P. 1
268.Kota Makassar

268.Kota Makassar

|Views: 494|Likes:
Dipublikasikan oleh eichbi

More info:

Published by: eichbi on Oct 07, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2012

pdf

text

original

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

HASIL PEMERIKSAAN
ATAS LAPORAN KEUANGAN KOTA MAKASSAR TAHUN ANGGARAN 2004 DI MAKASSAR
PERWAKILAN VII BPK-RI DI MAKASSAR Nomor Tanggal : :

DAFTAR ISI
Halaman

Laporan Auditor Independen ................................................................................... Laporan Perhitungan APBD ..................................................................................... Laporan Aliran Kas .................................................................................................. Neraca ................................................................................................................... Bab I Gambaran Umum Pemeriksaan ............................................................... 1.1 Gambaran Umum ........................................................................... 1.1.1 1.1.2 1.1.3 1.1.4 1.1.5 1.1.6 1.1.7 1.2 Bab 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 Dasar Hukum ...................................................................... Tujuan Pemeriksaan ............................................................ Metode Pemeriksaaan ......................................................... Lingkup Pemeriksaan ........................................................... Cakupan Pemeriksaan ......................................................... Standar Pemeriksaan ........................................................... Batasan dan Kendala ...........................................................

i iii v vii 1 1 1 1 1 2 2 2 3 3 9 8 12 64 98 101

Laporan Keuangan Sebelum Pemeriksaan ........................................ Penelaahan Atas Pengendalian Intern Atas Sistem Pembukuan dan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah .................................... Koreksi Pembukuan dan Kecermatan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah .......................................................................... Catatan Pemeriksaan ...................................................................... Laporan Keuangan Setelah Pemeriksaan .......................................... Lampiran .....................................................................................

II Laporan Pemeriksaan .............................................................................

Daftar Lampiran: Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 Sebelum dan Setelah Koreksi Neraca Daerah Per 31 Desember 2004 Sebelum dan Setelah Koreksi Laporan Arus Kas Per 31 Desember 2004 Sebelum dan Setelah Koreksi Daftar Koreksi Laporan Keuangan APBD Tahun Anggaran 2004 Daftar Biaya Pemeliharaan Asset Yang Dikapitalisasi Menambah Nilai Aktiva Tetap Daftar Inventarisasi Fasum dan Fasos Yang Telah Diserahkan Kepada Pemerintah Kota Makassar Daftar SPJ Yang Tidak Didukung Dengan Bukti Yang Lengkap Daftar SPPD Yang Tidak Didukung Dengan Bukti Yang Lengkap Daftar Pengeluaran Sekretariat Daerah Untuk Biaya Operasional Anggota DPRD

Tanggung jawab BPK-RI terletak pada pernyataan pendapat atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2004 berdasarkan Pemeriksaan BPK-RI. Laporan Aliran Kas Tahun Anggaran 2004 dan Catatan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Andi Pangeran Pettarani Telp. 17 tahun 2003. Pasal 2 Undang-undang No. Neraca Per Tanggal 31 Desember Tahun 2004. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2004 bertujuan untuk memberikan keyakinan apakah Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2004 telah disajikan secara wajar sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang ditetapkan di dalam Peraturan Perundangan yang berlaku. (0411) 854995 Makassar LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kepada Para Pengguna Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 Berdasarkan ketentuan Pasal 23E Perubahan Ketiga Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. . Laporan Keuangan tersebut adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar. 5 Tahun 1973. mengumpulkan bukti yang cukup dan melaksanakan pemeriksaan agar memperoleh keyakinan yang memadai sebagai dasar untuk memberikan pendapat. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 meliputi pengujian atas Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. dan Pasal 31 UU No. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah tersebut dilakukan dengan berpedoman pada Standar Audit Pemerintahan (SAP) yang ditetapkan oleh BPK-RI. Standar tersebut mengharuskan BPK-RI untuk merencanakan. (0411) 854977-854988 Fax. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPKRI) telah memeriksa Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Makassar.

Ak. 12 Mei 2005 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan VII di Makassar Ketua Tim Agung Prayudi. Di dalam hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004.000.E.000.Pemerintah Kota Makassar tidak mencantumkan nilai Aktiva Tetap yang berasal dari penyerahan Fasilitas Umum dan Fasilitas Khusus Perumahan serta masih mencantumkan nilai gedung Balaikota Makassar senilai Rp6. Berdasarkan Pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Makassar. Akuntan Reg-Neg D-19. kami tidak dapat menerapkan prosedur pemeriksaan lain untuk menyakinkan BPK-RI atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. BPK-RI berpendapat bahwa Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 kecuali atas akibat hal-hal yang dimuat dalam paragraf sebelumnya telah disajikan secara wajar untuk semua hal yang material sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang ditetapkan di dalam berbagai peraturan perundangan yang berlaku. BPK-RI menyampaikan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian Pemerintah dan DPRD Kota Makassar dalam upaya penyempurnaan Laporan Keuangan Daerah sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban Keuangan Daerah.00 walaupun sebagian telah dihancurkan.. S.392 .970.

795.00 5.281.00 4.611.3 2.00 30.2.2.158.33 442.018.850.305.1.104.005.79 77.78 54.758.312.00 29.00 50.57 119.00 289.146.00 3.000.006.137.699.00 68.2.252.00 10.00 108.1.2.198.575.00 429.500.823.343.30 1.130.356.00 557.825.00 3.00 50.1.1 1.00 3.325.787.1.00 24.00 57.203.798.2.909.1.00 0.2.000.000.00 7.158.2 1.526.906.000.00 1.226.000.819.435.00 33.777.15 REALISASI 85.1.00 30.967.11 543.490.505.947.967.000.2 2.806.514.411.097.853.700.15 4.000.00 421.00 273.133.453.000.000.000.850.190.4 1.545.179.1.00 13.683.2 1.1.00 401.163.1.011.700.2 URAIAN PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan dari Propinsi LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA APARATUR DAERAH Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal PELAYANAN PUBLIK ANGGARAN 84.00 55.525.00 24.3 1.00 15.00 47.306.433.1 1.865.181.088.330.390.509.732.138.532.583.700.2 2.427.450.00 99.920.00 0.112.427.1.1.1 2.074.013.156.107.958.11 126.00 4.4 2.2.1.879.603.090.150.248.071.1 1.00 5.843.675.4 1.1.3 2.3 1.910.1.047.099.3 1.PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN PERHITUNGAN APBD TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) NO I 1.1.756.00 5.000.3 2.000.018.188.936.614.2.582.2 2.205.755.757.895.415.00 .1.540.721.920.1 2.910.968.500.686.422.649.000.854.000.4 2.750.307.1 2.554.3 II 2.79 308.000.673.813.00 1.1 2.715.455.00 1.493.011.317.038.775.00 13.1.1.962.1.000.00 308.

592.213.00 225.1.2.302.737.99) .782.648.737.062.526.200.900.00 772.2.469.178.00 1.648.500.365.3 2.000.4 Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal BELANJA BAGI HASIL DAN BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA JUMLAH BELANJA SURPLUS/(DEFISIT) PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak .443.850.00 0.2 3.1.2.58 6.627.108.389.4 2.00 8.3 3.768.147.58 10.470.779.660.00 759.638.872.00 1.00 31.256.043.455.6 31.768.2 2.1 3.00 30.38 0.00 39.173.469.995.2.111.2.484.2.818.00 272.736.00 64.38 0.629.38) 318.200.785.00 1.1 2.1.00 36.3 2.500.196.1 3.1.605.534.00 546.378.4 3.082.00 35.292.2.605.99 III 3.666.2.200.620.00 806.479.00 0.000.497.750.358.696.00 1.2 2.435.00 1.5 3.440.1 2.905.000.200.00 16.950.37 (10.4 3.2 3.390.00 595.00 51.2.2.00 10.1.149.38 0.00 25.929.00 8.980.759.178.149.2 2.2.904.00 30.230.372.783.759.2.885.1.00 17.000.841.663.690.00 0.935.00 0.378.230.000.677.2.469.1.696.986.825.546.248.759.2.1.327.00 282.841.513.00 0.38 0.00 9.134.694.00 36.00 41.2 3.00 29.00 2.546.00 0.360.500.34 7.543.638.000.271.2.38 31.2.510.2.2.2.15 25.00 8.515.378.279.4 2.923.PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu JUMLAH PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan JUMLAH PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN 330.2.511.1.831.3 3.2.605.367.747.1 2.371.00 225.49 (29.248.37 75.779.400.469.493.383.713.00 573.342.574.00 12.548.1 3.3 2.055.062.917.2.745.739.00 46.5 3.487.3 2.140.

Dana Alokasi Khusus .074.038.122.Bagian Laba Usaha Daerah .575.163.321.823.307.368.252.777.949.00 8.190.030.047.706.248.532.Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah Total Aliran Kas Masuk 87.Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak .422.574.777.00 50.104.000.252.910.823.770.020.614.00 10.158.00 24.806.906.582.968.278.79 308.920.00 24.361.30 1.435.968.000.79 308.Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan .015.33 442.514.435.00 2.455.290.491.290.249.843.15 6.00 145.15 4.000.156.532.295.824.455.920.00 85.79 77.411.00 5.163.779.153.806.00 5.0 0 6.614.338.470.491.00 50.Dana Alokasi Umum .198.78 55.248.000.158.582.00 30.920.00 2.78 54.00 JUMLAH KOREKSI DEBET KREDIT SETELAH AUDIT .33 442.197.158.715.411.422.717.018.190.868.018.047.00 2.381.30 1.Pajak Daerah .084.PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN ALIRAN KAS TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Aliran Kas Masuk Pendapatan Asli Daerah .79 77.Retribusi Daerah .464.731.00 30.307.378.870.00 6.

324.00 400.000.00 233.037.010.770.Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka Total Aliran Kas Keluar 421.913.534.351.534.000.605.057.024.Belanja Perjalanan Dinas .Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan .872.670.00 9.00 2.690.007.670.044.00 19.690.278.731.58 Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Aliran Kas Masuk 71.00 485.00 11.00 22.00 400.062.795.153.605.196.Belanja Pegawai .824.644.047.918.00 223.945.731.000.00 1.424.680.695.183.57 Aliran Kas Keluar Belanja Administrasi Umum .302.713.872.000.58 400.896.0 0 5.559.00 2.071.770.670.00 302.798.351.848.433.922.00 91.00 4.561.Belanja Perjalanan Dinas .361.347.057.750.505.00 557.00 19.206.99 - .Belanja Barang Dan Jasa .808.00 3.599.470.777.550.000.00 91.00 418.024.342.035.422.000.477.578.895.00 3.381.00 4.683.238.922.894.57 10.393.679.00 1.944.902.99 10.291.057.00 41.381.780.413.260.599.683.334.00 302.302.254.00 25.00 50.776.092.0 0 8.00 25.387.00 5.58 6.738.677.260.416.855.00 488.00 19.000.00 10.335.128.032.317.797.317.495.00 72.262.599.437.904.58 6.924.00 276.196.Belanja Barang Dan Jasa .000.00 9.281.00 41.335.00 2.611.680.349.500.Belanja Pegawai .312.

865.237.583.149.133.568.540.570.570.967.00 225.200.648.00 30.00 30.520.568.00 .648.360.779.500.526.040.877.00 30.901.727.00 59.877.00 2.287.536.526.00 345.605.035.694.00 1.360.605.149.00 2.779.00 Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN Aliran Kas Masuk Penerimaan UUDP Tahun Lalu Penerimaan Hutang PPh Penerimaan Hutang PFK Penerimaan Piutang Tahun lalu Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping (59.783.0 0 772.484.703.149.00 225.00) (61.714.737.809.00 772.00 ) 703.040.536.570.00 343.877.648.292.500.841.00 61.648.783.00 1.0 0 703.158.484.00 30.00 2.200.540.841.036.00 61.0 0 2.340.00 33.809.500.840.00 703.149.737.062.779.779.292.00 595.Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang Total Aliran Kas Keluar 59.010.371.288.00 33.00 595.288.050.371.

00 Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas 10.372.578.909.457.99 30.727.38 41.529.Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan 1.100.883.37 10.649.727.808.00) 341.100.808.883.948.881.244.846.407.00 (1.529.909.846.238.649.765.959.765.37 .465.00 33.38 41.881.99 30.

000.329.99 2. ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA m.733.00 137.083.129.00 238.820.00 98.524.00 1.901. TANAH b.035.989. PIUTANG RETRIBUSI f.470.434.62 262. PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP 41.000. BANGUNAN GEDUNG g.279.287.980.00 659. INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG AKTIVA TETAP a.00 13.687. SURAT BERHARGA c.00 3. INVESTASI DALAM SAHAM b. PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL j.159. URAIAN JUMLAH I.00 4.00 6.40 15. MONUMEN DAN TUGU h. 2.993.00 317.376.00 2.658.985.711.577.00 63. 10.298.176.05 3.973. BUKU/PERPUSTAKAAN q.00 6.808.031.000.052. PIUTANG DANA PERIMBANGAN g.00 0.310.00 0.756. JALAN DAN JEMBATAN c.833.787.585. INSTALASI e.37 0.040.696.207. AKTIVA AKTIVA LANCAR a.344. ALAT PERTANIAN l.100.602.950. BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA r. PIUTANG LAIN-LAIN i.00 158.408.500.00 13.00 394.909.804.649.118.700. BANGUNAN AIR (IRIGASI) d.125.210.660. 1. ALAT BENGKEL k.649.524.570.40 . JARINGAN f.113.360. PIUTANG FASOS/FASUM h. ALAT-ALAT BESAR i. HEWAN TERNAK DAN TANAMAN s.320.00 0.953.00 495.075.300.725. ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI n.140.502.00 181.425.000. ALAT KEDOKTERAN o. PIUTANG PAJAK e.90 318.000.942. ALAT LABORATORIUM p. ALAT ANGKUTAN j.000.000.00 340. DEPOSITO BERJANGKA d.15 328.00 43.00 5.284. KAS b.282.878.PEMERINTAH KOTA MAKASSAR NERACA PER 31 DESEMBER 2004 (dalam rupiah) NO.581.00 736.00 345.000.772.000.727. BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR INVESTASI JANGKA PANJANG a.

Depkeu SLA.034.185.777.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No. UTANG DALAM NEGERI .00 20.087.62 262. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN b.00 . HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR UTANG JANGKA PANJANG a.380.408. 17 Pebruari 1982 .423.408.384.755.638.833.00 19. BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN TOTAL AKTIVA 0.820. UTANG BELANJA c.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.00 3.833/DP3I1995 Tgl 19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.036.00 0.00 8.37 3.901.295.26 2.585. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA e.00 78.254.830.080.874.Depkeu SLA.995.267.541.397.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No.369. 5.343.00 25.040.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.00 12.000.111.991.470.332.000.40 476. PIUTANG ANGSURAN b.000.730.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl 18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG JUMLAH UTANG 2.774. 1.26 82.4.880. 0. PIUTANG ROYALTI c. DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP c.912.629.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No. EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.07 40.00 10.873. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) .2408-IND) .700. UTANG LUAR NEGERI b.257. UTANG PAJAK d.IP-415) .263.807.292.268.196. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG b.047.90 14.00 0. DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN a.362.1653-IND) . CADANGAN PERSEDIAAN 41.00 0.00 42. DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM d.73 III.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.00 13.895. 1. UTANG UTANG LANCAR a.189.3340-IND) .00 21.00 0.933.830. CADANGAN PIUTANG e.793.Depkeu SLA.512.167.47 2.302.409.00 0.44 II.

44 .343.000.07) (42.957.26) 318.71 0.429.701.279.183.409.777.821. h.581. 3.00 3.512.15 3.f.650.71 2.463.291.506.860.425.369.00 4.529.295. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH EKUITAS DANA UMUM (29. g.755.649.183. EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 3.

Perhitungan belanja dengan sampling senilai Rp538.759. d.1. Pasal 56 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara.2. yaitu: a.37 untuk Pengeluaran Pembiayaan. . Pasal 23E Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar Tahun 2001. f.638. 1.58. Gambaran Umum 1.37.764.777.683. Tujuan Pemeriksaan Untuk memberikan keyakinan apakah Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 telah disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang ditetapkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan mengenai pengelolaan keuangan.894. Pasal 31 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara. Sisa Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 dilakukan pengujian secara keseluruhan yaitu senilai Rp41.1. Metode Pemeriksaan Metode Pemeriksaan atas bukti transaksi atau bukti pendukung pembukuan dilakukan secara sampling dengan metode uji petik pada masing-masing lingkup pemeriksaan. 1.271.1.037.BAB I GAMBARAN UMUM PEMERIKSAAN 1.465.28% dari realisasi belanja sebesar Rp547.57. Pasal 25 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah.992.3. e. c. c.469. Dasar Hukum Pemeriksaan a. Pasal 43 Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah.823.38 untuk Pendapatan Pembiayaan dan Rp43.146. d.1. Pembiayaan dilakukan pengujian secara keseluruhan yaitu senilai Rp31. Pendapatan dilakukan pengujian secara keseluruhan yaitu senilai Rp559.1.378. b. Pasal 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan. b.976.540.58 atau 98.116.831.

7.037.37 2393.00 43.683.1.1.1.38 1.57 538. Cakupan pemeriksaan atau Audit Coverage Ratio (ACR) yang merupakan perbandingan antara jumlah realisasi anggaran/saldo akun yang diperiksa dan jumlah realisasi anggaran/saldo akun sebelum koreksi Tahun Anggaran 2004 dapat dilihat dalam tabel berikut : Uraian Bagian/Pos Pendapatan Belanja Pembiayaan Penerimaan Pengeluaran Jumlah Anggaran (Rp) 543.016.469. Standar Pemeriksaan Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 dilakukan dengan berpedoman pada Standar Pemeriksaan Pemerintahan (SAP) yang diterbitkan oleh BPK-RI Tahun 1995.116.831.759.759.58 95.759.28 100.736.38 43.757.823.037.10 % Nilai yang Diperiksa (Rp) 559.5.976.49 31.271.935.1.17 75. meliputi: a. BPK-RI masih menghadapi kendala .293.976. 1.37 75. Catatan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 1.200.469.909.94 547.894. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 b.465.894.548.00 98. dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) yang diterbitkan oleh IAI.00 100.378. Lingkup Pemeriksaan Untuk mencapai tujuan pemeriksaan tersebut. maka pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004.823.540.47 31.638. Batasan Dan Kendala Pemeriksaan Dalam rangka pelaksanaan salah satu tugas konstitusionalnya yaitu pemeriksaan atas Laporan Keuangan.469.831.58 31.777.016. Cakupan Pemeriksaan Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 meliputi pengujian substantif atas transaksi yang dibukukan dan disajikan dalam Laporan Perhitungan APBD. Laporan Aliran Kas Tahun Anggaran 2004 d.683. Neraca dan Laporan Aliran Kas dan pengujian terinci atas saldo-saldo akun yang material dalam laporan tersebut.38 100.213.378.4.6.75 226.638.967. Panduan Manajemen Pemeriksaan.38 Realisasi (Rp) 559.75 ACR % 100.378.293.972.11 573.300.00 100.1.57 102. Neraca Per Tanggal 31 Desember Tahun 2004 (tidak termasuk Neraca Awal Tahun Anggaran 2004) c.736.578.00 33.513.00 1.

2 2.757.000.00 308.00 39.2 2.1.910.000.542.732.634.3 2.00 36.920.00 289.000.358.108.867.1 1.179.497.00 13.38) REALISASI 87.823.99 .173.980.252.2 2.828.2.00 30.4 2.163.1 2.00 57.534.777.690.700.354.130.11 126.2.914.2.1.736.203.271.043.505.2.00 50.415.3 2.79 308.1.00 5.00 9.813.627.248.00 1.677.500.3 II 2.605.950.1.00 806.929.00 13.1.15 25.00 102.540.595. Laporan Perhitungan APBD memahami sepenuhnya sistem (dalam rupiah) NO I 1.00 24.00 9.965.00 51.885.935.775.853.00 29.2.1 1.4 URAIAN PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan dari Propinsi LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA APARATUR DAERAH Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal PELAYANAN PUBLIK Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal BELANJA BAGI HASIL DAN BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA JUMLAH BELANJA SURPLUS/(DEFISIT) ANGGARAN 84.259.927.00 273.2.390.3 2.546.427.3 1.107.bahwa Pemerintah Daerah belum pembukuan berganda (double entry).930.614.00 47.000.178.931.594.055.011.00 25.818.850.00 1.909.00 762.00 421.2.696.986.2.006.2.2.947.000.465.2 1.000.294.615.2 2.806.872.00 55.4 2.540.78 55.000.487.047.525.2.717.352.3 1.1.161.150.1.58 12.49 (29.00 5.172.860.330.104.00 12.00 12.129.706.1 2.138.2.455.825.509.638.440.128.700.00 3.2.134.2.290.000.548.365.248.00 0.2.000.515.00 429.389.302.756.79 77.000.2 2.450.134.947.1 1.000.795.00 4.526.2.33 442.00 108.015.696.00 5.1.099.1.00 559.011.00 1.00 3.000.00 272.281.1.673.4 1.00 3.217.611.435.317.383.00 8.1.470.500.00 282.013.00 50.018.932.34 7.747.666.00 8.513.856.000.000.137.000.57 120.000.750.15 330.146.15 6.777.923.020.291.181.1.422.58 6.305.112.295.845.2 2.543.455.00 319.469.464.1 2.1 2.00 46.1.582.411.088.4 1.958.683.000.018.2 2.528.894.4 2.1.00 547.421.000.11 543.500.868.190.1.343.000.2. 1.00 5.3 1.00 0.2.798.1.850.00 573.00 11.968.307.2.000.611.3 2.2.1 2.200.158.00 17.00 33.583.037.149.1.017.675.592.1 2.500.00 30.00 68.700.158.619.453.1.1.071.850.205.000.967.443.00 401.694.825.3 2.1.158.038.00 1.433.3 2.435.812.2.962.00 7.1 2.2.2.005.2.321.1.30 1.00 12.2 1.490.755.00 36.819.00 24.00 1.041.1.00 35. Laporan Keuangan Yang Diperiksa BPK-RI 1.900.226.1.750.306.2.00 16.111.182.392.532.1.390.400.785.290.4 2.097.427.3 2.

NO III 3.1 3.1.1 3.1.2 3.1.3 3.1.4 3.1.5 3.2 3.2.1 3.2.2 3.2.3 3.2.4 3.2.5 3.2.6

URAIAN PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak - PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu JUMLAH PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan JUMLAH PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN

ANGGARAN

REALISASI

31.469.759.378,38 0,00 0,00 0,00 0,00 31.469.759.378,38 0,00 225.841.200,00 1.605.372.000,00 0,00 0,00 0,00 1.831.213.200,00 29.638.546.178,38

31.469.759.378,38 0,00 0,00 0,00 0,00 31.469.759.378,38 0,00 225.841.200,00 1.605.371.292,00 0,00 0,00 41.992.764.146,37 43.823.976.638,37 (12.354.217.259,99)

1.2.2. Laporan Aliran Kas
URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

(dalam rupiah) JUMLAH

Aliran Kas Masuk
Pendapatan Asli Daerah - Pajak Daerah - Retribusi Daerah - Bagian Laba Usaha Daerah - Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan - Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak - Dana Alokasi Umum - Dana Alokasi Khusus - Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah 87.464.290.868,78 55.020.706.015,00 24.717.295.163,30 1.435.968.532,15 6.290.321.158,33 442.018.777.248,79 77.823.307.252,79 308.158.000.000,00 5.455.422.806,00 50.582.047.190,00 30.411.614.920,00 559.894.683.037,57

Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar
Belanja Administrasi Umum - Belanja Pegawai - Belanja Barang Dan Jasa - Belanja Perjalanan Dinas - Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan - Belanja Pegawai - Belanja Barang Dan Jasa

421.254.561.895,00 302.347.393.777,00 91.913.278.007,00 4.922.797.335,00 22.071.092.776,00 41.611.183.670,00 9.599.317.680,00 19.848.024.260,00

- Belanja Perjalanan Dinas - Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka

1.035.550.196,00 11.128.291.534,00 25.605.302.872,58 6.690.000,00 488.477.738.437,58 71.416.944.599,99

Total Aliran Kas Keluar
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Aliran Kas Masuk Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar
Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang

59.062.727.340,00 225.841.200,00 59.288.568.540,00 (59.288.568.540,00)

Total Aliran Kas Keluar
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN

Aliran Kas Masuk
Penerimaan Penerimaan Penerimaan Penerimaan UUDP Tahun Lalu Hutang PPh Hutang PFK Piutang Tahun lalu 703.877.570,00

Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar
Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping

703.877.570,00 1.605.371.292,00

Total Aliran Kas Keluar
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas

343.036.237,00 1.948.407.529,00 (1.244.529.959,00) 10.883.846.100,99 30.765.881.808,38 41.649.727.909,37

1.2.3. Neraca
NO. I. 1. URAIAN AKTIVA AKTIVA LANCAR a. KAS b. SURAT BERHARGA c. DEPOSITO BERJANGKA d. PIUTANG PAJAK e. PIUTANG RETRIBUSI f. PIUTANG DANA PERIMBANGAN g. PIUTANG FASOS/FASUM h. PIUTANG LAIN-LAIN i. PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL j. BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR INVESTASI JANGKA PANJANG a. INVESTASI DALAM SAHAM b. INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG AKTIVA TETAP a. TANAH b. JALAN DAN JEMBATAN c. BANGUNAN AIR (IRIGASI) d. INSTALASI e. JARINGAN f. BANGUNAN GEDUNG g. MONUMEN DAN TUGU h. ALAT-ALAT BESAR i. ALAT ANGKUTAN j. ALAT BENGKEL k. ALAT PERTANIAN l. ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA m. ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI n. ALAT KEDOKTERAN o. ALAT LABORATORIUM p. BUKU/PERPUSTAKAAN q. BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA r. HEWAN TERNAK DAN TANAMAN s. PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN a. PIUTANG ANGSURAN b. PIUTANG ROYALTI c. BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN

(dalam rupiah) JUMLAH

41.649.727.909,37 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 291.268.318,62 0,00 343.036.237,00 42.284.032.464,99 10.408.040.820,90 290.537.670.140,15 300.945.710.961,05 2.344.403.176.602,00 313.456.213.983,00 15.481.034.692,00 7.420.787.300,00 6.696.298.687,00 339.023.290.605,00 2.616.681.993,00 154.725.000,00 63.632.251.380,00 1.011.614.000,00 223.953.000,00 10.104.686.600,00 6.636.038.925,00 736.524.000,00 13.700.000,00 135.908.000,00 143.863.000,00 5.100.000,00 1.207.075.000,00 3.113.102.922.767,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

2.

3.

4. 5.

992.257.508.456. EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.193. UTANG LUAR NEGERI b. CADANGAN PERSEDIAAN f.283.70 19.193.981.00 (2.874.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.04 2.362.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.874.3340-IND) .263.254. .2408-IND) .283.00 0.807.764.118.1653-IND) .00 0.33) 290.00 1.00 20. 1.75 328.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl. 17 Pebruari 1982 .00 0.243.800.157.882.00 0.386.18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) 3.00 3.146.15 3.299.386.IP-415) .102.211. HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR UTANG JANGKA PANJANG a.Depkeu SLA.448. CADANGAN PIUTANG e. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG b.71 3.00 0.036.807.00 0.00 10.Depkeu SLA.33 70.90 291.62 10.829.996. DIPISAHKAN JUMLAH EKUITAS DANA UMUM EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 41. UTANG PAJAK d.537.26 2.000.874. 3.793.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No. UTANG DALAM NEGERI .767. 1.774.820.670.TOTAL AKTIVA II.37 3.666.174.036.807.Depkeu SLA. UTANG BELANJA c.396.00) (67.332.17 Desember 1987 (Cargo Terminal) .033.833/DP3I1995 Tgl.913. DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP c.189.299.33 2.036.456.666.174.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl.211.408.71 0.061.62 0.332. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK g.318.922. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG h.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.140.996. DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM d.268.947.04 2.047.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No. JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG JUMLAH UTANG III. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA e.00 2.00 13.040.541. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN b. UTANG UTANG LANCAR a.113.508.00 67.

Pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah tersebut juga telah dijabarkan dengan Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah dan Akuntansi Keuangan Daerah Kota Makassar yang berisi antara lain tentang : a. Pada Tahun Anggaran 2004. Pemerintah Kota Makassar telah menyusun Laporan Keuangan . Pemerintah Daerah Kota Makassar telah menyusun Pokok-pokok Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah dan telah disahkan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2004 tanggal 28 Juli 2004 dan dituangkan dalam Lembaran Daerah Nomor 20 seri A Nomor 5.1 Penelaahan atas Pelaksanaan Sistem Pembukuan dan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar dilakukan oleh Bagian Keuangan dhi. Bagan dan susunan kode rekening c. sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan karena baru disusun dan ditetapkan pada tanggal 4 Nopember 2004 berdasarkan Surat Keputusan Walikota Makassar Nomor 682/Kep/900 Tahun 2004. 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan pertanggungjawaban Pengelolaan APBD dan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Sub Bagian Pembukuan pada Sekretariat Daerah Kota Makassar. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Dokumen dan catatan akuntansi d. 17 Tahun 2004 tentang Keuangan Negara.BAB II LAPORAN PEMERIKSAAN 2. Penatausahaan keuangan daerah b. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan. Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 diselenggarakan dengan menggunakan sistem pembukuan ganda dengan dasar kas modifikasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. Sistem dan prosedur akuntansi e. Pedoman pencatatan akuntansi dan jurnal standar. Berdasarkan pasal 31 ayat (2) Undang-Undang No. namun dalam penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2004. Kebijakan akuntansi f.

Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan Daerah. c. Pelaksanaan penyusunan Laporan Keuangan Daerah pada Sub Bagian Pembukuan meliputi kegiatan sebagai berikut : a. Daftar Pembukuan Administratif (DPA) dan Contra Pos (CP) ke dalam jurnal penerimaan kas. Buku jurnal pengeluaran kas e. Mekanisme penganggaran tidak dilakukan secara cermat dan akurat serta belum sepenuhnya berdasarkan sifat dan jenis penerimaan dan pengeluaran. sehingga masih terdapat kelemahan-kelemahan minimal sebanyak 5 (lima) kelemahan. Adapun register dan buku-buku yang dilaksanakan dalam rangka untuk menyusun Laporan Keuangan Daerah terdiri dari : a. Penelitian dan pencatatan bukti penerimaan berupa Surat Tanda Setoran (STS). Kelemahan tersebut adalah sebagai berikut : a. Laporan Realisasi Anggaran. Berdasarkan hasil pemeriksaan bukti penerimaan (STS) diketahui bahwa terdapat jenis penerimaan yang tidak ada mata anggarannya dalam APBD Tahun Anggaran 2004 namun terdapat realisasi penerimaannya yaitu retribusi pelayanan . Register SPM b. d. Daftar Pembukuan Administratif (DPA) dan Contra Pos (CP) serta pencatatannya ke dalam jurnal pengeluaran kas. Memposting jurnal penerimaan kas dan jurnal pengeluaran kas ke dalam buku besar penerimaan dan pengeluaran. Buku Besar Pengeluaran Kas h. b. Buku jurnal korolari f. Register SPJ c.Daerah yang terdiri dari Neraca. Menyiapkan Laporan Perhitungan APBD. ternyata belum sepenuhnya mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlaku. sedangkan jasa konsultan untuk sistem akuntansi menggunakan jasa Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA) Universitas Hasanuddin. Penelitian dan evaluasi bukti pengeluaran berupa Surat Perintah Membayar (SPM). Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar dilakukan dengan menggunakan Program Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah (SIAKDA) yang dibuat oleh jasa konsultan PT. Buku Besar penerimaan kas g. Buku Besar Aktiva Hasil penelaahan atas sistem pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan serta pelaksanaannya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Makassar seperti yang diuraikan di atas. Neraca Daerah dan Laporan Aliran Kas. Buku jurnal penerimaan kas d. Murfa Surya Mahardika untuk sistem komputerisasi.

b. Seharusnya penerimaan tersebut dianggarkan pada komponen pembiayaan bagian pembiayaan penerimaan kelompok pembiayaan penerimaan piutang. jenis pendapatan dan obyek pendapatan . sehingga pada pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2004 dapat diketahui jumlah pendapatan yang murni diterima dan belanja yang murni untuk membiayai kegiatan-kegiatan pada tahun anggaran berjalan. hasil pemeriksaan atas Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dinas/unit kerja diketahui terdapat beberapa pengeluaran berupa belanja barang dan jasa serta belanja pemeliharaan yang seharusnya dianggarkan sebagai belanja modal. Hal tersebut menunjukkan bahwa prosedur penganggaran belum dilakukan secara teliti dan akurat dalam menentukan jenis pengeluaran baik dari belanja barang dan jasa maupun belanja pemeliharaan yang dapat dikelompokkan sebagai belanja modal untuk dikapitalisasi menambah asset daerah. retribusi IMB – balik nama dan retribusi izin industri dan perdagangan – tanda daftar gudang. Seharusnya utang belanja tersebut dianggarkan pada komponen pembiayaan bagian pembiayaan pengeluaran kelompok pembiayaan pembayaran hutang. Selain hal tersebut di atas. Pemisahan anggaran pendapatan dan belanja seperti yang diuraikan di atas sangat diperlukan untuk pengukuran kinerja Keuangan Daerah.kesehatan – rawat jalan. pengganggaran penerimaan yang belum diterima pada tahun berjalan (piutang/tunggakan pihak ketiga) oleh Sub Bagian Anggaran dianggarkan dalam batang tubuh APBD sebagai bagian dalam komponen penerimaan murni daerah pada tahun anggaran berjalan. anggaran pendapatan daerah disusun menurut kelompok pendapatan. Sistem komputerisasi akuntansi keuangan daerah (SIAKDA) yang digunakan oleh Sub Bagian Pembukuan masih menunjukkan kelemahan sebagai berikut : 1) Masih terdapat kesalahan penjumlahan pada Laporan Realisasi Anggaran khususnya dalam penjumlahan sub total. Adapun mekanisme penganggaran untuk belanja daerah Tahun Anggaran 2003 yang belum terbayar pada tahun anggaran berjalan (hutang pemda). Dalam penyusunan APBD dan Perubahan APBD. oleh Sub Bagian Anggaran juga dianggarkan pelunasannya dalam batang tubuh APBD Tahun Anggaran 2004 sebagai belanja daerah. 2) Terdapat kesalahan klasifikasi dari jurnal kolorali ke buku besar aktiva 3) Rincian aktiva tetap tidak dapat ditelusuri karena tidak ada kode rekening untuk setiap jenis rincian aktiva dalam sistem komputerisasi. c. Selain itu. Rancangan Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 khususnya penerimaan pajak dan restribusi belum mengambarkan keadaan yang sebenarnya.

hasil pengadaan barang Tahun Anggaran 2004 pada beberapa dinas tidak dibuat dan disampaikan kepada Kepala Daerah dhi. e. . persediaan bahan habis pakai/material. karena dalam obyek pendapatan yang terealisasi hanya pada satu jenis rincian obyek pendapatan sedangkan pada rincian obyek pendapatan yang lain realisasinya nihil meskipun berdasarkan bukti penerimaan (STS) terdapat realisasi dari rincian obyek pendapatan tersebut. piutang retribusi. Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar sehingga pencatatan aktiva berupa barang inventaris hasil pengadaan dari dinas/unit kerja belum dimasukkan sebagai komponen aktiva Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun 2004. sedangkan aktiva yang diperoleh dari hibah pihak ketiga berupa fasum dan fasos belum dinilai sehingga belum dicatat sebagai aktiva tetap dalam Neraca Daerah. utang jangka pendek dan ekuitas dana donasi. Tidak memadainya persyaratan untuk pengamanan aktiva. setiap obyek pendapatan tidak dirinci berdasarkan rincian obyek pendapatan sehingga perbandingan antara anggaran dan realisasi menjadi tidak riil. d. piutang lain-lain. Raxindo Wardana ditambah dengan jumlah aktiva yang diperoleh dari belanja modal pada Tahun Anggaran 2004. Selain itu. Atas kelemahan pengendalian intern tersebut. Hal ini terlihat dari masih terdapat beberapa akun yang belum dicatat yaitu piutang pajak.yang selanjutnya dirinci lagi menurut rincian obyek pendapatan. BPK-RI menyarankan agar Pemerintah Kota Makassar melakukan review atas sistem pembukuan dan penyusunan laporan keuangannya. Rancangan Laporan Keuangan Daerah berupa Neraca belum sepenuhnya menyajikan informasi mengenai posisi keuangan Daerah per 31 Desember 2004 sehingga belum menggambarkan struktur kekayaan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Makassar. Hal ini menggambarkan bahwa aktiva daerah tidak dicatat dan dikendalikan dengan baik. Sedangkan dalam Laporan Perhitungan APBD. bangunan dalam pengerjaan. Nilai aktiva yang dicantumkan dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca per 31 Desember 2004 terdiri dari aktiva Pemerintah Kota Makassar yang telah dinilai oleh PT.

dan Rp1.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00.779.Pembayaran Utang PFK Saldo sebelum koreksi Rp 0.779.149. BPK-RI telah mengajukan 42 (empat puluh dua) koreksi kepada Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar. Rp20. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pengeluaran Pembiayaan Pembayaran Utang PFK Rp 30.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30.00 Saldo setelah koreksi Rp 30. Kesalahan Karena Belum Dicatat 1. Akun-akun dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Penerimaan Pembiayaan . Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas transaksi tersebut.2.149. Pada Tahun Anggaran 2004.657.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30. Koreksi-koreksi tersebut adalah sebagai berikut : 2.648.149. Koreksi yang dilakukan BPK-RI didasarkan atas kebenaran formal / substansi dari bukti akuntansi.779.00 .00 Saldo setelah koreksi Rp 30.442.00 2) Akun Pengeluaran Pembiayaan .648.149.Penerimaan Utang PFK Saldo sebelum koreksi Rp 0.142.648. Koreksi Pembukuan Dan Kecermatan Penyusunan Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 Dari hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan (sebelum disampaikan ke DPRD) Tahun Anggaran 2004 yang telah disajikan oleh Pemerintah Kota Makassar.648.779.2.954. Akun-akun dalam Laporan Aliran Kas (LAK) Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Penerimaan Pembiayaan .779.2.00 dan telah disetor seluruhnya ke Kas Negara.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30.779. terdapat potongan gaji untuk Pajak Penghasilan.000.648.Penerimaan Utang PFK .162.00 Penerimaan Pembiayaan Penerimaan Utang PFK Rp 30.149.00 b.00 Saldo setelah koreksi Rp 30.474.149.252.779.648.Aktivitas Pembiayaan Masuk Saldo sebelum koreksi Rp 0.648.492.1.149.648.00. Iuran Wajib Pegawai dan Taperum masing-masing senilai Rp8.149.779.

416.779.416.000.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 30. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.Piutang Royalti PT Putra.00 PT Putra-Putra Nusantara EDU . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat jasa giro yang belum disetor PD. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.149.2) Akun Pengeluaran Pembiayaan . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat piutang royalti atas penggunaan Pulau Kayangan oleh PT Putra-Putra Nusantara seluruhnya sebesar Rp13.Pembayaran Utang PFK .416. Bank Perkreditan Rakyat (PD.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 13.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30. Sampai dengan akhir tahun anggaran Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas transaksi tersebut. BPR) ke Kas Daerah sebesar Rp42.416. Putra-Putra Nusantara selaku pelaksana pengelola Pulau Kayangan diwajibkan membayar royalti penggunaan Pulau Kayangan kepada Pemerintah Kota Makassar setiap tahun selama periode 25 tahun.62 Atas koreksi tersebut.Cadangan Piutang Rp 13.00 Atas koreksi tersebut.Aktivitas Pembiayaan Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 0.268.000.000. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Aktiva Lain-lain – Piutang Royalti Rp 13.00 berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama tentang kontrak penggunaan Pulau Kayangan antara Pemerintah Kota Makassar dengan PT.416.334.PERTA /DIPARDA dan No.318.707. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.000. 3.648.648.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.149.000.416.1/023/S. 27/PPN-KPPK/X/03 tanggal 30 Oktober 2003 yang disepakati bahwa PT.318.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 291. 666. 2.517. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Aktiva Lain-lain.Putra Nusantara Saldo sebelum koreksi Rp 0.779.000.268.000.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 13.00 2) Akun EDU .000. Putra-Putra Nusantara No.000.00. .

00 Material EDU .517.262.517.Dinas Perhubungan Rp 3. Berdasarkan data dari dinas/unit kerja di lingkup Pemerintah Kota Makassar.Dinas Pariwisata Rp 2.Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Piutang Lain-lain – Jasa Giro BPR Rp 42.972.517.Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Rp 202.00 ATK .Dinas Pendapatan Daerah Rp 9.Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Rp 20.00 Benda berharga . Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Persediaan Bahan Pakai Habis/ Rp 262.334.00 2) Akun EDU .Cadangan Piutang Rp 42. 4.Dinas Perhubungan Rp 218.187.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 42.00 ATK .Dinas Pendapatan Rp 10.585.833.000. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.00 Benda berharga .00 ATK .707.500. Pasar Rp 4.517. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Piutang Lain-lain – Jasa Giro Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 ATK .000.268.Dinas Pariwisata Rp 147.825.Cadangan Persediaan Rp 262.Dinas Pemadam Kebakaran Rp 2.875.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 13.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 42.00 EDU .160.00 Saldo setelah koreksi Rp 42.927.Dinas Cipta Karya Rp 1.500.00 Benda berharga .835.318.00 ATK .461.00 Benda berharga .947.PD.037.517. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.953.732.585.602.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.Dinas Bina Marga Rp 2. diketahui terdapat saldo persediaan bahan pakai habis/material per tanggal 31 Desember 2004.334.00 .000.000.334.400.500.334.833.00 ATK .749.500.00 ATK .Badan Pengawas Daerah Rp 1.811.334.62 Atas koreksi tersebut.00 ATK .00 Saldo setelah koreksi Rp 13.00 Rincian Persediaan Bahan Pakai Habis/Material : Obat-obatan .000.500.

Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.279. .00 Saldo setelah koreksi Rp 318.00 .537.649.670.Diinvestasikan Pada Aset Rp 28.Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan Saldo sebelum koreksi Rp 290. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Persediaan Bahan Pakai Habis /Material Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 (Rp68.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.Diinvestasikan Pada Aset Daerah Yang Dipisahkan Saldo sebelum koreksi Rp 290.00 Atas koreksi tersebut.Rp40.537.953. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Investasi Jangka Panjang .15 2) Akun EDU .872.609.833.451.670.509.833.15 Atas koreksi tersebut. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.609.585.833.15 Koreksi tambah (kurang) Rp 28.043.609.00.15 Koreksi tambah (kurang) Rp 28.00 Daerah Yang Dipisahkan Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 262.043. Bagian Keuangan Pemerintah Kota Makassar tidak mencatat perubahan nilai tersebut dan hanya mencatat Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan pada PD Terminal Makassar Metro senilai Rp40.00.043.043. Dalam Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar melakukan penilaian kembali atas penyerahan aset kepada PD Terminal Makassar Metro dan diketahui bahwa jumlah jumlah aset yang telah diserahkan senilai Rp68. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Investasi Jangka Panjang Rp 28.872.043.953.00 Saldo setelah koreksi Rp 318.909.942.585.833.00 Saldo setelah koreksi Rp 262.585.00 Saldo setelah koreksi Rp 262.451.00 Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan EDU .581.909.482.140.942. sehingga dilakukan koreksi tambah sebesar Rp28.140.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 262.Cadangan Persediaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.279.509.585.509.509.649.609. 5.509.00).482.609.00 2) Akun EDU .581.

Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.40 Saldo setelah koreksi Rp 10.987.000.548.177.00 Utang Belanja Rp 10.885.000.40 3) Akun Utang Bangunan Dalam Pengerjaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Jalan dan Jembatan .395.987.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 10.00 Saldo setelah koreksi Rp 6.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 3.000. Pada Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar melaksanakan pembangunan Mess Pemerintah Kota Makassar di Jakarta senilai Rp466.661.023.00 4) Akun Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 0.6.883. Pemerintah Kota Makassar juga melaksanakan pembangunan Menara (Tower) Balaikota Makassar yang telah diselesaikan secara fisik 18.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 6.548.00 Saldo setelah koreksi Rp 339.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 466.859.987.00. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.548.Jalan Daerah Rp 3.605.40 yang pelaksanaan pekerjaan telah selesai namun belum dilakukan pembayaran kepada rekanan pelaksana pekerjaan.118. Sampai dengan 31 Desember 2004 pembayaran atas pekerjaan tersebut belum dilakukan.00 dan utang pajak Sekretariat Daerah sebesar Rp432.000.000.883.65% atau senilai Rp6.290.40 Saldo setelah koreksi Rp 317.Gedung Asrama/Mess Saldo sebelum koreksi Rp 339.000.000.661.661.885.000.097. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat potongan pajak yang belum disetor ke Kas Negara seluruhnya sebesar Rp476.00 dan Pekerjaan peningkatan jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar senilai Rp3.615.213.859.605.489.00 terdiri dari utang pajak Sekretariat DPRD sebesar Rp43.883.Jalan Daerah Saldo sebelum koreksi Rp 313.00 2) Akun Jalan dan Jembatan .00.548. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Bangunan Gedung .456.871.768.768.40 Bangunan Dalam Pengerjaan Rp 6. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Gedung . Pemerintah Kota Makassar tidak .Asrama/Mess Rp 466.524.885.000.983.40 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.859.859.885.290.768.792.548.531.40 Atas koreksi tersebut. 7.548.

Hotel Melati Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 476.513.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pajak Hotel .Hotel Melati Rp 1.00 2) Akun Utang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 0.792.310.952.00 Saldo setelah koreksi Rp 476.098.084.melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 1. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun EDU .00 Pajak Hotel .395.Hotel Berbintang Rp 1.792.310.036.395.123.045.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.036.123.792.310.036.025.00 Atas koreksi tersebut.874. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : EDU . Kesalahan Pembebanan (dicatat tapi salah akun) 1.395.395.123.599.084.084.00 .807.045.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 476.00 Pajak Hotel .Hotel Berbintang Rp 1.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 1.098.025. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Pajak Hotel Melati sebesar Rp1.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.Hotel Ekonomi Rp 264.792.036.00 Utang Jangka Pendek Utang Pajak Rp 476.Dana Untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.952.395.952. 2.036.310.045.123.00 dan Pajak Hotel Ekonomi sebesar Rp264.2.00 yang keseluruhannya dicatat dalam Pajak Hotel Berbintang.2.00 Pajak Hotel .270.Dana Untuk Pembayaran Rp 476.00 Pajak Hotel .792.025.00 Pajak Hotel – Hotel Ekonomi Rp 264.098.

Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.145.123.824.045.Bar Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 264.036.084.025.824.00 2) Akun Pajak Hotel . Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 2.641.Restoran/ Rp 1.00 Makanan/Minuman (Harian) Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pajak Restoran .098.154.00 Makan/Warung Nasi Pajak Restoran .00 dan Pajak Restoran-Penjual Makanan/ Minuman (Harian) sebesar Rp477. 2.605.518.00 3) Akun Pajak Hotel .518.747.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Pajak Restoran .641.Kios/Karaoke Rp 1.791.00 Pajak Restoran .383.652.00 Atas koreksi tersebut.383.134.00 Pajak Restoran .947.00.824. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00) Saldo setelah koreksi Rp 8.819.096.506.025.Kios/Karaoke Rp 1.Bar Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.451.616.00 yang dicatat dalam Pajak Restoran-Bar dan Pajak Restoran-Restoran/Rumah Makan/Warung Nasi.00 Kopi/Minum Dingin Pajak Restoran .759.154.00 .952.947.451.624.759.00 Saldo setelah koreksi Rp 264.506.181.791. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Hotel .00 Pajak Restoran .947.Hotel Berbintang Saldo sebelum koreksi Rp 9.00 Pajak Restoran .Rumah Rp 216.491.605.Penjual Rp 477.Hotel Ekonomi Saldo sebelum koreksi Rp 0.045.Restoran/ Rumah Rp 1.952.096.00 Rumah Makan/Warung Nasi Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 2.641.084.145.550. Pajak Restoran-Rumah Kopi/ Minum Dingin sebesar Rp216.134.819.310.098.550. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Pajak Restoran-Kios/Karaoke sebesar Rp1.Hotel Melati Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.

520.00. Pajak Hiburan .Rumah Rp 216.641.689.383.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 477.819.145. Pajak Hiburan-Bilyard/ Ketangkasan/Pijat sebesar Rp703.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.824.284.792.938.759.210.145.190.00 2) Akun Pajak Restoran .Restoran/ Rumah Makan/Warung Nasi Saldo sebelum koreksi Rp 10.00 Kopi/Minum Dingin Pajak Restoran .00) Saldo setelah koreksi Rp 565.506.Bar Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Pajak Hiburan .00 4) Akun Pajak Restoran .217.221.819.285. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Pajak Hiburan-Pertunjukan Kesenian dan Musik sebesar Rp186.Pajak Restoran .096.449.947.284.949.00) Saldo setelah koreksi Rp 9.438.729.Diskotik/Klub Malam/Karaoke sebesar Rp1.Rumah Kopi/Minum Dingin Saldo sebelum koreksi Rp 0.388.134.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 216.00 Atas koreksi tersebut.00 3) Akun Pajak Restoran .Bioskop/ Rp 2.Kios/Karaoke Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 5) Akun Pajak Restoran .506.00 Penyediaan Disk .221.210.819.767.00 Saldo setelah koreksi Rp 216. 3.154.584.00 Saldo setelah koreksi Rp 477.00 dan Pajak Hiburan-Fitnes/Kebugaransebesar Rp102.641.947.929.096.096.Penjual Makanan/Minuman (Harian) Saldo sebelum koreksi Rp 0.451.Penjual Rp 477.791. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 2.145.00.342.718.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.00 Makanan/Minuman (Harian) Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Restoran .824.506.739.553.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.00 yang keseluruhannya dicatat dalam Pajak HiburanBioskop/Penyediaan Disk.564.

217.00 Pajak Hiburan .Pertunjukan Kesenian dan Musik Pajak Hiburan .210.553.285.342.00 102. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Hiburan .210.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 186.792.00 Penyediaan Disk Pajak Hiburan .00 4) Akun Pajak Hiburan .00 Rp 1.Bioskop/Penyediaan Disk Saldo sebelum koreksi Rp 3.Bilyard/ Ketangkasan/Pijat Pajak Hiburan .553.221.195.00 703.284.284.Bilyard/ Ketangkasan/Pijat Pajak Hiburan .Diskotik/Klub Malam/ Karaoke Pajak Hiburan .396.767.767.532.285.938.00 Saldo setelah koreksi 3) Akun Pajak Hiburan .Bioskop/ Rp 2.438.938.342.00 Saldo setelah koreksi Rp 703.00 102.438.753.221.00 .Bilyard/ Ketangkasan/Pijat Saldo sebelum koreksi Rp 0.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 2.767.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 703.Pertunjukan Kesenian dan Musik Saldo sebelum koreksi Rp 0.210.Pertunjukan Kesenian dan Musik Pajak Hiburan .438.Fitnes/ Kebugaran Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pajak Hiburan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00 Rp Rp Rp Rp 186.217.938.217.00 Saldo setelah koreksi Rp Rp Rp Rp 186.792.00 703.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.221.553.00 1.217.284.388.00 Rp 186.00 Rp 985.Diskotik/Klub Malam/ Karaoke Pajak Hiburan .792.112.Fitnes/ Kebugaran Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.Diskotik/Klub Malam/ Karaoke Saldo sebelum koreksi Rp 0.938.767.342.438.00) Saldo setelah koreksi 2) Akun Pajak Hiburan .388.553.00 1.342.792.

250.438.Rawat Jalan Saldo sebelum koreksi Rp 0.438.005.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 9.250. 5.438.250.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 102.00 .438.Fitnes/Kebugaran Saldo sebelum koreksi Rp 0.438. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 9.438.250.Rawat Inap Umum Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 9.Rawat Inap Umum Saldo sebelum koreksi Rp 358.00 Atas koreksi tersebut.438.355.434. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pelayanan Kesehatan . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 .255.388.250.00 Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9. 4.285.250.438.250.388.00 Saldo setelah koreksi Rp 9. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Rawat Inap Umum Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.Rawat Jalan Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.250.00 yang dicatat dalam Retribusi Pelayanan Kebersihan- .285.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (9.792.5) Akun Pajak Hiburan .00 .00 yang dicatat dalam Retribusi Pelayanan Kesehatan-Rawat Inap Umum. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Pelayanan Kebersihan-Komunal sebesar Rp534.438.00 2) Akun Retribusi Pelayanan Kesehatan .250. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Pelayanan Kesehatan-Rawat Jalan sebesar Rp9.250.438.00 Saldo setelah koreksi Rp 102.00) Saldo setelah koreksi Rp 349.Rawat Jalan Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.00 Atas koreksi tersebut.00 Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.872.

00) Saldo setelah koreksi Rp 531.050.251.772.273.000.355.972.00 Atas koreksi tersebut.Sampah Luar Biasa Saldo sebelum koreksi Rp 193.00 .00 2) Akun Retribusi Pelayanan Kebersihan .020.Sampah Luar Biasa Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 534.00 Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 519.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 534.00 3) Akun Retribusi Pelayanan Kebersihan .184.355.355.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.792. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Terminal-Fasilitas Penunjang yang dicatat dalam Retribusi Terminal-Bus Umum sebesar Rp3. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00) Saldo setelah koreksi Rp 178.Komunal Saldo sebelum koreksi Rp 738.200.792.020.658.184.020.792.020.792.792.00.712.00 Sampah Luar Biasa Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 534.355.00 – Komunal Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.895.772.Individual sebesar Rp519.184.772.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (519.171.00 Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 534.140.184. 6.875.00 – Komunal Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pelayanan Kebersihan – Rp 519.00 dan Retribusi Pelayanan KebersihanSampah Luar Biasa sebesar Rp15.772.Individual Saldo sebelum koreksi Rp 1. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pelayanan Kebersihan .691. .171.541.355.00.020.171.171. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 534.000.00 Individual Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 15.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (15.450.00 – Individual Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 15.

000.Bus Umum Saldo sebelum koreksi Rp 1.140.941.140.00 Retribusi Terminal .00 Penunjang Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 3.567.000.00 Retribusi Terminal .630.000.00 Retribusi Terminal .000.400.801.160.630.00 yang dicatat dalam Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran-Rumah Usaha.000.000.00 Pemadam Kebakaran-Rumah Usaha Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 15.140.Bus Umum Rp 3.140. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.140.00 Pemadam Kebakaran . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran-Kendaraan Bermotor sebesar Rp5.400.140.000. 7.140.Bus Umum Rp 3.000.Kendaraan Bermotor .000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 3.470.000.470.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.Fasilitas Rp 3.630.00 dan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran-Hidrant Per Unit sebesar Rp10.00 Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 15.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Terminal . Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 15.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (3.000.Fasilitas Penunjang Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.00 2) Akun Retribusi Terminal .00 Pemadam Kebakaran-Hidrant Per Unit Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 10.00 Penunjang Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Terminal .140.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 3.000.Fasilitas Rp 3.000.564.000.00 Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 5.160.140.00 Atas koreksi tersebut.

000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 10.160.500.850.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 244.000.160.00 yang dicatat dalam Retribusi Tempat Rekreasi & OlahragaTempat Rekreasi sebesar Rp16.000.000.000.Rumah Usaha Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 5.00 Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.000.474.00 Saldo setelah koreksi Rp 10.00 3) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .00 Kebakaran .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 5.850.00 dan Retribusi Penyeberangan ke pulau lainnya sebesar Rp500. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (15.470.00.000.Rumah Usaha Saldo sebelum koreksi Rp 260.350.470.630. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 16.500.000.844.000.630.Hidrant Per Unit Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Rp 10.Hidrant Per Unit Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Pemadam Kebakaran .00 Atas koreksi tersebut. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga-Tempat Olahraga sebesar Rp16.470. 8.000.00 Olahraga .Tempat Rekreasi Retribusi Penyeberangan ke Rp 500.Kendaraan Bermotor Saldo sebelum koreksi Rp 0.160.350.Kendaraan Bermotor Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Pemadam Kebakaran .00 pulau lainnya .00 2) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 15.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 5.000.000.

000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (500.000.100. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.836.350. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .449.850.00 Olahraga .836.850.Tempat Olahraga Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.000.00 .00 2) Akun Retribusi Penyeberangan ke pulau lainnya Saldo sebelum koreksi Rp 12.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (16.488.000.00 yang dicatat dalam Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-IMB seluruhnya sebesar Rp839.350.Tempat Rekreasi Saldo sebelum koreksi Rp 385. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Renovasi sebesar Rp25.215.000.Tempat Olahraga Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.000.00.000.000.709.000.449.850.00 dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Balik Nama sebesar Rp36.00 Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Retribusi Izin Mendirikan Bangunan – IMB Rp 839.850.349.Tempat Olahraga Saldo sebelum koreksi Rp 0.00) Saldo setelah koreksi Rp 12.715.00 Atas koreksi tersebut.850.00 lainnya Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 16.Tempat Rekreasi Retribusi Penyeberangan ke pulau Rp 500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 16. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Penambahan sebesar Rp651.00 Olahraga .000.00 3) Akun Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .836.000. 9.000.000.000.524.00) Saldo setelah koreksi Rp 369.449.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 16.00.784.174.00 Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.855.00 Rp 839. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Pemutihan sebesar Rp125.00 Olahraga .

000.00 Saldo setelah koreksi Rp 651.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 125.151.682.762.100.Penambahan Saldo sebelum koreksi Rp 7.784.000.00 Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Renovasi Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Pemutihan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan .000.359.975.449.00 651.100.449.784.488.000.709.836.855.000.IMB Saldo sebelum koreksi Rp 7.00 – IMB Rp Retribusi Izin Mendirikan Bangunan – Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Renovasi Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Pemutihan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan .784.709.200.Renovasi Saldo sebelum koreksi Rp 151.00 6.00 125.00 Saldo setelah koreksi Rp 2) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .30 659.30 Koreksi tambah (kurang) Rp 839.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 25.994.488.000.100.349.855.00 125.100.00 177.00 25.709.519.424.00 Saldo setelah koreksi Rp 4) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .784.Balik Nama Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Mendirikan Bangunan Rp 839.Balik Nama Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Saldo setelah koreksi Rp 3) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .349.500.Pemutihan Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 651.349.449.855.00 125. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .834.836.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 839.00 25.00 36.907.00 36.836.00 .650.

961. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 2) Akun Retribusi Izin Gangguan . 11.189.00 Baru Retribusi Izin Gangguan Rp 186.961. 10.961.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (186.00 Atas koreksi tersebut. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Gangguan-Perpanjangan SITU yang dicatat dalam Retribusi Izin Gangguan-SITU Baru sebesar Rp186.00 Retribusi Izin Gangguan Rp 186.961.000.961.000.SITU Rp 186.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 36. .961.699.00 Retribusi Izin Gangguan .000.SITU Rp 186.00 Perpanjangan SITU Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 186.000.00 Atas koreksi tersebut.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 249.00.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 186.000.00 Perpanjangan SITU Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Gangguan .000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Gangguan .00 Baru Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 186.000.000.150.000.961.000.000.000.Perpanjangan SITU Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.000.961.00 Saldo setelah koreksi Rp 186.961.961.488.Balik Nama Saldo sebelum koreksi Rp 0.SITU Baru Saldo sebelum koreksi Rp 436.00 Saldo setelah koreksi Rp 36.488.5) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Trayek-Kendaraan Tidak Bermotor yang dicatat dalam Retribusi Izin Trayek-Angkutan Umum sebesar Rp29.00.

550.000.000.699.00 Retribusi Izin Trayek Rp 29.000.699.Angkutan Rp 29.00 Umum Retribusi Izin Trayek Rp 29.00 Angkutan Umum Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 29.00 yang dicatat dalam Retribusi Izin Industri dan Perdagangan-Tanda Daftar Perusahaan sebesar Rp530.699.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 29.00.00 Atas koreksi tersebut.Kendaraan Tidak Bermotor Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.Daftar Industri sebesar Rp41.699.000.00 Retribusi Izin Trayek Rp 29.00) Saldo setelah koreksi Rp 593.699.500.Angkutan Umum Saldo sebelum koreksi Rp 623.632.00.332. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Trayek .000. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .940.000. 12.00 .632.699.000.699.Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 29.000.639.00 2) Akun Retribusi Izin Trayek .000.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.699.00.000.000.000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Industri dan Perdagangan-Izin Usaha sebesar Rp341.00 Saldo setelah koreksi Rp 29. Retribusi Izin Industri dan Perdagangan-Tanda Daftar Gudang sebesar Rp147.Tanda Daftar Perusahaan Rp 530.750.500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (29.00 Rp 530.00 Kendaraan Tidak Bermotor Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Trayek . Retribusi Izin Industri dan Perdagangan.000.699.632.00 Kendaraan Tidak Bermotor Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.

000.000.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .Tanda Daftar Industri Saldo sebelum koreksi Rp 0.Izin Usaha Retribusi Izin Industri dan Rp 41.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 41.750.000.072.00 2) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .000.Tanda Daftar Gudang Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Industri dan Rp 530.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 530.00 Perdagangan .00 Perdagangan .00 Perdagangan .00 .632.00 3) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .Tanda Daftar Industri Retribusi Izin Industri dan Rp 147.000.550.000.000.00 Perdagangan .Tanda Daftar Perusahaan Saldo sebelum koreksi Rp 1.000.550.550.632.Tanda Daftar Industri Retribusi Izin Industri dan Rp 147.000.00 Retribusi Izin Industri dan Rp 341.Izin Usaha Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Saldo setelah koreksi Rp 41.00 Saldo setelah koreksi Rp 486.00 Perdagangan .00 Saldo setelah koreksi Rp 341.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 530.332.017.332.Tanda Daftar Gudang Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.750.00 Perdagangan .550.000.00 Perdagangan .000.632.Tanda Daftar Perusahaan Retribusi Izin Industri dan Rp 341.750.000.Izin Usaha Retribusi Izin Industri dan Rp 41.750.000.440.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 341.

