Anda di halaman 1dari 37

INTEGRAL

INTEGRAL 1
KONSEP, SIFAT
DAN ATURAN

Bagian 1
PUSAT INFORMASI
KOMPETENSI DASAR

INTEGRAL TAK TENTU

INTEGRAL TENTU

LUAS DAERAH

VOLUME BENDA PUTAR

UJIAN NASIONAL

AUTHOR Pilar-pilar jembatan pada gambar di atas membentuk partisi-partisi


yang akan kita temukan dalam pokok bahasan menghitung luas
SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU daerah dengan menggunakan integral.
JAKARTA
AUTHOR (PENYUSUN)
KOMPETENSI DASAR Drs. Nanang Hermansyah M.Pd.
INTEGRAL TAK TENTU
(Tasikmalaya, 12 Nopember 1968)
Jln. Asem Baris VII/41.A, Rt.007/05
INTEGRAL TENTU Kebon Baru. Tebet – Jakarta Selatan
Telp. 0218354882 – 08567082324
LUAS DAERAH

VOLUME BENDA PUTAR


Guru Matematika
SMA ISLAM AL-IZHAR PONDOK LABU
UJIAN NASIONAL Jl. Rs. Fatmawati Kav. 49. Pondok Labu-Jakarta Selatan
Telp. 021-7695542. Fax. 021-7503662
AUTHOR

SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU
JAKARTA E-mail: dhiasyah@yahoo.com
KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR  Memahami konsep integral tak tentu
dan integral tentu
INTEGRAL TAK TENTU  Menghitung integral tak tentu dan
integral tentu dari fungsi Aljabar dan
INTEGRAL TENTU fungsi trigonometri sederhana
LUAS DAERAH Indikator :
VOLUME BENDA PUTAR 1. Merancang aturan integral dari aturan turunan,
2. Menhitung integral tak tentu dari fungsi Aljabar dan
fungsi Trigonometri,
UJIAN NASIONAL
3. Menghitung integral tentu dengan integral tak tentu
4. Menghitung integral dengan rumus integral subtitusi
AUTHOR 5. Menghitung integral dengan rumus integral parsial.

SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU
JAKARTA
 x n dx  1
n 1
x n 1  c.

INTEGRAL TAK TENTU


KONSEP DASAR Integral merupakan operasi invers dari turunan.
Jika turunan dari F(x) adalah F’(x) = f(x), maka
INTGRAL f. ALJABAR
F(x) = ∫ f(x) dx.
INTEGRAL f. TRIGONO

∫ adalah lambang untuk notasi integral, dx adalah


CONTOH SOAL
menyatakan fungsi bekerja dalam x.
SOAL LATIHAN
RUMUS DASAR :
UJI KOMPETENSI

 da  a n 1  c. n  1
n
a 1
n 1
UJIAN NASIONAL

SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU
JAKARTA
 x n dx  1
n 1
x n 1  c.

INTEGRAL FUNGSI ALJABAR

INTGRAL f. ALJABAR RUMUS DASAR :

 dx  x n 1  c. n  1
n
RUMUS DASAR ax a
n 1

RUMUS PENGEMBANGAN
Contoh :

  2 x c
1 2
CONTOH SOAL
1. x dx
SOAL LATIHAN
2.  2 x 2 dx  23 x 3  c
UJI KOMPETENSI

UJIAN NASIONAL
3.  4
5 x 3 dx  4
5.4 x 4  c  15 x 4  c.

SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU
JAKARTA
 x n dx  1
n 1
x n 1  c.

INTEGRAL FUNGSI ALJABAR

INTGRAL f. ALJABAR RUMUS PENGEMBANGAN :

RUMUS DASAR
1.  d ( f ( x))  f ( x)  c
RUMUS PENGEMBANGAN 2.  k dx  kx  c
CONTOH SOAL 3.  kx dx  k ln x  c
SOAL LATIHAN
4.  k . f ( x) dx  k  f ( x)  c
UJI KOMPETENSI
5.  [ f ( x)  g ( x)] dx   f ( x) dx   g ( x) dx
UJIAN NASIONAL

SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU
JAKARTA
 x n dx  1
n 1
x n 1  c.

