i

Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2008
i

ii

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah kami ucapkan atas selesainya penyusunan buku Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi ini yang dirasakan perlu untuk dijadikan pegangan bagi segenap sivitas akademika Fakultas Psikologi USU. Buku Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi ini disusun berdasarkan evaluasi penyelenggaraan kegiatan pendidikan selama tahun ajaran yang telah berlalu dengan berbagai penyesuaian khususnya mengenai kurikulum, silabus, isi materi ajaran serta buku yang menjadi pegangan dalam memberi kuliah agar proses belajar-mengajar dapat berlangsung lebih lancar dan terarah. Buku Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi ini juga memuat berbagai informasi tentang sejarah singkat fakultas, visi dan misi fakultas, penelitian dan pengabdian, serta organisasi kemahasiswaan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi pengelola, dosen, dan mahasiswa Fakultas Psikologi. Tak lupa kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya penulisan buku ini.

Medan, Juni 2008 Dekan Fakultas Psikologi,

Prof. dr. Chairul Yoel, Sp. A(K) NIP. 140 080 762

iii

.. iv ........................................ 3.........................................................................................2..... 3..3..................... Daftar Nama Dosen ......3........ Lampiran ......... Perkuliahan ........ Penerbitan .......................................1.................................................... 2.................. 6................................ iii iv 1 1 3 5 8 8 10 14 66 66 66 67 67 68 69 69 70 71 73 75 75 75 76 80 Bab 2..................3. 3............................. Bab 6............ dan Tujuan ........................................ Pendahuluan................1....................................... Visi dan Misi............3... Distribusi Mata Kuliah Tiap Semester.................. Organisasi Kemahasiswaan ............4.............. Perpustakaan ..................... Bab 3..................... Pimpinan ........ 3......................... Sejarah dan Latar Belakang ...................... Daftar Nama Dosen Berdasarkan Pengampu Bidang Ilmu............ Deskripsi Mata Kuliah .............. 2.. 2...... Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat .............. 4...Alur Kurikulum Pendidikan Fakultas Psikologi USU.3................................ 4...... Bab 4......... Dosen Tetap ......2.... 4....... 1....................................................................... Sasaran.1.. Bab 1..................... Kurikulum....... Praktikum.....1....... 6.................... Sarana Pendukung .............. Bab 5...2.............................. Sejarah Singkat Fakultas............5............................................. 3.............. Daftar Mata Kuliah Fakultas Psikologi USU.. Misi....................................1...........................................2......... Daftar Isi . 1...................................................... Administrasi dan Sistem Informasi..DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar ................................................... Dosen Tidak Tetap.... Kepengurusan ............................ Visi....................2..................................... 6...................................... 1..........................................

3. sebelum mencapai status sebagai fakultas. Program Studi Psikologi pada tahap awal belum memiliki prasarana fisik yang memadai sehingga sementara menggunakan lantai III gedung induk Fakultas Kedokteran USU. USU menempatkan pengelolaan program studi ini di bawah koordinasi Fakultas Kedokteran USU. Dirjen Dikti Depdikbud. Program Studi Psikologi belum memiliki staf pengajar tetap sehingga pada saat pendiriannya masih menggunakan praktisi1 . Sementara itu jumlah ilmuwan dan praktisi dalam bidang psikologi yang ada sangat tidak sebanding dengan perkembangan penduduk dan kompleksitas kehidupan. Sejarah Singkat Fakultas K ebutuhan terhadap bidang psikologi kian hari kian dirasakan meningkat. Untuk sementara. Pada tanggal 7 April 1999.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi BAB 1 PENDAHULUAN 1. contohnya: Kedokteran Gigi dan Kesehatan Masyarakat. 2. melalui Surat Keputusan No. Letak geografis dan potensi daerah Sumatera Utara menyebabkan daerah ini sarat dengan masalah yang memerlukan pendekatan psikologi.1. 116/DIKTI/Kep/1999. 4. menyetujui dibukanya Program Studi Psikologi di Universitas Sumatera Utara. Fakultas Kedokteran telah memiliki administrasi/sistem manajemen yang baik dan telah berpengalaman mengelola sejumlah program studi yang akhirnya mampu berdiri sendiri dan ditetapkan sebagai fakultas. Terdapat beberapa pertimbangan untuk menempatkan pengelolaan tersebut di bawah naungan Fakultas Kedokteran USU antara lain: 1. Program Studi Psikologi belum memiliki pengalaman dalam mengelola administrasi dan keuangan sendiri. Kemungkinan penambahan jumlah ilmuwan dan praktisi dalam bidang psikologi di Sumatera Utara diperkirakan masih sangat terbatas dan tetap tidak akan proporsional dengan peningkatan kebutuhan.

baik melalui sistem seleksi UMPTN/SPMB dan mulai tahun ajaran 2008/2009 melalui seleksi UMB/SNMPTN. 2. diikuti oleh 33 orang peserta didik yang telah melalui proses seleksi sebagai angkatan pertamanya. Pengelolaan pendidikan bidang psikologi mulai terasa semakin berat dan kompleks serta membutuhkan penataan dan pengembangan organisasi pelaksananya. Peresmian pembukaan P4JM USU dilaksanakan tanggal 26 Agustus 2006. PS Psikologi FK USU mulai menghasilkan lulusan sarjana psikologinya yang pertama. Sementara itu USU pada tanggal 22 Juli 2005 memperoleh Sertifikat Izin Pendirian Program Pendidikan Profesi Psikologi Jenjang Magister (P4JM) USU dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan disusul kemudian dengan izin dari DIKTI pada tanggal 20 Desember 2005. jalur reguler mandiri maupun jalur PMP. Selama masa 8 tahun sejak dimulainya pendidikan bidang psikologi di USU telah terjadi berbagai perkembangan. 5. 2 .Bab 1: Pendahuluan praktisi yang berdomisili di Medan dan belum menjadi pegawai tetap di lingkungan Universitas Sumatera Utara. Sejumlah subtansi kajian bidang ilmu Psikologi memiliki kedekatan dengan bidang ilmu Kedokteran. hingga saat ini telah menghasilkan sebanyak 367 orang alumni. Dari data terakhir untuk tahun akademik 2007/2008. Pada tahun akademik 2003/2004. melalui seleksi UMPTN Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran USU (disingkat PS Psikologi FK USU) menerima mahasiswa angkatan pertama untuk Program Pendidikan Sarjana Strata-1. Mulai tahun akademik 1999/2000. Minat masyarakat untuk mengikuti pendidikan psikologi ataupun memanfaatkan jasa psikologi semakin hari semakin meningkat. Program Pendidikan Sarjana S-1 USU telah pula diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional pada tanggal 28 Januari 2005 dengan Peringkat B (Baik). Selanjutnya penerimaan mahasiswa berlangsung setiap awal tahun akademik. yang relatif tinggi dibanding rata-rata keketatan persaingan di tingkat USU (1:12 peminat). PS. Dalam tahun ajaran tersebut dihasilkan sebanyak 59 orang lulusan. Psikologi FK USU termasuk program studi dengan peminat yang cukup besar. yang antara lain adalah: 1. Keketatan persaingan rata-rata adalah 1:18 peminat.

6. Chairul Yoel. M. M. M. M. M. psikolog Desvi Yanti M. M. M. Kemampuan Fakultas Kedokteran USU yang juga mengasuh Program Studi Sarjana Kedokteran.Sos Rika Eliana. 5.Si.Irmawati. akan semakin terbatas apabila harus secara terus menerus mengakomodasi dinamika perkembangan penyelenggaraan pendidikan bidang psikologi di USU. psikolog Filia Dina. Jumlah tenaga tetap yang mampu mengelola bidang psikologi pada saat ini telah bertambah dan dinilai telah cukup memadai. psikolog Lili Garliah. 1. Ketersediaan prasarana dan sarana yang dimiliki untuk penyelenggaraan pendidikan psikologi secara mandiri sudah mencukupi.Si.Si.Si.Si. S.2. psikolog Josetta MRT. Atas dasar perkembangan tersebut di atas maka melalui Surat Keputusan Rektor USU No. baik dari segi jumlah maupun kualifikasinya.Irmawati. serta sejumlah Program Pendidikan Spesialis lainnya.dr. Dengan berubahnya status tersebut. psikolog 3 . PS Psikologi FK USU sudah menghasilkan alumni dan telah pula diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional. Psikologi FK USU telah memisahkan penyelenggaraan Program Pendidikan Psikologi di USU dan mengakomodasinya dalam suatu struktur fakultas yang terpisah dari Fakultas Kedokteran USU. Sp.Si. maka PS. psikolog Dr. psikolog Desvi Yanti M. 4. Keperawatan.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 3. Pimpinan Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Dekan Pembantu Dekan I Pembantu Dekan II Pembantu Dekan III Ketua Program Studi S-1 Psikologi Ketua Program Studi S-2 Psikologi Ketua Gugus Jaminan Mutu Ketua Departemen Psikologi Pendidikan Sekretaris Departemen Psikologi Pendidikan Ketua Departemen Psikologi Sosial Ketua Departemen Psikologi Klinis : : : : : : : : : : : Jabatan Prof.A(K) Dr. psikolog Ferry Novliadi.Si Sri Supriyantini. 1063/JO5/SK/KP/2007 PS Psikologi FK USU telah berubah statusnya menjadi fakultas.

Amd Suhanto Drs. Lbs. Amd Suhanto Rubini Sari. M. M.Sos Ronal.Si. psikolog Liza Marini. psikolog Eka Ervika. psikolog Ferry Novliadi. psikolog Wiwik S. psikolog Drs. M..Si. psikolog Arliza J. M.Sos 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Koordinator Perpustakaan Koordinator Sistem Informasi Koordinator Penerbitan/Jurnal Kepala Bagian Tata Usaha Kepala Sub Bagian Akademik Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Kepala Sub Bagian Kepegawaian Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni Kepala Sub Bagian Perlengkapan : : : : : : : : : 4 .Psi Rodiatul Hasanah. AMd Hasnida.Si. Psi. Iskandar Muda Aswan. M. M. M.Si.Si Ary widiyanta.Bab 1: Pendahuluan 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Nama Sekretaris Departemen Psikologi Klinis Ketua Program Pascasarjana Bidang Kekhususan Klinis Dewasa Ketua Departemen Psikologi Industri & Organisasi Sekretaris Departemen Psikologi Industri & Organisasi Ketua Program Pascasarjana Bidang Kekhususan Psikologi Industri & Organisasi Ketua Departemen Psi.Si. psikolog Lili Garliah. S. M. S. psikolog Filia Dina. M. Iskandar Muda Aswan. M.Si. Perkembangan Ketua Program Pascasarjana Bidang Kekhususan Klinis Anak Ketua Departemen Psikologi Umum dan Eksperimen Sekretaris Departemen Psikologi Umum dan Eksperimen Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat : : : : : : : : : : : Jabatan Juliana Irmayanti Saragih. psikolog Gustiarti Leila. psikolog Etty Rahmawaty.Si Siti Zahreni. M. SE Ari Hariyani. M. S.Si.Psi. SE Devi Maya Fita Sari.Si. M. Perkembangan Sekretaris Departemen Psi. psikolog Ade Rahmawati. psikolog Raras Sutatminingsih. M. M.Si.Si.Psi Eka Ervika.

Visi. Menghasilkan sarjana psikologi dan psikolog yang kompeten. 2. Mengembangkan penelitian-penelitian di bidang psikologi. 4. 5 . 3. Yang lebih penting lagi. USU adalah merupakan satu-satunya yang berstatus negeri. Mengembangkan kepekaan terhadap masalah-masalah psikologis yang ada di masyarakat. Di samping itu. profesional. Misinya adalah untuk menghasilkan ilmuwan dan praktisi di bidang psikologi yang kompeten dalam penanganan masalah-masalah psikologi dan penelitian kajian psikologi untuk pengembangan ilmu. perkembangan. mandiri. Peluang untuk mencapai Visi Fakultas Psikologi USU cukup besar oleh karena minat terhadap pendidikan dan kebutuhan akan jasa layanan psikologi di Indonesia cukup besar. mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan berdaya saing. Menghasilkan Magister Psikologi dan Psikolog yang berkualitas. Mengembangkan pendidikan psikologi yang berkompeten dalam bidang industri. profesional dan memiliki integritas dengan berpegang teguh pada kode etik profesi.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 1. dan klinis. 3. 4. Tujuan P4JM USU adalah: 1. Misi (khusus) Program Pendidikan Profesi Psikologi Jenjang Magister (P4JM) USU adalah menyelenggarakan pendidikan jenjang pascasarjana sebagai program pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan akademik luas dan kewenangan profesional serta berhak menyandang gelar akademik magister dan sebutan psikolog. Sasaran. Mengembangkan pendidikan pascasarjana psikologi yang berkompeten secara keilmuan dan profesi. Misi. dan Tujuan Visi Fakultas Psikologi USU adalah menjadi pusat pengembangan Ilmu Psikologi di Sumatera. Menghasilkan kajian-kajian penelitian psikologi untuk mengembangkan ilmu dan penyelesaian masalah dalam masyarakat. 2.3. hingga saat ini pengembangan bidang psikologi di USU memperoleh dukungan yang kuat dari pihak universitas. pendidikan. Menyelenggarakan pendidikan pascasarjana psikologi secara profesional. dan berkesinambungan. sosial. dari 11 institusi penyelenggara pendidikan psikologi yang berada di wilayah Sumatera. Sasaran dan tujuannya adalah: 1.

5. Mampu menguasai konsep-konsep umum. dan kepribadian. dan mampu melakukan analisis baik dalam bentuk metode kuantitatif dan kualitatif. leadership. memahami perbedaan dan tidak membeda-bedakan. Kompetensi lulusan P4JM USU yang diharapkan adalah: 1. Trainer. 6. dan entrepreneurship. desain penelitian mengenal skala. Mampu menguasai prinsip psikodiagnostik dasar serta mampu melakukan pengamatan secara obyektif dan sistematis mengenai bakat. Memiliki sikap kreatif. Bidang Pendidikan: Konselor Pendidikan. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan dan/atau penerapan ilmu psikologi secara profesional dengan berpegang pada etika ilmu pengetahuan dan kode etik psikologi. 2. Peneliti. Konsultan Pendidikan. Mampu menguasai penelitian dasar. Lapangan kerja lulusan Strata-1 dan Strata-2 Psikologi pada dasarnya terbuka cukup luas. percaya diri. 4. dinamis. 7. Mampu beretika dalam memberikan pelayanan kepada individu dan kelompok. alat ukur psikologi dan sejenisnya. 3. perspektif umum. Adapun bidangbidang kegiatannya antara lain: 1. dan sejenisnya. minat. hasil-hasil empiris. 6 . Sangat kecil kemungkinan adanya lulusan yang menganggur oleh karena psikologi merupakan ilmu yang dapat diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan. 3. Mampu melakukan intervensi dalam bidang non klinis dan training. mandiri. berkomunikasi lisan dan tulis. Lulusan Psikologi bisa bekerja baik secara mandiri maupun pada suatu institusi. penelurusan informasi berdasarkan perubahan yg terjadi serta mengembangkan diri sebagai problem solver. Mampu berpikir kritis.Bab 1: Pendahuluan Kompetensi lulusan Sarjana Psikologi USU yang diharapkan adalah: 1. 2. Mampu mengembangkan potensi pribadi dan membina kerjasama yang objektif di lingkungannya. dan sebagainya dalam bidang psikologi. observasi. Pengajar. memiliki keterampilan wawancara. Mampu membangun hubungan yang konstruktif supaya memiliki keterampilan dan menjaga hubungan interpersonal dan mengkomunikasikan apa yg dimiliki.

Bidang Klinis: Terapis. 3. Peneliti. Peneliti. dan sejenisnya. 4. Konsultan. Konsultan Intervensi Sosial/Community Development. Peneliti. Bidang Industri & Organisasi: Konselor. Bidang Psikometri: Konsultan. Trainer. 6. Community Health Konsultan. Bidang Sosial: Peneliti Psikososial. dan sejenisnya. Bidang Perkembangan: Konselor. dan sejenisnya. Peneliti. 7 . dan sejenisnya. Konsultan. 5.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 2. Pengamat Psikososial. dan sejenisnya. Konselor.

Bab 2: Kurikulum BAB 2 KURIKULUM urikulum yang berlaku pada Fakultas Psikologi USU disusun berdasarkan Kurikulum Inti Program Pendidikan Sarjana Psikologi Kolokium Psikologi Indonesia dan Kurikulum Institusional. 2. Kurikulum Institusi adalah mata kuliah yang diwajibkan untuk ditempuh di Fakultas Psikologi USU. Inti Kur. Inti 8 . 8. Inti Kur. Inti Kur. Agama Islam Pend. Institusi Kur. yang terdiri dari mata kuliah wajib 132 SKS dan mata kuliah pilihan minimal 12 SKS. adalah mata kuliah yang diwajibkan untuk ditempuh bagi seluruh Program Studi Psikologi se Indonesia. Inti Kur. Inti Kur. Jumlah beban SKS untuk program S-1 Psikologi 144 –160 SKS.Kristen Kath. 10. 6. Agm. Inti Kur. Inti Kur. Pend.1. 2. 2. Daftar Mata Kuliah Fakultas Psikologi USU No. Dengan demikian mata kuliah dikelompokkan menjadi dua kelompok. 5. Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Antropologi Filsafat Kode Etik Metodologi Penelitian Psikologi Faal Kepribadian I Kode UNI 101 UNI 102 UNI 103 UNI 104 UNI 105 UNI 106 UNI 107 UNI 108 ANT 112 FIL 112 KET 172 MPE 133 PFA 123 KEP 123 Bobot SKS Keterangan K 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 Kur. 4. Kurikulum inti. Agm. Inti Kur. Agama Budha Pend. 7. Mata Kuliah Pend. Pend. Agama Hindu Pend. Kristen Prot. 3. Urut 1. yaitu: 1. 9.

