Anda di halaman 1dari 1

Dalam praktikum mengenai pengukuran alat-alat dasar, massa silinder kayu dan

balok kayu dengan menggunakan neraca o’hauss sebanyak satu kali


pengukuran. Didapat massa silinder kayu yakni 12,8 ± 0.049 gram dan balok
kayu yakni 9,9 ± 0,025 gram. Kemudian untuk mengukur kesalahan dalam
pengukuran massa yaitu (m ± ∆m), ∆m didapat dari ½ nst dari pengukuran.

Mengukur diameter silinder kayu dilakukan menggunakan mikrometer sekrup


sebanyak 10 kali pengukuran. Dari 10 data tersebut kemudian dicari diameter
rata-rata dan standar deviasi secara manual dan menggunakan kalkulator.

Mengukur panjang silinder kayu dilakukan menggunakan jangka sorong


sebanyak 10 kali pengukuran. Dari 10 data tersebut kemudian dicari panjang
rata-rata dan standar deviasi secara manual dan menggunakan kalkulator.

Mengukur panjang, lebar, dan tinggi balok kayu dilakukan menggunakan jangka
sorong sebanyak masing-masing 10 kali. Dari masing-masing 10 data tersebut
kemudian dicari rata-rata dan standar deviasi secara manual dan menggunakan
kalkulator.

Pengukuran yang dilakukan yakni sebanyak 10 kali bertujuan untuk


mendapatkan hasil yang lebih akurat (terbaik). Standar deviasi dilakukan untuk
mengetahui besar penyimpangan nilai rata-rata sampel terhadap nilai besaran
fisis sebenarnya.

Setelah hasil dari data di atas didapat, kemudian mencari rapat massa dan
volume dari masing-masing benda. Setelah itu dicari standar deviasi serta
kesalahan dari pengukuran tersebut.

Faktor-faktor kesalahan yang didapat yakni nilai skala terkecil (nst), kesalahan
titik nol, pengamatan terhadap benda (paralaks), dan posisi pengukuran pada
benda.

Ketelitian yang diperoleh dari silinder kayu yakni (...)% dan balok kayu yakni (...)
%. Kesalahan pada pengukuran ini termasuk kecil karena ketelitian masih
berkisar antara (...)% - (...)%.

Data yang diperoleh adalah data murni melalui praktikum yang telah dilakukan.

Kesimpulan :

Dalam praktikum mengenai pengukuran alat-alat ukur dasar ini, kami dapat
melakukan praktikum dengan memenuhi semua tujuan dari praktikum ini dan
sama dengan apa yang ada dalam teori. Ditambah dengan penghitungan
menggunakan kalkulator.