Anda di halaman 1dari 39

m   


 

   
m     
÷ 

    

˜ Biologi :
- lalat betina meletakkan telur
pada tan muda, di dlm
lubang tusukan dan
bawah keping biji
- Telur berwarna putih spt
mutiara, berbentuk lonjong,
menetas setelah dua hari
dan keluar larva.
- Larva masuk ke dlm keping
biji, membuat lubang sambil
makan Ê  


˜ Tanda Serangan : Adanya
bintik2 putih pada keping biji
dan daun pertama/kedua
Ô 

      

˜ Biologi :
-Imago berwarna hitam, telur
berbentuk oval dan diletakkan
pd bagian bawah daun,
menetas setelah 2-
2-7 hari
- Larva yabg baru keluar
makan pada jaringan daun
kmd menuju batang
˜ Tanda serangan : pada daun
muda terdpt bintik2 bekas Kepompong lalat batang
tusukan
 
   
 
 

˜ Biologi :
- Serangga dewasa berupa
lalat
- Telur berwarna hijau
keputih2an, diletakkan pd
permukaan bawah daun
bagian pucuk
- Larva makan dan
menggerek ke dalam jaringan
daun dan menuju pucuk
tanaman
˜ Tanda serangan : terdapat
bintik--bintik putih pada
bintik
permukaan bawah daun
m    
÷ 


  
  
   
 

˜ Serangga muda dan dewasa mengisap


cairan daun
|     
˜ Õo. Familia Jenis tanaman
˜ 1. Amaranthaceae    

 
 
    
     
˜ 2. Bombaceae Bo op  
˜ . Compositae  oozo
 
oozo
    o   
˜ º. Convolvulaceae po o   
o   
 p
p 
˜ Ñ. Cruciferae B   p    B 
˜ ÿ. Cucurbitaceae   o  o  
o   ppo     
˜ 7. Euphorbiaceae 0   o   

  o
 o      
 
˜ . Graminae `z   
  p
 o
o
p
 o
o
o o o
˜ -. Leguminosae î   
 


   
    



˜ 10. Malvaceae îop  p   
p     
 
˜ 11. Moraceae ^    ^  p
˜ 12. Myrtaceae w
        
˜ 1. Oleaceae u  pp   
˜ 1º. Pedaliaceae ½  
    
˜ 1Ñ. Rutaceae   pp 
  pp  
˜ 1ÿ . Solanaceae ½o o 
˜ 17. Tiliaceae  o o   
˜ 1. Verbenaceae ? 
?  
Ô 


 
!!" 
#   
#    

˜ Tanda serangan : Serangga muda dan


imago menghisap cairan tanaman muda
(pucuk), tanaman kerdil
   
    

˜ Tanda serangan :Tungau menyerang tan


dengan mengisap cairan daun sehingga
berwarna kekuning-
kekuning-kuningan
Ñ $m   %   

˜ Tanda serangan :
serangga dewasa
dan nimfa
menghisap cairan
daun, sehingga
bagian atas daun
kelihatan bercak-
bercak-
bercak putih
kekuning--kuningan.
kekuning
ÿ &
  '
 
 ( 

˜ Tanda serangan : Selain pada daun, ulat


dewasa juga memakan polong muda dan
tulang daun muda.
 &
) " *  
% 

˜ Tanda serangan : Ulat makan daun dari


pinggir. Serangan berat pada daun
mengakibatkan tersisa tinggal tulang-
tulang-
tulangnya.
 &
     
( 

˜ Tanda serangan : Daun-


Daun-daun tergulung
menjadi satu, bila gulungan dibuka akan
dijumpai ulat atau kotorannya berwarna
coklat hitam.
- &
   %
 

˜ Tanda serangan : Ulat makan daun dan


kadang--kadang ditemukan pada bunga dan
kadang
polong tanaman kacang-
kacang-kacangan.
÷        '


˜ Tanda serangan : Larva dan kumbang dewasa merusak


daun, pucuk, bunga dan polong. Daun tampak
berlubang--lubang, polong muda luka
berlubang luka--luka, polong tua
kulitnya yang dimakan.
÷÷  m 

˜ Tanda serangan :
kumbang dewasa
bersifat polifag atau
pemakn daun
berbagai macam
tanaman.
m##%+&'#,
÷ &
m 
    

˜ Selain makan polong, ulat muda


juga menyerang daun dan bunga
Ô  %
  

Serangga dewasa
 &
  '
 
 
º   + 

   (

˜ Tanda serangan : Kepik muda dan dewasa


mengisap cairan polong dan biji, polong dan
biji kempes kemudian mengering dan gugur.
|     

˜ |po   pp
˜    o
˜ Dadap
˜ p o

˜ o 
˜ ½o
Ñ  m  ,  -   

Telur
ÿ   
%,.#/% %#/
÷  
    

˜ Úang diserang : pangkal batang


˜ Penyebab : Pseudomonas solanacearum
˜ Gejala : layu mendadak, tampak pada
tanaman umur 2 ±  minggu.
˜ Penularan : melalui tanah dan irigasi
˜ Pencegahan : Menanam varietas yang tahan,
sanitasi di sekitar tanaman dan
pergiliran tanaman
˜ Pemberantasan : -
Ô  
  
˜ Úang diserang : Tanaman muda umur 2- mg
˜ Penyebab : Sclerotium rolfsii
˜ Gejala : Daun sedikit demi sedikit layu
layu,,
menguning
˜ Penularan : melalui tanah dan irigasi
˜ Pencegahan : Menanam varietas yang tahan
terhadap penyakit layu
layu..
˜ Pemberantasan : Dithane M-ºÑ
w |

 
     

˜ Úang diserang
: Polong menjelang berisi
˜ Penyebab : Virussolanacearum
˜ Gejala : Bunga, buah dan daun mengecil
˜ Penularan : melalui singgungan tanaman yg
satu dengan lainnya
˜ Pencegahan : Penanaman di lahan yang tidak
peka terhadap virus
˜ Pemberantasan : Tetracycline
º   
˜ Úang diserang : Daun dan polong yang tua
˜ Penyebab : Cendawan Colletotrichum
Glycine Mori
˜ Gejala : Pada daun dan polong terdapat
bintik2 hitam, daun rontok
˜ Penularan : melalui biji yg terkena penyakit
˜ Pencegahan : Pergiliran tanaman yg tepat
˜ Pemberantasan : Antracol 70 WP, Dithane M ºÑ
w ||

 
 
Ñ 
    
   
˜ Úang diserang : Daun
˜ Penyebab : Phakospora phachyrizi
˜ Gejala : Pada daun tampak bercak
dan bintik coklat
˜ Penularan : angin yg menyebarkan spora
˜ Pencegahan : Menanam varietas yang
tahan penyakit
˜ Pemberantasan : Fungisida (Dithane M ºÑ)
w ||
w    
ÿ        

˜ Úang diserang : Daun


˜ Penyebab : Xanthomonas Phaseoli
˜ Gejala : Pada daun timbul bercak2
yang menembus sampai ke
bawah
˜ Penularan : melalui tanah dan irigasi
˜ Pemberantasan : Fungisida Dhitane M ºÑ
w |
    

      
˜ Úang diserang : Batang
˜ Penyebab : Phytium sp.
˜ Gejala : Mula2 batang menguning
kecoklatan dan basah
basah,, kemudian
membusuk dan mati
˜ Penularan : melalui tanah dan irigasi
˜ Pencegahan : Memperbaiki drainase lahan
˜ Pemberantasan : Fungisida
  !
˜ Úang diserang : Daun dan tunas
˜ Penyebab : Virus
˜ Gejala : Pertumbuhan tan lambat
dan kerdil
˜ Penularan : Vektor penyebar virus Aphis
glycine (sejenis kutu daun
daun))
˜ Pencegahan : Menanam varietas yang
tahan virus
˜ Pemberantasan : Fungisida
w |