Inti Kur. 47. Institusi Kur. Institusi Kur. Institusi Kepribadian II Psikologi Umum I Psikologi Umum II Sosiologi Statistika Statistika Non parametrik Penelitian Kualitatif Psi. Inti Kur. 42. Psikologi Klinis Konseling Psikologi Pendidikan Psikologi Perkembangan I Psikologi Perkemb. Inti Kur. Inti Kur. Inti Kur. Urut 11. Inti Kur. 16. Inti Kur. 17. 41. Institusi Kur. Psikologi Eksperimen 24.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi No. 18. Inti Kur. 29. 22. 15. Inti Kur. 46. 19. Inti + Inst. Mata Kuliah Kode KEP 233 PUM 113 PUM 223 SOS 112 STA 113 STN 122 MPK 163 PIO 123 PAB 153 PSD 133 PSD 243 PSD 343 PEK 143 PKL 143 KON 163 PPD 123 PKB 123 PKB 233 PSO 133 PSO 243 IPS 173 INK 452 IMB 553 KAU 153 PSM 152 PLT 163 PAU 132 PAK 152 PDM 152 DDO132 TPR 663 PSK 143 PLK 132 PSH 172 PKS 132 PKM 162 PDB 162 KWS-172 PLU 142 Bobot SKS 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 Keterangan Kur. 27. Institusi Kur. Kur. Institusi Kur. Institusi Kur. 44. Institusi Kur. Institusi Kur. Institusi Kur. 12. Anak Usia Dini Pend. Inti Kur. 35. 34. Institusi Kur. Institusi Kur. Institusi Kur. 28. Inti Kur. Inti Kur. 32. 31. II Psikologi Sosial I Psikologi Sosial II Intervensi Psikologi Sosial Inventori Kepribadian Tes Intelegensi. 43. Institusi Kur. Institusi Kur. Institusi Kur. Institusi Kur. Inti Kur. 25. 26. Minat & Bakat Konstruksi Alat Ukur Perilaku Sosial Menyimpang Pelatihan Pend. 48. 14. 33. 49. Inti Kur. Institusi Kur. Inti Kur. Inti Kur. Industri & Organisasi Psi. Institusi Kur. Institusi Kur.Anak Berkebutuhan Khusus Pengembangan SDM Dasar-Dasar Organisasi Tes Proyektif Psikometri Perilaku Konsumen Psikologi Kesehatan Psikologi Komunikasi* Psikologi Komunitas Psikologi dan Budaya Kewirausahaan Psikologi Lanjut Usia* 9 . Inti Kur. Institusi Kur. 37. Abnormal Psikodiagnostik I (Pengantar) Psikodiagnostik II (Observasi) Psikodiagnostik III (Wawancara) 23. 40. 36. 45. 39. 38. 13. 30. 21. 20.

Kewarganegaraan Kelompok Kur. Hubungan Industrial* 63. Institusi Kur. Psi. Institusi Kur. Pend Agama Krist.Inti Kur. Perkemb. Institusi Kur. Andragogi* 66. Kode ERG 152 KSK162 PSL 152 ANJ 132 PAE 142 PMS 162 APK 162 PFR 162 PLO 132 PKO 132 PPK 162 BKS-172 HIN162 PSB 152 PPR 152 AND142 PSE162 PSO162 PAD172 KME172 KRV132 KSO172 SMN 172 SKR 186 Bobot SKS 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 178 Keterangan Kur. Bimbingan dan Konseling Sekolah* 62.Inti Kur. Psikologi Perempuan* 65. Institusi Kur. Institusi Kur.2. Distribusi Mata Kuliah Tiap Semester Semester I No. Psikologi Kognitif* 60. Institusi Kur. Institusi Kur. Seminar 73. Perilaku Organisasi 59. Psikologi Seksual* 67. Paedagogi* 55.Inti Kur. Institusi Kur. Institusi Kur. Institusi Kur.Inti Kur.Bab 2: Kurikulum No. Institusi Kur. Institusi Kur. Pend Agama Buddha Pend Agama Hindu Pend.Inti SKS 2 2 2 2 2 2 10 . Mata Kuliah Urut 50. Current Issue PIO* 72.Inti Kur. Analisis Jabatan* 54. Psikologi Forensik* 58. Institusi Kur. Psikologi Sekolah* 68. Institusi Kur. Kath. Skripsi Total Keterangan: * Mata Kuliah Pilihan. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)* 52. Institusi Kur. Aplikasi Komputer* 57. Psikologi Belajar* 64. Protest. Psikologi Adiksi* 69. Institusi Kur. 1a 1b 1c 1d 1e 2 Kode UNI 101 UNI 102 UNI 103 UNI 104 UNI 105 UNI 106 Mata Kuliah Pend Agama Islam Pend Agama Krist. Institusi Kur. Institusi Kur. Psikologi Massa* 56. Institusi Kur. Institusi Kur. Keluarga* 61. Institusi 2. Kreativitas* 71. Ergonomi * 51. Institusi Kur. Institusi Kur. Institusi Kur. Kesehatan Mental* 70. Psikologi Lingkungan* 53.

Institusi Kur.Inti Kur.Inti Kur.Inti Kur. Perkembangan I Psi.Inti Kur.Institusi Kur.Inti Kur.Institusi SKS 3 3 3 3 3 3 2 20 Semester III No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kode PKO 132 PSD 133 PSO 133 PKS 132 KEP 233 PKB 233 DDO132 PLK 132 PAU132 KRV132 MPE 133 Mata Kuliah Psi. Umum II Kepribadian I Psi.Institusi Kur.Inti Kur.Inti Kur.Inti SKS 2 3 3 2 3 3 2 2 2 2 3 27 Mata Kuliah Pilihan (*) Semester IV No 1 2 3 4 5 Kode PSD 243 PSD 343 PSO 243 PKL 143 PLU 142 Mata Kuliah Psikodiagnostik II (obs. 3 4 5 6 7 8 9 Kode UNI 107 UNI 108 FIL 112 ANT 112 PUM 112 SOS 112 STA 113 Mata Kuliah Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Filsafat Antropologi Psikologi Umum I Sosiologi Statistik Total Kelompok Kur.) Psi.Institusi Kur.Inti Kur.Inti Kur.Institusi SKS 3 3 3 3 2 11 .Inti Kur.Institusi Kur. Sosial I Psi.Inti Kur.Institusi Kur.Inti Kur. Komunikasi* Kepribadian II Psi. Psi. & Org. Ind.Inti Kur.Inti Kur. Perkembangan II Dasar-Dasar Organisasi Perilaku Konsumen* Pend.Inti Kur.Inti SKS 2 2 2 2 3 2 3 20 Semester II No 1 2 3 4 5 6 7 Kode PFA 123 PUM 223 KEP 123 PKB 123 PIO 123 PPD 123 STN 122 Mata Kuliah Psi.Inti Kur.Inti Kur. Anak Usia Dini Kreativitas* Metode Penelitian Kuantitatif Total Kelompok Kur. Sosial II Psikologi Klinis Psikologi Lanjut Usia* Kelompok Kur. Kognitif* Psikodiagnostik I Psi.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi No.Inti Kur.) Psikodiagnostik III (wwcr.Inti Kur. Faal Psi.Inti Kur. Pendidikan Statistik Non Parametrik Total Kelompok Kur.Institusi Kur.

6 7 8 9 10 11 Kode ANJ 142 PLO 142 PAE 142 AND 142 PEK 143 PSK 143 Mata Kuliah Analisa Jabatan* Perilaku Organisasi Paedagogi* Andragogi* Psi. Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Inti Kur. Inti SKS 2 2 2 2 3 3 28 Mata Kuliah Pilihan (*) Semester V No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kode INK 452 IMB 553 PSL 152 PSM 152 PAB 153 PPR 152 PDM 152 ERG 152 PAK 152 PSB 152 KAU 153 Mata Kuliah Inventori Kepribadian Tes IMB Psi.Inti SKS 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 3 25 Mata Kuliah Pilihan (*) Semester VI No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Kode MPK163 TPR 663 PMS-162 PKM163 PDB162 KON163 PSE 162 PFR 162 PPK 162 HIN 162 KSK162 PLT 163 Mata Kuliah Metode Penelitianl Kualitatif Tes Proyektif Psi.Institusi Kur.Bab 2: Kurikulum No.Massa* Psi.Forensik* Psi.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur. Intstitusi Kur.Institusi Kur.Perkembangan Keluarga Hubungan Industrial* Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pelatihan Kelompok Kur. Institusi Kur. Komunitas Psikologi dan Budaya Psi.Institusi Kur. Inti Kur.Institusi Kur.Inti Kur. Eksperimen Psikometri Total Kelompok Kur. Kur. Lingkungan* Perilaku Sosial Menyimpang Psikologi Abnormal Psi.Inti+Inst.Institusi Kur. Seksual* Psi.Institusi Kur.Konseling Psi.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi SKS 3 3 2 3 2 3 2 2 2 2 2 3 12 . Perempuan* Pengembangan SDM Ergonomi* Pendidikan Anak Berkebutuhhan Khusus Psikologi Belajar* Konstruksi Alat Ukur Total Kelompok Kur.

Belajar Psi. dan Konseling Sekolah Seminar Total Kelompok Kur.Institusi Kur.Institusi Kur. Lingkungan Psi.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi No.Institusi Kur.Kesehatan Kewiraswastaan Current Issue PIO Bimb.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur. 13 14 Kode PSO 162 APK162 Mata Kuliah Psi.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi SKS 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 22 13 .Institusi Kur.Inti Kur.Institusi SKS 6 6 Daftar Mata Kuliah Pilihan Semester Ganjil No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kode PKO 133 PKS 132 PLK 132 KRV 132 PSL 152 PPR 152 ERG 152 PSB 152 PAD 172 KME 172 KSO 172 Mata Kuliah Psi.Institusi Kur. Komunikasi Perilaku Konsumen Kreativitas Psi.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur. Adiksi Psi. Sekolah* Aplikasi Komputer Total Kelompok Kur.Institusi SKS 2 3 2 2 2 2 2 2 2 19 Mata Kuliah Pilihan (*) Semester VIII No 1 Kode SKR 186 Mata Kuliah Skripsi Total Kelompok Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur.Perempuan Ergonomi Psi.Institusi Kur. Kognitif Psi.Institusi SKS 2 2 33 Mata Kuliah Pilihan (*) Semester VII No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Kode KET 172 IPS 173 PAD 172 KME 172 PSH 172 KWS 172 KSO 172 BKS 172 SMN 172 Mata Kuliah Kode Etik Intervensi Psikologi Sosial Psikologi Adiksi* Kesehatan Mental* Psi. Kesehatan Mental Current Issue PIO Total Kelompok Kur.

kesadaran berbangsa dan bernegara. Lanjut Usia Analisa Jabatan Paedagogi Andragogi Psi.Forensik Hubungan Industrial Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Psi.Institusi Kur. menghayati dan melaksanakan Pancasila. mampu mengembangkan pengertian ringkas dan kesadaran pertahanan kemanan Nasional (HANKAMNAS).Institusi Kur. Peka terhadap tuntutan dan tantangan dalam upaya mewujudkan citacita bangsa Indonesia seperti yang dinyatakan dalam Pembukaaan UUD 1945 Materi: 1.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur. Deskripsi Mata Kuliah Semester I PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (UNI 106) Tujuan instruksional: Mendidik mahasiswa agar mau ikut serta membela Negara dan menumbuhkan kecintaan pada tanah air.Bab 2: Kurikulum Daftar Mata Kuliah Pilihan Semester Genap No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kode PLU 142 ANJ 142 PAE 142 AND152 PMS 162 PSE 162 PFR 162 HIN 162 KSK 162 PSO 162 APK 162 Mata Kuliah Psi. Pengantar pendidikan kewarganegaraan 2. UUD 1945 dan GBHN dalam kehidupannya sebagai warga negara Republik Indonesia. Politik dan strategi nasional 5.Institusi Kur.Institusi Kur.Institusi Kur. rela berkorban serta memberikan kemampuan awal bela Negara. Sekolah Aplikasi Komputer Total Kelompok Kur. Hak asasi manusia 14 .Massa Psi.Institusi Kur.3.Institusi SKS 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 22 2. yakin akan kesaktian Pancasila sebagai ideologi Negara. Ketahanan nasional 4. Wawasan nusantara 3. Politik dan strategi pertahanan dan keamanan nasional 6. Merpikir dan bertingkah laku berdasarkan nilai-nilai Pancasila.Institusi Kur.Seksual Psi. memahami.

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (UNI 101) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat memahami aqidah. Dr. Syariah 4. 1992. 15 . Satuan dan acuan acara pengajaran mata kuliah kewiraan. Keterkaitan Psikologi dengan agama Islam 6. pernikahan. Medan: USU koordinator Agama Islam. 2001. referandum. Fungsi agama bagi manusia 2. Psikologi Islami dan perkembangannya Buku Pegangan: 1. Materi: 1. Topik-topik ahkak aktual: makanan halal. memahami keterkaitan Psikologi dengan agama Islam sebagai awal pengembangan psikologi Islami. Aqidah 3. syariah dan akhlak sebagai prinsip pokok ajaran Islam. Buku Pegangan: 1. Wydygaprakoso.1991. Soemarhadi. Modul acuan proses pembelajaran mata kuliah kewiraan. GBHN. 10. 8. 2002 LEMHANAS. Yakub. 1970. Prof. LEMHANAS. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar negara Sistem pemerintahan Demokrasi Pancasila Kewajiban dan tanggung jawab Konsensus nasional. belajar dan ilmu 5. Abdullah dkk.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 7. Buku Ajar Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum. 9. 4. Diktat dan ceramah kursus SUSCADOS: LEMHANAS. 2. 3. Proses belajar mengajar kewiraan.

Politik 8. penuh hikmah. J. 1995. realistis. penuh pengabdian. Jakarta: Gramedia. 1981 Teori Sosiologi Klasik dan Modern. 7. Budaya 7. Masyur. D. Sistem Politik Indonesia. Ilmu Pengetahuan. E. Christian Theology. A. 1993. Kartono & Kartini. bersikap dewasa. Kohlberg. Tahap-tahap Perkembangan Moral. Patologi Sosial. Alister. Teknologi dan Seni 5. 1995. Prince. tempat dan masyarakat dimana dia hidup. Tuntutan Moral Seksual Bagi Kaum Muda. Jakarta: PT Gratindo Persada. 1994. Yogyakarta: LKPSM-NU 8. Hukum 9. Masyarakat 6.M. Demokrasi dan Transformasi Sosial. 5. Tuhan Yang Maha Esa menurut iman Kristen 3. 1998. McGrath. 6. Arbi. Bab II. dan Mohamad N. L. (ed) Agama. PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN KATHOLIK (UNI 103) Tujuan Instruksional: Mengantarkan mahasiswa kepada suatu pemahaman kritis akan penghayatan imannya sebagai seorang cendekiawan sehingga mahasiswa dapat menempatkan penghayatan imannya dalam konteks zaman. Materi: 1. 3. bertanggung jawab. Yogyakarta: Kanisius. 2002. kritis dan mau mengabdikan dirinya bagi sesama. Oxford: Blackwell. Moral 4. 16 . Bab V. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Yesus dan Tubuhmu. Manusia menurut kekristenan 2.Bab 2: Kurikulum PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN PROTESTAN (UNI 102) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa menjadi manusia yang berkarakter sesuai dengan kehendak dan firman Tuhan. Pernikahan Ikatan Yang Kudus. 4. Kerukunan antar umat beragama Buku Pegangan: 1. 1992. Bab I. Leonard. a. Obor. dan penuh iman. 2. Doyle P. Jakarta: Imanuel.

Moral 4. Pengalaman Paska. Groenen. Politik 9. Filsafat Agama Kristiani.S. Dister. N. 5. Yogyakarta: Kanisius. Yacobs. Dinamika Gereja Yogyakarta: Kanisius. Tuhan Yang Maha Esa dan Ketuhanan 2. Dister. Ilmu Pengetahuan. Dhammananda. Kerukunan antar umat beragama 6. 4. 1989. Teknologi dan Seni 5. Pengantar Teologi Dasar. Dr. PENDIDIKAN AGAMA BUDHA (UNI 104) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu berfikir. konsekuensi dan tuntutan.. 1988. 3. 4. T.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Materi: 1. Masyarakat 7. Yogyakarta: Kanisius. 8. Jakarta: BPK 3. 3. O. serta memiliki modal intelektual dalam melaksanakan proses belajar sepanjang hayat untuk menjadi ilmuwan yang berkepribadian dewasa dan bermoral etika serta menjunjung tinggi kemanusiaan dan kehidupan. 1991. 7. Warta pokok Yesus dan para nabi. berpandangan luas sebagai manusia buddhis.S. Pengutusan. 1986. Materi: 1. Dr. 9. 17 . Fundamentals of Buddhisn Polity 2. Manusia 3. 2. Budaya 8. Abeynayake. Hukum Buku Pegangan: 1. Buku Pegangan: 1. Peristiwa-peristiwa Yesus. Buddhism as a Religion. C. 6. Makna beragama Katholik. Pengalaman dan motivasi beragama pada umumnya. SK. Dhamma. Gereja di tengah masyarakat. bersikap rasional dan dinamis. Mengenal Yesus Kristus: pribadi dan karyaNya. KN. Man and Law. N. Tujuan dan alasan perlunya pendidikan agama di PT 2. Gereja: berbagai model hidup menggereja. Jayatulleke.

