Anda di halaman 1dari 2

c

Ê Ê
   



‘ Ê  
Secara geografis, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam berada di antara 20 -
60 LU dan 950 - 980 BT dan terletak pada perbenturan dua lempeng kerak bumi
yaitu lempeng Eurasia dan lempeng India Australia. Ditinjau secara geologis,
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam berada pada pertemuan salah satu jalur
gempa utama, yaitu jalur gempa Alpide Transasiatic. Karena itu, Provinsi
Nanggroe Aceh Darusslam berada pada daerah yang mempunyai aktivitas gempa
bumi cukup tinggi. Pada beberapa tahun terakhir ini bencana alam akibat gempa
bumi makin sering terjadi di Provinsi Nanggroe Aceh Darusslam baik yang
dirasakan maupun yang tidak dirasakan.
Gempa bumi (•  •) merupakan salah satu bencana alam terbesar
bagi umat manusia, disamping kejadian alam lainnya seperti letusan gunung
berapi dan banjir. Berbeda sekali dengan letusan gunung api dan bencana alam
lain yang selalu didahului dengan tanda-tanda atau gejala-gejala yang muncul jauh
sebelum kejadian. Gempa bumi selalu datang mendadak secara mengejutkan,
sehingga menimbulkan kepanikan umum yang luar biasa karena sama sekali tidak
terduga sehingga tidak ada seorang pun yang sempat mempersiapkan diri.
Tidak bisa dilupakan gempa bumi yang terjadi pada 26 Desember 2004
dengan pusat gempa di lepas pantai barat Propinsi Nangroe Aceh Darussalam.
Gempa ini berkekuatan 9,3 pada skala Ricther dan memicu gelombang Tsunami
yang dampaknya terasa di 11 negara Asia dengan jumlah korban diperkirakan
tidak kurang dari 80.000 jiwa.
Sehubungan dengan uraian tersebut di atas, maka untuk menanggulangi
bencana akibat gempa bumi dan bencana ikutannya, perlu disusun suatu peta
penyebaran episentrum gempabumi untuk wilayah Nanggroe Aceh Darussalam.

c
J

KKP ini hanya terfokus pada pembuatan peta seismisitas di wilayah Nanggroe
Aceh Darussalam berdasarkan analisa data yang direkam oleh Seismograf SPS-3
(Short Period System Component - 3) selama bulan Juli 2010.

‘  
Tujuan dari KKP ini adalah untuk pembuatan peta seismisitas di wilayah
Nanggroe Aceh Darussalam berdasarkan analisa data yang direkam oleh
Seismograf SPS-3 (Short Period Sytem Component - 3) selama bulan Juli 2010.

‘ Î  
Adapun manfaat yang diperoleh dari KKP ini adalah:
1.‘ Diperoleh informasi gempa selama bulan Juli.
2.‘ Mengetahui cara membaca hasil rekaman seismograf.
3.‘ Mengetahui cara analisa gempa dari hasil rekaman seismograf.
4.‘ Diperoleh peta seismisitas bumi selama bulan Juli.