00.00 Komunikasi .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (32.100.050.150. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Retribusi Informasi dan Rp 31.Izin operasional Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : 32.00 .000.100.00) Saldo setelah koreksi Rp 5.000.00 Retribusi Informasi dan Komunikasi Rp .700.00 Saldo setelah koreksi Rp 147.000.Izin usaha pameran Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Retribusi Informasi dan Rp 32. 13.00 Saldo setelah koreksi Rp 31.Tanda Daftar Gudang Saldo sebelum koreksi Rp 0.150.00.000. Retribusi Informasi dan Komunikasi-Izin operasional sebesar Rp1.000.00 Komunikasi .000.00 yang dicatat dalam Retribusi Informasi dan Komunikasi-Izin perfilman sebesar Rp32.332.050.00 Atas koreksi tersebut.00 2) Akun Retribusi Informasi dan Komunikasi .000.000.000.00 Komunikasi .Izin usaha pameran Retribusi Informasi dan Rp 1.Izin perfilman Saldo sebelum koreksi Rp 37.000.000.00 Komunikasi .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 31.000.100.000.000. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 32.Izin operasional Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Informasi dan Komunikasi .850.050.Izin perfilman Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 32. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Informasi dan Komunikasi-Izin usaha pameran sebesar Rp31.332.100.000.150.150.00 Izin usaha pameran Retribusi Informasi dan Rp 1.150.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 147.Izin perfilman Retribusi Informasi dan Komunikasi Rp 31.000.150.4) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .000.100.000.

3) Akun Retribusi Informasi dan Komunikasi - Izin operasional Saldo sebelum koreksi Rp 0,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.050.000,00 Saldo setelah koreksi Rp 1.050.000,00 Atas koreksi tersebut, Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. 14. Pada akhir tahun 2003 terdapat saldo piutang pajak daerah sebesar Rp243.749.519,00 dan retribusi daerah sebesar Rp7.576.500,00 yang tidak dicatat Pemerintah Kota Makassar dan pada Tahun Anggaran 2004 terdapat piutang pajak dan retribusi daerah yang telah diterbitkan SKPD dan SKRD namun belum dilunasi (tunggakan tahun 2004) sebesar Rp82.698.700,00. Penerimaan tunggakan pajak dalam Tahun Anggaran 2004 sebesar dicatat oleh Pemerintah Kota Makassar sebagai penerimaan murni pajak daerah. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan penyesuaian Neraca untuk mengakui adanya piutang pajak dan retribusi sehingga dalam Neraca Tahun 2004 tidak tercantum Piutang Pajak dan Piutang Retribusi. Atas transaksi Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 82.698.700,00 Pajak Hotel - Berbintang Rp 73.000.000,00 Pajak Restoran – Kios/Karaoke Rp 9.698.700,00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a. Jurnal pengakuan saldo awal Piutang Pajak dan Piutang Retribusi : Piutang Pajak Rp 243.749.519,00 Piutang Retribusi Rp 7.576.500,00 EDU - Cadangan Piutang Rp 251.326.019,00

Rincian Saldo Awal Piutang Pajak dan Retribusi :
Piutang Pajak Hotel Piutang Pajak Restoran Piutang Pajak Hiburan Rp Rp Rp 206.469.473,00 32.246.621,00 5.033.425,00

Piutang Retribusi Alat Pemadam Rp 7.576.500,00 b. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 :

Pajak Hotel - Berbintang Rp 73.000.000,00 Pajak Restoran - Kios/Karaoke Rp 9.698.700,00 Penerimaan Pembiayaan Rp Penerimaan Piutang Tahun Lalu c. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Penerimaan Pembiayaan Rp 82.698.700,00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Pajak Rp

82.698.700,00

82.698.000,00

d. Jurnal pengakuan tunggakan pajak dan retribusi yang terjadi dalam Tahun Anggaran 2004 : Piutang Pajak Rp 233.078.463,00 Piutang Retribusi Rp 651.684.860,00 EDU - Cadangan Piutang Rp 884.763.323,00

Rincian Tunggakan Pajak dan Retribusi Tahun Anggaran 2004 :
Piutang Pajak - Pajak Hotel Piutang Pajak - Pajak Restoran Piutang Pajak - Pajak Hiburan Piutang Retribusi - Pasar Piutang Retribusi - Alat Pemadam Rp Rp Rp Rp Rp 33.251.000,00 180.890.091,00 18.937.372,00 27.697.500,00 15.193.360,00 7.381.000,00

Piutang Retribusi - Tempat Rekreasi Rp

Piutang Retribusi - IMB - PD BPR Rp 601.413.000,00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada :

a. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan - Pajak Hotel Saldo sebelum koreksi Rp 9.491.652.747,00 Koreksi tambah (kurang) Rp (73.000.000,00) Saldo setelah koreksi Rp 9.418.652.747,00 2) Akun Pendapatan - Pajak Restoran Saldo sebelum koreksi Rp 12.534.209.908,00 Koreksi tambah (kurang) Rp (9.698.700,00) Saldo setelah koreksi Rp 12.524.511.208,00 3) Akun Penerimaan Pembiayaan - Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 0,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 82.698.700,00 Saldo setelah koreksi Rp 82.698.700,00 b. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Aktiva Lancar - Piutang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 161.050.819,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 233.078.463,00 Saldo setelah koreksi Rp 394.129.282,00 2) Akun Aktiva Lancar - Piutang Retribusi Saldo sebelum koreksi Rp 7.576.500,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 652.134.860,00 Saldo setelah koreksi Rp 659.711.360,00 3) Akun EDU - Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 13.749.602.835,62 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.053.840.642,00 Saldo setelah koreksi Rp 14.803.443.477,62

c. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Daerah - Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 55.020.706.015,00 Koreksi tambah (kurang) Rp (82.698.700,00) Saldo setelah koreksi Rp 54.938.007.315,00 2) Akun Penerimaan Piutang Tahun Lalu - Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 82.698.700,00 Saldo setelah koreksi Rp 82.698.700,00 Atas koreksi tersebut, Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. 15. Pada Tahun Anggaran 2003 Pemerintah Kota Makassar dhi. Dinas Cipta Karya mengadakan perjanjian kerja sama dengan PT. Duta Niaga Jumantara untuk penggunaan tiang lampu jalan sebagai media iklan, dengan syarat PT Duta Niaga Jumantara menanggung seluruh biaya pemeliharaan lampu jalan yang digunakan dan berhubungan langsung dengan PT. PLN untuk pembayaran tagihan rekening listriknya. Maka seluruh pendapatan dan biaya yang timbul akibat perjanjian tersebut bukan merupakan hak ataupun kewajiban Pemerintah Kota Makassar. Namun dalam pelaksanaannya, PT. Duta Niaga Jumantara tidak melakukan pembayaran tagihan listrik secara langsung sehingga oleh PT. PLN biaya yang seharusnya menjadi tanggungan PT. Duta Niaga Jumantara dibebankan pada rekening Penerangan Jalan Umum dan dipotong langsung dari hasil pemungutan Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Pada akhir Tahun Anggaran 2003 terdapat saldo piutang PT. Duta Niaga Jumantara yaitu penerimaan PPJ yang dipotong oleh PT. PLN pada Tahun Anggaran 2003 sebesar Rp9.712.760,00 dan telah disetor ke Kas Daerah pada Tahun Anggaran 2004. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi tersebut sebagai berikut : Kas Rp 9.712.760,00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 9.712.760,00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 9.712.760,00 Penerimaan Pembiayaan Rp 9.712.760,00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu 16. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat tagihan biaya listrik PT. Duta Niaga Jumantara sebesar Rp27.892.970,00 yang dikompensasikan dengan penerimaan PPJ. PT. Duta Niaga Jumantara baru menyetor ke kas daerah sebesar Rp13.515.145,00 sehingga masih terdapat piutang PT. Duta Niaga

Jurnal pengakuan adanya piutang PT.377.915.630.145.970.712.515.00 f.Cadangan Piutang Rp 14. 15 dan 16.892. BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.630.Jumantara per 31 Desember 2004 sebesar Rp14.00 EDU .970.892.00 Sedangkan penerimaan dari PT.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 9.712. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004: Lain-lain PAD Yang Sah Rp 9.915.Cadangan Piutang Rp 9.377.599.915.760.970.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 13.00 Penerimaan – PPJ Rp 27.825. Pemerintah Kota Makassar mencatat pengeluaran sebesar Rp27.00 Pendapatan PPJ Rp 3.00 Untuk permasalahan No.00 dengan mengkompensasikan dengan Penerimaan PPJ sebagai berikut : Biaya PJU Rp 27.915.515. Jurnal balik untuk mengoreksi pengakuan biaya PJU (biaya tagihan listrik PT. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Penerimaan Pembiayaan .145.712. Jurnal pengakuan saldo awal Piutang Lain-lain : Piutang Lain-lain Rp 9.760.00 . Duta Niaga Jumantara per 31 Desember 2004 : Piutang Lain-lain Rp 14.760. Duta Niaga Jumantara) yang dikompensasikan dengan penerimaan PPJ : Pendapatan PPJ Rp 27.630.515.970.892.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 9.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Lain-lain Rp 9.712.970.00 e.760.00 d. Jurnal reklasifikasi penerimaan yang dicatat sebagai penerimaan PPJ yang seharusnya dicatat sebagai penerimaan lain-lain : Pendapatan PPJ Rp 3.760.377.00 EDU .00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 13.00.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu c.712.892.145.712.825.515.825.Rp 9.892.00 Biaya PJU Rp 27.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 3.00 dicatat sebagai berikut : Kas Rp 13.760.145.00 b. Duta Niaga Jumantara sebesar Rp13.

321.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 14.564.981.PPJ Saldo sebelum koreksi Rp 25.892.700.938.817.Biaya PJU Saldo sebelum koreksi Rp 14.00 4) Akun Penerimaan Pembiayaan . Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .292.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 9.571.00) Saldo setelah koreksi Rp 14.158.145.715.130.760. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .600.00 Saldo setelah koreksi Rp 14.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.821.Lain-lain PAD Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 b.477.377.00 Saldo setelah koreksi Rp 14.315.600.825.201.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.789.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 14.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (31.007.00) Saldo setelah koreksi Rp 6.744.33 2) Akun Pendapatan .970.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 54.331.411.00) Saldo setelah koreksi Rp 24.130.00 Saldo setelah koreksi Rp 92.00 .377.013.420.825. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Piutang Lain-lain – PT Duta Niaga Jumantara Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 3) Akun Belanja .623.825.698.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 82.803.808.028.302.198.00) Saldo setelah koreksi Rp 54.755.971.284.286.797.115.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 14.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (31.460.682.290.712.Dengan koreksi-koreksi tersebut di atas maka terjadi perubahan saldo pada : a.797.62 c.377.33 2) Akun Pendapatan Pajak Daerah .808.524.443.00 2) Akun EDU .906.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (27.772.

626.626.3) Akun Belanja Barang dan Jasa . Pada Tahun Anggaran 2004 terjadi transaksi penerimaan restitusi PPh Pasal 21 Pegawai Kota Makassar sebesar Rp2.684.760.698.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Lain-lain Rp 2.684.626.626. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 2.626.626.684. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Penerimaan Pembiayaan Rp 2.957.00 b.Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 82.00 Restitusi PPh Pasal 21 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 2.712.00 Restitusi PPh Pasal 21 Penerimaan Pembiayaan Rp 2. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004: Lain-lain PAD yang Sah Rp 2.684.913.194.BAU .00.194.194.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu c.626. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .987.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (27.Cadangan Piutang Rp 2.00 EDU .00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 2.970.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.00 Saldo setelah koreksi Rp 92.Restitusi Pajak Penghasilan Pasal 21-PNS Saldo sebelum koreksi Rp 2. Atas transaksi tersebut. 17.194.194.626.194.194.684.267.194.194.411.194.626.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 9.00 .194.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 2.885.626.684.684.194. Jurnal pengakuan saldo awal : Piutang Lain-lain Rp 2.626.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.626.374.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.892.700.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 91.194.684.626.460.684.684.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Atas koreksi tersebut.684.684.00 4) Akun Penerimaan Piutang Tahun Lalu .684.

Jurnal pengakuan saldo awal Neraca per 1 Januari 2004 : Piutang Lain-lain Rp 147.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.626.340.625.00 b.00 Bermotor Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 69.684.2) Akun Penerimaan Pembiayaan .460.194.00 EDU .626.411.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.00 Atas koreksi tersebut.340. Penyetoran dalam Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp69. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.684.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.545. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 69.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .545.038.00.545.344.340.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 92.00. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah . 18.284.287. Pada Tahun Anggaran 2003 terdapat saldo piutang angsuran cicilan kendaraan bermotor sebesar Rp147. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 : Angsuran Cicilan Kendaraan Rp 69.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 69.194.626.460.028.625.00 Angsuran Cicilan Kendaraan Rp 69.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.684.194.545.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.524.089.411.340.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 92.340.Cadangan Piutang Rp 147.340.340.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu .545.897.287.545.340.144.625.340.00 b.038.545.00 Bermotor Penerimaan Pembiayaan Rp 69.144.340.

545.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.287.545.000.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.302.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 2.00 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .545.340.080. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.038.038.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (69. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .340.545. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan atas penerimaan Lain-lain Pendapatan Yang Sah yang dicatat sebagai realisasi Retribusi Daerah.020.000.340.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.c. 19.000. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Aktiva Lancar . Atas transaksi-transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : .545.00 2) Akun EDU .Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 14.340.583.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (69.356.340.089.302.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 78.00 Saldo setelah koreksi Rp 78.484.Angsuran Cicilan Kendaraan Bermotor Saldo sebelum koreksi Rp 69.340.00 Atas koreksi tersebut.62 c.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .00 Saldo setelah koreksi Rp 2.583.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.004.00 b.144.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Lain-lain Rp 69.356.080.00 Saldo setelah koreksi Rp 14.344.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 69.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 69.340.352.144.080.821.287.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.817.545.895.Piutang Lain-lain Saldo sebelum koreksi Rp 0. Jurnal penyesuaian Neraca : Penerimaan Pembiayaan Rp 69.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 2.545.484. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .901.897.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 78.

00 Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 8.452.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.000.00 Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah – Penggalian Jalan Rp 500.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 8.00) Saldo setelah koreksi Rp 137.00 Retribusi Izin Trayek – Angkutan Umum Rp 500.189.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.940.452.000.00 Pemadam Kebakaran – Rumah Usaha Retribusi Izin Gangguan – SITU Baru Rp 1.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 8.394.452.450.00 .500.364.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 8.00) Saldo setelah koreksi Rp 236.452.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (500.00 Baru Retribusi Izin Trayek – Angkutan Rp 500.00 Umum Retribusi Pemakaian Kekayaan Rp 500.Kas Rp 8.00) Saldo setelah koreksi Rp 593.450.450.000.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 249.000.500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (8.844.000.00 4) Akun Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah .Rumah Usaha Saldo sebelum koreksi Rp 244.000.000.500.500.00 2) Akun Retribusi Izin Gangguan – SITU Baru Saldo sebelum koreksi Rp 249.00 Pemadam Kebakaran – Rumah Usaha Retribusi Izin Gangguan – SITU Rp 1.000.000.363.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (500.000.000.940.Penggalian Jalan Saldo sebelum koreksi Rp 137.000.00 3) Akun Retribusi Izin Trayek .189.00 Daerah – Penggalian Jalan Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 8.Angkutan Umum Saldo sebelum koreksi Rp 593. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .

000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembukuan atas penerimaan royalti dari PT.Lain-lain PAD Yang Sah – Penerimaan Royalti Saldo sebelum koreksi Rp 0.163.00 2) Akun Retribusi Tempat Rekreasi Saldo sebelum koreksi Rp 369.201.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 24.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 133.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 133.000.075.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.174.000.020.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.717.295.000.452.000.33 b.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (133.000.623.00) Saldo setelah koreksi Rp 24.5) Akun Lain-lain PAD Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.000.000.000.843. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 133.201.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 133.000.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 133.295.000. 20.30 2) Akun Lain-lain PAD .Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.00 Retribusi Tempat Rekreasi Rp 133.33 Atas koreksi tersebut. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi .004.000.00 Penerimaan Royalti Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.000.000.452.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 8. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .00) Saldo setelah koreksi Rp 236.286.708.000.452.000.00 .00 Penerimaan Royalti Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Tempat Rekreasi Rp 133. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.004.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 133.000.000.163.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 8.000.352.028.174.804.30 Koreksi tambah (kurang) Rp (8.000. Putra-putra Nusantara yang dibukukan sebagai penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi.

000.356. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat transaksi penerimaan setoran Piutang Sisa UUDP Tahun-Tahun Lalu sebesar Rp4.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 2.000.484.163.000.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 24.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.200.200.004.484.Cadangan Piutang Rp 4.004.62.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.200.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 4.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Penerimaan Ganti Rugi Atas Rp 4.804.30 Koreksi tambah (kurang) Rp (133.00 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .200.000. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 4.000. saldo per 31 Desember 2003 sebesar Rp295.000.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 24.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 133.b. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Kekayaan Daerah Penerimaan Pembiayaan Rp 4.00 Penerimaan Ganti Rugi Atas Rp 4.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.200.200. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan . 21.33 2) Akun Retribusi .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (4.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 4.163.575.200.583.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.843.200.708.360.843.00 .318.000.200. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .783.00 Kekayaan Daerah EDU .200.200.000.30 Atas koreksi tersebut.00 Piutang Lain-lain – Sisa UUDP Rp 4.Penerimaan Ganti Rugi Atas Kekayaan Daerah Saldo sebelum koreksi Rp 4.000.000.200.804.000.000.028.161.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.000.000.000.468.00.

800.00 Daerah .200.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan . Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Belanja Perjalanan Dinas Luar Rp 109.817.00 Daerah – Dinas Tata Bangunan Belanja Cetak dan Penggandaan Rp 1.800.865.UUDP Dropping Rp 108.UUDP Dropping Pemegang Kas Dinas Tata Bangunan dan Kecamatan Makassar yang dicatat sebagai realisasi belanja dalam Laporan Realisasi Anggaran.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Perjalanan Dinas Luar Rp 106.050.950.00 Atas koreksi tersebut.604.967.750.050.00 Kecamatan Makassar Belanja Dibayar Dimuka .000.050. 22.00 Kecamatan Makassar Belanja Dibayar Dimuka .161.865.Sisa Lebih Anggaran Tahun Berjalan Rp 2.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.UUDP Dropping Rp 110.855.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.865.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.000.00 Daerah – Dinas Tata Bangunan Belanja Cetak dan Penggandaan Rp 1.157.962.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.004.000.00 Kecamatan Makassar Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian LRA (Neraca) sebagai berikut : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 2.Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.Penerimaan Utang Pajak .000.Dinas Tata Bangunan Belanja Cetak & Penggandaan Rp 10.150.200.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (4. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.139.804.00 . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat sisa Belanja Dibayar Dimuka .200.00 EDU .050.102.b.00 UUDP Dropping Belanja Perjalanan Dinas Luar Rp 2.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Dibayar Dimuka Rp 2.800.004.

855.901.00) Saldo setelah koreksi Rp 91. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Dibayar Dimuka .00 Saldo setelah koreksi Rp 41.BAU .Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.865.901.032.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.007.695.00 Saldo setelah koreksi Rp 345.00 Atas koreksi tersebut.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.Aktivitas Pembiayaan Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 343.Kecamatan Makassar Saldo sebelum koreksi Rp 1.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.764.800.196.036.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (10.913.150.950.287. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Belanja Perjalanan Dinas .050.629.865.800.050.00 2) Akun EDU .00 3) Akun Pengeluaran Belanja Dibayar Di Muka .000.Dinas Tata Ruang Saldo sebelum koreksi Rp 109.957.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.Sisa Lebih Perhitungan Tahun Berjalan Saldo sebelum koreksi Rp 41.267.992.237.050.962.050.036.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.196.237.995.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.050.865. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.855.913.550.196.146.287.000.000. .00 2) Akun Belanja Barang dan Jasa .035.278.00) Saldo setelah koreksi Rp 106.37 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.817.BOP .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (10.00 2) Akun Belanja Cetak dan Penggandaan .UUDP Dropping Saldo sebelum koreksi Rp 343.37 c.00 Saldo setelah koreksi Rp 345. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah .139.00 b.

000.SMPN 9 Saldo sebelum koreksi Rp 400.00 4) Akun Gaji Pokok . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan contra pos belanja pada Lain-lain Pendapatan Yang Sah seluruhnya sebesar Rp98.00) Saldo setelah koreksi Rp 25.000.000.Kecamatan Bontoala Rp 5.000.Puskesmas Tarakan Saldo sebelum koreksi Rp 253.521.23.00 Biaya perangko.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.100.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (90.00 pos lainnya .800.800.800.100.00) Saldo setelah koreksi Rp 399.800.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.Kecamatan Bontoala Rp 5.000.000.716.000.Kecamatan Bontoala Saldo sebelum koreksi Rp 1.Badan Diklat Rp 2.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 98.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 3) Akun Gaji Pokok .000.000. Atas transaksi-transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 98.800.00 Gaji Pokok .679. materai dan benda pos lainnya .800.SMPN 9 Rp 1.00) Saldo setelah koreksi Rp 253.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah .00.807.00 Gaji Pokok . materai dan benda Rp 1.000.203.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.800.516.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.400.000.Badan Diklat Saldo sebelum koreksi Rp 25.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : 2.SMPN 9 Gaji Pokok .00 .00 2) Akun Biaya perangko.203. materai dan benda pos lainnya .600.00 Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah .00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 98.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 98.681.00 Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah Rp – Badan Diklat Biaya perangko.Puskesmas Tarakan Rp 90.

922.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Gaji Pokok Rp 400.604.BAU .00) Saldo setelah koreksi Rp 4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (98.201.393.00 Atas koreksi tersebut.33 2) Akun Belanja Pegawai .976.777.33 b.BAU .373.295.987.922.004.00) Saldo setelah koreksi Rp 91. 24.00 3) Akun Belanja Barang dan Jasa . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan penyetoran sisa belanja Tahun Anggaran 2003 yang dibukukan sebagai contra pos Belanja Gaji Pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tahun Anggaran 2004.157.401.800.157.BAU .00 Gaji Pokok Rp 400.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (95.204.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 400.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.374.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.297.885. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: .977.347.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (98.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 400.987.335.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.00 4) Akun Belanja Perjalanan Dinas .Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 302.075.335.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.505.000.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 400.800. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.797.294.000. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Lain-lain PAD .800.5) Akun Lain-lain Pendapatan Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 400.795.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 4.885.00) Saldo setelah koreksi Rp 302.347.

Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 302. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Atas koreksi tersebut.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.500.00 Jangka Pendek Utang Pajak Rp 595.500.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.33 2) Akun Gaji Pokok .33 2) Akun Belanja Pegawai .977.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 595.500.976. terdapat kesalahan penyetoran PPh Pasal 21 oleh Pemegang Kas Kecamatan Makassar ke Kas Daerah sebesar Rp595. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Lain-lain PAD .00 Penerimaan Utang Pajak Penyesuaian Neraca : EDU – Dana Pembayaran Utang Rp 595.604.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 595.300.1) Akun Lain-lain Pendapatan Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.801.505. Pada Tahun Anggaran 2004.500.500. 25.976.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.298.347.204.BAU .00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 595.505.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 595.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.157.00 yang seharusnya disetor ke Kas Negara.700.500.294. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 595.00 Penerimaan Utang Pajak Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Lain-lain PAD Yang Sah Rp 595.130.347.500.401.500.Dinas Perindustrian dan Perdagangan Saldo sebelum koreksi Rp 895.00 b.00 .00 Saldo setelah koreksi Rp 302.157.294.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.130.00 Saldo setelah koreksi Rp 895.297.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.500.377.

381.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (595.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.513.500. namun tetap dibukukan sebagai realisasi belanja murni Tahun Anggaran 2004 dan terdapat kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan di Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran serta belum disajikan dalam Neraca per 31 Desember 2004.976.801.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.00 b. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .500.500.156.599.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.099.604.Penerimaan Utang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Saldo setelah koreksi Rp 595.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (595.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.395.500.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Saldo setelah koreksi Rp 476.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .991. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.294.104.513.294. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.792.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .500.00 Atas koreksi tersebut.301. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat pembayaran untuk kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan Sekretariat Daerah Kota Makassar dalam Tahun Anggaran 2003.500. 26.157.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.500.Penerimaan Utang Pajak . Atas kejadian tersebut Pemerintah Kota Makassar hanya melakukan pencatatan sebagai berikut : .00 Saldo setelah koreksi Rp 595.00 2) Akun EDU – Dana Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 476.00 c.500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.910.505.Lain-lain PAD Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.292.866.270.

00 Rp 135.753.259.572.200.00 Dinas Kas Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.172.00 Biaya Air Rp 3.000.172.072.800.00 28.00 Rp 87.259.00 31.259.425.072.000.00 Biaya Telepon Rp 28.00 32.340.700.800.00 Biaya Listrik Rp 2.00 3.753.000.053.700.425.542.542.191.00 Rp 135.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja b.00 . Jurnal pengakuan utang dalam Tahun Anggaran 2004 : EDU .500.053.800.800.Biaya Perawatan & Pengobatan Rp 3.00 Darurat Biaya Bahan Bakar Kendaraan Rp 32.259.00 Pembayaran Utang Belanja Biaya Perawatan dan Pengobatan Lokal Biaya Uang Duka Biaya Alat Listrik Biaya Listrik Biaya Telepon Biaya Air Biaya Penanggulangan Keadaan Darurat Biaya Bahan Bakar Kendaraan Dinas Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas c.542.00 19.00 Dinas Biaya Pemeliharaan Kendaraan Rp 31.000.542. Jurnal reklasifikasi dalam Tahun Anggaran 2004 : Pengeluaran Pembiayaan Rp 135.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja Rp 135.364.00 Biaya Penanggulangan Keadaan Rp 19. Jurnal pengakuan saldo awal Utang Belanja : EDU .500.259.223.170.Dana Untuk Pembayaran Rp 87.572.542.191.Dana Untuk Pembayaran Rp 135.000.340.00 13.223.00 Pengeluaran Pembiayaan Pembayaran Utang Belanja d.00 1.000.364.170.542.259.200.00 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 3.000.00 2.000.00 Lokal Biaya Uang Duka Rp 1. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Utang Belanja Rp 135.00 Biaya Alat Listrik Rp 13.

340.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (31.000.740.00) Saldo setelah koreksi Rp 5) Akun Biaya Telepon Saldo sebelum koreksi Rp 577.700.030.640.500.00 627.935.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (19.830.00) Saldo setelah koreksi Rp 7) Akun Biaya Penanggulangan Keadaan Darurat Saldo sebelum koreksi Rp 205.244.425.047.935.753.00 514.415.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.170.500.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 10) Akun Pengeluaran Pembiayaan .200.800.735. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Perawatan dan Pengobatan Lokal Saldo sebelum koreksi Rp 154.Pembayaran Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (13.450.261.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (3.613.00 416.00) Saldo setelah koreksi Rp 8) Akun Biaya Bahan Bakar Kendaraan Dinas Saldo sebelum koreksi Rp 879.500.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.669.00 142.00 186.640.743.000.072.415.191.00 150.268.00) Saldo setelah koreksi Rp 3) Akun Biaya Alat Listrik Saldo sebelum koreksi Rp 527.00 .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (32.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (3.00) Saldo setelah koreksi Rp 9) Akun Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Saldo sebelum koreksi Rp 448.913.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 6) Akun Biaya Air Saldo sebelum koreksi Rp 146.800.975.00) Saldo setelah koreksi Rp 2) Akun Biaya Uang Duka Saldo sebelum koreksi Rp 19.00 549.514.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (28.572.458.00 18.617.498.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 4) Akun Biaya Listrik Saldo sebelum koreksi Rp 629.940.223.000.950.00 847.485.000.000.946.698.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.958.053.

328.Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 10.976. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pegawai .Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 302.00 Saldo setelah koreksi Rp 11.00 4) Akun Pengeluaran Pembiayaan Pembayaran Utang Belanja Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.044.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (63.800.172.542.259.373.038.092.00 3) Akun Belanja Pemeliharaan .00 2) Akun Belanja Barang dan Jasa . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.513.364.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (66.364.819.253.00 b.548.542.542.866.BAU .BAU .601.00) Saldo setelah koreksi Rp 22. Atas kejadian .542.885.242.BAU .945.074.00) Saldo setelah koreksi Rp 302.071.298.912. 27.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 87.40 Koreksi tambah (kurang) Rp 87.00 c.677.259.Koreksi tambah (kurang) Rp 135.377.00 Atas koreksi tersebut.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 22. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat pembayaran untuk kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh Dinas Cipta Karya dalam Tahun Anggaran 2003.347. namun tetap dibukukan sebagai realisasi belanja murni Tahun Anggaran 2004 dan terdapat kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran dan belum disajikan dalam Neraca per 31 Desember 2004.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 135.00 Saldo setelah koreksi Rp 135.042.768.463.099.172.987.763.987.007.700.776.259.40 2) Akun EDU .259.342.940. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Lancar .131.Dana Untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.00 Saldo setelah koreksi Rp 135.

195.000.348.015.00 b.345.695.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja Rp 637.267.235.500.267.695.267.195.00 Biaya Pemeliharaan Drainase Rp 41.00) Saldo setelah koreksi Rp 372.500.695.00 Lingkungan Kas Rp 637.227.Dana Untuk Pembayaran Rp 1. Jurnal pengakuan saldo awal Utang Belanja : EDU .000.00 Biaya Pemeliharaan Jalan Lingkungan Rp 9.040.235. Jurnal pengakuan utang dalam Tahun Anggaran 2004 : EDU .267.00 c.00 .00 Biaya Pemeliharaan Jalan Rp 9.940.Dana Untuk Pembayaran Rp 637.940.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 428.790.tersebut di atas Pemerintah Kota Makassar hanya melakukan pencatatan sebagai berikut : Biaya Pemeliharaan Bangunan Rp 586.00 2) Akun Biaya Pemeliharaan Drainase Saldo sebelum koreksi Rp 413.195.00 Umum Biaya Pemeliharaan Drainase Rp 41.195.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.000.940.267.00 Pembayaran Utang Belanja Biaya Pemeliharaan Bangunan Umum Rp 586.091.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.165.195.596.665. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 : Pengeluaran Pembiayaan Rp 637. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Utang Belanja Rp 637. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Pemeliharaan Bangunan Umum Saldo sebelum koreksi Rp 1.500.267.235.00 Pengeluaran Pembiayaan Rp 637.00 Pembayaran Utang Belanja d.348.286.091.195.790.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (586.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (41.360.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja Rp 1.

781.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.370.00 Saldo setelah koreksi Rp 12.00.00 c.091.00 4) Akun Pengeluaran Pembiayaan .00 b.834.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (637.00 2) Akun Pengeluaran Pembiayaan .000.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 772. 28.40 2) Akun EDU .463.038.827.500.074.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 22.601.007.Pembayaran Utang Belanja Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 135.00) Saldo setelah koreksi Rp 21. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat belanja pemeliharaan pada Sekretariat Daerah Kota Makassar yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan pembelian inventaris dan penambahan baru aktiva yaitu Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor sebesar Rp894.00.195.743.069.912.00 Saldo setelah koreksi Rp 772.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (9.737. Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas sebesar Rp750.195.267.Dana Untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.976.259.Pembayaran Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 135. dan Belanja Pemeliharaan Alat Kantor dan Rumah Tangga sebesar Rp462.00 Atas koreksi tersebut.267.348.Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 11.259.828.3) Akun Biaya Pemeliharaan Jalan Lingkungan Saldo sebelum koreksi Rp 110.542.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 637.925.267. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Pemeliharaan .790.423. Atas kejadian tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : .00.463.40 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.790.940.737. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.061.526.912.348.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 101.BAU .000. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Lancar .500.526.195.328.500.949.730.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.542.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 637.

