P. 1
BK Komprehensif

BK Komprehensif

|Views: 2,730|Likes:
Dipublikasikan oleh Ferissa Khairunnisa Reisha

More info:

Published by: Ferissa Khairunnisa Reisha on Oct 11, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

Tim Dosen BK FIP Universitas Negeri Jakarta

Wilayah Pelayanan BK
Wilayah Manajemen & Kepemimpinan Wilayah Pembelajaran yg Mendidik Wilayah Bimbingan & Konseling yg Memandirikan Manajemen & Suvervisi Pembelajaran Bidang Studi Bimbingan & Konseling Tujuan: Perkembangan Optimal Tiap Peserta Didik

Gambar 1 Wilayah Pelayanan Bimbingan dan Konseling Dalam Jalur Pendidikan Formal (Kurikulum ¶75)

Permen Diknas No. 22/2006 tentang Standar isi Pelayanan bimbingan dan konseling diletakkan sebagai bagian dari kurikulum sebagaimana dapat dilukiskan pada Gambar berikut Kegiatan Muatan Lokal Kelompok Mata Pelajaran Materi Pengembangan Diri Ekstra Kurikuler .

Konselor Perkembangan Optimum Peserta Didik Pemenuhan Standar Kemandirian Peserta Didik Perwujudan Diri secara Akademik. Sosial dan Personal. melalui Bimbingan & Konseling yang Memandirikan Wilayah Layanan Bimbingan & Konseling Yang Memandirikan Pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan.Keunikan Komplementasi Wilayah Layanan Guru . melalui Pembelajaran yang Mendidik Penghormatan Kepada Keunikan dan Komplementaritas Layanan Wilayah Layanan Pembelajaran yang Mendidik . Vokasional. Penumbuhan Karakter yang Kuat sertaPenguasaan hard skills dan soft skills.

perkembangan karir serta kehidupan-nya di masa yang akan datang. penyesuaian dengan lingkungan pendidikan. masyarakat. maupun lingkungan kerja. dan karir. y Tujuan khusus membantu konseli agar dapat mencapai tugas-tugas perkembangannya yang meliputi aspek pribadi-sosial. y Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi. lingkungan masyarakat serta lingkungan kerjanya. y Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimilikinya seoptimal mungkin. belajar (akademik). y Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan. .Tujuan Pelayanan BK y Merencanakan kegiatan penyelesaian studi.

*** Pelayanan Dasar Komponen Program BK Pelayanan Responsif Peserta didik Pelayanan Per. Kolaborasi. Dukungan Sistem Konsultasi. Pengembangan Profesional.Indiv.**. *. dan Kegiatan Manajemen .Komponen Pelayanan BK.

Karir.Kerangka Kerja BK Asesmen Lingkungan Harapan dan Kondisi Lingkungan KOMPONEN PROGRAM STRATEGI PELAYANAN Pelayanan Dasar Bimbingan dan Konseling (Untuk seluruh peserta didik dan Orientasi Jangka Panjang) Pelayanan Responsif (Pemecahan Masalah. nilai dan moral peserta didik) Tataran Tujuan Bimbingan dan Konseling (Penyadaran Akomodasi. Akuntabilitas Pengembangan Profesi . Remidiasi) Pelayanan Perencanaan Individual (Perencanaan Pendidikan. Sosial) Dukungan Sistem (Aspek Manajemen dan Pengembangan) Perangkat Tugas Perkembangan/ (Kompetensi/ kecakapan hidup. Personal. Tindakan) Permasalahan yang perlu Asesmen Perkembangan Konseli Harapan dan Kondisi Konseli Pelayanan Orientasi Pelayanan Informasi Bimbingan Kelompok Konseling Individual Konseling kelompok Rujukan (referal) Bimbingan Teman Sebaya Pengembangan media Instrumentasi Penilaian Individual atau Kelompok Penempatan dan penyaluran Kunjungan rumah Konferensi kasus Kolaborasi Guru Kolaborasi Orangtua Kolaborasi Ahli Lain Konsultasi Akses informasi dan teknologi Sistem Manajemen Evaluasi.

A. Pelayanan Dasar* y Proses pemberian bantuan kepada seluruh konseli melalui kegiatan klasikal atau kelompok secara sistematis dalam rangka mengembangkan perilaku jangka panjang sesuai dengan tahap dan tugas-tugas perkembangan (yang dituangkan sebagai standar kompetensi kemandirian) yang diperlukan dalam pengembangan kemampuan memilih dan mengambil keputusan dalam menjalani kehidupannya. .

pekerjaan. sosial budaya dan agama). y Mampu mengembangkan keterampilan untuk mengidentifikasi tanggung jawab atau seperangkat tingkah laku yang layak bagi penyesuaian diri dengan lingkungannya.Tujuan Konseli y Memiliki kesadaran (pemahaman) tentang diri dan lingkungannya (pendidikan. . y Mampu menangani atau memenuhi kebutuhan dan masalahnya. y Mampu mengembangkan dirinya dalam rangka mencapai tujuan hidupnya.

y Keterampilan pemecahan masalah.Fokus Pengembangan Pelayanan Dasar y Self-esteem. y Keterampilan hubungan antar pribadi atau berkomunikasi. y Penyadaran keragaman budaya. y Keterampilan pengambilan keputusan. . y Motivasi berprestasi. y Perilaku bertanggung jawab.

Implementasi Pelayanan Dasar Bimbingan Kelas yPelayanan Orientasi ‡ Pelayanan Informasi ‡ Bimbingan Kelompok ‡ Pelayanan Pengumpulan Data (Aplikasi Instrumentasi) ‡ .

konseling krisis. dan alih tangan kepada ahli lain adalah ragam bantuan yang dapat dilakukan dalam pelayanan responsif. konsultasi dengan orangtua. sebab jika tidak segera dibantu dapat menimbulkan gangguan dalam proses pencapaian tugas-tugas perkembangan.B. Pelayanan Responsif y Pemberian bantuan kepada konseli yang menghadapi kebutuhan dan masalah yang memerlukan pertolongan dengan segera. . guru. y Konseling individual.

Tujuan y Membantu konseli agar dapat memenuhi kebutuhannya dan memecahkan masalah yang dialaminya atau membantu konseli yang mengalami hambatan. y Sebagai upaya untuk mengintervensi masalahmasalah atau kepedulian pribadi konseli yang muncul segera dan dirasakan saat itu. kegagalan dalam mencapai tugas-tugas perkembangannya. berkenaan dengan masalah sosial-pribadi. karir. dan atau masalah pengembangan pendidikan. .

y Masalah lainnya adalah yang berkaitan dengan berbagai hal yang dirasakan mengganggu kenyamanan hidup atau menghambat perkembangan diri konseli. bahaya obat terlarang. pergaulan bebas. minuman keras. narkotika. sumber-sumber belajar. karena tidak terpenuhi kebutuhannya. atau gagal dalam mencapai tugastugas perkembangan. . Kebutuhan ini seperti kebutuhan untuk memperoleh informasi antara lain tentang pilihan karir dan program studi.Fokus Pengembangan y Bergantung kepada masalah atau kebutuhan konseli berkaitan dengan keinginan untuk memahami sesuatu hal karena dipandang penting bagi perkembangan dirinya secara positif.

y Kurang memiliki kebiasaan belajar yang positif. y Masalah tawuran. y Berperilaku impulsif (kekanak-kanakan atau melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan-nya secara matang). y Malas beribadah. y Membolos dari Sekolah. y Merasa rendah diri. y Prestasi belajar rendah. y Kurang bisa bergaul. . y Masalah pergaulan bebas (free sex).Masalah Konseli y Merasa cemas tentang masa depan. y Masalah dalam keluarga. y Manajemen stress. y Malas belajar.

observasi.sosiometri. . misalnya inventori tugas-tugas perkembangan (ITP). psikotes dan daftar masalah konseli atau alat ungkap masalah (AUM).Pemahaman Kebutuhan & Masalah y Dapat ditempuh dengan cara asesmen dan analisis perkembangan konseli. angket konseli. wawancara. leger. daftar hadir konseli. menggunakan berbagai teknik.

Bentuk Pelayanan Responsif y Konseling Individual dan Kelompok y Referal (Rujukan atau Alih Tangan) y Kolaborasi dengan Guru Mata Pelajaran atau Wali Kelas y Kolaborasi dengan Orang tua y Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait di luar Sekolah/Madrasah y Konsultasi y Bimbingan Teman Sebaya (Peer Guidance/Peer Facilitation) y Konferensi Kasus y Kunjungan Rumah .

yang didasarkan atas pengetahuan akan dirinya. informasi tentang Sekolah/Madrasah. y Mempersiapkan diri untuk mengikuti pendidikan lanjutan. dan masyarakatnya. dan mengembangkan kemampuan sosial-pribadi. merencanakan karir. dunia kerja. . Pelayanan Perencanaan Individual y Bantuan kepada konseli agar mampu merumuskan dan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan perencanaan masa depan berdasarkan pemahaman akan kelebihan dan kekurangan dirinya.C. serta pemahaman akan peluang dan kesempatan yang tersedia di lingkungannya.

perencanaan. atau pengelolaan terhadap perkembangan dirinya. dan rencana yang telah dirumuskannya. y Dapat melakukan kegiatan berdasarkan pemahaman. y Mampu merumuskan tujuan. belajar. maupun karir. tujuan. sosial. baik menyangkut aspek pribadi. .Tujuan y Memiliki pemahaman tentang diri dan lingkungannya.

memahami kebutuhan untuk kebiasaan bekerja yang positif. .Fokus Pengembangan y Akademik meliputi memanfaatkan keterampilan belajar. y Sosial-pribadi meliputi pengembangan konsep diri yang positif. dan pengembangan keterampilan sosial yang efektif. dan memahami nilai belajar sepanjang hayat. memilih kursus atau pelajaran tambahan yang tepat. mengeksplorasi latihan-latihan pekerjaan. melakukan pemilihan pendidikan lanjutan atau pilihan jurusan. y Karir meliputi mengeksplorasi peluang-peluang karir.

penerimaan. . y Mengukur tingkat pencapaian tujuan dirinya. untuk membentuk peserta didik menempati posisi yang sesuai dengan bakat dan minatnya.Implementasi Pelayanan Perencanaan Individual y Membantu peserta didik menganalisis kekuatan dan kelemahan dirinya dalam rangka pencapaian tujuannya. y Membantu peserta didik memiliki pemahaman. dan penyaluran). y Pelayanan penempatan (penjurusan. y Mengambil keputusan yang merefleksikan perencanaan dirinya. dan pengarahan dirinya secara positif dan konstruktif.

infra struktur (misalnya Teknologi Informasi dan Komunikasi).D. . Dukungan Sistem Dukungan sistem merupakan komponen pelayanan dan kegiatan manajemen. dan pengembangan kemampuan profesional konselor secara berkelanjutan. yang secara tidak langsung memberikan bantuan kepada konseli atau memfasilitasi kelancaran perkembangan konseli. tata kerja.

Sedangkan bagi personel pendidik lainnya adalah untuk memperlancar penyelenggaraan program pendidikan di Sekolah/Madrasah. .Program ini memberikan dukungan kepada konselor dalam memper-lancar penyelenggaraan pelayanan diatas.

y Riset dan pengembangan. y Kegiatan manajemen.Aspek-aspek Dukungan sistem ini meliputi y Pengembangan jejaring (networking). .

Pengembangan Jejaring Pengembangan jejaring menyangkut kegiatan konselor yang meliputi (1) konsultasi dengan guru-guru. (4) bekerjasama dengan personel Sekolah/Madrasah lainnya dalam rangka menciptakan lingkungan Sekolah/Madrasah yang kondusif bagi perkembangan konseli. (2) menyelenggarakan program kerjasama dengan orang tua atau masyarakat. dan (6) melakukan kerjasama atau kolaborasi dengan ahli lain yang terkait dengan pelayanan bimbingan dan konseling . (5) melakukan penelitian tentang masalah-masalah yang berkaitan erat dengan bimbingan dan konseling. (3) berpartisipasi dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatankegiatan Sekolah/Madrasah.

dan (4) pengembangan penataan kebijakan.Kegiatan Manajemen Kegiatan manajemen merupakan berbagai upaya untuk memantapkan. (3) pemanfaatan sumber daya. (2) pengembangan staf. dan meningkatkan mutu program bimbingan dan konseling melalui kegiatan-kegiatan (1) pengembangan program. . memelihara.

pemberian pelayanan responsive. . sosial. Setiap sekolah menengah idealnya diangkat konselor dengan perbandingan 1 : 100. karier. dan akademik peserta didik y Melalui pengembangan menu program bimbingan dan konseling pembantuan kepada peserta didik dalam individual student planning. konselor menjalankan semua fungsi bimbingan dan konseling.Peran Konselor Jenjang Sekolah Menengah y Salah satu komponen student support services. adalah men-suport perkembangan aspek-aspek pribadi. y Pada jenjang ini. dan pengembangan system support.

Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pelayanan bimbingan dan konseling difokuskan kepada upaya membantu konseli mengokohkan pilihan dan pengembangan karir sejalan dengan bidang vokasi yang menjadi pilihannya. Bimbingan karir (membangun soft skills) dan bimbingan vokasional (membangun hard skilss) harus dikembangkan sinergis. . dan untuk itu diperlukan kolaborasi produktif antara konselor dengan guru bidang studi/mata pelajaran/keterampilan vokasional.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->