INTEGRAL FUNGSI TRIGONOMETRI

INTEGRAL f. TRIGONO RUMUS DASAR :

RUMUS DASAR  sin a da   cos a  c.


RUMUS PENGEMBANGAN  cos a da  sin a  c.
CONTOH SOAL Contoh :
1.  sin x dx   cos x  c
SOAL LATIHAN
2.  cos x dx  sin x  c
UJI KOMPETENSI
3.  sin 2 x dx   sin 2 x d ( 2 x). 12   12 cos 2 x  c.
UJIAN NASIONAL 4.  cos 5 x dx   cos 5 x d (5 x). 15  15 sin 5 x  c
SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU
JAKARTA
 x n dx  1
n 1
x n 1  c.

INTEGRAL FUNGSI TRIGONOMETRI

INTEGRAL f. TRIGONO RUMUS -RUMUS PENGEMBANGAN :

RUMUS DASAR 1.  sin ax dx   1a cos ax  c

2.  cos ax dx  1a sin ax  c
RUMUS PENGEMBANGAN

CONTOH SOAL
3.  tan x dx   ln cos x  c
SOAL LATIHAN

UJI KOMPETENSI
4.  cot x dx  ln sin x  c
UJIAN NASIONAL 5.  sin ax dx   1a cos ax  c.
SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU 6.  cos ax dx  1a sin x  c.
JAKARTA
Langkah-langkah Menghitung Luas Daerah :

KONSEP DASAR Langkah-langkah


Menghitung Luas Daerah :
MENGAMBAR DAERAH
1. Tentukan daerah yang diminta dengan
MENENTUKAN BATAS menggambar daerahnya
2. Perhatikan daerah yang dimaksud untuk
CONTOH SOAL
menentukan batas-batas integrasinya
SOAL LATIHAN 3. Tentukan rumus luas yang lebih mudah
digunakan (L = ∫ y dx atau L = ∫ x dy )
UJI KOMPETENSI 4. Hitung nilai integral sebagai hasil luas
daerah
UJIAN NASIONAL

SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU
JAKARTA
UJI KOMPETENSI
KONSEP DASAR  Siapkan alat tulis anda untuk menghitung !
 Kesempatan uji kompetensi ini hanya sekali,
MENGAMBAR DAERAH
karena berikutnya anda sudah diberi tahu
MENENTUKAN BATAS
jawaban
 Pastikan anda awali dengan mengucap
CONTOH SOAL Basmallah dan mengakhirinya dengah
Hamdallah !
SOAL LATIHAN
 Hanya ada 5 soal dalam uji kompetensi ini.
UJI KOMPETENSI  Selamat mencoba ….

UJIAN NASIONAL

SMA ISLAM
AL – IZHAR PD. LABU
JAKARTA
Menggambar Daerah

I. Garis dan sumbu-sumbu koordinat


a. Daerah yang dibatasi oleh garis Y= 2x + 4, sb.Y dan sb.X
Sb.Y Langkah 1. : Garis Y = 2X + 4,
Tentukan titik potong dengan sumbu-sumbu koordinat
Y= 2x + 4
Titik pot. dgn. Sb.X  (2, 0)
Titik pot. dgn. Sb.Y  (0, 4)

4 Langkah 2. : Gambar garis tersebut yang melalui titik pot.


dan sumbu-sumbu koordinat
Langkah 3. : Arsir daerah yang ada diantara garis
Daerah yang diminta Sb.Y dan Sb.X

Sb.X
2
Menggambar Daerah

II. Kurva dan sumbu-sumbu koordinat


b. Daerah yang dibatasi oleh Kurva Y= X2  5X + 4 dan sb.X
Langkah 1. : Garis Y = X2  5X + 4 ,
Sb.Y
Tentukan titik potong dengan sumbu-sumbu koordinat
Titik pot. dgn. Sb.X  (1, 0) & (4,0)
Y= X2  5X + 4 Titik pot. dgn. Sb.Y  (0, 4)
4 Langkah 2. : Gambar kurva tsb. yang melalui titik pot.
0 dan sumbu x
Langkah 3. : Arsir daerah yang ada diantara kurva
dan Sb.X
Sb.X
1 4
Daerah
yang
diminta