743.639.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 19.644.743.107.639.00 Rp 19.Belanja Pemeliharaan Alat Kantor Rp 462.186.500.639.000.500.550.277.00 Rumah Tangga Belanja Modal Alat Studio dan Alat Rp 19.000.00 Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Belanja Pemeliharaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian neraca : Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 443.500.644.500.550.644.277.00 dan Rumah Tangga Belanja Pemeliharaan Gedung Rp 894.00 Belanja Modal Bangunan Gedung Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah Tangga Belanja Modal Alat Studio dan Alat Komunikasi Serta jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 2.500.550.500.00 462.00 Rp 291.743.827.277.00 Bangunan Gedung Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (894.500. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor Saldo sebelum koreksi Rp 1.107.00 Rp 443.069.000.000.000.00 Komunikasi Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 1.000.812.812.069.639.644.827.500.000.000.107.000.00 Kas Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 443.00 EDU .Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Kantor Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Rp 750.00 Rumah Tangga Belanja Modal Alat Studio dan Rp 19.500.00 Rp Rp Rp 894.107.277.549.812.850.00 Rp 2.500.00 750.550.000.000.350.00 .00 Rp 2.000.00 Komunikasi Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 1.00 Rp 1.812.805.500.00 Kas Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 443.00) Saldo setelah koreksi Rp 2.

044.00 b.500.489.00) Saldo setelah koreksi Rp 364.588.114.00 Saldo setelah koreksi Rp 10.000.134.639.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 19.000.00 3) Akun Belanja Modal Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 0.547.00 Saldo setelah koreksi Rp 6.655.2) Akun Belanja Pemeliharaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 561.199.285.130.600.686.735.113.00 2) Akun Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 10.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 443.922.00 Saldo setelah koreksi Rp 733.00 3) Akun Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.107.562.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.827.812.550.455.600.500.00 6) Akun Belanja Modal Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 713.644.105.671.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.290.00 5) Akun Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (462.00 .605.000.812.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.103.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (750.277.500.644.500. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 339.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 19.102.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.044.550.897.00 Saldo setelah koreksi Rp 341.114.644.725.000.267.00 4) Akun Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Saldo sebelum koreksi Rp 1.725.00) Saldo setelah koreksi Rp 98.115.277.00 4) Akun EDU .620.069.812.628.038.500.104.600.600.210.767.000.963.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.925.500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 443.925.636.

366.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.00 Intensifikasi/ekstensifikasi & koordinasi PBB Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian neraca : Alat Angkutan Rp 90.00 Belanja Modal Alat Angkutan Rp 90.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.750.00 dan sound system sebesar Rp49.500.062.000.781. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat Biaya Intensifikasi/Ekstensifikasi & Koordinasi PBB yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan pembelian inventaris.00 Belanja Modal Alat Studio dan Rp 49.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 49.000.000.000.750.000.00 Belanja Modal Alat Studio dan Alat Rp 49.750.00 Atas koreksi tersebut.170.00) Saldo setelah koreksi Rp 19.500.00 2) Akun Belanja Modal .00 Belanja Modal Alat Studio dan Rp 49.750.639. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 59.107.061.BAU .727.262. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .107.c.00 & koordinasi PBB Kas Rp 139.750. Biaya tersebut digunakan untuk membeli mobil sebesar Rp90.000.00 Komunikasi Kas Rp 139.000.000.00 Alat Komunikasi .000.000. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Belanja Intensifikasi/ekstensifikasi Rp 139.370.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Alat Angkutan Rp 90.750.750.000. 29.840.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 21.000.000.750.340.000.000.422.000.750.000.639.000.00 Komunikasi Belanja Rp 139.00.281.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Alat Angkutan Rp 90.000.

718.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.588.000.00 EDU .Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.251.000.366.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.574.312.00 2) Akun Belanja Modal .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.00 Saldo setelah koreksi Rp 90.115.251.000.705.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Intensifikasi/ekstensifikasi & Koordinasi PBB Saldo sebelum koreksi Rp 4.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 139.700.000. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Alat Angkutan Saldo sebelum koreksi Rp 63.350.000.00 .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 90.750.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.945.267.945.116.00 2) Akun Belanja Modal Alat Angkutan Saldo sebelum koreksi Rp 0.750.632.000.BAU .000.000.338.380.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.750.310.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 49.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 49.00 3) Akun EDU .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.000.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.210.00 Saldo setelah koreksi Rp 63.115.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.000.131.925.562.750.819.968. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Barang dan Jasa .170.722.00 3) Akun Belanja Modal Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 0.655.Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 139.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 90.380.00 Saldo setelah koreksi Rp 49.00 b.679.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.750.000.840.750.000.840.700.00 2) Akun Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.750.00 c.267.00 Saldo setelah koreksi Rp 6.714.000.381.750.925.750.

Jasa Pihak Ketiga Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Saldo setelah koreksi Rp 10.000.452.000.963.000.597.00 .000.000.000.00 b.000.000.502.00.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 50.00 EDU .000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.600.000.000.000.000.000.600.00 Saldo setelah koreksi Rp 50. Pada Tahun Anggaran 2004 terjadi transaksi Belanja Barang dan Jasa .Biaya Jasa Pihak Ketiga pada pos Bappeda yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan pembelian server sebesar Rp50.00 2) Akun Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 0.550.00 Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 50.000.000.547.00 Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian neraca : Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 50.000.00 Kas Rp 50.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Barang dan Jasa .000.000.550.000.000.000. 30.Atas koreksi tersebut. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 10.00 Rumah Tangga Biaya Jasa Pihak Ketiga Rp 50.00 Rumah Tangga Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 50.000.000.000.00 Rumah Tangga Kas Rp 50.000.000.000.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 50.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (50.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.000.963. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Biaya Jasa Pihak Ketiga Rp 50.000.000.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 50.

Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat Belanja Pemeliharaan .000.798.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.00 Gedung Tempat Kerja Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 84.00 .00) Saldo setelah koreksi Rp 19.Biaya Pemeliharaan Bangunan Gedung pada Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan penambahan bangunan gedung sebesar Rp84.00 Tempat Kerja Biaya Pemeliharaan Bangunan Gedung Rp 84. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Biaya Pemeliharaan Bangunan Rp 84.267.BOP . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.000.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 84.100.840.267.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (50.260.00.100.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 84.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.115.000.100.100.024.000.116.000.000.00 c.000. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Barang dan Jasa .100.000.310.000.260.000.360.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.000.00 2) Akun Belanja Modal .000.400.00 Belanja Modal Bangunan Rp 84.00 EDU .00 Gedung Kas Rp 84.100.000.840.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 84.100.2) Akun EDU .848.116.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 19.00 Atas koreksi tersebut.000.100.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.000. 31.00 Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian Neraca : Bangunan Gedung Rp 84.312.100.312.100.115.100.350.000.00 Tempat Kerja Kas Rp 84.000.024.

00 2) Akun Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Kerja Saldo sebelum koreksi Rp 104.00 2) Akun Belanja Modal .00 b.312.115.00 Saldo setelah koreksi Rp 341.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (84.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.203.840.100.840. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 341.291.Rp 49.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.100.Pemeliharaan Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 84.000.200.044.00 2) Akun EDU .100.100.105.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 11.444.267.00 Musium Kota Biaya Pemeliharaan – Makam Raja. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .00) Saldo setelah koreksi Rp 11.412.534.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (84.690.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.00 Saldo setelah koreksi Rp 188.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.134.484.788.103.00 Atas koreksi tersebut.534.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.000.000.191.100. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Biaya Pemeliharaan – Renovasi Rp 89.000. 32.740.115.000.116. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .400.200.100.840.216.000.360.478.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.000.000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat Belanja Pemeliharaan – Renovasi Musium Kota dan Makam Raja-Raja Tallo pada Dinas Pariwisata yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan penambahan Monumen dan Musium sebesar Rp139.000.218.BOP .267.00.128.100.00 c.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.105.00 .

00 2) Akun EDU .690.681.000.756.00 49.478.788.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Pemeliharaan – Renovasi Musium Kota Saldo sebelum koreksi Rp 89.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.623.616.788.890.000.Raja Tallo Kas Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Monumen Rp 139.00 EDU .000.267.000.000.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 139.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.484.00 Belanja Modal Bangunan Rp 139.993.00 Rp 139.00 Rp Rp 89.00 Kas Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Monumen Rp 139.00 Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian Neraca : Bangunan Monumen dan Tugu Rp 139.000.00 Biaya Pemeliharaan – Renovasi Musium Kota Biaya Pemeliharaan – Makam Raja-Raja Tallo Rp 139.412.000.267.000.478.000.000.478.478.00 Saldo setelah koreksi Rp 139.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.478.00 .000.000.478.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.115.00 b.478.000.115.478.00 3) Akun Belanja Modal Bangunan Monumen Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 2) Akun Biaya Pemeliharaan – Makam Raja-Raja Tallo Saldo sebelum koreksi Rp 49.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.000.788.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (89.690.993.478.00 Monumen Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 139.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (49.478.478.159.690.000.478.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Monumen dan Tugu Saldo sebelum koreksi Rp 2.

267.478.478.00 Atas koreksi tersebut.00 2) Akun Ekuitas Dana Donasi Saldo sebelum koreksi Rp 0.00) Saldo setelah koreksi Rp 61.191. 33.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.BOP .174.291.506.623.000.00 Tetap Ekuitas Dana Donasi Rp 4. Berdasarkan pengujian terhadap akun utang jangka panjang. Berdasarkan data dari Bagian Perlengkapan Pemerintah Kota Makassar.111.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.000.534.840. diketahui dari jumlah sebesar Rp67.000.506. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.996.291.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.000.506.115.00 Atas koreksi tersebut.623. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun EDU – Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.291.506.890.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.216.444.000.291.506.283.291.33 terdapat utang yang seharusnya sudah dapat dikelompokkan sebagai utang lancar karena telah jatuh tempo sebesar Rp25.115.840. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.397.291.267.000.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00.07.873.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.904.c.000.713.534. diketahui dari jumlah Ekuitas Dana Diinvestasikan sebear Rp3.044.00) Saldo setelah koreksi Rp 3. 34. Dalam Neraca per 31 Desember 2004 Pemerintah Kota Makassar masih mencatatnya sebagai Utang Jangka Panjang.00) Saldo setelah koreksi Rp 10.00.890.694. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : EDU-Diinvestasikan Dalam Aset Rp 4.583.00 2) Akun Belanja Modal .267.506.332.700. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : .384.000. terdapat aktiva tetap yang berasal dari donasi sebesar Rp4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (4.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 11. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .

00 Instalasi Rp 7. Kesalahan Pemindahbukuan 1.397.953.07 2) Akun Utang Jangka Panjang Saldo sebelum koreksi Rp 67.380.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (25.722.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 25.996.00 Alat Pertanian Rp 223.700.283.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (25.176.700.700.174.725.692.07) Saldo setelah koreksi Rp 42.011.295.07) Saldo setelah koreksi Rp 42.344. 2.397.07 Saldo setelah koreksi Rp 29.397.397.481.700.996.403.701.700.3.873.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 25.700.397.07 EDU – Dana Pembayaran Utang Rp 25.860.873.777.463. antara lain berikut: Tanah Rp 2.873.409.873.00 .26 3) Akun EDU – Dana Pembayaran Utang Jangka Panjang Saldo sebelum koreksi Rp 67.00 Alat Angkutan Rp 63.07 Saldo setelah koreksi Rp 25.602.174.300.397.105.397.00 Alat Bengkel Rp 1.873.614.397.034.07 Jangka Pendek EDU – Dana Pembayaran Utang Rp 25.07 Jangka Panjang Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.283.295.00 Alat-alat Besar Rp 154.26 4) Akun EDU – Dana Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 3.000.828.397.40 Bangunan Air (Irigasi) Rp 15.00 Jalan dan Jembatan Rp 317.409.Utang Jangka Panjang Rp 25.700.Utang Pemerintah Pusat Saldo sebelum koreksi Rp 0.097.118.873.00 Bangunan Gedung Rp 341.787.700.777.949. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Lancar .420.700.531. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.000.2.650.203.000.07 Atas koreksi tersebut. Pada akhir Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar melakukan Penyesuaian Neraca untuk Aktiva Tetap dan Aktiva Lain-lain.251.07 Utang Pemerintah Pusat Rp 25.218.873.873.873.

502.052.916.00 Barang Bercorak Seni dan Budaya Rp 143.857.108.000.878.00 Alat Pertanian Rp 15.00 Bangunan Air (Irigasi) Rp 151.00 Alat Bengkel Rp 873.000.942.524.176.908.000.Diinvestasikan Dalam Aset Rp 3.172.300.40 Tetap Berdasarkan hasil pengujian terhadap saldo akun Aktiva Tetap.338.863.40 Bangunan Air (Irigasi) Rp 15.658.000.372.336.135.278.00 Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 13.000.787.750.579.344.000.00 Bangunan Dalam Pengerjaan Rp 1.125. Aktiva Lainlain dan Belanja Modal terdapat kesalahan pemindahbukuan/pengelompokan akun Belanja Modal sehingga seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut: Tanah Rp 2.00 Buku / Perpustakaan Rp 45.375.135.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 6.000.00 Alat Angkutan Rp 63.00 Bangunan Gedung Rp 414.000.00 EDU .880.597.664.113.925.950.000.108.00 .00 Jalan dan Jembatan Rp 92.150.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 2.425.Diinvestasikan Dalam Aset Rp 3.00 Buku / Perpustakaan Rp 181.500.500.973.804.00 Alat Pertanian Rp 238.336.963.00 Jalan dan Jembatan Rp 317.000.035.500.904.Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 10.725.00 Buku / Perpustakaan Rp 135.310.202.830.072.174.00 Alat-alat Besar Rp 4.00 EDU .140.434.00 Bangunan Gedung Rp 340.000.329.110.953.733.00 Alat Angkutan Rp 220.210.00 Alat-alat Besar Rp 158.00 Instalasi Rp 6.705.00 Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 3.00 Instalasi Rp 896.772.000.750.000.376.00 Bangunan Dalam Pengerjaan Rp 1.00 Barang Bercorak Seni dan Budaya Rp 98.40 Tetap Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Tanah Rp 475.602.916.174.000.134.830.000.00 Alat Bengkel Rp 137.000.031.600.202.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 4.

40 Koreksi tambah (kurang) Rp 92.942.000.344.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (873.403.00 Saldo setelah koreksi Rp 7) Alat Angkutan Saldo sebelum koreksi Rp 63.692.00) Saldo setelah koreksi Rp 4) Instalasi Saldo sebelum koreksi Rp 7.000.00 137.034.011.329.00 .176.134.000.524.00 158.176.725.878.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (151.000.000.953.950.40 15.251.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 475.481.372.203.00 2.000.00 63.218.000.380.733.614.502.857.953.052.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (414.750.300.000.000.787.664.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.00 Saldo setelah koreksi Rp 3) Bangunan Air (Irigasi) Saldo sebelum koreksi Rp 15.880.210. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Tanah Saldo sebelum koreksi Rp 2.00) Saldo setelah koreksi Rp 9) Alat Pertanian Saldo sebelum koreksi Rp 223.420.097.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 15.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 6) Alat Besar Saldo sebelum koreksi Rp 154.118.Barang Bercorak Seni dan Budaya Rp Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.140.00 Saldo setelah koreksi Rp 45.725.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (220.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (896.150.000.278.376.00 340.310.787.031.00) Saldo setelah koreksi Rp 8) Alat Bengkel Saldo sebelum koreksi Rp 1.105.602.750.344.300.722.00) Saldo setelah koreksi Rp 5) Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 341.500.500.000.602.00 317.804.531.00 6.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 2) Jalan dan Jembatan Saldo sebelum koreksi Rp 317.00 238.000.110.

00 Saldo setelah koreksi Rp 181. Catatan Pemeriksaan Hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah yang disajikan oleh Pemerintah Kota Makassar dapat diungkapkan minimal sebanyak 11 (sebelas) catatan pemeriksaan yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Kota Makassar dan DPRD Kota Makassar untuk meningkatkan kualitas laporan keuangannya.830. Catatan Pemeriksaan yang mempengaruhi kewajaran Laporan Keuangan Daerah 1. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada laporan keuangannya.000.500.973.00 Atas koreksi tersebut.000.072.00 12) Buku / Perpustakaan Saldo sebelum koreksi Rp 135.830.579.658.904.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.750.000.885.00 14) Bangunan Dalam Pengerjaan Saldo sebelum koreksi Rp 6.202.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.035.338.925.034.000.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (45.00 11) Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.963.908.597.434.172.375.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 45. 2.600.750.10) Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 10.00 Saldo setelah koreksi Rp 8.425.00 13) Barang Bercorak Seni dan Budaya Saldo sebelum koreksi Rp 143. Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 belum sepenuhnya mengambarkan struktur kekayaan Pemerintah Kota Makassar Hasil pemeriksaan atas Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah per 31 Desember 2004 menunjukkan bahwa struktur kekayaan Pemerintah Kota Makassar belum seluruhnya disajikan.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.772.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 3.087.859. Hal ini terlihat pada beberapa akun dalam Neraca .863.174.705.00) Saldo setelah koreksi Rp 98.125.113.000.3.

Perusahaan Daerah Pasar Makassar Raya sebesar Rp15. b.00 c.012. Piutang Retribusi Pasar . Piutang Retribusi Tempat Rekreasi Dinas Pariwisata sebesar Rp27. Dari jumlah tersebut terdapat piutang lain-lain yang belum disajikan dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp190. Piutang Daerah Berdasarkan hasil konfirmasi kepada beberapa dinas/unit kerja pengelola pendapatan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar diketahui bahwa masih terdapat tunggakan pajak dan retribusi daerah sampai dengan 31 Desember 2004 belum terealisasi penerimaannya seluruhnya sebesar Rp1.00 dengan rincian sebagai berikut : . Piutang Retribusi Alat Pemadam Kebakaran .00. Piutang Pajak Hotel sebesar Rp166.660.438.970.980.Dinas Peleyanan Darurat dan Pemadam Kebakaran sebesar Rp15.500.244. Piutang Pajak Restoran sebesar Rp203. Piutang Pajak Hiburan sebesar Rp23.00.Daerah yang belum dicatat sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dengan rincian sebagai berikut : a.407.282.175.00 b.500.159.517.Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD. terdiri dari : a.711.62.473.00 c.00.697.00 2) Piutang Retribusi Daerah Hasil konfirmasi pada beberapa dinas/unit kerja pengelola retribusi daerah diperoleh data jumlah tunggakan retribusi daerah per 31 Desember 2004 yang belum dicatat sebagai piutang daerah dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp659.00. Piutang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) .000.193.129.334.413. d.360. BPR) sebesar Rp601.00.797.00.720. Data tunggakan yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar menunjukkan jumlah tunggakan pajak daerah per 31 Desember 2004 yang belum dicatat sebagai piutang daerah dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp394. terdiri dari : a. 3) Piutang Lain-lain Berdasarkan pemeriksaan atas bukti-bukti penerimaan daerah Tahun Anggaran 2004 dijumpai jumlah piutang lain-lain seluruhnya sebesar Rp495. terdiri dari : 1) Piutang Pajak Daerah.360.

00) (Rp13.000. b.585.000.000.416.00 dicatat sebagai penerimaan Retribusi Tempat Wisata oleh Dinas Pariwisata yang seharusnya merupakan penerimaan royalti.174.000. Persediaan Bahan Pakai Habis/Material Dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 yang disusun oleh Sub Bagian Pembukuan belum menyajikan persediaan bahan pakai habis/material.000.334. Putra-Putra Nusantara No.00 Rp133.000. BPR belum disetor ke Kas Daerah dan sampai dengan per 31 Desember 2004.00 dengan rincian sebagai berikut : .00 yang diperoleh dari penyimpanan retribusi daerah pada PD.00. Putra-Putra Nusantara untuk Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp133. diketahui terdapat jasa giro sebesar Rp42. Sub Bagian Pembukuan belum mencatat sebagai piutang daerah dalam Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004. Putra-Putra Nusantara selaku pelaksana pengelola Pulau Kayangan diwajibkan membayar royalti penggunaan Pulau Kayangan kepada Pemerintah Kota Makassar setiap tahun selama periode 25 tahun seluruhnya sebesar Rp13. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama tentang kontrak penggunaan Pulau Kayangan antara Pemerintah Kota Makassar dengan PT. Jumlah royalti yang telah jatuh tempo tahun 2003 adalah sebesar Rp120.517.000.000.000. Jasa Giro Hasil pemeriksaan atas rekening penerimaan pada PD.1/023/S.000.00 piutang Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.000.000. Hasil konfirmasi pada dinas/unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar diperoleh data tentang jumlah persediaan bahan pakai habis/material yang sampai dengan 31 Desember 2004 belum dimanfaatkan seluruhnya sebesar Rp262. Adapun jumlah royalti yang belum diterima oleh belum Pemerintah dicatat Kota – Makassar royalti sebesar dalam Rp13.00.PERTA/DIPARDA dan No.00 sebagai Rp120. BPR.000.669.000. Piutang Royalti Berdasarkan Laporan Realisasi Penerimaan Daerah Tahun Anggaran 2004 khususnya Retribusi Tempat Wisata diketahui bahwa jumlah realisasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 adalah sebesar Rp369.000. 27/PPN-KPPK/X/03 tanggal 30 Oktober 2003 disepakati bahwa PT. Penelusuran lebih lanjut atas bukti-bukti penerimaan diperoleh bukti penerimaan royalti dari PT.833.00 dan tahun 2004 sebesar Rp133.000.a. b.00.669. 666.000.

262.000.00 g. Persediaan ATK pada Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Makassar senilai Rp20.825.500.000.140.00 c.00 dengan rincian sebagai berikut : a) Persediaan karcis pada Dinas Pendapatan Daerah yang belum disalurkan kepada PD. Persediaan ATK pada Dinas Perhubungan senilai Rp218.972.00 3) Persediaan Alat Tulis Kantor (ATK) Persediaan ATK yang tersisa sampai dengan 31 Desember 2004 dan belum digunakan pada dinas/unit kerja seluruhnya senilai Rp39. Persediaan ATK pada Dinas Pariwisata senilai Rp147.00 h.000.400. Pasar senilai Rp4. Persediaan ATK pada Dinas Pendapatan Daerah senilai Rp9. Terminal yaitu Retribusi bus cepat dan bus antar kota (Retribusi Terminal) seluruhnya senilai Rp10.875.00.500.537.00 b.732.953.00 dengan rincian sebagai berikut : a.670.00 d.953.434.00 c) Persediaan karcis retribusi pasar pada PD. Persediaan ATK pada Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran senilai Rp2.936.000. Investasi Jangka Panjang Berdasarkan Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 diketahui jumlah Investasi Jangka Panjang-Investasi Aset Daerah yang dipisahkan adalah senilai Rp290. Pada Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar telah melakukan penilaian kembali atas penyerahan aset kepada PD Terminal Makassar Metro dan diketahui bahwa jumlah jumlah .160.900.1) Persediaan obat-obatan Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan yaitu persediaan obat-obatan yang disimpan pada gudang farmasi dan belum dimanfaatkan sampai dengan 31 Desember 2004 adalah senilai Rp202.500. Persediaan ATK pada Badan Pengawas Daerah senilai Rp1.187.00 f.927. 2) Persediaan benda berharga Persediaan karcis (benda berharga) pada dinas/unit kerja yang mengelola pendapatan khususnya retribusi daerah yang pelaksanaan pemungutannya menggunakan karcis.037.000.00 c.500.461.00 d) Persediaan karcis retribusi tempat wisata pada Dinas Pariwisata senilai Rp2. Persediaan ATK pada Dinas Cipta Karya senilai Rp1. sisa karcis yang belum terpakai sampai dengan 31 Desember 2004 seluruhnya senilai Rp20.00 e.15.00 b) Persediaan karcis Retribusi Izin Trayek pada Dinas Perhubungan senilai Rp3. Persediaan ATK pada Dinas Bina Marga senilai Rp2.947.500.811.

043.00. Aktiva Lain-lain . 4) Pembangunan saluran primer/sekunder dan paving blok yang dilaksanakan oleh Dinas Cipta Karya senilai Rp454.859.00.942.609.595.Bangunan Dalam Pengerjaan Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 belum menyajikan nilai bangunan dalam pengerjaan seluruhnya senilai Rp8.00.242.00.953.953.65% atau senilai pembangunan Rp6.500.aset yang telah diserahkan senilai Rp68. Penjelasan tentang Bangunan Dalam Pengerjaan diuraikan selengkapnya dalam Catatan Pemeriksaan No. Terminal Makassar Metro masih dicatat senilai Rp40. e.00.740.110.00) belum disajikan dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.482. 2) Pembangunan krisis center PKM Tamalanrea Dinas Kesehatan senilai Rp395. terdiri dari : 1) Pembangunan puskesmas keliling di atas air Dinas Kesehatan senilai Rp220.00.912. Utang Jangka Pendek Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 belum menyajikan jumlah utang jangka pendek Pemerintah Kota Makassar seluruhnya senilai Rp38.250. d.509. penambahan investasi senilai Rp28. yang terdiri dari : 1) Utang Belanja Terdapat utang belanja kegiatan tahun anggaran lalu yang belum dicatat sebagai kewajiban Pemerintah Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp12.200.00 (Rp68.885. Dalam Neraca. 3) Pembangunan gedung tempat kerja Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Sektor Biringkanaya senilai Rp104.172.00.000.40 terdiri dari : a) Utang belanja Sekreretariat Daerah yaitu kegiatan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran sebesar Rp87.872.451.451.364.109.47.482.034.909.423. 5) Pembangunan gedung menara (tower) kantor Walikota Makassar dan gedung perparkiran Balaikota Makassar yang dilaksanakan secara For Finance Sharing sampai dengan 31 Desember 2004 berdasarkan realisasi fisik yang telah dikerjakan sebesar 18. .601.830.942.601.872.00 . 6. Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan pada PD.00.880.Rp40.730.00.909.087.

000.790.00.00. b) Utang PPh Pasal 21 Pemegang Kas Kecamatan Makassar sebesar Rp595.118.177. Uraian selengkapnya pada catatan pemeriksaan No.40.500.883. c) Utang belanja pembangunan Menara (Tower) Balaikota Makassar senlaii Rp6.348. f.829.292.885.70.882.b) Utang belanja Dinas Cipta Karya atas belanja pemeliharaan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran sebesar Rp1. 17 Pebruari 1982 senilai Rp328. Ekuitas Dana Donasi Berdasarkan Laporan Hasil Apraizal atas asset Pemerintah Kota Makassar yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2004 diketahui jumlah asset daerah .615.996.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.2408-IND) senilai Rp13.75. PPh pasal 21 dan PPh Pasal 22 yang belum disetor ke Kas Negara seluruhnya sebesar Rp476.700. e) Utang belanja atas pekerjaan pembangunan mess Pemerintah Daerah Kota Makassar di Jakarta senilai Rp466.871.62.800.283.000.991.243. d) Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.548.00 telah disetor ke Kas Daerah namun belum disetor ke Kas Negara. 3) Utang Pemerintah Pusat Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat saldo Utang Jangka Panjang senilai Rp67.396.00 d) Utang belanja atas pekerjaan peningkatan jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar senilai Rp3.000.33.00.00.947. terdiri dari : a) Utang PPN dan PPh Pasal 21 Pemegang Kas Sekretariat DPRD seluruhnya sebesar Rp43. c) Utang PPN dan PPh Pasal 21 dan 22 Pemegang Kas Sekretariat Daerah Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp432.000. 2) Utang Pajak Terdapat utang Pemerintah Kota Makassar berupa utang PPN.397.661.00.174.07 terdiri dari : a) Depkeu SLA.00. b) Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.524.913.873. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) senilai Rp10.061.000. 7.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No. c) Depkeu SLA.448. Dari jumlah tersebut dapat diketahui bahwa terdapat utang jangka panjang yang sudah jatuh tempo sehingga dapat dikategorikan sebagai utang lancar (utang kepada pemerintah pusat) senilai Rp25.1653-IND) senilai Rp1.859.

Dari jumlah asset tersebut. diketahui bahwa terdapat asset yang diperoleh dari hibah atau donasi pihak ketiga yang belum dicatat dalam Ekuitas Dana Donasi seluruhnya senilai Rp4.000.427.195.Diinvestasikan dalam asset tetap.040.00 dan telah diakui dan dicatat sebagai Ekuitas Dana Umum . serta menunjukkan ketaatan terhadap peraturan perundangundangan.291. dimana posisi keuangan daerah adalah keadaan aktiva. Kurangnya koordinasi antara Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar dengan dinas/unit kerja dalam hal penyusunan Laporan Keuangan Neraca. Tujuan neraca adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan daerah pada saat tertentu. b. b.506. hutang.seluruhnya senilai Rp3. Permasalahan tersebut disebabkan oleh : a. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.00. Laporan Keuangan Neraca Daerah yang belum menggambarkan struktur kekayaan Pemerintah Kota Makassar dapat mempengaruhi kewajaran laporan keuangan.054. Pelaporan keuangan harus menyajikan secara wajar dan mengungkapkan secara penuh kegiatan pemerintah daerah dan sumber daya ekonomis yang dipercayakan. b.dan ekuitas dana yang dimiliki pemerintah daerah pada akhir periode akuntansi. dalam lampiran XXIX tentang Kebijaksanaan Akuntansi Umum menyebutkan bahwa: a. Berkaitan dengan hal tersebut. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan hal tersebut akan dicatat dan disajikan dalam Neraca Daerah. Dinas/unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makasar tidak melaporkan datadata kekayaan daerah yang dikuasai dan dimilikinya pada akhir tahun anggaran. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. dalam pelaksanaan Tahun Anggaran 2005 akan diupayakan penyempurnaannya dengan . Akibat yang ditimbulkan dari permasalahan tersebut di atas adalah : a. Keadaan tersebut bertentangan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002 tentang Pedoman Pengurusan. Pengguna laporan keuangan tidak dapat memanfaatkan laporan keuangan untuk pengambilan keputusan dan/atau mengeluarkan kebijakan keuangan Pemerintah Kota Makassar.

Terdapat penerimaan Retribusi IMB sebesar Rp601.Dinas Tenaga Kerja secara tertulis kepada seluruh Kepala Dinas/Unit Kerja melaporkan data-data kekayaan daerah yang dikuasai dan dimiliki pada akhir Mekanisme pemungutan retribusi tersebut adalah sebagai berikut : a.Bagian Penyusunan Program i.413. Retribusi Infokom .517. Pemberian izin kepada pemohon dilakukan terlebih dahulu melalui proses kajian teknis oleh dinas/unit kerja fungsional. penyetoran penerimaannya ke Kas Daerah melalui PD. Penyelesaian administrasi perizinan dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Perizinan yang selanjutnya menyampaikan kepada pemohon melalui jasa kantor pos atau cara lain yang isinya memuat bahwa berkas pemohon telah diteliti dan memenuhi syarat untuk diterbitkan izinnya dan yang bersangkutan diundang untuk memenuhi kewajibannya menyetor ke dalam rekening PD. b.Dinas Perhubungan f. b.Dinas Pendapatan Daerah Retribusi Tenaga Kerja . .membangun dan melengkapi sistem pelaporan di seluruh entitas untuk memungkinkan data yang berkaitan dengan akun-akun Neraca. Retribusi Pelataran . BPR) Berdasarkan hasil pemeriksaan atas realisasi penerimaan daerah yang dituangkan dalam Rancangan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004. 2.000.00 yang mengendap pada PD.Kantor Pelayanan Perizinan c.Dinas Bina Marga g. Retribusi Izin Usaha Jasa Konstruksi . Retribusi Tempat Rekreasi dan Retribusi Penyeberangan di atas air .Dinas Tata Bangunan b.00 dan Jasa Giro sebesar Rp42. Bank Perkreditan Rakyat (PD. j.Dinas Perindustrian dan Perdagangan d. Retribusi Penggalian Jalan . BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a. Retribusi Izin Industri dan Perdagangan . diketahui bahwa terdapat retribusi daerah sebanyak 10 (sepuluh) jenis retribusi yang dikelola oleh dinas/unit kerja fungsional Kota Makassar.334. BPR yaitu : a. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan . Memerintahkan tahun anggaran. Meningkatkan koordinasi seluruh unit kerja dalam hal penyusunan Laporan Keuangan.Dinas Pariwisata e.Dinas Informasi dan Komunikasi h. Retribusi Surat Izin Tempat Usaha (SITU) . Retribusi Izin Trayek . BPR melalui loket yang tersedia pada Kantor Pelayanan Perizinan.

