Anda di halaman 1dari 1

Materi Kuliah Toksikologi

A. HEPATOTOKSISITAS

Kerentanan Hati
Hati, organ terbesar di dalam tubuh, kadang menjadi organ sasaran untuk luka
yang terinduksi secara kimia. Beberapa faktor penting diketahui menunjang kerentanan
hati. Pertama, kebanyakan xenobiotik memasuki tubuh melalui saluran cerna, setelah
diabsorbsi, lalu dinagkut melaui vena portal hepatik ke hati; jadi, hati merupakan organ
yang pertama diperfusi oleh zat kimia yang diabsorbsi di usus. Kedua, tingginya
konsentrasi enzim pemetabolisme xenobiotik di hati, terutama sistem monooksigenase
yang tergantung pada sitokrom P450. Meskipun kebanyakan biotransformasi merupakan
reaksi detoksikasi, namun banyak reaksi oksidatif menghasilkan metabolit reaktif yang
dapat menginduksi lesi di dalam hati. Kadang daerah-daerah yang rusak adalah pada
daerah sentrilobular yang merupakan lokasi konsentrasi tinggi sitokrom P450 di hati.

Jenis Kerusakan Hati


Jenis kerusakan hati bergantung pada jenis bahan toksik, tingkat keparahan
intoksikasi, dan jenis pemaparan, akut atau kronis.
FATTY LIVER (HATI BERLEMAK). Kelainan berupa akumulasi abnormal lemak di dalam
hepatosit. Pada saat yang sama
B.