C.Bab 2: Kurikulum 4. Wowor. S. 10. Satalindo. PENDIDIKAN AGAMA HINDU (UNI 105) Tujuan Instruksional: Membantu terbinanya sarajan beragama Hindu yang beriman dan bertaqwa (sraddha dan bhakti) kepada Sang Hyang Widi Wara/TYME. Rashid. Sang Buddha dan Ajaran-ajaranNya 1. MA. Ven. Drs. berbudi luhur.. MA. Sangharakshita. Teks dan tafsirnya FILSAFAT (FIL 112) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu menjelaskan kedudukan filsafat dari ilmu-ilmu lain tentang manusia. Narada Maha Thera. Wowor. MA. 5. Etika dan pengandalian diri 4. Dharma agama 6. Pratama. Dr. 8. ikut dalam kerjasama antar umat beragama dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan IPTEK dan seni untuk kepentingan nasional. Karakter. Sumber dan ruang lingkup agama Hindu 3. Jo. Narada Maha Thera. Nyanatiloka. sejarah dan sraddha agama Hindu 2. Fundamentals of Buddhism. Buddhadasa. Matra dan yardnya 5. 12. Materi: 1. Dhamma Sari. Sutta Pitaka.. Sila dan Vinaya. C. 11.. Widyadharma.S. Mahathera. Wowor. Dharmabhuwana 8. Ketuhanan Menurut Agama Buddha. Pandangan Sosial Agama Buddha 14. 15. 13. 18 . C. The Buddha’s N obel Eightfold Path. Pdt. Tedja SM. 9. 6. Kirtisinghe. 7. SS. Dharma nagara 7. Priastana. berpandangan luas. Dhammapada Sabda-sabda Buddha Gotama. Sang Buddha dan Ajaran-ajaranNya 2. Buddha Dharma Kontekstual. bersikap rasional dan dinamis. berfikir filosofis. M. Agama Buddha & Ilmu Pengetahuan.Hum. M.

Bertens. P. laporan Buku Pegangan: 1. 5. Latihan-latihan menentukan kalimat topik 3. London: Oxford University. Manusia dan kebudayaan 5. & Knezenic. W. Interactions. & Hartmann. K. H. E. Wegmann B. Abraham. J. 1st ed. Manusia dan Kebudayaan. The Story of Phylosophy. 4. & Mackay D.G. 1st ed. Manusia sebagai “animal symbolicum” Buku Pegangan: 1. Duran. 2. Materi: 1. San Fransisca: Random House Inc. Reading and Thinking in English. 1952. Contact USU. New Jersey: Prentice Hall Inc. New York: Random House Inc. Latihan menulis rangkuman 4. Filsafat Barat Abad XX. 3rd ed. Menganalisis berbagai jenis materi bacaan. 3. An ESL Reading and Vocabulary Textbook. 2. Aliran-aliran dalam filsafat manusia: Materialisme Idealisme Vitalisme 3. New Jersey: Prentice Hall Inc. Widowson. Mosaic. M. Pengertian mengenai filsafat dan filsafat manusia 2. Keterampilan membaca komprehensif 2. Connelly. Prof. khususnya dalam memahami materi-materi bacaan di bidang psikologi. 3. A Reading Skills Book. Sims. P. A Reading Skills Book. Cassirer. Time and Space: A Basic Reader. P. Aliran-aliran dalam filsafat manusia kontemporer: Eksistensialisme Strukturalisme Postmodernisme 4. E. BAHASA INGGRIS (UNI 108) Tujuan Instruksional: Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Inggris. Kirn.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Materi: 1. 19 . M. Jakarta: Gramedia. Jilid I dan II.

Bab 2: Kurikulum

ANTROPOLOGI (ANT 112) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat mengerti dan menghayati konsep-konsep antropologi dan hubungannya dengan psikologi. Materi: 1. Batasan dan ruang lingkup antropologi 2. Hubungan antropologi dengan ilmu-ilmu sosial lain. 3. Fase-fase perkembangan antropologi 4. Ilmu-ilmu bagian antropologi 5. Evolusi primat dan manusia 6. Aneka warna manusia 7. Pengertian dan unsur-unsur kebudayaan 8. Kerangka teori tindakan dan kebudayaan 9. Sistem kekerabatan 10. Sistem perkawinan dan prinsip-prinsip keturunan 11. Kesatuan hidup serta sistem religi dan ilmu gaib 12. Proses internalisasi, sosialisasi dan enkulutrasi. Buku Pegangan: 1. Koentjaraningrat. 1981. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

PSIKOLOGI UMUM I (PUM 113) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa memperoleh pemahaman tentang ilmu psikologi, ruang lingkup kajian ilmu psikologi dan kaitan psikologi dengan ilmu lain; mengenal dan memahami sejarah perkembangan ilmu psikologi beserta tokoh-tokohnya; mendapatkan pemahaman tentang bidang-bidang kajian dalam ilmu psikologi (perkembangan, klinis, industri & organisasi dan pendidikan). Materi: 1. Pengantar, pengertian ilmu psikologi dan ruang lingkup ilmu psikologi 2. Skema sejarah aliran psikologi 3. Perkembangan masa bayi sampai masa kanak-kanak Perkembangan masa remaja, dewasa dan masa tua 4. Kepribadian 5. Abnormalitas dan terapi psikologis

20

Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi

6. Psikologi di bidang Industri dan Organisasi 7. Psikologi di bidang Pendidikan 8. Asesmen dan tes psikologi Buku Pegangan: 1. Morgan, C.T. 1986. Introduction to Psychology, 7th ed. New York: Mc Grew Hill Company. 2. Sarwono, S. W. 1992. Berkenalan dengan tokoh-tokoh dan aliranaliran dalam Psikologi. Jakarta: Bulan Bintang. 3. Atkinson. 2000. Introduction to Psychology. SOSIOLOGI (SOS 112) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan peristiwa atau fenomena yang berhubungan dengan pemikiran-pemikiran sosiologis di dalam kehidupannya. Materi: 1. Sejarah perkembangan sosiologi dan perintis sosiologi 2. Sosialisasi. 3. Interaksi sosial. 4. Tatanan sosial dan pengendalian sosial. 5. Konformitas dan penyimpangan. 6. Kelompok sosial 7. Stratifikasi sosial 8. Hubungan antar kelompok 9. Pendekatan fungsional structural 10. Pendekatan konflik. 11. Teori Pertukaran Sosial. 12. Teori Simbolisme. 13. Masyarakat majemuk/pluralisme Buku Pegangan: 1. Cohen, B.J. 1992. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rineka Cipta. 2. Craib, I. 1984. Teori-teori Sosisal Modern dari Parsons sampai Habernas. Jakarta: Rajawali. 3. Pelly, U. & Asih M. 1994. Teor-teori Sosial Budaya. Jakarta: Dirjen DIKTI DEPdikbud. 4. Poloma, M.M. 1992. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: Rajawali.

21

Bab 2: Kurikulum

5. Ritzer, G. 1992. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: Rajawali Press. 6. Sunarto, K. 1993. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Fakultas Ekonomi UI. STATISTIKA (STA 113) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu mengolah data dan mengambil keputusan mengenai populasi berdasarkan data sampel. Materi: 1. Pengertian statistik, populasi, sampel dan data. 2. Pengumpulan dan penyajian data. 3. Distribusi frekuensi. 4. Ukuran nilai tengah. 5. Ukuran variasi. 6. Peluang. 7. Distribusi peluang. 8. Distribusi sampling. 9. Estimasi. 10. Pengujian hipotesis. 11. Analisis varians. Buku Pegangan: 1. Sudjana. Metode Statistika. Edisi ke 5. 2. Daniel, Wayne W. Biostatistics: A Foundation for Analysis in The Helath Sciences. 4th edition. Semester II PSIKOLOGI UMUM II (PUM 223) Tujuan Instruksional: Mahasiswa dapat menjelaskan proses-proses psikis dan kesadaran pada manusia berupa penginderaan dan persepsi, prinsip-prinsip belajar, daya ingat, berfikir dan bahasa, motivasi, emosi dan stress, persepsi sosial, pengaruh dan hubungan sosial serta sikap pada manusia.

22

Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi

Materi: 1. Penginderaan 2. Proses persepsi 3. Prinsip-prinsip belajar: Kondisioning klasik 4. Kondisioning instrumental dan belajar kognitif 5. Memori: Teori-teori, LTM 6. Amnesia dan peningkatan memori 7. Berfikir dan bahasa: Problem solving dan membuat keputusan 8. Berfikir kreatif dan bahasa 9. Motivasi 10. Frustrasi dan konflik 11. Emosi dan stres 12. Persepsi sosial. pengaruh sosial dan hubungan sosial 13. Sikap (pengertian dan teori-teori sikap) 14. Perubahan sikap Buku Pegangan: 1. Morgan, C.T. 1986. Introduction to Psychology, 7th ed. New York: Mc Grew Hill Company. 2. Atkinson. 2000. Introduction to Psychology. PSIKOLOGI FAAL (PFA 123) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa memahami fungsi normal alat dan sistem tubuh serta pengaturannya sebagai dasar bagi ilmu-ilmu lain yang berkaitan. Materi: 1. Organisasi fungsi tubuh 2. Biolistrik: potensial membran, potensial aksi 3. Sistem saraf: synaps, neuromuscular junction, kontraksi otot, reflex. 4. Susunan saraf pusat: RAS tidur, aktivitas elektrik otak, dasar neurofisiologis dari perilaku instingtual dan emosi, transmitter di SSP. Fungsi luhur: belajar, ingatan, bahasa; dan fungsi luhur lain dari neocortex. 23

Hurlock. & R. B. Yogyakarta: UGM Press.B. Jakarta: Penerbit Erlangga. Sistem endokrin Buku Pegangan: 1. Callander. Metode penelitian psikologi perkembangan. Perkembangan neonatal: fisik dan intelektual 8. Teori tugas perkembangan 6.Bab 2: Kurikulum 5. PSIKOLOGI PERKEMBANGAN I (PKB 123) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mengerti prinsip dan teori perkembangan manusia. Hurlock. Perkembangan masa kanak-kanak akhir: fisik dan intelektual 13. Ganong. Sistem indera 6. Perkembangan sosial dan kepribadian kanak-kanak akhir 14. 2. New York: Churchill Livingstone Inc. 24 . Perkembangan sosial dan emosional bayi: attachment behaviour 9. Pendidikan anak pra sekolah: kesipaan sekolah 12. Pengantar dalam berbagai bagiannya. Perkembangan masa kanak-kanak awal: fisik dan intelektual 10. Review of Medical Physiology. Prinsip dasar perkembangan 3. E. Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Psikologi Perkembangan. Mackenna. Perkembangan prenatal 7.B. 6th edition. W. Psikologi Perkembangan Anak. Perspektif perkembangan 5. Jakarta: Penerbit Erlangga. Illustrated Physiology. Monks. mengenal metode penelitian psikologi perkembangan dan mampu memahami proses perkembangan dan permasalahan yang muncul pada masa prenatal hingga masa sekolah. etika penelitian perkembangan 4. Perkembangan sosial dan kepribadian kanak-kanak awal 11. 17th edtion. Psikologi Perkembangan.F. 2. Penyimpangan perkembangan pada masa bayi dan kanak-kanak Buku Pegangan: 1. 3. Pengantar: pengertian perkembangan 2. Materi: 1. 1996. 1990.R. 1990. E. 1992. Jilid 1 dan 2.

2. 1998. Pembelajaran Organisasi (OL) 9.(1994). Aamodt. Teori dasar Prilaku Konsumen Buku Pegangan: 1. Stephen P. Michael G. Child Development. Graw-Hill Company. PSIKOLOGI INDUSTRI & ORGANISASI (PIO 123) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mengenali teori dan prinsip psikologi industri dan organisasi. John B. Human Development. mampu mengenali berbagai bidang terapan psikologi didalam industri dan organisasi serta menemukan dan mengenali berbagai masalah dalam menerapkan teori dan prinsip psikologi diberbagai bidang dalam kegiatan psikologi industri dan organisasi disertai alternatif pemecahannya. Teori Motivasi Kerja 6.M. N. 5. Industrial-Organizational Psychology. 4. Belmont: Thomson Wadsworth. Papalia & Olds. Pengenalan PIO: Sejarah. Psychology Applied to Work. USA: Thomson Wadsworth. Penggajian. Ruang Lingkup PIO 2. Robbins. Pengembangan Karir dan Pensiun 13. Desain & Aplikasi. Seleksi. Analisa Jabatan 10. 3. (1992).Rekrutmen & Staffing 11. Model Perilaku Organisasi 4. Nilai. P. 7th Edition. Pelatihan 12. Organisasi: Struktur dan Desain Organisasi 3.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 4. Applied Industrial/Organizational Psychology. Singapore: Mc. Sentrock. Sikap dan Kepuasan Kerja 5. Pengembangan Organisasi (OD) 8.Y: McGraw-Hill Book Co. Pengertian. Ergonomi dan Kesehatan Kerja 14. (2004). 1986. Materi: 1.Teori Organisasi: Struktur. Jakarta: Penerbit Arcan 25 . (2003). Muchinsky. Miner. Budaya Oraganisasi 7.

J. and Schultz. Bimbingan dan Konseling Pendidikan 10. Educational Psychology 2nd ed. 2. Pervin PSIKOLOGI PENDIDIKAN (PPD 123) Tujuan Instruksioal: Agar mahasiswa mampu memahami psikologi pendidikan. Motivasi 5. Psikologi Pendidikan (edisi kedua). Jakarta: Prenada Media Grup 26 . New York: Mc Graw Hill 2. Introduction to Theories of Personality. 2007. Teori Belajar dan penerapannya 4. Evaluasi hasil belajar 7. Santrock. Schultz. 1993. Santrock. Pembentukkan dan pengukuran kepribadian dalam psikologi 4. Pendahuluan. Perkembangan masa anak dan remaja 3. definisi dan ruang lingkup Psikologi Pendidikan 2. Kepribadian ditinjau dari berbagai pendekatan dalam Tipologi Buku Pegangan: 1. Materi: 1. Pengelolaan kelas Buku Pegangan: 1. Lindzey & Hall. Kepribadian ditinjau dari berbagai pendekatan dalam Psikoanalisa 5. Pendidikan dini dan pendidikan keluarga 8. Kreativitas dan kaitannya dengan pendidikan 6. 3. 2004. Materi: 1. Pendidikan Orang dewasa 9. 1985. J.Bab 2: Kurikulum KEPRIBADIAN I (KEP 123) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan teori kepribadian dari berbagai pendekatan dalam Psikoanalisa dan Tipologi. Istilah dan latar belakang sejarah Psikologi Kepribadian 3.W.W. Theories of Personality. Gambaran umum kepribadian 2. ruang lingkup psikologi pendidikan dan mengenali faktor-faktor yang berpengaruh terhadap proses belajar-mengajar di sekolah. Intelegensi. D.

Perbedaan statistik dan statistik nonparametrik 2. Kasus dua sampel independen 5. Semester III PSIKOLOGI KOGNITIF (PKO 132) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini. Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sekolah. 2000. B. S. Penerapan Metode Statistik Nonparametrik Dalam Ilmu Kesehatan. Kasus dua sampel berhubungan 4. Materi: 1. Kasus satu sampel 3. Gramedia. 2004. Jakarta: PT. Ruang lingkup psikologi kognitif 2. Statistik Nonparametrik Untuk Ilmu-ilmua Sosial. 1994.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 3. mahasiswa akan dapat menjelaskan konsepkonsep psikologi kognitif dan akan dapat mengaplikasikan konsepkonsep tersebut dalam berbagai bidang psikologi. Suryabrata. Kasus k-sampel independen 7. Short term memory 5. 4. Korelasi Buku Pegangan: 1. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Proses perceptual 3. Siegel. Depok: LPSP3 UI. 1996. Psikologi Pendidikan. STATISTIK NON PARAMETRIK (STN 122) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu memilih prosedur yang tepat dan melakukan perhitungan statistik nonparametrik yang dibutuhkan dalam suatu penelitian. Model memory 4. Materi: 1. Murti. S. Kasus k-sampel berhubungan 6. Sukadji. Gramedia Pustaka Utama. S. Long term memory 27 . 2. Jakarta: PT.

9. 8. Blacky. FACT. 11. dan CFIT. 5. Test Proyektif: Membuat cerita (TAT. 16 PF. Adkudag. macam-macam tes psikologi dan kode etik. Cognitive Psychology. TIU5. Materi: 1. Rorschach). 12. 9. 2001. Kreativitas. GATB. Wartegg. Frostig. 10. Hakekat tes inteligensi dan pengenalan test individual Weschler. 11. MMPI. serta tata-cara atau administrasi pelaksanaan dari masingmasing tes dan etika pemeriksaan psikologis. PSIKODIAGNOSTIK I/PENGANTAR (PSD 133) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa dapat menjelaskan prinsip dasar dan berbagai jenis tes yang biasa digunakan dalam pemeriksaan psikologis. Tes Proyektif: Grafologi. Tes Bakat: Kuder Preference Record. Holt Rinehart and Winston. Matlin. 10. & Keane. TIKI. 3. 4. Bayley. Tes Kerja: Pauli. Cognition. Tes Proyektif: DAM. Philadelphia: Taylor & Francis Inc. 6. 7.W. HTP.Bab 2: Kurikulum 6. M.T. 4th ed. Hakekat tes. CAT. 8. 13. 2. Hakekat test Proyektif + test melengkapi kalimat (SSCT-Forer). Tes Inteligensi klasikal: PM. Tes Inteligensi individual: Stanford Binet dan SON. individual maupun kelompok. Eysenck. BG. W. Memory improvement Imagery: karakteristik dari mental image Cognitive mapping General knowledge Bahasa Problem solving Concept dan logical reasoning Decision making Development of cognitive Buku Pegangan: 1. 2nd Edition. IST. VMI. BAUM. 2. Test Khusus: Vineland. Tintum. Kraepelin. 14. M. RMIB. (1994). Tes Bakat: DAT. Inc: New York. 12. M. 7. Pengantar observasi dan wawancara 28 . FRT. Tes Inventory: EPPS. 13.

Metode Penelitian psikologi sosial 3. konsep dasar. Sikap 7. dan metode-metode psikologi sosial serta memiliki pengetahuan dasar untuk mempelajari psikologi sosial lebih lanjut. S. 1993 Sosial Pscyhology in the ‘90s. Boston: Allyn and Bacon. prinsip umum.. ________________ 1997. Prenhallindo. RA. Anastasi. 1984. 2. 2nd edition. GM. Tes Psikologi.. 3. Teori-teori Utama. Sosial Cognition and Sosial thingking 5. Deaux. Agresi 10. 2. Informasi Tes. Edisi Bahasa Indonesia dari Psychological Testing 7th edition. Pengantar Psikologi Sosial.. FC. Psychological Testing. MA. 2002 Sosial Psychology. Persuasi dan Perubahan Sikap 8. 1997 Sosial Psychology.D. 2. A & Urbina. Dane. Vaughan. K. Aplikasi Psikologi Sosial pada Kesehatan dan Lingkungan Buku Pegangan: 1.. 29 . California: Brooks/Cole Publishing Co.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Buku Pegangan: 1. Pengaruh Sosial 9. PSIKOLOGI SOSIAL I (PSO 133) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah psikologi sosial I mahasiswa dapat menjelaskan gambaran umum tentang objek studi. Wrighstman. Tingkah laku Prososial 12. Self dan Identitas Sosial 4.. Prasangka dan Diskriminasi 11. Materi: 1. 3. Perilaku antar kelompok 14. Hogg. Interpersonal Communication 6.L.. defenisi dan sejarah. Edisi pertama. Budaya dan Perilaku dalam kelompok 13. Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Byrne. Jakarta: PT. Harlow: Prentice Hall. Baron.

Kepribadian ditinjau dari berbagai pendekatan dalam Humanistik 3. Materi: 1. Eksistensial dan Psikologi Timur. Negosiasi 2 (bargaining) 14. Materi: 1. The Dynamic of Human Communication A Laboratory Approach. Kepribadian ditinjau dari berbagai pendekatan dalam Psikologi Timur 30 . Negosiasi 1 13. Sistem symbol 8. Kepribadian ditinjau dari berbagai pendekatan dalam Eksistensial 4. Humanistik. Kebutuhan. Mengatasi konflik interpersonal 12.Bab 2: Kurikulum PSIKOLOGI KOMUNIKASI (PKS 132) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip komunikasi dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam berinteraksi dengan orang lain. Persuasi dan aplikasinya 15. Persepsi dan konsep diri 3. sikap. Myers. New York: Mc Graw. Gail. Hidup dengan orang lain: hubungan. KEPRIBADIAN II (KEP 233) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan teori kepribadian dari berbagai pendekatan dalam Behavioristik. 1992. Bahasa non verbal 10. Ruang lingkup psikologi komunikasi 2. 6th edition. Kepribadian ditinjau dari berbagai pendekatan dalam Behavioristik 2. Bahasa dalam kehidupan 9. Inc. kepercayaan. E.. Asertif 1 4. Mendengar aktif 7. peran dan trust 11.Hill. sistem nilai 6. Peran Public Relation Buku Pegangan: 1. Asertif 2 5.

Permasalahan masa remaja 7. Developmental Psychology: Childhood and Adolescence. D.S.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Buku Pegangan: 1. Lindzey & Hall. Lifespan Development. Perkembangan sosial dan kepribadian remaja: pembentukan identitas diri 5. seksual dan intelektual 11. New York: McGraw-Hill. 1992. 2. 1985. Perkembangan intelektual dan moral remaja 4. 1991. Akhir kehidupan Buku Pegangan: 1. CA: Brooks/Cole. & Helm. Perkembangan sosial dan kepribadian masa dewasa dini: penyesuaian perkawinan dan pekerjaan 10. 5th ed. 31 . 3.D. 4th ed. Pervin PSIKOLOGI PERKEMBANGAN II (PKB 233) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mengerti perkembangan masa remaja sampai dengan lanjut usia: fisik. D. hubungan remaja dengan teman sebaya 6. seksual.W. New York: Mcgraw-Hill.D. intelektual. Turner. Perkembangan sosial dan kepribadian masa dewasa madya: mid life crises 12. J. Schultz. Perkembangan dan krisis pada masa lansia 13. Human Development. Pengertian masa dewasa dini: perkembangan fisik. sosial dan kepribadian serta gambaran problem yang muncul pada masa remaja. seksual dan intelektual 9. Theories of Personality. Hubungan remaja dengan orang tua. S.D. and Schultz.R. Pengertian masa dewasa madya: perkembangan fisik. Perkembangan fisik dan seksual remaja 3. 3. 1989. Materi: 1. Shaffer. & Olds. Introduction to Theories of Personality. Lanjutan permasalahan masa remaja 8. dan lansia.E. Pengertian/batasan usia remaja 2. dewasa. 2. Papalia. 1993.

Robbins. Mangundjaya. Evolusi Teori Organisasi: Teoritikus Tipe 1 Organisasi 4. Jakarta: Penerbit Arcan. Materi: 1. Desain Organisasi. Kontrak Kuliah.(1994). Materi: 1. struktur dan siklus kehidupan organisasi serta mampu menelaah kelebihan dan kelemahan suatu organisasi. Organisasi Sosial 14. Elemen. Jakarta: Pacu Cita Insani. Struktur Organisasi 7. Prinsip. Pendahuluan: Definisi. Memahami konsumen dan segmen pasar 3. Stephen P. 4 5. Desain & Aplikasi. desain. Organisasi Sebagai Sebuah Sistem 3. Pengantar perilaku konsumen 2. Organisasi: Struktur. Evolusi Teori Organisasi: Teoritikus Tipe 2. Pengaruh budaya pada perilaku konsumen 32 . Organisasi Efektif Buku Pegangan: 1.Bab 2: Kurikulum DASAR-DASAR ORGANISASI (DDO 132) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu memahami konsep. Desain Organisasi: Birokrasi Mesin 10. Siklus Kehidupan Organisasi 6. Desain Organisasi: Desain Divisional 12. Wustari H.Teori Organisasi: Struktur. tujuan.(2002). PERILAKU KONSUMEN (PLK 132) Tujuan Instruksional: Memahami faktor-faktor yang melandasi perilaku manusia selaku konsumen serta menjelaskan hubungan psikologi dan non psikologi yang mempengaruhi perilaku konsumen. Proses & Desain. Desain Organisasi: Desain Adhoc 13. Tujuan. Desain Organisasi: Birokrasi Profesional 11. Desain Organisasi: Struktur Sederhana 9. Bentuk Organisasi dan Lingkungannya 2. 3. Mekanisme Koordinasi & Pengambilan Keputusan 8. 2.

Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 4. Consumer Behavior. Penilaian dan penyaringan dalam program pendidikan usia dini 33 . Psikologi anak usia dini 3. & Bitta. (1997). Consumer Behavior: Implications for Marketing Strategy. Agar dapat memahami materi ini secara menyeluruh maka mahasiswa diajak untuk terjun ke lembaga pendidikan usia dini dan melakukan wawancara dan observasi dalam bentuk mengerjakan tugas. Texas: Bussiness Publication. 10. D.I dkk. Singapore: McGraw-Hill. Sejarah PAUD 5. D. 6th edition. Inc.L. Inc. L. Orang tua dan pendidikan usia dini 9. Singapore: Prentice Hall. AJD (1993). Pengertian anak usia dini 2. Loudon. 4th edition. (1986). Inc. Bentuk alternative usia dini 6. 2. Consumer Behavior. 5. PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAU 132) Tujuan Instruksional: Mahasiswa diharapkan dapat memahami pengertian Pendidikan Anak Usia Dini. Kanuk. 12. Psikologi anak usia dini dan lembaga pendidikan yang menampungnya. L. Kelas Sosial dan perilaku konsumen Keluarga dan perilaku konsumen Kebutuhan konsumen dan motivasi Kepribadian dan perilaku konsumen Proses informasi Komunikasi dan persuasi Pembentukan dan perubahan sikap konsumen Proses pembelian Perilaku setelah pembelian Konsumerisme Buku Pegangan: 1. 11. 6. 9. Bermain 7. Hawkins. Metode Pengajaran 8. 3.G. Materi: 1. 13. 7. Tokoh PAUD 4. Schiffman.L.. 8.

Mampu menjelaskan langkah-langkah dasara penelitian ilmiah mulai dari identifikasi permasalahan sampai dengan menganalisis hasil penelitian. METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF (MPE 133) Tujuan Instruksional: 1. Materi: 1. 3. Jakarta: Kaifa. R. Pendidikan yang patut dan menyenangkan. 1999. 6. Topik penelitian: manageable topic. Peranan statistik dalam penelitian: validitas & reliabilitas 12. PT. 2000. Pengertian Penelitian dan Pengetahuan. Mainan dan Permainan untuk Pendidikan Usia Dini. obtainable topic. Jakarta: Pustaka Delaprasta. Jenis-jenis penelitian . Hipotesis 8. 2001. S. Mayke.Bab 2: Kurikulum Buku Pegangan: 1. mengembangkan problematik 34 . Jakarta: Grasindo. R. Hainstock. Smart Start. Border. Megawangi. Moeslichatoen.Rineka Cipta. Perkembangan ilmu pengetahuan 4. significant topic. Jakarta. Tedjasaputra. Data penelitian 5. Populasi dan sampling 6. 5. Bermain.E. Jakarta: Rineka Cipta. 2001. S. interested topic. Metode Pengajaran di Taman Kanak Kanak. M. Mampu melaksanakan penelitian kuantitatif.2004. Disain dan analisis data 10. Jakarta: Indonesia Heritage Foundation. Etika penelitian 11. 7. Jakarta: Yayasan Cipta Pendidikan Indonesia. 2. 2002. 2.penelitian deskriptif . Pendidikan Anak Prasekolah. Pendekatan untuk memperoleh kebenaran 2.penelitian eksperimental 9. 1999.penelitian kuantitatif dan kualitatif . Pendidikan Anak Usia Dini. Patmonodewo. Santoso. Variabel penelitian 7. 4. Metode Pengajaran Montessori untuk anak pra sekolah. Ilmu pengetahuan dan pendekatan ilmiah 3.

8. 3. Suryabrata. Irwan. Role Play: Indoor (melalui film/tv). Arkunto. Materi: 1. Pelatihan Desain Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif (tidak diterbitkan). Prosedur Penelitian – Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset 4. Definisi dan jenis-jenis Observasi. Yogyakarta: Magister Studi Islam bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Universitas Islam Indonesia. 9. Hadi. 4. 1998.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Buku Pegangan: 1. Observasi non-verbal: Paralinguistic. 7. F. Observasi non-verbal: Proxemic. S. Azas-azas Penelitian Behavioral. Observasi dan Wawancara Mendalam dalam Penelitian Kualitatif. 10. Metode Penelitian. Observasi non-verbal: Kinesic. Yogyakarta: Andi Offset. 11. 2001. 13. Observasi non-verbal: Kinesic. S. Jilid I-IV. 2002. Leadership Group Discussion (LGD). 12. S. Metodologi Riset. 5. 5. Observasi non-verbal: Kinesic. Observasi non-verbal: Umum. Kerlinger. Rineka Cipta Semester IV PSIKODIAGNOSTIK II – OBSERVASI (PSD 243) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa semester V dapat menjelaskan konsep-konsep metode observasi dalam psikologi serta mampu melaksanakan dan membuat laporan kegiatan observasi.N. Azwar. Jakarta: PT. Role Play: Outdoor. 6. Buku Pegangan: 1. 35 . Raja Grafindo Persada. 200. 2000. A. Review Materi Kuliah Observasi. Yogyakarta: Gajdah MAda University Press 2. Focus Group Discussion (FGD). Observasi non-verbal: Kinesic. Metode Penelitian. 1995. 2. 3. S.

Bab 2: Kurikulum 2. 2. Minauli. B. 11. Medan: USU Press. Pacific Grove: Brooks/Cole Publishing Company. Teori Anamnesa: Anak dan Dewasa. 3. Bentuk Wawancara: pada anak. 2nd Edition. Ivey. Jr. 8. Irwan. Feed back dan Review. 3. Stewart. 2. C. PSIKODIAGNOSTIK III – WAWANCARA (PSD 343) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa semester IV dapat menjelaskan konsep-konsep metode wawancara dalam psikologi serta mampu melaksanakan dan membuat laporan kegiatan wawancara. Inc. 1988. 1988. Bentuk Wawancara: Survey. I. 2002. 4. 7. Pelatihan Desain Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif (tidak diterbitkan). Bentuk Wawancara: Seleksi. Ivey. A. Metode Observasi. Buku Pegangan: 1. Bentuk Wawancara: Persuasif. Boston: The McGraw-Hill Companies. Materi: 1. W. 2002. 3. 9. Intentional Interviewing and Counselling: Facilitating Client Development. Yogyakarta: Magister Studi Islam bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Universitas Islam Indonesia. 12. 2nd Edition. Struktur wawancara dan bentuk pertanyaan. J & Cash. 10. 6. 36 . A. Bentuk Wawancara: Sikap Bebas. Role Play: Sikap Bebas. 2000. Role Play: Autoanamnesa (observasi dan wawancara). A. Pacific Grove: Brooks/Cole Publishing Company. Interviewing: Principles and Practices. Intentional Interviewing and Counselling: Facilitating Client Development. E. Definisi dan jenis-jenis wawancara serta proses wawancara. 5. E. Observasi dan Wawancara Mendalam dalam Penelitian Kualitatif. Bentuk Wawancara: Mendalam (in depth).

Reinforcement Theory: Pengantar dan istilah-istilah utama. Aplikasi Psikologi Sosial Buku Pegangan: 1. New York: Mc Grew Hill. teori persepsi diri. Orientasi kognitif: teori korespondensi. teori dua factor emosi. teori sikap. Orientasi teori peran: teori impression management. teori keadilan 4. Shaw and Costanzo) 2.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi PSIKOLOGI SOSIAL II (PSO 243) Tujuan Instruksional: Dengan mengikuti kuliah psikologi Sosial II. 3. Orientasi lapangan: konsep-konsep dasar. teori klasik dan teori vicarious learning. teori harapan 6. Orientasi kognitif: toeri keputusan sosial. teori pilihan. Oskamp. teori integrasi. Teori-teori khusus: teori fear of success. intensi dan perilaku. Theories of Sosial Psychology. 2. teori perbandingan sosial 9. Orientasi kognitif: pengantar dan konsep-konsep dasar. teori self monitoring. teori ingratiation 11. Pengantar teori-teori Psikologi Sosial (definisi dan fungsi dan Orientasi (Chp 1. teori kecenderungan obesitas 13. Shaw & Costanzo. teori pengenalan tujuan diri 12. Applied Sosial Psychology. Teori-teori khusus: teori atribusi prestasi. Orientasi kognitif: teori kongruiti. 37 . teori kesaling-tergantungan. teori hubungan interpersonal 5. Orientasi teori peran: konsep-konsep dasar teori peran. teori disonansi kognitif 8. paradigma kesamaan sikap dan atraksi 14. PSIKOLOGI KLINIS (PKL 143) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan hakikat Psikologi Klinis. 1982. New Jersey: Prentice Hall. Materi: 1. Reinforcement Theory: teori pertukaran sosial dari Homans. teori atribusi eksternal. Orientasi lapangan: teori penentrasi sosial. teori POX dan ABX 7. 1984. teori inokulasi 10. maka mahasiswa semester IV mampu memahami dan menerapkan teori-teori psikologi sosial.

Asesmen dalam Psikologi Klinis 5. Krisis masa lansia dan kesehatan jiwa lansia 12. PSIKOLOGI LANJUT USIA (PLU 142) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa dapat menjelaskan teori-teori lansia bererta segala aspek perubahan yang terjadi pada masa lansia. Materi: 1. 1998.Bab 2: Kurikulum Materi: 1. Intervensi dalam Psikologi Klinis 6. Life event: life event frame work 8.J. 1992. Nietzel. sosial dan cultural dan menganalisis permasalahan-permasalahan yang muncul pada masa lansia.T. Peran Kepribadian dalam Psikologi Klinis 3. Transisi ke masa tua 11. E. Normal dan Abnormal dalam Psikologi Klinis 4. Proses transisi ke masa dewasa dan usia pertengahan 10. Kekhususan dalam Psikologi Klinis Buku Pegangan: 1. fisiologis. & Milich. 4th edition.A. Budi. California: Brooks/Cole Publishing Company. psikolgis. R. 2. learning.. Jakarta: PT Gramedia. & Profession. Penyesuaian diri terhadap life events 9. New Jersey: Prentice Hall. TS & Hardiwinoto. Teori-teori proses menjadi tua 3. D. Sejarah Perkembangan Psikologi Klinis 2. Methode. Introduction to Clinical Psychology. Proses-prose sosial dalam lansia: partisipasi sosial lansia 6. 5th edition. 38 . M. Pengertian umum lansia 2. Perubahan fisiologis pada lansia 4. 1999. kepribadian lansia 7. memori dan intelegesi lansia 5. Panduan Gerontologi: tinjauan dari Berbagai Aspek. Menghadapi akhir kehidupan/kematian Buku Pegangan: 1. Clinical Psychology: Concept. Berntein. Perubahan dan penurunan fugnsi kognitif lansia. Inc. Phares.