Namun dalam Tahun Anggaran 2005. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.517.334.413. Permasalahan tersebut di atas tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. BPR ke Kas Daerah pada bulan berjalan. BPR mengakui hal tersebut di atas dan menanggapi bahwa secara umum peranan PD. PD.517. Hasil pemeriksaan terdahulu (pemeriksaan atas Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2003) menunjukkan bahwa hasil penerimaan retribusi daerah setiap bulan tidak seluruhnya disetor oleh PD.517. Pemerintah Kota Makassar telah mengeluarkan Peraturan Walikota Nomor 14 Tahun 2005 tentang Tata Cara Pemberian Izin Pada Pemerintah Kota Makassar yang antara lain mengatur bahwa penyetoran penerimaan retribusi daerah tidak lagi melalui PD.00 dan jasa giro sebesar Rp42. BPR yaitu memberikan bantuan kredit mikro kepada pengusaha kecil dengan syarat dan bunga yang lebih rendah dibanding dengan bank . Mekanisme pemungutan dan penyetoran retribusi tersebut di atas masih dilaksanakan selama Tahun Anggaran 2004 sehingga pengendapan penerimaan masih terjadi pada tahun anggaran 2004 dan sampai dengan 31 Desember 2004.00 (Rp601. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.000. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.00 yang telah diperoleh PD. sehingga terdapat penerimaan daerah yang mengendap pada PD. Hal ini disebabkan kondisi keuangan PD.334. meskipun pada akhir Tahun Anggaran 2003 seluruh hasil penerimaan daerah disetorkan ke Kas Daerah. tanggal 25 Januari 2002 tentang Penetapan Kembali Tata Cara Pemberian Izin Dalam Kota Makassar. BPR menyetorkan ke Kas Daerah dengan menggunakan Surat Tanda Setoran (STS) secara berkala dan kolektif.00 + Rp42.747. Pihak Direksi PD.000.00) tidak dapat digunakan tepat waktu untuk membiayai belanja daerah. Pelaksanaan pemungutan retribusi seperti yang telah diuraikan diatas diatur dengan Surat Keputusan Walikota Makassar No. BPR setiap bulan.c.03 Tahun 2002. Pasal 40 ayat (2) yang menyatakan bahwa Satuan Pemegang Kas wajib menyetor seluruh uang yang diterimanya ke bank atas nama rekening Kas Daerah paling lambat satu hari kerja sejak saat uang kas diterima.413. Akibatnya penerimaan daerah seluruhnya sebesar Rp643. masih terdapat penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp601. BPR. BPR dari simpanan penerimaan retribusi daerah sampai dengan tanggal 31 Desember 2004 belum disetor ke Kas Daerah. Bank Perkreditan Rakyat yang sangat minim sehingga dana Daerah Pemerintah Kota Makassar digunakan sebagai modal kerja perusahaan.

626. BPR masih kekurangan modal kerja sehingga dana Pemerintah Daerah Kota Makassar yang disimpan dalam rekening PD. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a.140.00 dan SKLB Nomor 00009/401/02/801/03 tanggal 10 September . berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 tanggal 1 September 2004. diketahui bahwa terdapat penerimaan yang berasal dari restitusi PPh 21 telah dianggarkan dan dicatat untuk kemudian disajikan dalam Rancangan Perhitungan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 sebagai bagian penerimaan yang berasal dari PAD yakni Lain-lain PAD yang sah dengan nilai keseluruhan sebesar Rp2.626.00 ke Kas Daerah.500. 3.477.517. Menegur secara tertulis Direktur PD BPR karena dengan sengaja tidak menyetorkan penerimaan daerah secara tepat waktu dan agar segera menyetorkan dana seluruhnya sebesar Rp643.000. atau mengalami kenaikan sebesar Rp4. Mengenai pengendapan penerimaan retribusi IMB sebesar Rp601.580.330.00 sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2004 tentang Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 tanggal 15 April 2004. BPR digunakan untuk menambah modal kerja perusahaan.684. target PAD direvisi menjadi sebesar Rp82.266.412.00 berupa restitusi kelebihan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) disajikan sebagai komponen Penerimaan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Makassar menganggarkan penerimaan daerah yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp78.00 berdasarkan Surat Ketetapan Lebih Bayar (SKLB) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak Nomor 00003/401/01/801/03 tanggal 30 Desember 2002 sebesar Rp4. b.538. Penerimaan dari pemerintah pusat sebesar Rp2.194. Namun dalam perjalanannya PD. Selanjutnya.413.750.684.804.310.00.00 atau sebesar 5.194. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap realisasi PAD per komponen penerimaan.651.747.962.00. Mengupayakan perbaikan kondisi keuangan PD BPR agar dapat memenuhi misinya.263.791.00 pada akhir Tahun Anggaran 2004 dilakukan karena adanya penarikan dana yang cukup besar oleh PDAM Kota Makassar sehingga dana tersebut digunakan untuk menutupi kekurangan modal kerja perusahaan.umum lainnya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.15%. Penelusuran lebih lanjut atas penerimaan restitusi PPh 21 tersebut diketahui bahwa jumlah restitusi PPh 21 yang akan diterima dari pemerintah pusat (piutang kepada pemerintah pusat) seluruhnya sebesar Rp9.

. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar memerintahkan secara tertulis kepada Kepala Sub Bagian Anggaran Setda Kota Makassar agar lebih cermat dalam melakukan penganggaran.2003 sebesar Rp4. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan penganggaran Restitusi PPh 21 pada Lain-lain PAD Yang Sah disebabkan penerimaan tersebut merupakan bagian dari kelebihan pembayaran subsidi Tunjangan PPh Gaji PNS Pemerintah Kota Tahun Anggaran sebelumnya. sehingga seharusnya pengakuan piutang PPh 21 dilakukan pada saat keluarnya SKLB dan penerimaannya dicatat sebagai pembiayaan penerimaan piutang dari pemerintah pusat. Sampai dengan 31 Desember 2004.626.686. yaitu lebih besar sebesar Rp2.762. tentang Pedoman Pengurusan. definisi piutang adalah hak atau klaim kepada pihak ketiga yang diharapkan dapat dijadikan kas dalam satu periode akuntansi. Kondisi seperti ini bertentangan sifat penerimaan restitusi PPh 21 yang berasal dari pemerintah pusat atas kelebihan pembayaran PPh 21 yang terjadi akibat perubahan tarif dari 15% menjadi 5% setiap bulannya. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada lampiran XXIX.272. penerimaan restitusi PPh 21 tersebut telah diterima seluruhnya oleh Pemerintah Kota Makassar.00.00. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.684. Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002.194. namun demikian penganggaran untuk penerimaan yang sejenis dengan restitusi ini akan menjadi perhatian bagi kami pada masa yang akan datang. Hal ini disebabkan Kepala Sub Bagian Anggaran Kota Makassar menganggap bahwa penerimaan restitusi PPh 21 merupakan bagian dari kelebihan pembayaran subsidi Tunjangan PPh Gaji PNS Pemerintah Kota Tahun Anggaran sehingga menganggarkan penerimaan restitusi PPh 21 tersebut pada Lain-lain PAD Yang Sah. Sedangkan pengakuan piutang adalah pada saat akhir periode akuntansi berdasarkan jumlah kas yang akan diterima dan jumlah pembiayaan yang telah diakui dalam periode berjalan. Akibatnya PAD Pemerintah Kota Makassar menjadi tidak riil.

sedangkan untuk tagihan bulan Juli s.892. Duta Niaga Jumantara pada tiang lampu jalan yang terletak di Jl. Bukti kuitansi tagihan listrik yang telah dilakukan pembayaran oleh PT. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut : a. Pembayaran biaya listrik PJU kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) dilakukan dengan cara dikompensasikan dengan penerimaan PPJ yang diterima dari PLN dimana setiap bulannya penerimaan PPJ masih lebih besar dibandingkan dengan biaya listrik PJU (surplus).000. Adapun pencatatannya dilakukan melalui prosedur pencatatan Daftar Pembukuan Administratif (DPA).00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Rekening tagihan bulan Januari 2004 sebesar 2) Rekening tagihan bulan Februari 2004 sebesar 3) Rekening tagihan bulan Maret 2004 sebesar Rp 1.00 yang telah dikompensasikan dari penerimaan PPJ Pemerintah Kota Makassar.d. PT.00 dan telah terealisasi sebesar Rp25.d. Penghibur dan Jl. Pemerintah Kota membayar biaya listrik PJU kepada PT. PLN (Persero) Wilayah VII Cabang Makassar.d.377.571.00 .564.000. Terdapat tagihan listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) PT. Hasil pemeriksaan bukti-bukti DPA yaitu daftar tagihan listrik PJU dari PT.1/ DCK/IV/2003 tanggal 23 April 2003 tentang pekerjaan pemasangan reklame PT.013. diperoleh bukti-bukti pembayaran listrik bulan Januari 2004 s.000.00. Untuk pembayaran listrik atas kedua titik lampu jalan tersebut.682.00 yang dikompensasikan dengan pembayaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Pemerintah Kota Makassar Berdasarkan Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 diketahui bahwa Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran pendapatan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar Rp22. Duta Niaga Jumantara berdasarkan kontrak No. Duta Niaga Jumantara seluruhnya sebesar Rp27.825.500. PLN (Persero) Wilayah VII Cabang Makassar pada Pemerintah Kota Makassar. Duta Niaga Jumantara sebesar Rp14.00 belum dilakukan pembayaran.195. Desember 2004 atas nama PT. Datu Museng) Kota Makassar.145.000.022. sehingga PT.377.115. Somba Opu (Taman Safari s.145. Duta Niaga Jumantara baru melakukan penyetoran/pembayaran ke Kas Daerah untuk tagihan bulan Januari s. Desember 2004 sebesar Rp14.979.515.000. Duta Niaga Jumantara seluruhnya sebesar Rp13.00.00 sedangkan alokasi anggaran belanja biaya listrik Penerangan Jalam Umum (PJU) sebesar Rp15.825.12/125.d. 510. Juni 2004 seluruhnya sebesar Rp13. Kepala Dinas Cipta Karya telah melakukan kontrak dengan PT.772.598.970.515. Jl.000.00 dan telah terealisasi sebesar Rp14.00 Rp 4. Dalam Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar dhi.00 Rp 3. Duta Niaga Jumantara mempunyai kewajiban membayar tagihan listrik reklamenya kepada Pemerintah Kota Makassar.4.320.

140. .377. Duta Niaga Jumantara yang tidak membayar tagihan biaya listriknya kepada PLN sesuai ketentuan. Penghibur dan Jl. Meninjau kembali perjanjian kerja sama dengan PT Duta Niaga Jumantara.040.140. PT. Hal tersebut disebabkan adanya unsur kesengajaan PT. Duta Niaga Jumantara) pada PJU akan segera diselesaikan oleh yang bersangkutan. Duta Niaga Jumantara) berhubungan langsung dengan PLN mengenai pembayaran rekening PJU setiap bulannya atas dua titik lampu reklame yang terletak di Jl. b.275.00 Dengan demikian PT.00 6) Rekening tagihan bulan Desember 2004 sebesar Rp 2.00 3) Rekening tagihan bulan September 2004 sebesar Rp 5. Duta Niaga Jumantara namun telah dibebankan pada penerimaan PPJ Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp14.825.409. Duta Niaga Jumantara masih berkewajiban membayar biaya tagihan listrik atas pemasangan reklamenya kepada Pemerintah Kota Makassar sebesar Rp14. Bukti kuitansi tagihan listrik yang belum dilakukan pembayaran oleh PT. Keadaan tersebut tidak sejalan dengan Surat Perjanjian/Kontrak No. Duta Niaga Jumantara (piutang lain-lain).825.12/125. Duta Niaga Jumantara atas pembayaran biaya listrik Penerangan Jalan Umum yang telah dikompensasi dari penerimaan Pajak Penerangan Jalan. Terjadi kerugian daerah sebesar Rp14. Somba Opu (Taman Safari s.00 Rp 1. Kondisi tersebut mengakibatkan : a.380.000.00 Rp 1. b. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a.546. Penerimaan PPJ yang tercatat pada Laporan Realisasi Penerimaan Tahun Anggaran 2004 tidak riil dan dapat mempengaruhi kewajaran pelaporan keuangan.00.00 5) Rekening tagihan bulan November 2004 sebesar Rp 2.000.00. dengan rincian sebagai berikut : 1) Rekening tagihan bulan Juli 2004 sebesar 2) Rekening tagihan bulan Agustus 2004 sebesar 4) Rekening tagihan bulan Oktober 2004 sebesar Rp 2.00 dan oleh Pemerintah Kota Makassar diakui dan dicatat sebagai piutang kepada PT.00 Rp 0.377.00 b.088.230. Terhadap temuan BPK dijelaskan bahwa untuk keterlambatan pembayaran kepada pihak ketiga (PT.377. 510.825.1/DCK/IV/2003 tanggal 23 April 2003 Pasal 5 ayat (3) yang menyatakan Pihak Kedua (PT.126.d.555.546.4) Rekening tagihan bulan April 2004 sebesar 5) Rekening tagihan bulan Mei 2004 sebesar 6) Rekening tagihan bulan Juni 2004 sebesar Rp 1.350.n.00 Rp 1. Datu Museng) Kota Makassar.00 a.825.377. Menagih PT Duta Niaga Jumantara untuk segera menyetor ke Kas Daerah minimal sebesar Rp14.922.

970/1380/A/XII/2004 tanggal 30 Desember 2004. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar melakukan pengadaan/pembelian asset sebanyak 2 jenis seluruhnya sebesar Rp139.00 dan telah direalisasikan seluruhnya atau 100%.00 serta Fasum dan Fasos yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar belum disajikan dalam Neraca Daerah Berdasarkan hasil pemeriksaan secara sample atas Surat Pertanggungjawaban Pemegang Kas pada Dinas/unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 ditemukan beberapa barang inventaris kantor dan inventaris rumah tangga. penyuluhan dan pengadaan sarana dan prasarana penunjang pengelolaan PBB Kota Makassar.714.00 sesuai bukti kuitansi No.00.02762 tanggal 29 Desember 2004 dan SPK No.024/ 1377.024/1377. Kedua jenis asset tersebut belum diakui dan dicatat sebagai aktiva tetap dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004.750.700.000.000. Pembelian mic komprensi tersebut juga dibayarkan melalui Pengisian Kas (PK).A/A/XII/2004 tanggal 20 Desember 2004 serta Berita Acara Penyerahan Barang No. yang diadakan melalui belanja barang dan jasa belum dicatat sebagai barang inventaris dalam Daftar Aktiva Tetap seluruhnya senilai Rp189.60/XII/ ANP/2004 tanggal 29 Desember 2005 dan nota pesanan barang No.000. Atas dasar surat tersebut.520.750.500. Berdasarkan Surat Perintah dari Walikota Makassar No.000.973/247/SP/Dipenda tanggal 26 Oktober 2004 antara lain menyebutkan bahwa Walikota Makassar memerintahkan untuk 10% (sepuluh persen) peruntukannya diarahkan untuk kegiatan pendataan.00 yang terjadi pada : a.A/A/XII/2004 tanggal 27 Desember 2004 yang dilaksanakan oleh NV.00 yang dilaksanakan oleh CV.718.990/1365. Abdi Nusantara Perkasa sesuai kuitansi No.Belanja Administrasi Umum Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp4.967. Haji Kalla berdasarkan Berita Acara Serah Terima Kendaraan No. Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar Dalam Tahun Anggaran 2004 Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar mengalokasikan dana Insentifikasi/Ekstensifikasi dan Koordinasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada rekening Belanja Publik . . terdiri dari : 1) Pembelian 1 (satu) unit mobil Toyota Kijang pick up sebesar Rp90. Pembelian mobil tersebut dibayarkan melalui Pengisian Kas (PK).000.A/A/XII/2004 tanggal 29 Desember 2004. Terdapat asset daerah seluruhnya senilai Rp2.750.5. 2) Pengadaan 1 (satu) set mic komprensi sebesar Rp49.

340. barang inventaris tersebut belum diakui dan belanja pemeliharaan belum dikapitalisasi menambah nilai aktiva dalam Laporan Keuangan Neraca Pemerintah Kota Makassar.000. terdiri dari : a.069.00 dan telah terealisasi seluruhnya (100%).00.500.062.217. Selain hal tersebut di atas.b.Jasa pihak ketiga sebesar Rp50. ditemukan adanya pembelian barang inventaris dan belanja pemeliharaan yang seharusnya dikapitalisasi menambah nilai aktiva seluruhnya senilai Rp2.827.00 yang seharusnya dicatat sebagai asset daerah dalam Daftar Aktiva pada Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004. Pemeriksaan atas bukti pengeluaran belanja tersebut diketahui bahwa pengeluaran untuk pemasangan jaringan LAN adalah pembelian komputer dan jaringannya sebesar Rp50.00.000. Sekretariat Daerah Kota Makassar Hasil pemeriksaan atas bukti pengeluaran belanja pemeliharaan pada Sekretariat Daerah Kota Makassar. 2) Belanja pemeliharaan gedung kantor seluruhnya senilai Rp894.00 yaitu pada : 1) Belanja pemeliharaan rumah tangga yaitu pembelian barang inventaris sebanyak 39 jenis barang senilai Rp462.500.00.107.743.000. Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik atas SPJ Pemegang Kas pada dinas/unit kerja Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 khususnya pada rekening belanja pemeliharaan. .Belanja Barang dan Jasa . Dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.00.000. b. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Berdasarkan DASK Bappeda Tahun Anggaran 2004. dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 diketahui jumlah asset yang diperoleh dari belanja modal seluruhnya sebesar Rp59.00 3) Belanja pemeliharaan rumah dinas seluruhnya senilai Rp750.000. Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Penelusuran atas bukti pengeluaran belanja pemeliharaan yang dilaksanakan oleh Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran diketahui bahwa terdapat belanja pemeliharaan gedung tempat kerja Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran yang belum dikapitalisasi menambah nilai aktiva dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 senilai Rp84.500.639.00.000. dialokasikan anggaran untuk pemasangan jaringan Local Area Network (LAN) pada rekening Belanja Operasional dan Pemeliharaan .727.000.100. ditemukan adanya belanja barang inventaris dan belanja pemeliharaan asset yang seharusnya dikapitalisasi menambah nilai asset tersebut seluruhnya senilai Rp2.331.

Kondisi tersebut tidak sesuai dengan : a. Dalam APBD.000.000.500. Dengan demikian jumlah asset daerah Pemerintah Kota Makassar yang belum dicatat dalam Daftar Aktiva Tetap seluruhnya senilai Rp2. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : 1) Pasal 65 ayat (1) menyatakan bahwa seluruh barang yang pengadaannya atas beban APBD wajib dibukukan kedalam rekening Aset Daerah yang berkenaan.500.967. dan dicatat dalam Daftar Aset Daerah sesuai ketentuan.000.690.00 dan asset yang diperoleh dari biaya pemeliharaan yang dapat dikapitalisasi menambah nilai aktiva seluruhnya senilai Rp2. terdiri dari asset yang diperoleh dari belanja barang dan jasa senilai Rp189.c. Selain hal tersebut di atas.788. Raxindo Wardana dalam Tahun Anggaran 2004 belum termasuk fasum dan fasos tersebut sehingga belum dapat disajikan dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah.217.00 terdiri dari : 1) Renovasi bangunan Musium Kota Makassar senilai Rp89. Hasil penilaian atas asset daerah (apraizal) Pemerintah Kota Makassar yang dilaksanakan oleh PT.000. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.331. biaya pemeliharaan tersebut seharusnya dianggarkan sebagai belanja modal sehingga pada akhir tahun dicatat dalam jurnal korolari sebagai aktiva tetap dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Pemerintah Kota Makassar juga telah menerima fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) dari developer perumahan di lingkup Kota Makassar sebanyak 8 developer dengan jumlah fasum dan fasos sebanyak 14 lokasi di Kota Makassar. Dinas Pariwisata Penelusuran dilaksanakan Keuangan oleh atas bukti pengeluaran belanja pemeliharaan terdapat seluruhnya yang belanja senilai Dinas Daerah Pariwisata Tahun diketahui Anggaran bahwa 2004 pemeliharaan yang belum dikapitalisasi menambah nilai aktiva dalam Laporan Neraca Rp139.750.520.478. 2) Lampiran XXIX tentang Kebijakan Akuntansi yang menyebutkan : .00.00. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Daftar fasum dan fasos yang sudah diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar namun belum diapraizal dapat dilihat pada Lampiran 6.00 2) Pemeliharaan makam Raja-raja Tallo senilai Rp49.00 Perincian pengadaan barang inventaris melalui belanja pemeliharaan dapat dilihat pada Lampiran 6.

Biaya penambahan akan dikapitalisasi dan ditambahkan pada harga perolehan aktiva tetap yang bersangkutan. meubelair dan perlengkapan serta buku-buku perpustakaan.00 serta fasum dan fasos yang belum tercatat dalam daftar aktiva tetap akan mempengaruhi kewajaran laporan keuangan kota Makassar.a) Aktiva tetap dapat diperoleh dari dana yang bersumber dari sebagian atau seluruh APBD melalui pembelian. bangunan air. b. jalan dan jembatan. Biaya pengembangan akan dikapitalisasi ditambahkan pada harga perolehan aktiva tetap yang bersangkutan.967. b) Pengakuan aktiva : (1) Penambahan aktiva adalah peningkatan nilai aktiva tetap karena diperluas atau diperbesar. mesin dan peralatan. instalasi dan jaringan. Hal tersebut di atas dapat mengakibatkan : a. Penilaian asset daerah berupa fasum dan fasos yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar belum dilakukan.520. b. Pengembangan aktiva tetap diharapkan akan memperpanjang usia aktiva tetap. 3) Pasal 55 ayat (2) yang menyatakan bahwa Pengguna Anggaran dilarang melakukan pengeluaran-pengeluaran atas beban Belanja Daerah untuk tujuan lain dari pada yang ditetapkan.500. pembangunan. gedung. Dokumen Anggaran Satuan Kerja (DASK) Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar Tahun 2004 menguraikan bahwa biaya yang digunakan untuk Intensifikasi/Ekstensifikasi barang/jasa. meningkatkan efisiensi dan/atau menurunkan biaya pengoperasian aktiva tetap. donasi dan pertukaran dengan aktiva lainnya. Aktiva tetap antara lain terdiri dari tanah. Perolehan aktiva sebesar Rp2. b. Kepala Sub Bagian Anggaran kurang cermat dalam menyusun anggaran belanja khususnya terhadap pembelian barang inventaris melalui belanja barang dan jasa serta belanja pemeliharaan yang seharusnya dianggarkan sebagai belanja modal. Hal ini disebabkan : a. dan Koordinasi PBB bukan untuk pengadaan . kendaraan. (2) Pengembangan aktiva adalah peningkatan nilai aktiva tetap karena meningkatnya manfaat aktiva tetap. Membuka peluang penyalahgunaan kekayaan daerah khususnya terhadap aktiva tetap yang tidak tercantum dalam Neraca Daerah.

Realisasi pengeluaran sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar .830.830.1/050/405/Dipelda tanggal 16 September 2004. Segera melakukan penilaian atas aset yang berada dalam penguasaan Pemerintah Kota dan mencantumkannya dalam Neraca Daerah.202.087.242. Puncak Harapan berdasarkan Kontrak No.00.880.Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Makassar menyatatakan akan segera mencatat seluruh aset tersebut dan membuat laporan daftar pengadaan.00 Anggaran 2004 belum disajikan Berdasarkan realisasi belanja daerah dalam Rancangan Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004. 6. Dan kepada unit kerja yang mengadakan pembelian barang inventaris namun belum tercatat dalam daftar inventaris. 3) Pembangunan gedung tempat kerja Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Sektor Biringkanaya yang dilaksanakan oleh CV. Terdapat bangunan dalam pengerjaan dalam seluruhnya Neraca Daerah sebesar Tahun Rp8.126. 2) Pembangunan krisis center PKM Tamalanrea Dinas Kesehatan yang dilaksanakan oleh CV.087.00 atau fisik sebesar 75. 912/1723/DKK/X/2004 tanggal 1 Oktober 2004 dan telah terealisasi sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar Rp395. b.110.830.00 atau fisik sebesar 80% dari nilai kontrak senilai Rp250.50% dari nilai kontrak senilai Rp523. kami segera akan membuat surat teguran untuk menyusun laporan mutasi pengadaan barang baik belanja modal maupun belanja barang dan jasa.00. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a.034. 642. Proyek Tahun Anggaran 2004 yang sampai dengan 31 Desember 2004 belum selesai pekerjaannya dan akan dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2005 (Luncuran) seluruhnya sebesar Rp1.1871/DKK /X/2004 tanggal 26 Oktober 2004 dan telah terealisasi sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar Rp220. 024. dengan rincian sebagai berikut : a.000.174. Thana Perdana berdasarkan Kontrak No.000.00.034.500. Mario Inti berdasarkan Kontrak No. diketahui bahwa terdapat proyek yang masih dalam pengerjaan seluruhnya senilai Rp8.00 terdiri dari : 1) Pembangunan puskesmas keliling di atas air pada Dinas Kesehatan yang dilaksanakan oleh CV. Memerintahkan secara tertulis kepada Kepala Sub Bagian Anggaran untuk lebih cermat dalam menyusun anggaran belanja dan kepada seluruh Kepala Dinas/Unit Kerja agar lebih teliti dalam mengajukan RASK.500.

00 atau fisik sebesar 48.000. Diah Teknik berdasarkan Kontrak No.00 atau fisik sebesar 85% dari nilai kontrak sebesar Rp539. dimana posisi keuangan daerah adalah keadaan aktiva.00. Nuansacipta Realtindo Makassar.200.000. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Adapun pembayarannya belum ada realisasi (0%) sehingga merupakan utang Pemerintah Kota kepada PT. Bangunan Dalam Pengerjaan diakui pada akhir periode akuntansi berdasarkan jumlah akumulasi biaya sampai dengan akhir periode akuntansi.859.660. Proyek-proyek tersebut di atas bukan merupakan kewajiban Pemerintah Kota Makassar kepada rekanan pelaksana kegiatan karena telah direalisasikan pembayarannya sesuai dengan persentase fisik pekerjaan.000. Pembangunan gedung menara (tower) Balaikota Makassar dan gedung perparkiran Balaikota Makassar yang dilaksanakan secara Voor Finance shering sampai dengan 31 Desember 2004 oleh PT. . serta menunjukkan ketaatan terhadap peraturan perundanganundangan.134. Tujuan neraca adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan daerah pada saat tertentu.7/DCK/VIII/04 tanggal 30 Agustus 2004. d.740.250. Berdasarkan realisasi fisik pembangunan yang telah dikerjakan diperoleh data penyelesaian pekerjaan sebesar 18. dalam lampiran XXIX tentang Kebijaksanaan Akuntansi Umum yang menyebutkan bahwa : a.885. 050/399.9. hutang dan ekuitas dana yang dimiliki pemerintah daerah pada akhir periode akuntansi. Definisi Bangunan Dalam Pengerjaan adalah bangunan yang sampai dengan akhir periode akuntansi belum selesai pengerjaannya sehingga belum dapat digunakan.00. Keadaan tersebut tidak sejalan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002 tentang Pedoman Pengurusan. Pelaporan keuangan harus menyajikan secara wajar dan mengungkapkan secara penuh kegiatan pemerintah daerah dan sumber daya ekonomis yang dipercayakan. c.00. b. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.109.94% dari nilai kontrak senilai Rp349.Rp104. Realisasi pengeluaran sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar Rp454. b.65% atau senilai Rp6. Nuansacipta Realtindo Makassar. 4) Pembangunan saluran primer/sekunder dan paving blok Dinas Cipta Karya yang dilaksanakan oleh CV.

40.Tidak tercatatnya bangunan dalam pengerjaan ke dalam Neraca Daerah seluruhnya senilai Rp8. sesuai ketentuan yang berlaku.768. Dalam Tahun Anggaran 2003 Walikota Makassar telah mengadakan perjanjian kontrak kerja sama bersyarat dengan PT. 7. Terdapat utang kepada pihak ketiga atas pelaksanaan proyek Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp10.987.885. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar memerintahkan secara tertulis kepada seluruh Kepala Dinas/Unit Kerja agar melaporkan pelaksanaan pekerjaan pada akhir tahun anggaran kepada Bagian Keuangan sehingga dapat dicantumkan dalam akun yang tepat di Neraca Daerah.987.859. Berkaitan dengan hal tersebut dalam pelaksanaan Tahun Anggaran 2005 ini. dengan rincian sebagai berikut : a.768. Pemerintah Kota Makassar akan membangun suatu sistem pelaporan dan seluruh entitas yang memungkinkan data dan informasi yang berkaitan dengan “Bangunan dalam pekerjaan” ini dapat diperoleh dan disajikan dalam Neraca Tahun Anggaran bersangkutan.034.000. . b. diketahui terdapat pelaksanaan kegiatan proyek yang sampai dengan 31 Desember 2004 belum direalisasikan pembayarannya oleh Pemerintah Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp10. Pekerjaan pembangunan menara (tower) dan gedung perparkiran kantor Walikota Makassar senilai Rp6. Laporan kemajuan fisik pekerjaan yang dibuat oleh pengawas lapangan pada dinas/unit kerja tidak disampaikan kepada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar. Nuansacipta Realtindo sesuai surat No. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan akan mencatat bangunan dalam pengerjaan dalam Neraca Tahun Anggaran 2004.00 akan mempengaruhi kewajaran laporan keuangan.40 tidak disajikan dalam Neraca Daerah Berdasarkan pemeriksaan atas realisasi belanja Tahun Anggaran 2004.087. Hal tersebut disebabkan : a.548.00.548.361/050/DPRD/XI/2003 tanggal 11 November 2003. Kurangnya koordinasi antara Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar dengan dinas/unit kerja pelaksana kegiatan yang pelaksanaan pekerjaannya masih dalam proses atau belum selesai 100% pada akhir tahun anggaran.830.050/678/BPP tanggal 23 Juni 2003 tentang Proyek For Finance Sharing Pembangunan Menara dan Gedung Perparkiran Kantor Walikota Makassar dan telah disetujui DPRD Kota Makassar sesuai surat No.

885.50% atau dengan nilai Rp12. Dari nilai kontrak tersebut terbagi atas beberapa pekerjaan.00 Pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaksanaan pembangunan gedung menara yang sampai dengan saat pemeriksaan berakhir tanggal 12 Mei 2005 pekerjaannya masih berlangsung.042.859.00.00 yang terdiri dari fisik bangunan senilai Rp45.00%.00) yang merupakan kewajiban Pemerintah Kota Makassar kepada PT. Selain itu terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI Perwakilan VII Makassar atas pelaksanaan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2003 dan 2004 dengan pokok dasar “Terdapat Pemborongan Pekerjaan Pembangunan Kantor Walikota dan Gedung Perparkiran Balaikota Makassar yang dilaksanakan secara Voor Finance Sharing dengan kelebihan perhitungan bunga sebesar Rp4.213.d.00 2) Pekerjaan Gedung Perparkiran senilai Rp8.00 2) Tahun Anggaran 2005 senilai Rp16.213. Nuansacipta Realtindo Makassar dan disetujui oleh Kepala Dinas Cipta Karya selaku penanggung jawab pembangunan Menara dan Gedung Perparkiran diketahui bahwa laporan realisasi fisik per Desember 2004 mencapai 18.159. jika dihitung berdasarkan realisasi fisik yang telah dikerjakan senilai Rp6.481. Nuansacipta Realtindo Makassar.982.000. berdasarkan Laporan Mingguan bulan Desember 2004 yang dibuat oleh PT.760. Adapun pembangunan gedung perparkiran dalam Tahun Anggaran 2004 belum dikerjakan.000.Berdasarkan Surat Perjanjian Bersyarat pada Pasal 5 ayat (1) menyatakan pembayaran pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bertahap sesuai Memorandum of Agreement (MOA) antara Pemerintah Kota Makassar dengan PT.53 tidak berdasarkan jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dan pemborongan gedung senilai Rp865.073.873. yaitu selama 4 (empat) tahun mulai Tahun Anggaran 2004 s.510.000 dan bunga Bank sebesar 15.704.439.652.045.776.00 Sehingga nilai kontrak untuk pekerjaan pembangunan menara dan gedung perparkiran kantor Walikota Makassar seluruhnya senilai Rp58. yaitu : 1) Pekerjaan Pembangunan Gedung Menara senilai Rp36.873. BPK-RI telah merekomendasikan kepada Walikota . adalah sebagai berikut : 1) Tahun Anggaran 2004 senilai Rp12.277.045.65% x Rp36.776.208. (belum dibayarkan).00 4) Tahun Anggaran 2007 senilai Rp14.473.208.465.000.000.945.045.00 3) Tahun Anggaran 2006 senilai Rp15.00 (18. Tahun Anggaran 2007 yang besaran tiap tahunnya. Nuansacipta Realtindo belum disajikan dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah.65% sedangkan realisasi pembayaran 0.765.16 belum ada persetujuan dari DPRD Kota Makassar”.319.566.759.403.543.

661.473.620/442/BM tanggal 24 Mei 2004 tentang usulan izin prinsip perbaikan jalan Perum Perumnas Bumi Tamalanrea Permai (BTP) yang menyatakan berdasarkan pertemuan pada tanggal 27 Desember 2003 yang dihadiri oleh pihak masyarakat BTP.883.000. Perum Perumnas dan Masyarakat BTP.160. Dinas Bina Marga dan Camat Tamalanrea yang telah membuat kesepakatan agar jalan utama BTP segera mendapat perbaikan oleh pihak pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Perum Perumnas.765. Kepala Daerah setelah mendapat persetujuan dari DPRD. dimana salah satu kesimpulan rapat tersebut adalah mengenai biaya untuk perbaikan jalan tersebut dilakukan sharing antara pihak Perum Perumnas dengan pihak Pemerintah Kota Makassar dengan porsi pembiayaan untuk Perum Perumnas 50% dan untuk Pemerintah Kota Makassar 50% dari total anggaran yang dibutuhkan.00. Berdasarkan surat dari Pemerintah Kota Makassar tersebut maka DPRD Kota Makassar telah menindaklanjuti dengan surat No. Selain itu.000. namun sampai saat pemeriksaan berakhir pada tanggal 12 Mei 2005 temuan pemeriksaan BPK-RI tersebut di atas belum ditindaklanjuti. Pekerjaan peningkatan jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar senilai Rp3. DPRD. Dalam rangka merespon kepentingan masyarakat pada umumnya dan khususnya bagi warga masyarakat yang berdomisili pada kawasan BTP Kota Makassar. dimana ruas jalan utama tidak dapat bertahan lama sekalipun telah diadakan perbaikan dan mengingat struktur lahan yang sangat labil maka perlu ditingkatkan kualitas jalan pada titik-titik rawan tersebut guna meningkatkan daya tahan dan memperpanjang umur pemanfaatannya. Hasil pertemuan tersebut ditindaklanjuti dengan rapat kerja pada Komisi D DPRD Kota Makassar yang dihadiri oleh Pemerintah Kota Makassar.53 dan pelepasan asset harus jelas dalam kontrak obyek dan nilainya.277.548. Adapun biaya yang dibutuhkan agar pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan dengan Voor Finance Sharing kepada pihak pelaksana adalah sebesar Rp5.00.16 dengan menerbitkan SK.Makassar agar melakukan peninjauan kembali Surat Perjanjian Kerjasama Bersyarat Perparkiran tentang untuk Pembangunan kelebihan Gedung Kantor Walikota bunga dan Gedung sebesar perhitungan bank Rp4. BPK-RI juga merekomendasikan agar Pemerintah Kota Makassar melakukan penghapusan gedung kantor lama yang telah dibongkar senilai Rp865. Sehubungan dengan hal tersebut Pemerintah Kota Makassar membuat surat kepada Ketua DPRD Kota Makassar No. 160/172/DPRD/2004 tanggal 17 Juni 2004 yang menyatakan pada prinsipnya menyetujui untuk .510. b.543.

000.dilaksanakan dengan sistem Voor Finance Sharing.987.00 paling lambat pada bulan September .d.000.000.Ayat (1) : Pihak Pertama dan Pihak Kedua masing-masing berkewajiban untuk menanggung biaya 50% dari fisik atau nilai total biaya sebesar pekerjaan .000.00 sesuai Surat Tanda Setor (STS) tanggal 27 Desember 2004. b) Pada 2005. Dinas Bina Marga melakukan Pelelangan/Pemilihan/Penunjukan Langsung dengan 5 (lima) rekanan/ kontraktor adapun salah satu pemenangnya adalah PT. Berdasarkan Nota Kesepahaman Bersama (MOU) tersebut.572. Dinas Bina Marga untuk segera melaksanakan proses tender sesuai dengan aturan yang ditetapkan.000.580. Selanjutnya Pemerintah Kota Makassar dhi.000.PROD/073/30VI/2004 tanggal 02 Juni 2004 dalam MOU tersebut antara lain menyatakan : 1) Pasal 2 ayat (2) menyatakan nilai pekerjaan fisik adalah Rp5.000. Sehubungan dengan hal tersebut maka Pemerintah Kota Makassar mengadakan Nota Kesepakatan Bersama (MOU) dengan Perum Perumnas sesuai Surat Nomor 620/16/S. Nugraha Tanamal.000.2/KONT/BM tanggal 26 Agustus 2004.00 Tahun Anggaran 2004 diserahkan sebesar Rp1. dan untuk kepentingan tersebut Pihak Kedua menyerahkan biaya sebagaimana dimaksud ayat (1) pasal ini pada a) Pada 2004.000.000.580. dengan Surat Perjanjian Pemborongan No. untuk itu diminta kepada Pemerintah Kota Makassar dhi.000. mulai tanggal 26 Agustus 2004 s.050/245.000.00 paling lambat pada bulan September Tahun Pihak Pertama melalui Kas Daerah Kota berikut : diserahkan sebesar Anggaran 2004 Makassar secara bertahap sebagai Rp1.000. pihak Perum Perumnas telah menyetor dana kepada Kas Daerah Kota Makassar sebesar Rp1.00.000. nilai kontrak sebesar Rp4. 2) Pasal 3 : .Ayat (2) : Pihak masing-masing Rp2. Jangka waktu Pelaksanaan Pekerjaaan selama 150 (seratus lima puluh) hari kalender. sedangkan nilai untuk perencanaan Detail Engineering Design (DED) dan pekerjaan pengawasan akan ditentukan kemudian diluar MOU. 22 Januari 2005 telah dilakukan pembayaran sebesar Rp1.00 Kedua menyerahkan kewajibannya kepada Pihak Pertama untuk melaksanakan perbaikan/peningkatan Ruas Jalan Utama Bumi Tamalanrea Permai (BTP) sebagai salah satu fasilitas umum.00.000.Perja/BKS dan Nomor DIR.000.160.

Putra Adnan Pratama sesuai Surat Perjanjian Pekerjaan No.00.000.000.883.987.000.d.000.00 . Kepala Dinas Cipta Karya telah melakukan perjanjian dengan CV. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.00% (belum terbayar).00.7/DCK/IX/2004 tanggal 29 September 2004 dengan jangka waktu penyelesaian pekerjaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender mulai tanggal 30 September s. 28 Desember 2004 dengan nilai kontrak sebesar Rp466.000. 3618/BT/2004 tanggal 21 Desember 2004 dan SPMU No.000.40 (Rp4. Keadaan tersebut tidak sejalan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002 tentang Pedoman Pengurusan. Jumlah utang tersebut belum disajikan dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004. Dalam Tahun Anggaran 2004 Dinas Cipta Karya Kota Makassar telah mengalokasikan dana dalam DASK No. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap Laporan Kemajuan Fisik yang dibuat oleh konsultan pengawas yaitu CV.000.47%).00 x 93. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kontrak sebesar Rp4.661.40 yang merupakan utang Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. sampai dengan tanggal 28 Desember 2004 realisasi fisik telah mencapai 100% sedangkan realisasi keuangan 0.661.000. c.000.572.572.47% atau sebesar Rp4.000. sedangkan selisih antara kontrak dengan fisik pekerjaan sebesar Rp325.000.00 dan berdasarkan fisik pekerjaan 93.00.000.00.00 sehingga masih terdapat sisa sebesar Rp3. sehingga masih terdapat kewajiban Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp466.Rp4.00. Pekerjaan pembangunan mess Pemerintah Daerah Kota Makassar di Jakarta senilai Rp466. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam lampiran XXIX tentang Kebijaksanaan Akuntansi Umum yang menyebutkan bahwa : . Sedangkan realisasi fisik pekerjaan pada akhir bulan Desember 2004 telah mencapai 93.47%. diantaranya adalah untuk pembangunan mess Pemerintah Kota Makasar senilai Rp475.40 (Rp4.688.661.4349/BT/2004 tanggal 21 Desember 2004. telah dibayar sebesar Rp1.883.548.256/Kep/014/2004 tanggal 16 April 2004 untuk Belanja Modal Bangunan Gedung sebesar Rp875.000.40) diperhitungkan untuk Tahun Anggaran 2005 karena sisa pekerjaan tersebut diselesaikan pada Tahun Anggaran 2005.987.883.572. Darma Citra Utama.sesuai SPMU No.987.548. Kewajiban tersebut tidak disajikan dalam neraca.000.000.000. Untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Pemda tersebut.451.050/418.548.

00) dan akan mempengaruhi kewajaran pelaporan keuangan. yaitu Tahun Anggaran 2004 dan 2005.859. b. . Pelaporan keuangan harus menyajikan secara wajar dan mengungkapkan secara penuh kegiatan pemerintah daerah dan sumber daya ekonomis yang dipercayakan. serta menunjukkan ketaatan terhadap peraturan perundanganundangan.00 + Rp3.000.000. Rekanan/Kontraktor tidak segera mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) kepada Sekretariat Daerah dhi. dimana pembayaran dilakukan selama 2 (dua) tahun anggaran. Tujuan neraca adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan daerah pada saat tertentu.2/Kont/BM tanggal 26 Agustus 2004. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar menegur secara tertulis Kepala Dinas Cipta Karya dan Dinas Bina Marga karena tidak melaporkan perkembangan penyelesaian pekerjaan.40 (Rp6. Berkaitan dengan temuan BPK-RI tentang utang atas pelaksanaan pekerjaan proyek Kota Makassar yang tidak disajikan dalam Neraca dapat dijelaskan sebagai berikut : a. pembayarannya pembayaran terlambat dilakukan disebabkan proyek administrasi tersebut pengajuan hampir terlambat diajukan karena selesai bersamaan dengan penyelesaian kontrak. b. Berdasarkan pasal 12 diatur cara pembayaran. 50/246.000.548. Kepala Bagian Keuangan untuk mencairkan dana atas pekerjaan pembangun mess Pemerintah Kota Makassar di Jakarta.00. hutang dan ekuitas dana yang dimiliki pemerintah daerah pada akhir periode akuntansi.885. Penanggung jawab kegiatan atas pelaksanaan pembangunan menara dan gedung perparkiran kantor Balaikota Makassar serta pekerjaan peningkatan jalan poros BTP Kota Makassar tidak melaporkan kemajuan pekerjaan fisik dan keuangan. Pekerjaan pembangunan Mess Pemerintah Daerah Kota Makassar di Jakarta. Hal tersebut disebabkan : a.a. Dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2004 dianggarkan sebesar Rp1. dimana posisi keuangan daerah adalah keadaan aktiva.40 + Rp466.548.000. b.000.661.883.000.768. Pekerjaan peningkatan jalan poros BTP Kota Makassar dilaksanakan berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan No.987. Hal tersebut mengakibatkan utang yang disajikan dalam Neraca Daerah menjadi tidak riil atau kurang disajikan sebesar Rp10. dengan demikian maka sisa kontrak yang belum dibayarkan akan dianggarkan pada Tahun Anggaran 2005.

340.00 dengan rincian sebagai berikut : a. Dinas Cipta Karya Hasil pemeriksaan atas SPJ Pemegang Kas Dinas Cipta Karya menunjukkan bahwa terdapat kegiatan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2003 yang dibebankan pada Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp637.223.170.526.500.000.800.00 Rp 1.00 Rp 41.000.00 b.00 Rp 9.542.00 Rp 19.267.072.000.8.737.737. namun dibebankan dalam Tahun Anggaran 2004 minimal sebesar Rp772.00.800.695.526.572.00. sehingga Dinas Cipta Karya mempunyai kewajiban kepada pihak ketiga yang melaksanakan kegiatan tersebut.00 3.00 Rp 13.00 Rp 32.00 Rp 31.259. Realisasi belanja Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp772.235.425.500.753. Hal ini dilakukan karena kegiatan tersebut dilaksanakan atas permintaan masyarakat dan bangunan.191.000. Kegiatan tersebut terdiri dari : 1) Biaya pemeliharaan bangunan umum 2) Biaya pemeliharaan drainase 3) Biaya pemeliharaan jalan lingkungan Rp 586.00 Rp Rp Rp 3. terdiri dari : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Biaya Telepon Uang Duka Biaya Bahan Bakar Minyak (BBM) Biaya Alat Listrik Biaya Air Minum Biaya Rekening Listrik Biaya Posko Darurat Biaya Pengobatan Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Rp 28.940.00 digunakan untuk membiayai kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran sebelumnya Berdasarkan hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban pengeluaran belanja Tahun Anggaran 2004 yang diterima di Bagian Keuangan Sekretariat Kota Makassar diperoleh data adanya kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran sebelumnya.00 Hasil konfimasi kepada pemimpin kegiatan pemeliharaan tersebut diketahui bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan pada saat anggaran untuk biaya pemeliharaan telah habis digunakan.091. Sekretariat Daerah Kota Makassar Berdasarkan bukti-bukti pengeluaran dijumpai beberapa jenis pengeluaran rutin pada Sekretariat Daerah Kota Makassar Tahun Anggaran 2003 yang dibebankan sebagai belanja Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp135.00 2.195.700.053.000. drainase dan jalan lingkungan yang akan diperbaiki memang .200.

Catatan Pemeriksaan yang tidak mempengaruhi kewajaran Laporan Keuangan Daerah 1.580.674.988. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar memerintahkan secara tertulis Kepala Bagian Keuangan untuk mencantumkan semua utang di Neraca Daerah dan menganggarkan pembayarannya melalui aktivitas pembiayaan. 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Kuangan Daerah Pasal 1 point 13 yang menyatakan bahwa belanja daerah adalah semua pengeluaran Kas Daerah dalam periode tahun anggaran tertentu yang menjadi hak daerah. Hal demikian terjadi pula pada Tahun Anggaran 2004 dimana terdapat kegiatan pemeliharaan yang dibebankan pada Tahun Anggaran 2005 sehingga Pemerintah Kota Makassar setiap tahun memiliki kewajiban kepada pihak ketiga (rekanan). Penelusuran lebih lanjut atas Laporan Perhitungan APBD tahun-tahun sebelumnya diketahui bahwa kegiatan pemeliharaan seperti yang diuraikan di atas terjadi setiap tahun. Bahwa terjadinya pembebanan kegiatan Tahun Anggaran 2003 Pada Tahun Anggaran 2004. Hal ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah No.sudah dalam kondisi yang rusak sehingga membutuhkan biaya perawatan dan pemeliharaan. Terdapat beberapa pengeluaran yang tidak didukung dengan bukti yang lengkap senilai Rp2. Kondisi di atas mengakibatkan realisasi belanja daerah yang tercantum dalam Laporan Perhitungan APBD tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya dan dapat mempengaruhi kewajaran laporan keuangan.00 Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik atas SPJ Pemegang Kas pada unit/satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. disebabkan tidak cukupnya anggaran yang disediakan pada tahun anggaran yang bersangkutan baik pada APBD Pokok maupun yang ditambahkan dalam Perubahan APBD sehingga dibebankan dalam tahun anggaran berikutnya. Permasalahan ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran belanja Tahun Anggaran 2003 dan Sub Bagian Anggaran tidak menganggarkan pembayaran hutang pada pembiayaan Tahun Anggaran 2004 untuk pembayaran pengeluaran Tahun Anggaran 2003 tersebut. dijumpai adanya pengeluaran yang tidak didukung dengan bukti yang lengkap yaitu sebagai berikut : .

00 telah dialokasikan Berdasarkan DASK Tahun Anggaran 2004 pada Dinas Pendidikan Kota Makassar.000.00 3) Dinas Pendapatan Daerah sebanyak 10 kuitansi senilai Rp81.00 5) Dinas Bina Marga sebanyak 20 SPPD senilai Rp70.00 3) Dinas Tata Bangunan sebanyak 30 SPPD senilai Rp90.000.030. Dana tersebut digunakan untuk Kegiatan Pemeliharaan/Rehabilitasi Sekolah Dasar.388. terdiri dari : 1) Sekretariat DPRD sebanyak 5 kuitansi senilai Rp46.800.800. tanggal harus kembali.00. terdiri dari: 1) Sekretariat DPRD sebanyak 40 SPPD senilai Rp191.00.980. anggaran Program Peningkatan Pendidikan senilai Rp2.00.000. yaitu pada lampiran SPPD kolom gaji pokok.274.329.500.000.000.000. Prasarana Rp1.129.00 2) Sekretariat Daerah sebanyak 21 kuitansi senilai Rp19.00 4) Dinas Cipta Karya sebanyak 26 SPPD senilai Rp30.250.00.00 4) Dinas Pendidikan sebanyak 5 kuitansi senilai Rp31.000.00 Rincian lihat dalam Lampiran 7.000.000.600.00 2) Bappeda sebanyak 5 SPPD senilai Rp23.659.000.996.400.00 Rincian lihat dalam Lampiran 8.609. yang dialokasikan pada 35 (tiga puluh lima) Sekolah Dasar melalui rekening masing-masing Kepala Sekolah Dasar.944.996. tingkat menurut peraturan perjalanan.800. daftar nama-nama Sekolah Dasar dapat dilihat pada lampiran .00 yang terdiri dari dana DAK senilai Rp1. b. Pembelian/pengadaan barang yang tidak didukung dengan bukti-bukti pengeluaran yang lengkap.00 2) Dana Pendamping DAK senilai Rp230. c.000.00. Demikian pula pada kolom pejabat yang memberikan perintah perjalanan dinas juga tidak diisi tanggal dan cap/stempel unit kerja seluruhnya senilai Rp406. Untuk merealisasikan kegiatan tersebut Pemegang Kas membuat SPP Beban Tetap kepada Kepala Bagian Keuangan sebesar Rp1.200.000.399. Berdasarkan sampling atas SPJ Pemegang Kas pada Dinas Pendidikan khususnya untuk kegiatan pemeliharaan/rehabilitasi juga tidak didukung Sekolah dengan bukti Sarana Dasar yang & senilai lengkap.000.500.642.245.000.a.150.00 dan dana pendamping DAK senilai Rp196.000. dan pembebanan mata anggaran tidak diisi sedangkan pada lampiran tiba di tempat tujuan dan harus kembali tidak diisi. hanya berupa kuitansi yang ditandatangani oleh si penerima uang seluruhnya sebesar Rp178.371.951. Pemeriksaan lebih lanjut atas SPJ Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) pegawai yang telah melaksanakan tugas perjalanan dinas tidak seluruhnya mempertanggungjawabkan secara benar sesuai ketentuan. yang terdiri dari : 1) Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp1.

tanpa didukung dengan bukti yang lengkap dan sah antara lain berupa kuitansi/faktur pembelian bahan/nota pesanan barang.000.000.00 ditambah dengan SPMU BT Dana daerah (pendamping) No.000.00 ditambah dengan SPMU BT Dana daerah (pendamping) No.00 pertanggungjawaban pada Dinas pelaksanaan Pendidikan pemeliharaan/rehabilitasi Rp1.580.000. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 3565/BT/2004 tanggal 10 November 2004 senilai Rp540.00.996.00. 3) Pembayaran Tahap III sesuai SPMU No.Adapun berikut : SPMU BT yang telah direalisasikan.3791/BT/2004 tanggal 29 November sebesar Rp78. dengan rincian sebagai 1) Pembayaran Tahap I sesuai SPMU No.988. No.00 terdiri dari pertanggungjawaban yang hanya yang ditandatangani serta sekolah Rp178. Hasil pemeriksaan lebih lanjut atas dokumen pelaksanaan kegiatan pemeliharaan/rehabilitasi sekolah yang dilaksanakan oleh masing-masing Kepala Sekolah Dasar diketahui bahwa bentuk pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Pemegang Kas ke Bagian Keuangan dengan cara Beban Tetap hanya berupa kuitansi yang ditandatangani oleh Pemegang Kas melalui rekening masing-masing kepala sekolah. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : . daftar pembayaran upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku . Kondisi tersebut tidak sesuai dengan : a.3025/BT/2004 tanggal 13 Oktober sebesar 2) Pembayaran Tahap II sesuai SPMU No.000.329.000. 3024/BT/2004 tanggal 13 Oktober 2004 senilai Rp540.3566/BT/2004 tanggal 11 November sebesar Rp58. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.000.00.674.000.400.659. Dengan demikian masih dijumpai kas belum oleh beberapa dilaksanakan penerima kelengkapan sesuai uang bukti pertanggungjawaban berupa sebesar kuitansi pemegang ketentuan sebesar kegiatan sebesar seluruhnya senilai Rp2.800.00 dan pertanggungjawaban SPPD yang tidak diisi secara lengkap Rp406.000. 3813/BT/2004 tanggal 30 November 2004 senilai Rp720.00 ditambah dengan SPMU BT Dana daerah (pendamping) Rp58.000.000.400.800.00.274. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.

5) Pasal 79 ayat (1). b.1) Pasal 49 ayat (5).674. SPJ berikut lampirannya disampaikan kepada Kepala Daerah paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. 3) Tanggal tiba kembali ditempat kedudukan dibubungi tanda tangan pejabat yang berwenang. 3) Pasal 57 Ayat (2). 4) Pasal 57 Ayat (3). b. Hal tersebut disebabkan oleh : a. Sub Bagian Verifikasi kurang cermat dalam melaksanakan tugasnya. dapat dijelaskan bahwa biaya airport bandara digunakan untuk biaya ruang tunggu VIP Room bandara serta biaya lain dalam rangka melayani tamu-tamu Pemda yang secara swakelola tidak dapat diyakini kebenarannya dan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan keuangan daerah surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran kas bertanggungjawab atas kebenaran dan akibat dari penggunaan bukti .988. setiap akhir bulan Kepala Unit Kerja Pengguna Anggaran wajib menyampaikan laporan keuangan pengguna anggaran kepada Kepala Daerah. Surat Menteri Keuangan No.580. pengguna anggaran wajib mempertanggungjawabkan uang yang digunakan dengan cara membuat SPJ yang dilampiri dengan bukti-bukti yang sah. setiap orang yang diberi wewenang menandatangani dan atau mengesahkan tersebut.. 2) Tanggal-tanggal tiba dan berangkat di/dari tempat-tempat yang dikunjungi dibubuhi tanda tangan Kepala Kantor/Proyek/Daerah yang dikunjungi. Adanya unsur kesengajaan pemegang kas untuk mempertanggungjawabkan SPJ tidak secara lengkap. setiap pengeluaran kas harus didukung oleh bukti yang lengkap dan sah mengenai hak yang diperoleh oleh pihak yang menagih. c. Para Pemegang Kas terkait mengakui hal tersebut dan menjadi perhatian di masa mendatang untuk diupayakan tidak terjadi lagi. 2) Pasal 50.00. Lemahnya pengendalian dan pengawasan oleh atasan langsung terhadap Pemegang Kas.296/MK/I/4/1974 tanggal 30 April 1974 menyebutkan bahwa pada SPPD dicatat : 1) Tanggal berangkat dari tempat kedudukan/tempat tinggal/tempat berada dibubuhi tanda tangan pejabat yang berwenang. Permasalahan tersebut mengakibatkan penggunaan anggaran kegiatan pada dinas/unit kerja dan kegiatan pemeliharaan/rehabilitasi Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kota Makassar yang dilakukan senilai Rp2. Berkaitan dengan beberapa kuitansi pertanggungjawaban yang tidak didukung dengan bukti yang lengkap.

Pengeluaran tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Walikota Makassar No. Biaya Koordinasi Pemerintahan (Rekening No.01.1) Biaya koordinasi pemerintahan berupa bantuan Walikota Makassar untuk membantu kegiatan DPRD Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp58. Bantuan-bantuan tersebut di atas diberikan kepada masing-masing Ketua dan Anggota DPRD secara tunai dengan jumlah realisasi pengeluaran seluruhnya sebesar Rp117. 2.01.00.000.08. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a. Bantuan Kepada Partai Politik (Rekening No.000. Menegur secara tertulis Kepala Sub Bagian Verifikasi agar lebih cermat dalam melaksanakan tugasnya. c.1.000.00.000.000. Secara rinci dapat dilihat pada Lampiran 9.02.00 terdiri dari 25 kuitansi kepada Ketua DPRD dan 4 orang Anggota DPRD Kota Makassar.0301. 2. . b.0301. Biaya Tamu .20. Memerintahkan Kepala Dinas/Unit Kerja terkait untuk lebih meningkatkan pengendalian dan pengawasan terhadap Pemegang Kasnya.01.21.00 Berdasarkan hasil pemeriksaan atas Surat Pertanggungjawaban Pemegang Kas Sekretariat Daerah Kota Makassar. ditemukan pengeluaran untuk bantuan operasional DPRD yang terdiri dari : a. Menegur secara tertulis Pemegang Kas terkait dan memerintahkan untuk segera melengkapi bukti-bukti pengeluarannya.00.1) Biaya tamu pemerintah Kota Makassar berupa bantuan tiket yang diberikan kepada Ketua DPRD Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp11. 2. 4.01.berkunjung ke Kota Makassar maupun pejabat pemerintah Kota Makassar yang akan melaksanakan perjalanan dinas ke luar Sulawesi Selatan.0302. c.Bantuan Tiket (Rekening No. Terdapat 12 buah kuitansi untuk pengeluaran bantuan kepada partai politik Ketua DPRD dan 7 orang Anggota DPRD Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp47. Sedangkan untuk biaya lainnya yang tidak lengkap kuitansinya di masa yang akan datang akan diperbaiki dan dilengkapi sesuai dengan aturan yang berlaku.1.500.000.2.02.000. Terdapat anggaran Sekretariat Daerah Kota Makassar digunakan untuk bantuan operasional DPRD Kota Makassar sebesar Rp117.000.09.02.02. 340/Kep/900/2003 tanggal 29 April 2003 tentang Pemberian Bantuan Biaya Operasional Pembinaan Politik Kepada Anggota Fraksifraksi pada DPRD Kota Makassar. b.500.2).

000.000. 105 Tahun 2000. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan bantuan biaya operasional yang diberikan kepada Anggota DPRD pada dasarnya dalam rangka menunjang kegiatan koordinasi antara legislatif dengan eksekutif untuk terciptanya kesinambungan dan mekanisme kerja yang baik dan harmonis. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar tidak membuat kebijaksanaan pemberian bantuan kepada Anggota DPRD yang menyimpang dari aturan yang berlaku. Peraturan Pemerintah No. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. Kondisi tersebut disebabkan adanya kebijaksanaan Walikota Makassar yang memberikan bantuan biaya kepada Anggota DPRD tidak sesuai ketentuan. baik sebagai tamu pemerintah kota maupun sebagai anggota partai politik.Hal tersebut tidak sesuai dengan : a. Sedangkan untuk biaya tamu dan Bantuan kepada Partai Politik diberikan. disesuaikan dengan kapasitas mereka pada saat itu.2 Tahun 1994 tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. program/kegiatan serta fungsi masing-masing Dinas/Lembaga/Satuan Kerja Daerah Lainnya. efektif. b. Terdapat pengeluaran pada Sekretariat DPRD Kota Makassar yang menyimpang dari ketentuan Berdasarkan pemeriksaan secara uji petik atas SPJ Pemegang Kas Sekretariat DPRD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 diketahui bahwa terdapat pengeluaran yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan uraian sebagai berikut : a. tanggal 10 Nopember 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Pasal 4 menetapkan bahwa pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertib. namun ke depan tetap diupayakan akan menjadi perhatian bagi kami. Pasal 12 menyebutkan bahwa Pelaksanaan Anggaran Belanja Daerah dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip : 1) Hemat. Masalah tersebut mengakibatkan terjadi ketidakhematan atas pengeluaran daerah sebesar Rp117. taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tunjangan Kesehatan . 2) Terarah dan terkendali sesuai dengan rencana. efisien dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disyaratkan. efisien. tidak mewah. 3.00 dan realisasi Perhitungan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 pada Sekretariat Kota Makassar menjadi tidak riil. transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan dan kepatutan.

00 per orang.000. pemberian tunjangan kesehatan tersebut sudah tidak dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari BPK-RI.500.000.500.500.328.07/S.000.271.771.00 22.00 per orang.328. Pemeriksaan yang dilakukan sebelumnya oleh BPK-RI (Pemeriksaan atas belanja rutin dan pembangunan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004) diketahui bahwa tunjangan Kesehatan diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD sampai dengan bulan Agustus 2004 seluruhnya sebesar Rp544. Pemel Kesehatan (Rp) 22.00 193.00 22.00 Jumlah (Rp) 54.00 22.00 53.000.500.700.000.000.00 32.00 171.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Biaya pemeliharaan kesehatan sebesar Rp66.559.00 97.700.500.500.00 53.500.000.00 diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD beserta keluarganya.700.00 Premi Askes (Rp) 46.725.00 180.750.000.700.000. Pemberian tunjangan kesehatan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan DPRD No.00 (Rp180.500.00 sedangkan untuk bulan Desember 2004.250.000.00 22.000.000.000.328.00 544.055.00 67.500.Kep-KEU/840.00 101.328.00 30.828.250.500.00 31.Tunjangan kesehatan Sekretatiat DPRD Kota Makassar dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp1.000. Asuransi Jiwa sebesar Rp750.328.000.500.00 85.500.700.00 Berdasarkan tabel tersebut di atas dapat dijelaskan bahwa pembayaran berupa bantuan pemeliharaan kesehatan dan bantuan pengobatan Asuransi Jiwasraya yang tidak perlu dibayarkan seluruhnya sebesar Rp373.000.309.000.100.00 Asuransi Jiwasraya (Rp) 32.00 31.000.00 + Rp193.000.000.771.100.00 31.225. jumlah bantuan pemeliharaan kesehatan dan . sehingga dalam Tahun Anggaran 2004.500.700.00 per orang dan bantuan pemeliharaan kesehatan sebesar Rp500.00 196.000. Hasil pemeriksaan selanjutnya atas bukti pendukung SPJ periode bulan bulan Juli s.250.000.000.500.500.000.00 31.d.500.00).00 2) Biaya Asuransi Jiwasraya sebesar Rp31. November 2004 (dipertanggungjawabkan pada bulan Nopember 2004) diketahui bahwa bantuan pemeliharaan kesehatan dan bantuan pengobatan Asuransi Jiwasraya masih diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD seluruhnya sebesar Rp97.000.500.100.1/ DPRD/III/2004 tanggal 1 Maret 2004 berupa pembayaran premi ASKES sebesar Rp200.00 dengan rincian sebagai berikut : BULAN Januari 2004 Pebruari 2004 Maret 2004 April 2004 M e i 2004 Juni 2004 Juli 2004 Agustus 2004 Jumlah Bant.000.

000.00 4) Uang duka sebesar Rp 10.200.00 (Rp179. Hasil pemeriksaan BPK-RI sebelumnya (Pemeriksaan atas belanja rutin dan pembangunan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004) diketahui bahwa realisasi pembayaran biaya tenaga ahli yang diterima oleh masing-masing Pimpinan dan Anggota DPRD sampai dengan bulan Agustus 2004 seluruhnya sebesar Rp179.00 2) Bantuan Tenaga Ahli/Khusus dan sekretariat Rp 714.Asuransi Jiwasraya yang tidak perlu dibayarkan seluruhnya sebesar Rp471.855.d.050. namun bantuan tenaga ternyata diterima oleh masing-masing Pimpinan dan Anggota DPRD sebanyak 45 orang.940.000.055.00 + Rp97. Desember 2004 diketahui bahwa masih terdapat realisasi biaya kesejahteraan Sekretariat DPRD berupa bantuan/tunjangan kesejahteraan staf ahli/staf khusus seluruhnya sebesar Rp66. Hasil pemeriksaan SPJ untuk periode bulan September s.00 (Rp373.000.000.500.000.00).000.000.000.00 + Rp66.000.000.000.500.250.000.500.000.1/DPRD/III/ 20004 tanggal 1 Maret 2004 tentang pemberian bantuan dana penunjang kegiatan Anggota Fraksi untuk Tenaga Ahli Tahun Anggaran 2004 antara lain menetapkan bahwa Bantuan biaya Tenaga Ahli diberikan sebesar Rp500.000.000. Biaya Operasional.00.2004 dianggarkan dalam DASK sebesar Rp 1.000.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Bantuan pembinaan pengelolaan administrasi keuangan Rp157. c.00). Biaya operasional Sekretariat DPRD Kota Makassar berdasarkan DASK dianggarkan sebesar Rp2. b.000.00 2) Pegawai yang bekerja diluar jam kerja Rp99.000.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Pemeliharaan Kesehatan sebesar Rp 1.00.Kep-KEU/840. Pengeluaran tersebut berdasarkan atas Surat Keputusan Ketua DPRD No. Dengan demikian jumlah realisasi pembayaran biaya kesejahteraan Sekretariat DPRD berupa bantuan/tunjangan kesejahteraan staf ahli/staf khusus yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp245.500.00 .000.000.00 Penelitian terhadap SPJ diantaranya bantuan tenaga ahli diketahui bahwa biaya untuk tenaga ahli yang digunakan oleh Anggota Fraksi dianggarkan sebesar Rp 270.500.500.00 dan penelitian lebih lanjut terhadap bukti pendukung SPJ diketahui bahwa tidak ada pihak yang diangkat sebagai tenaga ahli.000.00 perbulan/orang.000.800.00 3) Pembinaan/penyediaan fasilitas Olah Raga sebesar Rp 75.000.000. 07/S.000. Biaya Kesejahteraan Biaya kesejahteraan Sekretariat DPRD TA.

sehingga biaya yang ditimbulkan untuk kegiatan tersebut telah dianggarkan dalam biaya penunjang kegiatan lainnya.800.000.500.sebesar Rp540.000.000.161/3211/SJ tanggal 29 Desember 2003 tentang belanja penunjang operasional Pimpinan DPRD.000.000.Kep-KEU/840.00 4) Kegiatan Penunjang yang diatur Pimpinan Dewan Rp581. Selain itu.00 + Rp245.000.00 6) Biaya Panitia Pemilihan sebesar Rp253.00 (Rp269.1/DPRD/III/ 2004 tanggal 1 Maret 2004 mengatur pemberian bantuan dana Tunjangan Aspirasi dan Tunjangan Kegiatan Lainnya kepada Ketua.000.00 + Rp132.00).00 (Rp471. 2004 antara lain menetapkan : 1) Tunjangan Tim Penerima Aspirasi diberikan sebesar Rp1.117.000.000.000.500.000.00 + Rp401.00.000. Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Makassar TA.000.000. 2) Tunjangan kegiatan lainnya sebesar Rp1. bantuan biaya tenaga ahli dan biaya Tim Penerima Aspirasi yang merupakan tambahan penghasilan bagi Pimpinan dan Anggota DPRD yang dibayarkan tidak sesuai dengan ketentuan dalam Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp1. . Dari uraian tersebut di atas menunjukkan bahwa bantuan biaya kepada Tim Penerima Aspirasi tidak diatur dalam Surat Menteri Dalam Negeri No.00 perbulan/orang.000.00 7) Biaya Tim Penerima Aspirasi.800.06/S.000.000.000. Berdasarkan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah pengeluaran berupa tunjangan kesehatan.000.000. Sehingga jumlah pengeluaran biaya Tim Penerima Aspirasi dalam Tahun Anggaran 2004 yang tidak sesuai ketentuan seluruhnya sebesar Rp401.00 5) Bantuan penunjang kegiatan pengendali dan pengawasan Rp714.00. Desember 2004 diketahui bahwa pemberian biaya Tim Penerima Aspirasi masih dilaksanakan dan telah direalisasikan seluruhnya sebesar Rp132.000.3) Biaya penunjang kegiatan lainnya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Rp594.000.000.000. Pemberian biaya Tim Penerima Aspirasi tersebut dilakukan berdasarkan SK. Tim Penerima Aspirasi adalah salah satu tugas dari Pimpinan Dewan. Selanjutnya berdasarkan pemeriksaan SPJ bulan September s.00 perbulan/orang.000.00).100. Pimpinan Dewan No. Hasil pemeriksaan BPK-RI sebelumnya (Pemeriksaan atas belanja rutin dan pembangunan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004) diketahui bahwa realisasi pembayaran biaya Tim Penerima Aspirasi sebanyak 45 orang yang terdiri dari Pimpinan dan Anggota DPRD sampai dengan bulan Agustus 2004 seluruhnya sebesar Rp269.d.000.000.00.

509.1.823.000.000.500.2 1.910.1.190.947.117. Huruf B bahwa Pimpinan dan Anggota DPRD diberikan Tunjangan Kesejahteraan berupa : 1) Tunjangan Kesehatan Pimpinan dan Anggota DPRD beserta keluarganya yaitu suami atau istri pertama beserta 2 (dua) orang anak diberikan tunjangan dan pengobatan berupa pembayaran premi asuransi kesehatan kepada Lembaga Asuransi yang ditetapkan Kepala Daerah. 2) Disediakan rumah jabatan atau uang sewa rumah dan kendaraan dinas 3) Pengadaan pakaian dinas 4) Uang duka.1.1.675.252.158.000.163.15 4.00).2.00 REALISASI 85.526.00 429.161/3211/SJ tanggal 29 Desember 2003 antara lain menetapkan : a.910.500.575.920.000.248.79 77.750.000.156.00 7.000.906.2.158. Pimpinan DPRD Kota Makassar dan telah meminta kepada Pimpinan DPRD Kota Makassar agar di tahun yang akan datang pemberian tunjangan biaya kesejahteraan dan biaya operasional tidak dianggarkan lagi.088.3 1.3 1.532. Laporan Keuangan Setelah Pemeriksaan 2.1 1.4.198. Huruf C point 1 menyebutkan bahwa untuk mendukung tugas Pimpinan DPRD atau membiayai kegiatan lainnya yang dilakukan oleh Pimpinan atas nama Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah dan sebagai alat kelengkapan DPRD dapat disediakan biaya penunjang operasional.000.00 5.500.150.000.00 24.715.00 24.000.226.962.1 1.843.00 1. Keadaan tersebut mengakibatkan kerugian daerah sebesar ……………… Rp1.00 + Rp401.3 1.30 1.00 50.755.00 (Rp471.33 442.00 308.00 5.000.2.000.1 1.000.00 68.005.455. Sekretaris Dewan menyatakan pemberian tunjangan tersebut berdasarkan SK.2.179.074.00 . 2.2 1.700.000.582.968.79 308.00 dan segera disetor ke Kas Daerah.00 + Rp245.525.4 URAIAN PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan dari Propinsi ANGGARAN 84.500.00 50.000.700.00 47.000.000. Hal tersebut terjadi karena adanya kebijakan Pimpinan DPRD Kota Makassar yang tidak mempedomani ketentuan yang berlaku.018.317.514.Permasalahan tersebut di atas tidak diatur dalam Surat Menteri Dalam Negeri No.047.777. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar menagih kerugian daerah yang terjadi seluruhnya sebesar Rp1.000.78 54.104.1 Laporan Perhitungan APBD (dalam rupiah) NO I 1.4.117.435.4 1.422.343. b.307.330.806.137.

5 3.306.292.000.2.2.696.1.935.2 2.785.750.000.00 759.108.00 8.469.4 3.302.929.325.5 3.865.1 3.2.614.1 2.390.980.37 -10.071.000.2.00 4.00 9.3 2.134.181.1.00 64.747.2 2.00 2.3 II 2.813.1.378.365.000.756.768.648.574.248.00 17.00 8.00 557.493.371.000.759.759.00 10.038.00 46.2.00 36.00 108.605.782.00 318.062.2 3.00 401.00 51.3 2.546.1.305.500.1 2.534.367.819.00 225.825.00 31.38 0.2.699.00 3.3 3.779.841.1.745.1.611.872.200.00 30.1 2.1 2.543.885.469.279.2.00 0.783.011.00 29.00 3.484.00 1.736.917.00 13.147.629.230.666.00 30.660.2.138.000.6 PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak .00 1.00 0.00 282.2.4 2.1.627.2.2 2.2 2.1.540.686.1.435.1.99 .592.173.487.683.775.342.500.638.34 7.200.513.690.757.511.00 272.638.900.000.4 3.721.099.469.1 3.779.1 2.470.995.605.38 0.00 13.1.00 57.00 29.11 543.440.107.443.00 772.00 0.854.013.1.062.909.00 1.230.759.140.2.58 10.732.00 5.505.2.546.450.1.3 2.904.1.739.1.920.2.00 99.3 2.00 0.545.2 3.673.967.00 0.2.1.00 806.758.1 2.479.327.967.00 1.469.787.1.603.853.00 55.1.00 15.700.936.696.2 2.57 119.378.2 2.090.00 1.1 3.905.510.00 273.663.112.360.15 330.850.00 33.1.99 III 3.000.200.38 30.00 0.256.526.433.00 595.427.548.3 3.00 36.1.00 4.146.00 289.2.11 126.2.011.427.4 2.49 -29.2.4 2.356.248.768.082.2.00 39.950.043.648.38 0.00 573.4 2.958.178.00 3.649.00 41.500.000.986.4 LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA APARATUR DAERAH Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal PELAYANAN PUBLIK Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal BELANJA BAGI HASIL DAN BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA JUMLAH BELANJA SURPLUS/(DEFISIT) 30.390.00 225.58 6.097.500.1.620.389.737.3 2.018.453.205.15 25.000.879.400.415.00 12.923.000.372.133.497.00 546.795.895.2.149.2.PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu JUMLAH PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan JUMLAH PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN 31.000.2.554.831.825.130.378.196.271.2 3.515.1.00 0.213.3 2.200.455.694.677.583.841.055.1.111.1.2 2.1 2.00 25.358.490.2.818.737.149.203.850.2.312.2.178.38 31.006.00 35.713.00 8.37 75.281.188.3 2.493.00 0.1.00 1.2.605.850.798.00 421.38 0.00 1.383.00 10.00 16.411.

809.924.000.534.57 Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Administrasi Umum .156.Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan .58 Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI 72.302.Belanja Perjalanan Dinas .Dana Alokasi Umum .00 91.840.00 557.381.040.206.690.582.00 19.922.Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah 85.411.00 1.00) Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN Aliran Kas Masuk Penerimaan UUDP Tahun Lalu 703.00 9.679.Belanja Perjalanan Dinas .614.968.58 6.2 Laporan Aliran Kas URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI JUMLAH Aliran Kas Masuk Pendapatan Asli Daerah .153.198.599.00 .906.317.823.841.532.158.248.00 30.00 (61.695.00 61.583.536.196.670.018.00 225.000.536.4.644.238.334.904.872.351.920.920.307.312.422.605.044.683.00 50.00 10.342.877.024.99 Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Total Aliran Kas Masuk 61.798.750.843.00 485.806.104.Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan .190.047.2.Pajak Daerah .570.15 4.677.252.30 1.78 54.Dana Alokasi Khusus .200.00 4.777.00 25.Retribusi Daerah .33 442.040.79 77.00 19.335.945.Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak .260.387.074.Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka Total Aliran Kas Keluar 418.Belanja Pegawai .Belanja Barang Dan Jasa .163.505.Belanja Pegawai .00 302.00 5.455.Belanja Barang Dan Jasa .422.780.575.680.00 24.262.514.000.809.902.032.435.715.713.00 41.910.694.79 308.795.281.Bagian Laba Usaha Daerah .

00 30.00 1.00 30.38 41.372.00 10.100.727.238.00 772.779.371.37 Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas .737.648.149.500.035.783.00 345.808.Penerimaan Hutang PPh Penerimaan Hutang PFK Penerimaan Piutang Tahun lalu Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping 595.292.605.465.00 33.648.287.99 30.149.909.649.00 2.00 33.703.484.846.457.578.779.881.526.883.901.714.360.765.00 341.

00 2.15 328.878.585.000. DEPOSITO BERJANGKA d. TANAH b.100.031.00 317.733.901.310. BANGUNAN AIR (IRIGASI) d.140. ALAT PERTANIAN l.500.00 98.125.298.687.00 158. ALAT BENGKEL k. ALAT LABORATORIUM p.00 0.00 659.000.660.00 5.40 15.00 137. I. 10.37 0. 5.00 43.035.00 0.320.434. URAIAN AKTIVA AKTIVA LANCAR a.Jalan b.000.040.159.210.00 394.40 0.000.833. PIUTANG FASOS/FASUM h.2.207.287.00 495. 1.00 181. ALAT ANGKUTAN j.909.00 340.649.649.00 0. PIUTANG RETRIBUSI f. 2. BANGUNAN GEDUNG g.99 2.787.980.570.804.000.581.524.3 Neraca (dalam rupiah) NO.425. PIUTANG DANA PERIMBANGAN g.00 736. JALAN DAN JEMBATAN c.000.344.953.470.00 345.00 6.05 3.176.985. INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG AKTIVA TETAP a.700.727.052.502. ALAT KEDOKTERAN o.000.329.075.300.279.772.725.62 262.696.989.00 6.820. BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR INVESTASI JANGKA PANJANG a. ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA m.000. ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI n.113.00 13.00 3.00 63. BUKU/PERPUSTAKAAN q.284. KAS SURAT BERHARGA Akun Jalan dan Jembatan .524.950.756. HEWAN TERNAK DAN TANAMAN s. INVESTASI DALAM SAHAM b.00 4.129.602.4. BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA r. PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL j. INSTALASI e. ALAT-ALAT BESAR i.00 4.808.00 238.577.711.000.083.408. MONUMEN DAN TUGU h. PIUTANG PAJAK e.658.90 318.973.118.942.282. PIUTANG LAIN-LAIN i.360. Daerah c. JARINGAN f.00 1. . PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN JUMLAH 41.00 13.993.376.

541.268.650.397.00 0.263.793.00 3.00 25.581.777.701. 1.292. DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN 41. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) .730.408.000.384.408.649.034.512.302. UTANG UTANG LANCAR a.933. 1. HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR UTANG JANGKA PANJANG a.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No.047.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.IP-415) .00 19.00 21.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.257.830. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA e.991.369.1653-IND) .755.185.380.47 2.830.629.295.00 0.040.409.Depkeu SLA.087.Depkeu SLA.26) 318.774.254.00 13.07) (42.00 20.423.00 0.90 14.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.000.00 12.07 40.00 42.a.00 (29. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG h.880.995.895. b. DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP c.833/DP3I1995 Tgl 19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.874. PIUTANG ANGSURAN PIUTANG ROYALTI BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN TOTAL AKTIVA 78.080.00 0.44 II.585.000. UTANG LUAR NEGERI b.833. CADANGAN PERSEDIAAN f.332.279.37 3. DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM d.860. 17 Pebruari 1982 .196.295. CADANGAN PIUTANG e.777.343.700.189. UTANG BELANJA c.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.638.167. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK g.2408-IND) .873.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No.73 III.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl 18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG JUMLAH UTANG 2. c.807. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG b.912.111. UTANG PAJAK d.62 262.901.409.3340-IND) .00 10.362.Depkeu SLA.036.15 . EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a. 0.470.267.820. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN b.26 82.40 476. UTANG DALAM NEGERI .00 0.26 2.00 8.

44 .463.755.506.512.425.000.183.343.369.291.71 3.957.71 0. 3.429.JUMLAH EKUITAS DANA UMUM 2.821.183.00 4. EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 3.00 3.529.

00 308.470.248.770.33 442.018.338.317.532.156.248.000.197.00 5.015.137.532.00 1.330.15 4.158.464.163.582.00 0.252.949.920.381.30 1.00 68.455.00 10.00 0.198.278.00 50.343.947.00 24.047.005.00 85.79 77.675.750.500.00 47.00 0.824.000.153.295.906.755.000.78 54.00 87.158.00 24.000.422.378.104.30 1.910.00 2.088.968.290.158.252.575.00 50.290. PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Bagi Hasil Pajak dan Bantuan Keuangan dari Provinsi 84.574.038.074.00 7.020.00 145.000.823.00 0.968.435.047.00 5.806.491.163.717.00 5.526.018.368.525.422.843.962.00 0.000.179.79 77.190.000.715.000.361.000.455.823.78 55.00 50.79 308.706.122.00 429.79 308.870.868.084.700.00 8.514.582.00 0.00 0.249.Lampiran –lampiran Lampiran 1 PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN PERHITUNGAN APBD TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) URAIAN ANGGARAN SETELAH PERUBAHAN REALISASI SEBELUM KOREKSI KOREKSI DEBET KREDIT REALISASI SETELAH KOREKSI I.00 2.307.00 0.435.700.00 24.226.509.00 2.33 442.777.030.000.321.731.158.00 6.150.190.00 6.00 0.00 .307.00 0.00 0.15 6.491.000.910.779.777.00 0.000.806.

306.000.500.700.00 55.00 0.785.930.427.00 4.181.00 10.328.775.965.112.798.557.487.383.00 0.00 12.500.00 108.761.615.731.947.603.037.161.00 319.00 8.00 13.00 3.490.00 282.867.00 5.00 94.00 1.300.108.356.923.415.00 401.920.421.00 30.683.611.00 0.00 12.325.000.00 2.00 0.305.11 543.000.00 119.825.845.00 5.00 8.256.660.294.824.327.271.736.757.00 1.11 30.427.00 421.853.927.683.00 272.415.750.00 0.800.929.403.400.00 0.543.909.203.595.281.453.149.936.182.00 0.856.967.782.914.986.850.470.611.00 559.000.736.905.732.850.00 102.619.011.634.521.00 273.721.00 3.854.00 0.071.756.00 2.012.819.686.253.00 637.146.500.411.011.00 3.614.850.00 272.097.900.045.958.639.00 363.018.00 1.195.000.756.865.487.124.879.00 0.00 .00 50.528.540.205.00 289.00 0.00 400.050.171.673.57 126.013.510.LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH TOTAL PENDAPATAN II.400.00 400.554.794.133.099.00 35.157.00 139.003.787.583.00 55.00 2.00 3.450.000.795.950.00 0.469.450.853.00 29.794.813.775.342.00 0.00 0.00 3.819.920.00 10.00 1.00 1.392.758.885.281.57 0. BELANJA APARATUR DAERAH BELANJA ADMINISTRASI UMUM Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan BELANJA OPERASI DAN PEMELIHARAAN Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan BELANJA MODAL PELAYANAN PUBLIK BELANJA ADMINISTRASI UMUM Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan 30.000.00 0.800.545.00 2.267.045.00 0.15 330.00 13.700.967.00 0.614.320.931.825.895.000.00 9.00 1.00 4.006.011.130.200.090.00 0.00 33.00 36.411.00 2.000.00 120.58 318.038.770.381.00 426.745.00 273.825.00 0.012.361.012.828.000.932.699.885.108.00 15.813.433.00 99.894.352.017.000.358.00 0.00 9.099.00 557.00 95.00 0.00 777.312.825.505.00 0.663.006.860.00 29.041.104.390.00 5.929.639.138.00 0.000.135.493.500.00 35.270.00 2.00 50.505.700.00 57.157.00 1.107.542.

690.455.324.34 7.000.49 (29.000.354.433.812.360.779.00 12.302.134.00 0.00 225.00 0.783.291.548.935.696.259.500.469.00 225.99 31.149.469.000.00 595.00 .00 806.00 16.00 0.497.172.648.248.00 0.648.00 46.378.592.677.00 0.00 363.378.520.605.055.082.360.378.00 0.872.620.133.00 0.00 2.00 16.469.00 33.872.248.365.000.00 8.841.484.00 2.173.00 0.465.779.469.00 3.38 0.378.00 226.111.BELANJA OPERASI DAN PEMELIHARAAN Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan / Rehabilitasi / Renovasi BELANJA MODAL BELANJA BAGI HASIL & BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA TOTAL BELANJA SURPLUS (DEFISIT) III.900.111.38 31.00 31.000.38 0.00 0.217.818.440.493.38 0.00 30.00 25.696. PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak .328.690.00 0.841.511.00 25.00 0.00 2.389.759.540.134.00 17.841.178.00 46.00 573.58 6.747.000.129.594.00 2.58 6.389.713.00 0.PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal 39.00 0.515.00 223.383.15 25.00 31.515.578.00 0.00 0.00 759.00 546.279.627.00 11.00 762.00 0.00 64.777.38) 36.500.00 0.479.00 0.149.230.302.605.38 0.00 0.497.534.666.58 12.440.00 0.783.200.00 51.470.534.390.759.00 10.99 0.00 8.00 31.00 225.58 10.00 0.768.000.694.513.980.000.980.062.128.38 0.057.737.00 0.00 0.010.917.PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu TOTAL PEMBIAYAAN .00 0.00 8.140.759.043.00 36.638.759.904.435.351.484.00 0.00 0.200.546.367.158.00 0.739.00 0.000.435.967.855.469.00 595.500.00 30.00 0.443.592.00 0.378.759.00 547.200.

Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan TOTAL PEMBIAYAAN - PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN

1.605.372.000,00 0,00 0,00 0,00 1.831.213.200,00 29.638.546.178,38

1.605.371.292,00 0,00 0,00 41.992.764.146,37 43.823.976.638,37 (12.354.217.259,99)

0,00 30.648.779.149,00 772.526.737,00 2.865.050,00 31.424.170.936,00

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

1.605.371.292,00 30.648.779.149,00 772.526.737,00 41.995.629.196,37 75.248.147.574,37 (10.768.230.062,99)

Lampiran 2

PEMERINTAH KOTA MAKASSAR
NERACA PER 31 DESEMBER 2004
(dalam rupiah) NO. URAIAN SEBELUM KOREKSI KOREKSI DEBET KREDIT SETELAH KOREKSI

I.
1.

AKTIVA
AKTIVA LANCAR a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. KAS SURAT BERHARGA DEPOSITO BERJANGKA PIUTANG PAJAK PIUTANG RETRIBUSI PIUTANG DANA PERIMBANGAN PIUTANG FASOS/FASUM PIUTANG LAIN-LAIN PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR 41.649.727.909,37 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 291.268.318,62 0,00 343.036.237,00 42.284.032.464,99 0,00 0,00 41.649.727.909,37 0,00 0,00 394.129.282,00 659.711.360,00 0,00 0,00 495.980.660,62 262.833.585,00 345.901.287,00 43.808.284.083,99

476.827.982,00 659.711.360,00

82.698.700,00 0,00

2.409.051.786,00 262.833.585,00 2.865.050,00 3.811.289.763,00

2.204.339.444,00 0,00 0,00 2.287.038.144,00

2.

INVESTASI JANGKA PANJANG a. b.

INVESTASI DALAM SAHAM INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG

10.408.040.820,90 290.537.670.140,15 300.945.710.961,05

0,00 28.043.609.509,00 28.043.609.509,00

0,00

10.408.040.820,90 318.581.279.649,15 328.989.320.470,05

3.

AKTIVA TETAP a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. k. l. m. n. o. p. q. r. s.

TANAH JALAN DAN JEMBATAN BANGUNAN AIR (IRIGASI) INSTALASI JARINGAN BANGUNAN GEDUNG MONUMEN DAN TUGU ALAT-ALAT BESAR ALAT ANGKUTAN ALAT BENGKEL ALAT PERTANIAN ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI ALAT KEDOKTERAN ALAT LABORATORIUM BUKU/PERPUSTAKAAN BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA HEWAN TERNAK DAN TANAMAN PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP

2.344.403.176.602,00 313.456.213.983,00 15.481.034.692,00 7.420.787.300,00 6.696.298.687,00 339.023.290.605,00 2.616.681.993,00 154.725.000,00 63.632.251.380,00 1.011.614.000,00 223.953.000,00 10.104.686.600,00 6.636.038.925,00 736.524.000,00 13.700.000,00 135.908.000,00 143.863.000,00 5.100.000,00 1.207.075.000,00 3.113.102.922.767,00 0,00

475.134.000,00 4.056.413.548,40 0,00 0,00 2.349.744.828,00 139.478.000,00 4.000.000,00 90.000.000,00 0,00 15.000.000,00 3.891.949.172,00 146.900.000,00

0,00 302.251.500,00 151.857.750,00 896.000.000,00 568.982.700,00 0,00 0,00 220.110.880,00 873.664.000,00 0,00 23.600.000,00 2.657.504.500,00

45.750.000,00 0,00

0,00 45.750.000,00

11.214.369.548,40

5.739.721.330,00

2.344.878.310.602,00 317.210.376.031,40 15.329.176.942,00 6.524.787.300,00 6.696.298.687,00 340.804.052.733,00 2.756.159.993,00 158.725.000,00 63.502.140.500,00 137.950.000,00 238.953.000,00 13.973.035.772,00 4.125.434.425,00 736.524.000,00 13.700.000,00 181.658.000,00 98.113.000,00 5.100.000,00 1.207.075.000,00 3.118.577.570.985,40 0,00

4. 5.

DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN a. b. c.

PIUTANG ANGSURAN PIUTANG ROYALTI BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN

0,00 0,00 0,00 0,00 3.456.332.666.193,04

147.625.340,00 13.268.000.000,00 8.034.087.830,00 21.449.713.170,00 64.518.981.990,40

69.545.340,00 0,00 0,00 69.545.340,00 8.096.304.814,00

78.080.000,00 13.268.000.000,00 8.034.087.830,00 21.380.167.830,00 3.512.755.343.369,44

TOTAL AKTIVA

541.700.263.II.800.362.737.873.26 2. b.036.134.Depkeu SLA.00 0.263. e. b.IP-415) .873.3340-IND) .75 328.470.396.996.00 0.75 328.07 39.793.400.00 0.912.47 2.047.338.882.26 2.118.638.396.000.807.254.254.00 12.1653-IND) .00 0.408.737.00 2.874.700.185.991.00 0.00 13.947.448.061.174.295.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl 18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG 0.473.00 0.800.730.061.243.292.362.40 476.700.47 42.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.00 1. UTANG JANGKA PANJANG a.882. UTANG UTANG LANCAR a.000.00 0.409.397.Depkeu SLA.913.00 20.874.874.00 19.933.70 0.947.649.47 2.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.00 1.374.00 13.00 13. 1.00 0. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG UTANG BELANJA UTANG PAJAK PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR 2.157.00 0.07 40.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No.036. c.873.00 20.991.00 0.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.913.257.00 0.00 0.118.00 39.33 25.036.526.189.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No.423.122.122.00 25.257.257.541.62 10. UTANG LUAR NEGERI UTANG DALAM NEGERI .774.Depkeu SLA.829.448.00 772.07 0.196. d.40 476.70 19.374.829.00 67.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.777.00 0.338.833/DP3I1995 Tgl 19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.981.26 82.73 JUMLAH UTANG .880.07 26.397.774.047.283.807.397.793.292.00 0.033.00 25.189.00 0.62 10.00 772.807.243.2408-IND) .526. 17 Pebruari 1982 . 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) .33 70.

843.00 0.268.833.666.820.00 10.629.992.585.583.456.291.00) (67.146.556. e.318.520.193.581.71 JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 3.807.737.343.649.443.332.00 28.443.865.00 35.408.267.484.283.00 16.07 2.468.584.701.398.000.034.102.833.043.71 2.500.07) (42.408.463.299.429.15 3. b.397.506. d.00 25.07 0.508.00 2.00 2.00 (2.246.512.90 14.04 61.922.585.050.54 3.90 291.409. 3.425.767.892.62 262.00 74.507.957.353.764.44 .00 (29. f. c.111.386.508.37 3.295.00 4.860.291.211.26) 318.246.700.901.930.506.14 117.520.895.529.00 4.33) 290.873.384.650.302.299.777.211.37 3. h.386.183.62 0.00 0.040.755.00 772.196.III.000.71 0.279.526.291.07 0.790.00 262.140.07 41.874.274.040.821.15 3. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM CADANGAN PIUTANG CADANGAN PERSEDIAAN DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH EKUITAS DANA UMUM 41.000.216.408.07 28.820.274.995.967.183.996.71 3.036. g.264.07 78. 1.670.113.00 4.506.00 35.509.609.034.332.369.537.174.961. EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI 0.386. EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.00 10.00 3.356.

435.717.158.252.464.715.074.00 10.00 24.30 1.307.79 308.777.158.Dana Alokasi Umum .000.78 54.307.278.00 6.491.378.295.015.381.163.020.Lampiran 3 PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN ALIRAN KAS TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Aliran Kas Masuk Pendapatan Asli Daerah .00 5.00 24.Dana Alokasi Khusus 87.00 2.Retribusi Daerah .122.968.949.910.000.290.823.574.532.806.00 145.00 2.248.843.514.870.470.532.15 4.248.Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan .79 77.Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak .Bagian Laba Usaha Daerah .104.422.455.361.968.038.906.00 85.321.158.79 308.435.030.491.731.575.018.30 1.78 55.706.197.153.018.000.00 8.779.252.15 6.156.920.163.824.368.00 SEBELUM AUDIT KOREKSI DEBET KREDIT SETELAH AUDIT .00 2.000.198.084.770.868.823.79 77.33 442.290.338.33 442.777.249.00 6.Pajak Daerah .

00 559.196.895.Belanja Perjalanan Dinas .945.071.582.920.904.Belanja Barang Dan Jasa .922.00 25.00 302.00 233.58 50.317.534.00 22.349.007.605.035.00 91.00 .00 400.00 418.411.455.797.278.680.713.913.00 488.855.032.00 9.500.677.670.683.238.470.000.922.680.58 400.000.599.260.422.679.795.334.848.00 50.Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan .872.262.381.047.00 10.58 6.291.057.000.281.335.190.00 19.000.00 41.037.894.582.644.5.57 .437.00 30.Belanja Perjalanan Dinas .896.206.683.183.00 50.196.00 485.00 30.776.690.00 19.260.047.599.433.00 5.128.Belanja Pegawai .335.00 400.000.057.00 91.393.024.920.00 4.00 2.000.614.000.00 223.798.00 302.190.611.302.153.324.670.777.381.351.561.750.872.670.614.550.00 1.00 25.092.00 3.57 10.302.044.534.00 557.918.808.00 2.Belanja Pegawai .731.00 11.Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Administrasi Umum .477.024.00 276.000.Belanja Barang Dan Jasa .062.690.58 6.780.505.00 2.578.806.00 8.824.347.Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka Total Aliran Kas Keluar 421.317.254.411.361.695.00 41.495.00 9.00 3.00 1.00 4.422.770.312.605.387.00 19.738.342.047.

568.500.00 30.605.703.809.648.200.00 61.00 59.526.99 59.809.599.360.779.737.00 2.00 33.200.99 10.00 595.057.526.00 1.484.540.00) (61.00 225.967.877.770.536.727.00 (59.Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Aliran Kas Masuk Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN Aliran Kas Masuk Penerimaan UUDP Tahun Lalu Penerimaan Hutang PPh Penerimaan Hutang PFK Penerimaan Piutang Tahun lalu Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja 71.292.413.779.288.924.694.779.00 2.416.570.605.944.902.540.00 2.149.040.500.779.00 72.536.040.158.292.00 .00 703.00 595.424.568.783.371.783.340.351.570.877.648.360.877.00 61.062.648.00) 703.583.484.00 5.520.371.00 772.00 33.731.840.570.010.00 772.288.00 225.00 1.00 30.149.00 30.841.133.500.714.149.149.737.648.00 703.010.841.035.00 30.

465.578.00 - 345.846.38 41.901.99 30.457.238.372.00 (1.050.38 41.808.036.529.287.00 1.407.881.865.909.37 .244.100.00) 341.959.99 30.765.37 10.881.765.649.Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan 343.00 33.948.883.649.529.727.237.727.909.100.846.808.00 2.00 Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas 10.883.

alat tulis kantor pada unit-unit kerja per 31 Desember 2004 yang belum dicatat ke dalam Neraca .416.4 Persediaan Bahan Pakai Habis/Material Ekuitas Dana Umum .585.Cadangan Piutang 42.3 Piutang Lain-lain .2 Aktiva Lain-lain .517.Piutang Royalti Ekuitas Dana Umum .00 262. A.334.334.Jasa Giro Ekuitas Dana Umum . IWP dan Taperum A.00 42.000.416.00 Jurnal pengakuan piutang Royalti Pulau Khayangan sesuai Surat Perjanjian Kerjasama antara Pemkot Makassar dengan PT Putra-putra Nusantara tentang Penggunaan Pulau Kayangan A.000. benda berharga.000.517.00 DEBIT KREDIT Pemotongan dan penyetoran PPh.Cadangan Persediaan 262. BPR per 31 Desember 2004 A.00 30. A.149.00 13.149.779.833.833.00 Koreksi atas persediaan obat-obatan.779.Lampiran 4 PEMERINTAH KOTA MAKASSAR DAFTAR KOREKSI (ADJUSTMENT) PER 31 DESEMBER 2004 (dalam rupiah) NO.Cadangan Piutang 13.585.1 JURNAL PENYESUAIAN Koreksi Karena Belum Dicatat Pembayaran Hutang PFK Penerimaan Hutang PFK 30.648.000.648.00 Jurnal pengakuan saldo akhir piutang jasa giro PD.

Dinas Bina Marga ATK .262.500.615.875.00 3.524.461.00 20.833.500.00 9.Utang Pajak 43.953.00 2.5 EDU .Dinas Pendapatan Benda berharga .Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah ATK .00 43.927.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Utang Lancar .Dinas Cipta Karya ATK .825.Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Benda berharga .732.Dinas Pendapatan Daerah ATK .524.00 1.00 2.500.Badan Pengawas Daerah ATK .Dinas Pariwisata 202.00 A.000.000.00 2.00 262.00 147.500.PD.000.000.037.160.187.00 4. Pasar Benda berharga .00 .00 1.Dinas Perhubungan Benda berharga .585.400.00 10.500.Dinas Pemadam Kebakaran ATK .811.00 218.947.615.Dinas Pariwisata ATK .000.972.Dinas Perhubungan ATK .- Obat-obatan .

000.043.00 Jurnal koreksi atas penyertaan modal Pemda pada PD.609.509.40 3.000.859.885.00 Menara Balaikota A.40 .00 432.5 EDU .00 Mess Jakarta A.00 6.859.615.00.043.661.509.661.00 Jurnal koreksi untuk mencatat utang pajak PPh 21 pemegang kas Sekretariat Daerah per 31 Desember 2004 A.Utang Pajak 432.00 466.177.609.871.043.Diinvestasikan Pada Aset Daerah Yang Dipisahkan 28.000.509.000.883.7 Jalan dan Jembatan Utang Belanja 3.Investasi Aset Daerah yang Dipisahkan Ekuitas Dana Umum .524.09.Jurnal koreksi untuk mencatat utang pajak PPh 21 pemegang kas Sekretariat DPRD per 31 Desember 2004 Rp43.000. A.000.871.883.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Utang Lancar .885.00 A.7 Bangunan Dalam Pengerjaan Utang Belanja 6.177.548. Terminal Metro Makassar yang kurang dicatat sebesar Rp28.7 Bangunan Gedung Utang Belanja 466.00 28.548.6 Investasi Jangka Panjang .

Hotel Ekonomi 1.952.Rumah Kopi/Minum Dingin Pajak Restoran .Diskotik/Klub Malam/Karaoke Pajak Hiburan .819.00 186. B.Bilyard/Ketangkasan/Pijat 2.Hotel Melati Pajak Hotel .2 Pajak Restoran .383.00 264.036.3 Pajak Hiburan .506.210.098.641.00 1.00 703.759.145.00 216.Hotel Berbintang Pajak Hotel .Kios/Karaoeke Pajak Restoran .Pertunjukan Kesenian dan Musik Pajak Hiburan .Jalan BTP B.00 .00 477.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Pajak Restoran yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah B.824.217.947.Bioskop/Penyediaan Disk Pajak Hiburan .451.438.025.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Pajak Hotel yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah B.154.342.045.791.767.792.00 1.Restoran/Rumah Makan/Warung Nasi Pajak Restoran .1 Kesalahan Pembebanan (dicatat tapi salah akun) Pajak Hotel .134.084.310.Bar Pajak Restoran .00 1.284.096.553.123.221.Penjual Makanan Minuman (Harian) 1.00 1.938.

5 Retribusi Pelayanan Kebersihan .438. Koreksi reklasifikasi penerimaan Pajak Hiburan yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah B.285.00 10.6 Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .7 Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .000.Komunal 519.250.438.470.171.Rumah Usaha Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .Sampah Luar Biasa Retribusi Pelayanan Kebersihan .350.Hidrant Per Unit 15.Rawat Jalan 9.00 534.250.00 102.Tempat Rekreasi Retribusi Penyeberangan ke pulau lainnya 16.772.00 5.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Pelayanan Kebersihan yang dikelola oleh Dinas Keindahan Kota B.020.Individual Retribusi Pelayanan Kebersihan .00 15.000.160.630.Pajak Hiburan .Fitnes/Kebugaran dll.00 .000.388.792.184.000.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran yang dikelola oleh Dinas Pemadam Kebakaran B.00 9.Rawat Inap Umum Retribusi Pelayanan Kesehatan .Kendaraan Bermotor Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Pelayanan Kesehatan yang dikelola oleh Dinas Kesehatan B.355.4 Retribusi Pelayanan Kesehatan .

00 125.Pemutihan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .8 Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .836.000.00 186.349.000.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan dikelola oleh Dinas Tata Bangunan B.000.Kendaraan Tidak Bermotor 29.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Trayek yang dikelola oleh Dinas Perhubungan .Tempat Olahraga 16.488.IMB Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .000.000.00 Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .500.850.SITU Baru Retribusi Izin Gangguan .000.855.784.10 Retribusi Izin Trayek .Perpanjangan SITU 186.000.000.Angkutan Umum Retribusi Izin Trayek .00 36.Renovasi Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .709.9 Retribusi Izin Gangguan .100.00 25.00 651.699.699.00 29.Balik Nama 839.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga dan Retribusi Penyeberangan ke Pulau Lainnya yang dikelola oleh Dinas Pariwisata B.961.449.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Ganguan yang dikelola oleh Kantor Pelayanan Perizinan B.961.

469.100.750.000.000.632.00 1.000.000.00 251.B.14 Piutang Pajak Piutang Retribusi Ekuitas Dana Umum .019.13 Retribusi Terminal .Izin operasional 32.332.00 .00 7.000.140.00 Jurnal pengakuan saldo awal piutang pajak dan retribusi per 1 Januari 2004 Piutang Pajak Hotel .00 31.00 3.000.Tanda Daftar Industri Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .749.Izin usaha pameran Retribusi Informasi dan Komunikasi .550.473.00 147.11 Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .519.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Terminal yang dikelola oleh PD.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Informasi dan Komunikasi yang dikelola oleh Dinas Informasi dan Komunikasi B. Terminal B.12 Retribusi Informasi dan Komunikasi .000.Tanda Daftar Gudang 530.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Industri dan Perdagangan yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan B.050.Bus Umum Retribusi Terminal .140.326.Izin perfilman Retribusi Informasi dan Komunikasi .000.500.Dinas Pendapatan Daerah 206.150.Fasilitas Penunjang 3.000.Tanda Daftar Perusahaan Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .00 41.576.00 341.Izin Usaha Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .Cadangan Piutang 243.

00 180.698.00 652.078.033.000.Cadangan Piutang Jurnal pengakuan saldo akhir piutang retribusi per 31 Desember 2004 Pajak Hotel .860.425.Dinas Pendapatan Daerah Piutang Pajak Hiburan .621.840.053.890.00 B.00 82.00 233.14 Pembiayaan .Penerimaan Piutang 73.Kios/Karaoke Pembiayaan .091.642.00 Jurnal penutup penerimaan piutang Tahun Anggaran 2004 mengurangi Piutang Pajak Piutang Pajak Hotel Piutang Pajak Restoran 73.000.Dinas Pemadam Kebakaran 32.698.134.700.323.00 82.246.00 B.576.500.00 7.14 Piutang Pajak Piutang Retribusi Ekuitas Dana Umum .00 .000.519.00 82.00 885.698.700.698.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan tunggakan pajak tahun lalu yang dicatat sebagai penerimaan murni yang seharusnya dicatat sebagai pembiayaan-penerimaan piutang penyesuaian Neraca B.463.00 1.698.- Piutang Pajak Restoran .000.700.213.251.00 7.700.00 243.698.500.700.00 5.Dinas Pendapatan Daerah Pajak Restoran .00 9.Dinas Pendapatan Daerah Retribusi Alat Pemadam Kebakaran .000.00 9.749.14 Pajak Hotel .Dinas Pendapatan Daerah 33.Berbintang Pajak Restoran .700.Penerimaan Piutang Piutang Pajak 82.576.

000.712.00 652.00 9.00 601.193.00 Mengakui Saldo Awal Piutang PPJ dari PT Duta Niaga Djumantara karena terdapat penggunaan rekening PPJ oleh PT Duta Niaga Djumantara yang diperhitungkan oleh PT PLN pada rekening pemkot B.712.831.712.760.463.00 233.00 Jurnal penutup penerimaan piutang Tahun Anggaran 2004 mengurangi Piutang Pajak .00 - Retribusi Tempat Rekreasi .Penerimaan Piutang Tahun Lalu 9.Dinas Pendapatan Daerah 18.00 9.712.500.15 Piutang Lain-lain .372.00 586.712.860.697.PT Duta Niaga Djumantara Cadangan Untuk Piutang 9.360.760. Pasar Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam .219.16 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Penerimaan Pembiayaan .Dinas Pemadam Kebakaran Retribusi IMB .831.640.000.760.134.Dinas Pariwisata Retribusi Pasar .PD.16 Penerimaan Pembiayaan .712.413.760.Bank Perkreditan Rakyat B.00 7.760.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Pajak 9.00 27.000.00 9.00 7.- Pajak Hiburan .00 15.937.078.760.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan piutang lain-lain yang dicatat sebagai penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yang seharusnya dicatat sebagai pembiayaan-penerimaan piutang penyesuaian Neraca : B.

00 Cadangan Untuk Piutang .915.00 Mengurangi realisasi penerimaan Pajak PPJ dan Biaya PJU yang dilakukan melalui Jurnal Umum/DPA karena terdapat penggunaan oleh PT Duta Niaga Djumantara B.16 Penerimaan PPJ Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 3.377.00 Mengurangi realisasi penerimaan Pajak PPJ dan Biaya PJU yang dilakukan melalui Jurnal Umum/DPA karena dicatat dua kali B.825.630.17 Piutang Lain .825.825.00 Mengakui Piutang PPJ dari PT Duta Niaga Djumantara karena terdapat penggunaan rekening PPJ oleh PT Duta Niaga Djumantara yang diperhitungkan oleh PT PLN pada rekening pemkot B.B.825.377.684.Cadangan Piutang 2.145.00 Reklasifikasi penerimaan lain-lain dari PT Duta Niaga Djumantara yang dicatat pada penerimaan PPJ B.Piutang Restitusi PPh 21 Ekuitas Dana Umum .00 3.16 Pajak Penerangan Jalan Umum Biaya Listrik Penerangan JalanUmum 13.915.16 Pajak Penerangan Jalan Umum Biaya Listrik Penerangan JalanUmum 14.00 14.630.194.00 14.16 Piutang Lain-lain .626.515.515.PT Duta Niaga Djumantara 14.377.145.00 13.377.

626.Cadangan Piutang 147.00 69.17 Pembiayaan .18 Pembiayaan .Penerimaan Piutang Restitusi PPh 21 2.625.194.194.17 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Pembiayaan .00 Jurnal untuk mencatat saldo awal piutang angsuran kendaraan bermotor B.194.626.545.00 Jurnal penutup penerimaan piutang Tahun Anggaran 2004 mengurangi Piutang Restitusi PPh 21 B.Penerimaan Piutang 69.340.340.Penerimaan Piutang 69.545.00 Jurnal reklasifikasi atas penerimaan piutang angsuran kendaraan bermotor tahun 2004 yang dicatat sebagai Lain-lain PAD yang Sah yang seharusnya merupakan pembiayaan penerimaan piutang B.626.00 Koreksi pengakuan saldo awal piutang restitusi PPh 21 per 1 Januari 2004 B.625.340.684.Penerimaan Piutang Restitusi PPh 21 Piutang Restitusi PPh 21 2.00 2.684.340.626.18 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Pembiayaan .Piutang Angsuran Ekuitas Dana Umum .684.684.684.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan piutang restitusi PPh 21 yang dicatat sebagai penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yang seharusnya dicatat sebagai pembiayaan-penerimaan piutang B.00 147.18 Piutang lain .626.2.545.340.00 .194.194.00 2.

450.Piutang Angsuran 69.Penggalian Jalan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 1.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan Lain-lain PAD yang sah berupa penerimaan hasil penyitaan jaminan penawaran pemenang tender yang mengundurkan diri (PT.000.000.Piutang lain .00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan Lain-lain PAD yang sah sebesar Rp2.00 .000.00 yang lebih disetor oleh BPR yang dicatat sebagai penerimaan retribusi izin gangguan .000.00 8.00 500.00 dan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah B.20 Retribusi Tempat Rekreasi Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah .Rumah Usaha Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 8.00.000.00 yang dicatat sebagai Retribusi Tempat Rekreasi B.340. Retribusi Izin Trayek sebesar Rp500.000.000.piutang angsuran kendaraan bermotor ke dalam Neraca per 31 Desember 2004 B.00 Jurnal penutup untuk pencatatan Aktiva Lain-lain .000.000.00 4.200.000. Askrindo) yang dicatat sebagai retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran .Penerimaan Piutang Tahun Lalu 4.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan Lain-lain PAD yang sah (royalti) sebesar Rp133.000.21 Penerimaan Ganti Rugi Atas Kekayaan Daerah Pembiayaan .19 Retribusi Izin Gangguan .200.Angkutan Umum Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah .000.19 Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .450.545.rumah usaha B.SITU Baru Retribusi Izin Trayek .00 500.00 133.Royalti 133.SITU Baru sebesar Rp1.000.00 2.000.

855.200.200.855.000.050.050.22 UUDP Dropping Perjalanan Dinas Luar Daerah .00 10.050.00 Jurnal penutup untuk mencatat penyetoran Piutang UUDP ke dalam Neraca per 31 Desember 2004 B.000.855.Kecamatan Makassar 10.22 UUDP Dropping Biaya Foto Copy .00 Jurnal koreksi Sisa UUDP (Belanja Dibayar Dimuka) atas belanja perjalanan dinas luar daerah penelitian penataan ruang dan bangunan di Dinas Tata Bangunan B.00 10.000.Jurnal reklasifikasi penyetoran Piutang UUDP yang dicatat sebagai Lain-lain PAD yang Sah yang seharusnya merupakan pembiayaan .penerimaan piutang tahun lalu B.00 .22 Ikhtisar Surplus/Defisit Netto 2.00 4.21 Pembiayaan .UUDP Dropping atas belanja foto copy Kecamatan Makassar B.Sisa Lebih Anggaran Tahun Pelaporan 10.000.00 Jurnal penutup atas Belanja Dibayar Dimuka .000.22 Ikhtisar Surplus/Defisit Netto Ekuitas Dana Umum .Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang UUDP 4.00 Jurnal koreksi Sisa UUDP (Belanja Dibayar Dimuka) atas belanja foto copy Kecamatan Makassar yang masih terdapat dalam rekening pemegang kas Kecamatan Makassar B.00 2.BOP Tata Ruang 2.050.

00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan pembayaran gaji pokok pegawai Kecamatan Bontoala bulan Desember 2004 (Contra Pos) yang dicatat sebagai Lain-Lain PAD yang sah 5.23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Biaya perangko.00 .Ekuitas Dana Umum .23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Gaji Pokok .Kecamatan Bontoala 5.000.Sisa Lebih Anggaran Tahun Pelaporan 2.000.000.800.000.800.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan pembayaran gaji pokok pegawai Puskesmas Tarakan bulan Nopember 2004 (Contra Pos) yang dicatat sebagai Lain-Lain PAD yang sah B.00 2.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan biaya perangko. materai dan benda pos lainnya bulan Desember 2004 (Contra Pos) pada SMPN 9 yang dicatat sebagai LainLain PAD yang sah B.SMPN 9 1. materai dan benda pos lainnya .23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Gaji Pokok .00 Jurnal koreksi Sisa UUDP (Belanja Dibayar Dimuka) atas belanja perjalanan dinas luar daerah penelitian penataan ruang dan bangunan di Dinas Tata Bangunan B.00 90.000.855.23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah .00 1.Badan Diklat 2.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah bulan September 2004 (Contra Pos) pada Badan Diklat yang dicatat sebagai Lain-Lain PAD yang sah B.Puskesmas Tarakan 90.000.000.

700.Pembayaran Hutang Belanja Biaya Perawatan & Pengobatan Lokal Biaya Uang Duka 135.00 EDU .542. B.259.500.500.753.00 595.PPh ke dalam Neraca per 31 Desember 2004 B.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan pembayaran gaji pokok pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan bulan Desember 2003 yang dicatat sebagai Contra Pos Gaji Pokok yang seharusnya merupakan Lain-Lain PAD yang sah B.500.Penerimaan Hutang Pajak Hutang Pajak .500.542.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja 135.26 Pengeluaran Pembiayaan .00 .00 Jurnal reklasifikasi penerimaan PPh dari Kecamatan Makassar yang dicatat sebagai Lainlain PAD yang Sah yang seharusnya merupakan pembiayaan .00 400.000.26 135.00 1.00 3.Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 400.542.00 Jurnal penutup untuk pencatatan Hutang Pajak .25 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Pembiayaan .259.00 Belanja Sekretariat Daerah A B.B.500.penerimaan hutang pajak dan harus disetor ke Kas Negara.00 595.259.Penerimaan Hutang Pajak 595.25 Pembiayaan .PPh 595.24 Gaji Pokok .

00 28.172.Pembayaran Hutang Belanja 135.26 Hutang Belanja Pengeluaran Pembiayaan .542.572.364.26 EDU .00 2.425.00 Jurnal penutup pembayaran hutang Tahun Anggaran 2003 mengurangi Hutang Belanja B.223.00 41.364.259.191.Pemeliharaan Bangunan Umum Hutang Belanja .00 19.259.00 586.053.267.195.500.800.000.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja 87.00 3.00 Hutang Sekretariat Daerah A per 31 Desember 2004 B.800.Pemeliharaan Jalan Lingkungan 637.940.072.000.Pemeliharaan Drainase Hutang Belanja .Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja .542.340.Biaya Alat Listrik Biaya Listrik Biaya Telepon Biaya Air Biaya Penanggulangan Keadaan Darurat Biaya Bahan Bakar Kendaraan Dinas Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas 13.695.00 Pemeliharaan Cipta Karya .235.172.091.000.00 32.000.00 31.00 Koreksi reklasifikasi atas pembayaran hutang Sekretariat Daerah TA 2003 yang dicatat sebagai biaya pemeliharaan TA 2004 B.27 EDU .170.00 9.00 87.200.00 135.

267.000.500.695.Dana dalam bentuk Aktiva Tetap Ekuitas Dana Donasi .000.00 220.00 Koreksi reklasifikasi atas pembayaran hutang Dinas Cipta Karya TA 2003 yang dicatat sebagai biaya pemeliharaan TA 2004 B.00 520.Pemeliharaan Drainase Hutang Belanja .109.27 Ekuitas Dana Umum .Aset Tetap 4.Dana dalam bentuk Aktiva Tetap yang seharusnya Ekuitas Dana Donasi .00 Jurnal penutup pembayaran hutang Tahun Anggaran 2003 mengurangi Hutang Belanja B.790.267.000.00 4.00 607.195.195.000.27 Hutang Belanja Pengeluaran Pembiayaan .00 9.091.Aset Tetap .506.235.00 637.267.195.00 Hutang Pemeliharaan Cipta Karya per 31 Desember 2004 B.952.000.00 586.Pembayaran Hutang Belanja 637.Pemeliharaan Bangunan Umum Hutang Belanja .tanah yang diperoleh dari hibah yang dicatat sebagai Ekuitas Dana Umum .000.000.940.348.Pembayaran Hutang Belanja Biaya Pemeliharaan Bangunan Umum Biaya Pemeliharaan Drainase Biaya Pemeliharaan Jalan Lingkungan 637.291.Pemeliharaan Jalan Lingkungan 1.00 41.506.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja .00 Jurnal reklasifikasi atas Aktiva Tetap .729.B.27 Pengeluaran Pembiayaan .27 EDU .291.

B.28

Belanja Modal Bangunan Gedung tempat kerja
Lurah Kalukuang Lurah Ujung Pandang Lurah Bontoala Lurah Karuwisi Lurah Bara-Baraya Ruang Asisten 3 180.000.000,00 169.000.000,00 184.594.000,00 74.500.000,00 202.000.000,00 36.099.500,00

Belanja Modal Bangunan Gedung Sekolah
TK DW Biaya Pemeliharaan Gedung Kantor Lainnya B.28 48.550.000,00 894.743.500,00

Gedung Kantor

846.193.500,00

Belanja Modal Bangunan Gedung tempat kerja
Lurah Kalukuang Lurah Ujung Pandang Lurah Bontoala Lurah Karuwisi Lurah Bara-Baraya Ruang Asisten 3 180.000.000,00 169.000.000,00 184.594.000,00 74.500.000,00 202.000.000,00 36.099.500,00

B.28

Gedung Sekolah

48.550.000,00

Belanja Modal Bangunan Gedung Sekolah
TK DW B.28 48.550.000,00

Belanja Modal Bangunan Rumah Dinas
Walikota Sekda Biaya Pemeliharaan Rumah Dinas 479.669.000,00 270.400.000,00 750.069.000,00

B.28

Gedung Rumah dinas

750.069.000,00

Belanja Modal Bangunan Rumah Dinas
Walikota Sekda B.28 479.669.000,00 270.400.000,00

Belanja modal alat kantor
Pengadaan barang inventaris daerah 56.825.000,00

Belanja modal alat rumah tanga
Pengadaan barang inventaris daerah 188.892.000,00

Belanja modal komputer
Pengadaan barang inventaris daerah 5.000.000,00

Belanja printer
Pengadaan barang inventaris daerah

1.000.000,00

Belanja modal meja dan kursi
Pengadaan barang inventaris daerah 191.560.000,00

Belanja modal alat-alat studio
Pengadaan barang inventaris daerah 17.400.000,00

Belanja modal alat komunikasi
Pengadaan barang inventaris daerah Biaya alat rumah tangga B.28 2.150.000,00 462.827.000,00

Air Conditioner Tempat Tidur Televisi Alat Rumah Tangga Komputer Meja dan kursi Assesoris Kantor Alat Studio Alat Komunikasi

40.800.000,00 74.000.000,00 5.750.000,00 109.142.000,00 6.000.000,00 191.560.000,00 16.025.000,00 17.400.000,00 2.150.000,00

Belanja modal alat kantor
Pengadaan barang inventaris daerah 56.825.000,00

00 Belanja modal alat komunikasi Pengadaan barang inventaris daerah 2.000.000.560.000.000.000.750.000.00 Belanja modal meja dan kursi Pengadaan barang inventaris daerah 191.000.000.400.00 Belanja modal alat-alat studio Pengadaan barang inventaris daerah 17.00 139.892.000.000.00 Belanja printer Pengadaan barang inventaris daerah 1.00 90.29 90.00 Belanja modal komputer Pengadaan barang inventaris daerah 5.000.000.00 Sekda B.00 49.000.00 Truck. Pick Up Alat Studio Belanja Modal ALat-Alat Angkutdarat bermotor roda 4 Belanja modal alat-alat studio 90.000.000.Belanja modal alat rumah tanga Pengadaan barang inventaris daerah 188.150.750.29 Belanja Modal ALat-Alat Angkutdarat bermotor roda 4 Belanja modal alat-alat studio Intensifikasi/Ekstensifikasi dan Koordinasi PBB B.00 .000.750.000.000.00 49.00 49.750.

00 Dipelda B.00 Bapeda B.00 50.00 84.788.000.000.31 Belanja modal bangunan gedung tempat kerja Pembangunan sektor panakukkang mas Pemeliharaan / rehabilitasi bangunan sektor panakung mas 84.000.000.30 Belanja Modal LAN Pemasangan Jaringan Local Area Network B.000.00 .788.000.100.000.00 84.100.00 Komputer Belanja Modal LAN 50.690.00 89.690.00 B.000.100.000.100.32 Belanja modal monumen dan musium Pembangunan Musium Kota Pembangunan Pagar Makam Raja-Raja Tallo Renovasi Bangunan Musium Kota Pemeliharaan Makam Raja-Raja Tallo 89.000.000.30 50.000.00 49.31 Gedung Kantor Belanja modal bangunan gedung tempat kerja Pembangunan sektor panakukkang mas 84.00 49.000.00 50.Dipenda B.000.000.000.

00 896.33 EDU .Dana Pembayaran Utang Jangka Pendek EDU .291.243.00 Belanja modal monumen dan musium Dinas Pariwisata B.Depkeu RDI-185/DDI/1987 tanggal 17 Desember 1987 Hutang PFK 1.34 4.00 Hutang Jangka Panjang .506.882.913.Depkeu SLA.700.00 13.Simduk masuk ke instalasi .07 C.478.000.873.000.07 25.Depkeu SLA.32 Monumen dan Musium 139.00 139.159/DD184 tanggal 19 Nopember 1984 Hutang Jangka Panjang .000.000.506.396.07 B. Inpres Pasar tanggal 17 Pebruari 1982 Hutang Jangka Panjang .Dana Pembayaran Utang Jangka Panjang 25.12/009/IBRD/PP tanggal 13 Juli 1979 Hutang Jangka Panjang .000.061.889.291.873.118.Diinvestasikan Dalam Aset Tettap Ekuitas Dana Donasi B.34 EDU .457.1 Reklasifikasi rekening aktiva karena salah dibukukan Komputer Instalasi SIMDUK 896.70 25.Depkeu Ex.800.873.448.457.00 4.700.000.700.478.000.947.000.000. C.62 10.75 328.457.00 Catatan Sipil .B.

000.000.000.000.00 Dinas Perikanan .pematangan tanah Rusunawa Daya Mesin Pembangkit Listrik Alat Bengkel 4.134.00 .jalan paving block Tanah Untuk Asrama/Mess Alat Bengkel 475.134.530.00 15.000.750.tadinya masuk kelompok Bangunan Gedung Alat Komunikasi Belanja Modal Menara Repiter 15.00 Dinas Keindahan .00 Cipta Karya .000.000.00 394.000.00 4.00 Dinas Pendidikan dan Pengajaran Alat Komunikasi Belanja Modal Menara Repiter 54.000.000.000.pembelian genset Buku / Perpustakaan Barang Bercorak Seni dan Budaya 45.00 475.000.750.00 45.000.000.Pemasangan Paving Blok Alat Bengkel 394.00 Cipta Karya .000.530.000.00 54.000.000.

000.00 Dinas Pendapatan .542.00 937.KOR/4334/BT Komputer Alat Komunikasi 1.130.Dinas Keindahan .600.00 15.542.242.000.00 Dinas Tanaman Pangan & Peternakan .00 154.000.000.000.KOR/2068/BT Alat Studio Kursi 8.00 Dinas Kesehatan .00 395.Crisis Centre Tamalanrea .328.500.962.719.00 1.719.000.000.500.tadinya masuk kelompok Bangunan Gedung Alat Pertanian Almari 15.00 Dinas Pendapatan .00 8.Simtap Bangunan Dalam Pengerjaan Belanja modal bangunan Gedung tempat kerja 395.172.242.000.On Line PBB Komputer Gedung Kantor Alat Komunikasi 783.600.00 Dinas Perikanan dan Kelautan .832.500.

Kor/2798 Bangunan Dalam Pengerjaan .Pemasangan Paving Block Jalan Daerah Propinsi 302.880.Drainase Waduk 151.Kor/3807. Kor/3808.110.880.Sektor Kima/Biringkanaya.750.200.740.857.00 151.200.Kor/4201. Kor/4411.00 Dipelda .00 Dinas Kesehatan .110.00 302.00 104.740.750.251.500.00 220.500.00 Dinas Cipta Karya Bangunan Dalam Pengerjaan Alat angkut apung bermotor 220. Kor/4412 .00 Dinas Cipta Karya .Bangunan Dalam Pengerjaan Belanja modal bangunan Gedung tempat kerja 104.857.251. Kor/3294 Bangunan Dalam Pengerjaan .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->