Catatan:
Untuk mencari titik potong dengan sumbu X, gunakan faktorisasi
Letak daerah ada di bawah sumbu, maka luasnya =  nilai integral
Menggambar Daerah

II. Kurva dan sumbu-sumbu koordinat


c. Daerah yang dibatasi oleh Kurva Y= X2  5X + 4, sb.Y dan
sb.X
Sb.Y Langkah 1. : Kurva Y = X2 – 5x + 4,
Tentukan titik potong dengan sumbu-sumbu koordinat
Titik pot. dgn. Sb.X  (1, 0) & (4,0)
Y= X2  5X + 4 Titik pot. dgn. Sb.Y  (0, 4)
Daerah
yang 4 Langkah 2. : Gambar kurva tsb. yang melalui titik pot.
diminta 0 dan sumbu-sumbu koordinat
Langkah 3. : Arsir daerah yang ada diantara kurva
Sb.Y dan Sb.X
Sb.X
1 4

Catatan: Untuk mencari titik potong dengan


sumbu X, gunakan faktorisasi
Menggambar Daerah

III.Kurva dan garis


d. Daerah yang dibatasi oleh Kurva Y= X2 + 3X  4, dan 2Y+X  4 = 0
Langkah 1. : Garis Y = X2 + 3X– 4,
Sb.Y
Tentukan titik potong dengan sumbu-sumbu koordinat
Titik pot. dgn. Sb.X  (1, 0) & (-4,0)
Y= X2  5X + 4 Titik pot. dgn. Sb.Y  (0, -4)
2Y+ X + 4 = 0
Langkah 2. : Garis 2Y+ X – 4 = 0,
4 1
Sb.X Tentukan titik potong dengan sumbu-sumbu koordinat
Titik pot. dgn. Sb.X  (-4, 0)
Titik Pot. Dgn. Sb.Y  (0, -2)
2
Daerah Langkah 3. : Gambar kurva tsb. yang melalui titik pot.
yang dan Garisnya
diminta 4
Langkah 4. : Arsir daerah yang ada diantara kurva
Sb.Y dan Sb.X

Catatan: Batas-batas daerah tersebut adalah


kedua titik potong kurva dan garis
MENENTUKAN
MENENTUKAN BATAS-BATAS
BATAS-BATAS INTEGRASI
INTEGRASI ::

1. Batas-batas integrasi merupakan nilai awal dan akhir


pada sumbu koordinat dari suatu daerah yang akan
dihitung.
2. Batas-batas integrasi tergantung pada arah integrasi
yang dilakukan:

b a merupakan batas bawah (awal)


L   f ( x ) dx b merupakan batas atas (akhir)
a a dan b terlat pada sumbu x

d c merupakan batas bawah (awal)


L   f ( y ) dy d merupakan batas atas (akhir)
c c dan d terlat pada sumbu y
Menentukan Batas-batas
I. Garis dan sumbu-sumbu koordinat
a. Daerah yang dibatasi oleh garis Y= 2x + 4, sb.Y dan sb.X
Batas-batas integrasi ada dua, yaitu:
Sb.Y (1) 0 sampai 2, jika perhitungan integral berbasis (ke arah) Sb. X
Y=  2x + 4 2
L    2 x  4 dx
0