Oswari. Homewood: Irwin. Job and Task Analysis in Handbook of Industrial and Organization Psychology.D. Pengertian analisis jabatan 2. A. R. S dkk. Metode dalam analisis jabatan 6.M. Praktek (2x) 10.J. Pedoman Praktis Manusia Lanjut. (1983). ANALISIS JABATAN (ANJ 142) Tujuan Instruksional: Memberikan pemahaman tentang analisis jabatan sebagai persoalan yang penting dalam dunia industri dan organisasi.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 2. Deeken. Tokyo: Mc. 1983.W. (1980).Cormick. 1997. New York: McGraw-Hill Book Co. E.M. Di atas 40 Tahun: Kondisi Problematik Pria dan Wanita.Nally. Palenkahu. I. & Lane. 4. Pembuatan laporan anajab 11.. Menyongsong Usia Lanjut dengan Bugar & Bahagia.S. Metode dalam analisis jabatan 7. 2. E. L. memberikan pengetahuan analisis jabatan sebagai dasar pemecahan masalah dalam dunia industri serta memberikan kemampuan penerapan pengetahuan dan ketrampilan dalam menyusun dan melaksanakan suatu proses analisis jabatan. Chicago: College Publishing Company. Hltsch. Editor M. Inc. Dunette. 3. 39 . Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. Ghizelli. Personel and Industrial Psychology. Langkah dan proses anajab 8.E & Brown. Yogyakarta: Kanisius. Jakarta: Pustaka Sinar HArapan 5. Lerner. Mc. Graw-Hill Book Company. 3. Materi: 1. BOK Gunung Mulia. 1986. (1986). Penerapan analisis jabatan 12. Job deskripsi dan Job spesifikasi Buku Pegangan: 1. Rand Mc.M.F. dkk. Langkah dan proses anajab 9. D.S. E. A Life Span Perspective. C. Human Development. Psychology in Industrial Organization. Hubungan analisis jabatan dengan PIO 3. Siegel. Syarat-syarat penganalisis jabatan 5. 5. 1987. Usia Lanjut. Ruang lingkup: Makro dan Mikro 4. Sadli. Jakarta: PT.

Organizational. Dasar dan tujuan pendidikan 40 . Materi: 1. alat pendidikan dan tujuan pendidikan. 6th Ed. S. PAEDAGOGI (PAE 142) Tujuan Instruksional: Mahasiswa diharapkan memahami pengertian pendidikan. peserta didik. Gramedia. McGraw-Hill. Pendahuluan: Ruang lingkup perilaku organisasi 2. Mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan peran teknologi pendidikan dalam proses belajar serta membuat rancangan rencana belajar berdasarkan panduan buku “ Sukses di Perguruan Tinggi”. kebaikan dan kelemahan dari pengembangan suatu organisasi.G. 1997. McShane. Pendahuluan. & Von Glinow. Kepemimpinan dalam Organisasi 5. M. T. S. & Worley. A. South-Western College Publishing. 2003. Kekuasaan. ruang lingkup 2. teknik-teknik intervensi atau rancangan. Materi: 1. Pengertian pendidikan 3. Struktur dan desain organisasi 3. 2nd Ed. Cummings. sikap. 3. Proses Perubahan dan Pengembangan Organisasi 8. Perilaku Organisasi (terjemahan). Politik dan Persuasi dalam Organisasi 9.G. 2003.P. 2. Dasar-dasar perilaku individual 10. Nilai. Organization Development and Change. Behavior: Emerging Realities for the Workplace Revolution. Kepemimpinan dan Kepercayaan 6.Bab 2: Kurikulum PERILAKU ORGANISASI (PLO 142) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu memahami konsep. Budaya Organisasi 7. Dinamika Kelompok Buku Pegangan: 1. dan kepuasan kerja 11. L. Motivasi dari konsep ke penerapan 12. tujuan. Robbins. C. Komunikasi dalam organisasi 4.

2. Jakarta: Prenada Media. 3. 9. ANDRAGOGI (AND 142) Tujuan Instruksional: Mahasiswa diharapkan memahami pengertian pendidikan. Metoda pendidikan bagi orang dewasa 5. Alat-alat pendidikan Teknologi Pendidikan: pengertian dan ruang lingkup Pengembangan dan pemanfaatn sumber belajar Landasan psikologis dalam pendidikan Pendidikan seumur hidup Penerapan teori ingatan dalam proses mengajar Penerapan teori motivasi dalam pengajaran Buku Pegangan: 1. Pengertian Pendidikan 2. komunikasi pendidikan. 7. Evaluasi pendidikan bagi orang dewasa 8. Perencanaan pendidikan bagi orang dewasa 4. Sukses di Perguruan Tinggi. serta sistem belajar mandiri berkaitan dengan organisasi belajarnya dan pengembangan sistem pembelajarannya. Alat Bantu pendidikan bagi orang dewasa 6. Peran teknologi pendidikan dalam organisasi belajar 10. Pengembangan sistem pembelajaran Buku Pegangan: 1. Ilmu Pendidikan. Yusufhadi. Yusufhadi. prinsip pendidikan. (2004). Sukadji. 5. Miarso. 2. Santrock. Psi UI. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. S. Ahmadi. Depok: LPSP3 UI. dan evaluasi pendidikan bagi orang dewasa. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Bagian Psikologi Pendidikan F. Depok. Jakarta: Prenada Media Grup. metode pendidikan. 4. Sukadji. 1991. Miarso. 41 . Abu.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 4. S. Jakarta: Prenada Media. 10. Proses belajar mengajar bagi orang dewasa 3. Psikologi Paedagogi. 8. perencanaan pendidikan. J. Materi: 1. proses belajar mengajar. Sistem Belajar Mandiri 9.W (2007). Psikologi Pendidikan (edisi kedua). 1993. PT Rineka Cipta. 6. (2004). 2001. alat bantu pendidikan. Komunikasi pendidikan bagi orang dewasa 7.

Validitas penelitian eksperimental Kontrol terhadap variabel sekunder Teknik konstrasi 4. 4. (2000). Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sekolah. 2005. Penelitian psikologi dan metode eksperimen 2. Berbagai bentuk rancangan eksperimen: Langkah-langkah pengujian hipotesi 5. Hansen. 2005. 42 . 6th edition. Jakarta: Bumi Aksara. Experimental and Quasi Experimental Design for Generalized Causal Inference. Essex. dari teori hingga aplikasi. 6th Edition. Donald. 4. Salkind. (2007). Hubungan sebab akibat & cara menjelaskan hubungan sebab akibat Pengertian masalah (problem) Hipotesis penelitian eksperimental Variabel & Definisi operasional 3. Suprijanto. Depok:LPSP3 Fakultas Psikologi UI. Darren. Materi: 1. 2001. Konsep dasar ilmu pengetahuan modern.Thomas. T. 2004. Praktikum (untuk 2 topik fungsi-fungsi psikologis) Buku Pegangan: 1. Myers. Shadish William. Langdridge. Prentice Hall. Exploring Research. Houghton Mifflin Company College Division.. Pendidikan Orang Dewasa. Experimental Psychology. Wadsworth 2. Pearson. Introduction to research method and data analysis in Psychology. D.. 3.Bab 2: Kurikulum 3. PSIKOLOGI EKSPERIMEN (PEK 143) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu mengaplikasikan berbagai rancangan eksperimental yang tepat untuk permasalahan yang berkaitan dengan salah satu fungsi psikologis manusia. William. Anne & Christine H. Shadish R. Sukadji. H. Campbell. Cook. S. Neil J. Penelitian dalam Psikologi. Pearson Prentice Hall.

5th ed.. Pengembangan Alat Ukur Psikologis.Menjelaskan dasar-dasar pengukuran dalam bidang psikologi . 2. 1967. New York: McGraw-hill.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi PSIKOMETRI (PSK 143) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu: . Suryabrata. R. Definisi dan luang lingkup psikomteri Pengertian dasar pengukuran Bias pengukuran Tingkat pengukuran 2. Toronto: Wadsworth Thomson Learning.P. Applications and Issues. S.M. S.Membedakan model-model penskalaan Materi: 1. Saccuzzo. Principles. Yogyakarta: Andi Offset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 43 . 4. 2000. Beberapa isyu tentang pengukuran psikologis Buku Pegangan: 1. Azwar. Pengembangan tes Konseptual tes Konstruksi tes Uji coba 5. Validitas Pengertian Tipe-tipe estimasi reliabilitas Faktor yang berpengaruh 4. Kaplan. 2001. 2001 Reliabilitas & Validitas. J.Menjelaskan teori skor murni klasik . 3. D. Psycometric Theory. Reliabilitas Pengertian Tipe-tipe estimasi reliabilitas Faktor-faktor yang berpengaruh 3.C. Nunnally. Psychological Testing.

minat. Tes PM (APM. S. Tes Stanford Binet.(3rd Ed). 2. Handbook of Psychological Asessment. Tes Psikologi. WPPSI) 3. dan bakat dan memahami makna fragmental dari tiap tiap subtes. SPM dan CPM) dan FRT 5. Inc. Jakarta: PT Prenhallindo. Psychological Testing. dan bakat 2. Tes Weschler (WAIS. 44 . RMIB). ADKUDAG. A. Sejarah perkembangan tes inventori kepribadian 3. & Urbina. Pengertian tes inventori kepribadian 2. minat. Anastasi. 7. & Urbina. Tes inteligensi klasikal: Tintum. TES INTELIGENSI. Tes Bakat (TKD). __________________. Buku Pegangan: 1. Tes Minat (Kuder. minat. Materi: 1. Edisi bahasa Indonesia. Jenis-jenis tes Inventori kepribadian Buku Pegangan: 1. Kraepelin. Mengerti instruksi dan dapat menyajikan tes-tes tersebut secara benar dan tepat. 2nd ed. dan bakat dan tes inteligensi. Groth-Marnat.A. G. New York: Jhon Wiley & Sons.Bab 2: Kurikulum Semester V INVENTORI KEPRIBADIAN (INK 452) Tujuan Instruksional Umum: Agar mahasiswa: Mampu memahami latar belakang dan fungsi dari beberapa macam tes kepribadian yang bersifat inventori. 2. WISC. 2nd ed. Kreativitas. S. TIU 5 CFIT 6. 1997. mampu melaksanakan administrasi dan skoring berbagai tes inteligensi. minat dan bakat. Psychological Testing. Materi: 1. IST dan TIKI 4. MINAT & BAKAT (IMB 553) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat memahami konsep dasar tentang inteligensi. Anastasi. (1999). Pengertian dan sejarah teori inteligensi.

1982.P. disain dan perilaku manusia 11. Bencana. R. densitas dan territorial 10. disorganisasi sosial atau maladjustment yang serius diantara berbagai 45 . Artikel-artikel Buku Pegangan: 1. 7.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 3. Perubahan perilaku untuk menyelamatkan lingkungan 14. Pengertian dan ruang lingkup psikologi lingkungan. D. PSIKOLOGI LINGKUNGAN (PSL 152) Tujuan Instruksional Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar dan teori teori-teori psikologi lingkungan dalam hal pengaruh lingkungan terhadap perilaku individu. Applications and Issues. S. Ruang personal dan territorial 9. Arsitektur. Harcourt Brace College Publishers. Azwar. Yogyakarta.M. Edisi pertama. Tim UGM. 5th ed. 5. Environmental Psychology. 1982. Persepsi dan kognisi terhadap lingkungan 4. 1986. 2nd ed. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM. Disain tempat tinggal dan institusi 12. Sattler. Intelegensi. Alam dan manusia 3. Bakat dan Tes IQ. racun yang berbahaya dan polusi 8. Kaplan. Saccuzzo.M. Psikologi Intelegensi. Teori-teori lingkungan dan perilaku 5. Toronto: Wadsworth Thomson Learning. pengaruh cuaca dan efeknya pada perilaku 6. J.. 1996. Kota. Artikel-artikel berkaitan dengan lingkungan 7. Bell cs. PERILAKU SOSIAL MENYIMPANG (PSM 152) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu menjelaskan tentang integrasi sosial. Psychological Testing. Saparinah Sadli. 2001. Lingkungan belajar. Kebisingan. Jakarta: PT Gaya Favorit Press. 6. Materi: 1. bekerja dan waktu santai 13. Assesment of Children’s Intelligence and Special Abilities. 4. Informasi Tes. Principles. 2. Fakultas Psikologi UI. Massachussets: Allyn and Bacon Inc.

Materi: 1. M. Pendekatan multiaksial dalam memahami abnormalitas 3. 1994. 1997. Inc. APA.Bab 2: Kurikulum unsur dalam keseluruhan konspirasi kebudayaan membahayakan kelangsungan hidup kelompok sosial. Pengaruh masyarakat 13. Kenakalan remaja dan kegemaran berkelahi di kota besar. 7th edition. Abnormal Psychology: Current Perspective. DSM IV-TR. J and Bootzin.R. Perjudian. Jenis-jenis abnormalitas mental Buku Pegangan: 1. Keberadaan dari anak sampai dewasi 14. 3. Individu sosiopatik dan reaksi sosial 3. Patologi sosial 1. Konsep dan pengukuran kejahatan: kecenderungan sejarah 9. 1998 Anti Sosial Behavior by Young People 2. Kenakalan remaja: berbagai pendekatan dan tipenya 7. Washington. Kartono. R. K. Materi: 1. sehingga PSIKOLOGI ABNORMAL (PAB 153) Tujuan Instruksional Umum: Agar mahasiswa dapat menjelaskan gambaran klinis dari berbagai gangguan perkembangan pada setiap tahapan usia. Kartono. Pencegahan dan intervensi Buku Pegangan: 1. Gambaran umum abnormalitas ditinjau dari berbagai sudut pandang 2. Masyarakat modern dan kasus kenakalan remaja serta penanggulangannya. korupsi. Pelacuran dan kriminalitas 5. L. Patologi sosial dan masalah diferensiasi dan deviasi 2. 8.. 1996. Acocella. Berbagai variasi perilaku anti sosial 10. 4th edition. Patologi sosial 1I. 2. Gambaran psikososial 12. New York: McGraw Hill. Rutter.B. DC. Gambaran individual 11. 1997. Alloy. K. 6. 46 . 4.

CA. Success Attitudes) 6. 9th ed. Cognitive Abilities. Childrens Gender Awareness 4. personal dan emosional. Kemampuan Kognitif dan Sikap terhadap keberhasilan (Gender Comparisons. Belsky.W (2004). J. Thomson Wadsworth. CA. Perempuan dan Kesehatan Fisik 12. A Psychological Approach. CA: Thomson Wadsworth. West Publishing Co. 2.R. et al (2006). Puberty/Menstruation. Materi: 1. M. Thomson Wadsworth. 5th ed. Adult Development & Aging. Hoboken. Inc. 2nd ed.A (2005). Stereotipe dan bias dalam masalah gender 3. Domestic Violence) 9. The Adult Experience. Our voices: Psychology of Women. (2006). NJ: John Wiley & Sons.M. Matlin. Reading: Rider. dan budaya. 3. E. Childbirth. Newman. Interpersonal Relationship 5. Perempuan dan Kerja (Women and Work) 8. Perempuan dan Gangguan Psikologis (Women and Psychological Disorder) 13. Gender. Belmont. Konsep dasar dalam mempelajari psikologi perempuan 2. Sosial/Personality Characteristic) 7. Kehamilan. 47 . Gender Typing. Gender dan Perbandingan karakteristik kepribadian (Gender Comparison. Gender development. B. Cavanaugh. The Psychology of Women (5th ed). kelas.C. Kekerasan terhadap Perempuan (Violence Against Women) 14. Telaah mengenai penelitian psikologis dan teori mengenai gender akan difokuskan pada faktor-faktor multikultural yang terkait dengan ras.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi PSIKOLOGI PEREMPUAN (PPR 152) Tujuan Instruksional: Memperkenalkan perkembangan peran gender perempuan dalam faktorfaktor biososial dan kultural yang terlibat dalam fungsi intelektual. & Newman P. Janet (1997). Hubungan Kasih saying dan kekerasan domestic (Love relationship. Perempuan dan Masa Tua (Women and Older Adulthood) 15. Self Concept. Education/Career Planning. Kelahiran dan Peran Ibu (Pregnancy. Development through life. 5. Motherhood) 11. Future Victories Buku Pegangan: 1. 4. Perempuan dan Seksualitas(Sexuality) 10.

Manajemen dan Lingkungan 3. 48 . Donnelly.Bab 2: Kurikulum PENGEMBANGAN SDM (PDM 152) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu mengenal dasar-dasar manajemen dan ruang lingkup manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dalam organisasi serta mampu melihat hubungan antara peran Psikologi Manajemen SDM dalam organisasi. (1986). ERGONOMI (ERG 152) Tujuan Instruksional: Memahami konsep-konsep kerekayasaan & psikologi yang relevan dengan perancangan pekerjaan. Personnel Management and Human Resouces. New York: Richard D Irwin D. Orientasi dan Pengembangan karier 9. 2. D. peralatan. Jakarta: Penerbit Erlangga. Pemberdayaan Karyawan 10. Cascio. Terjemahan. Wexley & Yukl (1977). Pengelolaan Tenaga Kerja dalam Organisasi 5. Retirement 12. Konflik dalam Organisasi 14. Gibson. Graw-Hill Book Company. Kontrak Kuliah. Perencanaan tenaga kerja 6. 4. Pengantar Manajemen 2. & Keith. New Jersey: prentice Hall. William B. W. Inc. & permesinan. Konseling dalam Organisasi Industri Buku Pegangan: 1. Manajemen. Materi: 1. Kesehatan & Keselamatan Kerja 13. W. Rekruting & Seleksi dalam aplikasi 7. New York: Mc. Manajemen Kerja dan Organisasi 4. Ivancevich (1996). 3. Applied Psychology in Personnel Management. Performance Appraisal 8. Organizational Behavior and Personnel Psychology. (1986). Penggajian 11.

metabolisme tubuh. Pengertian peran input informasi: teori. 49 .Cormick. Kelelahan 13. gerakan dalam energi dan pengukuran gerakan 10. 4th ed. Sejarah perkembangan ergonomi dan aplikasinya 3. sistem kerja 12. proses & faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan informasi 6. 3. London: Routledje. Peralatan & Keselamatan kerja Buku Pegangan: 1. Aktivitas manusia:sifat.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Materi: 1. Pengendalian manusia dalam sistem manusia mesin. Lily. Human Factor Enginering. faktor dalam human control & kesesuaian 11. Ergonomi sbg sistem 4. EJ. Desain desain lingkungan kerja. Olfactory & Tactual 8. PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (PAK 152) Tujuan Instruksional: Mahasiswa Fakultas Psikologi USU yang telah mengikuti mata kuliah Pendidikan Anak Berkebutuhkan Khusus ini diharapkan akan mampu: 1. Display: visual display 7. Speech communication 9. 2. Pengantar ergonomi 2. Proses input & output 5. 1997. 4. Menjelaskan definisi berbagai jenis kondisi khusus atau luar biasa yang dapat ditemukan pada siswa. 1989. Adams. JA. Kontrol dan perancangan: kontrol dan perancangan 14. Psychology at Work Singapore: Mc Graw-Hill Book Company. 3. Menjelaskan berbagai faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kelainan pada anak. 2. A. 4. MB. Mc. Display: Auditory. New Delhi: Mc Graw Hill Book Company. Abeehr. 1975 Human in Enginering & Design. 1995. Millan Publishing Company. Menjelaskan karakteristik siswa dengan berbagai jenis kondisi khusus atau luar biasa. Canada: Mc. waktu kerja. Psychological Stress in the Workplace. Menjelaskan konsep dasar mengenai anak berkebutuhan khusus dan pendidikan khusus.

Grasindo. Osman. M.Bab 2: Kurikulum 5. perhatian dan membaca pada anak. Kerja sama program pendidikan khusus dengan orangtua dan keluarga Buku Pegangan: 1. Merancang bentuk layanan atau program pendidikan khusus dengan tepat apabila diberikan kasus tentang siswa berkebutuhan khusus. 6. Pendidikan Khusus untuk siswa yang mengalami kesulitan belajar 5. Grasindo. Nur’aeni. Program transisi untuk siswa luar biasa 13. (1998). 5. F. D. J. W. Dra. Pendidikan Khusus untuk siswa yang mengalami hambatan fisik dan gangguan kesehatan 8. 6. Pendidikan Khusus untuk siswa yang mengalami gangguan penglihatan 10. 50 . Membandingkan berbagai alternatif bentuk layanan atau program pendidikan khusus. B (2002). L. Pengantar tentang Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus 2. (1997). New Jersey: Prentice – Hall. M. Exceptional Children: An introduction to special education (5th Ed). Children’s behaviour. P & Kauffman. Pendidikan Khusus untuk siswa yang mengalami retardasi mental 4. J. A. Hallahan. Mangunsong. New Jersey: Prentice – Hall Inc. Jakarta: PT Rineka Cipta. 2. Jakarta: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi (LPSP3) UI. Exceptional Children: An introduction to special education (5th Ed). and reading problems: Problem perilaku. Perencanaan dan penyediaan layanan pendidikan khusus 3. Grainger.. Pendidikan Khusus untuk siswa yang mengalami gangguan komunikasi 7. Materi: 1. Intervensi dini bagi anak bermasalah. B. Heward. attention. 4. Jakarta: PT. 3. Pendidikan Khusus untuk siswa berbakat 12. Pendidikan Khusus untuk siswa yang mengalami gangguan emosi dan perilaku 6. Jakarta: PT. (2003). Alih Bahasa: Enny Irawati. (1988). Lemah belajar dan ADHD. Pendidikan Khusus untuk siswa yang mengalami gangguan pendengaran 9. (1996). Pendidikan Khusus untuk iswa yang mengalami kompleksitas gangguan (severe disabilities) 11. Psikologi dan pendidikan anak luar biasa.

S. Ny. Jakarta: Dian Rakyat. (2006). Djiwandono. Santrock. Van Tiel. 9. 4. Enrica. Suryabrata. Menjadi orangtua anak ADD/ADHD. Psikologi Pendidikan. 6. Alih bahasa: Denis. kognitivisme. Materi: 1. D. (2007). J. Educational Psychology. et al (1998). Santrock. D. New York: Mc Graw Hill. (2000). J. Depok. (1996). Inklusi: Sekolah ramah untuk semua. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. PSIKOLOGI BELAJAR (PSB 152) Tujuan Instruksional: Agar Mahasiswa mampu memahami psikologi belajar berkaitan dengan pendekatan-pendekatan yang dapat dilakukan seperti behaviorisme. D. Pendekatan psikologi belajar melalui Kognitivisme 5. Pendekatan psikologi belajar melalui humanisme 4. Jakarta: Raja GRafindo Persada. Rahayu Ratnaningsih. LPSP3 Fakultas Psikologi UI.W. N. Jakarta: Grasindo 5. (2004). 8. Pendekatan psikologi belajar melalui sosial Belajar Buku Pegangan: 1. Behaviour recovery. Sukadji. Gage. H.L. 11. Rogers. B. humanisme. 10.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 7. Pemulihan Perilaku: A whole-school program for mainstream schools. Educational Psychology (2nd ed). Wijaya. Pendidikan remedial: Sarana pengembangan mutu sumber daya manusia. Jakarta: Prenada Media Grup. Pendekatan psikologi belajar melalui behaviorisme 3. (2004). 3. J. Psikologi Pendidikan. USA:Houghton Mifflin Company.W. Pentecost. Bandung: Penerbit Nuansa. Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sekolah. C. (2002). Smith. J. 51 . Anakku Terlambat Bicara. definisi dan ruang lingkup Psikologi Pendidikan 2. Psikologi Pendidikan (edisi kedua). S. dan sosial. Jakarta: Prenada Media Grup. Pendahuluan.. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. M. (2004). Anak Berbakat dengan Disinkronitas Perkembangan: Memahami dan Mengasuhnya.W (2007). (2004).E. Alih bahasa: A. 2. Drs. S.

2nd ed. B. and Issues (6th ed. Canada: Thompson Wadsworth. F. Analisis aitem untuk skala psikologi 9. D. Reliability and Validity Assessment. Latihan analisis aitem untuk skala psikologi 11. Penulisan aitem untuk skala psikologi dan tes prestasi 6. DeVellis. Henson. The Essentials of Conditioning& Teaching. Educational Psychology for Effective Teaching.S. Tes dan pengukuran 2. Perancangan skala sikap 4. Tampilan dan administrasi skala 8. Domjan. (2004). R. Kaplan. R.). K. Perkembangan tes psikologi 16. KONSTRUKSI ALAT UKUR (KAU 153) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa mampu: . How to Assess and Interpret Survey Psychometrics. 2. California: Sage Publication.Bab 2: Kurikulum 7. Aplikasi pengukuran dalam bidang-bidang psikologi Buku Pegangan: 1. 4. California: Sage Publication.1979. 2003. 8. 52 . Litwin. Materi: 1. Norma tes 14. Analisis aitem untuk tes prestasi 10. Perancangan tes prestasi 5. (2005). M. Perancangan skala psikologi 3. Camines. 2003. Theory and Application. (1999). California: Sage Publication.T & Eller. uji coba dan penyusunan norma. Penentuan skor untuk skala psikologi dan tes prestasi 7. 3.Menyusun skala psikologi berdasarkan prinsip dan metode penyusunan skala psikologi yang mencakup pembuatan item. Scale Development. Psychological Testing: Principles. M. Interpretasi skor 15. E.R. Statistika dalam pengukuran 13. Latihan analisis aitem untuk tes prestasi 12. Wadsworth Publishing. & Saccuzzo.G. USA: Wadsworth Publishing Company. Applications.

C. Karakteristik penelitian kualitatif 3. P.Melaksanakan penelitian kualitatif dimulai dari identifikasi permasalahan sampai dengan menganalisis dan membuat kesimpulan Materi: 1. London: JAI Press. Poerwandari. Qualitative research dan Observation 8. Metode pengumpulan data 5. analisis dan interpretasi 6. Handbook of Qualitative Research. Issues of evaluation report writing 12. Koding.Menjelaskan berbagai macam tes-tes proyektif. Glesne. Constructing questions for interviews and questionnaires: Theory and practice in sosial research. Banister. 3. Vol 1-4. Ethnography dan Interviewing 9. W. 5. R. Prosedur pengambilan sampel 4. TES PROYEKTIF (TPR 663) Tujuan Instruksional Umum: Mahasiswa dapat: . 53 . 1994. Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Psikologi. Action research dan Feminist research 11. Becoming qualitative researchers.G. Cambridge. 1993.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Semester VI METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF (MPK 163) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu . Kredibilitas penelitian kualitatif 7.Melakukan administrasi tes grafis. 4. Presentasi hasil laporan penelitian Buku Pegangan: 1. Kristi E. Burgess. New York: Longman. UK: Cambridge University Press. Foddy. 2. . & Peshkin. Personal construct approaches dan Discourse analysis 10. A. 1992.Membedakan penelitian kualitatif dari penelitian kuantitatif . Pengantar 2. Qualitative Methods Psychology.

(1952). Massachussetts. Kasus-kasus massa 8.(3rd Ed). Penghakiman Massa: Studi Psikologi SOsial tentang Kekerasan Kolektif terhadap Orang-orang yang DIpersepsi sebagi Perilaku Kejahatan. 5. Handbook of Psychological Asessment. H. The Thematic Apperception Test. Tipe-tipe massa 3. and The Senior Apperception Technique in Clinical Use. Bellak. 54 . NY: Harcourt. B. S. Validitas dan reliabilitas tes-tes proyektif 4. Deskripsi psikologi massa 2. 3. 2. Efek dari massa 7. New York: Grune & Stratton. Z. Inc. New York: Jhon Wiley & Sons. Macam-macam tes proyektif Buku Pegangan: 1. Materi: 1. Pimpinan massa 5. (1993). Tahapan terjadinya perilaku massa 6. (7th Ed). New Jersey: Prentice-Hall International.Bab 2: Kurikulum Materi: 1. 2. Volume IV. (1999). A. LeBon. 3. Psychological Testing. Leopold. Inc. Dasar teoritis tes-tes proyektif 3. Inc. G. USA: Transaction Publishers. Sejarah perkembangan tes-tes proyektif 2. (1997). & Davidson. Lindzey. Groth-Marnat. The Crowd. Anastasi. Inc. (5 rd Ed). PSIKOLOGI MASSA (PMS 162) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu menjelaskan fenomena perilaku massa dan dapat membantu mencegah terjadinya perilaku kekerasan akibat situasi massa di masyarakat. 2004. Teori-teori psikologi massa 4. & Urbina. 4. Overview Buku Pegangan: 1. The Rorschach Technique an Introductory Manual.TAT. Abidin. Handbook of Sosial Psychology. C. Koch.: Allyn and Bacon. Klopfer. Brace & World. G. The Children’s Apperception Test. The Tree Test. 1999.

John Wiley and Sons. Elias & Wandersman. PSIKOLOGI DAN BUDAYA (PDB 162) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep psikologi dan budaya (Cultural Psychology. Ethnopsychology. Perkembangan psikologi komunitas 3.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi PSIKOLOGI KOMUNITAS (PKM 163) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa memahami pengertian dan ruang lingkup Psikologi Komunitas. Dalton. Cross-Cultural Psychology. Mengorganisasikan komunitas untuk perubahan sosial 11. Community Psychology: Theory and Practice. Memahami bentuk komunitas 7. 2. Tindakan preventif untuk mencegah perilaku sosial 9. Coping & Sosial support 8. baik bagi kepentingan komunitas maupun kepentingan individu. Materi: 1. Aplikasi perumusan permasalahan dan kebutuhan komunitas 10. 55 . Aplikasi perancangan program intervensi berdasarkan resources yang ada dalam komunitas 12. Variasi psikologis dalam berbagai budaya. dan dapat mengaplikasikan pendekatan budaya untuk memcahkan problem-problem sosial-psikologis yang sedang terjadi. 2. 1992. Pengertian dan ruang lingkup Psikologi Komunitas 2. Materi: 1. peran psikologi dalam menghadapi permasalahan pada komunitas dan dapat merencanakan program yang tepat. 2001. Orford. Community Psychology: Lingking Individual and Comunities.Wadsworth.USA. Indegeneous Psychology dan Multicultural Psychology). Metode penelitian 5. Memahami ekologi 6. Kaitan antara perilaku individu dengan kontek budaya. J. Riset di psikologi komunitas 4. mampu memandang masalah-masalah psikologis dari perspektif budaya. Evaluasi program Buku Pegangan: 1.

(2003). 2. PSIKOLOGI KONSELING (KON 163) Tujuan Instruksional Umum: Mahasiswa dapat melakukan konseling awal sebagai bahan rujukan kepada professional terkait. Inc. Illinois: S E Peacock publisher. Itasca. D. RS. Psychology and Culture. 1990. 6. 1994. USA: Allyn and Bacon. Cultural Psychology edited by James W Stigler. 1993. Sage Publication. Materi: 1. 56 . Overview Buku Pegangan: 1. United States of America. Konseling berdasarkan pendekatan-pendekatan dalam psikologi 4. Corey. (1997). WJ & Malpass. Theory and Practice of Counselling adn Psychoteraphy. Corsini. Pemahaman terhadap konseling 2. Cambridge University Press. 2007. Multicultural Psychology. USA: Pearson Education. Cross-Cultural Psychology: Critical Thinking and Contemporary Applications. John W Berry. 4. 2. Persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis dalam berbagai budaya dan kelompok etnik. Gerald. Perkembangan konseling 3. Shirav E. Current Psychoteraphy. Konstruk psikologis yang membangun suatu budaya. Richard A. Aspek unik dari budaya tertentu yang tidak bersifat universal 5. 4. Shweder and Gilbert Herdt. Persoalan-persoalan profesional dalam konseling Buku Pegangan: 1. Inc. & Levy. United Kingdom.. edited by Uichol Kim. Indigenous Psychologies. Third edition.Bab 2: Kurikulum 3. 5. 3. Lonner. Raymond.

Bartol & Bartol. 1998. Forensic Psychology. 3. Sexuality Now: Embracing Diversity. 2001. (2003). Wrightsman. Psikologi dan Saksi 6. Linsenman. Ruang lingkup psikologi forensik 2. Fundamentals of Human Sexuality: Making Healthy Decisions. Metode pemeriksaan dan asesmen dalam psikologi forensik 3. Seksual dan Kesehatan Seksual 2. Disfungsi Seksual 6. Psikologi kehakiman 5. & Haward.H. M. Perilaku Seksual yang Tidak Umum 7. Burnettte. Aspek-aspek dalam Seksual 3. Materi: 1. Belmont. CA: Wadsworth.C.R. Publiser: Thomson & Wadsworth. Gudjonssons. 57 . Janell L. Publiser: Allyn and Bacon.Carroll (2005). Psychology and Law. Perkembangan Seksual 4. M. 2. G. McAnulty. Research and Application. & Taflinger M. Orientasi Seksual 5. 2nd ed. Materi: 1. 4. L. Psikologi dan lembaga pemasyarakatan Buku Pegangan: 1..Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi PSIKOLOGI SEKSUAL (PSE 162) Tinjauan Instruksional Umum: Mahasiswa dapat menjelaskan seksualitas manusia. Psikologi Kriminalitas. 1994.S. R & M. 2. Routledge. Forensic Psychology: A Guide to Practice. Psikologi dan kepolisian. L. Belmont: Brooks/Cole Publishing Company. Infeksi Menular Seksual Buku Pegangan: 1. 7. PSIKOLOGI FORENSIK (PFR 162) Tujuan Instruksional: Mahasiswa dapat mengenal dan memahami penerapan metode-metode psikologi dalam proses peradilan dan pemeriksaan kasus tindak kriminal.

Sikap orang tua dalam pendidikan keluarga pada tiap masa perkembangan Buku Pegangan: Cherlyn. Wrightman. Karakteristik dan sikap orang tua sbg pendidik keluarga 10. Peran orang tua 3. Materi: Pengertian dan berbagai definisi tentang keluarga 1. sehingga dapat meningkatkan kepada kesejahteraan pekerja. PSIKOLOGI PERKEMBANGAN KELUARGA (PPK 162) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa dapat memahami makna keluarga dari perspektif multi disiplin yang menekankan pada adaptasi dan perubahan fungsi keluarga sepanjang rentang kehidupan dan kaitannya dengan perkembangan individu. Public and Private Families: An Introduction. Dampak lingkungan terhadap pendidikan keluarga 12. Proses terjadinya keluarga: usia menikah 6. Nietzel and Fortune Psychology and the Legal. a. Belmont: Wadsworth. Perkembangan keluarga 2.J. New York: McGraw-Hill. Proses terjadinya keluarga: pertunangan 5. Masalah keluarga dalam setiap tahap perkembangan 7. 2002. 58 . Green. 5th ed. misi perusahaan dengan tetap berpegang kepada peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Sistem. Komunikasi dalam keluarga 11. Penyesuaian dalam perkawinan 9. 3rd ed.Bab 2: Kurikulum 4. Pola asuh orang tua 4. Fase-fase perkawinan 8. HUBUNGAN INDUSTRIAL (HIN 162) Tujuan Instruksional: Mahasiswa memahami dan mampu mengaplikasikan pengelolaan hubungan industrial yang selaras dan harmonis untuk mencapai visi.

4th edition. Human Resources Management and Experience Approach.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Materi: 1. 59 . Peranan HR Department dalam Hubungan Industrial 9. 3. Buku Pegangan: 1. Himpunan Perundangundangan Ketenagakerjaan. John (2007). McGraw-Hill. 4. 2.13/tahun 2003) 10. 5. KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) (KKK 162) Tujuan Instruksional: Mahasiswa memahami konsep Kesehatan dan Keselamatan kerja. 13. kecelakaan di tempat kerja. (2000). Kumpulan UU No 3 th 1999 tentang Jamsostek. Lembaga kerjasama tripartite dan bipartit 5.14 th 1993 tentang Jamsostek. Perselisihan perburuhan 7. Perjanjian kerja 6. Cara-cara pengelolaan Internal Hubungan Industrial 11. 6. serta memahami sistem manajemen K3 dalam upaya mencegah penyakit dan kecelakaan akibat kerja. Hukum dan Buruh 8.13 th 2003 tentang Ketenagakerjaan. 1999. Aplikasi Penerapan Peraturan ketenagakerjaan (UU.12 th 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Pembuatan survey karyawan bagi kepentingan perusahaan. Ruang lingkup ketenagakerjaan 2. Hubungan ketenagakerjaan: 4. Pengantar Hukum Perburuhan Bidang Hubungan Kerja. 7. Soepomo. Jakarta: Depertemen Tenaga Kerja RI. Kontrak kuliah. Sistem ketenagakerjaan di Indonesia 3. Cara-cara pengelolaan Ekternal Hubungan Industrial 12. penyakit akibat kerja. KumpulanUU No. Program pengelolaan Kesehatan & Keselamatan Kerja di lingkungan perusahaan. PP No. Penyusunan program-program dalam membina hubungan industrial dilingkungan perusahaan 14. Depertemen Tenaga Kerja RI. Kumpulan UU No. Bernardin. Jakarta.

Pengantar Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2. Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja Buku Pegangan: 1. fasilitas dan merencanakan budget training 5.Occupational Health: Recognizing and Preventing Work-Related Disease. Review materi keseluruhan 9. Praktek pembuatan modul kelompok dan evaluasi (4X) 11. 3rd edition. Keselamatan kerja 7. Kesehatan Kerja dalam konteks global 3. Mengenal penyakit akibat kerja 5. Aplikasi ergonomi dalam K3 10. Pengantar 2. PELATIHAN (PLT 163) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu sederhana. Handbook of Work and Organizational Psychology: Work Psychology. Pelaksanaan administrasi training dan persiapan materi ajar 6. Review ranah belajar dan tujuan instruksional 10. membuat proposal-proposal pelatihan Materi: 1. Levy and Wegman (1995). 2nd edition. 6th edition. Mencegah penyakit akibat kerja 6. Peraturan dan Undang-Undang tentang K3 9.Bab 2: Kurikulum Materi: 1. Bahaya-bahaya di tempat kerja 4. Proses training dan identifikasi kebutuhan training 3. Program-program dalam kesehetan dan keselamatan kerja 11. 2. Transfer belajar dan evaluasi 8. Menetapkan lokasi. Praktek pembuatan modul individual 60 . Cascio (2003). Proses pelaksanaan training dan validasi 7. Managing Human Resources. Kontrak Kuliah. UK: Psychology Press Ltd. New York: Library of Congress. 3. et al (1998). Materi ajar training dan memilih trainer 4. Drenth. New York:McGraw-Hill Company. Mencegah kecelakaan kerja 8.

khususnya SPSS. Manual Book SPSS versi 10. Wills. Uji asumsi untuk statistika parametrik 5. London: Mc Graw Hill Book Company. Materi: 1. Managing the Training Process: Putting the Basic in to Practice. 1993. Pengenalan menu SPSS 3.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Buku Pegangan: 1. Statistika dan SPSS 2. M. Uji beda non parametrik Buku Pegangan: 1. Korelasi menggunakan SPSS 7. Uji t 10. Screening data dan transformasi data 6.0 for Windows Semester VII KODE ETIK (KET 172) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa mampu menjadikan kode etik profesi psikologi sebagai dasar bagi seluruh kegiatan penerapan disiplin ilmu psikologi. Diskusi kelompok tentang AD HIMPSI 4. Anova 11. Garis besar Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) HIMPSI 3. Diskusi kelompok tentang ART HIMPSI 61 . Landasan Etika Profesi 2. Materi: 1. Diktat Kuliah 2. Deskripsi data 4. Regresi menggunakan SPSS 8. Analisis item dan tes menggunakan SPSS 9. APLIKASI KOMPUTER (APK 162) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu mengoperasikan dan aplikasi komputer sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan dalam menunjang tugas dan kegiatan penelitian.

N. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. Azas-azas Penelitian Behavioral. 62 . 7. 2. Baron. Wrighstman. 1993 Sosial Pscyhology in the ‘90s. Pengurus Pusat HMPSI periode 2000-2003. Boston: Allyn and Bacon.. HIMPSI 2000. Theories of Sosial Psychology. 2002 Sosial Psychology. Daryl Koelm. 6. Diskusi kelompok Kode Etik Psikologi Buku Pegangan: 1. 3.. FC... Hogg. 4.D. 2000. 2001. F. Harlow: Prentice Hall. Membuat landasan teoritis intervensi psikologi sosial 6... Metode penelitian intervensi psikologi sosial 3. Seidman. Oskamp. 1984. Kerlinger. Membuat rancangan intervensi psikologi sosial 7. Anggaran Rumah Tangga dan Kode Etik HIMPSI. Pedoman Pelaksanaan Kode Etik Psikologi Indonesia 7. Garis besar Kode Etik Profesi 6. New Jersey: Prentice Hall. Materi: 1. Applied Sosial Psychology.L. INTERVENSI PSIKOLOGI SOSIAL (IPS 173) Tujuan Instruksional: Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat membuat rancangan intervensi psikologi sosial berdasarkan metode secara ilmiah. Vaughan. 3. Rancangan Undang-Undang Profesi Psikologi. 2.Bab 2: Kurikulum 5. Desain penelitian intervensi sosial 2. Pedoman Pelaksanaan Kode Etik Psikologi Indonesia. Anggaran Dasar. 1982. Mendeteksi kebutuhan komunitas 4. K. Landasan Etika Profesi. New York: Mc Grew Hill. Byrne. 4. Presentasi rancangan intervensi psikologi sosial Buku Pegangan: 1. MA. 5. RA. Yogyakarta: Gajdah MAda University Press. GM. 1983 Hand book of Sosial Intervention: Sage Publication. 1995. Dane. Shaw & Costanzo. Membuat permasalahan psikologi sosial dalam komunitas 5. Deaux. Edward. 1997 Sosial Psychology. California: Brooks/Cole Publishing Co.

Materi: 1. Journal Personality and Sosial Psychology. APA. D. Thorpe. Ruang Lingkup Psikologi Adiksi 2. 63 . The Psychology of Mental Health. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental 3. Penanganan Perilaku Adiksi Buku Pegangan: Thombs. P. (1960). Notosoedirjo. Malang: Penerbit Universitas Muhammadiyah PSIKOLOGI KESEHATAN (PSH 172) Tujuan instruksional: Mahasiswa dapat menjelaskan peran Psikologi Kesehatan sebagai metode intervensi dalam prevensi. Qualitative Methods Psychology. PSIKOLOGI ADIKSI (PAD 172) Tujuan Instruksional Umum: Mahasiswa dapat menganalisa rancangan penanganan awal perilaku adiksi dari sudut pandang psikologi. Jenis dan Efek Adiksi 5. P. dan kurasi kesehatan. Kesehatan Mental. PSIKOLOGI KESEHATAN MENTAL (KME 172) Tujuan Instruksional: Mahasiswa dapat menjelaskan kesehatan mental dalam berbagai ruang lingkup kehidupan. Kesehatan mental dalam berbagai ruang lingkup kehidupan Buku Pegangan: 1. Proses Adiksi 3. Pengertian Kesehatan Mental 2. (1999) Introduction to Addicitive Behavior. Karakteristik Umum Perilaku Adiksi 4. promosi.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 8. (2001). 9. Louis. New York: Roland Press 2. Penanganan kesehatan mental 4. Banister.L. Moelyono. Materi: 1. London: Guilford Press. 2nd edition.

2. Ogden. 2000. Pembuatan bisnis plan 64 . Sarafino. Manajemen produksi dan penentuan lokasi perusahaan 8. J. Health Psychology: A Text Book. E. Materi: 1. Value of money 10. Komunikasi bisnis 5. Philadelphia: Open University Press 2. Ruang lingkup Psikologi Kesehatan 2. Perilaku manusia saat mengalami masalah kesehatan 4. sehingga dapat menciptakan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Jurnal umum 6. Tinjauan Psikologis mengenai masalah kesehatan 3. Inc. New York: John Wiley & Sons. KEWIRAUSAHAAN (KWS 172) Tujuan instruksional: Memahami garis besar fungsi seorang wiraswastawan dalam proses pembangunan suatu negara. Merencanakan dan mengembangkan bisnis (Bisnis Plan) 13. P. Mengenal dan merencanakan usaha mandiri sebagai karier dan usaha kecil 3. Upaya preventif. Selain itu juga mengembangkan jiwa wirausaha dan keberanian dalam menghadapi tantangan-tantangannya. Manajemen bisnis 12. 1994. Motivasi usaha mandiri sebagai karir dan Achievement Motivation Training 4. promotif dan kuratif psikologis dalam dunia kesehatan Buku pegangan: 1.Bab 2: Kurikulum Materi: 1. Manajemen produksi 9. Buckingham. Karakteristik dan ciri-ciri kewirausahaan. Konsep pengembangan kemitraan dalam rangka pengembangan wirausaha 11. Lanjutan jurnal umum 7. Health Psychology: Biopsychososial Interactions.

Pengembangan Kewirausahaan. Medan: USU Press R. B. Spencer. Kontrak Kuliah. Proses bimbingan Buku Pegangan: 1. Six Sigma 6. R. Balance Score Card 4. Materi: 1.M. M. sosial atau industri & organisasi).. SEMINAR (SMN 172) Tujuan Instruksional: Memberi pengalaman kepada mahasiswa untuk menyajikan ide-ide penelitian dan meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam menanggapi permasalahan yang berkaitan dengan salah satu bidang kajian (perkembangan.S. CURRENT ISSUE PIO (KSO 172) Tujuan Instruksional: Agar mahasiswa memiliki wawasan mengenai perkembangan isu-isu terbaru dalam praktek di dunia industri dan organisasi. (1997). Pengantar 2. Total Quality Management 3. Sutadi. Behavior Event Interview 7. Competence at Work: Model for Superior Performance. L. Statistika 3. Sembiring. Nasution. S. Buku Panduan Penulisan Skripsi Fakultas Psikologi USU 65 .. New York: John Wiley & Sons. klinis. Knowledge Management 5.M & Spencer. pendidikan. Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif 2. Suyono. Materi: 1. Asessment Center Buku Pegangan: 1. (1993)..Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Buku Pegangan: 1.Inc.

dan sound sistem. dan tes psikologi sehingga mahasiswa dapat berlatih membuat diagnosis klinis. Masing-masing ruang kuliah dilengkapi dengan overhead proyektor. Kegiatan yang dilakukan mencakup: 66 . Laboratorium psikodiagnostik bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam melakukan observasi. televisi. kamera. 3. wawancara. LCD proyektor.Bab 3: Sarana Pendukung BAB 3 SARANA PENDUKUNG 3. Untuk ruang kuliah P4JM pada setiap ruang kuliah telah dilengkapi dengan pendingin udara. Saat ini ruang kuliah S-1 yang telah dilengkapi pendingin udara ada dua ruang. Laboratorium eksperimen (psikofisiologi) bertujuan mengembangkan keilmuan bidang psikologi khusus dalam domain psikologi umum dan eksperimental. Kegiatan yang dilakukan mencakup penyediaan sarana untuk kegiatan observasi dan wawancara.1. Praktikum Pada saat ini praktikum psikologi dilaksanakan di laboratorium psikodiagnostik yang terdiri dari laboratorium observasi dan wawancara dan laboratorium observasi anak. Jumlah bangku kuliah di masing-masing ruang kuliah juga cukup. vcd/dvd player. dan pada umumnya telah dimanfaatkan oleh hampir semua dosen dalam pemberian kuliah. antara lain oneway mirror. serta laboratorium psikologi eksperimen (psikofisiologi). Perkuliahan Fasilitas perkuliahan telah cukup memadai. Rencana pengembangan ruang kuliah adalah dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara pada setiap ruang kuliah. dan film-film psikologi.2.

dan jurnal penelitian. Penerbitan Fakultas Psikologi USU telah menerbitkan sejumlah buku panduan akademik.3. seminar. laporan lustrum. Jurnal ini terbit dua kali setahun. 67 .Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi - melakukan praktikum eksperimen yang khusus memakai pendekatan psikofisiologi mengadakan dan memperbaiki alat ukur psikofisiologi mengumpulkan buku-buku yang up to date tentang psikofisiologi menyusun buku pendukung mata kuliah khusus domain psikologi umum dan eksperimen membuat proposal-proposal penelitian melakukan kajian. praktikum. buku artikel ilmiah Psikologi Populer. 3. Mulai Juni 2005 Fakultas Psikologi USU telah menerbitkan jurnal yang diberi nama ‘Psikologia: Jurnal Pemikiran & Penelitian Psikologi’ (ISSN: 1858-0327). Perpustakaan fakultas psikologi menyediakan sejumlah buku ajar dan publikasi psikologi lainnya yang diperlukan untuk perkuliahan.4. Perpustakaan psikologi telah pula dilengkapi dengan sarana e-Library untuk mengakses internet. buku panduan skripsi. antara lain: Depth Perception Steadiness Tester Reaction Time Tester Muller Lyer Illussion Tester Pogendorf Illussion Tester Wiggly Block Mirror Drawing 3. Perpustakaan Untuk fasilitas perpustakaan. setiap bulan Juni dan Desember. mahasiswa memanfaatkan fasilitas perpustakaan fakultas psikologi (psycholib) dan fasilitas perpustakaan pusat USU. dan penyusunan skripsi di lingkungan psikologi USU. dan penelitian dalam psikofisiologi Sejumlah peralatan eksperimen juga telah dimiliki.

administrasi keuangan. pemeliharaan. dan pengembangan sistem informasi telah ditetapkan adanya tenaga pengelola khusus. 68 . Saat ini sedang ditata dan dikembangkan sistem informasi yang meliputi administrasi akademik. Untuk penataan. SDM.Bab 3: Sarana Pendukung 3. prasarana-sarana. dll.5. Administrasi dan Sistem Informasi Untuk kegiatan administrasi di lingkungan fakultas pada umumnya telah dilaksanakan dengan menggunakan komputer.

Psi. Psikolog Filia Dina Anggraeni. psikolog Namora Lumongga Lubis.Si.Si. M. Psikolog S-2. Psikolog S-2. psikolog Raras Sutatminingsih.Si. M.. Psikolog S-2. Dra. psikolog Elvi Andriani Yusuf. Psikolog S-2. M.Si.psikolog PENDIDIKAN S-3. Dr.Si.. S.Si. M.. Psikolog S-2. psikolog Desvi Yanti Mukhtar. Psikolog Vivi Gusrini R. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 NAMA Irmawati. M. Dra..Si Tarmidi. M. BA (Horn). psikolog Arliza Juairiani Lubis..Psi. psikolog Lili Garliah. Psikolog S-2 PS-3. Psikolog PS-3. psikolog Josetta Maria Remila Tuapattinaja.Si.. Psikolog 69 . psikolog Rodiatul Hasanah Siregar. S.psikolog Liza Marini. psikolog Sri Supriyantini. psikolog Ferry Novliadi. Psikolog S-2. Psikolog S-2. M.Si. psikolog Rika Eliana. psikolog Gustiarti Leila. S-2. Dosen Tetap NO... psikolog Ari Widiyanta. M. Psikolog PS-2. Dra. Dra.Psi. Psikolog S-2. M.1.Psi.. S-2 PS-3.. M. M. Psikolog S-2.. Psikolog S-2 S-2. psikolog Eka Ervika. Psikolog PS-3.Sc. M.Si Wiwik Sulistyaningsih.Si.. S-2. Dra. Dra. M.Si. Psikolog S-2..Si. M.Psi. M. M.Psi. M. Psikolog S-2. Psikolog S-2.Si.Si.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi BAB 4 DAFTAR NAMA DOSEN 4. psikolog Meutia Nauly. Zulkarnain. Psikolog S-2.. Pohan. Psikolog S-2. psikolog Hasnida. M. SPsi. SPsi.Psi. M. M. M. Dra..

