BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

HASIL PEMERIKSAAN
ATAS LAPORAN KEUANGAN KOTA MAKASSAR TAHUN ANGGARAN 2004 DI MAKASSAR
PERWAKILAN VII BPK-RI DI MAKASSAR Nomor Tanggal : :

DAFTAR ISI
Halaman

Laporan Auditor Independen ................................................................................... Laporan Perhitungan APBD ..................................................................................... Laporan Aliran Kas .................................................................................................. Neraca ................................................................................................................... Bab I Gambaran Umum Pemeriksaan ............................................................... 1.1 Gambaran Umum ........................................................................... 1.1.1 1.1.2 1.1.3 1.1.4 1.1.5 1.1.6 1.1.7 1.2 Bab 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 Dasar Hukum ...................................................................... Tujuan Pemeriksaan ............................................................ Metode Pemeriksaaan ......................................................... Lingkup Pemeriksaan ........................................................... Cakupan Pemeriksaan ......................................................... Standar Pemeriksaan ........................................................... Batasan dan Kendala ...........................................................

i iii v vii 1 1 1 1 1 2 2 2 3 3 9 8 12 64 98 101

Laporan Keuangan Sebelum Pemeriksaan ........................................ Penelaahan Atas Pengendalian Intern Atas Sistem Pembukuan dan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah .................................... Koreksi Pembukuan dan Kecermatan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah .......................................................................... Catatan Pemeriksaan ...................................................................... Laporan Keuangan Setelah Pemeriksaan .......................................... Lampiran .....................................................................................

II Laporan Pemeriksaan .............................................................................

Daftar Lampiran: Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 Sebelum dan Setelah Koreksi Neraca Daerah Per 31 Desember 2004 Sebelum dan Setelah Koreksi Laporan Arus Kas Per 31 Desember 2004 Sebelum dan Setelah Koreksi Daftar Koreksi Laporan Keuangan APBD Tahun Anggaran 2004 Daftar Biaya Pemeliharaan Asset Yang Dikapitalisasi Menambah Nilai Aktiva Tetap Daftar Inventarisasi Fasum dan Fasos Yang Telah Diserahkan Kepada Pemerintah Kota Makassar Daftar SPJ Yang Tidak Didukung Dengan Bukti Yang Lengkap Daftar SPPD Yang Tidak Didukung Dengan Bukti Yang Lengkap Daftar Pengeluaran Sekretariat Daerah Untuk Biaya Operasional Anggota DPRD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. . (0411) 854977-854988 Fax. 5 Tahun 1973. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah tersebut dilakukan dengan berpedoman pada Standar Audit Pemerintahan (SAP) yang ditetapkan oleh BPK-RI. Laporan Aliran Kas Tahun Anggaran 2004 dan Catatan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Standar tersebut mengharuskan BPK-RI untuk merencanakan. Tanggung jawab BPK-RI terletak pada pernyataan pendapat atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2004 berdasarkan Pemeriksaan BPK-RI. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2004 bertujuan untuk memberikan keyakinan apakah Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2004 telah disajikan secara wajar sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang ditetapkan di dalam Peraturan Perundangan yang berlaku. 17 tahun 2003. Pasal 2 Undang-undang No. Andi Pangeran Pettarani Telp. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPKRI) telah memeriksa Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Makassar. Neraca Per Tanggal 31 Desember Tahun 2004. dan Pasal 31 UU No. mengumpulkan bukti yang cukup dan melaksanakan pemeriksaan agar memperoleh keyakinan yang memadai sebagai dasar untuk memberikan pendapat. Laporan Keuangan tersebut adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 meliputi pengujian atas Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004. (0411) 854995 Makassar LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kepada Para Pengguna Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 Berdasarkan ketentuan Pasal 23E Perubahan Ketiga Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

000.E.970. Akuntan Reg-Neg D-19. BPK-RI berpendapat bahwa Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 kecuali atas akibat hal-hal yang dimuat dalam paragraf sebelumnya telah disajikan secara wajar untuk semua hal yang material sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang ditetapkan di dalam berbagai peraturan perundangan yang berlaku.Pemerintah Kota Makassar tidak mencantumkan nilai Aktiva Tetap yang berasal dari penyerahan Fasilitas Umum dan Fasilitas Khusus Perumahan serta masih mencantumkan nilai gedung Balaikota Makassar senilai Rp6.000.392 . S. 12 Mei 2005 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan VII di Makassar Ketua Tim Agung Prayudi. kami tidak dapat menerapkan prosedur pemeriksaan lain untuk menyakinkan BPK-RI atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Di dalam hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004.. Ak. BPK-RI menyampaikan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian Pemerintah dan DPRD Kota Makassar dalam upaya penyempurnaan Laporan Keuangan Daerah sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban Keuangan Daerah.00 walaupun sebagian telah dihancurkan. Berdasarkan Pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Makassar.

1.757.611.4 1.823.500.1 1.614.179.1 2.1 2.000.686.2 1.910.097.936.57 119.532.453.79 308.000.854.2.000.795.15 4.00 1.181.00 24.00 3.758.000.2.00 50.150.962.850.011.00 4.158.00 108.088.312.3 1.1.700.018.1.78 54.1 2.00 5.00 289.2 2.500.00 401.000.163.00 273.947.11 543.203.526.433.4 2.090.4 2.700.2.3 1.415.000.583.390.047.756.000.813.865.281.603.750.806.3 1.307.33 442.00 47.3 II 2.000.071.4 1.188.112.1.967.411.853.252.1.190.000.011.00 3.967.000.1.732.958.198.1.000.00 .1.00 7.00 57.2.850.819.920.248.013.2.15 REALISASI 85.675.00 1.3 2.137.00 429.099.1 1.427.798.305.1.920.005.000.00 10.00 55.1.356.895.006.000.000.787.2 2.00 1.455.104.514.715.00 4.00 68.138.30 1.226.2.107.1 1.3 2.00 50.PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN PERHITUNGAN APBD TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) NO I 1.146.450.156.422.540.205.1.11 126.343.575.00 13.910.00 5.00 557.1.582.1 2.00 0.00 15.00 99.1.133.879.1.317.038.1.1.968.490.130.00 13.000.00 308.777.1.825.00 24.00 421.79 77.00 29.493.700.00 30.00 0.721.554.2.00 3.1.074.00 30.2 1.1.00 5.2 2.545.2 URAIAN PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan dari Propinsi LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA APARATUR DAERAH Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal PELAYANAN PUBLIK ANGGARAN 84.649.525.000.018.505.509.325.158.755.906.775.3 2.673.843.699.427.330.683.2.00 33.435.306.909.

00 225.360.00 546.000.4 3.929.248.818.1 2.230.178.00 0.1 3.696.00 0.469.605.2.390.872.99 III 3.2 3.327.3 2.043.3 3.00 272.00 30.00 51.782.2.1 3.500.149.745.2.38 0.750.2.1.302.358.140.378.6 31.2.279.00 46.1.605.38) 318.2.342.389.2.831.950.37 (10.923.515.739.1.666.768.500.4 3.1.1.371.1.38 31.178.737.534.905.378.736.4 2.400.785.737.00 64.1 3.2.1.850.99) .660.378.690.469.1 2.2 2.00 759.904.2 3.469.638.000.677.196.000.759.00 36.200.605.00 1.484.213.49 (29.2.469.5 3.200.3 3.2 2.986.768.149.627.200.00 29.00 1.470.00 30.15 25.00 16.2.1.783.885.825.00 12.779.2.4 Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal BELANJA BAGI HASIL DAN BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA JUMLAH BELANJA SURPLUS/(DEFISIT) PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak .367.248.2.995.526.365.00 806.062.00 225.574.493.548.38 0.37 75.00 595.PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu JUMLAH PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan JUMLAH PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN 330.00 1.648.513.00 36.900.055.147.062.58 6.00 17.455.00 35.38 0.00 41.000.543.200.00 1.2.00 1.00 772.2.1.435.00 10.000.2.3 2.511.2.2.443.00 0.663.00 39.1 2.713.00 8.2.696.497.00 573.00 31.00 8.546.00 25.935.173.510.759.779.383.2 2.980.108.00 0.487.2.2.694.082.479.00 8.592.00 0.2.372.2 3.34 7.440.271.00 282.4 2.759.629.747.00 0.5 3.648.000.841.134.500.546.620.917.00 2.841.2.38 0.58 10.638.00 9.3 2.256.111.292.3 2.230.

190.422.295.00 5.491.78 54.00 145.361.906.00 50.779.79 77.030.00 24.252.824.715.Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah Total Aliran Kas Masuk 87.823.731.Dana Alokasi Khusus .047.15 6.122.00 6.455.30 1.038.574.33 442.806.79 308.00 24.307.411.00 50.470.00 85.163.338.411.870.464.Bagian Laba Usaha Daerah .290.78 55.717.018.910.435.158.163.015.Pajak Daerah .868.00 5.422.321.PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN ALIRAN KAS TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Aliran Kas Masuk Pendapatan Asli Daerah .949.435.79 308.00 JUMLAH KOREKSI DEBET KREDIT SETELAH AUDIT .Retribusi Daerah .Dana Alokasi Umum .248.278.252.920.156.084.532.920.514.Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak .00 8.806.777.15 4.249.777.Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan .197.020.614.307.532.378.455.770.00 10.190.074.248.491.575.582.00 2.582.823.00 2.968.000.047.00 30.843.381.000.104.290.79 77.706.920.198.018.000.158.000.0 0 6.368.614.158.153.30 1.968.00 2.00 30.33 442.

317.324.470.00 1.695.024.690.361.347.534.183.824.770.777.797.99 10.677.00 91.534.000.281.731.00 4.Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka Total Aliran Kas Keluar 421.416.00 2.00 223.351.495.731.260.335.924.00 276.278.393.092.578.238.922.0 0 8.00 11.904.605.000.291.683.000.302.00 485.334.680.196.044.00 3.00 302.0 0 5.945.000.00 3.713.808.680.007.057.00 302.024.599.Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan .00 10.679.071.335.128.00 9.Belanja Perjalanan Dinas .00 400.437.750.505.057.559.302.776.Belanja Pegawai .00 5.206.00 488.795.254.062.000.381.57 Aliran Kas Keluar Belanja Administrasi Umum .00 400.855.00 19.037.58 6.770.561.913.387.00 19.550.433.670.312.00 72.00 91.738.032.317.00 233.58 6.00 2.670.798.422.342.944.872.848.477.00 19.605.670.000.00 50.644.57 10.00 41.00 22.000.153.894.99 - .Belanja Barang Dan Jasa .780.00 2.260.00 25.683.00 557.872.00 41.00 25.262.351.Belanja Pegawai .413.Belanja Barang Dan Jasa .Belanja Perjalanan Dinas .00 418.196.58 400.000.902.057.00 1.896.922.381.690.500.611.599.599.58 Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Aliran Kas Masuk 71.349.00 4.918.010.895.00 9.035.424.047.

00 33.967.737.570.149.360.00 595.00 ) 703.484.500.292.526.158.783.00 61.841.703.00 345.520.149.371.00 33.877.877.00 30.00 30.568.500.0 0 2.727.050.877.00 343.200.809.694.00 Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN Aliran Kas Masuk Penerimaan UUDP Tahun Lalu Penerimaan Hutang PPh Penerimaan Hutang PFK Penerimaan Piutang Tahun lalu Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping (59.00 1.779.526.00 595.00 30.00 2.648.841.605.536.583.010.00 703.00 61.00 1.570.149.714.570.0 0 772.035.540.484.605.779.901.840.00 225.00 30.200.540.371.648.737.149.036.292.288.779.779.568.809.340.237.040.133.00 225.00 .648.360.062.040.00) (61.648.00 2.00 59.288.287.Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang Total Aliran Kas Keluar 59.00 772.865.0 0 703.536.00 2.500.783.

238.00 Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas 10.909.909.765.00 33.883.959.808.948.38 41.883.37 .37 10.881.846.457.765.00) 341.372.529.38 41.727.100.407.727.Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan 1.808.578.846.529.99 30.100.00 (1.244.881.649.99 30.649.465.

INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG AKTIVA TETAP a.909. ALAT ANGKUTAN j. INSTALASI e.075.62 262.207.00 317.40 .176.700.804.687.570. 10.524.581.980.40 15.000.649.00 238. ALAT KEDOKTERAN o.577.00 4.878. BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA r.040.00 13.376.000.99 2. 1.031.083.00 2.00 736.00 3. ALAT PERTANIAN l.210.15 328.129.725. SURAT BERHARGA c.000. PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL j.00 495.00 0.00 0. BANGUNAN AIR (IRIGASI) d.282.360. INVESTASI DALAM SAHAM b.159.502.727.320.00 340.733.602.00 5.500.585. PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP 41.772.00 6. JARINGAN f.00 345.90 318.000.00 394. PIUTANG PAJAK e.329.00 659.808.000. DEPOSITO BERJANGKA d.00 43. TANAH b. PIUTANG FASOS/FASUM h. ALAT-ALAT BESAR i. KAS b.658.000. AKTIVA AKTIVA LANCAR a.901.00 6.000. ALAT BENGKEL k.524.344.00 158.00 137.00 63.989. 2.408.756.953.279.00 98.434. ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA m. ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI n.470. JALAN DAN JEMBATAN c.05 3.310. BUKU/PERPUSTAKAAN q.950.300.649. HEWAN TERNAK DAN TANAMAN s.425.00 0.833. URAIAN JUMLAH I.000.113.660.118.298. BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR INVESTASI JANGKA PANJANG a. PIUTANG LAIN-LAIN i.37 0.140.985.973.942. PIUTANG RETRIBUSI f. MONUMEN DAN TUGU h.100.125.787.820.711.284.052.696.00 181.00 13.00 1.993.PEMERINTAH KOTA MAKASSAR NERACA PER 31 DESEMBER 2004 (dalam rupiah) NO. BANGUNAN GEDUNG g. ALAT LABORATORIUM p.035.000.287. PIUTANG DANA PERIMBANGAN g.

995.833/DP3I1995 Tgl 19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.189. UTANG DALAM NEGERI .585.470.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl 18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG JUMLAH UTANG 2.000.912.302.07 40. UTANG BELANJA c.638.00 12.541.793.820. BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN TOTAL AKTIVA 0.00 .00 13.00 3.73 III.1653-IND) .933.268.00 0.397.036.44 II. 17 Pebruari 1982 .629.00 10.777.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.700.263. PIUTANG ANGSURAN b.Depkeu SLA.873.880.384. 1. UTANG LUAR NEGERI b. HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR UTANG JANGKA PANJANG a.IP-415) .4.830.196. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG b.2408-IND) .254. 1.111.26 2.040.343.034.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No.00 8.267.00 21.380.000.00 0.00 0.895. CADANGAN PIUTANG e.423.047.774.755.332.295.292.00 19.37 3.730.62 262.080. CADANGAN PERSEDIAAN 41.47 2.512.901.257.874.90 14. DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM d.000.833. EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.00 20.Depkeu SLA.408. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN b.Depkeu SLA.00 42.991.369.26 82. UTANG UTANG LANCAR a.00 0.185.408.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.362.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA e.00 78.40 476.830.3340-IND) .167. UTANG PAJAK d.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No.807.00 25. 0.087. DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP c. DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN a. 5.00 0. PIUTANG ROYALTI c.409. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) .

650.000.512.71 2.07) (42.15 3.f.755.295.183. g. EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 3.279.00 4.957.581.369.71 0. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH EKUITAS DANA UMUM (29.463.777.26) 318.649.425.00 3.343.506.429.821.409.701. 3.291.860.183.529.44 . h.

Pasal 31 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara.1. c. yaitu: a. Pendapatan dilakukan pengujian secara keseluruhan yaitu senilai Rp559.759.831.540.116.469. 1.037.638.764. Pasal 25 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah. .58.1. Pasal 43 Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah. Perhitungan belanja dengan sampling senilai Rp538. Sisa Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 dilakukan pengujian secara keseluruhan yaitu senilai Rp41.58 atau 98.BAB I GAMBARAN UMUM PEMERIKSAAN 1. b. Pembiayaan dilakukan pengujian secara keseluruhan yaitu senilai Rp31. Gambaran Umum 1.38 untuk Pendapatan Pembiayaan dan Rp43.683.378.2. f.3.465. 1.1. c.57.894.823.271. d. Pasal 23E Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar Tahun 2001. Tujuan Pemeriksaan Untuk memberikan keyakinan apakah Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 telah disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang ditetapkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan mengenai pengelolaan keuangan. e. Metode Pemeriksaan Metode Pemeriksaan atas bukti transaksi atau bukti pendukung pembukuan dilakukan secara sampling dengan metode uji petik pada masing-masing lingkup pemeriksaan. Pasal 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan. Dasar Hukum Pemeriksaan a. b.777.1. d.1.992.146.37 untuk Pengeluaran Pembiayaan.976. Pasal 56 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara.28% dari realisasi belanja sebesar Rp547.37.

maka pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004.38 100.759.1.1.967.016.00 43.38 43.58 95.548.683.469.736. Standar Pemeriksaan Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 dilakukan dengan berpedoman pada Standar Pemeriksaan Pemerintahan (SAP) yang diterbitkan oleh BPK-RI Tahun 1995.116.935. Batasan Dan Kendala Pemeriksaan Dalam rangka pelaksanaan salah satu tugas konstitusionalnya yaitu pemeriksaan atas Laporan Keuangan.00 1.972.823.1. BPK-RI masih menghadapi kendala . Cakupan Pemeriksaan Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 meliputi pengujian substantif atas transaksi yang dibukukan dan disajikan dalam Laporan Perhitungan APBD. Lingkup Pemeriksaan Untuk mencapai tujuan pemeriksaan tersebut.00 100.976.00 98.37 2393.213.683. Panduan Manajemen Pemeriksaan.38 1.271. dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) yang diterbitkan oleh IAI.736.58 31.17 75.976.831.378.757.465.6.513.578.37 75.638.469.300.7.57 538.47 31.759.293.00 33.823. Neraca Per Tanggal 31 Desember Tahun 2004 (tidak termasuk Neraca Awal Tahun Anggaran 2004) c.75 226. Neraca dan Laporan Aliran Kas dan pengujian terinci atas saldo-saldo akun yang material dalam laporan tersebut.94 547.378.49 31.894.469. 1.894.759.909. Laporan Aliran Kas Tahun Anggaran 2004 d. meliputi: a.777.638.10 % Nilai yang Diperiksa (Rp) 559.11 573.831.378. Cakupan pemeriksaan atau Audit Coverage Ratio (ACR) yang merupakan perbandingan antara jumlah realisasi anggaran/saldo akun yang diperiksa dan jumlah realisasi anggaran/saldo akun sebelum koreksi Tahun Anggaran 2004 dapat dilihat dalam tabel berikut : Uraian Bagian/Pos Pendapatan Belanja Pembiayaan Penerimaan Pengeluaran Jumlah Anggaran (Rp) 543.037.016.037.200.75 ACR % 100.293.1. Catatan atas Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 1.28 100.4.38 Realisasi (Rp) 559.540. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 b.5.00 100.57 102.1.

525.161.018.487.868.00 1.146.1.853.00 319.30 1.732.108.00 24.00 46.00 7.00 24.1.2.2.00 51.4 1.1.614.1.79 77.947.138.2.99 .3 2.00 35.673.252.33 442.813.583.1 2.158.3 2.894.2.2 2.1.2.78 55.000.694.1.00 57.1.1.509.1 2.043.000.825.00 13.2.4 2.bahwa Pemerintah Daerah belum pembukuan berganda (double entry).343.226.000.611.392.775.134.736.747.750.390.3 2.00 12.900.860.455.097.00 9.696.1.930.1.1.828.2.1 1.352.965.867.1 2.615.15 25.4 2.845.181.00 308.2 2.354.330.000.619.217.675.000.4 2.543.00 5.872.365.00 33.756.005.302.683.00 47.006.986.00 289.00 16.411.490.00 102.000.00 29.4 2.163.1.071.968.1.435.00 108.00 12.677.00 12.038.281.271.306.000.158.2.00 0.2 2.500.290.00 13.011.1 1.1.400.149.582.3 1.515.317.3 2.497.500.037.173.885.2.947.203.638.2.548.2 1.00 762.3 1.11 126.1.00 8.178.290.383.58 6.818.2 2.00 3.041.3 2.00 1.2.00 5.540.910.137.1 2.38) REALISASI 87.00 3.706.112.000.795.307.00 0.932. Laporan Keuangan Yang Diperiksa BPK-RI 1.1.000.00 25.666.690.455.291.000.00 421.295.000.00 573.427. 1.00 1.259.00 30.528.1.450.179.935.129.2.134.158.088.696.700.3 2.1.000.1.248.927.130.00 559.750.1 2.107.605.914.294.1 2.1.000.205.111.415.358.513.806.2.850.950.470.1.3 II 2.11 543.013.757.595.967.57 120.812.00 5.128.58 12.856.2.79 308.427.099.2.546.592.717.000.464.00 11.055.172.00 17.00 50.248.4 URAIAN PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan dari Propinsi LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA APARATUR DAERAH Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal PELAYANAN PUBLIK Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal BELANJA BAGI HASIL DAN BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA JUMLAH BELANJA SURPLUS/(DEFISIT) ANGGARAN 84.00 806.1 1.000.000.011.3 2.421.819.540.015.047.4 1.00 3.2.00 9.00 5.2.000.594.00 39.920.321.785.00 30.962.825.2.850.1.018.49 (29.1 2.1.00 55.469. Laporan Perhitungan APBD memahami sepenuhnya sistem (dalam rupiah) NO I 1.2 2.2.00 68.389.2 2.104.017.929.15 6.532.00 282.634.150.422.00 8.2.777.923.00 1.2 2.453.00 50.440.15 330.465.1.2.777.000.505.200.443.850.700.500.000.00 1.305.3 1.980.2.2.00 4.534.190.909.526.611.823.00 36.931.798.182.00 547.700.2.627.00 36.00 272.00 401.00 273.435.000.433.020.390.755.00 429.500.2 1.2.542.34 7.958.000.

NO III 3.1 3.1.1 3.1.2 3.1.3 3.1.4 3.1.5 3.2 3.2.1 3.2.2 3.2.3 3.2.4 3.2.5 3.2.6

URAIAN PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak - PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu JUMLAH PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan JUMLAH PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN

ANGGARAN

REALISASI

31.469.759.378,38 0,00 0,00 0,00 0,00 31.469.759.378,38 0,00 225.841.200,00 1.605.372.000,00 0,00 0,00 0,00 1.831.213.200,00 29.638.546.178,38

31.469.759.378,38 0,00 0,00 0,00 0,00 31.469.759.378,38 0,00 225.841.200,00 1.605.371.292,00 0,00 0,00 41.992.764.146,37 43.823.976.638,37 (12.354.217.259,99)

1.2.2. Laporan Aliran Kas
URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

(dalam rupiah) JUMLAH

Aliran Kas Masuk
Pendapatan Asli Daerah - Pajak Daerah - Retribusi Daerah - Bagian Laba Usaha Daerah - Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan - Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak - Dana Alokasi Umum - Dana Alokasi Khusus - Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah 87.464.290.868,78 55.020.706.015,00 24.717.295.163,30 1.435.968.532,15 6.290.321.158,33 442.018.777.248,79 77.823.307.252,79 308.158.000.000,00 5.455.422.806,00 50.582.047.190,00 30.411.614.920,00 559.894.683.037,57

Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar
Belanja Administrasi Umum - Belanja Pegawai - Belanja Barang Dan Jasa - Belanja Perjalanan Dinas - Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan - Belanja Pegawai - Belanja Barang Dan Jasa

421.254.561.895,00 302.347.393.777,00 91.913.278.007,00 4.922.797.335,00 22.071.092.776,00 41.611.183.670,00 9.599.317.680,00 19.848.024.260,00

- Belanja Perjalanan Dinas - Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka

1.035.550.196,00 11.128.291.534,00 25.605.302.872,58 6.690.000,00 488.477.738.437,58 71.416.944.599,99

Total Aliran Kas Keluar
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Aliran Kas Masuk Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar
Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang

59.062.727.340,00 225.841.200,00 59.288.568.540,00 (59.288.568.540,00)

Total Aliran Kas Keluar
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN

Aliran Kas Masuk
Penerimaan Penerimaan Penerimaan Penerimaan UUDP Tahun Lalu Hutang PPh Hutang PFK Piutang Tahun lalu 703.877.570,00

Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar
Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping

703.877.570,00 1.605.371.292,00

Total Aliran Kas Keluar
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas

343.036.237,00 1.948.407.529,00 (1.244.529.959,00) 10.883.846.100,99 30.765.881.808,38 41.649.727.909,37

1.2.3. Neraca
NO. I. 1. URAIAN AKTIVA AKTIVA LANCAR a. KAS b. SURAT BERHARGA c. DEPOSITO BERJANGKA d. PIUTANG PAJAK e. PIUTANG RETRIBUSI f. PIUTANG DANA PERIMBANGAN g. PIUTANG FASOS/FASUM h. PIUTANG LAIN-LAIN i. PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL j. BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR INVESTASI JANGKA PANJANG a. INVESTASI DALAM SAHAM b. INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG AKTIVA TETAP a. TANAH b. JALAN DAN JEMBATAN c. BANGUNAN AIR (IRIGASI) d. INSTALASI e. JARINGAN f. BANGUNAN GEDUNG g. MONUMEN DAN TUGU h. ALAT-ALAT BESAR i. ALAT ANGKUTAN j. ALAT BENGKEL k. ALAT PERTANIAN l. ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA m. ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI n. ALAT KEDOKTERAN o. ALAT LABORATORIUM p. BUKU/PERPUSTAKAAN q. BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA r. HEWAN TERNAK DAN TANAMAN s. PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN a. PIUTANG ANGSURAN b. PIUTANG ROYALTI c. BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN

(dalam rupiah) JUMLAH

41.649.727.909,37 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 291.268.318,62 0,00 343.036.237,00 42.284.032.464,99 10.408.040.820,90 290.537.670.140,15 300.945.710.961,05 2.344.403.176.602,00 313.456.213.983,00 15.481.034.692,00 7.420.787.300,00 6.696.298.687,00 339.023.290.605,00 2.616.681.993,00 154.725.000,00 63.632.251.380,00 1.011.614.000,00 223.953.000,00 10.104.686.600,00 6.636.038.925,00 736.524.000,00 13.700.000,00 135.908.000,00 143.863.000,00 5.100.000,00 1.207.075.000,00 3.113.102.922.767,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

2.

3.

4. 5.

EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.75 328.00) (67.332. CADANGAN PIUTANG e.833/DP3I1995 Tgl.456.807.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.047.00 0.992.537.829.00 13.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No. UTANG BELANJA c.257.000.62 10.174.15 3.268.793.882. DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP c.947.102.318.541.408.211.00 2.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No.996.2408-IND) .283. DIPISAHKAN JUMLAH EKUITAS DANA UMUM EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 41.456. UTANG UTANG LANCAR a.00 20.033.386.00 1.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.283. UTANG PAJAK d.243.04 2.874.396.00 (2.00 0. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK g.386.764.448.800.767.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.146.820.26 2.040.508. UTANG DALAM NEGERI .036.996.Depkeu SLA.62 0.33 70.140. 1. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG b.00 67.19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.1653-IND) .913.IP-415) .Depkeu SLA.362.71 3.774.193.113.299. CADANGAN PERSEDIAAN f.263. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG h.807.670.332.874.Depkeu SLA.874.036.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl. DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM d.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl.18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) 3. 1.922.00 0.00 10.3340-IND) .666.508. .00 0. 3.807.118. HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR UTANG JANGKA PANJANG a. JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG JUMLAH UTANG III.00 0.17 Desember 1987 (Cargo Terminal) .TOTAL AKTIVA II. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA e.193.33) 290.70 19.00 0.00 3.036.33 2.157. 17 Pebruari 1982 .254.37 3.299.04 2.981. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN b.90 291.211.189.666.174.061. UTANG LUAR NEGERI b.71 0.

Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 diselenggarakan dengan menggunakan sistem pembukuan ganda dengan dasar kas modifikasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. Kebijakan akuntansi f. Sub Bagian Pembukuan pada Sekretariat Daerah Kota Makassar. Pemerintah Kota Makassar telah menyusun Laporan Keuangan . Bagan dan susunan kode rekening c. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. namun dalam penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2004. Pedoman pencatatan akuntansi dan jurnal standar.1 Penelaahan atas Pelaksanaan Sistem Pembukuan dan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar dilakukan oleh Bagian Keuangan dhi. Penatausahaan keuangan daerah b. Pada Tahun Anggaran 2004. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan. sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan karena baru disusun dan ditetapkan pada tanggal 4 Nopember 2004 berdasarkan Surat Keputusan Walikota Makassar Nomor 682/Kep/900 Tahun 2004.BAB II LAPORAN PEMERIKSAAN 2. Sistem dan prosedur akuntansi e. Dokumen dan catatan akuntansi d. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 17 Tahun 2004 tentang Keuangan Negara. Berdasarkan pasal 31 ayat (2) Undang-Undang No. Pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah tersebut juga telah dijabarkan dengan Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah dan Akuntansi Keuangan Daerah Kota Makassar yang berisi antara lain tentang : a. 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan pertanggungjawaban Pengelolaan APBD dan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Pemerintah Daerah Kota Makassar telah menyusun Pokok-pokok Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah dan telah disahkan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2004 tanggal 28 Juli 2004 dan dituangkan dalam Lembaran Daerah Nomor 20 seri A Nomor 5.

Penelitian dan pencatatan bukti penerimaan berupa Surat Tanda Setoran (STS). ternyata belum sepenuhnya mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlaku. Buku jurnal pengeluaran kas e. Register SPJ c. Buku jurnal penerimaan kas d. Neraca Daerah dan Laporan Aliran Kas. Daftar Pembukuan Administratif (DPA) dan Contra Pos (CP) ke dalam jurnal penerimaan kas. Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar dilakukan dengan menggunakan Program Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah (SIAKDA) yang dibuat oleh jasa konsultan PT. Murfa Surya Mahardika untuk sistem komputerisasi. Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan Daerah. b. Berdasarkan hasil pemeriksaan bukti penerimaan (STS) diketahui bahwa terdapat jenis penerimaan yang tidak ada mata anggarannya dalam APBD Tahun Anggaran 2004 namun terdapat realisasi penerimaannya yaitu retribusi pelayanan . Pelaksanaan penyusunan Laporan Keuangan Daerah pada Sub Bagian Pembukuan meliputi kegiatan sebagai berikut : a. Mekanisme penganggaran tidak dilakukan secara cermat dan akurat serta belum sepenuhnya berdasarkan sifat dan jenis penerimaan dan pengeluaran. Buku Besar penerimaan kas g. Penelitian dan evaluasi bukti pengeluaran berupa Surat Perintah Membayar (SPM). Daftar Pembukuan Administratif (DPA) dan Contra Pos (CP) serta pencatatannya ke dalam jurnal pengeluaran kas. Menyiapkan Laporan Perhitungan APBD. sehingga masih terdapat kelemahan-kelemahan minimal sebanyak 5 (lima) kelemahan. Laporan Realisasi Anggaran. Kelemahan tersebut adalah sebagai berikut : a. Buku jurnal korolari f. Buku Besar Pengeluaran Kas h. d. Adapun register dan buku-buku yang dilaksanakan dalam rangka untuk menyusun Laporan Keuangan Daerah terdiri dari : a. Register SPM b.Daerah yang terdiri dari Neraca. c. sedangkan jasa konsultan untuk sistem akuntansi menggunakan jasa Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA) Universitas Hasanuddin. Buku Besar Aktiva Hasil penelaahan atas sistem pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan serta pelaksanaannya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Makassar seperti yang diuraikan di atas. Memposting jurnal penerimaan kas dan jurnal pengeluaran kas ke dalam buku besar penerimaan dan pengeluaran.

pengganggaran penerimaan yang belum diterima pada tahun berjalan (piutang/tunggakan pihak ketiga) oleh Sub Bagian Anggaran dianggarkan dalam batang tubuh APBD sebagai bagian dalam komponen penerimaan murni daerah pada tahun anggaran berjalan.kesehatan – rawat jalan. sehingga pada pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2004 dapat diketahui jumlah pendapatan yang murni diterima dan belanja yang murni untuk membiayai kegiatan-kegiatan pada tahun anggaran berjalan. hasil pemeriksaan atas Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dinas/unit kerja diketahui terdapat beberapa pengeluaran berupa belanja barang dan jasa serta belanja pemeliharaan yang seharusnya dianggarkan sebagai belanja modal. Hal tersebut menunjukkan bahwa prosedur penganggaran belum dilakukan secara teliti dan akurat dalam menentukan jenis pengeluaran baik dari belanja barang dan jasa maupun belanja pemeliharaan yang dapat dikelompokkan sebagai belanja modal untuk dikapitalisasi menambah asset daerah. Seharusnya utang belanja tersebut dianggarkan pada komponen pembiayaan bagian pembiayaan pengeluaran kelompok pembiayaan pembayaran hutang. b. Seharusnya penerimaan tersebut dianggarkan pada komponen pembiayaan bagian pembiayaan penerimaan kelompok pembiayaan penerimaan piutang. retribusi IMB – balik nama dan retribusi izin industri dan perdagangan – tanda daftar gudang. Dalam penyusunan APBD dan Perubahan APBD. jenis pendapatan dan obyek pendapatan . anggaran pendapatan daerah disusun menurut kelompok pendapatan. Sistem komputerisasi akuntansi keuangan daerah (SIAKDA) yang digunakan oleh Sub Bagian Pembukuan masih menunjukkan kelemahan sebagai berikut : 1) Masih terdapat kesalahan penjumlahan pada Laporan Realisasi Anggaran khususnya dalam penjumlahan sub total. Rancangan Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 khususnya penerimaan pajak dan restribusi belum mengambarkan keadaan yang sebenarnya. 2) Terdapat kesalahan klasifikasi dari jurnal kolorali ke buku besar aktiva 3) Rincian aktiva tetap tidak dapat ditelusuri karena tidak ada kode rekening untuk setiap jenis rincian aktiva dalam sistem komputerisasi. oleh Sub Bagian Anggaran juga dianggarkan pelunasannya dalam batang tubuh APBD Tahun Anggaran 2004 sebagai belanja daerah. c. Adapun mekanisme penganggaran untuk belanja daerah Tahun Anggaran 2003 yang belum terbayar pada tahun anggaran berjalan (hutang pemda). Pemisahan anggaran pendapatan dan belanja seperti yang diuraikan di atas sangat diperlukan untuk pengukuran kinerja Keuangan Daerah. Selain hal tersebut di atas. Selain itu.

hasil pengadaan barang Tahun Anggaran 2004 pada beberapa dinas tidak dibuat dan disampaikan kepada Kepala Daerah dhi. bangunan dalam pengerjaan. Sedangkan dalam Laporan Perhitungan APBD. persediaan bahan habis pakai/material. Raxindo Wardana ditambah dengan jumlah aktiva yang diperoleh dari belanja modal pada Tahun Anggaran 2004. sedangkan aktiva yang diperoleh dari hibah pihak ketiga berupa fasum dan fasos belum dinilai sehingga belum dicatat sebagai aktiva tetap dalam Neraca Daerah. Tidak memadainya persyaratan untuk pengamanan aktiva. Hal ini menggambarkan bahwa aktiva daerah tidak dicatat dan dikendalikan dengan baik. utang jangka pendek dan ekuitas dana donasi. Hal ini terlihat dari masih terdapat beberapa akun yang belum dicatat yaitu piutang pajak. . karena dalam obyek pendapatan yang terealisasi hanya pada satu jenis rincian obyek pendapatan sedangkan pada rincian obyek pendapatan yang lain realisasinya nihil meskipun berdasarkan bukti penerimaan (STS) terdapat realisasi dari rincian obyek pendapatan tersebut. Atas kelemahan pengendalian intern tersebut. piutang retribusi. BPK-RI menyarankan agar Pemerintah Kota Makassar melakukan review atas sistem pembukuan dan penyusunan laporan keuangannya. Selain itu. piutang lain-lain. e. Rancangan Laporan Keuangan Daerah berupa Neraca belum sepenuhnya menyajikan informasi mengenai posisi keuangan Daerah per 31 Desember 2004 sehingga belum menggambarkan struktur kekayaan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Makassar.yang selanjutnya dirinci lagi menurut rincian obyek pendapatan. setiap obyek pendapatan tidak dirinci berdasarkan rincian obyek pendapatan sehingga perbandingan antara anggaran dan realisasi menjadi tidak riil. Nilai aktiva yang dicantumkan dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca per 31 Desember 2004 terdiri dari aktiva Pemerintah Kota Makassar yang telah dinilai oleh PT. d. Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar sehingga pencatatan aktiva berupa barang inventaris hasil pengadaan dari dinas/unit kerja belum dimasukkan sebagai komponen aktiva Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun 2004.

00.1.00 Saldo setelah koreksi Rp 30. Akun-akun dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Penerimaan Pembiayaan .648. dan Rp1.492.149.2.149.Aktivitas Pembiayaan Masuk Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Saldo setelah koreksi Rp 30.142. Iuran Wajib Pegawai dan Taperum masing-masing senilai Rp8. Pada Tahun Anggaran 2004.779. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas transaksi tersebut.00 .00 b.648.779.779. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pengeluaran Pembiayaan Pembayaran Utang PFK Rp 30. BPK-RI telah mengajukan 42 (empat puluh dua) koreksi kepada Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar.779.162.149.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.149. terdapat potongan gaji untuk Pajak Penghasilan.00 2) Akun Pengeluaran Pembiayaan . Akun-akun dalam Laporan Aliran Kas (LAK) Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Penerimaan Pembiayaan .648.648.00 Saldo setelah koreksi Rp 30.779. Koreksi Pembukuan Dan Kecermatan Penyusunan Laporan Keuangan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 Dari hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan (sebelum disampaikan ke DPRD) Tahun Anggaran 2004 yang telah disajikan oleh Pemerintah Kota Makassar.00 dan telah disetor seluruhnya ke Kas Negara.00.648.000. Rp20.Penerimaan Utang PFK .954.442.00 Penerimaan Pembiayaan Penerimaan Utang PFK Rp 30.779.648.648.474.779.2.2. Koreksi yang dilakukan BPK-RI didasarkan atas kebenaran formal / substansi dari bukti akuntansi. Koreksi-koreksi tersebut adalah sebagai berikut : 2.Pembayaran Utang PFK Saldo sebelum koreksi Rp 0.149.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30.Penerimaan Utang PFK Saldo sebelum koreksi Rp 0.149.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30.657.252. Kesalahan Karena Belum Dicatat 1.648.779.149.149.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30.

62 Atas koreksi tersebut.000.149.416.Piutang Royalti PT Putra.2) Akun Pengeluaran Pembiayaan .00 Atas koreksi tersebut.416.Cadangan Piutang Rp 13. Putra-Putra Nusantara selaku pelaksana pengelola Pulau Kayangan diwajibkan membayar royalti penggunaan Pulau Kayangan kepada Pemerintah Kota Makassar setiap tahun selama periode 25 tahun. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Aktiva Lain-lain – Piutang Royalti Rp 13.00 berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama tentang kontrak penggunaan Pulau Kayangan antara Pemerintah Kota Makassar dengan PT.149.517.00 2) Akun EDU .268.334.1/023/S.000. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Aktiva Lain-lain.00 Saldo setelah koreksi Rp 30.000. BPR) ke Kas Daerah sebesar Rp42. Putra-Putra Nusantara No.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.416.318. 27/PPN-KPPK/X/03 tanggal 30 Oktober 2003 yang disepakati bahwa PT.648.416.000.268.00 PT Putra-Putra Nusantara EDU . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat piutang royalti atas penggunaan Pulau Kayangan oleh PT Putra-Putra Nusantara seluruhnya sebesar Rp13.648.PERTA /DIPARDA dan No. Bank Perkreditan Rakyat (PD.416. 2.000. Sampai dengan akhir tahun anggaran Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas transaksi tersebut.000. 3.Aktivitas Pembiayaan Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 0.318.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 291.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 30. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.000.779.Pembayaran Utang PFK . 666.00. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.416.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 13.000.707.000. .00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat jasa giro yang belum disetor PD.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 13.000.Putra Nusantara Saldo sebelum koreksi Rp 0.779.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.

000.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 13.500.500. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Persediaan Bahan Pakai Habis/ Rp 262. 4.811.927.00 ATK .037.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 42. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.833.00 ATK .953.Dinas Pendapatan Daerah Rp 9.00 ATK . Berdasarkan data dari dinas/unit kerja di lingkup Pemerintah Kota Makassar.500.334. diketahui terdapat saldo persediaan bahan pakai habis/material per tanggal 31 Desember 2004.00 ATK .262.00 EDU .00 Rincian Persediaan Bahan Pakai Habis/Material : Obat-obatan .Dinas Pariwisata Rp 2.585. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Piutang Lain-lain – Jasa Giro Saldo sebelum koreksi Rp 0.461.Cadangan Piutang Rp 42.334.00 ATK .400.00 ATK .PD.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.Dinas Perhubungan Rp 3.000. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.825.Dinas Bina Marga Rp 2.517.875.972.318. Pasar Rp 4.Dinas Pariwisata Rp 147.585.500.Dinas Perhubungan Rp 218.334.000.268.334.Dinas Pendapatan Rp 10.Dinas Cipta Karya Rp 1.517.00 ATK .835.732.517.833.Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Piutang Lain-lain – Jasa Giro BPR Rp 42.Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Rp 20.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 ATK .000.00 Benda berharga .517.947.00 Saldo setelah koreksi Rp 42.00 .00 Benda berharga .187.Dinas Pemadam Kebakaran Rp 2.749.000.Badan Pengawas Daerah Rp 1.00 Benda berharga .517.160.00 Material EDU .Cadangan Persediaan Rp 262.Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Rp 202.00 2) Akun EDU .00 Benda berharga .707.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 42.602.500.334.62 Atas koreksi tersebut.

609.451.953.00 Saldo setelah koreksi Rp 262.537.00 Atas koreksi tersebut.15 Atas koreksi tersebut.140.043.00 Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan EDU .581.482.00 .872.15 2) Akun EDU .509.609.00).043.15 Koreksi tambah (kurang) Rp 28.00 Saldo setelah koreksi Rp 262.649.909.043.451.609.609.872.00 (Rp68.537.Diinvestasikan Pada Aset Rp 28.833.279.953.00 Saldo setelah koreksi Rp 318.585.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.509.Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan Saldo sebelum koreksi Rp 290.942.279.Rp40.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 262. .043.509.15 Koreksi tambah (kurang) Rp 28.509.833.00.833. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Investasi Jangka Panjang .Cadangan Persediaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.043.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 262. 5.00 Daerah Yang Dipisahkan Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.140.482. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Persediaan Bahan Pakai Habis /Material Saldo sebelum koreksi Rp 0.00.00 2) Akun EDU .670.00 Saldo setelah koreksi Rp 318.585. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.509. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Investasi Jangka Panjang Rp 28.909.581.670. Bagian Keuangan Pemerintah Kota Makassar tidak mencatat perubahan nilai tersebut dan hanya mencatat Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan pada PD Terminal Makassar Metro senilai Rp40.609.942.833.585.649. sehingga dilakukan koreksi tambah sebesar Rp28. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.585.Diinvestasikan Pada Aset Daerah Yang Dipisahkan Saldo sebelum koreksi Rp 290. Dalam Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar melakukan penilaian kembali atas penyerahan aset kepada PD Terminal Makassar Metro dan diketahui bahwa jumlah jumlah aset yang telah diserahkan senilai Rp68.

987.023.871.885.65% atau senilai Rp6.605.Jalan Daerah Rp 3. 7.548.859.000.40 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 3.000.768.661.548.Asrama/Mess Rp 466.987.000.768.859.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 466. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Gedung .40 Bangunan Dalam Pengerjaan Rp 6.118.885.00 Saldo setelah koreksi Rp 6.548.00 terdiri dari utang pajak Sekretariat DPRD sebesar Rp43.097.40 Saldo setelah koreksi Rp 317.605.177.885.Gedung Asrama/Mess Saldo sebelum koreksi Rp 339.883.213.40 Atas koreksi tersebut.859.000.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 339.489.000.859.548.524.883.00 Utang Belanja Rp 10. Sampai dengan 31 Desember 2004 pembayaran atas pekerjaan tersebut belum dilakukan. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Bangunan Gedung .40 3) Akun Utang Bangunan Dalam Pengerjaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.40 Saldo setelah koreksi Rp 10.615.6.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 6.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 10.290.987.40 yang pelaksanaan pekerjaan telah selesai namun belum dilakukan pembayaran kepada rekanan pelaksana pekerjaan.00. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat potongan pajak yang belum disetor ke Kas Negara seluruhnya sebesar Rp476. Pemerintah Kota Makassar juga melaksanakan pembangunan Menara (Tower) Balaikota Makassar yang telah diselesaikan secara fisik 18.456.885.290.00 4) Akun Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 0.883.000.00.548.395.00 dan utang pajak Sekretariat Daerah sebesar Rp432.768.Jalan Daerah Saldo sebelum koreksi Rp 313.661.548.000.792.00 2) Akun Jalan dan Jembatan .00 Jalan dan Jembatan .00 dan Pekerjaan peningkatan jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar senilai Rp3. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.531.983. Pada Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar melaksanakan pembangunan Mess Pemerintah Kota Makassar di Jakarta senilai Rp466.000. Pemerintah Kota Makassar tidak .661.

123.952.00 Pajak Hotel .00 Pajak Hotel . Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : EDU .00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pajak Hotel .00 Pajak Hotel – Hotel Ekonomi Rp 264.310.807.036.395.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 476.270.310.025. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.792.025.084.036.123.00 dan Pajak Hotel Ekonomi sebesar Rp264.Hotel Melati Rp 1.036.045.Dana Untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2. Kesalahan Pembebanan (dicatat tapi salah akun) 1.melakukan pencatatan atas kejadian tersebut sampai dengan akhir tahun anggaran.00 2) Akun Utang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Saldo setelah koreksi Rp 476.00 .952.952. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 1.00 Pajak Hotel .00 Atas koreksi tersebut.2.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.123.Hotel Berbintang Rp 1.098.874.098.Hotel Ekonomi Rp 264.395.025. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun EDU .00 yang keseluruhannya dicatat dalam Pajak Hotel Berbintang.00 Utang Jangka Pendek Utang Pajak Rp 476.Dana Untuk Pembayaran Rp 476.00 Pajak Hotel .045.084.395.310.513.123.2.Hotel Melati Rp 1.036.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 1.395.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.310. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Pajak Hotel Melati sebesar Rp1.045.Hotel Berbintang Rp 1.098.792.599.792.792.395.792.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 476.084. 2.036.

Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 2.00 2) Akun Pajak Hotel .00) Saldo setelah koreksi Rp 8.096.045.145.824.Penjual Rp 477.652.506.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.947. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Pajak Restoran-Kios/Karaoke sebesar Rp1.506.084.947.096.624.00 dan Pajak Restoran-Penjual Makanan/ Minuman (Harian) sebesar Rp477.00 .Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 yang dicatat dalam Pajak Restoran-Bar dan Pajak Restoran-Restoran/Rumah Makan/Warung Nasi.824.451.Hotel Berbintang Saldo sebelum koreksi Rp 9.550.550.145.Bar Rp 1.518.605.00 Atas koreksi tersebut.310.134.134.154.00 Pajak Restoran .00 Pajak Restoran .Bar Rp 1. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Pajak Restoran .025.819.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.00 3) Akun Pajak Hotel .759. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Hotel . 2.098.084.383.641.00 Saldo setelah koreksi Rp 264.641.025.045.00 Rumah Makan/Warung Nasi Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 2.791.Restoran/ Rumah Rp 1.154.00 Makanan/Minuman (Harian) Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pajak Restoran .181.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 264.491.759. Pajak Restoran-Rumah Kopi/ Minum Dingin sebesar Rp216.451.Restoran/ Rp 1.Hotel Ekonomi Saldo sebelum koreksi Rp 0.Hotel Melati Saldo sebelum koreksi Rp 0.00.952.098.383.641.Kios/Karaoke Rp 1.00 Pajak Restoran .Kios/Karaoke Rp 1.747.00 Kopi/Minum Dingin Pajak Restoran .00 Makan/Warung Nasi Pajak Restoran .824.947.605.791.00 Pajak Restoran .616.036.123.952.518.Rumah Rp 216.819.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.

584. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.792.217.641.00 Penyediaan Disk .Kios/Karaoke Saldo sebelum koreksi Rp 0.285.819.Penjual Rp 477.Diskotik/Klub Malam/Karaoke sebesar Rp1.096.553.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.947.342.451.00 5) Akun Pajak Restoran .145.506.759.00 dan Pajak Hiburan-Fitnes/Kebugaransebesar Rp102.00 Makanan/Minuman (Harian) Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.506. Pajak Hiburan .00 Saldo setelah koreksi Rp 216. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Restoran .145.729.Restoran/ Rumah Makan/Warung Nasi Saldo sebelum koreksi Rp 10.Rumah Rp 216.00 2) Akun Pajak Restoran .00) Saldo setelah koreksi Rp 565.506.388.00 yang keseluruhannya dicatat dalam Pajak HiburanBioskop/Penyediaan Disk.791.00 Atas koreksi tersebut.210.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 477.767.824.947.210.096.134.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.00) Saldo setelah koreksi Rp 9.689.284.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 216.Pajak Restoran .00 4) Akun Pajak Restoran . Pajak Hiburan-Bilyard/ Ketangkasan/Pijat sebesar Rp703.Bar Saldo sebelum koreksi Rp 1.Penjual Makanan/Minuman (Harian) Saldo sebelum koreksi Rp 0.154.929.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.096.221.Rumah Kopi/Minum Dingin Saldo sebelum koreksi Rp 0.641.819. 3.938.718.564.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.221.00 3) Akun Pajak Restoran .449.383.520.824.190.284. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 2.438.00.Bioskop/ Rp 2.00 Pajak Hiburan .819.00. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Pajak Hiburan-Pertunjukan Kesenian dan Musik sebesar Rp186.739.00 Kopi/Minum Dingin Pajak Restoran .949.00 Saldo setelah koreksi Rp 477.145.

221.553.753.210.767.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 2.00 703.195.00 Pajak Hiburan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.553.438.792.938.210.Bioskop/ Rp 2.438.00 Rp 1.388.00 Saldo setelah koreksi 3) Akun Pajak Hiburan .217.Pertunjukan Kesenian dan Musik Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Rp Rp Rp Rp 186.00) Saldo setelah koreksi 2) Akun Pajak Hiburan .221.Bilyard/ Ketangkasan/Pijat Pajak Hiburan .210.Bilyard/ Ketangkasan/Pijat Pajak Hiburan .553.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 703.792.00 1.00 .285.00 Rp 985.Diskotik/Klub Malam/ Karaoke Saldo sebelum koreksi Rp 0.284.112.938.284.767.217.396.767.00 Saldo setelah koreksi Rp Rp Rp Rp 186.532.00 102.00 1.767.00 Rp 186.00 Saldo setelah koreksi Rp 703.Pertunjukan Kesenian dan Musik Pajak Hiburan .342.342. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Hiburan .Bioskop/Penyediaan Disk Saldo sebelum koreksi Rp 3.00 703.438.217.938.342.221.792.553.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.388.Pertunjukan Kesenian dan Musik Pajak Hiburan .Diskotik/Klub Malam/ Karaoke Pajak Hiburan .285.217.938.342.438.Fitnes/ Kebugaran Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Pajak Hiburan .792.Bilyard/ Ketangkasan/Pijat Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 102.284.00 4) Akun Pajak Hiburan .Fitnes/ Kebugaran Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.Diskotik/Klub Malam/ Karaoke Pajak Hiburan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 186.00 Penyediaan Disk Pajak Hiburan .

438. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. 5. 4.250.250.285.438.250.438.438.00 Atas koreksi tersebut.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 9.5) Akun Pajak Hiburan .250. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 9.285.00 Atas koreksi tersebut.250. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Pelayanan Kebersihan-Komunal sebesar Rp534.388.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 102.Fitnes/Kebugaran Saldo sebelum koreksi Rp 0.250.00 .00 .434.00 yang dicatat dalam Retribusi Pelayanan Kesehatan-Rawat Inap Umum.792.005.Rawat Jalan Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.438.250.438.250.00 Saldo setelah koreksi Rp 9.Rawat Jalan Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.438.250.00 yang dicatat dalam Retribusi Pelayanan Kebersihan- .255.00 Saldo setelah koreksi Rp 102.00 Rawat Inap Umum Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.Rawat Inap Umum Saldo sebelum koreksi Rp 358. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Pelayanan Kesehatan-Rawat Jalan sebesar Rp9.Rawat Jalan Saldo sebelum koreksi Rp 0.438.00) Saldo setelah koreksi Rp 349.438. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pelayanan Kesehatan .00 Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.355.00 .Rawat Inap Umum Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 9.388.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (9.250.438.00 2) Akun Retribusi Pelayanan Kesehatan .872.00 Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp 9.

020.972.658.895.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (519.00 – Individual Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 15.050.00 3) Akun Retribusi Pelayanan Kebersihan .171.00 Individual Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 15.020.00 2) Akun Retribusi Pelayanan Kebersihan .Sampah Luar Biasa Saldo sebelum koreksi Rp 193.772.00.184.184.00.772.792.00) Saldo setelah koreksi Rp 531.792.355.00) Saldo setelah koreksi Rp 178.00 Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 519.450.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.355.691.171.200.020. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Terminal-Fasilitas Penunjang yang dicatat dalam Retribusi Terminal-Bus Umum sebesar Rp3.184.772.355.00 .Sampah Luar Biasa Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 534.00 Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 534.772. 6.875. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 534.184. . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Komunal Saldo sebelum koreksi Rp 738.00 – Komunal Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.273.000.000.792.355.541.251.00 – Komunal Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pelayanan Kebersihan – Rp 519.00 dan Retribusi Pelayanan KebersihanSampah Luar Biasa sebesar Rp15.171.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 534.020.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (15.Individual sebesar Rp519.Individual Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Atas koreksi tersebut.140.355.792.171.020. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pelayanan Kebersihan .712.792.00 Sampah Luar Biasa Retribusi Pelayanan Kebersihan Rp 534.

Bus Umum Rp 3.00 Pemadam Kebakaran-Hidrant Per Unit Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 10.Fasilitas Penunjang Saldo sebelum koreksi Rp 0.Fasilitas Rp 3.140.00 yang dicatat dalam Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran-Rumah Usaha.000.470.00 dan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran-Hidrant Per Unit sebesar Rp10.000.630.140.160. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Terminal .000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (3.801.Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 3.000.140.000.000.140.140.140.140.00 Retribusi Terminal .000.567.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 3.470.000.630.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Penunjang Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.941. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 15.00 2) Akun Retribusi Terminal . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Pemadam Kebakaran-Rumah Usaha Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 15.400.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 3.000.Bus Umum Rp 3.Bus Umum Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.140.Kendaraan Bermotor .00 Pemadam Kebakaran .00 Retribusi Terminal .00 Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 5.160.564.00 Retribusi Terminal .140.000.000.00 Atas koreksi tersebut.400.00 Penunjang Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Terminal .000.000. 7.000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran-Kendaraan Bermotor sebesar Rp5.Fasilitas Rp 3.630.00 Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 15.000.

000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .470.00 Atas koreksi tersebut.00 3) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .00 Saldo setelah koreksi Rp 10.Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 15.630.160.474.000. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 16.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 244.350. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga-Tempat Olahraga sebesar Rp16.00 Pemadam Kebakaran .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 10.00 2) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.000.000.000.000.000.350.844.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (15.500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 5.Rumah Usaha Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 5.000. 8.000.00 Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.Hidrant Per Unit Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Rp 10.850.00 Kebakaran .00.000.000.630.00 yang dicatat dalam Retribusi Tempat Rekreasi & OlahragaTempat Rekreasi sebesar Rp16.Hidrant Per Unit Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Saldo setelah koreksi Rp 5.00 dan Retribusi Penyeberangan ke pulau lainnya sebesar Rp500.470.000.470.00 pulau lainnya .Kendaraan Bermotor Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Olahraga .160.500.Rumah Usaha Saldo sebelum koreksi Rp 260.160.Tempat Rekreasi Retribusi Penyeberangan ke Rp 500.000.850.Kendaraan Bermotor Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Pemadam Kebakaran .

00 Olahraga .00 2) Akun Retribusi Penyeberangan ke pulau lainnya Saldo sebelum koreksi Rp 12.000.00.850.00) Saldo setelah koreksi Rp 12.850.715.836.00 dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Balik Nama sebesar Rp36.449.000.850.00) Saldo setelah koreksi Rp 369.00 Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (16.00 Rp 839.350.Tempat Olahraga Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 16.000.00 lainnya Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.Tempat Rekreasi Retribusi Penyeberangan ke pulau Rp 500.00 yang dicatat dalam Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-IMB seluruhnya sebesar Rp839.855.836. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 16.Tempat Olahraga Saldo sebelum koreksi Rp 0.488.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (500.00 Olahraga .836.000.00 Olahraga .349.000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Penambahan sebesar Rp651.850.215.000.00 Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Retribusi Izin Mendirikan Bangunan – IMB Rp 839.00 Saldo setelah koreksi Rp 16.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .000. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Renovasi sebesar Rp25.000.000.00 Atas koreksi tersebut.709.524.350.174. 9. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan-Pemutihan sebesar Rp125.000.00.00 3) Akun Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .000.000.Tempat Olahraga Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Tempat Rekreasi & Rp 16.Tempat Rekreasi Saldo sebelum koreksi Rp 385.784.100.000.449.00 .000.449.850.

449.359.00 25.836.784.Balik Nama Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Mendirikan Bangunan Rp 839.30 659.709.519.00 6.00 – IMB Rp Retribusi Izin Mendirikan Bangunan – Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Renovasi Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Pemutihan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan .907.Penambahan Saldo sebelum koreksi Rp 7.449.00 177.784.709.151.000.00 125.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 25.784.994.00 .709.000.000.650.500.100.Pemutihan Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.200.30 Koreksi tambah (kurang) Rp 839.449.100.855.424.834.00 Saldo setelah koreksi Rp 651.349.000.488.100.349.Balik Nama Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.682.00 Saldo setelah koreksi Rp 2) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .836.IMB Saldo sebelum koreksi Rp 7.488.Renovasi Saldo sebelum koreksi Rp 151.855.00 Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Renovasi Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan – Pemutihan Retribusi Izin Mendirikan Rp Bangunan .349.00 125.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 125.855.00 651.784.762.975.00 Saldo setelah koreksi Rp 3) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 839.836.00 Saldo setelah koreksi Rp 4) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .00 36. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .100.00 36.00 25.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 651.00 125.000.

000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (186.000.00 Baru Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 186.961.00 Retribusi Izin Gangguan Rp 186.00 Retribusi Izin Gangguan .961.000.961.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Gangguan .5) Akun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .000.00 Saldo setelah koreksi Rp 36.000. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 186.000.961.961.000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Trayek-Kendaraan Tidak Bermotor yang dicatat dalam Retribusi Izin Trayek-Angkutan Umum sebesar Rp29.961.00 2) Akun Retribusi Izin Gangguan .189.488.Perpanjangan SITU Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 186.SITU Baru Saldo sebelum koreksi Rp 436. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Gangguan-Perpanjangan SITU yang dicatat dalam Retribusi Izin Gangguan-SITU Baru sebesar Rp186.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 249.000.150. 10.488.000.00.SITU Rp 186.00 Perpanjangan SITU Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.000.00 Atas koreksi tersebut. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.961.00.000.00 Perpanjangan SITU Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Gangguan . 11.961.00 Saldo setelah koreksi Rp 186.961.Balik Nama Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.699.00 Baru Retribusi Izin Gangguan Rp 186.961. .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 36.000.00 Atas koreksi tersebut. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.SITU Rp 186.

632. Retribusi Izin Industri dan Perdagangan.00 Retribusi Izin Trayek Rp 29.699.000.00 .000.639.Angkutan Umum Saldo sebelum koreksi Rp 623.500. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .332.699.699.699.00 Kendaraan Tidak Bermotor Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Daftar Industri sebesar Rp41.00 Retribusi Izin Trayek Rp 29.699.000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Izin Industri dan Perdagangan-Izin Usaha sebesar Rp341.000.750. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Trayek .000.00 Angkutan Umum Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 29.632.00.632.00 Saldo setelah koreksi Rp 29. Retribusi Izin Industri dan Perdagangan-Tanda Daftar Gudang sebesar Rp147.Angkutan Rp 29.000. 12.Tanda Daftar Perusahaan Rp 530.000.00 Atas koreksi tersebut.000.000.500.000.000.00 Umum Retribusi Izin Trayek Rp 29.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (29.000.00 Kendaraan Tidak Bermotor Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Trayek .00 2) Akun Retribusi Izin Trayek .00.000.699.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 593.699.Kendaraan Tidak Bermotor Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 yang dicatat dalam Retribusi Izin Industri dan Perdagangan-Tanda Daftar Perusahaan sebesar Rp530.940.00 Rp 530.699.699.000.00.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 29.550.Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 29.

Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 530.00 Saldo setelah koreksi Rp 41.000.000.00 Perdagangan .632.550.750.00 3) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .00 Perdagangan .000.000.00 Perdagangan .00 Retribusi Izin Industri dan Rp 341.00 Saldo setelah koreksi Rp 341.017.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 41.000.550.00 Saldo setelah koreksi Rp 486.Izin Usaha Retribusi Izin Industri dan Rp 41.440.000.00 2) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .000.750.632.Izin Usaha Retribusi Izin Industri dan Rp 41.00 .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 341.750. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .Tanda Daftar Gudang Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Izin Industri dan Rp 530.Tanda Daftar Gudang Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.550.632.332.00 Perdagangan .Tanda Daftar Industri Retribusi Izin Industri dan Rp 147.000.000.750.Tanda Daftar Industri Saldo sebelum koreksi Rp 0.332.000.000.Tanda Daftar Industri Retribusi Izin Industri dan Rp 147.Tanda Daftar Perusahaan Retribusi Izin Industri dan Rp 341.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 530.072.000.Tanda Daftar Perusahaan Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Perdagangan .000.550.000.Izin Usaha Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Perdagangan .000.00 Perdagangan .

4) Akun Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .150.Izin operasional Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : 32. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Retribusi Informasi dan Rp 32.00 Komunikasi .000.00 2) Akun Retribusi Informasi dan Komunikasi .00.100.00 Komunikasi . Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan untuk penerimaan Retribusi Informasi dan Komunikasi-Izin usaha pameran sebesar Rp31.000.000.Izin operasional Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.000.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 31.00 .850.Izin usaha pameran Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Retribusi Informasi dan Rp 31.000.000.000.332. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 32.100.100.000.000.Tanda Daftar Gudang Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Retribusi Informasi dan Komunikasi Rp .00 Komunikasi .150.00) Saldo setelah koreksi Rp 5.332.Izin perfilman Saldo sebelum koreksi Rp 37.100.000.000.150. Retribusi Informasi dan Komunikasi-Izin operasional sebesar Rp1.050.000. 13.00 Saldo setelah koreksi Rp 147.700.000.00 Atas koreksi tersebut.Izin usaha pameran Retribusi Informasi dan Rp 1.150.00.150.00 Saldo setelah koreksi Rp 31.00 Izin usaha pameran Retribusi Informasi dan Rp 1.00 Komunikasi .000.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Informasi dan Komunikasi .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 147.100.000.Izin perfilman Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 32.050.Izin perfilman Retribusi Informasi dan Komunikasi Rp 31.150.050.00 yang dicatat dalam Retribusi Informasi dan Komunikasi-Izin perfilman sebesar Rp32.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (32.000.

3) Akun Retribusi Informasi dan Komunikasi - Izin operasional Saldo sebelum koreksi Rp 0,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.050.000,00 Saldo setelah koreksi Rp 1.050.000,00 Atas koreksi tersebut, Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. 14. Pada akhir tahun 2003 terdapat saldo piutang pajak daerah sebesar Rp243.749.519,00 dan retribusi daerah sebesar Rp7.576.500,00 yang tidak dicatat Pemerintah Kota Makassar dan pada Tahun Anggaran 2004 terdapat piutang pajak dan retribusi daerah yang telah diterbitkan SKPD dan SKRD namun belum dilunasi (tunggakan tahun 2004) sebesar Rp82.698.700,00. Penerimaan tunggakan pajak dalam Tahun Anggaran 2004 sebesar dicatat oleh Pemerintah Kota Makassar sebagai penerimaan murni pajak daerah. Pemerintah Kota Makassar tidak melakukan penyesuaian Neraca untuk mengakui adanya piutang pajak dan retribusi sehingga dalam Neraca Tahun 2004 tidak tercantum Piutang Pajak dan Piutang Retribusi. Atas transaksi Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 82.698.700,00 Pajak Hotel - Berbintang Rp 73.000.000,00 Pajak Restoran – Kios/Karaoke Rp 9.698.700,00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a. Jurnal pengakuan saldo awal Piutang Pajak dan Piutang Retribusi : Piutang Pajak Rp 243.749.519,00 Piutang Retribusi Rp 7.576.500,00 EDU - Cadangan Piutang Rp 251.326.019,00

Rincian Saldo Awal Piutang Pajak dan Retribusi :
Piutang Pajak Hotel Piutang Pajak Restoran Piutang Pajak Hiburan Rp Rp Rp 206.469.473,00 32.246.621,00 5.033.425,00

Piutang Retribusi Alat Pemadam Rp 7.576.500,00 b. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 :

Pajak Hotel - Berbintang Rp 73.000.000,00 Pajak Restoran - Kios/Karaoke Rp 9.698.700,00 Penerimaan Pembiayaan Rp Penerimaan Piutang Tahun Lalu c. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Penerimaan Pembiayaan Rp 82.698.700,00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Pajak Rp

82.698.700,00

82.698.000,00

d. Jurnal pengakuan tunggakan pajak dan retribusi yang terjadi dalam Tahun Anggaran 2004 : Piutang Pajak Rp 233.078.463,00 Piutang Retribusi Rp 651.684.860,00 EDU - Cadangan Piutang Rp 884.763.323,00

Rincian Tunggakan Pajak dan Retribusi Tahun Anggaran 2004 :
Piutang Pajak - Pajak Hotel Piutang Pajak - Pajak Restoran Piutang Pajak - Pajak Hiburan Piutang Retribusi - Pasar Piutang Retribusi - Alat Pemadam Rp Rp Rp Rp Rp 33.251.000,00 180.890.091,00 18.937.372,00 27.697.500,00 15.193.360,00 7.381.000,00

Piutang Retribusi - Tempat Rekreasi Rp

Piutang Retribusi - IMB - PD BPR Rp 601.413.000,00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada :

a. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan - Pajak Hotel Saldo sebelum koreksi Rp 9.491.652.747,00 Koreksi tambah (kurang) Rp (73.000.000,00) Saldo setelah koreksi Rp 9.418.652.747,00 2) Akun Pendapatan - Pajak Restoran Saldo sebelum koreksi Rp 12.534.209.908,00 Koreksi tambah (kurang) Rp (9.698.700,00) Saldo setelah koreksi Rp 12.524.511.208,00 3) Akun Penerimaan Pembiayaan - Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 0,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 82.698.700,00 Saldo setelah koreksi Rp 82.698.700,00 b. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Aktiva Lancar - Piutang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 161.050.819,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 233.078.463,00 Saldo setelah koreksi Rp 394.129.282,00 2) Akun Aktiva Lancar - Piutang Retribusi Saldo sebelum koreksi Rp 7.576.500,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 652.134.860,00 Saldo setelah koreksi Rp 659.711.360,00 3) Akun EDU - Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 13.749.602.835,62 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.053.840.642,00 Saldo setelah koreksi Rp 14.803.443.477,62

c. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pajak Daerah - Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 55.020.706.015,00 Koreksi tambah (kurang) Rp (82.698.700,00) Saldo setelah koreksi Rp 54.938.007.315,00 2) Akun Penerimaan Piutang Tahun Lalu - Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0,00 Koreksi tambah (kurang) Rp 82.698.700,00 Saldo setelah koreksi Rp 82.698.700,00 Atas koreksi tersebut, Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. 15. Pada Tahun Anggaran 2003 Pemerintah Kota Makassar dhi. Dinas Cipta Karya mengadakan perjanjian kerja sama dengan PT. Duta Niaga Jumantara untuk penggunaan tiang lampu jalan sebagai media iklan, dengan syarat PT Duta Niaga Jumantara menanggung seluruh biaya pemeliharaan lampu jalan yang digunakan dan berhubungan langsung dengan PT. PLN untuk pembayaran tagihan rekening listriknya. Maka seluruh pendapatan dan biaya yang timbul akibat perjanjian tersebut bukan merupakan hak ataupun kewajiban Pemerintah Kota Makassar. Namun dalam pelaksanaannya, PT. Duta Niaga Jumantara tidak melakukan pembayaran tagihan listrik secara langsung sehingga oleh PT. PLN biaya yang seharusnya menjadi tanggungan PT. Duta Niaga Jumantara dibebankan pada rekening Penerangan Jalan Umum dan dipotong langsung dari hasil pemungutan Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Pada akhir Tahun Anggaran 2003 terdapat saldo piutang PT. Duta Niaga Jumantara yaitu penerimaan PPJ yang dipotong oleh PT. PLN pada Tahun Anggaran 2003 sebesar Rp9.712.760,00 dan telah disetor ke Kas Daerah pada Tahun Anggaran 2004. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi tersebut sebagai berikut : Kas Rp 9.712.760,00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 9.712.760,00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 9.712.760,00 Penerimaan Pembiayaan Rp 9.712.760,00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu 16. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat tagihan biaya listrik PT. Duta Niaga Jumantara sebesar Rp27.892.970,00 yang dikompensasikan dengan penerimaan PPJ. PT. Duta Niaga Jumantara baru menyetor ke kas daerah sebesar Rp13.515.145,00 sehingga masih terdapat piutang PT. Duta Niaga

00.760.970.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu c.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 9. Duta Niaga Jumantara per 31 Desember 2004 : Piutang Lain-lain Rp 14. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Penerimaan Pembiayaan .00 Penerimaan Pembiayaan Rp 9.00 Biaya PJU Rp 27.892.712.825.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 13.Rp 9. Jurnal balik untuk mengoreksi pengakuan biaya PJU (biaya tagihan listrik PT. 15 dan 16.00 f.712.970.760.825.892.915.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 3.630.712.712.892.00 d.515.515.00 Pendapatan PPJ Rp 3.00 EDU .599.712.970.00 dicatat sebagai berikut : Kas Rp 13.Cadangan Piutang Rp 9.760.970.760.760.377.Cadangan Piutang Rp 14.00 Penerimaan – PPJ Rp 27.377.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 13. Jurnal reklasifikasi penerimaan yang dicatat sebagai penerimaan PPJ yang seharusnya dicatat sebagai penerimaan lain-lain : Pendapatan PPJ Rp 3.970.00 EDU .825.00 .377. Duta Niaga Jumantara) yang dikompensasikan dengan penerimaan PPJ : Pendapatan PPJ Rp 27.892.630.00 Sedangkan penerimaan dari PT.915.630. Pemerintah Kota Makassar mencatat pengeluaran sebesar Rp27.00 dengan mengkompensasikan dengan Penerimaan PPJ sebagai berikut : Biaya PJU Rp 27. Duta Niaga Jumantara sebesar Rp13.712. Jurnal pengakuan saldo awal Piutang Lain-lain : Piutang Lain-lain Rp 9.145.145.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Lain-lain Rp 9.00 Untuk permasalahan No.760.892.00 b.915.145.00 e. BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.Jumantara per 31 Desember 2004 sebesar Rp14.145.915. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004: Lain-lain PAD Yang Sah Rp 9.515. Jurnal pengakuan adanya piutang PT.515.

Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Piutang Lain-lain – PT Duta Niaga Jumantara Saldo sebelum koreksi Rp 0.00) Saldo setelah koreksi Rp 6.00) Saldo setelah koreksi Rp 14.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 14.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.33 2) Akun Pendapatan Pajak Daerah .892.00 .970.377.797.33 2) Akun Pendapatan .158.971.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.290.013.825.712.715.938.115.00 Saldo setelah koreksi Rp 14.00 2) Akun EDU .797.284.524.302.315.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (27.477.698.00 Saldo setelah koreksi Rp 92.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 82.772.00 3) Akun Belanja .571.321.564.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 9.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (31.377.00) Saldo setelah koreksi Rp 54.00) Saldo setelah koreksi Rp 24.377.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 14.Biaya PJU Saldo sebelum koreksi Rp 14.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Saldo setelah koreksi Rp 14.825.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 54.411. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .443.460.808.600.817.028.682.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 14.906.198.623.808.825.420.292.755.62 c.821.130.007.600.981.803.700.Lain-lain PAD Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.201.286.331.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (5. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (31.145.Dengan koreksi-koreksi tersebut di atas maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 4) Akun Penerimaan Pembiayaan .PPJ Saldo sebelum koreksi Rp 25.789.760.00 b.130.744.

626.194. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004: Lain-lain PAD yang Sah Rp 2.885. Atas transaksi tersebut.970.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00 Saldo setelah koreksi Rp 92.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Lain-lain Rp 2.626.00 Atas koreksi tersebut.00 Restitusi PPh Pasal 21 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 2. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Penerimaan Pembiayaan Rp 2.00 b.267.626.712.Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 82.684.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.194.374.760.194.684. Jurnal pengakuan saldo awal : Piutang Lain-lain Rp 2.684. Pada Tahun Anggaran 2004 terjadi transaksi penerimaan restitusi PPh Pasal 21 Pegawai Kota Makassar sebesar Rp2.Cadangan Piutang Rp 2.00 EDU .00 .957.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (27.194.626. 17.684.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.684.684.194.913.194.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 9.626.626.684.892.194.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu c.194.684.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 2.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.987.626.460.626.684.00 4) Akun Penerimaan Piutang Tahun Lalu .698.626.626.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 2.684.00.684. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .3) Akun Belanja Barang dan Jasa .194.626.626. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi di atas sebagai berikut : Kas Rp 2.684.194.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.194.Restitusi Pajak Penghasilan Pasal 21-PNS Saldo sebelum koreksi Rp 2.194.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 91.700.194.684.626.411.BAU .00 Restitusi PPh Pasal 21 Penerimaan Pembiayaan Rp 2.

00 Bermotor Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 69.038.340.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.626.00.340.00 b. Pada Tahun Anggaran 2003 terdapat saldo piutang angsuran cicilan kendaraan bermotor sebesar Rp147.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.194. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.144.00 Atas koreksi tersebut.00 EDU .545.340.684.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.028.340.524.625.340.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 69.625.684.460.00 b.340. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .545.284.897.00 Angsuran Cicilan Kendaraan Rp 69.545.Cadangan Piutang Rp 147. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 69.626.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .194.340.411.545.625.144.287.545.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.545.340.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.038.684.194. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 : Angsuran Cicilan Kendaraan Rp 69.2) Akun Penerimaan Pembiayaan .00 Bermotor Penerimaan Pembiayaan Rp 69.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu .411.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 92.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.089.00. Penyetoran dalam Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp69.344. 18.340.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 92.287.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a. Jurnal pengakuan saldo awal Neraca per 1 Januari 2004 : Piutang Lain-lain Rp 147.626.340.545.460.

Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 2.545.340.080.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.287. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .00 Atas koreksi tersebut.038.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.000.144.897. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .352. 19.817.821.583.340.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 69.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 78.Angsuran Cicilan Kendaraan Bermotor Saldo sebelum koreksi Rp 69.901.00 Saldo setelah koreksi Rp 78.545.089.344.545.545.340.895.080.004.080.c. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan atas penerimaan Lain-lain Pendapatan Yang Sah yang dicatat sebagai realisasi Retribusi Daerah.340.62 c.340.287.356.545.00 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .000.00 Saldo setelah koreksi Rp 14.000.302.356.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Atas transaksi-transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : . Jurnal penyesuaian Neraca : Penerimaan Pembiayaan Rp 69.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .302.545.62 Koreksi tambah (kurang) Rp 78.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 69.Piutang Lain-lain Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 2) Akun EDU . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Cadangan Piutang Saldo sebelum koreksi Rp 14.484.038.020.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (69.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Lain-lain Rp 69.00 b.340.545.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (69.340.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.583.144.484.00 Saldo setelah koreksi Rp 2. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Aktiva Lancar .

450.000.000.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 8.363.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (500.00) Saldo setelah koreksi Rp 249.00 .000.000.000.00 3) Akun Retribusi Izin Trayek .452.Rumah Usaha Saldo sebelum koreksi Rp 244.000.500.189.940.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.394.000.00 4) Akun Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah .00 Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah – Penggalian Jalan Rp 500.000.Kas Rp 8.Angkutan Umum Saldo sebelum koreksi Rp 593.00 Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 8.000.00 Retribusi Izin Trayek – Angkutan Umum Rp 500.844.00 Umum Retribusi Pemakaian Kekayaan Rp 500.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (500.00 Pemadam Kebakaran – Rumah Usaha Retribusi Izin Gangguan – SITU Rp 1.00 Baru Retribusi Izin Trayek – Angkutan Rp 500.00) Saldo setelah koreksi Rp 593.Penggalian Jalan Saldo sebelum koreksi Rp 137.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.189.452.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (8.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Pemeriksaan Alat Rp 8.000.500.500.450.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 8.452.00 Pemadam Kebakaran – Rumah Usaha Retribusi Izin Gangguan – SITU Baru Rp 1.00) Saldo setelah koreksi Rp 137.00 2) Akun Retribusi Izin Gangguan – SITU Baru Saldo sebelum koreksi Rp 249.364.000.940.000.452.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 236.000.00 Daerah – Penggalian Jalan Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 8. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .450.500.

295. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Retribusi . Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 133.163.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 133.000.843.000.33 b.00 Saldo setelah koreksi Rp 133.00) Saldo setelah koreksi Rp 24.163.00 Penerimaan Royalti Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Retribusi Tempat Rekreasi Rp 133. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.452.004.201.30 Koreksi tambah (kurang) Rp (8.000.286.000.000.623.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.020.000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembukuan atas penerimaan royalti dari PT.000.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 24. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .30 2) Akun Lain-lain PAD .000.000. Putra-putra Nusantara yang dibukukan sebagai penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi.000.028.708.000.33 Atas koreksi tersebut.000.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 133.295.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (133.000. 20.174.075.452.452.174.00 Penerimaan Royalti Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.717.000.000.201.352.00 2) Akun Retribusi Tempat Rekreasi Saldo sebelum koreksi Rp 369.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 133.00 .000.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 236.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 133.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.000.000.5) Akun Lain-lain PAD Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.000.000.Lain-lain PAD Yang Sah – Penerimaan Royalti Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Retribusi Tempat Rekreasi Rp 133.804.004.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 8.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 8.

Cadangan Piutang Rp 4.843.163.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.360. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.804.000.000.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 4.000.163.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 24.000. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 4.004. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat transaksi penerimaan setoran Piutang Sisa UUDP Tahun-Tahun Lalu sebesar Rp4.00 Kekayaan Daerah Penerimaan Pembiayaan Rp 4. saldo per 31 Desember 2003 sebesar Rp295.200.30 Atas koreksi tersebut.30 Koreksi tambah (kurang) Rp (133.000.33 2) Akun Retribusi .843.000.000.00 Piutang Lain-lain – Sisa UUDP Rp 4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (4.161.484.028.000.200.000.00 Penerimaan Ganti Rugi Atas Rp 4.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.00) Saldo setelah koreksi Rp 24.200.00.200.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 133.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 4.000.200.000.468. 21.00 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .000.575.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.200.356.708. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .200.583.000.200.783.200.000.00 Penerimaan Piutang Tahun Lalu Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Penerimaan Ganti Rugi Atas Rp 4.62.000.484.000.200.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .Penerimaan Ganti Rugi Atas Kekayaan Daerah Saldo sebelum koreksi Rp 4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Saldo sebelum koreksi Rp 2.200.b.00 Kekayaan Daerah EDU .00 .004.200.804.318.

967.865.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Dibayar Dimuka Rp 2.004.00 Kecamatan Makassar Belanja Dibayar Dimuka .00 Atas koreksi tersebut.750.Penerimaan Utang Pajak .Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.804.00 Daerah – Dinas Tata Bangunan Belanja Cetak dan Penggandaan Rp 1.00 Daerah – Dinas Tata Bangunan Belanja Cetak dan Penggandaan Rp 1.139.00 .855.102.00 Daerah .157.200.00 EDU .000.604. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.004. 22.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.800.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.865.000.200.Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 UUDP Dropping Belanja Perjalanan Dinas Luar Rp 2.UUDP Dropping Rp 110.050.b.000.000.150.050.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (4.962.200.950.Dinas Tata Bangunan Belanja Cetak & Penggandaan Rp 10.050.00 Kecamatan Makassar Belanja Dibayar Dimuka .865.050.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Perjalanan Dinas Luar Rp 106.817. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .Sisa Lebih Anggaran Tahun Berjalan Rp 2.UUDP Dropping Pemegang Kas Dinas Tata Bangunan dan Kecamatan Makassar yang dicatat sebagai realisasi belanja dalam Laporan Realisasi Anggaran.800.00 Saldo setelah koreksi Rp 4. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Belanja Perjalanan Dinas Luar Rp 109.161.800.UUDP Dropping Rp 108. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat sisa Belanja Dibayar Dimuka .00 Kecamatan Makassar Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian LRA (Neraca) sebagai berikut : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 2.

050.050.865.901.550.800.992. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah .695.764.817.139.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.913.146.287.950.37 c.036.00 3) Akun Pengeluaran Belanja Dibayar Di Muka . .901.050.00 Saldo setelah koreksi Rp 345. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Belanja Perjalanan Dinas .000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.UUDP Dropping Saldo sebelum koreksi Rp 343.287.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.995.278.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.036.032.BAU .Aktivitas Pembiayaan Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 343.913.035.00 Atas koreksi tersebut.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.Kecamatan Makassar Saldo sebelum koreksi Rp 1.962.00 b.196.629.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 1.865.37 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00 2) Akun EDU .150.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (10.Sisa Lebih Perhitungan Tahun Berjalan Saldo sebelum koreksi Rp 41.237.865.196.855.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.BOP .00 Saldo setelah koreksi Rp 345.00 2) Akun Belanja Barang dan Jasa .050.000.800.196.237.00) Saldo setelah koreksi Rp 106.00 2) Akun Belanja Cetak dan Penggandaan .267.855.00 Saldo setelah koreksi Rp 41.957.050.007.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Dibayar Dimuka .000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (10.Dinas Tata Ruang Saldo sebelum koreksi Rp 109.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.

681.00 .679.00 3) Akun Gaji Pokok . materai dan benda pos lainnya .400.000.00 Biaya perangko.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 4) Akun Gaji Pokok .800.807.SMPN 9 Rp 1.800.00) Saldo setelah koreksi Rp 399.800.521.00 Gaji Pokok .00 Gaji Pokok . materai dan benda Rp 1.000.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan contra pos belanja pada Lain-lain Pendapatan Yang Sah seluruhnya sebesar Rp98.000.00 Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah .000. Atas transaksi-transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 98.000.203.00 Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah Rp – Badan Diklat Biaya perangko.800.000.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 98.100.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : 2.000.Puskesmas Tarakan Rp 90. materai dan benda pos lainnya .800.00) Saldo setelah koreksi Rp 25.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 98.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (90.Badan Diklat Saldo sebelum koreksi Rp 25.00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 98. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah .00.100.Kecamatan Bontoala Saldo sebelum koreksi Rp 1.000.00 pos lainnya .516.SMPN 9 Saldo sebelum koreksi Rp 400.00 2) Akun Biaya perangko.203.800.600.716.Puskesmas Tarakan Saldo sebelum koreksi Rp 253.SMPN 9 Gaji Pokok .800.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00) Saldo setelah koreksi Rp 253.000.Badan Diklat Rp 2.Kecamatan Bontoala Rp 5.000.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.23.Kecamatan Bontoala Rp 5.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.

Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 400.795.335.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.157.393.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 400.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.00 Gaji Pokok Rp 400. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: .00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 400.33 2) Akun Belanja Pegawai .004.00 3) Akun Belanja Barang dan Jasa .987.BAU .00 Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp 400.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Atas koreksi tersebut.5) Akun Lain-lain Pendapatan Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.33 b.347.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.00) Saldo setelah koreksi Rp 302.BAU .075.885.976.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (95.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.294.335.777.800.297.885.505.977.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (98.922.201. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat kesalahan pembebanan penyetoran sisa belanja Tahun Anggaran 2003 yang dibukukan sebagai contra pos Belanja Gaji Pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tahun Anggaran 2004.374.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.797.373.BAU .604. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.987.00 4) Akun Belanja Perjalanan Dinas .33 Koreksi tambah (kurang) Rp (98.922.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Gaji Pokok Rp 400.347.401.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 302.800.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.000.295.157.000.204.800.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 4. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Lain-lain PAD . 24.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Saldo sebelum koreksi Rp 895.976.297.00 Penerimaan Pembiayaan Rp 595.500.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.294.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 302.130.00 .00 Penerimaan Utang Pajak Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Lain-lain PAD Yang Sah Rp 595.401.BAU .00 Penerimaan Pembiayaan Rp 595.298. Pada Tahun Anggaran 2004.00 Penerimaan Utang Pajak Penyesuaian Neraca : EDU – Dana Pembayaran Utang Rp 595.00 Jangka Pendek Utang Pajak Rp 595.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.294.00 Lain-lain PAD Yang Sah Rp 595.130.347.00 Atas koreksi tersebut.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.500. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Lain-lain PAD .500.500.976.700.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.33 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.157.00 b.977.00 yang seharusnya disetor ke Kas Negara.500.33 2) Akun Belanja Pegawai .505.00 Saldo setelah koreksi Rp 895.500.300.33 2) Akun Gaji Pokok .500. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 400.604.377.157.204.00 Saldo setelah koreksi Rp 302.505.347.801. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Kas Rp 595.500. terdapat kesalahan penyetoran PPh Pasal 21 oleh Pemegang Kas Kecamatan Makassar ke Kas Daerah sebesar Rp595.1) Akun Lain-lain Pendapatan Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Kas Rp 595.500. 25.

33 Koreksi tambah (kurang) Rp (595.500.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (595.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.976. Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan .513.500.991.500.00 b.599.910.099.792.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.395.00 c.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.00 Saldo setelah koreksi Rp 595.156.Penerimaan Utang Pajak . Atas kejadian tersebut Pemerintah Kota Makassar hanya melakukan pencatatan sebagai berikut : .505.Aktivitas Operasi Saldo sebelum koreksi Rp 4.Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.381.294.00 Saldo setelah koreksi Rp 2. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah .270. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. 26.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .00) Saldo setelah koreksi Rp 4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 595.513.500. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat pembayaran untuk kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan Sekretariat Daerah Kota Makassar dalam Tahun Anggaran 2003.500.866.157.Penerimaan Utang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 0.Lain-lain PAD Yang Sah Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Saldo setelah koreksi Rp 595.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.801.00 2) Akun EDU – Dana Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.500. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Pajak Saldo sebelum koreksi Rp 476.301.500.00 Saldo setelah koreksi Rp 476.00 Atas koreksi tersebut.294.33 2) Akun Penerimaan Pembiayaan .104.500.292. namun tetap dibukukan sebagai realisasi belanja murni Tahun Anggaran 2004 dan terdapat kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan di Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran serta belum disajikan dalam Neraca per 31 Desember 2004.604.

00 31.800.700.00 Dinas Biaya Pemeliharaan Kendaraan Rp 31.00 Dinas Kas Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.053.425.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja Rp 135.800.700.000.00 Biaya Air Rp 3.542.572.00 Biaya Alat Listrik Rp 13.753.542.00 Pengeluaran Pembiayaan Pembayaran Utang Belanja d.259.172.259.00 Rp 135.00 Rp 87.00 13.Dana Untuk Pembayaran Rp 135.172.00 19.00 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 3.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja b.200.000.191.259.Biaya Perawatan & Pengobatan Rp 3.000.340.00 Lokal Biaya Uang Duka Rp 1.00 .000.364.800.425. Jurnal pengakuan utang dalam Tahun Anggaran 2004 : EDU .00 Pembayaran Utang Belanja Biaya Perawatan dan Pengobatan Lokal Biaya Uang Duka Biaya Alat Listrik Biaya Listrik Biaya Telepon Biaya Air Biaya Penanggulangan Keadaan Darurat Biaya Bahan Bakar Kendaraan Dinas Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas c.00 Darurat Biaya Bahan Bakar Kendaraan Rp 32.072.170.000.00 32.223.259.542.259.191.00 Biaya Listrik Rp 2.000.340.364.00 3.800.223.Dana Untuk Pembayaran Rp 87.259.500.200.572.072.00 Biaya Telepon Rp 28.053. Jurnal reklasifikasi dalam Tahun Anggaran 2004 : Pengeluaran Pembiayaan Rp 135.542.170.00 Biaya Penanggulangan Keadaan Rp 19. Jurnal pengakuan saldo awal Utang Belanja : EDU .00 Rp 135.000.00 1.00 2. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Utang Belanja Rp 135.542.000.500.00 28.542.753.

00) Saldo setelah koreksi Rp 6) Akun Biaya Air Saldo sebelum koreksi Rp 146.450.00 514.514.958.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (13.669.268.000.223.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (19.00) Saldo setelah koreksi Rp 8) Akun Biaya Bahan Bakar Kendaraan Dinas Saldo sebelum koreksi Rp 879.950.946.00) Saldo setelah koreksi Rp 2) Akun Biaya Uang Duka Saldo sebelum koreksi Rp 19.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.000.500.191.00) Saldo setelah koreksi Rp 3) Akun Biaya Alat Listrik Saldo sebelum koreksi Rp 527.000.485.572.340.640.735.00 847.244.425.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (3.000.800.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (31.743.935.617.640.415.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (28.500.753.00 416.613.00) Saldo setelah koreksi Rp 9) Akun Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Saldo sebelum koreksi Rp 448.030.00 142.00) Saldo setelah koreksi Rp 5) Akun Biaya Telepon Saldo sebelum koreksi Rp 577.072.00) Saldo setelah koreksi Rp 7) Akun Biaya Penanggulangan Keadaan Darurat Saldo sebelum koreksi Rp 205.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (32.00) Saldo setelah koreksi Rp 10) Akun Pengeluaran Pembiayaan .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (3.00 186.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.200.000.830.698.458.Pembayaran Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 0.261.498.800.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (1.913.940.415.00 549.170.00 18.000.053.975.00 150.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 4) Akun Biaya Listrik Saldo sebelum koreksi Rp 629.740.00 627.047.00 .700.935.500. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Perawatan dan Pengobatan Lokal Saldo sebelum koreksi Rp 154.

007. 27.548.00 Saldo setelah koreksi Rp 135.347.172.259.912.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 302.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.259. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Lancar .00) Saldo setelah koreksi Rp 22.542.00 c.074.BAU .071.099.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (66.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 10.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 135.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (63. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. namun tetap dibukukan sebagai realisasi belanja murni Tahun Anggaran 2004 dan terdapat kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran dan belum disajikan dalam Neraca per 31 Desember 2004.542.377. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat pembayaran untuk kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh Dinas Cipta Karya dalam Tahun Anggaran 2003.00 b.131.601.768.172.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (5.945. Atas kejadian .700.038.00 4) Akun Pengeluaran Pembiayaan Pembayaran Utang Belanja Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 0.677.40 Koreksi tambah (kurang) Rp 87.BAU .298.463.940.328.00) Saldo setelah koreksi Rp 302.253.259.987.513.042.259.542.866.00 2) Akun Belanja Barang dan Jasa .Koreksi tambah (kurang) Rp 135.BAU .242.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 87.Dana Untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.00 Saldo setelah koreksi Rp 135.342.092.373.819.00 Saldo setelah koreksi Rp 11. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pegawai .00 Atas koreksi tersebut.00 3) Akun Belanja Pemeliharaan .987.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.885.542.976.763.364.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 22.40 2) Akun EDU .800.776.044.364.

000.00 Umum Biaya Pemeliharaan Drainase Rp 41.015.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja Rp 1.091.00 2) Akun Biaya Pemeliharaan Drainase Saldo sebelum koreksi Rp 413.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 c.286.195.00) Saldo setelah koreksi Rp 372.tersebut di atas Pemerintah Kota Makassar hanya melakukan pencatatan sebagai berikut : Biaya Pemeliharaan Bangunan Rp 586.00 Pembayaran Utang Belanja d.500.00 .00 Pembayaran Utang Belanja Biaya Pemeliharaan Bangunan Umum Rp 586.00 Biaya Pemeliharaan Jalan Lingkungan Rp 9.165.Dana Untuk Pembayaran Rp 1.00 Biaya Pemeliharaan Jalan Rp 9.348.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : a.195. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Pemeliharaan Bangunan Umum Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (41.00 Biaya Pemeliharaan Drainase Rp 41.235.235.000.500.000.Dana Untuk Pembayaran Rp 637.195. Jurnal pengakuan saldo awal Utang Belanja : EDU .790.235. Jurnal reklasifikasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 : Pengeluaran Pembiayaan Rp 637.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (586.00 b.195.500.940.695.267.267.091.940.00 Utang Jangka Pendek Utang Belanja Rp 637.040.940. Jurnal pengakuan utang dalam Tahun Anggaran 2004 : EDU .267.267.00 Pengeluaran Pembiayaan Rp 637.665.695.00 Lingkungan Kas Rp 637.695.267.000.360.00) Saldo setelah koreksi Rp 428.195.227.348.267. Jurnal penyesuaian Neraca per 31 Desember 2004 : Utang Belanja Rp 637.596.345.195.790.

912.828.976.00.925.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.000.000.500.949.195. dan Belanja Pemeliharaan Alat Kantor dan Rumah Tangga sebesar Rp462.00) Saldo setelah koreksi Rp 101.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (637.40 2) Akun EDU .195.00.BAU . 28.737.267.00 Atas koreksi tersebut. Atas kejadian tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : .00) Saldo setelah koreksi Rp 21.061.743.00 4) Akun Pengeluaran Pembiayaan .Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 11.526.091. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat belanja pemeliharaan pada Sekretariat Daerah Kota Makassar yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan pembelian inventaris dan penambahan baru aktiva yaitu Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor sebesar Rp894.940. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Pemeliharaan .007.259.737.Dana Untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 2.542.912.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.00.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 637.834.267.00 2) Akun Pengeluaran Pembiayaan .463. Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas sebesar Rp750.526.Pembayaran Utang Belanja Saldo sebelum koreksi Rp 135.500. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Lancar .000.069.195.00 b.790.827.000.Pembayaran Utang Belanja Aktivitas Pembiayaan Saldo sebelum koreksi Rp 135.038.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 22.267.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (9.730.40 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.370.328.348.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 637.348.074.601.500.542.463.259.00 Saldo setelah koreksi Rp 772.423.781.3) Akun Biaya Pemeliharaan Jalan Lingkungan Saldo sebelum koreksi Rp 110.00 Saldo setelah koreksi Rp 12.00 Saldo setelah koreksi Rp 772. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.790.00 c.

069.000.500.00 Komunikasi Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 1.812.743.550.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 19.00 750.00 Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Belanja Pemeliharaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian neraca : Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 443.639.827.107.500.000.812.000.000.639.850.00 Rp 443.805.812.000.00 Belanja Modal Bangunan Gedung Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah Tangga Belanja Modal Alat Studio dan Alat Komunikasi Serta jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 2.500.000.00 .743.827.500.00 dan Rumah Tangga Belanja Pemeliharaan Gedung Rp 894.00 Bangunan Gedung Rp 1.350.107.644.277.277.000.107.500.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Kantor Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Rp 750.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (894.500.639.00 Rp 2.00 Kas Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 443.277.107.000.00 Rp 291.Belanja Pemeliharaan Alat Kantor Rp 462.00 Rp 19.00 Rp 1.000.500.550.00 462.00 Kas Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 443.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 2.00 Rp Rp Rp 894.550.644.500.069.186.550.644.743.549. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor Saldo sebelum koreksi Rp 1.812.639.500.00 Komunikasi Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 1.500.644.277.00 Rumah Tangga Belanja Modal Alat Studio dan Rp 19.00 EDU .00 Rp 2.00 Rumah Tangga Belanja Modal Alat Studio dan Alat Rp 19.500.000.

00 5) Akun Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 2.044.455.00 Saldo setelah koreksi Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.285.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.00 Saldo setelah koreksi Rp 733.500.290.00 4) Akun EDU .636.113.600.102.489.686.000.000.547.210.644.069.671.114.628.00 3) Akun Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.00) Saldo setelah koreksi Rp 98.767.500.00 3) Akun Belanja Modal Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 0.550.500.134.115.620.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (462.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 19.00 Saldo setelah koreksi Rp 10.130.000.600. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 339.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.922.812.600.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 443.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.562.812.600.605.00) Saldo setelah koreksi Rp 364.104.725.00 2) Akun Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 10.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 19.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.550.199.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (750.00 6) Akun Belanja Modal Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 713.105.827.500.103.639.277.00 Saldo setelah koreksi Rp 341.000.2) Akun Belanja Pemeliharaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 561.277.812.500.000.00 4) Akun Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Saldo setelah koreksi Rp 6.588.644.114.044.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 443.925.725.00 b.925.644.500.038.963.00 .735.897.655.267.107.

000.107. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Belanja Intensifikasi/ekstensifikasi Rp 139.000.370.422.500.366.00 Komunikasi Belanja Rp 139.262.00 & koordinasi PBB Kas Rp 139.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 2.00 Belanja Modal Alat Studio dan Rp 49.750.000.000.00 Intensifikasi/ekstensifikasi & koordinasi PBB Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian neraca : Alat Angkutan Rp 90.00 Belanja Modal Alat Studio dan Alat Rp 49.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Alat Angkutan Rp 90.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 59. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00.750.00) Saldo setelah koreksi Rp 19.639.750.000.062. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .000.639.061.000.00 Komunikasi Kas Rp 139.00 Alat Komunikasi .000.00 Atas koreksi tersebut.00 Belanja Modal Alat Angkutan Rp 90.750.750.000.00 Belanja Modal Alat Studio dan Rp 49.c.00 2) Akun Belanja Modal .000.107.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.170.750.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.000.000.BAU .00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 49.281.000.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Alat Angkutan Rp 90.340. Biaya tersebut digunakan untuk membeli mobil sebesar Rp90. 29.000.727.840.000.000.750. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat Biaya Intensifikasi/Ekstensifikasi & Koordinasi PBB yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan pembelian inventaris.00 dan sound system sebesar Rp49.750.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 21.000.781.000.000.750.500.

945.267.750.BAU .00 2) Akun Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.840.115.000.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Intensifikasi/ekstensifikasi & Koordinasi PBB Saldo sebelum koreksi Rp 4.210.366.00 3) Akun Belanja Modal Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 0.722.380.000.00 b.00) Saldo setelah koreksi Rp 91.310.750.945.750.562.Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 139.000.819.116.705.00 Saldo setelah koreksi Rp 63.750.000.380.00 EDU .750.700.968.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.000.00 2) Akun Belanja Modal .115.679.00 c.131. Akun-akun dalam Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Alat Angkutan Saldo sebelum koreksi Rp 63.750.000.700.251.00 2) Akun Belanja Modal Alat Angkutan Saldo sebelum koreksi Rp 0.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.000.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.632.574.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.840.750.000.000.925.750.714.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 91.000.350.267.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 49.00 Saldo setelah koreksi Rp 6.588.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 90.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.251.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 49.000.338.00 3) Akun EDU .Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 90.718.000.655.925.750. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Barang dan Jasa .00 Koreksi tambah (kurang) Rp 49.312.381.00 .000.00 Saldo setelah koreksi Rp 90.170.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 139.

452.000.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 50.000.Biaya Jasa Pihak Ketiga pada pos Bappeda yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan pembelian server sebesar Rp50.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 50.Atas koreksi tersebut.00.000.00 Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 50.000.000.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 10.00 Rumah Tangga Kas Rp 50.000.550.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Barang dan Jasa .600.00 2) Akun Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.000.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00 Rumah Tangga Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 50.000.963.00 EDU .000.000.597. Pada Tahun Anggaran 2004 terjadi transaksi Belanja Barang dan Jasa . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.00 Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian neraca : Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 50.000.000.000.000.000.00 Rumah Tangga Biaya Jasa Pihak Ketiga Rp 50.000.600.963.547.502.000.000.000.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 50.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.000.000.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Alat Kantor dan Rp 50. Atas transaksi tersebut Pemerintah Kota Makassar melakukan pencatatan sebagai berikut : Biaya Jasa Pihak Ketiga Rp 50.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (50. 30.00) Saldo setelah koreksi Rp 1.00 .550.Jasa Pihak Ketiga Saldo sebelum koreksi Rp 1.00 Kas Rp 50.000.000.000. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 10.00 b.000.000.000.

00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.400.100.116.00 Gedung Tempat Kerja Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 84.310.000.260.840.840.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.024.100. 31.000.798.000.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.267.000.116.000.BOP .000.00 .000.000.100.00 2) Akun Belanja Modal . Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Biaya Pemeliharaan Bangunan Rp 84.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat Belanja Pemeliharaan .312.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 19.360.00 Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 84.000.100.100.00 Belanja Modal Bangunan Rp 84.2) Akun EDU .115.100.100.000.260.00 Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian Neraca : Bangunan Gedung Rp 84.000.267.00 EDU .00 Gedung Kas Rp 84.100.Biaya Pemeliharaan Bangunan Gedung pada Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan penambahan bangunan gedung sebesar Rp84.00 Tempat Kerja Kas Rp 84.00 Tempat Kerja Biaya Pemeliharaan Bangunan Gedung Rp 84.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.115.00.00 c.100.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (50.00 Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Gedung Rp 84.312.000.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 84.100.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 50.000.024.100.00) Saldo setelah koreksi Rp 19.848. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Barang dan Jasa .000.350.00 Atas koreksi tersebut.

200.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.100.484.534. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .267.840.134.478.100.000. 32.191.00 Saldo setelah koreksi Rp 61.690.216.100.000.534.00 b.100.105.103.044.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.00 2) Akun Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Kerja Saldo sebelum koreksi Rp 104.115.Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.BOP .000.128.00 c.203.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.000.788. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 341.105.840.00 2) Akun EDU .00.00) Saldo setelah koreksi Rp 11.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.00 Atas koreksi tersebut.00 Saldo setelah koreksi Rp 188.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (84.00 Musium Kota Biaya Pemeliharaan – Makam Raja.200.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.00 2) Akun Belanja Modal .Pemeliharaan Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 84.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (84.291.116.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.412.Rp 49.312.218.360.000.100. Pemerintah Kota Makassar mencatat transaksi-transaksi di atas sebagai berikut : Biaya Pemeliharaan – Renovasi Rp 89.000.00 .444.840.115.267.400.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.740.100.000. Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat Belanja Pemeliharaan – Renovasi Musium Kota dan Makam Raja-Raja Tallo pada Dinas Pariwisata yang seharusnya menambah nilai aktiva tetap karena merupakan penambahan Monumen dan Musium sebesar Rp139.00 Saldo setelah koreksi Rp 341.Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 11.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 84.000.000. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .100.

00 Rp Rp 89.000.000.788.00 .159.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Rp 139.115.000.478.000.00 Rp 139.115.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.690.412.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (49.00 49.267.00 b.478.890.000.478.478.993.478.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (89.478. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Bangunan Monumen dan Tugu Saldo sebelum koreksi Rp 2.000.00 EDU .00 Belanja Modal Bangunan Rp 139.000.788.681.616.788.00 Saldo setelah koreksi Rp 139.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139.000.478.478.00 Saldo setelah koreksi Rp 3.690.484.00 3) Akun Belanja Modal Bangunan Monumen Saldo sebelum koreksi Rp 0.000.756.000.690.000.00 Kas Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Monumen Rp 139.478.993.00 2) Akun EDU .267.00 Dan pada akhir tahun dilakukan penyesuaian Neraca : Bangunan Monumen dan Tugu Rp 139.478.000.Raja Tallo Kas Seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut : Belanja Modal Bangunan Monumen Rp 139.00 Biaya Pemeliharaan – Renovasi Musium Kota Biaya Pemeliharaan – Makam Raja-Raja Tallo Rp 139.000.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 0.Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.000.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.478.000.00 Monumen Jurnal penutup : Ikhtisar Surplus/Defisit Rp 139.478.00 2) Akun Biaya Pemeliharaan – Makam Raja-Raja Tallo Saldo sebelum koreksi Rp 49.623.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 139. Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2004 yaitu: 1) Akun Biaya Pemeliharaan – Renovasi Musium Kota Saldo sebelum koreksi Rp 89.00 Saldo setelah koreksi Rp 2.

Aktivitas Operasi Keluar Saldo sebelum koreksi Rp 11.00 Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.00) Saldo setelah koreksi Rp 3.291.267.623.291.478.506.873.267.996.397.00 Tetap Ekuitas Dana Donasi Rp 4.216.291.115.191. Dalam Neraca per 31 Desember 2004 Pemerintah Kota Makassar masih mencatatnya sebagai Utang Jangka Panjang.291. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.890. Berdasarkan pengujian terhadap akun utang jangka panjang.00.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.000.694.33 terdapat utang yang seharusnya sudah dapat dikelompokkan sebagai utang lancar karena telah jatuh tempo sebesar Rp25. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun EDU – Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo sebelum koreksi Rp 3.174.00 Atas koreksi tersebut. diketahui dari jumlah Ekuitas Dana Diinvestasikan sebear Rp3.07.444.904.c.000. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : .506.00 Atas koreksi tersebut.267.00) Saldo setelah koreksi Rp 61.534.000. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.Aktivitas Investasi Saldo sebelum koreksi Rp 61.623. diketahui dari jumlah sebesar Rp67.00 Saldo setelah koreksi Rp 4.000.291.111.044.534.506. 33.115. terdapat aktiva tetap yang berasal dari donasi sebesar Rp4.700.840.000. Laporan Aliran Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Belanja Pemeliharaan .000.332.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (139.506.840.890.291.283.00) Saldo setelah koreksi Rp 10.000. Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : EDU-Diinvestasikan Dalam Aset Rp 4.00 2) Akun Ekuitas Dana Donasi Saldo sebelum koreksi Rp 0. Berdasarkan data dari Bagian Perlengkapan Pemerintah Kota Makassar. 34.00.384.00 2) Akun Belanja Modal .506.713.506.478.BOP .00 Koreksi tambah (kurang) Rp (4.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.583.

409.176.828.397.00 Alat Pertanian Rp 223.00 .380.07 Saldo setelah koreksi Rp 25.873.463.700.034. Pada akhir Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar melakukan Penyesuaian Neraca untuk Aktiva Tetap dan Aktiva Lain-lain.00 Alat Bengkel Rp 1.996.481.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 25.00 Alat Angkutan Rp 63.700.700.700.873.07 Jangka Panjang Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.701.692.26 3) Akun EDU – Dana Pembayaran Utang Jangka Panjang Saldo sebelum koreksi Rp 67.07 Atas koreksi tersebut.949.397. 2. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Akun Utang Lancar .614.295.777.873.105.3.07 Saldo setelah koreksi Rp 29.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (25.397.07) Saldo setelah koreksi Rp 42.40 Bangunan Air (Irigasi) Rp 15.722.251.650.700.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 25.07 EDU – Dana Pembayaran Utang Rp 25. Kesalahan Pemindahbukuan 1.218.397.397.873.409.531.000.097.000.725.00 Jalan dan Jembatan Rp 317.397.300.011.700.996.397.203.174.397.873.283.174.00 Alat-alat Besar Rp 154.07 Jangka Pendek EDU – Dana Pembayaran Utang Rp 25.Utang Pemerintah Pusat Saldo sebelum koreksi Rp 0.953. antara lain berikut: Tanah Rp 2.700.873.118.344.295.07) Saldo setelah koreksi Rp 42.00 Instalasi Rp 7.700.Utang Jangka Panjang Rp 25. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada Laporan Keuangannya.420.33 Koreksi tambah (kurang) Rp (25.26 4) Akun EDU – Dana Pembayaran Utang Jangka Pendek Saldo sebelum koreksi Rp 3.700.602.787.873.777.07 2) Akun Utang Jangka Panjang Saldo sebelum koreksi Rp 67.403.397.00 Bangunan Gedung Rp 341.07 Utang Pemerintah Pusat Rp 25.860.2.283.873.000.873.

916.00 Instalasi Rp 896.00 Jalan dan Jembatan Rp 92.00 EDU .00 Instalasi Rp 6.00 EDU .172.524.579.00 Buku / Perpustakaan Rp 181.000.597.000.375.052.00 Alat Pertanian Rp 15.000.336.110.372.00 Bangunan Gedung Rp 414.336.000.863.000.00 Alat Bengkel Rp 137.00 Bangunan Air (Irigasi) Rp 151.750.00 Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 3.880.000.40 Bangunan Air (Irigasi) Rp 15. Aktiva Lainlain dan Belanja Modal terdapat kesalahan pemindahbukuan/pengelompokan akun Belanja Modal sehingga seharusnya transaksi tersebut dicatat sebagai berikut: Tanah Rp 2.140.40 Tetap Berdasarkan hasil pengujian terhadap saldo akun Aktiva Tetap.705.00 Alat Pertanian Rp 238.072.925.000.174.904.108.176.908.Diinvestasikan Dalam Aset Rp 3.329.00 Bangunan Dalam Pengerjaan Rp 1.150.830.00 Alat-alat Besar Rp 158.963.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 4.Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 10.500.000.00 Alat Angkutan Rp 220.425.174.725.000.202.500.953.134.00 .210.950.000.00 Alat Kantor dan Rumah Tangga Rp 13.857.031.000.310.202.278.113.135.658.916.108.500.664.00 Bangunan Gedung Rp 340.00 Barang Bercorak Seni dan Budaya Rp 98.602.804.035.830.733.00 Buku / Perpustakaan Rp 135.000.Diinvestasikan Dalam Aset Rp 3.00 Jalan dan Jembatan Rp 317.600.135.300.125.344.00 Buku / Perpustakaan Rp 45.000.000.973.00 Bangunan Dalam Pengerjaan Rp 1.000.878.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 6.942.502.338.787.00 Alat Bengkel Rp 873.00 Alat Angkutan Rp 63.00 Barang Bercorak Seni dan Budaya Rp 143.00 Alat Studio dan Alat Komunikasi Rp 2.434.00 Alat-alat Besar Rp 4.40 Tetap Sehingga BPK-RI melakukan jurnal koreksi sebagai berikut : Tanah Rp 475.750.772.000.376.

664.602.031.481.00 6.725.502.210.00) Saldo setelah koreksi Rp 4) Instalasi Saldo sebelum koreksi Rp 7.00 63.524.00 .000.950.011.376.00 2.00 340.000.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 475.344.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (414.953.403.00 158.118.00 317.278.942.00) Saldo setelah koreksi Rp 5) Bangunan Gedung Saldo sebelum koreksi Rp 341.880.00 Saldo setelah koreksi Rp 2) Jalan dan Jembatan Saldo sebelum koreksi Rp 317.000.150.034.602.105.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 4.000.000.000.251.176.097.804.40 Koreksi tambah (kurang) Rp 92.310.329.110.140.00 Saldo setelah koreksi Rp 3) Bangunan Air (Irigasi) Saldo sebelum koreksi Rp 15.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (896.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (151.725.00 238.000.000.614.857.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 15.953.787.00 137.203.000.000.750.Barang Bercorak Seni dan Budaya Rp Dengan koreksi tersebut maka terjadi perubahan saldo pada : a.692.787.00 Saldo setelah koreksi Rp 7) Alat Angkutan Saldo sebelum koreksi Rp 63.531.000.00) Saldo setelah koreksi Rp 6) Alat Besar Saldo sebelum koreksi Rp 154.00 Saldo setelah koreksi Rp 45.733.344.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (873.380.750.176.722.134.300.000.300.000.500.052.00) Saldo setelah koreksi Rp 8) Alat Bengkel Saldo sebelum koreksi Rp 1.878.420.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (220.40 15.500. Neraca per 31 Desember 2004 yaitu: 1) Tanah Saldo sebelum koreksi Rp 2.372.00) Saldo setelah koreksi Rp 9) Alat Pertanian Saldo sebelum koreksi Rp 223.000.000.218.

00 Koreksi tambah (kurang) Rp 3.500.125.087.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 1.00 Koreksi tambah (kurang) Rp 45. 2.973.10) Alat Kantor dan Rumah Tangga Saldo sebelum koreksi Rp 10.072.00) Saldo setelah koreksi Rp 4.658.904. Pemerintah Kota Makassar bersedia melakukan koreksi pada laporan keuangannya.034.202. Catatan Pemeriksaan yang mempengaruhi kewajaran Laporan Keuangan Daerah 1.830.830.705.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (45.00 12) Buku / Perpustakaan Saldo sebelum koreksi Rp 135.000.600.00) Saldo setelah koreksi Rp 98.750.000.338.00 Atas koreksi tersebut.3. Catatan Pemeriksaan Hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah yang disajikan oleh Pemerintah Kota Makassar dapat diungkapkan minimal sebanyak 11 (sebelas) catatan pemeriksaan yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Kota Makassar dan DPRD Kota Makassar untuk meningkatkan kualitas laporan keuangannya.000.375.00 Saldo setelah koreksi Rp 181. Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 belum sepenuhnya mengambarkan struktur kekayaan Pemerintah Kota Makassar Hasil pemeriksaan atas Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah per 31 Desember 2004 menunjukkan bahwa struktur kekayaan Pemerintah Kota Makassar belum seluruhnya disajikan.772.925.00 Saldo setelah koreksi Rp 13.859.434.174.00 14) Bangunan Dalam Pengerjaan Saldo sebelum koreksi Rp 6.579. Hal ini terlihat pada beberapa akun dalam Neraca .000.172.908.113.750.000.00 Saldo setelah koreksi Rp 8.425.00 Koreksi tambah (kurang) Rp (2.00 11) Alat Studio dan Alat Komunikasi Saldo sebelum koreksi Rp 6.035.000.000.963.863.885.597.00 13) Barang Bercorak Seni dan Budaya Saldo sebelum koreksi Rp 143.

970.517.Daerah yang belum dicatat sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dengan rincian sebagai berikut : a.244.360.159.360.00. Piutang Retribusi Pasar .720. Piutang Retribusi Alat Pemadam Kebakaran .500. Dari jumlah tersebut terdapat piutang lain-lain yang belum disajikan dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp190.473.00 b. 3) Piutang Lain-lain Berdasarkan pemeriksaan atas bukti-bukti penerimaan daerah Tahun Anggaran 2004 dijumpai jumlah piutang lain-lain seluruhnya sebesar Rp495. terdiri dari : 1) Piutang Pajak Daerah.00.500.Perusahaan Daerah Pasar Makassar Raya sebesar Rp15.Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD.Dinas Peleyanan Darurat dan Pemadam Kebakaran sebesar Rp15.00.711. BPR) sebesar Rp601.00. Piutang Daerah Berdasarkan hasil konfirmasi kepada beberapa dinas/unit kerja pengelola pendapatan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar diketahui bahwa masih terdapat tunggakan pajak dan retribusi daerah sampai dengan 31 Desember 2004 belum terealisasi penerimaannya seluruhnya sebesar Rp1.407.697.438. b.00. terdiri dari : a. Piutang Pajak Hotel sebesar Rp166.00 c.980.660.797.00.62. Piutang Pajak Restoran sebesar Rp203. Piutang Pajak Hiburan sebesar Rp23.175. d.193. Piutang Retribusi Tempat Rekreasi Dinas Pariwisata sebesar Rp27. Piutang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) .00 2) Piutang Retribusi Daerah Hasil konfirmasi pada beberapa dinas/unit kerja pengelola retribusi daerah diperoleh data jumlah tunggakan retribusi daerah per 31 Desember 2004 yang belum dicatat sebagai piutang daerah dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp659.00 c.129.282.334.00 dengan rincian sebagai berikut : . Data tunggakan yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar menunjukkan jumlah tunggakan pajak daerah per 31 Desember 2004 yang belum dicatat sebagai piutang daerah dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp394.012.413. terdiri dari : a.000.

00 piutang Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.517.00.a. Hasil konfirmasi pada dinas/unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar diperoleh data tentang jumlah persediaan bahan pakai habis/material yang sampai dengan 31 Desember 2004 belum dimanfaatkan seluruhnya sebesar Rp262.000. b.00 dicatat sebagai penerimaan Retribusi Tempat Wisata oleh Dinas Pariwisata yang seharusnya merupakan penerimaan royalti.669.00 yang diperoleh dari penyimpanan retribusi daerah pada PD.00.000.000.PERTA/DIPARDA dan No.000.00) (Rp13.000.669.000. Adapun jumlah royalti yang belum diterima oleh belum Pemerintah dicatat Kota – Makassar royalti sebesar dalam Rp13.833.585. Persediaan Bahan Pakai Habis/Material Dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 yang disusun oleh Sub Bagian Pembukuan belum menyajikan persediaan bahan pakai habis/material.000. Jasa Giro Hasil pemeriksaan atas rekening penerimaan pada PD.174.00 sebagai Rp120.00 dan tahun 2004 sebesar Rp133.000. 27/PPN-KPPK/X/03 tanggal 30 Oktober 2003 disepakati bahwa PT. Jumlah royalti yang telah jatuh tempo tahun 2003 adalah sebesar Rp120. Putra-Putra Nusantara No.000.000. 666. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama tentang kontrak penggunaan Pulau Kayangan antara Pemerintah Kota Makassar dengan PT.00.000.000. Penelusuran lebih lanjut atas bukti-bukti penerimaan diperoleh bukti penerimaan royalti dari PT.00 dengan rincian sebagai berikut : . Putra-Putra Nusantara untuk Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp133. Putra-Putra Nusantara selaku pelaksana pengelola Pulau Kayangan diwajibkan membayar royalti penggunaan Pulau Kayangan kepada Pemerintah Kota Makassar setiap tahun selama periode 25 tahun seluruhnya sebesar Rp13.000. BPR.000.416.000.00 Rp133.1/023/S. diketahui terdapat jasa giro sebesar Rp42.000. BPR belum disetor ke Kas Daerah dan sampai dengan per 31 Desember 2004. Sub Bagian Pembukuan belum mencatat sebagai piutang daerah dalam Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004. b. Piutang Royalti Berdasarkan Laporan Realisasi Penerimaan Daerah Tahun Anggaran 2004 khususnya Retribusi Tempat Wisata diketahui bahwa jumlah realisasi penerimaan dalam Tahun Anggaran 2004 adalah sebesar Rp369.334.000.

00 g.000.15.500.00 c) Persediaan karcis retribusi pasar pada PD.00 d) Persediaan karcis retribusi tempat wisata pada Dinas Pariwisata senilai Rp2. Persediaan ATK pada Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran senilai Rp2.000.875.000. sisa karcis yang belum terpakai sampai dengan 31 Desember 2004 seluruhnya senilai Rp20.732.500. Investasi Jangka Panjang Berdasarkan Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 diketahui jumlah Investasi Jangka Panjang-Investasi Aset Daerah yang dipisahkan adalah senilai Rp290.1) Persediaan obat-obatan Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan yaitu persediaan obat-obatan yang disimpan pada gudang farmasi dan belum dimanfaatkan sampai dengan 31 Desember 2004 adalah senilai Rp202.00 dengan rincian sebagai berikut : a) Persediaan karcis pada Dinas Pendapatan Daerah yang belum disalurkan kepada PD. Pasar senilai Rp4. Persediaan ATK pada Dinas Pendapatan Daerah senilai Rp9.00 c.500.434.953. Pada Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar telah melakukan penilaian kembali atas penyerahan aset kepada PD Terminal Makassar Metro dan diketahui bahwa jumlah jumlah .811. Persediaan ATK pada Badan Pengawas Daerah senilai Rp1.00 b.953. Persediaan ATK pada Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Makassar senilai Rp20.00 h.500.00.670.000. Persediaan ATK pada Dinas Cipta Karya senilai Rp1.825. Terminal yaitu Retribusi bus cepat dan bus antar kota (Retribusi Terminal) seluruhnya senilai Rp10.00 e.00 b) Persediaan karcis Retribusi Izin Trayek pada Dinas Perhubungan senilai Rp3. Persediaan ATK pada Dinas Perhubungan senilai Rp218.000.936.537.972. Persediaan ATK pada Dinas Pariwisata senilai Rp147.00 dengan rincian sebagai berikut : a.900.927.00 f.00 d.037.140.00 c. Persediaan ATK pada Dinas Bina Marga senilai Rp2. 2) Persediaan benda berharga Persediaan karcis (benda berharga) pada dinas/unit kerja yang mengelola pendapatan khususnya retribusi daerah yang pelaksanaan pemungutannya menggunakan karcis.160.947.262.500.00 3) Persediaan Alat Tulis Kantor (ATK) Persediaan ATK yang tersisa sampai dengan 31 Desember 2004 dan belum digunakan pada dinas/unit kerja seluruhnya senilai Rp39.400.187.461.

595.087.482.364.00.00.942.500. 4) Pembangunan saluran primer/sekunder dan paving blok yang dilaksanakan oleh Dinas Cipta Karya senilai Rp454. Utang Jangka Pendek Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 belum menyajikan jumlah utang jangka pendek Pemerintah Kota Makassar seluruhnya senilai Rp38. d.609.00 (Rp68. 6. terdiri dari : 1) Pembangunan puskesmas keliling di atas air Dinas Kesehatan senilai Rp220.00.172.00.043.740.482.00 .601. .00.872.730.Rp40.942. Aktiva Lain-lain .601.110.859.40 terdiri dari : a) Utang belanja Sekreretariat Daerah yaitu kegiatan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran sebesar Rp87.509. Dalam Neraca.00) belum disajikan dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.451. yang terdiri dari : 1) Utang Belanja Terdapat utang belanja kegiatan tahun anggaran lalu yang belum dicatat sebagai kewajiban Pemerintah Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp12.872.034.909.885.65% atau senilai pembangunan Rp6. Terminal Makassar Metro masih dicatat senilai Rp40. 2) Pembangunan krisis center PKM Tamalanrea Dinas Kesehatan senilai Rp395. e. Penjelasan tentang Bangunan Dalam Pengerjaan diuraikan selengkapnya dalam Catatan Pemeriksaan No.451.953.909.aset yang telah diserahkan senilai Rp68.00.830.Bangunan Dalam Pengerjaan Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 belum menyajikan nilai bangunan dalam pengerjaan seluruhnya senilai Rp8.242. Investasi Aset Daerah Yang Dipisahkan pada PD. penambahan investasi senilai Rp28. 3) Pembangunan gedung tempat kerja Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Sektor Biringkanaya senilai Rp104.00.00.250.47. 5) Pembangunan gedung menara (tower) kantor Walikota Makassar dan gedung perparkiran Balaikota Makassar yang dilaksanakan secara For Finance Sharing sampai dengan 31 Desember 2004 berdasarkan realisasi fisik yang telah dikerjakan sebesar 18.953.200.00.423.880.912.000.109.

883.292.75.00. b) Utang PPh Pasal 21 Pemegang Kas Kecamatan Makassar sebesar Rp595.661.000.00.548.33.00 d) Utang belanja atas pekerjaan peningkatan jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar senilai Rp3. f.283.07 terdiri dari : a) Depkeu SLA. PPh pasal 21 dan PPh Pasal 22 yang belum disetor ke Kas Negara seluruhnya sebesar Rp476.397. Uraian selengkapnya pada catatan pemeriksaan No.1653-IND) senilai Rp1.061.500.996.873. 3) Utang Pemerintah Pusat Pada Tahun Anggaran 2004 terdapat saldo Utang Jangka Panjang senilai Rp67.871. 17 Pebruari 1982 senilai Rp328.991.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.885.243.524.700.00 telah disetor ke Kas Daerah namun belum disetor ke Kas Negara.829. terdiri dari : a) Utang PPN dan PPh Pasal 21 Pemegang Kas Sekretariat DPRD seluruhnya sebesar Rp43. Ekuitas Dana Donasi Berdasarkan Laporan Hasil Apraizal atas asset Pemerintah Kota Makassar yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2004 diketahui jumlah asset daerah .70.396. Dari jumlah tersebut dapat diketahui bahwa terdapat utang jangka panjang yang sudah jatuh tempo sehingga dapat dikategorikan sebagai utang lancar (utang kepada pemerintah pusat) senilai Rp25.800.615.177.00.790.40.00. e) Utang belanja atas pekerjaan pembangunan mess Pemerintah Daerah Kota Makassar di Jakarta senilai Rp466.00.174.2408-IND) senilai Rp13. c) Depkeu SLA.00. d) Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) senilai Rp10.b) Utang belanja Dinas Cipta Karya atas belanja pemeliharaan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2004 namun belum dibayar sampai dengan akhir tahun anggaran sebesar Rp1.000.913.000.348.947. 7.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.000. 2) Utang Pajak Terdapat utang Pemerintah Kota Makassar berupa utang PPN.859.000.62.118. b) Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.448.882. c) Utang PPN dan PPh Pasal 21 dan 22 Pemegang Kas Sekretariat Daerah Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp432. c) Utang belanja pembangunan Menara (Tower) Balaikota Makassar senlaii Rp6.

b. Tujuan neraca adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan daerah pada saat tertentu. Berkaitan dengan hal tersebut.dan ekuitas dana yang dimiliki pemerintah daerah pada akhir periode akuntansi. Laporan Keuangan Neraca Daerah yang belum menggambarkan struktur kekayaan Pemerintah Kota Makassar dapat mempengaruhi kewajaran laporan keuangan. Dari jumlah asset tersebut. Permasalahan tersebut disebabkan oleh : a.000. hutang.054. dalam pelaksanaan Tahun Anggaran 2005 akan diupayakan penyempurnaannya dengan . b. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. diketahui bahwa terdapat asset yang diperoleh dari hibah atau donasi pihak ketiga yang belum dicatat dalam Ekuitas Dana Donasi seluruhnya senilai Rp4. Pengguna laporan keuangan tidak dapat memanfaatkan laporan keuangan untuk pengambilan keputusan dan/atau mengeluarkan kebijakan keuangan Pemerintah Kota Makassar. b. dimana posisi keuangan daerah adalah keadaan aktiva.427. Pelaporan keuangan harus menyajikan secara wajar dan mengungkapkan secara penuh kegiatan pemerintah daerah dan sumber daya ekonomis yang dipercayakan.seluruhnya senilai Rp3.195.00.040.291. Akibat yang ditimbulkan dari permasalahan tersebut di atas adalah : a. Keadaan tersebut bertentangan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002 tentang Pedoman Pengurusan. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan hal tersebut akan dicatat dan disajikan dalam Neraca Daerah. Dinas/unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makasar tidak melaporkan datadata kekayaan daerah yang dikuasai dan dimilikinya pada akhir tahun anggaran. dalam lampiran XXIX tentang Kebijaksanaan Akuntansi Umum menyebutkan bahwa: a. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.506.Diinvestasikan dalam asset tetap. serta menunjukkan ketaatan terhadap peraturan perundangundangan. Kurangnya koordinasi antara Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar dengan dinas/unit kerja dalam hal penyusunan Laporan Keuangan Neraca.00 dan telah diakui dan dicatat sebagai Ekuitas Dana Umum .

Terdapat penerimaan Retribusi IMB sebesar Rp601.Dinas Informasi dan Komunikasi h. Retribusi Izin Industri dan Perdagangan . Pemberian izin kepada pemohon dilakukan terlebih dahulu melalui proses kajian teknis oleh dinas/unit kerja fungsional. Retribusi Tempat Rekreasi dan Retribusi Penyeberangan di atas air .413. diketahui bahwa terdapat retribusi daerah sebanyak 10 (sepuluh) jenis retribusi yang dikelola oleh dinas/unit kerja fungsional Kota Makassar. Retribusi Infokom . Retribusi Izin Usaha Jasa Konstruksi . BPR) Berdasarkan hasil pemeriksaan atas realisasi penerimaan daerah yang dituangkan dalam Rancangan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004. Meningkatkan koordinasi seluruh unit kerja dalam hal penyusunan Laporan Keuangan. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a. Penyelesaian administrasi perizinan dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Perizinan yang selanjutnya menyampaikan kepada pemohon melalui jasa kantor pos atau cara lain yang isinya memuat bahwa berkas pemohon telah diteliti dan memenuhi syarat untuk diterbitkan izinnya dan yang bersangkutan diundang untuk memenuhi kewajibannya menyetor ke dalam rekening PD. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .517.Dinas Pendapatan Daerah Retribusi Tenaga Kerja .000. Memerintahkan tahun anggaran. Retribusi Penggalian Jalan .Kantor Pelayanan Perizinan c.Dinas Perhubungan f. BPR melalui loket yang tersedia pada Kantor Pelayanan Perizinan. j.334.Dinas Pariwisata e. penyetoran penerimaannya ke Kas Daerah melalui PD. Bank Perkreditan Rakyat (PD.membangun dan melengkapi sistem pelaporan di seluruh entitas untuk memungkinkan data yang berkaitan dengan akun-akun Neraca.Dinas Perindustrian dan Perdagangan d. Retribusi Pelataran .00 dan Jasa Giro sebesar Rp42.Bagian Penyusunan Program i. b.Dinas Bina Marga g.00 yang mengendap pada PD.Dinas Tata Bangunan b. Retribusi Surat Izin Tempat Usaha (SITU) .Dinas Tenaga Kerja secara tertulis kepada seluruh Kepala Dinas/Unit Kerja melaporkan data-data kekayaan daerah yang dikuasai dan dimiliki pada akhir Mekanisme pemungutan retribusi tersebut adalah sebagai berikut : a. BPR yaitu : a. b. 2. . Retribusi Izin Trayek .

tanggal 25 Januari 2002 tentang Penetapan Kembali Tata Cara Pemberian Izin Dalam Kota Makassar.00 dan jasa giro sebesar Rp42.413. BPR ke Kas Daerah pada bulan berjalan. PD. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.517. BPR setiap bulan.334. masih terdapat penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp601. BPR menyetorkan ke Kas Daerah dengan menggunakan Surat Tanda Setoran (STS) secara berkala dan kolektif.334. meskipun pada akhir Tahun Anggaran 2003 seluruh hasil penerimaan daerah disetorkan ke Kas Daerah.00 yang telah diperoleh PD.00) tidak dapat digunakan tepat waktu untuk membiayai belanja daerah. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Pemerintah Kota Makassar telah mengeluarkan Peraturan Walikota Nomor 14 Tahun 2005 tentang Tata Cara Pemberian Izin Pada Pemerintah Kota Makassar yang antara lain mengatur bahwa penyetoran penerimaan retribusi daerah tidak lagi melalui PD. BPR.00 (Rp601. BPR mengakui hal tersebut di atas dan menanggapi bahwa secara umum peranan PD.747.000.00 + Rp42. Hal ini disebabkan kondisi keuangan PD. sehingga terdapat penerimaan daerah yang mengendap pada PD. Pihak Direksi PD.413. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan. Namun dalam Tahun Anggaran 2005.517. Pasal 40 ayat (2) yang menyatakan bahwa Satuan Pemegang Kas wajib menyetor seluruh uang yang diterimanya ke bank atas nama rekening Kas Daerah paling lambat satu hari kerja sejak saat uang kas diterima.000.03 Tahun 2002. Hasil pemeriksaan terdahulu (pemeriksaan atas Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2003) menunjukkan bahwa hasil penerimaan retribusi daerah setiap bulan tidak seluruhnya disetor oleh PD. Mekanisme pemungutan dan penyetoran retribusi tersebut di atas masih dilaksanakan selama Tahun Anggaran 2004 sehingga pengendapan penerimaan masih terjadi pada tahun anggaran 2004 dan sampai dengan 31 Desember 2004.c. BPR dari simpanan penerimaan retribusi daerah sampai dengan tanggal 31 Desember 2004 belum disetor ke Kas Daerah. BPR yaitu memberikan bantuan kredit mikro kepada pengusaha kecil dengan syarat dan bunga yang lebih rendah dibanding dengan bank . Bank Perkreditan Rakyat yang sangat minim sehingga dana Daerah Pemerintah Kota Makassar digunakan sebagai modal kerja perusahaan.517. Akibatnya penerimaan daerah seluruhnya sebesar Rp643. Permasalahan tersebut di atas tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Pelaksanaan pemungutan retribusi seperti yang telah diuraikan diatas diatur dengan Surat Keputusan Walikota Makassar No.

atau mengalami kenaikan sebesar Rp4. BPR digunakan untuk menambah modal kerja perusahaan.330. Mengupayakan perbaikan kondisi keuangan PD BPR agar dapat memenuhi misinya.477. Menegur secara tertulis Direktur PD BPR karena dengan sengaja tidak menyetorkan penerimaan daerah secara tepat waktu dan agar segera menyetorkan dana seluruhnya sebesar Rp643.194. Penelusuran lebih lanjut atas penerimaan restitusi PPh 21 tersebut diketahui bahwa jumlah restitusi PPh 21 yang akan diterima dari pemerintah pusat (piutang kepada pemerintah pusat) seluruhnya sebesar Rp9.266.310.00. Selanjutnya.00 sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2004 tentang Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 tanggal 15 April 2004. berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 tanggal 1 September 2004.804. Namun dalam perjalanannya PD.684. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap realisasi PAD per komponen penerimaan.00 ke Kas Daerah.626.140.00 pada akhir Tahun Anggaran 2004 dilakukan karena adanya penarikan dana yang cukup besar oleh PDAM Kota Makassar sehingga dana tersebut digunakan untuk menutupi kekurangan modal kerja perusahaan.413.412.00.15%.umum lainnya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.747. b. Penerimaan dari pemerintah pusat sebesar Rp2.684. 3.750.580.00 berdasarkan Surat Ketetapan Lebih Bayar (SKLB) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak Nomor 00003/401/01/801/03 tanggal 30 Desember 2002 sebesar Rp4. diketahui bahwa terdapat penerimaan yang berasal dari restitusi PPh 21 telah dianggarkan dan dicatat untuk kemudian disajikan dalam Rancangan Perhitungan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 sebagai bagian penerimaan yang berasal dari PAD yakni Lain-lain PAD yang sah dengan nilai keseluruhan sebesar Rp2.00 berupa restitusi kelebihan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) disajikan sebagai komponen Penerimaan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Makassar menganggarkan penerimaan daerah yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp78.626.538. target PAD direvisi menjadi sebesar Rp82.791.962. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a.194. BPR masih kekurangan modal kerja sehingga dana Pemerintah Daerah Kota Makassar yang disimpan dalam rekening PD.517.263.500.000.00 dan SKLB Nomor 00009/401/02/801/03 tanggal 10 September .00 atau sebesar 5. Mengenai pengendapan penerimaan retribusi IMB sebesar Rp601.651.

194. namun demikian penganggaran untuk penerimaan yang sejenis dengan restitusi ini akan menjadi perhatian bagi kami pada masa yang akan datang. Kondisi seperti ini bertentangan sifat penerimaan restitusi PPh 21 yang berasal dari pemerintah pusat atas kelebihan pembayaran PPh 21 yang terjadi akibat perubahan tarif dari 15% menjadi 5% setiap bulannya.00. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan penganggaran Restitusi PPh 21 pada Lain-lain PAD Yang Sah disebabkan penerimaan tersebut merupakan bagian dari kelebihan pembayaran subsidi Tunjangan PPh Gaji PNS Pemerintah Kota Tahun Anggaran sebelumnya.2003 sebesar Rp4. Sedangkan pengakuan piutang adalah pada saat akhir periode akuntansi berdasarkan jumlah kas yang akan diterima dan jumlah pembiayaan yang telah diakui dalam periode berjalan. penerimaan restitusi PPh 21 tersebut telah diterima seluruhnya oleh Pemerintah Kota Makassar.272. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Akibatnya PAD Pemerintah Kota Makassar menjadi tidak riil.626. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada lampiran XXIX.686. .684. tentang Pedoman Pengurusan. Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002.00.762. Sampai dengan 31 Desember 2004. Hal ini disebabkan Kepala Sub Bagian Anggaran Kota Makassar menganggap bahwa penerimaan restitusi PPh 21 merupakan bagian dari kelebihan pembayaran subsidi Tunjangan PPh Gaji PNS Pemerintah Kota Tahun Anggaran sehingga menganggarkan penerimaan restitusi PPh 21 tersebut pada Lain-lain PAD Yang Sah. yaitu lebih besar sebesar Rp2. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar memerintahkan secara tertulis kepada Kepala Sub Bagian Anggaran Setda Kota Makassar agar lebih cermat dalam melakukan penganggaran. sehingga seharusnya pengakuan piutang PPh 21 dilakukan pada saat keluarnya SKLB dan penerimaannya dicatat sebagai pembiayaan penerimaan piutang dari pemerintah pusat. definisi piutang adalah hak atau klaim kepada pihak ketiga yang diharapkan dapat dijadikan kas dalam satu periode akuntansi.

d. sehingga PT. Pemerintah Kota membayar biaya listrik PJU kepada PT.000. Bukti kuitansi tagihan listrik yang telah dilakukan pembayaran oleh PT. Duta Niaga Jumantara pada tiang lampu jalan yang terletak di Jl.00 . PLN (Persero) Wilayah VII Cabang Makassar pada Pemerintah Kota Makassar.145. Penghibur dan Jl.000.00 dan telah terealisasi sebesar Rp14.145. Duta Niaga Jumantara seluruhnya sebesar Rp13.320.00 sedangkan alokasi anggaran belanja biaya listrik Penerangan Jalam Umum (PJU) sebesar Rp15. Duta Niaga Jumantara berdasarkan kontrak No.598.013. PT. Somba Opu (Taman Safari s.00 Rp 3.377.772.00 yang telah dikompensasikan dari penerimaan PPJ Pemerintah Kota Makassar. PLN (Persero) Wilayah VII Cabang Makassar.515. diperoleh bukti-bukti pembayaran listrik bulan Januari 2004 s.000.000. Dalam Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Kota Makassar dhi.d.825. sedangkan untuk tagihan bulan Juli s.115.1/ DCK/IV/2003 tanggal 23 April 2003 tentang pekerjaan pemasangan reklame PT.12/125.000.d.682. Kepala Dinas Cipta Karya telah melakukan kontrak dengan PT. Jl. Duta Niaga Jumantara seluruhnya sebesar Rp27.00.00 Rp 4.515.4.00. Datu Museng) Kota Makassar.571. Hasil pemeriksaan bukti-bukti DPA yaitu daftar tagihan listrik PJU dari PT.979.500.00 dan telah terealisasi sebesar Rp25. Desember 2004 sebesar Rp14. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut : a.892.00 yang dikompensasikan dengan pembayaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Pemerintah Kota Makassar Berdasarkan Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004 diketahui bahwa Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran pendapatan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar Rp22.377. Duta Niaga Jumantara baru melakukan penyetoran/pembayaran ke Kas Daerah untuk tagihan bulan Januari s. Juni 2004 seluruhnya sebesar Rp13.000.d. 510.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Rekening tagihan bulan Januari 2004 sebesar 2) Rekening tagihan bulan Februari 2004 sebesar 3) Rekening tagihan bulan Maret 2004 sebesar Rp 1. Duta Niaga Jumantara mempunyai kewajiban membayar tagihan listrik reklamenya kepada Pemerintah Kota Makassar. Duta Niaga Jumantara sebesar Rp14. Adapun pencatatannya dilakukan melalui prosedur pencatatan Daftar Pembukuan Administratif (DPA).195.022. Terdapat tagihan listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) PT.825. Untuk pembayaran listrik atas kedua titik lampu jalan tersebut. Desember 2004 atas nama PT.970.564. Pembayaran biaya listrik PJU kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) dilakukan dengan cara dikompensasikan dengan penerimaan PPJ yang diterima dari PLN dimana setiap bulannya penerimaan PPJ masih lebih besar dibandingkan dengan biaya listrik PJU (surplus).00 belum dilakukan pembayaran.

350. Keadaan tersebut tidak sejalan dengan Surat Perjanjian/Kontrak No. Duta Niaga Jumantara masih berkewajiban membayar biaya tagihan listrik atas pemasangan reklamenya kepada Pemerintah Kota Makassar sebesar Rp14.140.00 6) Rekening tagihan bulan Desember 2004 sebesar Rp 2.d.00.00 3) Rekening tagihan bulan September 2004 sebesar Rp 5. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a.377.00 Rp 0. Duta Niaga Jumantara yang tidak membayar tagihan biaya listriknya kepada PLN sesuai ketentuan.377.00 a. Datu Museng) Kota Makassar. Somba Opu (Taman Safari s.00 b.825. Terjadi kerugian daerah sebesar Rp14.377.000. Kondisi tersebut mengakibatkan : a. Penerimaan PPJ yang tercatat pada Laporan Realisasi Penerimaan Tahun Anggaran 2004 tidak riil dan dapat mempengaruhi kewajaran pelaporan keuangan.230.555.00.825.546.380.00 Rp 1.12/125.275.825. dengan rincian sebagai berikut : 1) Rekening tagihan bulan Juli 2004 sebesar 2) Rekening tagihan bulan Agustus 2004 sebesar 4) Rekening tagihan bulan Oktober 2004 sebesar Rp 2. Meninjau kembali perjanjian kerja sama dengan PT Duta Niaga Jumantara. Menagih PT Duta Niaga Jumantara untuk segera menyetor ke Kas Daerah minimal sebesar Rp14.00 5) Rekening tagihan bulan November 2004 sebesar Rp 2.n.00 Rp 1. b.377.040.00 Rp 1. Duta Niaga Jumantara) pada PJU akan segera diselesaikan oleh yang bersangkutan. .825. Duta Niaga Jumantara atas pembayaran biaya listrik Penerangan Jalan Umum yang telah dikompensasi dari penerimaan Pajak Penerangan Jalan. PT. Terhadap temuan BPK dijelaskan bahwa untuk keterlambatan pembayaran kepada pihak ketiga (PT.546.00 dan oleh Pemerintah Kota Makassar diakui dan dicatat sebagai piutang kepada PT. Penghibur dan Jl. b.1/DCK/IV/2003 tanggal 23 April 2003 Pasal 5 ayat (3) yang menyatakan Pihak Kedua (PT.922. Duta Niaga Jumantara (piutang lain-lain). Duta Niaga Jumantara) berhubungan langsung dengan PLN mengenai pembayaran rekening PJU setiap bulannya atas dua titik lampu reklame yang terletak di Jl.000. 510.409.088.140. Bukti kuitansi tagihan listrik yang belum dilakukan pembayaran oleh PT.00 Dengan demikian PT.4) Rekening tagihan bulan April 2004 sebesar 5) Rekening tagihan bulan Mei 2004 sebesar 6) Rekening tagihan bulan Juni 2004 sebesar Rp 1. Hal tersebut disebabkan adanya unsur kesengajaan PT.126. Duta Niaga Jumantara namun telah dibebankan pada penerimaan PPJ Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp14.

750.750.990/1365. Pembelian mobil tersebut dibayarkan melalui Pengisian Kas (PK).520. Atas dasar surat tersebut. Terdapat asset daerah seluruhnya senilai Rp2. Berdasarkan Surat Perintah dari Walikota Makassar No.A/A/XII/2004 tanggal 20 Desember 2004 serta Berita Acara Penyerahan Barang No.700.714.024/1377.Belanja Administrasi Umum Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp4. Abdi Nusantara Perkasa sesuai kuitansi No.5.973/247/SP/Dipenda tanggal 26 Oktober 2004 antara lain menyebutkan bahwa Walikota Makassar memerintahkan untuk 10% (sepuluh persen) peruntukannya diarahkan untuk kegiatan pendataan.00 dan telah direalisasikan seluruhnya atau 100%.00.A/A/XII/2004 tanggal 29 Desember 2004. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar melakukan pengadaan/pembelian asset sebanyak 2 jenis seluruhnya sebesar Rp139. yang diadakan melalui belanja barang dan jasa belum dicatat sebagai barang inventaris dalam Daftar Aktiva Tetap seluruhnya senilai Rp189. Haji Kalla berdasarkan Berita Acara Serah Terima Kendaraan No.967.00 yang terjadi pada : a.000.000.02762 tanggal 29 Desember 2004 dan SPK No.718. 2) Pengadaan 1 (satu) set mic komprensi sebesar Rp49. terdiri dari : 1) Pembelian 1 (satu) unit mobil Toyota Kijang pick up sebesar Rp90.A/A/XII/2004 tanggal 27 Desember 2004 yang dilaksanakan oleh NV.000.00 sesuai bukti kuitansi No.000. Kedua jenis asset tersebut belum diakui dan dicatat sebagai aktiva tetap dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Pembelian mic komprensi tersebut juga dibayarkan melalui Pengisian Kas (PK).00 serta Fasum dan Fasos yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar belum disajikan dalam Neraca Daerah Berdasarkan hasil pemeriksaan secara sample atas Surat Pertanggungjawaban Pemegang Kas pada Dinas/unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 ditemukan beberapa barang inventaris kantor dan inventaris rumah tangga.500.000. penyuluhan dan pengadaan sarana dan prasarana penunjang pengelolaan PBB Kota Makassar.970/1380/A/XII/2004 tanggal 30 Desember 2004. Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar Dalam Tahun Anggaran 2004 Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar mengalokasikan dana Insentifikasi/Ekstensifikasi dan Koordinasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada rekening Belanja Publik .00 yang dilaksanakan oleh CV. .750.60/XII/ ANP/2004 tanggal 29 Desember 2005 dan nota pesanan barang No.024/ 1377.

743. ditemukan adanya pembelian barang inventaris dan belanja pemeliharaan yang seharusnya dikapitalisasi menambah nilai aktiva seluruhnya senilai Rp2. barang inventaris tersebut belum diakui dan belanja pemeliharaan belum dikapitalisasi menambah nilai aktiva dalam Laporan Keuangan Neraca Pemerintah Kota Makassar. Dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.Jasa pihak ketiga sebesar Rp50.827.727.00 yang seharusnya dicatat sebagai asset daerah dalam Daftar Aktiva pada Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.639.00 3) Belanja pemeliharaan rumah dinas seluruhnya senilai Rp750. terdiri dari : a. . Selain hal tersebut di atas.00.000. Pemeriksaan atas bukti pengeluaran belanja tersebut diketahui bahwa pengeluaran untuk pemasangan jaringan LAN adalah pembelian komputer dan jaringannya sebesar Rp50.000.500.500. b.069.00.340.331. dialokasikan anggaran untuk pemasangan jaringan Local Area Network (LAN) pada rekening Belanja Operasional dan Pemeliharaan . Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Berdasarkan DASK Bappeda Tahun Anggaran 2004.000. ditemukan adanya belanja barang inventaris dan belanja pemeliharaan asset yang seharusnya dikapitalisasi menambah nilai asset tersebut seluruhnya senilai Rp2.00.000.000.062.Belanja Barang dan Jasa .000. dalam Rancangan Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 diketahui jumlah asset yang diperoleh dari belanja modal seluruhnya sebesar Rp59. Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik atas SPJ Pemegang Kas pada dinas/unit kerja Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 khususnya pada rekening belanja pemeliharaan.107.00 yaitu pada : 1) Belanja pemeliharaan rumah tangga yaitu pembelian barang inventaris sebanyak 39 jenis barang senilai Rp462.100.00 dan telah terealisasi seluruhnya (100%).000. 2) Belanja pemeliharaan gedung kantor seluruhnya senilai Rp894. Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Penelusuran atas bukti pengeluaran belanja pemeliharaan yang dilaksanakan oleh Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran diketahui bahwa terdapat belanja pemeliharaan gedung tempat kerja Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran yang belum dikapitalisasi menambah nilai aktiva dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004 senilai Rp84.00.00.b. Sekretariat Daerah Kota Makassar Hasil pemeriksaan atas bukti pengeluaran belanja pemeliharaan pada Sekretariat Daerah Kota Makassar.500.217.

Kondisi tersebut tidak sesuai dengan : a.00 dan asset yang diperoleh dari biaya pemeliharaan yang dapat dikapitalisasi menambah nilai aktiva seluruhnya senilai Rp2. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : 1) Pasal 65 ayat (1) menyatakan bahwa seluruh barang yang pengadaannya atas beban APBD wajib dibukukan kedalam rekening Aset Daerah yang berkenaan. dan dicatat dalam Daftar Aset Daerah sesuai ketentuan.478. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.00 2) Pemeliharaan makam Raja-raja Tallo senilai Rp49. Raxindo Wardana dalam Tahun Anggaran 2004 belum termasuk fasum dan fasos tersebut sehingga belum dapat disajikan dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah. Selain hal tersebut di atas. Dinas Pariwisata Penelusuran dilaksanakan Keuangan oleh atas bukti pengeluaran belanja pemeliharaan terdapat seluruhnya yang belanja senilai Dinas Daerah Pariwisata Tahun diketahui Anggaran bahwa 2004 pemeliharaan yang belum dikapitalisasi menambah nilai aktiva dalam Laporan Neraca Rp139.690.331. terdiri dari asset yang diperoleh dari belanja barang dan jasa senilai Rp189. Dengan demikian jumlah asset daerah Pemerintah Kota Makassar yang belum dicatat dalam Daftar Aktiva Tetap seluruhnya senilai Rp2.500. 2) Lampiran XXIX tentang Kebijakan Akuntansi yang menyebutkan : . Keputusan Menteri Dalam Negeri No.c. Daftar fasum dan fasos yang sudah diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar namun belum diapraizal dapat dilihat pada Lampiran 6.000.967.00.520.500. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.217.00 Perincian pengadaan barang inventaris melalui belanja pemeliharaan dapat dilihat pada Lampiran 6. Hasil penilaian atas asset daerah (apraizal) Pemerintah Kota Makassar yang dilaksanakan oleh PT. biaya pemeliharaan tersebut seharusnya dianggarkan sebagai belanja modal sehingga pada akhir tahun dicatat dalam jurnal korolari sebagai aktiva tetap dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.750.00.00 terdiri dari : 1) Renovasi bangunan Musium Kota Makassar senilai Rp89.000. Pemerintah Kota Makassar juga telah menerima fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) dari developer perumahan di lingkup Kota Makassar sebanyak 8 developer dengan jumlah fasum dan fasos sebanyak 14 lokasi di Kota Makassar.788.000. Dalam APBD.000.

meubelair dan perlengkapan serta buku-buku perpustakaan. kendaraan. Kepala Sub Bagian Anggaran kurang cermat dalam menyusun anggaran belanja khususnya terhadap pembelian barang inventaris melalui belanja barang dan jasa serta belanja pemeliharaan yang seharusnya dianggarkan sebagai belanja modal. instalasi dan jaringan. mesin dan peralatan.500.a) Aktiva tetap dapat diperoleh dari dana yang bersumber dari sebagian atau seluruh APBD melalui pembelian. dan Koordinasi PBB bukan untuk pengadaan . Penilaian asset daerah berupa fasum dan fasos yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar belum dilakukan. meningkatkan efisiensi dan/atau menurunkan biaya pengoperasian aktiva tetap. gedung. 3) Pasal 55 ayat (2) yang menyatakan bahwa Pengguna Anggaran dilarang melakukan pengeluaran-pengeluaran atas beban Belanja Daerah untuk tujuan lain dari pada yang ditetapkan. Biaya pengembangan akan dikapitalisasi ditambahkan pada harga perolehan aktiva tetap yang bersangkutan. bangunan air. b) Pengakuan aktiva : (1) Penambahan aktiva adalah peningkatan nilai aktiva tetap karena diperluas atau diperbesar. b. Perolehan aktiva sebesar Rp2. Biaya penambahan akan dikapitalisasi dan ditambahkan pada harga perolehan aktiva tetap yang bersangkutan.967. b. Membuka peluang penyalahgunaan kekayaan daerah khususnya terhadap aktiva tetap yang tidak tercantum dalam Neraca Daerah. Pengembangan aktiva tetap diharapkan akan memperpanjang usia aktiva tetap. Dokumen Anggaran Satuan Kerja (DASK) Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar Tahun 2004 menguraikan bahwa biaya yang digunakan untuk Intensifikasi/Ekstensifikasi barang/jasa. (2) Pengembangan aktiva adalah peningkatan nilai aktiva tetap karena meningkatnya manfaat aktiva tetap. Hal tersebut di atas dapat mengakibatkan : a. Hal ini disebabkan : a.00 serta fasum dan fasos yang belum tercatat dalam daftar aktiva tetap akan mempengaruhi kewajaran laporan keuangan kota Makassar. jalan dan jembatan.520. b. Aktiva tetap antara lain terdiri dari tanah. donasi dan pertukaran dengan aktiva lainnya. pembangunan.

000. kami segera akan membuat surat teguran untuk menyusun laporan mutasi pengadaan barang baik belanja modal maupun belanja barang dan jasa. 6.110. dengan rincian sebagai berikut : a. 024. 642.500.00. Proyek Tahun Anggaran 2004 yang sampai dengan 31 Desember 2004 belum selesai pekerjaannya dan akan dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2005 (Luncuran) seluruhnya sebesar Rp1.00 atau fisik sebesar 80% dari nilai kontrak senilai Rp250.00 atau fisik sebesar 75.50% dari nilai kontrak senilai Rp523. diketahui bahwa terdapat proyek yang masih dalam pengerjaan seluruhnya senilai Rp8. Puncak Harapan berdasarkan Kontrak No. Realisasi pengeluaran sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar . Mario Inti berdasarkan Kontrak No.00.034. Memerintahkan secara tertulis kepada Kepala Sub Bagian Anggaran untuk lebih cermat dalam menyusun anggaran belanja dan kepada seluruh Kepala Dinas/Unit Kerja agar lebih teliti dalam mengajukan RASK. Terdapat bangunan dalam pengerjaan dalam seluruhnya Neraca Daerah sebesar Tahun Rp8.00 Anggaran 2004 belum disajikan Berdasarkan realisasi belanja daerah dalam Rancangan Laporan Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2004. Dan kepada unit kerja yang mengadakan pembelian barang inventaris namun belum tercatat dalam daftar inventaris.830.880.830. 912/1723/DKK/X/2004 tanggal 1 Oktober 2004 dan telah terealisasi sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar Rp395.1/050/405/Dipelda tanggal 16 September 2004. Thana Perdana berdasarkan Kontrak No.087.242.202. 2) Pembangunan krisis center PKM Tamalanrea Dinas Kesehatan yang dilaksanakan oleh CV. 3) Pembangunan gedung tempat kerja Dinas Pelayanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Sektor Biringkanaya yang dilaksanakan oleh CV.126.500.174.034.1871/DKK /X/2004 tanggal 26 Oktober 2004 dan telah terealisasi sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar Rp220.Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Makassar menyatatakan akan segera mencatat seluruh aset tersebut dan membuat laporan daftar pengadaan.830.00. b.00 terdiri dari : 1) Pembangunan puskesmas keliling di atas air pada Dinas Kesehatan yang dilaksanakan oleh CV.000. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a. Segera melakukan penilaian atas aset yang berada dalam penguasaan Pemerintah Kota dan mencantumkannya dalam Neraca Daerah.087.

b.000.859. 4) Pembangunan saluran primer/sekunder dan paving blok Dinas Cipta Karya yang dilaksanakan oleh CV. Adapun pembayarannya belum ada realisasi (0%) sehingga merupakan utang Pemerintah Kota kepada PT. Nuansacipta Realtindo Makassar. Diah Teknik berdasarkan Kontrak No.65% atau senilai Rp6. Realisasi pengeluaran sampai dengan 31 Desember 2004 sebesar Rp454.000.00 atau fisik sebesar 85% dari nilai kontrak sebesar Rp539. serta menunjukkan ketaatan terhadap peraturan perundanganundangan. Nuansacipta Realtindo Makassar.740.885. Berdasarkan realisasi fisik pembangunan yang telah dikerjakan diperoleh data penyelesaian pekerjaan sebesar 18.109. Proyek-proyek tersebut di atas bukan merupakan kewajiban Pemerintah Kota Makassar kepada rekanan pelaksana kegiatan karena telah direalisasikan pembayarannya sesuai dengan persentase fisik pekerjaan. 050/399. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Tujuan neraca adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan daerah pada saat tertentu. b. hutang dan ekuitas dana yang dimiliki pemerintah daerah pada akhir periode akuntansi.Rp104.200. c.134.250.00. .94% dari nilai kontrak senilai Rp349.9.7/DCK/VIII/04 tanggal 30 Agustus 2004. dalam lampiran XXIX tentang Kebijaksanaan Akuntansi Umum yang menyebutkan bahwa : a.00.660. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.000. Definisi Bangunan Dalam Pengerjaan adalah bangunan yang sampai dengan akhir periode akuntansi belum selesai pengerjaannya sehingga belum dapat digunakan. Keadaan tersebut tidak sejalan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002 tentang Pedoman Pengurusan. Pembangunan gedung menara (tower) Balaikota Makassar dan gedung perparkiran Balaikota Makassar yang dilaksanakan secara Voor Finance shering sampai dengan 31 Desember 2004 oleh PT.00 atau fisik sebesar 48. Bangunan Dalam Pengerjaan diakui pada akhir periode akuntansi berdasarkan jumlah akumulasi biaya sampai dengan akhir periode akuntansi.00. d. Pelaporan keuangan harus menyajikan secara wajar dan mengungkapkan secara penuh kegiatan pemerintah daerah dan sumber daya ekonomis yang dipercayakan. dimana posisi keuangan daerah adalah keadaan aktiva.

050/678/BPP tanggal 23 Juni 2003 tentang Proyek For Finance Sharing Pembangunan Menara dan Gedung Perparkiran Kantor Walikota Makassar dan telah disetujui DPRD Kota Makassar sesuai surat No.987.768. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan akan mencatat bangunan dalam pengerjaan dalam Neraca Tahun Anggaran 2004.40.034.548.000. Pekerjaan pembangunan menara (tower) dan gedung perparkiran kantor Walikota Makassar senilai Rp6. dengan rincian sebagai berikut : a. Laporan kemajuan fisik pekerjaan yang dibuat oleh pengawas lapangan pada dinas/unit kerja tidak disampaikan kepada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar. Hal tersebut disebabkan : a.087. Pemerintah Kota Makassar akan membangun suatu sistem pelaporan dan seluruh entitas yang memungkinkan data dan informasi yang berkaitan dengan “Bangunan dalam pekerjaan” ini dapat diperoleh dan disajikan dalam Neraca Tahun Anggaran bersangkutan. Terdapat utang kepada pihak ketiga atas pelaksanaan proyek Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp10. . sesuai ketentuan yang berlaku. 7.548. Kurangnya koordinasi antara Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Makassar dengan dinas/unit kerja pelaksana kegiatan yang pelaksanaan pekerjaannya masih dalam proses atau belum selesai 100% pada akhir tahun anggaran.859.00.885. Nuansacipta Realtindo sesuai surat No.00 akan mempengaruhi kewajaran laporan keuangan.768. Berkaitan dengan hal tersebut dalam pelaksanaan Tahun Anggaran 2005 ini.Tidak tercatatnya bangunan dalam pengerjaan ke dalam Neraca Daerah seluruhnya senilai Rp8.987. diketahui terdapat pelaksanaan kegiatan proyek yang sampai dengan 31 Desember 2004 belum direalisasikan pembayarannya oleh Pemerintah Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp10. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar memerintahkan secara tertulis kepada seluruh Kepala Dinas/Unit Kerja agar melaporkan pelaksanaan pekerjaan pada akhir tahun anggaran kepada Bagian Keuangan sehingga dapat dicantumkan dalam akun yang tepat di Neraca Daerah. b.830.361/050/DPRD/XI/2003 tanggal 11 November 2003.40 tidak disajikan dalam Neraca Daerah Berdasarkan pemeriksaan atas realisasi belanja Tahun Anggaran 2004. Dalam Tahun Anggaran 2003 Walikota Makassar telah mengadakan perjanjian kontrak kerja sama bersyarat dengan PT.

045.510. adalah sebagai berikut : 1) Tahun Anggaran 2004 senilai Rp12.000.073.213.000.00) yang merupakan kewajiban Pemerintah Kota Makassar kepada PT. Nuansacipta Realtindo Makassar dan disetujui oleh Kepala Dinas Cipta Karya selaku penanggung jawab pembangunan Menara dan Gedung Perparkiran diketahui bahwa laporan realisasi fisik per Desember 2004 mencapai 18. Dari nilai kontrak tersebut terbagi atas beberapa pekerjaan.00 (18.704. BPK-RI telah merekomendasikan kepada Walikota .759. Selain itu terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI Perwakilan VII Makassar atas pelaksanaan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2003 dan 2004 dengan pokok dasar “Terdapat Pemborongan Pekerjaan Pembangunan Kantor Walikota dan Gedung Perparkiran Balaikota Makassar yang dilaksanakan secara Voor Finance Sharing dengan kelebihan perhitungan bunga sebesar Rp4.65% sedangkan realisasi pembayaran 0.760.16 belum ada persetujuan dari DPRD Kota Makassar”.00 2) Pekerjaan Gedung Perparkiran senilai Rp8.042.53 tidak berdasarkan jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dan pemborongan gedung senilai Rp865.Berdasarkan Surat Perjanjian Bersyarat pada Pasal 5 ayat (1) menyatakan pembayaran pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bertahap sesuai Memorandum of Agreement (MOA) antara Pemerintah Kota Makassar dengan PT.159.208. berdasarkan Laporan Mingguan bulan Desember 2004 yang dibuat oleh PT.00%.776.945. jika dihitung berdasarkan realisasi fisik yang telah dikerjakan senilai Rp6.00 2) Tahun Anggaran 2005 senilai Rp16.00 4) Tahun Anggaran 2007 senilai Rp14.319.885.566.000. yaitu : 1) Pekerjaan Pembangunan Gedung Menara senilai Rp36.00 Sehingga nilai kontrak untuk pekerjaan pembangunan menara dan gedung perparkiran kantor Walikota Makassar seluruhnya senilai Rp58.403.765.652.00 yang terdiri dari fisik bangunan senilai Rp45.481. Nuansacipta Realtindo belum disajikan dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah.00 Pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaksanaan pembangunan gedung menara yang sampai dengan saat pemeriksaan berakhir tanggal 12 Mei 2005 pekerjaannya masih berlangsung.000. Adapun pembangunan gedung perparkiran dalam Tahun Anggaran 2004 belum dikerjakan.208.65% x Rp36.873.982.859.873.473.465.00 3) Tahun Anggaran 2006 senilai Rp15.d.277.776. (belum dibayarkan). Tahun Anggaran 2007 yang besaran tiap tahunnya.00.543.045.213.045.000 dan bunga Bank sebesar 15.439. Nuansacipta Realtindo Makassar. yaitu selama 4 (empat) tahun mulai Tahun Anggaran 2004 s.50% atau dengan nilai Rp12.

160/172/DPRD/2004 tanggal 17 Juni 2004 yang menyatakan pada prinsipnya menyetujui untuk .883. Pekerjaan peningkatan jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar senilai Rp3. dimana salah satu kesimpulan rapat tersebut adalah mengenai biaya untuk perbaikan jalan tersebut dilakukan sharing antara pihak Perum Perumnas dengan pihak Pemerintah Kota Makassar dengan porsi pembiayaan untuk Perum Perumnas 50% dan untuk Pemerintah Kota Makassar 50% dari total anggaran yang dibutuhkan. dimana ruas jalan utama tidak dapat bertahan lama sekalipun telah diadakan perbaikan dan mengingat struktur lahan yang sangat labil maka perlu ditingkatkan kualitas jalan pada titik-titik rawan tersebut guna meningkatkan daya tahan dan memperpanjang umur pemanfaatannya.473.Makassar agar melakukan peninjauan kembali Surat Perjanjian Kerjasama Bersyarat Perparkiran tentang untuk Pembangunan kelebihan Gedung Kantor Walikota bunga dan Gedung sebesar perhitungan bank Rp4.548. b.510. Kepala Daerah setelah mendapat persetujuan dari DPRD.000.00.16 dengan menerbitkan SK. namun sampai saat pemeriksaan berakhir pada tanggal 12 Mei 2005 temuan pemeriksaan BPK-RI tersebut di atas belum ditindaklanjuti. Sehubungan dengan hal tersebut Pemerintah Kota Makassar membuat surat kepada Ketua DPRD Kota Makassar No. BPK-RI juga merekomendasikan agar Pemerintah Kota Makassar melakukan penghapusan gedung kantor lama yang telah dibongkar senilai Rp865.277. Berdasarkan surat dari Pemerintah Kota Makassar tersebut maka DPRD Kota Makassar telah menindaklanjuti dengan surat No.620/442/BM tanggal 24 Mei 2004 tentang usulan izin prinsip perbaikan jalan Perum Perumnas Bumi Tamalanrea Permai (BTP) yang menyatakan berdasarkan pertemuan pada tanggal 27 Desember 2003 yang dihadiri oleh pihak masyarakat BTP.765. Selain itu.00.543. Perum Perumnas dan Masyarakat BTP.661.160. Dalam rangka merespon kepentingan masyarakat pada umumnya dan khususnya bagi warga masyarakat yang berdomisili pada kawasan BTP Kota Makassar.000.53 dan pelepasan asset harus jelas dalam kontrak obyek dan nilainya. Adapun biaya yang dibutuhkan agar pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan dengan Voor Finance Sharing kepada pihak pelaksana adalah sebesar Rp5. Dinas Bina Marga dan Camat Tamalanrea yang telah membuat kesepakatan agar jalan utama BTP segera mendapat perbaikan oleh pihak pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Perum Perumnas. DPRD. Hasil pertemuan tersebut ditindaklanjuti dengan rapat kerja pada Komisi D DPRD Kota Makassar yang dihadiri oleh Pemerintah Kota Makassar.

987.000. untuk itu diminta kepada Pemerintah Kota Makassar dhi.000. 2) Pasal 3 : .00. Dinas Bina Marga untuk segera melaksanakan proses tender sesuai dengan aturan yang ditetapkan.000.000.000. Nugraha Tanamal.PROD/073/30VI/2004 tanggal 02 Juni 2004 dalam MOU tersebut antara lain menyatakan : 1) Pasal 2 ayat (2) menyatakan nilai pekerjaan fisik adalah Rp5. mulai tanggal 26 Agustus 2004 s.000.00 sesuai Surat Tanda Setor (STS) tanggal 27 Desember 2004.dilaksanakan dengan sistem Voor Finance Sharing.580.000.000.000. Selanjutnya Pemerintah Kota Makassar dhi. dan untuk kepentingan tersebut Pihak Kedua menyerahkan biaya sebagaimana dimaksud ayat (1) pasal ini pada a) Pada 2004.000.000. sedangkan nilai untuk perencanaan Detail Engineering Design (DED) dan pekerjaan pengawasan akan ditentukan kemudian diluar MOU. 22 Januari 2005 telah dilakukan pembayaran sebesar Rp1. b) Pada 2005.160.Perja/BKS dan Nomor DIR.00 paling lambat pada bulan September Tahun Pihak Pertama melalui Kas Daerah Kota berikut : diserahkan sebesar Anggaran 2004 Makassar secara bertahap sebagai Rp1.Ayat (1) : Pihak Pertama dan Pihak Kedua masing-masing berkewajiban untuk menanggung biaya 50% dari fisik atau nilai total biaya sebesar pekerjaan . Berdasarkan Nota Kesepahaman Bersama (MOU) tersebut.000.580. dengan Surat Perjanjian Pemborongan No. Sehubungan dengan hal tersebut maka Pemerintah Kota Makassar mengadakan Nota Kesepakatan Bersama (MOU) dengan Perum Perumnas sesuai Surat Nomor 620/16/S.000.d.000. Jangka waktu Pelaksanaan Pekerjaaan selama 150 (seratus lima puluh) hari kalender. nilai kontrak sebesar Rp4.00 Kedua menyerahkan kewajibannya kepada Pihak Pertama untuk melaksanakan perbaikan/peningkatan Ruas Jalan Utama Bumi Tamalanrea Permai (BTP) sebagai salah satu fasilitas umum.050/245.000.572. Dinas Bina Marga melakukan Pelelangan/Pemilihan/Penunjukan Langsung dengan 5 (lima) rekanan/ kontraktor adapun salah satu pemenangnya adalah PT.00 paling lambat pada bulan September .00 Tahun Anggaran 2004 diserahkan sebesar Rp1.2/KONT/BM tanggal 26 Agustus 2004.000.00.Ayat (2) : Pihak masing-masing Rp2. pihak Perum Perumnas telah menyetor dana kepada Kas Daerah Kota Makassar sebesar Rp1.

c.000.Rp4. 3618/BT/2004 tanggal 21 Desember 2004 dan SPMU No.000. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.00. Darma Citra Utama.7/DCK/IX/2004 tanggal 29 September 2004 dengan jangka waktu penyelesaian pekerjaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender mulai tanggal 30 September s. Kewajiban tersebut tidak disajikan dalam neraca. Pekerjaan pembangunan mess Pemerintah Daerah Kota Makassar di Jakarta senilai Rp466.40 yang merupakan utang Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004. Putra Adnan Pratama sesuai Surat Perjanjian Pekerjaan No.40) diperhitungkan untuk Tahun Anggaran 2005 karena sisa pekerjaan tersebut diselesaikan pada Tahun Anggaran 2005.40 (Rp4.256/Kep/014/2004 tanggal 16 April 2004 untuk Belanja Modal Bangunan Gedung sebesar Rp875.987. Dalam Tahun Anggaran 2004 Dinas Cipta Karya Kota Makassar telah mengalokasikan dana dalam DASK No.661.00 dan berdasarkan fisik pekerjaan 93.000.00. Sedangkan realisasi fisik pekerjaan pada akhir bulan Desember 2004 telah mencapai 93.00. Keadaan tersebut tidak sejalan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tanggal 10 Juni 2002 tentang Pedoman Pengurusan.00% (belum terbayar). Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kontrak sebesar Rp4.000.548.572.661.d. telah dibayar sebesar Rp1. Untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Pemda tersebut. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam lampiran XXIX tentang Kebijaksanaan Akuntansi Umum yang menyebutkan bahwa : .000.000. Kepala Dinas Cipta Karya telah melakukan perjanjian dengan CV.47%.000.572. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap Laporan Kemajuan Fisik yang dibuat oleh konsultan pengawas yaitu CV.548.000. sedangkan selisih antara kontrak dengan fisik pekerjaan sebesar Rp325.000.572.883.00 .000.688.000. 28 Desember 2004 dengan nilai kontrak sebesar Rp466.4349/BT/2004 tanggal 21 Desember 2004.000.00.00 x 93.00.000.050/418.987.987.000.00 sehingga masih terdapat sisa sebesar Rp3. diantaranya adalah untuk pembangunan mess Pemerintah Kota Makasar senilai Rp475.883.47%).661. Jumlah utang tersebut belum disajikan dalam Laporan Keuangan Neraca Daerah Tahun Anggaran 2004.000. sehingga masih terdapat kewajiban Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp466.40 (Rp4.sesuai SPMU No.883.000.451.47% atau sebesar Rp4. sampai dengan tanggal 28 Desember 2004 realisasi fisik telah mencapai 100% sedangkan realisasi keuangan 0.548.

000. b. Berkaitan dengan temuan BPK-RI tentang utang atas pelaksanaan pekerjaan proyek Kota Makassar yang tidak disajikan dalam Neraca dapat dijelaskan sebagai berikut : a.2/Kont/BM tanggal 26 Agustus 2004.883.661. Rekanan/Kontraktor tidak segera mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) kepada Sekretariat Daerah dhi. b.548. Dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2004 dianggarkan sebesar Rp1.548. b.859. dimana pembayaran dilakukan selama 2 (dua) tahun anggaran.987.00) dan akan mempengaruhi kewajaran pelaporan keuangan.000.a. 50/246. Hal tersebut mengakibatkan utang yang disajikan dalam Neraca Daerah menjadi tidak riil atau kurang disajikan sebesar Rp10.00 + Rp3.40 (Rp6. Pekerjaan peningkatan jalan poros BTP Kota Makassar dilaksanakan berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan No.768.000. yaitu Tahun Anggaran 2004 dan 2005. Hal tersebut disebabkan : a. Penanggung jawab kegiatan atas pelaksanaan pembangunan menara dan gedung perparkiran kantor Balaikota Makassar serta pekerjaan peningkatan jalan poros BTP Kota Makassar tidak melaporkan kemajuan pekerjaan fisik dan keuangan.40 + Rp466. Tujuan neraca adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan daerah pada saat tertentu. Pekerjaan pembangunan Mess Pemerintah Daerah Kota Makassar di Jakarta. serta menunjukkan ketaatan terhadap peraturan perundanganundangan. dengan demikian maka sisa kontrak yang belum dibayarkan akan dianggarkan pada Tahun Anggaran 2005.000. Pelaporan keuangan harus menyajikan secara wajar dan mengungkapkan secara penuh kegiatan pemerintah daerah dan sumber daya ekonomis yang dipercayakan. Berdasarkan pasal 12 diatur cara pembayaran. pembayarannya pembayaran terlambat dilakukan disebabkan proyek administrasi tersebut pengajuan hampir terlambat diajukan karena selesai bersamaan dengan penyelesaian kontrak.000.00. . BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar menegur secara tertulis Kepala Dinas Cipta Karya dan Dinas Bina Marga karena tidak melaporkan perkembangan penyelesaian pekerjaan.000. Kepala Bagian Keuangan untuk mencairkan dana atas pekerjaan pembangun mess Pemerintah Kota Makassar di Jakarta. dimana posisi keuangan daerah adalah keadaan aktiva. hutang dan ekuitas dana yang dimiliki pemerintah daerah pada akhir periode akuntansi.885.

425.259.737.053. drainase dan jalan lingkungan yang akan diperbaiki memang .526.940.542.00 Hasil konfimasi kepada pemimpin kegiatan pemeliharaan tersebut diketahui bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan pada saat anggaran untuk biaya pemeliharaan telah habis digunakan.267.00 Rp 32. Kegiatan tersebut terdiri dari : 1) Biaya pemeliharaan bangunan umum 2) Biaya pemeliharaan drainase 3) Biaya pemeliharaan jalan lingkungan Rp 586. Realisasi belanja Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp772.00 Rp 9.223. sehingga Dinas Cipta Karya mempunyai kewajiban kepada pihak ketiga yang melaksanakan kegiatan tersebut.526.191.000.00 2.340.00 dengan rincian sebagai berikut : a.8.00.753.235.00 b.00 Rp Rp Rp 3.00 3. Sekretariat Daerah Kota Makassar Berdasarkan bukti-bukti pengeluaran dijumpai beberapa jenis pengeluaran rutin pada Sekretariat Daerah Kota Makassar Tahun Anggaran 2003 yang dibebankan sebagai belanja Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp135.000.00 digunakan untuk membiayai kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran sebelumnya Berdasarkan hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban pengeluaran belanja Tahun Anggaran 2004 yang diterima di Bagian Keuangan Sekretariat Kota Makassar diperoleh data adanya kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran sebelumnya.072.500.700.800.800.091.695.00 Rp 13.00 Rp 1.00.00 Rp 41.000. terdiri dari : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Biaya Telepon Uang Duka Biaya Bahan Bakar Minyak (BBM) Biaya Alat Listrik Biaya Air Minum Biaya Rekening Listrik Biaya Posko Darurat Biaya Pengobatan Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Rp 28.500.00 Rp 31.000.195.200.000. Hal ini dilakukan karena kegiatan tersebut dilaksanakan atas permintaan masyarakat dan bangunan. Dinas Cipta Karya Hasil pemeriksaan atas SPJ Pemegang Kas Dinas Cipta Karya menunjukkan bahwa terdapat kegiatan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2003 yang dibebankan pada Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp637.00 Rp 19.737. namun dibebankan dalam Tahun Anggaran 2004 minimal sebesar Rp772.170.572.

580. Terdapat beberapa pengeluaran yang tidak didukung dengan bukti yang lengkap senilai Rp2.sudah dalam kondisi yang rusak sehingga membutuhkan biaya perawatan dan pemeliharaan.988. Hal ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah No. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar memerintahkan secara tertulis Kepala Bagian Keuangan untuk mencantumkan semua utang di Neraca Daerah dan menganggarkan pembayarannya melalui aktivitas pembiayaan. Permasalahan ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran belanja Tahun Anggaran 2003 dan Sub Bagian Anggaran tidak menganggarkan pembayaran hutang pada pembiayaan Tahun Anggaran 2004 untuk pembayaran pengeluaran Tahun Anggaran 2003 tersebut. Kondisi di atas mengakibatkan realisasi belanja daerah yang tercantum dalam Laporan Perhitungan APBD tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya dan dapat mempengaruhi kewajaran laporan keuangan. 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Kuangan Daerah Pasal 1 point 13 yang menyatakan bahwa belanja daerah adalah semua pengeluaran Kas Daerah dalam periode tahun anggaran tertentu yang menjadi hak daerah.00 Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik atas SPJ Pemegang Kas pada unit/satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.674. disebabkan tidak cukupnya anggaran yang disediakan pada tahun anggaran yang bersangkutan baik pada APBD Pokok maupun yang ditambahkan dalam Perubahan APBD sehingga dibebankan dalam tahun anggaran berikutnya. Hal demikian terjadi pula pada Tahun Anggaran 2004 dimana terdapat kegiatan pemeliharaan yang dibebankan pada Tahun Anggaran 2005 sehingga Pemerintah Kota Makassar setiap tahun memiliki kewajiban kepada pihak ketiga (rekanan). dijumpai adanya pengeluaran yang tidak didukung dengan bukti yang lengkap yaitu sebagai berikut : . Penelusuran lebih lanjut atas Laporan Perhitungan APBD tahun-tahun sebelumnya diketahui bahwa kegiatan pemeliharaan seperti yang diuraikan di atas terjadi setiap tahun. Bahwa terjadinya pembebanan kegiatan Tahun Anggaran 2003 Pada Tahun Anggaran 2004. Catatan Pemeriksaan yang tidak mempengaruhi kewajaran Laporan Keuangan Daerah 1.

00 Rincian lihat dalam Lampiran 8.245.00 3) Dinas Pendapatan Daerah sebanyak 10 kuitansi senilai Rp81.371.00 4) Dinas Pendidikan sebanyak 5 kuitansi senilai Rp31.200.000.500.659. daftar nama-nama Sekolah Dasar dapat dilihat pada lampiran .000. tanggal harus kembali.996.250.274. c.00.a.000. anggaran Program Peningkatan Pendidikan senilai Rp2.150.00 yang terdiri dari dana DAK senilai Rp1.996.00 2) Dana Pendamping DAK senilai Rp230.00.500.00 4) Dinas Cipta Karya sebanyak 26 SPPD senilai Rp30.000.000.000.000.00.329. Demikian pula pada kolom pejabat yang memberikan perintah perjalanan dinas juga tidak diisi tanggal dan cap/stempel unit kerja seluruhnya senilai Rp406. yaitu pada lampiran SPPD kolom gaji pokok. Berdasarkan sampling atas SPJ Pemegang Kas pada Dinas Pendidikan khususnya untuk kegiatan pemeliharaan/rehabilitasi juga tidak didukung Sekolah dengan bukti Sarana Dasar yang & senilai lengkap.000.800.000.00. terdiri dari: 1) Sekretariat DPRD sebanyak 40 SPPD senilai Rp191.399. dan pembebanan mata anggaran tidak diisi sedangkan pada lampiran tiba di tempat tujuan dan harus kembali tidak diisi.609. terdiri dari : 1) Sekretariat DPRD sebanyak 5 kuitansi senilai Rp46. tingkat menurut peraturan perjalanan.00 Rincian lihat dalam Lampiran 7. yang terdiri dari : 1) Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp1. Pemeriksaan lebih lanjut atas SPJ Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) pegawai yang telah melaksanakan tugas perjalanan dinas tidak seluruhnya mempertanggungjawabkan secara benar sesuai ketentuan.600.800.00 5) Dinas Bina Marga sebanyak 20 SPPD senilai Rp70. Dana tersebut digunakan untuk Kegiatan Pemeliharaan/Rehabilitasi Sekolah Dasar. Prasarana Rp1.951.000. yang dialokasikan pada 35 (tiga puluh lima) Sekolah Dasar melalui rekening masing-masing Kepala Sekolah Dasar.129.400. Untuk merealisasikan kegiatan tersebut Pemegang Kas membuat SPP Beban Tetap kepada Kepala Bagian Keuangan sebesar Rp1.000.030. hanya berupa kuitansi yang ditandatangani oleh si penerima uang seluruhnya sebesar Rp178. Pembelian/pengadaan barang yang tidak didukung dengan bukti-bukti pengeluaran yang lengkap.000.00. b.00 telah dialokasikan Berdasarkan DASK Tahun Anggaran 2004 pada Dinas Pendidikan Kota Makassar.00 3) Dinas Tata Bangunan sebanyak 30 SPPD senilai Rp90.800.980.00 dan dana pendamping DAK senilai Rp196.00 2) Bappeda sebanyak 5 SPPD senilai Rp23.388.00 2) Sekretariat Daerah sebanyak 21 kuitansi senilai Rp19.642.000.000.000.944.

00 pertanggungjawaban pada Dinas pelaksanaan Pendidikan pemeliharaan/rehabilitasi Rp1.329. 3) Pembayaran Tahap III sesuai SPMU No.000. dengan rincian sebagai 1) Pembayaran Tahap I sesuai SPMU No.00 ditambah dengan SPMU BT Dana daerah (pendamping) No. Keputusan Menteri Dalam Negeri No.00 ditambah dengan SPMU BT Dana daerah (pendamping) No. 3813/BT/2004 tanggal 30 November 2004 senilai Rp720. 3024/BT/2004 tanggal 13 Oktober 2004 senilai Rp540.00.800. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : .00.000.3025/BT/2004 tanggal 13 Oktober sebesar 2) Pembayaran Tahap II sesuai SPMU No.000.000.274.000. No.00 terdiri dari pertanggungjawaban yang hanya yang ditandatangani serta sekolah Rp178.000.674.659.000. Dengan demikian masih dijumpai kas belum oleh beberapa dilaksanakan penerima kelengkapan sesuai uang bukti pertanggungjawaban berupa sebesar kuitansi pemegang ketentuan sebesar kegiatan sebesar seluruhnya senilai Rp2. Hasil pemeriksaan lebih lanjut atas dokumen pelaksanaan kegiatan pemeliharaan/rehabilitasi sekolah yang dilaksanakan oleh masing-masing Kepala Sekolah Dasar diketahui bahwa bentuk pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Pemegang Kas ke Bagian Keuangan dengan cara Beban Tetap hanya berupa kuitansi yang ditandatangani oleh Pemegang Kas melalui rekening masing-masing kepala sekolah.000.3791/BT/2004 tanggal 29 November sebesar Rp78. daftar pembayaran upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku .400.00. tanpa didukung dengan bukti yang lengkap dan sah antara lain berupa kuitansi/faktur pembelian bahan/nota pesanan barang.00. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.988.Adapun berikut : SPMU BT yang telah direalisasikan.00 dan pertanggungjawaban SPPD yang tidak diisi secara lengkap Rp406. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan : a.3566/BT/2004 tanggal 11 November sebesar Rp58.000.000.00 ditambah dengan SPMU BT Dana daerah (pendamping) Rp58.000. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 3565/BT/2004 tanggal 10 November 2004 senilai Rp540.996.400.800.580.

4) Pasal 57 Ayat (3). Adanya unsur kesengajaan pemegang kas untuk mempertanggungjawabkan SPJ tidak secara lengkap.988. Hal tersebut disebabkan oleh : a. 2) Pasal 50.1) Pasal 49 ayat (5). dapat dijelaskan bahwa biaya airport bandara digunakan untuk biaya ruang tunggu VIP Room bandara serta biaya lain dalam rangka melayani tamu-tamu Pemda yang secara swakelola tidak dapat diyakini kebenarannya dan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan keuangan daerah surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran kas bertanggungjawab atas kebenaran dan akibat dari penggunaan bukti . pengguna anggaran wajib mempertanggungjawabkan uang yang digunakan dengan cara membuat SPJ yang dilampiri dengan bukti-bukti yang sah. Lemahnya pengendalian dan pengawasan oleh atasan langsung terhadap Pemegang Kas. setiap orang yang diberi wewenang menandatangani dan atau mengesahkan tersebut.00. 2) Tanggal-tanggal tiba dan berangkat di/dari tempat-tempat yang dikunjungi dibubuhi tanda tangan Kepala Kantor/Proyek/Daerah yang dikunjungi. Permasalahan tersebut mengakibatkan penggunaan anggaran kegiatan pada dinas/unit kerja dan kegiatan pemeliharaan/rehabilitasi Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kota Makassar yang dilakukan senilai Rp2.674. Sub Bagian Verifikasi kurang cermat dalam melaksanakan tugasnya. Berkaitan dengan beberapa kuitansi pertanggungjawaban yang tidak didukung dengan bukti yang lengkap. SPJ berikut lampirannya disampaikan kepada Kepala Daerah paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. c. Surat Menteri Keuangan No.580. b. b. Para Pemegang Kas terkait mengakui hal tersebut dan menjadi perhatian di masa mendatang untuk diupayakan tidak terjadi lagi..296/MK/I/4/1974 tanggal 30 April 1974 menyebutkan bahwa pada SPPD dicatat : 1) Tanggal berangkat dari tempat kedudukan/tempat tinggal/tempat berada dibubuhi tanda tangan pejabat yang berwenang. setiap akhir bulan Kepala Unit Kerja Pengguna Anggaran wajib menyampaikan laporan keuangan pengguna anggaran kepada Kepala Daerah. 3) Tanggal tiba kembali ditempat kedudukan dibubungi tanda tangan pejabat yang berwenang. setiap pengeluaran kas harus didukung oleh bukti yang lengkap dan sah mengenai hak yang diperoleh oleh pihak yang menagih. 5) Pasal 79 ayat (1). 3) Pasal 57 Ayat (2).

01.0301. b.000. Menegur secara tertulis Pemegang Kas terkait dan memerintahkan untuk segera melengkapi bukti-bukti pengeluarannya.1.00. Menegur secara tertulis Kepala Sub Bagian Verifikasi agar lebih cermat dalam melaksanakan tugasnya.000. 2.02.09. c. c.00 terdiri dari 25 kuitansi kepada Ketua DPRD dan 4 orang Anggota DPRD Kota Makassar. Biaya Tamu . b.0301. 4. Terdapat 12 buah kuitansi untuk pengeluaran bantuan kepada partai politik Ketua DPRD dan 7 orang Anggota DPRD Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp47.01. Bantuan-bantuan tersebut di atas diberikan kepada masing-masing Ketua dan Anggota DPRD secara tunai dengan jumlah realisasi pengeluaran seluruhnya sebesar Rp117.2.20.000. Pengeluaran tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Walikota Makassar No. 2. 2. Memerintahkan Kepala Dinas/Unit Kerja terkait untuk lebih meningkatkan pengendalian dan pengawasan terhadap Pemegang Kasnya. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar : a. Terdapat anggaran Sekretariat Daerah Kota Makassar digunakan untuk bantuan operasional DPRD Kota Makassar sebesar Rp117.02.1) Biaya koordinasi pemerintahan berupa bantuan Walikota Makassar untuk membantu kegiatan DPRD Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp58.1) Biaya tamu pemerintah Kota Makassar berupa bantuan tiket yang diberikan kepada Ketua DPRD Kota Makassar seluruhnya sebesar Rp11.08.01.00 Berdasarkan hasil pemeriksaan atas Surat Pertanggungjawaban Pemegang Kas Sekretariat Daerah Kota Makassar.02.000. 340/Kep/900/2003 tanggal 29 April 2003 tentang Pemberian Bantuan Biaya Operasional Pembinaan Politik Kepada Anggota Fraksifraksi pada DPRD Kota Makassar.2).500.0302.21.000.berkunjung ke Kota Makassar maupun pejabat pemerintah Kota Makassar yang akan melaksanakan perjalanan dinas ke luar Sulawesi Selatan.1. Biaya Koordinasi Pemerintahan (Rekening No.Bantuan Tiket (Rekening No. Sedangkan untuk biaya lainnya yang tidak lengkap kuitansinya di masa yang akan datang akan diperbaiki dan dilengkapi sesuai dengan aturan yang berlaku. Secara rinci dapat dilihat pada Lampiran 9.000. .00.000.000. ditemukan pengeluaran untuk bantuan operasional DPRD yang terdiri dari : a.01. Bantuan Kepada Partai Politik (Rekening No.02.00.500.

efektif. tidak mewah. Peraturan Pemerintah No. disesuaikan dengan kapasitas mereka pada saat itu. baik sebagai tamu pemerintah kota maupun sebagai anggota partai politik. Sedangkan untuk biaya tamu dan Bantuan kepada Partai Politik diberikan. Tunjangan Kesehatan .000. namun ke depan tetap diupayakan akan menjadi perhatian bagi kami. b. efisien. Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Makassar menyatakan bantuan biaya operasional yang diberikan kepada Anggota DPRD pada dasarnya dalam rangka menunjang kegiatan koordinasi antara legislatif dengan eksekutif untuk terciptanya kesinambungan dan mekanisme kerja yang baik dan harmonis. taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar tidak membuat kebijaksanaan pemberian bantuan kepada Anggota DPRD yang menyimpang dari aturan yang berlaku. tanggal 10 Nopember 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Pasal 4 menetapkan bahwa pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertib. Pasal 12 menyebutkan bahwa Pelaksanaan Anggaran Belanja Daerah dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip : 1) Hemat. Terdapat pengeluaran pada Sekretariat DPRD Kota Makassar yang menyimpang dari ketentuan Berdasarkan pemeriksaan secara uji petik atas SPJ Pemegang Kas Sekretariat DPRD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 diketahui bahwa terdapat pengeluaran yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan uraian sebagai berikut : a. Masalah tersebut mengakibatkan terjadi ketidakhematan atas pengeluaran daerah sebesar Rp117. transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan dan kepatutan.2 Tahun 1994 tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.000. program/kegiatan serta fungsi masing-masing Dinas/Lembaga/Satuan Kerja Daerah Lainnya. efisien dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disyaratkan. 105 Tahun 2000.00 dan realisasi Perhitungan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2004 pada Sekretariat Kota Makassar menjadi tidak riil.Hal tersebut tidak sesuai dengan : a. Kondisi tersebut disebabkan adanya kebijaksanaan Walikota Makassar yang memberikan bantuan biaya kepada Anggota DPRD tidak sesuai ketentuan. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 2) Terarah dan terkendali sesuai dengan rencana.

328.00 31.00 171.500.500.725.500.00 22.00 30.500.00 196.225.500.07/S.500.700.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Biaya pemeliharaan kesehatan sebesar Rp66.500.1/ DPRD/III/2004 tanggal 1 Maret 2004 berupa pembayaran premi ASKES sebesar Rp200.00 sedangkan untuk bulan Desember 2004.00 85.700.000.500.700.00 53.00 2) Biaya Asuransi Jiwasraya sebesar Rp31.Tunjangan kesehatan Sekretatiat DPRD Kota Makassar dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp1. jumlah bantuan pemeliharaan kesehatan dan .750.00 31.500.500.000. pemberian tunjangan kesehatan tersebut sudah tidak dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari BPK-RI.771. Pemel Kesehatan (Rp) 22.000.328.250.700.00 dengan rincian sebagai berikut : BULAN Januari 2004 Pebruari 2004 Maret 2004 April 2004 M e i 2004 Juni 2004 Juli 2004 Agustus 2004 Jumlah Bant.100. sehingga dalam Tahun Anggaran 2004.000. Pemberian tunjangan kesehatan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan DPRD No.00 31.00 97.00 67.00 Jumlah (Rp) 54.500.000.500.771.00).700.000.00 22.00 22.328.00 53.00 per orang dan bantuan pemeliharaan kesehatan sebesar Rp500. Pemeriksaan yang dilakukan sebelumnya oleh BPK-RI (Pemeriksaan atas belanja rutin dan pembangunan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004) diketahui bahwa tunjangan Kesehatan diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD sampai dengan bulan Agustus 2004 seluruhnya sebesar Rp544.000.00 31.000.000.100.000.000.000.328.000.00 180.000.700.500.000.000.000.d.00 22.00 193.500.00 101.00 diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD beserta keluarganya.000.00 + Rp193. Hasil pemeriksaan selanjutnya atas bukti pendukung SPJ periode bulan bulan Juli s.00 32. Asuransi Jiwa sebesar Rp750.250.00 Asuransi Jiwasraya (Rp) 32.000.000.000.000.000.000.500.00 (Rp180.Kep-KEU/840.055.100.000.00 Premi Askes (Rp) 46.309.250.828.328.00 Berdasarkan tabel tersebut di atas dapat dijelaskan bahwa pembayaran berupa bantuan pemeliharaan kesehatan dan bantuan pengobatan Asuransi Jiwasraya yang tidak perlu dibayarkan seluruhnya sebesar Rp373.500.00 per orang.00 per orang.500.559.00 544.271. November 2004 (dipertanggungjawabkan pada bulan Nopember 2004) diketahui bahwa bantuan pemeliharaan kesehatan dan bantuan pengobatan Asuransi Jiwasraya masih diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD seluruhnya sebesar Rp97.000.

b. Dengan demikian jumlah realisasi pembayaran biaya kesejahteraan Sekretariat DPRD berupa bantuan/tunjangan kesejahteraan staf ahli/staf khusus yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp245.00).000.500.000.000.00.00).000. c.500.00 (Rp179.000.000. namun bantuan tenaga ternyata diterima oleh masing-masing Pimpinan dan Anggota DPRD sebanyak 45 orang.00 3) Pembinaan/penyediaan fasilitas Olah Raga sebesar Rp 75.2004 dianggarkan dalam DASK sebesar Rp 1.500.000.00 2) Pegawai yang bekerja diluar jam kerja Rp99. Biaya operasional Sekretariat DPRD Kota Makassar berdasarkan DASK dianggarkan sebesar Rp2.500.000.000.000.000.00 + Rp97. Pengeluaran tersebut berdasarkan atas Surat Keputusan Ketua DPRD No.055.000.000.200.00 2) Bantuan Tenaga Ahli/Khusus dan sekretariat Rp 714.Kep-KEU/840. Biaya Kesejahteraan Biaya kesejahteraan Sekretariat DPRD TA.00 perbulan/orang.000.1/DPRD/III/ 20004 tanggal 1 Maret 2004 tentang pemberian bantuan dana penunjang kegiatan Anggota Fraksi untuk Tenaga Ahli Tahun Anggaran 2004 antara lain menetapkan bahwa Bantuan biaya Tenaga Ahli diberikan sebesar Rp500.000.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Bantuan pembinaan pengelolaan administrasi keuangan Rp157.000.500.00 dan penelitian lebih lanjut terhadap bukti pendukung SPJ diketahui bahwa tidak ada pihak yang diangkat sebagai tenaga ahli.000.00 (Rp373.000. 07/S. Desember 2004 diketahui bahwa masih terdapat realisasi biaya kesejahteraan Sekretariat DPRD berupa bantuan/tunjangan kesejahteraan staf ahli/staf khusus seluruhnya sebesar Rp66.250.000.d.000.050.800.00 + Rp66.000.00 .00 Penelitian terhadap SPJ diantaranya bantuan tenaga ahli diketahui bahwa biaya untuk tenaga ahli yang digunakan oleh Anggota Fraksi dianggarkan sebesar Rp 270. Hasil pemeriksaan BPK-RI sebelumnya (Pemeriksaan atas belanja rutin dan pembangunan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004) diketahui bahwa realisasi pembayaran biaya tenaga ahli yang diterima oleh masing-masing Pimpinan dan Anggota DPRD sampai dengan bulan Agustus 2004 seluruhnya sebesar Rp179.940.855.000.000.00 4) Uang duka sebesar Rp 10.000. Biaya Operasional.00 dengan rincian sebagai berikut : 1) Pemeliharaan Kesehatan sebesar Rp 1.Asuransi Jiwasraya yang tidak perlu dibayarkan seluruhnya sebesar Rp471. Hasil pemeriksaan SPJ untuk periode bulan September s.500.00.000.

00.000.000.000. Hasil pemeriksaan BPK-RI sebelumnya (Pemeriksaan atas belanja rutin dan pembangunan Kota Makassar Tahun Anggaran 2004) diketahui bahwa realisasi pembayaran biaya Tim Penerima Aspirasi sebanyak 45 orang yang terdiri dari Pimpinan dan Anggota DPRD sampai dengan bulan Agustus 2004 seluruhnya sebesar Rp269.d.000.000.000.000.000. Tim Penerima Aspirasi adalah salah satu tugas dari Pimpinan Dewan.000.00 5) Bantuan penunjang kegiatan pengendali dan pengawasan Rp714.000. Dari uraian tersebut di atas menunjukkan bahwa bantuan biaya kepada Tim Penerima Aspirasi tidak diatur dalam Surat Menteri Dalam Negeri No.00 perbulan/orang.000.000.1/DPRD/III/ 2004 tanggal 1 Maret 2004 mengatur pemberian bantuan dana Tunjangan Aspirasi dan Tunjangan Kegiatan Lainnya kepada Ketua.00 4) Kegiatan Penunjang yang diatur Pimpinan Dewan Rp581.000.800. Sehingga jumlah pengeluaran biaya Tim Penerima Aspirasi dalam Tahun Anggaran 2004 yang tidak sesuai ketentuan seluruhnya sebesar Rp401.06/S.000.117.00 (Rp269. Selain itu.000.000.000. Desember 2004 diketahui bahwa pemberian biaya Tim Penerima Aspirasi masih dilaksanakan dan telah direalisasikan seluruhnya sebesar Rp132.000. sehingga biaya yang ditimbulkan untuk kegiatan tersebut telah dianggarkan dalam biaya penunjang kegiatan lainnya.000.000.000.00 6) Biaya Panitia Pemilihan sebesar Rp253.00 + Rp132.00 + Rp401.00 7) Biaya Tim Penerima Aspirasi.500.00). bantuan biaya tenaga ahli dan biaya Tim Penerima Aspirasi yang merupakan tambahan penghasilan bagi Pimpinan dan Anggota DPRD yang dibayarkan tidak sesuai dengan ketentuan dalam Tahun Anggaran 2004 seluruhnya sebesar Rp1. 2) Tunjangan kegiatan lainnya sebesar Rp1.800.000. Berdasarkan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah pengeluaran berupa tunjangan kesehatan.100. Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Makassar TA.sebesar Rp540.500.00 perbulan/orang. 2004 antara lain menetapkan : 1) Tunjangan Tim Penerima Aspirasi diberikan sebesar Rp1.00. Selanjutnya berdasarkan pemeriksaan SPJ bulan September s.161/3211/SJ tanggal 29 Desember 2003 tentang belanja penunjang operasional Pimpinan DPRD.3) Biaya penunjang kegiatan lainnya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Rp594.000.00).000.000.00 + Rp245.Kep-KEU/840.000. Pemberian biaya Tim Penerima Aspirasi tersebut dilakukan berdasarkan SK.00.000.00 (Rp471. . Pimpinan Dewan No.

000.15 4.910.343.78 54.330.074.000.00 .906.00 dan segera disetor ke Kas Daerah.500.156.00 24.317.1.000.00 REALISASI 85.4.00 1.00 7.575.00 47. Pimpinan DPRD Kota Makassar dan telah meminta kepada Pimpinan DPRD Kota Makassar agar di tahun yang akan datang pemberian tunjangan biaya kesejahteraan dan biaya operasional tidak dianggarkan lagi.500.79 308.Permasalahan tersebut di atas tidak diatur dalam Surat Menteri Dalam Negeri No. Huruf C point 1 menyebutkan bahwa untuk mendukung tugas Pimpinan DPRD atau membiayai kegiatan lainnya yang dilakukan oleh Pimpinan atas nama Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah dan sebagai alat kelengkapan DPRD dapat disediakan biaya penunjang operasional.1.3 1.000.000.947.4 1.00 429.806.00 + Rp401.962.823. 2.00 + Rp245.1 1.455.252.117.161/3211/SJ tanggal 29 Desember 2003 antara lain menetapkan : a.000.158.1 Laporan Perhitungan APBD (dalam rupiah) NO I 1.088.582.158.755.00 50.163.509.000.00 5.715.968.910.000.000.307.750.435.117.00 68. Hal tersebut terjadi karena adanya kebijakan Pimpinan DPRD Kota Makassar yang tidak mempedomani ketentuan yang berlaku.1.500.920.2 1.000.843.777.2.104.190.79 77.2 1. b.000.000.047.525. Keadaan tersebut mengakibatkan kerugian daerah sebesar ……………… Rp1.00 24.422.00).1.1 1. Huruf B bahwa Pimpinan dan Anggota DPRD diberikan Tunjangan Kesejahteraan berupa : 1) Tunjangan Kesehatan Pimpinan dan Anggota DPRD beserta keluarganya yaitu suami atau istri pertama beserta 2 (dua) orang anak diberikan tunjangan dan pengobatan berupa pembayaran premi asuransi kesehatan kepada Lembaga Asuransi yang ditetapkan Kepala Daerah.500. Laporan Keuangan Setelah Pemeriksaan 2.675.198. Sekretaris Dewan menyatakan pemberian tunjangan tersebut berdasarkan SK.2.150.000.00 (Rp471.700.2.137. BPK-RI merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar menagih kerugian daerah yang terjadi seluruhnya sebesar Rp1. 2) Disediakan rumah jabatan atau uang sewa rumah dan kendaraan dinas 3) Pengadaan pakaian dinas 4) Uang duka.00 308.4 URAIAN PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan dari Propinsi ANGGARAN 84.248.3 1.700.30 1.514.000.526.532.1 1.3 1.179.00 5.2.000.226.000.000.33 442.005.4.018.00 50.

2.00 1.3 2.1 3.768.000.917.747.2.2.000.37 75.1.700.818.38 0.00 36.929.146.365.112.013.895.433.469.1.57 119.15 25.062.2.3 3.1.00 8.111.2 2.149.58 10.737.980.713.427.511.1.666.00 29.443.00 57.371.1.690.493.000.673.1.360.2.683.500.11 126.018.831.38 30.281.490.188.1.00 546.453.2.1 3.813.00 1.620.841.099.750.00 4.986.200.775.756.1 2.00 0.090.592.638.00 0.00 29.1.00 1.133.000.00 759.2 2.1.00 35.1.00 10.787.2.00 36.271.372.904.543.819.00 51.3 3.783.967.1.134.699.785.2.1.2.415.759.967.850.850.00 318.795.1.327.865.2.200.38 31.306.935.378.00 15.00 421.383.5 3.1 2.694.000.58 6.548.11 543.99 III 3.4 2.648.00 12.043.00 3.583.879.00 9.614.3 2.686.00 31.1.732.627.469.649.248.455.00 225.950.203.312.230.546.00 225.427.885.3 2.00 1.248.540.759.605.00 5.062.PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu JUMLAH PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan JUMLAH PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN 31.3 2.00 772.292.38 0.000.1.00 55.825.00 10.378.758.493.49 -29.603.411.450.1.1.469.505.1 2.487.325.2 3.1.00 3.696.850.305.082.00 8.302.2.2.00 30.00 25.006.279.574.230.00 17.097.900.4 2.497.367.00 0.4 2.854.2.011.000.5 3.00 0.872.00 595.1.6 PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak .545.1.825.2.34 7.500.2.00 46.2.663.2 2.1 3.00 1.2 3.342.178.038.546.00 0.500.648.1.1.00 33.00 16.00 39.923.768.00 13.554.1 2.00 8.00 573.605.513.181.37 -10.00 273.00 0.356.500.00 41.173.149.138.00 282.2.2.737.660.629.526.00 0.178.00 289.99 .15 330.638.696.00 0.853.000.605.107.920.4 3.00 272.400.2 2.140.757.055.721.759.909.378.1.358.779.00 30.3 2.958.779.4 LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA APARATUR DAERAH Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal PELAYANAN PUBLIK Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasional dan Pemeliharaan Belanja Pegawai/Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Modal BELANJA BAGI HASIL DAN BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA JUMLAH BELANJA SURPLUS/(DEFISIT) 30.4 2.011.995.936.00 108.071.1.200.000.2 2.534.00 557.2.1 2.00 3.2.470.196.108.2 2.00 64.000.4 3.390.2.00 13.1 2.2 3.00 401.2.739.213.38 0.256.00 806.798.00 1.677.479.00 2.389.611.515.390.484.782.510.736.00 99.1.38 0.000.130.00 1.3 II 2.2.3 2.200.905.00 4.1 2.147.2.745.3 2.205.440.000.469.2.2 2.841.435.

00 (61.4.843.570.58 Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI 72.00 50.Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak .695.196.190.040.924.15 4.435.795.Belanja Barang Dan Jasa .156.281.Retribusi Daerah .58 6.575.683.422.024.342.922.00 30.252.904.Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka Total Aliran Kas Keluar 418.605.57 Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Administrasi Umum .806.260.798.99 Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Total Aliran Kas Masuk 61.163.644.583.387.302.153.00 5.750.Belanja Perjalanan Dinas .248.Bagian Laba Usaha Daerah .910.00 24.877.200.238.823.00 19.30 1.307.422.Belanja Barang Dan Jasa .920.Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan .670.505.032.902.00 25.680.Belanja Pegawai .715.534.074.2.968.841.945.677.Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan .Belanja Perjalanan Dinas .Belanja Pegawai .018.00 485.809.044.Pajak Daerah .514.79 77.040.262.614.00 302.455.777.198.809.906.78 54.00) Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN Aliran Kas Masuk Penerimaan UUDP Tahun Lalu 703.047.104.780.582.Dana Alokasi Umum .000.335.00 19.00 225.00 91.00 557.158.872.00 .312.690.000.351.694.000.536.679.713.00 1.599.317.206.Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah 85.840.00 10.411.79 308.920.532.536.Dana Alokasi Khusus .334.00 41.00 9.381.33 442.00 4.2 Laporan Aliran Kas URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI JUMLAH Aliran Kas Masuk Pendapatan Asli Daerah .00 61.

779.457.649.605.00 30.37 Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas .881.360.371.465.901.00 1.703.00 772.808.909.00 345.846.00 33.035.765.714.484.00 30.727.779.100.Penerimaan Hutang PPh Penerimaan Hutang PFK Penerimaan Piutang Tahun lalu Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping 595.292.500.287.00 10.99 30.149.38 41.149.883.578.648.00 33.737.526.783.00 341.648.372.238.00 2.

00 6.985.15 328.40 15. 10.00 394. ALAT-ALAT BESAR i.376.00 63.40 0.909. ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA m. PIUTANG DANA PERIMBANGAN g.00 158. BANGUNAN AIR (IRIGASI) d. JALAN DAN JEMBATAN c. 2.00 0.052. 5.973.000.00 98.00 2. PIUTANG RETRIBUSI f.649.279.833.953.820. BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR INVESTASI JANGKA PANJANG a.993. MONUMEN DAN TUGU h.585. INVESTASI DALAM SAHAM b. ALAT BENGKEL k.425. INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG AKTIVA TETAP a.000. URAIAN AKTIVA AKTIVA LANCAR a.05 3.00 345.00 181.00 3.62 262. KAS SURAT BERHARGA Akun Jalan dan Jembatan . ALAT PERTANIAN l.284. 1. PIUTANG PAJAK e.00 5. PIUTANG LAIN-LAIN i.687.570.942.000.808.711.00 43.118. PIUTANG FASOS/FASUM h.602.000.125.210.434.00 238.577. .298. BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA r.00 340.878.787.901.00 736. ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI n.000.00 13.00 4.90 318.696.300.140.031.00 1.00 13.950. PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL j.00 659. TANAH b.Jalan b. HEWAN TERNAK DAN TANAMAN s.37 0.700. BUKU/PERPUSTAKAAN q.658.344. ALAT KEDOKTERAN o.772.980.000.00 4.176.310.129.00 137.00 0.282.804.00 0. DEPOSITO BERJANGKA d.000.727.756. ALAT ANGKUTAN j.649.100.083.075.524.00 6.360.000.035. PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN JUMLAH 41.329.000.500.320.040.159.113.989. ALAT LABORATORIUM p.99 2.287. BANGUNAN GEDUNG g.207.2.502.4.660.725.00 495. INSTALASI e.00 317.408.581.3 Neraca (dalam rupiah) NO. JARINGAN f. I. Daerah c.524.733.470.

26) 318. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG h.649.087.512.369.629. 0. UTANG LUAR NEGERI b.860. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN b.00 42.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No. c. b.295. 1. UTANG PAJAK d.2408-IND) .047.701.423.638.167. DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK g. DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP c. 1.581. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA e.a.73 III.080.343.26 2.820.730.991. HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR UTANG JANGKA PANJANG a.332.774.00 (29.37 3.1653-IND) .409.111.000.292. DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN 41. DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM d. UTANG UTANG LANCAR a.00 10.833.000.901.Depkeu SLA.Depkeu SLA. CADANGAN PERSEDIAAN f.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.408. UTANG BELANJA c.26 82.00 21.00 0.409.380.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No.807.777. EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.185.00 8.700.263.036.00 0.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.267.933.650.034.833/DP3I1995 Tgl 19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.196.00 0.830.040. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) . 17 Pebruari 1982 .000.912.44 II.585.40 476.470.755.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No.254.00 12. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG b.302.995.07 40.880.47 2.90 14.257.777.00 20.295.268.3340-IND) .873.830. PIUTANG ANGSURAN PIUTANG ROYALTI BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN TOTAL AKTIVA 78.00 3. CADANGAN PIUTANG e.00 0.189.00 0.895.541.Depkeu SLA.793. UTANG DALAM NEGERI .00 13.62 262.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl 18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG JUMLAH UTANG 2.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.07) (42.00 25.IP-415) .15 .408.362.397.279.00 19.874.384.

71 0. EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 3.JUMLAH EKUITAS DANA UMUM 2.00 4.000.183. 3.425.463.343.00 3.44 .71 3.512.957.821.429.755.369.183.529.291.506.

675.700.700.435.248.00 50.158.823.968.777.290.137.947.00 24.806.361.015.455.321.00 0.00 308.30 1.00 2.750.252.290.00 0.00 87.79 77.79 308.870.33 442.33 442.470.00 0.000. PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Bagi Hasil Pajak dan Bantuan Keuangan dari Provinsi 84.000.00 24.190.717.30 1.381.00 24.163.00 2.307.500.020.00 0.000.00 6.00 0.378.00 8.00 50.000.422.464.005.000.030.343.122.252.000.084.00 5.00 0.949.79 77.491.582.00 5.00 145.00 0.330.455.920.79 308.422.000.197.868.770.295.000.018.824.158.00 0.00 7.514.731.526.317.575.00 0.000.368.190.153.226.15 4.582.00 2.047.715.910.00 85.163.78 54.158.00 47.00 6.968.00 0.823.248.038.525.Lampiran –lampiran Lampiran 1 PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN PERHITUNGAN APBD TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) URAIAN ANGGARAN SETELAH PERUBAHAN REALISASI SEBELUM KOREKSI KOREKSI DEBET KREDIT REALISASI SETELAH KOREKSI I.00 0.338.088.435.179.706.777.491.00 50.00 0.278.249.150.00 5.910.779.000.806.00 429.198.15 6.962.000.00 10.047.018.00 68.000.156.307.509.00 1.104.00 .532.755.843.074.532.574.158.906.78 55.

500.595.663.700.603.050.182.00 0.00 1.00 400.57 126.00 13.794.281.856.923.543.00 5.328.00 102.045.00 35.770.500.845.853.879.660.041.800.986.195.825.000.905.013.000.00 50.00 0.00 50.00 5.071.00 120. BELANJA APARATUR DAERAH BELANJA ADMINISTRASI UMUM Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan BELANJA OPERASI DAN PEMELIHARAAN Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan BELANJA MODAL PELAYANAN PUBLIK BELANJA ADMINISTRASI UMUM Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan 30.894.920.107.00 0.745.756.00 363.00 0.00 273.487.750.825.453.00 29.018.099.112.909.700.929.038.540.00 3.325.00 1.270.965.161.00 29.00 319.00 0.611.00 3.721.900.450.00 637.381.306.011.327.00 0.00 2.000.00 426.775.819.203.469.138.732.487.320.686.619.798.850.00 55.135.099.00 8.00 95.914.00 4.000.00 777.415.00 9.787.00 289.003.00 0.795.505.390.305.00 0.00 55.400.427.639.824.271.294.00 0.352.011.00 2.00 0.614.11 543.00 36.00 0.958.00 12.00 559.850.427.130.00 99.012.825.867.00 0.00 0.00 10.00 15.736.634.00 3.00 119.699.510.415.090.300.00 35.00 108.256.000.411.757.000.00 3.850.885.00 2.736.006.932.00 273.00 0.00 401.930.00 4.433.012.819.813.825.00 0.312.00 1.00 8.615.281.639.200.00 12.104.683.731.358.967.521.LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH TOTAL PENDAPATAN II.342.00 400.108.00 33.356.00 139.542.00 5.947.00 1.00 3.950.15 330.108.895.00 0.00 1.171.00 9.00 0.775.006.470.012.545.133.967.854.505.785.813.756.800.00 1.853.00 0.00 57.00 557.611.017.037.931.000.554.157.865.124.00 2.00 0.361.583.267.00 421.00 2.557.00 0.57 0.500.00 272.00 10.181.00 282.920.205.000.758.00 13.528.00 0.00 94.253.403.490.392.00 .885.00 1.383.000.11 30.614.157.673.146.493.000.097.00 2.450.794.421.58 318.782.411.700.860.400.927.011.761.149.936.500.683.00 30.045.929.000.000.00 272.00 0.828.

129.00 36.783.389.200.540.00 223.935.200.00 0.00 51.713.783.00 30.433.435.00 0.980.00 31.00 31.00 0.768. PEMBIAYAAN PENERIMAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun lalu Transfer Dari Dana Cadangan Penerimaan Utang Pajak .469.134.605.759.469.58 6.38 0.00 0.00 0.759.00 0.648.99 31.149.747.440.00 0.00 0.000.00 0.666.00 759.00 0.739.00 12.00 10.172.511.00 8.759.00 0.00 0.812.34 7.515.000.351.00 0.690.00 2.354.15 25.00 225.00 8.178.515.00 225.00 762.378.055.594.872.696.694.690.200.469.389.00 16.00 0.38 0.00 226.00 0.99 0.841.00 0.328.00 2.497.00 0.00 573.779.737.000.000.134.378.500.443.484.00 595.592.855.759.378.479.057.638.00 0.465.592.378.360.00 8.00 0.696.00 0.062.00 806.140.BELANJA OPERASI DAN PEMELIHARAAN Belanja Pegawai / Personalia Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan / Rehabilitasi / Renovasi BELANJA MODAL BELANJA BAGI HASIL & BANTUAN KEUANGAN BELANJA TIDAK TERSANGKA TOTAL BELANJA SURPLUS (DEFISIT) III.302.00 17.620.548.497.38 0.900.00 595.534.365.230.00 0.967.38 0.777.00 46.841.469.500.435.111.217.917.00 0.00 0.000.38 0.324.133.360.00 225.470.00 547.484.980.759.111.00 .58 10.493.38) 36.648.000.00 3.00 546.043.38 31.455.546.00 46.173.367.00 2.904.841.520.605.PENERIMAAN DAERAH PENGELUARAN DAERAH Transfer ke Dana Cadangan Penyertaan Modal 39.578.58 12.302.440.279.58 6.00 33.383.00 0.259.00 0.00 0.149.000.818.00 0.390.128.158.000.872.00 16.000.00 25.00 363.500.00 30.248.00 2.00 0.00 64.00 11.627.534.248.469.49 (29.010.779.00 0.00 25.00 0.00 31.677.082.513.291.378.PPh Penerimaan Utang Lain-Lain Penerimaan Piutang Tahun Lalu TOTAL PEMBIAYAAN .

Pembayaran Utang Pokok Yg jatuh tempo Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran Berjalan TOTAL PEMBIAYAAN - PENGELUARAN DAERAH JUMLAH PEMBIAYAAN

1.605.372.000,00 0,00 0,00 0,00 1.831.213.200,00 29.638.546.178,38

1.605.371.292,00 0,00 0,00 41.992.764.146,37 43.823.976.638,37 (12.354.217.259,99)

0,00 30.648.779.149,00 772.526.737,00 2.865.050,00 31.424.170.936,00

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

1.605.371.292,00 30.648.779.149,00 772.526.737,00 41.995.629.196,37 75.248.147.574,37 (10.768.230.062,99)

Lampiran 2

PEMERINTAH KOTA MAKASSAR
NERACA PER 31 DESEMBER 2004
(dalam rupiah) NO. URAIAN SEBELUM KOREKSI KOREKSI DEBET KREDIT SETELAH KOREKSI

I.
1.

AKTIVA
AKTIVA LANCAR a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. KAS SURAT BERHARGA DEPOSITO BERJANGKA PIUTANG PAJAK PIUTANG RETRIBUSI PIUTANG DANA PERIMBANGAN PIUTANG FASOS/FASUM PIUTANG LAIN-LAIN PERSEDIAAN BAHAN PAKAI HABIS/MATERIAL BELANJA DIBAYAR DIMUKA (UUDP DROPING) JUMLAH AKTIVA LANCAR 41.649.727.909,37 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 291.268.318,62 0,00 343.036.237,00 42.284.032.464,99 0,00 0,00 41.649.727.909,37 0,00 0,00 394.129.282,00 659.711.360,00 0,00 0,00 495.980.660,62 262.833.585,00 345.901.287,00 43.808.284.083,99

476.827.982,00 659.711.360,00

82.698.700,00 0,00

2.409.051.786,00 262.833.585,00 2.865.050,00 3.811.289.763,00

2.204.339.444,00 0,00 0,00 2.287.038.144,00

2.

INVESTASI JANGKA PANJANG a. b.

INVESTASI DALAM SAHAM INVESTASI ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG

10.408.040.820,90 290.537.670.140,15 300.945.710.961,05

0,00 28.043.609.509,00 28.043.609.509,00

0,00

10.408.040.820,90 318.581.279.649,15 328.989.320.470,05

3.

AKTIVA TETAP a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. k. l. m. n. o. p. q. r. s.

TANAH JALAN DAN JEMBATAN BANGUNAN AIR (IRIGASI) INSTALASI JARINGAN BANGUNAN GEDUNG MONUMEN DAN TUGU ALAT-ALAT BESAR ALAT ANGKUTAN ALAT BENGKEL ALAT PERTANIAN ALAT KANTOR DAN RUMAH TANGGA ALAT STUDIO DAN ALAT KOMUNIKASI ALAT KEDOKTERAN ALAT LABORATORIUM BUKU/PERPUSTAKAAN BARANG BERCORAK SENI DAN BUDAYA HEWAN TERNAK DAN TANAMAN PERALATAN KEAMANAN JUMLAH AKTIVA TETAP

2.344.403.176.602,00 313.456.213.983,00 15.481.034.692,00 7.420.787.300,00 6.696.298.687,00 339.023.290.605,00 2.616.681.993,00 154.725.000,00 63.632.251.380,00 1.011.614.000,00 223.953.000,00 10.104.686.600,00 6.636.038.925,00 736.524.000,00 13.700.000,00 135.908.000,00 143.863.000,00 5.100.000,00 1.207.075.000,00 3.113.102.922.767,00 0,00

475.134.000,00 4.056.413.548,40 0,00 0,00 2.349.744.828,00 139.478.000,00 4.000.000,00 90.000.000,00 0,00 15.000.000,00 3.891.949.172,00 146.900.000,00

0,00 302.251.500,00 151.857.750,00 896.000.000,00 568.982.700,00 0,00 0,00 220.110.880,00 873.664.000,00 0,00 23.600.000,00 2.657.504.500,00

45.750.000,00 0,00

0,00 45.750.000,00

11.214.369.548,40

5.739.721.330,00

2.344.878.310.602,00 317.210.376.031,40 15.329.176.942,00 6.524.787.300,00 6.696.298.687,00 340.804.052.733,00 2.756.159.993,00 158.725.000,00 63.502.140.500,00 137.950.000,00 238.953.000,00 13.973.035.772,00 4.125.434.425,00 736.524.000,00 13.700.000,00 181.658.000,00 98.113.000,00 5.100.000,00 1.207.075.000,00 3.118.577.570.985,40 0,00

4. 5.

DANA CADANGAN AKTIVA LAIN-LAIN a. b. c.

PIUTANG ANGSURAN PIUTANG ROYALTI BANGUNAN DALAM PENGERJAAN JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN

0,00 0,00 0,00 0,00 3.456.332.666.193,04

147.625.340,00 13.268.000.000,00 8.034.087.830,00 21.449.713.170,00 64.518.981.990,40

69.545.340,00 0,00 0,00 69.545.340,00 8.096.304.814,00

78.080.000,00 13.268.000.000,00 8.034.087.830,00 21.380.167.830,00 3.512.755.343.369,44

TOTAL AKTIVA

396.Bank Pembangunan Daerah Sulsel (BPD Sulsel) Perjanjian No.75 328.00 0.47 2.829.880. b.3340-IND) .292.737.1653-IND) .00 0.400.II.829.873.807.00 772.730.00 0.800.000.Depkeu SLA.254.00 67.700.07 40.122.374.737.70 0.07 39.397.70 19.40 476. UTANG JANGKA PANJANG a.996.12/009/IBRD/PP Tgl 3 Juli 1979 (Urban III/Ex IBRD Loan No.00 0.00 0. b.991.189.47 42.800.283.257.541.00 13.362.254.033.448. UTANG UTANG LANCAR a.62 10.036.33 25.774.Depkeu (Ex Inpres Pasar) Tgl.118.933.00 0.33 70.07 26.00 39.338.196. c.362.807.26 2.134.397.526. d.700.62 10.541.874.408.036. 17 Desember 1987 (Cargo Terminal) . 1. 17 Pebruari 1982 .947.189.700.833/DP3I1995 Tgl 19 Nopember 1995/ (Prasana Air Bersih (Ex OECF Loan No.243.00 0.873.00 20.338.473.448.185.243.26 82.47 2.047.00 13.00 12.882.00 0.874.00 0.122. BAGIAN LANCAR UTANG JANGKA PANJANG UTANG BELANJA UTANG PAJAK PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA HUTANG PFK JUMLAH UTANG LANCAR 2.174.774.526.807.793.00 1.00 772.00 0.882.07 0.00 0.874.157.047.396.263.470.947.00 0.793.00 0.036.00 25.00 19.Depkeu SLA.00 0.26 2.295.912.Depkeu SLA.00 20.873.159/DDI84 Tgl 19 Nopember 1984 (Urban V/Ex IBRD Loan No.00 13. e.00 2.292.00 1.00 25.061.913.061.397.2408-IND) .73 JUMLAH UTANG .991.40 476.Depkeu RDA-115/DP3/1993 (P3KT/Ex IBRD Loan No.Depkeu RDI-185/DDI/1987 Tgl.118.263.00 0.777.638.374.001/PK/KIB-LL/1996 Tgl 18 Maret 1996 (Lampu Penerangan Jalan) JUMLAH UTANG JANGKA PANJANG 0.409.IP-415) .257.423.257.981.75 328.913. UTANG LUAR NEGERI UTANG DALAM NEGERI .000.649.

456.00 4.183.211.649.07 2.00 3.07) (42.484.264.62 262.050.000.07 41.386.369.865.71 2.353.957.892.429.581.000.00 28.54 3.650.820. f.90 291.00 0.507.408.111.00 772.034.992. EKUITAS EKUITAS DANA UMUM a.583.07 78.00 16.279.90 14.585.777.00 10.00 74.00 (29.211.71 0.043.302.193.71 JUMLAH EKUITAS TOTAL PASIVA 3.00 35.00 4.036.000.246.332.508.268.860.585.961.996.04 61.07 28.556.00 35.14 117.216.343.506. e.356. 3.291.537.509.843.146.299.670.00) (67.283.520.00 2.508.701.00 4. b.37 3.807.833.00 0.408.506.71 3.833.512.26) 318.00 2.274.37 3.040.246.384.764.196.526.520. SISA LEBIH ANGGARAN TAHUN PELAPORAN DIINVESTASIKAN DALAM ASET TETAP DIINVESTASIKAN DALAM SAHAM CADANGAN PIUTANG CADANGAN PERSEDIAAN DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PENDEK DANA PEMBAYARAN UTANG JANGKA PANJANG DIINVESTASIKAN PADA ASET DAERAH YANG DIPISAHKAN JUMLAH EKUITAS DANA UMUM 41.408.00 (2.386.398.332.00 25.790.425.040.15 3.874.267.737.07 0.174.609.443.629.034.291.500.755.821.873.318.468.584.III.295.386.930.895.820.291. 1.700.15 3.666.506.102.397. g.463.113.901.299.967.922.274.00 262. c.44 . h. EKUITAS DANA DICADANGKAN EKUITAS DANA DONASI 0.33) 290.767.00 10.183.529.140.409.443.07 0.62 0. d.995.

030.422.378.949.574.464.361.015.968.00 24.198.779.455.910.491.15 4.731.Dana Alokasi Umum .514.79 308.823.156.78 55.532.777.920.968.290.79 308.368.Dana Alokasi Khusus 87.038.338.79 77.158.00 145.Lain-lain PAD Pendapatan Dana Perimbangan .104.074.278.78 54.197.715.158.295.252.00 6.906.00 2.806.532.248.435.15 6.470.33 442.163.Retribusi Daerah .435.307.158.Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak .290.00 85.018.153.30 1.084.00 10.307.Pajak Daerah .870.777.163.00 6.000.868.252.79 77.00 2.321.00 SEBELUM AUDIT KOREKSI DEBET KREDIT SETELAH AUDIT .122.575.000.381.000.491.Lampiran 3 PEMERINTAH KOTA MAKASSAR LAPORAN ALIRAN KAS TAHUN ANGGARAN 2004 (dalam rupiah) URAIAN ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Aliran Kas Masuk Pendapatan Asli Daerah .706.00 5.33 442.824.00 24.249.000.717.843.018.00 2.30 1.248.020.823.00 8.770.Bagian Laba Usaha Daerah .

000.644.190.00 3.605.00 19.387.58 6.777.128.797.262.920.00 2.500.00 9.260.00 1.00 4.183.393.057.918.00 302.824.534.324.690.00 22.920.00 25.582.614.00 8.731.670.347.047.695.342.302.614.770.335.945.00 2.024.Belanja Perjalanan Dinas .670.00 302.680.776.550.381.000.690.00 3.00 19.679.092.495.361.Belanja Pemeliharan Belanja Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Belanja Tidak Tersangka Total Aliran Kas Keluar 421.351.00 .470.317.000.922.00 25.5.913.196.795.381.206.582.00 276.605.904.00 19.00 557.58 6.848.190.047.071.00 400.00 30.00 91.00 11.335.808.Belanja Pegawai .683.00 5.000.153.00 91.000.670.Belanja Pemeliharan Belanja Operasi Dan Pemeliharaan .00 4.00 9.894.00 30.000.895.032.00 418.855.00 10.599.713.57 .254.007.00 50.349.00 233.334.872.317.750.738.000.437.00 1.411.798.00 50.024.00 488.411.677.00 485.922.Belanja Perjalanan Dinas .683.291.433.780.806.422.062.000.037.260.Belanja Barang Dan Jasa .872.599.Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-Lain Pendapatan Yang Sah Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Administrasi Umum .Belanja Barang Dan Jasa .896.281.505.578.422.00 223.534.238.312.455.680.044.00 41.035.611.196.00 400.58 400.00 41.302.00 2.57 10.561.477.58 50.047.057.00 559.Belanja Pegawai .278.

779.340.779.783.944.149.779.288.841.99 10.00 225.540.00 30.149.00 703.809.605.292.00 1.599.809.00 30.648.605.149.877.520.737.133.694.351.00 72.99 59.568.00 225.783.731.360.526.570.484.484.200.149.967.924.00 5.770.00 772.648.371.00 2.00 61.00 33.727.570.00 .00 61.00 703.360.00 (59.902.583.200.840.035.500.057.00 30.779.413.00 59.158.568.00 595.648.536.540.00 2.Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Aliran Kas Masuk Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Belanja Modal Pembelian Investasi Jangka Panjang Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN Aliran Kas Masuk Penerimaan UUDP Tahun Lalu Penerimaan Hutang PPh Penerimaan Hutang PFK Penerimaan Piutang Tahun lalu Total Aliran Kas Masuk Aliran Kas Keluar Pembayaran Pokok Pinjaman dan Obligasi Penyertaan Modal Pembayaran Hutang PFK Pembayaran Hutang Belanja 71.737.500.040.00 1.648.424.877.288.00 595.010.416.526.00 2.570.703.040.062.00 30.010.292.371.841.00 772.877.500.714.00 33.536.00) 703.00) (61.

37 .883.649.287.238.00 1.407.649.808.036.846.37 10.99 30.727.765.529.00 Kenaikan Kas Selama Periode Saldo Awal Kas Saldo Akhir Kas 10.727.529.881.00 2.372.881.38 41.846.99 30.00 33.909.808.00) 341.765.465.38 41.578.959.00 (1.237.901.Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka-UUDP Droping Total Aliran Kas Keluar Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan 343.909.100.883.244.865.457.050.00 - 345.948.100.

00 13.00 Jurnal pengakuan piutang Royalti Pulau Khayangan sesuai Surat Perjanjian Kerjasama antara Pemkot Makassar dengan PT Putra-putra Nusantara tentang Penggunaan Pulau Kayangan A.334.779.149. benda berharga.416. A.00 30.000.648.648. IWP dan Taperum A.833.334.3 Piutang Lain-lain .00 Jurnal pengakuan saldo akhir piutang jasa giro PD.585.Jasa Giro Ekuitas Dana Umum .000.416.Piutang Royalti Ekuitas Dana Umum .779.Cadangan Persediaan 262.1 JURNAL PENYESUAIAN Koreksi Karena Belum Dicatat Pembayaran Hutang PFK Penerimaan Hutang PFK 30.517.149.Lampiran 4 PEMERINTAH KOTA MAKASSAR DAFTAR KOREKSI (ADJUSTMENT) PER 31 DESEMBER 2004 (dalam rupiah) NO.Cadangan Piutang 13.00 Koreksi atas persediaan obat-obatan.2 Aktiva Lain-lain .000.Cadangan Piutang 42. BPR per 31 Desember 2004 A. alat tulis kantor pada unit-unit kerja per 31 Desember 2004 yang belum dicatat ke dalam Neraca .833.517.000.4 Persediaan Bahan Pakai Habis/Material Ekuitas Dana Umum .585.00 262.00 42. A.00 DEBIT KREDIT Pemotongan dan penyetoran PPh.

Dinas Cipta Karya ATK .000.00 A.972.Badan Pengawas Daerah ATK .500.00 2.811.00 10.585.00 .Dinas Perhubungan ATK .615.5 EDU .00 20.00 43.000.400.833.500.00 2.Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah ATK .Dinas Perhubungan Benda berharga . Pasar Benda berharga .Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Benda berharga .Dinas Pariwisata 202.000.000.00 4.00 218.953.262.875.00 9.500.Dinas Bina Marga ATK .825.500.524.615.732.500.Dinas Pendapatan Daerah ATK .00 3.927.187.PD.Dinas Pariwisata ATK .461.Utang Pajak 43.947.Dinas Pemadam Kebakaran ATK .00 1.00 2.000.00 262.Dinas Pendapatan Benda berharga .00 1.037.524.160.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Utang Lancar .- Obat-obatan .00 147.

883. A.000.40 .548.177.509.661.00 Menara Balaikota A.615.5 EDU .Diinvestasikan Pada Aset Daerah Yang Dipisahkan 28.509.000.Investasi Aset Daerah yang Dipisahkan Ekuitas Dana Umum .000.043.00 28.00.7 Jalan dan Jembatan Utang Belanja 3.609.000.509.00 Mess Jakarta A.000.548. Terminal Metro Makassar yang kurang dicatat sebesar Rp28.00 6.177.00 Jurnal koreksi untuk mencatat utang pajak PPh 21 pemegang kas Sekretariat Daerah per 31 Desember 2004 A.00 466.7 Bangunan Gedung Utang Belanja 466.00 Jurnal koreksi atas penyertaan modal Pemda pada PD.859.00 A.885.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Utang Lancar .871.000.043.Utang Pajak 432.883.871.043.00 432.7 Bangunan Dalam Pengerjaan Utang Belanja 6.40 3.6 Investasi Jangka Panjang .524.859.Jurnal koreksi untuk mencatat utang pajak PPh 21 pemegang kas Sekretariat DPRD per 31 Desember 2004 Rp43.09.885.609.661.

Kios/Karaoeke Pajak Restoran .154.938.Bar Pajak Restoran .00 703.Bilyard/Ketangkasan/Pijat 2.00 .221.767.123.553.Hotel Berbintang Pajak Hotel .Hotel Ekonomi 1.Bioskop/Penyediaan Disk Pajak Hiburan .00 1.1 Kesalahan Pembebanan (dicatat tapi salah akun) Pajak Hotel .824.641.00 216.045.2 Pajak Restoran .284.438.383.451.342.506.098.00 186.Pertunjukan Kesenian dan Musik Pajak Hiburan .00 1.819.134.145.Penjual Makanan Minuman (Harian) 1.Diskotik/Klub Malam/Karaoke Pajak Hiburan .310.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Pajak Restoran yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah B.Jalan BTP B.00 477.00 1.036.3 Pajak Hiburan .096.00 264.084.Rumah Kopi/Minum Dingin Pajak Restoran .Hotel Melati Pajak Hotel .210.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Pajak Hotel yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah B.952.025.00 1.947.759.792.791. B.Restoran/Rumah Makan/Warung Nasi Pajak Restoran .217.

4 Retribusi Pelayanan Kesehatan .00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Pelayanan Kebersihan yang dikelola oleh Dinas Keindahan Kota B.772.250.020.Individual Retribusi Pelayanan Kebersihan .184.355.438.Kendaraan Bermotor Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .Rawat Jalan 9.285.7 Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .250.Pajak Hiburan .00 5.6 Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .Komunal 519.000.00 .388.00 534.000.00 102.00 15.438.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Pelayanan Kesehatan yang dikelola oleh Dinas Kesehatan B.Rawat Inap Umum Retribusi Pelayanan Kesehatan .792.630.5 Retribusi Pelayanan Kebersihan .00 10.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran yang dikelola oleh Dinas Pemadam Kebakaran B.000.Rumah Usaha Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .Fitnes/Kebugaran dll.000.Hidrant Per Unit 15.470.171.Tempat Rekreasi Retribusi Penyeberangan ke pulau lainnya 16.160.Sampah Luar Biasa Retribusi Pelayanan Kebersihan .00 9. Koreksi reklasifikasi penerimaan Pajak Hiburan yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah B.350.

Angkutan Umum Retribusi Izin Trayek .00 651.836.000.10 Retribusi Izin Trayek .00 186.00 29.Tempat Olahraga 16.000.Balik Nama 839.000.000.855.00 125.Renovasi Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .9 Retribusi Izin Gangguan .709.000.00 Retribusi Tempat Rekreasi & Olahraga .488.IMB Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .Perpanjangan SITU 186.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga dan Retribusi Penyeberangan ke Pulau Lainnya yang dikelola oleh Dinas Pariwisata B.00 36.000.Kendaraan Tidak Bermotor 29.00 25.100.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Ganguan yang dikelola oleh Kantor Pelayanan Perizinan B.961.Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .961.000.699.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan dikelola oleh Dinas Tata Bangunan B.000.850.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Trayek yang dikelola oleh Dinas Perhubungan .784.SITU Baru Retribusi Izin Gangguan .500.349.Pemutihan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .8 Retribusi Izin Mendirikan Bangunan .449.699.

00 Jurnal pengakuan saldo awal piutang pajak dan retribusi per 1 Januari 2004 Piutang Pajak Hotel . Terminal B.00 341.Fasilitas Penunjang 3.332.000.00 3.Cadangan Piutang 243.Izin usaha pameran Retribusi Informasi dan Komunikasi .00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Terminal yang dikelola oleh PD.000.Tanda Daftar Gudang 530.Izin Usaha Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .000.00 147.11 Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .00 .00 31.00 1.14 Piutang Pajak Piutang Retribusi Ekuitas Dana Umum .Izin perfilman Retribusi Informasi dan Komunikasi .Tanda Daftar Perusahaan Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .00 41.473.750.Tanda Daftar Industri Retribusi Izin Industri dan Perdagangan .Izin operasional 32.Bus Umum Retribusi Terminal .326.019.576.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Izin Industri dan Perdagangan yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan B.000.050.00 7.150.000.00 Koreksi reklasifikasi penerimaan Retribusi Informasi dan Komunikasi yang dikelola oleh Dinas Informasi dan Komunikasi B.000.140.000.550.100.469.632.749.13 Retribusi Terminal .000.B.140.500.519.Dinas Pendapatan Daerah 206.12 Retribusi Informasi dan Komunikasi .00 251.000.

000.698.700.078.700.213.00 9.000.00 B.425.Penerimaan Piutang 73.00 9.134.860.621.00 7.Berbintang Pajak Restoran .00 82.00 243.700.14 Pembiayaan .033.Dinas Pendapatan Daerah 33.14 Piutang Pajak Piutang Retribusi Ekuitas Dana Umum .Dinas Pendapatan Daerah Piutang Pajak Hiburan .246.Kios/Karaoke Pembiayaan .Dinas Pendapatan Daerah Pajak Restoran .00 885.00 .698.749.Penerimaan Piutang Piutang Pajak 82.500.00 233.500.698.323.Cadangan Piutang Jurnal pengakuan saldo akhir piutang retribusi per 31 Desember 2004 Pajak Hotel .053.840.00 B.00 82.00 1.698.00 652.700.00 180.698.000.Dinas Pemadam Kebakaran 32.698.00 Jurnal penutup penerimaan piutang Tahun Anggaran 2004 mengurangi Piutang Pajak Piutang Pajak Hotel Piutang Pajak Restoran 73.576.00 82.700.000.000.091.Dinas Pendapatan Daerah Retribusi Alat Pemadam Kebakaran .- Piutang Pajak Restoran .700.00 7.00 5.463.14 Pajak Hotel .890.519.642.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan tunggakan pajak tahun lalu yang dicatat sebagai penerimaan murni yang seharusnya dicatat sebagai pembiayaan-penerimaan piutang penyesuaian Neraca B.576.251.

Penerimaan Piutang Tahun Lalu 9.PT Duta Niaga Djumantara Cadangan Untuk Piutang 9.00 652.16 Penerimaan Pembiayaan .00 Jurnal penutup penerimaan piutang Tahun Anggaran 2004 mengurangi Piutang Pajak .00 9.760.000.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang Pajak 9.000.760. Pasar Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam .000.00 7.413.937.760.831.760.00 15.831.00 7.00 601.712.712.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan piutang lain-lain yang dicatat sebagai penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yang seharusnya dicatat sebagai pembiayaan-penerimaan piutang penyesuaian Neraca : B.00 27.15 Piutang Lain-lain .078.860.712.500.- Pajak Hiburan .712.00 233.640.00 9.Dinas Pariwisata Retribusi Pasar .Bank Perkreditan Rakyat B.00 9.00 Mengakui Saldo Awal Piutang PPJ dari PT Duta Niaga Djumantara karena terdapat penggunaan rekening PPJ oleh PT Duta Niaga Djumantara yang diperhitungkan oleh PT PLN pada rekening pemkot B.219.193.00 - Retribusi Tempat Rekreasi .360.712.Dinas Pemadam Kebakaran Retribusi IMB .697.Dinas Pendapatan Daerah 18.16 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Penerimaan Pembiayaan .712.372.760.463.760.00 586.PD.134.

00 Cadangan Untuk Piutang .16 Piutang Lain-lain .377.825.825.16 Pajak Penerangan Jalan Umum Biaya Listrik Penerangan JalanUmum 14.915.145.377.825.825.145.915.00 Mengurangi realisasi penerimaan Pajak PPJ dan Biaya PJU yang dilakukan melalui Jurnal Umum/DPA karena dicatat dua kali B.515.Piutang Restitusi PPh 21 Ekuitas Dana Umum .630.194.515.17 Piutang Lain .16 Pajak Penerangan Jalan Umum Biaya Listrik Penerangan JalanUmum 13.16 Penerimaan PPJ Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 3.Cadangan Piutang 2.684.00 Mengurangi realisasi penerimaan Pajak PPJ dan Biaya PJU yang dilakukan melalui Jurnal Umum/DPA karena terdapat penggunaan oleh PT Duta Niaga Djumantara B.B.00 Mengakui Piutang PPJ dari PT Duta Niaga Djumantara karena terdapat penggunaan rekening PPJ oleh PT Duta Niaga Djumantara yang diperhitungkan oleh PT PLN pada rekening pemkot B.00 13.377.00 14.00 Reklasifikasi penerimaan lain-lain dari PT Duta Niaga Djumantara yang dicatat pada penerimaan PPJ B.PT Duta Niaga Djumantara 14.626.00 14.630.00 3.377.

Piutang Angsuran Ekuitas Dana Umum .340.545.Penerimaan Piutang Restitusi PPh 21 Piutang Restitusi PPh 21 2.194.00 Jurnal untuk mencatat saldo awal piutang angsuran kendaraan bermotor B.545.17 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Pembiayaan .00 2.340.2.18 Piutang lain .626.194.00 Koreksi pengakuan saldo awal piutang restitusi PPh 21 per 1 Januari 2004 B.340.00 Jurnal penutup penerimaan piutang Tahun Anggaran 2004 mengurangi Piutang Restitusi PPh 21 B.626.194.194.626.00 2.00 .00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan piutang restitusi PPh 21 yang dicatat sebagai penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yang seharusnya dicatat sebagai pembiayaan-penerimaan piutang B.684.Penerimaan Piutang 69.684.Cadangan Piutang 147.00 Jurnal reklasifikasi atas penerimaan piutang angsuran kendaraan bermotor tahun 2004 yang dicatat sebagai Lain-lain PAD yang Sah yang seharusnya merupakan pembiayaan penerimaan piutang B.626.625.545.626.18 Pembiayaan .625.18 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Pembiayaan .684.340.684.00 147.340.194.17 Pembiayaan .684.Penerimaan Piutang Restitusi PPh 21 2.Penerimaan Piutang 69.00 69.

000.00 500.340.20 Retribusi Tempat Rekreasi Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah .21 Penerimaan Ganti Rugi Atas Kekayaan Daerah Pembiayaan .450.piutang angsuran kendaraan bermotor ke dalam Neraca per 31 Desember 2004 B.000. Retribusi Izin Trayek sebesar Rp500.Piutang Angsuran 69.Penggalian Jalan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 1.000.00.000.Piutang lain .Angkutan Umum Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah .00 yang dicatat sebagai Retribusi Tempat Rekreasi B.200.00 Jurnal penutup untuk pencatatan Aktiva Lain-lain .000.000.000. Askrindo) yang dicatat sebagai retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran .00 133.00 8.450.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan Lain-lain PAD yang sah (royalti) sebesar Rp133.00 .000.00 dan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah B.000.SITU Baru Retribusi Izin Trayek .00 2.19 Retribusi Izin Gangguan .Rumah Usaha Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 8.Royalti 133.SITU Baru sebesar Rp1.00 yang lebih disetor oleh BPR yang dicatat sebagai penerimaan retribusi izin gangguan .200.Penerimaan Piutang Tahun Lalu 4.19 Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran .00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan Lain-lain PAD yang sah berupa penerimaan hasil penyitaan jaminan penawaran pemenang tender yang mengundurkan diri (PT.000.00 4.rumah usaha B.00 Koreksi reklasifikasi atas penerimaan Lain-lain PAD yang sah sebesar Rp2.000.00 500.000.000.000.545.

855.00 .BOP Tata Ruang 2.22 UUDP Dropping Biaya Foto Copy .000.050.00 Jurnal koreksi Sisa UUDP (Belanja Dibayar Dimuka) atas belanja perjalanan dinas luar daerah penelitian penataan ruang dan bangunan di Dinas Tata Bangunan B.000.855.000.00 10.22 Ikhtisar Surplus/Defisit Netto 2.00 Jurnal penutup atas Belanja Dibayar Dimuka .22 Ikhtisar Surplus/Defisit Netto Ekuitas Dana Umum .penerimaan piutang tahun lalu B.050.050.21 Pembiayaan .000.050.00 10.000.855.00 2.00 4.200.Kecamatan Makassar 10.UUDP Dropping atas belanja foto copy Kecamatan Makassar B.00 Jurnal penutup untuk mencatat penyetoran Piutang UUDP ke dalam Neraca per 31 Desember 2004 B.Penerimaan Piutang Tahun Lalu Piutang UUDP 4.00 Jurnal koreksi Sisa UUDP (Belanja Dibayar Dimuka) atas belanja foto copy Kecamatan Makassar yang masih terdapat dalam rekening pemegang kas Kecamatan Makassar B.Sisa Lebih Anggaran Tahun Pelaporan 10.200.22 UUDP Dropping Perjalanan Dinas Luar Daerah .Jurnal reklasifikasi penyetoran Piutang UUDP yang dicatat sebagai Lain-lain PAD yang Sah yang seharusnya merupakan pembiayaan .

000.00 Jurnal koreksi Sisa UUDP (Belanja Dibayar Dimuka) atas belanja perjalanan dinas luar daerah penelitian penataan ruang dan bangunan di Dinas Tata Bangunan B.00 90.23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Gaji Pokok .23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Biaya perangko.000.000.000.00 .00 2.000.Sisa Lebih Anggaran Tahun Pelaporan 2.Ekuitas Dana Umum .SMPN 9 1.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan biaya perangko.Puskesmas Tarakan 90.Badan Diklat 2.00 1.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan pembayaran gaji pokok pegawai Kecamatan Bontoala bulan Desember 2004 (Contra Pos) yang dicatat sebagai Lain-Lain PAD yang sah 5.Kecamatan Bontoala 5. materai dan benda pos lainnya .23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah .800.855.000.000. materai dan benda pos lainnya bulan Desember 2004 (Contra Pos) pada SMPN 9 yang dicatat sebagai LainLain PAD yang sah B.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan pembayaran gaji pokok pegawai Puskesmas Tarakan bulan Nopember 2004 (Contra Pos) yang dicatat sebagai Lain-Lain PAD yang sah B.23 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Gaji Pokok .800.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah bulan September 2004 (Contra Pos) pada Badan Diklat yang dicatat sebagai Lain-Lain PAD yang sah B.

00 1.500.259.259.00 Jurnal reklasifikasi penerimaan PPh dari Kecamatan Makassar yang dicatat sebagai Lainlain PAD yang Sah yang seharusnya merupakan pembiayaan .700.00 400.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja 135.542.Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 400.500.24 Gaji Pokok .00 Belanja Sekretariat Daerah A B.B.500.542.259.Penerimaan Hutang Pajak Hutang Pajak .penerimaan hutang pajak dan harus disetor ke Kas Negara.00 3.500.00 Koreksi reklasifikasi atas pengembalian kelebihan pembayaran gaji pokok pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan bulan Desember 2003 yang dicatat sebagai Contra Pos Gaji Pokok yang seharusnya merupakan Lain-Lain PAD yang sah B.25 Pembiayaan .26 135.Pembayaran Hutang Belanja Biaya Perawatan & Pengobatan Lokal Biaya Uang Duka 135.00 595.00 .PPh ke dalam Neraca per 31 Desember 2004 B.00 595.25 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Pembiayaan . B.PPh 595.000.00 EDU .542.26 Pengeluaran Pembiayaan .Penerimaan Hutang Pajak 595.753.500.00 Jurnal penutup untuk pencatatan Hutang Pajak .

00 28.259.27 EDU .200.223.00 31.00 3.267.053.Biaya Alat Listrik Biaya Listrik Biaya Telepon Biaya Air Biaya Penanggulangan Keadaan Darurat Biaya Bahan Bakar Kendaraan Dinas Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas 13.191.425.364.800.00 32.Pembayaran Hutang Belanja 135.259.172.00 9.Pemeliharaan Jalan Lingkungan 637.000.172.26 EDU .091.072.00 19.00 586.800.500.195.Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja .000.00 Hutang Sekretariat Daerah A per 31 Desember 2004 B.00 135.00 Koreksi reklasifikasi atas pembayaran hutang Sekretariat Daerah TA 2003 yang dicatat sebagai biaya pemeliharaan TA 2004 B.542.00 87.695.00 Pemeliharaan Cipta Karya .Pemeliharaan Drainase Hutang Belanja .340.00 Jurnal penutup pembayaran hutang Tahun Anggaran 2003 mengurangi Hutang Belanja B.542.00 41.26 Hutang Belanja Pengeluaran Pembiayaan .940.572.235.000.00 2.364.Pemeliharaan Bangunan Umum Hutang Belanja .Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja 87.170.000.

00 Jurnal penutup pembayaran hutang Tahun Anggaran 2003 mengurangi Hutang Belanja B.00 520.267.267.695.195.Pembayaran Hutang Belanja 637.790.000.291.00 586.27 EDU .00 637.109.Dana dalam bentuk Aktiva Tetap Ekuitas Dana Donasi .00 9.00 4.Pemeliharaan Bangunan Umum Hutang Belanja .000.000.00 Koreksi reklasifikasi atas pembayaran hutang Dinas Cipta Karya TA 2003 yang dicatat sebagai biaya pemeliharaan TA 2004 B.Aset Tetap .Dana Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka Pendek Hutang Belanja .Aset Tetap 4.500.Pemeliharaan Drainase Hutang Belanja .00 41.506.27 Pengeluaran Pembiayaan .B.27 Hutang Belanja Pengeluaran Pembiayaan .00 Hutang Pemeliharaan Cipta Karya per 31 Desember 2004 B.000.000.291.235.506.348.27 Ekuitas Dana Umum .267.Dana dalam bentuk Aktiva Tetap yang seharusnya Ekuitas Dana Donasi .000.952.195.tanah yang diperoleh dari hibah yang dicatat sebagai Ekuitas Dana Umum .00 220.195.940.00 607.00 Jurnal reklasifikasi atas Aktiva Tetap .000.Pembayaran Hutang Belanja Biaya Pemeliharaan Bangunan Umum Biaya Pemeliharaan Drainase Biaya Pemeliharaan Jalan Lingkungan 637.091.729.Pemeliharaan Jalan Lingkungan 1.

B.28

Belanja Modal Bangunan Gedung tempat kerja
Lurah Kalukuang Lurah Ujung Pandang Lurah Bontoala Lurah Karuwisi Lurah Bara-Baraya Ruang Asisten 3 180.000.000,00 169.000.000,00 184.594.000,00 74.500.000,00 202.000.000,00 36.099.500,00

Belanja Modal Bangunan Gedung Sekolah
TK DW Biaya Pemeliharaan Gedung Kantor Lainnya B.28 48.550.000,00 894.743.500,00

Gedung Kantor

846.193.500,00

Belanja Modal Bangunan Gedung tempat kerja
Lurah Kalukuang Lurah Ujung Pandang Lurah Bontoala Lurah Karuwisi Lurah Bara-Baraya Ruang Asisten 3 180.000.000,00 169.000.000,00 184.594.000,00 74.500.000,00 202.000.000,00 36.099.500,00

B.28

Gedung Sekolah

48.550.000,00

Belanja Modal Bangunan Gedung Sekolah
TK DW B.28 48.550.000,00

Belanja Modal Bangunan Rumah Dinas
Walikota Sekda Biaya Pemeliharaan Rumah Dinas 479.669.000,00 270.400.000,00 750.069.000,00

B.28

Gedung Rumah dinas

750.069.000,00

Belanja Modal Bangunan Rumah Dinas
Walikota Sekda B.28 479.669.000,00 270.400.000,00

Belanja modal alat kantor
Pengadaan barang inventaris daerah 56.825.000,00

Belanja modal alat rumah tanga
Pengadaan barang inventaris daerah 188.892.000,00

Belanja modal komputer
Pengadaan barang inventaris daerah 5.000.000,00

Belanja printer
Pengadaan barang inventaris daerah

1.000.000,00

Belanja modal meja dan kursi
Pengadaan barang inventaris daerah 191.560.000,00

Belanja modal alat-alat studio
Pengadaan barang inventaris daerah 17.400.000,00

Belanja modal alat komunikasi
Pengadaan barang inventaris daerah Biaya alat rumah tangga B.28 2.150.000,00 462.827.000,00

Air Conditioner Tempat Tidur Televisi Alat Rumah Tangga Komputer Meja dan kursi Assesoris Kantor Alat Studio Alat Komunikasi

40.800.000,00 74.000.000,00 5.750.000,00 109.142.000,00 6.000.000,00 191.560.000,00 16.025.000,00 17.400.000,00 2.150.000,00

Belanja modal alat kantor
Pengadaan barang inventaris daerah 56.825.000,00

000.00 49.000.00 Sekda B.00 Belanja modal alat-alat studio Pengadaan barang inventaris daerah 17.00 Truck.00 90.000.000.000.00 Belanja modal komputer Pengadaan barang inventaris daerah 5.400.750.150.000.Belanja modal alat rumah tanga Pengadaan barang inventaris daerah 188.000.000.750.000.000.000.000.00 Belanja printer Pengadaan barang inventaris daerah 1. Pick Up Alat Studio Belanja Modal ALat-Alat Angkutdarat bermotor roda 4 Belanja modal alat-alat studio 90.560.00 49.892.750.000.00 Belanja modal meja dan kursi Pengadaan barang inventaris daerah 191.00 .00 139.00 49.29 90.000.000.750.29 Belanja Modal ALat-Alat Angkutdarat bermotor roda 4 Belanja modal alat-alat studio Intensifikasi/Ekstensifikasi dan Koordinasi PBB B.000.000.00 Belanja modal alat komunikasi Pengadaan barang inventaris daerah 2.000.

00 .000.Dipenda B.000.00 Dipelda B.100.32 Belanja modal monumen dan musium Pembangunan Musium Kota Pembangunan Pagar Makam Raja-Raja Tallo Renovasi Bangunan Musium Kota Pemeliharaan Makam Raja-Raja Tallo 89.00 Bapeda B.000.000.100.000.690.30 50.00 89.100.00 B.000.00 50.30 Belanja Modal LAN Pemasangan Jaringan Local Area Network B.000.000.788.000.00 84.00 84.000.000.000.00 50.000.000.788.690.31 Belanja modal bangunan gedung tempat kerja Pembangunan sektor panakukkang mas Pemeliharaan / rehabilitasi bangunan sektor panakung mas 84.100.31 Gedung Kantor Belanja modal bangunan gedung tempat kerja Pembangunan sektor panakukkang mas 84.000.00 49.00 Komputer Belanja Modal LAN 50.00 49.000.

000.00 Catatan Sipil .00 Hutang Jangka Panjang .000.34 EDU .118.62 10.07 C.873.34 4.Dana Pembayaran Utang Jangka Pendek EDU .291.33 EDU .Simduk masuk ke instalasi .Dana Pembayaran Utang Jangka Panjang 25.506.396.07 25.457.000.700.000.243.Depkeu SLA.Diinvestasikan Dalam Aset Tettap Ekuitas Dana Donasi B.75 328.Depkeu RDI-185/DDI/1987 tanggal 17 Desember 1987 Hutang PFK 1.478.07 B. Inpres Pasar tanggal 17 Pebruari 1982 Hutang Jangka Panjang . C.00 Belanja modal monumen dan musium Dinas Pariwisata B.291.000.00 4.32 Monumen dan Musium 139.873.000.700.448.Depkeu SLA.12/009/IBRD/PP tanggal 13 Juli 1979 Hutang Jangka Panjang .000.00 13.700.70 25.913.457.457.B.061.873.159/DD184 tanggal 19 Nopember 1984 Hutang Jangka Panjang .889.000.800.947.00 896.Depkeu Ex.000.00 139.478.506.1 Reklasifikasi rekening aktiva karena salah dibukukan Komputer Instalasi SIMDUK 896.882.

tadinya masuk kelompok Bangunan Gedung Alat Komunikasi Belanja Modal Menara Repiter 15.00 475.750.750.000.00 Dinas Perikanan .00 .000.00 54.000.530.pembelian genset Buku / Perpustakaan Barang Bercorak Seni dan Budaya 45.00 Dinas Pendidikan dan Pengajaran Alat Komunikasi Belanja Modal Menara Repiter 54.00 4.Pemasangan Paving Blok Alat Bengkel 394.000.000.000.000.000.134.000.000.000.134.000.000.000.pematangan tanah Rusunawa Daya Mesin Pembangkit Listrik Alat Bengkel 4.000.530.000.00 45.00 Dinas Keindahan .00 394.00 Cipta Karya .00 15.000.00 Cipta Karya .000.jalan paving block Tanah Untuk Asrama/Mess Alat Bengkel 475.

00 8.172.500.542.00 154.600.00 Dinas Tanaman Pangan & Peternakan .00 15.Crisis Centre Tamalanrea .000.000.00 937.000.500.On Line PBB Komputer Gedung Kantor Alat Komunikasi 783.000.000.328.962.600.tadinya masuk kelompok Bangunan Gedung Alat Pertanian Almari 15.130.000.242.719.00 Dinas Pendapatan .542.00 Dinas Kesehatan .000.719.500.KOR/2068/BT Alat Studio Kursi 8.00 1.832.KOR/4334/BT Komputer Alat Komunikasi 1.00 Dinas Perikanan dan Kelautan .00 Dinas Pendapatan .Simtap Bangunan Dalam Pengerjaan Belanja modal bangunan Gedung tempat kerja 395.242.Dinas Keindahan .000.00 395.

00 Dinas Cipta Karya Bangunan Dalam Pengerjaan Alat angkut apung bermotor 220.251.00 220.00 Dinas Cipta Karya .857.880.110.Drainase Waduk 151. Kor/2798 Bangunan Dalam Pengerjaan . Kor/3808.200.00 151. Kor/3294 Bangunan Dalam Pengerjaan .Kor/3807.Bangunan Dalam Pengerjaan Belanja modal bangunan Gedung tempat kerja 104. Kor/4412 .00 302.00 Dipelda .110.200.857. Kor/4411.500.740.740.880.251.500.00 Dinas Kesehatan .00 104.Sektor Kima/Biringkanaya.Pemasangan Paving Block Jalan Daerah Propinsi 302.750.750.Kor/4201.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful