Anda di halaman 1dari 70

SEJARAH AKUNTANSI

Perkembangan akuntansi sangat erat kaitannya


dengan dunia usaha
Akuntansi dimulai sejak manusia mengenal hitungan
uang dan melakukan pencatatan dengan hitungan
tersebut
Pencatatan pada jaman dahulu tidak dilakukan di
buku tetapi di batu, daun, tanah liat, kayu dll
Pada abad ke 14, untuk menghitung laba atau rugi,
pedagang GENOA membuat catatan tentang harta
yang dibawa ketika berangkat pelayaran dan harta
pada waktu akhir pelayaran, dan kemudian
dibandingkan hasilnya
Kemajuan perdagangan di ITALI menimbulkan pusat
perdagangan di florence dan Venetia dan
mempraktekkan akuntansi sampai sekarang
Akuntansi sebagai ilmu muncul pada tahun 1494
waktu LUCAS PACIOLO mengarang sebuah buku “
Summa de Arithmatica, Geometrica, Proportionalita
PENGERTIAN AKUNTANSI

Definisi resmi yang mula – mula diajukan


dimuat dalam Accounting Terminology
Bulletin No 1 yang diterbitkan oleh
Accounting Principles Board ( APB ) yaitu
suatu komite penyusunan prinsip akuntansi
yang dibentuk oleh American Institute of
Certified Public Accountans ( AICPA )
PENGERTIAN AKUNTANSI

Acounting is the art of recording,


classifying, and summarizing in a
significant manner and in terms of
money, transactions and events which
are, in part at least, of financial
character, and interpreting the result
there of
PENGERTIAN AKUNTANSI

Akuntansi adalah seni pencatatan,


penggolongan, dan peringkasan
transaksi yang bersifat keuangan
dengan cara yang berdaya guna dan
dalam bentuk satuan uang, dan
pengintepretasian hasil dari proses
tersebut
Akuntansi dari AICPA pada bagian ke dua
Accounting is the body of knowledge and functions
concerned with systematic originating,
authenticating, recording, classifying, processing,
summarizing, analyzing, interpreting, and supplying,
of dependable and significant information covering
transaction and events which are, in parts at least,
of a financial character, required for the
management and operation of an entity and for
report that have to be submitted there on meet
fiduciary and others responsibilities
Akuntansi adalah seperangkat pengetahuan dan
fungsi yang berhubungan dengan masalah
pengadaan, pengabsahan, pencatatan,
pengklasifikasian, pemrosesan, peringkasan,
penganalisisan, penginterpretasian, dan penyajian
secara sistematik informasi yang dapat dipercaya
dan berdaya guna tentang transaksi dan kejadian
yang bersifat keuangan yang diperlukan dalam
pengelolaan dan pengoperasian suatu unit usaha
dan yang diperlukan untuk dasar penyusunan
laporan yang harus disampaikan untuk memenuhi
pertanggungjawaban pengurusan keuangan dan
lainnya
PENGERTIAN AKUNTANSI
Statement of Accounting Principles
Board No 4
Accounting is a service activity. Its
function is to provide quantitative
information, primarily financial in
nature , about economic entities that is
intended to be useful in making
economic decisions.
PENGERTIAN AKUNTANSI

Akuntansi adalah kegiatan / fungsi


penyediaan jasa. Fungsinya adalah
menyediakan informasi kuantitatif
tentang unit – unti usaha ekonomik ,
terutama yang bersifat keuangan,
yang diperkirakan bermanfaat dalam
pengambilan keputusan ekonomik.
PENGERTIAN AKUNTANSI

Dipandang dari sudut fungsinya


Akuntansi merupakan aktivitas jasa yang
menyediakan informasi yang penting sebagai
alat penilaian jalannya perusahaan. Dengan
demikian, pihak – pihak yang berkepentingan
atas informasi tersebut dapat membuat
pertimbangan – pertimbangan agar dapat
mengambil keputusan.
PENGERTIAN AKUNTANSI

Dipandang dari sudut kegiatannya


Akuntansi merupakan suatu proses
pencatatan, yang meliputi kegiatan
indentifikasi, pengukuran dan
penyampaian informasi keuangan.
SIKLUS AKUNTANSI
Siklus akuntansi tersebut
mencakup kegiatan – kegiatan :
1. Pengidentifikasian.
2. Pencatatan.
3. Penggolongan.
4. Pengikhtisaran.
5. Penyusunan laporan keuangan
SPESIALISASI DALAM AKUNTANSI

Akuntansi keuangan
Adalah akuntansi yang tujuan utamanya
mengolah data transaksi keuangan
menjadi laporan keuangan untuk
diinformasikan pada pihak-pihak diluar
perusahaan
SPESIALISASI DALAM AKUNTANSI

Akuntansi manajemen
(Management Accounting)
Adalah akuntansi yang tujuannya
menyediakan informasi untuk pihak
manajemen perusahaan. Sebagai dasar
menjalankan tugas: perencanaan,
pengawasan, dan kebijakan yang harus
diambil
SPESIALISASI DALAM AKUNTANSI

Akuntansi pemeriksaan (Auditing)


Adalah akuntansi yang berhubungan dengan
pemeriksaan independent terhadap catatan
akuntansi, pendukung laporan keuangan
perusahaan dan memberikan pendapat
mengenai kelayakan dan keandalan laporan
keuangan-keuangan
SPESIALISASI DALAM AKUNTANSI
Akuntansi biaya
(Cost Accounting)
Adalah bidang akuntansi yang tujuan
utamanya menyediakan data yang diperlukan
untuk penetapan dan pengendalian biaya.
Ruang lingkup akuntansi biaya yaitu
pencatatan sampai pelaporan biaya sampai
proses produksi dan kerja barang pokok yang
diproduksi
SPESIALISASI DALAM AKUNTANSI
Akuntansi perpajakan
( Tax Accounting)
Adalah bidang akuntansi tujuan utamanya
menyiapkan laporan keuangan yang
diperlukan untuk penetapan pajak yang
dibebankan oleh perusahaan. Tugas
akuntansi pajak adalah membantu
manajemen dalam perencanaan, penyusunan
Surat Pemberitahuan Pajak (SPT)
SPESIALISASI DALAM AKUNTANSI

Akuntansi penganggaran (Budgeting)


Adalah bidang akuntansi yang tujuan
utamanya menyusun rencana keuangna
dalam suatu perusahaan untuk periode
tertentu, pada saat yang akan datang dan
membandingkan hasil operasi kegiatan
dengan rencana yang telah ditentukan
SPESIALISASI DALAM AKUNTANSI

Akuntansi pemerintah (Government


Accounting)
Adalah akuntansi yang mengkhususkan
dalam pencatatan dan pelaporan data
keuangan yang terjadi pada badan-badan
pemerintah
SPESIALISASI DALAM AKUNTANSI

Sistem Akuntansi
(Acounting System)
Adalah akuntansi yang menkhususkan pada
penetapan prosedur dan pengendalian data
keuangan sehingga proses pencatatan dapat
berjalan dengan cepat, efektif dan efisien
PROFESI AKUNTANSI
Gelar “Akuntan” di Indonesia
hanya dapat diperoleh
setelah melalui pendidikan
dan dinyatakan lulus serta
memiliki ijazah akuntan
PROFESI AKUNTANSI
Pendidikan pada Fakultas Ekonomi
Univeristas negeri yang berwenang yang
mempunyai jurausan Akuntansi,
diantaranya yaitu: Universitas Indonesia,
Universitas Gajah Mada, Universitas
Sumatra Utara, Universitas Airlangga,
UniversitasBrawijaya,dll
PROFESI AKUNTANSI
Fakultas Ekonomi perguruan
tinggi negeri lain (yang belum
berwenang), perguruan tinggi
swasta, gelar akuntan baru
diperoleh setelah mereka lulus
Ujian Negara Akuntansi (UNA)
PROFESI AKUNTANSI
Akuntan publik (Public Accountant)
Atau sering disebut dengan akuntan ekstern, yaitu akuntan
yang menjalankan tugas pemeriksaan secara bebas/
independent terhadap laporan keuangan perusahaan,
dengan imbalan honorarium kepada segala macam jenis
perusahaan dan organisasi. Tugas akuntan pubik antara
lain:
1. melakukan pemeriksaan (Audit)
2. memberikan jasa dalam urusan perpajakan
(Tax service)
3. memberikan jasa konsultasi manajemen (Management
advisory service)
PROFESI AKUNTANSI
Akuntan swasta
Disebut juga akuntan intern atau akuntan pribadi, yaitu
akuntan yang bekerja pada sebuah perusahaan, dan
merupakan bagian serta mendapatkan gaji dari
perusahaan tersebut. Tugas utamanya antara lain:
1. Menyusun sistem akuntansi berdasarkan prinsip-prinsip
akuntansi
2. Menyusun laporan keuangan, yang ditujukan kepada
pihak intern maupun ektern
3. Menyusun anggaran belanja (budgeting)
4. Melakukan pemeriksaan intern (internal auditor)
PROFESI AKUNTANSI

Akuntan pemerintah
(Government Accountant)
Yaitu akuntan yang bekerja pada sebuah
lembaga pemerintah, perusahaan-perusahan
Negara, bank-bank pemerintah, Direktorat
Jendral Pajak, Direktorat Jendral Pengawasan
Keuangan Negara, dll
PROFESI AKUNTANSI

Akuntan pendidik
Akuntan yang bekerja dan bertugas dalam
bidang pendidikan akuntansi, seperti:
mengajar, menyusun kurikulum pendidikan
akuntansi, dan mengadakan penelitian di
bidang akuntansi. Kadang-kadang akuntan
pendidik ini juga menberikan jasa akuntansi
kepada mereka yang membutuhkannya
PIHAK – PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI
AKUNTANSI

Pihak Intern
Para pemakai intern ini umumnya adalah
manajemen (pimpinan perusahaan). Laporan
keuangan pimpinan perusahaan berfungsi sebagai:
1. bukti pertanggungjawaban terhadap operasi atau
jalannya perusahaan
2. Alat pengukur keberhasilan perusahaan
3. Alat pengendali (control) terhadap rencana yang
sudah ditetapkan
4. Dasar untuk membuat rencana kegiatan dimasa
yang akan datang
PIHAK – PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI
AKUNTANSI
Pihak ekstern
Pemilik perusahaan
Dalam perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas
(PT), pimpinan perusahaan diserahkan kepada orang lain
yaitu manajer, untuk itu bagi pemilik perusahaan informasi
akuntansi berfungsi sebagai:
1. alat untuk menilai hasil yang telah dicapai oleh pimpinan
perusahaan.
2. Dasar penentuan keuntungan yang akan diperoleh serta
prospek-prospek diwaktu yang akan datang dari
perusahaan tersebut
PIHAK – PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI
AKUNTANSI

Pihak ekstern
Kreditur dan calon kreditur
Yang termasuk kreditur adalah lembaga keuangan
bank dan lembaga keuangan bukan bank yang
memberikan pinjaman kepada perusahaan dalam
bentuk uang atau barang. Mereka ini memerlukan
informasi akuntansi untuk menilai kesehatan dari
posisi keuangan perusahaan serta resiko yang
mungkin timbul sebelum memberikan pinjaman
PIHAK – PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI
AKUNTANSI

Pihak ekstern
Pemerintah
Pemerintah sangat memerlukan informasi
akuntansi, (khususnya Direktorat Jendral Pajak,
Depratemen Keuangan) digunakan untuk:
keperluan penentuan besarnya pajak yang
dibebankan perusahaan.
Kepentingan data statistic pendapatan nasional
dan statistic lainnya
PIHAK – PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI
AKUNTANSI

Pihak ekstern
Pemerintah
Pemerintah sangat memerlukan informasi
akuntansi, (khususnya Direktorat Jendral Pajak,
Depratemen Keuangan) digunakan untuk:
keperluan penentuan besarnya pajak yang
dibebankan perusahaan.
Kepentingan data statistic pendapatan nasional
dan statistic lainnya
PIHAK – PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI
AKUNTANSI

Pihak ekstern
Pemerintah
Pemerintah sangat memerlukan informasi
akuntansi, (khususnya Direktorat Jendral Pajak,
Depratemen Keuangan) digunakan untuk:
keperluan penentuan besarnya pajak yang
dibebankan perusahaan.
Kepentingan data statistic pendapatan nasional
dan statistic lainnya
PIHAK – PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI
AKUNTANSI

Pihak ekstern
Tenaga kerja (karyawan)
Para karyawan sangat berkepentingan terhadap
informasi akuntansi untuk mengetahui tingkat
kemantapan dan kemampuan perusahaan dalam
memberikan balas jasa, seperti: upah/gaji yang
baik dan jaminan sosial yang layak diterima serta
kesempatan kerja
PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI
Laporan keuangan yang dibuat pada
akuntansi keuangan harus disusun
berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang
diakui secara umum. Informasi akuntansi
suatu perusahaan dapat bermanfaat bagi
pemakainya, jika memenuhi persyaratan
kualitatif
PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI

Prinsip kesatuan usaha (Entity)


Prinsip ini mengharuskan adanya
pemisahaan antara harta dan kewajiban
perusahaan dengan harta dan kewajiban
pemiliknya atau harta dan kewajiban
pihak lain
PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI

Prinsip konservatisme (Conservation)


Prinsip ini merupakan prinsip berhati-hati,
terutama dalam hal penyajian laporan laba
bersih. Dalam pelaksanaannya prinsip ini
tidak mengakui laba yang belum dapat
direalisasi. Sementara kerugian yang akan
terjadi harus diakui dan dicatat
PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI

Prinsip konsistensi (Consistency)


Prinsip konsistensi (keajegan) menuntut
konsekuen dalam menerapkan metode-
metode atau ketentuan-ketentuan, artinya
suatu metode yang telah diterapkan dalam
tahun (periode) yang lalu, hendaknya
diterapkan pada periode sekarang dan
periode yang akan datang
PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI

Prinsip cukup berarti (Materiality)


Prinsip ini mengharuskan dilakukannya
pencatatan akuntansi atas pos-pos yang
cukup berarti atau material. Suatu pos
dianggap penting (material), jika penyajian/
informasi pos yang bersangkutan dalam
laporan keuangan akan berpengaruh kepada
analisa dan keputusan pihak-pihak yang
berkepentingan
PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI

Prinsip lengkap (Completence)


Prinsip ini menuntut bahwa laporan
keuangan, catatan-catatan, bahan-bahan
keterangan yang ada hubungannya
dengan laporan keuangan harus
dilaporkan secara lengkap dan tidak ada
yang disembunyikan
PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI

Prinsip dapat dimengerti (Understandibility)


Prinsip ini mengharuskan bahwa semua data
dan informasi yang penting yang tercantum
dalam laporan keuangan harus diungkapkan
sejelas-jelasnya, agar dapat dimengerti oleh
para pemakai laporan keuangan
ORGANISASI ORGANISASI PERUSAHAAN
Bentuk- bentuk badan usaha
1. Badan usaha perseorangan yaitu badan usaha yng
dimiliki oleh seorang pemilik, yang juga sebagai pemimpin
atau manajer dari usaha tersebut
2. Persekutuan (Firma, CV) yaitu badan usaha yang
dimiliki oleh dua orang atau lebih yang telah disepakati
diantara mereka tentang investasi, tugas masing masing
anggota dan pembagian laba serta lain-lain
3. Perseroan Terbatas yaitu badan hokum terpisah yang
kepemilikannya dibagi dalam bentuk saham-saham.
Pemiliknya adalah para pemegang saham tersebut
ORGANISASI ORGANISASI PERUSAHAAN
Jenis Perusahaan
1. Perusahaan jasa, adalah perusahaan yang kegiatannya
melayani konsumen dengan menyediakan jasa (benda tak
berujud).
2. Perusahaan dagang, adalah perusahaan yang
kegiatannya membeli barang dan menjualnya kembali
tanpa mengubah bentuk, sifat dari barang tersebut
3. Perusahaan industri, adalah perusahaan yang
kegiatannya membeli bahan baku untuk diolah menjadi
barang jadi dan kemudian menjual barang tersebut
PENGERTIAN DAN PENGGUNAAN
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Tujuan akhir dari suatu perusahaan adalah untuk
memperoleh laba.
Laba ini diperoleh dengan melaksanakan aktivitas
operasi perusahaan yang membutuhkan sumber daya
yang disebut aktiva/ harta. Harta perusahaan yang
utama diperoleh dari setoran pemilik disebut ekuitas,
dan juga diperoleh pihak lain yang disebut kewajiban
(utang)
PENGERTIAN DAN PENGGUNAAN
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Untuk itu yang menjadi unsur utama dalam persamaan dasar
akuntansi terdiri atas:
Harta (asset)atau aktiva adalah seluruh harta benda atau
kekayaan yang dimiliki perusahaan, baik berupa benda
maupun berupa hak yang dapat dinilai dengan satuan uang.
Utang (liabilities) merupakan kewajiban perusahaan yang
harus dipenuhi kepada suatu pihak, yang dapat berupa
pembayaran uang, pemberian jasa-jasa atau berupa
penyerahan barang dagangan.
Modal (ekuitas) merupakan nilai lebih atau selisih antara
harta dengan utang, yang merupakan hak bagi pemilik
perusahaan.
PENGERTIAN DAN PENGGUNAAN
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Harta atau kekayaan yang


dimiliki perusahaan dengan
sumber dari mana kekayaan itu
diperoleh, yaitu berasal daru
hutang dan modal pemilik
PENGERTIAN HARTA UTANG DAN MODAL

 Harta/ aktiva (asset)


 Harta dapat dikelompokkan
menjadi dua kelompok yaitu harta
lancara dan harta tidak lancar
 Harta lancar yaitu semua harta
yang dalam jangka pendek (tidak
lebih dari satu tahun periode)
diharapkan dapat dijadikan uang
HARTA LANCAR
 Uang tunai (kas) termasuk uang yang ada di bank yang
dapat digunakan untuk membiayai kegiatan usaha
perusahaan.
 Surat berharga (markertable securities) yang
merupakan investasi jangka pendek seperti: saham
obligasi dan diposito di bank.
 Piutang wesel (notes receivable) yaitu tagihan
perusahaan kepada pihak lain ynag dijamin dengan surat
perjanjian dalam bentuk surat wesel yang diatur dalam
undang-undang.
 Piutang dagang (account receivable) yaitu tagihan
perusahaan kepada pihak lain (debitur), yang terjadi
karena melakukan penjualan barang secara kredit
HARTA LANCAR
 Persediaan (inventory) yaitu semua persediaan
barang-barang yang dimiliki perusahaan pada
saat penyususnan neraca.
 Penghasilan yang masih harus diterima atau
piutang penghasilan (accruals receivable),
adalah penghasilan yang sudah harus diakui dan
dicatat karena sudah menjadi hak perusahaan
tetapi belum diterima pembayarannya.
 Beban yang dibayar dimuka (prepaid
expense) adalah pengeluaran yang belum dicatat
sebagai beban karena jasa dari pihak lain belum
diterima atau dinikmati oleh perusahaan.
HARTA TIDAK LANCAR / HARTA TETAP
 Investasi jangka panjang (invesment) yaitu
penanaman sebagian uang diluar usaha pokok
perusahaan (saham, obligasi).
 Harta tetap berwujud (tangible fixed asset)
yaitu harta perusahaan yang berwujud fisik dan
digunakan dalam kegiatan usaha seperti: tanah,
gedung, mesin-mesin, kendaraan, peralatan
kantor, dan sebagainya.
 Harta tetap tidak berwujud (intangibale fixed
asset) yaitu harta yang tidak bersifat abstrak yang
dimiliki perusahaan seperti: hak paten, hak
copyright, goodwill
HARTA TIDAK LANCAR / HARTA TETAP
 Beban yang ditangguhkan (deffered charges)
yaitu pengeluaran beban yang mempunyai mafaat
jangka panjang sehingga pembebanannya secara
bertahap kepada periode-periode masa penggunaan
seperti: beban penelitian dan beban pemasaran.
 Harta-harta lain yaitu harta perusahaan yang tidak
dapat dikelompokkan pada harta lancar dan harta
tidak lancar, misalnya tanah yang masih dalam
proses.
HUTANG
Utang lancar (current liabilities). Utang lancar
adalah utang yang harus dilunasi dalam jangka pendek
atau tidak lebih dari satu tahun periode.
Utang jangka panjang ( Long Term Liabilities)
Utang jangka panjang adalah utang yang jatuh tempo
pelunasannya lebih dari setahun sejak tanggal neraca
Utang lancar (current liabilities)
Utang dagang (account payable) yaitu utang terjadi
karena pembelian barang secara kredit.
Utang wesel (notes payable) yaitu utang dengan jaminan
surat perjanjian khusus berupa wesel yang diatur dengan
undang-undang.
Beban yang masih harus dibayar (accuarls payable)
yaitu beban yang sudah terjadi dan harus dicatat tetapi
belum dibayar pada saat neraca disusun.
Utang pajak (tax payable) yaitu pajak-pajak yang belum
disetor ke kas Negara.
Pendapatan diterima dimuka (deffered revenue) yaitu
penerimaan dari pihak lain untuk jasa yang belum
diserahkan oleh pihak perusahaan.
Utang jangka panjang
( Long Term Liabilities)

Utang obligasi (bond payable) yaitu utang kepada


pemegang obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan.
Utang hipotek (mortage notes payable) yaitu utang
perusahaan yang dijamin dengan benda tidak bergerak.
MODAL
Modal (ekuitas) merupakan nilai
lebih atau selisih antara harta
dengan utang, yang merupakan
hak bagi pemilik perusahaan
MODAL
 Setoran dari pemilik, dalam perusahaan
perseorangan, persekutuan dicatat pada pos
“Modal (nama pemilik)”. Sedangkan pada
perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas,
setoran modal dicatat dalam pos “Modal saham
(capital stock)”.
 Dari laba bersih yang diperoleh tiap periode.
Dalam perusahaan perseorangan dicatat sebagai
penambahan modal pemilik. Sedangkan pada
perusahaan yang berbentuk persekutuan dicatat
pada pos “prive para sekutu” sesuai jumlah laba
masing-masing. Dan pada Perseroan Terbatas
dicatat pada pos “Laba ditahan (retained
earning)”.
UNSUR – UNSUR LAPORAN
KEUANGAN
Laporan keuangan dalam suatu
perusahaan meliputi: neraca, laporan
perhitungan laba - rugi, laporan
perubahan modal, laporan arus kas,
serta catatan-catatan atas laporan
keuangan
UNSUR – UNSUR LAPORAN KEUANGAN
Unsur utama dari laporan keuangan yaitu
terdiri dari:
1. Neraca
2. Laporan rugi laba
3. Laporan perubahan modal (untuk
perusahaan perseorangan) atau laporan
laba ditahan (untuk PT)
4. Laporan atas arus kas
LAPORAN KEUANGAN
Neraca adalah laporan keuangan
yang disusun secara sistematis
yang menggambarkan posisi
keuangan pada saat tertentu
yang terdiri dari harta, utang dan
modal
LAPORAN KEUANGAN
Penyajian neraca pada umumnya diklasifikasikan :
1. Harta/aktiva diklasifikasikan menurut urutan likuiditas.
A. Harta lancar disusun berdasarkan urutan likuiditas
dari yang paling lancar sampai ke yang kurang lancar.
B. Harta tetap dari unsur umur pemakaiannya itu
sejak umur yang paling lama sampai dengan umur yang tidak lama
atau dari tanah sampai dengan peralatan.
2. Hutang diklasifikasikan menurut jatuh tempo, dari jangka pendek
ke jangka panjang.
3. Modal diklasifikasikan berdasarkan sifat kekekalannya.
Perkiraan lawan (Contra Account) disajikan sebagai unsur pengurang
atas pos neraca yang bersangkutan seperti: akumulasi penyusutan
sebagai pengurang terhadap jumlah aktiva tetap.
LAPORAN KEUANGAN
Laporan laba rugi
(Profit and Loss Statement)
Laporan rugi laba adalah suatu laporan
yang disusun secara sistematis mengenai
pendapatan yang diperoleh serta beban-
beban yang terjadi dalam kegiatan usaha
perusahaan selama periode tertentu
LAPORAN KEUANGAN
Laporan perubahan modal
Laporan perubahan modal adalah suatu laporan
atau informasi yang menggambarkan perubahan yang
terjadi atas modal pada suatu periode.
Yang menjadi unsur laporan perubahan modal : 1.
Modal awal, yaitu modal yang ditanamkan pada awal
periode
2. Saldo laba/ rugi pada periode yang bersangkutan. Jika
laba menambah modal dan apabila rugi akan mengurangi
modal.
3. Pengambilan atau setoran pemilik. Jika pengambilan
modal berkurang dan apabila ada penyetoran modal
bertambah.
PENGERTIAN LAPORAN ARUS
KAS
Laporan keuangan perusahaan
yang melaporkan arus kas masuk
dan arus kas keluar yang utama dari
suatu perusahaan selama periode
tertentu
TUJUAN LAPORAN ARUS KAS
Untuk memperkirakan arus masa datang
Penerimaan dan pengeluaran kas dapat diterima sebagai
alat yang baik untuk memperkirakan penerimaan dan
pengeluaran kas di masa datang
Untuk mengevaluasi pengembalian keputusan menejemen
Laporan arus kas memberikan informasi arus kas kepada
investor dan kreditor untuk mengevaluasi keputusan
menejer
Untuk menentukan kemampuan perusahaan membayar
deviden kepada pemegang saham, pembayaran bunga dan
pokok pinjaman kepada kreditor
Untuk menunjukan hubungan laba bersih terhadap
perubahan kas
Tingginya tingkat laba cenderung menyebabkan
peningkatan kas dan sebaliknya
AKTIVITAS ARUS KAS
Arus kas dari aktivitas operasi ( Cash Flow from
Operating Activities )
Arus kas berasal dari transaksi yang mempengaruhi
laba bersih perusahaan.
Arus masuk kas terbesar berasal dari pelanggang,
sedangkan pendapatan nonoperasional seperti bunga
atau deviden atas investasi
AKTIVITAS ARUS KAS
Arus kas dari aktivitas Investasi ( Cash Flow from
Investing Activities )
Arus kas yang berasal dari transaksi yang
mempengaruhi investasi perusahaan dalam bentuk
aktiva tidak lancar
Suatu perusahaan yang melakukan investasi dalam
bentuk gedung dan peralatan nampak lebih kuat
dibanding aktiva tetap lainnya
AKTIVITAS ARUS KAS
Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan
( Cash Flow Financing Activities )
Arus kas yang berasal dari transaksi yang
mempengaruhi ekuitas dan utang perusahaan.
Kegiatan pendanaan meliputi kegiatan untuk
memperoleh kas dari investasi dan kreditor yang
diperlukan untuk menjalankan dan melanjutkan
kegiatan perusahaan
PENYUSUNAN LAPORAN ARUS KAS
Metode Langsung
Memberikan informasi lebih banyak untuk
mengambil keputusan dan lebih mudah untuk
dimengerti
Perbedaan mendasar antara metode langsung dan
tidak langsung terletak pada perhitungan arus kas
dari kegiatan operasinya
PENYUSUNAN LAPORAN ARUS KAS
Metode tidak langsung / Metode Rekonsiliasi
Dimulai dari perhitungan antara laba bersih
terhadap arus kas dalam kegiatan operasi,
sehingga menunjukan rekonsiliasi antara laba
bersih denganm arus kas dalam kegiatan
operasinya
Kelemahan utama adalah tiak melaporkan arus
kas operasi secara terperinci, seperti pembayaran
kepada pemasok, pembayaran kepada karyawan