4 (2) 0 sampai 4, jika perhitungan integral berbasis (ke arah) Sb. Y


4
y4
L dy
0 2
Daerah yang diminta

Sb.X
2
Menentukan Batas-batas
II. Kurva dan sumbu-sumbu koordinat
b. Daerah yang dibatasi oleh Kurva Y= X2  5X + 4, sb.Y dan sb.X
Batas-batas integrasi ada dua, yaitu:
Sb.Y (1) 0 sampai 1, jika perhitungan integral berbasis (ke arah) Sb. X
Daerah 1
yang
Y= X2  5X + 4 L   x 2  5 x  4 dx
diminta 0
4
(2) 0 sampai 4, jika perhitungan integral berbasis (ke arah) Sb. Y
Karena basis yang kita gunakan adalah Sb.y, maka
Persamaan kurva f(x) diubah menjadi f(y).
y  x2  5x  4
1 4 Sb.X
y  ( x  52 ) 2  254  4  ( x  52 ) 2  94
x y  94  5
2
4
L   y  94  52 dy
0
Menentukan Batas-batas
III.Kurva dan garis
b. Daerah yang dibatasi oleh Kurva Y= X2 + 3X  4, dan 2Y+X + 4 = 0
Batas- batas integrasi (berbasis Sb.x)
Sb.Y Dengan memperhatikan gambar, maka batas-batas diperoleh
dengan cara mencari titik-titik potong kurva dan garis, yaitu
Y= X2  3X  4
Y= X2 + 3X  4, disubtitusikan ke 2Y+X  4 = 0

2( x 2  3 x  4 )  x  4  0
4 1
Sb.X
2x2  6x  8  x  4  0
2
2x2  7x  4  0
42Y+ X – 4 = 0 ( 2 x  8)( 2 x  1)  0
x1  4 dan x 2  1
2
Daerah yang 1

diminta
2
4 x
L   ( x 2  3 x  4)  ( )dx
4 2
Contoh Soal 1
I. Garis dan sumbu-sumbu koordinat
a. Daerah yang dibatasi oleh garis Y= -2x + 4, sb.Y dan sb.X
Sb.Y Langkah 1. : Gambar daerah yang dimaksud
Langkah 2. : Tentukan basis yang akan di gunakan
Y= 2x + 4
b
L   f ( x ) dx
a
4
Langkah 3. : Tentukan batas-batasnya (0 dan 2)
Langkah 4. : Hitung luas daerah dengan Menentukan nilai integralnya.
Daerah
yang diminta
2
1
L    2 x  4 dx   x 2  4 x
0
0
2Sb.X
L  ( 2 2  4.2)  4 satuan luas
Contoh Soal 2
II. Kurva dan sumbu-sumbu koordinat
b. Daerah yang dibatasi oleh Kurva Y= X2  5X + 4 dan sb.X
Langkah 1. : Gambar daerah yang dimaksud
Langkah 2. : Tentukan basis yang akan di gunakan
Sb.Y
b
Y= X2  5X + 4 L    f ( x ) dx
4 a
Langkah 3. : Tentukan batas-batasnya (1 dan 4)
Langkah 4. : Hitung luas daerah dengan menentukan nilai integralnya.
Sb.X
4
4
1 4
Daerah L    x 2  5 x  4 dx  ( 13 x 3  52 x 2  4 x )
yang
1
1
diminta
L  ( 13 43  52 4 2  4.4)  ( 13 13  52 12  4.1)
L  ( 643  802  16)  ( 13  52  4)
L  (  166 )  ( 116 )  4.5 satuan luas
Contoh Soal 3
II. Kurva dan sumbu-sumbu koordinat
c. Daerah yang dibatasi oleh Kurva Y= X2  5X + 4, sb.Y dan sb.X
Langkah 1. : Gambarkan daerah yang dimaksud

Sb.Y Langkah 2. : Tentukan basis yang akan di gunakan


b

Y= X2  5X + 4
L    f ( x ) dx
Daerah a
yang 4
Langkah 3. : Tentukan batas-batasnya (0 dan 4)
diminta
Langkah 4. : Hitung luas daerah dengan menentukan
nilai integralnya.
Sb.X 1
0 1
1 4 L   x 2  5 x  4 dx  ( 13 x 3  52 x 2  4 x )
0
0

L  ( 13 13  52 12  4.1)  ( 13 03  52 0 2  4.0)
L  ( 13  52  4)  (0  0  0)
L  ( 106 )  0  1.667 satuan luas
Contoh Soal 3
III.Kurva dan garis
d. Daerah yang dibatasi oleh Kurva 2Y+X  4 = 0 dan Y= X2 + 3X  4
Langkah 1. : Gambarkan daerah yang dimaksud
Langkah 2. : Tentukan basis yang akan di gunakan
Sb.Y
b

Y= X2  5X + 4
L    [ f1 ( x )  f 2 ( x )]dx
2Y+ X – 4 = 0
a
Langkah 3. : Tentukan batas-batasnya (-4 dan 1)
4 1
Sb.X
Langkah 4. : Hitung luas daerah dengan menentukan
nilai integralnya.
2
Daerah
1 1
yang
diminta 4 L  ( -x  4
2
)  ( x  3 x  4) dx   ( x 2  52 x  6)dx
2

4 4

L  13 x 3  54 x 2  6 x 1 4
L  ... .
L  .... satuan luas
Soal 1.
Luas
Luas daerah
daerah yang
yang diarsir
diarsir pada
pada gambar
gambar di
di bawah
bawah ini
ini dapat
dapat
dinyatakan
dinyatakan dalam
dalam bentuk
bentuk integral
integral sebagai
sebagai ....
....
Y
y  x2
2 2
A x
2
dx D  (4  x 2 ) dx
0 0 4
4 4
B y dy E  (4  x 2 ) dx
0 0
4 2
x dx X
C 0 2
0
Soal 1.
Luas
Luas daerah
daerah yang
yang diarsir
diarsir pada
pada gambar
gambar di
di bawah
bawah ini
ini dapat
dapat
dinyatakan
dinyatakan dalam
dalam bentuk
bentuk integral
integral sebagai
sebagai ....
....
Y
y  x2
2 2
A x
2
dx D  (4  x 2 ) dx
0 0 4
4 4
B y dy E  (4  x 2 ) dx
0 0
4 2
x dx X
C 0 2
0

Alhamdulillah
Jawaban anda benar
 L  (4 – x2) x

L   (4 – x2) x

L = lim  (4 – x2) x
2
L   (4  x 2 ) dx ( Jawaban D )
0
Soal 1.
Luas
Luas daerah
daerah yang
yang diarsir
diarsir pada
pada gambar
gambar di
di bawah
bawah ini
ini dapat
dapat
dinyatakan
dinyatakan dalam
dalam bentuk
bentuk integral
integral sebagai
sebagai ....
....
Y
y  x2
2 2
A x
2
dx D  (4  x 2 ) dx
0 0 4
4 4
B y dy E  (4  x 2 ) dx
0 0
4 2
x dx X
C 0 2
0

Masya-Allah
Jawaban anda Salah
Ini yang benar …
 L  (4 – x2) x

L   (4 – x2) x

L = lim  (4 – x2) x
2
L   (4  x 2 ) dx ( Jawaban D )
0
Soal 2.
Luas
Luas daerah
daerah yang
yang diarsir
diarsir pada
pada gambar
gambar di
di bawah
bawah ini
ini sama
sama
Y
dengan
dengan ….
….
y  4  x2
A 4,5 satuan luas D 9 1/3 satuan luas

B 6 satuan luas E 10 2/3 satuan luas


X
0
C 7,5 satuan luas
Soal 2.
Luas
Luas daerah
daerah yang
yang diarsir
diarsir pada
pada gambar
gambar di
di bawah
bawah ini
ini sama
sama
Y
dengan
dengan ….
….
y  4  x2
A 4,5 satuan luas D 9 1/3 satuan luas

B 6 satuan luas E 10 2/3 satuan luas


X
0
C 7,5 satuan luas

Alhamdulillah
Jawaban anda benar
 
2
 L  (4 – x2) x L  4 x  31 x 3 2

L   (4 – x2) x L  (8  83 )  (8  83 )
L = lim  (4 – x2) x 32
L   10 2
3
( Jawaban E )
2 3
L   (4  x 2 ) dx
2
Soal 2.
Luas
Luas daerah
daerah yang
yang diarsir
diarsir pada
pada gambar
gambar di
di bawah
bawah ini
ini sama
sama
Y
dengan
dengan ….
….
y  4  x2
A 4,5 satuan luas D 9 1/3 satuan luas

B 6 satuan luas E 10 2/3 satuan luas


X
0
C 7,5 satuan luas

Masya-Allah
Ini yang benar … Jawaban anda Salah
 
2
 L  (4 – x2) x L  4 x  31 x 3 2

L   (4 – x2) x L  (8  83 )  (8  83 )
L = lim  (4 – x2) x 32
L   10 2
3
( Jawaban E )
2 3
L   (4  x 2 ) dx
2
Soal 3.
Luas
Luas daerah
daerah yang
yang diarsir
diarsir pada
pada gambar
gambar di
di bawah
bawah ini
ini sama
sama dengan
dengan ….
….
Y
A 5 satuan luas D 9 1/3 satuan luas y  2x

B 7 2/3 satuan luas E 10 1/3 satuan luas

C 8 satuan luas
X
0
y  8  x2
Soal 3.
Luas
Luas daerah
daerah yang
yang diarsir
diarsir pada
pada gambar
gambar di
di bawah
bawah ini
ini sama
sama dengan
dengan ….
….
Y
A 5 satuan luas D 9 1/3 satuan luas y  2x

B 7 2/3 satuan luas E 10 1/3 satuan luas

C 8 satuan luas
X
0
y  8  x2

Alhamdulillah
Jawaban anda benar

 L  (8 – x2 -2x) x L  16  8
3 4
2
L   (8  x 2  2 x) dx 28
0 L   9 31 ( Jawaban D )
3
 
2
L  8 x  31 x 3  x 2 0
Soal 3.
Luas
Luas daerah
daerah yang
yang diarsir
diarsir pada
pada gambar
gambar di
di bawah
bawah ini
ini sama
sama dengan
dengan ….
….
Y
A 5 satuan luas D 9 1/3 satuan luas y  2x

B 7 2/3 satuan luas E 10 1/3 satuan luas

C 8 satuan luas
X
0
y  8  x2

Masya-Allah
Jawaban anda Salah
Ini yang benar …
 L  (8 – x2 -2x) x L  16  8
3 4
2
L   (8  x 2  2 x) dx 28
0 L   9 31 ( Jawaban D )
3
 
2
L  8 x  31 x 3  x 2 0
SMA ISLAM AL- IZHAR
PONDOK
PONDOK LABU
LABU JAKARTA
JAKARTA

ALHAMDULILLAH….
ANDA SUDAH PAHAM KONSEP, SIFAT
DAN ATURAN INTEGRAL
Untuk mempelajari Luas Daerah
Anda harus membuka file baru
INTEGRAL PART 2

Terima Kasih
By. Nanang Hermansyah

2009
SMA ISLAM AL- IZHAR
PONDOK
PONDOK LABU
LABU JAKARTA
JAKARTA

ALHAMDULILLAH….
ANDA SUDAH PAHAM KONSEP, SIFAT
DAN ATURAN INTEGRAL
Untuk mempelajari Volume Benda Putar
Anda harus membuka file baru
INTEGRAL PART 2 Bagian 2

Terima Kasih
By. Nanang Hermansyah

2009
SMA ISLAM AL- IZHAR
PONDOK
PONDOK LABU
LABU JAKARTA
JAKARTA

Maaf Saat ini anda belum bisa melakukan


Sb.Y Uji Kompetensi.
Coba kerjakan latihan terlebih dahulu….
Daerah Y= X2  5X + 4
yang 4
diminta 0
Latihan 1:
Menggabar Daerah
Sb.X
1 4
Latihan 2:
Menentukan batas

Terima Kasih
By. Nanang Hermansyah

2008
Media Presentasi Pembelajaran

Penggunaan Integral
Matematika SMA/MA kelas XII IPA Semester 1
Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi

Powered by :
Kastolan, S.Pd.

Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai