P. 1
Papua Barat Dalam Angka 2010

Papua Barat Dalam Angka 2010

|Views: 4,361|Likes:

More info:

Published by: Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat on Oct 09, 2010
Hak Cipta:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

12/15/2013

Sections

PAPUA BARAT DALAM ANGKA 2010

Papua Barat in Figures 2010
Katalog BPS/ BPS Catalogue ISSN No. Publikasi/ Publication Number : : : 1102001.9100 91000.10.01

Ukuran Buku/ Book Size : 15,5 cm x 20,5 cm Jumlah Halaman/ Total Pages : 50 Rumawi + 568 Halaman/Page

Naskah/ Manuscript : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat BPS-Statistics of Papua Barat Province Penyunting/ Editor : Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik

Gambar Kulit/ Art Designer : Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Integration Processing and Statistical Dissemination

Diterbitkan oleh/ Published by : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat BPS-Statistics of Papua Barat Province

Dicetak oleh/ Printed by : Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya May be cited with reference to the source

PETA PAPUA BARAT

PETA WILAYAH PROVINSI PAPUA BARAT

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

iii

PAPUA BARAT MAP

iv

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

LAMBANG DAERAH

ARTI DAN MAKNA LAMBANG DAERAH
Lambang Daerah berbentuk Tameng /Perisai melambangkan pertahanan dengan warna utama Kuning, Biru, Merah dan Hijau. Sedangkan warna pendukung Hitam dan Putih, di dalamnya terdapat unsur-unsur lambang dan tulisan Papua Barat, serta didesain dengan Pita berwarna Kuning dengan tulisan ”Cintaku Negeriku”.

Lambang Daerah terdiri dari 8 (delapan) bagian dengan rincian sebagai berikut : a. Bintang berwarna putih bermakna Ketuhanan Yang Maha Esa dan citacita serta harapan yang akan diwujudkan. b. Perisai dengan warna dasar biru bersudut lima bermakna bahwa Provinsi Papua Barat berasaskan Pancasila yang mampu melindungi seluruh rakyat. c. Leher dan Kepala Burung Kasuari menghadap ke kanan dalam bidang lingkaran hijau bermakna bahwa Provinsi Papua Barat secara geografis terletak di wilayah leher dan kepala burung pulau Papua, sekaligus memiliki filosofi ketangguhan, keberanian, kekuatan dan ketahanan dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan serta berkeyakinan bahwa dengan semangat persatuan dan kesatuan,

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

v

REGIONAL LOGO kesinambungan pembangunan akan mewujudkan masa depan yang cerah. d. Menara Kilang dengan semburan api berwarna merah bermakna bahwa Provinsi Papua Barat memiliki kekayaan bahan tambang yang melimpah. e. Pohon dan ikan bermakna bahwa Provinsi Papua Barat juga memiliki Sumber Daya Hutan dan Sumber Daya Laut yang berpotensi untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. f. Sepasang pelepah daun sagu, masing-masing pelepah bagian kanan terdiri 12 (duabelas) pasang anak daun sagu dan pelepah bagian kiri terdiri 10 (sepuluh) pasang anak daun yang diikat oleh dua angka sembilan bermotif ukiran karerin budaya papua, bermakna bahwa Provinsi Papua Barat dibentuk pada tanggal 12 Oktober 1999 sebagai Provinsi ke-2 di Tanah Papua dan ke-31 di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sagu merupakan makanan pokok masyarakat Provinsi Papua Barat yang melambangkan kesejahteraan dan

kemakmuran. g. Bidang hijau yang diapit 3 (tiga) bidang biru bermakna kesatuan teka dan perjuangan dari 3 (tiga) unsur, yaitu Pemerintah, Rakyat/Adat, dan Agama mewujudkan keberadaan Provinsi Papua Barat. h. Pita berwarna kuning bertuliskan “Cintaku Negeriku” berwarna hitam bermakna filosofis perjuangan seluruh komponen masyarakat untuk mempertahankan keberadaan Provinsi Papua Barat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

vi

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

GUBERNUR PAPUA BARAT

ABRAHAM O. ATURURI
GUBERNUR PAPUA BARAT
PERIODE 2006-2011
Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010 vii

THE GOVERNOR OF PAPUA BARAT

viii

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

STRUKTUR ORGANISASI

GUBERNUR PAPUA BARAT SAMBUTAN
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, saya menyambut gembira diterbitkannya publikasi Papua Barat Dalam Angka 2010 oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Papua Barat. Data dan informasi statistik yang disajikan dalam publikasi ini sangat bermanfaat bagi Pemerintah Daerah Papua Barat di dalam merumuskan kebijakan pembangunan serta mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan program pembangunan telah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini. Kepada Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat yang telah berupaya menerbitkan buku ini saya mengucapkan terima kasih dan kepada semua instansi pemerintah dan swasta di daerah ini saya menghimbau agar senantiasa meningkatkan kerjasama yang baik dalam pengumpulan dan penyajian data yang akurat guna peningkatan mutu publikasi ini di masa mendatang. Terima kasih. Manokwari, Agustus 2010 GUBERNUR PAPUA BARAT

ABRAHAM O. ATURURI

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

ix

ORGANIZATION STRUCTURE

THE GOVERNOR OF PAPUA BARAT FOREWORD
With a highly grateful to the Almighty God, I warmly welcome the publication of 2009 Papua Barat in Figures which published by BPS-Statistics of Papua Barat Province in cooperated with the Regional Development Planning Board of Papua Barat Province. The Statistical data and information presented in this publication are very useful for the Papua Barat government in formulating the development policies and evaluating how far the development programs have been increasing the regional income and welfare. I would like to thank the BPS-Statistics of Papua Barat Province for the effort to publish the book and urge other government agencies and private institutions in this province to improve the cooperation in collecting and presenting accurate data for higher quality publications in the future. Thank you. Manokwari, August 2010 GOVERNOR OF PAPUA BARAT

ABRAHAM O. ATURURI
x Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

STRUKTUR ORGANISASI

KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) PROVINSI PAPUA BARAT SAMBUTAN
Meningkatnya usaha-usaha pembangunan di segala bidang menuntut tersedianya data statistik yang lengkap, akurat, mutakhir, dan berkesinambungan terutama guna menunjang terwujudnya perencanaan yang tepat, pengawasan yang baik, serta evaluasi kritis terhadap hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai. Guna memenuhi kebutuhan data tersebut, Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat berusaha mengumpulkan dan menyusun data dari berbagai Instansi yang ada di wilayah Provinsi Papua Barat dan menerbitkannya dalam buku Papua Barat Dalam Angka setiap tahunnya. Data Statistik yang dicakup dalam edisi ini, Papua Barat Dalam Angka 2010, dibutuhkan tidak hanya oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Papua Barat, namun juga oleh berbagai konsumen data. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat dan semua pihak yang telah membantu terbitnya publikasi ini. Semoga publikasi ini bermanfaat. Manokwari, Agustus 2010 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Papua Barat K epala,

DRS. ISHAK L. HALLATU NIP. 195703241980021002

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xi

ORGANIZATION STRUCTURE

CHAIRMAN OF REGIONAL DEVELOPMENT PLANNING BOARD OF PAPUA BARAT PROVINCE FOREWORD
The rapid acceleration activities in all fields needs the availability of statistical data which complete, accurate, up-to-date, and continuous, especially to support suitable planning, good controlling and critical evaluation toward the development results achieved. To fulfill the needs of such data BPS-Statistics of Papua Barat Province collect and compiles data from various Institutions in Papua Barat Province and publishes them in Papua Barat in Figures annually. Statistical data covered in this edition, 2010 Papua Barat in Figures, are needed not only by the Regional Development Planning Board of Papua Barat Province but also by various data consumers. Therefore, we wish to express our gratitude to BPS-Statistic of Papua Barat Province and to those who involved in publishing this publication for their assistance. We hope that this publication will be useful. Manokwari, August 2009 Regional Development Planning Board of Papua Barat Province Chairman,

DRS. ISHAK L. HALLATU NIP. 195703241980021002

xii

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

STRUKTUR ORGANISASI

KATA PENGANTAR
Papua Barat Dalam Angka 2010 adalah buku referensi tahunan yang diterbitkan oleh BPS Provinsi Papua Barat untuk menyediakan informasi yang berkaitan dengan kegiatan sosial dan ekonomi di Provinsi Papua Barat. Informasi tersebut sangat berguna bagi para pengambil keputusan dalam merumuskan dan menetapkan prioritas program pembangunan. Buku ini merupakan edisi tahun 2010 dan sebagian besar data yang disajikan adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai instansi pemerintah dan swasta di Provinsi Papua Barat. Selain itu, publikasi ini dilengkapi pula dengan data hasil sensus dan survei yang dilaksanakan oleh BPS Provinsi Papua Barat. Kami ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh instansi,/institusi/organisasi yang ada di Provinsi Papua Barat terutama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Papua Barat atas kerja sama dan bantuannya dalam menerbitkan publikasi ini. Mudah-mudahan hubungan kerja sama ini dapat berlanjut dan ditingkatkan di masa akan datang. Semoga publikasi ini akan bermanfaat bagi seluruh pengguna data. Tanggapan dan saran untuk menyempurnakan isi publikasi ini sangat diharapkan. Manokwari, Agustus 2010 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA BARAT K e p a l a,

IR. TANDA SIRAIT, MM
NIP. 195507211978011002
Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010 xiii

ORGANIZATION STRUCTURE

PREFACE
The Papua Barat in Figures is an annual reference book published by BPSStatistics of Papua Barat Province. It is intended to provide information concerning social and economic activities in Papua Barat Province. The information will be useful to decision makers in formulating and setting up priorities of development programs. This book is the 2010 edition and most of statistical data presented in this book are secondary data which obtained from various government agencies and private organization in Papua Barat Province. In addition, the publication is completed by data of censuses and surveys conducted by BPS-Statistics of Papua Barat Province. We would like to express our high appreciation and gratitude to various government institutions and private organizations in Papua Barat Provinces especially Regional Development Planning Board of Papua Barat Provinces for their assistance and contributions in publishing this publication. Hopefully, this relationship will be continued and improved in the future. We Hope that this publication would be useful to readers and data users. Comments and suggestions to improve the contents of this publication are always welcome. Manokwari, August 2010 BPS-Statistics of Papua Barat Province H e a d,

IR. TANDA SIRAIT, MM
NIP. 195507211978011002
xiv Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI/ CONTENTS
Peta Wilayah Provinsi Papua Barat/ Map of Papua Barat Province ...................... Arti Lambang Daerah Papua Barat/ Symbol of Papua Barat ................................ Foto Gubernur Papua Barat/ Photo by Governor of Papua Barat .......................... Sambutan Gubernur Papua Barat/ Foreword by Governor of Papua Barat........... Sambutan Ketua BAPPEDA Propinsi Papua Barat/ Foreword by Head of Regional Development Planning Board of Papua Barat Province............................. Kata Pengantar Kepala Badan Pusat Statistik Propinsi Papua Barat/ Preface by Head of Statistical Office of Papua Barat ............................................................... Daftar Isi/ Contents................................................................................................ Daftar Gambar/ List of Figures ............................................................................ Daftar Tabel/ List of Tables ................................................................................... Penjelasan Umum/ Explanatory Notes .................................................................. Struktur Organisasi BPS ...................................................................................... BAB 1 BAB 2 BAB 3 BAB 4 Keadaan Geografi/ Geographical Situation .................................... Keadaan Iklim/ Climate .................................................................. Pemerintahan/ Government ............................................................ Penduduk dan Tenaga Kerja/ Population and Employment ............ 4.1. Penduduk/ Population ............................................................. 4.2. Tenaga Kerja/ Employment...................................................... S o s i a l/ S o c i a l ......................................................................... 5.1. Pendidikan/ Education ............................................................ 5.2. Kesehatan/ Healthy .................................................................. 5.3. Keluarga Berencana / Family Plans ....................................... 5.4. Agama/ Religion ..................................................................... 5.5. Ragam Sosial/ Social Mode ..................................................... 5.6. Perumahan/ Housing .............................................................. 5.7 Kemiskinan dan Pembangunan Manusia/ Poverty and Human Development ............................................................................. iii v vii ix xi xiii xv xvii xxi xlvii xlix 1 25 39 55 71 76 101 129 156 171 194 198 212 226

BAB 5

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xv

CONTENTS

BAB 6

Pertanian/ Agriculture .................................................................... 6.1. Tanaman Pangan/ Food Crops ............................................... 6.2. Perkebunan/ Plantation .......................................................... 6.3. Kehutanan/ Forestry ............................................................... 6.4. Peternakan/ Livestock ............................................................. 6.5. Perikanan/ Fishery ................................................................. Perindustrian, Pertambangan, dan Energi/ Manufacturing, Mining, and Energy .......................................................................... 7.1. Perindustrian dan Pertambangan/ Manufacturing and Mining 7.2. Listrik/ Electricity ................................................................... 7.3. Air Minum/ Clean Water ........................................................ 7.4. Distribusi Beras/ Rice Distribution........................................... Transportasi, Komunikasi, dan Pariwisata/ Transportation, Communication, and Tourism ........................................................... 8.1. 8.2. 8.3. 8.4. 8.5. 8.6. 8.7. Panjang Jalan/ Length of Road ... ............................................... Angkutan Darat/ Land Transportation .................................... Angkutan Laut / Sea Transportation........................................ Angkutan Udara/ Air Transportation ...................................... Pos dan Telekomunikasi/ Post and Telecommunication............ Perhotelan/ Hotel..................................................................... Pariwisata/ Tourism .................................................................

229 261 297 304 313 322 357 377 394 401 407

BAB 7

BAB 8

413 439 441 444 452 454 460 470 473 491 498 512 517 525 533

BAB 9

Keuangan Daerah dan Perbankan/ Autonomy Government Finance and Banking ..................................................................................... 9.1. 9.2. 9.3. 9.4. 9.5. Keuangan Daerah/ Autonomy Government Finance............... ... Perbankan/ Banking ............................................................... Asuransi / Insurance ................................................................ Koperasi/ Cooperation ............................................................. Harga/ Prices ............................................................................

B A B 10

Pendapatan Regional/ Regional Income .........................................

xvi

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR GAMBAR/ LIST OF FIGURES
Halaman Page

Peta Wilayah Provinsi Papua Barat/ Papua Barat Province Map ................. Gubernur Provinsi Papua Barat/ Governor of Papua Barat Province ............ Bagan Organisasi Badan Pusat Statistik/ Organizational Structure of the BPS – Statistics Indonesia ............................................................................... Bagan Organisasi Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat/ Organizational Structure of the BPS – Statistics Papua Barat Province............. 1. 2. 3. Luas Wilayah Provinsi Papua Barat menurut Kabupaten/Kota, 2009/ The Total Area of Papua Barat Province by Regency/Municipality, 2009................. Suhu Udara Maksimum dan Minimum menurut Lokasi Stasiun, 2009/ Maximum and Minimum Temperatures by Station, 2009 ................................... Pembagian Daerah Administratif menurut Kabupaten/Kota, 2009// Division of Administrative Areas by Regency/Municipalitiy, 2009 .....................

iii vii li lii

5 29 43

4.1. Penduduk Provinsi Papua Barat menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin 2009/ Population of Papua Barat Province by Age Group and Sex, 2009 ............................................................................................................... 4.2. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Selama Seminggu yang Lalu, 2007-2010//Population 15 Years of Age and Over by Labour Force Participation Rates (LFPRs) and Open Unemployment Rates (OURs) During the Previous Week, 2007-2010 ....................................... 5.1. Angka Melek Huruf Penduduk 15 Tahun Ke Atas Menurut Jenis Kelamin, 2007-2009/ Literacy Rate of Population 15 Years of Age and Over by Sex, 2007-2009....................................................................................................... 5.2. Banyaknya Puskesmas dan Puskesmas Pembantu menurut Kabupaten/ Kota, 2009/ Number of Community Health Centre and Support Community Health Centre by Regency/Municipality, 2009 .................................................. 5.3. Persentase Penduduk menurut Agama, 2009/ Proportion of Population by Religion, 2009 .................................................................................................

67

69

117

119 121

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xvii

LIST OF FIGURES
5.4. Indeks Pembangunan Manusia menurut Kabupaten/Kota, 2009//Human Development Index by Regency/Municipality, 2009 .......................................... 5.5. Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin, 2007-2010/ Number and Percentage of Poor People, 2007-2010 ............................................................ 5.6. Persentase Rumahtangga menurut Jenis Atap Terluas, 2009// Proportion of Household by Primary Construction material of the Roof, 2009 ........................ 6.1. Luas Panen dan Produksi Padi Sawah + Padi Ladang, 2005-2009// Harvested Area and Production of Paddy, 2005-2009 ...................................... 6.2. Luas Areal dan Produksi Tanaman Pala, Kelapa Sawit dan Cokelat, 2009// Harvested Area, Yield Rate, and Production of Nutmeg, Oil Palm and Cocoa, 2009.................................................................................................... 6.3. Luas Kawasan Hutan dan Perairan yang telah Ditunjuk Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Dirinci Menurut Kabupaten/Kota, 2009// Area of Forest and Territorial Water With have been Showed by Decision to Ministerial of Forestry by Regency/Municipality, 2009 ..................................... 6.4. Populasi Beberapa Ternak menurut Jenis Ternak, 2007-2009// Livestock Population Kind of Livestock, 2007-2009 ......................................................... 6.5. Produksi Perikanan Laut Menurut Kabupaten/Kota, 2009 (Ton)/ Marine Fisheries Production by Regency/Municipality, 2009 (Ton) .............................. 7.1. Banyaknya Industri dan Tenaga Kerja yang Terserap di Provinsi Papua Barat, 2008// Number of Industries and Employee of Papua Barat Province, 2008................................................................................................................ 7.2. Banyaknya Desa yang telah Terjangkau Listrik menurut Kabupaten/Kota, 2008/ Number of Villages Electrified by Regency/Municipality, 2008 ................ 7.3. Persentase Pelanggan Air Bersih menurut Kategori Pelanggan, 2009/ Number of Customers Clean Water by Costumer Category, 2009.. .................... 7.4. Penerimaan dan Penyaluran Beras, 2009/ Supplies and Distribution of Rice, 2009................................................................................................................ 8.1. Panjang Jalan menurut Jenis Permukaan Jalan, 2009// Length of Road by Type of Surface, 2009 ...................................................................................... 8.2. Banyaknya Barang Antar Pulau yang Dimuat pada Pelabuhan yang Diusahakan menurut Kelompok Komoditi, 2009/ Number of Unloaded Cargo Interisland in Laboured Port by Group of Commodities, 2009 ................

123 125 127 251

253

255 257 259

369 371 373 375 425

427

xviii

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR GAMBAR
8.3. Banyaknya Penumpang yang Datang (Debarkasi) dan Berangkat (Embarkasi) melalui Pelabuhan yang Diusahakan, 2006-2009/ Number of Leaving and Coming Passengers in Laboured Port by Sea Transport Type, 2006-2009 ....................................................................................................... 8.4. Banyaknya Pesawat (Penerbangan) dan Penumpang (Orang) yang Berangkat, Datang, dan Transit melalui Pelabuhan Udara, 2005-2009/ Number of Aircrafts and Passengers which Departed, Arrived, and Transit by Airport, 2005-2009 .......................................................................................... 8.5. Banyaknya Surat Pos yang Dikirim menurut Sifat Pengiriman, 2009/ Number of Post Letters to Be Mailed by Kind of Mailing and Regency/ Municipality, 2009........................................................................................... 8.6. Jumlah Kamar dan Tempat Tidur Hotel, 2005-2009//Number of Accommodation Hotels Rooms and Beds Available, 2005-2009......................... 8.7. Jumlah Tamu Asing yang Menginap dirinci menurut Golongan Hotel, 2007-2009/ Number of Foreign Visitors Who Was Lodges by Type of Hotel, 2007-2009....................................................................................................... 9.1. Realisasi Pendapatan dan Pengeluaran Daerah (Milyar Rupiah), 20062009/ Actual Regional Receipts and Expenditures, 2006-2009 (Billion Rupiahs) 9.2. Jumlah Kantor Bank menurut Tipe Bank, 2007-2009/ Number of Bank Officesby Types, 2007-2009 ............................................................................. 9.3. Banyaknya Peserta PT. Asuransi Kesehatan Indonesia menurut Kabupaten/Kota, 2009/ Participants of Indonesia Health Insurance by Regency/Municipality, 2009............................................................................. 9.4. Jumlah Koperasi Menurut Kabupaten/Kota, 2009/ Number of Cooperation by Regency/ Municipality, 2009 ....................................................................... 10. Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha, 2009/ Percentage Distribution of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin, 2009 ...............................................................................................................

429

431

433 435

437 483 485

487 489

543

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xix

LIST OF FIGURES

xx

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL

DAFTAR TABEL/ LIST OF TABLES
Halaman Page

1.
1.1. 1.2.

KEADAAN GEOGRAFI/ GEOGRAPHICAL SITUATION
7

Letak Geografis/ Geographical Location…………………….......................... Luas Wilayah Provinsi Papua Barat Menurut Kabupaten/Kota (Km ), 2009/ Total Area of Papua Barat Province by Regency/Municipality (Km2), 2009............................................................................................................ Luas Wilayah Provinsi Papua Barat Menurut Kecamatan (Km ), 2009/ The Total Area of Papua Barat Province by District (Km2), 2009.................. Ketinggian Beberapa Ibukota dari Permukaan Laut Menurut Kabupaten/Kota (m), 2009/ Altitude of Capital by Regency/Municipality (m), 2009..................................................................................................... Ketinggian Kabupaten/Kota dari Permukaan Laut, 2009/ Altitude of Regency/Municipality, 2009......................................................................... Luas Wilayah Menurut Kelas Lereng/Kemiringan dan Kabupaten/Kota, 2009/ The Total Area of Regency/Municipality by Slope Class, 2009 ............ Penggunaan Tanah menurut Kabupaten/Kota (Ha), 2009/ Utilization of Land by Regency/Municipality (Ha), 2009.................................................... Nama dan Panjang Sungai Menurut Kabupaten/Kota/ Name and Rivers Length by Regency/Municipality .................................................................. Jarak Tempuh Antar Kota di Wilayah Provinsi Papua Barat/ Distance Between Town in the Region of Papua Barat Province..................................
2 2

8 9

1.3. 1.4.

16 17 18 19 21 23

1.5. 1.6. 1.7. 1.8. 1.9.

2. KEADAAN IKLIM/ CLIMATE
2.1. Suhu Udara Maksimum dan Minimum Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota (oC), 2005-2009/ Maximum and Minimum Temperatures by Station which is located in Regency/Municipality (oC), 2005-2009 ................................................................................................... Suhu Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota (oC), 2005-2009/ Average of Temperatures by Station which is located in Regency/Municipality (oC), 2005-2009............................

31

2.2.

32
xxi

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

LIST OF TABLES
2.3. Kelembaban Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota (%), 2005-2009 Average of Relative Humidity by Station which is located in Regency/Municipality (%), 2005 – 2009 .......................... Tekanan Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota (mbs), 2005-2009/ Average of Atmospheric Presure by Station which is located in Regency/Municipality (mbs), 2005-2009 .............. Banyaknya Curah Hujan Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota (mm), 2005-2009/ Number of Rain Falls by Station which is located in Regency/Municipality (mm), 2005-2009 .................................... Banyaknya Hari Hujan Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota (Hari), 2005-2009/ Number of Rain Days by Station which is located in Regency/Municipality (Day), 2005-2009 ......................... Rata-Rata Penyinaran Matahari Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota (%), 2005-2009/ Average of Sun Irradiating by Station which is located in Regency/Municipality (%), 2005-2009 …… ....................

33

2.4.

34

2.5.

35

2.6.

36

2.7.

37

3. PEMERINTAHAN/ GOVERNMENT
3.1. 3.2. Pembagian Daerah Administratif Menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Division of Administrative Areas by Regency/ Municipality, 2007-2009......... Nama-nama Kecamatan dan Jumlah Kampung/Kelurahan Menurut Kabupaten/Kota, 2009/ Names of District and Number of Villages/Subdistrict by Regency/ Municipality, 2009 ........................................................ Banyaknya Penerbitan Surat Keputusan Pemberian/Penegasan Hak-hak Tanah oleh Badan Pertanahan Nasional, 2005-2008/ Publication Number of Land Proprietorship Decision Certificate of National Land Board, 2005-2008 .............................................................................. Banyaknya Penerbitan Sertifikat Hak Atas Tanah Menurut Kabupaten/ Kota, 2005-2008/ Publication Number of Land Certificate by Regency/ Municipality, 2005-2008 .............................................................................

45

46

3.3.

53

3.4.

54

4. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA POPULATION AND EMPLOYMENT
4.1. PENDUDUK/ POPULATION

4.1.1. Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk menurut Kabupaten/Kota Hasil Sensus Penduduk, Tahun 1971, 1980, 1990, 2000/ Number and Population

xxii

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
Growth by Regency/Municipality by Population Census, 1971, 1980, 1990, 2000............................................................................................................ 4.1.2. Penduduk Papua Barat Menurut Jenis Kelamin dan Sex Rasio per Kabupaten/Kota,2005-2009/ Population of Papua Barat by Sex and Sex Ratio by Regency/Municipality, 2005-2009................................................... 4.1.3. Penduduk Provinsi Papua Barat Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin, 2008-2009/ Population of Papua Barat Province by Age Group and Sex, 2008-2009 ..................................................................................... 4.1.4. Jumlah dan Kepadatan Penduduk per Kilometer persegi dan per Rumahtangga Menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Population Density of Each Village, Square Kilometre, and Household by Regency/ Municipality, 2005-2009 .............................................................................. 4.1.5. Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas Menurut Status Perkawinan dan Kabupaten/Kota, 2009/ The Percentage of Population 10 Years of Age and Over by Marital Status and Regency/ Municipality, 2009........................

71

72

73

74

75

4.2.

KETENAGAKERJAAN/ EMPLOYMENT

4.2.1. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Jenis Kelamin dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu, 2009/ Population 15 Years of Age and Over by Type of Activity During the Previous Week, 2009............ 4.2.2. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Golongan Umur dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu, 2006-2009/ Population 15 Years of Age and Over by Age Group and Type of Activity During the Previous Week, 2006-2009 ......................................................... 4.2.3. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu, 2006-2009/ Population 15 Years of Age and Over by Regency/Municipality and Type of Activity During the Previous Week, 2006-2009 ............................................ 4.2.4. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Pendidikan dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu, 2006-2009/ Population 15 Years of Age and Over by Education and Type of Activity During the Previous Week, 2006-2009........................................................................... 4.2.5. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas yang Bekerja menurut Lapangan Pekerjaan Utama, 2007-2009/ Population 15 Years of Age and Over Who Worked During the Previous Week by Main Industry, 2007-2009 .................. 4.2.6. Banyaknya Pencari Kerja, Kesempatan Kerja, dan Penempatan Kerja yang Terdaftar Menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Job Seekers, Job Vacancies, and Placement of Job Seekers Registered by Regency/Municipality, 2007-2009 ................................................................ Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

76

77

79

82

84

85
xxiii

LIST OF TABLES
4.2.7 Jumlah Perusahaan dan Tenagakerja Menurut Kabupaten/Kota, 20072009/ Number of Establishment and Employees by Regency/Municipality, 2007-2009 .................................................................................................. 4.2.8 Jumlah Tenaga Kerja Terampil yang Dilatih melalui Sarana di Lingkungan Dinas Menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Skilled Employee Trained by Regional Office of The Manpower Department by Regency/Municipality , 2007-2009 .............................................................. 4.2.9. Jumlah Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten & Kota se-Provinsi Papua Barat, 2006-2009 Number of Civil Servant by in Provincial Regional, Regency, and Municipality of Papua Barat Province, 2006-2009 ......................................................................... 4.2.10. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah menurut menurut Golongan, 2007-2009/ Number of Civil Servant by Hierarchy, 2007-2009 ..................... 4.2.11. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Menurut Tingkat Pendidikan, 2007-2009/ Number of Civil Servant by Educational Level, 2007-2009.......... 4.2.12. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Dirinci Menurut Jenis Kelamin, 2009/ Number of Civil Servant by Sex, 2009 ……... ....................... 4.2.13. Persentase Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Hasil Pemilu 2009 Menurut Fraksi, 2006-2009/ Proportion of Membership of Regional Parliament as the Results of 2003 General Election by Faction, 2006-2009 ……............................................................................................ 4.2.14. Banyaknya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut Fraksi dan Jenis Kelamin, 2008-2009/ Number of Regional Parliament by Faction and Sex, 2008-2009 ……... ........................................................................... 4.2.15. Banyaknya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Menurut Daerah Pemilihan dan Jenis Kelamin, 2008-2009/ Number of Regional Parliament by Constituency and Sex, 2008-2009........................................... 4.2.16. Jumlah Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat menurut Jenis Produk yang Dihasilkan, 2005-2009/ Number of Regional Parliament Decision of Papua Barat Province by Product Type, 2005-2009 ...................................................................................................

86

87

88 89 93 96

97

98 99

100

5. SOSIAL/ SOCIAL
5.1. PENDIDIKAN/ EDUCATION

5.1.1. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Ratio Murid pada Taman Kanak-kanak menurut Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Number of Schools, Teachers, Students and Students Ratio of Kindergarten by Regency/ Municipality, 2008-2009 ..............................................................................
xxiv

129

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
5.1.2. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Schools, Teachers, and Students and Students Ratio of Primary School/Islamic Primary School by Regency/Municipality, 2007-2009 ............ 5.1.3. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)/MTs menurut Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Number of Schools, Teachers, Students, and Students Ratio of General Junior High Schoo/Islamic Junior High School by Regency/ Municipality, 2008-2009 ............................................................................. 5.1.4. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) menurut Kabupaten/Kota, 2008-2009// Number of Schools, Teachers, Students, and Students Ratio of General Senior High Schools by Regency/Municipality, 2008-2009 ............................ 5.1.5. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menurut Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Number of Schools, Teachers, Students, and Students Ratio of Majors Senior High Schools by Regency/Municipality, 2008-2009....................................... 5.1.6. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Madrasyah Aliyah menurut Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Number of Schools, Teachers, Students, and Students Ratio of Islamic Senior High School by Regency/Municipality, 2008-2009 ................................................................ 5.1.7. Banyaknya Mahasiswa Baru, Lulusan, dan Mahasiswa Drop Out pada Universitas Negeri Papua menurut Fakultas, 2006-2009/ Number of New Student, Fresh Graduate, and Drop Out of Papua Univercity State Colleges by Faculty, 2006-2009 ................................................................................. 5.1.8. Banyaknya Pengajar pada Universitas Negeri Papua menurut Fakultas dan Status Pengajar, 2006-2009/ Number of Lectures of Papua Univercity State by Faculty and Lecture’s Status, 2006-2009 ......................................... 5.1.9. Banyaknya Mahasiswa pada Universitas Negeri Papua menurut Fakultas dan Jenis Kelamin, 2007-2009/ Number of Students of Papua University State by Faculty and Sex, 2007-2009 ........................................... 5.1.10. Banyaknya Mahasiswa Baru, Lulusan, dan Mahasiswa Drop Out pada STIE Mahaiesa menurut Fakultas, 2007-2009/ Number of Students, Fresh Graduate, and Drop Out of STIE Mahaiesa by Faculty, 2007-2009 ............... 5.1.11. Banyaknya Pengajar pada STIE Mahaiesa menurut Fakultas dan Status Pengajar, 2007-2009/ Number of Lectures of STIE Mahaiesa University State by Faculty and Lecture’s Status, 2007-2009 .........................................

130

131

132

133

134

135

136

137

138

139

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xxv

LIST OF TABLES
5.1.12. Banyaknya Mahasiswa Baru pada STIE Mahaiesa menurut Fakultas dan Jenis Kelamin, 2007-2009/ Number of New Students of STIE Mahaiesa University State by Faculty and Sex, 2007-2009 ........................................... 5.1.13. Persentase Penduduk 10 ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan Status Pendidikan, 2008-2009/ Proportion of Population 10 Years of Age and Over by Regency/Municipality and Education Status, 2008-2009 .................. 5.1.14. Persentase Penduduk 10 ke Atas menurut Kabupaten/ Kota dan Ijasah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), 2008-2009/ Proportion of Population 10 Years of Age and Over by Regency/ Municipality and Certificate of Attainment Obtained, 2008-2009 ............................................. 5.1.15. Persentase Penduduk 10 ke Atas menurut Kabupaten/Kota, Kemampuan Membaca dan Menulis, serta Jenis Kelamin, 2008-2009/ Proportion of Population 10 Years of Age and Over by Regency/Municipality, Literacy and Sex, 2008-2009 ..................................... 5.1.16. Persentase Partisipasi Sekolah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Proportion of School Participation of Population 5 Years of Age and Over by Regency/Municipality, 2008-2009 5.1.17. Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas menurut Kelompok Umur, Kemampuan Membaca dan Menulis, 2008-2009 Proportion of School Proportion of Population 10 Years by Age Group and Over by Literacy, 2008-2009 ................................................................................................... 5.1.18. Angka Partisipasi Sekolah (APS) menurut Kabupaten/Kota dan Kelompok Umur, 2008-2009/ School Enrollment Ratio by Regency/Municipality and Age Group, 2008-2009 ........................................ 5.1.19. Angka Partisipasi Kasar (APK) menurut Kabupaten/Kota dan Jenjang Pendidikan, 2008-2009/ Crude Enrollment Ratio by Regency/Municipality and Education Level, 2008-2009 .................................................................. 5.1.20. Angka Partisipasi Murni (APM) menurut Kabupaten/Kota dan Jenjang Pendidikan, 2008-2009/ Net Enrollment Ratio by Regency/Municipality and Education Level, 2008-2009......................................................................... 5.1.21. Angka Buta Huruf Dewasa (ABHD) menurut Kabupaten/Kota dan Kelompok Umur, 2008-2009/ Adult Illiteracy Number by Regency/Municipality and Age Group, 2008-2009 ........................................ 5.1.22. Angka Putus Sekolah menurut Kabupaten/Kota, Jenis Kelamin, dan Kelompok Umur, 2009/ Drop-out Rate by Regency/Municipality, Sex, and Age Group, 2009 .........................................................................................

140

141

143

145

147

148

149

150

151

152

153

xxvi

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
5.1.23. Rata-rata Lama Sekolah Penduduk 15 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin, 2009/ Mean Years of Schooling by Regency/Municipality and Sex, 2009 ............................................................

155

5.2.

KESEHATAN/ HEALTHY

5.2.1. Banyaknya Rumah Sakit Umum Pemerintah, Swasta, dan Kapasitas Tempat Tidur menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Number of State General Hospitals, Private, and Beds Capacity by Regency/Municipality, 2006-2009 ................................................................................................... 5.2.2. Banyaknya Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Balai Pengobatan menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Number of Community Health Centre, Support Community Health Centre, and Clinic Public by Regency/ Municipality, 2006-2009 .............................................................................. 5.2.3. Banyaknya Posyandu, Polindes, dan Puskesmas Keliling Menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Number of Coordinating Facilities Pos, Villages Health Centre, and Mobile Community Health Centre by Regency/ Municipality, 2006-2009 .............................................................................. 5.2.4. Banyaknya Dokter menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Number of Doctors by Regency/Municipality, 2006-2009............................................... 5.2.5. Banyaknya Pedagang Besar Farmasi dan Apotik menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Number of Pharmaceutical Whole Sales and Dispensaries by Regency/ Municipality, 2006-2009 ...................................... 5.2.6. Banyaknya Peserta Vaksinasi menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009 Number of Vaccinated Participation by Regency/Municipality, 2006-2009 .... 5.2.7. Persentase Kelahiran Bayi menurut Kabupaten/Kota dan Penolong Kelahiran Terakhir, 2006-2009/ Proportion of Children Under Five by Regency/Municipality and Birth Attendant, 2006-2009.................................. 5.2.8. Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Proportion of Population Who Had Health Complaint by Regency/ Municipality, 2008-2009 ............................... 5.2.9. Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Proportion of Population Who Self Treatment by Regency/Municipality, 2008-2009............................................................ 5.2.10. Persentase Penduduk yang Berobat Jalan dirinci menurut Kabupaten/ Kota, 2008-2009/ Proportion of Population Who Medical Check Up Continuous by Regency/Municipality, 2008-2009..........................................

156

158

159 160

161 162

165

166

168

169

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xxvii

LIST OF TABLES
5.2.11. Persentase Balita menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Imunisasi, 20082009 Proportion of Children Under Five by Regency/Municipality and Type of Immunized, 2008-2009 .............................................................................

170

5.3.

KELUARGA BERENCANA/ FAMILY PLANS

5.3.1. Jumlah PPLKB, Klinik KB, Team Operasional K/KB, dan PPKBD menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Number of PPLKB, Family Planning Clinic, Operational Team K/KB, and PPKBD by Regency/ Municipality, 2005-2009 .............................................................................. 5.3.2. Jumlah Klinik dan Pelayanan Rumah Sakit Keluarga Berencana menurut Kabupaten/Kota, 2006-2007/ Number of Clinics and Service of Family Plans by Regency/Municipality, 2006-2007....................................... 5.3.3. Banyaknya Akseptor Aktif menurut Pemakaian Jenis Alat Kontrasepsi dan Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Number of Active Acceptors by Usage of Intrauterine and Regency/ Municipality, 2005-2009...................................... 5.3.4. Banyaknya Akseptor Baru menurut Kabupaten/Kota dan Alat Kontrasepsi yang Dipakai, 2005-2009/ Number of New Acceptors by Regency/ Municipality and Intrauterine Device Used, 2005-2009 ................. 5.3.5. Target dan Realisasi Akseptor Keluarga Berencana dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Target and Realization Family Plans Acceptors by Regency/Municipality 2006-2009............................................. 5.3.6. Jumlah Akseptor Baru dan Sarana Pelayanan menurut Kabupaten/ Kota, 2006-2007/ Number of New Participants and Medical Services by Regency/Municipality 2006-2007 ................................................................ 5.3.7. Perkiraan Banyaknya Pasangan Usia Subur dan Akseptor Aktif menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Estimate Number of Fertile Age Couple and Active Acceptors by Regency/Municipality, 2005-2009 ............... 5.3.8. Jumlah Keluarga menurut Tahapan Keluarga Sejahtera dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Number of Huoseholds by Secure and Prosperous Family Step and Regency/Municipality, 2005-2009 .............. 5.3.9. Jumlah Keluarga menurut Kategori Keluarga Pra Sejahtera dan Kabupaten/ Kota, 2005-2007/ Number of Families by Secure and Prosperous Pre Family Category and Regency/Municipality, 2005-2007....... 5.3.10. Jumlah Rumahtangga Hasil Pendataan Mini Survey (MS) dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2009/ Number of Households as the Result of Mini Survey Listing by Regency/Municipality, 2009 ......................................

171

172

174

176

178

179

180

181

182

185

xxviii

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
5.3.11. Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih yang Pernah Kawin menurut Umur Perkawinan Pertama dan Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Proportion of Women Age 10 Years or More Who Ever Been Married by First Marriage Age and Regency/Municipality, 2008-2009 .......................... 5.3.12. Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut Alat/Cara KB yang Digunakan dan Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Proportion of Women Age 10 Years or More by Equipment of Family Plans What Applied and Regency/Municipality, 2008-2009.......................................................... 5.3.13. Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut Jumlah Anak Lahir Hidup dan Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Proportion of Women Age 10 Years or More by Number of Child of Bearing Life and Regency/Municipality, 2008-2009 ................................................................ 5.3.14. Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut Jumlah Anak yang Sudah Meninggal dan Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Proportion of Women Age 10 Years or More by Number of Childs Which Has Died and Regency/Municipality, 2008-2009 ..........................................

188

189

191

193

5.4.

AGAMA/ RELIGION
194

5.4.1. Persentase Penduduk menurut Agama dan Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Proportion of Population by Religion and Regency/Municipality, 2006-2009 5.4.2. Banyaknya Tempat Peribadatan menurut Agama dan Kabupaten/Kota, 2009/ Number of Religious Worship Facility by Religion and Regency/ Municipality, 2009....................................................................................... 5.4.3. Banyaknya Rohaniawan menurut Kelompok Agama dan Kabupaten/ Kota, 2005-2009/ Number of Spiritual Leader by Religion and Regency/Municipality, 2005-2009 ................................................................ 5.4.4. Banyaknya Jemaah Haji menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/ Kota, 2007-2009/ Number of Moslem Pilgrims by Sex and Regency/Municipality, 2007-2009 ...................................................................................................

195

196

197

5.5.

RAGAM SOSIAL/ SOCIAL MODE

5.5.1. Banyaknya Keluarga Fakir Miskin yang Memperoleh Bantuan UKS serta Penderita Cacat Mental dan Anak Nakal yang Mendapat Pembinaan dan Pelayanan Sosial dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2009/ Number of Needy Family, Mental Handicaps, and Naughty Child to Gets Creation and Social Servant by Regency/Municipality, 2009 ................. 5.5.2. Banyaknya Permasalahan Sosial dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2009 Number of Social Problem by Regency/Municipality, 2009 ...........................

198 199

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xxix

LIST OF TABLES
5.5.3. Jumlah Organisasi Sosial berdasarkan Klasifikasi dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Social Organization by Regency/ Municipality, 2007-2009 .............................................................................. 5.5.4. Jumlah Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Social Employee by Regency/ Municipality, 2007-2009 .............................................................................. 5.5.5. Banyaknya Karang Taruna menurut Status Dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Youth Association by Status and Regency/Municipality, 2007-2009 ................................................................ 5.5.6. Banyaknya Bencana Alam dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2009 Number of Natural Disaster by Regency/Municipality, 2009 ......................... 5.5.7. Banyaknya Jiwa yang Memperoleh Pelayanan Penyantunan melalui Sistem Panti dan Non Panti dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2009 Number of Person Obtaining Sympathize Sevant of House System and NonHouse System by Regency/Municipality, 2009 ........................................ 5.5.8. Banyaknya Panti Asuhan dan Jumlah Anak Asuh dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Orphanages and Orphans by Regency/Municipality, 2007-2009 ................................................................ 5.5.9. Banyaknya Penderita Cacat dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2009 Number of Handicapped Served by Regency/Municipality, 2009 ................... 5.5.10. Banyaknya Penerimaan dan Pemakaian Donor Darah Provinsi Papua Barat, 2006-2009/ Number of Blood Donor and Transfusion of Papua Barat Province, 2006-2009 ................................................................................... 5.5.11. Banyaknya Narapidana menurut Jenis Kejahatan/Pelanggaran, Jenis Kelamin, dan Kabupaten/Kota, 2009/ Number of Prisoner by Type of Crimes Offence and Sex by Regency/Municipality, 2009 ............................... 5.6. PERUMAHAN/ HOUSING

200

201

202 203

204

206 207

209

210

5.6.1. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Status Penguasaan Tempat Tinggal, 2009/ Proportion of Household by Regency/ Municipality and Occupancy Status, 2009 .................................................... 5.6.2. Persentese Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Atap Terluas Tempat Tinggal, 2008-2009/ Proportion of Household by Regency/ Municipality and Primary Construction Material of the Roof, 2008-2009 ...... 5.6.3. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Dinding Terluas Tempat Tinggal, 2008-2009/ Proportion of Household by Regency/ Municipality and Primary Construction Material of The Wall, 2008-2009 .....

212

214

216

xxx

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
5.6.4. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Lantai Terluas, 2009/ Proportion of Household by Regency/Municipality and Primary Floor Material, 2009...................................................................... 5.6.5. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Luas Lantai Tempat Tinggal, 2009/ Proportion of Household by Regency/Municipality and Floor Area, 2009 .................................................................................. 5.6.6. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Penerangan Tempat Tinggal, 2008-2009/ Proportion of Household by Regency/Municipality and Lighting, 2008-2009 ............................................ 5.6.7. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Bahan Bakar Yang Digunakan Untuk Memasak, 2009/ Proportion of Household by Regency/Municipality and Type of Cooking Fuel, 2009 ............................ 5.6.8. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Utama Air Minum, 2009/ Household by Regency/Municipality and Main Source of Drinking Water, 2009 .................................................................................. 5.6.9. Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Fasilitas BAB, 2009 Household by Regency/Municipality and Bathing Facility, 2009 ................... 5.6.10. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kloset yang Digunakan, 2008-2009/ Proportion of Household by Regency/ Municipality and Sanitation Facility, 2008-2009 .......................................... 5.7. KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA/ POVERTY AND HUMAN DEVELOPMENT

217

218

219

220

221 223

225

5.7.1. Garis Kemiskinan, Jumlah, dan Persentase Penduduk Miskin, 20072010/ Poverty Line, Number, Number, and Percentage of Poor People, 2007-2010 ................................................................................................... 5.7.2. Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan, 2007-2010/ Poverty Gap Index and Poverty Severty Index ............................ 5.7.3. Indeks Pembangunan Manusia menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Human Development Index by Regency/Municipality, 2006-2009..................

226 227 228

6. PERTANIAN/ AGRICULTURE
6.1.

TANAMAN PANGAN/ FOOD CROPS

6.1.1. Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Padi Sawah menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Harvested Area, Yield Rate, and Production of Wetland Paddy by Regency/ Municipality, 2005-2009 ............................... Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

261
xxxi

LIST OF TABLES
6.1.2. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Padi Ladang menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Harvested Area, Yield Rate, and Production of Dryland Paddy by Regency/ Municipality, 2005-2009 ............................... 6.1.3. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Padi Sawah + Padi Ladang menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Harvested Area, Yield Rate, and Production of Paddy (Wetland + Dryland) by Regency/ Municipality, 20052009............................................................................................................ 6.1.4. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Jagung menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Harvested Area, Yield Rate, and Production of Maize by Regency/ Municipality, 2005-2009 ............................................. 6.1.5. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Ubi Kayu menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Harvested Area, Yield Rate, and Production of Cassava by Regency/ Municipality, 2005-2009 ......................................... 6.1.6. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Ubi Jalar menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Harvested Area, Yield Rate, and Production of Sweet Potatoes by Regency/ Municipality 2005-2009 ................................ 6.1.7. Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kacang Tanah menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Harvested Area, Yield Rate, and Production of Peanuts by Regency/ Municipality 2005-2009 ........................................... 6.1.8. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Kacang Kedelai menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/Harvested Area, Yield Rate, and Production of Soybeans by Regency/ Municipality 2005-2009............................................. 6.1.9. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Kacang Hijau menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Harvested Area, Yield Rate, and Production of Mungbeans by Regency/ Municipality 2005-2009 ..................................... 6.1.10. Luas Panen Dibongkar Habis, Total Produksi, dan Hasil per Ha Sayuran menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Area Harvested Entirely, Production, and Yield/Ha of Vegetables by Regency/Municipality, 2006-2009 6.1.11 Tanaman yang Menghasilkan, Hasil per Hektar dan Produksi Buahbuahan menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Harvested Plant, Yield Rate, and Production of Fruits by Regency/Municipality, 2006-2009............. 6.1.12 Luas Panen, Hasil per M , dan ProduksiTanaman Obat-obatan menurut Jenis Tanaman, 2006-2009/ Harvested Area, Yield/Square Meter, and Production of Medicinal Plants, 2006-2009..................................................
2

262

263

264

265

266

267

268

269

270

281

291

6.2.

PERKEBUNAN/ PLANTATION

6.2.1. Luas Areal dan Produksi Tanaman Kelapa menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/Planted Area and Production of Coconut by Regency/ Municipality, 2005-2009 ..............................................................................
xxxii

297

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
6.2.2. Luas Areal dan Produksi Tanaman Kelapa Sawit menurut Kabupaten/ Kota, 2005-2009/ Planted Area and Production of Palm Oil by Regency/Municipality, 2005-2009 ................................................................ 6.2.3. Luas Areal dan Produksi Tanaman Kopi menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Planted Area and Production of Coffee by Regency/Municipality, 2005-2009 ................................................................................................... 6.2.4. Luas Areal dan Produksi Tanaman Cengkeh menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Planted Area and Production of Clove by Regency/Municipality, 2005-2009 ................................................................................................... 6.2.5. Luas Areal dan Produksi Tanaman Coklat Menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Planted Area and Production of Cocoa by Regency/Municipality, 2005-2009 ................................................................................................... 6.2.6. Luas Areal dan Produksi Tanaman Pala menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Planted Area and Production of Nutmeg by Regency/ Municipality, 2005-2009 .............................................................................. 6.2.7. Luas Areal dan Produksi Tanaman Jambu Mente menurut Kabupaten/ Kota, 2005-2009 Planted Area and Production of Cashew by Regency/ Municipality, 2005-2009 ..............................................................................

298

299

300

301

302

303

6.3.

KEHUTANAN/ FORESTRY

6.3.1. Perkembangan Luas Penebangan Hutan dan Hasilnya oleh Pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009 Growth of Deforestation Wide and Result of Forest Interposing Right Owner by Regency/Municipality, 2005-2009............................................................ 6.3.2. Perkembangan Produksi Hasil Hutan menurut Jenisnya, 2005-2009 Production of Forestry by Kinds, 2005-2009 ................................................ 6.3.3. Luas Kawasan Hutan dan Perairan yang telah Ditunjuk Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan menurut Kabupaten/Kota (Ha), 20062009/ Forest Area Wide and Water Ecosystem Who Has Been Referred by Decree of The Minister of Forestry by Regency/Municipality (Ha), 20062009............................................................................................................ 6.3.4. Daftar Kepemilikan Surat Keputusan Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (SK IUPHHK) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Menurut Kabupaten/Kota (Ha), 2006-2009/ List of Ownership of Permission Decree Effort for Exploring Result of Wood Forest and Annual Activity Plan by Regency/Municipality (Ha), 2006-2009 ............................... 6.3.5. Daftar Industri Primer Hasil Hutan (IPHHK) Berdasarkan Jenis Industri, Kapasitas Terpasang, dan Kepemilikan Rencana Pemanfaatan Bahan Baku Industri (RPBI) menurut Kabupaten/Kota, 2009/ List of Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

304 305

306

308

xxxiii

LIST OF TABLES
Primary Industry Result of Forest by Type of Industry, Capacities Attached, and Ownership of Exploiting Plan of Industrial Raw Material by Regency/Municipality, 2009 ......................................................................... 6.3.6. Daftar Industri Primer Pemegang Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) Berdasarkan Jatah Produksi Tahunan menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Primary Industrial List of Permission Owner Effort for Exploring Result of Wood Forest Of Forest by Annual Production Quota by Regency/Municipality, 2007-2009 ................................................. 6.3.7. Tenaga Teknis Kehutanan pada Perusahaan Menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Forestry Technology People in Forest Industry by Regency/ Municipality, 2007-2009 ..............................................................................

309

310

311

6.4.

PETERNAKAN/ LIVESTOCK

6.4.1. Populasi Beberapa Ternak Besar menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya (Ekor), 2006-2009/ Large Livestock Population by Regency/ Municipality and Kind (Head), 2006 -2009................................................... 6.4.2. Populasi Ternak Kecil menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya (Ekor), 2006-2009/ Small Livestock Population by Regency/ Municipality and Kind (Head), 2006-2009....................................................................................... 6.4.3. Populasi Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya (Ekor), 20062009/ Poultry Population by Regency/ Municipality and Kinds (Head), 20062009............................................................................................................ 6.4.4. Pemotongan Ternak Besar dan Kecil menurut Kabupaten/Kota (Ekor), 2006-2009/ Number of Slaughtered Large and Small Livestock by Regency/ Municipality (Head), 2006-2009 .................................................................. 6.4.5. Pemotongan Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya (Ekor), 2007-2009/ Slaughtered of Poultry by Regency/ Municipality and Kind (Head), 2007-2009....................................................................................... 6.4.6. Produksi Daging menurut Jenis Ternak dan Kabupaten/ Kota (Kg), 2005-2009/ Production of Meat by Kind and Regency/ Municipality (Kg), 2006-2009 ................................................................................................... 6.4.7. Produksi Daging Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya (Kg), 2006-2009/ Production of Meat by Regency/ Municipality and Kind (Kg), 2006-2009 ................................................................................................... 6.4.8. Produksi Telur menurut Jenis dan Kabupaten/Kota (Kg), 2006-2009 Production of Eggs by Kind and Regency/ Municipality (Kg), 2006-2009 ...... 6.4.9. Pengeluaran Ternak Menurut Kabupaten/ Kota dan Jenis (Ekor), 20072009/Out Going of Livestock Regency/ Municipality and Kinds (Head), 2007-2009 ...................................................................................................
xxxiv

313

314

315

316

317

318

319 320

321

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
6.5. PERIKANAN/ FISHERY

6.5.1. Jumlah Rumah Tangga Perikanan (RTP) menurut Kategori Besarnya Usaha Perikanan dan Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Fishing Households by Level of Fisheries and Regency/ Municipality, 2007-2009 ...... 6.5.2. Jumlah Unit Penangkapan Ikan Dilaut menurut Jenis Alat Tangkap dan Kabupaten/Kota (Unit), 2007-2009/ Number of Capture Fisheries Unit by Type of Equipment Captures and Regency/Municipality (Unit), 2007-2009 6.5.3. Jumlah Trip Penangkapan Ikan Dilaut menurut Jenis Alat Tangkap dan Kabupaten/Kota (Trip), 2007-2009/ Number of Capture Fisheries Trip by Type of Equipment Captures and Regency/Municipality (Trip), 2007-2009 6.5.4. Produksi Perikanan Laut menurut Jenis Ikan dan Kabupaten/Kota (Ton), 2005-2007/ Quantity of Marine Fisheries Production by Kinds and Regency/Municipality (Ton), 2005-2007 ....................................................... 6.5.5. Nilai Produksi Perikanan Laut menurut Jenis Ikan dan Kabupaten/ Kota (Ribu Rupiah), 2007-2009/ Total Value of Marine Fisheries Production by Kinds and Regency/ Municipality (Thousand Rupiahs), 20072009............................................................................................................ 6.5.6. Produksi Perikanan Berkulit Keras menurut Jenis dan Kabupaten/ Kota (Ton), 2007-2009/ Quantity of Hard Skin Fisheries Production by Kinds and Regency/Municipality (Ton), 2007-2009....................................... 6.5.7. Nilai Produksi Perikanan Berkulit Keras menurut Jenis dan Kabupaten/Kota (Ribu Rupiah), 2007-2009/ Value of Hard Skin Fisheries Production by Type and Regency/Municipality (Thousand Rupiahs), 20072009............................................................................................................ 6.5.8. Jumlah Produksi Perikanan Berkulit Lunak dan Binatang Air Lainnya menurut Jenis dan Kabupaten/Kota (Ton), 2007-2009/ Quantity of Soft Skin Fisheries and Others Fisheries Production by Kinds and Regency/ Municipality (Ton), 2007-2009..................................................................... 6.5.9. Nilai Produksi Perikanan Berkulit Lunak dan Binatang Air Lainnya menurut Jenis dan Kabupaten/Kota (Ribu Rupiah), 2007-2009/ Value of Soft Skin Fisheries and Others Fisheries Production by Type and Regency/Municipality (Thousand Rupiahs), 2007-2009 (Thousand Rupiahs) . 6.5.10. Pengolahan Produksi Perikanan Laut menurut Cara Pengolahan dan Kabupaten/Kota (Ton), 2007-2009/ Sea Marine Fisheries Production Processing by Type of Processing and Regency/Municipality (Ton), 20072009............................................................................................................ 6.5.11. Produksi Ikan Olahan menurut Hasil Olahan dan Kabupaten/Kota (Ribu Rupiah), 2007-2009/ Quantity of Manner Fisheries Production by Result of Manner and Regency/Municipality (Thousand Rupiahs), 2007-2009

322

323

326

329

337

345

347

349

350

351

353

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xxxv

LIST OF TABLES
6.5.12. Produksi Perikanan Laut Menurut Kuartal dan Kabupaten/Kota (Ton), 2007-2009/ Quantity of Marine Fisheries Production by Quarter of Year and Regency/Municipality (Ton), 2007-2009 ....................................................... 6.5.13. Nilai Produksi Perikanan Laut Menurut Kuartal dan Kabupaten/Kota (Ribu Rupiah), 2007-2009/ Value of Marine Fisheries Production by Quarter of Year and Regency/Municipality (Thousand Rupiahs), 2007-2009 .

354

355

7. PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
7.1. PERINDUSTRIAN DAN PERTAMBANGAN MANUFACTURING AND MINING

7.1.1. Banyaknya Industri, Tenaga Kerja, Nilai Investasi dan Nilai Produksi menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009 Number of Industries, Employee, Investment, and Output Value by Regency/Municipality, 2007-2009 ............. 7.1.2. Banyaknya Industri Kecil menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009 Number of Small Industries by Regency/Municipality 2007-2009 ............................... 7.1.3. Banyaknya Industri Kecil Kimia, Agro, dan Hasil Hutan menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Small Industries Chemistry, Agro, and Result of by Regency/ Municipality, 2007-2009 ...................................... 7.1.4. Banyaknya Industri Kecil Sandang Kulit dan Aneka IA menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Small Industries of Skin Food and IA by Regency/Municipality, 2007-2009 ....................................................... 7.1.5. Banyaknya Industri Kecil Logam, Mesin, dan Elektronika menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Small Industries of Metal, Machine, and Electronics by Regency/Municipality, 2007- 2009 ................... 7.1.6. Banyaknya Indrustri Besar dan Menengah menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Middle and Big Industries by Regency/ Municipality, 2007- 2009 .................................................................................................. 7.1.7. Banyaknya Industri Besar dan Menengah Agro, Hasil Hutan dan Laut menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Middle and Big Agro Industries,, Forestry, and Marine Product by Regency/Municipality, 20072009............................................................................................................ 7.1.8. Banyaknya Usaha Sektor Pertambangan dan Penggalian menurut Kabupaten/Kota, 2009/ Number of Mining and Excavation Sector by Regency/Municipality, 2009 ......................................................................... 7.1.9. Banyaknya Usaha Sektor Industri Pengolahan menurut Kabupaten/ Kota, 2006/ Number of Manufacture Industry Sector by Regency/ Municipality, 2006.......................................................................................
xxxvi

377 378

379

380

381

382

383

384

385

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
7.1.10. Banyaknya Usaha Sektor Listrik, Gas, dan Air menurut Kabupaten/ Kota, 2006/ Number of Electric, Gas, And Water Sector by Regency/ Municipality, 2006....................................................................................... 7.1.11. Banyaknya Usaha Sektor Konstruksi menurut Kabupaten/Kota, 2006 Number of Construction Sector by Regency/Municipality, 2006..................... 7.1.12. Jumlah Perusahaan Bahan Galian Beserta Produksinya Menurut Kegiatan, 2006-2009/ Number of Mining Company and Mining Production by Activity, 2006-2009 ................................................................................. 7.1.13. Jumlah Perusahaan Bahan Galian Menurut Kegiatan dan Kabupaten/ Kota, 2006-2009/ Number of Mining Company and Mining Production by Activity and Regency/Municipalit, 2006-2009 ............................................... 7.1.14. Jumlah Produksi dari Perusahaan Bahan Galian Menurut Kegiatan dan Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Number of Production from Mining Company and Mining Production by Activity and Regency/Municipality, 2007-2009.....

386 387

388

389

393

7.2.

LISTRIK/ ELECTRICITY

7.2.1. Banyaknya Unit PLN, Produksi, dan Pemakaian Bahan Bakar dan Pelumas menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Number of State Electricity Enterprise Unit, Production, Consumption of Fuel and Lubricant by Regency/ Municipality, 2006-2009 ........................................................... 7.2.2. Banyaknya Desa/Kelurahan yang telah Terjangkau Listrik, Jumlah Gardu, dan Pelanggan PLN menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Number of Villages Which Has Reached by Electricss, Number of Electrical Watchman Station, and Consumers of State Electricity Enterprise by Regency/ Municipality, 2005-2009 ............................................................... 7.2.3. Jumlah Pelanggan Listrik PLN menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009 Number of State Electricity Enterprise’s Customers by Regency/ Municipality, 2007-2009 .............................................................................. 7.2.4. Produksi, Daya Terpasang, dan Penggunaan Listrik PLN menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Production, Installed Capacity, and Distributed by State Electricity Enterprise by Regency/Municipality, 20052009............................................................................................................ 7.2.5. Jumlah Penggunaan Listrik PLN menurut Kabupaten/Kota (KWh), 2005-2008/ Number of State Electricity Enterprise’s Electrical Usage by Regency/ Municipality (KWh), 2005-2009 ....................................................

394

395

396

397

399

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xxxvii

LIST OF TABLES
7.3. AIR MINUM/ CLEAN WATER

7.3.1. Produksi Air Bersih menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Air yang digunakan (M3), 2005-2009/ Number of Clean Water Produced by Regency/ Municipality and Water Source (M³), 2005-2009 .......................................... 7.3.2. Banyaknya Pelanggan Air Bersih menurut Kabupaten/Kota dan Kategori Pelanggan, 2005-2009/ Number of Customers Clean Water by Regency/Municipality and Costumer Category, 2005-2009 ........................... 7.3.3. Banyaknya Air Bersih yang Disalurkan menurut Kabupaten/Kota dan Kategori Pelanggan (M3), 2005-2009/ Number of Distributed Clean Water by Regency/Municipality and Costumer Category (M³), 2005-2009 ............... 7.3.4. Nilai Air Bersih yang Disalurkan menurut Kabupaten/Kota dan Kategori Pelanggan (Ribu Rupiah), 2005-2009/ Value of Distributed Clean Water by Regency/Municipality and Costumer Category (Thousand Rupiahs), 2005-2009 ...................................................................................

401

402

403

405

7.4.

DISTRIBUSI BERAS/ RICE DISTRIBUTION
407

7.4.1. Penerimaan dan Penyaluran Beras menurut Kabupaten/Kota (Kg), 2005-2009/ Supplies and Distribution of Rice (Kg), 2005-2009 ..................... 7.4.2. Banyaknya Beras yang Disalurkan/ Dijual Menurut Kabupaten/Kota (Ton), 2005-2009/ Number of Rice Distribution by Regency/Municipality (Ton), 2005-2009......................................................................................... 7.4.3. Perkembangan Harga dan Penyaluran Beras, 2005-2009 Progress of Price and Distribution of Rice, 2005-2009.................................................... 7.4.4. Penjualan Beras Operasi Pasar Khusus Bagi Keluarga Prasejahtera menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Market Operation Sales of Provincial Logistics Agency Rice by Regency/ Municipality, 2005-2009 ........

408 410

412

8. TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
8.1. KEADAAN JALAN/ LENGTH OF ROAD
8.1.1. Panjang Jalan menurut Tingkat Pemerintahan yang Berwenang dan Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Length of Road by Level of Government Responsibility and Regency/ Municipality, 2006-2009................................... 8.1.2. Panjang Jalan menurut Jenis Permukaan Jalan dan Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Length of Road by Type of Surface and Regency/Municipality, 2007-2009 ...................................................................................................

439

440

xxxviii

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
8.2. ANGKUTAN DARAT/ LAND TRANSPORTATION

8.2.1. Jumlah Kendaraan Bermotor menurut Jenis Kendaraan Bermotor dan Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Number of Motorized Vehicles by Type of Motor Vehicles and Regency/Municipality, 2005-2009.................................. 8.2.2. Banyaknya Kecelakaan Lalu Lintas, Korban, dan Jumlah Kerugian menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Number of Traffic Accident, Victim, and Material Loss by Regency/ Municipality, 2005-2009 .............................. 8.2.3. Banyaknya Kecelakaan, Pelanggaran, dan Denda menurut Kabupaten/ Kota, 2005-2009/ Number of Accidents, Offences, and Fine by Regency/ Municipality, 2005-2009 ..............................................................................

441

442

443

8.3.

ANGKUTAN LAUT/ SEA TRANSPORTATION

8.3.1. Banyaknya Kunjungan Kapal menurut Jenis Pelayaran dan Pelabuhan, 2005-2009 Number of Ship Visits by Sea Transport Type and Port, 20052009............................................................................................................ 8.3.2. Banyaknya Penumpang Datang (Debarkasi) dan Berangkat (Embarkasi) di Pelabuhan yang Diusahakan menurut Jenis Pelayaran (Orang), 2005-2009 Number of Leaving and Coming Passengers in Laboured Port by Sea Transpot Port (Person), 2005-2009 ............................ 8.3.3. Banyaknya Bongkar Barang Antar Pulau pada Pelabuhan yang Diusahakan menurut Kelompok Komoditi (Ton), 2005-2009/ Number of Unloaded Cargo Interisland in Laboured Port by Group of Commodities (Ton), 2005-2009......................................................................................... 8.3.4. Banyaknya Bongkar Barang Luar Negeri pada Pelabuhan yang Diusahakan menurut Kelompok Komoditi (Ton), 2005-2009/ Number of Unloaded Cargo Abroad in Laboured Port by Group of Commodities (Ton), 2005-2009 ................................................................................................... 8.3.5. Banyaknya Barang Antar Pulau yang Dimuat pada Pelabuhan yang Diusahakan menurut Kelompok Komoditi (Ton), 2005-2009/ Number of Reloaded Cargo Interisland in Laboured Port by Group of Commodities (Ton), 2005-2009......................................................................................... 8.3.6. Banyaknya Barang Luar Negeri yang Dimuat pada Pelabuhan Diusahakan menurut Kelompok Komoditi (Ton), 2005-2009/ Number of Reloaded Cargo Abroad in Laboured Port by Group of Commodities (Ton), 2005-2009 ...................................................................................................

444

446

448

449

450

451

8.4.

ANGKUTAN UDARA/ AIR TRANSPORTATION

8.4.1 Banyaknya Pesawat dan Penumpang yang Datang, Berangkat, dan Transit melalui Pelabuhan Udara, 2005-2009/ Number of Aircrafts and Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010
xxxix

LIST OF TABLES
Passengers which Departed, Arrived, and Transit Through Airport, 20052009............................................................................................................ 8.4.2 Jumlah Barang Kiriman, Bagasi, dan Paket Pos yang Dibongkar dan Dimuat melalui Pelabuhan Udara, 2005-2009/ Loaded and Unloaded Cargo, Baggage, and Mailed Packet Through Airports, 2005-2009 ............... 8.5. POS DAN TELEKOMUNIKASI/ POST AND TELECOMMUNICATION

452

453

8.5.1 Banyaknya Kantor Pos dan Giro menurut Jenis dan Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Number of Post Office by Type and Regency/ Municipality, 2008-2009 ................................................................................................... 8.5.2. Banyaknya Surat Pos yang Dikirim menurut Sifat Pengiriman dan Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Number of Post Letters to Be Mailed by Kind of Mailing and Regency/Municipality, 2008-2009 ......................................... 8.5.3 Banyaknya Paket Pos menurut Tujuan dan Kabupaten/Kota, 20082009/ Number of Packet Mailed by Direction and Regency/ Municipality, 2008-2009 ................................................................................................... 8.5.4 Banyaknya Wesel Pos menurut Jenis dan Kabupaten/Kota, 2008-2009/ Number of Billing Mailed by Direction and Regency/ Municipality 20082009............................................................................................................ 8.5.5 Jumlah Sentral Telepon dan Kapasitasnya menurut Jenis dan Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Number of Telephone Center and Capacity by Type and Regency/ Municipality, 2006-2009................................................. 8.5.6 Jumlah Sambungan Telepon menurut Jenis Sambungan dan Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Number of Telephone Connections by Type and Regency/Municipality, 2006-2009..........................................................

454

455

456

457

458

459

8.6.

PERHOTELAN/ HOTEL
460

8.6.1. Jumlah Hotel menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Hotel, 2005-2009 Number of Hotels by Regency/Municipality and Hotel Type, 2005-2009 ........ 8.6.2. Jumlah Kamar dan Tempat Tidur Hotel menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Hotel, 2005-2009/ Number of Accomodation Hotel Rooms and Beds Available by Regency/ Municipality, 2005-2009............................................ 8.6.3. Jumlah Tenaga Kerja Perhotelan menurut Kabupaten/Kota dan Tingkat Pendidikan, 2005-2009/ Number of Hotel Labors by Regency/ Municipality and Education Level, 2005-2009 .............................................. 8.6.4. Jumlah Tenaga Kerja Perhotelan menurut Kabupaten/Kota dan Status Upah, 2006-2009/ Number of Hotel Labors by Regency/Municipality and Fee Status, 2006-2009 .................................................................................

461

462

464

xl

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
8.6.5. Rata-rata Lama Tamu yang Menginap (Asing dan Domestik) Menurut Golongan Hotel, 2007-2009/ Average Length of Visitors (Foreign and Domestic) Who Was Lodges by Hotel Type, 2007-2009................................. 8.6.6. Rata-rata Lama Tamu Asing yang Menginap Menurut Golongan Hotel, 2007-2009/ Average Length of Foreign Visitors Who Was Lodges by Hotel Type, 2007-2009 .......................................................................................... 8.6.7. Rata-rata Lama Tamu Domestik yang Menginap Menurut Golongan Hotel, 2007-2009/ Average Length of Domestic Visitors Who Was Lodges by Hotel Type, 2007-2009................................................................................. 8.6.8. Jumlah Lama Tamu Asing yang Menginap Menurut Golongan Hotel, 2007-2009/ Number of Foreign Visitors Who Was Lodges by Hotel Type, 2007-2009 ................................................................................................... 8.6.9. Jumlah Lama Tamu Domestik yang Menginap Menurut Golongan Hotel, 2007-2009/ Number of Domestic Visitors Who Was Lodges by Hotel Type, 2007-2009 ..........................................................................................

465

466

467

468

469

8.7.

PARIWISATA/ TOURISM

8.7.1. Jumlah Objek Wisata menurut Kategori Wisata dan Kabupaten/Kota, 2009 Number of Tourism Objects by Category and Regency/Municipality, 2009............................................................................................................ 8.7.2. Kawasan Konservasi yang Telah Ditetapkan (Ha), 2009/ Conservation Area Who Was Ratified (Ha), 2009...............................................................

470 471

9. KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN AUTONOMY FINANCE AND BANKING
9.1. KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH/AUTONOMY FINANCE GOVERNMENT

9.1.1. Realisasi Pendapatan dan Pengeluaran Daerah Kabupaten/Kota, 20062009/ Actual Regional Receipts and Expenditures of Regency/Municipality, 2006-2009 .................................................................................................. 9.1.2 Target dan Realisasi Penerimaan Pajak menurut Kabupaten/Kota seProvinsi Papua Barat, 2009/ Target and Realization of Tax Reception by Regency/Municipality of Papua Barat Province, 2009 .................................. 9.1.3 Target dan Realisasi Penerimaan Retribusi Menurut Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat, 2009/ Target and Realization of Retribution Reception by Regency/Municipality of Papua Barat Province, 2009 ..............

491

492

493

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xli

LIST OF TABLES
9.1.4 Rekapitulasi Jumlah Proyek dan Nilai Investasi dengan Fasilitas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Provinsi Papua Barat, 2006-2009 Summarize of Number of Projects and Investment Value with Domestic Investment Held Facility in Papua Barat Province, 2006-2009 ..... 9.1.5 Rekapitulasi Jumlah Proyek dan Nilai Investasi dengan Fasilitas Penanaman Modal Asing (PMA) di Provinsi Papua Barat, 2006-2009 Summarize of Number of Projects and Investment Value with Foreign Investment Held Facility in Papua Barat Province, 2006-2009.....................

494

496

9.2.

PERBANKAN/ BANKING
498

9.2.1 Jumlah Bank dan Kantor Bank, 2005-2009/ Number of Bank and Bank Office, 2005-2009 ........................................................................................ 9.2.2. Jumlah Aktiva Bank Rupiah dan Valuta Asing menurut Kelompok Bank (Juta Rupiah), 2005-2009/ Total Bank’s Assets in Rupiah and Foreign Exchange by Group of Banks (Million Rupiahs), 2005-2009 ............ 9.2.3. Jumlah Aktiva Bank Rupiah dan Valuta Asing menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2005-2009/ Total Bank’s Assets in Rupiah and Foreign Exchange by Regency/Municipality (Million Rupiahs), 20052009............................................................................................................ 9.2.4. Posisi Dana Simpanan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kelompok Bank (Juta Rupiah), 2005-2009/ Outstanding Fund in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Group of Banks (Million Rupiahs), 2005-2009 ................................................................................................... 9.2.5. Posisi Dana Simpanan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2005-2009/ Outstanding Fund in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Juta Rupiah / Million Rupiahs), 2005-2009....................................................................... 9.2.6. Posisi Giro Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2005-2009 Outstanding Demand Deposits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Million Rupiahs), 2005-2009................................................................................... 9.2.7. Posisi Simpanan Berjangka Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2005-2009/ Outstanding Time Deposits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Million Rupiahs), 2005-2009................................................................................... 9.2.8. Posisi Tabungan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2005-2009
xlii

499

500

501

502

503

504

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
Outstanding Saving Deposits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Million Rupiahs), 2005-2009................................................................................... 9.2.9. Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kelompok Bank (Juta Rupiah), 2004-2008/ Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Group of Banks (Juta Rupiah / Million Rupiahs), 2004-2008....................................................................... 9.2.10. Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2005-2009/ Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Million Rupiahs), 2005-2009................................................................................... 9.2.11. Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah), 2005-2009/ Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange by Industrial Origin (Million Rupiahs), 2005-2009.......... 9.2.12. Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing menurut Jenis Penggunaan (Juta Rupiah), 2005-2009/ Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange by Industrial Origin (Million Rupiahs), 2005-2009 ... 9.2.13. Posisi Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Rupiah dan Valuta Asing yang Diberikan Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah), 2005-2009/ Outstanding of Micro, Small, and Medium Scale Business Credits in Rupiah and Foreign Exchange by Industrial Origin (Million Rupiahs), 2005-2009 ...................... 9.2.14. Posisi Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Rupiah dan Valuta Asing yang Diberikan Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2005-2009/ Outstanding of Micro, Small, and Medium Scale Business Credits in Rupiah and Foreign Exchange by Regency/Municipality (Million Rupiahs), 2005-2009 ...............

505

506

507

508

509

510

511

9.3.

ASURANSI/ INSURANCE

9.3.1 Banyaknya Peserta PT. Asuransi Kesehatan (ASKES) Indonesia menurut Kabupaten/Kota, 2005-2009/ Participants of Indonesian Health Insurance by Regency/Municipality, 2005-2009............................................ 9.3.2. Perkembangan PT. Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN) (Persero)/ Growth of Civil Servant in Insuran Saving, 2004-2006.................

512 513

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xliii

LIST OF TABLES
9.4. KOPERASI/ COOPERATION
517

9.4.1 Jumlah Koperasi menurut Kabupaten/Kota, 2006-2009/ Number of Cooperation by Regency/ Municipality, 2006-2009 ...................................... 9.4.2 Keragaman Koperasi Simpan Pinjam (KSP) menurut Kabupaten/Kota, 2007-2009/ Variety of Saving and Loan Cooperation by Regenc/ Municipality, 2007-2009 .............................................................................. 9.4.3 Keragaman Unit Simpan Pinjam (USP) menurut Kabupaten/Kota, 2005-2007/ Variety of Saving and Loan Unit by Regency/Municipality, 20052007............................................................................................................ 9.4.4 Keragaman Koperasi menurut Jenisnya, 2006-2009/ Variety of Cooperation by Type, 2006-2009 .................................................................

519

521 523

9.5.

HARGA/ PRICES

9.5.1 Indeks Harga Konsumen Gabungan di Provinsi Papua Barat Tahun 20082010 / Composite consumer price indices of Papua Barat Province, 20082010............................................................................................................ 9.5.2 Indeks Harga Konsumen Gabungan di Provinsi Papua Barat Tahun 20082010 / Composite consumer price indices of Papua Barat Province, 20082010............................................................................................................ 9.5.3 Laju Inflasi Gabungan di Provinsi Papua Barat Tahun 2008-2010 / Composite Inflation Rate of Papua Barat Province, 2008-2010 .................... 9.5.4 Laju Inflasi Tahun Kalender Gabungan di Provinsi Papua Barat Tahun 20082010 / Composite Inflation Rate of Calendar Year of Papua Barat Province, 2008-2010 ...................................................................................................

525

526 527

528

9.5.5. Laju Inflasi Tahun ke Tahun Gabungan di Provinsi Papua Barat Tahun 20092010 / Composite Inflation Rate of Year on Year of Papua Barat Province, 2009-2010 ................................................................................................... 9.5.6. Laju Inflasi Gabungan di Provinsi Papua Barat Tahun 2009-2010 / Composite Inflation Rate of Papua Barat Province, 2009-2010 ................... 9.5.7. Indeks Harga yang Diterima Petana, Indeks Harga yang Dibayarkan Petani dan Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Papua Barat Tahun 2009 / Prices Received by Farmers Indices, Prices Received by Farmers Indices and Farmers Terms Trade of Papua Barat Province , 2009 .................................

529 530

531

xliv

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

DAFTAR TABEL
9.5.8. Nilai Tukar Petani (NTP) menurut Sub Sektor di Provinsi Papua Barat Tahun 2009 / Farmers Terms Trade by Subsector of Papua Barat Province , 2009............................................................................................................

532

10. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO GROSS REGIONAL DOMESTIC PRDUCT
10.1. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah), 2004-2009 Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin, 2004-2009 (Million Rupiahs)...................................................................................................... 10.2. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah), 2004-2009/ Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin (Million Rupiahs), 2004-2009 ...................................................................... 10.3. Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha/ Percentage Distribution of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin (%), 2003-2008................................................................................. 10.4. Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha/Percentage Distribution Of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin (%), 2003-2008 ................................................................. 10.5. Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha (Tahun 2000 = 100), 20032008/ Growth Index of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices Prices by Industrial Origin (Year 2000 = 100), 2003-2008 ................. 10.6. Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha (Tahun 2000 = 100), 2003-2008/ Growth Index of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin (Year 2000 = 100), 2003-2008 . 10.7. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha (%), 2003-2008/Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin (%), 2003-2008............................................................................................ 10.8. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha (%), 2003-2008/ Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin (%), 2003-2008 ................................................................. 10.9. Indeks Implisit Produk Domestik Regional Bruto menurut Lapangan Usaha (%), 2003-2008/ Implicit Price Index of Gross Regional Domestic Product by Industrial Origin (%), 2003-2008 ...............................................

545

547

549

551

553

555

557

559

561

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xlv

LIST OF TABLES
10.10. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2003-2008/ Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Regency/ Municipality (Million Rupiahs), 2003-2008.................................................................................... 10.11. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2003-2008/ Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Regency/ Municipality (Million Rupiahs), 2003-2008 ...................................................................... 10.12. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Kabupaten/Kota (%), 2003-2008/ Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Regency/ Municipality (%), 2003-2008 ....................................................................... 10.13. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Kabupaten/Kota (%), 2003-2008/ Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Regency/Municipality (%), 2003-2008..........................................................

563

565

567

568

xlvi

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENJELASAN UMUM

PENJELASAN UMUM / EXPLANATORY NOTES
Tanda-tanda, satuan-satuan dan lain-lainnya yang digunakan dalam publikasi adalah sebagai berikut : Symbols measurement unit and other acronyms which are used in the publication , are as follows :

1. TANDA –TANDA/ SYMBOLS
Data belum tersedia / Data not yet available.................................................... Data tidak tersedia / Data not available............................................................ Data dapat diabaikan / Data negligible............................................................. Tanda Desimal / Decimal point……................................................................. Angka Sementara / Preliminary figures .......................................................... Angka Sangat Sementara / Very Preliminary figures ..................................... Angka Diperbaiki / Revised figures….............................................................. Angka Perkiraan / Estimated figures……......................................................... Data masih bergabung dgn Kab. Induk / Data still joined with Main Regency : : : : : : : : : ... 0 , x xx r e a

2. SATUAN / UNITS
bal / bales..................................................................... barrel /barrel ............................................................... bata (untuk garam) / briquette (for salt)....................... batang (untuk sabun) / piece (a bar for soap).............. botol / bottle................................................................. kilometer (km) / kilometres (km)................................. kwintal (kw) / quintal (ql)............................................ liter (untuk beras) / litre (for rice)................................ long ton / long ton........................................................ lusin/ dozen ................................................................. meterkubik (mcl) / metercubic feet (mcl).................... metrik ton (m. ton) / metric ton (m.ton)...................... once (oz) / once (oz).................................................... pound (lb) / / pound (lb).............................................. ton / ton...................................................................... sak (untuk semen) / zak (for cement).......................... knots / knots................................................................. : : : : : : : : : : : : : : : : : 1250 m3 = 180 kg 158,99 Liter = 1/6,2898 m3 500 gram 400 gram 700 cc 1000 meter (m) 100 kg 0,80 kg 1016,50 kg 12 1/35,3 m3 0,98421 long ton = 1000 kg 28,31 gram 0,454 kg 1000 kg 40 kg atau 50 kg 1,8 km/Jam

Satuan lain : buah, bungkus, butir, helai/lembar, kaleng, batang, pulsa, ton kilometer(ton-km), jam, menit, persen (%). Other units : unit, pack, number,pieces, tin, pulsa, ton-kilometres (ton-km), hour, minute, percents (%). Perbedaan angka di belakang koma merupakan konsekuensi dari hasil pembulatan. The difference number in decimals is the consequence of rounding. Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010
xlvii

EXPLANATORY NOTES

xlviii

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI BPS
(Berdasarkan Keputusan Kepala BPS Nomor 001 Tahun 2002)
KEPALA BPS HEAD OF BPS

SEKRETARIS UTAMA PRINCIPAL SECRETARY

SEKOLAH TINGGI ILMU STATISTIK
College of Statistics

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
Education and Training Center

INSPEKTORAT
Inspectorate

BIRO BINA PROGRAM
Bureau of Program Management

BIRO KEUANGAN
Bureau of Finance

BIRO KEPEGAWAIAN DAN HUKUM
Bureau of Personnel and Legal Affairs

BIRO UMUM
Bureau of General Affairs

DEPUTI METODOLOGI DAN INFORMASI STATISTIK
Deputy Director General for Methodology and Statistical Information

DEPUTI STATISTIK SOSIAL
Deputy Director General for Sosial Statistics

DEPUTI STATISTIK EKONOMI
Deputy Director General for Economic Statistics

DEPUTI NERACA DAN ANALISIS STATISTIK
Deputy Director General for National Accounts and Statistical Analysis

DIREKTORAT METODOLOGI STATISTIK Directorat of Statistical Methodology

DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN Directorat of Population Statistics

DIREKTORAT STATISTIK PERTANIAN Directorat of Social Resilience Statistics

DIREKTORAT NERACA PRODUKSI Directorat of Production Accounts

DIREKTORAT DISEMINASI STATISTIK Directorat of Statistical Dissemination

DIREKTORAT STATISTIK KESEJAHTERAAN Directorat of Social Welfare Statistics

DIREKTORAT STATISTIK INDUSTRI Directorat of Social Resilience Statistics

DIREKTORAT NERACA KONSUMSI Directorat of Consumption Accounts

DIREKTORAT METODOLOGI STATISTIK Directorat of Statistical Information System

DIREKTORAT STATISTIK KETAHANAN SOSIAL Directorat of Social Resilience Statistics

DIREKTORAT STATISTIK KEUANGAN DAN HARGA Directorat of Social Resilience Statistics

DIREKTORAT ANALISIS STATISTK Directorat of Statistical Analysis

DIREKTORAT STATISTIK PERDAGANGAN DAN JASA Directorat of Trade and Services Statistics

Functional Staff

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

xlix

ORGANIZATION STRUCTURE

STRUKTUR ORGANISASI BPS PROVINSI PAPUA BARAT
(Berdasarkan Keputusan Kepala BPS Nomor 001 Tahun 2002)

KEPALA HEAD OF BPS PROVINCE

KEPALA BAGIAN TATA USAHA Division of General Affairs

SUBBAGIAN BINA PROGRAM Subdivision of Program Management

SUBBAGIAN URUSAN DALAM Subdivision of Internal Affairs

SUBBAGIAN KEPEGAWAIAN Subdivision of Personnel and Legal Affairs

SUBBAGIAN KEUANGAN Subdivision of Finance

SUBBAGIAN PERENCANAAN DAN PERLENGKAPA N Subdivision of Supplies

KEPALA BIDANG STATISTIK SOSIAL
Division of Social Statistics

KEPALA BIDANG STATISTIK PRODUKSI
Division of Productions Statistics

KEPALA BIDANG STATISTIK DISTRIBUSI
Division of Distribution Statistics

KEPALA BIDANG NERACA WILAYAH DAN ANALISIS STATISTIK
Division of Regional Accounts and Statistical Analysis

KEPALA BIDANG INTEGRASI PENGOLAHAN DAN DISEMINASI STATISTIK Division of Integrated Processing and Statistical Dissemination

SEKSI STATISTIK KEPENDUDUKAN
Section of Population Statistics

SEKSI STATISTIK PERTANIAN
Section of Agricultural Statistics

SEKSI STATISTIK HARGA KONSUMEN DAN PERDAGANGAN BESAR
Section of Consumer Price and Wholesale Price

SEKSI NERACA PRODUKSI
Section of Production Accounts

SEKSI INTEGRASI PENGOLAHAN DATA
Section of Integration Data Processing

Statistics SEKSI STATISTIK KESEJAHTERAAN RAKYAT
Section of Welfare Statistics

SEKSI STATISTIK INDUSTRI Section of Industrial Statistics

SEKSI STATISTIK KEUANGAN DAN HARGA PRODUSEN
Section of Finance and Producer Price Statistics

SEKSI NERACA KONSUMSI
Section of Consumption Accounts

SEKSI JARINGAN DAN RUJUKAN STATISTIK
Section of Network and Statistical Clearinghouse

SEKSI STATISTIK KETAHANAN SOSIAL
Section of Social Resilience Statistics

SEKSI STATISTIK PERTAMBANGAN. ENERGI, DAN KONSTRUKSI
Section of Mining, Energy, and Construction Statistics

SEKSI STATISTIK NIAGA DAN JASA
Section of Trade and Services Statistics

SEKSI ANALISIS LINTAS STATISTIK
Section of Sectoral Statistical Analysis

SEKSI DISEMINASI DAN LAYANAN STATISTIK
Section of Dissemination and Service Statistical

Functional Staff

l

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI

1. KEADAAN GEOGRAFI/ GEOGRAPHICAL SITUATION
PENJELASAN TEKNIS 1. Provinsi Papua Barat terletak pada 0 ,0” hingga 4 ,0” Lintang Selatan dan 124 ,00” hingga 132 ’0” Bujur Timur, tepat berada di bawah garis Katulistiwa dengan ketinggian 0 100 meter dari permukaan laut. 2. Luas wilayah Provinsi Papua Barat mencapai (berdasarkan 97.024,37 Peraturan Km
2 0 0 0 0

TECHNICAL NOTES 1. Papua Barat Province is located in the line connecting the points of 00,0” until 40,0” South Latitude and between 1240,00” until 1320’0” East Longitude, under equator with altitude 0 until100 meters above the sea level. 2. Papua Barat Province administratratively regencies, 1 into divided 10 154

Menteri

municipality,

Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2008) habis dibagi menjadi 10 kabupaten dan 1 kota, yang terdiri atas 154 Kecamatan, dan 1.361 desa. 3. Berdasarkan Provinsi posisi geografisnya memiliki 3.

subdistricts, and 1.361 villages with the total area of 97.024,37 square kilometers (based on Home Affairs Ministerial Regulation No.6/2008).

In terms of geographic position, Papua Barat Province has boundaries as follows: North – Pacific Ocean; South – Banda Sea and Maluku Province; West – Seram Sea and Maluku Province; East - Papua Province.

Papua

Barat

batas-batas:

Utara-Samudera

Pasifik; Selatan-Laut Banda dan Provinsi Maluku; Barat-Laut Seram dan Provinsi Maluku; Timur-

Provinsi Papua.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

3

GEOGRAPHICAL SITUATION

4

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI
Gambar / Figure: 1 Luas Wilayah Provinsi Papua Barat Menurut Kabupaten/Kota The Total Area of Papua Barat Province by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Kaimana 17%

Wondama 4%

Bintuni 21% Manokwari 15%

Fakfak 11% Kota Sorong 1% Sorsel 10%

Raja Ampat 8%

Sorong 13%

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

5

GEOGRAPHICAL SITUATION

6

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI

1. KEADAAN GEOGRAFI/ GEOGRAPHICAL SITUATION

Tabel Table

Letak Geografis : 1.1. Geographical Location

01. Letak Provinsi Papua Barat Location of Papua Barat Province

00,0” – 40,0”

Lintang Selatan

240,00” – 1320’0”

Bujur Timur

02. Ketinggian di atas permukaan Laut Location of Papua Barat Province 03. Batas Wilayah Municipality Limit Sebelah Utara :

100

Meter

Samudera Pasifik

Sebelah Selatan

:

Laut Banda

Provinsi Maluku

Sebelah Barat

:

Laut Seram

Provinsi Maluku

Sebelah Timur

:

Provinsi Papua

Sumber : Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat Source: Regional Government of Regency/Municipality in Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

7

GEOGRAPHICAL SITUATION

Tabel : 1.2. Table

Luas Wilayah Provinsi Papua Barat Menurut Kabupaten/Kota Total Area of Papua Barat Province by Regency/Municipality Tahun / Year 2009 (Km2/ Kilometer Square)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luasr (Km²) Area (Kilometer Square)
(2)

Persentase Proportion

(1)

(3)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni a 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong 656,64 0,68 11 036,48 16 241,84 3 959,53 20 840,83 14 250,94 9 408,63 12 594,94 8 034,44 11,37 16,74 4,08 21,48 14,69 9,70 12,98 8,28

Papua Barat

97 024,27

100,00

Sumber : Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 6 Tahun 2008 Tanggal 31 januari 2008 Source: Based on Home Affairs Ministerial Regulation No.6/2008, January 31, 2008

8

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI
Luas Wilayah Provinsi Papua Barat Menurut Kecamatan : 1.3. The Total Area of Papua Barat Province by District Tahun / Year 2009

Tabel Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Luasr (Km²) Area (Km Sq)
(3)

01. Fakfak 01. Fakfak Barat 02. Fakfak Timur 03. Fakfak 04. K o k a s 05. K a r a s 06. Fakfak Tengah 07. Kramongmongga 08. Teluk Patipi 09. Bomberay 1685 1721 820 1786 2491 705 1478 1724 1910

02. Kaimana 01. Buruway 02. Teluk Arguni 03. Kaimana 04. Teluk Etna 05. Yerusi 06. Yamor 07. Kambrau 2 650 3 010 2 095 4 195 1 990 3 805 755

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

9

GEOGRAPHICAL SITUATION
Lanjutan Tabel Continued Table

: 1.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Luas (Km²) Area (Km Sq)
(3)

03. Teluk Wondama 01. Naikere 02. Wondiboy 03. Rasiey 04. Kuri Wamesa 05. Wasior 06. Teluk Duairi 07. Roon 08. Windesi 09. Nikiwar 10. Wamesa 11. Roswar 12. Rumberpon 13. Soug Jaya 04. Teluk Bintuni a 01. Irorutu / Fafurwar 02. Babo 03. Sumuri 04. Aroba 05. Kaitaro 06. Kuri
10

1 775,2 233,1 1 041,0 678,0 1 158,2 1 152,0 1 890,0 594,0 476,1 792,0 1 099,0 2 984,2 1 081,0

1 171,00 687,43 1 922,00 859,29 859,29 1 611,00

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI
07. Wamesa 08. Bintuni 09. Manimeri 10. Tuhiba 11. Dataran Beimes 12. Tembuni 13. Aranday 14. Komundan 15. Tomu 16. Weriagar 17. Moskona Selatan 18. Meyado 19. Moskona Barat 20. Merdey 21. Biscoop 22. Masyeta 23.Moskona Utara 24. Moskona Timur 816,00 421,75 316,32 263,60 316,32 1 326,00 72,00 572,00 572,00 715,00 929,62 743,69 743,69 789,44 789,44 451,11 679,43 509,57

05. Manokwari 01. Ransiki 02. Momi Waren 03. Nenei 04. Sururey 05. Tahota 06. Didohu 1 1880,20 440,00 436,18 178,22 407,44 176,04

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

11

GEOGRAPHICAL SITUATION
Lanjutan Tabel Continued Table

: 1.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Luasr (Km²) Area (Km Sq)
(3)

07. Dataran Isim 08. Anggi 09. Taige 10. Anggi Gida 11. Membey 12. Oransbari 13. Warmare 14. Prafi 15. Menyambouw 16. Hingk 17. Catubouw 18. Manokwari Barat 19. Manokwari Timur 20. Manokwari Utara 21. Manokwari Selatan 22. Testega 23. Tanah Rubuh 24. Kebar 25. Senopi 26. Amberbaken

214,89 256,80 112,13 199,41 49,58 362,95 598,14 388,00 335,70 365,08 373,72 237,24 154,84 622,79 542,07 497,84 481,19 1620,60 1082,40 1000,87

12

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI
Lanjutan Tabel Continued Table

: 1.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Luasr (Km²) Area (Km Sq)
(3)

27. Mubrani 28. Masni 29. Sidey 06. Sorong Selatan 01. Inanwatan 02. Kokoda 03. Aifat Timur 04. A i f a t 05. Aitinyo 06. Moswaren 07. Teminabuan 08. Ayamaru 09. Sawiat 10. M a r e 11. Matemani Kais 12. W a y e r 13. Seremuk 14. Ayamaru Utara

508,13 1406,10 219,95

4 234 2 273 2 837 1 352 3 612 3 788 1 654 1 833 1 148 1 406 1 222 1 607 1 773 1 071

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

13

GEOGRAPHICAL SITUATION
Lanjutan Tabel : 1.3. Continued Table Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Luasr (Km²) Area (Km Sq)
(3)

07. Sorong 01. Moraid 02. Klaso 03. Makbon 04. Klayili 05. Beraur 06. Klabot 07. Klawak 08. Klamono 09. Salawati 10. Salawati Timur 11. Mayamuk 12. Seget 13. Segun 14. Salawati Selatan 15. Aimas 16. Mariat 17. Sayosa 18. Maudus 08. Raja Ampat 01. M i s o o l 02. K o f i a u 03. Misool Timur 04. Kepulauan Sembilan 05. Waigeo Selatan 06. Teluk Mayalibit
14

… … … … … … … … … … … … … … … … … …

3 187,13 639,97 403,14 1 239,44 2 768,73 207,40

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI
Lanjutan Tabel Continued Table

: 1.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Luasr (Km²) Area (Km Sq)
(3)

07. Waigeo Timur 08. Meosmansar 09. Waigeo Barat 10. Waigeo Barat Kepulauan 11. Waigeo Utara 12. Warwabomi 13. Kepulauan Ayau 14. Misool Selatan 15. Misool Barat 16. Salawati Uatara 17. Selat Sagawin 71. Kota Sorong 01. Sorong Barat 02. Sorong Timur 03. Sorong 04. Sorong Kepulauan 05. Sorong Utara 06. Sorong Manoi Papua Barat

122,19 1 696,97 1 264,58 711,32 120,10 46,70 256,75 4 691,07 2 031,13 405,49 345,41

92,67 158,22 126,85 200,10 229,71 135,97

Sumber : Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat Source: Regional Government of Regency/Municipality in Papua Barat Province Catatan/Note: 1. Tidak termasuk Kabupaten Tambrauw (exclude Tambrauw Regency) 2. Luas distrik di Kabupaten Sorong Selatan masih tergabung dengan Kabupaten Maybrat(Districs area in Sorong Seltan Regency include Maybrat Rgency)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

15

GEOGRAPHICAL SITUATION
Ketinggian Beberapa Ibukota dari Permukaan Laut Menurut Kabupaten/Kota Altitude of Capital by Regency/Municipality Tahun / Year 2009 (Meter/ Meters)

Tabel : 1.4. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Ibukota Capital
(2)

Ketinggian Height
(3)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw Kota/ Municipality 71. Sorong Sorong 0 – 40 Fakfak Kaimana Wasior Bintuni Manokwari Teminabuan Sorong Waisai Pef 0 – 100 0 – 10 0 – 40 0 – 50 0 – 50 0 – 20 0 – 40 0 – 40 0 – 20

Sumber : Badan Pertanahan Nasional se-Provinsi Papua Barat Source: National Land Board of Papua Barat Province

16

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI

Tabel Table

Ketinggian Kabupaten/Kota dari Permukaan Laut : 1.5. Altitude of Regency/Municipality Tahun / Year 2009 (Ha/Ha)

Kelas Ketinggian (Meter)/Altitude Class (Meters) Kabupaten/Kota Regency/Municipality 0-100
(1) (2)

> 100 500
(3)

> 500 – 1000
(4)

Jumlah Total ≥ 1000
(5) (6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong
16 483,56 19 216,92 0,00 0,00 35 700,48 529 108,61 714 543,55 64 231,34 1 175 826,69 118 830,37 639 303,83 489 453,85 361 133,10 237 954,81 592 455,91 155 046,08 594 939,07 304 015,04 477 973,71 406 245,49 396 611,42 109 706,52 460 891,10 29 803,68 160 601,14 364 864,50 61 386,14 192 000,41 28 170,12 22 808,91 104 611,55 16 571,56 85 481,14 743 362,70 8 940,27 86 448,04 563,84 899 578,85 1 872 502,11 265 652,66 2 016 848,03 1 531 072,60 1 187 603,95 1 174 147,80 786 478,49

Sumber : Badan Pertanahan Nasional Provinsi Papua Barat Source: National Land Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

17

GEOGRAPHICAL SITUATION
Luas Wilayah Menurut Kelas Lereng/Kemiringan dan Kabupaten/Kota The Total Area of Regency/Municipality by Slope Class Tahun / Year 2009

Tabel Table

: 1.6.

Kelas Lereng/ Slope Class Kabupaten/Kota Regency/Municipality 0 – 15 %
(1) (2)

Jumlah Total > 15 – 40 %
(3)

≥ 40 %
(4) (5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat
699 842,49 181 227,68 18 508,67 899 578,85 699 842,49 1 078 790,06 102 202,10 1 574 552,80 369 436,44 1 071 618,24 761 230,99 396 748,38 27 816,33 181 227,68 612 019,63 124 436,13 357 536,95 616 402,60 101 899,33 296 679,03 322 385,75 7 652,88 18 508,67 181 692,42 41 714,43 84 758,28 545 233,56 14 086,38 116 237,78 67 344,36 231,27 899 578,85 1 872 502,11 268 352,66 2 016 848,03 1 531 072,60 1 187 603,95 1 174 147,80 786 478,49 35 700,48

6 082 237,83

2 620 239,98

1 069 807,15

9 772 284,95

Sumber : Badan Pertanahan Nasional Provinsi Papua Barat Source: National Land Board of Papua Barat Province

18

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI
Penggunaan Tanah Menurut Kabupaten/Kota Utilization of Land by Regency/Municipality Tahun / Year 2009 (Ha)
Kampung Perumahan House Compound and Surroundings (2)

Tabel : 1.7. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Sawah Rice Field

Tegalan Dryland

Kebun Perkebunan Campur Agricultural Mixed estates Garden
(5) (6)

(1)

(3)

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong
… … … … … … … … 3974,47 … … … … 5395,91 … 4303,06 15999,48 29372,47 … … 884,87

1754,73
… 19636,95 11466,20 3907,35 … 29533,54

424,27
… 169,64 5904,59 90,52 … 132,48

4426,73
… 9624,46 12838,57

Papua Barat

66298,77

3974,47

6712,50

26889,76

55955,79

Sumber : Badan Pertanahan Nasional se-Provinsi Papua Barat Source: National Land Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

19

GEOGRAPHICAL SITUATION
Lanjutan Tabel Continued Table

: 1.7.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Semak/ Hutan Alang-alang Forestry Bush/Prairy
(7) (8)

Tanah Rusak Damage Land
(9)

Lainnya Others

Jumlah Total

(1)

(10)

(11)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong
… … … … … … … … … … … … … … … … …

1738280,12

37489,11

84731,30

1872502,17

1844082,43
1292134,84

23600,67 141863,38 55831,44

115430,82 47794,83 82428,59

2016848,03
1531976,36

1015973,59

1187603,96

699981,84

26343,14

29602,61

786478,48

Papua Barat

6590452,82

285127,74

359988,15

7395409,00

Sumber : Badan Pertanahan Nasional se-Provinsi Papua Barat Source: National Land Board of Papua Barat Province n,a, : not applicable

20

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI
Tabel Table Nama dan Panjang Sungai Menurut Kabupaten/Kota Name and Rivers Length by Regency/Municipality

: 1.8.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Nama Sungai Name of Rivers
(2)

Panjang Length (KM)
(3)

01. Manokwari

01. Pami 02. Nuni 03. Aimasi 04. Wariory 05. Prafi 06. Mandopi 07. Kesi 08. Momi 09. Ransiki 10. Waren 11. Wopei 12. Ayoi 13. Masabui 14. Warbiadi 15. Muari

25 23 10 96 65 48 43 34 32 19 27 25 18 16 10

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

21

GEOGRAPHICAL SITUATION
Lanjutan Tabel : 1.8. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Nama Sungai/ Name of Rivers
(2)

Panjang/ Length (Km)
(3)

02. Sorong

01. Beraur 02. Kaibus 03. K a i s 04. Kamundan 05. A i f a t 06. Karabra 07. Minika 08. Remu 09. Sebak 10. Seramuk 11. Umbawa 12. U t a 13. Warsamsan 14. Muturi

360 200 184 425 175 230 225 17 267 229 280 246 320 428

Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Source: Transportation Service of Papua Barat Province

22

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN GEOGRAFI
Jarak Tempuh Antar Kota di Wilayah Provinsi Papua Barat : 1.9. Distance Between Town in the Region of Papua Barat Province

Tabel Table

Kotamadya Town Fakfak

Inanwatan

Kaimana

Manokwari
(5)

Ransiki

Sorong

Wasior

(1)

(2)

(3)

(4)

(6)

(7)

(8)

Fakfak

0

100

176

440

485

250

560

Inanwatan

100

0

276

370

415

150

490

Kaimana

176

276

0

616

661

426

766

Manokwari

440

370

616

0

45

220

120

Ransiki

485

415

661

45

0

265

75

Sorong

250

150

426

220

265

0

340

Waisior

560

490

766

120

75

340

0

Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Source: Transportation Service of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

23

KEADAAN IKLIM

2. KEADAAN IKLIM/CLIMATE
PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES

1.

Provinsi Papua Barat dan pada umumnya di seluruh daerah di Indonesia, memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Pada bulan Juni

1.

Papua Barat Province, generally in Indonesia, has only two

season. The dry season in June to September is influenced by the Australia continental air masses. Meanwhile the rainy season in December to March is influenced by the Asia Continental and Pacific Ocean air masses passing over oceans.

sampai dengan September arus angin berasal dari Australia dan tidak banyak mengandung uap air, sehingga mengakibatkan musim kemarau. Sebaliknya, pada bulan Desember sampai dengan Maret arus angin banyak mengandung uap air yang berasal dari Asia dan Samudra Pasifik sehingga terjadi musim penghujan.

2.

Data iklim yang dikumpulkan terdiri dari suhu udara,

2.

Climate data collected consist of temperature, relative humidity, athmospheric pressure, rain fall, and sun irradiating comes from Meteorology, Climatoogy, and Geophysic Agency of

kelembaban udara, tekanan udara, curah hujan, dan penyinaran

matahari diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan

Geofisika dari Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat

regency/municipality of Papua Barat Province.
27

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

CLIMATE

28

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN IKLIM
Gambar/ Figure: 2 Suhu Udara Maksimum dan Minimum Menurut Lokasi Stasiun Maximum and Minimum Temperatures by Station Tahun / Year 2009

35
30

25
20

15
10

5
0

Maximum

Minimum

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

29

CLIMATE

30

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN IKLIM

2. KEADAAN IKLIM/ CLIMATE

Tabel : 2.1. Table

Suhu Udara Maksimum dan Minimum Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota Maximum and Minimum Temperatures by Station which is located in Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 ( oC )

2005 Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Max (1) (2) Min (3)

2006

2007

2008

2009

Max (4)

Min (5)

Max (6)

Min (7)

Max (8)

Min (9)

Max (10)

Min (11)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong
31,20 25,30 31,00 24,70 31,50 24,30 30,7 23,6 33,20 22,60 29,00 22,40 22,20 29,10 28,90 21,70 30,73 21,56 29,70 22,00 30,60 24,40 29,67 23,63 29,43 23,49 29,43 23,49 29,43 23,49 … … 28,00 … … 26,8 … … … … … … … … … … … … … … … …

27,70 26,40 32,80 23,40 32,13 23,59 30,43 23,52

31,03 25,40 31,30 25,40 30,90 25,40 30,90 24,10 30,40 24,00 31,20 25,30 31,60 23,10 31,60 22,00 31,55 23,55 31,49 23,98 33,10 23,90 32,00 23,30 33,20 22,80 30,70 23,50 31,40 24,00

Sumber : Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten/Kota Source : Meteorology, Climatology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

31

CLIMATE
Suhu Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota Average of Temperatures by Station which is located in Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 ( oC )

Tabel Table

: 2.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 27,70 27,60 27,10 26,3 33,20 25,70 r 27,48 … … 27,38 27,60 27,70 27,70 25,60 27,48 … … 27,08 27,60 27,30 27,30 25,60 27,48 … … 23,47 27,60 26,80 26,80 26,15 26,46 … … 27,33 26,80 26,30 26,80 25,85 26,46 … … 27,13 26,70 26,30 …

Sumber : Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten/Kota Source : Meteorology Climatology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

32

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN IKLIM
Kelembaban Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota Average of Relative Humidity by Station which is located in Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 ( % )

Tabel : 2.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 84,00 83,00 87,00 87,00 85,33 85,30 84,08 … … 83,67 84,00 84,00 84,00 85,30 82,50 … … 84,17 84,00 83,00 83,00 86,40 83,50 … … 82,83 84,00 86,00 86,00 84,78 81,40 … … 83,08 86,00 86,25 87,00 84,90 84,80 … … 81,25 85,00 85,33 85,00

Sumber : Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten/Kota Source : Meteorology Climatology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

33

CLIMATE
Tekanan Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota Average of Atmospheric Pressure by Station which is located in Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 ( mbs )

Tabel : 2.4. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 1 010,70 1 010,00 1 008,50 1 008,80 1008,80 994,31 1 008,42 … … 1 008,50 1 010,70 1 010,70 1 010,70 994,08 1 009,90 … … 1 008,50 1 010,70 1 009,50 1 009,50 993,47 1 009,00 … … 1 008,50 1 010,70 1 008,50 1 008,50 992,98 1 014,10 … … 1 008,50 1 008,50 1 008,80 1 008,80 993,61 1010,50 … … 1008,48 1008,90 1 008,80 1008,80

Sumber : Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten/Kota Source : Meteorology Climatology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

34

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN IKLIM
Banyaknya Curah Hujan Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota Number of Rain Falls by Station which is located in Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 ( mm )

Tabel : 2.5. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Rindani Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 2 043,0 2 171,0 4 424,0 4 306,0 3233,9 3 209,0 127,0 … … 2 600,0 2 537,0 2 537,0 2 537,0 3 689,0 1 680,0 … … 2 319,0 2 345,0 2 351,0 2 351,0 3 067,9 970,0 … … 1 492,0 4 964,3 4 964,3 4 964,3 2 106,3 1 059,0 … … 1 602,0 4 964,3 4 306,0 4 306,0 3265,0 1680,0 … … 1906,7 … 2 345,1 2458,9

Sumber : Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten/Kota Source : Meteorology Climatology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

35

CLIMATE
Banyaknya Hari Hujan Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota Number of Rain Days by Station which is located in Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 ( Hari / Day)

Tabel : 2.6. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 230 156 228 288 214 232 208 … … 203 230 230 230 228 177 254 … 150 230 156 156 225 204 254 … 212 230 225 225 176 215 … … 223 225 286 286 210 246 … … 152 215 214 214

Sumber : Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten/Kota Source : Meteorology Climatology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

36

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEADAAN IKLIM
Rata-Rata Penyinaran Matahari Menurut Lokasi Stasiun yang Berada di Kabupaten/Kota Average of the Sun Irradiating by Station which is located in Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 ( % )

Tabel : 2.7. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 68,90 58,00 58,00 49,00 57,50 147,37 53,17 … … 49,00 59,80 68,90 59,80 125,92 43,75 … … 54,58 65,00 59,80 54,10 37,52 50,21 … … 54,08 59,80 46,40 46,40 107,64 51,80 … … 60,83 46,40 49,40 49,40 131,40 54,30 … … 37,00 56,00 57,50 57,50

Sumber : Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten/Kota Source : Meteorology Climatology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

37

PEMERINTAHAN

3. PEMERINTAHAN/ GOVERNMENT

PENJELASAN TEKNIS 1. Sejak tahun 1999 (Undang Undang Nomor 22 tahun 1999), secara administratif, telah terjadi 1.

TECHNICAL NOTES Since 1999 (Law No. 22/1999), several provinces have split in line with the implementation of regional autonomy, also Papua Barat Province. Papua Barat was split from Papua on November 21st, 2001.

pemekaran sejumlah provinsi di Indonesia seiring dengan tuntutan otonomi daerah termasuk Provinsi Papua Barat. Provinsi Papua Barat dimekarkan dari Provinsi Papua pada 21 November 2001 2. Secara administratif, sejak tahun 2001, Provinsi Papua Barat terbagi habis menjadi 8 (delapan) 2.

Administratively, Papua Barat Province divided into 8 (eight) Regencies and 1 (one)

kabupaten dan 1 (satu) kota. Namun sekarang Provinsi Papua Barat telah berkembang menjadi 10 (sepuluh) kabupaten dan 1 (satu) kota. 3. Dasar pemekaran kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat adalah: 3.

Municipality. But now, Papua Barat province became 10 (ten) regencies municipality. and 1 (one)

The

split

of

rgegencies

/municipality in Papua Barat Province based on:

a.

Kabupaten Fakfak, Kabupaten Kaimana, Kabupaaten Teluk Wondama, Kabupaten Teluk

a.

Fakfak Regency, Kaimana Regency, Regency, Teluk Wondama Teluk Bintuni

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

41

GOVERNMENT
Bintuni, Kabupaten Regency, Manokwari

Manokwari, dan Kabupaten Raja Ampat : Undang Undang No. 26 Tahun 2002 b. Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, dan b.

Regency, and Raja Ampat Regency : Law No. 26/2002

Sorong Selatan

Regency, Regency,

Sorong and

Kabupaten Maybrat: Undang Undang No. 13 Tahun 2009 c. Kabupaten Undang Undang Tambrauw: No. 56 c.

Maybrat Regency: Law No. 13/2009

Tambrauw No.56/2008

Regency:

Law

Tahun 2008

4.

Dilihat dari komposisi jumlah kecamatan dan desa (Table 3.2), Kabupaten Manokwari memiliki

4.

By regency/municipality, Manokwari has the largest number of subdistricts and villages 29

jumlah kecamatan dan jumlah desa terbanyak, yaitu 29 kecamatan dan 421 kampung/kelurahan.

subdistricts and 421 villages.

42

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PEMERINTAHAN
Gambar/ Figure : 3 Pembagian Daerah Administratif (Distrik) Menurut Kabupaten/ Kota Division of Administrative Areas (Districs) by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

30

25

20

15

10

5

0 fakfak manokwari Tambrauw kaimana sorsel Maybrat wondama sorong kota sorong bintuni raja ampat

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

43

GOVERNMENT

44

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PEMERINTAHAN

3. PEMERINTAHAN/ GOVERNMENT
Tabel Table Pembagian Daerah Administratif Menurut Kabupaten/Kota : 3.1. Division of Administrative Area by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009 Jumlah Sesuai SK Definitely
Kampung Villages (4) Kelurahan Subdistrict (5)

Kabupaten/Kota Regency/ Municipality

Ibukota Capital

Jumlah Kecamatan Total of Districts
(3)

Jumlah Total
(6)

(1)

(2)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw 10. Maybrat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
r

Fakfak Kaimana Rasiei Bintuni Manokwari Teminabuan Aimas Waisai Sausapor Kumurkek Sorong

9 7 13 24 29 13 18 17 7 11 6 154 134 130

122 84 75 114 412 110 118 97 53 108 1 293 1 224 1 203

7 2 1 2 9 2 13 1 0 1 30 68 51 49

129 86 76 116 421 112 131 98 53 109 30 1 361 1 275 1 252

Sumber : Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat Source: Regional Government Regency/Municipality of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

45

GOVERNMENT
Nama-nama Kecamatan dan Jumlah Kampung/Kelurahan Menurut Kabupaten/Kota Name of Districts and Number of Villages/Sub-district by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Tabel Table

: 3.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Jumlah Kelurahan Number of Sub-district
(3)

Jumlah Kampung Number of Villages
(4)

Jumlah Total
(5)

01. Fakfak 01. Fakfak Barat 02. Fakfak Timur 03. Fakfak 04. K o k a s 05. K a r a s 06. Fakfak Tengah 07. Kramongmongga 08. Teluk Patipi 09. Bomberay 5 1 1 10 14 8 22 7 11 16 19 15 10 14 13 23 7 12 16 19 15

02. Kaimana 01. Buruway 02. Teluk Arguni 03. Kaimana 04. Teluk Etna 05. Kambrawu 06. Yerusi 07. Yamor 2 -

10 24 17 5 7 15
6

10 24 19 5 7 15
6

46

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PEMERINTAHAN
Lanjutan Tabel Continued Table : 3.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Jumlah Kelurahan Number of Sub-district
(3)

Jumlah Kampung Number of Villages
(4)

Jumlah Total
(5)

03. Teluk Wondama 01. Naikere 02. Wondiboy 03. Rasiey 04. Kuri Wamesa 05. Wasior 06. Duairi 07. Roon 08. Windesi 09. Nikiwar 10. Wamesa 11. Roswar 12. Rumberpon 13. Soug Jaya 04. Teluk Bintuni 01. Irorutu / Fafurwar 02. Babo 03. Sumuri 04. Aroba 05. Kaitaro 06. Kuri 07. Wamesa 08. Bintuni 09. Manimeri 10. Tuhiba 11. Dataran Beimes 12. Tembuni 13. Aranday 2 3 4 5 5 5 5 4 6 6 5 6 4 4 3 4 5 5 5 5 4 8 6 5 6 4 4 1 6 4 9 6 9 4 7 5 5 4 4 7 5 6 4 9 6 10 4 7 5 5 4 4 7 5

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

47

GOVERNMENT
Lanjutan Tabel Continued Table : 3.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Jumlah Kelurahan Number of Sub-district (3)

Jumlah Kampung Number of Villages (4)

Jumlah Total (5)

14. Komundan 15. Tomu 16. Weriagar 17. Moskona Selatan 18. Meyado 19. Moskona Barat 20. Merdey 21. Biscoop 22. Masyeta 23.Moskona Utara 24. Moskona Timur 05. Manokwari 01. Ransiki 02. Momi Waren 03. Nenei 04. Sururey 05. Tahota 06. Didohu 07. Dataran Isim 08. Anggi 09. Taige 10. Anggi Gida 11. Membey 12. Oransbari 13. Warmare 14. Prafi 15. Menyambouw 16. Hingk 17. Catubouw 18. Manokwari Barat

-

4 4 5 5 4 4 8 7 4 4 3

4 4 5 5 4 4 8 7 4 4 3

6

13 7 7 12 4 14 12 13 11 8 6 14 18 16 50 29 21 4

13 7 7 12 4 14 12 13 11 8 6 14 18 16 50 29 21 10

48

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PEMERINTAHAN
Lanjutan Tabel : 3.2. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Jumlah Kelurahan Number of Sub-district
(3)

Jumlah Kampung Number of Villages
(4)

Jumlah Total
(5)

05. Manokwari

19. Manokwari Timur 20. Manokwari Utara 21. Manokwari Selatan 22. Testega 23. Tanah Rubu 24. Kebar 25. Senopi 26. Amberbaken 27. Mubrani 28. Masni 29. Sidey

1 2 -

6 23 16 15 24 8 3 7 7 32 12

7 23 18 15 24 8 3 7 7 32 12

06. Sorong Selatan 01. Inanwatan 02. Kokoda 03. Kokoda Utara 04. Kais 05. Matemani 06. Moswaren 07. Teminabuan 08. Konda 09. Seremuk 10. Saifi 11. W a y e r 12. Sawiat 13. Fkour 2 8 15 5 12 6 6 13 5 7 9 8 12 4 8 15 5 12 6 6 15 5 7 9 8 12 4

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

49

GOVERNMENT
Lanjutan Tabel Continued Table

: 3.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Jumlah Kelurahan Number of Sub-district
(3)

Jumlah Kampung Number of Villages
(4)

Jumlah Total
(5)

07. Sorong 01. Moraid 02. Klaso 03. Makbon 04. Klayili 05. Beraur 06. Klabot 07. Klawak 08. Klamono 09. Salawati 10. Salawati Timur 11. Mayamuk 12. Seget 13. Segun 14. Salawati Selatan 15. Aimas 16. Mariat 17. Sayosa 18. Maudus 08. Raja Ampat 01. M i s o o l 02. K o f i a u 03. Misool Timur 04. Kepulauan Sembilan 5 4 4 4 5 4 4 4 1 2 2 6 2 7 5 8 5 9 8 9 13 5 7 6 8 6 7 1 3 5 6 7 5 9 5 9 8 9 13 7 7 8 8 6 7 7 5 5 6

50

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PEMERINTAHAN
Lanjutan Tabel : 3.2. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Jumlah Kelurahan Number of Sub-district (3)

Jumlah Kampung Number of Villages (4)

Jumlah Total (5)

05. Waigeo Selatan 06. Teluk Mayalibit 07. Waigeo Timur 08. Meosmansar 09. Waigeo Barat 10. Waigeo Barat Kepulauan 11. Waigeo Utara 12. Warwabomi 13. Kepulauan Ayau 14. Misool Selatan 15. Misool Barat 16. Salawati Uatara 17. Selat Sagawin 09. Tambrauw 01. Peef 02. Sujak 03. Abun 04. Kwor 05. Sausapor 06. Miyah 07. Yembun Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

1 -

5 10 4 9 5 5 6 4 7 5 5 10 5

6 10 4 9 5 5 6 4 7 5 5 10 5

6 5 5 9 9 10 9

-

6 5 5 9 9 10 9
51

GOVERNMENT
Lanjutan Tabel : 3.2. Continued Table
Jumlah Kelurahan Number of Sub-district (3) Jumlah Kampung Number of Villages (4)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kecamatan District
(2)

Jumlah Total (5)

10. Maybrat

01. Aifat Timur 02. Aifat 03. Aifat Selatan 04. Aifat utara 05. Aitinyo 06. Aitinyo Utara 07. Athabu/Aitinyo Barat 08. Ayamaru 09. Mare 10. Ayamaru Utara 11 Ayamaru Timur

1 -

15 10 7 10 13 10 7 16 7 8 5

15 10 7 10 13 10 7 17 7 8 5

71. Kota Sorong 01. Sorong Barat 02. Sorong Kepulauan 03. Sorong Timur 04. Sorong Utara 05. Sorong 06. Sorong Manoi
Sumber : Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat Source: Regional Government Regency/Municipality of Papua Barat Province

5 4 6 5 5 5

-

5 4 6 5 5 5

52

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PEMERINTAHAN
Banyaknya Penerbitan Surat Keputusan Pemberian/Penegasan Hak-hak Tanah oleh Badan Pertanahan Nasional Publication Number of Land Proprietorship Decision Certificate of National Land Board Tahun / Year 2005 - 2008

Tabel Table

: 3.3.

Kabupaten/Kota Regency/ Municipality
(1)

Hak Milik Possesion Right
(2)

Hak Guna Bangunan Building Purpose
(3)

Hak Guna Usaha Bussines Purpose
(4)

Hak Pakai Use Right
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2008 2007 2006 2005 175 1 292 1 431 1 448 451 37 42 35 6 22 5 21 94 45 15 46 126 945 1 4 3 5 3 5

Sumber : Badan Pertanahan National se-Provinsi Papua Barat Source: National Land Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

53

GOVERNMENT
Banyaknya Penerbitan Sertifikat Hak Atas Tanah Menurut Kabupaten/Kota

Tabel Table

: 3.4.

Publication Number of Land Certificate by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2005 - 2008

Kabupaten/Kota Regency/ Municipality
(1)

Hak Milik Possesion Right
(2)

Hak Guna Bangunan Building Purpose
(3)

Hak Guna Usaha Bussines Purpose
(4)

Hak Pakai Use Right
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2008 2007 2006 2005 1 131 3 520 1 504 493 3 857 66 351 49 6 803 4 2 36 90 38 19 20 13 6 411 761 16 1 162 6 268 11 4 4 16 6 3 5

Sumber : Badan Pertanahan National se-Provinsi Papua Barat Source: National Land Board of Papua Barat Province

54

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

4.1. PENDUDUK/ POPULATION

PENJELASAN TEKNIS 1.

TECHNICAL NOTES The main source of demographic data is Population Census, which is conducted every ten years. Population Census has been conducted five times since Indonesia’s independence: 1961,1971, 1980, 1990 and 2000. In addition to the Census, BPS also conducted Intercensal Population Survey, called SUPAS which is designed to proceed demographic data between two censuses. SUPAS has been conducted four times: 1976, 1985, 1995 and 2005. BesidesPopulation Census and SUPAS, this report also uses population projection.

1.

Sumber utama data kependudukan adalah Sensus Penduduk yang

dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Sensus Penduduk telah

dilaksanakan sebanyak lima kali sejak Indonesia merdeka yaitu tahun 1961, 1971, 1980, 1990 dan 2000. Selain Sensus Penduduk, ketersediaan untuk data

menjembatani

kependudukan diantara dua periode sensus, BPS melakukan Survei

Penduduk Antar Sensus (SUPAS). SUPAS telah dilakukan sebanyak empat kali, tahun 1976, 1985, 1995 dan terakhir 2005. Data

kependudukan selain Sensus dan SUPAS adalah proyeksi penduduk. 2.

2.

Di

dalam

sensus dilakukan

penduduk, terhadap

The

population

census

pencacahan

enumerates all residents domicile in the entire territory of Republic of Indonesia including foreign citizenship except the diplomatic
57

seluruh penduduk yang berdomisili di wilayah teritorial Indonesia

termasuk warga negara asing kecuali

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

POPULATION AND EMPLOYMENT
anggota Korps Diplomatik beserta keluarganya. pelaksanaan Berbeda sensus dengan penduduk corps members and their

families. The implementation of the 2000 Population Census was different from the previous

sebelumnya, Sensus Penduduk 2000 hanya melaksanakan metode

censuses because it only caried out complete enumeration

pencacahan lengkap termasuk pula anggota rumah tangga Korp

method covering more complete variables. As compared to the previous censuses, the 2000

diplomatik RI yang tinggal di luar negeri. Dari hasil Sensus

Penduduk yang telah dilaksanakan sebanyak empat kali sejak tahun

Population Census only carried out the complete enumeration method included household

1971, menunjukkan bahwa jumlah Penduduk Provinsi Papua Barat

members of the diplomatic corp of Indonesia living abroad.

setiap tahunnya terus bertambah.

3.

Sensus Penduduk 2000 dilakukan serentak diseluruh tanah air mulai tanggal 1-30 Juni 2000. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara antara petugas sensus dengan responden. Cara pencacahan yang dipakai dalam sensus penduduk adalah kombinasi antara de jure dan de facto. Bagi penduduk yang

3.

The 2000 Population Census was simultaneously conducted in

Indonesia territory from 1-30 June 2000. Data were collected by interviewing respondents in which the combination of de jure and de facto approaches were applied. De jure was applied to the permanent residents, while de facto was applied to nonThe were

bertempat tinggal tetap dipakai cara de jure, dicacah di mana mereka biasa
58

permanent permanent

residents. residents

tinggal,

sedangkan

untuk

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
penduduk yang tidak bertempat enumerated in place where they normally live, the non permanent residents were enumerated where they of were ‘Census found Day’. residents by The the non

tinggal tetap dicacah dengan cara de facto, yaitu dicacah di tempat di mana mereka ditemukan petugas sensus biasanya pada malam ‘Hari Sensus’. Termasuk penduduk yang tidak bertempat tinggal tetap adalah tuna wisma, awak kapal berbendera Indonesia, penghuni perahu/rumah apung, masyarakat terpencil/terasing dan pengungsi. Bagi mereka yang mempunyai tempat tinggal tetap, tetapi sedang bertugas ke luar

enumerators, usually on the night

permanent

include

homeless people, ship crew, boat people, remote area community and internally displaced persons. For those who had permanent residence but had been away from their former home for six months or more were not

wilayah lebih dari enam bulan, tidak dicacah di tempat tinggalnya.

enumerated in their permanent places. In contrast, someone or a family who moved to another place less than six months but intended to settle there, was enumerated in that place. All tables of population (i.e., tables 4.1.1-4.1.4) refer to mid-year population.

Sebaliknya, seseorang atau keluarga menempati suatu bangunan belum mencapai enam bulan tetapi

bermaksud menetap disana dicacah di tempat tersebut. Semua tabel kependudukan (Tabel 4.1.1- 4.1.4) merujuk pada pertengahan tahun yang bersangkutan.

4.

Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di wilayah teritorial

4.

Population are all residents of the entire territory of Republic of Indonesia who have stayed for
59

Republik Indonesia selama 6 bulan

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

POPULATION AND EMPLOYMENT
atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan menetap. six months or longer, and those who intended to stay more than six months even though their length of stay is less than six months.

5.

Rata-rata

Pertumbuhan

Penduduk

5.

Average growth of population is the annual population growth rate over a certain period.

adalah angka yang menunjukkan tingkat pertambahan penduduk per tahun dalam jangka waktu tertentu.

6.

Kepadatan

Penduduk

adalah

6.

Population density is the number of people per square kilometer.

banyaknya penduduk per km persegi.

7.

Rasio

Jenis

Kelamin antara laki-laki

adalah

7.

Sex Ratio is the ratio of the number of males to the number of females in a given area and time, usually expressed as the number of males for every 100 females.

perbandingan penduduk banyaknya

banyaknya dengan perempuan

penduduk

pada suatu daerah dan waktu tertentu. Biasanya dinyatakan dengan

banyaknya penduduk laki-laki untuk 100 penduduk perempuan.

8.

Rumah Tangga adalah seseorang atau sekelompok orang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan

8.

Household is an individual or a group of people living in a physical/census building unit or part of it and usually commit on

fisik/sensus, dan biasanya tinggal
60

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
bersama serta pengelolaan makan dari satu dapur. Yang dimaksud makan dari satu dapur adalah jika pengurusan kebutuhan sehari-harinya dikelola bersama-sama menjadi satu. a common provision for food and other essentials provision of for living. food daily

Common means

one

organising all of

needs for members.

household

9.

Anggota semua

Rumah orang

Tangga yang

adalah biasanya

9.

Household member is a person who usually lives in a household regardless of their location at the time of enumeration.

bertempat tinggal di suatu rumah tangga, baik yang berada di rumah pada waktu pencacahan maupun yang sementara tidak ada. 10. Rata-rata Anggota Rumah Tangga adalah angka yang menunjukkan rata-rata jumlah anggota rumah

10. Average household size is the average number of household members per household.

tangga per rumah tangga.

11. Sumber utama data ketenagakerjaan adalah Nasional khusus Survei Angkatan Kerja ini

11. The main source of employment data is National Labour Force Survey (Sakernas). This survey is specifically designed to collect information statistics. on employment the

(Sakernas). dirancang

Survei

untuk data Pada sebelumnya,

mengumpulkan ketenagakerjaan. beberapasurvei

informasi/

Previously,

collection of such data was integrated with other

pengumpulan data ketenagakerjaan dipadukan dalam kegiatan lainnya, seperti Survei Sosial Ekonomi

surveys,such as National Socioeconomic Survey (Susenas),
61

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

POPULATION AND EMPLOYMENT
Nasional (Susenas), Sensus Population Census (SP), and Intercensal Population Survey (SUPAS). The first Sakernas was conducted in 1976, then

Penduduk (SP), dan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS). Sakernas pertama kali diselenggarakan pada tahun 1976, kemudian dilanjutkan pada tahun 1977 dan 1978. Pada tahun 1986-1993, Sakernas

conducted anually during the period 1977-1978. During 19861993, Sakernas was conducted quarterly in all provinces in Indonesia, only since 1994 until 2001 Sakernas was conducted yearly, every August of the year. During the period 2002-2004, besides a yearly Sakernas, BPS also conducted a quarterly

diselenggarakan secara triwulanan di seluruh propinsi di Indonesia, baru sejak tahun 1994 s/d 2001, Sakernas dilaksanakan secara tahunan yaitu setiap bulan Agustus. Sejak tahun 2002-2004, di samping Sakernas tahunan dilakukan pula Sakernas Triwulanan. Sakernas Triwulanan ini dimaksudkan untuk memantau

Sakernas. A Quarterly Sakernas is aimed to monitor the prompt indicators of Indonesian labour market which referred to the Key Indicators of the Labour Market (KILM) recommended by ILO (the International Since Labour 2005,

indikator ketenagakerjaan secara dini di Indonesia, yang mengacu pada KILM (the Key Indicators of the Labour Market) yang

direkomendasikan oleh ILO (the International Labour Organization). Sejak tahun 2005 Sakernas

Organization).

Sakernas has been conducted in semester period, i.e February (Semester (Semester II). I) and August

dilaksanakan pengumpulan datanya secara semesteran pada bulan

Pebruari (semester I ) dan Agustus (semester II).
62

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
12. Sejak Sakernas 2001, konsep status pekerjaan mengalami penyempurnaan. dan pengangguran dan pekerjaan 12. Since 2001 Sakernas, the concept of employment status and

perluasan Status

unemployment was revised. The employment status, reviously

yang pada Sakernas 2000 hanya 5 kategori, mulai tahun 2001

covered only 5 categories, but since 2001 two new categories of casual employee and both in in

ditambahkan kategori baru yaitu: pekerja bebas di pertanian dan pekerja bebas di non pertanian. Selain itu, dalam rangka

agriculture

nonagriculture sectors have been added. To adapt the ILO concept, the concept of was open also

menyesuaikan dengan konsep ILO, konsep pengangguran terbuka

unemployment

diperluas yaitu di samping mencakup penduduk yang aktif mencari

extended. Open unemployment now covers population who were looking for work, population who were establishing a new

pekerjaan, mencakup pula kelompok penduduk mempersiapkan yang sedang

usaha/pekerjaan

business/firm/

establishment,

baru, dan kelompok penduduk yang tidak mencari pekerjaan, karena

discouraged job seekers, and those who were not actively looking for work with the reason of already having job but not starting to work.

merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan serta kelompok penduduk yang tidak aktif mencari pekerjaan dengan alasan sudah mempunyai pekerjaan tetapi belum mulai bekerja.

13. Hasil Sakernas semester I (Februari 2009) disajikan hanya sampai tingkat

13. The result of Sakernas for the first semester (Februari) of 2008
63

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

POPULATION AND EMPLOYMENT
provinsi. Selanjutnya pada Sakernas semester II (Agustus 2009) disajikan sampai tingkat kabupaten/kota, was presented at the province level, but the result of Sakernas for the second semester (August 2008) was published up to regency/municipality level. The inflation factor was calculated on the basis of total population categorised by age group,

karena jumlah sampel yang besar. Inflation factor yang digunakan

dalam penghitungan angka hasil Sakernas didasarkan pada total

penduduk Indonesia dirinci menurut kelompok umur, provinsi dan daerah perkotaan dan pedesaan hasil

province, and region (urban and rural).

proyeksi penduduk.

14. Penduduk

Usia

Kerja

adalah

14. Working

Age

Population

is

Penduduk yangberumur 15 tahun ke atas.

population aged 15 years and over.

15. Angkatan Kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun dan lebih) yang bekerja, atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan

15. Labor Force are people aged 15 years old and over who, in the previous week, were working, temporarily absent from work but having jobs, and those who did not have job and were looking for work.

pengangguran.

16. Bekerja adalah melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan

16. The concept of working means activity intended to earn income by doing work or helping to do

64

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
atau keuntungan dan lamanya bekerja paling sedikit 1 jam secara terus menerus dalam seminggu yang lalu (termasuk pekerja keluarga tanpa upah yang membantu dalam suatu usaha/kegiatan ekonomi). 17. Industry is field of a person’s activity or establishment. The classification of industries work at least one hour the

continuously

during

reference week (including unpaid family worker/s for any economic activity).

17. Lapangan kegiatan

Usaha dari

adalah

bidang

pekerjaan/tempat

bekerja dimana seseorang bekerja. Klasifikasi lapangan usaha mengikuti Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dalam 1 digit.

follows the Indonesia Standard Industrial Classification (KBLI) in one digit.

18. Status Pekerjaan adalah kedudukan seseorang dalam unit usaha/kegiatan dalam melakukan pekerjaan.

18. Employment Status is the status of a person at his place of work or establishment where he was employed.

19. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), merupakan ukuran yang menggambarkan jumlah angkatan

19. Labor Force Participation Rates (LFPRs) is a measurement that illustrates number of population classified as labor force for every 100 man powers.

kerja untuk setiap 100 tenaga kerja.

20. Tingkat (TPT),

Pengangguran merupakan

Terbuka yang

20. Open

Unemployment

Rates

ukuran

(OURs) is a measurement that
65

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

POPULATION AND EMPLOYMENT
menggambarkan jumlah penganggur untuk setiap 100 angkatan kerja. illustrates number of

unemployment for every 100 labour force.

21. Pekerja keluarga bekerja

Tak adalah

Dibayar/Pekerja seseorang usaha yang untuk

21. Unpaid Worker/Family worker is a person who intended to work without pay in an establishment run by other members of the family, relative or neighbour.

membantu

memperoleh penghasilan/keuntungan yang dilakukan oleh salah seorang anggota rumah tangga atau bukan anggota rumah tangga tanpa

mendapat upah/gaji.

66

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Gambar/ Figure : 4.1 Penduduk Provinsi Papua Barat Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Population of Papua Barat Province by Age Group and Sex Tahun / Year 2009

75+ 70-74 65-69 60-64 55-59 50-54 45-49 40-44 35-39 30-34 25-29 20-24 15-19 10-14 5-9 0-4 (50000) (40000) (30000) (20000) (10000) 0 10000 20000 30000 40000 50000

Perempuan

Laki-laki

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

67

POPULATION AND EMPLOYMENT

68

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Gambar/ Figure : 4.2 Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Selama Seminggu yang Lalu Population 15 Years of Age and Over by Labour Force Participation Rates(LFPRs) and Open Unemployment Rates (OURs) During the Previous Week Tahun / Year 2007-2010

80
69.81 66.52 70.84 68.15 68.52 70.32

60

40

20 9.46 9.30 7.73

7.65

7.56

7.77

0 Agt 07 Feb 08 Agt 08 TPAK Feb 09 TPT Agt 09 Feb 10

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

69

POPULATION AND EMPLOYMENT

70

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

4.1. PENDUDUK/ POPULATION
Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk menurut Kabupaten/Kota Hasil Sensus Penduduk Number and Population Growth by Regency/Municipality by Population Census Tahun / Year 1971, 1980, 1990, 2000

Tabel : 4.1.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality 1971
(1) (2)

Penduduk (jiwa) Population 1980
(3)

Laju Pertumbuhan per Tahun (%) 2000
(5)

1990
(4)

71-80
(6)

80-90
(7)

90-00
(8)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana *) 03. Teluk Wondama *) 04. Teluk Bintuni *) 05. Manokwari 06. Sorong Selatan *) 07. Sorong 08. Raja Ampat
*)

50 907

63 903

56 460

81 410

2,53

3,41

3,37

63 837

84 757

129 964

183 316

3,16

4,37

3,50

106 713

134 833

105 199

145 163

2,6

3,97

3,27

Kota/Municipality 71. Sorong 93 886 119 800 2,47

Papua Barat

221 457

283 493

385 509 529 689

2,78

3,12

3,23

Sumber : Sensus Penduduk 1971, 1980, 1990, 2000. Source : Population Census, 1971, 1980, 1990, 2000 Catatan : *) Data tergabung dengan Kab. Induk

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

71

POPULATION AND EMPLOYMENT
Penduduk Papua Barat Menurut Jenis Kelamin dan Sex Rasio per Kabupaten/Kota Population of Papua Barat by Sex and Sex Ratio per Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel Table

: 4.1.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Laki-laki Male
(2)

Perempuan Female
(3)

Jumlah Total
(4)

Sex Rasio Sex Ratio
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 91 290 389 980 383 084 379 277 362 672 343 920 81 268 353 880 346 878 343 704 339 530 308 038 172 558 743 860 729 962 722 981 702 202 651 958 112,33 110,20 110,44 110,35 106,82 111,65 35 551 21 834 12 581 30 574 90 079 33 197 52 398 22 550 32 565 20 976 10 988 25 231 86 768 29 386 47 314 19 310 68 116 42 810 23 569 55 805 176 847 62 583 99 712 41 860 108,70 104,09 114,50 121,18 103,82 112,97 110,75 116,78

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari Data DAU Tahun 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Allocation Fund)

72

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Penduduk Provinsi Papua Barat Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Population of Papua Barat Province by Age Group and Sex Tahun / Year 2008 - 2009

Tabel Table : 4.1.3.

Kelompok Umur Age Group
(1)

Laki-laki Male
(2)

Perempuan Female
(3)

Jumlah Total
(4)

0 - 4 5 - 9 10 - 14 15 - 19 20 - 24 25 - 29 30 - 34 35 - 39 40 - 44 45 - 49 50 - 54 55 - 59 60 – 64 65 - 69 70 - 74 75 + Papua Barat 2009 2008

43 498 39 698 35 599 40 498 38 299 32 299 31 097 31 699 29 500 23 199 17 798 12 499 7 198 3 999 2 000 1 100 389 980 383 084

41 397 37 398 33 597 38 498 32 197 29 598 30 801 30 698 26 598 21 198 13 799 8 600 5 201 2 101 1 099 1 100 353 880 346 878

84 895 77 096 69 196 78 996 70 496 61 897 61 898 62 397 56 098 44 397 31 597 21 099 12 399 6 100 3 099 2 200 743 860 729 962

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari Data DAU Tahun 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Allocation Fund)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

73

POPULATION AND EMPLOYMENT
Jumlah dan Kepadatan Penduduk per Kilometer persegi dan per Rumahtangga Menurut Kabupaten/Kota Population Density of Each Village, Square Kilometer and Household by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009 Jumlah Total Penduduk
Population (3)

Tabel : 4.1.4. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luas Wilayah *) Area KM2
(2)

Kepadatan Penduduk
Population Density

Rumahtangga
Household (4)

per KM2

per RT
2

(1)

per KM (5)

per Household (6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 656,64 97 024,27 140 375,62 143 185,11 126 093,00 115 363,50 172 558 743 860 729 962 715 999 702 202 651 958 40 537 169 945 169 439
r

11 036,48 16 241,84 3 959,53 20 840,83 14 250,94 9 408,63 12 594,94 8 034,44

68 116 42 810 23 569 55 805 176 847 62 583 99 712 41 860

14 607 10 216 5 835 11 679 43 554 15 322 19 045 9 150

6 3 6 3 12 7 8 5

4.66 4.19 4.04 4.78 4.06 4.08 5.24 4.57

263 8 5 5 6 6

4.26 4.38 4r 4r 4 4

168 552r 167 609 162 990

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari Data DAU Tahun 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Allocation Fund) Catatan : Data Rumahtangga berasal dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009 *) Berdasarkan Permendagri No. 6 Tahun 2008 r : revisi

74

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas Menurut Status Perkawinan dan Kabupaten/Kota The Percentage of Population 10 Years of Age and Over by Marital Status and Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Tabel : 4.1.5. Table

Status Perkawinan/ Marital Status (Persen) Kelompok Umur Age Group Belum Kawin Not Married (2) Kawin Married (3) Cerai Divorce (4)

(1) Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong

53,54 53,43 58,22 55,63 52,15 55,27 50,33 56,07

41,19 42,08 36,40 41,69 44,43 41,43 46,85 39,58

5,27 4,48 5,38 2,68 3,42 3,30 2,82 4,35

52,92

44,27

3,48

Papua Barat

53,22

43,30

3,45

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

75

POPULATION AND EMPLOYMENT

4.2. KETENAGAKERJAAN/ EMPLOYMENT
Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Jenis Kelamin dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu Population 15 Years of Age and Over by Type of Activity During the Previous Week. Tahun / Year 2009

Tabel : 4.2.1. Table

Jenis Kegiatan Utama Activity During Previous Week
(1)

Laki-Laki Male
(2)

Perempuan Female
(3)

Jumlah Total
(4)

1. Penduduk Usia Kerja/(15 +) Working Age Population a. Angkatan Kerja/ Labour Force i. Bekerja/ Employment ii. Pengangguran Terbuka Open Unemployment b. Bukan Angkatan Kerja Non Labour Force i. Sekolah/ Attending School ii. Mengurus Rumah Tangga House keeping iii. Lainnya/ Others 2. T P A K / LFPR (%) 3. Tingkat Pengangguran Terbuka Unemployment Rate (%) 229 006 213 097 15 909 43 165 29 964 2 429 10 772 84,14 6,95 123 379 112 662 10 717 118 743 25 512 87 017 6 214 50,96 8,69 352 385 325 759 26 626 161 908 55 476 89 446 16 986 68,32 7,56

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Labour Force Survey)

76

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Golongan Umur dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu Population 15 Years of Age and Over by Age Group and Type of Activity During the Previous Week. Tahun/ Year 2006 - 2009 Angkatan Kerja Economically Active Golongan Umur Age Group
Bekerja Employment (2) Pengangguran Terbuka Open Unemployment (3) Jumlah Total Kol (2) + (3) (4) % Bekerja Terhadap Angkatan Kerja % of Working to Economically Active (5)

Tabel : 4.2.2. Table

(1)

15 - 19 20 - 24 25 - 29 30 - 34 35 - 39 40 - 44 45 - 49 50 - 54 55 - 59 60 - 64 65+

18 239 41 881 44 782 44 511 48 828 41 173 33 075 26 681 15 253 6 356 4 980

4 528 9 907 5 648 3 131 1 162 1 167 433 377 273 0 0

22 767 51 788 50 430 47 642 49 990 42 340 33 508 27 058 15 526 6 356 4 980

80,11 80,87 88,80 93,43 97,68 97,24 98,71 98,61 98,24 100,00 100,00

Papua Barat 2009 2008 2007 2006

325 759 316 193 268 117 280 705

26 626 26 189 28 029 31 770

352 385 342 382 296 146 312 478

92,44 92,35 90,54 89,83

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Labour Force Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

77

POPULATION AND EMPLOYMENT
Lanjutan Table Continued Table
% Angkatan Kerja Terhadap Penduduk Usia Kerja % of Econ-mically Active to Working Age Population (8)

: 4.2.2.

Golongan Umur Age Group

Bukan Angkatan Kerja Not Economically Active
(6)

Penduduk Usia Kerja (15) Working Age Population
(7)

(1)

15 - 19 20 - 24 25 - 29 30 - 34 35 - 39 40 - 44 45 - 49 50 - 54 55 - 59 59 - 60 65+

53,722 22,328 15,904 13,794 16,185 10,824 8,178 5,582 4,326 4,704 6,361

76 489 74 116 66 334 61 436 66 175 53 164 41 686 32 640 19 852 11 060 11 341

29,77 69,87 76,02 77,55 75,54 79,64 80,38 82,90 78,21 57,47 43,91

Papua Barat 2009 2008 2007 2006

161 908 160 018 149 080 123 543

514 293 502 400 445 226 436 019

68,52 68,15 66,52 71,67

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Labour Force Survey)

78

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu Population 15 Years of Age and Over by Regency/Municipality and Type of Activity During the Previous Week. Tahun / Year 2006 - 2009
% Bekerja Terhadap Angkatan Kerja % of Working to Economically Active (5)

Tabel : 4.2.3. Table

Angkatan Kerja Economically Active Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Pengangguran Terbuka Open Unemploy-ment (3) Jumlah Total Kol (2) + (3) (4)

Bekerja Employ-ment (2)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 63 098 325 759 316 193 268 117 280 705 11 529 26 626 26 189 28 029 31 770 74 627 352 385 342 382 296 146 312 475 84,55 92,44 92,35 90,54 89,83 19 556 16 818 10 505 23 056 95 562 32 115 45 717 19 332 3 747 1 849 578 2 255 2 031 1 149 2 389 1 099 23 303 18 667 11 083 25 311 97 593 33 264 48 106 20 431 83,92 90,09 94,78 91,09 97,92 96,55 95,03 94,62

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Labour Force Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

79

POPULATION AND EMPLOYMENT
Lanjutan Table Continued Table

: 4.2.3.

Bukan Angkatan Kerja/ Not Economically Active Kabupaten/Kota Regency/Municipality Sekolah Attending School
(6)

Mengurus Rumahtangga Housekeeping
(7)

Lainnya Others
(8)

Jumlah Total
(9)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 14 249 26 187 4 453 44 889 4 841 1 968 1 742 3 405 14 751 4 795 7 375 2 350 9 667 7 292 4 254 7 183 8 965 4 012 13 494 8 392 3 965 1 041 553 962 1 821 826 2 996 369 18 473 10 301 6 549 11 550 25 537 9 633 23 865 11 111

Papua Barat 2009 2008 2007 2006

55 476 47 883 39 366 30 663

89 446 91 678 93 904 75 667

16 986 20 457 15 810 6 971

161 908 160 018 149 080 113 301

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Labour Force Survey)

80

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Lanjutan Table Continued Table

: 4.2.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Penduduk Usia Kerja (15) Working Age Population

% Angkatan Kerja Terhadap Penduduk Usia Kerja % of Economically Active to Working Age Population (11)

(1)

(10)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 119 516 514 293 502 400 445 226 62,44 68,52 68,15 66,52 41 776 28 968 17 632 36 861 123 130 42 897 71 971 31 542 55,78 64,44 62,86 68,67 79,26 77,54 66,84 64,77

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Labour Force Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

81

POPULATION AND EMPLOYMENT
Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Pendidikan dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu Population 15 Years of Age and Education and Type of Activity During the Previous Week. Tahun / Year 2006 - 2009 Angkatan Kerja Economically Active Pendidikan/ Education Bekerja
Employment (1) (2) % Bekerja Terhadap Angkatan Kerja % of Working to Economically Active (5)

Tabel : 4.2.4. Table

Pengangguran Unemployment
(3)

Jumlah Total Kol (2)+(3)
(4)

1. Tidak/Belum Pernah Sekolah 2. Tidak/Belum Tamat SD 3. Sekolah Dasar 4. S L T P Umum 5. S L T P Kejuruan 6. S L T A Umum 7. S L T A Kejuruan 8. Diploma I/II 9. Akademi/Diploma III 10. Universitas Papua Barat 2009 2008 2007 2005

42 012 58 178 66 309 48 848 5 297 51 368 25 710 3 914 5 894 18 229 325 759 316 193 268 117 280 706

0 1 825 2 251 3 844 471 8 910 5 499 222 928 2 676 26 626 26 189 28 029 31 770

42 012 60 003 68 560 52 692 5 768 60 278 31 209 4 136 6 822 20 905 352 385 342 382 296 146 312 476

100,00 96,96 96,72 92,70 91,83 85,22 82,38 94,63 86,40 87,20 92,44 92,35 90,54 89,83

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009National Labour Force Survey)

82

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Lanjutan Table Continued Table

: 4.2.4.

Golongan Umur Age Group

Bukan Angkatan Kerja Not Economically Active
(6)

Penduduk Usia Kerja (15) Working Age Population
(7)

% Angkatan Kerja Terhadap Penduduk Usia Kerja % of Economically Active to Working Age Population

(1)

(8)

1. Tidak/Belum Pernah Sekolah 2. Tidak/Belum Tamat SD 3. Sekolah Dasar 4. S L T P Umum 5. S L T P Kejuruan 6. S L T A Umum 7. S L T A Kejuruan 8. Diploma I/II 9. Akademi/Diploma III 10. Universitas

4 174 29 565 38 031 43 636 3 208 29 988 11 298 207 489 1 312

46 186 89 568 106 591 96 328 8 976 90 266 42 507 4 343 7 311 22 217

90,96 66,99 64,32 54,70 64,26 66,78 73,42 95,23 93,31 94,10

Papua Barat 2009 2008 2007 2006

161 908 160 018 149 080 123 553

514 293 502 400 445 226 436 019

68,52 68,15 66,52 71,66

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Labour Force Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

83

POPULATION AND EMPLOYMENT

Tabel : 4.2.5. Table

Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas yang Bekerja menurut Lapangan Pekerjaan Utama Population 15 Years of Age and Over Who Worked During the Previous Week by Main Industry Tahun / Year 2007 - 2009

Lapangan Pekerjaan Utama Main Industry

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

1. 2. 3.

4.

Pertanian, Kehutanan, Perburuan dan Perikanan/Agriculture,Forestry, Hunting and Fishery Jasa Kemasyarakatan/Community, Social dan Personal Services Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel/Wholesale Trade, Retail Trade, Restaurants and Hotel Lainnya(Industry Pengolahan, Pertambangan dan Penggalian, Listrik, Gas dan Air, Bangunan, Angkutan, Pergudangan dan Komunikasi, Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah, dan Jasa Perusahaan)/Others(Manufacturing Industry, Mining and Quarrying, electricity, Gas and Water, Contruction, Transportation, Storage and Communication, Financing, Insurance, Real Estate and Bussines Services) Total

149 305 (55,69) 35 943 (13,41) 32 020 (11,94)

185 896 (58,79) 44 068 (13,94) 30 685 (9,70)

184 368 (56,60) 51 754 (15,89) 33 843 (10,39)

50 849 (18,97)

55 544 (17,57)

55 794 (17,13)

268 117

316 189

325 759

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Labour Force Survey)

84

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Banyaknya Pencari Kerja, Kesempatan Kerja, dan Penempatan Pencari Kerja yang Terdaftar Menurut Kabupaten/Kota Number of Job Seekers, Job Vacancies and Placement of Job Seekers Registered by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009

Tabel : 4.2.6. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Pencari Kerja yang Terdaftar Job Seekers Registered
(2)

Kesempatan Kerja yang Terdaftar Registered Job Vacancies
(3)

Penempatan Pencari Kerja Placement of Job Seekers
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 16 265 47 892 40 662 42 366 922 3 733 3 558 3 517 724 3 311 3 558 3 517 3 498 2 573 1 268 2 635 11 578 3 501 6 574 1 211 466 201 318 628 417 214 358 209 460 199 305 477 402 209 349 186

Sumber : Dinas Kependudukan dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Barat Source : Residence and Manpower Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

85

POPULATION AND EMPLOYMENT
Tabel : 4.2.7. Table Jumlah Perusahaan dan Tenagakerja Menurut Kabupaten/Kota Number of Establishment and Employees by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Perusahaan Establishment (2)

Tenaga Kerja/ Number of Employees WNI/ Indonesians Pria Male (3) Wanita Female (4) Jumlah Total (5) WNA/ Foreigner Pria Male (6) Wanita Female (7) Jumlah Total (8)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
865 2 878 1 813 1 456 26 122 87 578 55 101 33 800 7 620 16 050 10 426 10 643 33 742 103 628 65 527 44 443 28 329 6 348 216 6 28 30 165 34 347 6 378 381 235 165 57 155 592 249 428 132 7 151 5 021 2 235 8 717 15 106 6 185 12 224 4 817 1 210 920 417 518 864 1 288 2 387 826 8 361 5 941 2 652 9 235 15 970 7 473 14 611 5 643 9 2 2 236 10 5 22 15 3 0 0 7 2 2 5 3 12 2 2 247 12 7 27 18

Sumber : Dinas Kependudukan dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Barat Source : Residence and Manpower Office of Papua Barat Province

86

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Jumlah Tenaga Kerja Terampil yang Dilatih melalui Sarana di Lingkungan Dinas Menurut Kabupaten/Kota Skilled Employee Trained by Regional Office of The Manpower Department by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009

Tabel : 4.2.8. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Jumlah Siswa yang Dilatih Trainees
(2)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
Sumber : Dinas Kependudukan dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Barat Source : Residence and Manpower Office of Papua Barat Province

192 80 64 96 340 32 138 124

1 128 2 194 1 444 625

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

87

POPULATION AND EMPLOYMENT
Jumlah Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten & Kota se-Provinsi Papua Barat Number of Civil Servant in Provincial Regional, Regency, and Municipality of Papua Barat Province Tahun / Year 2006 – 2009

Tabel Table : 4.2.9.

Jumlah/ Total Unit Kerja/ Activity Unit 2006
(1) (2)

2007
(3)

2008
(4)

2009
(5)

% Jumlah PNS Tahun 2009
(6)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat b. PEMDA Kabupaten/ 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat c. PEMDA Kota 71. Kota Sorong

130

851

...

1 149

...

3 135 556 433 322 5 943 807 4 642 505

3 227 596 656 840 4 866 1 228 4 334 951

... ... ... ... ... ... ... ...

... ... ... ... ... ... ... ...

... ... ... ... ... ... ... ...

3 787

2 995

...

...

...

Jumlah/ Total

20 260

20 544

1 149

Sumber : Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional IX Provinsi Papua Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

88

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Tabel : 4.2.10. Table Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah menurut Golongan Number of Civil Servant by Hierarchy Tahun / Year 2007 - 2009

Golongan/ Hierarchy Unit Kerja/ Activity Unit I/a (1) a. PEMDA Provinsi Papua Barat b. PEMDA Kabupaten 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat c. PEMDA Kota 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … 2 … 33 … … 70 … 7 … 241 … 2 … 140 … 11 … 484 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … (2) 2 I/b (3) I/c (4) 7 I/d (5) 2 Jlh Total (6) 11

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

89

POPULATION AND EMPLOYMENT
Lanjutan Tabel : 4.2.10. Continued Table

Golongan/ Hierarchy Unit Kerja/ Activity Unit II/a
(1) (7)

II/b
(8)

II/c
(9)

II/d
(10)

Jlh Total
(11)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat b. PEMDA Kabupaten 01. Fakfak 02. Kaimana 03 Teluk Wondama

137

96

60

21

314

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat c. PEMDA Kota 71. Kota Sorong

Papua Barat 2009 2008 2007

137 … 2 428

96 … 1 889

60 … 1 903

21 … 1 653

314 … 7 873

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

90

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Lanjutan Tabel Continued Table 4.2.10.

Golongan/ Hierarchy Unit Kerja/ Activity Unit III/a
(1) (12)

III/b
(13)

III/c
(14)

III/d
(15)

Jlh Total
(16)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat b. PEMDA Kabupaten 01. Fakfak 02. Kaimana 03 Teluk Wondama

311

121

135

99

666

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat c. PEMDA Kota 71. Kota Sorong

Papua Barat 2009 2008 2007

311 … 3 125

121 … 2 309

135 … 2 258

99 … 2 026

666 … 9 718

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

91

POPULATION AND EMPLOYMENT
Lanjutan Tabel : 4.2.10. Continued Table

Golongan/ Hierarchy Unit Kerja/ Activity Unit IV/a
(1) (17)

IV/b
(18)

IV/c
(19)

IV/d
(20)

IV/e
(21)

Jlh Total
(22)

Jlh Total
(23)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat b. PEMDA Kabupaten 01. Fakfak 02. Kaimana 03 Teluk Wondama

97

43

15

3

-

158

1 149

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat c. PEMDA Kota 71. Kota Sorong

Papua Barat 2009 2008 2007

97 … 2 181

43 … 271

15 … 16

3 … 1

… -

158 … 2 469

1 149 … 20 544

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

92

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Tabel : 4.2.11. Table Banyaknya Pegawai Negeri Sipil menurut Tingkat Pendidikan Number of Civil Servant by Educational Level Tahun / Year 2007 - 2009

Tingkat Pendidikan/ Educational Level Unit Kerja/ Activity Unit SD Primary
(2)

SLTP Junior High School
(3)

SLTA Senior High School
(4)

(1)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat b. PEMDA Kabupaten 01. Fakfak 02. Kaimana 03 Teluk Wondama

5

8

338

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat c. PEMDA Kota 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

… 5 … 428

… 8 … 649

… 338 … 9 495

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

93

POPULATION AND EMPLOYMENT
Lanjutan Tabel : 4.2.11. Continued Table

Tingkat Pendidikan/ Educational Level Unit Kerja/ Activity Unit D-I
(1) (5)

D-II
(6)

D-III
(7)

D-IV
(8)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat b. PEMDA Kabupaten 01. Fakfak 02. Kaimana 03 Teluk Wondama

-

6

79

3

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat c. PEMDA Kota 71. Kota Sorong

Papua Barat 2009 2008 2007
Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

… 416

6 … 2 473

79 … 1 835

3 … 52

94

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Lanjutan Tabel : 4.2.11. Continued Table Tingkat Pendidikan Educational Level S-I
(1) (9)

Unit Kerja/ Activity Unit

S-II
(10)

S-III
(11)

Jumlah Total
(12)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat b. PEMDA Kabupaten 01. Fakfak 02. Kaimana 03 Teluk Wondama

632

78

-

710

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat c. PEMDA Kota 71. Kota Sorong

Papua Barat 2007 2006 2007

632 … 4 931

78 … 265

… -

710 … 20 544

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

95

POPULATION AND EMPLOYMENT
Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Dirinci Menurut Jenis Kelamin Number of Civil Servant by Sex Tahun / Year 2009

Tabel : 4.2.12. Table

Jenis Kelamin/ Sex Unit Kerja/ Activity Unit Laki-laki Male
(1) (2)

Perempuan Female
(3)

Jumlah Total
(4)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat b. PEMDA Kabupaten 01. Fakfak 02. Kaimana 03 Teluk Wondama

662

189

851

2 068 374 476 589 3 300 797 2 892 665

1 159 222 180 251 1 566 431 1 442 286

3 227 596 656 840 4 866 1 228 4 334 951

04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat c. PEMDA Kota 71. Kota Sorong

1 413

1 582

2 995

Papua Barat
Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua Source: State Personnel Board Regional IX Papua Province

13 236

7 308

20 544

96

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Persentase Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Hasil Pemilu 2009 Menurut Fraksi Proportion of Membership of Regional Parliament as the Results of 2003 General Election by Faction Tahun / Year 2006 – 2009

Tabel : 4.2.13. Table

Nama Fraksi/ Fraction Name

Anggota Members (Orang)
(2)

Persentase Proportion

(1)

(3)

1. Fraksi Golkar 2. Fraksi Demokrasi Bersatu 3. Fraksi PDIP 4. Fraksi PAN 5. Fraksi Bintang KPK 6. Fraksi Kedaulatan Rakyat

9 6 8 6 6 9

20.45 13.64 18.18 13.64 13.64 20.45

Papua Barat

2009 2008 2007 2006

44 34 34 35

100,00 100,00 100,00 80,00

Sumber : Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat Source: Parliament Secretariat of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

97

POPULATION AND EMPLOYMENT

Tabel : 4.2.14. Table

Banyaknya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut Fraksi dan Jenis Kelamin Number of Regional Parliament by Faction and Sex Tahun / Year 2008 - 2009

Nama Fraksi/ Fraction Name

Laki-laki Male
(2)

Perempuan Female
(3)

Jumlah Total
(4)

(1)

1. Fraksi Golkar 2. Fraksi Demokrasi Bersatu 3. Fraksi PDIP 4. Fraksi PAN 5. Fraksi Bintang KPK 6. Fraksi Kedaulatan Rakyat

8 4 8 6 5 6

1 2 1 3

9 6 8 6 6 9

Papua Barat

2009

37

7

44

2008

30

4

34

Sumber : Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat Source : Parliament Secretariat of Papua Barat Province

98

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN
Banyaknya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Menurut Daerah Pemilihan dan Jenis Kelamin Number of Regional Parliament by Constituency and Sex Tahun / Year 2008 - 2009

Tabel : 4.2.15. Table

Daerah Pemilihan Constituency
(1)

Laki-laki Male
(2)

Perempuan Female
(3)

Jumlah Total
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong
9 2 11

5 3 2 9 3 3 3 1

1 1 3 -

5 4 3 12 3 3 3 1

Papua Barat

2009

37

7

44

2008

30

4

34

Sumber : Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat Source : Parliament Secretariat of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

99

POPULATION AND EMPLOYMENT
Jumlah Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat menurut Jenis Produk yang Dihasilkan Number of Regional Parliament Decision of Papua Barat Province by Product Type Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 4.2.16. Table

Jenis Produk/ Product Type

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1. Keputusan DPRD 2. Persetujuan PEMDA 3. Keputusan Pimpinan DPRD 4. Keputusan Panitia Musyawarah 5. Keputusan Panitia Anggaran 6. Keputusan Panitia Khusus 7. Nota Kesepakatan 8. Pernyataan Sikap

36 5 2 4 1 3

22 14 4 3 1

10 13 6 4 2 1 1

6 2 6 3 3 1 1

10 13 2 4

Jumlah/ Total

51

44

36

22

29

Sumber : Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat Source : Parliament Secretariat of Papua Barat Province

100

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL

5.1. PENDIDIKAN/ EDUCATION

PENJELASAN TEKNIS 1. Tidak/belum pernah sekolah adalah mereka yang tidak pernah atau belum pernah terdaftar dan tidak pernah atau belum pernah aktif mengikuti pendidikan di suatu jenjang pendidikan formal. 1.

TECHNICAL NOTES Not/never attending school is someone who has never attended or never been registered in a formal education, such as primary, secondary and tertiary education. Those who just completed kindergarten are considered as never attended school. Attending school is someone who is currently attending primary, secondary or tertiary education.

2.

Masih bersekolah adalah mereka yang terdaftar dan aktif mengikuti pendidikan di suatu jenjang pendidikan formal, baik pendidikan dasar, menengah maupun pendidikan tinggi. Bagi mahasiswa yang sedang cuti dianggap masih bersekolah. Tidak bersekolah lagi adalah

2.

3.

3.

mereka yang pernah terdaftar dan aktif mengikuti pendidikan di suatu jenjang pendidikan formal, tetapi pada saat pencacahan tidak lagi terdaftar dan tidak aktif mengikuti pendidikan.

Not Attending school anymore is someone who is not currently attending school.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

103

SOCIAL

4.

Tamat

sekolah pelajaran

adalah yang

4.

Completed particular level of education is someone who has completed particular level of

menyelesaikan

ditandai dengan lulus ujian akhir pada kelas atau tingkat terakhir suatu jenjang pendidikan di sekolah negeri maupun swasta dengan

education in private or public school by owning certificate.

mendapatkan tanda tamat belajar/ ijazah. Seseorang yang belum

mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi tetapi telah mengikuti ujian akhir dan lulus dianggap tamat sekolah. 5. Able to read and write is the ability to read and write at least a simple sentence.

5.

Dapat

membaca

dan

menulis

artinya dapat membaca dan menulis kata-kata/kalimat sederhana dengan suatu aksara tertentu. 6.

6.

Sekolah adalah lembaga pendidikan formal yang dimulai dari

School is an education institution starting from primary, secondary and tertiary education. The

pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Pendidikan yang dicatat adalah pendidikan formal berdasar kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, termasuk pendidikan

education data recorded in the survey covering data on formal education based on the

curriculum set up by Ministry of National Education including

yang diselenggarakan oleh pondok
104

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
pesantren dengan memakai education carried out by Muslim Boarding Pesantren) School (Pondok the

kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, Ibtidaiyah seperti (MI), Madrasah Madrasah

implementing

Ministry of National Education curriculum, such as Madrasah Ibtidaiyah (Islamic Primary

Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Pondok

pesantren/madrasah diniyah adalah sekolah kurikulum yang tidak memakai Departemen

School), Madrasah Tsanawiyah (Islamic Junior High School), and Madrasah Aliyah (Islamic Senior High School). Pondok diniyah

dari

Pendidikan Nasional.

pesantren/madrasah

(Islamic boarding school/Islamic school) is school which does not implement curriculum from the Ministry of National Education.

7.

Madrasah

Ibtidaiyah

adalah

7.

Madrasah Ibtidaiyah is Islamic school at primary education.

lembaga pendidikan berciri khas Islam pada jenjang Sekolah Dasar. Madrasah Tsanawiyah adalah

Madrasah Tsanawiyah is Islamic school at lower secondary

lembaga pendidikan berciri khas Islam pada jenjang Pertama, Sekolah Madrasah

education and Madrasah Aliyah is Islamic School at higher

Menengah

secondary education (SMA).

Aliyah adalah lembaga pendidikan berciri khas Islam pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

105

SOCIAL
8. Rumah Sakit adalah dan biasanya tempat 8. Hospital is a place for health check, supervised personnel. usually by controlled/ doctors/medical in this

pemeriksaan kesehatan,

perawatan berada di

bawah pengawasan dokter/tenaga medis, khusus perawatan jantung. termasuk seperti rumah rumah dan sakit sakit RS

Including

category are special hospitals such Lung Hospital and Coronary Hospital.

paruparu

9.

Poliklinik

adalah

tempat

9.

Polyclinic is a place for health check and consultation usually under the control of

pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan

doctor/medical personnel without in-patient facilities, excluding

dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di

clinic located in the public health centre (Puskesmas)/hospital. In the case of polyclinic that

puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan menginap, tempat tetap perawatan digolongkan

provides in-patient facilities due to a special reason, it remains to be classified as a polyclinic (not hospital).

kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).

10. Puskesmas

(Pusat

Kesehatan

10. Public Health Centre (PHC) is a health centre provided by the government that is responsible for the delivery of health services to the community at the sub-district

Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap

pelayanan kesehatan masyarakat
106

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas level, part of subdistrict or

villages (e.g. in DKI Jakarta). Officials in the PHC as scheduled can provide health services in their working areas in the effort of closing their services to the community through Mobile PHC program.

sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat wilayah mendekatkan masyarakat. tertentu kerjanya, pelayanan dalam untuk dengan

11. Puskesmas

Pembantu

(Pustu)

11. Subsidiary Public Health Centre is a health facility that assists the Public Health Centre in its part of working area. In several regions, health check points (Balai

yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu

kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah berubah walaupun balai pengobatan menjadi nama telah Pustu masih

Pengobatan) has changes their status into Subsidiary Public

fungsi papan

Health Centre, although their sign written in the board remains unchanged.

tertulis balai pengobatan.

12. Imunisasi

adalah

memasukkan

12. Immunization

is

putting

kuman atau racun penyakit tertentu yang sudah dilemahkan (vaksin) ke dalam tubuh dengan cara disuntik atau diminum (diteteskan dalam mulut) dengan maksud agar terjadi

enervated microbe of a certain disease into human body by injection or drinking (dropping into mouth) to make the body immune to that disease.
107

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOCIAL
kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut.

13. Keluhan

kesehatan

adalah

13. Health Complaint is a condition where a person has health or mental problems because of acute illness, chronically illness,

keadaan seseorang yang mengalami gangguan kesehatan atau kejiwaan, baik karena penyakit akut, penyakit kronis, kecelakaan, kriminal atau hal lain.

accident, crimes, or others.

14. Mengobati sendiri adalah upaya oleh art/keluarga pengobatan dengan sendiri

14. Self Treatment is an effort of household members/family to have a health treatment by themselves without visiting health facilities or a doctor/health personnel (for instance, by taking modern

melakukan

tanpa datang ke tempat fasilitas kesehatan dokter/petugas rumahnya (misal atau memanggil ke obat

kesehatan minum

medicine, herb medicine, chief with a coin, compress, cupping suction, massage) in order to recover from illness or reduce the health complaint.

modern, jamu, kerokan, kompres, kop, pijat) agar sembuh atau

menjadi

lebih

ringan

keluhan

kesehatannya.

15. Luas lantai adalah luas lantai yang ditempatkan dan digunakan untuk keperluan sehari-hari.

15. Floor area is the total area which is occupied and utilized daily.

108

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
16. Air leding adalah sumber air yang berasal dari air yang telah diproses menjadi jernih sebelum dialirkan kepada konsumen melalui instalasi berupa saluran air. Sumber air ini biasanya diusahakan oleh 16. Pipe water is refined water by water refinery

distributed company.

PAM/PDAM/BPAM.

17. Status tempat

penguasaan tinggal

bangunan sendiri

17. Own ownership property status is a status of dwelling occupied belongs to the head of household or one of the household member. Houses bought through bank

milik

adalah jika tempat tinggal tersebut pada waktu pencacahan betul-betul sudah milik KRT atau salah

seorang ART. Rumah yang dibeli secara angsuran melalui kredit bank atau rumah dengan status sewa beli dianggap rumah milik sendiri.

credit or houses with leasing status were also categorized as an own property.

18. Bencana Alam: Bencana alam adalah peristiwa alam yang

18. Natural

Disaster:

Natural

disaster is a natural phenomenon leading to misery, damages or detriment, and financial loss, as well as the suffering of people. Not including in this category is disaster from plant microbe or outbreak

menimbulkan

kesengsaraan,

kerusakan alam dan lingkungan, serta mengakibatkan kesengsaraan, kerugian, dan penderitaan pada penduduk. Tidak termasuk bencana yang disebabkan karena hama

tanaman atau wabah.
Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010
109

SOCIAL

19. Badan pertama

Pusat kali

Statistik

(BPS)

19. BPS measured poverty incidence for the first time in 1984. The measurement covered the period of 1976-1981. Basic data used to measure poverty were obtained from the results of the National Socio Economic Survey (Susenas) - Consumption Module. Since then BPS routinely released the figures of poverty incidence once every three years which were presented by urban and rural areas.

melakukan jumlah dan

penghitungan

persentase penduduk miskin pada tahun 1984. Penghitungan jumlah dan persentase penduduk miskin mencakup periode 1976-1981. Data dasar yang digunakan adalah Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Modul Konsumsi. Sejak itu, setiap tiga tahun sekali BPS secara rutin mengeluarkan data jumlah dan persentase penduduk miskin yang disajikan menurut daerah perkotaan dan perdesaan.

20. Sejak tahun 2003, BPS secara rutin mengeluarkan data jumlah dan persentase penduduk miskin setiap tahun. Hal ini bisa terwujud karena sejak tahun 2003 BPS

20. BPS has started to release the figures of poverty incidence

annually since 2003. This could be realized because BPS Statistics Indonesia has started to collect panel data in the implementation of Susenas-Consumption Module every February or March.

mengumpulkan data Susenas Panel Modul Konsumsi setiap bulan

Februari atau Maret.

110

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
21. Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs pendekatan dipandang approach). ini, sebagai Dengan kemiskinan ketidak21. To measure poverty, BPS has used the concept of basic needs

approach. Therefore, poverty is viewed as economic inability to fulfill food and non-food basic needs which are measured by consumption/expenditure. method used is The

mampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar

calculating

makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

poverty line, which consists of two components that are Food Poverty Line (FPL) and Non-Food

Metode yang digunakan adalah menghitung (GK), yang Garis terdiri Kemiskinan dari dua

Poverty Line (NFPL). The poverty line was calculated separately for urban and rural areas.

komponen yaitu Garis Kemiskinan Makanan Kemiskinan (GKNM). Kemiskinan (GKM) dan Garis

Non-Makanan Penghitungan dilakukan Garis secara

terpisah untuk daerah perkotaan dan perdesaan.

22. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata

22. A person whose expenditure per capita per month is below the poverty line is considered to be poor.

pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

111

SOCIAL
23. Garis kemiskinan makanan (GKM) merupakan nilai pengeluaran 23. The Food Poverty Line refers to the daily minimum requirement of 2,100 kcal per capita per day. The Non-Food overty Line refers to the minimum requirement for household necessities for clothing, education, health, and other basic individual needs.

kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kkalori per kapita perhari. Garis

kemiskinan non-makanan (GKNM) adalah kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

24. Sejak Desember 1998 digunakan standar kemiskinan baru yang

24. A

new standard to measure

poverty has been adopted since December 1998. This new

merupakan penyempurnaan standar yang lama. Penyempurnaan standar ini meliputi perluasan cakupan komoditi yang diperhitungkan

standard was the revision of the old standard. The revised

standard included the extension of the commodity coverage to be accounted in estimating the

dalam kebutuhan dasar. Disamping itu penyempurnaan juga dilakukan dengan keterbandingan (provinsi serta mempertimbangkan antar daerah perkotaan-

minimum basic needs. The new standard was also improved in its regional comparability, by using the reference population of the same real income (expenditure) class across regions so that it is also comparable over time. The revised poverty standard hopefully

perdesaan) dan antar waktu yang disebabkan oleh adanya perbedaan tingkat harga antar daerah yaitu dengan cara melakukan standarisasi harga terhadap harga
112

di

DKI

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Jakarta. Penyempurnaan standar was able to measure the incidence of poverty more realistically.

kemiskinan ini diharapkan dapat mengukur tingkat kemiskinan

secara lebih realistis.

25. Ukuran Kemiskinan a. Head Count Index (HCI-P0) adalah persentase penduduk miskin yang berada di bawah Garis Kemiskinan (GK). b. Indeks Kedalaman Kemiskinan (Poverty merupakan kesenjangan Gap ukuran Index-P1) rata-rata pengeluaran

25. Poverty Measures a. Head Count Index (HCI-P0) simply measures the percentage of the population that is counted as poor, often denoted by P0. b. Poverty Gap Index-P1 measures the extent to which individuals fall below the

masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan.

poverty line (the poverty gaps) as a proportion of the poverty line. Higher value of the index shows that the gap between average expenditure of the poor and the poverty line is wider.

Semakin tinggi nilai indeks, semakin jauh ratarata

pengeluaran penduduk dari garis kemiskinan. c. Indeks Keparahan Kemiskinan (Poverty Severity Index-P2) c.

memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran diantara penduduk tinggi nilai miskin. indeks, Semakin semakin

Poverty

Severity

Index-P2

describes inequality among the poor. This is simply a weighted sum of poverty gaps (as a proportion of the poverty line),
113

tinggi ketimpangan pengeluaran
Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOCIAL
diantara penduduk miskin. where the weights are the proportionate themselves. squaring the poverty Hence, poverty gaps by gap

index, the measure implicitly puts more weight on

observations that fall well below the poverty line. Higher value of the index shows that inequality among the poor is higher.

Foster-Greer-Thorbecke

(1984)

Foster-Greer-Thorbecke

(1984)

merumuskan suatu ukuran yang digunakan untuk mengukur tingkat kemiskinan sebagai berikut: 𝑞

developed poverty measures that may be written as:

1 𝑃 = 𝛼 𝑛 𝑖

=1 𝑧

− 𝑦𝑖 𝑧 𝛼

1 𝑃 = 𝛼 𝑛 𝑞 𝑖

=1 𝑧

− 𝑦𝑖 𝑧 𝛼

dimana: a = 0, 1, 2 z = Garis kemiskinan yi = Rata-rata pengeluaran

where: a = 0, 1, 2 z = the poverty line yi = Average expenditure per capita per month of the poor (i=1,2,…,q), yi < z

perkapita sebulan penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan

114

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
(i=1,2,…,q), yi < z q = Banyaknya penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan n = Jumlah penduduk Jika a=0, diperoleh Head Count Index (P0), jika a=1 diperoleh Indeks kedalaman kemiskinan (Poverty Gap Index-P1) dan jika a=2 disebut Indeks (Poverty keparahan Severity kemiskinan Index-P2). q = the number of poor n = the total population a=0 is Head Count Index (P0), a=1 is Poverty Gap Index-P1 and a=2 is Poverty Severity Index- P2 .

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

115

SOCIAL

116

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Gambar/ Figure: 5.1 Angka Melek Huruf Penduduk 15 Tahun ke Atas menurut Jenis Kelamin Literacy Rate of Population 15 Years of Age and Over by Sex Tahun / Year 2007-2009

95.57

92.69

93.01 92.15 92.34

90.32

90.13

88.35 87.86

2007

2008

2009

Laki-laki

Perempuan

Laki-laki+Perempuan

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

117

SOCIAL

118

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Gambar/ Figure: 5.2 Banyaknya Puskesmas dan Puskesmas Pembantu menurut Kabupaten/Kota Number of Community Health Centre and Support Community Health Centre by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Puskesmas

Puskesmas Pembantu

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

119

SOCIAL

120

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Gambar/ Figure: 5.3 Persentase Penduduk menurut Agama Proportion of Population by Religion Tahun / Year 2009

Islam, 42.27

Kristen Protestan, 47.27

Budha, 0.12 Hindu, 0.22

Kristen Katholik, 10.12

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

121

SOCIAL

122

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Gambar/ Figure: 5.4 Indeks Pembangunan Manusia menurut Kabupaten/Kota Human Development Index by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Papua Barat (68.58)
49.12

Tambrauw Raja Ampat Maybrat Teluk Wondama Teluk Bintuni Sorong Selatan Manokwari Sorong Kaimana Fakfak

64.08

64.89

65.27

65.65

66.09

66.20

68.16

69.80

70.80

76.84

Kota Sorong 40 45 50 55 60 65 70 75 80

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

123

SOCIAL

124

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Gambar/ Figure: 5.5 Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin Number and Percentageof Poor People Tahun / Year 2007-2010
300

266.80 256.84 250 246.50 256.25

200

150

100

50

39.31

35.12

35.71

34.88

0

Maret 2007

Maret 2008

Maret 2009

Maret 2010

Jumlah Penduduk Miskin (ribu)

Persentase Penduduk Miskin

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

125

SOCIAL

126

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Gambar/ Figure: 5.6 Persentase Rumahtangga menurut Jenis Atap Terluas Proportion of Household by Primary Construction Material of the Roof Tahun / Year 2009

85.29 %

0.39 % 1.96 % 1.24 %

6.4 %

4.72 %

Beton

Genteng

Kayu sirap

Seng

Ijuk/Rumbia

Lainnya

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

127

SOCIAL

128

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL

5.1. PENDIDIKAN/ EDUCATION
Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Ratio Murid pada Taman Kanak-kanak menurut Kabupaten/Kota Number of School, Teachers, Students, and Students Ratio of Kindergarten by Regency/Municipality Tahun / Years 2008 - 2009 Rasio Murid Terhadap Students Ratio to Sekolah Schools
(5)

Table : 5.1.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Sekolah Schools
(2)

Guru Teachers
(3)

Murid Students
(4)

Guru Teachers
(6)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 38 148 163 489 2 816 7 882 74,11 52,26 17,28 16,12 42 9 4 39 … 10 6 147 35 14 108 … 22 1 690 756 189 2 081 … 350 40,23 84,00 47,25 53,36 … 58,33 11,50 21,60 13,50 19,27 … 15,91

2008

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Source: Education Service Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

129

SOCIAL
Banyaknya Sekolah, Guru, dan Murid, dan Rasio Murid pada Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah menurut Kabupaten/Kota Number of Schools, Teachers, Students, and Students Ratio of Primary School/Islamic Primary School by Regency/Municipality Tahun / Years 2007- 2009 Rasio Murid Terhadap Students Ratio to Sekolah Schools
(5)

Table : 5.1.2. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sekolah Schools
(2)

Guru Teachers
(3)

Murid Students
(4)

Guru Teachers
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 76 853 … … 1 139 4 668 … … 25 332 122 502 … … 333,32 143,61 … … 22,24 26,24 … … 107 76 43 72 203 68 113 95 871 355 301 484 1 248 301 774 334 11 204 8 120 5 144 8 936 32 010 8 018 15 231 8 507 104,71 106,84 119,63 124,11 157,68 117,91 134,79 89,54 12,86 22,87 17,09 18,46 25,65 26,64 19,68 25,47

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Source: Education Service Office of Papua Barat Province

130

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Rasio Murid pada Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)/MTs menurut Kabupaten/Kota Number of School, Teachers, Students, and Students Ratio of General Junior High School/Islamic Junior High School by Regency/Municipality Tahun / Years 2008 - 2009 Rasio Murid Terhadap Students Ratio to Sekolah Schools
(5)

Table : 5.1.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sekolah Schools
(2)

Guru Teachers
(3)

Murid Students
(4)

Guru Teachers
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 26 197 537 2 183 10 481 37 616 403,12 190,94 19,52 … 20 12 7 23 45 15 27 22 … 144 91 215 593 91 323 189 3 643 1 917 1 356 2 320 9 471 2 020 4 500 1 908 182,15 159,75 193,71 100,87 210,47 134,67 166,67 86,73 … 13,31 14,90 10,79 15,97 22,20 13,93 10,09

2008

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Source: Education Service Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

131

SOCIAL
Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Rasio Murid pada Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) menurut Kabupaten/Kota Number of School, Teachers, Students and Students Ratio of General Senior High Schools by Regency/Municipality Tahun / Years 2008 - 2009 Rasio Murid Terhadap Students Ratio to Sekolah Schools
(5)

Table : 5.1.4. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Sekolah Schools

Guru Teachers

Murid Students

Guru Teachers
(6)

(1)

(2)

(3)

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 17 86 451 1311 5 926 18 701 348,59 217,45 13,14 … 6 2 3 10 17 3 17 11 … 51 55 148 368 59 106 73 1 859 755 464 1 248 5 017 831 1 626 975 309,83 377,50 154,67 124,80 295,12 277,00 95,65 88,64 … 14,80 8,44 8,43 13,63 14,08 15,34 13,36

2008

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Source: Education Service Office of Papua Barat Province

132

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Rasio Murid pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menurut Kabupaten/Kota Table : 5.1.5. Table Number of School, Teachers, Students and Students Ratio of Majors Senior High Schools by Regency/Municipality Tahun / Years 2008 - 2009 Rasio Murid Terhadap Students Ratio to Sekolah Schools
(5)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sekolah Schools
(2)

Guru Teachers
(3)

Murid Students
(4)

Guru Teachers
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 10 29 297 658 4 237 9 470 42,37 326,55 14,27 … 3 3 1 6 1 4 1 … 47 18 240 14 26 16 658 665 207 2 676 237 675 115 219,33 221,67 207,00 446,00 237,00 168,75 115,00 … 14,15 11,50 11,50 16,93 25,36 7,19

2008

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Source: Education Service Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

133

SOCIAL
Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Rasio Murid pada Sekolah Madrasyah Aliyah menurut Kabupaten/Kota Table : 5.1.6. Table Number of School, Teachers, Students and Students Ratio of Islamic Senior High School by Regency/Municipality Tahun / Years 2008 - 2009 Rasio Murid Terhadap Students Ratio to Sekolah Schools
(5)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sekolah Schools
(2)

Guru Teachers
(3)

Murid Students
(4)

Guru Teachers
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 1 3 37 78 566 983 566,00 327,67 15,30 12,60 1 1 24 17 327 90 327,00 90,00 13,63 5,29 -

2008

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Source: Education Service Office of Papua Barat Province

134

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Mahasiswa Baru, Lulusan dan Mahasiswa Drop Out pada Universitas Negeri Papua menurut Fakultas Number of New Student, Fresh Graduate, and Drop Out of Papua University State Colleges by Faculty Tahun / Years 2006 - 2009

Table : 5.1.7. Table

Fakultas/ Faculty

Mahasiswa Baru New Student
(2)

Lulusan Fresh Graduate S.1
(3)

DO Drop Out

S.0
(4) (5)

(1)

1. Pertanian dan Teknologi 2. Peternakan Perikanan dan Kelautan 3. MIPA 4. Kehutanan 5. Ekonomi 6. Sastra Jumlah 2009 2008 2007 2006
Sumber : Universitas Negeri Papua Source : University State of Papua

178 155 278 252 103 89 1 055 1 670 … …

22 22 24 29 12 2 111 268 270 …

16 3 35 11 65 193 108 …

… … …

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

135

SOCIAL
Banyaknya Pengajar pada Universitas Negeri Papua menurut Fakultas dan Status Pengajar Number of Lectures of Papua University State by Faculty and Lecture’s Status Tahun / Years 2006 - 2009

Table : 5.1.8. Table

Pengajar Tetap Fakultas/ Faculty S1
(1) (2)

Pengajar Tidak Tetap Part Time S1
(5)

Jumlah Total
(8)

S2
(3)

S3
(4)

S2
(6)

S3
(7)

1. Pertanian dan Teknologi 2. Peternakan, Perikanan dan Kelautan 3. MIPA

53

58

13

106

149

16

395

35

45

12

72

23

4

191

58

30

1

24

42

2

157

4. Kehutanan

47

32

3

41

31

0

154

5. Ekonomi

29

15

0

8

8

3

63

6. Sastra Jumlah 2009 2008 2007 2006

24 246 234 ... 202

13 193 190 … 176

0 29 20 … 19

5 256 30 ... 122

2 255 23 … 81

0 25 … 8

44 1 004 497 … 608

Sumber : Universitas Negeri Papua Source : University State of Papua

136

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Mahasiswa pada Universitas Negeri Papua menurut Fakultas dan Jenis Kelamin Number of Students of Papua University State by Faculty and Sex Tahun / Years 2007 - 2009

Table : 5.1.9. Table

Fakultas/ Faculty

Laki-Laki Male

Perempuan Female

Jumlah Total

(1)

(2)

(3)

(4)

1. Pertanian dan Teknologi 2. Peternakan Perikanan dan Kelautan 3. MIPA

399

351

750

429

269

698

565

403

968

4. Kehutanan

540

245

785

5. Ekonomi

204

177

381

6. Sastra

112

182

294

Papua Barat

2009 2008r 2007r

2 249 2 073 2 110

1 627 1 514 1 499

3 876 3 587 3 609

Sumber : Universitas Negeri Papua Source : University State of Papua

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

137

SOCIAL
Banyaknya Mahasiswa Baru, Lulusan dan Mahasiswa Drop Out pada STIE Maheisa menurut Fakultas Table : 5.1.10. Table Number of New Student, Fresh Graduate, and Drop Out of STIE Maheisa University by Faculty Tahun / Years 2007 - 2009

Program Studi/ Studies Programme

Mahasiswa Baru New Student

Lulusan Fresh Graduate Cuti S.1
(3)

DO Drop Out

S.0
(4) (5) (6)

(1)

(2)

1.

Manajemen Keuangan

176

148

-

28

4

2.

Akuntansi

48

-

35

1

-

Jumlah

2009

224

148

35

29

4

2008

915

334

50

2007
Sumber : STIE Maheisa Source : STIE Maheisa

244

271

25

138

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Pengajar pada STIE Maheisa menurut Fakultas dan Status Pengajar Number of Lectures of STIE Maheisa University State by Faculty and Lecture’s Status Tahun / Years 2007 - 2009

Table : 5.1.11. Table

Pengajar Tetap Fakultas/ Faculty S1
(1) (2)

Pengajar Tidak Tetap Part Time Jumlah Total

S2
(3)

S3
(4)

S1
(5)

S2
(6)

S3
(7) (8)

1. Manajemen Keuangan

20

6

0

8

6

4

44

2. Akuntansi

7

0

0

1

0

0

8

Papua Barat

2009

27

6

0

9

6

4

52

2008

27

6

-

12

2

8

55

2007
Sumber : STIE Maheisa Source : STIE Maheisa

26

6

-

14

2

4

52

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

139

SOCIAL
Banyaknya Mahasiswa Baru pada STIE Maheisa menurut Fakultas dan Jenis Kelamin Number of New Students of STIE Maheisa University State by Faculties and Sex Tahun / Years 2007 - 2009

Table : 5.1.12. Table

Fakultas/ Faculty

Laki-Laki Male

Perempuan Female

Jumlah Total

(1)

(2)

(3)

(4)

1.

Manajemen Keuangan

91

85

176

2.

Akuntansi

28

20

48

Papua Barat

2009

119

105

224

2008

188

186

374

2007
Sumber : STIE Maheisa Source : STIE Maheisa

147

97

244

140

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL

Table Table : 5.1.13.

Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan Status Pendidikan Proportion of Population 10 Years of Age and Over by Regency/ Municipality and Education Status

Tahun / Years 2008 - 2009

Masih Sekolah/ School Kabupaten/Kota Regency/Municipality Tidak/Belum Pernah Sekolah Not Schooling
(2)

SD/MI Primary School
(3)

SLTP Elementary School
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 4,31 9,45 16,28 18,77 5,30 4,48 7,76 8,19 9,71 13,50 13,15 9,48 11,62 8,56 17,50 21,04 26,98 21,03 17,67 22,01 19,05 20,74 4,67 2,94 4,12 5,59 5,30 3,01 2,72 3,94

2008

7,03

12,15

5,83

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

141

SOCIAL
Lanjutan Table Continued Table

: 5.1.13.

Masih Sekolah/ School Kabupaten/Kota Regency/Municipality SMU/SMK/MA High School
(5)

Perguruan Tinggi University
(6)

Tidak Bersekolah Lagi Not Attending School
(7)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 3,54 1,73 68,83 4,67 3,83 2,32 1,68 6,02 2,32 3,44 6,91 1,53 0,04 0,21 0,38 2,84 0,55 0,57 0,14 63,86 63,95 56,66 57,81 55,02 62,63 62,60 59,70

Papua Barat

2009

4,16

1,40

61,74

2008

4,99

1,28

68,72

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

142

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan Ijasah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Proportion of Population 10 Years of Age and Over by Regency/Municipality and Certificate of Attainment Obtained Tahun / Years 2008 - 2009 Tidak Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Mempunyai Ijasah Not Have Certificate of Attainment Obtained (2)

Table Table

: 5.1.14.

SD/MI Primary School
(3)

SLTP/MTs Junior High School
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 27,66 17,10 17,40 27,91 35,28 48,70 37,15 27,96 41,99 47,50 33,74 26,16 40,25 28,03 31,34 19,69 33,00 19,96 30,13 18,24 16,24 10,72 15,03 15,99 17,13 16,52 22,23

Papua Barat

2009

33,62

23,64

16,85

2008

32,84

25,68

18,16

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

143

SOCIAL
Lanjutan Table Continued Table

: 5.1.14.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

SMU/MA/SMK Senior High School
(5)

Perguruan Tinggi University

Jumlah Total

(1)

(6)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 29,23 8,61 100,00 21,95 6,53 11,10 12,97 23,18 6,19 12,30 12,26 5,75 1,70 1,45 3,51 13,18 1,69 3,73 1,64 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

Papua Barat

2009

19,08

6,82

100,00

2008

18,54

4,62

100,00

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

144

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Penduduk 15 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota, Kemampuan Membaca dan Menulis, serta Jenis Kelamin Proportion of Population 10 Years of Age and Over by Regency/Municipality, Literacy, and Sex Tahun / Years 2008 - 2009

Table : 5.1.15. Table

Laki-Laki/ Male Kabupaten/Kota Regency/Municipality Melek Huruf Literate
(2)

Perempuan/ Female Melek Huruf Literate
(4)

Buta Huruf Illiterate
(3)

Buta Huruf Illiterate
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 99.27 0.73 96.00 4.00 98.56 96.03 93.45 93.73 92.58 95.29 92.68 97.10 1.44 3.97 6.55 6.27 7.42 4.71 7.32 2.90 96.67 93.98 89.29 81.31 85.02 93.48 83.54 95.94 3.33 6.02 10.71 18.69 14.98 6.52 16.46 4.06

Papua Barat

2009

95.57

4.43

90.13

9.87

2008r

93,01

6,99

88,35

11,65

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

145

SOCIAL
Lanjutan Table Continued Table

: 5.1.15.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Laki-Laki + Perempuan Male + Female Melek Huruf Literate
(6)

Buta Huruf Illiterate
(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 97.76 2.24 97.63 94.92 91.48 88.15 88.77 94.41 88.27 96.54 2.37 5.08 8.52 11.85 11.23 5.59 11.73 3.46

Papua Barat

2009

92.94

7.06

2008r

92,15

7,85

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

146

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Partisipasi Sekolah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota Proportion of Scholl Participation of Population 5 Years of Age and Over by Regency/Municipality Tahun / Years 2008 - 2009 Partisipasi Sekolah Participation of School Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Tidak/Belum Pernah Sekolah Not Schooling (2) Masih Sekolah School (3) Tidak Bersekolah Lagi Not Attending School (4)

Table : 5.1.16. Table

Jumlah Total

(1)

(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 4,31 9,45 26,85 28,81 68,83 61,74 100,00 100,00 7,76 8,19 9,71 13,50 13,15 9,48 11,62 8,56 28,37 27,86 33,64 28,69 31,83 27,89 25,78 31,74 63,86 63,95 56,66 57,81 55,02 62,63 62,60 59,70 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

2008

7,03

24,25

68,72

100,00

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

147

SOCIAL
Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas menurut Kelompok Umur, Kemampuan Membaca dan Menulis, Proportion of Population 10 Years by Age Group and Over by Literacy Tahun / Years 2008 - 2009 Dapat Membaca dan Menulis Literate and Illiterate Kelompok Umur Age Groups Huruf Latin Latin Letter (2) 47,66 97,63 97,52 96,39 96,60 95,23 91,58 89,36 88,71 90,22 88,42 78,02 69,09 2009 76,77 Huruf Lainnya Other Letter (3) 3,76 10,10 14,79 16,16 18,51 14,52 15,96 16,21 11,68 13,98 11,26 15,10 16,66 11,52 Huruf Latin+Lainnya Latin+Other (4) 48,06 97,63 97,52 96,47 96,61 95,23 91,69 89,66 88,90 91,53 89,20 78,02 70,89 76,98 Tidak dapat Membaca Illiterate (5) 51,94 2,37 2,48 3,53 3,39 4,77 8,31 10,34 11,10 8,47 10,80 21,98 29,11 23,02

Table : 5.1.17. Table

(1) 5 –9 10 – 14 15 – 19 20 – 24 25 – 29 30 – 34 35 – 39 40 – 44 45 – 49 50 – 54 55 – 59 60 – 64 65 + Papua Barat

2008
Sumber: Source:

82,05

15,55

82,56

17,44

BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

148

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Angka Partisipasi Sekolah (APS) menurut Kabupaten/Kota dan Kelompok Umur School Enrollment Ratio by Regency/Municipality and Age Group Tahun / Years 2008 - 2009

Table Table : 5.1.18.

Kelompok Umur/ Age Groups Kabupaten/Kota Regency/Municipality 7 - 12 (1) Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 98,26 93,35 96,81 88,59 45,93 57,95 10,16 12,72 93,65 97,20 89,07 96,12 91,24 90,78 88,79 94,34 87,97 82,31 91,35 81,18 89,79 71,09 86,36 95,17 53,02 39,03 62,31 56,94 79,15 41,83 53,62 61,76 16,8 10,03 10,32 5,42 17,68 17,85 6,8 14,09 (2) 13 - 15 (3) 16 - 18 (4) 19 - 24 (5)

2008
Sumber: Source:

93,18

88,75

57,53

12,25

BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

149

SOCIAL
Angka Partisipasi Kasar (APK) menurut Kabupaten/Kota dan Jenjang Pendidikan Crude Enrollment Ratio by Regency/Municipality and Education Level Tahun / Years 2008 - 2009 Jenjang Pendidikan Education Level Kabupaten/Kota Regency/Municipality
SD/MI Primary School SLTP/MTs Junior High School SMU/MA Senior High School Perguruan Tinggi University

Table : 5.1.19. Table

(1) Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong

(2)

(3)

(4)

(5)

120,04 118,07 127,47 116,41 113,71 114,19 114,67 138,59

54,63 46,11 56,54 76,48 80,05 48,88 43,18 45,14

67,64 54,80 38,10 31,76 78,68 30,90 58,49 89,12

13,46 0,00 1,89 2,25 13,70 5,10 2,73 1,17

117,17

87,26

58,76

10,47

Papua Barat

2009

117,50

66,29

62,04

8,41

2008

112,68

89,99

57,25

9,73

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

150

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Angka Partisipasi Murni (APM) menurut Kabupaten/Kota dan Jenjang Pendidikan Net Enrollment Ratio by Regency/Municipality and Education Level Tahun / Years 2008 - 2009 Jenjang Pendidikan Education Level Kabupaten/Kota Regency/Municipality
SD/MI Primary School SLTP/MTs Junior High School SMU/MA Senior High School Perguruan Tinggi University

Table : 5.1.20. Table

(1) Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong

(2)

(3)

(4)

(5)

91,94 96,71 88,07 94,73 88,40 90,78 88,79 93,40

47,22 31,05 20,35 49,33 55,16 22,22 36,37 35,44

44,03 33,67 31,16 28,83 56,74 27,27 43,86 52,70

11,38 0,00 1,89 2,25 8,88 5,1 2,73 1,17

93,10

73,85

38,82

7,71

Papua Barat

2009

91,25

49,03

6,25

6,25

2008
Sumber: Source:

90,71

48,92

43,61

6,06

BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

151

SOCIAL
Angka Buta Huruf Dewasa (ABHD) menurut Kabupaten/Kota dan Kelompok Umur Adult Illiteracy Number by Regency/Municipality and Age Group Tahun / Years 2008 - 2009

Table : 5.1.21. Table

Kelompok Umur/ Age Groups Kabupaten/Kota Regency/Municipality 15 - 24
(1) (2)

25 - 34
(3)

35 - 44
(4)

45 - 54
(5)

55 +
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 0,45 2,99 0,21 4,03 1,88 9,25 4,86 9,92 10,26 19,17 1,28 3,79 4,26 4,55 6,63 2,06 1,58 0,58 1,38 1,19 3,63 7,59 11,99 2,45 1,72 0,00 0,89 3,87 17,59 20,25 13,25 8,81 16,48 1,97 3,90 7,18 13,11 16,61 12,36 7,80 13,13 14,81 8,47 23,34 8,51 29,79 19,55 16,15 39,63 10,39

2008
Sumber: Source:

4,10

6,87

9,61

19,05

9,22

BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

152

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Angka Putus Sekolah menurut Kabupaten/Kota, Jenis Kelamin, dan Kelompok Umur Drop-out Rate by Regency/Municipality, Sex, and Age Group Tahun / Years 2009

Table 5.1.22. Table

Kelompok Umur/ Aged Groups Kabupaten/Kota Regency/Municipality 7 - 12 Lakilaki Male
(2)

13 - 15 Jumlah Total
(4)

Perempuan Female
(3)

Lakilaki Male
(5)

Perempuan Female
(6)

Jumlah Total
(7)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 0,78 n.a. 0,78 1,99 n.a. 1,99 1,98 n.a. 1,97 n.a. 0,60 1,49 2,26 n.a. n.a. 1,47 1,29 1,21 n.a. 1,59 6,23 n.a. 1,98 1,47 1,64 1,21 0,60 1,54 4,27 n.a. n.a. 17,52 n.a. 10,37 n.a. n.a. n.a. n.a. 6,55 13,66 16,67 n.a. 3,61 n.a. 10,00 n.a. 6,55 15,47 16,67 10,37 3,61 n.a. 10,00 n.a.

Papua Barat

0,96

1,45

1,20

2,27

3,67

2,96

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey) Catatan: Perbedaan satu digit dibelakang terhadap angka penjumlahan karena pembulatan Note : Difference of one digit on the last figures are caused by rounded off

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

153

SOCIAL
Lanjutan Table Continued Table

: 5.1.22.

Kelompok Umur/ Age Groups Kabupaten/Kota Regency/Municipality Laki-laki Male
(1) (8)

16 – 18 Perempuan Female
(9)

Jumlah Total
(10)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 25,56 52,18 38,36 33,63 4,92 n.a. n.a. n.a. n.a. n.a. 5,20 10,95 7,62 n.a. 34,19 n.a. n.a. 10,04 n.a. 22,61 6,36 n.a. 34,19 n.a. n.a. 10,04 5,20

Papua Barat

9,98

15,13

12,51

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009 Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey) Catatan: Perbedaan satu digit dibelakang terhadap angka penjumlahan karena pembulatan Note : Difference of one digit on the last figures are caused by rounded off

154

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Rata-rata Lama Sekolah Penduduk 15 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin Mean Years of Schooling by Regency/Municipality and Sex Tahun / Years 2009

Table : 5.1.23. Table

Jenis Kelamin/ Sex Kabupaten/Kota Regency/Municipality Laki-laki Male
(2)

Perempuan Female
(3)

Jumlah Total
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 10.72 10.33 10.54 9.35 7.52 6.35 7.18 8.01 8.60 8.49 7.58 8.82 7.15 5.97 6.45 7.88 7.22 7.49 6.90 9.09 7.32 6.44 6.88 7.95 7.94 8.04 7.26

Papua Barat

8.50

7.15

8.01

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey) Catatan: Perbedaan satu digit dibelakang terhadap angka penjumlahan karena pembulatan Note : Difference of one digit on the last figures are caused by rounded off

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

155

SOCIAL

5.2. KESEHATAN/ HEALTHY
Banyaknya Rumah Sakit Umum Pemerintah, Swasta, dan Kapasitas Tempat Tidur menurut Kabupaten/Kota Number of State General Hospitals, Private, and Beds Capacity by Regency/Municipality Tahun / Years 2006 - 2009

Table : 5.2.1. Table

Pemerintah/ State Kabupaten/Kota Regency/Municipality Rumah Sakit Hospital
(2)

Swasta/ Private Rumah Sakit Hospital
(4)

Tempat Tidur Beds
(3)

Tempat Tidur Beds
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 1 6 4 4 4 110 705 581 581 581 4 4 4 4 4 192 192 192 192 192 1 1 1 1 1 100 40 249 34 172 -

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Source : Health Services of Papua Barat Province

156

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Table : 5.2.1. Continued Table

TNI/ Millitary Kabupaten/Kota Regency/Municipality Rumah Sakit Hospital
(6)

Jumlah/ Total Rumah Sakit Hospital
(8)

Tempat Tidur Beds
(7)

Tempat Tidur Beds
(9)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006
Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Source : Health Services of Papua Barat Province

2 -

-

1 1

100 40 308 34 172 -

59 -

3 1 1 -

1 3 2 2 2

30 89 59 59 59

6 13 10 10 10

332 986 832 832 832

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

157

SOCIAL
Banyaknya Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Balai Pengobatan menurut Kabupaten/Kota Number of Community Health Centre, Support Community Health Centre and Clinic Public by Regency/Municipality Tahun / Years 2006 - 2009

Table : 5.2.2. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Puskesmas Community Health Centre
(2)

Puskesmas Pembantu Support Community Health Centre
(3)

Balai Pengobatan Polycline Swasta Private
(4)

Gigi Dent
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 5 105 94 76 76 25 339 339 334 334 4 3 15 15 … … 9 7 6 15 19 14 17 13 37 46 22 28 84 42 22 33 4 -

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Source : Health Services of Papua Barat Province

158

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Posyandu, Polindes, dan Puskesmas Keliling menurut Kabupaten/Kota Number of Coordinating Facilities Pos, Villages Health Centre, and Mobile Community Health Centre by Regency/Municipality Tahun / Years 2006 - 2009 Puskesmas Keliling Mobile Community Health Centre Darat Land
(4)

Table : 5.2.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Posyandu Coordinating Facilities Pos
(2)

Polindes Villages Health Centre
(3)

Laut Sea
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 87 1173 1 173 886 886 1 218 185 217 217 9 81 58 35 35 3 60 35 34 34 130 79 70 221 255 151 111 69 8 44 14 19 74 7 36 16 3 7 17 3 17 13 4 8 2 3 4 7 2 13 13 13

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Source : Health Services of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

159

SOCIAL
Table : 5.2.4. Table Banyaknya Dokter menurut Kabupaten/Kota Number of Doctors by Regency/Municipality Tahun / Years 2006 - 2009

Dokter/ Doctor Kabupaten/Kota Regency/Municipality Ahli Specialist
(2)

Umum Public
(3)

Gigi Dentist
(4)

Jumlah Total

(1)

(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 7 21 26 25 25 10 108 27 187 187 3 19 3 30 30 20 148 56 282 282 3 7 4 27 4 4 5 32 9 5 12 3 2 2 7 1 1 33 6 4 7 46 10 9 13

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Source : Health Services of Papua Barat Province

160

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Pedagang Besar Farmasi dan Apotik menurut Kabupaten/Kota Number of Pharmaceutical Whole Sales and Dispensaries by Regency/Municipality Tahun / Years 2006 - 2009

Table : 5.2.5. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Pedagang besar farmasi Pharmaceutical Whole Sales
(2)

Apotik Dispensaries
(3)

Jumlah Total
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 6 12 11 12 12 52 92 82 40 40 58 104 93 52 52 1 5 5 3 1 2 22 1 5 1 5 4 1 2 27 1 5 1

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Source : Health Services of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

161

SOCIAL
Banyaknya Peserta Vaksinasi menurut Kabupaten/ Kota : 5.2.6. Number of Vaccinated Participation by Regency/Municipality Tahun / Years 2006 - 2009

Table Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

BCG

DPT1

DPT2

DPT3

Campak

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 4235 13064 17 804 12 547 12 568 3543 13770 20 473 8 082 8 852 3549 12496 18 363 7 060 7 688 3242 11410 15 951 6 375 5 094 1180 12250 16 093 11 161 10 159 941 1693 442 997 2446 603 1235 472 1306 1607 607 1294 2443 966 1237 370 1185 1547 475 1209 2130 815 1272 354 1114 1430 461 1135 1971 720 1168 169 1119 1261 662 1277 2679 1088 1180 279

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Source : Health Services of Papua Barat Province

162

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Table Continued Table

: 5.2.6.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Polio-1

Polio-2

Polio-3

Polio-4

(7)

(8)

(9)

(10)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006
Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Source : Health Services of Papua Barat Province

1268 1838 628 1155 3429 995 1333 434

1136 1645 602 1180 2336 889 1237 320

1042 1518 469 1124 2151 659 1156 203

1008 1298 529 1209 1819 1089 1036 197

3890 14970 19 106 14 437 14 399

3543 12888 17 758 12 863 11 391

3239 11561 15 473 11 303 10 061

2931 11116 14 404 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

163

SOCIAL
Lanjutan Table Continued Table

: 5.2.6.

T.T. Ibu Hamil Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

T.T. Anak Kelas 1 DT
(13)

1
(11)

2
(12)

Campak
(14)

Kelas 2

Kelas 3
(15)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 1871 8611 4 931 7 136 6 842 1151 6108 4 217 4 770 4 183 10146 4 559 17 772 17 772 11061 3 470 13 549 8316 4 738 12 669 7369 … … … 137 1001 248 646 1905 926 435 1442 100 927 143 439 1288 880 315 865 2142 1857 2064 3685 398 2033 1857 2064 4719 388 1472 1424 1388 3640 392 1285 1174 1107 3402 401 -

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Source : Health Services of Papua Barat Province

164

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Kelahiran Bayi menurut Kabupaten/Kota dan Penolong Kelahiran Terakhir Proportion of Children by Regency/Municipality and Birth Attendant Tahun / Year 2006 - 2009
Tenaga Medis Lain Other Paramedic (4)

Tabel Table

: 5.2.7.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Dokter Doctor

Bidan Midwafe

Dukun Traditional Healer (5)

Famili Family

Lainnya Others

(2)

(3)

(6)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 20,77 12,25 6,83 7,43 6,57 50,04 42,53 48,77 45,41 41,24 2,94 5,65 2,23 3,15 2,77 22,52 27,26 21,14 19,64 27,90 3,31 11,20 19,55 22,44 21,22 0,42 1,11 1,48 1,93 0,30 17,53 7,05 10,03 6,60 18,23 0,88 5,38 1,08 67,29 35,35 42,24 24,29 46,44 28,94 43,04 16,13 0,96 20,36 3,38 11,75 0,42 21,06 2,16 2,16 14,21 26,75 22,85 35,93 12,14 30,71 39,75 78,49 0,00 10,48 20,83 19,22 21,11 18,42 6,46 2,14 0,00 0,00 0,68 2,21 1,65 0,00 3,22 0,00

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

165

SOCIAL
Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dirinci menurut Kabupaten/ Kota Proportion of Population Who Had Health Complaint by Regency/Municipality Tahun / Years 2008 - 2009

Table : 5.2.8. Table

Keluhan Kesehatan Kabupaten/Kota Regency/Municipality Panas
(1) (2)

Batuk
(3)

Pilek
(4)

Asma/Nafas Sesak (5)

Diare
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 12,59 12,71 11,14 1,44 3,25 6,13 5,56 23,15 12,24 22,26 10,19 11,71 9,74 7,14 10,68 24,76 12,32 21,86 17,28 16,09 9,98 8,65 5,30 20,84 11,35 21,42 12,73 15,64 6,55 0,58 0,76 2,07 1,35 2,70 0,24 2,24 1,59 0,45 2,06 2,67 2,33 1,66 1,18 1,27 0,98

Papua Barat

2009

13,72

15,29

13,82

1,65

1,89

2008

12,99

14,17

13,68

1,38

1,26

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

166

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Table Continued Table

: 5.2.8.

Keluhan Kesehatan Kabupaten/Kota Regency/Municipality Sakit Kepala Berulang
(7)

Sakit Gigi
(8)

Lainnya
(9)

% Penduduk yg Mempunyai Keluhan Kesehatan
(10)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 5,84 2,39 12,00 27,62 2,68 3,11 17,25 9,65 5,31 1,80 6,05 2,46 0,47 0,61 0,94 1,63 1,83 3,13 1,18 0,74 1,68 1,20 6,67 24,03 22,37 5,43 7,71 2,56 13,86 17,64 38,84 45,71 40,89 27,60 28,70 16,61

Papua Barat

2009

5,41

1,68

11,98

30,18

2008

5,84

1,60

10,90

31,00

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

167

SOCIAL
Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri dirinci menurut Kabupaten/Kota Proportion of Population Who Self Treatment by Regency/Municipality Tahun / Years 2008 - 2009

Table : 5.2.9. Table

Pengobatan Sendiri Kabupaten/Kota Regency/Municipality Tradisional
(1) (2)

Modern
(3)

Lainnya
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 18,74 33,49 92,21 84,82 3,96 6,41 47,34 77,31 41,16 24,47 32,41 79,34 14,48 50,92 96,38 41,92 90,51 84,58 82,54 79,18 90,33 53,74 1,83 2,29 2,38 8,31 1,67 47,11 0,00 2,22

2008

32,34

85,55

4,77

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

168

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Penduduk yang Berobat Jalan dirinci menurut Kabupaten/ Kota Proportion of Population Who Medical Check Up Continuous by Regency/Municipality Tahun / Years 2008 - 2009

Table : 5.2.10. Table

Tempat Berobat Jalan Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Praktek Dokter/ Poliklinik (3) Puskesmas / Pustu (4) Petugas Kesehatan (5)

Rumah Sakit (2)

Lainnya

(1)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 15,09 16,61 40,69 23,55 42,00 56,86 7,35 4,39 1,33 2,79 23,40 7,57 10,98 12,39 20,45 22,58 8,32 15,05 16,82 20,03 0,00 1,01 25,46 5,73 18,45 0,00 51,99 77,44 90,34 87,61 53,06 71,68 54,82 94,88 5,91 0,00 0,00 1,01 0,68 0,00 16,42 0,00 5,81 2,52 0,67 12,21 1,73 2,81 2,00 0,00

2008

11,70

11,72

75,37

3,42

2,86

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

169

SOCIAL
Persentase Balita menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Imunisasi Proportion of Children Under Five by Regency/Municipality and Type of Immunized Tahun / Years 2008 - 2009

Table Table : 5.2.11.

Jenis Imunisasi Kabupaten/Kota Regency/Municipality BCG
(2)

DPT
(3)

Polio
(4)

Campak/ Morbili
(5)

Hepatitis B
(6)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 93,31 88,56 92,06 87,29 92,48 87,52 81,15 77,29 91,22 80,16 99,04 98,72 85,21 99,26 69,76 93,86 92,48 81,78 99,14 97,44 81,13 97,81 69,71 89,46 91,40 80,70 94,44 95,20 81,13 98,40 72,66 91,22 90,32 80,70 88,68 85,05 68,40 88,72 59,28 80,68 81,72 76,39 94,44 87,60 63,10 95,59 59,74 83,31 75,29 79,61

2008

89,92

84,19

84,42

71,37

75,77

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

170

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL

5.3. KELUARGA BERENCANA/ FAMILY PLANS
Jumlah PPLKB, Klinik KB, Tim Operasional K/KB dan PPKBD menurut Kabupaten/Kota Number of PPLKB, Family Plans Clinic, Operational Team K/KB, and PPKBD by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009

Tabel Table

: 5.3.1.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

PPLKB

PKB

Klinik KB Family Plans Clinic
(4)

PKBRS

Dokter & Bidan Praktek Swasta
(6)

PPKBD

(1)

(2)

(3)

(5)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 5 10 30 30 35 35 6 82 97 97 163 163 26 149 117 117 173 173 1 3 4 4 15 15 39 45 92 92 48 48 22 250 254 254 289 289 0 0 0 0 5 0 0 0 7 0 0 0 60 0 16 0 14 7 0 14 45 14 26 17 1 0 0 0 1 0 1 0 0 6 0 0 0 0 0 0 30 30 5 6 96 21 55 15

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

171

SOCIAL
Jumlah Klinik dan Pelayanan Rumah Sakit Keluarga Berencana menurut Kabupaten/Kota Number of Clinics and Service of Family Plans Hospitals by Regency/Municipality Tahun / Year 2006- 2007

Tabel : 5.3.2. Table

Klinik Keluarga Berencana/ Family Plans Clinic Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Departemen Kesehatan Health Department (2) ABRI Indonesian Armed Force (3) Instansi Pemerintah Government al Institution (4) Swasta Private Sector (5)

Jumlah Total

(1)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2007 2006 19 105 105 1 5 5 34 117 72 14 34 117 196 14 4 6 10 35 6 7 4 1 0 2 1 19 8 44 12 19 8 44 12 -

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

172

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Tabel Continued Table

: 5.3.2.

Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit Service of Family Plans Hospitals Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Departemen Kesehatan Department of Public Health (7) ABRI Indonesian Armed Force (8) Instansi Pemerintah Governmental Institution (9) Swasta Private Sector (10)

Jumlah Total

(1)

(11)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2007 2006 1 6 6 8 3 10 1 1 6 6 30 16 1 3 1 2 4 2 3 4 3 4 1 5 8 5 -

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

173

SOCIAL
Banyaknya Akseptor Aktif menurut Pemakaian Jenis Alat Kontrasepsi dan Kabupaten/Kota Number of Active Acceptors by Usage of Intrauterine Device Type and Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 5.3.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

IUD Spiral

PIL Pil

Suntikan Injection

Kondom Condom

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 175 525 376 328 2 227 2 227 9 679 30 090 26 589 21 009 18 768 18 768 11 549 40 229 34 374 25 166 17 404 17 404 1 820 6 214 2 656 1 216 453 453 61 31 5 63 130 5 40 15 1 989 1 815 646 1 179 7 476 662 4 879 1 765 4 793 2 436 870 2 086 10 269 1 005 5 735 1486 227 211 67 1 075 2 366 54 142 252

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

174

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Tabel Continued Table

: 5.3.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Susuk Implant

Lainnya Others

Jumlah Total

(1)

(6)

(7)

(8)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 282 2 925 2 316 1 761 1 179 1 179 32 431 255 145 2 177 2 177 23 537 80 414 66 566 49 625 42 782 42 782 118 82 317 334 868 21 590 313 102 23 0 0 244 0 30 0 7 290 4 598 1 905 4 737 21 353 1 747 11 416 3 831

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

175

SOCIAL
Banyaknya Akseptor Baru menurut Kabupaten/Kota dan Alat Kontrasepsi yang Dipakai Number of New Acceptors by Regency/Municipality and Intrauterine Device Used Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel Table

: 5.3.4

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

IUD Spiral
(2)

PIL Pil
(3)

Suntikan Injection
(4)

Kondom Condom
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 127 180 70 48 55 55 1 870 5 531 4 189 4 219 4 377 4 377 3 118 8 974 6 684 6 427 4 920 4 920 796 5 823 1 535 566 127 127 17 10 0 9 7 0 10 0 361 356 110 532 1 570 120 110 502 727 600 190 903 2 402 286 213 535 39 77 21 1 352 3 476 42 4 16

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

176

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Tabel : 5.3.4. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Susuk Shape

Lainnya Others

Jumlah Total

(1)

(6)

(7)

(8)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 44 1 111 610 547 686 686 4 181 135 47 57 57 5 959 21 800 13 223 12 067 10 222 10 222 16 0 0 253 728 3 67 0 28 7 0 0 130 0 12 0 1 188 1 050 321 3 049 8 313 451 416 1 053

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

177

SOCIAL
Target dan Realisasi Akseptor Keluarga Berencana dirinci Menurut Kabupaten/Kota Target and Realization Family Plans Acceptors by Regency/Municipality Tahun / Year 2006 - 2009

Tabel : 5.3.5. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Peserta Aktif Aktive Participant
Target Target (2) Realisasi Realization (3) % (4) Target Target (5)

Peserta Baru New Participant
Realisasi Realization (6) % (7)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 9 031 48 400 48 400 72 550 32 350 23 537 80 414 66 566 49 143 42 787 260,62 166,14 137,53 68,43 132,26 3 358 14 962 12 500 11 700 … 5 959 21 800 13 223 11 854 … 177,46 145,70 105,78 101,32 … 7 725 3 562 2 038 2 537 11 311 1730 6 595 3 871 7 290 4 598 1 905 4 737 21 353 1 747 11 416 3 831 94,37 129,08 93,47 186,72 188,78 100,98 173,10 98,97 1 115 1 264 538 745 3 359 708 1 323 2 552 1 188 1 050 321 3 049 8 313 451 416 1 053 106,55 83,07 59,67 409,26 247,48 63,70 31,44 41,26

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

178

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Jumlah Akseptor Baru dan Sarana Pelayanan menurut Kabupaten/Kota Number of New Acceptors and Medical Services by Regency/Municipality Tahun / Year 2006 - 2007

Tabel : 5.3.6. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sarana Pelayanan Akseptor Baru New Acceptors Services KB + PKBRS
(2) Dokter , Bidan dan Praktek Swasta (3)

Jumlah Akseptor Baru Number of New Acceptors
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2007 2006 1 4 4 65 106 64 66 110 4 058 1 1 4 1 5 9 4 24 10 4 25

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province Catatan: Data Jumlah Akseptor Baru masih tergabung dengan Kabupaten Induk

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

179

SOCIAL
Perkiraan Banyaknya Pasangan Usia Subur dan Akseptor Aktif menurut Kabupaten/Kota Estimate Number of Fertile Age Couple and Active Acceptors by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 5.3.7. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Pasangan Usia Subur Fertile Age Couple
(2)

Akseptor Aktif Active Acceptors
(3)

Jumlah Peserta Per 100 PUS Acceptors per 100 couple
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 30 997 132 731 123 271 105 730 100 314 100 314 23 537 80 414 60 809 49 643 42 787 42 787 75,93 60,58 49,32 35,35 42,65 42,65 10 404 17 919 3 444 7 641 29 680 7018 18 081 7547 7 290 4 598 1 905 4 737 21 353 1747 11 416 3 831 70,07 25,66 55,31 61,99 71,94 24,89 63,14 50,76

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

180

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Jumlah Keluarga menurut Tahapan Keluarga Sejahtera Dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Households by Secure and Prosperous Family Step and Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009 Tahapan Keluarga Sejahtera Prosperity Family Stage Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Pra Sejahtera Pre Prosperous KS I Prosperous I KS II Prosperous II KS III Prosperous III KS III Plus Prosperous III Plus

Tabel : 5.3.8. Table

Jumlah Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 5 547 78 124 72 585 53 092 46 380 46 380 11 801 57 635 55 359 40 520 34 870 34 870 12 453 36 264 35 107 28 600 23 521 23 521 5 155 14 583 16 928 9 325 8 533 8 533 2 919 8 417 9 664 3 665 5 032 5 032 37 875 195 023 189 643 135 202 118 336 118 336 4 281 17 318 4 470 5 277 21 955 6 223 12 588 465 5 320 12 787 2 664 3 100 7 380 4 978 4 330 5 275 2 969 6 068 629 205 7 000 1 493 2 456 2 991 1 162 3 278 409 52 3 019 26 737 745 179 2 209 233 20 2 043 96 426 292 13 911 41 660 8 405 8 654 41 397 12 816 20 537 9 768

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

181

SOCIAL
Jumlah Keluarga menurut Kategori Keluarga Pra Sejahtera dan Kabupaten/Kota Number of Families by Secure and Prosperous Pre Family Category and Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2007

Tabel : 5.3.9. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Keluarga Pra Sejahtera Secure and Prosperous Pre Family Category Alasan Ekonomi Economic Reason
(2)

Bukan Alasan Ekonomi Non Economic Reason
(3)

Jumlah Total
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2007 2006 2005 2 959 27 963 46 380 46 380 2 762 25 129 34 870 34 870 5 721 53 092 81 250 81 250 2 421 1 151 957 3 282 11 094 1 156 4 698 245 2 220 1 131 937 3 107 9 094 1 156 4 497 225 4 641 2 282 1 894 6 389 20 188 2 312 9 195 470

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

182

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL

Lanjutan Tabel Continued Table

: 5.3.9.

KS - I Kabupaten/Kota Regency/Municipality Alasan Ekonomi Economic Reason
(5)

Bukan Alasan Ekonomi Non Economic Reason
(6)

Jumlah Total
(7)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2007 2006 2005 4 936 18 655 26 000 26 000 4 529 16 827 16 743 16 743 9 465 35 482 42 833 42 833 2 518 1 126 626 776 4 910 1 914 140 1 709 2 337 1 115 425 575 4 713 1 711 114 1 308 4 855 2 241 1 051 1 351 9 623 3 625 254 3 017

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

183

SOCIAL

Lanjutan Tabel Continued Table

: 5.3.9.

Total Pra-Sejahtera dan KS - I Kabupaten/Kota Regency/Municipality Alasan Ekonomi Economic Reason
(8)

Bukan Alasan Ekonomi Non Economic Reason
(9)

Jumlah Total
(10)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2007 2006 2005 2 959 27 963 72 369 72 369 4 529 16 827 52 304 52 304 7 488 44 790 124 081 124 081 2 421 1 151 957 3 282 11 094 1 156 4 698 245 2 337 1 115 425 575 4 713 1 711 114 1 308 4 758 2 266 1 382 3 857 15 807 2 867 4 812 1 553

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

184

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Jumlah Rumahtangga Hasil Pendataan Mini Survey (MS) dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Households as the Result of Mini Survey Listing by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Tabel Table : 5.3.10.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Jumlah RT/Klaster Yang Ada Number of Family or Cluster Existing (2)

Jumlah RT/Klaster Yang Didata Number of Family or Cluster Registered (3)

Jumlah PUS RT/Klaster Number of Fertile Age Couple Family or Cluster (4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 607 21 525 359 221 102 334 1086 459 784 190 19 0 0 17 18 0 0 15 475 0 0 425 450 0 0 375

Papua Barat

2009

4142

90

2250

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

185

SOCIAL
Lanjutan Tabel Continued Table

: 5.3.10.

MIX KONTRASEPSI Kabupaten/Kota Regency/Municipality IUD
(1) (5)

MOP
(6)

MOW
(7)

IMP
(8)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 127 0 4 44 17 10 0 9 7 0 10 0 0 0 0 0 41 0 0 0 28 7 0 0 89 0 12 0 16 0 0 253 728 3 67 0

Papua Barat

2009

180

41

140

1111

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

186

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Tabel Continued Table

: 5.3.10.

MIX KONTRASEPSI Kabupaten/Kota Regency/Municipality SUNTIK
(1) (9)

PIL
(10)

KONDOM
(11)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 3118 1870 796 727 600 190 903 2402 286 213 535 361 356 110 532 1570 120 110 502 39 77 21 1352 3476 42 4 16

Papua Barat

2009

8974

5531

5823

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

187

SOCIAL
Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih yang Pernah Kawin menurut Umur Perkawinan Pertama dan Kabupaten/Kota Proportion of Women Age 10 Years or More Who Ever Been Married by First Marriage Age and Regency/Municipality Tahun / Year 2008 - 2009

Tabel Table : 5.3.11.

Umur Perkawinan Pertama (Tahun) Kabupaten/Kota Regency/Municipality < = 15
(1) (2)

Jumlah Total 16-18
(3)

19-24
(4)

> = 25
(5) (6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 5,08 8,02 26,51 25,29 53,71 51,27 14,70 15,42 100,00 100,00 7,74 2,17 7,77 16,06 8,10 7,37 13,88 2,78 16,21 17,86 25,58 22,50 30,71 27,93 23,04 25,06 57,40 61,64 49,29 47,64 43,67 53,66 50,73 56,59 18,65 18,32 17,35 13,80 17,52 11,04 12,35 15,57 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

2008

13,48

18,56

50,73

17,22

100,00

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

188

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut Alat/Cara KB yang Digunakan dan Kabupaten/Kota Proportion of Women Age 10 Years or More by Equipment of Family Plans What Applied and Regency/Municipality Tahun / Year 2008- 2009

Tabel Table : 5.3.12.

Alat/ Cara KB yang Digunakan Kabupaten/Kota Regency/Municipality MOW/ Tubektomi
(2)

MOP/ Vasektomi
(3)

AKDR/IUD/ Spiral
(4)

Suntikan KB
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 1,82 1,59 0,46 0,56 3,63 2,68 48,49 60,55 1,77 1,79 0,00 0,00 1,54 0,00 3,40 0,00 1,97 0,00 0,00 0,25 0,00 0,00 1,68 0,00 1,97 1,79 5,17 1,49 3,94 0,00 1,68 2,82 66,14 84,17 67,66 58,31 66,40 77,60 50,86 85,73

2008

1,68

1,79

1,53

56,77

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

189

SOCIAL
Lanjutan Tabel Continued Table

: 5.3.12.

Alat/ Cara KB yang Digunakan Kabupaten/Kota Regency/Municipality Susuk KB/Norplan/ Implanon/Alwait
(6)

Pil KB
(7)

Cara Tradisional
(8)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 3,56 3,58 39,33 27,65 2,27 3,25 7,45 0,00 0,00 1,49 5,37 0,00 5,08 0,00 20,70 12,24 13,58 38,46 21,20 7,46 33,91 8,57 0,00 0,00 13,58 0,00 1,54 14,94 3,38 2,88

2008

3,92

30,00

3,91

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

190

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut Jumlah Anak Lahir Hidup dan Kabupaten/Kota Proportion of Women Age 10 Years or More by Number of Child of Bearing Life and Regency/Municipality Tahun / Year 2008 - 2009

Tabel Table : 5.3.13.

Jumlah Anak Lahir Hidup Kabupaten/Kota Regency/Municipality 0
(1) (2)

1
(3)

2
(4)

3
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 13,63 10,58 15,22 17,67 24,86 22,17 19,11 16,67 10,59 9,86 7,36 9,23 11,36 10,00 6,17 10,57 18,72 27,05 16,80 20,87 16,16 13,14 20,46 17,83 21,66 23,62 15,55 19,68 24,59 17,37 20,56 16,61 21,80 15,14 18,28 18,82 15,79 14,74 11,79 15,01

2008

9,34

18,49

21,11

16,27

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008) Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

191

SOCIAL
Lanjutan Tabel Continued Table

: 5.3.13.

Jumlah Anak Lahir Hidup Kabupaten/Kota Regency/Municipality 4
(1) (6)

5
(7)

6
(8)

>=7
(9)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 9,02 12,29 4,72 7,95 3,85 5,04 9,59 7,62 8,96 12,44 12,62 12,75 14,72 16,86 12,26 13,35 9,13 7,47 11,26 7,14 5,77 11,03 13,40 11,11 3,85 3,12 4,27 5,11 6,22 5,79 6,13 5,54 5,30 1,29 13,87 6,39 5,38 11,08 9,23 9,97

2008

12,21

9,65

5,23

8,11

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

192

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut Jumlah Anak yang Sudah Meninggal dan Kabupaten/Kota Proportion of Women Age 10 Years or More by Number of Childs Which Has Died and Regency/Municipality Tahun / Year 2008 -2009

Tabel Table : 5.3.14.

Jumlah Anak Meninggal Kabupaten/Kota Regency/Municipality 0
(1) (2)

1
(3)

2
(4)

3 atau lebih
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 86,03 86,33 8,56 7,76 1,28 2,86 4,13 3,04 92,33 99,51 84,86 88,99 86,77 79,46 80,44 82,28 5,26 0,49 10,44 5,21 7,62 9,98 10,33 10,04 1,50 0,00 2,56 1,88 4,03 4,72 4,60 4,41 0,92 0,00 2,13 3,92 1,58 5,84 4,63 3,27

2008

87,33

7,71

2,99

1,98

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

193

SOCIAL

5.4. AGAMA/ RELIGION
Persentase Penduduk menurut Agama dan Kabupaten/Kota Proportion of Population by Religion and Regency/Municipality Tahun / Years 2006 - 2009

Tabel : 5.4.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Islam Moslem
(2)

Kristen Protestan Christian (3)

Kristen Katholik Catholic (4)

Hindu Hinduism

Budha Budhism

Lainnya Others Others Religion
(7) (8)

Konghucu

(1)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 6,84 42,27 41,09 41,27 41,27 9,04 47,27 49,48 50,70 50,70 2,29 10,12 9,14 7,70 7,70 0,05 0,22 0,17 0,12 0,12 0,08 0,12 0,12 0,08 0,08 0,00 0,00 0,02 0,01 0,01 0,00 0,00 0,00 0,12 0,12 5,78 2,55 0,27 5,09 9,75 3,20 5,78 3,01 1,89 2,53 2,18 1,49 12,38 7,87 6,51 3,39 2,20 0,60 0,06 2,01 0,82 0,71 1,36 0,07 0,01 0,00 0,00 0,00 0,08 0,00 0,08 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,04 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Sumber : Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Papua Barat Source : Religion Office of Ministry of Religious Affairs of Papua Barat Province

194

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Tempat Peribadatan menurut Agama dan Kabupaten/Kota Number of Religious Worship Facility by Religion and Regency/Municipality Tahun / Year 2009
Gereja Protestan Protestant Churchs (3) Gereja Khatolik Catholic Churchs (4)

Tabel : 5.4.2. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Mesjid Mosques

Pura Temples

Vihara Viharas

Klenteng

Jumlah Total

(1)

(2)

(5)

(6)

(7)

(8)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 125 664 238 1 564 20 204 1 10 4 5 … … 388 2 447 92 32 8 40 157 34 141 35 55 142 68 119 465 157 252 68 27 14 1 38 33 31 35 5 1 5 3 1 … … … … … … … … 175 188 77 197 661 222 108 108

Sumber : Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Papua Barat Source : Religion Office of Ministry of Religious Affairs of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

195

SOCIAL
Banyaknya Rohaniawan menurut Kelompok Agama dan Kabupaten/Kota Number of Spiritual Leader by Religion and Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009

Tabel : 5.4.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Islam Moslem

Kristen Protestan Protestant (3)

Kristen Katholik Catholic (4)

Hindu Hinduism

Budha Budhism

Jumlah Total
(7)

(2)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 197 1 092 1 071 1 071 1 071 760 1693 24591 3 756 3 756 3 756 3 844 17 74 237 237 237 96 1 9 21 18 21 18 11 15 18 18 18 5 1 919 25 781 5 107 5 100 5 103 4 723 216 48 34 102 189 85 163 58 332 832 653 441 14 939 1146 859 3696 20 7 1 2 7 5 15 1 4 3 3 1 569 887 688 545 15 142 1 236 1 041 3 754

Sumber : Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Papua Barat Source : Religion Office of Ministry of Religious Affairs of Papua Barat Province Catatan : Angka dalam Kurung Merupakan Rohaniawan Agama Konghucu

196

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Jemaah Haji Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota Number of Moslem Pilgrims by Sex and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 – 2009 Jenis Kelamin Sex Laki-laki Perempuan Male Female (2) (3)

Tabel : 5.4.4. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality (1) Kabupaten/Regency Fakfak Kaimana Teluk Wondama Teluk Bintuni Manokwari Sorong Selatan Sorong Raja Ampat Kota/Municipality Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007

Total Total (4)

27 16 5 7 48 5 14 10

17 12 6 9 41 6 16 6

44 28 11 16 89 11 30 16

42 174 139 …

53 166 165 …

95 340 304 …

Sumber : Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Papua Barat Source : Religion Office of Ministry of Religious Affairs of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

197

SOCIAL

5.5.

RAGAM SOSIAL/ SOCIAL MODE
Banyaknya Keluarga Fakir Miskin yang Memperoleh Bantuan UKS serta Penderita Cacat Mental dan Anak Nakal yang Mendapat Pembinaan dan Pelayanan Sosial dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Needy Family, Mental Handicaps, and Naughty Child to Gets Creation and Social Servant by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Tabel Table : 5.5.1.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Fakir Miskin Needy Family
(2)

Penderita Cacat Mental Mental Handicaps
(3)

Anak Nakal Naughty Child
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 8 255 240 438 49 910 165 165 47 960 3 869 5 966 34 361 42 209 46 955 11 080 39 783 32 24 429 14 222 58 51 31 -

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

198

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Permasalahan Sosial dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Social Problem by Regency/Municipality Tahun / Year 2009 Anak Terlantar Neglected Child
(3)

Tabel : 5.5.2. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Wanita Tuna Susila Prostitute
(2)

Narkotika Narcotics
(4)

Manula Decrepit
(5)

Lainnya Others
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 271 19 2078 735 1785 787 262 … … … 787 … … … 1570 433 782 91 … … … 617 937 … … … -

Papua Barat

271

4356

19

5571

937

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

199

SOCIAL
Jumlah Organisasi Sosial berdasarkan Klasifikasi dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Social Organization by Regency/Municipality Tahun / Year 2007-2009

Tabel : 5.5.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Klasifikasi/ Classification A
(2)

B
(3)

C
(4)

D
(5)

E
(6)

Jumlah Total
(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … … 56 … … … … … … … … … … … … … … … 56 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

200

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Jumlah Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Social Workers by Regency/Municipality Tahun / Year 2007-2009 Jumlah Desa yang memiliki PSM Number of Villages Owning PSM
(3)

Tabel : 5.5.4. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Jumlah Desa Number of Villages
(2)

Jumlah PSM Number of Social Workers
(4)

PSM yang memperoleh Pembinaan Social Workers Certificated
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … … 5 … … … 5 … … … 579 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

201

SOCIAL
Banyaknya Karang Taruna menurut Status Dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Youth Association by Status and Regency/Municipality Tahun / Year 2007-2009

Tabel : 5.5.5. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Tumbuh Increasing
(2)

Berkembang Developing
(3)

Maju Forward

Percontohan Potentional
(5)

Teladan A Figure of Speech
(6)

(1)

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … … 56 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

202

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Bencana Alam dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Natural Disaster by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Tabel : 5.5.6. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Banjir Flood
(2)

Kebakaran Fire
(3)

Angin Topan Hurricane
(4)

Tanah Longsor Land Slide
(5)

Gempa Bumi Earth Quake
(6)

Lainnya Others
(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 46 18 22 11 13 2462 23 1 2 6 4 14 6 10 18 613 19 14 13 11 26 21 18 19 41 47 46 -

Papua Barat

2577

3

0

671

159

134

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

203

SOCIAL
Banyaknya Jiwa yang Memperoleh Pelayanan Penyantunan melalui Sistem Panti dan Non Panti dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Person obtaining Sympathize Servant of House System and Non House System by Regency/Municipality in Papua Barat Province Tahun / Year 2009

Tabel : 5.5.7. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Anak Terlantar Neglected Child Panti
(2)

Penderita Cacat Handicapped Person Panti
(4)

Bukan Panti
(3)

Bukan Panti
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 430 735 1 785 262 405 277 1 642 153 1 646 558 458 423

Papua Barat

2 782

5 992

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

204

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Tabel : 5.5.7. Continued Table

Bekas Hukuman Ex Prisoner Based Kabupaten/Kota Regency/Municipality (1) Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 68 Panti (6) Bukan Panti (7)

Orang Jompo Decrepit Panti (8) Bukan Panti (9)

Tuna Susila Whore Panti (10) Bukan Panti (11)

-

-

-

-

-

-

-

271

Papua Barat

-

68

-

-

-

271

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

205

SOCIAL
Banyaknya Panti Asuhan dan Jumlah Anak Asuh dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Orphanages and Orphans by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009

Tabel : 5.5.8. Table

Panti Asuhan/ Orphanages Kabupaten/Kota Regency/Municipality Pemerintah Government
(2)

Non Pemerintah Non Government
(3)

Anak Asuh Orphans

(1)

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … 10 41 … … … … 4 1 1 5 8 1 9 2 -

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

206

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Penderita Cacat dirinci menurut Kabupaten/Kota Number of Handicapped Served by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Tabel : 5.5.9. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Tuna Netra Groundless

Tuna Rungu Deaf

Cacat Tubuh Physical Handicap
(4)

(1)

(2)

(3)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 83 85 199 105 81 97 28 305 161 83 78 63 16 87 31 444 104 85 98 175 134 999 67 582 195 194 195

Papua Barat

1 021

1 013

2 740

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

207

SOCIAL
Lanjutan Tabel : 5.5.9. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Cacat Mental Mental Handicap

Cacat Ganda Double Handicap (6)

Perderita Penyakit Kronis Chernically Sick (7)

(1) Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong

(5)

32 24 429 14 222 58 51 31

30 22 30 13 93 40 40 21

49 76 40 27 32 82 89 105

49

14

90

Papua Barat

910

303

590

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

208

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Banyaknya Penerimaan dan Pemakaian Donor Darah Provinsi Papua Barat Number of Blood Donor and Transfusion of Papua Barat Province Tahun / Year 2006-2009

Tabel : 5.5.10. Table

Tahun Years

Banyaknya Penerimaan (kantong) Blood Received

Pemakaian (kantong) Blood Transfused Bagian Kebidanan (Midwife operation)
(4)

Bagian Bedah (surgical)
(3)

Kesehatan Anak (pediatry)
(5)

Bagian Penyakit Dalam (internist)
(6)

Lainlain (others)
(7)

(1)

(2)

2006

-

-

-

-

-

-

2007

-

-

-

-

-

-

2008

1 618

201

480

73

526

338

2009

1 508

170

304

79

345

600

Sumber : Palang Merah Indonesia Provinsi Papua Barat Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province Catatan/Note : Data hanya diperoleh dari PMI Cabang Kota sorong

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

209

SOCIAL
Banyaknya Narapidana menurut Jenis Kejahatan/Pelanggaran, Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota Number of Prisoners by Type of Crimes/Offence and Sex by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Tabel : 5.5.11. Table

Kabupaten/ Kota Regency/ Municipality (1) Kabupaten/Regency Fakfak Kaimana Teluk Wondama Teluk Bintuni Manokwari Sorong Selatan Sorong Raja Ampat Kota/Municipality Kota Sorong *) Papua Barat

Jenis Perkara (Type of Crimes) Perdata Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Pidana Perempuan Jumlah

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

-

-

-

64 7 85 12 -

2 1 2

66 8 87 12

-

-

-

-

-

196 364

3 8

199 372

Sumber : Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua Barat Source : Law an Human Rights Office of Ministry Affairs of Papua Barat Province

210

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Tabel : 5.5.11. Continued Table

Kabupaten/ Kota Regency/ Municipality (1) Kabupaten/Regency Fakfak Kaimana Teluk Wondama Teluk Bintuni Manokwari Sorong Selatan Sorong Raja Ampat Kota/Municipality Kota Sorong *) Papua Barat

Jenis Perkara (Type of Crimes) Perdata+Pidana Laki-laki (8) Perempuan (9) Jumlah (10)

64 7 85 12 -

2 1 2

66 8 87 12

-

-

196 364

3 8

199 372

Sumber : Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua Barat Source : Law an Human Rights Office of Ministry Affairs of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

211

SOCIAL

5.6. PERUMAHAN/ HOUSING
Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Status Penguasaan Tempat Tinggal Proportion of Households by Regency/Municipality and Occupancy Status Tahun / Years 2009

Tabel : 5.6.1. Table

Status Penguasaan Tempat Tinggal Occupancy Status Kabupaten/Kota Regency/Municipality Milik Sendiri Owned
(2)

Kontrak Contract
(3)

Sewa Rent
(4)

Bebas Sewa Free
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 57,24 67,71 3,18 1,55 23,41 7,28 6,12 5,46 60,06 83,88 74,06 74,70 54,23 85,42 83,86 88,02 3,00 1,09 0,79 1,41 0,79 0,00 1,04 1,05 6,91 1,86 1,19 4,98 3,27 0,00 2,08 0,52 13,01 5,31 3,59 11,36 3,46 0,52 5,21 0,52

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

212

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Tabel Continue Table

: 5.6.1.

Status Penguasaan Tempat Tinggal Occupancy Status Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Milik Orang Tua/ Sanak Saudara Parent’s/ Familiy’s (7)

Dinas Official

Lainnya Others

Jumlah Total

(1)

(6)

(8)

(9)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 4,20 10,00 5,85 7,93 0,00 0,07 100,00 100,00 8,30 4,55 4,78 4,95 27,03 0,00 3,12 3,12 8,72 3,32 15,18 1,74 11,23 14,06 4,69 6,76 0,00 0,00 0,40 0,86 0,00 0,00 0,00 0,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

213

SOCIAL
Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Atap Terluas Tempat Tinggal Proportion of Household by Regency/Municipality and Primary Construction Material of The Roof Tahun / Years 2008 - 2009

Tabel : 5.6.2. Table

Jenis Atap Terluas Primary Construction Material of The Roof Kabupaten/Kota Regency/Municipality Beton Concrete
(2)

Genteng Roof Tile
(3)

Kayu Sirap Wood
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 1,20 1,24 2,02 1,60 1,96 1,31 0,60 0,39 0,44 3,98 1,70 0,79 0,44 0,94 1,56 0,00 1,56 0,46 1,09 0,40 0,86 2,81 0,52 4,17 1,55 0,00 0,00 0,00 0,00 0,32 0,00 1,04 0,52

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

214

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Lanjutan Tabel Continue Table

: 5.6.2.

Jenis Atap Terluas Primary Construction Material of The Roof Kabupaten/Kota Regency/Municipality Seng Corrugated Zinc
(5)

Ijuk/Rumbia Sugar Palm Fiber/Leaves
(6)

Lainnya Others
(7)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 91,21 85,29 2,53 6,40 2,86 4,72 95,55 96,45 82,36 92,13 85,85 66,69 75,52 77,09 0,00 0,77 16,05 2,69 0,78 31,24 9,89 17,74 0,00 0,00 0,40 3,88 9,31 0,00 9,37 1,54

2008

87,03

6,82

2,38

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

215

SOCIAL
Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Dinding Terluas Tempat Tinggal Proportion of Household by Regency/Municipality and Primary Construction Material of The Wall Tahun / Years 2008 - 2009

Tabel : 5.6.3. Table

Jenis Dinding Terluas Primary Construction Material of The Wall Kabupaten/Kota Regency/Municipality Tembok Brich
(2)

Kayu Wood
(3)

Bambu Bamboo
(4)

Lainnya Others
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 80,59 52,27 17,48 43,34 1,33 1,32 0,60 3,07 75,32 53,99 14,79 8,30 51,72 18,23 42,71 56,78 23,42 45,62 81,98 91,70 45,45 57,81 53,13 34,93 0,00 0,39 0,00 0,00 0,63 1,05 4,16 3,11 1,26 0,00 3,23 0,00 2,20 22,92 0,00 5,18

2008

51,34

43,51

1,02

4,14

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

216

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Lantai Terluas Proportion of Household by Regency/Municipality and Primary Floor Material Tahun / Years 2009

Tabel : 5.6.4. Table

Jenis Lantai Terluas Primary Floor Material Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Bukan Tanah Not Dirth (2) Tanah/ Dirth (3)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 92,35 91,60 7,65 8,40 93,21 75,37 97,20 96,86 96,40 96,87 80,20 91,65 6,79 24,63 2,80 3,14 3,60 3,13 19,80 8,35

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

217

SOCIAL
Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/ Kota dan Luas Lantai Tempat Tinggal Proportion of Household by Regency/Municipality and Floor Area Tahun / Years 2009

Tabel Table : 5.6.5.

Luas Lantai Tempat Tinggal/ Floor Area Kabupaten/Kota Regency/Municipality <=19
(1) (2)

20 - 49
(3)

50-99
(4)

100-149
(5)

150+
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 5,59 43,14 42,75 5,79 2,73 4,12 7,05 1,99 1,48 3,12 0,00 1,04 0,52 42,61 76,67 83,21 80,93 58,16 88,02 64,06 83,86 47,15 14,80 14,39 16,29 32,67 9,90 34,38 14,57 4,92 0,85 0,42 0,43 3,26 1,56 0,52 1,05 1,20 0,63 0,00 0,87 2,80 0,52 0,00 0,00

Papua Barat

3,11

61,51

30,95

2,89

1,55

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

218

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Penerangan Tempat Tinggal Proportion of Household by Regency/Municipality and Lighting Tahun / Years 2008 - 2009

Tabel Table : 5.6.6.

Sumber Penerangan/ Lighting

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Listrik PLN State Electricity Enterprise (2)

Listrik non PLN Non State Electricity Enterprise (3)

Pelita/ Senter Pumped Lamp (4)

Lainnya Others (5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 92,95 57,67 2,79 11,31 4,26 30,27 0,00 0,74 70,69 12,58 4,01 17,61 66,41 35,39 48,96 39,04 7,90 44,67 15,20 49,31 4,36 2,60 10,42 15,09 21,41 41,59 70,39 29,18 29,07 61,48 40,62 45,87 0,00 1,16 10,40 3,90 0,16 0,52 0,00 0,00

2008

r)

51,21

16,27

28,66

3,86

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

219

SOCIAL
Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Bahan Bakar Yang Digunakan Untuk Memasak Proportion of Household by Regency/Municipality and Type of Cooking Fuel Tahun / Years 2009

Tabel : 5.6.7. Table

Jenis Bahan Bakar Yang Digunakan Untuk Memasak Type of Cooking Fuel

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Gas Gas (2)

Minyak Tanah Kerosene (3)

(1)

Arang/ Briket Charcoal/ Brick (4)

Kayu Bakar Firewood (5)

Lainnya Others (6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 7,51 84,70 0,20 6,99 0,60 1,33 0,16 0,00 2,25 3,89 0,00 1,04 0,00 48,38 13,80 9,97 15,56 49,62 0,00 23,96 5,20 0,00 0,00 0,40 0,00 0,31 0,00 0,52 0,51 50,29 85,66 89,64 81,67 46,18 99,48 74,48 94,28 0,00 0,39 0,00 0,52 0,00 0,52 0,00 0,00

Papua Barat

3,04

41,25

0,24

55,25

0,23

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

220

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Utama Air Minum Proportion of Household by Regency/Municipality and Main Source of Drinking Water Tahun / Years 2009
Sumber Utama Air Minum

Tabel : 5.6.8. Table

Main Source of Drinking Water Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Ledeng Pipe (2) Sumur Terlindungi Pump (3) Sumur Tidak Terlindungi Well (4) Mata Air Terlindungi Protected Spring (5) Mata Air Tidak Terlindungi Unprotected Spring (6)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 13,09 13,70 2,60 4,39 0,40 37,55 3,21 3,97 4,76 18,93 1,57 0,00 0,00 5,59 36,79 6,43 25,37 20,80 1,05 18,75 44,26 8,31 14,97 0,40 5,84 5,20 1,04 13,02 18,71 8,37 1,53 41,18 6,49 14,15 4,69 4,16 17,72 0,93 6,56 10,83 0,86 17,13 14,04 1,04 8,87

Papua Barat

12,02

17,89

6,88

9,13

7,10

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

221

SOCIAL
Lanjutan Tabel Continue Table

: 5.6.8.

Sumber Utama Air Minum

Main Source of Drinking Water
Kabupaten/Kota Regency/Municipality Sungai River (7) Sumur bor/pom pa Pomps (8) Air Hujan Rain (9) Air Kemasan Bottled Water (10) Lainnya Others (11) Jumlah Total

(1)

(12)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 0,20 1,80 5,92 57,51 0,40 100,00 0,46 0,92 32,80 4,35 7,08 25,03 13,02 0,00 0,00 1,55 3,59 5,19 5,92 0,00 0,00 9,92 37,53 32,60 0,00 37,34 3,47 50,50 45,84 0,00 1,26 1,88 0,79 8,92 7,32 0,00 4,17 0,00 0,00 0,00 0,00 0,86 0,00 2,08 0,00 0,52 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

Papua Barat

7,22

2,99

20,89

15,54

0,34

100,00

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

222

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL

Tabel : 5.6.9. Table

Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Fasilitas BAB Household by Regency/Municipality and Bathing Facility Tahun / Years 2009

Fasilitas BAB/ Pups Facility

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Sendiri Private (2)

Bersama Shared (3)

Umum Public (4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 82,58 59,49 9,97 12,37 3,92 10,98 65,83 19,96 24,73 77,87 57,58 58,31 55,72 13,56 10,56 13,98 31,14 7,40 15,41 4,18 10,94 20,82 11,16 36,03 19,25 5,62 4,06 7,82 12,50 49,97

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

223

SOCIAL
Lanjutan Tabel Continue Table

: 5.6.9.

Tempat BAB/ Pups Facility

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Lainnya Others (5)

Tak terjawab Not Stated (6)

Jumlah Total

(1)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong 3,53 100,00 12,44 30,04 24,88 9,10 22,96 29,69 20,83 15,65 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

Papua Barat

17,16

100,00

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

224

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kloset yang Digunakan Proportion of Household by Regency/Municipality and Sanitation Facility Tahun / Years 2008 - 2009

Tabel Table : 5.6.10.

Jenis Kloset yang Digunakan Sanitation Facility Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Leher Angsa Swan’s Leg Type (2) Plengsengan Private Toilet (3) Cubluk Direct on Cesspool (4) Tidak Pakai Not Used Toiled (5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 44,75 46,04 50,78 34,97 4,06 17,36 0,41 1,63 47,46 43,10 1,06 43,06 60,43 27,41 39,46 56,85 31,27 29,10 73,44 24,78 26,10 51,09 15,79 36,40 19,68 25,58 21,80 31,69 11,84 20,76 40,80 4,28 1,59 2,22 3,70 0,47 1,63 0,74 3,95 2,47

2008

45,75

35,45

12,92

5,88

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2009) Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

225

SOCIAL

5.7. KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA/ POVERTY AND HUMAN DEVELOPMENT
Tabel : 5.7.1. Table Garis Kemiskinan, Jumlah, dan Persentase Penduduk Miskin Poverty Line, Number, and Percentage of Poor People Tahun / Years 2007 – 2010

Daerah /Tahun Region /Years (1)

Garis Kemiskinan Poverty Line Non Makanan Total Makanan Food Total Non Food (2) (3) (4)

Penduduk Miskin Poor People Total Total (5) Persentase Percentage (6)

Perkotaan / Urban Maret 2007 Maret 2008 Maret 2009 Maret 2010 Perdesaan / Rural Maret 2007 Maret 2008 Maret 2009 Maret 2010 176 025 197 785 223 592 238 145 28 933 32 469 45 762 49 367 204 958 230 254 269 354 287 512 255,80 237,02 248,29 246,66 48,82 43,74 44,71 43,48 154 698 180 866 223 357 233 764 54 820 63 941 81 373 85 406 209 518 244 807 304 730 319 170 11,00 9,48 8,55 9,59 7,14 5,93 5,22 5,73

Kota+Desa / Urban+Rural Maret 2007 Maret 2008 Maret 2009 Maret 2010 172 145 193 930 223 538 237 147 33 853 39 641 53 878 57 580 205 998 233 570 277 416 294 727 266,80 246,50 256,84 256,25 39,31 35,12 35,71 34,88

Sumber : Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2007-2010 Source: Based on 2007-2010 National Socio Economic Survey

226

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

SOSIAL
Tabel : 5.7.2. Table Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan Poverty Gap Index and Poverty Severity Index Tahun / Years 2007 – 2010

Daerah/Tahun Region/Years (1) Perkotaan / Urban Maret 2007 Maret 2008 Maret 2009 Maret 2010 Perdesaan / Rural Maret 2007 Maret 2008 Maret 2009 Maret 2010 Kota+Desa / Urban+Rural Maret 2007 Maret 2008 Maret 2009 Maret 2010

Indeks Kedalaman Kemiskinan Poverty Gap Indeks (2)

Indeks Keparahan Kemiskinan Poverty Severity Indeks (3)

0,73 0,73 0,43 1,14

0,12 0,24 0,04 0,36

16,58 11,67 12,51 13,22

7,29 4,46 4,61 5,47

12,97 9,18 9,75 10,47

5,66 3,50 3,57 4,30

Sumber : Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2007-2010 Source: Based on 2007-2010 National Socio Economic Survey

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

227

SOCIAL
Tabel : 5.7.3. Table Indeks Pembangunan Manusia menurut Kabupaten/Kota Human Development Index by Regency/Municipality Tahun / Years 2006 – 2009

Kabupaten/Kota 2006 Regency/Municipality (1) Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw 10. Maybrat Kota/Municipality 71. Kota Sorong Papua Barat 74,89 66,08 75,59 67,28 76,52 67,95 76,84 68,58 68,31 67,11 62,48 62,93 63,04 63,88 66,20 62,27 69,58 68,80 63,40 64,40 64,17 65,38 67,21 62,47 70,24 69,27 64,79 65,29 65,46 65,77 67,82 63,57 70,80 69,80 65,27 65,65 66,20 66,09 68,16 64,08 49,12 64,89 (2) (3) (4) (5) 2007 2008 2009

Sumber : Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2006-2009 Source: Based on 2006-2009 National Socio Economic Survey

228

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN

6.1. TANAMAN PANGAN/ FOOD CROPS
PENJELASAN TEKNIS 1. Pengumpulan data Statistik 1. TECHNICAL NOTES Agricultural Survey is carried out by the BPSStatistics

Pertanian (SP) diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan

Indonesia in cooperation with the Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience

Pangan Provinsi Papua Barat.

Office of Papua Barat Province.

2.

Data pokok tanaman pangan yang dikumpulkan adalah luas panen dan produktivitas (hasil per

2.

The

main

food consists

crops of

data area

collected

harvested and productivity (yield per hectare).Food crops

hektar). Produksi tanaman pangan merupakan hasil perkalian antara luas panen dengan produktivitas. Data tanaman pangan mencakup padi dan palawija (jagung,

production is generated by area harvested multiply by

productivity. Food crops data covers paddy and secondary food crops (maize, soybeans, peanuts, cassava, and sweet potatoes). The area harvested data is collected every month by the Agriculture Extension Workers (called KCD for Kepala Cabang Dinas) and reported in

kedelai, kacang tanah, ubi kayu, dan ubi jalar). Pengumpulan data luas panen dilakukan setiap bulan oleh Mantri Pertanian/Kepala

Cabang Dinas Kecamatan (KCD) dan dilaporkan dengan formulir Statistik Pengumpulan Pertanian data (SP). dilakukan

Agriculture Statistics Form. Data
231

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

AGRICULTURE
dengan pendekatan area collection is conducted by sub district area approach in all over Indonesia. Area harvested in each sub district is estimated based on the area harvested in each village in the sub district. Food crops productivity (yield per hectare) data are collected through the Crop Cutting Survey using SUB-S form . The data collection is conducted in every sub round (four monthly) with Sub District Statistics

kecamatan di seluruh wilayah Indonesia. Pengumpulan data luas panen di tingkat kecamatan

tersebut didasarkan pada hasil pengumpulan data dari seluruh desa/kelurahan di kecamatan

bersangkutan. Pengumpulan data produktivitas tanaman pangan

dilakukan melalui Survei Ubinan dengan menggunakan formulir SUB-S. Periode pengumpulan

data dilakukan setiap subround (caturwulan/empat bulanan)

Coordinator (called KSK for Koordinator Statistik

dengan petugas lapangan adalah Mantri Statistik (Koordinator

Kecamatan) and KCD as the enumerator.The productivity is collected by sampling method through crop cutting survey with household measurement approach. is The

Statistik Kecamatan)/KSK dan KCD. Pengumpulan tanaman data pangan

produktivitas

dilakukan secara sampel melalui survei ubinan dengan pendekatan rumah tangga. Metode

conducted

directly in 2½ m x 2½ m crop cutting plot The productivity

pengumpulan data produktivitas menggunakan metode pengukuran langsung pada plot ubinan yang berukuran 2½ m x 2½ m. Pengumpulan data produktivitas
232

measurement is conducted at the time farmers do harvest.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
dilakukan sesuai dengan waktu panen petani.

3.

Data lahan sawah dikumpulkan setiap akhir tahun, meliputi : a. Sawah berpengairan teknis Sawah pengairan yang memperoleh saluran

3.

Wet land data is collected at the end of every year. It consists of: a. Technical irrigated rice field Technical irrigated rice field is a rice field where the input

dimana

pemberi terpisah dari saluran pembuang agar penyediaan dan pembagian irigasi dapat

drainage are separated from the output drainage to enable of controlling the water usage.

sepenuhnya diatur dan diukur dengan mudah. Jaringan seperti ini biasanya terdiri dari saluran induk, sekunder dan tersier.

Generally this type of irrigation consists of main drainage,

secondary drainage and third drainage. The main and

Saluran induk, sekunder serta bangunannya dibangun, dikuasai dan dipelihara oleh pemerintah. b. Sawah berpengairan setengah teknis Sawah berpengairan teknis akan tetapi pemerintah hanya

secondary level are completely controlled by the government. b. Semi technical irrigated rice field Semi technical irrigated rice field is a rice field where the input drainage are controlled by the goverment and output drainage are not controlled by the

menguasai bangunan penyadap untuk dapat mengatur pemasukan dan air,

mengukur

government. c. Non technical irrigated rice field
233

sedangkan jaringan selanjutnya tidak diukur dan dikuasai

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

AGRICULTURE
pemerintah. c. Sawah berpengairan sederhana Sawah yang memperoleh Non technical irrigated rice field is a rice field where the input and output drainage are not yet well developed, although government help to develop a part of the drainage. d. Rainfed rice field Rainfed rice field is a rice field which relies only on direct rainfall. e. Tidal water rice field Tidal water rice field is a rice field where the irrigation

pengairan dimana cara pembagian dan pembuangan airnya belum teratur, walaupun pemerintah

sudah ikut membangun sebagian dari jaringan tersebut (misalnya biaya membuat bendungannya). d. Sawah tadah hujan Sawah yang pengairannya

tergantung pada air hujan. e. Sawah pasang surut Sawah yang pengairannya

depends on the level of river affected by tide of sea level. f. Other rice field Other rice field i.e. swamp for rice cultivation, polder, etc.

tergantung pada air sungai yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut. f. Sawah lainnya Seperti lahan sawah lebak, polder, dan rawa-rawa yang ditanami padi atau rembesan dan lain-lain.

4.

Produksi padi mencakup padi sawah dan padi ladang. Kualitas produksi adalah: padi gabah dan kering palawija giling

4.

The production of paddy covers the production of wet land rice and dry land rice. Production of rice and secondary crops are presented in form of : dry

(padi), pipilan kering (jagung),
234

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
biji kering (kedelai dan kacang tanah), dan umbi basah (ubi kayu dan ubi jalar). unhusked rice (paddy), dry loose maize (maize), dry shells crops (soybeans and peanuts) and fresh roots (cassava and sweet

potatoes).

5.

Survei (SPH)

Pertanian

Hortikultura oleh

5.

The

Agricultural

Survey

for

diselenggarakan

Horticulture (SPH ) is carried out by the BPS-Statistics

Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan

Indonesia in cooperation with the Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience

Pangan Provinsi Papua Barat.

Office of Papua Barat Province

6.

Kuesioner yang digunakan dalam pengumpulan mencakup : a. SPH-SBS digunakan untuk data tanaman sayuran dan buahdata SPH

6.

The Questionnaire used to collect the data are : a. SPH-SBS used for data on seasonal vegetables and fruit plants. b. SPH-BST used for data on annual plants. c. SPH-TBF used for data on medicinal plants. d. SPH-TH used for data on ornamental plants fruit and vegetables

buahan semusim. b. SPH-BST digunakan untuk data tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan. c. SPH-TBF digunakan untuk data tanaman biofarmaka. d. SPH-TH digunakan untuk data tanaman hias.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

235

AGRICULTURE
7. Metode yang digunakan dalam survei ini adalah lengkap metode terhadap 7. The method used in this survey is complete enumeration for all of sub districts in Indonesia and reported monthly for SPH-SBS and quarterly for SPH-BST, SPH-TBF, SPH-TH by

pencacahan

seluruh kecamatan di Indonesia dan dilaporkan secara rutin

bulanan untuk SPH-SBS dan triwulanan untuk SPH-BST, SPHTBF, SPH-TH oleh mantri

agriculture extension services.

tani/KCD.

8.

Tanaman

sayuran

dan

buah-

8.

Seasonal vegetables and fruit plants a. Seasonal vegetables plants are plants which are the sources of vitamin, mineral salt, etc,

buahan semusim a. Tanaman sayuran semusim adalah tanaman sumber vitamin, garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun, bunga, buah dan umbinya, yang berumur

consumed from the part of the plant in the form of leaf, flower, fruit and root with the age of less than one year. b. Seasonal fruits plants are plants which are the sources of vitamin, mineral salt, etc,

kurang dari satu tahun. b. Tanaman buah-buahan

semusim adalah tanaman sumber vitamin, garam mineral dan lainlain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa buah,

consumed from the part of the plant in the form of fruits. These plants are creeps with the age of less than one year.

berumur kurang dari satu tahun, tidak berbentuk pohon/rumpun tetapi menjalar dan berbatang
236

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
lunak.

9.

Tanaman

buah-buahan

dan

9.

Annual fruit and vegetable plants a. Annual fruits plants are plants which are the sources of vitamin, contained mineral salt, etc,

sayuran tahunan a. Tanaman buah-buahan tahunan adalah tanaman sumber vitamin, garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa buah dan merupakan tanaman tahunan. b. Tanaman sayuran tahunan

consumed from the part of plant in the form of fruits and more than one year of age. b. Annual vegetable plants are plants which are the sources of vitamin, contained mineral salt, etc, consumed from the part of the plant in the form of vegetable and more than one year of age.

adalah tanaman sumber vitamin, garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun dan atau buah yang berumur lebih dari satu tahun.

10. Tanaman

biofarmaka

adalah

10. Medicinal

plants

are

plants

tanaman yang bermanfaat untuk obat-obatan, kosmetik dan

which are usefull for medicine. It is consumed from parts of the plants such as leaf, flower, fruit, tubber and root.

kesehatan yang dikonsumsi atau digunakan dari bagian-bagian

tanaman seperti daun, batang, buah, umbi ( rimpang ) ataupun akar.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

237

AGRICULTURE
11. Tanaman hias adalah tanaman yang mempunyai nilai keindahan baik bentuk , warna daun, tajuk maupun digunakan bunganya, untuk sering penghias 11. Ornamental plants are plants which have a beauty value, either in shape, colour of leaf or crown of flower, and they are often used as a yard decorator.

pekarangan dan lain sebagainya.

12. Data yang dikumpulkan dalam SPH mencakup : data tentang luas penanaman, luas panen (untuk buah-buahan banyaknya menghasilkan), tahunan tanaman produksi, adalah yang luas

12. The Agriculture Survey collects the information on the planted area, harvested area (for annual vegetables the number of

planted), production, damaged area, plant area in the end of month, and price on the farmgate level.

rusak, luas tanaman akhir dan harga jual petani.

13. Luas panen adalah luas tanaman sayuran, buahbuahan, biofarmaka dan tanaman hias yang yang diambil hasilnya/dipanen pada

13. Harvested area is vegetable, fruit, medicinal and ornamental plant of crop harvested during the period of report. 14. Harvested area of vegetables : entirely plant harvested/

perode pelaporan. 14. Luas panen untuk tanaman sayuran : luas tanaman yang dipanen sekaligus/habis/dibongkar dan luas tanaman yang dipanen berkali-kali (lebih dari satu kali)/belum habis. a.
238

demolished and plant harvested several times/undemolished. a. Entirely plants harvested/ demolished are plants usually

Tanaman

yang

dipanen

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
sekaligus/habis/dibongkar tanaman yang sehabis adalah panen harvested once and demolished to be substituted by other plants, consisting of : shallots, garlic, leeks, potato, cabbage, cauli flower, mustard green, carrots, Chinese radish and red kidney beans. b. Plants harvested several

langsung dibongkar/dicabut, terdiri dari bawang merah, bawang putih, bawang daun, kentang, kol/kubis, kembang kol, petsai/sawi, wortel, lobak dan kacang merah. b. Tanaman yang dipanen berkalikali (lebih dari satu kali)/belum habis adalah tanaman yang

times/undemolished are plants usually harvested more than once and demolished in the case that the last harvest was economically not profitable. They consist of : yard long beans, chili, small chili, mushroom, tomatoes, egg plant, frech beans, cucumber, pumpkin/chajota, cabbage, spinach, swamp melon,

pemanenannya lebih dari satu kali dan biasanya dibongkar apabila panenan terakhir sudah tidak

memadai lagi, terdiri dari : kacang panjang, cabe besar, cabe rawit, jamur, tomat, terung, buncis,

ketimun, labu siam, kangkung, bayam, blewah. melon, semangka dan

watermelon and blewah.

15. Produksi adalah hasil menurut bentuk produk dari setiap

15. Production production

is

the

standard form of

quantity

tanaman sayuran, buah-buahan, biofarmaka dan tanaman hias yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada bulan/triwulan laporan.

vegetable, fruit, medicinal and ornamental harvested plant area based on

reported

monthly/quarterly.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

239

AGRICULTURE
16. Data perkebunan besar 16. Data on estates are collected by the BPS every month on complete basis through a mailing system. Data on coconut, clove, and kapok, as well as on smallholder plantation, are acquired from the Provincial of Forestry and

dikumpulkan oleh BPS setiap bulan secara lengkap (sensus bulanan) dengan sistem surat pos. Khusus untuk tanaman kelapa, cengkeh, dan kapok, datanya diperoleh dari Dinas Perkebunan dan Kehutanan Provinsi Papua Barat Data perkebunan rakyat juga diperoleh dari dinas tersebut.

Estates Crops Office of Papua Barat Province.

17. Penghitungan

luas

tanaman

17. Planted areas of estates refer to condition at the end of the year, and do not include areas less than 5 hectares.

perkebunan besar adalah pada keadaan akhir tahun dan tidak termasuk yang luasnya kurang dari 5 hektar.

18. Bentuk

produksi

perkebunan

18. Production of estates crops are follows : dry rubber (rubber); dry leaves (tea and tobacco); dry beans (cofee and cocoa); dry bark (cassiavera and cinchona); dry fibre (rosella); (cloves); dry refined

adalah; karet kering (karet), daun kering (teh dan tembakau), biji kering (kopi dan coklat), kulit kering (kayu manis dan kina), serat kering (rami), bunga kering (cengkeh), refined sugar (tebu dari perkebunan besar), gula

flowers/buds

sugar (sugar cane from estate); cup sugar (sugar cane from smallholders); copra (copra);

mangkok (tebu dari perkebunan rakyat), equivalent kopra (kopra),
240

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
biji dan bunga (pala) serta minyak daun (sereh). seeds and buds (nutmeg); and leaf oil (citronella).

19. Persediaan akhir tahun produksi perkebunan besar bukan

19. The production availability of estates at the end of year is not the buffer stock.

merupakan cadangan penyangga (buffer stock).

20. Data Statistik Kehutanan sebagian besar merupakan data sekunder yang bersumber dan dari Dinas

20. Most of forestry statistics are secondary data obtained from the Provincial of Forestry and

Perkebunan

Kehutanan

Estates Crops Office of Papua Barat Province.

Provinsi Papua Barat.

21. Kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang berupa hutan, yang ditunjuk dan atau ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai hutan

21. Forest Area is a specific territory of forest ecosystem determined and or decided as a by the

government

permanent

forest. Such decision is important to maintain the size of forest area and to ensure its legitimation and boundary permanent demarcation forest. of

tetap. Hal ini untuk menjamin kepastian hukum mengenai status kawasan hutan, letak batas dan luas suatu wilayah tertentu yang sudah ditunjuk menjadi kawasan hutan tetap. Kawasan hutan

Indonesian

forest area is determined by the Minister of Forestry in the format of Ministerial Decree on the Designation of Provincial
241

Indonesia ditetapkan oleh Menteri Kehutanan dalam bentuk Surat

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

AGRICULTURE
Keputusan tentang Menteri Kehutanan Kawasan Forest Area and Inland Water, Coastal and Marine Ecosystem. The designation of Forest Area is formulated based on integrated and harmonized of Provincial Spatial Planning (RTRWP) and Forest Land Use by Concensus (TGHK). The designation of forest area in some cases also cover inland water, coastal and marine become ecosystem part of that may

Penunjukan

Hutan dan Perairan Provinsi. Penunjukan Kawasan Hutan ini disusun berdasarkan hasil

pemaduserasian antara Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) dengan Tata Guna Hutan Kesepakatan kawasan (TGHK). hutan

Penunjukan

mencakup pula kawasan perairan yang menjadi bagian dari

Sanctuary

Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan (KPA). Pelestarian Alam

Reserve Area (KSA) and Nature Conservation Area (KPA).

22. Kawasan Suaka Alam (KSA) adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok pengawetan tumbuhan dan sebagai kawasan

22. A Sanctuary Reserve Area is a specific terrestrial or aquatic area having specific criteria for preserving biodiversity plant and animal as well as ecosystem, which also serve as life support system.

keanekaragaman satwa yang serta juga

ekosistemnya,

berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan.

242

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN

23. Kawasan Pelestarian Alam (KPA) adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di darat maupun diperairan yang mempunyai

23. A Nature Conservation area is a specific terrestrial or aquatic area whose main functionis to serve life support system and preserve diversity of plant and animal species, as well as to provide a sustainable utilization of living resources and their ecosystems.

fungsi pokok perlindungan sistem penyangga pengawetan kehidupan, keanekaragaman

jenis tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan

ekosistemnya.

24. Berdasarkan Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang

24. In accordance to the Act on Forestry No. 41/1999, forest area is categorized as Conservation Forest, Protection Forest and Production Forest, for which is defined as follows : Conservation forest is a forest

Kehutanan, kawasan hutan dibagi ke dalam kelompok Hutan

Konservasi, Hutan Lindung, dan Hutan Produksi dengan

pengertian sebagai berikut: Hutan konservasi adalah

area

having

specific

kawasan hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keaneka-

characteristic established for the purposes of conservation of

animal and plant species and their ecosystem.

ragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. Hutan Lindung adalah kawasan

Protection Forest is a forest area
243

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

AGRICULTURE
hutan yang mempunyai fungsi pokok sistem untuk sebagai penyangga mengatur perlindungan kehidupan tata air, designated to serve life support system, maintain hydrological system, prevent of flood, erotion control, seawater intrusion, and maintain soil fertility. Production forest is a forest area designated mainly to promote sustainable forest production.

mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah. Hutan Produksi adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan. Hutan produksi terdiri dari Hutan Produksi Tetap (HP), Hutan

Production forest is classified as permanent production forest,

limited production forest, and convertible production forest.

Produksi Terbatas (HPT), dan Hutan Produksi yang dapat

dikonversi.

25. Hutan konservasi terdiri dari : 1. Kawasan suaka alam berupa Cagar Alam (CA) dan Suaka Margasatwa (SM); 2. Kawasan pelestarian alam

25. Conservation forest is divided into : 1. Sanctuary Reserve area

consists of Strict Nature Reserve and Wildlife Sanctuary. 2. Nature conservation area consists of National Park (TN), Grand Forest Park (THR) and Nature Recreation Park (TWA); 3. Game Hunting Park (TB)

berupa Taman Nasional (TN), Taman Hutan Raya (THR), dan Taman Wisata Alam (TWA); 3. Taman Buru (TB).

244

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN

26. Lahan Kritis Penetapan lahan kritis mengacu pada lahan yang telah sangat rusak karena kehilangan

26. Critical Lands Critical land refers to a piece of land severely damaged due to lost of its vegetation cover so that its functions as water retention, erosion control, nutrient cycling, micro climate regulator and carbon retention are completely depleted. Based upon its

penutupan vegetasinya, sehingga kehilangan atau berkurang

fungsinya sebagai penahan air, pengendali erosi, siklus hara, pengatur iklim mikro dan retensi karbon. Berdasarkan kondisi

vegetation condition, the land could be classifica as : very critical, critical, slight critical, potential critical and normal condition.

vegetasinya, kondisi lahan dapat diklasifikasikan sebagai : sangat kritis, kritis, agak kritis, potensial kritis dan kondisi normal.

27. Reboisasi Reboisasi atau rehabilitasi hutan bertujuan untuk menghutankan kembali kawasan hutan yang kritis di wilayah daerah aliran sungai (DAS) yang dilaksanakan bersama partisipatif. masyarakat secara

27. Reforestation Reforestation rehabilitation is or forest to

intended

rehabilitate the critical land inside forest area or watershed to improve their ecological and hydrological functions. The

activities were conducted with active participation of local

communities who live nearby the target area.
Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010
245

AGRICULTURE

28. Penghijauan

merupakan

upaya

28. Regreening Constitutes an effort to

merehabilitasi lahan kritis di luar kawasan hutan melalui kegiatan tanam menanam dan bangunan konservasi tanah agar dapat

rehabilitate critical lands outside forest area by planting trees and implementing soil conservation practices. It aims to improve land productivity function. and hydrological

berfungsi sebagai unsur produksi dan sebagai media pengatur tata air yang baik serta upaya dan

mempertahankan

meningkatkan daya guna lahan sesuai dengan peruntukannya.

29. Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam: Pemanfaatan hasil hutan kayu adalah segala bentuk usaha yang memanfaatkan dan mengusahakan hasil hutan kayu dengan tidak merusak lingkungan dan tidak mengurangi fungsi pokok hutan. Kegiatan ini hanya dapat

29. Commercial utilization of timber as forest product is activities to utilize timber without destructing the environment and

undermining the main functions of the forest area. Those

activities could only be executed in forest area with high

commercial timber value with license.

dilaksanakan pada areal hutan yang memilki potensi untuk

dilakukan kegiatan pemanfaatan hasil hutan kayu setelah dan dapat

dilaksanakan
246

diperoleh
Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
izin usaha.

30. Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) pada hutan alam adalah izin untuk memanfaatkan hutan produksi dari

30. The

license to commercially

utilize timber in natural forest is license to utilize production

forest for which the activities consist of harvesting or felling, planting, tending, protecting,

yang kegiatannya pemanenan penanaman, pengamanan, pemasaran atau

terdiri

penebangan, pemeliharaan,

processing and marketing. The license could be granted to individuals, cooperatives, private companies, enterprises/local owned enterprises. state-owned government-

pengolahan, hasil hutan

dan kayu.

IUPHHK dapat diberikan kepada perorangan, koperasi, badan

usaha swasta dan BUMN/BUMD.

31. Kayu Bulat Produksi hasil hutan utama yang dihasilkan dari hutan adalah kayu bulat. Produksi kayu bulat ini dihasilkan dari hutan alam

31. Log The main product of commercial forest operation is log. The log is harvested from various sources such as natural forest granted to concessionaires (IUPHHK/HPH), land clearing activities (IPK), industrial forest plantation (HTI) and community forest.

melalui kegiatan perusahaan Hak Pengusahaan (HPH/IUPHHK), Hutan kegiatan ijin

pemanfaatan kayu (IPK) dalam rangka pembukaan wilayah hutan, pembangunan Industri (HTI) Hutan Tanaman serta kegiatan

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

247

AGRICULTURE
hutan rakyat.

32. Kayu Gergajian merupakan kayu hasil konversi kayu bulat dengan mengunakan mesin gergaji,

32. Sawn Timber Constitutes a sawmill product derived material. from The logs as raw is

mempunyai bentuk yang teratur dengan sisi-sisi sejajar siku dan

product

characterized with regular forms having parallel sides at right angle to each other, thickness not more than 6 cm and moisture content not to exceed 18 percent. Sawn timber produced directly from logs must be certified by a legal document.

sudutsudutnya

dengan

ketebalan tidak lebih dari 6 cm dan kadar air tidak lebih dari 18 persen Kayu Gergajian yang

diolah langsung dari kayu bulat, wajib didukung dengan dokumen yang sah.

33. Kayu Lapis adalah panel kayu yang tersusun dari lapisan veneer dibagian dibagian luarnya, intinya sedangkan (core) bisa

33. Plywood consisting

is of

wood layers

panel pressed

together in between veneers; the core may be veneer or some other material, bound together with glue and pressed tightly together to make a strong panel. Included to this definition is plywood materials. covered with other

berupa veneer atau material lain, diikat dengan lem kemudian

dipress (ditekan) sedemikian rupa sehingga menjadi panel yang kuat. Termasuk dalam artian ini adalah kayu lapis yang dilapisi lagi dengan material lain.

248

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
34. Data populasi ternak bersumber dari hasil Survei Peternakan 34. Data on domestic livestock

population are obtained from the Directorate General of Livestock Service, while data on the

Nasional, sedangkan data jumlah pemotongan ternak merupakan hasil Survei Laporan Pemotongan Ternak. Pengumpulan ternak data

number of animals slaughtered are based on the survey

pemotongan

dilakukan

conducted by BPS-quartely. This survey is a complete enumeration on all abbatoirs and

secara lengkap dari RPH (Rumah Potong Hewan) dan Keurmaster setiap triwulan.

keurmasters.

35. Data

statistik

perikanan

35. Fishery Statistics are secondary data obtained from the

merupakan data sekunder yang bersumber dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Barat. Statistik perikanan

Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province. Fishery statistics are categorized into two : 1) capture fisheries and 2) aquaculture. Capture fisheries are further classified into: marine capture fisheries and inland open water capture fisheries. Aquaculture are further classified into several types of culture : marine culture; brackish water pond; fresh water pond; cage; floating net and fish breeding in paddy fields.

dibedakan atas data Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya. Perikanan Tangkap diklasifikasikan atas penangkapan ikan di laut dan penangkapan ikan di perairan umum. Perikanan atas Budidaya jenis

diklasifikasikan

budidaya yaitu budidaya laut, tambak, kolam, karamba, jaring apung dan sawah.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

249

AGRICULTURE

250

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Gambar/ Figure : 6.1 Luas Panen dan Produksi Padi Sawah + Padi Ladang Harvested Area and Production of Paddy Tahun / Year 2005 – 2009

40000

35000

30000

25000

20000

15000

10000

5000

0 2005 2006 2007 2008 2009

Luas Panen

Produksi

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

251

AGRICULTURE

252

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Gambar/ Figure: 6.2 Luas Areal dan Produksi Tanaman Pala, Kelapa Sawit dan Cokelat Harvested Area, Yield Rate, and Production of Nutmeg, Oil Palm and Cocoa Tahun / Year 2009

30000

25000

20000

15000

10000

5000

0

Pala

Kelapa sawit

Cokelat

Areal

Produksi

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

253

AGRICULTURE

254

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Gambar/ Figure: 6.3 Luas Kawasan Hutan dan Perairan yang telah Ditunjuk Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan dirinci menurut Kabupaten/Kota Forest Area and Water Ecosystem Referred by Forestry Ministerial Decree by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

17.93%

18.91%

19.10%

23.69% 16.87% 3.50%

Hutan Lindung Hutan Produksi Terbatas Hutan Produksi yg Dikonversi

Hutan KSA/KPA Hutan Produksi Tetap Areal Penggunaan Lain

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

255

AGRICULTURE

256

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Gambar/ Figure: 6.4 Populasi Beberapa Ternak menurut Jenis Ternak Livestock Population by Type of Livestock Tahun / Year 2007- 2009

60000

50000

40000

30000

20000

10000

0 2007 2008 2009

sapi

Kambing

Babi

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

257

AGRICULTURE

258

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Gambar/ Figure: 6.5 Produksi Perikanan Laut menurut Kabupaten/Kota Marine Fisheries Production by Regency/Municipality Tahun / Year 2009 (Ton)

12000

10000

8000

6000

4000

2000

0

Perikanan Laut
Fakfak Teluk Bintuni Sorong Kaimana Manokwari Raja Ampat Teluk Wondama Sorong Selatan Kota Sorong

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

259

AGRICULTURE

260

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN

6.1. TANAMAN PANGAN/ FOOD CROPS
Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Padi Sawah Menurut Kabupaten/Kota Harvested Area, Yield Rate and Production of Wetland Paddy by Regency/ Municipality Tahun / Year 2005 - 2009
Luas Panen Harvested Area (Ha)
(1) (2)

Tabel : 6.1.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton)
(3)

Hasil per Hektar Yield Rate (Kw/Ha)
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

62 0 18 752 6572 0 1886 241

227 0 66 2728 23733 0 6840 882

36,65 0 36,66 36,27 36,11 0 36,27 36,58

0 9 531 10 358 7 580 7 546 6 415

0 34 475 36 518 26 101 24 810 20 896

0 36,17 35,26 34,43 32,88 32,57

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

261

AGRICULTURE
Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Padi Ladang Menurut Kabupaten/Kota Harvested Area, Yield Rate and Production of Dryland Paddy by Regency/ Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 6.1.2. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luas Panen Harvested Area (Ha)
(2)

Produksi Production (Ton)
(3)

Hasil per Hektar Yield Rate (Kw/Ha)
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

0 0 0 254 535 162 0 4

0 0 0 659 1419 422 0 10

0 0 0 25,95 26,52 26,04 0 25,93

0 955 1 109 777 999 1 408

0 2 510 3 019 2 103 2 708 3 806

0 26,28 27,22 27,06 27,11 27,03

262

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Padi Sawah + Padi Ladang Menurut Kabupaten/Kota Harvested Area,Yield Rate, and Production of Paddy (Wetland + Dryland) by Regency/ Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel Table

6.1.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luas Panen Harvested Area (Ha)
(2)

Produksi Production (Ton)
(3)

Hasil per Hektar Yield Rate (Kw/Ha)
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

62 0 18 1006 7107 162 1886 245

227 0 66 3387 25152 422 6840 892

36,63 0 36,57 33,67 35,39 26,05 36,27 36,39

0 10 486 11 467 8 357 8 545 7 823

0 36 985 39 537 28 204 27 518 24 702

0 35,27 34,48 33,75 32,2 31,58

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

263

AGRICULTURE
Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Jagung Menurut Kabupaten/Kota Harvested Area, Yield Rate and Production of Maize by Regency/ Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 6.1.4. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luas Panen Harvested Area (Ha)
(2)

Produksi Production (Ton)
(3)

Hasil per Hektar Yield Rate (Kw/Ha)
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

23 2 64 253 267 15 205 51

39 3 109 415 430 24 332 86

16,98 17,25 16,97 16,39 16,11 16,11 16,19 16,94

85 965 1 070 1 518 1 947 2 080

145 1 584 1 711 2 429 3 120 3 317

17,11 16,41 15,99 16.00 16,02 15,94

264

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Ubi Kayu Menurut Kabupaten/Kota Harvested Area, Yield Rate and Production of Cassava by Regency/ Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 6.1.5. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luas Panen Harvested Area (Ha)
(2)

Produksi Production (Ton)
(3)

Hasil per Hektar Yield Rate (Kw/Ha)
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

4 58 70 146 415 37 246 38

45 653 757 1575 4637 404 2740 421

111,78 112,58 108,17 107,90 111,75 109,29 111,39 110,69

91 1 105 2 052 1 615 1 963 2 336

996 12 228 23 071 17 833 21 913 25 897

109,40 110,66 112,43 110,42 111,63 110,85

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

265

AGRICULTURE
Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Ubi Jalar Menurut Kabupaten/Kota Harvested Area, Yield Rate and Production of Sweet Potatoes by Regency/ Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 6.1.6. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luas Panen Harvested Area (Ha)
(2)

Produksi Production (Ton)
(3)

Hasil per Hektar Yield Rate (Kw/Ha)
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

30 24 57 180 478 39 139 29

303 243 575 1832 4859 395 1410 294

101,04 101,32 100,89 101,77 101,66 101,19 101,46 101,22

68 1 044 1 524 1 874 2 170 1 991

688 10 597 15 341 18 702 21 405 19 543

101,14 101,52 100,66 99,80 98,64 98,14

266

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kacang Tanah Menurut Kabupaten/Kota Harvested Area, Yield Rate and Production of Peanuts by Regency/ Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 6.1.7. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luas Panen Harvested Area (Ha)
(2)

Produksi Production (Ton)
(3)

Hasil per Hektar Yield Rate (Kw/Ha)
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

19 0 62 141 272 60 146 29

21 0 63 144 282 61 149 30

10,91 0 10,24 10,25 10,38 10,16 10,18 10,30

0 729 958 1 725 1 937 2 093

0 751 979 1 763 1 956 2 131

0 10,30 10,21 10,22 10,10 10,18

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

267

AGRICULTURE
Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kedelai Menurut Kabupaten/Kota Harvested Area, Yield Rate and Production of Soybeans by Regency/ Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 6.1.8. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luas Panen Harvested Area (Ha)
(2)

Produksi Production (Ton)
(3)

Hasil per Hektar Yield Rate (Kw/Ha)
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 0 1 150 1 624 1 282 1 819 2 137 0 1 208 1 740 1 360 1 917 2 279 0 10,50 10,72 10,61 10,54 10,67 6 0 37 100 898 9 83 17 7 0 38 106 942 9 86 18 11,58 0 10,34 10,63 10,49 10,46 10,37 10,68

Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

268

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kacang Hijau Menurut Kabupaten/Kota Harvested Area, Yield Rate and Production of Mungbeans by Regency/ Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 6.1.9. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Luas Panen Harvested Area (Ha)
(2)

Produksi Production (Ton)
(3)

Hasil per Hektar Yield Rate (Kw/Ha)
(4)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

0 0 17 60 79 34 87 23

0 0 17 57 78 33 82 23

0 0 10,12 9,57 9,84 9,63 9,47 10,13

0 300 560 667 925 855

0 291 557 670 944 871

0 9,69 9,95 10,05 10,21 10,19

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

269

AGRICULTURE
Luas Panen Dibongkar Habis, Total Produksi, dan Hasil per Ha Sayuran Menurut Kabupaten/Kota Area Harvested Entirely, Production and Yield/Ha of Vegetables by Regency/ Municipality Tahun / Year 2006 - 2009
Bawang Merah/ Shallots
Luas Kabupaten/Kota Pane n Regency/Municipality Harvested Area (Ha) (1) (2) Produksi Production (Ton) (3) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

Tabel : 6.1.10 Table

Bawang Putih/ Garlic
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (5) Produksi Production (Ton) (6) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

(4)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 66 58 51 50 327 494 346 405 4,95 8,52 6,78 8,10 32 31 34 31 219 284 248 236 6,84 9,16 7,29 7,60 58 8 324 3 5,59 0,38 32 219 6,84 -

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

270

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Bawang Daun/ Leeks
Luas

Kentang/ Potatoes
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

Kabupaten/Kota Pane n Regency/Municipality Harvested
Area (Ha) (1) (8)

Produksi Production (Ton) (9)

Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 68 46 67 42 365 284 361 261 5,37 6,17 5,39 6,21 121 50 45 37 378 152 131 104 3,12 3,04 2,92 2,80 68 365 5,37 121 378 3,12 -

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

271

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Kubis/ Cabbage
Luas

Kembang Kol/ Cauli Flower
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

Kabupaten/Kota Pane n Regency/Municipality Harvested
Area (Ha) (1) (8)

Produksi Production (Ton) (9)

Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2 197 265 300 217 18 1.088 965 1 385 1 245 9,00 5,52 3,64 4,62 5,74 43 3 155 15 3,59 5,00 10 9 6 18 79 22 51 21 15 180 180 474 11 189 2,10 1,61 30,00 10,00 6,00 0,50 3,71 -

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

272

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Petsai/S awi/ Chinese Cabbage Kabupaten/Kota Pane n Regency/Municipality Harvested
Area (Ha) (1) (8) Luas Produksi Production (Ton) (9) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

Wortel/ Carrot
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 251 781 664 553 431 1.502 3.982 3 164 2 359 1 828 5,98 5,10 4,77 4,27 4,24 65 42 33 32 566 384 245 243 8,71 9,14 7,43 7,60 18 9 28 55 203 47 146 24 38 13 236 270 1.356 9 547 11 2,11 1,48 8,44 4,91 6,68 0,19 3,75 0,44 65 566 8,71 -

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

273

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Kacang Merah Red/Kidney Beans Kabupaten/Kota Pane n Regency/Municipality Harvested
Area (Ha) (1) (8) Luas Produksi Production (Ton) (9) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n/ Ha )

Kacang Panjang Yardlong Beans
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n/ Ha )

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006
Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

2 12

2 1

1.00 0.10

75 17 24 101 234 67 167 29

1,224 25 85 396 3,886 27 941 9

16.32 1.49 3.52 3.92 16.61 0.40 5.63 0.30

14 5 2 -

3 5 2 -

0.23 1.00 1.00 -

38 752 857 652 493

428 7,020 6 160 2 286 1 136

11.25 9.34 7.19 3.51 2.30

274

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Cabe Besar/ Chili
Luas Pane n Kabupaten/Kota Regency/Municipality Harvested Area (Ha) (1) (8) Produksi Production (Ton) (9) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

Cabe Rawit/ S mall Chili
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 9 310 395 256 237 127 2 574 3 118 1 086 820 14.06 8.30 7.89 4.24 3.46 12 343 218 169 91 182 2 337 676 578 253 15.20 6.81 3.10 3.42 2.78 14 3 8 1 138 23 93 21 82 4 20 6 1 860 7 462 7 5.86 1.23 2.55 6.00 13.48 0.30 4.97 0.32 15 6 13 53 164 51 29 96 9 67 575 1 384 12 11 6.40 1.48 5.18 10.85 8.44 0.24 0.39

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

275

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Jamur/ Mushroom
Luas Pane n Kabupaten/Kota Regency/Municipality Harvested Area (Ha) (1) (8) Produksi Production (Ton) (9) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

Tomat/ Tomatoes
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 32 439 471 350 281 232 7 300 6 278 2 143 2 478 7.23 16.63 13.33 6.12 8.82 20 13 14 25 160 41 104 30 108 25 172 249 5 854 12 628 20 5.40 1.95 12.25 9.96 36.59 0.29 6.04 0.68

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

276

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Terung/ Eggplant
Luas Pane n Kabupaten/Kota Regency/Municipality Harvested Area (Ha) (1) (8) Produksi Production (Ton) (9) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

Buncis/ French Beans
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 20 259 385 222 204 284 4 064 4 670 1 006 954 14.21 15.69 12.13 4.53 4.68 22 209 354 235 172 202 2 310 2 742 674 260 9.18 11.05 7.75 2.87 1.51 11 11 18 19 98 64 18 46 18 415 170 2 776 333 22 4.18 1.67 23.03 8.95 28.33 5.20 1.21 13 5 10 4 72 40 43 59 7 149 25 1,645 6 217 4.54 1.44 14.90 6.25 22.85 0.15 5.04 -

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

277

AGRICULTURE

Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Ketimun/ Cucumber
Luas Produksi Production (Ton) (9) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

Labu S iam Pumpkin/Chajota
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

Kabupaten/Kota Pane n Regency/Municipality Harvested
Area (Ha) (1) (8)

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 39 279 437 294 293 313 2 431 2 631 1 298 996 8.01 8.71 6.02 4.41 3.40 86 116 40 45 535 249 112 304 6.22 2.15 2.80 6.90 13 13 9 88 34 69 14 103 190 127 1 169 16 494 20 7.92 14.60 14.11 13.28 0.47 7.15 1.44 11 9 40 26 106 136 276 17 9.64 15.11 6.90 0.65 -

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

278

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Kangkung/ S wamp Cabbage
Luas Produksi Production (Ton) (9) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

Bayam/ S pinach
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(To n / Ha )

Kabupaten/Kota Pane n Regency/Municipality Harvested
Area (Ha) (1) (8)

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 270 759 896 452 465 5 361 9 709 6 373 1 946 2 186 19.86 12.79 7.11 4.31 4.70 256 673 610 411 287 486 2 729 1 944 855 431 1.90 4.05 3.19 2.08 1.50 25 29 17 17 188 62 119 32 138 24 373 195 2 822 17 767 12 5.52 0.83 21.94 11.47 15.01 0.27 6.44 0.37 20 26 16 39 157 34 101 24 108 19 43 67 1 500 9 494 3 5.40 0.72 2.69 1.72 9.55 0.26 4.89 0.13

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

279

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.10

Melon/ Melon
Luas

S emangka/ Watermelon
Luas Pane n Harvested Area (Ha) (11) Produksi Production (Ton) (12) Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

Kabupaten/Kota Pane n Regency/Municipality Harvested
Area (Ha) (1) (8)

Produksi Production (Ton) (9)

Hasil pe r He ktar Yield Rate
(Ton/Ha)

(10)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 16 8 13 30 65 44 52 119 4,03 5,50 4,02 3,97 49 37 46 53 810 372 130 191 16,52 10,05 2,83 3,69 10 6 28 37 2,80 6,08 5 24 20 100 585 125 20,00 24,38 6,23 -

Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

280

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Tanaman Yang Menghasilkan, Hasil per Hektar dan Produksi Buah-buahan Menurut Kabupaten/Kota Harvested Plant, Yield Rate and Production of Fruits by Regency/ Municipality in Papua Barat Province Tahun / Year 2006 - 2009
Alpukat/ Avocado
Tanaman yang Me nghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (2) Hasil pe r Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (4)

Tabel Table : 6.1.11

Belimbing Star Fruit/Carambola
Tanaman yang Me nghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (5) Hasil pe r Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (7)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (3)

Produksi Production (Ton) (6)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 100 6 701 9 953 10 435 9 951 6 903 541 1 095 1 015 61.00 134.76 54.36 104.94 102.00 250 2 602 2 863 4 029 3 510 10 154 162 192 73 38.00 59.19 56.58 47.65 20.80 534 455 74 287 5 613 35 69 29 31 9 29 784 5 10 53.37 67.47 122.97 100.00 139.75 140.00 149.28 267 30 75 1 925 8 135 14 1 2 114 2 11 52.43 30.00 24.00 59.32 250.00 82.22 -

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

281

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.11

Duku/Langsat/ Duku/Langsat
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (8) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (10)

Durian/ Durian
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (11) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (13)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (9)

Produksi Production (Ton) (12)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 450 14 198 10 876 12 878 532 9 979 600 1,363 10 20.00 68.95 55.17 105.84 18.80 350 16 891 12 257 14 336 377 14 2 036 1 956 2 409 133 40.00 120.54 159.58 168.04 352.79 855 2 124 243 10 780 54 25 42 126 8 793 1 0 49.36 59.09 33.33 73.56 14.81 16.00 10 161 880 805 1 110 4 995 520 50 914 44 184 65 808 6 1 89.95 50.11 227.95 58.56 161.80 12.12 12.00

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

282

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.11

Jambu Biji Guava/Common Guava
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (8) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (10)

Jambu Air Watery Rose Apple
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (11) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (13)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (9)

Produksi Production (Ton) (12)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 5 890 5 161 5 816 2 524 398 147 191 868 67.57 28.48 32.84 343.90 215 2 442 4 339 5 093 3 884 11 95 47 273 63 52.56 38.90 10.83 53.60 16.22 132 410 198 1 460 3 889 15 413 4 10 5 32 307 1 38 31.06 24.39 27.27 21.85 78.97 80.00 91.77 435 395 186 517 952 21 7 17 2 15 42 2 15.63 41.77 11.83 29.01 44.12 71.43 -

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

283

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.11

Jeruk S iam/Keprok Tangerine
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (8) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (10)

Jeruk Besar/ Grapefruit
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (11) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (13)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (9)

Produksi Production (Ton) (12)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 250 5 066 6 172 6 517 5 607 6 230 141 523 101 25.20 45.40 22.85 80.25 18.01 1 652 676 1 490 5 607 189 33 102 203 114.41 48.82 68.46 36.20 195 167 1 006 3 786 6 19 31 167 32.82 116.17 30.42 44.08 211 240 81 952 170 20 11 20 3 77 79 1 49.76 83.33 30.86 81.09 462.35 25.00

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

284

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.11

Mangga/ Mango
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (8) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (10)

Nangka/Cempedak Jack Fruit/Champedak
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (11) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (13)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (9)

Produksi Production (Ton) (12)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 7,500 8 700 9 305 11 562 441 160 724 546 770 7 21.33 83.22 58.68 66.60 15.87 200 15 391 11 899 11 187 10 300 3 3 714 1 626 817 3 625 14.00 241.31 136.65 73.03 351.94 1 010 1 020 1 486 649 2 294 150 100 81 102 197 35 141 6 2 80.00 100.00 132.77 54.55 61.46 36.67 20.00 525 630 1 051 611 4 366 6 000 2 012 30 15 64 122 27 1 467 1 836 180 1 28.19 101.59 116.27 44.52 335.96 306.00 89.26 26.67

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

285

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.11

Nenas/ Pineapple
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (8) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (10)

Pepaya/ Papaya/Pawpaw
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (11) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (13)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (9)

Produksi Production (Ton) (12)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 850 47 315 23 808 29 763 25 345 2 201 52 155 104 2.82 4.25 2.18 5.21 4.10 2 400 23 781 14 719 16 983 14 171 62 2 789 1 011 549 1 951 25.67 117.28 68.69 32.33 137.68 360 570 539 2 098 43 835 210 503 2 2 1 6 176 4 6 6.11 3.51 2.04 2.96 4.02 19.05 12.33 365 635 1,030 1,569 17 051 1 548 920 100 10 40 75 41 2 347 137 79 1 27.12 62.20 72.43 26.07 137.62 88.24 85.98 7.00

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

286

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.11

Pisang/ Banana
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (8) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (10)

Rambutan/ Rambutan
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (11) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (13)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (9)

Produksi Production (Ton) (12)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 17 500 81 131 61 044 57 600 73 037 342 5 500 4 500 1 612 8 136 19.51 67.79 73.72 27.99 111.40 2 000 27 440 24 315 29 058 88 79 1 812 759 981 5 39.50 66.03 31.22 33.76 56.82 2 395 1 940 4 286 1 633 51 484 1 047 3 467 1 300 40 110 166 32 4 322 139 342 9 16.58 56.44 38.61 19.41 83.95 132.38 98.70 7.08 525 650 799 1 381 22 085 215 14 49 27 66 1 573 3 27.24 75.38 34.29 47.86 71.24 13.95 -

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

287

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.11

S alak/ S alak
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (8) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (10)

S a w o / S apodilla
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (11) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (13)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (9)

Produksi Production (Ton) (12)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 11 000 15 784 42 545 40 813 36 740 38 131 358 421 1 467 3.45 8.30 8.41 10.32 39.93 40 1 25.00 70 2 500 20 5 224 1 980 534 481 1 25 0 22 16 12 16 12.86 9.88 10.00 4.29 8.08 23.03 33.89 40 1 25.00 -

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

288

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.11

S irsak/ S oursop
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (8) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (10)

S ukun/ Bread Fruit
Tanaman yang Menghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (11) Hasil per Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (13)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (9)

Produksi Production (Ton) (12)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 150 560 2 829 3 209 3 016 4 23 65 70 72 23.33 41.07 22.98 21.81 23.87 1 450 4 523 3 040 4 012 1 375 72 348 163 199 124 49.52 76.94 53.62 49.60 90.18 60 36 123 60 174 2 1 4 3 10 30.00 36.11 29.27 48.33 54.60 250 625 241 1 982 40 76 100 12 43 11 200 4 4 2 48.00 68.96 46.06 101.11 97.50 48.68 24.00

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

289

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.1.11

Melinjo Belinjo/Goint Fir
Tanaman yang Me nghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (8) Hasil pe r Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (10)

P e t a i/ Twisted Cluster Bean
Tanaman yang Me nghasilkan Harvested Plant (Pohon Tree ) (11) Hasil pe r Pohon Yield Rate (Kg/Phn Kg/Tree ) (13)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Produksi Production (Ton) (9)

Produksi Production (Ton) (12)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 494 296 505 2 13 7 5 26,32 23,65 9,90 42 142 59 25 3 5 1 1 71,43 35,21 16,95 40,00 30 27 445 30 3 1 8 2 86,67 18,52 17,30 56,67 15 27 1 2 40,00 88,89 -

Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

290

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Luas Panen, Hasil per M2 dan Produksi Tanaman Obat-obatan Menurut Jenis Tanaman* Harvested Area, Yield/M2 and Production of Medicinal Plants

Tabel Table

6.1.12

Tahun / Year 2006 - 2009
Jahe / Ginger Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (1) (2) Produksi Production (Kg) (3) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (4)

Laos/Lengkuas Galingale
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (5) Produksi Production (Kg) (6) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 1 851 5 506 9 138 9 100 6 994 17 215 28 783 12 815 3.58 2.73 2.30 1.52 1 498 3 642 10 652 8 775 7 061 16 936 32 682 18 240 4.04 3.79 2.60 2.08 61 135 505 1 150 172 520 2,002 4,300 2.82 3.85 3.96 3.44 86 130 357 925 200 586 1 088 5 187 2.33 4.51 3.05 4.41 -

Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

291

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table : 6.1.12

Kencur Greater Galingale Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (1) (2) Produksi Production (Kg) (3) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (4)

Kunyit/ Tumeric
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (5) Produksi Production (Kg) (6) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 470 1 232 5 430 6 400 2 482 5 508 9 631 10 659 4.87 4.28 1.64 1.67 1 345 4 446 17 655 13 575 3 472 14 946 34 881 24 400 2.53 2.59 1.67 1.80 295 175 1 222 1 260 4.14 5.86 259 145 691 250 476 435 1 041 1 520 1.84 3.00 1.51 5.53 -

Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

292

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table : 6.1.12

Lempuyang Zingiber Aromaticum Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (1) (2) Produksi Production (Kg) (3) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (4)

Temulawak/ Wild Ginger
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (5) Produksi Production (Kg) (6) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 20 142 35 800 54 817 72 900 2.70 1.99 2.06 1.13 107 229 1 713 610 507 1 455 4 451 913 4.33 3.95 2.39 1.50 20 54 2.70 32 75 72 435 2.25 5.12 -

Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

293

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table : 6.1.12

Temuireng Curcuma Aeruginosa Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (1) (2) Produksi Production (Kg) (3) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (4)

Dringo Acorus Calamus
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (5) Produksi Production (Kg) (6) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 31 281 565 30 97 855 1 628 28 2.94 2.78 2.88 0.93 33 50 46 154 1.39 0.86 18 13 22 75 1.22 5.00 23 10 43 3 1.87 0.30 -

Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

294

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table : 6.1.12

Kapulaga Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (1) (2) Produksi Production (Kg) (3) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (4)

Mengkudu/Pace Morinda Citrifolia
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (5) Produksi Production (Kg) (6) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 20 4 0,20 52 47 30 35 14 126 312 54 0,27 0,54 3,47 1,54 20 4 0,20 2 50 4 10 2,00 0,20 -

Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

295

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table : 6.1.12

Kejibeling Verbenaceae Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (1) (2) Produksi Production (Kg) (3) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (4) Luas Pane n Harvested Area (M2 ) (5)

S ambiloto S ambiloto
Produksi Production (Kg) (6) Hasil/ M2 Yield/ M2 (Kg/M2 ) (7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 15 50 20 635 33 375 72 1.244 2,20 1,74 3,60 1,96 157 50 23 35 50 118 49 36 0,32 0,79 1,53 1,03 10 5 18 15 1,80 3,00 82 75 27 23 0,33 0,31 -

Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian Based on Agriculture Survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

296

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN

6.2. PERKEBUNAN/ PLANTATION
Luas Areal dan Produksi Tanaman Kelapa Menurut Kabupaten/Kota Planted Area and Production of Coconut by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel Table

6.2.1.

Perkebunan Besar Large-Scale Estate Kabupaten/Kota Regency/Municipality Luas Areal Planted Area (Ha)
(2)

Perkebunan Rakyat Small Holdings Estate Luas Areal Planted Area (Ha)
(4)

Produksi Production (Ton)
(3)

Produksi Production (Ton)
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 405 11 642 10 942 10 942 10 942 224 8 689 5 965 5 965 5 965 955 1 260 438 244 1 963 283 2 302 3 792 375 1 235 437 95 1 875 112 1 495 2 841

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

297

AGRICULTURE
Luas Areal dan Produksi Tanaman Kelapa Sawit menurut Kabupaten/Kota Planted Area and Production of Oil Palm by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009 Perkebunan Besar Large-Scale Estate Kabupaten/Kota Regency/Municipality Luas Areal Planted Area (Ha)
(2)

Tabel Table

: 6.2.2.

Perkebunan Rakyat Small Holdings Estate Luas Areal Planted Area (Ha)
(4)

Produksi Production (Ton)
(3)

Produksi Production (Ton)
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 22 767 8 365 2 700 16 540 16 540 16 540 115,65 17 326 17 326 17 326 7 000 11 767 4000 3 563 4 802 2 700 115,65 -

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

298

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Luas Areal dan Produksi Tanaman Kopi Menurut Kabupaten/Kota Planted Area and Production of Coffee by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009 Perkebunan Besar Large-Scale Estate Kabupaten/Kota Regency/Municipality Luas Areal Planted Area (Ha)
(2)

Tabel Table

: 6.2.3.

Perkebunan Rakyat Small Holdings Estate Luas Areal Planted Area (Ha)
(4)

Produksi Production (Ton)
(3)

Produksi Production (Ton)
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 708 708 708 218,00 218,00 218,00 411 372,14 14 110 54 9 145 79 1,14 91,00 65,00 4,00 174,00 37,00 -

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

299

AGRICULTURE
Luas Areal dan Produksi Tanaman Cengkeh Menurut Kabupaten/Kota Planted Area and Production of Clove by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009 Perkebunan Besar Large-Scale Estate Kabupaten/Kota Regency/Municipality Luas Areal Planted Area (Ha)
(2)

Tabel Table

: 6.2.4.

Perkebunan Rakyat Small Holdings Estate Luas Areal Planted Area (Ha)
(4)

Produksi Production (Ton)
(3)

Produksi Production (Ton)
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 833 750 750 750 105 60 60 60 644 64 7 7 67 8 36 75 21 1 1 1 3 3 -

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

300

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Luas Areal dan Produksi Tanaman Coklat menurut Kabupaten/Kota Planted Area and Production of Cocoa by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009 Perkebunan Besar Large-Scale Estate Kabupaten/Kota Regency/Municipality Luas Areal Planted Area (Ha)
(2)

Tabel Table

: 6.2.5.

Perkebunan Rakyat Small Holdings Estate Luas Areal Planted Area (Ha)
(4)

Produksi Production (Ton)
(3)

Produksi Production (Ton)
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 1 668 1 668 1 668 20 5 953 8 463 8 463 8 463 15 3 325 8 962 8 962 8 962 170 854 370 293 977 1 805 1 464 112 536 270 252 503 782 855

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

301

AGRICULTURE
Luas Areal dan Produksi Tanaman Pala menurut Kabupaten/Kota Planted Area and Production of Nutmeg by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 Perkebunan Besar Large-Scale Estate Kabupaten/Kota Regency/Municipality Luas Areal Planted Area (Ha)
(2)

Tabel Table

: 6.2.6.

Perkebunan Rakyat Small Holdings Estate Luas Areal Planted Area (Ha)
(4)

Produksi Production (Ton)
(3)

Produksi Production (Ton)
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 5 555 5 911 5 911 5 911 1 938 1 749 1 749 1 749 3 181 1 666 102 63 204 13 316 10 1 545 332 24 17 1 6 12 1

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

302

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Luas Areal dan Produksi Tanaman Jambu Mete menurut Kabupaten/Kota Planted Area and Production of Cashew Nut by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 Perkebunan Besar Large-Scale Estate Kabupaten/Kota Regency/Municipality Luas Areal Planted Area (Ha)
(2)

Tabel Table

: 6.2.7.

Perkebunan Rakyat Small Holdings Estate Luas Areal Planted Area (Ha)
(4)

Produksi Production (Ton)
(3)

Produksi Production (Ton)
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 118 305 305 305 7 2 2 2 111 7 6 1 -

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

303

AGRICULTURE

6.3. KEHUTANAN/ FORESTRY
Perkembangan Luas Penebangan Hutan dan Hasilnya oleh Pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) menurut Kabupaten/Kota Growth of Deforestation Area and Forest Production by Forest Concession License Holder and Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel Table

: 6.3.1.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Luas Penebangan Deforestation Area (Ha)
(2)

Jumlah Produksi Production (m3)
(3)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 14 866,13 14 866,13 14 866,13 14 866,13 14 866,13 207 040,65 207 040,65 207 040,65 207 040,65 207 040,65 2 406,25 3 966,24 6 165,07 1 388,57 940,00 42 426,58 38 921,20 101 733,60 14 823,98 9 135,29

Sumber: Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

304

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Perkembangan Produksi Hasil Hutan menurut Jenisnya The Growth of Forest Production by Kinds Tahun / Year 2005 – 2009

Tabel Table

: 6.3.2.

Jenis Hasil Hutan/ Kinds of Forest Production
(1)

Satuan

2005

2006

2007

2008

2009

Units
(2) (3)
207 040,65

(4)
207 040,65

(5)
207 040,65

(6)
207 040,65

(7)

1. Kayu Bulat/ Logs 2. Kayu Gergajian/ Sawn Wood 3. Kayu Hitam/ Ebony

m3 m3 m3 ton ton ton ton m3 m3 m3 ton

… … … … … … … … … … …

… … … … … … … … … …

… … … … … … … … … …

… … … … … … … … … …

… … … … … … … … … …

4. Rotan/ Rattan

5. Damar/ Resin

6. Kayu Bakar/ Fire Wood

7. Kemiri / Candlenut

8. Kayu Manis/ Cassiavera 9. Kayu Rimba Campuran/ Forest Wood 10. Kayu Hitam Gergajian/ Sawn Ebony 11. Kayu Galapari

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

305

AGRICULTURE
Luas Kawasan Hutan dan Perairan yang telah Ditunjuk Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Dirinci menurut Kabupaten/Kota Forest Area and Water Ecosystem Referred by Forestry Ministerial Decree by Regency/Municipality Tahun / Year 2006 – 2009 (Ha)
Hutan Kawasan Perlindungan Alam/ Kawasan Suaka Alam Nature Reserve and Nature Preservation Forest (3)

Tabel : 6.3.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Hutan Lindung Protection Forest

Hutan Produksi Production Forest

Terbatas Limited
(4)

Tetap Definitive
(5)

(1)

(2)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 4 400,63 1 648 277,57 1 648 277,57 1 648 277,57 1 648 277,57 1 339,15 1 751 648,35 1 751 648,35 1 751 648,35 1 751 648,35 6 790,63 1 847 243,96 1 847 243,96 1 847 243,96 1 847 243,96 3 244,79 1 866 284,39 1 866 284,39 1 866 284,39 1 866 284,39 39 565,14 327 046,10 79 054,50 66 558,10 395 893,20 284 057,30 302 364,90 149 337,70 44 174,92 113 101,10 95 240,87 86 794,95 591 681,30 65 941,16 310 509,50 442 865,40 202 535,20 519 806,40 121 700,10 275 891,90 411 464,30 92 248 56 209 817,70 6 989,17 388 086,70 320 488,20 37 977,49 309 635,10 246 600,30 379 370,70 165 503,90 149 337,70

306

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.3.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Hutan Produksi yg Dikonversi Convertible Production Forest
(6)

Areal Penggunaan Lainnya Others Area Utilization
(7)

Jumlah Total

(1)

(8)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 16 372,29 2 314 144,79 2 314 144,79 2 314 144,79 2 314 144,79 715,97 342 087,75 342 087,75 342 087,75 342 087,75 32 863,46 9 769 686,81 9 769 686,81 9 769 686,81 9 769 686,81 219 080,90 253 270,50 149 617,00 397 458,00 204 291,00 462 525,90 479 300,90 132 228,30 55 345,04 92 245,13 5 669,59 31 147,20 93 508,92 6 385,44 20 052,05 39 018,41 948 787,90 1 623 957,43 489 259,55 1 167 485,25 1 943 439,02 1 290 529,06 1 487 548,95 785 816,19

Sumber: Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

307

AGRICULTURE
Daftar Kepemilikan Surat Keputusan Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (SK IUPHHK) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) menurut Kabupaten/Kota List of the Ownership of Wood Forest Production Utilization Establishment Permit Decree and Annual Activity Plan by Regency/Municipality

Tabel Table

6.3.4.

Tahun / Year 2006- 2009 (Ha)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

SK IUPHHK

Target Tahunan Maksimum Luas Volume
(4)

Realisasi RKT

Luas
(5)

Volume
(6)

(1)

(2)

(3)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006
… … 2 764 500 2 764 500 4 620 800 … … 49 083,43 49 083,43 390 657,00 … … 1 951 537,81 1 951 537,81 2 570 843,36 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

61 225,13 1 391 836,55

Sumber: Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

308

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Daftar Industri Primer Hasil Hutan (IPHHK) Berdasarkan Jenis Industri, Kapasitas Terpasang, dan Kepemilikan Rencana Pemanfaatan Bahan Baku Industri (RPBI) menurut Kabupaten/Kota List of Forest Product Primary Industry by Type of Industry, Attached Capacity and Ownership of Industrial Raw Material Utilization by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Tabel : 6.3.5. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Jenis Industri Type of Industry
(2)

Kapasitas Terpasang Capasities Attached
(3)

Rencana Pemanfaatan Bahan Baku Industri (RPBI)
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat Sawmill 6 000 48 000 11 000 177 839 Sawmill Plywood Block Board Sawmill Sawmill Chipwood Sawmill Sawmill Sawmill Sawmill Plywood Block Board Chip Wood Sawmill 6 000 6 000 6 000 6 000 6 000 6 000 6 000 12 000 12 526 13 282 24 031 12 000 12 000 81 000 -

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

309

AGRICULTURE
Daftar Industri Primer Pemegang Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) Berdasarkan Jatah Produksi Tahunan menurut Kabupaten/Kota List of Primary Industrial Hold Wood Forest Production Utilization Establishment Permit by Annual Production Quota and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009

Tabel : 6.3.6. Table

Jatah Produk Tahunan Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Realisasi Luas (Ha)
(5)

Luas (Ha)
(2)

Volume (M3)
(3)

Jumlah (Pohon)
(4)

Volume (M3)
(6)

Jumlah (Pohon)
(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
62 499,86 62 499,86 62 499,86 1 420 142,90 1 420 142,90 1 420 142,90 855 541,000 855 541,000 855 541,000 … … … … … … … … … 7 018 15 129 5 285,13 15 149,75 1 300 4 909 12 461,58 1 247,40 202 028,50 363 004,40 59 471,84 433 306,80 38 751,30 53 807,51 241 264,70 28 507,85 36 853 62 312 18 268 634 673 5 893 16 569 75 730 5 243 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

310

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Tenaga Teknis Kehutanan pada Perusahaan Menurut Kabupaten/Kota Forestry Technical Workers in Forest Industry by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009

Tabel Table

: 6.3.7.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sarjana Kehutanan
(2)

Sarjana Muda Kehutanan
(3)

SKMA/ KKMA
(4)

Cruiser

Scaler

Grader

(5)

(6)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 69 60 60 45 34 34 98 27 27 49 62 62 49 15 15 50 39 39 10 9 6 20 4 4 13 3 2 8 2 10 2 6 11 4 6 16 8 26 6 10 22 4 5 11 2 19 1 2 5 4 4 14 1 15 2 3 7 3 9 11 3 16 3 2 4 2

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

311

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table : 6.3.7.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Persemaian
(8)

Pembinaan Hutan
(9)

Pengukuran/ Perpetaan
(10)

Lain-lain

Jumlah

(11)

(12)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … 33 33 … … 24 24 … … 29 29 … … 39 39 … … 362 362 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

312

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN

6.4. PETERNAKAN/ LIVESTOCK
Tabel : 6.4.1. Table Populasi Ternak Besar menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya Large Livestock Population by Regency/ Municipality and Type Tahun / Year 2006 - 2009 (Ekor/Head)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kerbau Buffalo
(2)

Sapi/ Cow

Kuda/ Horse

(3)

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 1 1 413 36 081 35 297 34 429 30 454 8 1 243 479 211 331 20 321 867 10 604 612 -

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

313

AGRICULTURE
Tabel : 6.4.2. Table Populasi Ternak Kecil menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya Small Livestock Population by Regency/ Municipality and Type Tahun / Year 2006 - 2009 (Ekor/Head)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Domba Sheep
(2)

Kambing Goat
(3)

Babi/ Pig

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 989 13 786 12 259 13 223 11 708 6 401 53 706 43 678 33 427 29 890 645 577 195 326 6 600 656 3 171 627 1 137 313 815 1 854 39 917 1 126 1 861 282

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

314

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Tabel : 6.4.3. Table Populasi Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya Poultry Population by Regency/ Municipality and Type Tahun / Year 2006 – 2009 (Ekor/Head)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Ayam Buras/ Kampung Native Chicken
(2)

Ayam Ras Improved Hen Petelur Layer
(3)

Pedaging Broiler
(4)

Itik Duck
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 94 098 789 768 725 107 493 274 405 992 3 000 58 613 129 719 83 012 66 193 203 588 529 296 891 610 868 829 342 125 272 15 054 13 026 15 425 11 923 51 616 21 921 39 651 52 976 238 326 56 033 181 729 53 418 28 544 27 069 2 549 1 288 55 762 266 109 291 68 70 609 11 666 63 1 937 78

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

315

AGRICULTURE
Pemotongan Ternak Besar dan Kecil menurut Kabupaten/Kota : 6.4.4. Number of Slaughtered Large and Small Livestock by Regency/ Municipality Tahun / Year 2006 – 2009 (Ekor/Head)

Tabel Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sapi/ Cow

Kambing Goat
(3)

Babi/ Pig

(2)

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 648 11 460 10,078 8,624 5,327 507 2 385 2,081 1,774 2,229 867 4 609 4,006 3,177 3,752 406 242 92 211 5 214 483 3 911 253 81 72 44 47 852 88 560 134 295 140 276 483 1 599 293 484 172

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

316

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Pemotongan Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya Slaughtered of Poultry by Regency/ Municipality and Type Tahun / Year 2007 - 2009 (Ekor/Head) Ayam Buras/ Kampung Native Chicken
(2)

Tabel Table

: 6.4.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Ayam Ras Improved Hen Petelur Layer
(3)

Pedaging Broiler
(4)

Itik Duck
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 142.802 41.506 842.762 9.252 -

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province *) Angka Sementara/ Preliminary Figure

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

317

AGRICULTURE
Produksi Daging menurut Jenis Ternak dan Kabupaten/ Kota : 6.4.6. Production of Meat by Type and Regency/ Municipality Tahun / Year 2006 - 2009 (Kg)

Tabel Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sapi/ Cow

Kambing Goat
(3)

Babi/ Pig

(2)

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 95 904 1 696 080 1 593 584 732 807 732 463 6 337 29 811 46 068 28 278 28 192 47 685 253 495 653 058 235 347 235 246 60 088 35 816 13 616 31 228 771 672 71 484 578 828 37 444 1 012 900 550 587 10 650 1 100 7 000 1 675 16 225 7 700 15 180 26 565 87 945 16 115 26 620 9 460

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

318

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Produksi Daging Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya Production of Poultry Meat by Type and Regency/ Municipality Tahun / Year 2006 - 2009 (Kg)

Tabel Table

6.4.7.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Ayam Buras/ Kampung Native Chicken
(2)

Ayam Ras Improved Hen Petelur Layer
(3)

Pedaging Broiler
(4)

Itik Duck
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 71 514 600 215 531 749 437 658 90 005 1 650 32 236 50 679 9 748 39 714 159 226 414 720 808 646 162 227 298 672 169 11 018 9 671 640 7 504 39 228 16 659 30 132 40 261 181 127 42 584 138 113 40 597 15 699 14 887 2 152 1 008 43 429 208 905 1 815 41 43 379 7 278 38 1 208 47

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

319

AGRICULTURE
Tabel : 6.4.8. Table Produksi Telur menurut Jenis dan Kabupaten/ Kota Production of Eggs by Type and Regency Tahun / Year 2006 - 2009 (Kg)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Ayam Buras/ Kampung Native Chicken
(2)

Ayam Ras Petelur Layer
(3)

Itik/ Duck

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 32 411 272 026 315 079 259 156 102 300 41 775 304 909 640 023 123 099 334 400 1 466 81 155 78 346 5 604 93 500 17 778 7 550 13 657 18 247 82 089 19 300 62 595 18 399 99 806 163 328 1 568 366 377 3 283 62 894 339 10 442 420

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

320

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Tabel Table Ekspor Ternak Menurut Kabupaten/ Kota dan Jenis Export of Livestock by Regency/ Municipality and Type Tahun / Year 2007 - 2009 (Ekor/Head)

: 6.4.9.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sapi/ Cow

Kambing Goat
(3)

Babi/ Pig

(2)

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … … … … … … … … 765 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

321

AGRICULTURE

6.5. PERIKANAN/ FISHERY
Jumlah Rumah Tangga Perikanan (RTP) menurut Kategori Besarnya Usaha Perikanan dan Kabupaten/Kota Number of Fisheries Households by Level of Fisheries and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009

Tabel Table

6.5.1.

Kabupaten/Kota

Tanpa Perahu Non Vessels
(2)

Perahu Tanpa Motor Non Powered Boat Jukung Dug Out Boat
(3)

Perahu Papan Boat Kecil Sedang Besar Small Middle Big
(4) (5) (6)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 875 3 629 3 516 201 2 157 2 064 129 1 586 2 220 393 1 005 1 506 257 427 735 189 178 116 168 129 1 613 221 140 55 171 77 111 515 344 112 76 590 184 40 58 41 221 246 77 325 102 23 34 6 68 54 23 21 30 16 45 35

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

322

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Jumlah Unit Penangkapan Ikan Dilaut menurut Jenis Alat Tangkap dan Kabupaten/Kota Number of Capture Fisheries Unit by Type of Captures Equipment and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 – 2009 (Unit)

Tabel : 6.5.2. Table

Pukat Tarik Kabupaten/Kota Regency/Municipality Udang Ganda
(1) (2)

Ikan
(3)

Pukat Kantong Pantai (Jaring Arad
(4)

Pukat Cincin

Jaring Insang Hanyut
(6)

(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 192 216 216 38 358 4 15 15 45 1 271 1 271 13 11 11 227 162 12 18 793 14

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

323

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Jaring Insang Lingkar

Jaring Insang Tetap

Jaring Angkat Bagan Perahu/ Rakit
(9)

Pancing Rawai Tuna

Pancing Rawai Tetap

(1)

(7)

(8)

(10)

(11)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 103 103 668 5 410 5 052 41 389 373 61 23 717 717 65 6 8 15 9 222 302 39 56 358 3 449 264 52 222 4 8 12 16 57 29 38 23 108 34 10 14 534 17

324

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Pancing Huhate

Pancing Tonda

Pancing lainnya

Garpu, Tombak, dan Lainlain
(15)

Jumlah Total

(1)

(12)

(13)

(14)

(16)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 56 394 399 526 1 371 1 371 2 550 2 550 856 1 865 1 865 2 388 14 326 12 453 58 3 263 14 394 75 47 68 25 60 140 1 727 272 394 157 745 27 40 149 48 3 830 860 152 610 1 890 3 449 644 503

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

325

AGRICULTURE
Jumlah Trip Penangkapan Ikan Dilaut menurut Jenis Alat Tangkap dan Kabupaten/Kota Number of Capture Marine Fisheries Trip by Type of Captures Equipment and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 – 2009 (Trip)

Tabel : 6.5.3. Table

Pukat Tarik Kabupaten/Kota Regency/Municipality Udang Ganda
(2)

Ikan
(3)

Pukat Kantong/ Pantai (Jaring Arad)
(4)

Pukat Cincin

Jaring Insang Hanyut
(6)

(1)

(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2 304 2 561 2 561 10 260 53 700 48 169 169 7 695 257 923 257 923 130 127 121 14 982 10 692 3 309 4 788 214 110 2 347

326

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Jaring Insang Lingkar
(7)

Jaring Insang Tetap
(8)

Jaring Angkat/ Bagan Perahu/ Rakit
(9)

Pancing Rawai Tuna
(10)

Pancing Rawai Tetap
(11)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 06. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 7 695 15 764 80 160 680 461 7 380 56 140 11 355 45 449 9 035 1 008 1 458 2 715 2 347 38 628 52 246 3 126 4 524 53 700 410 431 31 416 6 230 29 970 540 663 959 1 280 10 203 5 145 10 260 1 095 25 812 8 228 148 266 10 146 813

2008

-

-

-

-

-

2007

15 764

626 761

54 860

1 095

45 449

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

327

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Pancing Huhate

Pancing Tonda

Pancing lainnya

Garpu, Tombak, dan Lain-lain
(15)

Jumlah Total

(1)

(12)

(13)

(14)

(16)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2 688 18 525 101 160 236 255 217 499 155 792 292 568 364 922 1 843 127 1 334 153 13 676 674 67 374 12 900 6 326 9 155 3 375 10 740 25 225 143 341 22 588 32 686 18 884 116 220 3 637 5 263 2 980 8 676 457 207 84 733 37 321 57 473 290 589 413 411 66 035 71 436

2008

-

-

-

-

-

2007

18 747

236 255

217 499

292 568

1 833 611

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

328

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Produksi Perikanan Laut menurut Jenis Ikan dan Kabupaten/Kota Quantity of Marine Fisheries Production by Type and Regency/Municipality Tahun / Year 2007- 2009 (Ton)

Tabel Table : 6.5.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Manyung

Ikan Sebelah
(3)

Ekor Kuning/ Pisangpisang
(4)

Selar

Kuwe

Layang

(1)

(2)

(5)

(6)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 534,9 2 264,4 13 787,70 534,9 384,5 87,10 234,7 902,4 807,10 317,3 1077,4 963,70 319,7 737,9 823,50 630,0 1 328,2 1 238,30 1 253,5 293,1 42,1 24,7 13,8 26,3 76,1 298,0 1,9 2,8 10,2 71,6 172,0 40,2 264,0 24,8 115,0 6,1 12,2 33,4 218,9 51,1 246,0 24,7 116,0 82,0 50,1 45,1 98,1 23,0 32,0 25,2 152,0 8,3 34,1 45,5 127,9 29,7 197,0 25,3 163,0 16,3 49,4 89,6

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

329

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Sunglir

Telengkek

Bawal Hitam

Bawal Putih

Daun Bambu / TalangTalang
(12)

Kakap Putih

(1)

(8)

(9)

(10)

(11)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 81,8 165,8 54,6 411,3 122,4 329,9 116,9 327,0 70,7 261,6 122,4 2 684,9 24,0 23,7 10,0 2,1 12,5 11,7 69,6 16,4 21,0 23,0 216,0 1,4 1,5 7,8 3,2 14,2 17,5 3,1 12,1 16,7 106,6 25,0 41,0 96,6 22,6 59,0 6,4 64,0 1,9 14,2 10,1 72,4 21,9 910,9 724,8 22,0 27,1 108,0 19,4 17,3 106,6

2008

-

-

-

-

-

-

2007

395,10

439,60

280,50

261,50

280,20

5 073,20

330

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

GolokGolok

Japuh

Tembang

Lemuru

Terubuk

Beloso/ Buntut Kerbo
(19)

(1)

(14)

(15)

(16)

(17)

(18)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 103,4 56,5 482,40 46,6 645,6 56,60 420,6 894,8 948,00 484,5 62,9 927,40 52,4 56,5 63,80 103,3 153,9 209,80 45,2 18,3 20,7 18,1 2,7 12,4 14,7 1,2 2,1 6,6 10,0 19,9 58,0 26,7 25,1 10,9 14,5 59,9 14,4 13,3 65,0 21,5 124,4 12,5 90,3 68,9 1,4 1,6 7,5 4,9 16,0 2,7 12,3 14,7

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

331

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Ikan Lidah

Teri

Ikan Terbang
(22)

JulungJulung

GerotGerot

Ikan Nomei/ Lomei
(25)

(1)

(20)

(21)

(23)

(24)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 45,5 55,4 55,40 2 347,9 3 315,9 4 364,30 83,5 260,0 389,20 155,9 754,4 611,50 98,6 518,4 537,30 45,5 55,4 55,40 1,2 2,2 6,5 225,4 74,2 60,0 89,7 60,1 60,8 63,7 334,1 18,0 23,0 106,0 2,2 15,4 11,9 125,9 23,0 176,0 24,0 206,2 4,0 17,2 22,2 239,6 28,9 80,0 21,2 14,2 2,6 19,2 14,1 1,2 2,2 6,5

332

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Peperek

Lencam

Kakap Merah Bambangan
(28)

Belanak

Biji Nangka

Kurisi

(1)

(26)

(27)

(29)

(30)

(31)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 494,3 932,8 327,1 492,5 666,6 1 733,5 199,5 450,7 425,3 718,6 415,9 1 043,8 139,6 26,5 64,0 12,8 125,2 70,4 15,2 9,0 28,6 15,0 8,4 42,7 46,5 245,4 28,5 102,0 53,6 304,0 17,3 221,2 94,9 100,5 18,3 17,0 26,7 41,0 5,2 14,2 28,3 89,9 18,0 18,0 23,4 109,2 3,2 14,2 17,4 245,9 62,8 37,0 25,4 78,0 10,4 109,2 59,2

2008

-

-

-

-

-

-

2007

739.80

833.30

1,627.80

670.40

838.00

1,154.10

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

333

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Kuro/ Senangin
(32)

Swanggi/Mata Besar
(33)

Gulaman/ Tiga Wijaya
(34)

Tongkol Komo
(35)

Cakalang

Kembung

(1)

(36)

(37)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 376,8 595,9 15,7 275,1 385,9 940,6 877,4 2 413,5 8 477,8 12 572,2 530,1 3 769,2 10,9 24,9 104,3 9,7 15,7 53,6 28,0 20,4 103,2 0,4 105,2 2,2 14,8 29,0 23,6 125,2 10,0 297,0 55,1 420,7 144,0 324,0 31,4 425,3 22,7 43,2 124,8 212,5 626,8 388,0 487,0 745,3 219,5 209,0 1 206,3 565,3 127,2 424,0 32,3 1 536,0 23,9 399,0 131,4

2008

-

-

-

-

-

-

2007

826,70

273,40

841,30

2 217,70

19 682,60

1 802,50

334

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Tenggiri

Tenggiri Papan

Madidhang

Kerapu Karang

Layur

(1)

(38)

(39)

(40)

(41)

(42)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 530,1 6 948,2 6 831,20 305,1 592,5 619,30 4 941,1 7 860,9 12 214,10 220,6 625,4 642,20 540,0 795,7 916,50 2 195,8 1 083,5 285,0 34,2 1 296,0 13,7 1 434,5 75,4 16,9 3,1 41,0 18,5 109,4 7,9 47,2 43,4 2,3 516,4 371,0 279,4 654,3 127,9 265,4 703,1 79,7 18,0 29,0 22,4 202,4 5,7 16,2 31,4 20,9 125,2 14,0 18,8 76,8

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

335

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Cucut Tikus/ Cucut Monyet
(43)

Pari Kekeh

Ikan Lainnya

Jumlah Total

(1)

(44)

(45)

(46)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 405,2 806,3 995,00 51,8 207,5 322,00 4 717,9 26 451,9 12 511,10 10 597,8 37 097,6 99 697,60 59,9 29,7 16,0 27,7 187,2 10,5 12,4 57,7 51,0 20,7 74,0 1,4 1,2 7,4 2 789,9 593,0 427,0 293,2 12 725,3 122,4 4 112,5 670,7 5 679,5 3 641,9 4 070,1 1 850,8 4 676,7 886,2 2 380,7 3 313,9

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

336

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Nilai Produksi Perikanan Laut menurut Jenis Ikan dan Kabupaten/Kota Value of Marine Fisheries Production by Type and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009 (Ribu Rupiah / Thousand Rupiah)

Tabel : 6.5.5. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Manyung

Ikan Sebelah

Ekor Kuning / Pisangpisang
(4)

Selar

Kuwe

Layang

(1)

(2)

(3)

(5)

(6)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
3 342 680 596 857 1 916 603 1 134 586 2 610 314 8 622 934 1 059 803 2 108 468 294 000 201 579 86 600 158 709 475 238 4 470 000 15 463 28 338 84 857 1 280 861 367 343 2 640 000 197 709 2 126 420 49 654 90 999 272 489 195 874 425 207 1 968 000 200 956 2 161 331 29 394 53 870 161 307 851 664 210 548 224 000 175 599 1 888 613 67 633 123 949 371 154 1 191 177 243 584 1 615 400 205 907 2 214 850 223 397 409 412 1 225 947

7 727 077 17 715 601

5 195 515 725 515

8 942 078 6 741 685

6 330 525 6 137 175

6 523 474 6 480 690

15 952 608 14 343 042

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

337

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel : 6.5.5. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Sunglir

Telengkek

Bawal Hitam

Bawal Putih

Daun Bambu / TalangTalang
(12)

Kakap Putih

(1)

(8)

(9)

(10)

(11)

(13)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
735 418 327 715 1 000 018 954 631 721 815 6 115 393 187 200 173 010 2 032 039 19 054 34 919 104 561 392 000 117 568 157 500 137 777 1 481 833 8 490 15 560 46 592 800 934 218 543 340 300 25 908 47 480 142 176 680 217 194 304 472 000 24 732 45 326 135 723 668 941 156 318 46 028 495 050 18 700 34 272 102 623 28 342 644 6 623 086 275 000 228 886 2 606 085 158 433 290 356 905 125

3 286 201 3 256 805

2 685 035 2 742 114

2 575 359

2 506 933 -

2 243 747 2 278 312

45 545 008 45 441 465

2 369 348

2 186 218

338

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

GolokGolok
(14)

Japuh

Tembang
(16)

Lemuru
(17)

Terubuk
(18)

Beloso/ Buntut Kerbo
(19)

(1)

(15)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009
646 427 418 864 3 786 654 3 028 071 327 695 862 055 569 343 133 044 120 842 1 299 901 16 747 30 692 91 904 10 852 19 887 59 551 612 724 143 181 493 000 216 269 2 326 038 98 102 179 789 538 360 420 013 98 149 539 500 175 019 1 882 377 78 449 143 771 430 510 8 490 15 559 46 589 430 676 100 640 22 338 40 939 122 587

2 908 900

509 154

8 394 117

6 795 859

398 333

1 579 235

2008

-

-

-

-

-

-

2007

3 111 073

509 154

8 063 525

6 387 790

398 333

1 579 235

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

339

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Ikan Lidah

Teri

Ikan Terbang
(22)

JulungJulung

GerotGerot

Ikan Nomei/ Lomei
(25)

(1)

(20)

(21)

(23)

(24)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
376 596 23 001 797 751 353 1 402 712 821 929 378 721 9 757 17 881 53 542 2 288 487 534 772 390 000 642 821 6 913 721 595 914 1 092 113 3 270 231 1 409 720 187 725 2 019 036 19 466 35 674 106 822 1 259 000 166 803 1 294 180 172 338 1 853 542 36 340 66 600 199 428 1 797 000 153 469 953 470 126 968 1 365 582 21 294 39 025 116 856 9 812 17 981 53 844

457 776 457 776

38 729 856 38 822 582

4 529 796 3 261 048

6 450 943 4 740 991

5 395 593 3 397 219

460 358 460 358

340

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Peperek

Lencam

Kakap Merah Bambangan
(28)

Belanak

Biji Nangka

Kurisi

(1)

(26)

(27)

(29)

(30)

(31)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
4 453 545 2 044 457 6 532 803 1 436 382 1 192 636 2 599 872 1 256 400 215 666 21 675 115 379 211 452 633 174 109 419 634 290 204 314 2 197 443 52 966 97 070 290 666 3 067 500 258 699 1 071 000 533 583 5 738 823 169 247 310 174 928 787 1 005 000 149 773 144 500 216 332 2 326 713 37 204 68 182 204 166 1 348 500 165 138 1 636 992 186 539 1 006 285 30 898 56 626 169 561 2 581 950 517 172 314 500 182 177 1 959 353 67 356 123 442 369 632

6 907 291 6 552 129

5 630 625 5 618 011

18 610 616 15 979 879

5 588 252 5 242 143

5 793 175 4 654 679

8 715 454 8 168 993

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

341

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Kuro/ Senangin
(32)

Swanggi/Mata Besar
(33)

Gulaman/ Tiga Wijaya
(34)

Tong-kol Komo

Caka-lang

Kembung

(1)

(35)

(36)

(37)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
513 256 98 431 8 598 604 83 082 069 7 540 853 789 000 127 400 134 200 79 027 202 839 957 165 13 297 24 370 72 971 1 099 740 146 448 1 575 082 2 550 4 674 13 995 6 310 500 1 261 702 1 638 440 218 183 2 346 615 222 766 408 257 1 222 488 5 312 500 4 723 767 2 548 646 3 393 898 3 650 229 2 152 430 3 944 694 11 812 015 8 479 500 1 084 124 2 409 670 320 883 3 451 181 195 363 358 035 1 072 104

1 862 925 4 353 434

2 940 920 1 951 154

5 730 664 6 485 076

22 227 555 19 84 1 750

120 620 248 168 374 567

24 911 713 18 902 876

342

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Tenggiri

Tenggiri Papan

Madidhang

Kerapu Karang

Layur

(1)

(38)

(39)

(40)

(41)

(42)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009
3 704 638 2 139 662 13 381 443 4 047 410 4 851 389 43 916 000 7 751 752 4 132 500 223 936 2 409 067 95 977 175 894 526 699 676 000 124 000 594 500 180 258 1 938 693 55 415 101 558 304 104 23 000 1 549 070 3 355 232 2 467 988 48 054 418 373 982 685 385 1 902 763 3 985 000 343 510 623 190 829 860 8 925 430 104 860 192 170 575 430 152 407 1 639 181 125 686 230 341 689 735

62 936 463

6 114 190

71 793 281

19 626 860

7 688 739

2008

-

-

-

-

-

2007

42 949 463

5 945 665

80 369 743

17 108 270

7 803 189

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

343

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Cucut Tikus/ Cucut Monyet
(43)

Pari Kekeh

Ikan Lainnya

Jumlah Total

(1)

(44)

(45)

(46)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2 161 206 5 217 502 319 395 2 250 433 29 457 060 78 951 148 159 895 416 428 192 577 569 050 186 404 110 183 146 725 1 578 065 55 991 102 613 307 265 111 817 148 901 1 601 470 8 275 15 165 45 410 18 134 350 4 276 777 2 590 140 1 543 399 16 599 669 763 152 1 398 606 4 187 995 88 194 900 21 380 133 19 341 458 9 975 725 94 860 465 4 169 744 7 641 762 22 732 974

2008

-

-

-

-

2007

5 446 145

2 250 433

77 687 588

687 292 241

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

344

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Produksi Perikanan Berkulit Keras Menurut Jenis dan Kabupaten/Kota Quantity of Hard Skin Fisheries Production by Type and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009 (Ton)

Tabel : 6.5.6. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Udang Dogol

Udang Putih/ Jerbung
(3)

Udang Windu

Udang Barong/ Udang Karang
(5)

(1)

(2)

(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
866,8 1 328,9 658,5 1 106,4 1 275,6 2 814,8 286,1 1 417,3 89,1 69,9 35,0 64,0 24,2 22,4 34,2 123,3 62,3 84,7 67,0 85,5 25,4 17,0 12,3 93,7 125,3 592,9 450,0 37,2 34,5 43,9 14,2 241,2 25,3 28,0 11,5 1 003,0 63,4

2 220,9

2 312,4

5 231,0

382,2

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

345

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.6.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Udang Lainnya

Kepiting

Rajungan

Jumlah Total

(1)

(6)

(7)

(8)

(9)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 1 219,9 1 940,1 26,0 246,5 27,7 40,7 1 865,1 5 396,2 224,3 64,4 36,8 22,1 20,7 238,0 113,9 52,1 96,0 0,7 68,0 3,7 7,0 0,7 1,4 3,9 578,4 811,9 683,0 223,5 106,2 116,9 368,1 643,1

2008

-

-

-

-

2007

2 191,3

31,6

33,6

12 403,0

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

346

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Nilai Produksi Perikanan Berkulit Keras Menurut Jenis dan Kabupaten/Kota Value of Hard Skin Fisheries Production by Type and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009 (Ribu Rupiah / Thousand Rupiah)

Tabel : 6.5.7. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Udang Dogol

Udang Putih/ Jerbung
(3)

Udang Windu
(4)

Udang Barong/ Udang Karang
(5)

(2)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
48 156 490 100 282 891 36 584 872 101 641 261 122 472 230 245 026 917 12 364 181 20 472 616 5 346 000 3 733 757 1 575 000 3 104 000 27 987 050 1 247 603 2 286 445 6 846 546 3 738 000 4 510 706 3 216 000 3 878 958 41 826 505 947 814 1 737 030 5 201 376 7 518 000 31 616 645 29 250 000 2 353 098 25 308 204 3 186 144 5 839 151 17 483 445 1 518 000 1 260 000 640 644 1 174 089 3 515 702

-

-

-

-

110 801 281

116 606 549

345 326 024

17 694 616

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

347

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel : 6.5.7 Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Udang Lainnya

Kepiting

Rajungan

Jumlah Total

(1)

(6)

(7)

(8)

(9)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 40 516 524 80 533 395 77 006 326 212 385 2 321 917 258 165 198 939 336 322 241 822 260 505 621 545 281 569 667 934 783,00 7 518 000 2 320 421 1 318 959 14 185 765 1 049 673 1 923 704 5 760 349 1 518 000 1 152 000 5 502 10 084 30 196 94 500 5 154 9 446 28 283 27 156 000 4 218 1529 36 547 500 10 655 015 109 307 524 7 082 534 12 979 949 38 865 897

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

348

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Jumlah Produksi Perikanan Berkulit Lunak dan Binatang Air Lainnya menurut Jenis dan Kabupaten/Kota Quantity of Soft Skin Fisheries and Others Fisheries Production by Kinds and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009 (Ton)

Tabel Table : 6.5.8.

Ikan Berkulit Lunak Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Cumi-Cumi (1) (2)

Sotong
(3)

Binatang Air Lainnya (Teripang)
(4)

Jumlah Total

(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 44,0 139,4 214,60 20,8 1 273,9 112,50 6,4 77,0 104,10 71,2 344,3 431,20 15,2 19,1 18,0 3,3 20,2 1,1 14,5 4,0 12,2 9,4 68,0 2,2 1 146,0 0,7 12,3 2,3 4,2 5,1 6,5 5,6 24,0 0,2 24,1 0,9 31,6 33,6 92,5 11,1 44,2 2 50,9 7,2

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

349

AGRICULTURE
Nilai Produksi Perikanan Berkulit Lunak dan Binatang Air Lainnya menurut Jenis dan Kabupaten/Kota Value of Soft Skin Fisheries and Others Fisheries Production by Type and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009 (Ribu Rupiah / Thousand Rupiah)

Tabel : 6.5.9. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Ikan Berkulit Lunak
Cumi-Cumi (2)

Sotong
(3)

Binatang Air Lainnya (Teripang)
(4)

Jumlah Total
(5)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 229 912 1 104 642 1 116 008 115 376 1 520 401 703 356 229 369 2 378 612 2 864 877 574 657 5 003 655 4 684 241 91 200 81 350 270 000 32 549 350 072 5 956 10 916 32 687 91 500 65 779 1 020 000 17 259 185 616 2 989 5 478 16 404 52 500 136 972 159 250 148 961 1 602 118 5 942 10 890 32 610 235 200 284 101 1 449 250 198 769 2 137 806 14 887 27 284 81 701

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

350

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Pengolahan Produksi Perikanan Laut menurut Cara Pengolahan dan Kabupaten/Kota Marine Fisheries Production Processing by Type of Processing and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009 (Ton)

Tabel Table

6.5.10.

Pengawetan Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Dipasarkan Segar

Pengeringan/ Penggaraman
(3)

Pengasapan
(4)

Lainnya
(5)

(1)

(2)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 15 351,9 59 245,8 44 507,4 144,2 261,1 253,2 180,1 357,3 451,9 25,7 25,6 11 079,8 1 833,5 4 845,3 1 260,9 13 589,7 955,0 8 221,9 2 107,8 45,2 8,6 4,1 4,9 31,5 6,0 16,6 22,1 6,8 9,8 104,6 9,4 24,5 1,4 2,1 22,2 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

351

AGRICULTURE
Lanjutan Tabel Continued Table

: 6.5.10

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Pembekuan

Pengalengan

Jumlah Total

(1)

(6)

(7)

(8)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 21 022,6 40 273,1 55 770,2 87,4 401,4 401,4 411,7 4 106,6 101 409,7 612,3 3 759,4 610,9 882,9 9 415,8 1 100,9 2 868,3 87,0 227,0 657,5 30,7 623,2 899,7 158,3 955,0 102,4 268,1

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

352

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN

Tabel Table

Produksi Ikan Olahan menurut Hasil Olahan dan Kabupaten/Kota 6.5.11. Production of Processed Fish by Processed Result and Regency/Municipality Tahun/Year 2007 – 2009 (Ribu Rupiah / Thousand Rupiah’s)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Kering/ Asin Dried/ Salted Fish (2)

Asapan Smoked Fish
(3)

Lainnya Others
(4)

Beku Frozen Fish
(5)

Pengalengan Canned Fish
(6)

Jumlah Total

(1)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 100,9 177,2 177,2 117,1 232,2 293,8 15,4 15,4 16 818,1 32 271,9 44 616,0 52,4 240,8 240,8 270,4 3 284,7 45 343,2 26,1 6,0 2,9 3,4 22,1 4,2 11,6 14,4 4,4 6,4 68,0 6,1 15,9 0,8 1,3 13,3 543,3 3 007,5 488,7 706,3 7 532,6 880,7 2 294,6 52,2 136,2 569,4 20,4 496,8 717,4 103,4 943,2 163,7

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

353

AGRICULTURE
Produksi Perikanan Laut menurut Kuartal dan Kabupaten/Kota Quantity of Marine Fisheries Production by Quarter of Year and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 – 2009 (Ton)

Tabel Table : 6.5.12.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Kuartal I

Kuartal II

Kuartal III

Kuartal IV

Jumlah Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
10 196,6 27 988,4 8 196,6 22 987,8 11 196,6 23 787,8 7 196,6 25 188,2 36 786,2 99 952,1 3 781,6 2 405,9 1 367,1 540,2 6 791,0 238,8 1 356,3 1 311,1 1 781,0 1 405,9 1 367,1 540,2 4 791,0 238,8 3 356,3 1 311,1 2 781,0 405,9 1 367,1 340,2 3 791,0 238,8 2 356,3 1 311,1 2 781,4 1 405,9 1 367,1 740,2 7 791,0 238,8 2 356,3 1 311,1 11 125,0 5 623,6 5 468,5 2 160,6 23 163,8 955,0 9 425,2 5 244,2

24 845,7

25 498,9

25 160,8

25 904,4

101 409,8

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

354

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERTANIAN
Nilai Produksi Perikanan Laut menurut Kuartal dan Kabupaten/Kota Value of Marine Fisheries Production by Quarter of Year and Regency/Municipality Tahun / Year 2007 – 2009 (Ribu Rupiah / Thousand Rupiah’s)

Ta Tabel : 6.5.13. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Kuartal I

Kuartal II

Kuartal III

Kuartal IV

Jumlah Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
127 867 040 127 867 040 127 867 040 127 867 040 511 468 158 35 455 977 19 360 640 21 694 165 6 382 808 64 469 936 3 366 849 6 170 323 18 447 647 35 455 977 19 360 640 21 694 165 6 382 808 64 468 936 3 366 849 6 170 323 18 447 647 35 455 977 19 360 640 21 694 165 6 382 808 64 468 936 3 366 849 6 170 323 18 447 647 35 455 977 19 360 640 21 694 165 6 382 808 64 468 936 3 366 849 6 170 323 18 447 647 141 823 908 77 442 559 86 776 660 25 531 232 257 876 744 13 467 397 24 681 292 73 790 587

303 215 384
-

303 214 384
-

303 214 384
-

303 214 384 1 2 1 2 8 58 53 7
-

3 3 4 4 0 1 7 6 4 3 4 3 4 9 2 6 8 1 3 3 8 6 2 4 9 5 7 3 4 8 9 5 7 3 6 5 1 3 6 5 4 76 76 7

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

355

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI

7. PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN DAN ENERGY/ MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES

1.

Pertambangan kegiatan

adalah

suatu endapan

1.

Mining is an activity of taking economically valued material from within the earth skin, under earth surface, and

pengambilan

bahan galian berharga dan bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi, di bawah permukaan bumi dan di bawah permukaan air.

under the water level.

2.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah Perusahaan Umum Milik Negara yang mempunyai aktivitas kegiatan pembangkitan, transmisi, dan distribusi tenaga lsitrik.

2.

State

Electricity

Company owned

(PLN) is a

State

company that has activities for electricity production,

transmission and electricity distribution.

3.

Perusahaan Gas Negara (PGN) adalah pemerintah perusahaan yang milik

3.

State Owned Company of City Gas is a state company with several liquid activities gas of such as

mempunyai

aktivitas dalam pengolahan gas cair, produksi arang gas atau dengan dengan

processing, gas with

production

karbonasi

charcoal carbonite or mixed with natural gas, and the distribution of liquid gas for household consumption,
359

pengolahan yang mencampur gas dengan gas alam, penyaluran gas cair melalui suatu system pipa

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
saluran kepada rumah tangga, perusahaan industri, atau industrial usage, and other commercial users.

pengguna komersial lainnya.

4.

Perusahaan Air Bersih adalah perusahaan aktivitas yang dalam mempunyai penampungan,

4.

The Water Supply Company (PDAM) is a company with several activities such as the collection and purification of water and the distribution of water industries, to households, and other

penjernihan, dan penyaluran air baku atau air bersih dari terminal air melalui saluran air, pipa atau mobil tangki (dalam satu

pengelolaan administrasi dengan kegiatan ekonomi) kepada rumah tangga, perusahaan industri, atau pengguna komersial lainnya.

commercial users.

5.

Jumlah listrik/gas/air bersih yang terjual adalah banyaknya bersih yang

5.

Sold water

electricity/gas/cleaned is total

listrik/gas/air

electricity/gas/cleaned water distributed to customers.

disalurkan kepada para pelanggan.

6.

Biaya input adalah pengeluaran yang digunakan untuk pembelian bahan bakar dan pelumas tenaga listrik yang dibeli, alat-alat tulis, onderdil, ongkos pemeliharaan dan perbaikan kecil alat produksi,

6.

Input

values

include and

expenditures for fuel lubricant, consumed stationaries, maintenance

electricity maintenance, spareparts, costs of

360

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
sewa gedung dan mesin serta jasa lainnya. machineries building and vehicles,

and

machineries

rental costs, and costs of other services.

7.

Nilai Output adalah nilai tenaga listrik/gas/air bersih yang dijual atau didistribusikan kepada para pelanggan dan ditambah dengan pendapatan atau penerimaan dari kegiatan jasa perusahaan.

7.

Output

cover

electricity

/gas/cleaned water sold and distributed to customers

added by income from other services.

8.

Konstruksi adalah suatu kegiatan yang hasil akhirnya berupa yang

8.

Construction is an activity to build buildings construction integrated with their location. The results of construction activities include road, rail building bridge, bridge,

bangunan/konstruksi

menyatu dengan lahan tempat kedudukannya. Hasil kegiatan

konstruksi antara lain: gedung, jalan, jembatan, rel dan jembatan kereta api, terowongan, bangunan air dan drainase, bangunan

construction, railway and

tunnel subway, viaduct and drainage, truction, etc. sanitary cons-

sanitasi.

9.

Perusahaan adalah suatu badan yang melakukan kegiatan

9.

Establishment is an economic activity unit to provide goods or services located in a physical building, possessing
361

ekonomi, bertujuan menghasilkan barang/jasa, terletak di suatu

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
bangunan fisik pada lokasi cost structure and production record. The type of legal entity of construction could be:

tertentu, dan mempunyai catatan administrasi perusahan tersendiri. konstruksi Badan dapat

establishment Limited

berbentuk PT, CV, Firma, PT (Persero), Perusahaan Umum atau Perusahaan Jawatan.

Company,

Limited Firm

Partnership,

government’s Company (local and national), and Private Company.

10. Pekerja adalah semua orang yang pada saat pencacahan bekerja di perusahaan, baik pekerja teknik maupun pekerja non teknik.

10. Employee is any person at the time of enumeration who’s working in the establishment as a technical worker or non technical worker.

11. Pekerja tetap: pekerja yang bekerja pada perusahaan/usaha yang

11. Permanent who are

worker:

Those

working in the and

menerima upah/gaji secara tetap, tidak tergantung pada absensi/ kehadiran pekerja tersebut.

establishment/business

receiving fixed salaries/wages without depending on the absence/presence records.

12. Nilai

konstruksi

adalah

nilai

12. Construction value

is the

pekerjaan yang telah diselesaikan oleh pihak pemborong menurut realisasi proyek yang telah

value of work completed by a contractor during a period of enumeration based on a

362

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
diselesaikan dalam jangka waktu tertentu, berdasarkan nilai kontrak antara pemilik dengan kontraktor. contract value on the letter of contract and project realized by the contractor.

13. Jenis Pekerjaan yang termasuk dalam kegiatan sektor konstruksi ini terdiri dari : a. Konstruksi Bangunan Gedung mencakup tempat gedung konstruksi tinggal, industri, gedung

13. Types activities

of

occupation of

in

construction

sector consist of : a. Building Construction

includes building construction for residential sites, office, industrial buildings, shopping centres, health infra-

perkantoran, gedung

perbelanjaan, gedung kesehatan, gedung pendidikan, penginapan, gedung tempat hiburan, dan

structures, education infrastructures, accommodations,

konstruksi gedung lainnya.

entertainment buildings, and other building constructions.

b. Konstruksi Bangunan Sipil mencakup pembangunan jalan,

b.

Civil

includes

the

construction of road, bridge and base, railway and rail bridge, tunnel subway,

jembatan dan landasan, jalan dan jembatan kereta api, terowongan, bangunan pengairan, pengolahan, penyaluran dan penampungan

watering building, processing, distribution and reception for the oil and gas, processing building, quay building, and other civil buildings.

barang minyak dan gas, bangunan pengolahan, penyaluran dan

penampungan barang minyak dan gas, bangunan dermaga, dan

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

363

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
bangunan sipil lainnya.

c. Instalasi Gedung dan Bangunan Sipil, mencakup pemasangan

c. Building Installation and Civil Building includes installation, installation, gas,

instalasi air (plumbing), instalasi listrik, telekomunikasi, gas,

plumbing electricity

elektronika, mekanikal, AC, dan instalasi pada gedung, termasuk reparasinya.mencakup pema-

telecommunication,

electronic, mechanical, Air Condition, installations and and building their

sangan instalasi listrik bangunan sipil, navigasi laut dan sungai, metereologi navigasi dan udara, geofisika, sinyal dan

reparations, electricity civil building installation, sea and river navigation, meteorology and geophysics, air

telekomunikasi kereta api, sinyal dan rambu-rambujalan raya,

navigation, signal and train telecommunication, signal and highway’s telecommunication installation, piping’s network, and other civil and building their signs,

instalasi telekomunikasi, jaringan pipa, dan instalasi bangunan sipil lainnya, termasuk reparasinya.

installations reparations.

d. Konstruksi khusus mencakup pemasangan pondasi dan pilar, pembuatan/pengeboran sumur air tanah,
364

d.

Specific the

Construction fitting and of

includes foundation

pillar,

pemasangan

perancah

producing/drilling of ground

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
(steiger), pemasangan atap (roof covering), pemasangan bangunan konstruksi pemasangan (prefab) kerangka dan baja, water well, steiger fitting, roof covering, prefab fitting, fitting of steel framework, dredging, and other specific

pengerukan, dan konstruksi khusus lainnya. Kegiatan konstruksi yang berhubungan langsung dengan

construction. The construction activities that are directly connected to oil and gas cleaning were classified into mining and excavation, but building construction, road, and similar type in the

pemurnian minyak dan gas bumi dimasukkan pertambangan dalam dan kategori penggalian, pembangunan sejenisnya tetap kategori teknik

namun demikian gedung, dilokasi dimasukkan Konstruksi. jalan,

dan

location of mining is still classified into construction category. The architecturerelated activities of and the

penambangan dalam Kegiatan

arsitektur juga manajemen proyek pembangunan gedung, jalan dan sejenisnya dimasukkan dalam

construction

project

management building, roads and similar type is classified into other establishment

kategori Jasa perusahaan lainnya.

services category.

e. Penyiapan Lahan mencakup usaha penyiapan lahan untuk jalan raya, pekerjaan gedung, pekerjaan sipil pertanian, perhu-bungan, dan penyiapan lahan lainnya. (Khusus penyiapan lahan untuk

e. Site Preparation, includes the preparatiof sites for

road/highway, building work, agricultural transportation, civil and work, other

preparation sites. (The site
365

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
pertambangan minyak dan gas dimasukkan dalam kategori preparation for oil and gas mining was classified into Mining and Excavation).

Pertambangan dan Penggalian).

f. Konstruksi bangunan elektrikal dan komunikasi mencakup

f.

Communication Building

and Cons-

Electrical

bangunan elektrikal, konstruksi telekomunikasi sarana bantu

truction includes building,

electrical

telecommunication

navigasi laut dan rambu sungai; konstruksi telekomunikasi

construction of equipment for sea navigation and river’s sign; telecommunication

navigasi udara, konstruksi sinyal dan telekomunikasi kereta api, konstruksi sentral telekomunikasi, konstruksi elektrikal dan

construction of air navigation, signal construction and train telecommunication, telecommunication central cons-

telekomunikasi lainnya.

truction, and other electrical and telecommunication

constructions.

g.

Penyelesaian mencakup

Konstruksi kegiatan

g.

Building

Completion

Gedung

includes glass and aluminum installation as well as floor execution, equipment wall, and sanitary ceiling to

pemasangan kaca dan aluminium serta pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan plafon dalam rangka gedung penyelesaian baik gedung bangunan tempat

complete the building, either building for resident or

tinggal maupun gedung bukan
366

building for non resident, the

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
tempat tinggal; kegiatan painting building activity and civil building.

pengecatan bangunan gedung serta bangunan sipil.

h. Penyewaan Alat Konstruksi atau Peralatan Pembongkar, dan

h. Renting of Construction or Demolition Equipments with Operator activities of includes renting the the

Penghancur

Bangunan

Operatornya mencakup kegiatan menyewakan alat-alat konstruksi dengan operatornya, molen misalnya dengan

construction equipments with the operator, such as renting the cement mixer and the operator, the bulldozer and building destroyer with the operator, etc, while the

menyewakan

operatornya, alat pembongkar dan penghancur operatornya, penyewaan operatornya bangunan dll. dengan

Sedangkan tanpa dalam

peralatan termasuk

renting of equipments without the operator is classified into renting services category.

kategori jasa persewaan.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

367

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY

368

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Gambar/ Figure: 7.1 Banyaknya Industri dan Tenaga Kerja yang Terserap di Provinsi Papua Barat Number of Industries and Employee of Papua Barat Province Tahun / Year 2008

5,000 4,500 4,000 3,500 3,000 2,500 2,000

1,500
1,000 500 0

2007

2008

Unit Usaha

Tenaga Kerja

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

369

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY

370

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Gambar/ Figure: 7.2 Jumlah Pelanggan Listrik PLN Provinsi Papua Barat Number of State Electricity Enterprise’s Customers of Papua Barat Province Tahun / Year 2008-2009

80000

70000

60000

50000

40000

30000

20000

10000

0 Sosial Rumah tangga Bisnis Industri Publik

2008

2009

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

371

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY

372

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Gambar/ Figure: 7.3 Persentase Pelanggan Air Bersih menurut Kategori Pelanggan Percentage of Customers Clean Water by Costumer’s Category Tahun / Year 2009

91.97

2.10 5.41 0.43 0.09

Sosial

Non Niaga

Niaga

Industri

Khusus

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

373

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY

374

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Gambar/ Figure : 7.4 Penerimaan dan Penyaluran Beras Supplies and Distribution of Rice Tahun / Year 2008-2009

Tons

50000 45000 40000

35000
30000 25000 20000 15000 10000 5000 0

Stok awal

Pemasukan 2008

Penyaluran 2009

Stok akhir

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

375

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY

376

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI

7.1. PERINDUSTRIAN DAN PERTAMBANGAN/ MANUFACTURING AND MINING
Tabel Table Banyaknya Industri, Tenaga Kerja, Nilai Investasi, dan Nilai Produksi menurut Kabupaten/Kota Number of Industries, Employee, Investment, and Output Value by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 – 2009 Unit Usaha Number of Industries
(2)

: 7.1.1.

Kabupaten/Kota Regency/Cit
(1)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Nilai Investasi Investment Value (Ribu Rupiah)
(4)

Nilai Produksi Output Value (Ribu Rupiah)
(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … … … … … … …

… … 722 496

… … 2 802 4 694

… … 19 625 811,30 177 956 782, 18

… … … 46 360 263

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Source : Manufacturing and Trading of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

377

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY

Tabel : 7.1.2. Table

Banyaknya Industri Kecil menurut Kabupaten/Kota Number of Small Industries by Regency/Municipality Tahun / Year 2007– 2009 Nilai Produksi Output Value (Ribu Rupiah)
(5)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Unit Usaha Number of Industries
(2)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Nilai Investasi Investment Value (Ribu Rupiah)
(4)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … 480 473 … … 842 1 704 … … 2 338 122,38 16 175 922,00 … … … 46 360 263 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Source : Manufacturing and Trading of Papua Barat Province

378

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Banyaknya Industri Kecil Kimia, Agro, dan Hasil Hutan menurut Kabupaten/Kota Number of Small Industries Chemistry, Agro, and Result of Forest by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009

Tabel Table : 7.1.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Unit Usaha Number of Industries
(2)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Nilai Investasi Investment Value (Ribu Rupiah)
(4)

Nilai Produksi Output Value (Ribu Rupiah)
(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … 376 309 … … 635 1 401 … … 1 578 372,42 15 400 128 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Source : Manufacturing and Trading of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

379

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Banyaknya Industri Kecil Sandang Kulit dan Aneka IA Menurut Kabupaten/Kota Number of Small Industries of Skin Food and IA by Regency/Municipality Tahun / Year 2007-2009 Nilai Produksi Output Value (Ribu Rupiah)
(5)

Tabel Table : 7.1.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Unit Usaha Number of Industries
(2)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Nilai Investasi Investment Value (Ribu Rupiah)
(4)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … … 85 … … … 136 … … … 233 219 … … … 2 496 080 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Source : Manufacturing and Trading of Papua Barat Province

380

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Banyaknya Industri Kecil Logam, Mesin, dan Elektronika Menurut Kabupaten/Kota Number of Small Industries of Metal, Machine, and Electronics by Regency/Municipality Tahun / Year 2007-2009

Tabel Table : 7.1.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Unit Usaha Number of Industries
(2)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Nilai Investasi Investment Value (Ribu Rupiah)
(4)

Nilai Produksi Output Value (Ribu Rupiah)
(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … … 279 … … … 1 275 … … … 4 903 548 … … … 10 323 538 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Source : Manufacturing and Trading of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

381

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Banyaknya Industri Besar dan Menengah Menurut Kabupaten/Kota Number of Middle and Big Industries by Regency/Municipality Tahun / Year 2007-2009 Nilai Produksi Output Value (Ribu Rupiah)
(5)

Tabel : 7.1.6. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Unit Usaha Number of Industries
(2)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Nilai Investasi Investment Value (Ribu Rupiah)
(4)

(1)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … … 23 … … … 2990 … … … 161 780 860, 18 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Source : Manufacturing and Trading of Papua Barat Province

382

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Banyaknya Industri Besar dan Menengah Agro, Hasil Hutan, dan Laut menurut Kabupaten/Kota Number of Middle and Big Agro Industries, Forestry, and Marine Product by Regency/Municipality Tahun / Year 2007-2009 Unit Usaha Number of Unit
(2)

Tabel : 7.1.7. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Nilai Investasi Investment Value (Ribu Rupiah)
(4)

Nilai Produksi Output Value (Ribu Rupiah) (5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … … … 22 … … … 2 990 … … … 157 780 860, 18 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Source : Manufacturing and Trading of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

383

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Banyaknya Usaha Sektor Pertambangan dan Penggalian Menurut Kabupaten/Kota Number of Mining And Excavation Sector by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Tabel Table : 7.1.8.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Unit Usaha Number of Unit
(2)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong 6 … 7 8 12 6 3 5 5 … … … … … … … …

Papua Barat

52

Sumber : Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua Barat Source : Mining and Energy Agencies of Papua Barat Province

384

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Banyaknya Usaha Sektor Industri Pengolahan Menurut Kabupaten/Kota Number of Manufacture Industry Sector by Regency/Municipality Tahun / Year 2006

Tabel Table : 7.1.9.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Unit Usaha Number of Unit
(2)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong 219 1.926 116 22 40 99 394 109 1 098 179 364 73 189 343 2 135 277 6 539 372

Papua Barat

2 348

12 218

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari Hasil Listing Sensus Ekonomi 2006 (SE06) ) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on 2006 Result of Economic Census Listing)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

385

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Banyaknya Usaha Sektor Listrik, Gas, dan Air Menurut Kabupaten/Kota Number of Electric, Gas, And Water Sector by Regency/Municipality Tahun / Year 2006

Tabel : 7.1.10. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Unit Usaha Number of Unit
(2)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong 5 179 8 3 2 4 32 16 9 5 72 28 4 10 1 564 56 29 9

Papua Barat

84

1 950

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari Hasil Listing Sensus Ekonomi 2006 (SE06) ) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on 2006 Result of Economic Census Listing)

386

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI

Tabel : 7.1.11. Table

Banyaknya Usaha Sektor Konstruksi menurut Kabupaten/Kota Number of Construction Sector by Regency/Municipality Tahun / Year 2006

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Unit Usaha Number of Unit
(2)

Tenaga Kerja Employee
(3)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong 171 1 610 82 82 3 36 73 18 7 0 503 335 37 138 849 83 24 0

Papua Barat

472

3 279

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari Hasil Listing Sensus Ekonomi 2006 (SE06) ) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on 2006 Result of Economic Census Listing)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

387

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Jumlah Perusahaan Bahan Galian Beserta Produksinya Dirinci menurut Kegiatan Number of Mining Company and Mining Production by Activity Tahun / Year 2006 - 2009 Jumlah Perusahaan Number of Company
(2)

Tabel Table : 7.1.12.

Kegiatan Activity
(1)

Produksi Production (M3)
(3)

Tenaga Kerja Employee
(4)

Harga Cost (M3)
(5)

01. Tanah Liat 02. Kerikil/Koral 03. Batu Kali 04. Pasir 05. Batu Kapur 06. Batu Gamping/Karang 07. Batu Pasir/Sirtu 08. Batu Bara 09. Minyak/Gas 10. Emas 11. Nikel 12. Tembaga 13. Besi 14. Fospat 15. Pasir Kuarsa 16. Lempung Papua Barat 2009 2008 2007 2006

4 1 10 16 16 35 2 2 15 4 105 82 69 77

2219 2147 396705 3300 827841 1232212 … … 37,035

6 6 24 77 254 367 … 753 262

250000 500000 70000 -

… … 153 500

Sumber : Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua Barat Source : Mining and Energy Agencies of Papua Barat Province

388

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Jumlah Perusahaan Bahan Galian dirinci menurut Kegiatan dan Kabupaten/Kota Number of Mining Company and Mining Production by Activity and Regency/Municipality Tahun / Year 2006 - 2009

Tabel Table : 7.1.13.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Tanah Liat Loam
(2)

Kerikil/Koral Gravel/Coral

Batu Kali River Stone

Pasir Sand

(1)

(3)

(4)

(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 … 3 4 … 1 1 2 17 … 4 4 8 15 5 4 4 3 4 8 4 3 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

389

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Lanjutan Tabel Continued Table

: 7.1.13.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Batu Kapur Lime Stone
(6)

Batu Gamping Karang Limestone /Rock
(7)

Pasir Batu/Sirtu Sandstone/ Sirtu
(8)

Batubara Coal
(9)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 5 5 4 7 2 7 3 8 8 14 11 10 9 15 34 28 14 1 1 2 1 1 1 1 1 4 1 12 2 -

390

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Lanjutan Tabel Continued Table

: 7.1.13.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Minyak/Gas Oil/Gas
(10)

Emas Gold
(11)

Nikel Nickel
(12)

Tembaga Copper
(13)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2 … 1 5 4 1 1 2 3 … 12 12 0 … 2 1 1 2 2 3 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

391

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Lanjutan Tabel Continued Table

: 7.1.13.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Besi Iron

Fosfat Phosphate

Pasir Kuarsa Quartz Stone

Lempung Clay

(1)

(14)

(15)

(16)

(17)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 … … 2 … … 1 … … 1 3 … 1 -

Sumber : Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua Barat Source : Mining and Energy Agencies of Papua Barat Province

392

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Jumlah Produksi dari Perusahaan Bahan Galian dirinci menurut Kegiatan dan Kabupaten/Kota Number of Production from Mining Company and Mining Production by Activity and Regency/Municipality Tahun / Year 2006 - 2009

Tabel : 7.1.14. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Tanah Liat Loam
(2)

Pasir Sand
(3)

Batu Gamping/ Karang Limestone/Rock
(4)

Pasir Batu/Sirtu Sandstone/ Sirtu
(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 6 068 6 068 6 068 6 068 1 237 1 237 1 237 1 237 1 938 1 938 1 938 1 938 27 792 27 792 27 792 27 792 … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Sumber : Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua Barat Source : Mining and Energy Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

393

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY

7.2. LISTRIK/ ELECTRICITY
Banyaknya Unit Pembangkit Tenaga Listrik PLN, Produksi, Kemampuan Mesin dan Beban Puncak Menurut Kabupaten/Kota Number of Electric Generator of The State Electrical Company, Production, Mechanical Power and Maximum Borden by Regency/Municipality Tahun / Year 2006 - 2009 Kemampuan Mesin Mechanical Power (KW)
(4)

Tabel Table

: 7.2.1.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Banyaknya Unit/ Unit Stationary
(2)

Produksi Production (KWh)
(3)

Beban Puncak Maximum Borden (KW)
(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006
22 112 563 412 12 242 12 012 27 23 20 3 30 14 16 2 16 603 772 2 575 422 7 996 875 33 456 728 62 416 448 16 756 246 10 123 654 1 865 430 3 422 2 285 1 378 1 100 16 683 769 8 563 850 3 083 1 694 1 181 500 15 172 638 7 689 750

157 103 96 …

264 357 987 197 298 901 182 692 472 149 597 922

47 292 42 368 247 547 39 735 577

42 719 31 284 3 037 223 968

Sumber : PT. PLN Wilayah Papua Source : State Electricity Enterprise Region Papua

394

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Banyaknya Desa/Kelurahan yang telah Terjangkau Listrik, Jumlah Gardu dan Pelanggan PLN menurut Kabupaten/Kota Number of Villages Which has Reached by Electrics, Number of Electrical Watchman Station and Customers of State Electricity Enterprise by Regency/Municipality Tahun / Year 2005- 2009 Jumlah Gardu Listrik Jumlah Desa Number of Number of Village Electrical Watchman Station
(2) (3)

Tabel Table

7.2.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Jumlah Pelanggan Number of Customers
(4)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005
Sumber : PT. PLN Wilayah Papua Source: State Electricity Enterprise Region Papua

25 23 6 8 150 17 123 …

64 39 1 15 105 … 218 …

7 881 3 451 587 1 700 40 951 1 963 42 520 …

… 352 681 894 782 782

… 442 584 572 486 486

… 99 053 62 868 27 040 63 238 63 238

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

395

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY

Tabel : 7.2.3. Table

Jumlah Pelanggan Listrik PLN menurut Kabupaten/Kota Number of State Electricity Enterprise’s Customers by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 - 2009

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Sosial Social

RumahBisnis tangga Commer Housecial hold
(3) (4)

Industri Industry
(5)

Publik Public

Lainnya (TCM) Others
(7)

(1)

(2)

(6)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 772 2 783 2 117 2 117 24 736 70 624 54 415 54 415 2 639 11 108 5 435 5 435 5 14 13 13 303 1 476 1 258 1 258 308 24 265 410 551 280 127 46 6 168 972 6 522 10 990 11 382 7 035 2 165 654 983 105 677 3 146 2 551 359 483 165 1 3 5 276 48 43 224 366 89 88 39 -

Sumber : PT. PLN Wilayah Papua Source: State Electricity Enterprise Region Papua

396

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Produksi, Daya Terpasang, dan Penggunaan Listrik PLN menurut Kabupaten/Kota Production, Installed Capacity and Distributed of State Electricity Enterprise by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel Table : 7.2.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Daya Terpasang Installed Capacity (KWh)
(2)

Produksi Production (KWh)
(3)

KWh Terjual Sold (KWh)
(4)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007
r r

5 482 3 044 500 1 280 15 567 1 184 4 291 2

16 603 772 2 575 422 7 996 875 33 456 728 62 416 448 16 756 246 10 123 654 1 865 430

16 574 604 2 111 772 6 693 696 31 341 768 46 450 716 15 291 096 8 332 668 1 215 864

24 629 55 979 50 450 48 747 50 036 50 036

112 563 412 264 357 987 197 298 901 182 692 472 149 597 922 149 597 922

101 155 308 229 167 492 179 639 375 151 840 566 134 561 668 134 561 668

2006r 2005
r

Sumber : PT. Perusahaan Listrik Negara se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Source: State Electricity Enterprise Region Papua

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

397

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Lanjutan Tabel Continued Table

: 7.2.4.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Dikonsumsi Sendiri Self Consumption (KW)
(5)

Susut Distribusi Distribution Loss (KW)
(6)

Sisa Produksi Rest of Production (KWh)
(7)

Tarif Dasar Listrik Electricity Rates Base (Rp)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 4 870 670 3 232 083 3 232 083 3 232 083 20 704 112 592 704 11 804 171 11 804 171 11 804 171 121 925 650 83 073 357 480 53 888 799 840 … … … … 1 258 310 3 612 360 7 726 244 12 977 868 41 051 830 80 873 820 12 293 987 940 1 264 976 880 4 306 194 180 26 484 385 920 37 475 431 560 9 903 499 980 6 509 868 300 912 380 520

Sumber : PT. PLN Wilayah Papua Source: State Electricity Enterprise Region Papua Ket : x Satu sistem Distribusi Sorong

398

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Jumlah Penggunaan Listrik PLN menurut Kabupaten/Kota Number of State Electricity Enterprise’s Electrical Usages b y Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2008 (KWh)

Tabel Table : 7.2.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Sosial Social

Rumah Tangga Household

Bisnis Commercial

(1)

(2)

(3)

(4)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2008 2007 2006 2005
Sumber : PT. PLN Wilayah Papua Source: State Electricity Enterprise Region Papua

578 052 39 000 199 044 1 167 612 2 576 820 462 468 278 724 54 756

10 032 972 1 643 196 5 551 272 18 115 152 24 104 052 11 018 340 5 259 720 778 044

4 555 272 292 680 902 460 9 849 288 14 480 832 2 948 976 2 386 296 338 844

3 016 656 8 373 132 3 315 118 4 823 503 4 823 503

58 463 172 134 965 920 59 175 325 82 939 502 82 939 502

31 804 104 67 558 752 38 042 077 32 881 452 32 881 452

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

399

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Lanjutan Tabel Continued Table

: 7.2.5.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Industri Industry
(5)

Publik Public
(6)

Lainnya (TCM) Others
(7)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 4 578 180 4 845 396 4 047 992 3 368 904 3 368 904 3 293 196 13 424 292 7 077 089 10 269 588 10 269 588 192 54 420 212 604 1 408 116 136 896 40 920 2 155 296 5 076 408 861 312 407 928 44 220 228 031 228 031

Sumber : PT. PLN Wilayah Papua Source: State Electricity Enterprise Region Papua

400

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI

7.3. AIR MINUM / CLEAN WATER
Produksi Air Bersih menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Air yang Digunakan Number of Clean Water Produced by Regency/Municipality and Water Source Tahun / Year 2005 - 2009 (M³) Sumber Air Yang Digunakan Water Source Sungai River
(2)

Tabel : 7.3.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Mata Air Spring
(3)

Danau Lake
(4)

Lainnya Others
(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 116 600 504 5 626 673 2 582 496 2 582 496 3 923 535 10 112 030 65 363 3 936 117 3 936 117 2 177 330 32 512 … … … … … … 25 600 363 20 112 000 -

Diolah dari hasil Survei tahunan Perusahaan Air Bersih Based on Water Supply Establishment Annual survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

401

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Banyaknya Pelanggan Air Bersih menurut Kabupaten/Kota dan Kategori Pelanggan Number of Customers Clean Water by Regency/Municipality and by Costumer Category Tahun / Year 2005 – 2009

Tabel : 7.3.2. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sosial Social
(2)

Non Niaga Non Trade
(3)

Niaga Trade
(4)

Industri Industry (5)

Khusus Special
(6)

Jumlah Total
(7)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 119 316 317 250 250 248 5 958 13 831 14 130 13 638 13 638 10 727 387 813 772 765 765 447 2 14 18 20 20 7 61 64 n.a. 60 60 23 6 527 15 038 26 377 14 731 14 731 11 452 100 97 3 651 4 222 230 196 12 1 2 3 982 4 529 -

Diolah dari hasil Survei tahunan Perusahaan Air Bersih Based on Water Supply Establishment Annual survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source: BPS Statistics Papua Barat Province

402

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Banyaknya Air Bersih yang Disalurkan menurut Kabupaten/Kota dan Kategori Pelanggan Number of Distributed Clean Water by Regency/Municipality and by Costumer Category Tahun / Year 2005 - 2009 (M³)

Tabel : 7.3.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Banyaknya Air Minum yang Disalurkan Distributed Clean Water Sosial Social
(2)

Non Niaga Non Trade
(3)

Niaga Trade
(4)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 36 994 117 734 85 738 109 157 109 157 74 785 10 145 560 11 661 588 2 672 203 2 101 721 2 101 721 1 396 476 214 274 312 862 324 269 254 262 254 262 91 539 59 160 21 580 912 398 603 630 65 340 33 248 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

403

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Lanjutan Tabel Continued Table

: 7.3.3

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Banyaknya Air Minum yang Disalurkan Distributed Clean Water Industri Industry
(5)

Khusus Special
(6)

Jumlah Total
(7)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 3 348 17 575 40 750 39 244 39 244 38 275 2 394 363 3 580 339 2 347 390 325 087 325 087 238 298 3 749 539 6 645 098 5 470 350 2 829 471 2 829 471 1 836 373 14 227 1 146 298 39 678 2 183 196 712 363 -

Diolah dari hasil Survei tahunan Perusahaan Air Bersih Based on Water Supply Establishment Annual survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source: BPS Statistics Papua Barat Province

404

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Nilai Air Bersih yang Disalurkan menurut Kabupaten/Kota dan Kategori Pelanggan Value of Distributed Clean Water by Regency/Municipality and by Costumer Category Tahun / Year 2005 - 2009 (Ribu Rupiah / Thousand Rupiah)

Tabel : 7.3.4. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Banyaknya Air Minum yang Disalurkan Distributed Clean Water Sosial Social
(2)

Non Niaga Non Trade
(3)

Niaga Trade
(4)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 56 239 440 167 849 837 117 238 176 119 108 385 119 108 385 98 882 1 867 518 700 4 976 663 723 4 145 695 321 3 821 876 268 3 821 876 268 3 100 160 714 071 520 1 162 507 925 1 002 757 781 1 049 863 146 1 049 863 146 459 386 93 154 980 18 455 417 2 275 209 749 833 935 274 361 673 680 86 762 725 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

405

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Lanjutan Tabel Continued Table

: 7.3.4

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Banyaknya Air Minum yang Disalurkan Distributed Clean Water Industri Industry
(5)

Khusus Special
(6)

Jumlah Total
(7)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 19 961 640 121 671 210 126 668 917 155 705 924 155 705 924 45 937 788 400 004 1 481 386 504 2 008 306 196 3 116 695 110 3 116 695 110 2 141 592 3 446 191 304 7 910 079 199 7 400 666 391 8 263 248 833 8 263 248 833 5 845 957 101 709 570 438 000 000 254 986 500 3 168 038 409 1 295 849 486 -

Diolah dari hasil Survei tahunan Perusahaan Air Bersih Based on Water Supply Establishment Annual survey Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Source: BPS Statistics Papua Barat Province

406

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI

7.4. DISTRIBUSI BERAS/ RICE DISTRIBUTION
Penerimaan dan Penyaluran Beras menurut Kabupaten/Kota Supplies and Distribution of Rice Tahun / Year 2005 – 2009 (Kg)

Tabel : 7.4.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Stok Awal Initial stock

Pemasukan Import
(2)

Penyaluran Distribution
(3)

Stok Akhir Ending Stock

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak1 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari2 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong3 Papua Barat 2009 2008 2007
r r

63 524 35 830 47 083 -

7 138 075 18 686 530 3 349 208 -

5 101 141 12 062 941 2 703 855 -

2 100 458 98 985 692 436 -

4 166 871 4 313 308 9 801 909 13 457 053

21 953 844 44 567 223 44 262 098 25 957 706

20 146 802 40 014 739 49 750 699 29 612 850

5 973 913 8 865 792 4 313 308 9 801 909

Sumber : BULOG Divre Papua Source : BULOG Regional Division of Papua Catatan/notes: 1. Termasuk Kabupaten Kaimana/include Kaimana Regency 2. Termasuk Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni/include Teluk Wondama dan Teluk Bintuni Regency 3. Termasuk Kabupaten Sorong dan Kabupaten Raja ampat/include Sorong and Raja Ampat Regency

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

407

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Banyaknya Beras yang Disalurkan / Dijual dirinci Menurut Kabupaten/Kota Number of Rice Distribution by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009 (Ton)

Tabel : 7.4.2. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Golongan Anggaran Budgetary Group
(2)

Operasi Pasar Market Operation Raskin
(3)

Operasi Murni
(4)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 … 2 962 530 5 663 257 3 450 127 3 264 272 12 253 352 … 7 733 310 7 687 400 4 067 400 2 157 000 13 343 700 … … 265 380 591 820 1 468 786 435 998 … … 361 200 70 820 2 530 510 … … … … … 654 885 1 044 100 6 034 325 … … … … … … … …

Sumber : BULOG Sub Divre Manokwari, Papua Source : BULOG Sub Regional Division of Manokwari, Papua

408

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Lanjutan Tabel Continued Table

: 7.4.2

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

PN/PTP State-Owned Companies/ Plantation Enterprises
(5)

Lain-Lain Others

Jumlah Total

(1)

(6)

(7)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 … 215 800 227 740 234 000 237 350 251 400 … 9 900 8 460 8 630 100 354 … 10 911 640 13 853 677 8 351 807 7 136 038 26 384 804 215 800 … … … … … … … … … … … … 1 016 085 1 114 920 8 780 635 … … …

Sumber : BULOG Sub Divre Manokwari, Papua Source : BULOG Sub Regional Division of Manokwari, Papua

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

409

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Perkembangan Harga dan Penyaluran Beras Progress of Price and Distribution of Rice Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 7.4.3. Table

Bulan/ Month
(1)

Harga Beras (Rupiah)
(2)

Stok Awal (Ton)
(3)

Pengadaan Beras Lokal (Ton)
(4)

01. Januari/ January 02. Pebruari/ February 03. Maret/ March 04. April/ April 05. M e i/ M a y 06. Juni/ June 07. Juli/ July 07.4. Agustus/ August 09. September/ September 10. Oktober/ October 11. Nopember/ November 12. Desember/ December Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005

5 200 5 200 5 200 5 200 5 200 5 200 5 500 5 500 5 500 5 500 5 500 5 500 5350,00 5 033,00 4 633,00 4 275,00 3 871,28

763 345 3 528 186 2 946 754 2 100 799 967 590 2 987 020 2 024 057 1 096 475 1 910 031 886 457 1 188 426 98 985 20 498 125 7 684 729 13 415 093 16 165 170 56 436 499

40 000 126 000 75 000 174 340 279 660 125 000 95 000 145 065 66 030 60 030 13 875 1 200 000 -

410

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI
Lanjutan Tabel Continued Table

: 7.4.3.

Bulan/ Month

Pengadaan Beras dari Bulog Lain (Ton)
(5)

Penyaluran (Ton)
(6)

Stok Akhir

(1)

(7)

01. Januari/ January 02. Pebruari/ February 03. Maret/ March 04. April/ April 05. M e i/ M a y 06. Juni/ June 07. Juli/ July 07.4. Agustus/ August 09. September/ September 10. Oktober/ October 11. Nopember/ November 12. Desember/ December Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005

1 125 396 2 986 700 2 700 000 1 600 000 1 700 000 814 000 10 926 096 12 635 761 8 241 102 8 825 733 17 820 371

397 881 261 859 707 432 920 955 1 307 549 960 230 1 087 963 1 022 582 931 509 1 089 604 1 458 061 1 917 316 12 062 941 13 853 681 7 451 807 7 636 038 19 922 409

763 345 3 528 186 2 946 754 2 100 799 967 590 2 987 020 2 024 057 1 096 475 1 910 031 886 457 1 188 426 98 985 20 498 125 9 611 550 13 304 388 17 354 865 54 334 461

Sumber : BULOG Sub Divre Manokwari, Papua Source : BULOG Regional Sub Division of Manokwari, Papua

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

411

MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
Penjualan Beras Operasi Pasar Khusus Bagi Keluarga Prasejahtera menurut Kabupaten/Kota Market Operation Sales of Provincial Logistics Agency Rice by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 7.4.4. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Kepala Keluarga

Jumlah Total (Kg)
(3)

(2)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 … 515 553 43 928 33 895 26 570 1 334 269 … 7 733 310 7 687 400 1 549 400 2 657 000 13 342 690 … … 43 659 69 606 402 288 … … … … … 654 885 1 044 100 6 034 325 … … …

Sumber : BULOG Sub Divre Manokwari, Papua Source : BULOG Sub Regional Division of Manokwari, Papua

412

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA

8.1.

KEADAAN JALAN/ LENGTH OF ROAD
PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES

1.

Konsep mengikuti

dan

definisi

pariwisata World

1.

The concept and definition of tourism refers to the

rekomendasi

Tourism Organization (WTO) dan International Union of Office Travel Organization (IUOTO).

recommendations of the World Tourism and Office Organization (WTO) of

International Travel

Union

Organizations

(IUOTO).

2.

Wisatawan setiap

mancanegara pengunjung

ialah yang

2.

A foreign visitor is any person visiting a country other than his usual place of residence for any reason other than for earning income in the country visited, and the length of stay is no more than one year (12 months). This definition covers two

mengunjungi suatu negara di luar tempat tinggalnya, didorong oleh satu atau beberapa keperluan tanpa bermaksud memperoleh penghasilan di tempat yang dikunjungi dan lamanya kunjungan tersebut tidak lebih dari satutahun (12 bulan). Definisi ini mencakup 2 (dua) kategori wisatawan mancanegara, yaitu : a. Wisatawan (turis) ialah setiap pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal paling sedikit 24 jam,

categories of foreign visitors, namely :

a.

“Tourist” is any

visitor

staying for at least 24 hours, but not more than one year, in the
415

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
akan tetapi tidak lebih dari 1 (satu) tahun di tempat yang dikunjungi, dengan maksud antara lain: berlibur, rekreasi, olah raga, bisnis, country visited, with the

intention of visiting, and for any of these purposes : – Pleasure, recreation and

menghadiri pertemuan, studi dan kunjungan dengan alasan kesehatan.

sports, – Business, visiting friends and relatives, missions, attending

meetings, conferences, visit for health reasons and study. b. “Excursionist” is any visitor staying less than 24 hours in the country “Cruise visited including i.e. Passengers”,

b.

Excursionist

ialah

setiap

pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal kurang dari 24 jam di tempat yang dikunjungi (termasuk “Cruise Passengers”). Cruise

visitors arriving in a country without staying in any

Passengers ialah setiap pengunjung yang tiba di suatu negara di mana mereka tidak menginap di

accommodation available in the visited country.

akomodasi yang tersedia di negara tersebut, misalnya dengan kapal laut.

3.

Akomodasi ialah suatu usaha yang menggunakan suatu bangunan atau sebagian bangunan yang disediakan secara khusus, dan setiap orang dapat menginap, makan serta

3.

An

accommodation

is

an

establishment using a building or a part of a building, prepared commercially for any person to stay, eat and obtain service as

416

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
memperoleh pelayanan dan fasilitas lainnya dengan pembayaran. well as other facilities.

Accommodation is segregated into hotel and The other special

Akomodasi dibedakan antara hotel dan akomodasi lainnya. Ciri khusus dari hotel adalah mempunyai

accommodations.

characteristic of a hotel is having a restaurant under the hotel management.

restoran yang berada di bawah manajemen hotel tersebut.

4.

Hotel berbintang yaitu hotel yang telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan seperti persyaratan fisik, bentuk pelayanan yang

4.

A

classified

hotel which

is

an meets

accommodation

specified standards

regarding

physical requirements, services provided, manpower

diberikan, kualifikasi tenaga kerja, jumlah kamar dan lainnya. Hotel tidak berbintang yaitu hotel yang tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

qualifications, number of rooms available, etc. A non-classified hotel which is an has accommodation not met the

requirements mentioned. 5. Tingkat penghunian kamar hotel adalah persentase banyaknya malam kamar yang dihuni terhadap yang 5.

previously

Room Occupancy Rate is the number of roomnights occupied divided by the number of

banyaknya tersedia.

malam

kamar

roomnights available, multiplied by 100 percent.

6.

Rata-rata lamanya tamu menginap

6.

Average length of stay is the

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

417

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
adalah hasil bagi antara banyaknya malam tempat tidur yang terpakai dengan banyaknya tamu yang number of bed-nights used

divided by the number of guests staying at the accommodation.

menginap di hotel dan akomodasi lainnya. 7. Data transportasi dan komunikasi meliputi : a. Panjang Jalan b. Angkutan Darat c. Angkutan Laut d. Angkutan Udara e. Pos dan Telekomunikasi 7. Data on transportations and communications cover: a. Length of Road b. Land Transportation c. Sea Transportation d. Air Transportation e. Post and Telecommunication

8.

Kendaraan bermotor adalah setiap kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik yang ada pada kendaraan tersebut, biasanya

8.

Motor vehicles are any kind of vehicles motorized by machine set up in those vehicles. They are usually used for transporting peoples and goods on roads except vehicles moving along a railway line. The data cover all kinds of motor vehicles except those belong to Indonesian Army Force, Indonesian State Police and Diplomatic Corps.

digunakan untuk angkutan orang atau barang diatas jalan raya selain kendaraan yang berjalan diatas rel. Kendaraan bermotor yang dicatat adalah kecuali semua jenis kendaraan bermotor

kendaraan

TNI/Polri dan Korps Diplomatik.

418

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
9. Mobil penumpang adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan tempat duduk untuk 9. Passengers cars are any motor vehicle with no more than eight seats excluding seat for driver. It can be with or without boot.

sebanyak-banyaknya delapan orang, tidak termasuk tempat duduk untuk pengemudi, baik dilengkapi atau tidak dilengkapi bagasi.

10. Mobil bis adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan tempat duduk untuk lebih dari delapan orang, tidak termasuk

10. Buses

are

passengers

cars

having seats for more than eight passengers, excluding the driver. It can be with or without boot.

tempat duduk untuk pengemudi, baik dilengkapi atau tidak

dilengkapi bagasi.

11. Mobil truk adalah setiap kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan barang, mobil selain bis mobil dan

11. Trucks are motor vehicles used to transport goods excluding passenger motorcycles. cars, buses, and

penumpang,

kendaraan bermotor roda dua.

12. Data panjang jalan yang disajikan dalam publikasi ini, untuk jalan negara dan jalan provinsi bersumber dari Dinas Pekerjaan jalan Umum.

12. Data on the lenght of state and provincial roads were taken from the Office of Public Works, while the egency/city roads data were taken from Regency Public Work
419

Sedangkan

kabupaten/kota

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten/Kota, diolah dari daftar PJ-II/5. Offices.

13. Kilometer jumlah

penumpang kilometer yang dari

adalah semua

13. Kilometer-ton is total kilometer of all cargoes carried. This is the sum of distance from area of origin to area of destination for each ton of cargoes.

penumpang

berangkat.

Besaran ini merupakan penjumlahan jarak asal tujuan masing-masing penumpang.

14. Kunjungan kapal adalah kapal yang datang di pelabuhan baik untuk berlabuh di perairan maupun

14. Ships call is a ship arriving at a port either for docking or

berthing.

bersandar di dermaga.

15. Gross Ton (GT) adalah volume ruangan kapal dalam m3, kecuali terowongan, lubang poros balingbaling, tempat jangkar dan alas ganda.

15. Gross Ton (GT) is total volume of all room in a ship, excluding the volume of tunnel, the axle of propellers and the chain locker.

16. Sumber data transportasi berasal dari masingmasing instansi terkait, dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap bulan/tahun.

16. Data on transportations are compiled by the BPSStatistics Indonesia (BPS). These data are obtained institutions. from relevant

420

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
17. Kantor Pos adalah pemberi 17. Post office is a building/office dealing with the delivery of goods, letters, money, etc. from one place to another place. Service users usually put postage stamps on the envelope and postcard or are charged with amount of money in obtaining services such as money order, aerogramme, package post, etc. A mailing house has the same function as post office and auxiliary post office. It is usually located in remote areas.

pelayanan pengiriman barang, uang, dsb. Dari suatu tempat ke tempat yang lain. Pengguna pelayanan biasanya diharuskan menempel

perangko yang cukup pada sampul surat, kartu pos, pos wesel, warkat pos, paket dsb. Rumah pos

berfungsi sama seperti kantor pos dan kantor pos pembantu, bedanya rumah pos biasanya terletak di daerah terpencil.

18. Telekomunikasi

adalah

setiap

18. Telecommunication every transmitting,

includes delivering

pemancaran, pengiriman dan atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda-tanda, isyarat, tulisan, gambar, suara dan bunyi melalui system kawat, optik, radio atau sistem elektromagnetik lainnya.

and; or receiving from every information of marking, signal, article, picture, sound and voice through strand of wire systems, optic, radio or other

electromagnetic system.

19. Jaringan

telekomunikasi

adalah

19. Telecommunication network is peripheral network and of its
421

rangkaian perangkat telekomunikasi dan kelengkapannya yang

telecommunication

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
digunakan dalam rangka equipment used in the means of telecommunication.

bertelekomunikasi.

20. Jaringan

tetap

ialah jaringan tetap

kegiatan untuk yang

20. Fixed line is the management of telecommunication network for the fixed line telecommunication to ensure the well-held of public telecommunications and circuit rental, including the activity of data communication delivery in package, through central or other network, such as Public Switched (PSTN). Telephone Network

penyelenggaraan telekomunikasi

dimaksudkan bagi terselenggaranya telekomunikasi publik dan sirkuit sewa, termasuk kegiatan sambungan komunikasi pengirimannya data dilakukan yang secara

paket, melalui sentral atau jaringan lain, seperti Public Switched

Telephone Network (PSTN).

21. Jaringan bergerak ialah kegiatan penyelenggaraan jaringan yang

21. Mobile

Network

is

the of

management telecommunication serving the

melayani telekomunikasi bergerak. Seperti jaringan bergerak seluler yang seluler. menggunakan teknologi

network mobile

telecommunication. For example mobile phone using cellular technology.

22. Public Switched Telephone Network (PSTN) adalah jaringan telepon tetap dengan kabel. PSTN secara umum diatur oleh standar-standar
422

22. Public Network

Switched (PSTN)

Telephone is public

telephone network with fixed line. PSTN is generally arranged

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
teknis dengan menggunakan nomor telepon. by technical standards on the basis of telephone number.

23. Pelanggan atau pengguna berbayar adalah perseorangan, badan hukum, atau instansi pemerintah yang

23. Subscriber or user is individual, firm, or government institution using network telecommunication and; or services

menggunakan telekomunikasi telekomunikasi kontrak. dan

jaringan atau jasa

telecommunication based on contract.

berdasarkan

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

423

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

424

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Gambar/ Figure: 8.1 Panjang Jalan menurut Jenis Permukaan Jalan Length of Road by Type of Surface Tahun / Year 2009

41%

21%

8%

30%

Aspal

Kerikil

Tanah

Lainnya

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

425

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

426

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Gambar/ Figure : 8.2 Banyaknya Barang Antar Pulau yang Dimuat pada Pelabuhan yang Diusahakan menurut Kelompok Komoditi Number of Unloaded Cargo Interisland in Laboured Port by Group of Commodities Tahun / Year 2009 (Ton)

2006

2007

2008

2009

0

50,000

100,000

150,000

200,000

250,000

300,000

Lainnya

Non Migas

Migas

Bahan Strategis

Bahan Pokok

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

427

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

428

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Gambar/ Figure: 8.3 Banyaknya Penumpang yang Datang (Debarkasi) dan Berangkat (Embarkasi) melalui Pelabuhan yang Diusahakan Number of Leaving and Coming Passengers in Laboured Port by Sea Transport Type Tahun / Year 2006-2009

320000

300000

280000

260000

240000

220000

200000 2006 2007 2008 2009

Debarkasi

Embarkasi

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

429

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

430

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA

Gambar/ Figure : 8.4 Banyaknya Pesawat (Penerbangan) dan Penumpang (Orang) yang Berangkat, Datang, dan Transit melalui Pelabuhan Udara Number of Aircrafts and Passengers which Departed, Arrived, and Transit by Airport Tahun / Year 2005 – 2009

2009

2008

2007

2006

2005

0

50000

100000

150000

200000

250000

Transit

Berangkat

Datang

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

431

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

432

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Gambar/ Figure: 8.5 Banyaknya Surat Pos yang Dikirim menurut Sifat Pengiriman Number of Post Letters to Be Mailed by Kind of Mailing Tahun / Year 2009

34.85

54.84

10.15

0.16

Biasa

Kilat

Kilat Khusus

Luar Negeri

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

433

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

434

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Gambar/ Figure: 8.6 Jumlah Kamar dan Tempat Tidur Hotel Number of Accommodation Hotel Rooms and Beds Available Tahun / Year 2005 – 2009 (Unit/ Units)

3000 2500 2000 1500 1000 500 0 2005 Tempat Tidur

Kamar
2006 2007 2008

2009

Kamar

Tempat Tidur

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

435

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

436

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Gambar/ Figure : 8.7 Jumlah Tamu Asing dan Domestik yang Menginap dirinci menurut Golongan Hotel Number of Foreign and Domestic Visitors Who Was Lodges by Type of Hotel Tahun / Year 2007 – 2009 (Orang/ Person)

45000

40000

35000

30000

25000

20000

15000

10000

5000

0 2007 2008 2009

Hotel Bintang

Hotel Melati

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

437

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

438

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA

8.1. KEADAAN JALAN/ LENGTH OF ROAD
Panjang Jalan menurut Tingkat Pemerintahan yang Berwenang dan Kabupaten/Kota Length of Road by Level of Government Responsibility by Regency/Municipality Tahun / Year 2006 – 2009 (Km)

Tabel : 8.1.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Pemerintah yang Berwewenang Level of Government Responsibility Negara State
(2)

Provinsi Province
(3)

Kabupaten Regency
(4)

Jumlah Total
(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 18.00 1,168.16 635,81 615,81 345,31 17.00 973.28 693,18 686,18 488,47 216.65 3,764.84 4 071,72 3 882,22 1 121,65 251.65 5,906.28 5 400,71 5 184,21 1 956,43 0.00 132.50 0.00 0.00 927.66 0.00 90.00 0.00 300.28 304.00 36.30 0.00 85.70 56.00 174.00 0.00 294.00 457.23 415.29 501.06 285.31 271.70 1,152.00 171.60 594.28 893.73 451.59 501.06 1,298.67 327.70 1,416.00 171.60

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statistics of Transportation of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

439

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Panjang Jalan menurut Jenis Permukaan Jalan dan Kabupaten/Kota Length of Road by Type of Surface by Regency/Municipality Tahun / Year 2007 – 2009 (Km)

: Source: Tabel

Table

: 8.1.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Jenis Permukaan Type Of Surface Aspal Asphalted
(2)

Kerikil Gravel
(3)

Tanah Earth
(4)

Lainnya Others
(5)

Jumlah Total
(6)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 201,65 1,448.24 1 164,885 1 137,310 9,00 1,887.37 2 371,201 2 226,394 0,44 2,220.56 1 688,171 1 803,953 40,56 350.11 141,450 16,550 251,65 5 906,28 5 400,707 5 184,207 273.32 133.31 16.42 27.35 501.89 67.20 224.00 3.10 191.12 315.62 282.57 146.91 459.15 188.50 199.00 95.50 116.29 444.80 152.60 41.80 337.63 72.00 993.00 62.00 13.55 0.00 0.00 285.00 0.00 0.00 0.00 11.00 594.28 893.73 451.59 501.06 1,298.67 327.70 1,416.00 171.60

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statistics of Transportation of Papua Barat Province) Sumber :

440

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
S

8.2. ANGKUTAN DARAT/ LAND TRANSPORTATION
Jumlah Kendaraan Bermotor menurut Jenis Kendaraan Bermotor dan Kabupaten/Kota Number of Motorized Vehicles by Type of Motor Vehicles and Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 (Unit/ Units) Jenis Kendaraan Type of Motor Vehicles Kabupaten/Kota Regency/Municipality Mobil Penumpang Passenger Cars
(2)

Tabel : 8.2.1. Table

Mobil Barang Cargo Vehicles
(3)

Bis Bus
(4)

Sepeda Motor Motor Cycle
(5)

Jumlah Total

(1)

(6)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08 Raja Ampat Kota/ Municipality 71 Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 5 283 6 777 4 656 5 288 5 288 8 407 2 850 3 950 5 359 4 127 4 127 2 054 11 105 262 2 149 2 149 128 37 235 47 778 47 735 58 756 58 756 30 746 45 379 58 610 58 012 70 320 70 320 41 335 919 … … … … 220 326 29 493 … … … … 31 463 113 15 … … … … 30 43 6 5 748 … … 3 139 … 300 … 1 356 7 175 … … 3 139 … 581 832 1 504

Sumber : Dinas Lalu lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Dinas Perhubungan se-Kab/Kota di Provinsi Papua Barat

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

441

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Banyaknya Kecelakaan Lalu Lintas, Korban, dan Kerugian Material menurut Kabupaten/Kota Number of Traffic Accident, Victim, and Material Loss by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 Banyaknya Korban Number of Victim Mati
Dead (3)

Tabel : 8.2.2. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Jumlah Kecelakaan
Number of Accident (2)

Luka Berat
Badly Injure (4)

Luka
Ringan Lightly Injure (5)

Kerugian Material Jumlah
Total (6) Matrial Loss

(Ribu Rupiah)
(7)

(1)

Kabupaten/ Regency 01 Fakfak 02 Kaimana 03 Teluk Wondama 04 Teluk Bintuni 05 Manokwari 06 Sorong Selatan 07 Sorong 08 Raja Ampat Kota/ Municipality 71 Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 25 110 49 2 524 … … 19 49 29 25 … … 10 40 25 21 … … 4 44 14 43 … … 33 136 68 89 … … 225 100 000 225 500 700 248 800 167 749 500 … … 22 … … 7 53 3 … … 5 … … 4 20 1 … … 9 … … 4 16 1 … … 16 … … 4 19 1 … … 30 … … 12 55 6 … … 91 500 … … 73 100 231 100 5000 … …

Sumber : Kepolisian Daerah Provinsi Papua Resor Kabupaten/Kota Source : Regional Police of Papua Province Regency/Municipality Resort

442

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Banyaknya Kecelakaan, Pelanggaran, dan Denda menurut Kabupaten/Kota Number of Accidents, Offences, and Fine by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 Pelanggaran/ Offences Kabupaten/Kota Regency/Municipality Kecelakaan Accidents Jumlah Pelanggaran Number of Offences
(3)

Tabel : 8.2.3. Table

Denda Fine (Rp)
(4)

(1)

(2)

Kabupaten/ Regency 01 Fakfak 02 Kaimana 03 Teluk Wondama 04 Teluk Bintuni 05 Manokwari 06 Sorong Selatan 07 Sorong 08 Raja Ampat Kota/ Municipality 71 Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 25 175 49 2 524 … … 1 534 4 087 2 020 5 764 … … 173 876 045 200 755 295 37 665 300 119 812 600 … … 22 … 118 7 … 3 … 1 008 … … 603 … 700 … 242 … … 6 734 250 … 20 145 000 … …

Sumber : Kepolisian Daerah Provinsi Papua Resor Kabupaten/Kota Source : Regional Police of Papua Province Regency/Municipality Resort Catatan : Data Kabupaten Pemekaran masih bergabung dengan Kabupaten Induk

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

443

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

8.3. ANGKUTAN LAUT/ SEA TRANSPORTATION
Banyaknya Kunjungan Kapal menurut Jenis Pelayaran dan Pelabuhan Number of Ship Visits by Sea Transport Type and Port Tahun/ Year 2005 – 2009 (Unit/ Units)

Tabel : 8.3.1. Table

Pelayaran Dalam Negri Kabupaten/Kota Regency/Municipality Unit
(1) (2)

GRT
(3)

DWT
(4)

LOA
(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 394 570 1 446 2 410 2 404 2 465 2 579 68 1 399 820 3 243 457 4 932 228 9 575 505 10 288 117 9 908 586 9 531 029 177 434 635 475 1 322 728 7 593 079 9 551 282 10 722 078 11 945 041 10 821 563 133 288 29 023 50 555 100 274 179 852 181 343,00 183 534,00 1 779 934,50 5 159,00

444

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Lanjutan Table : 8.3.1. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Pelayaran Luar Negri Unit
(2)

GRT
(3)

DWT
(4)

LOA
(5)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 76 84 57 90 70 2 842 617 475 630 297 229 565 267 540 468 389 10 117 184 957 103 973 772 369 251 414 988,00 688 868,90 3 340 979,00 7 537 8 026 4 951,00 6 203,00 6 555,41 213 539,00 8 12 822 16 669 489 -

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statictics of Transportation of Papua Barat Province) (Didari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2009)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

445

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Banyaknya Penumpang yang Datang (Debarkasi) dan Berangkat (Embarkasi) di Pelabuhan yang Diusahakan menurut Jenis Pelayaran Number of Leaving and Coming Passengers in Laboured Port by Sea Transport Type Tahun/ Year 2005 – 2009 (Orang/ Person)

09)Tabel

Table

: 8.3.2.

Dalam Negri Kabupaten/Kota Regency Municipality
(1)

Luar Negri Embarkasi
(4)

Unit Kapal
(2)

Debarkasi
(3)

Unit Kapal
(5)

Debarkasi
(6)

Embarkasi
(7)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 252 891 880 839 542 633 133 651 249,732 281 221 309 232 314 401 247 018 134 946 269,135 269 064 277 695 316 475 221 438 1 5 102 537 40 231 75 850 33 043 101 146 -

446

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Lanjutan Table Continued Table

: 8.3.2.

Lainnya/ Others Kabupaten/Kota Regency Municipality Unit Kapal
(8)

Jumlah/ Total Unit Kapal
(11)

Debarkasi
(9)

Embarkasi
(10)

Debarkasi
(12)

Embarkasi
(13)

(1)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 191 410 1 118 8 173 1 249 6 414 102 537 252 891 880 839 733 1 057 40 231 75 850 133 651 249 732 281 221 309 232 315 519 255 200 33 043 101 146 134 946 269 135 269 064 277 695 317 724 227 856

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statictics of Transportation of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

447

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Banyaknya Bongkar Barang Antar Pulau pada Pelabuhan yang Diusahakan menurut Kelompok Komoditi Number of Unloaded Cargo Interisland in Laboured Port by Group of Commodities Tahun/ Year 2005 – 2009 (Ton)

Tabel : 8.3.3. Table

Kelompok Komoditi / Group of Commodities Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Bahan Pokok
(2)

Bahan Strategis
(3)

Migas
(4)

Non Migas
(5)

Lainnya
(6)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 23,207 47,110 65 505 45 756 29 623 36 471 54,069 118 537 107 895 186 410 150 320 165 487 91 58 802 70 716 68 670 59 910 13 809 7,734 21 634 14 992 7 630 5 895 13 354 10,469 157 859 168 294 267 076 102 755 365 278 16,188 7,715 13,737 50,731 12,660 46,051 13,900 24,599 122,791 -

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statictics of Transportation of Papua Barat Province)

448

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Banyaknya Bongkar Barang Luar Negeri pada Pelabuhan yang Diusahakan menurut Kelompok Komoditi Number of Unloaded Cargo Abroad in Laboured Port by Group of Commodities Tahun/ Year 2005 – 2009 (Ton)

Tabel : 8.3.4. Table

Kelompok Komoditi/ Group of Commodities Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Bahan Pokok
(2)

Bahan Strategis
(3)

Migas
(4)

Non Migas
(5)

Lainnya
(6)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 0 0 6 000 18 615 0 17 17 0 0 0 0 0 0 0 0 0 196 196 0 0 0 0 0 2 63 94 7 167 -

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statictics of Transportation of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

449

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Banyaknya Barang Antar Pulau yang Dimuat pada Pelabuhan yang Diusahakan menurut Kelompok Komoditi Number of Reloaded Cargo Interisland in Laboured Port by Group of Commodities Tahun/ Year 2005 – 2009 (Ton)

Tabel : 8.3.5. Table

Kelompok Komoditi/ Group of Commodities Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Bahan Pokok
(2)

Bahan Strategis
(3)

Migas
(4)

Non Migas
(5)

Lainnya
(6)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 0 715 0 2 987 3 011 827 1 250 2 393 821 82 352 1 246 773 809 2 180 17 015 1 782 1 882 26 924 49 385 61 490 38 737 78 069 33 834 2 282 11 956 17 561 66 709 41 444 185 252 715 0 0 1 143 0 36 560 21 901 1 737 7 937 -

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statictics of Transportation of Papua Barat Province)

450

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Banyaknya Barang Luar Negeri yang Dimuat pada Pelabuhan Diusahakan menurut Kelompok Komoditi Number of Reloaded Cargo Abroad in Laboured Port by Group of Commodities Tahun/ Year 2005 – 2009 (Ton)

Tabel : 8.3.6. Table

Kelompok Komoditi/ Group of Commodities Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Bahan Pokok
(2)

Bahan Strategis
(3)

Migas
(4)

Non Migas
(5)

Lainnya
(6)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Kota Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 31 012 0 0 0 0 0 0 3 820 3 820 1 210 34 150 38008 1 952 0 0 63 0 0 27 025 -

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statictics of Transportation of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

451

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

8.4. ANGKUTAN UDARA/ AIR TRANSPORTATION
Tabel : 8.4.1 Table Banyaknya Pesawat dan Penumpang yang Datang, Berangkat, dan Transit melalui Pelabuhan Udara Number of Aircrafts and Passengers which Departed, Arrived, and Transit Through Airport Tahun/ Year 2004 - 2009

Pelabuhan Udara Airport
(1)

Pesawat/ Aircrafts (Penerbangan) Datang Arrived
(2)

Penumpang/ Passengers (Orang) Datang Arrived
(4) Berangkat Departed (5)

Berangkat Departed
(3)

Transit Transit
(6)

01. Fakfak/ Torea 02. Kaimana/ Utarum 03. Teluk Wondama/ Wasior 04. Teluk Bintuni/ Bintuni 05. Manokwari/ Rendani 06. Sorong Selatan/ Teminabuan 07. Kota Sorong/ DEO Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005

899 984 131 496 3 377 317 3 384

899 984 135 496 3 448 317 3 463

11 600 12 847 1 411 6109 77 842 3 337 120 420

12 506 12 296 1 487 5 404 87 722 3 396 118 853

9 603 9 599 64 513 72 139

9 588
7 964 8 124 6 204 5 687

9 742
8 303 8 192 6 580 5 692

240 699
197 330 150 938 142 965 125 548

234 531
229 939 192 684 154 538 111 211

155 854
85 627 91 224 101 045 77 191

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statictics of Transportation of Papua Barat Province)

452

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Jumlah Barang Kiriman, Bagasi, dan Paket Pos yang Dibongkar dan Dimuat melalui Pelabuhan Udara Loaded and Unloaded Cargo, Baggage, and Mailed Packet Through Airports Tahun/ Year 2005 – 2009 (Kg)

Tabel : 8.4.2. Table

Barang/ Cargoes Pelabuhan Udara Airport
Bongkar Unloaded Muat Loaded

Bagasi/ Baggages
Bongkar Unloaded Muat Loaded

Paket Pos Mailed Packet
Bongkar Unloaded Muat Loaded

(1) 01. Fakfak/ Torea 02. Kaimana/ Utarum 03. Teluk Wondama/ Wasior 04. Teluk Bintuni/ Bintuni 05. Manokwari/ Rendani 06. Sorong Selatan/ Teminabuan 07. Kota Sorong/ DEO
Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005

(2)
6,760

(3)
2,436

(4)
116,323

(5)
110,771

(6)
999.9

(7)
428.0

183,723

177,509

734

398

267.0

177.0

11,096

12,300

0

0

0.0

0.0

42,813

43,638

0

0

0.0

0.0

597,801

730,728

546,126

1,039,828

0.0

0.0

21,779

28,371

0

0

0.0

0.0

1,390,637 2 254 609 1 167 366 1 595 907 1 840 992 948 128

1,218,173 2 213 155 3 404 662 1 455 407 1 429 919 773 469

512,476 1 175 659,00 798 144,00 942 096,00 504 987,40 413 434,00

324,233 1 475 230 1 224 277 1 322 645 538 495 288 768

0.0 1 267 2 615 069,00 2 890,00 6 691,74 1 926,00

0.0 605 2 974,00 51 619,00 44 199,70 11 130,00

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhubungan Provinsi Papua Barat 2008) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2008 Statictics of Transportation of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

453

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

8.5.

POS DAN TELEKOMUNIKASI/ POST AND TELECOMMUNICATION
Banyaknya Kantor Pos dan Giro menurut Jenis dan Kabupaten/Kota Number of Post Offices by Type and Regency/Municipality Tahun/ Year 2008 - 2009
Kantor Pos dan Giro Induk General Post Office (2) Kantor Pos dan Giro Tambah an Supplementary Ofiice (4)

Tabel : 8.5.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Kantor Pembantu Auxiliary Office (3)

Rumah Pos Mailing House

Kantor Pos Desa Small Office (6)

Jumlah Total

(1)

(5)

(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 1 11 9 1 2 4 1 1 1 7 9 7 11 3 28 34 1 1 1 6 1 1 1 4 2 0 3 4 1 2 1 13 3 5 -

Sumber: Kantor Wilayah Pos se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Source: Regional Post Office all Regency/Municipality Papua Barat Province

454

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Banyaknya Surat Pos yang Dikirim menurut Sifat Pengiriman dan Kabupaten/Kota Number of Post Letters to Be Mailed by Kind of Mailing and Regency/Municipality Tahun/ Year 2008 – 2009 (Unit/ Units)

Tabel Table : 8.5.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Biasa Standard

Kilat Express

Kilat Khusus Special Express
(4)

Luar Negeri Foreign
(5)

Jumlah Total

(1)

(2)

(3)

(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 13 683 18 841 64 673 86 760 101 779 206 299 100 649 185 592 1 259 386 198 1 795 267 1 253 1 402 58 62 887 326 3 137 15 117 7 153 673 523 2 016 11 10 72 5 798 1 972 7 351 2 468 62 887 1 126 3 341 -

2008

20 180

14 004

51 216

667

86 067

Sumber: Kantor Wilayah Pos se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Source: Regional Post Office all Regency/Municipality Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

455

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Banyaknya Paket Pos menurut Tujuan dan Kabupaten/Kota Number of Packet Mailed by Direction and Regency/Municipality Tahun/ Year 2008 – 2009 (Unit/ Units)

Tabel : 8.5.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Dalam Negri Domestic
Dikirim Sent (2) Diterima Received (3)

Luar Negri Foreign
Dikirim (4) Diterima Received (5)

Jumlah Total Dikirim Sent (6) Diterima Received (7)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2508 4 838 4833 9 921 4 4 21 30 2512 4 847 4854 9 946 48 47 1621 12 313 121 168 924 428 2715 16 134 328 543 3 1 5 48 47 1621 12 313 121 173 927 429 2715 16 134 328 543 -

2008

9 086

4 144

10

34

9 096

4 178

Sumber: Kantor Wilayah Pos se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Source: Regional Post Office all Regency/Municipality Papua Barat Province

456

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Banyaknya Wesel Pos menurut Jenis dan Kabupaten/Kota Number of Billing Mailed by Direction and Regency/Municipality Tahun/ Year 2008 – 2009 (Unit/ Units)

Tabel : 8.5.4. Table

Dikirim/ Sent Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Banyaknya Number (2)

Diterima/ Received Banyaknya Number
(4)

Nilai/Value (Rupiah)
(3)

Nilai/Value (Rupiah)
(5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 75 970 118 766 68 085 97 098 532 612 141 460 466 465 15 850 330 225 29 685 88 315 17 471 45 682 573 556 52 532 499 280 130 991 647 328 4 105 11 822 1 105 10 164 15 600 4 908 4 714 512 000 16 071 471 500 971 085 000 16 698 729 353 312 000 5 905 824 000 1 382 1 255 921 48 916 4 680 1 476 1 284 847 100 1 602 556 270 938 974 000 1 138 627 854 260 500 1 884 660 000 -

Sumber: Kantor Wilayah Pos se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Source: Regional Post Office all Regency/Municipality Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

457

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Banyaknya Sentral Telepon dan Kapasitasnya menurut Jenis dan Kabupaten/Kota Number of Telephone Centre and Capacity by Type and Regency/Municipality Tahun/ Year 2006 - 2009

Tabel Table : 8.5.5.

Sentral/ Centre Kabupaten/Kota Regency/Municipality
Otomat Outomatic (2) Biasa Manual (3) Jumlah Total (4)

Kapasitas/ Capacity
Otomat Outomatic (5) Biasa Manual (6) Jumlah Total (7)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 1 10 9 11 6 0 0 1 10 9 11 6 1 300 6 774 30 776 31 494 25 332 9 003 9 003 24 612 0 0 10 303 21 666 37 665 37 383 25 332 1 2 1 3 1 1 1 2 1 3 1 1 3 272 896 305 1 400 600 3 272 896 305 5 890 400 600 -

Sumber : PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Source : Limited Company of Indonesian Telecommunications all Regency/ Municipality of Papua Barat Province

458

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Jumlah Sambungan Telepon menurut Jenis Sambungan dan Kabupaten/Kota Number of Telephone Connections by Type and Regency/Municipality Tahun/ Year 2006 - 2009 Sambungan Induk Central Telephone
Otomat Outomatic (2) Biasa Manual (3) Jumlah Total (4)

Tabel : 8.5.6. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Sambungan Cabang Branch Telephone
Otomat Outomatic (5) Biasa Manual (6) Jumlah Total (7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 9 003 19 748 33 891 34 156 22 969 9 003 19 748 33 891 34 156 22 969 3 507 15 3 507 15 3 107 628 261 6 148 1 600 3 107 628 261 6 148 1 600 3 107 400 3 107 400 -

Sumber : PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Source : Limited Company of Indonesian Telecommunications all Regency/ Municipality of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

459

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

8.6.

PERHOTELAN/ HOTEL
Jumlah Hotel menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Hotel Number of Hotels by Regency/Municipality and Hotel Type Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel : 8.6.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Bintang Classified

Melati Non Classified

Jumlah Total

(1)

(2)

(3)

(4)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 4 8 8 7 4 4 17 65 63 68 40 40 21 73 71 75 44 44 1 0 0 0 3 0 0 5 4 2 9 19 3 0 6 6 4 2 9 22 3 0 6

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Direktori Perhotelan Provinsi Papua Barat 2009) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2009 Directory Hotel and Other Accommodation of Papua Barat Province)

460

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Jumlah Kamar dan Tempat Tidur Hotel menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Hotel Number of Accommodation Hotel Rooms and Beds Available by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009 Bintang Classified Kamar Rooms
(2)

Tabel Table : 8.6.2.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Melati Non Classified Kamar Rooms
(4)

Jumlah Total Kamar Rooms
(6)

T. Tidur Beds
(3)

T. Tidur Beds
(5)

T. Tidur Beds
(7)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 241 451 451 403 222 222 398 725 725 665 700 700 465 1 132 1 181 1 162 442 442 685 1 643 1 710 1 803 1 236 1 236 706 1 583 1 632 1 565 665 665 1083 2 368 2 567 2 468 1 936 1 936 47 0 0 0 163 0 0 0 94 0 0 0 233 0 0 0 79 69 13 87 364 45 0 10 141 100 26 173 451 53 0 14 126 69 13 87 527 45 0 10 235 100 26 173 684 53 0 14

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Direktori Perhotelan Provinsi Papua Barat 2009) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2009 Directory Hotel and Other Accommodation of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

461

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Jumlah Tenaga Kerja Perhotelan menurut Kabupaten/ Kota dan Tingkat Pendidikan Number of Hotel Labors by Regency/Municipality and Education Level Tahun / Year 2005 – 2009

Tabel : 8.6.3. Table

< SMU Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

SMU Bintang
(4)

D-I s/d D-III Bintang
(6)

Bintang
(2)

Melati
(3)

Melati
(5)

Melati
(7)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 11 21 21 21 12 12 70 137 157 146 111 111 200 293 293 293 128 128 254 458 458 466 273 273 16 24 24 24 11 11 29 52 53 55 8 8 2 0 0 0 8 0 0 0 10 10 0 9 38 0 0 0 14 0 0 0 79 0 0 0 15 23 3 23 128 7 0 5 3 0 0 0 5 0 0 0 1 1 0 0 20 0 0 1

462

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Lanjutan Table Continued Table

: 8.6.3.

D-IV dan SI Kabupaten/Kota Regency Municipality Bintang
(1) (8)

Jumlah/ Total Bintang
(10)

Melati
(9)

Melati
(11)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 13 25 25 25 11 11 12 25 27 24 7 7 240 363 363 363 162 162 365 672 695 691 399 399 3 0 0 0 9 0 0 0 2 1 0 2 7 0 0 1 22 0 0 0 101 0 0 0 28 35 3 34 193 7 0 7

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Direktori Perhotelan Provinsi Papua Barat 2009) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2009 Directory Hotel and Other Accommodation of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

463

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Jumlah Tenaga Kerja Perhotelan menurut Kabupaten/ Kota dan Status Upah Number of Hotel Labors by Regency/Municipality and Fee Status Tahun / Year 2005 – 2009

Tabel : 8.6.4. Table

Dibayar/ Paid Kabupaten/Kota Regency Municipality Bintang
(1) (2)

Tidak Dibayar Unpaid Bintang
(4)

Jumlah/ Total Bintang
(6)

Melati
(3)

Melati
(5)

Melati
(7)

Kabupaten/ Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/ Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 240 363 361 361 161 350 618 643 622 370 2 1 15 54 54 69 29 240 363 363 363 162 365 672 695 691 399 22 101 28 35 3 20 168 7 7 14 25 22 101 28 35 3 34 193 7 7

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Direktori Perhotelan Provinsi Papua Barat 2009) Source: BPS Statistics of Papua Barat Province (Based on Publication of 2009 Directory Hotel and Other Accommodation of Papua Barat Province)

464

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Rata-rata Lama Tamu yang Menginap (Asing dan Domestik) dirinci menurut Golongan Hotel Average Length of Visitors (Foreign and Domestic) Who Was Lodges by Hotel Type Tahun / Year 2007 – 2009

Tabel : 8.6.5. Table

Golongan Hotel/ Hotel Type

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

1.

Hotel Bintang

3,39

2,34

5,34

a. Bintang I

2,50

2,64

3,01

b. Bintang II

5,16

1,95

10,34

c. Bintang III

2,51

2,44

2,66

2.

Hotel Melati

3,85

2,79

2,14

a. Melati I

4,55

2,44

1,73

b. Melati II

3,13

3,37

2,89

c. Melati III

3,87

2,58

1,80

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhotelan Provinsi Papua Barat 2009) Source: BPS Statistics Papua Barat Province (Based on Publication of 2009 Hotel Statistic of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

465

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Rata-rata Lama Tamu Asing yang Menginap dirinci menurut Golongan Hotel Average Length of Foreign Visitors Who Was Lodges by Hotel Type Tahun / Year 2007 - 2009

Tabel Table : 8.6.6.

Golongan Hotel/ Hotel Type

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

1.

Hotel Bintang

6,67

6,56

9,69

a. Bintang I

6,49

11,15

21,57

b. Bintang II

8,33

4,93

3,46

c. Bintang III

5,19

3,59

4,04

2.

Hotel Melati

2,34

5,90

2,32

a. Melati I

0,17

0,00

0,00

b. Melati II

2,93

11,21

3,64

c. Melati III

3,92

6,48

3,33

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhotelan Provinsi Papua Barat 2009) Source: BPS Statistics Papua Barat Province (Based on Publication of 2009 Hotel Statistic of Papua Barat Province)

466

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Rata-rata Lama Tamu Domestik yang Menginap dirinci menurut Golongan Hotel Average Length of Domestic Visitors Who Was Lodges by Hotel Type Tahun / Year 2007 – 2009

Tabel Table : 8.6.7.

Golongan Hotel/ Hotel Type

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

1.

Hotel Bintang

3,24

2,08

2,56

a. Bintang I

2,46

2,38

2,55

b. Bintang II

4,85

1,48

2,49

c. Bintang III

2,42

2,38

2,63

2.

Hotel Melati

3,85

2,78

2,14

a. Melati I

4,55

2,44

1,73

b. Melati II

3,13

3,34

2,89

c. Melati III

3,88

2,56

1,80

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhotelan Provinsi Papua Barat 2009) Source: BPS Statistics Papua Barat Province (Based on Publication of 2009 Hotel Statistic of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

467

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Jumlah Tamu Asing yang Menginap dirinci menurut Golongan Hotel Number of Foreign Visitors Who Was Lodges by Hotel Type Tahun / Year 2007 - 2009

Tabel Table : 8.6.8.

Golongan Hotel/ Hotel Type

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

1.

Hotel Bintang

1 291

978

1602

a. Bintang I

260

272

199

b. Bintang II

681

59

929

c. Bintang III

350

647

473

2.

Hotel Melati

206

155

94

a. Melati I

2

0

1

b. Melati II

119

91

77

c. Melati III

85

64

16

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhotelan Provinsi Papua Barat 2009) Source: BPS Statistics Papua Barat Province (Based on Publication of 2009 Hotel Statistic of Papua Barat Province)

468

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Jumlah Tamu Domestik yang Menginap dirinci Menurut Golongan Hotel Number of Domestic Visitors Who Was Lodges by Hotel Type Tahun / Year 2007 – 2009

Tabel Table : 8.6.9.

Golongan Hotel Hotel Type
(1)

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

1.

Hotel Bintang

20 129

20 612

34 124

a. Bintang I

8 582

7 863

6 314

b. Bintang II

4 264

358

6786

c. Bintang III

7 283

12 391

21 024

2.

Hotel Melati

41 560

25 045

18 118

a. Melati I

1 711

2 045

1 085

b. Melati II

20 551

9 831

8 470

c. Melati III

19 298

13 169

8 563

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Dikutip dari Publikasi Statistik Perhotelan Provinsi Papua Barat 2009) Source: BPS Statistics Papua Barat Province (Based on Publication of 2009 Hotel Statistic of Papua Barat Province)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

469

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM

8.7. PARIWISATA/ TOURISM

Tabel : 8.7.1. Table

Jumlah Objek Wisata menurut Kategori Wisata dan Kabupaten/Kota Number of Tourism Objects by Category and Regency/Municipality Tahun / Year 2009

Kategori Wisata Kabupaten/Kota Regency Municipality
Objek Wisata Alam Natural Tourism Objects (2) Objek Wisata Tirta/Bahari Maritime Tourism Objects (3) Objek Wisata Budaya Cultural Tourism Objects (4) Objek Wisata Agro Agro Tourism Objects (5)

(1)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat

11 3 4 7 9 39 11 5

3 6 -

6 2 4 7 7 2 68 -

2 -

7
96

2
11

2
98

1
3

Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat Source : Tourism Department of Papua Barat Province

470

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA
Kawasan Konservasi yang Telah Ditetapkan Conservation Area Who Was Ratified Tahun / Year 2009 (Ha)

Tabel : 8.7.2. Table

Lokasi/ Location
(1)

Nama Kawasan Names of Area Wide
(2)

Luas Area
(3)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 01. Cagar Alam Pegunungan Fakfak 02. Suaka Marga Satwa Sabuda Tuturuga 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 03. Cagar Alam Pegunungan Kumawa 04. Cagar Alam Pegunungan Wondiboy 05. Cagar Alam Teluk Bintuni 06. Cagar Alam Pegunungan Arfak 07. Cagar Alam Wagura Kote 08. Cagar Alam Sidei Wibain 09. Cagar Alam Pantai WeweKwoor 10. Suaka Marga Satwa Mubrani-Kaironi 11. Taman Wisata Alam Gunung Meja 12. Taman Wisata Sungai Sausiram 13. Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih 06. Sorong Selatan 14. Taman Wisata Alam Bariat 191 000,00 5 000,00 188 150,00 73 022,00 300 000,00 68 325,00 15 000,00 90,00 100 000,00 170 527,00 500,00 1 000,00 1 453 500,00 9 193,00

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

471

TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
Lanjutan Tabel Continued Table

: 8.7.2.

Lokasi/ Location
(1)

Nama Kawasan Names of Area Wide
(2)

Luas Area (Ha
(3)

07. Sorong

15. Cagar Alam Pantai Sausapor 16. Taman Wisata Alam Klamono 17. Taman Wisata Alam Moraid

62 660,00 1 909,37 9 300,00 58 411,27 16 749,00 111 478,00 153 000,00 119 500,00 60 000,00 265 720,00 247 875,00 62 660,00

08. Raja Ampat

18. Cagar Alam Pulau Salawati Utara 19. Cagar Alam Pulau Batanta Barat 20. Cagar Alam Pulau Misool Selatan 21. Cagar Alam Pulau Waigeo Barat 22. Cagar Alam Pulau Waigeo Timur 23. Suaka Marga Satwa Laut Kep R. Ampat

09. Tambrauw

24. Cagar Alam Tambrauw Utara 25. Cagar Alam Tambrauw Selatan 26. Cagar Alam Pantai Sausapor

Kota/Municipality 71. Sorong 27. Taman Wisata Alam Sorong 945,90

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Source : Provincial of Forestry and Estates Crops of Papua Barat Province

472

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN

9. KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN/ AUTONOMY FINANCE AND BANKING
PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES

1.

Data statistik perbankan bersumber dari Bank Indonesia.

1.

Banking statistics are obtained from the Bank of Indonesia.

2.

Kantor bank terdiri dari Kantor Cabang (KC), Kantor Cabang

2.

Bank offices consist of branch office (KC), sub branch office (KCP) and offices under KCP.

Pembantu (KCP), dan kantor di bawah KCP. 3. Data statistik penanaman modal yang disetujui pemerintah terdiri dari Penanaman dan Modal Asing Modal 3.

Data on foreign and domestic investments approved by

government are obtained from the Investment Coordinating

(PMA)

Penanaman

Dalam Negeri (PMDN) bersumber dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Data mengenai realisasi investasi penanaman modal tidak termasuk sektor minyak,

Board (BKPM). Realization of investment in current year

exclude those investments in petroleum production, insurance, and banking sectors. Changes in investment status and those who their license was take off have been taken into account.

asuransi dan perbankan. Data telah memperhatikan perubahan investasi yang beralih status dan juga

pengurangan investasi yang dicabut izin usahanya.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

475

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
4. Data perusahaan asuransi bersumber dari Departemen Keuangan. Jenis asuransi terdiri dari: a. Asuransi Jiwa b. Asuransi Kerugian c. Reasuransi d. Penyelenggara program asuransi sosial dan Jamsostek e. Penyelenggara asuransi untuk PNS dan TNI/Polri 4. Data for insurances are

generated from the Department of Finance. Types of insurance are: a. Life insurance b. Non life insurance c. Reinsurance d. Company which runs social insurance program and Worker Social Insurance e. Company which runs

insurance program for Civil servant and Army Forces-Police.

5.

Data perkoperasian bersumber dari Dinas Koperasi dan UKM. Data koperasi yang disajikan meliputi : a. Jumlah usaha koperasi b. Volume usaha koperasi c. Sisa hasil usaha

5.

Data

for

cooperatives

are

generated from Cooperation and Small and Middle-Scale Business Service. Types of cooperatives data are : a. Number of cooperatives b. Cooperative scale c. Net income

6.

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hokum koperasi dengan

6.

Cooperative is an establishment that its members are people or establisments with legal status of cooperative and its activities

melandaskan
476

kegiatannya

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
berdasarkan prinsip koperasi based or people economic

sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

movement and familiarity.

7.

Sisa hasil usaha koperasi merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan

7.

Cooperative net income is gross income in one year minus

expenses, depreciation, and other liabilities including taxes in

kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang

current year.

bersangkutan.

8.

Indeks Harga Konsumen (IHK) yang merupakan indikator inflasi di Indonesia, sejak Juni 2008 dihitung dari 66 kota, mencakup sekitar 284441 komoditas yang dihitung

8.

The Consumer Price Index (CPI) which is the indicator of inflation in Indonesia, since June 2008 has been developed from the consumption pattern of the 2007 Cost of Living Survey (CLS) conducted in 66 cities, covering 284-441 commodities.

berdasarkan pola konsumsi hasil Survei Biaya Hidup (SBH) di 66 kota tahun 2007.

9.

IHK mencakup 7 kelompok yaitu: bahan makanan; makanan jadi,

9.

Commodities of CPI consist of 7 groups as follows: foodstuff; prepare food, beverages, and tobacco products; housing,

minuman, rokok, dan tembakau; perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar; sandang; kesehatan;

water, electricity, gas, and fuel;
477

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
pendidikan, rekreasi, dan olahraga; transpor, keuangan. komunikasi, dan jasa clothing; recreation, transportation, health; and education, sports;

communication,

and financial services. 10. Metoda yang digunakan Indeks dalam Harga 10. The method used in calculating Consumer Price Indices (CPI), Rural Price Indices (RPI) and Wholesale Price Indices (WPI) is the modified Laspeyres formula as follow: where:

penghitungan

Konsumen (IHK), Indeks Harga Pedesaan (IHP) dan Indek Harga Perdagangan Besar (IHPB) adalah Formula Laspeyres yang telah

dimodifikasi, yaitu : dimana : 𝐼𝑛

= 𝑃𝑛

𝑃𝑛−1 𝑃𝑛−1.𝑄0 𝑥 100 𝑃0 𝑄0 𝐼𝑛

= 𝑃𝑛

𝑃𝑛−1 𝑃𝑛−1.𝑄0 𝑥 100 𝑃0 𝑄0

In = Indeks bulanan Pn = Harga pada bulan ke n Pn-1 = Harga pada bulan ke (n-1) Po = Harga pada tahun dasar Qo = Kuantitas pada tahun dasar

In = Monthly index Pn = Price in month n Pn-1 = Price in month (n-1) Po = Price in the base year Qo = Quantity in the base year

a. Persentase (%) perubahan IHK (laju inflasi/deflasi) bulanan

a. The percentage change of the monthly CPI (inflation rate) is

diperoleh dari:

obtained from :

478

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Dimana: Where: 𝐼𝑛

− 𝐼𝑛−1 𝑥 100% 𝐼𝑛−1
In = Indeks Harga Konsumen bulan ke-n In-1 = Indeks Harga Konsumen bulan n-1 Inflasi jika nilainya > 0 Deflasi jika nilainya < 0 𝐼𝑛

− 𝐼𝑛−1 𝑥 100% 𝐼𝑛−1

In = Consumer Price Index for month n In-1= Consumer Price Index for month n-1 Inflation if the value > 0 Deflation if the value < 0

b. Persentase perubahan IHK dalam satu tahun dihitung dengan

b. The percentage change of the yearly CPI is calculated by using the point- to-point method, but before April 1998 the monthly cumulative method is used.

menggunakan metode point to point, tetapi sebelum bulan April 1998 menggunakan bulanan. metode kumulatif

11. Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima (It) dan dibayar (Ib) petani. NTP merupakan salah satu indikator mengukur petani, kemampuan yang berguna untuk

11. Farmers' Term of Trade (FTT) is an indicator to determine the welfare level of farmers. It measures the exchange value of products produced or sold by farmers compared to the

tingkat karena

kesejahteraan mengukur produk

products needed by farmers for production process and
479

tukar

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
(komoditas) yang dihasilkan/dijual petani dibandingkan dengan produk yang dibutuhkan petani baik untuk proses produksi (usaha) maupun untuk konsumsi rumah tangga consumption. If FTT is above 100, it means the purchasing power parity of farmers in a period of time is better than that in the base year. Meanwhile, if FTT is less than 100, it means that the purchasing power parity of farmers decreases.

petani. Jika NTP lebih besar dari 100 maka dapat daya beli diartikan petani

kemampuan

periode tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan periode tahun dasar, sebaliknya jika NTP lebih kecil atau di bawah 100 berarti terjadi penurunan daya beli petani.

12. Pengumpulan data harga produsen dilakukan melalui wawancara

12. The collection of producer price data is conducted through a direct interview with the farmers using HP-2 questionnaire. While the collection of rural consumer retail price data is conducted by interviewing traders in the

langsung kepada petani dengan Daftar HP-2 sedangkan

pengumpulan data harga eceran pedesaan (konsumen) adalah

wawancara dengan para pedagang di pasar kecamatan yang terpilih sebagai sampel dengan Daftar HP-1. Semua hargaharga Koordinator (KSK).
480

selected markets using HP-1 questionnaire .The collection of price data is conducted by the Statistics Coordinator at

kegiatan

pencacahan oleh

dilakukan

Statistik Kecamatan

Subdistrict level.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
13. Klasifikasi indeks Nilai Tukar 13. FTT indices can be classified into two parts, that are indices of producer prices received by farmers (It) and indices of consumer prices paid by farmers (Ib). Indices of producer prices received by farmers consist of food crops indices (paddy,

Petani dirinci ke dalam dua bagian, yaitu indeks yang diterima petani (It) dan indeks yang dibayar petani (Ib). It mencakup indeks sektor tanaman pangan yang terdiri dari indeks kelompok padi, palawija, indeks sektor tanaman perkebunan rakyat, indeks tanaman holtikultura yang terdiri dari indeks kelompok sayur-sayuran,buah-buahan, indeks sektor peternakan dan indeks sektor perikanan. Di lain pihak Ib pun dibagi ke dalam dua sektor, yaitu indeks sektor Konsumsi Rumah Tangga (KRT) yang terdiri dari indeks kelompok makanan,

secondary crops), smallholders estate crops indices, holticulture crops indices (vegetables, fruits), animal husbandry indices and fishery indices. While indices of consumer prices paid by farmers is consist of household (food, an

consumption housing,

indices clothing,

perumahan, pakaian, dan aneka barang dan jasa serta indeks sektor Biaya Produksi dan Penambahan Barang meliputi Modal indeks (BPPBM) kelompok yang non

miscellaneous) and indices of production and capital formation (non production factor, factor production, wages, others, and capital formation). The method used in calculating It and Ib is the modified Laspeyres formula.

faktor produksi, faktor produksi, upah, lainnya, dan penambahan barang modal. Metode perhitungan It dan Ib menggunakan formula Laspeyres yang telah dimodifikasi.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

481

AUTONOMY FINANCE AND BANKING

482

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Gambar/ Figure : 9.1 Realisasi Pendapatan dan Pengeluaran Daerah Actual Regional Receipts and Expenditures Tahun / Year 2006-2009 (Miliar Rupiah/ Billion Rupiahs)

6000

5000

4000

3000

2000

1000

0 2006 2007 2008 2009

Penerimaan

Pengeluaran

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

483

AUTONOMY FINANCE AND BANKING

484

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Gambar/ Figure : 9.2 Jumlah Kantor Bank menurut Tipe Bank Number of Bank Officesby Types Tahun / Year 2007 – 2009

70

60

50

40

30

20

10

0 2007 2008 2009

Bank Persero dan Bank Pemerintah Daerah

Bank Swasta Nasional

Total

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

485

AUTONOMY FINANCE AND BANKING

486

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Gambar/ Figure : 9.3 Banyaknya Peserta PT. Asuransi Kesehatan (ASKES) Indonesia menurut Kabupaten/Kota Participants of Indonesian Health Insurance by Regency/Municipality Tahun /Year 2009

25000

20000

15000

10000

5000

0 Fakfak Teluk Bintuni Sorong Kaimana Manokwari Raja Ampat Teluk Wondama Sorong Selatan Kota Sorong

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

487

AUTONOMY FINANCE AND BANKING

488

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Gambar/ Figure : 9.4 Jumlah Koperasi menurut Kabupaten/Kota Number of Cooperation by Regency/Municipality Tahun / Year 2009

31.13 2.69

3.52
4.34

10.65

18.10 13.03 2.79

12.72

Fakfak Teluk Bintuni Sorong

Kaimana Manokwari Raja Ampat

Teluk Wondama Sorong Selatan Kota Sorong

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

489

AUTONOMY FINANCE AND BANKING

490

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN

9.1. KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH/ AUTONOMY GOVERNMENT FINANCE
Realisasi Pendapatan dan Pengeluaran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Actual Revenues and Expenditures of Regency/Municipality Government Tahun / Year 2006 – 2009 (Rupiah/ Rupiahs)

Tabel : 9.1.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Penerimaan Income
(2)

Pengeluaran Payment
(3)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Jumlah 9 Kab/Kota Total of 9 Regencies/ Municipalities 2009 2008 2007 2006 544 383 807 751 5 724 158 403 336 5 133 658 832 637 3 095 036 579 315 701 460 243 811 568 365 189 551 5 833 276 574 347 11 253 544 438 528 1 380 384 042 193 597 957 396 985 670 264 417 244 588 106 818 622 401 740 865 545 732 949 713 940 879 492 716 207 555 113 683 069 732 608 142 657 619 498 238 301 677 839 647 933 690 608 609 943 401 258 151 489 849 474 532 808 800 986 931 386 558 615 772 529 694 583 349 311 591 544 389 397

Sumber : Badan Pengelola Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Source : Regional Board Finance of Regency/Municipality Government

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

491

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Target dan Realisasi Penerimaan Pajak menurut Pemerintahan Daerah se-Provinsi Papua Barat Target and Realization of Tax Revenues by Regency/Municipality in Papua Barat Province Tahun / Year 2009

Tabel : 9.1.2. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Target Target (Rupiah)
(2)

Realisasi Realization (Rupiah)
(3)

Persentase Percentation (%)
(4)

Provinsi/Province Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong

82 000 000 000

65 295 146 581

79,63

838 047 200 601 700 000 1 200 000 000 2 942 438 331 5 476 000 000 63 600 000 … 414 137 000

1 143 862 570 571 712 241 1 609 376 795 924 404 550 5 283 160 876 12 640 000 402 399 136 110 508 941

136,49 95,02 134,11 31,42 96,48 19,87 … 26,68

4 111 400 000

4 115 332 236

100,10

Sumber : Dinas Pendapatan Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Source : Regional Revenue Service of Regency/Municipality Government

492

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Target dan Realisasi Penerimaan Retribusi menurut Pemerintah Daerah se-Provinsi Papua Barat Target and Realization of Retribution Revenues by Regency/ Municipality in Papua Barat Province Tahun / Year 2009

Tabel : 9.1.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Target Target (Rupiah)
(2)

Realisasi Realization (Rupiah)
(3)

Persentase Percentation (%)
(4)

Provinsi/Province Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong

254 577 500

1 980 672 000 1 157 600 000 555 671 000 8 195 065 834 3 465 000 000 2 115 947 000 0 1 929 540 000

1 919 556 239 1 357 296 285 266 815 050 10 519 840 834 3 447 338 460 1 525 602 900 4 826 741 710 3 744 685 968

111,95 117.25 48,02 128,37 99,49 72,10 … 194,07

5 979 000 000

7 221 593 435

120,78

Sumber : Dinas Pendapatan Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Source : Regional Revenue Service of Regency/Municipality Government

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

493

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Rekapitulasi Jumlah Proyek dan Nilai Investasi dengan Fasilitas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Provinsi Papua Barat Summarize of Number of Projects and Investment Values with Domestic Investment Held Facility in Papua Barat Province Tahun / Year 2006 – 2009 Investasi Investment (Juta Rupiah/Million Rupiah) Rencana Planning
(1) (2) (3)

Tabel : 9.1.4. Table

Sektor/ Subsektor Sector/ Subsector

Jumlah Proyek Number of Projects

Realisasi Realization
(4)

01. Perkebunan 02.Perikanan 03.Pertanian/ Peternakan 04.Kehutanan 05.Pertambangan 06.Industri Kayu 07.Industri Kimia 08.Industri Lainnya 09.Perhotelan/ Pariwisata 10. Jasa Lainnya Papua Barat 2009 2008r 2007r 2006r

10 5 14 1 4 2 4 1 41 41 38 35

6 485 143 1 048 269 665 382 10 050 809 069 1 068 534 44 407 625 10 131 479 10 131 479 9 625 541 9 625 541

426 257 61 774 156 177 320 420 700 1 330 820 967 478 967 478 967 478 967 478

494

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 9.1.4.

Tenaga Kerja/ Employee (Orang) Sektor/ Subsektor Sector/ Subsector Indonesia/ Indonesian Rencana Planning
(1) (5)

Asing/ Foreign Rencana Planning
(7)

Realisasi Realization
(6)

Realisasi Realization
(8)

01. Perkebunan 02. Perikanan 03. Pertanian/ Peternakan 04. Kehutanan 05. Pertambangan 06. Industri Kayu 07. Industri Kimia 08. Industri Lainnya 09. Perhotelan/ Pariwisata 10. Jasa Lainnya Papua Barat 2009 2008 2007 2006

45 832 15 083 17 809 80 17 433 718 352 40

1 576 10 035 3 778 5 034 17 15 32

50 39 238 53 10 4

3 7 13 3 -

97 347 71 992 101 796 101 510

20 487 496 907 20 151 20 151

394 394 386 386

26 26 25 25

Sumber : Biro Perekonomian dan Investasi Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat Source : Economics and Investments Bureau of Papua Barat Province Government

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

495

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Rekapitulasi Jumlah Proyek dan Nilai Investasi dengan Fasilitas Penanaman Modal Asing (PMA) di Provinsi Papua Barat Summarize of Number of Projects and Investment Values with Foreign Investment Held Facility in Papua Barat Province Tahun / Year 2006 - 2009

Tabel Table : 9.1.5.

Sektor/ Subsektor Sector/ Subsector

Jumlah Proyek Number of Project

Investasi/ Investment (Ribu US $/Thousand US $) Rencana Planning Realisasi Realization
(4)

(1)

(2)

(3)

01. Perkebunan 02. Perikanan 03. Pertanian/ Peternakan 04. Kehutanan 05. Pertambangan 06. Industri Kayu 07. Industri Kimia 08. Industri Lainnya 09. Perhotelan/ Pariwisata 10. Jasa Lainnya Papua Barat 2009 2008 2007 2006

3 12 1 2 5 8 6 21 58 49 26 28

31 704 54 917 50 812 46 510 38 400 268 457 5 950 50 450 547 200 295 450 909 514 916 487

12 928 50 378 15 773 800 17 320 460 800 98 459 98 459 78 360 78 360

496

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Lanjutan Tabel Continued Table

: 9.1.5.

Tenaga Kerja/ Employee (Orang) Sektor/ Subsektor/ Sector/ Subsector Indonesia/ Indonesian Rencana Planning
(1) (5)

Asing/ Foreign Rencana Planning
(7)

Realisasi Realization
(6)

Realisasi Realization
(8)

01. Perkebunan 02. Perikanan 03. Pertanian/ Peternakan 04. Kehutanan 05. Pertambangan 06. Industri Kayu 07. Industri Kimia 08. Industri Lainnya 09. Perhotelan/ Pariwisata 10. Jasa Lainnya Papua Barat 2009 2008r 2007r 2006r

1 810 1 797 3 621 1 548 1 944 1 298 391 663 13 072 12 522 11 700 11 503

683 2 094 11 50 12 14 16 2 880 2 880 2 814 2 371

8 199 3 67 21 58 18 20 394 394 394 394

1 127 1 2 131 131 129 41

Sumber : Biro Perekonomian dan Investasi Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat Source : Economics and Investments Bureau of Papua Barat Province Government

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

497

AUTONOMY FINANCE AND BANKING

9.2. PERBANKAN/ BANKING
Tabel Table : 9.2.1. Jumlah Bank dan Kantor Bank Number of Banks and Bank Offices Tahun / Year 2005 - 2009 Rincian/ Description
(1) Bank-bank Umum / Commercial Banks Bank Persero dan Bank Pemerintah Daerah / State and Regional Government Banks *) Jumlah bank Number of banks Jumlah kantor bank Number of offices Bank Swasta Nasional / Private National Banks Jumlah bank Number of banks Jumlah kantor bank Number of offices Jumlah bank Number of banks Jumlah kantor bank Number of offices Bank Perkreditan Rakyat (BPR) / Rural Credit Banks Jumlah bank Number of banks Jumlah kantor bank Number of offices Jumlah / Total Bank Banks Kantor Bank Bank Offices

2005r
(2)

2006r
(3)

2007r
(4)

2008r
(5)

2009
(6)

1 151

1 162

44

46

52

20

21

5

7

9

Bank Asing dan Bank Campuran / Foreign and Joint Banks

-

-

-

-

-

5 8

5 8

-

-

-

5 171

5 183

49

53

61

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No 4, April 2010.”, Bank Indonesia Jayapura Office Catatan / Note : r Angka yang diperbaiki / Revised figures Sebelum Januari 2007 termasuk Provinsi Papua / Before January 2007 include Papua Province *) tidak termasuk bank syariah milik bank pemerintah

498

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Jumlah Aktiva Bank Rupiah dan Valuta Asing menurut Kelompok Bank Total Bank’s Assets in Rupiah and Foreign Exchange by Group of Banks Tahun / Year 2005 – 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel : 9.2.2. Table

Kelompok Bank Group of Banks
(1)

2005r

2006r

2007r

2008r

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Bank Persero dan Bank Pemerintah Daerah State and Regional Government Banks Bank Swasta Nasional Private National Banks

10 402 036

19 468 159

4 507 807

4 837 006

5 029 795

1 631 265

2 215 299

481 702

590 140

660 037

Bank Asing dan Bank Campuran Foreign and Joint Banks

-

-

-

-

-

Bank Perkreditan Rakyat Rural Credit Banks

-

-

-

-

-

Papua Barat

12 033 301

21 683 458

4 989509

5 427 146

5 689 832

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office Catatan / Note : r Angka yang diperbaiki / Revised figures

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

499

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Jumlah Aktiva Bank Rupiah dan Valuta Asing menurut Kabupaten/Kota Total Bank’s Assets in Rupiah and Foreign Exchange by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table : 9.2.3.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Fakfak1 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari2 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 71. Kota Sorong3

414 669 854 502 1 298 947 2 620 613 r

764 853 1 472 486 1 958 272 4 334 598r

929 940 1 733 090 2 326 479 r 4 989 509 r

836 978 1891 558 328 227 2 370 383r 5 427 146 r

805 150 1 883 513 278 071 2 723 098

Papua Barat

5 689 832

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010.”, Bank Indonesia Jayapura Office Catatan / Note : r Angka yang diperbaiki / Revised figures 1 Termasuk Kabupaten Kaimana / Including the Kaimana Regency 2 Termasuk Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni / Including Teluk Wondama Regency and Teluk Bintuni Regency 3 Termasuk Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat / Including Sorong Selatan Regency and Raja Ampat Regency

500

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Posisi Dana Simpanan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan BPR menurut Kelompok Bank Outstanding Fund in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Group of Banks Tahun / Year 2005 - 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table : 9.2.4.

Kelompok Bank Group of Banks
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Bank Persero dan Bank Pemerintah Daerah State and Regional Government Banks

-

2 843 682

3 891 468

4 423 320 4 576 712

Bank Swasta Nasional Private National Banks

-

473 656

578 920

732 675

818 079

Bank Asing dan Bank Campuran Foreign and Joint Banks

-

-

-

-

-

Bank Perkreditan Rakyat Rural Credit Banks

-

-

-

-

-

Papua Barat

-

3 317 338

4 470 388

5 155 995 5 394 791

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

501

AUTONOMY FINANCE AND BANKING

Tabel Table : 9.2.5.

Posisi Dana Simpanan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan BPR menurut Kabupaten/Kota Outstanding Fund in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality Tahun / Year 2004 - 2008 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2005
(2)

2006
(3)

2007
(4)

2008
(5)

2009
(6)

01. Fakfak1 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari2 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 71. Kota Sorong3

-

-

994 598 1 400 459 1 068 082 -

924 789 1 785 819 1 387 661 -

896 720 1 788 525 1 483 501 1 226 045

1 007 249r 1 057 726r

Papua Barat

-

-

4 470 388

5 155 995

5 394 791

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office Catatan / Note : r Angka yang diperbaiki / Revised figures 1 Termasuk Kabupaten Kaimana / Including the Kaimana Regency 2 Termasuk Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni / Including Teluk Wondama Regency and Teluk Bintuni Regency 3 Termasuk Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat / Including Sorong Selatan Regency and Raja Ampat Regency

502

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Posisi Giro Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan BPR menurut Kabupaten/Kota Outstanding Demand Deposits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table : 9.2.6.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Fakfak1 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari2 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 71. Kota Sorong3

-

-

518 871 606 005 357 824 219 872r

367 898 720 937 491 491 226 275r

229 045 498 998 388 826 256 951

Papua Barat

-

-

1 702 572

1 806 601

1 373 820

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office Catatan / Note : r Angka yang diperbaiki / Revised figures 1 Termasuk Kabupaten Kaimana / Including the Kaimana Regency 2 Termasuk Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni / Including Teluk Wondama Regency and Teluk Bintuni Regency 3 Termasuk Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat / Including Sorong Selatan Regency and Raja Ampat Regency

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

503

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Posisi Simpanan Berjangka Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan BPR menurut Kabupaten/Kota Outstanding Time Deposits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table : 9.2.7.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Fakfak1 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari2 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 71. Kota Sorong3

-

-

92 666 118 902 220 138 243 797r

155 016 212 140 278 898 296 706

201 161 235 947 325 779 324 426

Papua Barat

-

-

675 503

942 760

1 087 313

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No.4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office Catatan / Note : r Angka yang diperbaiki / Revised figures 1 Termasuk Kabupaten Kaimana / Including the Kaimana Regency 2 Termasuk Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni / Including Teluk Wondama Regency and Teluk Bintuni Regency 3 Termasuk Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat / Including Sorong Selatan Regency and Raja Ampat Regency

504

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Posisi Tabungan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan BPR menurut Kabupaten/Kota Outstanding Savings Deposits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table : 9.2.8.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Fakfak1 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari2 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 71. Kota Sorong3

-

-

383 061 675 552 490 120 543 580r

401 875 852 742 617 272 534 745r

466 514 1 053 580 768 896 644 668

Papua Barat

-

-

2 092 313

2 406 634

2 933 658

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” .... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office Catatan / Note : r Angka yang diperbaiki / Revised figures 1 Termasuk Kabupaten Kaimana / Including the Kaimana Regency 2 Termasuk Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni / Including Teluk Wondama Regency and Teluk Bintuni Regency 3 Termasuk Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat / Including Sorong Selatan Regency and Raja Ampat Regency

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

505

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing menurut Kelompok Bank Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange by Group of Banks Tahun / Year 2004 – 2008 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table : 9.2.9.

Kelompok Bank Group of Banks
(1)

2004

2005

2006

2007

2008

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Bank Persero dan Bank Pemerintah Daerah State and Regional Government Banks Bank Swasta Nasional Private National Banks Bank Asing dan Bank Campuran Foreign and Joint Banks

-

-

-

1 303 546

1 890 925

-

-

-

201 578

283 834

-

-

-

276

35 973

Bank Perkreditan Rakyat Rural Credit Banks

-

-

-

28 271

52

Papua Barat

-

-

-

1 533 671

2 210 784

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” .... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No.4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office

506

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing menurut Kabupaten/Kota : 9.2.10. Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 – 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Fakfak1 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari2 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 71. Kota Sorong3

-

-

203 207 502 466 317 125 510 873r

247 735 708 542 508 449 746 058r

299 544 984 446 462 026 1 057 157

Papua Barat

-

-

1 533 671

2 210 784

2 803 173

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” .... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office Catatan / Note : r Angka yang diperbaiki / Revised figures 1 Termasuk Kabupaten Kaimana / Including the Kaimana Regency 2 Termasuk Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni / Including Teluk Wondama Regency and Teluk Bintuni Regency 3 Termasuk Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat / Including Sorong Selatan Regency and Raja Ampat Regency

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

507

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing menurut Lapangan Usaha : 9.2.11. Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange by Industrial Origin Tahun / Year 2005 – 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table

Lapangan Usaha Industrial Origin
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1. Pertanian / Agriculture 2. Pertambangan dan Penggalian Mining and Quarrying 3. Industri Pengolahan Manufacturing Industry 4. Listrik, Gas, dan Air Bersih Electricity, Gas, and Water Supply 5. Bangunan/ Construction 6. Perdagangan, Hotel, dan Restoran Trade, Hotel, and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi Transport & Communication 8. Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan + Jasa-jasa Finance, Ownership, and Business Services + Services

-

-

279 223 10 509 24 334 153 151 370 781 41 929

388 173 44 476 45 176 262 105 553 263 51 584

445 577 31 584 14 775 263 918 744 657 74 233

-

-

653 744

866 007

1 228 429

Papua Barat

-

-

1 533 671 2 210 784

2 803 173

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office

508

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing menurut Jenis Penggunaan : 9.2.12. Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange by Type of Loans Tahun / Year 2005 – 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table

Jenis Penggunaan Type of Loans
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Modal Kerja Working Capital

-

-

622 397

941 518

1 190 200

Investasi Investment

-

-

319 496

498 426

619 135

Konsumsi Consumption

-

-

591 778

770 840

993 838

Papua Barat

-

-

1 533 671

2 210 784

2 803 173

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4 April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

509

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Posisi Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Rupiah dan Valuta Asing yang diberikan Bank Umum dan BPR menurut Lapangan Usaha Outstanding of Micro, Small, and Medium Scale Business Credits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Industrial Origin Tahun / Year 2005 – 2009 (Juta Rupiah / Million Rupiahs)

Tabel Table

: 9.2.13.

Lapangan Usaha Industrial Origin
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1. Pertanian / Agriculture 2. Pertambangan & Penggalian Mining and Quarrying 3. Industri Pengolahan Manufacturing Industry 4. Listrik, Gas, dan Air Bersih Electricity, Gas, and Water Supply 5. Bangunan/ Construction 6. Perdagangan, Hotel, dan Restoran/ Trade, Hotel, and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport & Communication 8. Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan + Jasa-jasa Finance, Ownership, and Business Services + Services

65 318 52 7 395 1 119 52 336 189 833 17 332

71 465 56 6 675 0 78 996 252 904 18 801

72 138 1 053 10 795 0 91 445 310 166 22 174

81 516 1 503 11 359 0 11 4841 46 1317 19 223

110 713 3 032 8 275 2 982 15 2308 64 6696 24 859

379 833

473 324

614 837

790 745

1 078 444

Papua Barat

713 218

902 221

1 122 608

1 480 504

2 027 309

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” ... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office

510

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Posisi Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Rupiah dan Valuta Asing yang diberikan Bank Umum dan BPR menurut Kabupaten/Kota Outstanding of Micro, Small, and Medium Scale Business Credits in Rupiah and Foreign Exchange of Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2009

Tabel Table

9.2.14.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Fakfak1 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari2 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 71. Kota Sorong3 Papua Barat

-

-

157 588r 316 334r 267 879 408 621r 1 150 422r

168 005 438 844 368 258 505 449r 1 480 556

226 749 681 527 389 487 736 046 2 033 809

Sumber : Dikutip dari ”Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Provinsi Papua Barat Vol. 8 No. 4, April 2010, Kantor Bank Indonesia Jayapura Source : Cited from ” .... Papua Barat Province Regional Economic Financial Statistics Vol. 8 No. 4, April 2010”, Bank Indonesia Jayapura Office Catatan / Note : r Angka yang diperbaiki / Revised figures 1 Termasuk Kabupaten Kaimana / Including the Kaimana Regency 2 Termasuk Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni / Including Teluk Wondama Regency and Teluk Bintuni Regency 3 Termasuk Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat / Including Sorong Selatan Regency and Raja Ampat Regency

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

511

AUTONOMY FINANCE AND BANKING

9.3. ASURANSI/ INSURANCE
Banyaknya Peserta PT. Asuransi Kesehatan (ASKES) menurut Kabupaten/Kota Participants of Indonesian Health Insurance by Regency/Municipality Tahun / Years 2005 – 2009 (Jiwa/Persons)

Table : 9.3.1. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Peserta / Participants Perorangan Personal
(2)

Keluarga Household
(3)

Jumlah Peserta Total of Participants
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006 2005 5526 35652 30 185 24 907 23 996 24 036 9022 37939 37 123 36 206 36 740 43 138 14548 73591 67 308 61 113 60 736 67 174 5543 1142 902 1217 10471 1366 8398 1087 4691 940 191 702 11759 1891 7611 1132 10234 2082 1093 1919 22230 3257 16009 2219

Sumber : PT. ASKES (Persero) Regional XII Provinsi Papua Source : Health Insurance of PT ASKES Regional XII Papua Province

512

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Perkembangan PT. Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN) (Persero) di Provinsi Papua Barat Growth of Public Servant in Insurance Saving

Tabel : 9.3.2. Table

in Papua Barat Province
Tahun / Year 2004 - 2006

Uraian/ Description

2004
(2)

2005
(3)

2006
(4)

(1)

1. Jumlah Peserta/ Number of Parcitipant a. Pegawai Negeri Pusat b. Pegawai Negeri Sipil Daerah Otonom c. Pegawai BUMN d. Pegawai Negeri Sipil yang Pensiun 2. Pendapatan Premi/ Premium (Rupiah) a. Pegawai Negeri Sipil Daerah Otonom 1. Premi Tabungan Hari Tua 2. Premi Pensiun 4,75 persen Penghasilan b. Pegawai BUMN

22 470 6 719 15 118 327 306

22 144 5 881 15 645 311 307

22 120 5 829 16 291 -

18 217 150 382 18 217 150 382 7 400 717 343 10 816 433 039 -

18 311 648 463 22 619 181 241 18 311 648 463 22 619 181 241 7 439 107 188 9 189 042 379

10 872 541 275 13 430 138 862 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

513

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Lanjutan Tabel : 9.3.2. Continued Table

Uraian/ Description
(1)

2007
(5)

2008-2009
(6)

1. Jumlah Peserta/ Number of Parcitipant

25 672

… …

a. Pegawai Negeri Pusat b. Pegawai Negeri Sipil Daerah Otonom c. Pegawai BUMN d. Pegawai Negeri Sipil yang Pensiun 2. Pendapatan Premi/ Premium (Rupiah)

4 131

21 541

-

-

29 784 272 038

a. Pegawai Negeri Sipil Daerah Otonom

29 784 272 038

1. Premi Tabungan Hari Tua

12 099 860 515

2. Premi Pensiun 4,75 persen Penghasilan

17 684 411 523

b. Pegawai BUMN

-

514

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Lanjutan Tabel : 9.3.2. Continued Table

Uraian Description
(1)

2004
(2)

2005
(3)

2006
(4)

3. Pembayaran Klaim/ Claim (Rupiah)

55 923 313 400

60 318 709 500

61 308 769 032

a. Klaim Asuransi

4 603 642 000

5 885 662 000

5 698 973 929

1. Tabungan Hari Tua (Pegawai Pensiun)

3 087 817 300

3 641 973 200

3 661 982 434

2. Nilai tunai

1 363 398 500

1 661 648 800

1 506 664 287

3. Meninggal (Pegawai Aktif Meninggal dunia 4. Asuransi kematian (Pegawai/ Keluarga Meninggal 5. Lainnya

12 138 600

14 707 600

2 418 648

139 819 000

186 252 600

527 908 560

468 600

381 079 800

-

b. Pembayaran Pensiun Pertama

3 770 427 800

3 665 296 100

4 057 710 203

c. Pembayaran Pensiun Bulanan

47 549 243 600

50 767 751 400

51 552 084 900

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

515

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Lanjutan Tabel : 9.3.2. Continued Table

Uraian/ Description
(1)

2007
(5)

2008-2009
(6)

3. Pembayaran Klaim/ Claim (Rupiah)

a. Klaim Asuransi

1. Tabungan Hari Tua (Pegawai Pensiun)

2. Nilai tunai

3. Meninggal (Pegawai Aktif Meninggal dunia 4. Asuransi kematian (Pegawai/ Keluarga Meninggal 5. Lainnya

b. Pembayaran Pensiun Pertama

c. Pembayaran Pensiun Bulanan
Sumber : PT. TASPEN (Persero) Cabang Jayapura Source : Public Servant Insurance Saving Branch Jayapura

516

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN

9.4. KOPERASI/ COOPERATION
Tabel : 9.4.1. Table Jumlah Koperasi menurut Kabupaten/Kota Number of Cooperation by Regency/Municipality Tahun / Year Jumlah Koperasi (unit) Total Cooperation Aktif
(1) (2)

2006 - 2009

Kabupaten/Kota Regency/Municipality

Tidak Aktif
(3)

Jumlah Anggota Jumlah (Orang) Total
(4) (5)

RAT (Unit)
(6)

Manajer (Orang)
(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 2006
1

57 11 10 20 204 34 36 12

118 31 24 6 97 69 87 15

175 42 34 26 301 103 123 27

117 630 1792 2570 17818 9000 1558 570

42 4 3 12 6 12 16

35 1 3 15 14 132 17 3

122 506 373 503 578

4 451 543 596 521

126 967 916 1 099 1 099

18004 52059 41 547 43 910 53 296

52 147 126 73 124

61 281 173 131 150

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

517

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Lanjutan Tabel : 9.4.1. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Karyawan
(Orang)

Modal Sendiri (Ribu Rupiah) (9)

Modal Luar (Ribu Rupiah) (10)

Volume (Ribu Rupiah) (11)

SHU (Ribu Rupiah) (12)

(8)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 20081 2007 2006
301 721 617 340 407 94 43 25 17 45 164 29 3

1338769 756425 540000 270000 9256918 3010000 129905 4800

1236283 200000 500000 23600 1866151 8010000 28609 100000

4025658 100 118000 1290 16245753 1218300 1000575 100

412440 25885 18500 11000 1338607 375000 67600 6000

8676552 23983369 16 086 865 000 17 245 577 14 006 000

7116897 19081540 42 932 563 000 16 583 250 7 204 000

30305908 52915684 482 260 988 000 35 649 397 12 705 000

375000 2630032 416 600 000 3 851 638 2 222 000

Sumber : Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Papua Barat Source : Cooperation and Small and Middle-Scale Business Service Papua Barat Province Catatan / Note : 1 Data sampai September 2008 / Data up to September 2008

518

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Keragaman Koperasi Simpan Pinjam (KSP) menurut Kabupaten/Kota Varian of Saving and Loan Cooperation by Regency/Municipality Tahun / Year Jumlah/ Total (Orang) Anggota
(3)

Tabel : 9.4.2. Table

2007 - 2009

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Jumlah KSP (unit)
(2)

Nasabah
(4)

Modal Pinjaman (Ribu Rupiah)
(5)

Modal Sendiri (Ribu Rupiah)
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 9 26 … 25 187 741 … 2 334 … 1 775 2000 100000 … 1 525 000 132000 2121111 … 755 000 1 5 4 1 6 80 140 132 48 154 1500 1500 2500 2500 75000 100000 100000 1714111 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

519

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Lanjutan Tabel : 9.4.2. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Modal Penyertaan (Ribu Rupiah)
(7)

SHU yg Belum dibagikan (Ribu Rupiah)
(8)

Total Aset (Ribu Rupiah)
(9)

Pinjaman Yg diberikan (Ribu Rupiah)
(10)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2009 2008 2007 … 1 113 000 … 241 000 … 3 407 000 … 3 226 000 -

Sumber : Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Papua Barat Source : Cooperation and Small and Middle-Scale Business Service Papua Barat Province

520

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Keragaman Unit Simpan Pinjam (USP) menurut Kabupaten/Kota Varian of Saving and Loan Unit by Regency/Municipality Tahun / Year 2005 - 2007 Jumlah/ Total (orang) Anggota
(3)

Tabel : 9.4.3. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Jumlah USP (unit)
(2)

Nasabah
(4)

Modal Pinjaman (Ribu Rupiah)
(5)

Modal Sendiri (Ribu Rupiah)
(6)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2007 2006 2005 49 139 134 21 2 267 6 456 6 287 1 202 2 147 5 993 5 935 819 972 000 3 397 000 3 275 000 1 261 000 772 000 5 166 000 8 993 000 440 000 10 5 3 43 4 25 512 397 174 1 525 321 1 260 510 288 137 1 476 215 1 220 177 000 1 250 000 423 000 575 000 264 000 150 000 17 000 550 000 167 000 3 246 000 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

521

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Lanjutan Tabel : 9.4.3. Continued Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

Modal Penyertaan (Ribu Rupiah)
(7)

SHU yg Belum Dibagikan (Ribu Rupiah)
(8)

Total Aset (Ribu Rupiah)
(9)

Pinjaman Yg diberikan (Ribu Rupiah)
(10)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. Manokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat Kota/Municipality 71. Sorong Papua Barat 2007 2006 2005 63 000 189 500 183 000 1 024 000 92 000 378 500 359 000 160 000 1 871 000 8 294 000 12 810 000 2 463 000 1 662 000 7 074 000 7 676 000 1 915 000 27 500 40 000 59 000 17 500 12 000 155 000 26 000 76 000 482 000 27 000 1 995 000 662 000 3 257 000 726 000 21 000 2 356 000 763 000 1 546 000 -

Sumber : Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Papua Barat Source : Cooperation and Small and Middle-Scale Business Service Papua Barat Province

522

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Keragaman Koperasi menurut Kelompok Koperasi Varian of Cooperation by Group of Cooperations Tahun / Year 2006 - 2009

Tabel : 9.4.4. Table

Kelompok Koperasi/ Group of Cooperations
(1)

Banyaknya Number (2) 258

Anggota Members

(3) 22315

Modal Sendiri Personal Capital (Ribu Rupiah) (4) 3450000

Volume Usaha Volume (Ribu Rupiah) (5) 2875000

SHU (Ribu Rupiah) (6) 295000

01. Koperasi Unit Desa (KUD) 02. Koperasi Pontren (KOPENTREN) 03. KOPERMAS 04. Koperasi Pegawai Negeri (KPRI) 05. Koperasi Karyawan (KOPKAR) 06. Koperasi Angkatan Darat (TNI AD) 07. Koperasi Angkatan Laut (TNI AL) 08. Koperasi Kepolisian 09. Koperasi Serba Usaha (KSU) 10. Koperasi Pasar

5

150

375000

50000

12000

234

1125

500000

1450000

250000

119

2976

720000

185000

75000

63

2205

720000

185000

87000

2

653

1995000

1780000

210000

6

1126

1750000

1895000

200000

3

725

1520000

1225000

125000

192

4800

850000

500000

110000

2

156

110000

75000

12000

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

523

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Lanjutan Tabel Continued Table

: 9.4.4.

Kelompok Koperasi/ Group of Cooperations

Banyaknya Number

Anggota Members

Modal Sendiri Personal Capital (Ribu Rupiah) (4) 225000

Volume Usaha Volume (Ribu Rupiah) (5) 750000

SHU (Ribu Rupiah)

(1)

(2) 19

(3) 551

(6) 500000

11. Koperasi Simpan Pinjam (KSP) 12. Koperasi Angkutan Darat 13. Koperasi Angkutan Laut 14. Koperasi Wanita 15. Koperasi Mahasiswa 16. Koperasi Perikanan/Nelayan 17. Koperasi Lainnya Papua Barat 2009 20081 2007 2006

2

115

250000

150000

50000

2

113

500000

775000

115000

8

126

250000

500000

50000

3

126

25000

20000

5000

14

368

150000

50000

16000

167 1099 657 1 099 1 099

4175 41805 45 487 43 910 53 296

750000 14140000 22 375 541 000 17 245 577 14 006 000

250000 12715000 50 673 970 000 35 649 397 12 705 000

110000 2222000 9 758 757 000 3 851 638 2 222 000

Sumber : Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Papua Barat Source : Cooperation and Small and Middle-Scale Business Service Papua Barat Province Catatan / Note : 1 Data sampai September 2008 / Data up to September 2008

524

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN

9.5 HARGA/PRICES
Tabel : 9.5.1. Table Indeks Harga Konsumen Gabungan di Provinsi Papua Barat Composite consumer Price Indices of Papua Barat Province Tahun / Year 2008 - 2010

Bulan Month (1) Januari / January Februari / February Maret / March April / April Mei / May Juni / June Juli / July Agustus / August September / Spetember Oktober / Oktober November / November Desember / December

2008 (2) 106,07 106,03 106,91 107,51 111,30 117,70 122,64 124,96 126,91 126,20 124,87 126,21

2009 (3) 128,70 128,76 129,03 128,62 128,80 129,59 131,02 131,96 131,51 131,41 131,50 132,80

20101 (4) 132,99 133,10 133,30 135,37 134,62 135,56 138,75

Sumber : Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen, BPS Provinsi Papua Barat Source : Based on Consumer Price Survey, BPS Papua Barat Province Catatan / Note : 1 Data sampai Juli 2010 / Data up to July 2010

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

525

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Indeks Harga Konsumen Gabungan di Provinsi Papua Barat Composite consumer Price Indices of Papua Barat Province Tahun / Year 2008 - 2010

Tabel : 9.5.2. Table

Kelompok Group
(1)

2008
(2)

2009
(3)

20101
(4)

1. Bahan Makanan

137,79

144,82

156,66

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

139,96

147,45

156,97

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar

121,72

131,81

132,38

4. Sandang

106,55

117,35

118,45

5. Kesehatan

118,67

125,78

129,85

6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga

107,77

113,72

120,14

7. Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan

112,92

111,96

114,14

Umum/Total

126,21

132,80

138,75

Sumber : Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen, BPS Provinsi Papua Barat Source : Based on Consumer Price Survey, BPS Papua Barat Province Catatan / Note : 1 Data sampai Juli 2010 / Data up to July 2010 (Juli 2010 terhadap Desember 2009/Juli 2010 to December 2009)

526

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Laju Inflasi Gabungan di Provinsi Papua Barat Composite Inflation Rate of Papua Barat Province Tahun / Year 2008 - 2010

Tabel : 9.5.3. Table

Bulan Month
(1)

2008
(2)

2009
(3)

20101
(4)

Januari / January Februari / February Maret / March April / April Mei / May Juni / June Juli / July Agustus / August September / Spetember Oktober / Oktober November / November Desember / December

0,90 -0,03 0,83 0,56 3,53 5,75 4,20 1,89 1,56 -0,56 -1,06 1,07

1,98 0,04 0,21 -0,32 0,14 0,61 1,11 0,71 -0,34 -0,08 0,07 0,99

0,15 0,08 0,15 1,56 -0,55 0,70 2,35

Sumber : Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen, BPS Provinsi Papua Barat Source : Based on Consumer Price Survey, BPS Papua Barat Province Catatan / Note : 1 Data sampai Juli 2010 / Data up to July 2010

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

527

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Laju Inflasi Tahun Kalender Gabungan (2007=100) di Provinsi Papua Barat Composite Inflation Rate of Calendar Year of Papua Barat Province Tahun / Year 2008 - 2010

Tabel : 9.5.4. Table

Bulan Month (1) Januari / January Februari / February Maret / March April / April Mei / May Juni / June Juli / July Agustus / August September / Spetember Oktober / Oktober November / November Desember / December

2008 (2) 0,90 0,87 1,70 2,27 5,88 11,97 16,66 18,87 20,73 20,05 18,79 20,06

2009 (3) 1,98 2,02 2,24 1,91 2,06 2,68 3,82 4,56 4,20 4,12 4,20 5,22

20101 (4) 0,15 0,22 0,37 1,94 1,37 2,08 4,48

Sumber : Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen, BPS Provinsi Papua Barat Source : Based on Consumer Price Survey, BPS Papua Barat Province Catatan / Note : 1 Data sampai Juli 2010 / Data up to July 2010

528

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Laju Inflasi Tahun ke Tahun Gabungan (2007=100) di Provinsi Papua Barat Composite Inflation Rate of Year on Year of Papua Barat Province Tahun / Year 2009 - 2010

Tabel : 9.5.5. Table

Bulan Month (1) Januari / January Februari / February Maret / March April / April Mei / May Juni / June Juli / July Agustus / August September / Spetember Oktober / Oktober November / November Desember / December

2009 (3) 21,34 21,44 20,69 19,64 15,73 10,10 6,84 5,60 3,63 4,13 5,31 5,22

20101 (4) 3,33 3,37 3,31 5,25 4,52 4,61 5,90

Sumber : Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen, BPS Provinsi Papua Barat Source : Based on Consumer Price Survey, BPS Papua Barat Province Catatan / Note : 1 Data sampai Juli 2010 / Data up to July 2010

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

529

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Laju Inflasi Gabungan di Provinsi Papua Barat Composite Inflation Rate of Papua Barat Province Tahun / Year 2009 - 2010

Tabel : 9.5.6. Table

Kelompok Group
(1)

2009
(2)

20101
(3)

1. Bahan Makanan

5,10

8,18

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

5,35

6,45

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar

8,29

0,43

4. Sandang

10,13

0,94

5. Kesehatan

5,99

3,24

6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga

5,52

5,64

7. Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan

-0,85

1,94

Umum/Total

5,22

4,48

Sumber : Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen, BPS Provinsi Papua Barat Source : Based on Consumer Price Survey, BPS Papua Barat Province Catatan / Note : 1 Data sampai Juli 2010 / Data up to July 2010 (Juli 2010 terhadap Desember 2009/July 2010 to December 2009)

530

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN
Indeks Harga yang Diterima Petani (It), Indeks Harga yang Dibayarkan Petani (Ib), dan Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Papua Barat (2007=100) Prices Received by Farmers Indices (It), Prices Received by Farmers Indices (Ib), and Farmers Terms of Trade (NTP) of Papua Barat Province (2007=100) Tahun / Year 2009

Tabel : 9.5.7. Table

Bulan Month

Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Prices Received by Farmers Indices (It) (2)
124,21 124,05 123,93 124,39 125,17 125,68 125,84 125,15 126,36 126,88 126,45 126,98

(1) Januari / January Februari / February Maret / March April / April Mei / May Juni / June Juli / July Agustus / August September / Spetember Oktober / Oktober November / November Desember / December Papua Barat

Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) Prices Received by Farmers Indices (Ib) (3)
116,28 115,86 116,06 116,79 116,83 117,21 118,00 119,62 120,38 119,79 120,80 120,96

Nilai Tukar Petani (NTP) Farmers Terms of Trade (NTP) (4)
106,82 107,07 106,79 106,51 107,14 107,23 106,65 104,62 104,97 105,92 104,68 104,98

124,17

116,87

106,24

Sumber : Diolah dari Hasil Survei Harga Perdesaan, BPS Provinsi Papua Barat Source : Based on Rural Price Survey, BPS Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

531

AUTONOMY FINANCE AND BANKING
Nilai Tukar Petani (NTP) Menurut Subsektor di Provinsi Papua Barat (2007=100) Farmers Terms of Trade (NTP)by Subsector of Papua Barat Province (2007=100) Tahun / Year 2009 NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) NTP of Smallholders Estate Crops Subsector (NTPR) (4) 127.96 126.92 129.27 128.31 130.02 129.86 129.32 118.78 121.04 125.03 121.36 121.84 NTP Subsektor Tanaman Pangan (NTPP) NTP of Food Crops Subsector (NTN) (6) 95.30 95.39 95.35 93.37 93.07 92.97 91.83 90.74 90.85 91.31 90.39 90.66

Tabel : 9.5.8. Table

NTP Susektor Perikanan (NTN) Bulan/ Mount NTP of Fishery Subsector (NTN) (1) Januari / January Februari / February Maret / March April / April Mei / May Juni / June Juli / July Agustus / August September / Spetember Oktober / Oktober November / November Desember / December (2) 115.54 115.93 113.35 112.40 114.50 116.81 116.16 114.49 113.71 114.15 113.91 113.75

NTP subsektor Hortikultura (NTPH)

NTP Subsektor Peternakan (NTPT) NTP of Animal Husbandry Subsector (NTPT) (5) 113.56 114.21 113.85 113.03 113.69 113.20 112.59 110.98 112.45 113.28 111.23 112.33

NTP of Horticulture Subsector (NTPH) (3) 106.15 106.47 106.62 111.80 113.13 112.93 114.05 112.15 111.19 112.74 112.46 111.45

Sumber : Diolah dari Hasil Survei Harga Perdesaan, BPS Provinsi Papua Barat Source : Based on Rural Price Survey, BPS Papua Barat Province

532

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL

10. PENDAPATAN REGIONAL/ REGIONAL INCOME
PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES neraca

1.

Penghitungan

statistik

1.

The method used to estimate national accounts statistics is based on the standard guidelines formed by United Nation known as "System of National

nasional yang digunakan di sini mengikuti buku petunjuk yang

diterbitkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa yang dikenal sebagai

"Sistem Neraca Nasional". Namun, penerapan statistik neraca nasional tersebut telah disesuaikan dengan kondisi sosial-ekonomi Indonesia.

Accounts". The implementation of the method however, has been adjusted according to Indonesian social-economic condition.

2.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) (provinsi) pada tingkat regional

2.

The basic measure of the output arising from economic activity is known as Gross Regional

menggambarkan

kemampuan suatu wilayah untuk menciptakan output (nilai tambah) pada suatu waktu tertentu. Untuk menyusun PDB maupun PDRB digunakan 2 pendekatan yaitu

Domestic Product (GRDP) at the regional level (provinces

/regencies/ municipalities). To compile these statistics, two

approaches have been used, i.e. "production "expenditure approach" approach". and The

sektoral dan penggunaan. Keduanya menyajikan komposisi data nilai tambah dirinci menurut sumber kegiatan ekonomi (sektoral) dan

first approach is to measure value added produced by various

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

535

REGIONAL INCOME
menurut komponen penggunaannya. PDB maupun PDRB dari sisi kinds of economic activities, while the second approach is to measure final uses of the

sektoral merupakan penjumlahan seluruh komponen nilai tambah bruto yang mampu diciptakan oleh sektor-sektor ekonomi atas berbagai aktivitas produksinya. Sedangkan dari sisi penggunaan menjelaskan tentang penggunaan dari nilai

country's output. In other words, GDP/GRDP is the sum of total value added produced by all economic sectors (activities) and the way of using it.

tambah tersebut.

3.

Penyajian

PDB menurut

sektor

3.

GRDP by sector is classified by types of economic activities such as Agriculture; Mining &

dirinci menurut total nilai tambah dari seluruh sektor ekonomi yang mencakup Pertambangan sektor & Pertanian; Penggalian;

Quarrying;

Manufacturing;

Electricity, Gas & Water Supply; Construction; Wholesale &

Industri Pengolahan; Listrik, Gas & Air Bersih; Konstruksi;

Retail Trade, Restaurants & Hotels; Transport and Finance, Estate &

Perdagangan, Restoran & Hotel; Pengangkutan & Komunikasi;

Communication; Insurance, Real

Lembaga Keuangan; dan Jasa-Jasa.

Business Services; and other Services.

4.

PDRB menurut penggunaan dirinci menurut komponen pengeluaran

4.

GRDP by type of expenditures is classified consumption into: Private expenditure

konsumsi rumah tangga (termasuk
536

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
lembaga nirlaba), pengeluaran (household institution); and non-profit Government

konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto, perubahan

consumption expenditure; Gross fixed capital formation; Changes in inventories; Exports and

inventori, ekspor dan impor.

Imports.

5.

Pengeluaran tangga

konsumsi

rumah berbagai

5.

Household expenditures expenditures

consumption consist incurred of by

mencakup

pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga atas barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan individu

households, which are used for both individual or collective needs. Household consumptions are classified into food and nonfood (goods and services)

ataupun kelompok secara langsung. Pengeluaran rumah tangga di sini mencakup makanan pembelian dan bukan untuk makanan

expenditures that may take place in domestic or here of abroad. include Nonprofit

(barang dan jasa) di dalam negeri maupun di luar negeri. Termasuk pula di sini pengeluaran lembaga nirlaba yang tujuan usahanya adalah untuk melayani keperluan rumah tangga.

Expenditures expenditures

institutions serving households.

6.

Pengeluaran konsumsi pemerintah mencakup pengeluaran pemerintah untuk belanja pegawai, penyusutan maupun belanja barang (termasuk

6.

Government expenditures expenditures compensation of

consumption consist for of the

employees,
537

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

REGIONAL INCOME
biaya perjalanan, pemeliharaan dan pengeluaran rutin lainnya), baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. capital consumption

(depreciation) and intermediate consumption (including travel allowance, maintenance cost,

and other routine expenditures) spent by either central or local government.

7.

Pembentukan Modal Tetap Bruto mencakup pengadaan, pembuatan dan pembelian barang modal.

7.

Gross fixed capital formation consists of resident producers acquisitions, less disposals, of fixed assets during a given period plus certain addition to the value of non-produced assets done by the productive activity of producer or institutional units. Fixed assets are tangible and intangible assets produced as outputs from processes of

Barang modal dimaksud adalah barang-barang yang digunakan

untuk proses produksi, tahan lama atau yang mempunyai umur

pemakaian lebih dari satu tahun seperti bangunan, mesin-mesin dan alat angkutan. Termasuk pula di sini perbaikan besar (berat) yang

sifatnya memperpanjang umur atau mengubah bentuk atau kapasitas barang modal tersebut. Pengeluaran barang modal untuk keperluan

production that are used by themselves and repeatedly, or continuously in process of

militer tidak dicakup di sini tetapi digolongkan pemerintah. sebagai konsumsi

production for more than one year. The expenditure for

military purposes are classified as government expenditure not

538

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
as capital formation 8. Exports of goods and services consist of transactions of goods and services from residents to non-residents. Imports of goods and services consist of

8.

Ekspor barang dan jasa merupakan transaksi perdagangan barang dan jasa dari penduduk (residen) ke bukan penduduk (non-residen).

Impor barang dan jasa adalah transaksi perdagangan dari bukan penduduk ke penduduk. Ekspor atau impor barang terjadi pada saat terjadi perubahan hak kepemilikan barang antara penduduk dengan bukan penduduk (dengan atau tanpa perpindahan fisik barang tersebut).

transaction of goods and services from non-residents to residents. Exports and imports of goods occur when there are changes in ownership of goods between residents and nonresidents (with or without physical movements of goods across frontiers).

9.

Produk Domestik Regional Bruto maupun disajikan agregat dalam 2 turunannya (dua) versi

9.

GRDP and its aggregations are presented in two forms: at current market prices and at constant base year market prices. In presenting current market prices, all aggregates are valued at current market prices, while base year constant market prices are shown by valuing all

penilaian, yaitu atas dasar "harga berlaku" dan atas dasar "harga konstan". Disebut sebagai harga berlaku karena seluruh agregat

dinilai dengan menggunakan harga pada tahun berjalan, sedangkan harga konstan penilaiannya

aggregates at fixed base year prices. Year of 2000 is used as

didasarkan kepada harga satu tahun

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

539

REGIONAL INCOME
dasar tertentu. Dalam publikasi di sini digunakan harga tahun 2000 sebagai dasar penilaian. the base year in this publication.

10. Laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto diperoleh dari perhitungan PDRB atas dasar harga konstan. Diperoleh dengan cara mengurangi nilai PDRB pada tahun ke-n

10. Growth rate of Gross Domestic Product (GDP) is derived from GDP at constant market prices. It is obtained by subtracting the value of GDP year n with the value of GDP year n-1, divided by the value of GDP year n-1 then multiplied by 100 percent. The growth rate of GDP explains the income growth during the given period.

terhadap nilai pada tahun ke n-1 (tahun sebelumnya), dibagi dengan nilai pada tahun ke n-1, kemudian dikalikan dengan 100 persen. Laju pertumbuhan menunjukkan

perkembangan agregat pendapatan dari satu waktu tertentu terhadap waktu sebelumnya.

11. Impor adalah komponen penyediaan dan bukan merupakan bagian dari permintaan akhir. Namun demikian dalam sistem penyajian tabel I-O, permintaan disajikan akhir dalam dan satu impor kuadran

11. import is a component of supply, not a part of final demand. However, in the Input-Output (IO) Table, final demand and imports are presented in one quadrant (quadrant II). That is why in the context of I-O Table, discussion of final demand is integrated with that of imports.

(kuadran II). Itulah sebabnya dalam konteks tabel I-O, pembahasan

permintaan akhir digabung dengan
540

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
impor.

12. Pengeluaran

konsumsi

adalah

12. Consumption

expenditure

is

pengeluaran actual rumah tangga untuk konsumsi jenis pangan, akhir produk papan terhadap seperti (tidak untuk

actual expenditure of household for final consumption spent for various goods and services transfer). expenditure

berbagai sandang, termasuk

(excluding Consumption

pengeluaran

transfer). Pengeluaran konsumsi ini mencakup pembelian berbagai jenis barang dan jasa hasil dari produksi domestik maupun impor.

includes spending for various goods and services resulted from domestic imports. production and

13. Pajak yang dimaksud disini adalah pajak langsung yakni jenis pungutan pemerintah secara langsung

13. Tax, defined here, refers to direct tax, which is defined as

government

charges

directly

dikumpulkan dari pihak yang wajib membayar pajak.

collected from tax payers.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

541

REGIONAL INCOME

542

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Gambar/ Figure : 10 Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha Percentage Distribution of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin Tahun / Year 2009

13% 25% 24%

1%

8% 2% 7% 10%
1. Pertanian 2. Pertambangan dan Penggalian

10%

3. Industri Pengolahan 5. Bangunan 7. Pengangkutan dan Komunikasi
9. Jasa-jasa

4. Listrik, Gas & Air Bersih 6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 8. Keuangan, Persewaan & Jasa Perusahaan

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

543

REGIONAL INCOME

544

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL

10. PENDAPATAN REGIONAL/ REGIONAL INCOME
Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin Tahun / Year 2004 - 2009 (Juta Rupiah/Million Rupiahs)

Tabel : 10.1. Table

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product

2004
(2) 1,936,919.74 304,672.55 191,209.69 94,921.84 637,433.88 708,681.78 1,216,983.69 1,242,807.44 30,592.96 438,789.86 644,543.65 413,290.45 125,393.49 527,215.48 6,576,536.76

2005
(3) 2,152,323.24 331,843.83 219,413.11 108,500.19 662,079.97 830,486.14 1,528,370.11 1,580,176.29 39,717.67 565,568.00 769,089.14 508,223.79 143,133.40 627,175.15 7,913,776.80

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

545

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.1.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya / Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services

2006
(4) 2,428,810.57 372,367.74 256,034.39 131,463.39 708,070.18 960,874.87 1,552,891.49 1,741,954.15 48,038.78 715,644.60 925,804.53 646,121.42 151,430.25 734,843.72

2007
(5) 2,762,424.54 412,310.02 289,952.22 156,858.74 802,546.18 1,100,757.39 1,655,107.42 2,084,467.80 57,745.90 893,250.07 1,096,203.97 771,098.42 214,745.78 832,234.79

2008x
(6) 3,107,119.13 503,368.83 330,023.04 177,195.01 930,239.16 1,166,293.09 1,844,019.44 2,835,994.38 66,030.34 1,150,834.65 1,290,421.32 866,875.56 302,327.09 1,005,409.58

2009xx
(7) 3,567,520.90 593,031.46 371,761.74 202,174.26 1,062,058.42 1,338,495.03 1,926,816.67 3,548,361.11 73,874.44 1,426,539.42 1,452,692.47 1,059,222.47 348,902.66 1,143,797.37

Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product
Catatan / Note :
x xx

8,945,539.50 10,367,278.69 12,469,031.50 14,547,727.50

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

546

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin Tahun / Year 2004 - 2009 (Juta Rupiah/Million Rupiahs)

Tabel : 10.2. Table

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1)

2004
(2)

2005
(3) 1 572 562,73 263 602,54 148 335,32 83 172,72 487 106,58 590 345,58 1 101 170,67 747 964,38 22 126,61 389 896,13 508 471,13 345 740,57 96 444,13 522 952,76 5 307 329,12

1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product

1 540 906,72 253 810,17 140 269,80 77 045,82 513 728,18 556 052,75 1 045 368,79 690 262,46 20 178,73 347 098,84 466 636,45 306 641,04 90 107,84 462 009,46 4 969 210,33

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

547

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.2.

Lapangan Usaha/Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product
Catatan / Note :
x xx

2006
(4)

2007
(5)

2008x
(6)

2009xx
(7)

1 624 269,11 1,709,046.87 1,817,444.10 1,878,562.44 270 769,24 161 644,68 90 589,43 479 759,31 621 506,45 286,311.37 170,232.76 97,692.66 492,003.69 662,806.38 320,535.78 180,160.95 104,504.34 517,432.35 694,810.68 341,045.36 190,291.78 113,023.17 514,646.97 719,555.16

1 081 658,46 1,087,167.36 1,098,592.02 1,093,722.58 751 875,24 24 616,86 440 813,49 561 814,69 397 041,92 94 706,46 572 104,26 813,660.34 26,903.48 498,004.63 616,261.41 440,299.46 118,299.10 624,673.17 872,426.05 29,098.48 572,822.13 670,818.70 473,536.46 150,145.26 684,491.02 971,081.99 31,691.89 648,208.20 712,637.01 549,199.59 151,927.63 731,168.14

5 548 900,50 5,934,315.82 6,369,374.22 6,768,199.45

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

548

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Percentage Distribution of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin Tahun / Year 2004 - 2009 (%)

Tabel : 10.3. Table

Lapangan Usaha Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services

2004
(2) 29,45 4,63 2,91 1,44 9,69 10,78 18,50 18,90 0,47 6,67 9,80 6,28 1,91 8,02

2005
(3) 27,20 4,19 2,77 1,37 8,37 10,49 19,31 19,97 0,50 7,15 9,72 6,42 1,81 7,93

2006
(4) 27,15 4,16 2,86 1,47 7,92 10,74 17,36 19,47 0,54 8,00 10,35 7,22 1,69 8,21

Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product

100,00

100,00

100,00

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

549

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.3.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product
Catatan / Note :
x xx

2007
(5) 26.65 3.98 2.80 1.51 7.74 10.62 15.96 20.11 0.56 8.62 10.57 7.44 2.07 8.03 100.00

2008x
(6) 24.92 4.04 2.65 1.42 7.46 9.35 14.79 22.74 0.53 9.23 10.35 6.95 2.42 8.06 100.00

2009xx
(7) 24.52 4.08 2.56 1.39 7.30 9.20 13.24 24.39 0.51 9.81 9.99 7.28 2.40 7.86 100.00

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

550

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha Percentage Distribution of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin Tahun / Year 2004 - 2009 (%)

Tabel Table

: 10.4.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product

2004
(2) 31,01 5,11 2,82 1,55 10,34 11,19 21,04 13,89 0,41 6,98 9,39 6,17 1,81 9,30 100,00

2005
(3) 29,63 4,97 2,79 1,57 9,18 11,12 20,75 14,09 0,42 7,35 9,58 6,51 1,82 9,85 100,00

2006
(4) 29,27 4,88 2,91 1,63 8,65 11,20 19,49 13,55 0,44 7,94 10,12 7,16 1,71 10,31 100,00

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

551

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.4.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product
Catatan / Note :
x xx

2007
(5) 28.80 4.82 2.87 1.65 8.29 11.17 18.32 13.71 0.45 8.39 10.38 7.42 1.99 10.53

2008x
(6) 28.53 5.03 2.83 1.64 8.12 10.91 17.25 13.70 0.46 8.99 10.53 7.43 2.36 10.75

2009xx
(7) 27.76 5.04 2.81 1.67 7.60 10.63 16.16 14.35 0.47 9.58 10.53 8.11 2.24 10.80

100.00

100.00

100.00

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

552

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha Trend Index of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin Tahun / Year 2004 - 2009 (Tahun 2000 = 100) (%)

Tabel Table

: 10.5.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product

2004
(2) 151,80 139,59 168,06 171,44 148,01 154,78 120,46 269,96 210,03 168,14 189,41 213,65 189,21 157,15 166,17

2005
(3) 168,68 152,04 192,84 195,97 153,73 181,38 151,29 343,24 272,67 216,72 226,01 262,72 215,98 186,94 199,96

2006
(4) 190,35 170,61 225,03 237,44 164,41 209,85 153,71 378,38 329,80 274,23 272,06 334,01 228,50 219,04 226,03

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

553

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.5.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product
Catatan / Note :
x xx

2007
(5) 216.50 188.91 254.84 283.31 186.35 240.40 163.83 452.78 396.44 342.29 322.13 398.61 324.04 248.07

2008x
(6) 243.51 230.63 290.06 320.04 216.00 254.72 182.53 616.02 453.31 440.99 379.21 448.12 456.19 299.68

2009xx
(7) 279.60 271.71 326.74 365.15 246.61 292.33 190.73 770.76 507.16 546.64 426.89 547.55 526.47 340.93

261.96

315.07

367.59

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

554

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha Trend Index of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin Tahun / Year 2004- 2009 (Tahun 2000 = 100) (%)

Tabel Table

: 10.6.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product

2004
(2) 120,77 116,29 123,28 139,16 119,29 121,44 103,48 149,94 138,53 133,01 137,13 158,51 135,97 137,71 125,56

2005
(3) 123,25 120,77 130,37 150,22 113,11 128,93 109,00 162,47 151,90 149,40 149,42 178,73 145,53 155,88 134,10

2006
(4) 127,30 124,06 142,07 163,62 111,40 135,74 107,07 163,32 169,00 168,92 165,10 205,25 142,90 170,53 140,21

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

555

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.6.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product
Catatan / Note :
x xx

2007
(5) 133.94 131.18 149.62 176.45 114.24 144.76 107.61 176.74 184.70 190.83 181.10 227.61 178.50 186.20

2008x
(6) 142.44 146.86 158.34 188.75 120.15 151.75 108.75 189.50 199.77 219.50 197.13 244.79 226.56 204.03

2009xx
(7) 147.23 156.26 167.25 204.14 119.50 157.15 108.26 210.93 217.57 248.39 209.42 283.90 229.25 217.94

149.95

160.94

171.02

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

556

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin Tahun / Year 2004 - 2009 (%)

Tabel Table

: 10.7.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product

2004
(2) 9,43 8,06 15,76 17,14 7,10 9,60 18,94 40,32 27,85 13,41 15,86 18,20 46,28 11,18

2005
(3) 11,12 8,92 14,75 14,30 3,87 17,19 25,59 27,15 29,83 28,89 19,32 22,97 14,15 18,96

2006
(4) 12,85 12,21 16,69 21,16 6,95 15,70 1,60 10,24 20,95 26,54 20,38 27,13 5,80 17,17

18,38

20,33

13,04

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

557

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.7.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services

2007
(5) 13.74 10.73 13.25 19.32 13.34 14.56 6.58 19.66 20.21 24.82 18.41 19.34 41.81 13.25

2008x
(6) 12.48 22.09 13.82 12.96 15.91 5.95 11.41 36.05 14.35 28.84 17.72 12.42 40.78 20.81

2009xx
(7) 14.82 17.81 12.65 14.10 14.17 14.76 4.49 25.12 11.88 23.96 12.58 22.19 15.41 13.76

Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product
Catatan / Note :
xx x

15.89

20.27

16.67

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

558

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin Tahun / Year 2004 - 2009 (%)

Tabel Table

: 10.8.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services

2004
(2) 3,91 3,75 5,49 8,26 3,53 3,36 2,54 21,77 8,83 6,26 7,03 10,13 30,34 7,61 7,39

2005
(3) 2,05 3,86 5,75 7,95 -5,18 6,17 5,34 8,36 9,65 12,33 8,97 12,75 7,03 13,19 6,80

2006
(4) 3,29 2,72 8,97 8,92 -1,51 5,28 -1,77 0,52 11,25 13,06 10,49 14,84 -1,80 9,40 4,55

Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

559

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.8.

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services

2007
(5) 5.22 5.74 5.31 7.84 2.55 6.65 0.51 8.22 9.29 12.97 9.69 10.89 24.91 9.19

2008x
(6) 6.34 11.95 5.83 6.97 5.17 4.83 1.05 7.22 8.16 15.02 8.85 7.55 26.92 9.58

2009xx
(7) 3.36 6.40 5.62 8.15 -0.54 3.56 -0.44 11.31 8.91 13.16 6.23 15.98 1.19 6.82

Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product
Catatan / Note :
x xx

6.95

7.33

6.26

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

560

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Indeks Implisit Produk Domestik Regional Bruto menurut Lapangan Usaha Implicit Price Index of Gross Regional Domestic Product by Industrial Origin Tahun / Year 2004 - 2009 (%)

Tabel : 10.9. Table

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product

2004
(2) 125,70 120,04 136,32 123,20 124,08 127,45 116,42 180,05 151,61 126,42 138,13 134,78 139,16 114,11 132,35

2005
(3) 136,87 125,89 147,92 130,45 135,92 140,68 138,80 211,26 179,50 145,06 151,26 147,00 148,41 119,93 149,11

2006
(4) 149,53 137,52 158,39 145,12 147,59 154,60 143,57 231,68 195,15 162,35 164,79 162,73 159,89 128,45 161,21

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

561

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel : 10.9. Continued Table

Lapangan Usaha/ Industrial Origin
(1) 1. Pertanian / Agriculture 1.1. Tanaman Bhn Makanan/ Farm Food Crops 1.2. Tanaman Perkebunan/ Non-Food Crops 1.3. Peternakan dan Hasil-hasilnya /Livestock and Its Products 1.4. Kehutanan / Forestry 1.5. Perikanan / Fishery 2. Pertambangan & Penggalian / Mining & Quarrying 3. Industri Pengolahan / Manufacturing Industry 4. Listrik dan Air Bersih / Electricity & Water Supply 5. Bangunan / Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran / Trade, Hotel and Restaurant 7. Pengangkutan dan Komunikasi / Transport and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan / Finance, Ownership and Business Services 9. Jasa-jasa / Services Produk Domestik Regional Bruto Gross Regional Domestic Product
Catatan / Note :
x xx

2007
(5) 161.64 144.01 170.33 160.56 163.12 166.08 152.24 256.18 214.64 179.37 177.88 175.13 181.53 133.23 174.70

2008x
(6) 170.96 157.04 183.18 169.56 179.78 167.86 167.85 325.07 226.92 200.91 192.37 183.06 201.36 146.88 195.77

2009xx
(7) 189.91 173.89 195.36 178.88 206.37 186.02 176.17 365.40 233.10 220.07 203.85 192.87 229.65 156.43 214.94

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

562

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Kabupaten/Kota Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Regency/Municipality Tahun / Year 2004 - 2009 (Juta Rupiah/ Million Rupiahs)

Tabel : 10.10. Table

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2004
(2)

2005
(3)

2006
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw 10. M aybrat Kota/Municipality 71. Sorong Jumlah 9 Kabupaten/Kota Total of 9 Regencies/ Municipalities 1,223,782.14 6,727,027.71 1,414,064.13 8,019,553.14 1,636,140.24 8,997,150.07 600,921.48 336,299.71 111,284.80 442,226.93 1,032,516.30 211,855.28 2,532,181.56 235,959.50 693,210.94 388,653.32 126,198.89 513,144.51 1,197,553.55 243,117.73 2,741,053.09 702,556.97 800,591.33 454,257.85 161,271.57 602,086.01 1,401,718.99 286,943.07 2,921,686.80 732,454.22 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

563

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.10.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2007
(5)

2008 X
(6)

2009 XX
(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw 10. M aybrat Kota/Municipality 71. Sorong Jumlah 9 Kabupaten/Kota Total of 9 Regencies/ Municipalities
Catatan / Note :
xx x

912 368,45 534 432,78 209 225,84 719 302,19 1 672 598,50 327 497,05 3 345 644,30 796 193,43 -

1 041 070,69 601 591,25 270 323,05 863 763,80 2 015 535,30 238 938,31 4 331 639,39 855 866,36 24 132,25 151 285,40

1 179 002,44 699 556,49 330 229,73 1 041 428,59 2 441 458,38 280 922,29 4 997 505,57 896 710,49 26 583,14 165 573,65

1 869 355,55 10 386 618,10

2 148 580,20 12 542 726,00

2 480 744,05 14 539 714,82

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

564

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Kabupaten/Kota Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Regency/Municipality Tahun / Year 2004 - 2009 (Juta Rupiah/ Million Rupiahs)

Tabel Table

: 10.11.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2004
(2)

2005
(3)

2006
(4)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw 10. M aybrat Kota/Municipality 71. Sorong Jumlah 9 Kabupaten/Kota Total of 9 Regencies/ Municipalities 966 097,00 4 958 418,81 1 048 558,93 5 287 530,27 1 138 049,74 5 569 996,94 429 031,78 249 387,09 92 097,30 344 141,34 720 891,81 171 882,51 1 789 156,47 195 733,51 456 400,44 265 810,41 97 265,77 374 176,09 772 414,91 178 293,40 1 580 505,00 514 105,33 487 482,34 286 251,40 115 715,81 415 709,46 831 098,38 193 817,03 1 586 628,42 515 244,35 -

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

565

REGIONAL INCOME
Lanjutan Tabel Continued Table

: 10.11.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2007
(5)

2008 X
(6)

2009 XX
(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw 10. M aybrat Kota/Municipality 71. Sorong Jumlah 9 Kabupaten/Kota Total of 9 Regencies/ Municipalities
Catatan / Note :
x xx

518 795,35 310 251,71 138 569,69 469 199,26 904 559,08 210 618,00 1 636 342,72 529 366,78 -

551 407,09 329 353,59 161 993,11 527 958,30 989 627,25 151 352,12 1 766 896,14 541 171,86 14 228,94 75 660,39

585 263,80 361 372,45 184 104,35 584 555,37 1 083 643,56 167 855,84 1 847 252,00 556 068,82 14 769,83 78 049,19

1 212 764,48 5 930 467,07

1 303 022,33 6 412 671,11

1 410 208,12 6 873 143,35

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

566

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

PENDAPATAN REGIONAL
Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut Kabupaten/Kota Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Regency/Municipality Tahun / Year 2004 - 2009 (%)

Tabel Table

: 10.12.

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2004
(2)

2005
(3)

2006
(4)

2007
(5)

2008 X
(6)

2009 XX
(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw 10. M aybrat Kota/Municipality 71. Sorong Jumlah 9 Kabupaten/Kota Total of 9 Regencies/ Municipalities
Catatan / Note :
xx x

12,63 13,21 14,57 13,26 14,90 16,16 28,68 11,59 -

15,36 15,57 13,40 16,04 15,98 14,76 8,25 197,74 -

15,49 16,88 27,79 17,33 17,05 18,03 6,59 4,26 -

13,96 17,65 29,74 19,47 19,32 14,13 14,51 8,70 -

14,11 12,57 29,20 20,08 20,50 -27,04 29,47 7,49 -

13,25 16,28 22,16 20,57 21,13 17,57 15,37 4,77 10,16 9,44

12,97 18,81

15,55 19,21

15,70 12,19

14,25 15,44

14,94 20,76

15,46 15,92

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures Sorong Selatan dan Sorong sebelum 2008 masih bergabung dengan kabupaten pemekarannya

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

567

REGIONAL INCOME

Tabel : 10.13. Table

Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Kabupaten/Kota Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Regency/Municipality Tahun / Year 2004 – 2009 (%)

Kabupaten/Kota Regency/Municipality
(1)

2004
(2)

2005
(3)

2006
(4)

2007
(5)

2008 X
(6)

2009 XX
(7)

Kabupaten/Regency 01. Fakfak 02. Kaimana 03. Teluk Wondama 04. Teluk Bintuni 05. M anokwari 06. Sorong Selatan 07. Sorong 08. Raja Ampat 09. Tambrauw 10. M aybrat Kota/Municipality 71. Sorong Jumlah 9 Kabupaten/Kota Total of 9 Regencies/ Municipalities
Catatan / Note :
x xx

3,73 5,51 7,88 4,61 6,59 10,89 9,84 6,30 -

6,38 6,59 5,61 8,73 7,15 3,73 -11,66 162,66 -

6,81 7,69 18,97 11,10 7,60 8,71 0,39 0,22 -

6,42 8,38 19,75 12,87 8,84 8,67 3,13 2,74 -

6,29 6,16 16,90 12,52 9,40 -28,14 7,98 2,23 -

6,14 9,72 13,65 10,72 9,50 10,90 4,55 2,75 3,80 3,16

6,89 7,50

8,54 6,64

8,53 5,34

6,57 6,47

7,44 8,13

8,23 7,18

Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures

568

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2010

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->