Rp186.00 Perpanjangan SITU Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Gangguan . 10.961.00 Saldo setelah koreksi Rp 36.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 186.000.961.SITU Rp 186. .SITU Rp 186.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 186.961.000.961.000.00 Baru Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 186.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 36.000.961.000.189.488.00) Saldo setelah koreksi Rp 249.961.000.150.000.488.00. 11. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.000.

750.00 Kendaraan Tidak Bermotor Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Trayek .00.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.699.00 Retribusi Izin Trayek Rp 29.000.000. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 29.Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 29.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 29.000.Angkutan Rp 29.000.632.00 Rp 530.332.00 Atas koreksi tersebut.000.639.00 Angkutan Umum Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 29.00) Saldo setelah koreksi Rp 593.699.00 Retribusi Izin Trayek Rp 29.000.500.00 Kendaraan Tidak Bermotor Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00.500. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Trayek .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (29.699.00 Umum Retribusi Izin Trayek Rp 29.000.000.699.00 .Tanda Daftar Perusahaan Rp 530. 12.699.699.000. Retribusi Izin Industri dan Perdagangan.699.Kendaraan Tidak Bermotor Saldo sebelum koreksi Rp 0.550.699.00. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Industri dan Perdagangan-Izin Usaha sebesar Rp341.632.000.000. Retribusi Izin Industri dan Perdagangan-Tanda Daftar Gudang sebesar Rp147.000.632.699.00 2) Akun Retribusi Izin Trayek .940.Angkutan Umum Saldo sebelum koreksi Rp 623.000.00 yang dicatat dalam Retribusi Izin Industri dan Perdagangan-Tanda Daftar Perusahaan sebesar Rp530.Daftar Industri sebesar Rp41.

332.Izin Usaha Retribusi Izin Industri dan Rp 41.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 41.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 41.00 3) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .000.00 Perdagangan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 530.Izin Usaha Retribusi Izin Industri dan Rp 41.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 341.000.00 Perdagangan .632.00 Retribusi Izin Industri dan Rp 341.000.072.017.440.Tanda Daftar Industri Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Perdagangan .00 Perdagangan .00 2) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .Tanda Daftar Industri Retribusi Izin Industri dan Rp 147.550.Tanda Daftar Industri Retribusi Izin Industri dan Rp 147.000.550.00 Saldo setelah koreksi Rp 341.00 Perdagangan .Tanda Daftar Gudang Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Industri dan Rp 530.632.750.00 Perdagangan .750.00 .632.000.332.000.Tanda Daftar Gudang Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.000.000.550. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .000.000.750.000.000.750.00 Saldo setelah koreksi Rp 486.Tanda Daftar Perusahaan Retribusi Izin Industri dan Rp 341.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 530.00 Perdagangan .Tanda Daftar Perusahaan Saldo sebelum koreksi Rp 1.000.Izin Usaha Saldo sebelum koreksi Rp 0.550.

00 Koreksi tambah (kurang) Rp 31.Izin operasional Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : 32.000.4) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .00 Komunikasi .100.Izin perfilman Saldo sebelum koreksi Rp 37.000.050.000.000.150.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 147.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (32.00 Retribusi Informasi dan Rp 32. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Atas koreksi tersebut.000.00 Komunikasi .000.700.00. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 32.00 Saldo setelah koreksi Rp 31.00 Izin usaha pameran Retribusi Informasi dan Rp 1. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Informasi dan Komunikasi-Izin usaha pameran sebesar Rp31.100.Tanda Daftar Gudang Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.Izin perfilman Retribusi Informasi dan Komunikasi Rp 31.000.050.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 147.100.Izin usaha pameran Saldo sebelum koreksi Rp 0.00) Saldo setelah koreksi Rp 5.150.000.000. Retribusi Informasi dan Komunikasi-Izin operasional sebesar Rp1.332.Izin operasional Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.332.000.150.00 Retribusi Informasi dan Rp 31.000.150. 13.00 .00 Komunikasi .Izin perfilman Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 32.00 2) Akun Retribusi Informasi dan Komunikasi .000.Izin usaha pameran Retribusi Informasi dan Rp 1.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Informasi dan Komunikasi .100.00 yang dicatat dalam Retribusi Informasi dan Komunikasi-Izin perfilman sebesar Rp32.000.150.000.100.050.00 Komunikasi .00 Retribusi Informasi dan Komunikasi Rp .00.850.000.150.

3) Akun Retribusi Informasi dan Komunikasi - Izin operasional Saldo sebelum koreksi Rp 0,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.050.000,00 Saldo setelah koreksi Rp 1.050.000,00 Atas koreksi tersebut, Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. 14. Pada akhir tahun 2003 terdapat saldo piutang pajak daerah sebesar Rp243.749.519,00 dan retribusi daerah sebesar Rp7.576.500,00 yang tidak dicatat Pemerintah Kota Makassar dan pada Tahun Anggaran 2004 terdapat piutang pajak dan retribusi daerah yang telah diterbitkan SKPD dan SKRD namun belum dilunasi (tunggakan tahun 2004) sebesar Rp82.698.700,00. Penerimaan tunggakan pajak dalam Tahun Anggaran 2004 sebesar dicatat oleh Pemerintah Kota Makassar sebagai penerimaan murni pajak daerah. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan penyesuaian Neraca untuk mengakui adanya piutang pajak dan retribusi sehingga dalam Neraca Tahun 2004 tidak tercantum Piutang Pajak dan Piutang Retribusi. Atas transaksi Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 82.698.700,00 Pajak Hotel - Berbintang Rp 73.000.000,00 Pajak Restoran – Kios/Karaoke Rp 9.698.700,00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a. Jurnal pengakuan saldo awal Piutang Pajak dan Piutang Retribusi : Piutang Pajak Rp 243.749.519,00 Piutang Retribusi Rp 7.576.500,00 EDU - Cadangan Piutang Rp 251.326.019,00

Rincian Saldo Awal Piutang Pajak dan Retribusi :
Piutang Pajak Hotel Piutang Pajak Restoran Piutang Pajak Hiburan Rp Rp Rp 206.469.473,00 32.246.621,00 5.033.425,00

Piutang Retribusi Alat Pemadam Rp 7.576.500,00 b. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 :

Pajak Hotel - Berbintang Rp 73.000.000,00 Pajak Restoran - Kios/Karaoke Rp 9.698.700,00 Penerimaan Pembiayaan Rp Penerimaan Piutang Tahun Lalu c. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Penerimaan Pembiayaan Rp 82.698.700,00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Pajak Rp

82.698.700,00

82.698.000,00

d. Jurnal pengakuan tunggakan pajak dan retribusi yang terjadi dalam Tahun Anggaran 2004 : Piutang Pajak Rp 233.078.463,00 Piutang Retribusi Rp 651.684.860,00 EDU - Cadangan Piutang Rp 884.763.323,00

Rincian Tunggakan Pajak dan Retribusi Tahun Anggaran 2004 :
Piutang Pajak - Pajak Hotel Piutang Pajak - Pajak Restoran Piutang Pajak - Pajak Hiburan Piutang Retribusi - Pasar Piutang Retribusi - Alat Pemadam Rp Rp Rp Rp Rp 33.251.000,00 180.890.091,00 18.937.372,00 27.697.500,00 15.193.360,00 7.381.000,00

Piutang Retribusi - Tempat Rekreasi Rp

Piutang Retribusi - IMB - PD BPR Rp 601.413.000,00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada :

a. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan - Pajak Hotel Saldo sebelum koreksi Rp 9.491.652.747,00 Koreksi tambah (kurang) Rp (73.000.000,00) Saldo setelah koreksi Rp 9.418.652.747,00 2) Akun Pendapatan - Pajak Restoran Saldo sebelum koreksi Rp 12.534.209.908,00 Koreksi tambah (kurang) Rp (9.698.700,00) Saldo setelah koreksi Rp 12.524.511.208,00 3) Akun Penerimaan Pembiayaan - Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 0,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 82.698.700,00 Saldo setelah koreksi Rp 82.698.700,00 b. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Aktiva Lancar - Piutang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 161.050.819,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 233.078.463,00 Saldo setelah koreksi Rp 394.129.282,00 2) Akun Aktiva Lancar - Piutang Retribusi Saldo sebelum koreksi Rp 7.576.500,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 652.134.860,00 Saldo setelah koreksi Rp 659.711.360,00 3) Akun EDU - Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 13.749.602.835,62 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.053.840.642,00 Saldo setelah koreksi Rp 14.803.443.477,62

c. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Daerah - Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 55.020.706.015,00 Koreksi tambah (kurang) Rp (82.698.700,00) Saldo setelah koreksi Rp 54.938.007.315,00 2) Akun Penerimaan Piutang Tahun Lalu - Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 82.698.700,00 Saldo setelah koreksi Rp 82.698.700,00 Atas koreksi tersebut, Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. 15. Pada Tahun Anggaran 2003 Pemerintah Kota Makassar dhi. Dinas Cipta Karya mengadakan perjanjian kerja sama dengan PT. Duta Niaga Jumantara untuk penggunaan tiang lampu jalan sebagai media iklan, dengan syarat PT Duta Niaga Jumantara menanggung seluruh biaya pemeliharaan lampu jalan yang digunakan dan berhubungan langsung dengan PT. PLN untuk pembayaran tagihan rekening listriknya. Maka seluruh pendapatan dan biaya yang timbul akibat perjanjian tersebut bukan merupakan hak ataupun kewajiban Pemerintah Kota Makassar. Namun dalam pelaksanaannya, PT. Duta Niaga Jumantara tidak melakukan pembayaran tagihan listrik secara langsung sehingga oleh PT. PLN biaya yang seharusnya menjadi tanggungan PT. Duta Niaga Jumantara dibebankan pada rekening Penerangan Jalan Umum dan dipotong langsung dari hasil pemungutan Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Pada akhir Tahun Anggaran 2003 terdapat saldo piutang PT. Duta Niaga Jumantara yaitu penerimaan PPJ yang dipotong oleh PT. PLN pada Tahun Anggaran 2003 sebesar Rp9.712.760,00 dan telah disetor ke Kas Daerah pada Tahun Anggaran 2004. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi tersebut sebagai berikut : Kas Rp 9.712.760,00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 9.712.760,00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 9.712.760,00 Penerimaan Pembiayaan Rp 9.712.760,00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu 16. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat tagihan biaya listrik PT. Duta Niaga Jumantara sebesar Rp27.892.970,00 yang dikompensasikan dengan penerimaan PPJ. PT. Duta Niaga Jumantara baru menyetor ke kas daerah sebesar Rp13.515.145,00 sehingga masih terdapat piutang PT. Duta Niaga

970.712.Rp 9.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 9. Jurnal balik untuk mengoreksi pengakuan biaya PJU (biaya tagihan listrik PT.915.825.145.00 d.712.Cadangan Piutang Rp 14.00 f. Jurnal reklasifikasi penerimaan yang dicatat sebagai penerimaan PPJ yang seharusnya dicatat sebagai penerimaan lain-lain : Pendapatan PPJ Rp 3. Jurnal pengakuan saldo awal Piutang Lain-lain : Piutang Lain-lain Rp 9.760.892.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 13. 15 dan 16.630.145. Duta Niaga Jumantara per 31 Desember 2004 : Piutang Lain-lain Rp 14.712.515.Jumantara per 31 Desember 2004 sebesar Rp14. Duta Niaga Jumantara sebesar Rp13.00 Penerimaan – PPJ Rp 27.00 EDU .760.760.515.892.892.825.915.00 Sedangkan penerimaan dari PT.00 dicatat sebagai berikut : Kas Rp 13.515.00 Biaya PJU Rp 27.825.00.970.630.915.970.145.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 3.712.00 dengan mengkompensasikan dengan Penerimaan PPJ sebagai berikut : Biaya PJU Rp 27. Pemerintah Kota Makassar mencatat pengeluaran sebesar Rp27.377.760.377.145. Jurnal pengakuan adanya piutang PT.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 9.970.760.377.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 13.Cadangan Piutang Rp 9.915.00 e. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Penerimaan Pembiayaan .760. Duta Niaga Jumantara) yang dikompensasikan dengan penerimaan PPJ : Pendapatan PPJ Rp 27.515.00 b.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Lain-lain Rp 9.892.970.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu c. BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004: Lain-lain PAD Yang Sah Rp 9.00 EDU .00 Pendapatan PPJ Rp 3.712.892.712.599.00 Untuk permasalahan No.00 .630.

00) Saldo setelah koreksi Rp 1.201. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Piutang Lain-lain – PT Duta Niaga Jumantara Saldo sebelum koreksi Rp 0.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 82.700.970.Dengan koreksi-koreksi tersebut di atas maka terjadi perubahan saldo pada : a.971.302.315.760.33 2) Akun Pendapatan Pajak Daerah .028.Biaya PJU Saldo sebelum koreksi Rp 14.331.013.377.715.00 2) Akun EDU .906.00 Saldo setelah koreksi Rp 14.460.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (31.158.600.130.797.33 2) Akun Pendapatan .821.007.443.00) Saldo setelah koreksi Rp 14.377.PPJ Saldo sebelum koreksi Rp 25.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 9.797.938.712.623.772.00 Saldo setelah koreksi Rp 14.284.825.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 14.981.286.698.825.00 .755. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .411.808.524.00) Saldo setelah koreksi Rp 24.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 14.Lain-lain PAD Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 3) Akun Belanja .00) Saldo setelah koreksi Rp 54.377.00 Saldo setelah koreksi Rp 92.321.682.744.803.198.789.00) Saldo setelah koreksi Rp 6.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (31.62 c.130.420.571.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 54. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .892.00 4) Akun Penerimaan Pembiayaan .477.292.600.00 b.825.145.808.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (27.817.115.564.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 14.290.

00 Koreksi tambah (kurang) Rp (27.3) Akun Belanja Barang dan Jasa . Atas transaksi tersebut.626. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 2.885.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.626.970.194.460. Jurnal pengakuan saldo awal : Piutang Lain-lain Rp 2.684.684.712.684.194.626.626.194.626.194.00 Saldo setelah koreksi Rp 92.194. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004: Lain-lain PAD yang Sah Rp 2.00 4) Akun Penerimaan Piutang Tahun Lalu .00 Atas koreksi tersebut. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Penerimaan Pembiayaan Rp 2.267.987.Restitusi Pajak Penghasilan Pasal 21-PNS Saldo sebelum koreksi Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00 b.194.194.760.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.684.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.374.684.Cadangan Piutang Rp 2.626.684.194.BAU .00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 2.194.684. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.892.411.626.194.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 91. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .700.698.684.00 .00 Restitusi PPh Pasal 21 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 2. 17.684.626.Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 82.684.957.913.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Lain-lain Rp 2. Pada Tahun Anggaran 2004 terjadi transaksi penerimaan restitusi PPh Pasal 21 Pegawai Kota Makassar sebesar Rp2.00.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 2.684.00 Restitusi PPh Pasal 21 Penerimaan Pembiayaan Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 9.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu c.626.626.626.194.684.626.194.194.684.626.00 EDU .

460.626.626.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.340.545.411.340. Pada Tahun Anggaran 2003 terdapat saldo piutang angsuran cicilan kendaraan bermotor sebesar Rp147.00 b.340.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.545.684.340.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.524.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 92.287.897. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .00 b.028.00.340.144.038.284.2) Akun Penerimaan Pembiayaan .460.625.625.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 6. Jurnal pengakuan saldo awal Neraca per 1 Januari 2004 : Piutang Lain-lain Rp 147.545.684.144.545.340.545.194.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.340. Penyetoran dalam Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp69.340.344.00 Bermotor Penerimaan Pembiayaan Rp 69.089. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.684.Cadangan Piutang Rp 147.00 Atas koreksi tersebut.00 Angsuran Cicilan Kendaraan Rp 69. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 : Angsuran Cicilan Kendaraan Rp 69.340.00.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 92.00 EDU .194.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu .038.545.625. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 69. 18.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 69.194.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.00 Bermotor Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 69.626.340.287.411.545.

895.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.00 Saldo setelah koreksi Rp 78.038.089. 19.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (69.Piutang Lain-lain Saldo sebelum koreksi Rp 0.897.352.000.00 b.545.00 2) Akun EDU .62 Koreksi tambah (kurang) Rp 78.344.000.00 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 78. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Aktiva Lancar .00) Saldo setelah koreksi Rp 4.545.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 2.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.583.484.144.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 2.545.020.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.c.340. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .302.356.340.340.356.000.302.287.144.821.340.545. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.817.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 14.340. Atas transaksi-transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : .080. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 69.545.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Lain-lain Rp 69. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan atas penerimaan Lain-lain Pendapatan Yang Sah yang dicatat sebagai realisasi Retribusi Daerah.62 c.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (69.484.901.Angsuran Cicilan Kendaraan Bermotor Saldo sebelum koreksi Rp 69.340.00 Atas koreksi tersebut.080.340.004.080.00 Saldo setelah koreksi Rp 2. Jurnal penyesuaian Neraca : Penerimaan Pembiayaan Rp 69.583.00 Saldo setelah koreksi Rp 14.545.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 69.545.038.287.

189.000.189.450.00 Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah – Penggalian Jalan Rp 500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (8.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Retribusi Izin Trayek – Angkutan Umum Rp 500.452.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 8.00 2) Akun Retribusi Izin Gangguan – SITU Baru Saldo sebelum koreksi Rp 249.00 3) Akun Retribusi Izin Trayek .450.363.00 4) Akun Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah .00 Pemadam Kebakaran – Rumah Usaha Retribusi Izin Gangguan – SITU Baru Rp 1.450.000.500.000.00 Daerah – Penggalian Jalan Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 8.00) Saldo setelah koreksi Rp 249.00 .000.Rumah Usaha Saldo sebelum koreksi Rp 244.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 593.00) Saldo setelah koreksi Rp 236.00 Pemadam Kebakaran – Rumah Usaha Retribusi Izin Gangguan – SITU Rp 1.Angkutan Umum Saldo sebelum koreksi Rp 593.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.000.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 8.00 Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 8.00 Baru Retribusi Izin Trayek – Angkutan Rp 500.000.844.Penggalian Jalan Saldo sebelum koreksi Rp 137.000.500.452.00 Umum Retribusi Pemakaian Kekayaan Rp 500.500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (500.940.000.394.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 8.00) Saldo setelah koreksi Rp 137.364.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (500.000.500.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .452.000.452.Kas Rp 8.940.000.000.

00 Retribusi Tempat Rekreasi Rp 133.000.452.295. 20. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi .174.352. Putra-putra Nusantara yang dibukukan sebagai penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi.000.000.286.Lain-lain PAD Yang Sah – Penerimaan Royalti Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.000.708.00 Penerimaan Royalti Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Tempat Rekreasi Rp 133.201.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 24.00 Penerimaan Royalti Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.201.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 133.000.000.30 Koreksi tambah (kurang) Rp (8. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembukuan atas penerimaan royalti dari PT.000.000.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 8.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (133.028.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 8.000.004.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.452. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 133.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 133. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .00 Saldo setelah koreksi Rp 133.000.163.804.33 Atas koreksi tersebut.020.717.295.000.623.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 133.000.000.000.000.30 2) Akun Lain-lain PAD .00) Saldo setelah koreksi Rp 236.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.00 2) Akun Retribusi Tempat Rekreasi Saldo sebelum koreksi Rp 369.000.452.075.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 24.00 .843.000.000.174.004.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 133. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.5) Akun Lain-lain PAD Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.33 b.163.000.000.

000.62.000.200. saldo per 31 Desember 2003 sebesar Rp295.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 4. 21.200.708.200.804.30 Koreksi tambah (kurang) Rp (133.163.000.Penerimaan Ganti Rugi Atas Kekayaan Daerah Saldo sebelum koreksi Rp 4.00) Saldo setelah koreksi Rp 24.000.200.843.b.028.360.200.00.004.200.000.200. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .000.843.00 Kekayaan Daerah EDU .00 Saldo setelah koreksi Rp 2.000.00 .200.000.000.161.783.000.004.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.30 Atas koreksi tersebut. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (4.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 2.000.000.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 4.000.200.200.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 4.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Penerimaan Ganti Rugi Atas Rp 4.000.318.200.Cadangan Piutang Rp 4.356.163.00 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .575.00 Piutang Lain-lain – Sisa UUDP Rp 4.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 133.33 2) Akun Retribusi .00) Saldo setelah koreksi Rp 0.000.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Penerimaan Ganti Rugi Atas Rp 4.000.804.468. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat transaksi penerimaan setoran Piutang Sisa UUDP Tahun-Tahun Lalu sebesar Rp4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.00 Kekayaan Daerah Penerimaan Pembiayaan Rp 4.583.484.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 24.200. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.484.

00) Saldo setelah koreksi Rp 4.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (4.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Dibayar Dimuka Rp 2.750.00 Kecamatan Makassar Belanja Dibayar Dimuka .962.00 Atas koreksi tersebut.865.102.UUDP Dropping Pemegang Kas Dinas Tata Bangunan dan Kecamatan Makassar yang dicatat sebagai realisasi belanja dalam Laporan Realisasi Anggaran. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat sisa Belanja Dibayar Dimuka .UUDP Dropping Rp 108.800.800.967.800. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. 22.00 Kecamatan Makassar Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian LRA (Neraca) sebagai berikut : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 2.00 Daerah – Dinas Tata Bangunan Belanja Cetak dan Penggandaan Rp 1.817.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.b.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .157.161. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Belanja Perjalanan Dinas Luar Rp 109.200.865.855.000.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Perjalanan Dinas Luar Rp 106.00 EDU .950.00 .Penerimaan Utang Pajak .139.Dinas Tata Bangunan Belanja Cetak & Penggandaan Rp 10.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.050.004.150.004. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .UUDP Dropping Rp 110.804.Sisa Lebih Anggaran Tahun Berjalan Rp 2.200.00 Daerah – Dinas Tata Bangunan Belanja Cetak dan Penggandaan Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.050.00 Kecamatan Makassar Belanja Dibayar Dimuka .00 UUDP Dropping Belanja Perjalanan Dinas Luar Rp 2.Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.00 Daerah .050.604.000.000.050.200.865.

UUDP Dropping Saldo sebelum koreksi Rp 343.855.278.00 2) Akun EDU .036.287.267.237.957.050.Sisa Lebih Perhitungan Tahun Berjalan Saldo sebelum koreksi Rp 41.901.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (10.Kecamatan Makassar Saldo sebelum koreksi Rp 1.37 c.800.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 1.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 2) Akun Belanja Cetak dan Penggandaan .BAU .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (10.629.050.Aktivitas Pembiayaan Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 343.00 Saldo setelah koreksi Rp 345.00) Saldo setelah koreksi Rp 106.237.37 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.865.695.196.196.00 Saldo setelah koreksi Rp 345.901.962.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.913.Dinas Tata Ruang Saldo sebelum koreksi Rp 109.913.000.035.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.00 Saldo setelah koreksi Rp 41.050.855.00 2) Akun Belanja Barang dan Jasa . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah . Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Dibayar Dimuka .800.050.BOP .865.139.000.000.196.146. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Belanja Perjalanan Dinas .287.550.150.764.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.817.007.032.865. .950.992.00 3) Akun Pengeluaran Belanja Dibayar Di Muka .00 Atas koreksi tersebut.995.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.050.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00 b.036.

00 pos lainnya .600.000.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 98.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.800.800. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan contra pos belanja pada Lain-lain Pendapatan Yang Sah seluruhnya sebesar Rp98.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah .00) Saldo setelah koreksi Rp 399.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00 .000.00) Saldo setelah koreksi Rp 25.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (90.000.00 4) Akun Gaji Pokok .00 3) Akun Gaji Pokok .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.000.23.000.000.100. materai dan benda Rp 1.00 Gaji Pokok .00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 98.000.Puskesmas Tarakan Saldo sebelum koreksi Rp 253.807.00) Saldo setelah koreksi Rp 253.Badan Diklat Saldo sebelum koreksi Rp 25.679.00 Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah .00 Biaya perangko.521.203.Badan Diklat Rp 2.681.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.Puskesmas Tarakan Rp 90.800.800.800.00 2) Akun Biaya perangko.SMPN 9 Saldo sebelum koreksi Rp 400.Kecamatan Bontoala Rp 5.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : 2.000.000.100.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.000.203.Kecamatan Bontoala Saldo sebelum koreksi Rp 1. materai dan benda pos lainnya .400.516.SMPN 9 Rp 1.716. materai dan benda pos lainnya .00 Gaji Pokok .800.000. Atas transaksi-transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 98.Kecamatan Bontoala Rp 5.00.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 98.SMPN 9 Gaji Pokok .00 Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah Rp – Badan Diklat Biaya perangko.000.800.

00 3) Akun Belanja Barang dan Jasa .Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.777.347.075. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 400.00) Saldo setelah koreksi Rp 1. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: .Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.976.00 Atas koreksi tersebut.00 4) Akun Belanja Perjalanan Dinas .00 Gaji Pokok Rp 400.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Gaji Pokok Rp 400.157. 24.401. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Lain-lain PAD .00) Saldo setelah koreksi Rp 302.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.33 2) Akun Belanja Pegawai .987.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (98.157.335.294.004.885.374.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 302.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 400. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan penyetoran sisa belanja Tahun Anggaran 2003 yang dibukukan sebagai contra pos Belanja Gaji Pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tahun Anggaran 2004.BAU .347.885.795.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.BAU .000.5) Akun Lain-lain Pendapatan Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.201.800.800.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.297.604.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (95.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.BAU .00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 400.393.977.800.987.797.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (98.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.204.922.335. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.505.000.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 400.295.922.373.33 b.

500. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 595.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 595.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.00 Saldo setelah koreksi Rp 895.00 Saldo setelah koreksi Rp 302. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 595.130.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 595.33 2) Akun Belanja Pegawai .977.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.500.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.157. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Lain-lain PAD .300.00 Penerimaan Utang Pajak Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Lain-lain PAD Yang Sah Rp 595.Dinas Perindustrian dan Perdagangan Saldo sebelum koreksi Rp 895.500.00 Penerimaan Utang Pajak Penyesuaian Neraca : EDU – Dana Pembayaran Utang Rp 595.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.297.500.700.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 595. terdapat kesalahan penyetoran PPh Pasal 21 oleh Pemegang Kas Kecamatan Makassar ke Kas Daerah sebesar Rp595.401.298.500.00 .BAU .500.604.00 Jangka Pendek Utang Pajak Rp 595.204.500.500.377.00 b.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 302.801.500.505.505.294.00 yang seharusnya disetor ke Kas Negara.157.976.294.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.347.130.1) Akun Lain-lain Pendapatan Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Atas koreksi tersebut.33 2) Akun Gaji Pokok . Pada Tahun Anggaran 2004.347.976. 25.

00 Saldo setelah koreksi Rp 595.Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.505.294.301.294.500.Penerimaan Utang Pajak .500.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.395.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.792.104. 26.599.866.00) Saldo setelah koreksi Rp 1. namun tetap dibukukan sebagai realisasi belanja murni Tahun Anggaran 2004 dan terdapat kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan di Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran serta belum disajikan dalam Neraca per 31 Desember 2004.910.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.292. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .33 Koreksi tambah (kurang) Rp (595.156. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Lain-lain PAD Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.270.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .157. Atas kejadian tersebut Pemerintah Kota Makassar hanya melakukan pencatatan sebagai berikut : .976.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (595.991.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.Penerimaan Utang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 0.801.00 Atas koreksi tersebut.381.00 2) Akun EDU – Dana Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.500.500.00 Saldo setelah koreksi Rp 476.00 c.604. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 476.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .500.00 Saldo setelah koreksi Rp 595.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.500.00 b. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat pembayaran untuk kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan Sekretariat Daerah Kota Makassar dalam Tahun Anggaran 2003.513.513.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.099.500.500.

364.340.000.00 31.00 1.000.259.000.259.00 Rp 135.259.753. Jurnal pengakuan utang dalam Tahun Anggaran 2004 : EDU .172.542.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja Rp 135.259.500.00 Biaya Alat Listrik Rp 13.000.00 28.753.191.364.00 Pengeluaran Pembiayaan Pembayaran Utang Belanja d.223.00 Biaya Air Rp 3.00 32.072.425. Jurnal reklasifikasi dalam Tahun Anggaran 2004 : Pengeluaran Pembiayaan Rp 135.800.00 Rp 135.200.172.200.000.223.572.800.00 Darurat Biaya Bahan Bakar Kendaraan Rp 32.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja b.00 19.000.000.00 Pembayaran Utang Belanja Biaya Perawatan dan Pengobatan Lokal Biaya Uang Duka Biaya Alat Listrik Biaya Listrik Biaya Telepon Biaya Air Biaya Penanggulangan Keadaan Darurat Biaya Bahan Bakar Kendaraan Dinas Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas c.191.00 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 3.072.00 Dinas Kas Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.542.00 Biaya Telepon Rp 28. Jurnal pengakuan saldo awal Utang Belanja : EDU .Dana Untuk Pembayaran Rp 87.800.00 3.800.572.542.Dana Untuk Pembayaran Rp 135.500.00 Rp 87.053.542.170.259.170.00 Dinas Biaya Pemeliharaan Kendaraan Rp 31.700.542.00 13.053.00 Biaya Listrik Rp 2.00 2.340.542.00 Biaya Penanggulangan Keadaan Rp 19.000. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Utang Belanja Rp 135.Biaya Perawatan & Pengobatan Rp 3.00 Lokal Biaya Uang Duka Rp 1.425.00 .259.700.

340.000.498.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (13.000.935.740.00 416.640.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (31.500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (28.935.000.617.514.00) Saldo setelah koreksi Rp 4) Akun Biaya Listrik Saldo sebelum koreksi Rp 629.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (3.200.458.700.950.00 150.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (19.800.00 847.00) Saldo setelah koreksi Rp 8) Akun Biaya Bahan Bakar Kendaraan Dinas Saldo sebelum koreksi Rp 879.268.00) Saldo setelah koreksi Rp 6) Akun Biaya Air Saldo sebelum koreksi Rp 146.940.698.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (32.735.047.500.00 18.00) Saldo setelah koreksi Rp 5) Akun Biaya Telepon Saldo sebelum koreksi Rp 577.830.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 3) Akun Biaya Alat Listrik Saldo sebelum koreksi Rp 527.975.450.425.00 514.640.00) Saldo setelah koreksi Rp 10) Akun Pengeluaran Pembiayaan .030.00 186.00 549.223.00) Saldo setelah koreksi Rp 2) Akun Biaya Uang Duka Saldo sebelum koreksi Rp 19.753.00 627.Pembayaran Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 0.053.244. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Perawatan dan Pengobatan Lokal Saldo sebelum koreksi Rp 154.415.485.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00 .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (3.072.00) Saldo setelah koreksi Rp 7) Akun Biaya Penanggulangan Keadaan Darurat Saldo sebelum koreksi Rp 205.000.000.261.946.572.500.913.00) Saldo setelah koreksi Rp 9) Akun Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Saldo sebelum koreksi Rp 448.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.958.000.415.170.669.191.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.743.800.00 142.613.

00) Saldo setelah koreksi Rp 22. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat pembayaran untuk kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh Dinas Cipta Karya dalam Tahun Anggaran 2003.044.172.092.259.259.819.940.099.172.074.347.40 Koreksi tambah (kurang) Rp 87.00) Saldo setelah koreksi Rp 302.776.677.601.542.131.007.BAU .00 2) Akun Belanja Barang dan Jasa .945.071. namun tetap dibukukan sebagai realisasi belanja murni Tahun Anggaran 2004 dan terdapat kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran dan belum disajikan dalam Neraca per 31 Desember 2004. Atas kejadian .00) Saldo setelah koreksi Rp 91.259.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (66.Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 10.00 b.00 4) Akun Pengeluaran Pembiayaan Pembayaran Utang Belanja Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.800.042. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Lancar .Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 22.987.00 Atas koreksi tersebut.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 302.763.885.Dana Untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (63.00 c.40 2) Akun EDU .542.BAU .00 3) Akun Belanja Pemeliharaan .700.463.298.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.976.038.866. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pegawai .00 Saldo setelah koreksi Rp 2.912.00 Saldo setelah koreksi Rp 11.364.542.364. 27.513.328.00 Saldo setelah koreksi Rp 135.342.987.253.Koreksi tambah (kurang) Rp 135.BAU .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 87.377.242.548.768.542.373.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 135.259. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Saldo setelah koreksi Rp 135.

940.348.091.695.00 Pembayaran Utang Belanja Biaya Pemeliharaan Bangunan Umum Rp 586.360.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja Rp 637.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja Rp 1.267.235. Jurnal pengakuan saldo awal Utang Belanja : EDU .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (586.00 b.596.091.00) Saldo setelah koreksi Rp 372.195. Jurnal pengakuan utang dalam Tahun Anggaran 2004 : EDU .040.195.267. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Utang Belanja Rp 637.00 .00 c.00 2) Akun Biaya Pemeliharaan Drainase Saldo sebelum koreksi Rp 413.000.000.267.195.500.267.00 Umum Biaya Pemeliharaan Drainase Rp 41.235.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (41.235.195.695.195.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.227.00 Pembayaran Utang Belanja d. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 : Pengeluaran Pembiayaan Rp 637.695.00 Biaya Pemeliharaan Jalan Lingkungan Rp 9.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Biaya Pemeliharaan Drainase Rp 41.Dana Untuk Pembayaran Rp 637.015.00 Pengeluaran Pembiayaan Rp 637.940.940.195.165.345.286.00 Lingkungan Kas Rp 637.000.00 Biaya Pemeliharaan Jalan Rp 9.000.665.790.500.00) Saldo setelah koreksi Rp 428.500.790. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Pemeliharaan Bangunan Umum Saldo sebelum koreksi Rp 1.348.tersebut di atas Pemerintah Kota Makassar hanya melakukan pencatatan sebagai berikut : Biaya Pemeliharaan Bangunan Rp 586.267.267.Dana Untuk Pembayaran Rp 1.

3) Akun Biaya Pemeliharaan Jalan Lingkungan Saldo sebelum koreksi Rp 110.737.195.00.Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 11.743.00 Atas koreksi tersebut.00 Saldo setelah koreksi Rp 772.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 637.790.038.500.949.730.463.267.007.781.000.00.828.000. Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas sebesar Rp750.00 Saldo setelah koreksi Rp 12. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Lancar .091.BAU .267.912.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.328.Pembayaran Utang Belanja Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 135.737.00 4) Akun Pengeluaran Pembiayaan .00) Saldo setelah koreksi Rp 101.069. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.925. Atas kejadian tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (9.370.00 2) Akun Pengeluaran Pembiayaan .00 Saldo setelah koreksi Rp 772.601.790.074. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat belanja pemeliharaan pada Sekretariat Daerah Kota Makassar yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan pembelian inventaris dan penambahan baru aktiva yaitu Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor sebesar Rp894.267.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 22.463.00 b.542.40 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.195. 28.195.500.Dana Untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.348. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Pemeliharaan .526.000.061.40 2) Akun EDU .834.259.00 c.827.976.526.00.423.500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (637.940.912.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 21.542.348.Pembayaran Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 135.000. dan Belanja Pemeliharaan Alat Kantor dan Rumah Tangga sebesar Rp462.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 637.259.

000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor Saldo sebelum koreksi Rp 1.827.000.644.00 Rp 2.550.639.500.00 dan Rumah Tangga Belanja Pemeliharaan Gedung Rp 894.000.550.00 Rp 19.107.550.000.00 Rp 443.00 Komunikasi Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 1.00 .00 Rumah Tangga Belanja Modal Alat Studio dan Rp 19.00 EDU .00 Kantor Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Rp 750.107.00 Rp Rp Rp 894.812.00 Rp 1.644.069.186.277.500.550.00 Komunikasi Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 1.500.743.000.00 Bangunan Gedung Rp 1.00 Rp 2.069.000.500.644.277.000.000.350.Belanja Pemeliharaan Alat Kantor Rp 462.00 Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Belanja Pemeliharaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian neraca : Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 443.277.500.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 19.00 750.500.00 Kas Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 443.639.000.827.812.00 Belanja Modal Bangunan Gedung Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah Tangga Belanja Modal Alat Studio dan Alat Komunikasi Serta jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 2.000.00 Rumah Tangga Belanja Modal Alat Studio dan Alat Rp 19.743.107.850.500.000.805.500.639.00 Rp 291.500.743.644.549.000.00 Kas Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 443.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (894.639.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.107.00) Saldo setelah koreksi Rp 2.00 462.812.277.500.812.500.

636.644.500.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 443.963.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.00) Saldo setelah koreksi Rp 364.134.655. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 339.000.277.290.620.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.00 Saldo setelah koreksi Rp 733.455.489.000.600.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (750.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 19.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 443.00 Saldo setelah koreksi Rp 341.897.069.639.044.922.277.00 5) Akun Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 2.925.00 .671.2) Akun Belanja Pemeliharaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 561.00 6) Akun Belanja Modal Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 713.00) Saldo setelah koreksi Rp 98.00 Saldo setelah koreksi Rp 10.107.00 2) Akun Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 10.812.550.199.210.628.00 b.102.827.812.267.00 Saldo setelah koreksi Rp 6.600.113.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (462.105.104.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.130.115.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 19.925.500.000.114.725.500.00 4) Akun EDU .644.114.000.547.00 3) Akun Belanja Modal Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 0.500.562.285.812.588.686.644.038.725.735.600.500.00 3) Akun Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.103.600.000.00 4) Akun Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Saldo sebelum koreksi Rp 1.550.044.767.605.500.

00 & koordinasi PBB Kas Rp 139.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.00 Belanja Modal Alat Studio dan Rp 49.c.00 Alat Komunikasi .750.727.000.00 Belanja Modal Alat Studio dan Alat Rp 49.107.000.00 Belanja Modal Alat Studio dan Rp 49.000.262.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 19.000.00 Atas koreksi tersebut.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.750.00 Intensifikasi/ekstensifikasi & koordinasi PBB Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian neraca : Alat Angkutan Rp 90.500. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .000.00 Komunikasi Belanja Rp 139.000.000.750.000.281.061.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 59.00 Komunikasi Kas Rp 139.639.000.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Alat Angkutan Rp 90.00 dan sound system sebesar Rp49.000.750.000.000.000.00 Belanja Modal Alat Angkutan Rp 90.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Alat Angkutan Rp 90.750.340.000.750.000.500. 29. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat Biaya Intensifikasi/Ekstensifikasi & Koordinasi PBB yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan pembelian inventaris.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.840.BAU .422. Biaya tersebut digunakan untuk membeli mobil sebesar Rp90. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Belanja Intensifikasi/ekstensifikasi Rp 139.000.00 2) Akun Belanja Modal .370.000.107.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 21.781.639.750.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 49.366.750.750.170.062.00.

Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Barang dan Jasa .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.115.562.000.000.380.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 90.116.00 EDU .750. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Intensifikasi/ekstensifikasi & Koordinasi PBB Saldo sebelum koreksi Rp 4.000.840.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.750.00 3) Akun Belanja Modal Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 2) Akun Belanja Modal .BAU .632.655.700.170.00 Saldo setelah koreksi Rp 6.267.251.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 90.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.705.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 49.312.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.925.840.380.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 139.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.310.00 .750.750.00 Saldo setelah koreksi Rp 90.000.925.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 49.366.000.00 b.945.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.210.000.750.750.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.00 2) Akun Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.750.00 3) Akun EDU .700.00 2) Akun Belanja Modal Alat Angkutan Saldo sebelum koreksi Rp 0.338.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.00 Saldo setelah koreksi Rp 49.115.819.Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 139.000.131.000.679.750.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 63.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.000.714.251.000.00 c.000.968.381.588.267.000.945.750.350.722.718.000.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.574. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Alat Angkutan Saldo sebelum koreksi Rp 63.

000.452.000.000.000.Biaya Jasa Pihak Ketiga pada pos Bappeda yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan pembelian server sebesar Rp50.000.000.00 Rumah Tangga Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 50.00 Saldo setelah koreksi Rp 10. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.963. Pada Tahun Anggaran 2004 terjadi transaksi Belanja Barang dan Jasa .00 Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 50.00 Rumah Tangga Biaya Jasa Pihak Ketiga Rp 50.000.550.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.550.000.000.00 Kas Rp 50.000.000.547.000.000.000.000.000. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Biaya Jasa Pihak Ketiga Rp 50.963.000.000.000.000.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. 30.00 2) Akun Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 0.600.597.502.000.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 50. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Barang dan Jasa .000.00 b.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (50. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 10.Jasa Pihak Ketiga Saldo sebelum koreksi Rp 1.000.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 50.000.000.600.000.Atas koreksi tersebut.000.00 Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian neraca : Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 50.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 50.000.000.000.000.00 Rumah Tangga Kas Rp 50.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.00 EDU .00.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Saldo setelah koreksi Rp 50.00 .

115.100.00 Gedung Kas Rp 84.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.100.000.000.Biaya Pemeliharaan Bangunan Gedung pada Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan penambahan bangunan gedung sebesar Rp84.000.00 c. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Tempat Kerja Biaya Pemeliharaan Bangunan Gedung Rp 84.000.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 84.116.260.000.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 84.100.2) Akun EDU . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat Belanja Pemeliharaan .00 .000.310.00 Tempat Kerja Kas Rp 84.100.024.100.360.848.000. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Biaya Pemeliharaan Bangunan Rp 84.115.000.024.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.350.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.100.00 Atas koreksi tersebut.000.100.840.400.000.100.000.000.00 Belanja Modal Bangunan Rp 84.267.840.00 EDU . 31.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (50.000.312.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 84.00) Saldo setelah koreksi Rp 19.260.116. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Barang dan Jasa .00 Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian Neraca : Bangunan Gedung Rp 84.100.BOP .000.798.312.100.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.00 Gedung Tempat Kerja Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 84.100.00.000.000.000.267.00 2) Akun Belanja Modal .Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 19.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.

534.00 Musium Kota Biaya Pemeliharaan – Makam Raja.000.200. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 341.000.840.00 2) Akun Belanja Modal .740.100.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.103.00 b.044.00 Atas koreksi tersebut.200.128.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (84.00 2) Akun Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Kerja Saldo sebelum koreksi Rp 104. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .100.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (84.00 c.000.191.000.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.105.400.100.000.840.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.100.00 Saldo setelah koreksi Rp 341.484.100.116.360.218.00 Saldo setelah koreksi Rp 188. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Biaya Pemeliharaan – Renovasi Rp 89.203.105.312.00 .Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3. 32. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat Belanja Pemeliharaan – Renovasi Musium Kota dan Makam Raja-Raja Tallo pada Dinas Pariwisata yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan penambahan Monumen dan Musium sebesar Rp139.267.Rp 49.478.134.00 2) Akun EDU .BOP .100.788.534.000.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00) Saldo setelah koreksi Rp 11.412.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.291.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.444.000.115.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.840.100.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.690.216.267.115.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .000.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 11.00.Pemeliharaan Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 84.

000.00 Rp Rp 89.478.478.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.Raja Tallo Kas Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Monumen Rp 139.00 Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian Neraca : Bangunan Monumen dan Tugu Rp 139.000.00 49.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.000.478.690.000.000.00 Biaya Pemeliharaan – Renovasi Musium Kota Biaya Pemeliharaan – Makam Raja-Raja Tallo Rp 139.478.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (89.690.159.484.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.478.000.788.000.993. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Monumen dan Tugu Saldo sebelum koreksi Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (49.478.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.478.478.267.788.478.00 .000.000.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 139.00 3) Akun Belanja Modal Bangunan Monumen Saldo sebelum koreksi Rp 0.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.000.00 EDU .00 Saldo setelah koreksi Rp 2.478.412.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.115.00 2) Akun Biaya Pemeliharaan – Makam Raja-Raja Tallo Saldo sebelum koreksi Rp 49.000.000.000.616.478.267.00 2) Akun EDU .000.00 b.00 Monumen Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 139.000.788.000.000.623.00 Belanja Modal Bangunan Rp 139.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 139.00 Kas Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Monumen Rp 139.115.478.00 Rp 139. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Pemeliharaan – Renovasi Musium Kota Saldo sebelum koreksi Rp 89.993.890.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.681.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.690.756.

BOP . diketahui dari jumlah sebesar Rp67.00) Saldo setelah koreksi Rp 61.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.506.397.291.583.33 terdapat utang yang seharusnya sudah dapat dikelompokkan sebagai utang lancar karena telah jatuh tempo sebesar Rp25.904.291. Dalam Neraca per 31 Desember 2004 Pemerintah Kota Makassar masih mencatatnya sebagai Utang Jangka Panjang.000.840.700.000.000.534.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.506.478.291. Berdasarkan data dari Bagian Perlengkapan Pemerintah Kota Makassar.000.07. 34.00 2) Akun Ekuitas Dana Donasi Saldo sebelum koreksi Rp 0. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : .111.506.000.623. diketahui dari jumlah Ekuitas Dana Diinvestasikan sebear Rp3.00.506.267.00) Saldo setelah koreksi Rp 10.115.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (4.890.283. 33.000.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 11.191.873.890.267. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun EDU – Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.00.174.713.00) Saldo setelah koreksi Rp 3.000.623. terdapat aktiva tetap yang berasal dari donasi sebesar Rp4. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : EDU-Diinvestasikan Dalam Aset Rp 4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.534. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .840.506. Berdasarkan pengujian terhadap akun utang jangka panjang.000.00 Atas koreksi tersebut.c.00 2) Akun Belanja Modal .115.216.291.267.332.291. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Atas koreksi tersebut.506. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.291.996.384.694.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.478.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.044.444.00 Tetap Ekuitas Dana Donasi Rp 4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.

07) Saldo setelah koreksi Rp 42.034.700.481.397. antara lain berikut: Tanah Rp 2.174.Utang Pemerintah Pusat Saldo sebelum koreksi Rp 0.873.26 4) Akun EDU – Dana Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 3. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Lancar .701.2.011. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.700.40 Bangunan Air (Irigasi) Rp 15.420.828. 2.397.873.860.000.203.118.3.Utang Jangka Panjang Rp 25.344.873.397.07 2) Akun Utang Jangka Panjang Saldo sebelum koreksi Rp 67.397.873.397.00 .700.700.996.00 Instalasi Rp 7.787.949.409.07 Jangka Panjang Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.07 Jangka Pendek EDU – Dana Pembayaran Utang Rp 25.097.295.00 Alat Angkutan Rp 63.397.409.174.700.07) Saldo setelah koreksi Rp 42.00 Bangunan Gedung Rp 341.295.218.000.176.873.873. Pada akhir Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar melakukan Penyesuaian Neraca untuk Aktiva Tetap dan Aktiva Lain-lain.700.403.00 Alat Pertanian Rp 223.07 Saldo setelah koreksi Rp 25.650.397.700.000.777.700.07 Atas koreksi tersebut.00 Jalan dan Jembatan Rp 317.463.725. Kesalahan Pemindahbukuan 1.00 Alat Bengkel Rp 1.692.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 25.873.07 Saldo setelah koreksi Rp 29.397.602.873.07 Utang Pemerintah Pusat Rp 25.283.00 Alat-alat Besar Rp 154.614.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (25.722.397.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (25.26 3) Akun EDU – Dana Pembayaran Utang Jangka Panjang Saldo sebelum koreksi Rp 67.531.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 25.700.873.283.996.105.380.953.300.777.251.07 EDU – Dana Pembayaran Utang Rp 25.

00 Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 13.00 Buku / Perpustakaan Rp 135.425.000.579.000.00 Bangunan Air (Irigasi) Rp 151.00 Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 3.524.00 Barang Bercorak Seni dan Budaya Rp 98.00 Instalasi Rp 896.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 4.000.942.40 Tetap Berdasarkan hasil pengujian terhadap saldo akun Aktiva Tetap.150.00 .597.000.750.00 Jalan dan Jembatan Rp 317.705.336.40 Tetap Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Tanah Rp 475.904.052.134.725.113.950.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 2.916.787.000.00 Alat Angkutan Rp 63.310.031.210.Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 10.973.500.329.00 Bangunan Dalam Pengerjaan Rp 1. Aktiva Lainlain dan Belanja Modal terdapat kesalahan pemindahbukuan/pengelompokan akun Belanja Modal sehingga seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut: Tanah Rp 2.00 Bangunan Gedung Rp 340.202.500.953.336.00 Buku / Perpustakaan Rp 181.172.Diinvestasikan Dalam Aset Rp 3.00 Instalasi Rp 6.00 Alat Angkutan Rp 220.110.00 Alat Pertanian Rp 15.600.658.00 Barang Bercorak Seni dan Budaya Rp 143.602.300.376.830.000.00 Alat-alat Besar Rp 158.372.750.804.434.863.Diinvestasikan Dalam Aset Rp 3.878.174.000.925.375.135.000.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 6.664.202.000.500.880.00 Alat Bengkel Rp 873.916.000.125.108.00 Alat Bengkel Rp 137.00 Jalan dan Jembatan Rp 92.502.908.00 Alat Pertanian Rp 238.963.000.00 EDU .000.000.176.000.857.000.733.00 Bangunan Dalam Pengerjaan Rp 1.00 Bangunan Gedung Rp 414.035.072.830.772.40 Bangunan Air (Irigasi) Rp 15.135.00 Buku / Perpustakaan Rp 45.174.338.344.108.00 Alat-alat Besar Rp 4.140.278.000.00 EDU .

300.344.176.00) Saldo setelah koreksi Rp 5) Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 341.880.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (873.614.00 340.000.40 Koreksi tambah (kurang) Rp 92.500.000.251.787.942.118.953.804.00 Saldo setelah koreksi Rp 3) Bangunan Air (Irigasi) Saldo sebelum koreksi Rp 15.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 7) Alat Angkutan Saldo sebelum koreksi Rp 63.376.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (414.750.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 475.664.00) Saldo setelah koreksi Rp 8) Alat Bengkel Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.725.210.524.218.000.733.00 Saldo setelah koreksi Rp 2) Jalan dan Jembatan Saldo sebelum koreksi Rp 317.502.000.110.203.000.Barang Bercorak Seni dan Budaya Rp Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.481.000.000.000.000.000.052.878.420.097.300.500.00 63.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 15. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Tanah Saldo sebelum koreksi Rp 2.950.000.034.00) Saldo setelah koreksi Rp 9) Alat Pertanian Saldo sebelum koreksi Rp 223.150.031.787.00 238.00 137.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (220.722.372.380.00 158.602.403.176.000.953.105.725.00) Saldo setelah koreksi Rp 6) Alat Besar Saldo sebelum koreksi Rp 154.00) Saldo setelah koreksi Rp 4) Instalasi Saldo sebelum koreksi Rp 7.278.40 15.134.00 .329.140.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (896.602.750.692.857.310.000.00 317.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (151.00 Saldo setelah koreksi Rp 45.00 6.531.000.344.00 2.011.

705. Hal ini terlihat pada beberapa akun dalam Neraca .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 3.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.925. Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 belum sepenuhnya mengambarkan struktur kekayaan Pemerintah Kota Makassar Hasil pemeriksaan atas Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah per 31 Desember 2004 menunjukkan bahwa struktur kekayaan Pemerintah Kota Makassar belum seluruhnya disajikan.00 Atas koreksi tersebut.034.035.750.579.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 45.202.000.087.973.00 Saldo setelah koreksi Rp 181.000.00 13) Barang Bercorak Seni dan Budaya Saldo sebelum koreksi Rp 143. Catatan Pemeriksaan yang mempengaruhi kewajaran Laporan Keuangan Daerah 1. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada laporan keuangannya.425.830.3.908.072.00 Saldo setelah koreksi Rp 8.830.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.500.000.000.375. Catatan Pemeriksaan Hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah yang disajikan oleh Pemerintah Kota Makassar dapat diungkapkan minimal sebanyak 11 (sebelas) catatan pemeriksaan yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Kota Makassar dan DPRD Kota Makassar untuk meningkatkan kualitas laporan keuangannya.658.00 14) Bangunan Dalam Pengerjaan Saldo sebelum koreksi Rp 6.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.434.597.600.750.904.00) Saldo setelah koreksi Rp 98.338.00 11) Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.125.113.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.885.859.000.863.174.10) Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 10. 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (45.963.00 12) Buku / Perpustakaan Saldo sebelum koreksi Rp 135.000.772.172.

473.282.193.00. Data tunggakan yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar menunjukkan jumlah tunggakan pajak daerah per 31 Desember 2004 yang belum dicatat sebagai piutang daerah dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp394.000.62.720. Piutang Retribusi Pasar .413. Piutang Pajak Hotel sebesar Rp166. Piutang Pajak Hiburan sebesar Rp23.00.129.334.00.00 b.00 c. Piutang Pajak Restoran sebesar Rp203. terdiri dari : 1) Piutang Pajak Daerah.00 c.175.697. terdiri dari : a.970.00.360. Piutang Daerah Berdasarkan hasil konfirmasi kepada beberapa dinas/unit kerja pengelola pendapatan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar diketahui bahwa masih terdapat tunggakan pajak dan retribusi daerah sampai dengan 31 Desember 2004 belum terealisasi penerimaannya seluruhnya sebesar Rp1.711.Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD.797.159. Piutang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) .244.517. b.500.407.500.Daerah yang belum dicatat sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dengan rincian sebagai berikut : a.00 2) Piutang Retribusi Daerah Hasil konfirmasi pada beberapa dinas/unit kerja pengelola retribusi daerah diperoleh data jumlah tunggakan retribusi daerah per 31 Desember 2004 yang belum dicatat sebagai piutang daerah dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp659. Piutang Retribusi Tempat Rekreasi Dinas Pariwisata sebesar Rp27.Perusahaan Daerah Pasar Makassar Raya sebesar Rp15.012.00.00. 3) Piutang Lain-lain Berdasarkan pemeriksaan atas bukti-bukti penerimaan daerah Tahun Anggaran 2004 dijumpai jumlah piutang lain-lain seluruhnya sebesar Rp495. BPR) sebesar Rp601.980. terdiri dari : a.660.438. Dari jumlah tersebut terdapat piutang lain-lain yang belum disajikan dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp190.360.00 dengan rincian sebagai berikut : .Dinas Peleyanan Darurat dan Pemadam Kebakaran sebesar Rp15. d. Piutang Retribusi Alat Pemadam Kebakaran .

b.000.000.000. BPR belum disetor ke Kas Daerah dan sampai dengan per 31 Desember 2004.000.000.517.833. Jasa Giro Hasil pemeriksaan atas rekening penerimaan pada PD. Jumlah royalti yang telah jatuh tempo tahun 2003 adalah sebesar Rp120.000.334.000.000.00) (Rp13.00 sebagai Rp120.PERTA/DIPARDA dan No.000.00 dicatat sebagai penerimaan Retribusi Tempat Wisata oleh Dinas Pariwisata yang seharusnya merupakan penerimaan royalti.000.00 yang diperoleh dari penyimpanan retribusi daerah pada PD.416. Hasil konfirmasi pada dinas/unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar diperoleh data tentang jumlah persediaan bahan pakai habis/material yang sampai dengan 31 Desember 2004 belum dimanfaatkan seluruhnya sebesar Rp262. 27/PPN-KPPK/X/03 tanggal 30 Oktober 2003 disepakati bahwa PT.00 Rp133.1/023/S. Sub Bagian Pembukuan belum mencatat sebagai piutang daerah dalam Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.a. 666. Adapun jumlah royalti yang belum diterima oleh belum Pemerintah dicatat Kota – Makassar royalti sebesar dalam Rp13.000. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama tentang kontrak penggunaan Pulau Kayangan antara Pemerintah Kota Makassar dengan PT. diketahui terdapat jasa giro sebesar Rp42.00 piutang Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.00.00 dengan rincian sebagai berikut : .000.00 dan tahun 2004 sebesar Rp133.00. Putra-Putra Nusantara untuk Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp133. Putra-Putra Nusantara No.174.000. Putra-Putra Nusantara selaku pelaksana pengelola Pulau Kayangan diwajibkan membayar royalti penggunaan Pulau Kayangan kepada Pemerintah Kota Makassar setiap tahun selama periode 25 tahun seluruhnya sebesar Rp13. b.669.585.00. Penelusuran lebih lanjut atas bukti-bukti penerimaan diperoleh bukti penerimaan royalti dari PT.000. Persediaan Bahan Pakai Habis/Material Dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 yang disusun oleh Sub Bagian Pembukuan belum menyajikan persediaan bahan pakai habis/material.669. Piutang Royalti Berdasarkan Laporan Realisasi Penerimaan Daerah Tahun Anggaran 2004 khususnya Retribusi Tempat Wisata diketahui bahwa jumlah realisasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 adalah sebesar Rp369.000.000.000. BPR.

00 d.160.947.000.00 b.00 e.00 b) Persediaan karcis Retribusi Izin Trayek pada Dinas Perhubungan senilai Rp3.00 dengan rincian sebagai berikut : a) Persediaan karcis pada Dinas Pendapatan Daerah yang belum disalurkan kepada PD.00 h. Persediaan ATK pada Dinas Pariwisata senilai Rp147. Persediaan ATK pada Dinas Perhubungan senilai Rp218.500.00 3) Persediaan Alat Tulis Kantor (ATK) Persediaan ATK yang tersisa sampai dengan 31 Desember 2004 dan belum digunakan pada dinas/unit kerja seluruhnya senilai Rp39.00 g.500.037.500.262.00 c) Persediaan karcis retribusi pasar pada PD.875. Persediaan ATK pada Dinas Pendapatan Daerah senilai Rp9.000. Investasi Jangka Panjang Berdasarkan Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 diketahui jumlah Investasi Jangka Panjang-Investasi Aset Daerah yang dipisahkan adalah senilai Rp290.936.15.900.000.732.953. Persediaan ATK pada Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Makassar senilai Rp20.500.187.000.434. Persediaan ATK pada Dinas Cipta Karya senilai Rp1.500.00 c.00. Pada Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar telah melakukan penilaian kembali atas penyerahan aset kepada PD Terminal Makassar Metro dan diketahui bahwa jumlah jumlah .400.00 d) Persediaan karcis retribusi tempat wisata pada Dinas Pariwisata senilai Rp2.00 f. 2) Persediaan benda berharga Persediaan karcis (benda berharga) pada dinas/unit kerja yang mengelola pendapatan khususnya retribusi daerah yang pelaksanaan pemungutannya menggunakan karcis.825.927. Pasar senilai Rp4.537.140.461.670. Persediaan ATK pada Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran senilai Rp2.953.00 c.00 dengan rincian sebagai berikut : a.972. sisa karcis yang belum terpakai sampai dengan 31 Desember 2004 seluruhnya senilai Rp20. Terminal yaitu Retribusi bus cepat dan bus antar kota (Retribusi Terminal) seluruhnya senilai Rp10.000. Persediaan ATK pada Dinas Bina Marga senilai Rp2.1) Persediaan obat-obatan Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan yaitu persediaan obat-obatan yang disimpan pada gudang farmasi dan belum dimanfaatkan sampai dengan 31 Desember 2004 adalah senilai Rp202.811. Persediaan ATK pada Badan Pengawas Daerah senilai Rp1.

909.00. penambahan investasi senilai Rp28. Aktiva Lain-lain .000.087. 3) Pembangunan gedung tempat kerja Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Sektor Biringkanaya senilai Rp104.885.250.00 (Rp68. terdiri dari : 1) Pembangunan puskesmas keliling di atas air Dinas Kesehatan senilai Rp220.109.110. Utang Jangka Pendek Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 belum menyajikan jumlah utang jangka pendek Pemerintah Kota Makassar seluruhnya senilai Rp38.aset yang telah diserahkan senilai Rp68.880.65% atau senilai pembangunan Rp6. Penjelasan tentang Bangunan Dalam Pengerjaan diuraikan selengkapnya dalam Catatan Pemeriksaan No.451.942.00.830.482.00) belum disajikan dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.872. 6. 4) Pembangunan saluran primer/sekunder dan paving blok yang dilaksanakan oleh Dinas Cipta Karya senilai Rp454.740.601.Bangunan Dalam Pengerjaan Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 belum menyajikan nilai bangunan dalam pengerjaan seluruhnya senilai Rp8.500. Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan pada PD.00.730.00. 5) Pembangunan gedung menara (tower) kantor Walikota Makassar dan gedung perparkiran Balaikota Makassar yang dilaksanakan secara For Finance Sharing sampai dengan 31 Desember 2004 berdasarkan realisasi fisik yang telah dikerjakan sebesar 18.00.364.912.509.942.242.953.595.872.00.043.482. Dalam Neraca.00. 2) Pembangunan krisis center PKM Tamalanrea Dinas Kesehatan senilai Rp395.909.609.953.859.172.034. yang terdiri dari : 1) Utang Belanja Terdapat utang belanja kegiatan tahun anggaran lalu yang belum dicatat sebagai kewajiban Pemerintah Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp12.601. .Rp40. e. d.00 .200.00.423.40 terdiri dari : a) Utang belanja Sekreretariat Daerah yaitu kegiatan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran sebesar Rp87.451.47. Terminal Makassar Metro masih dicatat senilai Rp40.00.

283.000.882.883.991. 2) Utang Pajak Terdapat utang Pemerintah Kota Makassar berupa utang PPN.996.397.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No. Uraian selengkapnya pada catatan pemeriksaan No. c) Depkeu SLA. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) senilai Rp10.70.873.790.00 telah disetor ke Kas Daerah namun belum disetor ke Kas Negara.829.1653-IND) senilai Rp1. d) Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.947. e) Utang belanja atas pekerjaan pembangunan mess Pemerintah Daerah Kota Makassar di Jakarta senilai Rp466. terdiri dari : a) Utang PPN dan PPh Pasal 21 Pemegang Kas Sekretariat DPRD seluruhnya sebesar Rp43.33. Ekuitas Dana Donasi Berdasarkan Laporan Hasil Apraizal atas asset Pemerintah Kota Makassar yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2004 diketahui jumlah asset daerah .75.000. c) Utang belanja pembangunan Menara (Tower) Balaikota Makassar senlaii Rp6.40.000.07 terdiri dari : a) Depkeu SLA. b) Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.615. PPh pasal 21 dan PPh Pasal 22 yang belum disetor ke Kas Negara seluruhnya sebesar Rp476.292.2408-IND) senilai Rp13. 17 Pebruari 1982 senilai Rp328. 3) Utang Pemerintah Pusat Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat saldo Utang Jangka Panjang senilai Rp67.118.871.396. f.885.548. Dari jumlah tersebut dapat diketahui bahwa terdapat utang jangka panjang yang sudah jatuh tempo sehingga dapat dikategorikan sebagai utang lancar (utang kepada pemerintah pusat) senilai Rp25.700.859.00.061.243. b) Utang PPh Pasal 21 Pemegang Kas Kecamatan Makassar sebesar Rp595.00. 7.913.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.00 d) Utang belanja atas pekerjaan peningkatan jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar senilai Rp3.000.500.00.661.177.62.348.448.b) Utang belanja Dinas Cipta Karya atas belanja pemeliharaan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran sebesar Rp1.800.000.524. c) Utang PPN dan PPh Pasal 21 dan 22 Pemegang Kas Sekretariat Daerah Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp432.174.00.00.00.

00.427. Akibat yang ditimbulkan dari permasalahan tersebut di atas adalah : a. b. Laporan Keuangan Neraca Daerah yang belum menggambarkan struktur kekayaan Pemerintah Kota Makassar dapat mempengaruhi kewajaran laporan keuangan.Diinvestasikan dalam asset tetap.040. Berkaitan dengan hal tersebut. Kurangnya koordinasi antara Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar dengan dinas/unit kerja dalam hal penyusunan Laporan Keuangan Neraca. dalam pelaksanaan Tahun Anggaran 2005 akan diupayakan penyempurnaannya dengan .dan ekuitas dana yang dimiliki pemerintah daerah pada akhir periode akuntansi. b. Tujuan neraca adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan daerah pada saat tertentu. Dinas/unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makasar tidak melaporkan datadata kekayaan daerah yang dikuasai dan dimilikinya pada akhir tahun anggaran. Dari jumlah asset tersebut. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.000. diketahui bahwa terdapat asset yang diperoleh dari hibah atau donasi pihak ketiga yang belum dicatat dalam Ekuitas Dana Donasi seluruhnya senilai Rp4.506. Pelaporan keuangan harus menyajikan secara wajar dan mengungkapkan secara penuh kegiatan pemerintah daerah dan sumber daya ekonomis yang dipercayakan. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.054. serta menunjukkan ketaatan terhadap peraturan perundangundangan.195. b. hutang. Keadaan tersebut bertentangan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002 tentang Pedoman Pengurusan.291. Pengguna laporan keuangan tidak dapat memanfaatkan laporan keuangan untuk pengambilan keputusan dan/atau mengeluarkan kebijakan keuangan Pemerintah Kota Makassar.00 dan telah diakui dan dicatat sebagai Ekuitas Dana Umum . dalam lampiran XXIX tentang Kebijaksanaan Akuntansi Umum menyebutkan bahwa: a. dimana posisi keuangan daerah adalah keadaan aktiva. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan hal tersebut akan dicatat dan disajikan dalam Neraca Daerah.seluruhnya senilai Rp3. Permasalahan tersebut disebabkan oleh : a.

000. BPR melalui loket yang tersedia pada Kantor Pelayanan Perizinan. BPR) Berdasarkan hasil pemeriksaan atas realisasi penerimaan daerah yang dituangkan dalam Rancangan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004. BPR yaitu : a. Retribusi Izin Trayek . b. Retribusi Surat Izin Tempat Usaha (SITU) . diketahui bahwa terdapat retribusi daerah sebanyak 10 (sepuluh) jenis retribusi yang dikelola oleh dinas/unit kerja fungsional Kota Makassar. Retribusi Infokom .Dinas Informasi dan Komunikasi h.membangun dan melengkapi sistem pelaporan di seluruh entitas untuk memungkinkan data yang berkaitan dengan akun-akun Neraca. Memerintahkan tahun anggaran. Retribusi Izin Usaha Jasa Konstruksi . Retribusi Tempat Rekreasi dan Retribusi Penyeberangan di atas air . Retribusi Pelataran . 2. j.Dinas Tenaga Kerja secara tertulis kepada seluruh Kepala Dinas/Unit Kerja melaporkan data-data kekayaan daerah yang dikuasai dan dimiliki pada akhir Mekanisme pemungutan retribusi tersebut adalah sebagai berikut : a.413.Dinas Perhubungan f.Dinas Tata Bangunan b. penyetoran penerimaannya ke Kas Daerah melalui PD.334. b. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan . Retribusi Penggalian Jalan . Penyelesaian administrasi perizinan dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Perizinan yang selanjutnya menyampaikan kepada pemohon melalui jasa kantor pos atau cara lain yang isinya memuat bahwa berkas pemohon telah diteliti dan memenuhi syarat untuk diterbitkan izinnya dan yang bersangkutan diundang untuk memenuhi kewajibannya menyetor ke dalam rekening PD.Kantor Pelayanan Perizinan c. Pemberian izin kepada pemohon dilakukan terlebih dahulu melalui proses kajian teknis oleh dinas/unit kerja fungsional.00 yang mengendap pada PD.Bagian Penyusunan Program i. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a. . Meningkatkan koordinasi seluruh unit kerja dalam hal penyusunan Laporan Keuangan.Dinas Perindustrian dan Perdagangan d. Terdapat penerimaan Retribusi IMB sebesar Rp601.Dinas Bina Marga g. Bank Perkreditan Rakyat (PD.Dinas Pariwisata e.00 dan Jasa Giro sebesar Rp42.Dinas Pendapatan Daerah Retribusi Tenaga Kerja .517. Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .

00 (Rp601.00 yang telah diperoleh PD.00 dan jasa giro sebesar Rp42. Pihak Direksi PD.747. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.00 + Rp42. BPR setiap bulan. Akibatnya penerimaan daerah seluruhnya sebesar Rp643. sehingga terdapat penerimaan daerah yang mengendap pada PD. meskipun pada akhir Tahun Anggaran 2003 seluruh hasil penerimaan daerah disetorkan ke Kas Daerah.c. BPR menyetorkan ke Kas Daerah dengan menggunakan Surat Tanda Setoran (STS) secara berkala dan kolektif. BPR mengakui hal tersebut di atas dan menanggapi bahwa secara umum peranan PD. BPR ke Kas Daerah pada bulan berjalan. Pasal 40 ayat (2) yang menyatakan bahwa Satuan Pemegang Kas wajib menyetor seluruh uang yang diterimanya ke bank atas nama rekening Kas Daerah paling lambat satu hari kerja sejak saat uang kas diterima.517. masih terdapat penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp601. Permasalahan tersebut di atas tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No.334. Mekanisme pemungutan dan penyetoran retribusi tersebut di atas masih dilaksanakan selama Tahun Anggaran 2004 sehingga pengendapan penerimaan masih terjadi pada tahun anggaran 2004 dan sampai dengan 31 Desember 2004. BPR yaitu memberikan bantuan kredit mikro kepada pengusaha kecil dengan syarat dan bunga yang lebih rendah dibanding dengan bank .334. BPR. PD.517. BPR dari simpanan penerimaan retribusi daerah sampai dengan tanggal 31 Desember 2004 belum disetor ke Kas Daerah.03 Tahun 2002. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.413.413.000. Pelaksanaan pemungutan retribusi seperti yang telah diuraikan diatas diatur dengan Surat Keputusan Walikota Makassar No.517. Bank Perkreditan Rakyat yang sangat minim sehingga dana Daerah Pemerintah Kota Makassar digunakan sebagai modal kerja perusahaan. Hasil pemeriksaan terdahulu (pemeriksaan atas Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2003) menunjukkan bahwa hasil penerimaan retribusi daerah setiap bulan tidak seluruhnya disetor oleh PD.000. Hal ini disebabkan kondisi keuangan PD. Pemerintah Kota Makassar telah mengeluarkan Peraturan Walikota Nomor 14 Tahun 2005 tentang Tata Cara Pemberian Izin Pada Pemerintah Kota Makassar yang antara lain mengatur bahwa penyetoran penerimaan retribusi daerah tidak lagi melalui PD.00) tidak dapat digunakan tepat waktu untuk membiayai belanja daerah. tanggal 25 Januari 2002 tentang Penetapan Kembali Tata Cara Pemberian Izin Dalam Kota Makassar. Namun dalam Tahun Anggaran 2005.

791.00 ke Kas Daerah.310.684. Penerimaan dari pemerintah pusat sebesar Rp2. berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 tanggal 1 September 2004. Menegur secara tertulis Direktur PD BPR karena dengan sengaja tidak menyetorkan penerimaan daerah secara tepat waktu dan agar segera menyetorkan dana seluruhnya sebesar Rp643.750. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a.00.00 dan SKLB Nomor 00009/401/02/801/03 tanggal 10 September .626. Mengenai pengendapan penerimaan retribusi IMB sebesar Rp601. Mengupayakan perbaikan kondisi keuangan PD BPR agar dapat memenuhi misinya. atau mengalami kenaikan sebesar Rp4.962.00 berdasarkan Surat Ketetapan Lebih Bayar (SKLB) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak Nomor 00003/401/01/801/03 tanggal 30 Desember 2002 sebesar Rp4.626.000. target PAD direvisi menjadi sebesar Rp82.517. Penelusuran lebih lanjut atas penerimaan restitusi PPh 21 tersebut diketahui bahwa jumlah restitusi PPh 21 yang akan diterima dari pemerintah pusat (piutang kepada pemerintah pusat) seluruhnya sebesar Rp9.263.412.477. BPR masih kekurangan modal kerja sehingga dana Pemerintah Daerah Kota Makassar yang disimpan dalam rekening PD. Selanjutnya.00 pada akhir Tahun Anggaran 2004 dilakukan karena adanya penarikan dana yang cukup besar oleh PDAM Kota Makassar sehingga dana tersebut digunakan untuk menutupi kekurangan modal kerja perusahaan.747.194.15%.140.00 berupa restitusi kelebihan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) disajikan sebagai komponen Penerimaan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Makassar menganggarkan penerimaan daerah yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp78.651. b.00 sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2004 tentang Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 tanggal 15 April 2004.500.580.804. diketahui bahwa terdapat penerimaan yang berasal dari restitusi PPh 21 telah dianggarkan dan dicatat untuk kemudian disajikan dalam Rancangan Perhitungan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 sebagai bagian penerimaan yang berasal dari PAD yakni Lain-lain PAD yang sah dengan nilai keseluruhan sebesar Rp2.413.330. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap realisasi PAD per komponen penerimaan.266.684.538.194. 3. Namun dalam perjalanannya PD.00. BPR digunakan untuk menambah modal kerja perusahaan.umum lainnya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.00 atau sebesar 5.

272.00. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan penganggaran Restitusi PPh 21 pada Lain-lain PAD Yang Sah disebabkan penerimaan tersebut merupakan bagian dari kelebihan pembayaran subsidi Tunjangan PPh Gaji PNS Pemerintah Kota Tahun Anggaran sebelumnya.762. definisi piutang adalah hak atau klaim kepada pihak ketiga yang diharapkan dapat dijadikan kas dalam satu periode akuntansi. Sedangkan pengakuan piutang adalah pada saat akhir periode akuntansi berdasarkan jumlah kas yang akan diterima dan jumlah pembiayaan yang telah diakui dalam periode berjalan. Sampai dengan 31 Desember 2004. sehingga seharusnya pengakuan piutang PPh 21 dilakukan pada saat keluarnya SKLB dan penerimaannya dicatat sebagai pembiayaan penerimaan piutang dari pemerintah pusat. Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002.626. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar memerintahkan secara tertulis kepada Kepala Sub Bagian Anggaran Setda Kota Makassar agar lebih cermat dalam melakukan penganggaran. Akibatnya PAD Pemerintah Kota Makassar menjadi tidak riil. . Kondisi seperti ini bertentangan sifat penerimaan restitusi PPh 21 yang berasal dari pemerintah pusat atas kelebihan pembayaran PPh 21 yang terjadi akibat perubahan tarif dari 15% menjadi 5% setiap bulannya.00.684. yaitu lebih besar sebesar Rp2. Hal ini disebabkan Kepala Sub Bagian Anggaran Kota Makassar menganggap bahwa penerimaan restitusi PPh 21 merupakan bagian dari kelebihan pembayaran subsidi Tunjangan PPh Gaji PNS Pemerintah Kota Tahun Anggaran sehingga menganggarkan penerimaan restitusi PPh 21 tersebut pada Lain-lain PAD Yang Sah.2003 sebesar Rp4.686. tentang Pedoman Pengurusan.194. namun demikian penganggaran untuk penerimaan yang sejenis dengan restitusi ini akan menjadi perhatian bagi kami pada masa yang akan datang. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada lampiran XXIX. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. penerimaan restitusi PPh 21 tersebut telah diterima seluruhnya oleh Pemerintah Kota Makassar.

825.000.00 yang dikompensasikan dengan pembayaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Pemerintah Kota Makassar Berdasarkan Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 diketahui bahwa Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran pendapatan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar Rp22.013.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Rekening tagihan bulan Januari 2004 sebesar 2) Rekening tagihan bulan Februari 2004 sebesar 3) Rekening tagihan bulan Maret 2004 sebesar Rp 1. Hasil pemeriksaan bukti-bukti DPA yaitu daftar tagihan listrik PJU dari PT.d. PLN (Persero) Wilayah VII Cabang Makassar.000.d. Somba Opu (Taman Safari s. Datu Museng) Kota Makassar.000.00 sedangkan alokasi anggaran belanja biaya listrik Penerangan Jalam Umum (PJU) sebesar Rp15. PLN (Persero) Wilayah VII Cabang Makassar pada Pemerintah Kota Makassar. 510.00 belum dilakukan pembayaran.000.00 Rp 4.00 dan telah terealisasi sebesar Rp25.022. Pembayaran biaya listrik PJU kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) dilakukan dengan cara dikompensasikan dengan penerimaan PPJ yang diterima dari PLN dimana setiap bulannya penerimaan PPJ masih lebih besar dibandingkan dengan biaya listrik PJU (surplus).d.892.515.682.320.1/ DCK/IV/2003 tanggal 23 April 2003 tentang pekerjaan pemasangan reklame PT.12/125.00. PT. Desember 2004 atas nama PT.564. Bukti kuitansi tagihan listrik yang telah dilakukan pembayaran oleh PT. Duta Niaga Jumantara baru melakukan penyetoran/pembayaran ke Kas Daerah untuk tagihan bulan Januari s.377.500. Duta Niaga Jumantara pada tiang lampu jalan yang terletak di Jl.00. Duta Niaga Jumantara seluruhnya sebesar Rp27. Duta Niaga Jumantara sebesar Rp14.00 Rp 3. Duta Niaga Jumantara mempunyai kewajiban membayar tagihan listrik reklamenya kepada Pemerintah Kota Makassar. Untuk pembayaran listrik atas kedua titik lampu jalan tersebut.377. Juni 2004 seluruhnya sebesar Rp13. Jl. Adapun pencatatannya dilakukan melalui prosedur pencatatan Daftar Pembukuan Administratif (DPA).145.00 yang telah dikompensasikan dari penerimaan PPJ Pemerintah Kota Makassar.000.515.772. Terdapat tagihan listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) PT. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut : a. Pemerintah Kota membayar biaya listrik PJU kepada PT.145. sehingga PT.571. diperoleh bukti-bukti pembayaran listrik bulan Januari 2004 s. Duta Niaga Jumantara berdasarkan kontrak No.825. Dalam Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar dhi. sedangkan untuk tagihan bulan Juli s.4.598.195.979.d.000. Kepala Dinas Cipta Karya telah melakukan kontrak dengan PT.970.00 dan telah terealisasi sebesar Rp14. Penghibur dan Jl. Duta Niaga Jumantara seluruhnya sebesar Rp13.115.00 . Desember 2004 sebesar Rp14.

Somba Opu (Taman Safari s.377.088.546. Menagih PT Duta Niaga Jumantara untuk segera menyetor ke Kas Daerah minimal sebesar Rp14.126. Duta Niaga Jumantara yang tidak membayar tagihan biaya listriknya kepada PLN sesuai ketentuan. Keadaan tersebut tidak sejalan dengan Surat Perjanjian/Kontrak No.00 a.00 6) Rekening tagihan bulan Desember 2004 sebesar Rp 2.00.00 Dengan demikian PT.377. Datu Museng) Kota Makassar. Duta Niaga Jumantara) berhubungan langsung dengan PLN mengenai pembayaran rekening PJU setiap bulannya atas dua titik lampu reklame yang terletak di Jl.00 dan oleh Pemerintah Kota Makassar diakui dan dicatat sebagai piutang kepada PT.00. Kondisi tersebut mengakibatkan : a. dengan rincian sebagai berikut : 1) Rekening tagihan bulan Juli 2004 sebesar 2) Rekening tagihan bulan Agustus 2004 sebesar 4) Rekening tagihan bulan Oktober 2004 sebesar Rp 2. b.000.00 3) Rekening tagihan bulan September 2004 sebesar Rp 5.00 Rp 0. Duta Niaga Jumantara atas pembayaran biaya listrik Penerangan Jalan Umum yang telah dikompensasi dari penerimaan Pajak Penerangan Jalan.922. PT.040.350.00 b. Bukti kuitansi tagihan listrik yang belum dilakukan pembayaran oleh PT.555.409.00 Rp 1. Penerimaan PPJ yang tercatat pada Laporan Realisasi Penerimaan Tahun Anggaran 2004 tidak riil dan dapat mempengaruhi kewajaran pelaporan keuangan.380. Terhadap temuan BPK dijelaskan bahwa untuk keterlambatan pembayaran kepada pihak ketiga (PT. Duta Niaga Jumantara namun telah dibebankan pada penerimaan PPJ Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp14.12/125.d.230.4) Rekening tagihan bulan April 2004 sebesar 5) Rekening tagihan bulan Mei 2004 sebesar 6) Rekening tagihan bulan Juni 2004 sebesar Rp 1.140. Terjadi kerugian daerah sebesar Rp14. Duta Niaga Jumantara masih berkewajiban membayar biaya tagihan listrik atas pemasangan reklamenya kepada Pemerintah Kota Makassar sebesar Rp14. b.n.546.00 Rp 1. Hal tersebut disebabkan adanya unsur kesengajaan PT.1/DCK/IV/2003 tanggal 23 April 2003 Pasal 5 ayat (3) yang menyatakan Pihak Kedua (PT. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a.377.00 5) Rekening tagihan bulan November 2004 sebesar Rp 2. Duta Niaga Jumantara) pada PJU akan segera diselesaikan oleh yang bersangkutan.825.275.825.825.00 Rp 1. Meninjau kembali perjanjian kerja sama dengan PT Duta Niaga Jumantara.140. .377.825.000. 510. Penghibur dan Jl. Duta Niaga Jumantara (piutang lain-lain).

000. yang diadakan melalui belanja barang dan jasa belum dicatat sebagai barang inventaris dalam Daftar Aktiva Tetap seluruhnya senilai Rp189. penyuluhan dan pengadaan sarana dan prasarana penunjang pengelolaan PBB Kota Makassar. Terdapat asset daerah seluruhnya senilai Rp2. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar melakukan pengadaan/pembelian asset sebanyak 2 jenis seluruhnya sebesar Rp139.750.750. Kedua jenis asset tersebut belum diakui dan dicatat sebagai aktiva tetap dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Pembelian mobil tersebut dibayarkan melalui Pengisian Kas (PK).970/1380/A/XII/2004 tanggal 30 Desember 2004. Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar Dalam Tahun Anggaran 2004 Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar mengalokasikan dana Insentifikasi/Ekstensifikasi dan Koordinasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada rekening Belanja Publik .700.Belanja Administrasi Umum Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp4.714.000.990/1365.024/ 1377.00 dan telah direalisasikan seluruhnya atau 100%. Berdasarkan Surat Perintah dari Walikota Makassar No.967. Atas dasar surat tersebut. 2) Pengadaan 1 (satu) set mic komprensi sebesar Rp49.750.500. .00 yang terjadi pada : a. Abdi Nusantara Perkasa sesuai kuitansi No.000.00 serta Fasum dan Fasos yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar belum disajikan dalam Neraca Daerah Berdasarkan hasil pemeriksaan secara sample atas Surat Pertanggungjawaban Pemegang Kas pada Dinas/unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 ditemukan beberapa barang inventaris kantor dan inventaris rumah tangga.00 yang dilaksanakan oleh CV.5.02762 tanggal 29 Desember 2004 dan SPK No.000.A/A/XII/2004 tanggal 20 Desember 2004 serta Berita Acara Penyerahan Barang No. terdiri dari : 1) Pembelian 1 (satu) unit mobil Toyota Kijang pick up sebesar Rp90.A/A/XII/2004 tanggal 29 Desember 2004. Pembelian mic komprensi tersebut juga dibayarkan melalui Pengisian Kas (PK).00 sesuai bukti kuitansi No. Haji Kalla berdasarkan Berita Acara Serah Terima Kendaraan No.024/1377.520.718.00.973/247/SP/Dipenda tanggal 26 Oktober 2004 antara lain menyebutkan bahwa Walikota Makassar memerintahkan untuk 10% (sepuluh persen) peruntukannya diarahkan untuk kegiatan pendataan.A/A/XII/2004 tanggal 27 Desember 2004 yang dilaksanakan oleh NV.000.60/XII/ ANP/2004 tanggal 29 Desember 2005 dan nota pesanan barang No.

00. Pemeriksaan atas bukti pengeluaran belanja tersebut diketahui bahwa pengeluaran untuk pemasangan jaringan LAN adalah pembelian komputer dan jaringannya sebesar Rp50. .00 dan telah terealisasi seluruhnya (100%).340. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Berdasarkan DASK Bappeda Tahun Anggaran 2004. dialokasikan anggaran untuk pemasangan jaringan Local Area Network (LAN) pada rekening Belanja Operasional dan Pemeliharaan . 2) Belanja pemeliharaan gedung kantor seluruhnya senilai Rp894.331.217. dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 diketahui jumlah asset yang diperoleh dari belanja modal seluruhnya sebesar Rp59.100.00. Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Penelusuran atas bukti pengeluaran belanja pemeliharaan yang dilaksanakan oleh Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran diketahui bahwa terdapat belanja pemeliharaan gedung tempat kerja Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran yang belum dikapitalisasi menambah nilai aktiva dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 senilai Rp84.000. ditemukan adanya belanja barang inventaris dan belanja pemeliharaan asset yang seharusnya dikapitalisasi menambah nilai asset tersebut seluruhnya senilai Rp2. Dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.Jasa pihak ketiga sebesar Rp50.00 yang seharusnya dicatat sebagai asset daerah dalam Daftar Aktiva pada Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.107.639.00. barang inventaris tersebut belum diakui dan belanja pemeliharaan belum dikapitalisasi menambah nilai aktiva dalam Laporan Keuangan Neraca Pemerintah Kota Makassar.000.827. terdiri dari : a.743.000.000. Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik atas SPJ Pemegang Kas pada dinas/unit kerja Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 khususnya pada rekening belanja pemeliharaan.00.00 yaitu pada : 1) Belanja pemeliharaan rumah tangga yaitu pembelian barang inventaris sebanyak 39 jenis barang senilai Rp462.062.727. Selain hal tersebut di atas. b.b.000.069.000.500. Sekretariat Daerah Kota Makassar Hasil pemeriksaan atas bukti pengeluaran belanja pemeliharaan pada Sekretariat Daerah Kota Makassar. ditemukan adanya pembelian barang inventaris dan belanja pemeliharaan yang seharusnya dikapitalisasi menambah nilai aktiva seluruhnya senilai Rp2.00.Belanja Barang dan Jasa .500.00 3) Belanja pemeliharaan rumah dinas seluruhnya senilai Rp750.500.000.

Dinas Pariwisata Penelusuran dilaksanakan Keuangan oleh atas bukti pengeluaran belanja pemeliharaan terdapat seluruhnya yang belanja senilai Dinas Daerah Pariwisata Tahun diketahui Anggaran bahwa 2004 pemeliharaan yang belum dikapitalisasi menambah nilai aktiva dalam Laporan Neraca Rp139. Dengan demikian jumlah asset daerah Pemerintah Kota Makassar yang belum dicatat dalam Daftar Aktiva Tetap seluruhnya senilai Rp2. Hasil penilaian atas asset daerah (apraizal) Pemerintah Kota Makassar yang dilaksanakan oleh PT. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan : a.500.00.478. Dalam APBD.000. Selain hal tersebut di atas.00 dan asset yang diperoleh dari biaya pemeliharaan yang dapat dikapitalisasi menambah nilai aktiva seluruhnya senilai Rp2. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : 1) Pasal 65 ayat (1) menyatakan bahwa seluruh barang yang pengadaannya atas beban APBD wajib dibukukan kedalam rekening Aset Daerah yang berkenaan. dan dicatat dalam Daftar Aset Daerah sesuai ketentuan. 2) Lampiran XXIX tentang Kebijakan Akuntansi yang menyebutkan : .520.750.00. Pemerintah Kota Makassar juga telah menerima fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) dari developer perumahan di lingkup Kota Makassar sebanyak 8 developer dengan jumlah fasum dan fasos sebanyak 14 lokasi di Kota Makassar.500.000. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.00 terdiri dari : 1) Renovasi bangunan Musium Kota Makassar senilai Rp89.217.331.000. biaya pemeliharaan tersebut seharusnya dianggarkan sebagai belanja modal sehingga pada akhir tahun dicatat dalam jurnal korolari sebagai aktiva tetap dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004. Daftar fasum dan fasos yang sudah diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar namun belum diapraizal dapat dilihat pada Lampiran 6. Raxindo Wardana dalam Tahun Anggaran 2004 belum termasuk fasum dan fasos tersebut sehingga belum dapat disajikan dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah.c.000. terdiri dari asset yang diperoleh dari belanja barang dan jasa senilai Rp189. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.967. Keputusan Menteri Dalam Negeri No.788.00 Perincian pengadaan barang inventaris melalui belanja pemeliharaan dapat dilihat pada Lampiran 6.690.00 2) Pemeliharaan makam Raja-raja Tallo senilai Rp49.

meningkatkan efisiensi dan/atau menurunkan biaya pengoperasian aktiva tetap. pembangunan.a) Aktiva tetap dapat diperoleh dari dana yang bersumber dari sebagian atau seluruh APBD melalui pembelian.00 serta fasum dan fasos yang belum tercatat dalam daftar aktiva tetap akan mempengaruhi kewajaran laporan keuangan kota Makassar. instalasi dan jaringan.520. b. meubelair dan perlengkapan serta buku-buku perpustakaan. kendaraan. Pengembangan aktiva tetap diharapkan akan memperpanjang usia aktiva tetap. jalan dan jembatan. Perolehan aktiva sebesar Rp2. b. (2) Pengembangan aktiva adalah peningkatan nilai aktiva tetap karena meningkatnya manfaat aktiva tetap.967. Biaya pengembangan akan dikapitalisasi ditambahkan pada harga perolehan aktiva tetap yang bersangkutan.500. Penilaian asset daerah berupa fasum dan fasos yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar belum dilakukan. dan Koordinasi PBB bukan untuk pengadaan . donasi dan pertukaran dengan aktiva lainnya. Dokumen Anggaran Satuan Kerja (DASK) Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar Tahun 2004 menguraikan bahwa biaya yang digunakan untuk Intensifikasi/Ekstensifikasi barang/jasa. Kepala Sub Bagian Anggaran kurang cermat dalam menyusun anggaran belanja khususnya terhadap pembelian barang inventaris melalui belanja barang dan jasa serta belanja pemeliharaan yang seharusnya dianggarkan sebagai belanja modal. bangunan air. Hal ini disebabkan : a. b) Pengakuan aktiva : (1) Penambahan aktiva adalah peningkatan nilai aktiva tetap karena diperluas atau diperbesar. Aktiva tetap antara lain terdiri dari tanah. 3) Pasal 55 ayat (2) yang menyatakan bahwa Pengguna Anggaran dilarang melakukan pengeluaran-pengeluaran atas beban Belanja Daerah untuk tujuan lain dari pada yang ditetapkan. Membuka peluang penyalahgunaan kekayaan daerah khususnya terhadap aktiva tetap yang tidak tercantum dalam Neraca Daerah. b. gedung. Hal tersebut di atas dapat mengakibatkan : a. Biaya penambahan akan dikapitalisasi dan ditambahkan pada harga perolehan aktiva tetap yang bersangkutan. mesin dan peralatan.

Realisasi pengeluaran sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar .Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Makassar menyatatakan akan segera mencatat seluruh aset tersebut dan membuat laporan daftar pengadaan. diketahui bahwa terdapat proyek yang masih dalam pengerjaan seluruhnya senilai Rp8. Proyek Tahun Anggaran 2004 yang sampai dengan 31 Desember 2004 belum selesai pekerjaannya dan akan dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2005 (Luncuran) seluruhnya sebesar Rp1.00 atau fisik sebesar 75. Segera melakukan penilaian atas aset yang berada dalam penguasaan Pemerintah Kota dan mencantumkannya dalam Neraca Daerah.50% dari nilai kontrak senilai Rp523.1871/DKK /X/2004 tanggal 26 Oktober 2004 dan telah terealisasi sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar Rp220.00 Anggaran 2004 belum disajikan Berdasarkan realisasi belanja daerah dalam Rancangan Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004.00.500.000. 3) Pembangunan gedung tempat kerja Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Sektor Biringkanaya yang dilaksanakan oleh CV.174.00 terdiri dari : 1) Pembangunan puskesmas keliling di atas air pada Dinas Kesehatan yang dilaksanakan oleh CV.1/050/405/Dipelda tanggal 16 September 2004.830. Memerintahkan secara tertulis kepada Kepala Sub Bagian Anggaran untuk lebih cermat dalam menyusun anggaran belanja dan kepada seluruh Kepala Dinas/Unit Kerja agar lebih teliti dalam mengajukan RASK. dengan rincian sebagai berikut : a.202. b. 6. kami segera akan membuat surat teguran untuk menyusun laporan mutasi pengadaan barang baik belanja modal maupun belanja barang dan jasa. 642.00 atau fisik sebesar 80% dari nilai kontrak senilai Rp250.126.242. Dan kepada unit kerja yang mengadakan pembelian barang inventaris namun belum tercatat dalam daftar inventaris. 912/1723/DKK/X/2004 tanggal 1 Oktober 2004 dan telah terealisasi sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar Rp395. 2) Pembangunan krisis center PKM Tamalanrea Dinas Kesehatan yang dilaksanakan oleh CV.034. Thana Perdana berdasarkan Kontrak No.830.830.087. 024.110. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a.00.500.087. Puncak Harapan berdasarkan Kontrak No.880.034.000. Terdapat bangunan dalam pengerjaan dalam seluruhnya Neraca Daerah sebesar Tahun Rp8.00. Mario Inti berdasarkan Kontrak No.

134.65% atau senilai Rp6. d. Nuansacipta Realtindo Makassar. Adapun pembayarannya belum ada realisasi (0%) sehingga merupakan utang Pemerintah Kota kepada PT.00. 050/399. serta menunjukkan ketaatan terhadap peraturan perundanganundangan.00 atau fisik sebesar 85% dari nilai kontrak sebesar Rp539. dimana posisi keuangan daerah adalah keadaan aktiva.660.Rp104.00 atau fisik sebesar 48.94% dari nilai kontrak senilai Rp349. hutang dan ekuitas dana yang dimiliki pemerintah daerah pada akhir periode akuntansi. Proyek-proyek tersebut di atas bukan merupakan kewajiban Pemerintah Kota Makassar kepada rekanan pelaksana kegiatan karena telah direalisasikan pembayarannya sesuai dengan persentase fisik pekerjaan. Tujuan neraca adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan daerah pada saat tertentu.00.859. b.109. Keadaan tersebut tidak sejalan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002 tentang Pedoman Pengurusan.000. Pelaporan keuangan harus menyajikan secara wajar dan mengungkapkan secara penuh kegiatan pemerintah daerah dan sumber daya ekonomis yang dipercayakan.7/DCK/VIII/04 tanggal 30 Agustus 2004. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Diah Teknik berdasarkan Kontrak No.740.250. c. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.200. 4) Pembangunan saluran primer/sekunder dan paving blok Dinas Cipta Karya yang dilaksanakan oleh CV. Berdasarkan realisasi fisik pembangunan yang telah dikerjakan diperoleh data penyelesaian pekerjaan sebesar 18. Definisi Bangunan Dalam Pengerjaan adalah bangunan yang sampai dengan akhir periode akuntansi belum selesai pengerjaannya sehingga belum dapat digunakan.000. Pembangunan gedung menara (tower) Balaikota Makassar dan gedung perparkiran Balaikota Makassar yang dilaksanakan secara Voor Finance shering sampai dengan 31 Desember 2004 oleh PT. Realisasi pengeluaran sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar Rp454. .9. Bangunan Dalam Pengerjaan diakui pada akhir periode akuntansi berdasarkan jumlah akumulasi biaya sampai dengan akhir periode akuntansi. dalam lampiran XXIX tentang Kebijaksanaan Akuntansi Umum yang menyebutkan bahwa : a.000. b.885. Nuansacipta Realtindo Makassar.00.

Dalam Tahun Anggaran 2003 Walikota Makassar telah mengadakan perjanjian kontrak kerja sama bersyarat dengan PT.361/050/DPRD/XI/2003 tanggal 11 November 2003.768.40.830. .548.00 akan mempengaruhi kewajaran laporan keuangan. Terdapat utang kepada pihak ketiga atas pelaksanaan proyek Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp10.859.548. Kurangnya koordinasi antara Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar dengan dinas/unit kerja pelaksana kegiatan yang pelaksanaan pekerjaannya masih dalam proses atau belum selesai 100% pada akhir tahun anggaran.034.000. Berkaitan dengan hal tersebut dalam pelaksanaan Tahun Anggaran 2005 ini. Laporan kemajuan fisik pekerjaan yang dibuat oleh pengawas lapangan pada dinas/unit kerja tidak disampaikan kepada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar.885.987.050/678/BPP tanggal 23 Juni 2003 tentang Proyek For Finance Sharing Pembangunan Menara dan Gedung Perparkiran Kantor Walikota Makassar dan telah disetujui DPRD Kota Makassar sesuai surat No. dengan rincian sebagai berikut : a. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan akan mencatat bangunan dalam pengerjaan dalam Neraca Tahun Anggaran 2004.40 tidak disajikan dalam Neraca Daerah Berdasarkan pemeriksaan atas realisasi belanja Tahun Anggaran 2004. Hal tersebut disebabkan : a.768.987. sesuai ketentuan yang berlaku. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar memerintahkan secara tertulis kepada seluruh Kepala Dinas/Unit Kerja agar melaporkan pelaksanaan pekerjaan pada akhir tahun anggaran kepada Bagian Keuangan sehingga dapat dicantumkan dalam akun yang tepat di Neraca Daerah. diketahui terdapat pelaksanaan kegiatan proyek yang sampai dengan 31 Desember 2004 belum direalisasikan pembayarannya oleh Pemerintah Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp10.Tidak tercatatnya bangunan dalam pengerjaan ke dalam Neraca Daerah seluruhnya senilai Rp8.087.00. b. 7. Pemerintah Kota Makassar akan membangun suatu sistem pelaporan dan seluruh entitas yang memungkinkan data dan informasi yang berkaitan dengan “Bangunan dalam pekerjaan” ini dapat diperoleh dan disajikan dalam Neraca Tahun Anggaran bersangkutan. Pekerjaan pembangunan menara (tower) dan gedung perparkiran kantor Walikota Makassar senilai Rp6. Nuansacipta Realtindo sesuai surat No.

berdasarkan Laporan Mingguan bulan Desember 2004 yang dibuat oleh PT.00 4) Tahun Anggaran 2007 senilai Rp14.208.d.00. Adapun pembangunan gedung perparkiran dalam Tahun Anggaran 2004 belum dikerjakan.403.759.53 tidak berdasarkan jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dan pemborongan gedung senilai Rp865.213.000. BPK-RI telah merekomendasikan kepada Walikota . Selain itu terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI Perwakilan VII Makassar atas pelaksanaan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2003 dan 2004 dengan pokok dasar “Terdapat Pemborongan Pekerjaan Pembangunan Kantor Walikota dan Gedung Perparkiran Balaikota Makassar yang dilaksanakan secara Voor Finance Sharing dengan kelebihan perhitungan bunga sebesar Rp4.776.885.65% sedangkan realisasi pembayaran 0.00 2) Pekerjaan Gedung Perparkiran senilai Rp8.439. yaitu selama 4 (empat) tahun mulai Tahun Anggaran 2004 s.982.704.00 3) Tahun Anggaran 2006 senilai Rp15.208.00 Sehingga nilai kontrak untuk pekerjaan pembangunan menara dan gedung perparkiran kantor Walikota Makassar seluruhnya senilai Rp58.159.00) yang merupakan kewajiban Pemerintah Kota Makassar kepada PT.859.945.765.277. jika dihitung berdasarkan realisasi fisik yang telah dikerjakan senilai Rp6.543.473.00 2) Tahun Anggaran 2005 senilai Rp16.652.50% atau dengan nilai Rp12. yaitu : 1) Pekerjaan Pembangunan Gedung Menara senilai Rp36.465.00 yang terdiri dari fisik bangunan senilai Rp45.566.045.045.16 belum ada persetujuan dari DPRD Kota Makassar”.000 dan bunga Bank sebesar 15.510.873.000.65% x Rp36. Tahun Anggaran 2007 yang besaran tiap tahunnya.000. adalah sebagai berikut : 1) Tahun Anggaran 2004 senilai Rp12. Dari nilai kontrak tersebut terbagi atas beberapa pekerjaan.000. Nuansacipta Realtindo Makassar.073.00 Pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaksanaan pembangunan gedung menara yang sampai dengan saat pemeriksaan berakhir tanggal 12 Mei 2005 pekerjaannya masih berlangsung.213. Nuansacipta Realtindo Makassar dan disetujui oleh Kepala Dinas Cipta Karya selaku penanggung jawab pembangunan Menara dan Gedung Perparkiran diketahui bahwa laporan realisasi fisik per Desember 2004 mencapai 18.760.481.873.042.00%.Berdasarkan Surat Perjanjian Bersyarat pada Pasal 5 ayat (1) menyatakan pembayaran pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bertahap sesuai Memorandum of Agreement (MOA) antara Pemerintah Kota Makassar dengan PT.00 (18. Nuansacipta Realtindo belum disajikan dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah.045.776.319. (belum dibayarkan).

dimana salah satu kesimpulan rapat tersebut adalah mengenai biaya untuk perbaikan jalan tersebut dilakukan sharing antara pihak Perum Perumnas dengan pihak Pemerintah Kota Makassar dengan porsi pembiayaan untuk Perum Perumnas 50% dan untuk Pemerintah Kota Makassar 50% dari total anggaran yang dibutuhkan. Hasil pertemuan tersebut ditindaklanjuti dengan rapat kerja pada Komisi D DPRD Kota Makassar yang dihadiri oleh Pemerintah Kota Makassar. Dinas Bina Marga dan Camat Tamalanrea yang telah membuat kesepakatan agar jalan utama BTP segera mendapat perbaikan oleh pihak pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Perum Perumnas.16 dengan menerbitkan SK.277. dimana ruas jalan utama tidak dapat bertahan lama sekalipun telah diadakan perbaikan dan mengingat struktur lahan yang sangat labil maka perlu ditingkatkan kualitas jalan pada titik-titik rawan tersebut guna meningkatkan daya tahan dan memperpanjang umur pemanfaatannya.510. Kepala Daerah setelah mendapat persetujuan dari DPRD. DPRD. Dalam rangka merespon kepentingan masyarakat pada umumnya dan khususnya bagi warga masyarakat yang berdomisili pada kawasan BTP Kota Makassar.620/442/BM tanggal 24 Mei 2004 tentang usulan izin prinsip perbaikan jalan Perum Perumnas Bumi Tamalanrea Permai (BTP) yang menyatakan berdasarkan pertemuan pada tanggal 27 Desember 2003 yang dihadiri oleh pihak masyarakat BTP.53 dan pelepasan asset harus jelas dalam kontrak obyek dan nilainya.00.661. 160/172/DPRD/2004 tanggal 17 Juni 2004 yang menyatakan pada prinsipnya menyetujui untuk . Selain itu.473.000. Adapun biaya yang dibutuhkan agar pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan dengan Voor Finance Sharing kepada pihak pelaksana adalah sebesar Rp5.00. Sehubungan dengan hal tersebut Pemerintah Kota Makassar membuat surat kepada Ketua DPRD Kota Makassar No.765.883.160.Makassar agar melakukan peninjauan kembali Surat Perjanjian Kerjasama Bersyarat Perparkiran tentang untuk Pembangunan kelebihan Gedung Kantor Walikota bunga dan Gedung sebesar perhitungan bank Rp4.543.548. BPK-RI juga merekomendasikan agar Pemerintah Kota Makassar melakukan penghapusan gedung kantor lama yang telah dibongkar senilai Rp865. b. Perum Perumnas dan Masyarakat BTP. Berdasarkan surat dari Pemerintah Kota Makassar tersebut maka DPRD Kota Makassar telah menindaklanjuti dengan surat No.000. Pekerjaan peningkatan jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar senilai Rp3. namun sampai saat pemeriksaan berakhir pada tanggal 12 Mei 2005 temuan pemeriksaan BPK-RI tersebut di atas belum ditindaklanjuti.

000. Nugraha Tanamal. 2) Pasal 3 : .000.000. pihak Perum Perumnas telah menyetor dana kepada Kas Daerah Kota Makassar sebesar Rp1. Jangka waktu Pelaksanaan Pekerjaaan selama 150 (seratus lima puluh) hari kalender.00 Tahun Anggaran 2004 diserahkan sebesar Rp1. dan untuk kepentingan tersebut Pihak Kedua menyerahkan biaya sebagaimana dimaksud ayat (1) pasal ini pada a) Pada 2004.160.000. Berdasarkan Nota Kesepahaman Bersama (MOU) tersebut. Dinas Bina Marga melakukan Pelelangan/Pemilihan/Penunjukan Langsung dengan 5 (lima) rekanan/ kontraktor adapun salah satu pemenangnya adalah PT. 22 Januari 2005 telah dilakukan pembayaran sebesar Rp1.000.00.000. dengan Surat Perjanjian Pemborongan No. b) Pada 2005.00.000.Ayat (1) : Pihak Pertama dan Pihak Kedua masing-masing berkewajiban untuk menanggung biaya 50% dari fisik atau nilai total biaya sebesar pekerjaan .580.572. Dinas Bina Marga untuk segera melaksanakan proses tender sesuai dengan aturan yang ditetapkan.00 paling lambat pada bulan September .000.000.00 paling lambat pada bulan September Tahun Pihak Pertama melalui Kas Daerah Kota berikut : diserahkan sebesar Anggaran 2004 Makassar secara bertahap sebagai Rp1. mulai tanggal 26 Agustus 2004 s.000.987.580. Selanjutnya Pemerintah Kota Makassar dhi. untuk itu diminta kepada Pemerintah Kota Makassar dhi.050/245.d.000. Sehubungan dengan hal tersebut maka Pemerintah Kota Makassar mengadakan Nota Kesepakatan Bersama (MOU) dengan Perum Perumnas sesuai Surat Nomor 620/16/S.dilaksanakan dengan sistem Voor Finance Sharing.000.00 sesuai Surat Tanda Setor (STS) tanggal 27 Desember 2004. sedangkan nilai untuk perencanaan Detail Engineering Design (DED) dan pekerjaan pengawasan akan ditentukan kemudian diluar MOU.2/KONT/BM tanggal 26 Agustus 2004.000.PROD/073/30VI/2004 tanggal 02 Juni 2004 dalam MOU tersebut antara lain menyatakan : 1) Pasal 2 ayat (2) menyatakan nilai pekerjaan fisik adalah Rp5.Ayat (2) : Pihak masing-masing Rp2.000. nilai kontrak sebesar Rp4.000.00 Kedua menyerahkan kewajibannya kepada Pihak Pertama untuk melaksanakan perbaikan/peningkatan Ruas Jalan Utama Bumi Tamalanrea Permai (BTP) sebagai salah satu fasilitas umum.Perja/BKS dan Nomor DIR.000.

000. sehingga masih terdapat kewajiban Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp466.47%.40) diperhitungkan untuk Tahun Anggaran 2005 karena sisa pekerjaan tersebut diselesaikan pada Tahun Anggaran 2005. 3618/BT/2004 tanggal 21 Desember 2004 dan SPMU No.572.661. sampai dengan tanggal 28 Desember 2004 realisasi fisik telah mencapai 100% sedangkan realisasi keuangan 0.050/418. Darma Citra Utama.00 dan berdasarkan fisik pekerjaan 93.00. Kepala Dinas Cipta Karya telah melakukan perjanjian dengan CV.548.000.000.00.256/Kep/014/2004 tanggal 16 April 2004 untuk Belanja Modal Bangunan Gedung sebesar Rp875. diantaranya adalah untuk pembangunan mess Pemerintah Kota Makasar senilai Rp475. Dalam Tahun Anggaran 2004 Dinas Cipta Karya Kota Makassar telah mengalokasikan dana dalam DASK No.000.451.883.883.000.000.47%).000.883. Jumlah utang tersebut belum disajikan dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.00 sehingga masih terdapat sisa sebesar Rp3. Putra Adnan Pratama sesuai Surat Perjanjian Pekerjaan No.000.00% (belum terbayar).000.00. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap Laporan Kemajuan Fisik yang dibuat oleh konsultan pengawas yaitu CV. Keadaan tersebut tidak sejalan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002 tentang Pedoman Pengurusan.40 (Rp4.40 (Rp4.572. Untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Pemda tersebut.000.000.000.7/DCK/IX/2004 tanggal 29 September 2004 dengan jangka waktu penyelesaian pekerjaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender mulai tanggal 30 September s. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kontrak sebesar Rp4. c.000.47% atau sebesar Rp4.000.548. 28 Desember 2004 dengan nilai kontrak sebesar Rp466.987.Rp4. telah dibayar sebesar Rp1.987.987.00 x 93.688. Kewajiban tersebut tidak disajikan dalam neraca. sedangkan selisih antara kontrak dengan fisik pekerjaan sebesar Rp325.548.00.00. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam lampiran XXIX tentang Kebijaksanaan Akuntansi Umum yang menyebutkan bahwa : .sesuai SPMU No. Pekerjaan pembangunan mess Pemerintah Daerah Kota Makassar di Jakarta senilai Rp466.00 .000.000.d.661. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.4349/BT/2004 tanggal 21 Desember 2004.40 yang merupakan utang Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Sedangkan realisasi fisik pekerjaan pada akhir bulan Desember 2004 telah mencapai 93.661.572.

Pekerjaan pembangunan Mess Pemerintah Daerah Kota Makassar di Jakarta. Rekanan/Kontraktor tidak segera mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) kepada Sekretariat Daerah dhi. Pelaporan keuangan harus menyajikan secara wajar dan mengungkapkan secara penuh kegiatan pemerintah daerah dan sumber daya ekonomis yang dipercayakan. Kepala Bagian Keuangan untuk mencairkan dana atas pekerjaan pembangun mess Pemerintah Kota Makassar di Jakarta. b.000.885.000.859. b. Berkaitan dengan temuan BPK-RI tentang utang atas pelaksanaan pekerjaan proyek Kota Makassar yang tidak disajikan dalam Neraca dapat dijelaskan sebagai berikut : a.768. Penanggung jawab kegiatan atas pelaksanaan pembangunan menara dan gedung perparkiran kantor Balaikota Makassar serta pekerjaan peningkatan jalan poros BTP Kota Makassar tidak melaporkan kemajuan pekerjaan fisik dan keuangan. dengan demikian maka sisa kontrak yang belum dibayarkan akan dianggarkan pada Tahun Anggaran 2005. dimana posisi keuangan daerah adalah keadaan aktiva.883.987. yaitu Tahun Anggaran 2004 dan 2005. Pekerjaan peningkatan jalan poros BTP Kota Makassar dilaksanakan berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan No.548.000. Tujuan neraca adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan daerah pada saat tertentu. hutang dan ekuitas dana yang dimiliki pemerintah daerah pada akhir periode akuntansi. Berdasarkan pasal 12 diatur cara pembayaran. Hal tersebut mengakibatkan utang yang disajikan dalam Neraca Daerah menjadi tidak riil atau kurang disajikan sebesar Rp10.000.00) dan akan mempengaruhi kewajaran pelaporan keuangan.40 + Rp466. b.00 + Rp3. pembayarannya pembayaran terlambat dilakukan disebabkan proyek administrasi tersebut pengajuan hampir terlambat diajukan karena selesai bersamaan dengan penyelesaian kontrak. .000.548. serta menunjukkan ketaatan terhadap peraturan perundanganundangan. Dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2004 dianggarkan sebesar Rp1.a.40 (Rp6. dimana pembayaran dilakukan selama 2 (dua) tahun anggaran.2/Kont/BM tanggal 26 Agustus 2004.661.00.000. Hal tersebut disebabkan : a. 50/246. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar menegur secara tertulis Kepala Dinas Cipta Karya dan Dinas Bina Marga karena tidak melaporkan perkembangan penyelesaian pekerjaan.

00 Rp Rp Rp 3.00 Rp 19.695.00 Rp 9. Hal ini dilakukan karena kegiatan tersebut dilaksanakan atas permintaan masyarakat dan bangunan.00 Rp 31. Realisasi belanja Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp772.00 digunakan untuk membiayai kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran sebelumnya Berdasarkan hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban pengeluaran belanja Tahun Anggaran 2004 yang diterima di Bagian Keuangan Sekretariat Kota Makassar diperoleh data adanya kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran sebelumnya.000.00.00 Rp 41.000.195.700.267.091. terdiri dari : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Biaya Telepon Uang Duka Biaya Bahan Bakar Minyak (BBM) Biaya Alat Listrik Biaya Air Minum Biaya Rekening Listrik Biaya Posko Darurat Biaya Pengobatan Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Rp 28.000.00 3.170.000.223.072.500.191.00 2.940.259.200.00.737.526.8.542.526. namun dibebankan dalam Tahun Anggaran 2004 minimal sebesar Rp772.800.00 Hasil konfimasi kepada pemimpin kegiatan pemeliharaan tersebut diketahui bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan pada saat anggaran untuk biaya pemeliharaan telah habis digunakan. sehingga Dinas Cipta Karya mempunyai kewajiban kepada pihak ketiga yang melaksanakan kegiatan tersebut.753. drainase dan jalan lingkungan yang akan diperbaiki memang .500.053.00 Rp 32.572.00 dengan rincian sebagai berikut : a.235. Sekretariat Daerah Kota Makassar Berdasarkan bukti-bukti pengeluaran dijumpai beberapa jenis pengeluaran rutin pada Sekretariat Daerah Kota Makassar Tahun Anggaran 2003 yang dibebankan sebagai belanja Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp135.00 Rp 1.000.00 Rp 13.00 b. Dinas Cipta Karya Hasil pemeriksaan atas SPJ Pemegang Kas Dinas Cipta Karya menunjukkan bahwa terdapat kegiatan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2003 yang dibebankan pada Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp637.425.737.800.340. Kegiatan tersebut terdiri dari : 1) Biaya pemeliharaan bangunan umum 2) Biaya pemeliharaan drainase 3) Biaya pemeliharaan jalan lingkungan Rp 586.

sudah dalam kondisi yang rusak sehingga membutuhkan biaya perawatan dan pemeliharaan. Catatan Pemeriksaan yang tidak mempengaruhi kewajaran Laporan Keuangan Daerah 1.988. dijumpai adanya pengeluaran yang tidak didukung dengan bukti yang lengkap yaitu sebagai berikut : . disebabkan tidak cukupnya anggaran yang disediakan pada tahun anggaran yang bersangkutan baik pada APBD Pokok maupun yang ditambahkan dalam Perubahan APBD sehingga dibebankan dalam tahun anggaran berikutnya. Permasalahan ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran belanja Tahun Anggaran 2003 dan Sub Bagian Anggaran tidak menganggarkan pembayaran hutang pada pembiayaan Tahun Anggaran 2004 untuk pembayaran pengeluaran Tahun Anggaran 2003 tersebut. Kondisi di atas mengakibatkan realisasi belanja daerah yang tercantum dalam Laporan Perhitungan APBD tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya dan dapat mempengaruhi kewajaran laporan keuangan. Terdapat beberapa pengeluaran yang tidak didukung dengan bukti yang lengkap senilai Rp2. 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Kuangan Daerah Pasal 1 point 13 yang menyatakan bahwa belanja daerah adalah semua pengeluaran Kas Daerah dalam periode tahun anggaran tertentu yang menjadi hak daerah. Hal ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah No.580. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar memerintahkan secara tertulis Kepala Bagian Keuangan untuk mencantumkan semua utang di Neraca Daerah dan menganggarkan pembayarannya melalui aktivitas pembiayaan. Penelusuran lebih lanjut atas Laporan Perhitungan APBD tahun-tahun sebelumnya diketahui bahwa kegiatan pemeliharaan seperti yang diuraikan di atas terjadi setiap tahun. Bahwa terjadinya pembebanan kegiatan Tahun Anggaran 2003 Pada Tahun Anggaran 2004.00 Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik atas SPJ Pemegang Kas pada unit/satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Hal demikian terjadi pula pada Tahun Anggaran 2004 dimana terdapat kegiatan pemeliharaan yang dibebankan pada Tahun Anggaran 2005 sehingga Pemerintah Kota Makassar setiap tahun memiliki kewajiban kepada pihak ketiga (rekanan).674.

000.00 2) Dana Pendamping DAK senilai Rp230.000.000.00.980.000.000.00 yang terdiri dari dana DAK senilai Rp1.642.200.00.00 2) Sekretariat Daerah sebanyak 21 kuitansi senilai Rp19. Berdasarkan sampling atas SPJ Pemegang Kas pada Dinas Pendidikan khususnya untuk kegiatan pemeliharaan/rehabilitasi juga tidak didukung Sekolah dengan bukti Sarana Dasar yang & senilai lengkap.371. terdiri dari : 1) Sekretariat DPRD sebanyak 5 kuitansi senilai Rp46.996. daftar nama-nama Sekolah Dasar dapat dilihat pada lampiran .600.250.00 4) Dinas Cipta Karya sebanyak 26 SPPD senilai Rp30.00 Rincian lihat dalam Lampiran 7.000. tingkat menurut peraturan perjalanan. Pembelian/pengadaan barang yang tidak didukung dengan bukti-bukti pengeluaran yang lengkap.274.00 dan dana pendamping DAK senilai Rp196.000. yang dialokasikan pada 35 (tiga puluh lima) Sekolah Dasar melalui rekening masing-masing Kepala Sekolah Dasar.944.00.000.000.388.399.000.000. Pemeriksaan lebih lanjut atas SPJ Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) pegawai yang telah melaksanakan tugas perjalanan dinas tidak seluruhnya mempertanggungjawabkan secara benar sesuai ketentuan. Demikian pula pada kolom pejabat yang memberikan perintah perjalanan dinas juga tidak diisi tanggal dan cap/stempel unit kerja seluruhnya senilai Rp406.000.00 3) Dinas Tata Bangunan sebanyak 30 SPPD senilai Rp90. terdiri dari: 1) Sekretariat DPRD sebanyak 40 SPPD senilai Rp191. Dana tersebut digunakan untuk Kegiatan Pemeliharaan/Rehabilitasi Sekolah Dasar.129.00 3) Dinas Pendapatan Daerah sebanyak 10 kuitansi senilai Rp81.00 2) Bappeda sebanyak 5 SPPD senilai Rp23.00.951.609.a.400.659.500.00. b.150.800. anggaran Program Peningkatan Pendidikan senilai Rp2. yaitu pada lampiran SPPD kolom gaji pokok.00 Rincian lihat dalam Lampiran 8.000.800.00 5) Dinas Bina Marga sebanyak 20 SPPD senilai Rp70. tanggal harus kembali. Untuk merealisasikan kegiatan tersebut Pemegang Kas membuat SPP Beban Tetap kepada Kepala Bagian Keuangan sebesar Rp1.329.996. Prasarana Rp1.030.245. dan pembebanan mata anggaran tidak diisi sedangkan pada lampiran tiba di tempat tujuan dan harus kembali tidak diisi. hanya berupa kuitansi yang ditandatangani oleh si penerima uang seluruhnya sebesar Rp178.00 4) Dinas Pendidikan sebanyak 5 kuitansi senilai Rp31.000.00 telah dialokasikan Berdasarkan DASK Tahun Anggaran 2004 pada Dinas Pendidikan Kota Makassar.500. c.800.000. yang terdiri dari : 1) Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp1.

659.00 terdiri dari pertanggungjawaban yang hanya yang ditandatangani serta sekolah Rp178. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan : a. 3813/BT/2004 tanggal 30 November 2004 senilai Rp720.000.400. dengan rincian sebagai 1) Pembayaran Tahap I sesuai SPMU No. No.274.000. 3) Pembayaran Tahap III sesuai SPMU No.000. daftar pembayaran upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku . Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.400.000. Dengan demikian masih dijumpai kas belum oleh beberapa dilaksanakan penerima kelengkapan sesuai uang bukti pertanggungjawaban berupa sebesar kuitansi pemegang ketentuan sebesar kegiatan sebesar seluruhnya senilai Rp2.800.000.800. 3565/BT/2004 tanggal 10 November 2004 senilai Rp540.3791/BT/2004 tanggal 29 November sebesar Rp78.00. Keputusan Menteri Dalam Negeri No.000. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.3566/BT/2004 tanggal 11 November sebesar Rp58.000.000. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : .Adapun berikut : SPMU BT yang telah direalisasikan.00 pertanggungjawaban pada Dinas pelaksanaan Pendidikan pemeliharaan/rehabilitasi Rp1.00 ditambah dengan SPMU BT Dana daerah (pendamping) No.000.988.000.3025/BT/2004 tanggal 13 Oktober sebesar 2) Pembayaran Tahap II sesuai SPMU No.00. 3024/BT/2004 tanggal 13 Oktober 2004 senilai Rp540.00.000.00 ditambah dengan SPMU BT Dana daerah (pendamping) No.00 dan pertanggungjawaban SPPD yang tidak diisi secara lengkap Rp406. Hasil pemeriksaan lebih lanjut atas dokumen pelaksanaan kegiatan pemeliharaan/rehabilitasi sekolah yang dilaksanakan oleh masing-masing Kepala Sekolah Dasar diketahui bahwa bentuk pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Pemegang Kas ke Bagian Keuangan dengan cara Beban Tetap hanya berupa kuitansi yang ditandatangani oleh Pemegang Kas melalui rekening masing-masing kepala sekolah. tanpa didukung dengan bukti yang lengkap dan sah antara lain berupa kuitansi/faktur pembelian bahan/nota pesanan barang.00.00 ditambah dengan SPMU BT Dana daerah (pendamping) Rp58.580.996.329.674.

Sub Bagian Verifikasi kurang cermat dalam melaksanakan tugasnya. Permasalahan tersebut mengakibatkan penggunaan anggaran kegiatan pada dinas/unit kerja dan kegiatan pemeliharaan/rehabilitasi Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kota Makassar yang dilakukan senilai Rp2. b. Hal tersebut disebabkan oleh : a. 4) Pasal 57 Ayat (3). c. SPJ berikut lampirannya disampaikan kepada Kepala Daerah paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Adanya unsur kesengajaan pemegang kas untuk mempertanggungjawabkan SPJ tidak secara lengkap. b. Lemahnya pengendalian dan pengawasan oleh atasan langsung terhadap Pemegang Kas. 3) Pasal 57 Ayat (2). 5) Pasal 79 ayat (1). Para Pemegang Kas terkait mengakui hal tersebut dan menjadi perhatian di masa mendatang untuk diupayakan tidak terjadi lagi. setiap pengeluaran kas harus didukung oleh bukti yang lengkap dan sah mengenai hak yang diperoleh oleh pihak yang menagih..674.1) Pasal 49 ayat (5).988. 2) Pasal 50.580. dapat dijelaskan bahwa biaya airport bandara digunakan untuk biaya ruang tunggu VIP Room bandara serta biaya lain dalam rangka melayani tamu-tamu Pemda yang secara swakelola tidak dapat diyakini kebenarannya dan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan keuangan daerah surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran kas bertanggungjawab atas kebenaran dan akibat dari penggunaan bukti .00.296/MK/I/4/1974 tanggal 30 April 1974 menyebutkan bahwa pada SPPD dicatat : 1) Tanggal berangkat dari tempat kedudukan/tempat tinggal/tempat berada dibubuhi tanda tangan pejabat yang berwenang. Surat Menteri Keuangan No. Berkaitan dengan beberapa kuitansi pertanggungjawaban yang tidak didukung dengan bukti yang lengkap. pengguna anggaran wajib mempertanggungjawabkan uang yang digunakan dengan cara membuat SPJ yang dilampiri dengan bukti-bukti yang sah. setiap orang yang diberi wewenang menandatangani dan atau mengesahkan tersebut. 3) Tanggal tiba kembali ditempat kedudukan dibubungi tanda tangan pejabat yang berwenang. 2) Tanggal-tanggal tiba dan berangkat di/dari tempat-tempat yang dikunjungi dibubuhi tanda tangan Kepala Kantor/Proyek/Daerah yang dikunjungi. setiap akhir bulan Kepala Unit Kerja Pengguna Anggaran wajib menyampaikan laporan keuangan pengguna anggaran kepada Kepala Daerah.

Bantuan Tiket (Rekening No.000.1.2. Pengeluaran tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Walikota Makassar No.01. Sedangkan untuk biaya lainnya yang tidak lengkap kuitansinya di masa yang akan datang akan diperbaiki dan dilengkapi sesuai dengan aturan yang berlaku.1) Biaya tamu pemerintah Kota Makassar berupa bantuan tiket yang diberikan kepada Ketua DPRD Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp11.09.berkunjung ke Kota Makassar maupun pejabat pemerintah Kota Makassar yang akan melaksanakan perjalanan dinas ke luar Sulawesi Selatan.000. Biaya Koordinasi Pemerintahan (Rekening No.02.500. Menegur secara tertulis Pemegang Kas terkait dan memerintahkan untuk segera melengkapi bukti-bukti pengeluarannya. Terdapat 12 buah kuitansi untuk pengeluaran bantuan kepada partai politik Ketua DPRD dan 7 orang Anggota DPRD Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp47.2).000. 2. c. Bantuan-bantuan tersebut di atas diberikan kepada masing-masing Ketua dan Anggota DPRD secara tunai dengan jumlah realisasi pengeluaran seluruhnya sebesar Rp117. Bantuan Kepada Partai Politik (Rekening No.500.000. 2.02.0301.1. Secara rinci dapat dilihat pada Lampiran 9.01.00.000. Terdapat anggaran Sekretariat Daerah Kota Makassar digunakan untuk bantuan operasional DPRD Kota Makassar sebesar Rp117.01.00 Berdasarkan hasil pemeriksaan atas Surat Pertanggungjawaban Pemegang Kas Sekretariat Daerah Kota Makassar.02. Biaya Tamu . c.00 terdiri dari 25 kuitansi kepada Ketua DPRD dan 4 orang Anggota DPRD Kota Makassar.000.01.0301.000.00. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a. ditemukan pengeluaran untuk bantuan operasional DPRD yang terdiri dari : a. 4.000.02. 340/Kep/900/2003 tanggal 29 April 2003 tentang Pemberian Bantuan Biaya Operasional Pembinaan Politik Kepada Anggota Fraksifraksi pada DPRD Kota Makassar.08. . b.00.21.1) Biaya koordinasi pemerintahan berupa bantuan Walikota Makassar untuk membantu kegiatan DPRD Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp58. b. 2.0302. Memerintahkan Kepala Dinas/Unit Kerja terkait untuk lebih meningkatkan pengendalian dan pengawasan terhadap Pemegang Kasnya. Menegur secara tertulis Kepala Sub Bagian Verifikasi agar lebih cermat dalam melaksanakan tugasnya.20.

2 Tahun 1994 tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Tunjangan Kesehatan . disesuaikan dengan kapasitas mereka pada saat itu. 105 Tahun 2000. transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan dan kepatutan.000.Hal tersebut tidak sesuai dengan : a. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. efisien. Masalah tersebut mengakibatkan terjadi ketidakhematan atas pengeluaran daerah sebesar Rp117. baik sebagai tamu pemerintah kota maupun sebagai anggota partai politik. taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan bantuan biaya operasional yang diberikan kepada Anggota DPRD pada dasarnya dalam rangka menunjang kegiatan koordinasi antara legislatif dengan eksekutif untuk terciptanya kesinambungan dan mekanisme kerja yang baik dan harmonis. Pasal 12 menyebutkan bahwa Pelaksanaan Anggaran Belanja Daerah dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip : 1) Hemat. tidak mewah.000. Peraturan Pemerintah No. 3. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar tidak membuat kebijaksanaan pemberian bantuan kepada Anggota DPRD yang menyimpang dari aturan yang berlaku. efisien dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disyaratkan. Kondisi tersebut disebabkan adanya kebijaksanaan Walikota Makassar yang memberikan bantuan biaya kepada Anggota DPRD tidak sesuai ketentuan. namun ke depan tetap diupayakan akan menjadi perhatian bagi kami. tanggal 10 Nopember 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Pasal 4 menetapkan bahwa pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertib. b. 2) Terarah dan terkendali sesuai dengan rencana.00 dan realisasi Perhitungan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 pada Sekretariat Kota Makassar menjadi tidak riil. program/kegiatan serta fungsi masing-masing Dinas/Lembaga/Satuan Kerja Daerah Lainnya. efektif. Terdapat pengeluaran pada Sekretariat DPRD Kota Makassar yang menyimpang dari ketentuan Berdasarkan pemeriksaan secara uji petik atas SPJ Pemegang Kas Sekretariat DPRD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 diketahui bahwa terdapat pengeluaran yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan uraian sebagai berikut : a. Sedangkan untuk biaya tamu dan Bantuan kepada Partai Politik diberikan.

700. Hasil pemeriksaan selanjutnya atas bukti pendukung SPJ periode bulan bulan Juli s.00 22.225.500.000.500.500.00 per orang.00 Jumlah (Rp) 54.00 31.700.250.00 + Rp193.00 196.500.328.000. sehingga dalam Tahun Anggaran 2004.250.250. jumlah bantuan pemeliharaan kesehatan dan .500.00 sedangkan untuk bulan Desember 2004.000.00 diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD beserta keluarganya.00 32. pemberian tunjangan kesehatan tersebut sudah tidak dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari BPK-RI.000.000.828.500.000.000.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Biaya pemeliharaan kesehatan sebesar Rp66.500.000. November 2004 (dipertanggungjawabkan pada bulan Nopember 2004) diketahui bahwa bantuan pemeliharaan kesehatan dan bantuan pengobatan Asuransi Jiwasraya masih diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD seluruhnya sebesar Rp97.500.00 22.328.00 dengan rincian sebagai berikut : BULAN Januari 2004 Pebruari 2004 Maret 2004 April 2004 M e i 2004 Juni 2004 Juli 2004 Agustus 2004 Jumlah Bant.Tunjangan kesehatan Sekretatiat DPRD Kota Makassar dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp1.750. Pemeriksaan yang dilakukan sebelumnya oleh BPK-RI (Pemeriksaan atas belanja rutin dan pembangunan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004) diketahui bahwa tunjangan Kesehatan diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD sampai dengan bulan Agustus 2004 seluruhnya sebesar Rp544.500.000.000.07/S.000.1/ DPRD/III/2004 tanggal 1 Maret 2004 berupa pembayaran premi ASKES sebesar Rp200.725.309.500.100.000.000.00 Premi Askes (Rp) 46.000.000.00 31.500.d.000.00 Asuransi Jiwasraya (Rp) 32.00 31.000.328.500.500.700.328.700.000.700.00 97.500.271.00 2) Biaya Asuransi Jiwasraya sebesar Rp31.00 53.00 193.Kep-KEU/840.000.00 Berdasarkan tabel tersebut di atas dapat dijelaskan bahwa pembayaran berupa bantuan pemeliharaan kesehatan dan bantuan pengobatan Asuransi Jiwasraya yang tidak perlu dibayarkan seluruhnya sebesar Rp373.100.00 53.771.055. Asuransi Jiwa sebesar Rp750.00 per orang.00).00 30.00 31.500.000.000.100.00 22.700.00 85.000.00 per orang dan bantuan pemeliharaan kesehatan sebesar Rp500.00 544.00 180.00 (Rp180.328.000.00 101.500.00 171.000.500.000. Pemberian tunjangan kesehatan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan DPRD No. Pemel Kesehatan (Rp) 22.00 67.00 22.000.771.559.

800.00 . Pengeluaran tersebut berdasarkan atas Surat Keputusan Ketua DPRD No. Dengan demikian jumlah realisasi pembayaran biaya kesejahteraan Sekretariat DPRD berupa bantuan/tunjangan kesejahteraan staf ahli/staf khusus yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp245.500. namun bantuan tenaga ternyata diterima oleh masing-masing Pimpinan dan Anggota DPRD sebanyak 45 orang.000. Hasil pemeriksaan SPJ untuk periode bulan September s.2004 dianggarkan dalam DASK sebesar Rp 1.00.1/DPRD/III/ 20004 tanggal 1 Maret 2004 tentang pemberian bantuan dana penunjang kegiatan Anggota Fraksi untuk Tenaga Ahli Tahun Anggaran 2004 antara lain menetapkan bahwa Bantuan biaya Tenaga Ahli diberikan sebesar Rp500.000. c.00 perbulan/orang.00 dan penelitian lebih lanjut terhadap bukti pendukung SPJ diketahui bahwa tidak ada pihak yang diangkat sebagai tenaga ahli.000.00 2) Pegawai yang bekerja diluar jam kerja Rp99.00 + Rp97.00).000.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Bantuan pembinaan pengelolaan administrasi keuangan Rp157.000.000.000.00 4) Uang duka sebesar Rp 10.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Pemeliharaan Kesehatan sebesar Rp 1. Biaya Kesejahteraan Biaya kesejahteraan Sekretariat DPRD TA.500. Hasil pemeriksaan BPK-RI sebelumnya (Pemeriksaan atas belanja rutin dan pembangunan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004) diketahui bahwa realisasi pembayaran biaya tenaga ahli yang diterima oleh masing-masing Pimpinan dan Anggota DPRD sampai dengan bulan Agustus 2004 seluruhnya sebesar Rp179.050.00 (Rp179.500. Desember 2004 diketahui bahwa masih terdapat realisasi biaya kesejahteraan Sekretariat DPRD berupa bantuan/tunjangan kesejahteraan staf ahli/staf khusus seluruhnya sebesar Rp66.000.200.000.00.855.000.000.00 + Rp66. Biaya Operasional. Biaya operasional Sekretariat DPRD Kota Makassar berdasarkan DASK dianggarkan sebesar Rp2.000.000.000. b.00).000.00 Penelitian terhadap SPJ diantaranya bantuan tenaga ahli diketahui bahwa biaya untuk tenaga ahli yang digunakan oleh Anggota Fraksi dianggarkan sebesar Rp 270.00 3) Pembinaan/penyediaan fasilitas Olah Raga sebesar Rp 75.250.000.000.00 2) Bantuan Tenaga Ahli/Khusus dan sekretariat Rp 714.500.000.000.000. 07/S.000.Kep-KEU/840.000.Asuransi Jiwasraya yang tidak perlu dibayarkan seluruhnya sebesar Rp471.d.055.940.000.000.00 (Rp373.000.500.500.

000.00 perbulan/orang.000. Hasil pemeriksaan BPK-RI sebelumnya (Pemeriksaan atas belanja rutin dan pembangunan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004) diketahui bahwa realisasi pembayaran biaya Tim Penerima Aspirasi sebanyak 45 orang yang terdiri dari Pimpinan dan Anggota DPRD sampai dengan bulan Agustus 2004 seluruhnya sebesar Rp269.000.00).000.500.000. Desember 2004 diketahui bahwa pemberian biaya Tim Penerima Aspirasi masih dilaksanakan dan telah direalisasikan seluruhnya sebesar Rp132. 2) Tunjangan kegiatan lainnya sebesar Rp1. bantuan biaya tenaga ahli dan biaya Tim Penerima Aspirasi yang merupakan tambahan penghasilan bagi Pimpinan dan Anggota DPRD yang dibayarkan tidak sesuai dengan ketentuan dalam Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp1. Berdasarkan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah pengeluaran berupa tunjangan kesehatan.00 + Rp245.000.000.000.00).000.00.00 + Rp401.06/S. Sehingga jumlah pengeluaran biaya Tim Penerima Aspirasi dalam Tahun Anggaran 2004 yang tidak sesuai ketentuan seluruhnya sebesar Rp401.117.00 (Rp471.000. Dari uraian tersebut di atas menunjukkan bahwa bantuan biaya kepada Tim Penerima Aspirasi tidak diatur dalam Surat Menteri Dalam Negeri No. Selanjutnya berdasarkan pemeriksaan SPJ bulan September s.00 7) Biaya Tim Penerima Aspirasi.000.000. Pemberian biaya Tim Penerima Aspirasi tersebut dilakukan berdasarkan SK.500.00 perbulan/orang.161/3211/SJ tanggal 29 Desember 2003 tentang belanja penunjang operasional Pimpinan DPRD.00 6) Biaya Panitia Pemilihan sebesar Rp253.3) Biaya penunjang kegiatan lainnya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Rp594. Pimpinan Dewan No. Selain itu.000.000. 2004 antara lain menetapkan : 1) Tunjangan Tim Penerima Aspirasi diberikan sebesar Rp1.00.sebesar Rp540.000.00.00 (Rp269.000.000.000.Kep-KEU/840.000.000.00 5) Bantuan penunjang kegiatan pengendali dan pengawasan Rp714.000.000.000. .000.00 4) Kegiatan Penunjang yang diatur Pimpinan Dewan Rp581.d. sehingga biaya yang ditimbulkan untuk kegiatan tersebut telah dianggarkan dalam biaya penunjang kegiatan lainnya.000. Tim Penerima Aspirasi adalah salah satu tugas dari Pimpinan Dewan.800.100.000.000.00 + Rp132. Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Makassar TA.800.1/DPRD/III/ 2004 tanggal 1 Maret 2004 mengatur pemberian bantuan dana Tunjangan Aspirasi dan Tunjangan Kegiatan Lainnya kepada Ketua.

920.Permasalahan tersebut di atas tidak diatur dalam Surat Menteri Dalam Negeri No.750.2.1.514.000.00 68. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar menagih kerugian daerah yang terjadi seluruhnya sebesar Rp1.163.000.156.000.509.1 1.947.000. Laporan Keuangan Setelah Pemeriksaan 2.307.1.3 1.00 50.00 7.000.000.715.3 1.161/3211/SJ tanggal 29 Desember 2003 antara lain menetapkan : a.422. Huruf B bahwa Pimpinan dan Anggota DPRD diberikan Tunjangan Kesejahteraan berupa : 1) Tunjangan Kesehatan Pimpinan dan Anggota DPRD beserta keluarganya yaitu suami atau istri pertama beserta 2 (dua) orang anak diberikan tunjangan dan pengobatan berupa pembayaran premi asuransi kesehatan kepada Lembaga Asuransi yang ditetapkan Kepala Daerah.047.00 (Rp471.906.00 50.000.962.500.806.700.00 24.317. 2) Disediakan rumah jabatan atau uang sewa rumah dan kendaraan dinas 3) Pengadaan pakaian dinas 4) Uang duka.00 1.33 442.000. Sekretaris Dewan menyatakan pemberian tunjangan tersebut berdasarkan SK.005.00 REALISASI 85.330.00 24.198.00).1 1.582.79 308. 2.755.4 URAIAN PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan dari Propinsi ANGGARAN 84.000.000.3 1.150.000.910.30 1.137.00 + Rp401.000.158. Huruf C point 1 menyebutkan bahwa untuk mendukung tugas Pimpinan DPRD atau membiayai kegiatan lainnya yang dilakukan oleh Pimpinan atas nama Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah dan sebagai alat kelengkapan DPRD dapat disediakan biaya penunjang operasional.226.1.700.00 5.00 dan segera disetor ke Kas Daerah.000.00 429.910.179.1.088. Pimpinan DPRD Kota Makassar dan telah meminta kepada Pimpinan DPRD Kota Makassar agar di tahun yang akan datang pemberian tunjangan biaya kesejahteraan dan biaya operasional tidak dianggarkan lagi.00 47.000.843.00 .248.158.2.000.1 Laporan Perhitungan APBD (dalam rupiah) NO I 1.00 5.455.1 1.190. Hal tersebut terjadi karena adanya kebijakan Pimpinan DPRD Kota Makassar yang tidak mempedomani ketentuan yang berlaku.79 77.500.2 1.777.968. Keadaan tersebut mengakibatkan kerugian daerah sebesar ……………… Rp1.2.2.823.252.4.4.435.117.525.000.00 + Rp245.018.675.575.532.00 308.074.500.78 54.4 1.500. b.343.000.2 1.526.117.15 4.104.

00 4.37 -10.1 2.2 3.200.469.497.648.850.00 595.2 2.00 318.1 3.831.342.213.779.1.2 3.365.00 225.00 55.545.082.879.4 3.479.00 31.500.108.745.00 39.57 119.00 3.00 30.2.493.107.935.592.200.312.850.920.967.2 2.2.256.663.00 772.1.200.00 289.130.58 10.203.2.00 16.000.782.500.00 17.173.38 30.759.1.3 2.000.389.995.614.1.440.00 1.00 15.515.071.2.1.11 543.2 2.455.929.4 2.546.00 12.00 10.006.00 1.783.00 108.2 2.00 2.775.1.433.00 0.1 2.00 3.825.00 0.00 272.356.3 3.732.1.133.1 2.325.00 0.841.15 330.605.188.3 2.00 1.677.500.38 0.469.00 5.372.00 33.546.554.000.00 13.00 99.673.699.38 0.149.146.400.378.4 3.443.178.00 36.583.1.2.1.757.756.1.3 2.00 57.534.605.700.00 0.00 36.768.666.37 75.620.2 2.038.00 421.1.885.358.1.649.980.427.543.825.611.1.750.638.00 51.00 0.850.230.1.00 8.917.500.540.000.2.090.062.000.2.1 2.493.872.574.2.3 2.230.1.00 3.15 25.841.390.00 1.00 282.909.798.360.383.1.112.690.967.00 401.000.737.11 126.936.950.2.138.854.PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu JUMLAH PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan JUMLAH PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN 31.2.853.013.768.2.490.3 3.00 557.1 2.248.1.271.2.2.4 2.469.511.1.629.062.5 3.00 13.371.548.000.2.758.99 III 3.469.694.895.111.648.737.411.00 8.739.055.00 41.00 759.1 2.1 2.00 35.00 10.6 PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak .510.453.011.3 2.2.00 1.1 3.813.38 0.00 546.390.00 30.4 2.378.00 225.196.00 64.1 3.605.2.367.248.3 II 2.306.149.4 2.38 31.302.292.427.5 3.1.000.000.099.818.779.00 9.721.2.281.00 29.513.505.00 0.205.00 0.2 2.1.904.736.787.00 1.2.747.785.00 29.49 -29.435.018.000.1.200.1.905.819.526.00 273.38 0.696.484.2 2.1.923.450.660.759.2.134.2.043.638.713.000.759.1.4 LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA APARATUR DAERAH Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal PELAYANAN PUBLIK Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal BELANJA BAGI HASIL DAN BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA JUMLAH BELANJA SURPLUS/(DEFISIT) 30.097.627.011.305.795.2.147.1.900.2.00 1.00 4.865.986.696.00 8.000.140.181.00 806.178.00 46.470.3 2.378.686.683.2 3.99 .327.00 25.487.00 573.58 6.415.603.2.2.3 2.00 0.2.279.34 7.958.

57 Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Administrasi Umum .922.018.00 4.924.248.00 25.843.198.614.302.000.Bagian Laba Usaha Daerah .381.334.312.599.582.920.877.690.806.196.79 308.281.Belanja Perjalanan Dinas .411.422.00 1.680.Dana Alokasi Umum .715.387.534.795.798.00 485.Belanja Barang Dan Jasa .163.00 9.Belanja Perjalanan Dinas .514.968.920.Retribusi Daerah .190.00 557.58 Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI 72.695.99 Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Total Aliran Kas Masuk 61.872.040.00 24.2 Laporan Aliran Kas URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI JUMLAH Aliran Kas Masuk Pendapatan Asli Daerah .040.00 41.536.00 .00 61.30 1.Belanja Barang Dan Jasa .904.156.679.000.58 6.238.260.906.777.00 50.047.809.158.902.435.455.044.342.00 19.Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah 85.00 302.00 19.750.4.000.317.00 91.79 77.2.074.78 54.335.351.Pajak Daerah .00 5.00 10.532.605.00 (61.Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan .840.683.Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka Total Aliran Kas Keluar 418.644.00 225.00 30.570.945.Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan .262.200.713.104.032.Belanja Pegawai .00) Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN Aliran Kas Masuk Penerimaan UUDP Tahun Lalu 703.Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak .670.Dana Alokasi Khusus .33 442.809.823.841.575.206.910.677.153.536.583.505.024.780.422.252.15 4.694.Belanja Pegawai .307.

00 341.99 30.Penerimaan Hutang PPh Penerimaan Hutang PFK Penerimaan Piutang Tahun lalu Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping 595.484.287.292.765.526.578.883.00 2.00 772.00 345.100.649.846.465.238.779.38 41.00 30.371.149.881.457.372.901.783.00 33.648.37 Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas .00 1.737.909.500.00 30.714.779.00 10.605.703.360.727.808.149.035.00 33.648.

279.00 0.05 3.649. HEWAN TERNAK DAN TANAMAN s.804.570. TANAH b.207.00 0.953.909.649.408.711.125.434. INSTALASI e.100.700.00 317.470.00 1.00 13.00 6.344. BUKU/PERPUSTAKAAN q.329. BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA r. ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI n.113.00 98.00 238.500. ALAT KEDOKTERAN o. 2. DEPOSITO BERJANGKA d.00 3.950. MONUMEN DAN TUGU h.00 345.159. ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA m.00 13.287.118.052. BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR INVESTASI JANGKA PANJANG a.360.129.000.577.878.176. INVESTASI DALAM SAHAM b. ALAT-ALAT BESAR i. PIUTANG RETRIBUSI f. ALAT PERTANIAN l.298. ALAT LABORATORIUM p. 10.725. JALAN DAN JEMBATAN c.40 0. PIUTANG LAIN-LAIN i.000.4. ALAT ANGKUTAN j.000.602.320. KAS SURAT BERHARGA Akun Jalan dan Jembatan .985.00 158.581.00 43. I.00 736.40 15.282.808.585.083.989.000.031.658. ALAT BENGKEL k.756.00 0.000.942.687. PIUTANG FASOS/FASUM h.502.00 495.696.00 659.00 181.787. PIUTANG PAJAK e.00 137.727.00 6. Daerah c.00 394.37 0.2.300.000.040.Jalan b. BANGUNAN AIR (IRIGASI) d.772.973. BANGUNAN GEDUNG g.993.00 4. PIUTANG DANA PERIMBANGAN g.901. .660.00 63.00 5. JARINGAN f.000.62 262.980.524.733. INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG AKTIVA TETAP a.00 2.90 318. PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL j. PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN JUMLAH 41.833. 1.075.425.99 2.140.310. 5.15 328.524. URAIAN AKTIVA AKTIVA LANCAR a.376.820.3 Neraca (dalam rupiah) NO.035.284.000.210.000.00 4.00 340.

777. b.268.00 12.343. UTANG UTANG LANCAR a.40 476.295.263.295.00 (29.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.087.408. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN b.912.292.90 14.629.793. CADANGAN PIUTANG e.512. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) .00 0.774. DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP c.384.034.07 40.267.649.397.00 13. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG h.257.820.00 21.2408-IND) .807.279.IP-415) .830.254.700. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA e.00 0.730.040.777.00 20.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.73 III. EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.541.00 0. HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR UTANG JANGKA PANJANG a.111.00 0.26 2. UTANG DALAM NEGERI .Depkeu SLA.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.833/DP3I1995 Tgl 19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.933. DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM d.47 2.00 25.638.196.362.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No. 0. 1.00 19.37 3.755. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG b.26 82. c.036.650.62 262.00 10.380. UTANG BELANJA c.895.26) 318.901.080.585.07) (42.408.701.995. PIUTANG ANGSURAN PIUTANG ROYALTI BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN TOTAL AKTIVA 78. UTANG PAJAK d.167. 17 Pebruari 1982 .185.581.874.000.00 3.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl 18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG JUMLAH UTANG 2. CADANGAN PERSEDIAAN f.000.332.44 II.873.880.15 .830.000.991.00 42.00 0.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No.302.423.409.1653-IND) . DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN 41.a. UTANG LUAR NEGERI b.3340-IND) .833.00 8.409. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK g. 1.047.Depkeu SLA.860.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.Depkeu SLA.470.369.189.

343.369.506.00 3.463.71 3.512.529. 3.00 4.821.429.JUMLAH EKUITAS DANA UMUM 2.000. EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 3.44 .755.291.957.183.425.183.71 0.

79 77.295.700.307.330.30 1.00 50.153.00 24.248.949.525.00 2.158.00 2.00 0.000.00 0.575.307.038.30 1.00 2.000.675.731.00 0.000.252.015.156.33 442.226.806.000.158.750.074.15 6.532.00 47.00 68.00 .00 85. PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Bagi Hasil Pajak dan Bantuan Keuangan dari Provinsi 84.158.526.514.248.018.700.706.455.Lampiran –lampiran Lampiran 1 PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN PERHITUNGAN APBD TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) URAIAN ANGGARAN SETELAH PERUBAHAN REALISASI SEBELUM KOREKSI KOREKSI DEBET KREDIT REALISASI SETELAH KOREKSI I.78 54.868.715.824.920.020.047.806.574.435.198.368.910.00 0.137.00 0.000.755.770.122.870.00 1.00 24.179.33 442.906.947.00 0.030.464.00 0.381.00 5.509.252.00 10.79 77.00 5.317.321.278.00 308.000.00 0.000.000.968.000.582.343.000.00 0.088.968.104.378.00 0.843.084.823.455.00 7.249.338.00 0.491.290.491.777.150.962.190.422.00 24.00 8.823.582.290.163.163.005.00 145.00 6.00 6.00 5.532.79 308.000.15 4.777.047.78 55.00 87.00 50.000.00 0.190.435.500.018.197.717.470.779.910.361.79 308.422.00 50.158.00 429.

358.554.352.00 272.800.013.171.090.00 2.256.00 120.400.00 282. BELANJA APARATUR DAERAH BELANJA ADMINISTRASI UMUM Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan BELANJA OPERASI DAN PEMELIHARAAN Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan BELANJA MODAL PELAYANAN PUBLIK BELANJA ADMINISTRASI UMUM Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan 30.619.012.785.045.00 29.000.00 0.914.011.595.850.00 0.00 30.528.195.800.00 0.854.850.824.542.00 401.00 0.00 5.521.281.104.505.967.138.000.200.905.00 0.00 273.356.000.00 559.000.415.819.00 13.00 1.487.00 0.00 102.383.000.253.00 4.500.00 9.361.500.149.011.450.270.00 0.328.00 9.614.00 95.00 2.00 35.11 543.00 273.00 400.639.300.00 0.782.306.012.856.936.00 777.00 0.320.845.825.639.487.986.00 1.312.721.00 10.00 8.00 119.895.867.00 637.500.794.00 12.112.411.900.775.012.850.930.950.011.037.700.920.294.000.099.00 55.00 2.828.853.050.108.017.00 3.794.00 0.045.787.00 4.663.543.469.540.006.732.00 421.415.00 2.58 318.500.686.965.15 330.181.614.947.634.493.885.00 13.00 0.000.736.57 126.157.182.00 35.00 0.000.00 108.000.770.00 400.894.683.00 2.325.927.271.673.490.00 0.305.00 5.327.018.00 139.00 1.403.00 55.660.819.133.00 15.505.00 0.000.757.929.745.813.825.879.00 29.00 0.205.683.11 30.00 3.932.00 94.00 0.433.00 .427.00 57.615.00 363.931.00 33.865.750.00 0.00 10.LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH TOTAL PENDAPATAN II.130.281.825.038.041.798.00 2.099.958.795.700.00 0.161.00 5.135.603.756.400.825.00 272.390.097.00 12.545.00 8.00 50.157.00 50.611.929.411.775.700.860.267.699.00 289.000.00 426.108.761.57 0.00 0.885.203.756.00 3.071.006.381.124.003.611.00 3.853.427.00 1.909.923.00 1.107.00 99.557.450.342.967.00 0.813.731.421.00 557.00 0.920.000.00 36.00 319.758.00 3.583.736.470.00 0.00 1.00 1.146.453.392.510.

779.620.00 363.484.PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu TOTAL PEMBIAYAAN .58 6.378.497.00 223.00 .768.133.00 2.00 225.00 0.666.818.00 0.000.302.696.34 7.935.00 0.759.872.435.548.000.200.00 51.062.479.291.713.00 0.00 0.696.000.00 0.172.694.690.759.00 46.980.279.592.690.855.000.759.200.497.00 0.00 0.134.904.737.00 0.00 0.841.38 0.PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal 39.00 225.00 36.469.592.00 30.000.00 8.500.00 0.200.00 11.00 2.841.149.58 6.00 25.605.378.00 0.00 0.00 0.00 3.440.00 546.000.433.217.390.302.783.389.111.520.469.248.351.677.493.00 46.534.360.378.469.38 0.546.515.00 31.779.000. PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak .917.00 759.00 595.38 31.38 0.000.140.129.248.378.00 0.111.484.00 30.513.38) 36.367.173.440.980.00 33.747.627.00 0.00 0.00 0.010.134.648.378.00 16.00 12.354.230.00 0.540.360.00 762.057.00 16.00 806.967.777.00 0.435.00 17.324.00 0.00 31.759.511.389.500.99 31.00 25.15 25.841.99 0.00 595.455.259.900.00 0.605.469.082.00 10.00 226.783.00 31.328.49 (29.500.128.872.759.365.00 0.000.00 0.515.739.58 10.812.38 0.648.578.00 2.58 12.594.055.00 0.383.00 2.00 0.00 0.00 0.BELANJA OPERASI DAN PEMELIHARAAN Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan / Rehabilitasi / Renovasi BELANJA MODAL BELANJA BAGI HASIL & BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA TOTAL BELANJA SURPLUS (DEFISIT) III.043.00 0.470.534.158.00 573.638.469.00 225.465.443.38 0.00 547.178.00 8.149.00 64.00 8.00 0.

Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan TOTAL PEMBIAYAAN - PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN

1.605.372.000,00 0,00 0,00 0,00 1.831.213.200,00 29.638.546.178,38

1.605.371.292,00 0,00 0,00 41.992.764.146,37 43.823.976.638,37 (12.354.217.259,99)

0,00 30.648.779.149,00 772.526.737,00 2.865.050,00 31.424.170.936,00

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

1.605.371.292,00 30.648.779.149,00 772.526.737,00 41.995.629.196,37 75.248.147.574,37 (10.768.230.062,99)

Lampiran 2

PEMERINTAH KOTA MAKASSAR
NERACA PER 31 DESEMBER 2004
(dalam rupiah) NO. URAIAN SEBELUM KOREKSI KOREKSI DEBET KREDIT SETELAH KOREKSI

I.
1.

AKTIVA
AKTIVA LANCAR a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. KAS SURAT BERHARGA DEPOSITO BERJANGKA PIUTANG PAJAK PIUTANG RETRIBUSI PIUTANG DANA PERIMBANGAN PIUTANG FASOS/FASUM PIUTANG LAIN-LAIN PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR 41.649.727.909,37 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 291.268.318,62 0,00 343.036.237,00 42.284.032.464,99 0,00 0,00 41.649.727.909,37 0,00 0,00 394.129.282,00 659.711.360,00 0,00 0,00 495.980.660,62 262.833.585,00 345.901.287,00 43.808.284.083,99

476.827.982,00 659.711.360,00

82.698.700,00 0,00

2.409.051.786,00 262.833.585,00 2.865.050,00 3.811.289.763,00

2.204.339.444,00 0,00 0,00 2.287.038.144,00

2.

INVESTASI JANGKA PANJANG a. b.

INVESTASI DALAM SAHAM INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG

10.408.040.820,90 290.537.670.140,15 300.945.710.961,05

0,00 28.043.609.509,00 28.043.609.509,00

0,00

10.408.040.820,90 318.581.279.649,15 328.989.320.470,05

3.

AKTIVA TETAP a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. k. l. m. n. o. p. q. r. s.

TANAH JALAN DAN JEMBATAN BANGUNAN AIR (IRIGASI) INSTALASI JARINGAN BANGUNAN GEDUNG MONUMEN DAN TUGU ALAT-ALAT BESAR ALAT ANGKUTAN ALAT BENGKEL ALAT PERTANIAN ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI ALAT KEDOKTERAN ALAT LABORATORIUM BUKU/PERPUSTAKAAN BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA HEWAN TERNAK DAN TANAMAN PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP

2.344.403.176.602,00 313.456.213.983,00 15.481.034.692,00 7.420.787.300,00 6.696.298.687,00 339.023.290.605,00 2.616.681.993,00 154.725.000,00 63.632.251.380,00 1.011.614.000,00 223.953.000,00 10.104.686.600,00 6.636.038.925,00 736.524.000,00 13.700.000,00 135.908.000,00 143.863.000,00 5.100.000,00 1.207.075.000,00 3.113.102.922.767,00 0,00

475.134.000,00 4.056.413.548,40 0,00 0,00 2.349.744.828,00 139.478.000,00 4.000.000,00 90.000.000,00 0,00 15.000.000,00 3.891.949.172,00 146.900.000,00

0,00 302.251.500,00 151.857.750,00 896.000.000,00 568.982.700,00 0,00 0,00 220.110.880,00 873.664.000,00 0,00 23.600.000,00 2.657.504.500,00

45.750.000,00 0,00

0,00 45.750.000,00

11.214.369.548,40

5.739.721.330,00

2.344.878.310.602,00 317.210.376.031,40 15.329.176.942,00 6.524.787.300,00 6.696.298.687,00 340.804.052.733,00 2.756.159.993,00 158.725.000,00 63.502.140.500,00 137.950.000,00 238.953.000,00 13.973.035.772,00 4.125.434.425,00 736.524.000,00 13.700.000,00 181.658.000,00 98.113.000,00 5.100.000,00 1.207.075.000,00 3.118.577.570.985,40 0,00

4. 5.

DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN a. b. c.

PIUTANG ANGSURAN PIUTANG ROYALTI BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN

0,00 0,00 0,00 0,00 3.456.332.666.193,04

147.625.340,00 13.268.000.000,00 8.034.087.830,00 21.449.713.170,00 64.518.981.990,40

69.545.340,00 0,00 0,00 69.545.340,00 8.096.304.814,00

78.080.000,00 13.268.000.000,00 8.034.087.830,00 21.380.167.830,00 3.512.755.343.369,44

TOTAL AKTIVA

807.374.62 10.874.07 39.00 0. UTANG UTANG LANCAR a.118.400.189.947.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.397.00 0. UTANG JANGKA PANJANG a.777.07 26.00 20.737.913.829.Depkeu SLA. c.157.07 0. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG UTANG BELANJA UTANG PAJAK PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR 2.26 2.700.374.00 0.254.793.912.638.47 2.254.Depkeu SLA.257.033.00 0.243.70 19.448.00 772.396.295.70 0.947.338.2408-IND) .Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.00 13.061.409.263.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.75 328.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No. UTANG LUAR NEGERI UTANG DALAM NEGERI .448.423. b. 17 Pebruari 1982 .00 772.00 0.00 67.526.873.397.991.3340-IND) .730. d. 1.263.00 19. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) .00 0.189.292. b.40 476.00 0.00 0.73 JUMLAH UTANG .774.874.00 0.873.00 0.991.473.541.00 25.00 0.00 25.47 2.00 0.196.122.26 82.II.00 13.829.933.047.40 476.07 40.174.036.036.1653-IND) .292.257.185.793.33 70. e.800.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No.243.00 12.873.IP-415) .00 39.00 13.00 0.874.00 0.26 2.996.000.00 1.362.833/DP3I1995 Tgl 19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.807.Depkeu SLA.362.061.470.737.036.00 2.47 42.882.134.807.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl 18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG 0.62 10.913.408.700.880.541.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No.397.122.00 1.047.338.283.526.00 20.800.000.981.700.75 328.396.118.774.33 25.882.649.257.00 0.

508.15 3. c.398.609.00 74.000.71 2.821.00 10.295. g.140.050.00 262.111. f.174. 1.07) (42.843.556.343.302.00 4.537.507.274.585.429.00 (2.700.408.384.892.26) 318.036.113.650.526.583.00 16.62 262.967.62 0.764.146.274. EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.425.37 3.833.00 3.00 0.369.00 (29.992.512.00 10.291.767.299. d.443.00 35.930.07 28.820.33) 290.90 291.034.000.506.291.71 JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 3.520.07 0.00 4.283. e.500.246.183.996.00 0.409.584.353.102.468.386.040.III.961.649.397.922.00 2.267.865.520.408.463.995.408.043.585.860.07 2.54 3.299.216.386.00 28.701.00 772.37 3.509.386.506.356.279.246.07 0. h.666.211.874.873.07 41.44 .14 117.670.71 3.000.15 3.456.211.196.807.268.332.901. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM CADANGAN PIUTANG CADANGAN PERSEDIAAN DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH EKUITAS DANA UMUM 41. b.04 61.291.581. EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI 0.00 2.00 35.264.040.506.71 0.00) (67.484.183.777.90 14.529.508.833.443.820.629.332. 3.07 78.895.790.034.00 4.755.00 25.318.737.957.193.

321.870.731.000.906.Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak .30 1.779.868.030.15 6.770.532.00 24.00 SEBELUM AUDIT KOREKSI DEBET KREDIT SETELAH AUDIT .018.824.278.00 6.153.715.00 10.514.252.00 85.Lampiran 3 PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN ALIRAN KAS TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Aliran Kas Masuk Pendapatan Asli Daerah .30 1.79 308.00 24.Pajak Daerah .00 5.378.79 77.78 55.295.823.Retribusi Daerah .00 2.435.920.158.038.491.949.33 442.020.307.910.79 308.158.777.249.248.368.706.435.338.290.00 6.574.823.00 2.79 77.00 2.290.15 4.470.Dana Alokasi Umum .777.197.455.000.000.Dana Alokasi Khusus 87.000.084.575.464.074.532.00 8.Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan .018.00 145.163.33 442.381.806.252.156.422.122.717.015.968.361.78 54.158.843.Bagian Laba Usaha Daerah .163.968.307.104.491.248.198.

683.Belanja Barang Dan Jasa .00 19.500.007.254.00 1.349.00 30.795.196.614.58 50.677.00 30.00 9.196.780.334.670.690.347.411.670.092.00 2.Belanja Perjalanan Dinas .918.Belanja Barang Dan Jasa .00 50.071.00 400.238.00 559.505.000.00 302.206.047.000.047.00 50.312.00 5.032.00 .00 418.035.00 3.896.00 19.183.477.797.57 10.582.00 557.190.5.411.Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Administrasi Umum .922.037.381.433.291.190.00 302.00 1.894.798.335.945.00 25.260.00 91.895.872.000.302.605.335.550.777.422.611.808.614.534.000.062.Belanja Pegawai .690.455.Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan .599.470.644.605.324.000.00 10.381.872.731.578.824.00 485.00 400.387.713.679.024.913.920.00 3.422.806.680.00 9.58 400.000.920.695.00 11.00 276.738.Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka Total Aliran Kas Keluar 421.776.00 91.437.848.128.00 2.000.750.260.361.393.000.351.00 25.153.317.047.855.00 8.302.Belanja Pegawai .024.317.057.680.262.00 19.904.00 41.495.00 4.00 22.582.00 233.00 488.534.770.00 4.Belanja Perjalanan Dinas .278.044.057.599.58 6.561.281.57 .342.683.00 223.670.00 2.58 6.922.00 41.

360.703.416.568.779.00 30.714.536.00 59.779.500.00 772.737.648.779.902.00 703.520.00 2.570.877.648.00 225.526.288.877.149.00) (61.783.967.158.99 59.057.770.040.809.00 72.570.00 703.292.877.010.00 (59.371.840.540.149.200.00 2.694.605.599.570.200.924.00 33.484.00 2.Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Aliran Kas Masuk Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN Aliran Kas Masuk Penerimaan UUDP Tahun Lalu Penerimaan Hutang PPh Penerimaan Hutang PFK Penerimaan Piutang Tahun lalu Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja 71.484.727.779.841.00 595.536.340.00) 703.010.413.526.040.00 1.00 61.583.731.00 772.149.00 595.605.00 30.00 61.99 10.00 1.944.424.648.568.00 5.035.149.351.288.00 225.500.360.00 30.00 30.737.540.809.133.648.00 33.371.841.292.783.062.00 .500.

529.38 41.649.00 2.727.37 .865.959.100.00 (1.727.578.529.883.100.901.287.883.948.808.649.00 33.99 30.457.808.00 Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas 10.372.00 - 345.237.Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan 343.881.765.050.244.846.909.00 1.765.036.37 10.407.38 41.881.00) 341.846.99 30.909.465.238.

1 JURNAL PENYESUAIAN Koreksi Karena Belum Dicatat Pembayaran Hutang PFK Penerimaan Hutang PFK 30. A.000.00 Koreksi atas persediaan obat-obatan.149.149.00 Jurnal pengakuan piutang Royalti Pulau Khayangan sesuai Surat Perjanjian Kerjasama antara Pemkot Makassar dengan PT Putra-putra Nusantara tentang Penggunaan Pulau Kayangan A. IWP dan Taperum A.833.585.00 Jurnal pengakuan saldo akhir piutang jasa giro PD.3 Piutang Lain-lain .779.779.833.00 DEBIT KREDIT Pemotongan dan penyetoran PPh.Cadangan Piutang 42.00 13.334.517.334.2 Aktiva Lain-lain .585. benda berharga.000.Cadangan Persediaan 262.416.Lampiran 4 PEMERINTAH KOTA MAKASSAR DAFTAR KOREKSI (ADJUSTMENT) PER 31 DESEMBER 2004 (dalam rupiah) NO.Cadangan Piutang 13.Piutang Royalti Ekuitas Dana Umum .00 42.000.Jasa Giro Ekuitas Dana Umum . alat tulis kantor pada unit-unit kerja per 31 Desember 2004 yang belum dicatat ke dalam Neraca . A.000.416.00 30.00 262.648.4 Persediaan Bahan Pakai Habis/Material Ekuitas Dana Umum . BPR per 31 Desember 2004 A.648.517.

Dinas Pendapatan Daerah ATK .500.825.927. Pasar Benda berharga .- Obat-obatan .00 262.524.262.524.Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah ATK .5 EDU .Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Utang Lancar .00 2.Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Benda berharga .615.00 3.875.Utang Pajak 43.461.000.400.615.00 2.000.500.000.000.160.Dinas Pemadam Kebakaran ATK .500.Dinas Bina Marga ATK .00 20.833.732.00 .500.000.Dinas Cipta Karya ATK .Dinas Pariwisata 202.00 1.Badan Pengawas Daerah ATK .811.00 147.Dinas Perhubungan Benda berharga .187.972.00 43.500.037.Dinas Pendapatan Benda berharga .00 4.00 A.00 10.953.00 9.00 218.Dinas Perhubungan ATK .PD.Dinas Pariwisata ATK .00 1.585.00 2.947.

40 3.000.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Utang Lancar .6 Investasi Jangka Panjang .871.00 Menara Balaikota A.000.509.Investasi Aset Daerah yang Dipisahkan Ekuitas Dana Umum .661.548.043.509.40 . Terminal Metro Makassar yang kurang dicatat sebesar Rp28.043.Diinvestasikan Pada Aset Daerah Yang Dipisahkan 28.661.00 432.00 6.871.Utang Pajak 432.000.885.609.883.524.5 EDU .000.548.883.177.00 466.00 Mess Jakarta A.509.7 Jalan dan Jembatan Utang Belanja 3.7 Bangunan Dalam Pengerjaan Utang Belanja 6.615.043.Jurnal koreksi untuk mencatat utang pajak PPh 21 pemegang kas Sekretariat DPRD per 31 Desember 2004 Rp43.00.7 Bangunan Gedung Utang Belanja 466.00 Jurnal koreksi untuk mencatat utang pajak PPh 21 pemegang kas Sekretariat Daerah per 31 Desember 2004 A.177.609.09.000.000.00 A.859.885.00 Jurnal koreksi atas penyertaan modal Pemda pada PD.00 28.859. A.

342.00 703.Bioskop/Penyediaan Disk Pajak Hiburan .Hotel Berbintang Pajak Hotel .145.1 Kesalahan Pembebanan (dicatat tapi salah akun) Pajak Hotel .098.Hotel Melati Pajak Hotel .00 186.00 477.506.Bar Pajak Restoran .00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Pajak Hotel yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah B.Kios/Karaoeke Pajak Restoran .Restoran/Rumah Makan/Warung Nasi Pajak Restoran .221.553.Penjual Makanan Minuman (Harian) 1.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Pajak Restoran yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah B.00 1. B.791.819.00 216.947.2 Pajak Restoran .00 1.084.036.792.767.Diskotik/Klub Malam/Karaoke Pajak Hiburan .451.438.759.154.045.310.Rumah Kopi/Minum Dingin Pajak Restoran .096.3 Pajak Hiburan .383.824.00 264.210.123.025.00 1.00 .Pertunjukan Kesenian dan Musik Pajak Hiburan .641.Bilyard/Ketangkasan/Pijat 2.284.Hotel Ekonomi 1.952.Jalan BTP B.217.134.938.00 1.

285.Individual Retribusi Pelayanan Kebersihan .Rawat Jalan 9.Hidrant Per Unit 15.470.630.Rumah Usaha Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran yang dikelola oleh Dinas Pemadam Kebakaran B.000.Fitnes/Kebugaran dll.00 15. Koreksi reklasifikasi penerimaan Pajak Hiburan yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah B.792.000.Sampah Luar Biasa Retribusi Pelayanan Kebersihan .4 Retribusi Pelayanan Kesehatan .000.388.250.020.355.00 102.Rawat Inap Umum Retribusi Pelayanan Kesehatan .5 Retribusi Pelayanan Kebersihan .438.Tempat Rekreasi Retribusi Penyeberangan ke pulau lainnya 16.Pajak Hiburan .00 .6 Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .250.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Pelayanan Kesehatan yang dikelola oleh Dinas Kesehatan B.Kendaraan Bermotor Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .171.350.00 5.000.Komunal 519.00 9.438.7 Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Pelayanan Kebersihan yang dikelola oleh Dinas Keindahan Kota B.772.00 534.184.160.00 10.

836.Balik Nama 839.000.850.961.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga dan Retribusi Penyeberangan ke Pulau Lainnya yang dikelola oleh Dinas Pariwisata B.Kendaraan Tidak Bermotor 29.000.Perpanjangan SITU 186.000.000.00 29.Renovasi Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .10 Retribusi Izin Trayek .699.8 Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .500.SITU Baru Retribusi Izin Gangguan .349.100.00 186.784.961.000.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan dikelola oleh Dinas Tata Bangunan B.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Trayek yang dikelola oleh Dinas Perhubungan .000.Angkutan Umum Retribusi Izin Trayek .699.IMB Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .000.00 Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .9 Retribusi Izin Gangguan .488.Tempat Olahraga 16.00 25.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Ganguan yang dikelola oleh Kantor Pelayanan Perizinan B.00 651.855.Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .Pemutihan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .00 36.00 125.709.449.000.

00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Informasi dan Komunikasi yang dikelola oleh Dinas Informasi dan Komunikasi B.13 Retribusi Terminal .00 31.150.000.632.000.473.140.326.000.100.469.000.Fasilitas Penunjang 3. Terminal B.749.000.Tanda Daftar Perusahaan Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .00 .Dinas Pendapatan Daerah 206.Izin Usaha Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .00 341.14 Piutang Pajak Piutang Retribusi Ekuitas Dana Umum .00 3.500.B.019.332.550.00 1.140.050.Bus Umum Retribusi Terminal .12 Retribusi Informasi dan Komunikasi .Izin usaha pameran Retribusi Informasi dan Komunikasi .00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Terminal yang dikelola oleh PD.Cadangan Piutang 243.Izin operasional 32.000.00 251.576.00 7.00 147.750.000.Tanda Daftar Industri Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .00 41.000.519.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Industri dan Perdagangan yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan B.Tanda Daftar Gudang 530.11 Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .000.00 Jurnal pengakuan saldo awal piutang pajak dan retribusi per 1 Januari 2004 Piutang Pajak Hotel .Izin perfilman Retribusi Informasi dan Komunikasi .

Cadangan Piutang Jurnal pengakuan saldo akhir piutang retribusi per 31 Desember 2004 Pajak Hotel .576.621.00 5.14 Piutang Pajak Piutang Retribusi Ekuitas Dana Umum .00 243.000.698.00 B.Berbintang Pajak Restoran .- Piutang Pajak Restoran .323.642.00 Jurnal penutup penerimaan piutang Tahun Anggaran 2004 mengurangi Piutang Pajak Piutang Pajak Hotel Piutang Pajak Restoran 73.Dinas Pendapatan Daerah 33.00 9.890.033.00 B.700.Dinas Pendapatan Daerah Retribusi Alat Pemadam Kebakaran .749.700.698.091.698.00 7.698.700.576.00 1.519.500.00 7.700.00 652.00 .213.698.425.14 Pajak Hotel .Penerimaan Piutang Piutang Pajak 82.00 9.14 Pembiayaan .00 233.Penerimaan Piutang 73.463.00 82.00 180.700.698.00 82.000.251.00 82.246.134.Kios/Karaoke Pembiayaan .053.000.500.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan tunggakan pajak tahun lalu yang dicatat sebagai penerimaan murni yang seharusnya dicatat sebagai pembiayaan-penerimaan piutang penyesuaian Neraca B.Dinas Pendapatan Daerah Piutang Pajak Hiburan .00 885.860.000.840.078.700.Dinas Pemadam Kebakaran 32.000.Dinas Pendapatan Daerah Pajak Restoran .

760.00 7.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Pajak 9.413.00 9.712.134.937.372.860.00 9.500.760.00 233.760.193.- Pajak Hiburan .00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan piutang lain-lain yang dicatat sebagai penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yang seharusnya dicatat sebagai pembiayaan-penerimaan piutang penyesuaian Neraca : B.760.697.831.Dinas Pariwisata Retribusi Pasar .PD.PT Duta Niaga Djumantara Cadangan Untuk Piutang 9.712.00 7.00 586.Penerimaan Piutang Tahun Lalu 9.00 652.831.360.000.760.16 Penerimaan Pembiayaan .712.712.712.640.00 Jurnal penutup penerimaan piutang Tahun Anggaran 2004 mengurangi Piutang Pajak .00 27.16 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Penerimaan Pembiayaan .Dinas Pemadam Kebakaran Retribusi IMB .712. Pasar Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam .760.15 Piutang Lain-lain .00 9.Bank Perkreditan Rakyat B.219.000.00 Mengakui Saldo Awal Piutang PPJ dari PT Duta Niaga Djumantara karena terdapat penggunaan rekening PPJ oleh PT Duta Niaga Djumantara yang diperhitungkan oleh PT PLN pada rekening pemkot B.00 15.Dinas Pendapatan Daerah 18.463.000.00 - Retribusi Tempat Rekreasi .078.00 601.

515.194.00 13.PT Duta Niaga Djumantara 14.915.B.00 3.00 Mengurangi realisasi penerimaan Pajak PPJ dan Biaya PJU yang dilakukan melalui Jurnal Umum/DPA karena terdapat penggunaan oleh PT Duta Niaga Djumantara B.00 14.515.145.377.377.825.825.00 14.630.377.00 Reklasifikasi penerimaan lain-lain dari PT Duta Niaga Djumantara yang dicatat pada penerimaan PPJ B.00 Mengakui Piutang PPJ dari PT Duta Niaga Djumantara karena terdapat penggunaan rekening PPJ oleh PT Duta Niaga Djumantara yang diperhitungkan oleh PT PLN pada rekening pemkot B.684.16 Piutang Lain-lain .825.825.Cadangan Piutang 2.00 Mengurangi realisasi penerimaan Pajak PPJ dan Biaya PJU yang dilakukan melalui Jurnal Umum/DPA karena dicatat dua kali B.17 Piutang Lain .626.16 Penerimaan PPJ Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 3.145.915.00 Cadangan Untuk Piutang .630.Piutang Restitusi PPh 21 Ekuitas Dana Umum .377.16 Pajak Penerangan Jalan Umum Biaya Listrik Penerangan JalanUmum 13.16 Pajak Penerangan Jalan Umum Biaya Listrik Penerangan JalanUmum 14.

Cadangan Piutang 147.2.00 Jurnal untuk mencatat saldo awal piutang angsuran kendaraan bermotor B.626.00 147.194.625.Penerimaan Piutang 69.Piutang Angsuran Ekuitas Dana Umum .340.626.626.340.18 Piutang lain .Penerimaan Piutang Restitusi PPh 21 Piutang Restitusi PPh 21 2.Penerimaan Piutang Restitusi PPh 21 2.545.00 Jurnal reklasifikasi atas penerimaan piutang angsuran kendaraan bermotor tahun 2004 yang dicatat sebagai Lain-lain PAD yang Sah yang seharusnya merupakan pembiayaan penerimaan piutang B.194.00 .626.340.684.340.18 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Pembiayaan .545.545.Penerimaan Piutang 69.17 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Pembiayaan .00 Koreksi pengakuan saldo awal piutang restitusi PPh 21 per 1 Januari 2004 B.684.625.00 69.00 2.194.626.17 Pembiayaan .340.00 Jurnal penutup penerimaan piutang Tahun Anggaran 2004 mengurangi Piutang Restitusi PPh 21 B.18 Pembiayaan .684.684.194.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan piutang restitusi PPh 21 yang dicatat sebagai penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yang seharusnya dicatat sebagai pembiayaan-penerimaan piutang B.00 2.684.194.

Angkutan Umum Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah .00 133.000.000.000.Rumah Usaha Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 8.000.20 Retribusi Tempat Rekreasi Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah .00 yang lebih disetor oleh BPR yang dicatat sebagai penerimaan retribusi izin gangguan .450.000.000.SITU Baru Retribusi Izin Trayek .00 500.21 Penerimaan Ganti Rugi Atas Kekayaan Daerah Pembiayaan .200.000.200.000.piutang angsuran kendaraan bermotor ke dalam Neraca per 31 Desember 2004 B.Piutang lain .Royalti 133.Piutang Angsuran 69.00 2.00. Askrindo) yang dicatat sebagai retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran .000.00 Jurnal penutup untuk pencatatan Aktiva Lain-lain .000.00 8.00 500.000.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan Lain-lain PAD yang sah (royalti) sebesar Rp133.000.00 dan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah B.SITU Baru sebesar Rp1. Retribusi Izin Trayek sebesar Rp500.000.00 .Penggalian Jalan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 1.Penerimaan Piutang Tahun Lalu 4.19 Retribusi Izin Gangguan .00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan Lain-lain PAD yang sah berupa penerimaan hasil penyitaan jaminan penawaran pemenang tender yang mengundurkan diri (PT.450.19 Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .545.00 yang dicatat sebagai Retribusi Tempat Rekreasi B.340.rumah usaha B.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan Lain-lain PAD yang sah sebesar Rp2.000.00 4.

Kecamatan Makassar 10.00 2.00 10.penerimaan piutang tahun lalu B.00 10.22 UUDP Dropping Perjalanan Dinas Luar Daerah .000.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang UUDP 4.050.855.00 Jurnal penutup atas Belanja Dibayar Dimuka .855.000.000.00 .UUDP Dropping atas belanja foto copy Kecamatan Makassar B.22 Ikhtisar Surplus/Defisit Netto 2.00 Jurnal koreksi Sisa UUDP (Belanja Dibayar Dimuka) atas belanja perjalanan dinas luar daerah penelitian penataan ruang dan bangunan di Dinas Tata Bangunan B.22 Ikhtisar Surplus/Defisit Netto Ekuitas Dana Umum .050.22 UUDP Dropping Biaya Foto Copy .855.Jurnal reklasifikasi penyetoran Piutang UUDP yang dicatat sebagai Lain-lain PAD yang Sah yang seharusnya merupakan pembiayaan .21 Pembiayaan .050.00 4.000.000.200.00 Jurnal penutup untuk mencatat penyetoran Piutang UUDP ke dalam Neraca per 31 Desember 2004 B.200.00 Jurnal koreksi Sisa UUDP (Belanja Dibayar Dimuka) atas belanja foto copy Kecamatan Makassar yang masih terdapat dalam rekening pemegang kas Kecamatan Makassar B.Sisa Lebih Anggaran Tahun Pelaporan 10.050.BOP Tata Ruang 2.

00 90.00 .000.Badan Diklat 2.00 1.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan pembayaran gaji pokok pegawai Puskesmas Tarakan bulan Nopember 2004 (Contra Pos) yang dicatat sebagai Lain-Lain PAD yang sah B.SMPN 9 1. materai dan benda pos lainnya .800.000.23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Gaji Pokok .800.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah bulan September 2004 (Contra Pos) pada Badan Diklat yang dicatat sebagai Lain-Lain PAD yang sah B.000.Puskesmas Tarakan 90.00 Jurnal koreksi Sisa UUDP (Belanja Dibayar Dimuka) atas belanja perjalanan dinas luar daerah penelitian penataan ruang dan bangunan di Dinas Tata Bangunan B.23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Biaya perangko.000.23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah . materai dan benda pos lainnya bulan Desember 2004 (Contra Pos) pada SMPN 9 yang dicatat sebagai LainLain PAD yang sah B.23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Gaji Pokok .000.855.00 2.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan biaya perangko.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan pembayaran gaji pokok pegawai Kecamatan Bontoala bulan Desember 2004 (Contra Pos) yang dicatat sebagai Lain-Lain PAD yang sah 5.Kecamatan Bontoala 5.000.Ekuitas Dana Umum .000.Sisa Lebih Anggaran Tahun Pelaporan 2.

00 400.26 Pengeluaran Pembiayaan .542.00 Jurnal penutup untuk pencatatan Hutang Pajak .Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja 135.259.Pembayaran Hutang Belanja Biaya Perawatan & Pengobatan Lokal Biaya Uang Duka 135.Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 400.500.24 Gaji Pokok .00 .542.00 595.00 1.00 Belanja Sekretariat Daerah A B.Penerimaan Hutang Pajak 595.259.00 Jurnal reklasifikasi penerimaan PPh dari Kecamatan Makassar yang dicatat sebagai Lainlain PAD yang Sah yang seharusnya merupakan pembiayaan .00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan pembayaran gaji pokok pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan bulan Desember 2003 yang dicatat sebagai Contra Pos Gaji Pokok yang seharusnya merupakan Lain-Lain PAD yang sah B.000. B.542.00 595.penerimaan hutang pajak dan harus disetor ke Kas Negara.Penerimaan Hutang Pajak Hutang Pajak .500.PPh ke dalam Neraca per 31 Desember 2004 B.PPh 595.500.B.25 Pembiayaan .500.25 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Pembiayaan .500.700.26 135.00 3.00 EDU .259.753.

800.00 2.267.235.572.Pemeliharaan Bangunan Umum Hutang Belanja .500.00 9.00 Hutang Sekretariat Daerah A per 31 Desember 2004 B.172.000.259.27 EDU .00 41.00 586.000.Biaya Alat Listrik Biaya Listrik Biaya Telepon Biaya Air Biaya Penanggulangan Keadaan Darurat Biaya Bahan Bakar Kendaraan Dinas Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas 13.223.26 Hutang Belanja Pengeluaran Pembiayaan .364.364.00 135.00 31.072.00 Jurnal penutup pembayaran hutang Tahun Anggaran 2003 mengurangi Hutang Belanja B.940.Pembayaran Hutang Belanja 135.Pemeliharaan Jalan Lingkungan 637.00 28.00 3.542.172.00 Pemeliharaan Cipta Karya .00 32.200.000.195.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja .170.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja 87.000.425.00 Koreksi reklasifikasi atas pembayaran hutang Sekretariat Daerah TA 2003 yang dicatat sebagai biaya pemeliharaan TA 2004 B.091.259.800.340.695.00 87.26 EDU .00 19.542.053.191.Pemeliharaan Drainase Hutang Belanja .

291.Pembayaran Hutang Belanja 637.195.00 220.Pembayaran Hutang Belanja Biaya Pemeliharaan Bangunan Umum Biaya Pemeliharaan Drainase Biaya Pemeliharaan Jalan Lingkungan 637.195.000.B.506.000.Dana dalam bentuk Aktiva Tetap Ekuitas Dana Donasi .000.000.00 586.00 607.109.348.00 Jurnal penutup pembayaran hutang Tahun Anggaran 2003 mengurangi Hutang Belanja B.00 41.Pemeliharaan Jalan Lingkungan 1.952.000.00 9.Aset Tetap 4.790.00 637.00 4.Dana dalam bentuk Aktiva Tetap yang seharusnya Ekuitas Dana Donasi .00 520.Pemeliharaan Bangunan Umum Hutang Belanja .506.695.Pemeliharaan Drainase Hutang Belanja .729.27 EDU .235.291.tanah yang diperoleh dari hibah yang dicatat sebagai Ekuitas Dana Umum .091.267.195.000.00 Jurnal reklasifikasi atas Aktiva Tetap .Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja .27 Hutang Belanja Pengeluaran Pembiayaan .27 Pengeluaran Pembiayaan .267.27 Ekuitas Dana Umum .00 Hutang Pemeliharaan Cipta Karya per 31 Desember 2004 B.267.500.940.Aset Tetap .00 Koreksi reklasifikasi atas pembayaran hutang Dinas Cipta Karya TA 2003 yang dicatat sebagai biaya pemeliharaan TA 2004 B.000.

B.28

Belanja Modal Bangunan Gedung tempat kerja
Lurah Kalukuang Lurah Ujung Pandang Lurah Bontoala Lurah Karuwisi Lurah Bara-Baraya Ruang Asisten 3 180.000.000,00 169.000.000,00 184.594.000,00 74.500.000,00 202.000.000,00 36.099.500,00

Belanja Modal Bangunan Gedung Sekolah
TK DW Biaya Pemeliharaan Gedung Kantor Lainnya B.28 48.550.000,00 894.743.500,00

Gedung Kantor

846.193.500,00

Belanja Modal Bangunan Gedung tempat kerja
Lurah Kalukuang Lurah Ujung Pandang Lurah Bontoala Lurah Karuwisi Lurah Bara-Baraya Ruang Asisten 3 180.000.000,00 169.000.000,00 184.594.000,00 74.500.000,00 202.000.000,00 36.099.500,00

B.28

Gedung Sekolah

48.550.000,00

Belanja Modal Bangunan Gedung Sekolah
TK DW B.28 48.550.000,00

Belanja Modal Bangunan Rumah Dinas
Walikota Sekda Biaya Pemeliharaan Rumah Dinas 479.669.000,00 270.400.000,00 750.069.000,00

B.28

Gedung Rumah dinas

750.069.000,00

Belanja Modal Bangunan Rumah Dinas
Walikota Sekda B.28 479.669.000,00 270.400.000,00

Belanja modal alat kantor
Pengadaan barang inventaris daerah 56.825.000,00

Belanja modal alat rumah tanga
Pengadaan barang inventaris daerah 188.892.000,00

Belanja modal komputer
Pengadaan barang inventaris daerah 5.000.000,00

Belanja printer
Pengadaan barang inventaris daerah

1.000.000,00

Belanja modal meja dan kursi
Pengadaan barang inventaris daerah 191.560.000,00

Belanja modal alat-alat studio
Pengadaan barang inventaris daerah 17.400.000,00

Belanja modal alat komunikasi
Pengadaan barang inventaris daerah Biaya alat rumah tangga B.28 2.150.000,00 462.827.000,00

Air Conditioner Tempat Tidur Televisi Alat Rumah Tangga Komputer Meja dan kursi Assesoris Kantor Alat Studio Alat Komunikasi

40.800.000,00 74.000.000,00 5.750.000,00 109.142.000,00 6.000.000,00 191.560.000,00 16.025.000,00 17.400.000,00 2.150.000,00

Belanja modal alat kantor
Pengadaan barang inventaris daerah 56.825.000,00

892.000.000.00 90.000.750.00 Belanja modal alat komunikasi Pengadaan barang inventaris daerah 2.150.00 Belanja modal meja dan kursi Pengadaan barang inventaris daerah 191.00 Sekda B.000.00 Belanja modal komputer Pengadaan barang inventaris daerah 5.000.00 Belanja modal alat-alat studio Pengadaan barang inventaris daerah 17.750.000.29 Belanja Modal ALat-Alat Angkutdarat bermotor roda 4 Belanja modal alat-alat studio Intensifikasi/Ekstensifikasi dan Koordinasi PBB B.000.000. Pick Up Alat Studio Belanja Modal ALat-Alat Angkutdarat bermotor roda 4 Belanja modal alat-alat studio 90.000.000.000.000.29 90.750.00 Truck.00 49.000.400.00 .560.00 Belanja printer Pengadaan barang inventaris daerah 1.00 139.000.000.000.00 49.000.750.Belanja modal alat rumah tanga Pengadaan barang inventaris daerah 188.00 49.000.

788.000.000.00 B.00 Bapeda B.30 50.Dipenda B.00 49.00 Dipelda B.000.00 89.00 50.000.00 Komputer Belanja Modal LAN 50.000.000.690.31 Belanja modal bangunan gedung tempat kerja Pembangunan sektor panakukkang mas Pemeliharaan / rehabilitasi bangunan sektor panakung mas 84.000.100.100.30 Belanja Modal LAN Pemasangan Jaringan Local Area Network B.788.00 49.00 .100.000.000.000.100.000.31 Gedung Kantor Belanja modal bangunan gedung tempat kerja Pembangunan sektor panakukkang mas 84.00 84.32 Belanja modal monumen dan musium Pembangunan Musium Kota Pembangunan Pagar Makam Raja-Raja Tallo Renovasi Bangunan Musium Kota Pemeliharaan Makam Raja-Raja Tallo 89.00 84.000.000.690.00 50.000.000.000.

07 25.000.62 10.506.873.700.00 Hutang Jangka Panjang .291.34 EDU .00 Belanja modal monumen dan musium Dinas Pariwisata B. C.873.Depkeu RDI-185/DDI/1987 tanggal 17 Desember 1987 Hutang PFK 1.000.000.12/009/IBRD/PP tanggal 13 Juli 1979 Hutang Jangka Panjang .478.873.291.159/DD184 tanggal 19 Nopember 1984 Hutang Jangka Panjang .07 B.000.Dana Pembayaran Utang Jangka Panjang 25.800.000.700.Depkeu SLA.000.07 C.000.B.000.000.Depkeu SLA.061.700.75 328.913.396.118.Simduk masuk ke instalasi .00 Catatan Sipil .882.Dana Pembayaran Utang Jangka Pendek EDU .457.889.478.Depkeu Ex.457.32 Monumen dan Musium 139. Inpres Pasar tanggal 17 Pebruari 1982 Hutang Jangka Panjang .70 25.457.947.506.243.00 896.33 EDU .00 13.00 139.34 4.448.1 Reklasifikasi rekening aktiva karena salah dibukukan Komputer Instalasi SIMDUK 896.00 4.Diinvestasikan Dalam Aset Tettap Ekuitas Dana Donasi B.

000.000.000.000.000.00 Dinas Keindahan .00 Cipta Karya .000.750.00 Cipta Karya .000.000.000.134.134.530.00 Dinas Pendidikan dan Pengajaran Alat Komunikasi Belanja Modal Menara Repiter 54.pembelian genset Buku / Perpustakaan Barang Bercorak Seni dan Budaya 45.00 54.jalan paving block Tanah Untuk Asrama/Mess Alat Bengkel 475.000.pematangan tanah Rusunawa Daya Mesin Pembangkit Listrik Alat Bengkel 4.000.530.00 Dinas Perikanan .00 15.000.00 394.tadinya masuk kelompok Bangunan Gedung Alat Komunikasi Belanja Modal Menara Repiter 15.000.750.000.00 .00 4.000.00 475.00 45.Pemasangan Paving Blok Alat Bengkel 394.000.000.000.

242.600.500.00 1.00 Dinas Pendapatan .832.542.719.000.000.tadinya masuk kelompok Bangunan Gedung Alat Pertanian Almari 15.719.Simtap Bangunan Dalam Pengerjaan Belanja modal bangunan Gedung tempat kerja 395.000.00 8.130.00 15.242.500.KOR/2068/BT Alat Studio Kursi 8.600.172.962.Crisis Centre Tamalanrea .000.00 Dinas Tanaman Pangan & Peternakan .00 Dinas Pendapatan .00 154.500.328.000.000.00 937.00 395.000.KOR/4334/BT Komputer Alat Komunikasi 1.542.Dinas Keindahan .On Line PBB Komputer Gedung Kantor Alat Komunikasi 783.00 Dinas Kesehatan .00 Dinas Perikanan dan Kelautan .000.

00 Dinas Cipta Karya .750.110.880.200.857.00 Dinas Kesehatan . Kor/3294 Bangunan Dalam Pengerjaan .500.Bangunan Dalam Pengerjaan Belanja modal bangunan Gedung tempat kerja 104.00 151. Kor/4412 .251.Pemasangan Paving Block Jalan Daerah Propinsi 302.00 302.Kor/4201.750.00 Dipelda .110.740.251.880.740.857.200.Kor/3807. Kor/3808.00 104. Kor/2798 Bangunan Dalam Pengerjaan .00 Dinas Cipta Karya Bangunan Dalam Pengerjaan Alat angkut apung bermotor 220. Kor/4411.Sektor Kima/Biringkanaya.00 220.Drainase Waduk 151.500.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful