P. 1
Tugas Makalah Konsep Dasar Jaringan Komputer

Tugas Makalah Konsep Dasar Jaringan Komputer

|Views: 2,190|Likes:
Dipublikasikan oleh Fajar Dwi

More info:

Published by: Fajar Dwi on Oct 11, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/21/2013

pdf

text

original

TUGAS MAKALAH KONSEP DASAR JARINGAN KOMPUTER

Disusun Oleh Moh. Fajar Dwi Setyawan

MAGISTRA UTAMA JEMBER 2009

Diambil Dari: http://mrkuman05101991.files.wordpress.com/2007/12/konsep-dasar-jaringan.doc.

KONSEP DASAR JARINGAN
A. Pengantar Jaringan Komputer

Jaringan Komputer merupakan hubungan dua atau lebih sistem komputer yang terpisah, melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lain guna berbagi sumber daya (resource). Berbagi sumber daya anatara lain: - Data - Hardware (Printer, CD-Rom) - Perangkat komunikasi Sebuah jaringan dapat dihubungkan dengan berbagai media komunikasi antara lain : - Kabel - Radio - Satelit Keuntungan dari jaringan computer : - Speed Dengan jaringan komputer pekerjaan akan lebih cepat, fasilitas sharing akan memudahkan transfer data antar komputer. - Cost Sumber daya hardware dapat diminimalisir karena dapat berbagi hardware antar komputer. - Security Jaringan komputer memberikan layanan hak akses terhadap file atau sumber daya yang lain. - Centralized Software Management Salah satu keuntungan jaringan komputer adalah pemusatan program aplikasi. Ini akan mengurangi waktu dan tenaga untuk instalasi program dimasing-masing komputer. - Resource Sharing Jaringan komputer dapat mengatasi terbatasnya hardware (printer, CDROM, dll) maupun data. - Flexible Access User dapat mengakses data yang terpusat dari komputer manapun.

Konfigurasi Jalur adalah jumlah alat yang ada di dalam hubungan (link). Ada dua jenis, antara lain : - Point to point Hubungan antar dua peralatan jaringan. - Multipoint Hubungan antar lebih dari dua perangkat jaringan. Berdasarkan arsitekturnya, jaringan komputer dibedakan menjadi 3, antara lain : - Host Terminal - Client Server - Peer to peer

B. Terminologi Dasar Jaringan Jaringan komputer dibangun dalam bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, bergantung kondisi dan kebutuhan. Desain dari jaringan komputer sangat pesat perkembangannya. Desain inilah yang disebut network terminology. Pada awalnya LAN dan WAN merupakan desain orisinal jaringan komputer. Namun saat ini mengalami perkembangan. Sebagai pengetahuan, saat ini “area network “ yang lainnya adalah : • • • Local Area Network (LAN) Wide Area Network (WAN) Metropolitan Area Network (MAN)

Local Area Network (LAN) merupakan komunikasi sejumlah komputer ataupun perangkat komunikasi di dalam suatu area terbatas dengan menggunakan media komunikasi tertentu ( kabel, wireless, dan lain-lain) LAN didesain untuk kebutuhan dan kondisi berikut : • Beroperasi dalam area geografis terbatas (kecil) • Memberi akses user-user melalui media dengan bandwidth tinggi • Menyediakan konektivitas full-time untuk servis-servis local • Melakukan koneksi secara fisik antar perangkat yang berdekatan • Menyajikan control jaringan secara privat di bawah kendali administrator lokal (Network Administrator).

Wide Area Network (WAN) merupakan komunikasi antar LAN, antara LAN yang satu dengan yang lainnya dipisahkan oleh jarak geografis yang cukup jauh. Misalnya hubungan antara kantor pusat dengan cabang-cabang yang ada di daerah. Beberapa teknologi WAN yang umum digunakan : • Modem • ISDN (Integrated Services Digital Network) • DSL (Digital Subscriber Line) • Frame Relay • ATM (Asynchronous Transfer Mode • SONET (Synchronous Optical Network) WAN didesain untuk kebutuhan dan kondisi berikut : • Beroperasi pada area geografis luas • Mengijinkan akses melalui interface serial dengan kecepatan medium • Menyajikan konektifitas full-time / part-time • Mengkoneksikan perangakat yang terpisahkan jarak global. Sebagai pengetahuan, “area network” lainnya yang juga merupaka terminologi jaringan hanya sebagai tambahan. Berikut pengertian singkatnya : Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan dengan area operasi lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN (disebuah kota), dengan kapasitas data dan performa hardware yang tinggi. C. Pengkabelan Kabel merupakan jalur untuk memindahkan informasi (data) dari satu perangkat ke perangkat yang lain. Ada beberapa macam kabel yang digunakan pada jaringan local (LAN). Suatu jaringan dapat menggunakan satu jenis kabel ataupun lebih dari satu jenis kabel. Pemakaian kabel harus disesuaikan dengan topologi jaringan, protocol dan ukuran. Unshielded Twisted Pair Twisted Pair memiliki dua jenis : Shielded dan unshielded. Unshielded twisted pair (UTP) merupakan kabel yang umum dan sering digunakan pada jaringan lokal.

Kabel UTP terdiri atas 8 wire yang ditandai dengan 8 warna berbeda, dibuat menjadi 4 pasang wire yang dibungkus sebuah jaket pengaman. Masing-masing pasangan kabel tersebut saling melilit (twisted) antara satu wire dengan wire lainnya.

Type Category 1 Category 2 Category 3 Category 4 Category 5

Use Voice Only (Telephone Wire) Data to 4 Mbps (LocalTalk) Data to 10 Mbps (Ethernet) Data to 20 Mbps (16 Mbps Token Ring) Data to 100 Mbps (Fast Ethernet)

Kabel UTP yang banyak digunakan untuk Local Area Network adalah UTP Category 5 terutama kategori 5e. Untuk menghubungkan satu peralatan jaringan dengan peralatan yang lain, maka pada dua ujung kabel UTP tersebut diberikan konektor UTP atau yang lebih dikenal sebagai RJ-45. Konektor RJ-45 memiliki 8 port yang sesuai dengan jumlah wire di dalam jaket UTP. Kedelapan wire tersebut harus dimasukkan ke dalam port-port RJ-45 dan harus dikunci agar tidak terlepas. Untuk itu diperlukan alat yang disebut Crimping Tool.

EIA / TIA (Electrical Industry Association/Telecomunication Industry Association) telah mengeluarkan standar urutan kabel UTP yang disebut standar internasional. Ada 2 standar urutan kabel.

1. Kode Warna T-568A No Urutan Warna 1 2 3 4 5 6 7 8 Hijau/putih Hijau Orange/putih Biru Biru/putih Orange Coklat/putih Coklat

Tugas dalam Transmisi RD+ (Data Terima +) RD- (Data Terima -) TD+ (Data Kirim +) NC (tidak dipakai) NC (tidak dipakai) TD- (Data Kirim -) NC (tidak dipakai) NC (tidak dipakai)

2. Kode Warna T-568B Kode T-568B didapat dengan menukar urutan kabel pada urutan ke-1 dengan ke-3 dan urutan ke-2 dengan urutan ke-6 pada standar T-568A sehingga leboh dikenal dengan rumus 1-3, 2-6. No Urutan Warna Tugas dalam Transmisi 1 Orange/putih RD+ (Data Terima +) 2 Orange RD- (Data Terima -) 3 Hijau/putih TD+ (Data Kirim +) 4 Biru NC (tidak dipakai) 5 Biru/putih NC (tidak dipakai) 6 Hijau TD- (Data Kirim -) 7 Coklat/putih NC (tidak dipakai) 8 Coklat NC (tidak dipakai) Pada umumnya kode warna T-568B lebih sering digunakan oleh kebanyakan network administrator. Pada kondisi tertentu harus melakukan cross-over, yaitu salah satu ujung dari kabel menggunakan standar kode warna T-568A dan ujung lainnya menggunakan kode warna T-568B. Kondisi tersebut antara lain : 1. Menghubungkan satu Ethernet dengan Ethernet yang lain secara langsung 2. Menghubungkan satu switch dengan switch yang lain dengan menggunakan port biasa ( bukan port UP-Link) 3. Menghubungkan peralatan jaringan seperti router, bridge, gateway, radio link secara langsung.

Memasang Konektor RJ-45 Berikut ini adalah cara memasang ujung RJ-45 ke ujung kabel UTP: 1. Buka dan lepas pembungkus kabel UTP dengan crimping tool 2. Urutkan wire sesuai standar internasional T-568B 3. Rapikan dan ratakan ujung 8 wire yang telah diurutkan 4. Masukkan wire yang telah diurutkan tersebut ke dalam konektor RJ-45 dan pastikan urutannya tidak berubah 5. Pastikan bahwa ujung 8 wire mencapai bagian terdalam dari konektor RJ-45 6. Kunci konektor RJ-45 dengan crimping tool 7. Lakukan hal yang sama untuk ujung yang lain 8. Periksa koneksi dengan menggunakan tester. Shielded Twisted Pair Pada dasarnya kabel ini sama dengan UTP hanya saja STP memiliki pembungkus yang lebih kuat. Sehingga kabel ini sangat cocok digunakan untuk konfigurasi kabel outdor. Shielded twisted pair lebih sering digunakan untuk jaringan dengan topologi ring. Coaxial Kabel coaxial hanya memiliki satu konduktor yang berada di pusat kabel. Kabel ini juga memiliki lapisan plastic yang berfungsi untuk pembatas konduktor dengan anyaman kabel yang ada layer berikutnya. Metal shield (anyaman kabel) berfungsi untuk membantu mencegah inrferensi alat elektronik yang menimbulkan interferensi.

Ada dua jenis kabel coaxial : 1. Thin Coaxial yang biasa disebut thinnet atau biasa dikodekan 10Base2. Angka 2 menandakan bahwa jarak maksimum hubungan antara perangkat yang satu dengan yang lain menggunkan kabel iniadalah 200 meter. Tetapi kenyataanya jarak maksimum hanya berkisar 185 meter saja. 2. Thick Coaxial yang biasa disebut thicknet atau dikodekan dengan 10Base5 memiliki jarak maksimum 500 meter. Thicknet memiliki pembungkus ekstra tebal yang membantu menjaga kondisi permukaan kabel. Konektor yang digunakan pada kabel coaxial adalah konektor BNC (Bayone-NeillConcelman). Konektor BNC terdiri dari T-connector, barrel dan terminator.

Kabel Optik (Fiber Optik) Fiber optik memiliki inti kaca yang dilindungi beberapa layer pelindung. Dengan pengiriman yang menggunakan sinar, maka interferensi sangat minim sekalai. Fiber optik memiliki jarak yang lebih jauh daripada twisted pair dan coaxial. Kabel ini juga memiliki kecepatan dalam pengiriman data. Fiber optik mempunya kode standar 10BaseF.

Konektor Fiber Optik Seperti halnya Twisted pair dan coaxial, FO juga memiliki konektor pada ujung kabelnya. Koktor yang digunakan adalah konektor ST. Bahkan saat ini sudah muncul konektor yang lebih baru yaitu konektor SC. Tabel Spesifikasi Kabel Specification 10BaseT 10Base2 10Base5 10BaseF 100BaseT 100BaseTX Cable Type Unshielded Twisted Pair Thin Coaxial Thick Coaxial Fiber Optic Unshielded Twisted Pair Unshielded Twisted Pair Maximum length 100 meters 185 meters 500 meters 2000 meters 100 meters 220 meters

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->