Bab 4: Daftar Nama Dosen NO. Prof. M. Psikolog Emmy Mariatin. Psikolog SPsi.Hum Tagor Muda Lubis. Psikolog 4. S. MA. Dra. psikolog Rr. Psikolog S-2. Drs.. MSc Phd Irna Minauli. S.MM Redita Lubis. Cherly Kemala Ulfa.psikolog PENDIDIKAN S-2. Psikolog SPsi SPsi SPsi S-2 S-2. Hum Benny Malim Sembiring.Psi. Psikolog SPsi. MA Ratih Baiduri. SH.Psi. M. Dr. Psikolog Eka Danta Jaya Ginting.Hum Jaminuddin Marbun.Psi Ade Rahmawaty. S. S.Psi Fasti Rola.S Mas Cahaya Daulay. Psikolog PS-2. Psikolog Meidriani Ayu Siregar. M.psikolog Siti Zahreni. Dra.Psi... Ir... Psikolog Sri Mulyani.MA Tommy Tantawi. dr. S.. MTh Sutarman. Psikolog S-2. Psikolog Sylviana Realyta. Psikolog S-2. Risnawaty Sinulingga.Psi.Psi Indri Kemala Nasution.2. Dra. Dra. Psikolog Siti Amnah.Psi. Dra. Dosen Tidak Tetap NO. M. S.Kes. Psikolog S-2. M. M. Psikolog Ika Sari Dewi. Drs. M. Ir PENDIDIKAN Prof S-3 S-3 S-2.. Psikolog S-2. M. M. S. Drs.Kes. Psikolog S-2 S-2 S-2 S-2 S-2 S-2 S-2 S-2 S-2 S-2 S-1 PS-2 S-2 S-1 70 .Si. Psikolog SPsi. M.Psi Rahma Yurliani.Si. Psikolog S-2.Psi Etty Rahmawaty. 101 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 NAMA Jasmeiny Jazir.MPh Gustanto. Psikolog Agati Toni Suhartono.Psi. Drs M. M. S.Psi.Psi. Drs Agustrisno.Psi. S. Hum Kasmir Tanjung. SH. S. M. M.M.Psi. Hum Rudi Sofyan Ginting. Lita Hadiati Wulandari. 1 2 3 4 5 6 7 8.Hum Iskandarini. 9. S. 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 NAMA Juliana Irmayanti Saragih. M. Siddik.

M. M.Sos Sri Supriyantini.Psi.Si.Psi. Psikolog Irna Minauli.Psi Fasti Rola. M.Si. Daftar Nama Dosen Berdasarkan Pengampu Bidang Ilmu Psikologi Industri dan Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 8 Gustiarti Leila.Sc.Psi Juliana I. M. Psikolog Ika Sari Dewi. Dra. M.Si Siti Zahreni.Psi. S.Psi. Psikolog Zulkarnain.A. Psikolog Meidriani Ayu Siregar. M. Psikolog Eka Ervika. M.Si. M. Psikolog Filia Dina Anggraeni. Tuapattinaja. Psikolog Liza Marini. M.Si.Psi. Psikolog Emmy Mariatin. Psikolog Siti Amnah. M. Dra. M.Kes. BA (Horn).Kes. Psikolog Eka Danta Jaya Ginting. Psikolog Wiwik Sulistyaningsih. M. Psikolog Elvi Andriani Yusuf. Dra.Psi.Psi. S. M. M. M. Psikolog Cherly Kemala Ulfa. M.Si. Arliza Juairiani Lubis.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi 4..Psi Psikologi Perkembangan 1 2 3 4 5 6 Lili Garliah. psikolog Psikologi Pendidikan 1 2 3 4 5 6 7 Rr. Lita Hadiati Wulandari. M. Psikolog Rodiatul Hasanah Siregar. M.Psi. Dra. S.Si. M. Psikolog Agati Toni Suhartono.Psi.3.Psi.Psi 71 . Dra. Psi Psikologi Klinis 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Raras Sutatminingsih. M. Dra. M. S. M. Psikolog Namora Lumongga Lubis. S.Psy Desvi Yanti Mukhtar. Psikolog Tarmidi. S. M.Psi. Dra. M. Dra.Si. Saragih. M.Psi Ade Rahmawaty.Psi. M. Psikolog Ferry Novliadi. M.Psi. Dra. Psikolog Josetta Maria R.Si. Psikolog Hasnida.

Psi Psikologi Umum/Eksperimen 1 2 3 4 5 6 7 8 Lili Garliah. SH. Risnawaty Sinulingga. S. S. M. M. S. S. M.Si. MM Jaminuddin Marbun. Psikolog Indri Kemala Nasution. SH.Si. S. Hum Dra. M. Kasmir Tanjung Dra. Hum Sutarman.Psi. Redita Lubis. Dr. M. S.Psi Rahma Yurliani. M.Psi. MTh Gustanto. Mas Cahaya Daulay.Si Zulkarnain.Si.Psi.Psi.Psi. Hum Ir.Psi. Psikolog Meutia Nauly. M. S. S. M. Psikolog Vivi Gusrini R.Psi. Bidang Non Psikologi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Prof. Jasmeiny Jazir Dr.Si. dr. Psikolog Gustiarti Leila.Hum Ir. MSc Phd 72 . B. Pohan. Psikolog Eka Danta Jaya Ginting. Drs. Psikolog Raras Sutatminingsih. Agustrisno Drs.Psi Sylviana Realyta. M.M.Ph Ratih Baiduri. M. Psikolog Etty Rahmawaty. M.Si. Psikolog Ferry Novliadi.Hum Drs. Psikolog Rika Eliana. Dra. M. Iskandarini. S. Dra. Psikolog Ari Widiyanta. M. Sidik.. Tommy Tantawi. Sembiring Rudi Sofyan Ginting. Psikolog Ika Sari Dewi.Bab 4: Daftar Nama Dosen Psikologi Sosial 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Irmawati.Hum Drs. M.S M. Psikolog Sri Mulyani.

P3M ini menjadi bagian dari struktur organisasi Fakultas psikologi USU. Sampai dengan saat ini telah dilaksanakan beberapa jenis pelayanan jasa psikologi yang antara lain berupa pelayanan ke organisasi dan perusahaan serta pelayanan pendidikan dan klinis bagi anak. beberapa staf mencoba mengajukan usulan penelitian yang akan dikompetisikan untuk memperoleh dana Hibah Bersaing Perguruan Tinggi DP3M Dikti Depdiknas. Penelitian yang dilakukan oleh dosen di lingkungan Fakultas Psikologi USU juga mendapat dukungan dari program SP4 Kompetisi. Jalinan kerjasama antar intansi pendidikan. Pelayanan psikologis di bidang pendidikan dan klinis ini ditujukan bagi kelompok usia anak sampai dewasa. penilaian kapasitas kecerdasan. penanganan masalah belajar dan sebagainya. baik internal maupun eksternal. Pada tahun anggaran 2004. namun pelayanan dibidang psikologi pendidikan dan klinis masih sangat terbatas. Kegiatan penelitian dan pelayanan kepada masyarakat diselenggarakan melalui Pusat Penelitian dan Pelayanan kepada Masyarakat (P3M) Fakultas Psikologi USU. Sebagai cikal bakal lahan praktek pendidkan profesi psikologi. seperti dengan Program 73 . perlu diadakan sosialisasi tentang keberadaan P3M bagi masyarakat umum dengan penekanan pada memanfaatkan pelayanan dibidang psikologi pendidikan dan klinis. baik berupa penilaian kasus bermasalah. tetapi usulan tersebut belum berhasil. dewasa maupun keluarga.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi BAB 5 PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Kegiatan penelitian para staf pada saat ini umumnya adalah penelitian yang terkait dengan pembuatan tesis. Sekitar 60-an perusahaan pemerintah dan swasta telah menggunakan jasa pelayanan P3M. bakat dan minat. Beberapa penelitian bersama oleh staf telah juga dilaksanakan dimana pada umumnya pendanaan diperoleh dari Lembaga Penelitian USU. dan telah terealisasi pada tahun 2006.

Hal ini lebih disebabkan oleh karena keterbatasan sumber daya yang ada.Bab 5: Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Pendidikan Dokter Spesialis di USU serta sekolah di luar USU perlu lebih ditingkatkan. P3M saat ini telah melakukan pelayanan jasa Pelatihan dan Penelitian meski dalam skala kecil. 74 . P3M USU juga berfungsi untuk membantu LPSP3 Universitas Indonesia dalam mendistribusikan materi berupa alat test maupun publikasi lainnya dari LPSP3 Universitas Indonesia kepada lembaga pendidikan psikologi lainnya ataupun biro-biro psikologi yang membutuhkan.

Visi dan Misi Visi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Psikologi USU Menjadi suatu wadah aspirasi mahasiswa dan penggerak yang profesional.1. berfungsi untuk mempererat ukhuwah. aktif dalam melakukan pembinaan dan pengembangan mahasiswa psikologi serta menumbuhkembangkan keintelektualan. Dibentuk dan disyahkan ketika Mubes ImaPsi tanggal 24. mengembangkan potensi diri dan mengembangkan keilmuan di kampus karena mahasiswa merupakan kaum intelektual yang mempunyai potensi dan kemampuan luar biasa.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi BAB 6 ORGANISASI KEMAHASISWAAN 6. sikap ilmiah. Dibentuk sebagai pengganti dari ImaPsi (Ikatan Mahasiswa Psikologi) sesuai dengan Tata Lakasana Organisasi (TLO) yang berlaku di Universitas Sumatera Utara karena perubahan status psikologi dari program studi menjadi fakultas.26 Februari 2008 dan tanggal 14 Maret diadakan PEMILU untuk memilih Gubernur Mahasiswa bertepatan dengan pemilihan Presiden mahasiswa USU. dan komitmen yang progresif dalam menyuarakan kebenaran dan keadilan sehingga membentuk insan akademis yang memiliki kemandirian. Sejarah dan Latar Belakang PEMA Fakultas Psikologi USU merupakan singkatan dari Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara. kepemimpinan. dan kepedulian terhadap lingkungan. PEMA Fakultas Psikologi USU merupakan wadah bagi mahasiswa psikologi USU untuk menyalurkan aspirasi dan kreatifitasnya baik di bidang akademis maupun non-akademi. 75 .2. 6.

d. yang merupakan orang pertama dalam sejarah ImaPsi. 76 . Dan periode ketiga (2002/2003) kepemimpinan diamanahkan kepada Yan Ladila. Memaksimalkan pelaksanaan Tri Darma Peguruan Tinggi. kepemimpinan.3. ImaPsi USU dipimpin oleh Ardiansyah Sagala (1999).Bab 6: Organisasi Kemahasiswaan Misi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Psikologi USU a. Pada periode 2005/2006 dilanjutkan oleh Onny Samantha. Melakukan pengembangan kajian dan penelitian psikologi di dalam kampus. Aktif melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap mahasiswa Fakultas Psikologi USU dalam hal peningkatan kreativitas. Kepengurusan Periode kepengurusan pertama (2000/2001). Periode selanjutnya yaitu periode 2004/2005 dipimpin oleh Farida Aini. c. keilmuan. dan periode 2006/ 2007 oleh Sugiyanto dan pada periode 2007/2008 Pemerintahan Mahasiswa dipimpin oleh Yefri Yudianto (2005) sebagai Gubernur Mahasiswa Fakultas Psikologi yang pertama. 6. Menjalin kerjasama dengan senat mahasiswa fakultas lain maupun organisasi-organisasi lainnya. Membangun sistem dan manajemen kepengurusan yang sesuai dengan iklim organisasi. Kemudian periode kedua (2001/2002) dilanjutkan oleh Andi Dalimunthe. dan manajemen. baik internal maupun eksternal. Periode 2003/2004 IMaPsi USU dipimpin oleh Heriyanto. b. e.

PENDIDIKAN.... OLAHRAGA.. PENGABDIAN MASYARAKAT DEPT.. MAJELIS MAHASISWA FAKULTAS SEKJEND BENDAHARA UMUM FORMASI AL-QALB & CSP BIRO KESTARI DEPT.. HUBUNGAN MASYARAKAT DEPT... JURNALISTIK DEPT.DEKAN FAKULTAS PSIKOLOGI PEMBANTU DEKAN III GUBERNUR ...... MINAT & BAKAT Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi UNIT KEGIATAN MAHASISWA ( UKM ) 77 . KESEJAHTERAAN MAHASISWA DEPT... PELATIHAN dan PENELITIAN DEPT.

Panjaitan (05-043) Hanifan Akbar (05-098) Nur Amsila (06-073) Mufida Rangkuti (07. dan Penelitian Koordinator : Dian Mardiah (05-110) Sekretaris : Margaret Khoman (05-058) Staf : Maria D.2009 Gubernur Sekjend Bendahara Umum : Yefri Yudianto : Juwita Afni Saragih : Ira Vanita (05-060) (05-111) (05. Pelatihan.Bab 6: Organisasi Kemahasiswaan SUSUNAN PENGURUS SENAT MAHASISWA (SEMA) FAKULTAS PSIKOLOGI PERIODE 2008.010) Departemen Kesejahteraan Mahasiswa Koordinator : Tengku Adinda A Sekretaris : R.055) Departemen Pengabdian Masyarakat (PEMAS) Koordinator : M. Furqon (05-104) Sekretaris : Lily Syahfitri (05-087) Staf : Andini Mirandita (06-016) Hanan Shofwan (05-096) Alfi Khairani (07-017) Ade Maya Sari N (06-038) Departemen Pendidikan. Desta Mahestri Staf : Geo Doddy Maulidina Nazlely Elfrida Indrayani Retnata Ofelia S Departemen Jurnalistik Koordinator : Dini Atrizka Sekretaris : Dhebby Edriany Staf : Jimmy Suwinta Milna Chairunnisa Ayu Wardani Maya Rea Lumban T (05-016) (06-065) (05-051) (07-030) (05-138) (06-049) (05-090) (05-044) (06-101) (07-079) (07-102) (06-043) (06-088) 78 .

Ardiansyah Eky Juliany Junaidi Biro Kesekretariatan Koordinator : Novita Sari Yenni Roeshinta Findy Suri N (05-146) (05-010) (05-018) (05-040) (06-020) (07-074) (05-033) (06-119) (07-070) 79 . & Bakat Koordinator : Antonius Hawan Sekretaris : Endang Kurnia R Staf : Ratna Soneta M. Minat.Panduan Perkuliahan Program Studi Strata 1 (S-1) Fakultas Psikologi Departemen Hubungan Masyarakat (HUMAS) Koordinator : Pramitha Aulia (05-064) Sekretaris : Yeni Merdeka Sakti (05-059) Staf : Rena Kinnara A (05-141) Stevie Duma (05-046) Suri Handayani (06-012) Departemen Olahraga.

Indonesia (2) Agama (2) Psikologi Sosial 1 (3) Filsafat (2) B. Minat dan Bakat (3) Tes Proyektif (3) Psikologi Sosial 2 (3) Psikologi Massa * (2) Perilaku Sosial Menyimpang (2) Psikologi& Budaya (2) Psikologi Adiksi * (2) Psikologi Klinis (3) Psikologi Abnormal (3) Psikologi Konseling (3) Psikologi Seksual * (2) Psikologi Forensik * (2) Psikologi Kesehatan MentaI * (2) Psikologi Kesehatan (2) Psikologi Komunitas (3) Psikologi Lingkungan * (2) Intervensi Psikologi Sosial (3) Inventori Kepribadian (2) Metodologi Penelitian Kualitatif (3) Semester V Semester VI Semester VII Semester VIII 80 Psikologi Lansia * (2) Perilaku Organisasi (2) Analisa Jabatan * (2) Psikologi Perempuan * (2) Pengembangan Sum-ber Daya Manusia (2) Semester I Semester II Semester III Lampiran Faal (3) Psikologi Kognitif * (2) Psikologi Umum 1 (3) Psikologi Umum 2 (3) Kewarganegaraan (2) Psikodiagnostik 1 Pengantar (3) B. Inggris (2) Psikologi Komunikasi * (2) Antropologi (2) Sosiologi (2) Psikologi Kepribadian 1 (3) Psikologi Kepribadian 2 (3) Psikologi Perkembangan 1 (3) Psikologi Perkembangan 2 (3) Perkembangan Keluarga (2) Hubungan Industrial * (2) Kesehatan dan Keselamatan Kerja * (2) Kewiraswastaan (2) Current Issue PIO * (2) Psikologi Industri dan Organisasi (3) Dasar-Dasar Organisasi (2) Perilaku Konsumen * (2) Paedagogi * (2) Andragogi* (2) Psikologi Eksperimen (3) Psikometri (3) Ergonomi* (2) Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (2) Psikologi Pendidikan (3) Pendidikan Anak Usia Dini (2) Pelatihan (3) Psikologi Belajar * (2) Psikologi Sekolah * (2) Bimbingan & Konseling Sekolah * (2) Kreativitas * (2) Statistik Non Parametrik (2) Metodologi Penelitian Kuantitatif (3) Seminar (2) Konstruksi Alat Ukur Psikologis (3) Aplikasi Komputer * (2) Skripsi (6) Statistika (3) .ALUR KURIKULUM PENDIDIKAN FAKULTAS PSIKOLOGI USU Semester IV Psikodiagnostik 2 : Observasi (3) Psikodiagnostik 3 : Wawancara (3) Kode Etik Psikologi (2) Tes Intelegensi.

Lampiran .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful