Sejarah Panjang `Sumpah Pemuda` Indonesia

Oleh : Redaksi Pewarta-Indonesia Rabu, 28 Oktober 2009 09:19

Pewarta-Indonesia, JAKARTA - Banyak `saksi sejarah` bisa dijumpai di Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya 106 Jakarta Pusat. Di dalam museum itu, bisa diketahui banyak hal tentang Sumpah Pemuda, termasuk koleksi biola asli milik WR Supratman pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta foto-foto bersejarah peristiwa 28 Oktober 1928 yang menjadi tonggak sejarah pergerakan pemuda-pemudi Indonesia. Berawal di Bandung dimana para pemuda yang tergabung dalam kelompok studi umum mendirikan organisasi Jong Indonesia tanggal 26 Februari 1927. Organisasi ini dimotori Mr. Sunario, RM Yusupadi, Ganuhadiningrat, Sugiono, dan Mr. Sartono. Kemudian berdiri Perserikatan Nasional Indonesia tanggal 4 Juli 1927 dengan tokoh utamanya Ir. Sukarno. Tanggal 9 Desember 1927 berdiri Jong Sumatranen Bond dengan tokoh utamanya Tengku Mansur, Muhammad Anas, Abdul Munir Nasution, Kamun, dan Muhammad Amir. Serta Pemufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) tanggal 17 Desember 1927. Kongres Pemuda I 27 April-2 Mei 1926, peserta sepakat perlunya sebuah ikrar dan menugasi empat pemuda untuk merumuskannya. Tiga butir ikrar sudah dirancang M Yamin, satu di antara pemuda yang ditugaskan merampungkan ikrar pada kongres itu, bicara panjang lebar tentang bahasa dan kebudayaan Indonesia. Dua butir ikrar telah disepakati dan tinggal butir ketiga yang belum ada satu kata antara M Yamin, Jamaluddin Adinegoro, dan Tabrani. M Yamin dan Jamaluddin setuju dengan "Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Melayu". Sementara Tabrani, aktivis Jong Java dan pemimpin redaksi Hindia Baru, yang juga ketua panitia kongres mengusulkan istilah bahasa Indonesia, seperti yang sudah ditulisnya pada bulan-bulan sebelumnya di korannya. Pemufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia dengan keyakinan bahwa perjuangan yang dilakukan bersama akan lebih mudah untuk mencapai tujuan kemerdekaan Indonesia. Maka tanggal 17-18 Desember 1927 dibentuk PPPKI, yang dipelopori Ir. Soekarno dari Partai Nasional Indonesia. Perhimpunan ini terdiri dari beberapa organisasi pergerakan nasional seperti Partai Syarikat Islam Indonesia, Budi Oetomo, Partai Nasional Indonesia, Pasundan, Jong Sumatranen Bond, Kaum Betawi, dan kelompok Studi Indonesia. PPPKI diharapkan mampu mempersatukan dan menjadikan gerakan politik nasional berada

1/3

harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. dan kemauan. Atas inisiatif PPPI. dipimpin Sugondo Joyopuspito dengan sekretaris M Yamin. Kongres sendiri lahir sebagai gagasan dari Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh Indonesia. yaitu sejarah. Kongres II ini dihadiri utusan Jong Islamieten Bond. karena terjadi pertentangan antara tokoh-tokoh partai yang tergabung di dalamnya. John Lauw Tjoan Hok. Dua pembicara. Sedangkan Ramelan mengutarakan gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Sarmidi Mangunsarkoro. bahasa. termasuk pengamat dari pemuda Tionghoa. Theo Pangemanan dan Mr. Madura Bond. Rapat ketiga. Rapat pertama. ada lima faktor yang memperkuat Persatuan Indonesia. Purnomowulan. Minggu 28 Oktober 1928 di Gedung Oost-Java Bioscoop. Jakarta. PPPI. Jong Sumatranen Bond. Jong Bataks Bond. Tampil sebagai pembicara. Purnomowulan dan Sarmidi Mangunsarkoro. Tekanan dari pemerintah Hindia Belanda juga menjadi salah satu sebab semakin menurunnya peran perhimpunan ini dalam pergerakan nasional Indonesia. Lapangan Banteng. Menurutnya. Minahasa Bond. Jong Celebes.Sejarah Panjang `Sumpah Pemuda` Indonesia Oleh : Redaksi Pewarta-Indonesia Rabu. Pada sesi ini. Jong Ambon. Kongres ini sebagai kelanjutan dari Kerapatan Besar Pemuda atau Kongres Pemuda Pertama 2/3 . Sunario yang membicarakan masalah peranan pendidikan kebangsaan dan kepanduan dalam menumbuhkan semangat kebangsaan. membahas masalah pendidikan. Kongres Pemuda II digelar tanggal 27-28 Oktober 1928. sependapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan. pendidikan. Pemuda Kaum Betawi. M Yamin dalam uraiannya menyorot arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. 28 Oktober 2009 09:19 dalam satu koordinasi yang baik. Sabtu 27 Oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond. seperti Kwee Thiam Hong. Oey kay Siang dan Tjio Djien Kwie. Jalan Kramat 106 Jakarta. Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Rapat kedua. hukum adat. PPPKI tidak mampu mewujudkan cita-citanya. Pemuda Indonesia. M Yamin. Anak juga harus dididik secara demokratis. Ramelan. Sugondo Joyopuspito dalam sambutannya. Jong Java. Sekar Rukun. di Gedung Indonesische Huis Kramat (Gedung Indonesische Clubgebouw). kongres dilaksanakan di tiga gedung berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat sehingga menghasilkan Sumpah Pemuda. Namun dalam perkembangan selanjutnya. berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda.

rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia yang sekarang dikenal dengan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Oleh para pemuda yang hadir. (aldy/tim/els) 3/3 . Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres.Sejarah Panjang `Sumpah Pemuda` Indonesia Oleh : Redaksi Pewarta-Indonesia Rabu. Sebelum kongres ditutup. disambut dengan meriah peserta kongres. 28 Oktober 2009 09:19 pada tanggal 27 April-2 Mei 1926. diperdengarkan lagu Indonesia Raya karya WR Supratman.